<?xml version="1.0"?>
<rss version="2.0">
   <channel>
      <title>SATE PANITIA KATA #2 by pmk perkantaskalsel</title>
      <link>https://padlet.com/perkantaspmkbjm/zdbscxkp64hv1otb</link>
      <description></description>
      <language>en-us</language>
      <pubDate>2025-08-22 21:42:13 UTC</pubDate>
      <lastBuildDate>2025-08-22 22:32:49 UTC</lastBuildDate>
      <webMaster>hello@padlet.com</webMaster>
      <image>
         <url></url>
      </image>
      <item>
         <title>Marsello</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/perkantaspmkbjm/zdbscxkp64hv1otb/wish/3552037921</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>Yang memberkati saya secara pribadi dari kisah ini adalah kasih dan kuasa Yesus yang melampaui aturan manusia ketika orang lumpuh itu sudah 38 tahun terbaring tanpa ada yang menolong, Yesus datang menghampirinya, menanyakan keinginannya, dan memulihkannya seketika. Hal ini mengingatkan saya bahwa seberat apa pun keadaan hidup saya, Yesus mampu memulihkan dan memberi jalan keluar di waktu yang tepat, meski orang lain tidak peduli atau menolak. </p></li><li><p>Melalui kisah ini, saya memandang bahwa “perjumpaan pribadi dengan Yesus” berarti mengalami kasih, kuasa, dan pertolonganNya secara langsung dalam hidup saya, bukan hanya mendengar cerita dari orang lain. Perjumpaan itu mengubah keadaan seseorang secara nyata seperti orang lumpuh yang bangkit, berjalan, dan menerima hidup baru. Artinya, saat saya sungguh bertemu dengan Yesus, hidup saya tidak akan sama lagi karena saya mengalami kuasa pemulihan dan kasih yang nyata dari Nya.</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-08-22 21:55:08 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/perkantaspmkbjm/zdbscxkp64hv1otb/wish/3552037921</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Refleksi Yohanes 5:1-18</title>
         <author>hanajuonduty</author>
         <link>https://padlet.com/perkantaspmkbjm/zdbscxkp64hv1otb/wish/3552038143</link>
         <description><![CDATA[<p>1) Tuhan tahu keadaan dan batas kemampuan saya dlm menanggung suatu hal. <em><mark>Ia hadir dlm ketidaksanggupan saya</mark></em>. Kehadiran sahabat adl baik, namun <strong><mark>kehadiran Yesus Kristus jauh lebih penting dlm hidup saya. </mark></strong></p><p>2). Arti dari perjumpaan pribadi dg Yesus, ialah bukan berarti berhenti dlm pengalaman spiritual sesaat. Namun perjumpaan yg mendatangkan keselamatan yaitu <strong><mark>pengampunan dosa</mark></strong> serta <strong><mark>meninggalkan dosa,</mark></strong> dan juga hidup dg kesadaran diri untuk <strong><mark>bersyukur</mark></strong> atasnya. </p>]]></description>
         <enclosure url="https://media1.giphy.com/media/v1.Y2lkPWNhYmM5OTE4bjZpeGJ1ajN4MWl6N3U1YjZodWY4M3BmdWl2NHN4ZjFsaWRnaXVraCZlcD12MV9naWZzX3NlYXJjaCZjdD1n/Q8UCzEBnoNzkyRDyVn/giphy.gif" />
         <pubDate>2025-08-22 21:55:50 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/perkantaspmkbjm/zdbscxkp64hv1otb/wish/3552038143</guid>
      </item>
      <item>
         <title>yohanes 5:1-18 </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/perkantaspmkbjm/zdbscxkp64hv1otb/wish/3552038771</link>
         <description><![CDATA[<p>-dalam kisah ini aku diingatkan: bahwa ndak ada kata “terlambat” bagi Tuhan sekaliapun sudah 38 thn Dia tetap bisa bertindak. </p><p>-Tuhan ga nunggu aku sempurna atau layak dlu baru disembuhkan tetapi, Dia datang lebih dulu bahkan saat aku tidak tau harus meminta apa.</p><p><br/></p><p>perjumpaan pribadi dengan yesus dalam kisah ini:</p><p>-Yesus datang lebih dulu, bukan karna kita layak, tetapi karna kasih-Nya</p><p>-Dia menyembuhkan lalu memanggil kepada hidup yang lebih kudus dan utuh(tidak hampa).</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-08-22 21:58:03 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/perkantaspmkbjm/zdbscxkp64hv1otb/wish/3552038771</guid>
      </item>
      <item>
