<?xml version="1.0"?>
<rss version="2.0">
   <channel>
      <title>Cairo - Bahasa Indonesia G12 24/25 by Hildha Rizky Dwita Putri</title>
      <link>https://padlet.com/hildharizkydwita/zwk9eibx68izyukm</link>
      <description>Buatlah sebuah premis cerita dengan mendeskripsikan perwatakan tokoh fiksimu secara fisik dan sifat dari salah seorang temanmu di kelas!</description>
      <language>en-us</language>
      <pubDate>2024-10-04 00:46:22 UTC</pubDate>
      <lastBuildDate>2024-12-04 19:37:10 UTC</lastBuildDate>
      <webMaster>hello@padlet.com</webMaster>
      <image>
         <url>https://padlet.net/icons/png/1f4ac.png</url>
      </image>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hildharizkydwita/zwk9eibx68izyukm/wish/3152901966</link>
         <description><![CDATA[<p>CINTA XII CAIRO</p><p><br/></p><p>SMA Garuda Harapan merupakan sekolah terfavorit dan dikenal dari dulu oleh penduduk warga Depok. SMA Garuda Harapan memiliki reputasi terkenal dengan banyaknya orang sukses disana. Lalu munculnya Jasmine, dia merupakan orang yang berbeda dari lain. dia mempunyai ciri khas yang membuatnya lebih menonjol daripada yang lain. Hal ini menimbulkan ketidaksukaan warga sekolah terhadap dia termasuk Alice. Alice merupakan perempuan dengan latar belakang baik yang memiliki mata cantik, kulit putih, dan teman yang banyak. Alice menimbulkan rasa benci yang luar biasa yang ingin menghancurkannya berkeping-keping.  apalagi saat ia mengetahui bahwa lelaki impiannya telah ketertarikan terhadap sang Jasmine.</p><p><br/></p><p>Bagaimana Jasmine akan bertahan hidup di sekolah seperti itu dan bertahan terhadap Alice dan memulai kisah cintanya dengan "Lelaki Itu"</p><p><br/></p><p>REFERENSI :</p><p><a rel="noopener noreferrer nofollow" href="https://www.detik.com/sumut/berita/d-7568786/miris-siswa-berkebutuhan-khusus-di-bully-hingga-lukai-diri-sendiri">https://www.detik.com/sumut/berita/d-7568786/miris-siswa-berkebutuhan-khusus-di-bully-hingga-lukai-diri-sendiri</a></p>]]></description>
         <enclosure url="https://www.detik.com/sumut/berita/d-7568786/miris-siswa-berkebutuhan-khusus-di-bully-hingga-lukai-diri-sendiri" />
         <pubDate>2024-10-04 02:11:33 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hildharizkydwita/zwk9eibx68izyukm/wish/3152901966</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hildharizkydwita/zwk9eibx68izyukm/wish/3152958292</link>
         <description><![CDATA[<p>MATTHEW XII CAIRO</p><p><br/></p><p>Camell terlihat tenang dan ceria di luar, namun memiliki kedalaman emosi yang luar biasa di dalam dirinya. Sejak kecil, ia telah terbiasa menghadapi tantangan hidup sendirian. Ketidakdekatannya dengan keluarga membuatnya mandiri, tetapi juga mengajarkan Camell untuk menghargai setiap momen kebersamaan dengan orang-orang di sekitarnya. Dia bukan tipe yang suka mengeluh, bahkan ketika perasaannya sedang tertekan, ia selalu berusaha tersenyum dan memberi dukungan pada teman-temannya. Sikapnya yang penuh empati dan ketulusan membuatnya disukai banyak orang, meski ia sendiri cenderung berhati-hati dalam membuka diri sepenuhnya. Camell adalah individu yang setia, memiliki tingkat tanggung jawab yang tinggi terhadap sahabat-sahabatnya. Dia cenderung memprioritaskan kebahagiaan orang lain dan selalu siap membantu mereka yang sedang mengalami kesulitan, bahkan jika itu berarti mengorbankan waktu dan perasaannya sendiri. Meskipun demikian, ia juga memiliki tekad yang kuat untuk mencari kebahagiaan dan kesejahteraan pribadinya, yang akhirnya membawanya kepada akhir yang penuh kebahagiaan.</p><p><br/></p><p>Referensi : Novel “Risa Sarasvati HANS”</p><p><br/></p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-04 02:53:23 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hildharizkydwita/zwk9eibx68izyukm/wish/3152958292</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hildharizkydwita/zwk9eibx68izyukm/wish/3152965482</link>
         <description><![CDATA[<p>HAE KYOUNG XII CAIRO</p><p><br/></p><p><br/></p><pre><code>Galaksi Aldebaran. Panggilannya Galak. Orangnya juga galak. Ketua geng Ravispa di SMA Ganesha. Tukang damprat adik-adik kelas. Paling benci diatur-atur apalagi sama cewek yang ia suka, Kejora. Biarpun nakal dan susah diatur tapi Galaksi nggak pernah main cewek. Hidup dengan dibeda-bedakan oleh orangtuanya membuat cowok itu mempunyai sifat keras termasuk pada Kejora.
  
  Ketika Kejora sadar kalau ia juga menyukai Galaksi. Apa Galaksi masih mau menerimanya?

