<?xml version="1.0"?>
<rss version="2.0">
   <channel>
      <title>Ownership and Management Issues Associated With Family Firm Performance and Company Objectives by Bernadeta Susilo Martanti</title>
      <link>https://padlet.com/glamorousevidencebank/z8x4gnhqd6s7oegf</link>
      <description></description>
      <language>en-us</language>
      <pubDate>2023-07-11 12:25:49 UTC</pubDate>
      <lastBuildDate>2025-12-10 06:50:32 UTC</lastBuildDate>
      <webMaster>hello@padlet.com</webMaster>
      <image>
         <url></url>
      </image>
      <item>
         <title>Alexandro - 2502077350</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/glamorousevidencebank/z8x4gnhqd6s7oegf/wish/2642744729</link>
         <description><![CDATA[<div><br>1. Perusahaan dengan tingkat kepemilikan dan manajemen keluarga yang tinggi tidak diasosiasikan dengan kinerja keuangan yang lebih rendah&nbsp;<br>2. Perusahaan dengan jumlah direksi dan manajemen yang banyak menunjukkan pertumbuhan penjualan yang lebih besar juga<br>3. Perusahaan dengan tingkat kepemilikan dan manajemen keluarga yang tinggi diasosiasikan dengan kinerja non-keuangan antara lain: kepemilikan tidak diperjual belikan di luar keluarga; menurunkan bisnis ke generasi selanjutnya; memberikan pekerjaan kepada keluarga.<br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-07-11 13:40:07 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/glamorousevidencebank/z8x4gnhqd6s7oegf/wish/2642744729</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Dinar Octaviani -2402010786</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/glamorousevidencebank/z8x4gnhqd6s7oegf/wish/2642745021</link>
         <description><![CDATA[<div>Menurut Jurnal yang disediakan :&nbsp;<br>1. kepemilikan keluarga<br>berpengaruh positif signiifkan terhadap kinerja perusahaan. Semakin tinggi<br>kepemilikan keluarga akan meningkatkan kinerja perusahaan.<br>2. manajemen keluarga berpengaruh<br>positif signiifkan terhadap kinerja perusahaan. Semakin tinggi manajemen<br>keluarga akan meningkatkan kinerja perusahaan.<br>3. kompensasi berpengaruh positif<br>signiifkan terhadap kinerja perusahaan. Semakin tinggi kompensasi akan<br>meningkatkan kinerja perusahaan.<br><br>variabel kepemilikan keluarga dan kepemilikan asing<br>berpengaruh signifikan positif terhadap kinerja perusahaan, variabel kepemilikan institusional dan<br>kepemilikan manajerial tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja perusahaan. Selain itu<br>pengaruh moderasi dewan komisaris independen dan dewan direksi juga tidak terbukti dapat<br>memperkuat kinerja perusahaan yang dipengaruhi oleh kepemilikan keluarga.&nbsp;</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-07-11 13:40:43 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/glamorousevidencebank/z8x4gnhqd6s7oegf/wish/2642745021</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Yang terjadi karena memperkerjakan anggota keluarga dalam perusahaan by Mala Beda Rosa - 2402004663</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/glamorousevidencebank/z8x4gnhqd6s7oegf/wish/2642745183</link>
         <description><![CDATA[<div>Ketika memperkerjakan anggota keluarga dalam perusahaan, anda mungkin merasa berkewajiban untuk mempekerjakan anggota keluarga yang tidak memenuhi syarat untuk suatu posisi, merasa sulit untuk membedakan antara peran pribadi dan peran kerja saat Anda mempekerjakan anggota keluarga, menangguhkan, memberhentikan, atau memberhentikan anggota keluarga dapat menimbulkan ketegangan dalam kehidupan pribadi Anda, Perusahaan Anda mungkin kehilangan keuntungan jika Anda merasa berkewajiban untuk mempekerjakan atau mempertahankan kerabat yang tidak cocok, Karyawan nonkeluarga mungkin merasa Anda memberikan perlakuan khusus kepada kerabat—dan para pekerja ini mungkin benar, Anggota keluarga mungkin merasa tertekan untuk memikul beban kerja yang lebih berat daripada karyawan lain, yang pada akhirnya dapat menyebabkan kebencian atau kelelahan</div><div><br>Nepotisme terjadi ketika sebuah perusahaan mengabaikan karyawan terampil lainnya dan malah mempromosikan anggota keluarga. Hal ini dapat menimbulkan ketegangan besar di tempat kerja dan bahkan membuat anggota nonkeluarga meninggalkan bisnis keluarga Anda.<br><br></div><div>Faktanya, beberapa karyawan bahkan mungkin tidak melamar posisi kepemimpinan jika mereka tahu ada kerabat yang tertarik. Mereka mungkin merasa anggota keluarga dijamin pekerjaan dan berpikir tidak ada peluang bagi anggota nonkeluarga untuk maju di perusahaan. Untuk mencegah masalah ini, bisnis keluarga harus menetapkan pedoman yang jelas untuk promosi sehingga semua karyawan yang memenuhi syarat memiliki kesempatan untuk menduduki posisi manajemen dan pengawasan.<br><br></div><div><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-07-11 13:40:58 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/glamorousevidencebank/z8x4gnhqd6s7oegf/wish/2642745183</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Jotniel Putra - 2502133263</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/glamorousevidencebank/z8x4gnhqd6s7oegf/wish/2642745425</link>
         <description><![CDATA[<div>Keterlibatan keluarga dalam usaha sebenarnya cukup menguntungkan perusahaan. Ibarat terdapat “orang dalam” yang dapat mengawasi perusahaan. Selain itu keluarga yang terlibat dalam perusahaan tentunya akan memiliki visi yang sama dengan pemilik perusahaan yang adalah keluarganya. Dalam praktiknya pun, Sesama anggota keluarga tentu sudah saling mengenal, tidak perlu lagi adanya orientasi untuk karyawan. Namun terdapat kekurangan dalam keterlibatan keluarga karena pengelolaan yang bersifat informal dan bisa saja keluarga justru kurang kompeten dalam menjalankan fungsinya dalam perusahaan. Selain itu akan terdapat perlakuan yang berbeda dari pemilik kepada karyawan yang adalah keluarga dan non keluarga. Keterlibatan keluarga sangat baik untuk perusahaan namun sebagai pemilik harus menjalankannya dengan professional. Terima kasih</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-07-11 13:41:22 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/glamorousevidencebank/z8x4gnhqd6s7oegf/wish/2642745425</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Family Ownership - Rahan Galileo 2502129770</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/glamorousevidencebank/z8x4gnhqd6s7oegf/wish/2642745722</link>
         <description><![CDATA[<div>Berdasarkan hasil riset yang dilampirkan pada share drive, ada dua indikator yang dinilai.&nbsp;<br>1. Performa finansial dari perusahaan yang dikelola oleh keluarga/hubungan keluarga. Dari riset disimpulkan bahwa perusahaan yang dikelola oleh keluarga, secara umum tidak memiliki asosiasi negatif terhadap performa keuangannya. Hal ini berarti bahwa, walaupun dikelola oleh pemilik, selama pemilik dan keluarganya berfokus pada entitas, maka performa finansial perusahaan dapat tetap terjaga.&nbsp;<br><br>2. Keberlangsungan bisnis. Mindset yang didapat dari riset tersebut adalah perusahaan yang dikelola oleh pemilik dan keluarga lebih mengutamakan bagaimana meneruskan usaha tersebut ke generasi berikutnya. Hal ini berimplikasi pada kepemilikan modal perusahaan tidak akan berubah jauh, hanya akan dimiliki oleh keluarga.&nbsp;<br><br>Riset di atas menggunakan agency theory bias. Hal ini perlu dilakukan untuk menilai apakah pemilik usaha selaku pelaku usaha akan mengutaman kepentinyan entitas atau kepentinyan modalnya saja. </div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-07-11 13:41:57 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/glamorousevidencebank/z8x4gnhqd6s7oegf/wish/2642745722</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Catur budi sulistya - 2502094685</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/glamorousevidencebank/z8x4gnhqd6s7oegf/wish/2642746739</link>
