<?xml version="1.0"?>
<rss version="2.0">
   <channel>
      <title>Budidaya Satwa Harapan by Dinda Putri</title>
      <link>https://padlet.com/d33ndaputr1/z71i6cd2qk7yh7lz</link>
      <description>Dinda Izzati Putri kelas 8.A</description>
      <language>en-us</language>
      <pubDate>2022-02-02 02:34:52 UTC</pubDate>
      <lastBuildDate>2022-02-02 03:42:00 UTC</lastBuildDate>
      <webMaster>hello@padlet.com</webMaster>
      <image>
         <url>https://padlet.net/icons/png/1f41d.png</url>
      </image>
      <item>
         <title>Pengertian Budidaya satwa Harapan</title>
         <author>d33ndaputr1</author>
         <link>https://padlet.com/d33ndaputr1/z71i6cd2qk7yh7lz/wish/2024627007</link>
         <description><![CDATA[<div>Budidaya satwa harapan adalah, merupakan dasar pengetahuan dalam memberikan pandangan dan membudidayakan satwa harapan yang membahas mengenai sejarah perkembangan, karakteristik, budidaya, pemberian ransum, pencegahan penyakit serta prospeknya di masa mendatang sebagai komoditi peternakan.&nbsp;</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-02-02 03:28:17 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/d33ndaputr1/z71i6cd2qk7yh7lz/wish/2024627007</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Contoh Satwa Harapan</title>
         <author>d33ndaputr1</author>
         <link>https://padlet.com/d33ndaputr1/z71i6cd2qk7yh7lz/wish/2024628660</link>
         <description><![CDATA[<div>Adapun jenis hewan yang termasuk ke dalam golongan <strong>satwa harapan</strong> yaitu, burung, reptil (ular dan buaya), kupu-kupu, ikan konsumsi, gajah, jangkrik, cacing, lebah, dan masih banyak lagi.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-02-02 03:30:14 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/d33ndaputr1/z71i6cd2qk7yh7lz/wish/2024628660</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Pengertian satwa harapan Lebah Madu</title>
         <author>d33ndaputr1</author>
         <link>https://padlet.com/d33ndaputr1/z71i6cd2qk7yh7lz/wish/2024631445</link>
         <description><![CDATA[<div>Lebah madu merupakan salah satu satwa harapan yang termasuk ke dalam serangga sosial yang hidup secara berkelompok. Setiap lebah memiliki tugas masing-masing yang sangat penting bagi kelangsungan hidup kelompoknya.<br><br></div><div>Di dalam sistem koloni lebah, terdapat tiga anggota lebah, yaitu lebah ratu, lebah jantan, dan lebah pekerja. Setiap anggota lebah mempunyai tugas dan ciri fisik yang berbeda-beda.<br><br></div><ol><li>Lebah pekerja biasanya memiliki bentuk pantat yang runcing dan bersengat. Tugas mereka bergantung pada tingkatan umurnya. Mulai dari bertugas sebagai perawat, penghubung di sarang, penjaga sarang, pencari tempat yang menghasilkan pakan, dan bertugas sebagai perintis.</li><li>Sedangkan lebah ratu memiliki bentuk badan yang panjang dan berpantat runcing serta bersengat. Setelah kawin satu kali, lebah ratu akan masuk ke dalam sarang dan bertelur seumur hidup. Selama tidak ada yang mengganggu dan belum ada ratu baru yang harus menggantikannya, maka lebah ratu akan terus berada di sarang.</li><li>Yang terakhir adalah lebah jantan, biasanya lebah ini memiliki bentuk pantat yang tumpul dan tidak bersengat. Lebah jenis ini bertugas untuk membuahi ratu dan menjaganya. Selain itu, lebah jantan tidak mempunyai tugas lain.</li></ol><div><br></div><div>Selain menghasilkan madu, lebah jenis ini juga bisa menghasilkan lilin. Di habitatnya, lebah madu membangun sarang di dahan ataupun di dahan pohon besar. Sarang di bagian atas akan digunakan untuk menyimpan maud, sedangkan bagian bawah akan digunakan untuk mengerami telur.<br><br></div><div>Lebah madu banyak dibudidayakan oleh masyarakat menggunakan glodok atau sarang dari kayu. Biasanya satu sisir sarang bisa menyimpan sekitar 15 sampai 20 kg madu dan 3 sampai 4 kg lilin.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-02-02 03:33:55 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/d33ndaputr1/z71i6cd2qk7yh7lz/wish/2024631445</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Langkah-langkah Budidaya Ternak Lebah Madu</title>
         <author>d33ndaputr1</author>
         <link>https://padlet.com/d33ndaputr1/z71i6cd2qk7yh7lz/wish/2024634963</link>
