<?xml version="1.0"?>
<rss version="2.0">
   <channel>
      <title>Insight Kelompok Bulan Juli by Izzet Eddin</title>
      <link>https://padlet.com/izzeteddin18/Insight_Kelompok_Bulan_Juli</link>
      <description>T1 - Djuanda Bijaksana</description>
      <language>en-us</language>
      <pubDate>2024-07-04 04:39:13 UTC</pubDate>
      <lastBuildDate>2024-08-07 09:02:28 UTC</lastBuildDate>
      <webMaster>hello@padlet.com</webMaster>
      <image>
         <url></url>
      </image>
      <item>
         <title>eddin🤭</title>
         <author>izzeteddin18</author>
         <link>https://padlet.com/izzeteddin18/Insight_Kelompok_Bulan_Juli/wish/3045095591</link>
         <description><![CDATA[<p>Perjalanan refleksi kami selama ini tertuang dan tergambarkan dari film Iron Man 3, yang menunjukan adanya adaptibilitas dan penerimaan diri. Dalam proses pembelajaran refleksi pengenalan diri untuk tahap pengembangan diri kita perlu fokus pada pengoptimalan kekuatan di atas kelemahan yang ada. Memahami dan mengelola baik kekuatan maupun kelemahan dengan bijak adalah kunci untuk mencapai potensi maksimal sehingga kesempatan kita meraih pencapaian menjadi lebih besar dan segera menemukan jati diri kita yang sebenarnya.</p>]]></description>
         <enclosure url="https://media1.giphy.com/media/5i7umUqAOYYEw/giphy.gif" />
         <pubDate>2024-07-04 06:07:22 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/izzeteddin18/Insight_Kelompok_Bulan_Juli/wish/3045095591</guid>
      </item>
      <item>
         <title>ibe starboy</title>
         <author>fadhilibrahim</author>
         <link>https://padlet.com/izzeteddin18/Insight_Kelompok_Bulan_Juli/wish/3045136583</link>
         <description><![CDATA[<ul><li><p>Film Iron Man 3 memberikan pelajaran terkait pentingnya sikap adaptif dan resilience dalam perjalanan penemuan diri</p></li><li><p>Kekuatan dan kelemahan adalah 2 hal tak terpisahkan dalam diri individu</p></li><li><p>Kekuatan: Sesuatu yang dapat membantu dalam mencapai suatu tujuan dan mencapai kehidupan yang lebih bermakna.</p></li><li><p>Kelemahan: Sesuatu yang dapat menghambat dalam mencapai suatu tujuan.</p></li><li><p>Kekuatan mesti dimanfaatkan dan dikembangkan.</p></li><li><p>Kelemahan mesti diantisipasi.</p></li><li><p>Memiliki kekuatan tak serta merta membuat kita menjadi orang baik. Kekuatan yang kita miliki tergantung bagaimana kita menggunakannya. Contoh: Security Developer dan Hacker. Security Developer menggunakan keterampilan pemrograman dan pengetahuannya tentang sistem komputer untuk memperkuat keamanan sistem, mendeteksi celah keamanan, dan melindungi data dari serangan siber. Sementara itu, hacker menggunakan keterampilan yang sama untuk meretas, mencuri data, atau merusak sistem.</p></li><li><p>Kadangkala suatu kekuatan dapat juga merupakan suatu kelemahan, contohnya sikap perfeksionis.</p></li><li><p>Kita harus lebih fokus pada kekuatan daripada kelemahan. Meskipun begitu, kita tetap tidak boleh mengabaikan kelemahan.</p></li><li><p>Fokus pada kelemahan acapkali membuat kita lupa akan kekuatan yang kita miliki.</p></li><li><p>Jika dianalogikan sebagai skor, kekuatan memiliki <strong>skor 7</strong> dan kelemahan memiliki <strong>skor 5</strong>, sedangkan tujuan kita berada di <strong>skor 10</strong>. Dengan berfokus pada kekuatan yang memiliki skor lebih tinggi daripada kelemahan, kita akan lebih cepat untuk mencapai tujuan yang kita tetapkan.</p></li></ul>]]></description>
         <enclosure url="https://media2.giphy.com/media/loefdpeYhknM8T1TIX/giphy.gif" />
         <pubDate>2024-07-04 06:54:43 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/izzeteddin18/Insight_Kelompok_Bulan_Juli/wish/3045136583</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Peri Antes</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/izzeteddin18/Insight_Kelompok_Bulan_Juli/wish/3045322481</link>