         <description><![CDATA[<div>1. perusahaan yang terkait dengan tingkat kepemilikan dan manajemen keluarga yang tinggi tidak secara signifikan terkait dengan kinerja perusahaan yang lebih lemah sehubungan dengan beberapa indikator kinerja<br><br>2. kepemilikan dan struktur manajemen perusahaan keluarga dikaitkan dengan fokus pada tujuan nonkeuangan tertentu (yaitu, "agenda keluarga").</div><div><br></div><div>3. Perusahaan keluarga yang dipegang dan dikelola dengan erat, misalnya, lebih cenderung mengutip bahwa "saham hak pilih tidak dijual di luar keluarga."&nbsp;<br><br>4. perusahaan yang dikelola keluarga lebih mungkin untuk melaporkan tujuan nonfinansial berikut: "mewariskan bisnis ke generasi berikutnya" dan "menyediakan pekerjaan bagi anggota keluarga adalah salah satu tujuan bisnis.<br><br>5. Bukti yang disajikan para praktisi gagal untuk menyarankan bahwa perusahaan keluarga swasta harus menghindari mempekerjakan anggota keluarga dalam peran manajemen.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-07-11 13:44:03 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/glamorousevidencebank/z8x4gnhqd6s7oegf/wish/2642746739</guid>
      </item>
      <item>
         <title>M.S. Wahyu Muzakki 2502099742</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/glamorousevidencebank/z8x4gnhqd6s7oegf/wish/2642747546</link>
         <description><![CDATA[<div>Berdasarkan hasil penelitian tersebut,<br><br>1. Keterlibatan anggota keluarga ke dalam struktur manajemen dan direksi tidak menjadikan performa perusahaan lebih buruk berdasarkan indikator yang diukur dalam penelitian tersebut. Namun memang ada beberapa bukti bahwa perusahaan yang struktur manajemen dan direksinya masih terikat dengan keluarga mengalami pertumbuhan absolut dalam pendapatanya sehingga kecil kemungkinan bagi mereka untuk menjadi eksportir.&nbsp;Keterlibatan anggota keluarga dalam struktur manajemen dan direksi tidak memperngaruhi performa perusahaan karena struktur manajemen yang disusun telah menjalankan fungsinya secara efektif terlepas dari hubungan kekeluargaan dengan pemilik perusahaan. <br><br>2. Perusahaan dengan struktur manajemen dan direksi yang berasal dari anggota keluarga diasosiakan dengan agenda/fokus non keuangan. Misalnya agenda keluarga dengan berbagai tujuan misalnya proteksionisme hak istimewa, serta hak suara khusus yang hanya dimiliki oleh anggota keluarga. Hal ini bisa dipahami sebagai salah satu bentuk tujuan dibentuknya perusahaan di lingkup keluarganya misal untuk mewariskan perusahaan serta memberikan lapangan pekerjaan bagi lingkungan keluarga.&nbsp;<br><br><br><br><br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-07-11 13:45:38 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/glamorousevidencebank/z8x4gnhqd6s7oegf/wish/2642747546</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Michaela Zamira Irawan - 2502102075</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/glamorousevidencebank/z8x4gnhqd6s7oegf/wish/2642747738</link>
         <description><![CDATA[<div>Kepemilikan keluarga atas suatu perusahaan berpengaruh dalam faktor kinerja, benefit atas beban pekerjaan adalah indikasi pendorong kualitas perusahaan</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-07-11 13:46:00 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/glamorousevidencebank/z8x4gnhqd6s7oegf/wish/2642747738</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Igha Rahma Dila Brilita - 2502090296</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/glamorousevidencebank/z8x4gnhqd6s7oegf/wish/2642748392</link>
         <description><![CDATA[<div>Jurnal tsb menunjukkan bahwa perusahaan keluarga dengan tingkat kepemilikan dan manajemen keluarga yang tinggi tidak terkait secara signifikan dengan kinerja perusahaan yang lebih lemah terkait dengan beberapa indikator kinerja. Namun, ada beberapa bukti bahwa perusahaan dengan tim direktur dan manajer yang lebih besar secara signifikan terkait dengan tingkat pertumbuhan absolut yang lebih tinggi dalam pendapatan penjualan. Seperti yang diharapkan, perusahaan dengan CEO yang diambil dari kelompok keluarga dominan yang memiliki bisnis lebih kecil kemungkinannya untuk menjadi eksportir. Model regresi yang berkaitan dengan indikator kinerja perusahaan lainnya tidak ditemukan signifikan secara statistik. Kita dapat menyimpulkan bahwa mayoritas variabel kepemilikan dan struktur manajemen yang dipilih secara individual tidak terkait secara signifikan dengan kinerja perusahaan keluarga yang superior atau lemah.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-07-11 13:47:13 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/glamorousevidencebank/z8x4gnhqd6s7oegf/wish/2642748392</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Melia Monica</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/glamorousevidencebank/z8x4gnhqd6s7oegf/wish/2642748821</link>
         <description><![CDATA[<div>untuk mempekerjakan anggota keluarga,  itu akan membutuhkan banyak persiapan, dedikasi, dan komunikasi untuk membuatnya berhasil. Harus memberikan informasi yang jelas diawal sebelum memulai segalanya, menetapkan ekspetasi, memberikan perlakuan yang sama dengan yang lain, serta harus memiliki komunikasi yang baik dan jelas. Karena jika pondasi diawal tidak baik maka akan mempengaruhi keberlangsungan usaha. Serta tetap harus melibatkan pihak ketiga untuk menghindari adanya kecurangan, seperti melakukan audit oleh auditor eksternal. </div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-07-11 13:47:43 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/glamorousevidencebank/z8x4gnhqd6s7oegf/wish/2642748821</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Yosita - 2502053615</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/glamorousevidencebank/z8x4gnhqd6s7oegf/wish/2642749806</link>
         <description><![CDATA[<div><a href="https://www.tandfonline.com/doi/pdf/10.1080/23311975.2021.1872888"><br>penelitian menunjukkan bahwa anggota keluarga dengan kepemilikan yang besar dan terkonsentrasi memiliki insentif yang lebih besar untuk memaksimalkan kinerja perusahaan dan mereka juga memiliki kekuasaan untuk melakukannya</a>. Dalam hal ini, anggota keluarga pendiri juga lebih mungkin untuk berpartisipasi dalam manajemen perusahaan</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-07-11 13:49:19 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/glamorousevidencebank/z8x4gnhqd6s7oegf/wish/2642749806</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Dinda Latifah ( 2502101242 )</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/glamorousevidencebank/z8x4gnhqd6s7oegf/wish/2642750833</link>