         <description><![CDATA[<div><strong>1. Siapkan Segala Perlengkapan<br></strong><br></div><div>Hal pertama yang bisa kamu siapkan adalah rumah lebah, yaitu kotak kayu. Di dalam kotak kayu itu terdapat bingkai-bingkai kayu yang berfungsi sebagai tempat meletakkan sarang madu. Kamu perlu menyiapkan kotak dari papan kayu mahoni atau kayu suren yang memiliki tebal 3 cm.</div><div>Selain itu, siapkan juga alat pengasap guna menjinakkan lebah madu yang agresif ketika proses panen. Kemudian, siapkan pakaian pelindung diri yang tebal juga dilengkapi masker pelindung wajah dan kepala.</div><div>Kemudian, siapkan sapu sikat, sarung tangan, penyekat, serta tempat makan di dalam kotak kayu rumah lebah tersebut. Kamu juga harus membingkai kayu sebagai tempat sarang madu dan pastikan lebah ratu tidak dapat keluar dari kotak kayu itu.</div><div>Langkah selanjutnya, kamu dapat menanam beberapa bunga di area sekitar budidaya ternak lebah madu. Hal itu berfungsi sebagai sumber makanan lebah, yaitu nektar bunga. Satu hal yang tidak boleh kamu abaikan adalah hindari tempat yang ramai. Selain itu, pastikan suhu ideal tempat ternak lebah sekitar 25°C.<br><br><strong>2. Buat Rumah Lebah</strong></div><div>Bentuklah rumah lebah kotak seperti peti kayu dengan lebar 25 cm dan panjang antara 30 cm sampai 40 cm. Isi kotak itu dengan beberapa bingkai kayu. Selain itu, kotak rumah lebah tersebut juga dapat dibangun menggunakan kayu jati yang terkenal kokoh.<br><br><strong>3. Pilih Bibit Lebah yang Unggul</strong></div><div>Kamu bisa mendapatkan bibit lebah di petani lebah yang berpengalaman. Pastikan bibit lebah yang kamu pilih adalah bibit unggulan. Bibit lebah yang diperlukan meliputi lebah ratu, lebah pekerja, serta lebah jantan. Bibit yang telah diperoleh lantas dipindahkan ke sarang kotak kayu ataupun rumah lebah. Di dalam rumah lebah tersebut juga disediakan olesan royal jelly sebagai makanan pertama. Kamu juga bisa menyediakan air gula pada salah satu sisi rumah lebah.<br><br><strong>4. Bersihkan Rumah Lebah Secara Berkala</strong></div><div>Hal yang tidak boleh luput dari perhatian adalah kebersihan rumah lebah. Kamu wajib membersihkan rumah lebah secara berkala. Sebab, apabila dibiarkan begitu saja, rumah lebah terancam diserang rayap.</div><div>Selain itu, kamu juga harus memotong rumput liar di bawah rumah lebah dan memastikan bunga-bunga yang kamu tanam cukup untuk makanan lebah.<br><br><strong>5. Proses Panen Lebah Madu</strong></div><div>Ketika mulai panen, pastikan kamu mengenakan peralatan lengkap agar tidak tersengat lebah.</div><div>Kemudian, lakukan pengasapan di area rumah lebah yang ingin diambil sarang madunya. Saat pengasapan, lebah akan pergi menjauh. Saat itulah kamu dapat mengambil sarang madu yang ada di bingkai kotak kayu rumah lebah. Hasil panen yang dapat kamu jual berupa cairan madu, royal jelly, honeycomb serta sarang madu.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-02-02 03:38:14 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/d33ndaputr1/z71i6cd2qk7yh7lz/wish/2024634963</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kelebihan/Keuntungan budidaya Ternak Lebah Madu</title>
         <author>d33ndaputr1</author>
         <link>https://padlet.com/d33ndaputr1/z71i6cd2qk7yh7lz/wish/2024636982</link>
         <description><![CDATA[<div><strong>1. Tidak Butuh Banyak Modal</strong></div><div>Untuk membudidayakan lebah madu, kamu tidak perlu menyediakan pakan sehingga bisa hemat ongkos. <br>Untuk mencukupi kebutuhan hidupnya, lebah madu akan mencari makanannya sendiri sehingga kamu tidak usah repot-repot memberikan makan dengan jadwal teratur.<br><br><strong>2. Budidaya Lebah Madu Tidak Perlu Proses Perkawinan</strong></div><div>Dalam proses budidaya lebah madu, kamu tidak perlu melakukan proses perkawinan lebah agar jumlahnya meningkat. Sebab, lebah madu bisa menjalani proses perkawinan secara alami dengan caranya sendiri. Kamu cukup menunggu mereka berkembang biak saja.<br><br><strong>3. Hasil Panen Lebah Madu Sangat Menjanjikan<br></strong>Dengan melakukan budidaya lebah madu, kamu memiliki jaminan keaslian atau kemurnian madu 100 persen. Tentu saja madu tersebut akan jauh lebih berkhasiat dibandingkan madu pasaran yang sudah dicampur dengan bahan lainnya.<br>Selain itu, hasil panen dari budidaya lebah madu juga menggiurkan. Biasanya harga jual madu per kilogram dibanderol mulai Rp80 ribuan. Sementara, hasil panen rata-rata dari usaha ini adalah 1 kuintal atau 100 kg madu. Dengan demikian, nilai dari budidaya ini bisa mencapai Rp 9 juta per panen.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-02-02 03:40:37 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/d33ndaputr1/z71i6cd2qk7yh7lz/wish/2024636982</guid>
      </item>
   </channel>
</rss>