Refrensi : Wattpad "GALAKSI - Poppi Pertiwi"</code></pre><pre><code></code></pre>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-04 02:59:15 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hildharizkydwita/zwk9eibx68izyukm/wish/3152965482</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hildharizkydwita/zwk9eibx68izyukm/wish/3152969394</link>
         <description><![CDATA[<p>Nayshella XII CAIRO</p><p><br/></p><p><strong>suara dibalik rasa</strong></p><p><br/></p><p>Alisya, seorang remaja berusia 16 tahun, adalah sosok yang sedikit pendiam. Alisya memiliki tubuh yang agak kurus dan berambut pendek, iya selalu menghabiskan waktu nya&nbsp; dikelas hanya untuk melukis Namun, kehidupan sekolahnya berubah menjadi mimpi buruk ketika dia menjadi sasaran bullying oleh sekelompok teman sekelasnya. Mereka mengejek penampilannya dan mengucilkannya dan memutuskan impinya untuk menjadi seorang pelukis. Setiap hari di sekolah adalah bagaikan mimpi buruk baginya.</p><p><br/></p><p>Di tengah kesedihan dan keterasingan.Dia mulai melukis cerita tentang perjuangannya dan karakter-karakter imajiner yang memberinya kekuatan. Tanpa disadari, lukisannya mulai menyebar di kalangan teman-temannya dan menarik perhatian guru bahasa Indonesia di sekolah.</p><p><br/></p><p>Ketika Alisya mendapatkan kesempatan untuk mendeskripsikan lukisannya di depan kelas, dia harus menghadapi ketakutannya dan mengambil langkah berani. Dalam momen tersebut, Alisya tidak hanya berjuang untuk dirinya sendiri, tetapi juga menginspirasi teman-teman sekelasnya untuk berbicara melawan bullying.</p><p><br/></p><p>Cerita ini menggambarkan perjalanan Alisya dari korban menjadi pejuang, serta pentingnya dukungan teman dan keberanian untuk berbicara. Dengan keberanian dan kekuatan kata-kata, Alisya menemukan bahwa karya nya dapat bisa mengubah dunia di sekelilingnya.</p><p><br/></p><p>Terinspirasi dari pengalaman pribadi.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-04 03:02:07 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hildharizkydwita/zwk9eibx68izyukm/wish/3152969394</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hildharizkydwita/zwk9eibx68izyukm/wish/3152972562</link>
         <description><![CDATA[<p>Zyrka</p><p>XII Cairo</p><p><br/></p><p>Alhasil tugas sang Ayah, Vesya telah membangun sifat mandiri sejak kecil. Beberapa kota yang ditinggali, teman-teman yang ia temukan dan harus tinggalkan, ini hal yang dianggap “norma” untuk Vesya. Pada usianya yang sudah menginjak 16, Vesya telah memasuki sekolah baru, “Edelweiss High”— yang terdiri dari murid-murid <em>high-end</em> dengan tas <em>goyard, hermes, </em>dan semua merek mewah mereka yang ada di muka bumi.&nbsp;</p><p><br/></p><p>“Gila ya, mereka semua dapet duit begini dari mana coba?” ucap Vesya dalam hati. Ekonomi keluarga telah menjadi halangan sehari-hari, tetapi, Vesya memang gadis yang suka bersyukur apa-adanya. Setelah ia mengamati lingkungan baru yang akan dihadapi, ia pun tidak merasa “takut” dengan perbedaan kalangan yang mereka miliki.&nbsp;</p><p><br/></p><p>Bunyi bell masuk pelajaran berdering.&nbsp;</p><p>“Selamat pagi New York (kelas)! Kita memiliki siswa baru, tolong perkenalkan dirimu, Vesya.”</p><p>“Halo semuanya, perkenalkan, namaku Vesya Amaryllis, kalian semua bisa manggil aku Vesya! Semoga kita semua bisa berteman dengan baik, ya!”</p><p><br/></p><p>Perkenalan Ku akhirnya selesai. Guru kelas menyuruhku duduk di kursi yang sudah ditunjuk olehnya. Saat berjalan menuju meja, aku melihat muka familiar di pojokan, wanita itu adalah Jasmine Iris, teman kecilku dari SD. Menginjak SMP, Jasmine mengadaptasi sifat sombong dari lingkungan teman yang buruk. Rambut hitam yang lurus, panjang, kacamata hitam berbentuk <em>Cat Eye</em>, badan yang sehat dan tubuh yang tinggi. Muka sinis yang menertawakan rasa sakitku setelah dipukuli berkali-kali. Trauma yang meninggalkan jejak lebam pada tubuhku, mengingatkan perlakuan buruk yang telah aku hadapi bertahun-tahun.&nbsp;</p><p><br/></p><p>Apakah Vesya dapat bertahan pada kerasnya hidup ia saat ini, atau merubah garis takdirnya dengan perlawanan untuk keadilan bagi dirinya?</p><p><br/></p><p>Referensi, Novel Laut Bercerita.</p><p><a rel="noopener noreferrer nofollow" href="https://fliphtml5.com/aludp/yjnh/Laut_Bercerita/379/">https://fliphtml5.com/aludp/yjnh/Laut_Bercerita/379/</a></p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-04 03:04:26 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hildharizkydwita/zwk9eibx68izyukm/wish/3152972562</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hildharizkydwita/zwk9eibx68izyukm/wish/3152974825</link>
         <description><![CDATA[<pre><code>Aqsa Faris XII-CAIRO                    

Jasmine,seorang gadis cantik berambut pirang dan berkulit putih. Ia populer di sekolah, dikenal dengan gaya hidupnya yang glamor dan sikapnya yang angkuh. Jasmine menjadi pusat perhatian dan dikagumi banyak siswa, terutama para siswa laki-laki. Namun, di balik kecantikan dan popularitasnya, tersimpan sisi gelap yang kejam. Jasmine kerap membully adik kelas, terutama mereka yang dianggap lemah atau berbeda, seperti anak berkacamata yang menjadi sasaran favoritnya.Dengan kelompok teman-temannya yang setia, Jasmine menciptakan suasana ketakutan di sekolah. Korban-korban bullyingnya seringkali merasa terisolasi dan tidak berani melawan. Namun, karma mulai bekerja. Salah satu korban bullying Jasmine, seorang anak berkacamata bernama Anya, ternyata memiliki kepribadian yang kuat dan cerdas. Anya memutuskan untuk melawan dan membongkar semua perbuatan buruk Jasmine.Dengan bantuan bukti-bukti yang kuat, Anya melaporkan tindakan bullying Jasmine kepada pihak sekolah dan orang tua Jasmine. Skandal bullying pun terungkap ke publik, membuat reputasi Jasmine hancur berkeping-keping. Sekolah mengambil tindakan tegas dengan mengeluarkan Jasmine dari sekolah.</code></pre><p><br/></p><pre><code>Terinspirasi dari pengalaman pribadi.</code></pre>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-04 03:06:06 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hildharizkydwita/zwk9eibx68izyukm/wish/3152974825</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hildharizkydwita/zwk9eibx68izyukm/wish/3152978111</link>