         <description><![CDATA[<div>perusahaan dengan struktur kepemilikan keluarga dapat menyebabkan keluarga lebih memilih untuk memaksimalkan keuntungan bagi dirinya sendiri dengan biaya yang harus ditanggung oleh pihak lain (Andres, 2008). Namun dalam hal ini,&nbsp; seringkali menggunakan kekayaan perusahaan untuk memberi kompensasi berlebih bagi dirinya sendiri atau untuk melakukan transaksi penjualan atau pembelian dengan pihak berelasi . Tetapi dengan begitu, adanya kontrol lebih yang didominasi keluarga membuat keluarga cenderung memilih dan mempertahankan anggota keluarga untuk duduk di posisi manajerial meskipun mereka tidak memiliki kemampuan dan kompetensi yang memadai.&nbsp; Dari jurnal tersebut Bukti dari model regresi multivariat dalam penelitian nya ditunjukan bahwa perusahaan terkait dengan tingkat kepemilikan keluarga yang tinggi manajemen tidak terkait secara signifikan dengan kinerja perusahaan yang lebih lemah terkait indikator lain.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-07-11 13:51:06 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/glamorousevidencebank/z8x4gnhqd6s7oegf/wish/2642750833</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Ribka</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/glamorousevidencebank/z8x4gnhqd6s7oegf/wish/2642750842</link>
         <description><![CDATA[<div>Berdasarkan jurnal yang sudah saya baca, terdapat dua pernyataan yang terjawab di dalamnya.<br>1. Perusahaan yang terkait dengan tingkat kepemilikan dan manajemen keluarga yang tinggi tidak terkait secara signifikan dengan kinerja perusahaan yang lebih lemah sehubungan dengan beberapa indikator kinerja. Namun, ada beberapa bukti bahwa perusahaan dengan tim direktur dan manajer yang lebih besar secara signifikan terkait dengan tingkat pertumbuhan absolut yang lebih tinggi dalam pendapatan penjualan.<br>2. kepemilikan dan struktur manajemen perusahaan keluarga dikaitkan dengan fokus pada tujuan nonfinansial tertentu (yaitu, "agenda keluarga"). Perusahaan keluarga yang dipegang dan dikelola dengan erat, misalnya, lebih cenderung mengutip bahwa "saham hak pilih tidak dijual di luar keluarga." Juga, perusahaan yang dikelola keluarga lebih mungkin untuk melaporkan tujuan nonfinansial berikut: "mewariskan bisnis ke generasi berikutnya" dan "menyediakan pekerjaan bagi anggota keluarga adalah salah satu tujuan bisnis."</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-07-11 13:51:06 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/glamorousevidencebank/z8x4gnhqd6s7oegf/wish/2642750842</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Theo Saputra - 2502110215</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/glamorousevidencebank/z8x4gnhqd6s7oegf/wish/2642751093</link>
         <description><![CDATA[<div>Menurut jurnal,&nbsp; perusahaan&nbsp; keluarga&nbsp; (family&nbsp; firm)&nbsp; adalah&nbsp; perusahaan&nbsp; yang&nbsp;</div><div>didirikan, dimiliki, dikontrol, dan dijalankan oleh sekelompok orang yang memiliki&nbsp;</div><div>hubungan&nbsp; darah&nbsp; atau&nbsp; pernikahan&nbsp; dan&nbsp; memiliki&nbsp; mayoritas&nbsp; saham&nbsp; suatu&nbsp;</div><div>perusahaan. Karena suatu&nbsp; perusahaan&nbsp; disebut&nbsp; sebagai perusahaan keluarga apabila para direktur perusahaan memiliki hubungan keluarga, demikian&nbsp; pula&nbsp; dengan&nbsp; kepemilikan&nbsp; dan&nbsp; pelaksana&nbsp; kebijakan&nbsp; perusahaan&nbsp; yang didominasi oleh anggota-anggota keluarga.&nbsp; Perusahaan&nbsp; keluarga&nbsp; memiliki&nbsp; beberapa&nbsp; perbedaan&nbsp; karakteristik&nbsp; dengan perusahaan&nbsp; lainnya.Misalnya&nbsp; dalam&nbsp; preferensi&nbsp; pengambilan&nbsp; keputusan&nbsp; manajerial ataupun dalam hal pengawasan manajemen.Perbedaan ini terutama disebabkan oleh perbedaan&nbsp; struktur&nbsp; kepemilikan&nbsp; serta&nbsp; susunan&nbsp; dewan&nbsp; direksi&nbsp; dan&nbsp; dewan komisaris.Pada&nbsp; perusahaan&nbsp; keluarga,&nbsp; kepemilikan&nbsp; perusahaan&nbsp; cenderung terkonsentrasi dan tidak terdiversifikasi. Dengan kata lain terdapat dominasi kendali di tangan keluarga tertentu. Selain itu dominasi kendali juga dapat diperoleh melalui&nbsp;</div><div>posisi CEO, direksi dan komisaris. Karakteristik&nbsp; lain&nbsp; dari&nbsp; perusahaan&nbsp; keluarga&nbsp; adalah&nbsp; pemegang&nbsp; saham&nbsp; pada&nbsp;</div><div>perusahaan adalah para investor jangka panjang, karena sebagian besar keluarga yang memiliki&nbsp; perusahaan&nbsp; menganggap&nbsp; bahwa&nbsp; perusahaan&nbsp; adalah&nbsp; aset&nbsp; yang&nbsp; harus diwariskan&nbsp; dari&nbsp; generasi&nbsp; ke&nbsp; generasi&nbsp; sehingga&nbsp; investasi&nbsp; yang&nbsp; dilakukan&nbsp; akan berorientasi&nbsp; jangka&nbsp; panjang.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-07-11 13:51:37 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/glamorousevidencebank/z8x4gnhqd6s7oegf/wish/2642751093</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Natanael-2402003894</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/glamorousevidencebank/z8x4gnhqd6s7oegf/wish/2642751120</link>
         <description><![CDATA[<div>1. Perusahaan yang memiliki tingkat kepemilikian keluaga yang tinggi menunjukan hasil yang positif baik dalam kinerja maupun finanisal<br>2. Perusahaan yang memiliki tingkat kepemilikan kekeluargaan dan juga memiliki direksi dan/atau manajemen dari keluarga tersebut juga menunjukan peningkatan dalam kinerja<br>3. dari 2 hal tersebut ditemukan bahwa family ownership atas bisnis memiliki komunikasi yang baik serta membutuhkan kompensasi untuk bisa menghasilkan hasil yang baik</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-07-11 13:51:41 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/glamorousevidencebank/z8x4gnhqd6s7oegf/wish/2642751120</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Riekananda M S - 2502089975 </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/glamorousevidencebank/z8x4gnhqd6s7oegf/wish/2642751165</link>
         <description><![CDATA[<div>Hasilnya menunjukkan bahwa manajemen dari perusahaan yang dikelola oleh anggota keluarga adalah:</div><div>- memiliki pengaruh yang cukup signifikan terkait dengan kinerja perusahaan. Dikatakan bahwa semakin tinggi tingkat kepemilikan keluarga maka akan semakin tinggi pula kinerja perusahaan.<br>- perusahaan yang dikelola dengan erat, seperti saham hak pilih tidak dijual ke pihak selain keluarga.<br>- lebih mungkin untuk melaporkan tujuan nonfinansial seperti untuk meneruskan bisnis ke generasi berikutnya, menyediakaan pekerjaan untuk anggota keluarga yang merupakan salah satu tujuan bisnis.<br><br><br><br></div><div><br>&nbsp;</div><div><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-07-11 13:51:47 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/glamorousevidencebank/z8x4gnhqd6s7oegf/wish/2642751165</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Ani Mardiani - 2502032554</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/glamorousevidencebank/z8x4gnhqd6s7oegf/wish/2642751767</link>
