<?xml version="1.0"?>
<rss version="2.0">
   <channel>
      <title>My grand padlet by 2350161158 Mila Najwa Latifa</title>
      <link>https://padlet.com/2350161158_mila/zsh5csy6ip9kcrh1</link>
      <description></description>
      <language>en-us</language>
      <pubDate>2025-03-29 15:43:33 UTC</pubDate>
      <lastBuildDate>2025-04-24 09:41:18 UTC</lastBuildDate>
      <webMaster>hello@padlet.com</webMaster>
      <image>
         <url></url>
      </image>
      <item>
         <title>Rutin Periksa Gigi Ke Dokter Gigi</title>
         <author>2350161158_mila</author>
         <link>https://padlet.com/2350161158_mila/zsh5csy6ip9kcrh1/wish/3387810831</link>
         <description><![CDATA[<p>Kunjungan ke dokter gigi secara teratur 6 bulan sekali disarankan untuk deteksi dini dan penanganan tepat waktu, sehingga mengurangi beban penyakit dan mengurangi biaya pengobatan. Kunjungan rutin juga dapat mencegah suatu penyakit menjadi lebih parah.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-03-30 04:45:18 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/2350161158_mila/zsh5csy6ip9kcrh1/wish/3387810831</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Usahakan Menyikat Gigi 2x Sehari(Pagi Setelah Sarapan dan Sebelum Tidur Malam)</title>
         <author>2350161158_mila</author>
         <link>https://padlet.com/2350161158_mila/zsh5csy6ip9kcrh1/wish/3387829861</link>
         <description><![CDATA[<p>Salah satu perilaku hidup  </p><p>sehat yaitu menyikat gigi. Perilaku yang benar dalam menyikat gigi mengacu pada Federation Dentaire Internationale (FDI) adalah kebiasaan menyikat gigi setiap hari, minimal dua kali sehari, sesudah sarapan pagi dan sebelum tidur malam. upaya sikat gigi setelah makan memiliki tujuan untuk membersikan gigi dari sisa makanan. Perlu di ingat juga waktu yang ideal untuk melakukan sikat gigi adalah 20-30 menit setelah makan karena setelah makan khususnya makanan karbohidrat, akan terjadi fermentasi terhadap glukosa makanan. Hasilnya berupa senyawa bersifat asam dan membuat lingkungan sekitar gigi bersuasana asam. Dalam beberapa menit derajat keasaman tadi akan meningkat atau pH-nya turun. Bila berlanjut, penurunan nilai pH akan sampai ke nilai pH kritis, yaitu nilai pH yang dapat memicu dekalsifikasi </p><p>(hilangnya garam kalsium) pada email gigi. Keberadaan perubahan suasana pH setelah makan ini akan kembali normal setelah 20-30 menit kemudian. Selama 5-10 menit pertama setelah makan adalah saat-saat kritis pH (sekitar 5,2-5,5).</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-03-30 06:02:39 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/2350161158_mila/zsh5csy6ip9kcrh1/wish/3387829861</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Nyaman dengan Gigi Bersih, Ganti Sikat Gigi Tiap 3 Bulan</title>
         <author>2350161158_mila</author>
         <link>https://padlet.com/2350161158_mila/zsh5csy6ip9kcrh1/wish/3387830166</link>
         <description><![CDATA[<p>Mengganti sikat gigi maksimal 3 bulan sekali untuk mencegah kontaminasi bakteri. Bakteri yang sering ditemukan dalam sikat gigi yang sudah terkontaminasi adalah Streptococcus, Staphylococcus, dan Klebsiella yang dapat menyebabkan penyakit di dalam  </p><p>mulut. </p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-03-30 06:03:46 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/2350161158_mila/zsh5csy6ip9kcrh1/wish/3387830166</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Gunakan pasta gigi berfluoride </title>
         <author>2350161158_mila</author>
         <link>https://padlet.com/2350161158_mila/zsh5csy6ip9kcrh1/wish/3387830372</link>
         <description><![CDATA[<p>Fluoride bekerja dengan memperkuat enamel gigi, yaitu lapisan pelindung luar gigi yang sangat penting. Ketika fluoride hadir, ia dapat menggantikan mineral yang hilang dari enamel akibat asam yang dihasilkan oleh bakteri. Proses ini dikenal sebagai remineralisasi, di mana enamel yang sebelumnya melemah dapat diperbaiki dan diperkuat, sehingga menjadi lebih tahan terhadap asam penyebab pembentukan lubang. </p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-03-30 06:04:19 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/2350161158_mila/zsh5csy6ip9kcrh1/wish/3387830372</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kurangi Konsumsi Makanan Manis dan Asam</title>
         <author>2350161158_mila</author>
         <link>https://padlet.com/2350161158_mila/zsh5csy6ip9kcrh1/wish/3387830698</link>