         <description><![CDATA[<p>Deuva Tania  12 - Cairo</p><p><br/></p><p>Clara adalah sosok yang unik. Di satu sisi, dia dikenal dengan hati yang keras dan tegas. Dia tidak segan untuk mengingatkan teman-temannya jika mereka salah, bahkan kalau perlu dengan nada yang cukup keras. Namun, di balik semua itu, Clara memiliki sisi yang penuh kasih dan perhatian. Dia selalu ingin memastikan teman-temannya berada di jalur yang benar, karena dia peduli lebih dari yang terlihat.</p><p><br/></p><p>Clara adalah tipe orang yang tidak hanya peduli, tetapi juga selalu memberikan semangat. Dengan senyum lebar dan tawa yang ceria, dia mampu menghidupkan suasana di sekitar. Setiap kali ada yang merasa down atau menghadapi masalah, Clara adalah orang pertama yang muncul dengan kata-kata penyemangat dan dukungan. Dia percaya bahwa dengan sikap positif, segala tantangan bisa dihadapi.</p><p><br/></p><p>Ketika sahabatnya sedang mengalami kesulitan, Clara selalu ada untuk mendengarkan dan memberikan saran. Dia tahu kapan harus tegas dan kapan harus lembut. Meskipun kadang-kadang cara dia mengingatkan bisa membuat teman-temannya terkejut, mereka tahu bahwa itu semua demi kebaikan. Clara ingin mereka tumbuh menjadi pribadi yang lebih baik.</p><p><br/></p><p>Perjalanan Clara adalah tentang menemukan keseimbangan antara ketegasan dan kasih sayang. Dia belajar bahwa terkadang, kasih sayang itu tidak hanya soal memberi dukungan, tetapi juga berani untuk menunjukkan kebenaran, meskipun itu bisa menyakitkan. Dengan sifat cerianya, Clara membuktikan bahwa mengingatkan teman tidak harus selalu serius; dia bisa melakukannya dengan cara yang membuat semua orang merasa lebih baik.</p><p><br/></p><p>Dalam setiap langkahnya, Clara mengajarkan bahwa persahabatan sejati itu tentang saling mendukung, jujur, dan selalu ada untuk satu sama lain, meski dengan cara yang mungkin tidak selalu mudah diterima. Dia adalah teman yang akan selalu ada, dengan semangat yang tak pernah padam.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-04 03:08:44 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hildharizkydwita/zwk9eibx68izyukm/wish/3152978111</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hildharizkydwita/zwk9eibx68izyukm/wish/3152979343</link>
         <description><![CDATA[<p>Inaya XII Cairo</p><p><br/></p><p>Kowalski adalah siswa pekerja keras dengan rambut hitam pendek dan tubuh yang tinggi dan lincah yang menghabiskan sebagian besar waktunya mengerjakan tugas di kelas dan jarang keluar untuk menemui teman-temannya. Ia mendedikasikan waktunya untuk tugas sekolah dan ia kurang memiliki hubungan sosial dengan orang lain, hanya berteman dengan dua atau tiga orang. Dia berambisi mencapai tujuannya untuk diterima di universitas impiannya bahkan orang tuanya mendaftarkannya ke berbagai kompetisi. Karena sifatnya yang terlalu banyak belajar, ia pun merasa orang lain harus bekerja sekeras dirinya meski perilakunya menjadi terlalu tidak tertahankan alih-alih membantu terutama teman duduknya, Trisha.</p><p>Trisha adalah siswa yang tidak banyak berbicara dengan orang lain seperti Kowalski tetapi mereka berdua berbicara satu sama lain karena mereka adalah teman duduk meskipun dia tidak terlalu tenggelam dalam studinya seperti Kowalski karena dia masih keluar dan memiliki kehidupan sosial meskipun, Hal ini membuat Kowalski agak kesal dan dia sering kali memaksa temannya untuk menyelesaikan tugasnya dan bahkan menyiksanya sampai pada titik yang bersifat fisik, karena suatu tugas. Karena itu, Trisha merasa kesal dan tertekan untuk bersekolah atau bahkan keluar rumah untuk melanjutkan kehidupan sosialnya.</p><p>&nbsp;</p><p><strong>Ref: </strong>Pengalaman Pribadi</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-04 03:09:42 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hildharizkydwita/zwk9eibx68izyukm/wish/3152979343</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hildharizkydwita/zwk9eibx68izyukm/wish/3152983553</link>
         <description><![CDATA[<p><strong>Naulyta - 12 Cairo</strong></p><p><br/></p><p><strong>Anita, seorang gadis yang biasa. Ia tidak memiliki fitur yang dianggap istimewa. Sama seperti orang-orang pada umumnya. Tetapi, Anita sering menjadi sasaran bullying karena dianggap bodoh, mengalami titik balik dalam hidupnya. Di tengah hinaan dan cemoohan, Anita justru termotivasi untuk membuktikan bahwa dirinya mampu. Dengan tekad yang kuat, dia mulai belajar dengan giat, mencari bantuan guru, dan bahkan bergabung dengan kelompok belajar. Tak disangka, bakat terpendamnya mulai bersinar. Anita berhasil mengikuti olimpiade dan meraih juara. Kisahnya menginspirasi teman-teman dan guru-gurunya, sekaligus menjadi pelajaran berharga tentang kekuatan tekad dan semangat pantang menyerah.</strong></p><p><br/></p><p><strong>Terinspirari dari kisah pribadi</strong></p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-04 03:12:59 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hildharizkydwita/zwk9eibx68izyukm/wish/3152983553</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hildharizkydwita/zwk9eibx68izyukm/wish/3152984258</link>