         <title>SaTe ke-2 </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/perkantaspmkbjm/zdbscxkp64hv1otb/wish/3552040044</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>Hal yang saya temukan pada renungan pagi ini adalah bahwa orang-orang yang mengalami kesembuhan maupun mujizat belum tentu telah mengalami perjumpaan pribadi dengan Tuhan (not found/lost). Tuhan memberikan anugrah umum pada semua orang, namun semua orang belum tentu mengalami anugrah khusus tanpa relasi dan pengenalan pribadi dengan Tuhan. Laki-laki di kolam Betesda mungkin sembuh secara fisik, namun secara rohani belum tentu dia sembuh. </p></li><li><p>Perjumpaan pribadi dengan Tuhan yang saya pahami dari cerita ini adalah bagaimana Tuhan yang terlebih dahulu menunjukkan kasihNya dengan menjumpai kita. Dia yang tahu kondisi saya, Dia yang menemukan saya yang terhilang, Dia yang menyembuhkan saya, Dia yang memampukan saya untuk berelasi dengan Dia, mengenal Dia. </p></li></ol><p><br/></p><p>Penerapan:</p><p>Menggunakan sebaik-baiknya kasih yang Tuhan berikan untuk terus memperdalam relasi dan pengenalan akan Dia (HPDT).</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-08-22 22:01:39 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/perkantaspmkbjm/zdbscxkp64hv1otb/wish/3552040044</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/perkantaspmkbjm/zdbscxkp64hv1otb/wish/3552042710</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>Perhatian dari Yesus itu bukan hanya kesembuhan jasmani atau secara fisik tetapi keselamatan dan perubahan hidup orang yang mengalami perjumpaan dengan Allah. Yesus ingin adanya hubungan pribadi dan pertobatan sejati. </p></li></ol><p><br/></p><ol start="2"><li><p>Perjumpaan dengan Yesus ketika seseorang bertemu Yesus dengan diundang untuk hidup dalam pertobatan dan pengenalan yang benar dengan Tuhan. Tidak hanya dengan menerima mukjizat pertolongan atau menerima berkat.</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-08-22 22:10:00 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/perkantaspmkbjm/zdbscxkp64hv1otb/wish/3552042710</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Refleksi Yohanes 5:1-18</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/perkantaspmkbjm/zdbscxkp64hv1otb/wish/3552043876</link>
         <description><![CDATA[<p><br/></p><p>1. Saya pribadi merasa terberkati secara khusus dari kisah ini ialah bagaimana Allah adalah sahabat kita, disini Tuhan Yesus menunjukan bagaimana kita bukan berharap pada hal fana tapi Yesus lah yang bisa kita harapkan, sekalipun kita belum percaya tapi Tuhan lebih dulu percaya dan memilih kita.. Yesus bagaikan sahabat yang ditunggu oleh orang sakit ini dan saya melihat juga bagaimana kesabaran orang ini ingin sembuh dan Tuhan melihat itu dari antara orang-orang yang ada disana, itupun yang membuat Tuhan turun tangan atasnya walaupun belum ada pengenalan pribadi.</p><p><br/></p><p>2. Yang saya tangkap dari Perjumpaan pribadi dengan Yesus adalah bagaimana kita benar-benar tahu dan sadar bahwa inilah pertolongan Tuhan, hal ini karena kita sudah mengenal DIA. Sebaliknya, saat kita belum berjumpa secara pribadi kita akan terus berbuat dosa dan tidak sadar anugrah yang besar yang menyembuhkan kita selama ini.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-08-22 22:13:51 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/perkantaspmkbjm/zdbscxkp64hv1otb/wish/3552043876</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Ref Yohanes 1-18 </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/perkantaspmkbjm/zdbscxkp64hv1otb/wish/3552047757</link>
         <description><![CDATA[<p>1.Yang memberkati aku adalah lagi lagi Yesus tidak pernah memandang siapa dirimu bagaimana kamu ditempatkan </p><p>,semua akan di layani Yesus baik dirimu mengenal atau tidak seperti yang terdapat pada Yohanes ini walaupun orang tersebut tidak mengenal Yesus,tetapi Yesus tetap memberikan mukjizatnya.disitu juga bukti bahwa waktu tuhan pasti yang terbaik karena pada firman ini dikatakan bahwa Yesus sengaja menunda pertemuan pribadi antara orang lumpuh tersebut,lalu Yesus menemukan dia di bait Allah membuktikan bahwa waktu tuhan begitu terbaik</p><p> </p><p>2.Perjumpaan pribadi dengan Yesus adalah saat dimana dirimu mengenal dia sang juru selamat mengakui dia sebagai Allah itu sendiri sebagaimana kita tau orang yang sakit ini pada dasarnya tidak mengetahui siapa Yesus itu dia hanya menganggap Yesus adalah Orang itu dan tidak mengenal dia </p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-08-22 22:27:14 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/perkantaspmkbjm/zdbscxkp64hv1otb/wish/3552047757</guid>
      </item>
   </channel>
</rss>