         <description><![CDATA[<div>Berdasarkan salah satu jurnal penelitian, keterlibatan Keluarga dalam&nbsp;</div><div>managemen adalah salah satu karakteristik yang melekat dalam perusahaan keluarga, yaitu dengan adanyakeinginan agar kepemimpinan&nbsp; perusahaan&nbsp; dipegang&nbsp; oleh&nbsp; anggota&nbsp; keluarga.&nbsp; Karakter ini&nbsp; secara&nbsp; umum&nbsp; bertumpu&nbsp; pada&nbsp; peran&nbsp; keluarga&nbsp; dalam&nbsp; sebuah&nbsp; perusahaan keluarga. Keluarga lebih suka apabila perusahaan yang dimilikinya dipimpin oleh&nbsp; anggota&nbsp; keluarganya,&nbsp; karena&nbsp; rasa&nbsp; percaya&nbsp; yang&nbsp; tinggi&nbsp; antar&nbsp; sesama anggota keluarga. Perusahaan keluarga yang dipimpin oleh keluarga memiliki kecenderungan&nbsp; dapat&nbsp; meminimalkan&nbsp; atau&nbsp; bahkan menghilangkan&nbsp; adanya masalah keagenan. Berdasarkan &nbsp; hasil &nbsp; penelitian disimpulkan kepemilikan &nbsp; keluarga &nbsp; (KK) &nbsp; berpengaruh &nbsp; negatif terhadap kinerja keuangan.<br><br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-07-11 13:52:54 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/glamorousevidencebank/z8x4gnhqd6s7oegf/wish/2642751767</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Lazuardi Widyanto Pratama (2502097970)</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/glamorousevidencebank/z8x4gnhqd6s7oegf/wish/2642751968</link>
         <description><![CDATA[<div>Berdasarkan penelitian tersebut diketahui bahwa Perusahaan yang memiliki kepemilikan keluarga dan manajemen yang cukup tinggi tidak berhubungan secara signifikan terhadap kinerja keuangan perusahaan.Beberapa bukti menunjukkan bahwa perusahaan dengan kepemilikan dan manajemen keluarga yang cukup tinggi berasosiasi signifikan dengan pertumbuhan pada penjualan.&nbsp;</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-07-11 13:53:15 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/glamorousevidencebank/z8x4gnhqd6s7oegf/wish/2642751968</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/glamorousevidencebank/z8x4gnhqd6s7oegf/wish/2642752815</link>
         <description><![CDATA[<div>hal yang terjadi ketika mempekerjakan anggota keluarga tanpa adanya kualifikasi dan kompetensi yang sesuai dengan perusahaan yaitu dengan adanya penurunan kinerja dan produktivitas bagi perusahaan, karena karyawan yang berasal dari anggota keluarga ini tidak mampu untuk menjalankan tugas dan tanggung jawab yang diberikan&nbsp; oleh perusahaan. dengan adanya perekrutan anggota keluarga dalam perusahaan dapat timbul ketidakpuasan bagi karyawan sehingga dianggap tidak adil untuk dapat memiliki kesempatan yang sama sesuai dengan kinerja masing-masing karyawan.<br><br>namun menurut saya sendiri dengan adanya perekrutan anggota keluarga yang kompeten di dalam perusahaan dapat meningkatkan kepercayaan bagi karyawan&nbsp; dan yakin bahwa perusahaan memiliki integritas.<br><br>Vircella Marvika A- 2402004625</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-07-11 13:55:00 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/glamorousevidencebank/z8x4gnhqd6s7oegf/wish/2642752815</guid>
      </item>
      <item>
         <title>FARAIN FAUZI 2502072854</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/glamorousevidencebank/z8x4gnhqd6s7oegf/wish/2642753144</link>
         <description><![CDATA[<div>Dari beberapa kasus yang sudah terjadi juga biasanya mereka yang masih bagian dari keluarga akan merasa semena-mena dengan rekan bisnis yang lainnya, atau yang paling parahnya tidak menerima kritik. Ketika terjadi masalah dalam rumah tangga, misalnya pasangan suami-istri tersebut hingga tidak saling berbicara satu sama lain.</div><div>Nah, hal semacam itu sangat mungkin berimbas di kantor sehingga mengganggu profesionalitas kerja. Demikan halnya jika terjadi konflik di kantor, sangat mungkin hal tersebut cukup berimbas terhadap kehidupan rumah tangga juga.&nbsp;<br><br><br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-07-11 13:55:35 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/glamorousevidencebank/z8x4gnhqd6s7oegf/wish/2642753144</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Natasya Leony -2502099264</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/glamorousevidencebank/z8x4gnhqd6s7oegf/wish/2642753247</link>
         <description><![CDATA[<div>1. Kepemilikan keluarga memiliki pengaruh terhadap kinerja perusahaan. Kelangsungan perusahaan yang dikelola oleh keluarga tidak menurunkan performa keuangannya.<br><br>2. Melakukan riset untuk kemajuan perusahaan.<br><br>3. Kepemilikan perusahaan keluarga dan struktur manajemen dikaitkan dengan fokus pada tujuan non keuangan tertentu (yaitu, "agenda keluarga")</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-07-11 13:55:45 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/glamorousevidencebank/z8x4gnhqd6s7oegf/wish/2642753247</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Oktavia - 2502086115</title>
         <author>oktaviatrias</author>
         <link>https://padlet.com/glamorousevidencebank/z8x4gnhqd6s7oegf/wish/2642754073</link>
         <description><![CDATA[<div>Perusahaan yang dikelola kepemilikannya oleh keluarga umumnya dikaitkan dengan indikator kinerja perusahaan yang dipilih dan tujuan perusahaan.&nbsp;<br>Penelitian yang meneliti terkait apakah kepemilikan dan struktur manajemen perusahaan keluarga swasta yang dipegang erat terkait dengan kinerja perusahaan yang lebih buruk, menghasilkan jawaban bahwa ternyata tidak secara signifikan terkait dengan kinerja perusahaan yang lebih lemah sehubungan dengan beberapa indikator kinerja. Namun, ada beberapa bukti bahwa perusahaan dengan tim direktur dan manajer yang lebih besar secara signifikan terkait dengan tingkat pertumbuhan absolut yang lebih tinggi dalam pendapatan penjualan. Seperti yang diharapkan, perusahaan dengan CEO diambil dari kelompok keluarga yang dominan<br>memiliki bisnis cenderung menjadi eksportir.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-07-11 13:57:11 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/glamorousevidencebank/z8x4gnhqd6s7oegf/wish/2642754073</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Tivanya Putri A - 2502102604</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/glamorousevidencebank/z8x4gnhqd6s7oegf/wish/2642754387</link>
         <description><![CDATA[<div>Apabila dalam sebuah perusahaan, memperkerjakan famili member dari usaha, hasil menunjukkan bahwa manajemen daripada struktur kepemilikan keluarga perusahaan umumnya terkait dengan dipilih indikator kinerja perusahaan dan nonkeuangan tujuan perusahaan. Berdasarkan analisis dalam artikel, perusahaan yang memiliki kaitan dengan tingkat kepemilikan keluarga yang tinggi dan manajemen,&nbsp; tidak terkait secara signifikan dengan kinerja perusahaan yang lebih lemah terkait dengan beberapa indikator kinerja.&nbsp;<br><br></div><div>Analisis juga menunjukkan bahwa perusahaan dengan kepemilikan keluarga yang tinggi menyajikan bahwa struktur manajemen tidak secara individual terkait secara signifikan dengan keluarga superior (atau lebih lemah) kinerja perusahaan. Jadi pada perusahaan multi-generasi tidak ditemukan bahwa ada bukti adanya kinerja yang secara signifikan lebih buruk.&nbsp;<br><br></div><div>Analisis menunjukkan kepemilikan perusahaan keluarga dan struktur manajemen dikaitkan dengan fokus pada tujuan non keuangan tertentu (yaitu, "agenda keluarga"). Dalam perusahaan kepemilikan keluarga, dalam perusahaan keluarga, misalnya lebih cenderung mengutip bahwa “saham pemungutan suara tidak dijual di luar keluarga.” Juga, perusahaan yang dikelola keluarga lebih mungkin untuk melaporkan tujuan nonfinansial berikut: “untuk meneruskan bisnis ke yang berikutnya generasi” dan “menyediakan pekerjaan untuk keluarga anggota adalah salah satu tujuan bisnis.” Perusahaan generasi pertama dan perusahaan dengan proporsi manajer yang rendah menjadi anggota keluarga lebih kecil kemungkinannya untuk melaporkan bahwa "tujuan keluarga memiliki prioritas di atas tujuan bisnis".</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-07-11 13:57:46 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/glamorousevidencebank/z8x4gnhqd6s7oegf/wish/2642754387</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Dinayanti Farida - 2440126972</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/glamorousevidencebank/z8x4gnhqd6s7oegf/wish/2642754436</link>