         <description><![CDATA[<p> XII CAIRO</p><p>     Hidup adalah siklus yang selalu berorientasi dengan gelap dan terang, terdapat sisi baik dan sisi buruk dari setiap aspek yang mengelilinginya…ya setidaknya bagi mayoritas orang. Namun tidak untuk seorang gadis bernama Nora, baginya hidup adalah sebuah terowongan gelap tanpa akhir yang akan selalu menjebaknya hingga ajal menjemput. </p><p>     Menjadi bagian dari keluarga Padmanika orang akan memandang ia sebagai putri agung yang dilimpahkan segalanya, namun bagi dirinya nama tersebut merupakan sebuah beban yang berat. Garis hidup sudah dituliskan dan takdirnya seperti tidak dapat diubah karena  kehendak dari kepala keluarga Padmanika sang pemimpin bisnis terbesar nasional, ayahnya, Arjan Padmanika. Tuntutan sang raja yang terus menghatui Nora di setiap langkah yang ia tempuh dalam hidupnya. Satu kata yang dapat mendeskripsikan seluruh perasaan sang anak pada “ayahnya” itu adalah muak.</p><p>     Bagaikan tubuh tanpa jiwa, walaupun bernafas Nora sendiri tidak merasakan apa itu “hidup” pada dirinya. Setidaknya ia menikmati setiap momen yang dilalui bersama dengan seorang anak di kelasnya. Luka bakar, memar dan lebam serta cacian merupakan bentuk cinta yang Nora berikan pada gadis tersebut dengan segenap hatinya. Tangis sang gadis bagai merdunya musik bagi pendengaran Nora, setiap kali gadis tersebut memohon agar ia menghentikan tindakannya, Nora semakin bergairah untuk meningkatkan levelnya. Setidaknya pada saat itulah Nora Padmanika merasakan apa itu hidup.</p><p><br/></p><p>Terinspirasi dari Drama “The Glory” karya Kim Eun Sook dan Ahn Gil Ho</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-04 03:13:38 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hildharizkydwita/zwk9eibx68izyukm/wish/3152984258</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hildharizkydwita/zwk9eibx68izyukm/wish/3152985771</link>
         <description><![CDATA[<p>didi adalah siswa yang memiliki kepintaran yang di atas rata-rata siswa yang lainnya. dia merupakan siswa yang memiliki nilai rapot yang tnggi dan memiliki banyak prestasi. Dia memiliki banyak teman di Sekolah Global Mandara. Didi memiliki teman yang selalu menemaninya, dia bernama Dudi. Didi bertemu dengan Dudi pada saat mereka duduk di bangku SMA. Pada saat itu Didi dan Dudi bertemu di suatu tempat makan yang bernama warteg Kharisun. Semenjak itu, mereka jadi sangat dekat dan sering bercengkrama. Walau begitu, mereka sering mendebatkan hal kecil yang tidak seharusnya di debatkan. Sering kali Didi bermain gim di saat pelajaran sedang berlangsung. Walau begitu, tetap saja, hal tersebut tidak menganggu pelajaran dan tugas yang di berikan oleh ibu dan bapak guru. Pada suatu hari Didi ketahuan bolos bimbel oleh ayahnya. Lalu bagaimana kelanjutannya?</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-04 03:14:54 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hildharizkydwita/zwk9eibx68izyukm/wish/3152985771</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hildharizkydwita/zwk9eibx68izyukm/wish/3152987329</link>
         <description><![CDATA[<p>DALILA XII CAIRO </p><p><br/></p><p><strong>Deskripsi</strong></p><p><strong>Kenapa lo jadi hidupin Ravispa lagi tanpa seizin gue?!" Seorang murid lelaki dengan dasi sekolah diikat di dahi dan tongkat pemukul di pundak kanannya bertanya dengan raut wajah marah. Galaksi Aldebaran sedang berhadapan dengan Jordan, teman baiknya di sebuah ruangan paling gelap milik SMA Ganesha. "Lo Wakil Ketua Ravispa, Dan! Lo wakil gue! Kenapa lo nggak ngomong sama gue dulu?!" Galaksi merasa dibohongi. "Apa kata Kepala Sekolah nanti?!" Galaksi semakin marah. "Bukannya lo sendiri yang mau Ravispa balik lagi?" Jordan yang sejak tadi tenang pun bersuara. Cowok berbadan besar dengan jaket Ravispa di tubuhnya itu tak gentar pada Galaksi. "Gue udah wujudkan keinginan lo. Ngapain harus sembunyi-sembunyi? Terbuka aja. Kita masih bisa minta baik-baik sama Kepala Sekolah untuk Ravispa. Untuk keluarga gue di sekolah ini. Gue nggak mau kehilangan Ravispa. Yang lain juga pasti sama," jawab Jordan tegas. "Gue nggak mau!" Bertepatan dengan itu Jordan menghajar wajah Galaksi, membuat Galaksi mundur lalu terkejut dan membalas serangan Jordan sama kuatnya. bercerita tentang Galaksi Aldebaran, murid laki-laki paling Berpengaruh di SMA Ganesha. Ravispa adalah nama geng yang dipimpin oleh Galaksi. Ia sering terlihat menggunakan tongkat baseball di pundak kanan dan bandana di dahinya. Ini juga cerita tentang Kejora Ayodhya, perempuan paling berprestasi, `pintar, dan teladan milik SMA Ganesha. Mulanya Galaksi dan Kejora berpacaran, namun terjadi sesuatu di tengah jalinan hubungan asmara mereka, membuat Galaksi tak lagi mempercayainya. Rasa sayang itu kini berubah menjadi benci. Tapi, apakah Kejora akan berhenti mempertahankan hubungan mereka atau justru Galaksi yang memilih pergi? Atau akankah Galaksi berbalik arah kembali kepada Kejora ketika ia tahu penyebab Kejora mengkhianatinya? Kisah ini untuk yang sedang berjuang mencari jati diri dan juga mimpi. Kisah ini tentang persahabatan penuh canda dan tawa pada masa-masa SMA yang tidak akan pernah terlupakan</strong></p><p><br/></p><p><br/></p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-04 03:16:23 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hildharizkydwita/zwk9eibx68izyukm/wish/3152987329</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hildharizkydwita/zwk9eibx68izyukm/wish/3153007890</link>
         <description><![CDATA[<p><em>“My name is </em>Alluka. A-L-L-U-K-A. Aku yakin, nama oku enggak terlalu suit untuk di ingat.”</p><p><br/></p><p>Satu kalimat yang membuat Alluka masuk ke dalam neraka. Alluka merupakan murid yang sangat pendiam dan tidak banyak omong, tetapi justru karena sifatnya yang pendiam Alluka mengalami perundungan yang menghancurkan kepercayaan dirinya. Alluka tidak mengerti mengapa ia mendapatkan penghakiman atas apa pun yang ia lakukan hanya karena badannya yang gemuk. Roses selaku pelaku perundungan merasa hatinya terhibur ketika merundung Alluka, Sesekali Alluka melakukan perlawanan justru membuktikan kepadanya bahwa <em>beauty privilege</em> itu nyata, dunia hanya berpihak pada mereka yang cantik itu nyata. Kia dan Lily adalah dua sahabat Alluka sejak ia kecil, Kia dan Lily sangat berpengaruh dalam kehidupan Alluka, untuk menemaninya berpijak dengan kuat agar tidak diempas dunia yang kejam itu. Namun, saat Travis menghancurkan hatinya, pijakan Alluka perlahan-lahan retak. Dengan hati yang penuh luka tidak menghalangi Alluka untuk memperjuangkan mimpinya untuk menjadi seorang psikiater. Ia tetap berusaha meski rasa rendah diri terus saja menyelimutinya, tetapi Carti seorang fotografer yang memiliki kedai kopi di dekat tempat kerjanya Alluka membawakan harapan-harapan baru dan perasaan yang jarang dirasakan oleh Alluka, Carti lah yang membuat pijakan Alluka menjadi kuat kembali. Pada saat itu juga Roses dan Travis justru kembali hadir di hidupnya dan mengacaukan segalanya. Tetapi apakah Alluka akan hancur lagi?</p><p><br/></p><p>Terinspirasi : </p><p>Novel <strong>"Represi"</strong></p><p><strong>By Anindityas Rahmalia Putri</strong></p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-04 03:35:07 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hildharizkydwita/zwk9eibx68izyukm/wish/3153007890</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hildharizkydwita/zwk9eibx68izyukm/wish/3153008580</link>