         <description><![CDATA[<p>Kita membahas mengenai Iron Man dan Tony Spark. Kelebihan Tony sebagai engineering dan juga kecerdasannya. Kekurangannya arogan dan narsistik.</p><p>Selanjutnya kita membahas mengenai pribadi masing-masing anggota. Kelebihan dan kekurangan adalah sebuah hal yang selalu berdampingan dan tidak dapat dipisahkan. Terkadang kita kan susah ya untuk menemukan kelebihan kita, bisa aja itu karena emang kita yang kurang mengenali diri kita atau kurang merefleksikan diri. Mungkin di Tribe 1, ada sebagian orang yang masih kurang mengenali dirinya, karena dilihat waktu kakak GA menanyakan mengenai kelebihan, ada yang masih bingung.</p><p><br/></p><p>Kekuatan adalah sesuatu hal yang menjadi kelebihan kita dan mendukung kita, sedangkan kelemahan sesuatu hal yang mungkin saja akan menjadi penghambat kita kedepannya.</p><p>Gimana cara kita memproses kelebihan dan kekurangan ini? Pertama dengan mengenali dan juga menerima apa yang menjadi kekuatan dan kelemahan kita. Setelah itu, kita fokus dengan kekuatan kita dan mengantisipasi kelemahan kita. Jangan terlalu sibuk mengantisipasi kelemahan sampai lupa untuk mengembangkan kekuatan kita. Kelemahan diantisipasi dan diminimalisir supaya gak menjadi hambatan atau menjadi boomerang bagi kita. Kelemahan bisa aja di kompensasi oleh orang lain, tapi untuk kekuatan kan dari kita. Jadi kita fokus sama kekuatan, fokus untuk mengembangkan dan memaksimalkan kekuatan diri. Kekuatan itu perlu di kembangkan, karena bukan berarti karena kekuatan yaudah, tapi harus diasah.</p><p><br/></p><p>Kesimpulannya, kekuatan akan mendukung proses kita dan kita fokuskan diri sama kekuatan kita. Untuk kelemahan harus kita antisipasi supaya tidak menghambat proses kita di masa depan. Contohnya kayak di Iron Man, dia udah mengenali dirinya dan dia udah tau apa kekuatan dia. Kekuatan dia menjadi pendorong hidup yang bermakna.</p>]]></description>
         <enclosure url="https://media0.giphy.com/media/WuZFeCtAKwjkY/giphy.gif" />
         <pubDate>2024-07-04 11:43:25 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/izzeteddin18/Insight_Kelompok_Bulan_Juli/wish/3045322481</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Fandy</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/izzeteddin18/Insight_Kelompok_Bulan_Juli/wish/3045471113</link>
         <description><![CDATA[<p>Dalam proses pengembangan diri, memahami kekuatan dan kelemahan kita adalah langkah awal yang sangat penting. Kelemahan sering kali merupakan aspek dalam diri kita yang bisa menjadi penghalang atau tantangan dalam mencapai tujuan. Mengidentifikasi kelemahan ini adalah kesempatan untuk melakukan refleksi dan perbaikan. Kalau udah tau kelemahan itu diterima dulu terus refleksi diperbaiki dan itu kita bisa antisipasi. </p><p><br/></p><p>Setelah mengatasi kelemahan, langkah berikutnya adalah memanfaatkan kekuatan untuk mencapai tujuan yang lebih besar. Kekuatan adalah aspek positif dari diri yang bisa kembangkan untuk mencapai kesuksesan. Kekuatan itu sebagai keunggulan, hal yang baik hal yang enak dan bisa menjadi manfaat bagi diri kita sendiri dan orang lain. Kekuatan dan kelemahan itu sesuatu yang berperan sebagai sesuatu yang tidak dipisahkan dan selalu berdampingan. Kalau untuk kekuatan diri ini adalah hal yang baik dalam diri yg bisa meningkatkan diri supaya kehidupan kedepannya dimana dalam iron man 3 yang dibuang arcs nya itu kehidupannnya menjadi lebih mengenal diri, lebih tenang, lebih meaningfull lebih bermakna. Iron man 3 ini mudah beradaptasi, bahwa kita harus tau kekuatan diri kita supaya menjadi hidup yang bermakna dan kelemahan itu perlu diantisipasi supaya tidak menjadi bumerang. sehingga kita harus perlu fokus pada kekuatan yang terus dikembangkan diterapkan dan dimaksimalkan. Contoh saja poin tujuan 10, kekuatan 7, kelemahan 5, maka kekuatan fokus ke pengembangan kekuatannya supaya tidak lupa dengan kekuatan dalam diri kita itu perlu dikembangkan. Pastikan bahwa kelemahan itu bisa diantisipasi!! karena kalau tidak diantisipasi bisa menghambat dan bumerang dalam kehidupan kita. </p><p><br/></p><p>Jadi, yang harus diantisipasi kelemahan terlebih dahulu untuk mengatasi potensi masalah yang dapat menghambat kemajuan. Setelah itu fokus pada kekuatan untuk memanfaatkan potensi penuh dan mencapai tujuan yang lebih besar. Dengan pendekatan ini dapat menciptakan keseimbangan antara mengatasi kelemahan dan mengembangkan kekuatan, yang merupakan dasar untuk pengembangan diri yang efektif.</p>]]></description>