         <description><![CDATA[<div>Berdasarkan jurnal tersebut yang terjadi pada perusahaan jika memperkerjakan member dari family yaitu adanya korelasi antara ukuran kinerja perusahaan dan fokus pada tujuan perusahaan non keuangan. Berdasarkan jurnal tersebut memberikan wawasan tentang hubungan antara kepemilikan dan struktur manajemen dan kinerja perusahaan, serta pentingnya mempertimbangkan tujuan nonkeuangan dalam perusahaan keluarga. Hal ini berguna bagi para praktisi dan peneliti yang tertarik untuk memahami dinamika perusahaan keluarga swasta dan dampaknya terhadap kinerja dan tujuan.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-07-11 13:57:51 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/glamorousevidencebank/z8x4gnhqd6s7oegf/wish/2642754436</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Desti Yolanda Sari (2401997500)</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/glamorousevidencebank/z8x4gnhqd6s7oegf/wish/2642754637</link>
         <description><![CDATA[<div>Masalah Kepemilikan dan Manajemen Terkait Dengan Kinerja Perusahaan Keluarga dan Tujuan Perusahaan<br><br>Teori Agency mengasumsikan bahwa keuntungan efisiensi akan lebih besar daripada biaya agensi yang terkait dengan pemilik memantau tindakan dan kinerja manajer (Fama &amp; Jensen, 1983a, 1983b, 1985), Efisiensi dapat muncul ketika menanggung risiko (yaitu kepemilikan) dan pengambilan keputusan (yaitu, manajemen) dipisahkan. Sejalan dengan teori kepengurusan, dalam manajemen, ukuran dewan dan tim manajemen, dan tingkat perwakilan keluarga relatif terhadap perwakilan luar, termasuk pekerjaan, dapat dibentuk oleh "agenda keluarga". ” Pemilik perusahaan keluarga dapat mempersulit anggota nonkeluarga untuk melakukannya mendapatkan posisi manajerial kunci, seperti kepala posisi pejabat eksekutif (CEO), serta dewan<br>dan keanggotaan manajemen. Ukuran dewan dan manajemen tim dapat ditingkatkan hanya untuk memberikan kesempatan kerja bagi anggota<br>dari kelompok kekerabatan dominan yang memiliki mayoritas saham di perusahaan.<br>Analisis regresi multivariat mendeteksi perusahaan keluarga yang dipegang erat tidak melaporkan kinerja perusahaan yang unggul. Hasil menunjukkan bahwa manajemen daripada struktur kepemilikan perusahaan keluarga umumnya dikaitkan dengan indikator kinerja perusahaan yang dipilih dan tujuan perusahaan nonkeuangan. Meskipun CEO keluarga dikaitkan dengan kecenderungan yang lebih rendah untuk memberikan impact yang dominan, namun berdasarkan hasil penelitian yang disajikan umumnya gagal untuk menyarankan bahwa perusahaan keluarga swasta harus menghindari mempekerjakan anggota keluarga dalam peran manajemen.<br><br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-07-11 13:58:14 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/glamorousevidencebank/z8x4gnhqd6s7oegf/wish/2642754637</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/glamorousevidencebank/z8x4gnhqd6s7oegf/wish/2642754693</link>
         <description><![CDATA[<div><strong>Basaria Nainggolan-2502099433</strong></div><div>&nbsp;</div><div>Berdasarkan Jurnal tersebut:</div><div>Variabel yang berkaitan dengan struktur kepemilikan dan manajemen perusahaan keluarga swasta dihipotesiskan terkait dengan kinerja perusahaan dan pelaporan non keuangan. Hasilnya menunjukan bahwa:</div><div>&nbsp;</div><div>1.&nbsp; &nbsp; &nbsp;perusahaan terkait dengan tingkat kepemilikan keluarga yang tinggi dan manajemen tidak terkait secara signifikan dengan kinerja perusahaan yang lebih lemah terkait dengan beberapa indikator kinerja.</div><div>2.&nbsp; &nbsp; &nbsp;Perusahaan multi generasi tidak ditemukan melaporkan kinerja yang secara signifikasn lebih buruk. Bukti menunjukan bahwa keluarga multi generasi sebagai pencipta kekayaan dalam kewirausahaan.</div><div>3.&nbsp; &nbsp; &nbsp;Perusahaan yang dikelola keluarga lebih mungkin untuk melaporkan tujuan non finansial</div><div>&nbsp;</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-07-11 13:58:21 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/glamorousevidencebank/z8x4gnhqd6s7oegf/wish/2642754693</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Tansa Trisna Handoko - 2402012450</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/glamorousevidencebank/z8x4gnhqd6s7oegf/wish/2642754759</link>
         <description><![CDATA[<div>Berdasarkan teori agensi dan teori lainnya, variabel yang berkaitan dengan kepemilikan dan manajemen struktur perusahaan keluarga yang berkaitan dengan kinerja perusahaan dan pelaporan perusahaan menunjukkan bahwa manajemen daripada struktur kepemilikan perusahaan keluarga umumnya dikaitkan dengan indikator kinerja yang dipilih perusahaan dan nonfinansial tujuan perusahaan. Terlihat dari bukti model regresi menunjukkan bahwa perusahaan dengan tingkat kepemilikan keluarga yang tinggi dan manajemen tidak berkaitan secara signifikan dengan kinerja perusahaan yang lebih lemah sehubungan dengan<br>beberapa indikator kinerja perusahaan. Seperti meneruskan bisnis ke bisnis generasi berikutnya dan menyediakan lapangan kerja bagi anggota keluarga. Perusahaan keluarga yang dipegang dan dikelola, misalnya lebih cenderung mengutip bahwa voting saham tidak dijual di luar perusahaan keluarga. Perusahaan generasi pertama dan perusahaan dengan proporsi yang rendah serta manajer adalah anggota keluarga namun kecil kemungkinannya untuk melaporkan bahwa tujuan keluarga memiliki prioritas di atas tujuan bisnis. Bukti menunjukkan bahwa pengenalan NED tidak secara signifikan mengurangi fokus pada nonfinansial tujuan perusahaan.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-07-11 13:58:30 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/glamorousevidencebank/z8x4gnhqd6s7oegf/wish/2642754759</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/glamorousevidencebank/z8x4gnhqd6s7oegf/wish/2642755009</link>