         <description><![CDATA[<p>     Raditya Aygazel</p><p><br/></p><p>     Di sebuah kota kecil yang selalu diselimuti kabut, terdapat seorang pemuda bernama Reihan. Reihan memiliki tubuh tinggi ramping, dengan kulit sawo matang yang menunjukkan tanda-tanda keaktifan di luar ruangan. Wajahnya oval dengan mata cokelat gelap yang selalu tampak penuh rasa ingin tahu. Rambutnya hitam legam, sedikit keriting, dan sering kali dibiarkan panjang, menjuntai hingga ke leher.</p><p>     Reihan dikenal karena senyumnya yang lebar, menampilkan deretan gigi putih yang bersih. Dia sering memakai kaos sederhana dan celana jeans, memberi kesan kasual namun selalu terlihat rapi. Namun, ada sesuatu yang misterius tentangnya; saat melihat ke dalam matanya, orang-orang merasa seperti ada kedalaman yang tak terukur, seolah menyimpan banyak rahasia.</p><p>     Kehidupan Reihan berubah ketika ia menemukan sebuah jurnal tua di loteng rumahnya yang mengisahkan tentang sebuah dunia lain. Jurnal tersebut mengungkapkan bahwa dia memiliki kemampuan untuk berinteraksi dengan makhluk dari dimensi lain, tetapi setiap kali dia melakukannya, bayangannya menjadi semakin samar.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-04 03:35:41 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hildharizkydwita/zwk9eibx68izyukm/wish/3153008580</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hildharizkydwita/zwk9eibx68izyukm/wish/3153010785</link>
         <description><![CDATA[<p>Queency XII Cairo</p><p><br/></p><p>Aleandro Dekryta sudah 2 tahun bersekolah di SMA Bangsa Maju, Sudah banyak hal yang ia lewati disana, ia orang yang cenderung pendiam dari semua teman teman nya dan susah berbaur, ia hanya mau berbicara dengan orang orang yang dia anggap dekat saja. Dia aktif dibidang olahraga basket bahkan berbakat di bidang itu, ia memiliki karismatik yang berbeda dari teman teman yang lain. Akan tetapi, ternyata wajah karismatik itu tak mampu untuk mendapatkan hati sang pujaan nya. Kalau dilihat lihat sih ia tak culun tetapi menurut sang pujaan hati nya aleandro yang bernama talisha itu aleandro adalah seorang introvert yang secara beruntung masuk di geng pentolan sekolah.</p><p><br/></p><p>Talisha Salisa adalah seorang perempuan yang cuek, ia berteman sama siapa saja yang penting menurut talisha adalah nyambung saat diajak ngobrol. Talisha ini juga sangat supel sehingga ketika aleandro mencoba mendekati talisha ia sangat tak tertarik karena menurutnya aleandro adalah orang paling kaku sedunia. Maka dari itu talisha sering sekali membully aleandro. Karena talisha ini merasa aleandro tak cocok dengan ia tetapi ternyata itulah awal mula cerita mereka</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-04 03:37:46 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hildharizkydwita/zwk9eibx68izyukm/wish/3153010785</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hildharizkydwita/zwk9eibx68izyukm/wish/3153010860</link>
         <description><![CDATA[<p>patrice 12 cairo </p><p><br/></p><p><strong>Di sebuah sekolah menengah, terdapat sekelompok teman yang sangat dekat. Salah satu Yumeko, seorang gadis berusia 17 tahun yang selalu menjadi pusat perhatian. Yumeko memiliki rambut berwarna hitam yang selalu diikat tingi, serta mata besar brwarna hijau yang selalu bersinar penuh bersemangat Tubuh nya ramping dan ia sering mengenakan pakaian kasual yang kaos oversized dan jeans robek yang mencerminkan kepribadiannya yang bebs dan penuh kreaktivitas. Namun, di balik penampilannya ceria, Yumeko memilki sifat pendiam yang jarang terlihat. Ia adalah pendengar yang baik dan selalu siap membantu teman-temannya meski sering merasa ragu dan pendapatnya sendiri. Yumeko menyimpan banyak rahasia termasuk bakat menulis yang luar biasa yang hanya di ketahui oleh satu orang sahabatnya, Cecily.</strong></p><p><strong>Suatu hari, Yumeko menemukan buku harian yang tinggalkan di perpustakaan sekolah, yang milik seorang misterius. Buku ini berisi catatan tentang kebangkitan semangat dan pencarian jati dari yang membuat Yumeko terinspirasi untuk rahasia dalam hidupnya sendiri dalam perjalanan ini, Yumeko harus berhadapan dengan ketakutannya dan belajar untuk terbuka, tidak hanya kepada teman-temannya tetapi juga kepada dirinya sendiri.</strong></p><p><strong>Cerita ini mengeksplorasi tema persahabatan, kejujuran dan pencarian identitas di tengah masa remaja yang penuh tantangan.</strong></p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-04 03:37:51 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hildharizkydwita/zwk9eibx68izyukm/wish/3153010860</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hildharizkydwita/zwk9eibx68izyukm/wish/3153017166</link>
         <description><![CDATA[<p>SHERRYL PRISCILLA XII CAIRO</p><p>Nadira, seorang remaja berusia 18 tahun, dikenal sebagai sosok yang pendiam dan pemalu. Dengan tubuh yang kecil dan rambut panjang yang selalu diikat rapi, Nadira sering kali merasa terasing di sekolah. Dia suka menghabiskan waktunya sendirian di pojok kelas, menulis puisi dan cerita dalam buku catatannya. Namun, mimpi buruknya dimulai ketika sekelompok teman sekelas mulai membullynya. Mereka mengejek penampilannya yang dianggap “berbeda” dan perlahan menghancurkan impiannya menjadi seorang penulis.