         <description><![CDATA[<p>Konsumsi makanan manis menyebabkan bakteri di dalam mulut memfermentasi gula dan menghasilkan asam yang dapat merusak enamel gigi atau lapisan terluar dari gigi dan memicu terjadinya gigi berlubang. Oleh karena itu, membatasi konsumsi makanan dan minuman manis adalah langkah penting dalam menjaga kesehatan gigi.</p><p>Mengonsumsi makanan dan minuman asam dapat memberikan dampak negatif bagi kesehatan gigi. Kandungan asam yang tinggi dalam buah-buahan seperti lemon, jeruk, serta minuman seperti soda dan jus buah, mampu menurunkan pH dalam mulut dan menyebabkan erosi email gigi. Erosi ini terjadi karena asam melemahkan lapisan pelindung email, membuat gigi lebih rentan terhadap kerusakan. Bila lapisan email terus terkikis, dentin yang berada di bawahnya akan terekspos, menyebabkan gigi menjadi lebih sensitif terhadap suhu panas dan dingin, serta meningkatkan risiko gigi berlubang.</p><p><br></p><p><br></p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-03-30 06:04:57 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/2350161158_mila/zsh5csy6ip9kcrh1/wish/3387830698</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Flossing</title>
         <author>2350161158_mila</author>
         <link>https://padlet.com/2350161158_mila/zsh5csy6ip9kcrh1/wish/3387830866</link>
         <description><![CDATA[<p>Flossing atau penggunaan benang gigi membantu membersihkan sisa makanan dan plak yang menempel di sela-sela gigi (area yang sulit dijangkau oleh sikat gigi). Jika plak dibiarkan menumpuk, dapat menyebabkan iritasi pada gusi dan berisiko menimbulkan penyakit gusi seperti gingivitis.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-03-30 06:05:42 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/2350161158_mila/zsh5csy6ip9kcrh1/wish/3387830866</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Makan Bergizi dan Minum Cukup</title>
         <author>2350161158_mila</author>
         <link>https://padlet.com/2350161158_mila/zsh5csy6ip9kcrh1/wish/3387830955</link>
         <description><![CDATA[<p>Nutrisi yang kita konsumsi berperan langsung dalam kesehatan jaringan di mulut kita, termasuk gusi dan enamel gigi. Diet seimbang yang kaya akan vitamin, mineral, dan nutrisi lainnya sangat penting untuk mendukung kesehatan gigi. Beberapa makanan dan minuman yang baik untuk kesehatan gigi diantaranya, yaitu :</p><p>•Sayuran dan Buah Segar: Selain kaya vitamin, sayuran dan buah segar juga mengandung air yang membantu membersihkan gigi dan gusi saat dikunyah. Apel, wortel, dan seledri adalah contoh makanan yang baik untuk menjaga kebersihan mulut.</p><p>•Produk Susu: Susu, yogurt, dan keju mengandung kalsium dan fosfat yang membantu remineralisasi enamel gigi. Keju, khususnya, dapat membantu menetralkan asam dalam mulut dan meningkatkan keseimbangan pH.</p><p>•Teh Hijau: Teh hijau memiliki sifat antibakteri yang bermanfaat bagi kesehatan mulut. Senyawa dalam teh hijau dapat membantu mengurangi pembentukan plak dan risiko gingivitis </p><p>Minum cukup air juga penting untuk kesehatan mulut. Air membantu membilas sisa makanan dan bakteri di mulut, serta menjaga kelembapan jaringan di mulut. Mengonsumsi air putih secara teratur dapat membantu mencegah mulut kering, yang dapat meningkatkan risiko infeksi dan masalah gusi.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-03-30 06:06:13 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/2350161158_mila/zsh5csy6ip9kcrh1/wish/3387830955</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>2350161158_mila</author>
         <link>https://padlet.com/2350161158_mila/zsh5csy6ip9kcrh1/wish/3387833157</link>
         <description><![CDATA[<p>https://journals.ums.ac.id/jikg/article/download/20529/8216</p><p><br/></p><p><a rel="noopener noreferrer nofollow" href="https://journal.moestopo.ac.id/index.php/mderj/article/download/1668/pdf">https://journal.moestopo.ac.id/index.php/mderj/article/download/1668/pdf</a></p><p><br/></p><p><a rel="noopener noreferrer nofollow" href="https://fkg.ugm.ac.id/id/peran-kandungan-fluoride-dalam-pasta-gigi-untuk-pencegahan-karies/">https://fkg.ugm.ac.id/id/peran-kandungan-fluoride-dalam-pasta-gigi-untuk-pencegahan-karies/</a></p><p><br/></p><p><a rel="noopener noreferrer nofollow" href="https://fkg.ugm.ac.id/id/peran-diet-seimbang-dalam-menjaga-kesehatan-gigi-dan-mulut/">https://fkg.ugm.ac.id/id/peran-diet-seimbang-dalam-menjaga-kesehatan-gigi-dan-mulut/</a></p><p><br/></p><p><a rel="noopener noreferrer nofollow" href="https://ejournal.unsrat.ac.id/index.php/egigi/article/download/29905/28960">https://ejournal.unsrat.ac.id/index.php/egigi/article/download/29905/28960</a></p><p><br/></p><p><a rel="noopener noreferrer nofollow" href="https://fkg.ulm.ac.id/id/wp-content/uploads/2016/01/PERBEDAAN-pH-SALIVA-MENGGOSOK-GIGI-SEBELUM-DAN-SESUDAH-MENGKONSUMSI-MAKANAN-MANIS-DAN-LENGKET.pdf">https://fkg.ulm.ac.id/id/wp-content/uploads/2016/01/PERBEDAAN-pH-SALIVA-MENGGOSOK-GIGI-SEBELUM-DAN-SESUDAH-MENGKONSUMSI-MAKANAN-MANIS-DAN-LENGKET.pdf</a></p><p><br/></p><p>https://fkg.ugm.ac.id/id/memahami-resiko-dari-mengonsumsi-makanan-dan-minuman-asam-bagi-gigi/</p><p><br/></p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-03-30 06:14:27 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/2350161158_mila/zsh5csy6ip9kcrh1/wish/3387833157</guid>
      </item>
   </channel>
</rss>