         <description><![CDATA[<div>Ratna Sulsitiana - 2502089962<br><br>1.&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;Perusahaan terkait dengan tingkat kepemilikan keluarga yang tinggi dan manajemen tidak terkait secara signifikan dengan kinerja perusahaan .</div><div>2.&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;Beberapa bukti bahwa perusahaan dengan lebih besar tim direktur dan manajer secara signifikan terkait dengan tingkat absolut yang lebih tinggi pertumbuhan pendapatan penjualan.</div><div>3.&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;Dari kepemilikan yang dipilih dan variabel struktur manajemen tidak secara individual terkait secara signifikan dengan keluarga superior (atau lebih lemah) kinerja perusahaan</div><div>&nbsp;4. Manajemen daripada struktur kepemilikan keluarga perusahaan umumnya terkait dengan dipilih indikator kinerja perusahaan dan nonkeuangan tujuan perusahaan&nbsp;</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-07-11 13:59:05 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/glamorousevidencebank/z8x4gnhqd6s7oegf/wish/2642755009</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Unun Alfiasari - 2440090940</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/glamorousevidencebank/z8x4gnhqd6s7oegf/wish/2642755067</link>
         <description><![CDATA[<div>Family Company adalah sebuah perusahaa yang dimiliki, dikontrol, dan dijalankan oleh anggota sebuah atau beberapa keluarga. Meskipun demikian, bukan berarti bahwa semua pekerja dalam perusahaan harus merupakan anggota keluarga.&nbsp;<br>Partisipasi keluarga dalam perusahaan dapat memperkuat perusahaan tersebut karena biasanya anggota keluarga sangat loyal dan berdedikasi tinggi terhadap perusahaan milik keluarganya. Meskipun demikian, sering kali timbul masalah-masalah dalam mengatur perusahaan keluarga, terutama dalam hal pergantian kepemimpinan. Sering pula muncul benturan-benturan antara kepentingan keluarga dengan kepentingan perusahaan. Sebagai contoh, perusahaan akan cenderung mempertahankan seorang anggota keluarga untuk bekerja meskipun ia kurang kompeten dalam pekerjaannya sehingga akan membahayakan kelangsungan hidup perusahaan.&nbsp;</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-07-11 13:59:13 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/glamorousevidencebank/z8x4gnhqd6s7oegf/wish/2642755067</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Ratna Sulistiana - 2502089962</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/glamorousevidencebank/z8x4gnhqd6s7oegf/wish/2642755895</link>
         <description><![CDATA[<div>1.&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;Perusahaan terkait dengan tingkat kepemilikan keluarga yang tinggi dan manajemen tidak terkait secara signifikan dengan kinerja perusahaan </div><div>2.&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;Beberapa bukti bahwa perusahaan dengan lebih besar tim direktur dan manajer secara signifikan terkait dengan tingkat absolut yang lebih tinggi pertumbuhan pendapatan penjualan.</div><div>3.&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;Dari kepemilikan yang dipilih dan variabel struktur manajemen tidak secara individual terkait secara signifikan dengan keluarga superior (atau lebih lemah) kinerja perusahaan</div><div>4. manajemen daripada struktur kepemilikan keluarga perusahaan umumnya terkait dengan dipilih indikator kinerja perusahaan dan nonkeuangan tujuan perusahaan&nbsp;</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-07-11 14:00:38 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/glamorousevidencebank/z8x4gnhqd6s7oegf/wish/2642755895</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Keterlibatan keluarga dalam bussines (Nunung Nurmalasari_2502102226)</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/glamorousevidencebank/z8x4gnhqd6s7oegf/wish/2642755922</link>
         <description><![CDATA[<div>pada saat melibatkan&nbsp; keluarga dalam bussines menurut jurnal tersebut ,&nbsp;<br>memiliki dampak positive seperti ikatan keluarga bisa memberikan peningkatan stabilitas perusahaan. Selain itu, loyalitas dan kepercayaan antara pemilik keluarga, karyawan, dan pelanggan dapat meningkatkan kinerja</div><div>dapat disimpulkan sisi positive nya dalam financial tidak terdapat bercak negative yang berarti mereka focus kepada entitas selain itu lebih mudah untuk terkontrol serta tidak perlunya ada seleksi untuk karyawan .<br><br>Praktisi dapat menargetkan bantuan kepada atasankinerja perusahaan untuk memaksimalkan hasil investasi dan/atau mendorong perusahaan yang berkinerja lebih buruk untuk fokus pada kinerja keuangan. Selanjutnya, mereka mungkin mendorong perusahaan yang berkinerja lebih buruk untuk mengadopsikepemilikan dan struktur manajemen dilaporkan oleh perusahaan berkinerja unggul.&nbsp;</div><div><br><br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-07-11 14:00:42 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/glamorousevidencebank/z8x4gnhqd6s7oegf/wish/2642755922</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Rosita Dwi-2502089426</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/glamorousevidencebank/z8x4gnhqd6s7oegf/wish/2642757013</link>
         <description><![CDATA[<div>1. perusahaan dengan struktur kepemilikan dan manajemen keluarga yang tinggi tidak secara signifikan terkait dengan kinerja perusahaan yang lebih buruk .<br>2. perusahaan dengan jumlah direksi dan manajemen yang banyak positif berpengaruh secara signifikan&nbsp; terhadap kinerja perusahaan.<br>3.&nbsp; perusahaan dengan struktur kepemilikan dan manajemen keluarga yang tinggi dikaitkan dengan fokus pada non keuangan tertentu (yaitu, "agenda keluarga"). Perusahaan keluarga yang dipegang dan dikelola dengan erat, misalnya, lebih cenderung mengutip bahwa "saham hak pilih tidak dijual di luar keluarga." Juga, perusahaan yang dikelola keluarga lebih cenderung melaporkan tujuan nonfinansial berikut: "mewariskan bisnis ke generasi berikutnya" dan "menyediakan pekerjaan bagi anggota keluarga adalah salah satu tujuan bisnis." Perusahaan generasi pertama dan perusahaan dengan proporsi manajer yang rendah sebagai anggota keluarga, bagaimanapun, cenderung melaporkan bahwa "tujuan keluarga memiliki prioritas di atas tujuan bisnis." Bukti menunjukkan bahwa pengenalan NED tidak secara signifikan mengurangi fokus pada tujuan perusahaan nonkeuangan.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-07-11 14:02:40 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/glamorousevidencebank/z8x4gnhqd6s7oegf/wish/2642757013</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Difla A. Afwa - 2502094861</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/glamorousevidencebank/z8x4gnhqd6s7oegf/wish/2642764801</link>
         <description><![CDATA[<div>Dari jurnal penelitian tersebut :&nbsp;<br>1. Perusahaan/manajemen dengan tingkat kepemilikan keluarga perusahaan umumnya terkait dengan dipilih indikator kinerja perusahaan dan nonkeuangan tujuan perusahaan.<br>2. Perusahaan terkait dengan tingkat kepemilikan keluarga yang tinggi dan manajemen tidak terkait secara signifikan<br>dengan kinerja perusahaan yang lebih lemah terkait dengan beberapa indikator kinerja. Namun, beberapa bukti bahwa perusahaan dengan lebih besar<br>tim direktur dan manajer secara signifikan<br>terkait dengan tingkat pertumbuhan absolut yang lebih tinggi dalam pendapatan penjualan.<br>3. Perusahaan keluarga multi-generasi adalah pencipta kekayaan dalam kolam kewirausahaan.<br>4. Kecil kemungkinannya untuk melaporkan bahwa "tujuan keluarga lebih diprioritaskan daripada tujuan bisnis".<br><br>Dari jurnal tersebut dapat di simpulkan bahwa praktisi gagal menyarankan bahwa perusahaan dengan manajemen keluarga harus menghindari mempekerjakan anggota keluarga dalam struktut manajemen.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-07-11 14:15:52 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/glamorousevidencebank/z8x4gnhqd6s7oegf/wish/2642764801</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Anggita Ubaida - 2502104686</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/glamorousevidencebank/z8x4gnhqd6s7oegf/wish/2642773700</link>