Hari-hari di sekolah menjadi berat, tetapi di tengah rasa sakit dan kesendiriannya, Nadira menemukan caranya untuk bangkit. Dia mulai menulis kisah-kisah tentang perjuangannya dan karakter-karakter fiktif yang memberinya kekuatan. Tanpa disadari, tulisan-tulisannya menyebar di antara teman-temannya dan menarik perhatian guru Bahasa Indonesia di sekolah.

Saat Nadira diberi kesempatan untuk membacakan karyanya di depan kelas, dia harus melawan ketakutannya. Di momen tersebut, Nadira bukan hanya berjuang untuk dirinya sendiri, tetapi juga menginspirasi teman-temannya untuk bersuara menentang bullying.

Cerita ini mengisahkan perjalanan Nadira dari korban menjadi pejuang, menggambarkan betapa pentingnya keberanian, dukungan, dan kekuatan dalam kata-kata. Melalui karya tulisnya, Nadira menemukan bahwa ia bisa membawa perubahan di dunia sekitarnya.</p><p><br/></p><p>Referensi : Kisah ini terinspirasi dari pengalaman pribadi</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-04 03:43:39 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hildharizkydwita/zwk9eibx68izyukm/wish/3153017166</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hildharizkydwita/zwk9eibx68izyukm/wish/3153038222</link>
         <description><![CDATA[<p>Keny Riem Sidiqi 12 Cairo</p><p>JUDUL: Hari presentasi</p><p>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Margio adalah siswa baru SMA di sekolah global mandiri Cibubur. Margio adalah tipikal gadis introvert yang jarang bersosialisasi di kelasnya. Robotika adalah hal yang paling disukai Margio, ayahnya mengajarinya segala macam hal tentang robotika sejak Margio masih kecil. Ayah Margio biasanya membeli robot-robot premium untuk dipajang di garasi rumahnya, namun ia harus menjual koleksi robotnya karena dipecat saat pandemi Covid-19, ia membutuhkan uang lebih untuk menghidupi keluarganya. Namun uang hasil penjualan koleksinya tidak cukup untuk membayar sewa rumahnya di Jakarta. Sehingga, Margio dan keluarganya harus pindah ke rumah yang harga sewanya lebih murah. Tak hanya itu, Margio juga harus pindah ke sekolah baru. Margio dan keluarga memutuskan tinggal di Cikeas karena harga sewanya lebih murah. Ayah Margio pun mendaftarkan Margio ke sekolah mandiri global karena biaya sekolahnya lebih murah dibandingkan di Jakarta. Namun berbeda dengan di Jakarta, Global Mandiri School memiliki fasilitas kelas robotika. Meski Margio sangat kesal karena harus meninggalkan teman-teman sekolah lamanya, Margio bersyukur bisa mengungkapkan hobinya di sekolah barunya.</p><p>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Meskipun Margio adalah yang terpintar di kelas robotika, ia tetaplah seorang introvert yang jarang bersosialisasi dengan teman-teman barunya di kelas tersebut. Hal ini menyebabkan dia diintimidasi oleh sebagian besar teman sekelasnya, terutama dari seorang pria bernama Kowalski. Margio tidak hanya di-bully karena kepribadiannya yang introvert, ia juga di-bully karena penampilannya. Kowalski biasanya mengejeknya sebagai gadis berambut pendek yang tidak bisa bersosialisasi karena rasa percaya dirinya serendah lautan. Margio memiliki tubuh yang kecil dibandingkan teman-teman sekelasnya, hal ini membuat Kowalski dan yang lainnya mudah untuk menindasnya. Pak Afton, guru kelas robotika, telah mengumumkan bahwa setiap siswa di kelas harus membuat robot uniknya sendiri yang akan mereka persembahkan kepada perusahaan robotika resmi. Mendengar kabar tersebut Margio sangat senang, Margio kini mampu menunjukkan kepada semua orang di kelasnya bahwa dirinya jauh melampaui kemampuan mereka. Margio telah menciptakan setelan <strong><em>“exoskeleton” </em></strong>yang bisa dia pakai. Semua orang di kelas, termasuk Pak Afton, terkejut dengan kreasi Margio. Semua orang di kelas mulai bertepuk tangan dan memuji Margio atas apa yang telah ia ciptakan. Hal ini memicu kemarahan Kowalski hingga meluap-luap. Kowalski frustasi karena kalah dari Margio, gadis yang selama ini dibullynya.</p><p>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Kowalski tidak ingin Margio sukses dalam presentasinya. Oleh karena itu, Kowalski punya ide buruk di benaknya. Kowalski pernah mendengar percakapan antara Margio dan Pak Afton tentang pakaian exoskeleton. Dari apa yang Kowalski dengar, exoskeleton pakaian itu terbuat dari <strong><em>kunci pegas</em></strong> yang menahannya di tempatnya. Namun, tidak bisa disentuh oleh atau di dekat air karena bisa mengaktifkan kunci pegas, sehingga mengunci exoskeleton pakaian dan menjebak orang di dalamnya. Kowalski senang membayangkan Margio dipermalukan pada hari presentasi. Sebelum tibanya hari presentasi, Kowalski pergi ke toko setempat untuk membeli pistol air kecil yang akan dia gunakan untuk memulai rencananya. Hari itu Margio memikirkan masa depannya, Margio bermimpi menjadi mahasiswa robotika terbaik yang dikenal di dunia, Margio membayangkan semua orang di seluruh dunia bertepuk tangan dan menyelesaikan pekerjaannya pada hari presentasi.