         <description><![CDATA[<div>Berdasarkan jurnal penelitian tersebut diketahui bahwa:<br>1. perusahaan yang memiliki kepemilikan keluarga dan manajemen yang cukup tinggi berhubungan secara signifikan terhadap kinerja keuangan perusahaan. Semakin tinggi kepemilikan keluarga akan meningkatkan kinerja perusahaan.&nbsp;<br>2. manajemen keluarga berpengaruh<br>positif signifkan terhadap kinerja perusahaan. Semakin tinggi manajemen keluarga akan meningkatkan kineria perusahaan.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-07-11 14:31:55 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/glamorousevidencebank/z8x4gnhqd6s7oegf/wish/2642773700</guid>
      </item>
      <item>
         <title>2440125976 - Nova Dina Tampubolon</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/glamorousevidencebank/z8x4gnhqd6s7oegf/wish/2642777760</link>
         <description><![CDATA[<div>Pengaruh Masalah Kepemilikan dan Manajemen Terkait Perusahaan Keluarga<br><br>Menurut Jurnal yang terkait :<br>Perusahaan Keluarga adalah perusahaan yang biasanya memiliki anggota keluarga yang merasa berhak untuk menjadi bagian dari perusahaan.Mereka memperoleh puncak pimpinan perusahaan karena mereka anggota keluarga, bukan dari hasil kerja keras maupunkemampuan, kompetensi serta kualitas individu mereka dalam hal ini demi kemajuan perusahaan, jelas diperlukan individu-individu yang berkompeten dan mumpuni,yang untuk memenuhinya seringkali harus direkrut dari luar sehingga perusahaan keluarga sulit maju dan memiliki perfomance yang kurang baik sehingga keuntungan tidak sebesar perusahaan non keluarga. Penelitian ini menmukan adanya sisi positif dari perusahaan keluarga,kepemimpinan keluarga serta keterwakilan keluarga dalam perusahaan.Ditinjau darisisi investor, profesionalisme dan kompetensi menjadi pertimbangan untukmemberikan penilaian terhadap kinerja perusahaan.<br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-07-11 14:39:24 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/glamorousevidencebank/z8x4gnhqd6s7oegf/wish/2642777760</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Venny rifti fransisca - 2401998705</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/glamorousevidencebank/z8x4gnhqd6s7oegf/wish/2643542821</link>
         <description><![CDATA[<div>Berdasarkan jurnal penelitian tersebut diketahui bahwa :<br>1. menunjukkan bahwa manajemen</div><div>daripada struktur kepemilikan keluarga</div><div>perusahaan umumnya terkait dengan dipilih</div><div>indikator kinerja perusahaan dan nonkeuangan perusahaan terkait dengan tingkat kepemilikan keluarga yang tinggi tidak terkait secara signifikan dengan kinerja perusahaan yang lebih lemah.<br>2. perusahaan multi-generasi menunjukan bahwa perusahaan keluarga dalam beberapa indikator kerja menunjukan kinerja perusahaan yang lebih unggul&nbsp;</div><div>dan pencipta kekayaan dalam kolam kewirausahaan.</div><div><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-07-12 12:01:41 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/glamorousevidencebank/z8x4gnhqd6s7oegf/wish/2643542821</guid>
      </item>
      <item>
         <title>CLERI VALENCIA - 2502095706</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/glamorousevidencebank/z8x4gnhqd6s7oegf/wish/2643594301</link>
         <description><![CDATA[<div>Berdasarkan jurnal tersebut adanya keterlibatan keluarga kedalam struktur manajemen perusahaan dan direksi tidak berpengaruh signifikan terhadap perfoma perusahaan. Hal ini membuktikan jika selama manajemen berfokus pada entitas tersebut, maka financial perusahaan tetap dapat terjaga.<br>Selain itu, Masalah utamanya adalah kepemilikan dari perusahaan keluarga dan manajemen yang diisi oleh keluarga terserbut yang berimplikasi pada kinerja perusahaan keluarga serta tujuanya. Hasil dari penelitian tersebut dilandaskan pada pnegujian model multivariant menunjukan bahwa perusahaan keluarga yang diurus oleh pihak keluarga tidak berkaitan erat secara signifkan bahwa kepengurusan keluarga dapat membuat kinerja perusahaan melemah. Ada beberapa pembuktian terkait kinerja perusahaan yang dipimpin oleh keluarga dapat meningkatkan kinerja perusahaan dari pendapatan penjualan dan lainya. Terdapat beberapa kecenderungan terkait struktur kepengurusan perusahaan keluarga yang tidak terbuka untuk pihak luar selain keluarga, bisnis tersebut akan diwariskan ke generasi berikutnya. Berdasarkan jurnaL tersebut adanya keterlibatan keluarga kedalam struktur manajemen perusahaan dan direksi tidak berpengaruh signifikan terhadap perfoma perusahaan. Hal ini membuktikan jika selama manajemen berfokus pada entitas tersebut, maka financial perusahaan tetap dapat terjaga. Setelah saya baca kembali, teori yang digunakan untuk meneliti agak sedikit menimbulkan keraguan atau rancu, karena penelitian ini apakah menilai pemilik perusahaan fokus pada modal keuntungan saja atau pada tujuan dan kepentingan dari perusahaan sedangkan teori pada penelitian tersebut mengacu kepada fokus perusahaan non financial.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-07-12 13:37:57 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/glamorousevidencebank/z8x4gnhqd6s7oegf/wish/2643594301</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Fransiskus Asisi Aditya Dwiandri (2402013586)</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/glamorousevidencebank/z8x4gnhqd6s7oegf/wish/2644132641</link>
         <description><![CDATA[<div>Pertama, meskipun perusahaan dengan tingkat kepemilikan dan manajemen keluarga yang tinggi tidak secara signifikan terkait dengan kinerja perusahaan yang lebih lemah, bukti menunjukkan bahwa perusahaan dengan tim direktur dan manajer yang lebih besar cenderung memiliki tingkat pertumbuhan pendapatan penjualan yang lebih tinggi.<br>Selain itu, variabel seperti kepemilikan yang dipilih dan struktur manajemen tidak secara individual terkait secara signifikan dengan kinerja perusahaan keluarga yang superior atau lemah. Namun, penting untuk dicatat bahwa model regresi tidak menemukan hubungan statistik yang signifikan antara variabel-variabel tersebut dengan indikator kinerja perusahaan lainnya.<br>Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa faktor manajemen, seperti ukuran tim direktur dan manajer, mungkin memiliki pengaruh yang lebih signifikan terhadap pertumbuhan pendapatan penjualan perusahaan daripada tingkat kepemilikan keluarga. Namun, hubungan antara variabel-variabel ini dan kinerja perusahaan secara keseluruhan masih kompleks dan dapat bervariasi tergantung pada indikator kinerja yang digunakan.<br>Penemuan ini menunjukkan bahwa dalam konteks perusahaan keluarga, faktor-faktor manajemen, termasuk ukuran tim direktur dan manajer, dapat menjadi fokus yang lebih penting dalam mendorong pertumbuhan pendapatan penjualan. Diperlukan penelitian lebih lanjut untuk memahami hubungan yang lebih dalam antara variabel-variabel tersebut dan kinerja perusahaan dalam berbagai aspek, baik keuangan maupun nonkeuangan.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-07-13 04:57:49 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/glamorousevidencebank/z8x4gnhqd6s7oegf/wish/2644132641</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kartika A Nisrina - 2502094621</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/glamorousevidencebank/z8x4gnhqd6s7oegf/wish/2644393972</link>