</p><p>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Margio tidur nyenyak, mengetahui bahwa dia akan membuat orang tuanya bangga. dia telah bekerja sangat keras untuk mengatasi kepribadian introvertnya sejak dia diintimidasi oleh teman-teman sekelasnya. Pada hari presentasi, Margio sedang mempersiapkan exoskeletonnya di belakang panggung bersama teman-teman sekelasnya yang sedang mempersiapkan robot kreasinya sendiri. Margio memperhatikan perilaku aneh Kowalski di ujung aula, tapi dia mengabaikannya. Nama Margio dipanggil oleh pembicara, saat Margio menuju ke atas panggung dengan exoskeleton miliknya, Kowalski perlahan-lahan menyuntikkan air ke dalam pistol airnya. Margio berhasil membuat semua orang yang ada di gedung itu terkesan karena ia telah mendemonstrasikan kemampuan exoskeleton yang dimilikinya, semua orang terdiam seolah menemukan makhluk mitos ketika Margio memasuki exoskeleton dan melakukan hal-hal seperti menari dan berlari sambil mengenakan setelan exoskeleton. Kowalski melihat peluang itu, dengan cepat menembakkan air ke pakaian exoskeleton tersebut. Kerangka luar segera berhenti ketika air bersentuhan dengannya.</p><p>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Margio bingung dengan keadaan, tidak ada air didekatnya, begitulah pikirnya. Namun, dia segera menyadari bahwa Kowalski baru saja menembakkan sedikit air ke pakaian kerangka luarnya, semua orang kecuali Margio tidak tahu apa yang baru saja dilakukan Kowalski. Saat Margio hendak memarahi Kowalski atas perbuatannya, tiba-tiba sebuah pegas menusuk perut Margio. Bagian, kabel, dan batang logam dengan cepat menembus leher Margio, melumpuhkan pita suaranya. Ketika semua orang menyadari bahwa darah dan organ Margio berserakan, mereka semua berteriak panik. Kowalski melihat situasi menjadi sangat ketakutan, Kowalski tidak menyangka hasil ini akan terjadi. Springlock tersebut perlahan meremukkan tubuh Margio hingga menyebabkan Margio mati secara perlahan dan mengenaskan. Tanggal 14 April 2024 diperingati sebagai hari terjadinya kegagalan springlock yang secara perlahan meremukkan dan membunuh Margio dengan cara yang paling menyakitkan.</p><p>&nbsp;</p><p>Inspirasi (Dari kisah “Fazbear Fright”): <a rel="noopener noreferrer nofollow" href="https://freddy-fazbears-pizza.fandom.com/wiki/The_Breaking_Wheel">https://freddy-fazbears-pizza.fandom.com/wiki/The_Breaking_Wheel</a></p><p>Tokoh Teman (Karakter Utama): Inaya Madinar Wibowo</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-04 04:06:17 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hildharizkydwita/zwk9eibx68izyukm/wish/3153038222</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hildharizkydwita/zwk9eibx68izyukm/wish/3153136791</link>
         <description><![CDATA[<p>VERSI REVISI</p><p>KENY RIEM SIDIQI 12 CAIRO</p><p>JUDUL: Hari presentasi</p><p>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Margio adalah siswa baru SMA di sekolah global mandiri Cibubur. Margio adalah tipikal gadis introvert yang jarang bersosialisasi di kelasnya. Robotika adalah hal yang paling disukai Margio, ayahnya mengajarinya segala macam hal tentang robotika sejak Margio masih kecil. Ayah Margio biasanya membeli robot-robot premium untuk dipajang di garasi rumahnya, namun ia harus menjual koleksi robotnya karena dipecat saat pandemi Covid-19, ia membutuhkan uang lebih untuk menghidupi keluarganya. Namun uang hasil penjualan koleksinya tidak cukup untuk membayar sewa rumahnya di Jakarta. Sehingga, Margio dan keluarganya harus pindah ke rumah yang harga sewanya lebih murah. Tak hanya itu, Margio juga harus pindah ke sekolah baru. Margio dan keluarga memutuskan tinggal di Cikeas karena harga sewanya lebih murah. Ayah Margio pun mendaftarkan Margio ke sekolah mandiri global karena biaya sekolahnya lebih murah dibandingkan di Jakarta. Namun berbeda dengan di Jakarta, Global Mandiri School memiliki fasilitas kelas robotika. Meski Margio sangat kesal karena harus meninggalkan teman-teman sekolah lamanya, Margio bersyukur bisa mengungkapkan hobinya di sekolah barunya.</p><p>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Meskipun Margio adalah yang terpintar di kelas robotika, ia tetaplah seorang introvert yang jarang bersosialisasi dengan teman-teman barunya di kelas tersebut. Hal ini menyebabkan dia diintimidasi oleh sebagian besar teman sekelasnya, terutama dari seorang pria bernama Kowalski. Margio tidak hanya di-bully karena kepribadiannya yang introvert, ia juga di-bully karena penampilannya. Kowalski biasanya mengejeknya sebagai gadis berambut pendek yang tidak bisa bersosialisasi karena rasa percaya dirinya serendah lautan. Margio memiliki tubuh yang kecil dibandingkan teman-teman sekelasnya, hal ini membuat Kowalski dan yang lainnya mudah untuk menindasnya. Pak Afton, guru kelas robotika, telah mengumumkan bahwa setiap siswa di kelas harus membuat robot uniknya sendiri yang akan mereka persembahkan kepada perusahaan robotika resmi. Mendengar kabar tersebut Margio sangat senang, Margio kini mampu menunjukkan kepada semua orang di kelasnya bahwa dirinya jauh melampaui kemampuan mereka. Margio telah menciptakan setelan <strong><em>“exoskeleton” </em></strong>yang bisa dia pakai. Semua orang di kelas, termasuk Pak Afton, terkejut dengan kreasi Margio. Semua orang di kelas mulai bertepuk tangan dan memuji Margio atas apa yang telah ia ciptakan. Hal ini memicu kemarahan Kowalski hingga meluap-luap. Kowalski frustasi karena kalah dari Margio, gadis yang selama ini dibullynya.