         <description><![CDATA[<div>Teori keagenan dan stewardship dapat digunakan untuk mengeksplorasi asosiasi antara kepemilikan dan profil manajemen serta kinerja dan tujuan perusahaan keluarga. Dalam penelitian ini mendeteksi perusahaan keluarga tidak secara signifikan menghasilkan kinerja perusahaan yang unggul maupun menunjukan kurangnya kinerja perusahaan.<br><br>1. Bukti dari model regresi multivariat menunjukkan bahwa perusahaan yang memiliki tingkat kepemilikan keluarga tinggi dan manajemen tidak memiliki keterkaitan secara signifikan dengan kinerja perusahaan yang lebih lemah terkait dengan beberapa indikator kinerja. Namun, beberapa bukti bahwa perusahaan dengan lebih besar tim direktur dan manajer secara signifikan terkait dengan tingkat absolut yang lebih tinggi<br>2. Bertentangan dengan hipotesis, mekanisme agensi-kontrol yang berkaitan dengan pengenalan direktur non-eksekutif (NED) tidak secara signifikan berkaitan dengan kinerja perusahaan yang unggul. Bukti bahwa perusahaan multi-generasi melaporkan kinerja yang lebih buruk tidak ditemukan secara signifikan. Melainkan, bukti menunjukkan bahwa perusahaan keluarga multi-generasi adalah pencipta kewirausahaan.<br>3. Model regresi multivariat menunjukkan bahwa kepemilikan dan struktur manajemen perusahaan keluarga dikaitkan dengan fokus pada tujuan nonkeuangan tertentu (yaitu, "agenda keluarga"). Rapat pemegang dan mengelola perusahaan keluarga, misalnya lebih cenderung mengutip bahwa “saham pemungutan suara tidak dijual<br>di luar keluarga.” Juga, perusahaan yang dikelola keluarga lebih mungkin untuk melaporkan tujuan nonfinansial berikut: untuk meneruskan bisnis ke generasi berikutnya dan menyediakan pekerjaan untuk anggota keluarga adalah salah satu tujuan bisnis.<br>4. Bukti menunjukkan bahwa pengenalan NED tidak secara signifikan mengurangi fokus pada tujuan perusahaan nonkeuangan.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-07-13 11:53:33 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/glamorousevidencebank/z8x4gnhqd6s7oegf/wish/2644393972</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Mochamad Okvan Syahputra - 2502085150</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/glamorousevidencebank/z8x4gnhqd6s7oegf/wish/2644399019</link>
         <description><![CDATA[<div>Ketika sebuah perusahaan memutuskan untuk mempekerjakan anggota keluarga dalam perusahaannya, ada beberapa konsekuensi dan dampak yang mungkin terjadi. Pada jurnal ini dalam kepemilikian keluarga membuat kontribusi penting untuk menciptakan atau memaksimalkan keuntungan dan memberikan lapangan pekerjaan, tetapi mungkin juga perlu adanya pertimbangan seperti :<br>1. Memperkerjakan anggota keluarga dapat menciptakan konflik kepentingan, hal ini dapat berpengaruh pada objektivitas pengambilan keputusan dan memicu nepotisme<br>2. Jika anggota keluarga yang dipekerjakan tidak memiliki pengalaman yang memadai untuk posisi yang mereka isi, hal ini dapat mengakibatkan penurunan kinerja perusahaan. Ketidakmampuan anggota keluarga ini dapat mempengaruhi efisiensi, produktivitas, dan reputasi perusahaan.<br>3. Ada risiko meningkatnya ketidakharmonisan atau persaingan antara anggota keluarga dan karyawan lainnya yang merasa tidak adil atau merasa memiliki hubungan yang tidak seimbang dengan manajemen.<br>4. Mempekerjakan anggota keluarga dapat menimbulkan persepsi bahwa kesempatan kerja hanya diberikan kepada mereka yang memiliki hubungan keluarga dengan manajemen. Sehingga karyawan yang tidak memiliki ikatan dengan manajemen tidak mendapatkan keadilan atau kesempatan yang sama.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-07-13 12:04:33 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/glamorousevidencebank/z8x4gnhqd6s7oegf/wish/2644399019</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Ardynal Avriliansyach - 2502102522</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/glamorousevidencebank/z8x4gnhqd6s7oegf/wish/2644442158</link>
         <description><![CDATA[<div>Berdasarkan jurnal tersebut, variabel yang berkaitan dengan struktur kepemilikan dan manajemen perusahaan keluarga swasta dihipotesiskan terkait dengan kinerja perusahaan dan pelaporan perusahaan dengan tujuan non keuangan. Hasilnya menunjukkan bahwa manajemen daripada struktur kepemilikan keluarga perusahaan umumnya terkait dengan dipilihnya indikator kinerja perusahaan.<br><br></div><div>Bukti dari model regresi multivariat menunjukkan bahwa perusahaan terkait dengan tingkat kepemilikan keluarga yang tinggi dan manajemen tidak terkait secara signifikan dengan kinerja perusahaan yang lebih lemah terkait dengan beberapa indikator kinerja. Disana ada beberapa bukti bahwa perusahaan dengan lebih besar tim direktur dan manajer secara signifikan terkait dengan tingkat absolut yang lebih tinggi pertumbuhan pendapatan penjualannya. Model regresi berkaitan dengan yang lain indikator kinerja perusahaan tidak ditemukan menjadi signifikan secara statistik. Kita dapat menyimpulkan dari model yang signifikan secara statistik yang mayoritas dari kepemilikan yang dipilih dan variabel struktur manajemen tidak secara individual terkait secara signifikan dengan keluarga superior (atau lebih lemah) terhadap kinerja perusahaan. Bertentangan dengan harapan, mekanisme agensi-kontrol yang berkaitan dengan pengenalan direktur non-eksekutif (NED) tidak secara signifikan terkait dengan kinerja perusahaan yang unggul.&nbsp;<br><br></div><div>Model regresi multivariat yang lain menunjukkan bahwa kepemilikan perusahaan keluarga dan struktur manajemen dikaitkan dengan fokus pada tujuan non keuangan tertentu (yaitu, "agenda keluarga"). Rapat memegang dan mengelola perusahaan keluarga, misalnya lebih cenderung mengutip bahwa “saham pemungutan suara tidak dijual di luar keluarga.” Juga, perusahaan yang dikelola keluarga lebih mungkin untuk melaporkan tujuan nonfinansial berikut: “untuk meneruskan bisnis ke generasi berikutnya” dan “menyediakan pekerjaan untuk anggota keluarga adalah salah satu tujuan bisnis.” Perusahaan generasi pertama dan perusahaan dengan proporsi manajer yang rendah menjadi anggota keluarga. Namun, kecil kemungkinannya untuk melaporkan bahwa "tujuan keluarga memiliki prioritas di atas tujuan bisnis". Bukti menunjukkan bahwa pengenalan NED tidak secara signifikan mengurangi fokus pada tujuan perusahaan non keuangan.<br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-07-13 13:31:31 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/glamorousevidencebank/z8x4gnhqd6s7oegf/wish/2644442158</guid>
      </item>
   </channel>
</rss>