</p><p>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Kowalski tidak ingin Margio sukses dalam presentasinya. Oleh karena itu, Kowalski punya ide buruk di benaknya. Kowalski pernah mendengar percakapan antara Margio dan Pak Afton tentang pakaian exoskeleton. Dari apa yang Kowalski dengar, exoskeleton pakaian itu terbuat dari kunci pegas yang menahannya di tempatnya. Namun, tidak bisa disentuh oleh atau di dekat air karena bisa mengaktifkan kunci pegas, sehingga mengunci exoskeleton pakaian dan menjebak orang di dalamnya. Kowalski senang membayangkan Margio dipermalukan pada hari presentasi. Sebelum tibanya hari presentasi, Kowalski pergi ke toko setempat untuk membeli pistol air kecil yang akan dia gunakan untuk memulai rencananya. Hari itu Margio memikirkan masa depannya, Margio bermimpi menjadi mahasiswa robotika terbaik yang dikenal di dunia, Margio membayangkan semua orang di seluruh dunia bertepuk tangan dan menyelesaikan pekerjaannya pada hari presentasi.</p><p>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Margio tidur nyenyak, mengetahui bahwa dia akan membuat orang tuanya bangga. dia telah bekerja sangat keras untuk mengatasi kepribadian introvertnya sejak dia diintimidasi oleh teman-teman sekelasnya. Pada hari presentasi, Margio sedang mempersiapkan exoskeletonnya di belakang panggung bersama teman-teman sekelasnya yang sedang mempersiapkan robot kreasinya sendiri. Margio memperhatikan perilaku aneh Kowalski di ujung aula, tapi dia mengabaikannya. Nama Margio dipanggil oleh pembicara, saat Margio menuju ke atas panggung dengan exoskeleton miliknya, Kowalski perlahan-lahan menyuntikkan air ke dalam pistol airnya. Margio berhasil membuat semua orang yang ada di gedung itu terkesan karena ia telah mendemonstrasikan kemampuan exoskeleton yang dimilikinya, semua orang terdiam seolah menemukan makhluk mitos ketika Margio memasuki exoskeleton dan melakukan hal-hal seperti menari dan berlari sambil mengenakan setelan exoskeleton. Kowalski melihat peluang itu, dengan cepat menembakkan air ke pakaian exoskeleton tersebut. Kerangka luar segera berhenti ketika air bersentuhan dengannya.</p><p>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Margio bingung dengan keadaan, tidak ada air didekatnya, begitulah pikirnya. Namun, dia segera menyadari bahwa Kowalski baru saja menembakkan sedikit air ke pakaian kerangka luarnya, semua orang kecuali Margio tidak tahu apa yang baru saja dilakukan Kowalski. Saat Margio hendak memarahi Kowalski atas perbuatannya, tiba-tiba sebuah pegas menusuk perut Margio. Bagian, kabel, dan batang logam dengan cepat menembus leher Margio, melumpuhkan pita suaranya. Ketika semua orang menyadari bahwa darah dan organ Margio berserakan, mereka semua berteriak panik. Kowalski melihat situasi menjadi sangat ketakutan, Kowalski tidak menyangka hasil ini akan terjadi. Kunci pegas tersebut perlahan meremukkan tubuh Margio hingga menyebabkan Margio mati secara perlahan dan mengenaskan. Tanggal 14 April 2024 diperingati sebagai hari terjadinya kegagalan kunci pegas yang secara perlahan meremukkan dan membunuh Margio dengan cara yang paling menyakitkan.</p><p>&nbsp;</p><p>Inspirasi (Dari kisah “Fazbear Fright”): <a rel="noopener noreferrer nofollow" href="https://freddy-fazbears-pizza.fandom.com/wiki/The_Breaking_Wheel">https://freddy-fazbears-pizza.fandom.com/wiki/The_Breaking_Wheel</a></p><p>Tokoh Teman (Karakter Utama): Inaya Madinar Wibowo</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-04 05:36:59 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hildharizkydwita/zwk9eibx68izyukm/wish/3153136791</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hildharizkydwita/zwk9eibx68izyukm/wish/3244780921</link>
         <description><![CDATA[<p>Chely XII Cairo</p><p>Laniakea, seorang perempuan yang lumayan keras kepala tetapi terkadang ia memiliki sifat yang dewasa. Ia sangat suka berdiam dikelas, karena menurutnya kelas merupakan tempat yang nyaman untuk merenung. </p><p><br/></p><p>Perempuan berkulit putih dan berambut panjang ini sangat disuka teman - temannya, karena dia konyol dan asik. Dia juga teman yang baik karena selalu mendengarkan curahan hati teman - temannya. Walaupun begitu, ia juga terkadang mempunyai masalah tersendiri yang terkadang ia pendam.</p><p><br/></p><p> Laniakea, merupakan teman yang diidamkan untuk menjadi teman seumur hidup.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-12-03 14:59:01 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hildharizkydwita/zwk9eibx68izyukm/wish/3244780921</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hildharizkydwita/zwk9eibx68izyukm/wish/3247014881</link>
         <description><![CDATA[<p>Azkia Razane - 12 Cairo</p><p><br/></p><p>Di sebuah SMA yang tenang, Dito dikenal sebagai siswa pendiam dengan kecerdasan luar biasa. Berambut hitam pendek dan tubuh kurus, Dito lebih suka diam dan membaca buku-buku tebal daripada bergaul. Meskipun jarang berbicara, ia selalu memberi nasihat bijak kepada teman-temannya.</p><p><br/></p><p>Suatu hari, Dito menghadapi sebuah konflik besar di kelas yang melibatkan pengkhianatan antar teman. Di tengah masalah itu, ia harus belajar mengungkapkan perasaannya dan menghadapi kenyataan, meskipun itu mengubah pandangannya tentang teman-temannya.</p><p><br/></p><p>Ref : Pengalaman pribadi</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-12-04 19:37:09 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hildharizkydwita/zwk9eibx68izyukm/wish/3247014881</guid>
      </item>
   </channel>
</rss>