         <enclosure url="https://media4.giphy.com/media/bGkOcTT6NjuRQQEAAj/giphy.gif" />
         <pubDate>2024-07-04 15:57:24 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/izzeteddin18/Insight_Kelompok_Bulan_Juli/wish/3045471113</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Fajar Skuyyy</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/izzeteddin18/Insight_Kelompok_Bulan_Juli/wish/3045496248</link>
         <description><![CDATA[<p>Kekuatan dapat memberikan banyak sekali dampak positif dan mendukung kita untuk terus maju. Sedangkan, kelemahan memberikan dampak negatif dan mengahambat kita untuk maju. Keduanya memiliki peran yang sangat penting bagi diri kita, khususnya untuk merefleksikan diri. Namun kekuatan menjadi fokus yang lebih utama dibandingkan kelemahan yang kita miliki. Hal ini penting, karena kekuatan memberikan dampak yang lebih besar dari pada kelemahan saat kita sedang menggapai suatu tujuan. Kekuatan juga menjadi fokus utama, karena terkadang kita lebih fokus dalam memperbaiki kelemahan yang ada, sampai-sampai kita melupakan kekuatan yang dimiliki. Akan tetapi saat kita memfokuskan diri pada kekuatan yang kita miliki, jangan pernah kita sampai melupakan kelemahan yang dimiliki. Hal ini menjadi penting juga, karena apabila kelemahan kita terus diabaikan akan memberikan dampak besar juga kepada diri kita.</p><p>Kalau bisa dicontohkan, mungkin saat kita mempunyai sebuah tempe. Tempe ini akan memberikan kekuatan seperti rasa kenyang bagi kita jika dalam keadaan yang bagus. Akan tetapi, jika ada sebagian yang berwarna hitam dan apabila kita membiarkannya lama-kelamaan semua tempe yang kita punya akan berwarna hitam. Tentunya ini akan memberikan kelemahan bagi tempe karena kurang tertarik untuk kita makan. Pada contoh ini, tempe dapat diibaratkan sebagai kekuatan yang kita miliki, akan tetapi dalam diri kita juga ada kelemahan juga dalam diri kita. Warna hitam pada tempe ini dapat dicontohkan sebagai kelemahan yang kita miliki. Jika kita tetap membiarkannya, kelemahan kita akam semakin besar dan dapat merugikan bagi diri sendiri. Oleh karena itu, memang penting kita menerima keadaan dengan mengakui kelemahan yang kita miliki, tetapi kita tidak boleh menerima saya dan harus mencari cara untuk mengantisipasi kelemahan itu. Sehingga kelemahan yang ada tidak menjadi bumerang bagi diri sendiri.</p>]]></description>
         <enclosure url="https://media1.giphy.com/media/L1nyyP3kdIDXaXjnta/giphy.gif" />
         <pubDate>2024-07-04 16:55:17 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/izzeteddin18/Insight_Kelompok_Bulan_Juli/wish/3045496248</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Chanchan</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/izzeteddin18/Insight_Kelompok_Bulan_Juli/wish/3045599132</link>
         <description><![CDATA[<p>Kekuatan dan kelemahan merupakan sesuatu yang berdampingan dalam diri kita. Jangan</p><p>terlalu fokus dengan kekurangan yang ada di dalam diri kita hingga kita melupakan kelebihan yang kita miliki. Kelebihan yang kita miliki harus terus diasah dan ditingkatkan selaras dengan terus berusaha mengontrol dan mengatasi kelemahan yang kita miliki. Kelebihan yang kita miliki dapat menjadi poin plus dimana poin plus ini akan berdampak baik untuk kita kedepannya apabila kita proses dengan baik. Serta kelemahan akan berefek sangat buruk apabila tidak kita atasi dengan mencari solusinya. Kita semua adalah pahlawan ketika kita berhasil memberdayakan kelebihan kita hingga bermanfaat untuk diri kita dan orang lain. Sebaliknya, kita akan menjadi pemeran antagonis dalam kisah kita ketika kita tidak dapat mengontrol dan mencari solusi atas kekurangan yang ada di dalam diri kita.</p>]]></description>
         <enclosure url="https://media3.giphy.com/media/fvVtQpTgRRpNi6OUTA/giphy.gif" />
         <pubDate>2024-07-04 21:50:20 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/izzeteddin18/Insight_Kelompok_Bulan_Juli/wish/3045599132</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Shofi</title>
         <author>ruanggsenjaa</author>
         <link>https://padlet.com/izzeteddin18/Insight_Kelompok_Bulan_Juli/wish/3045608093</link>
         <description><![CDATA[<p>Pada tribe meeting kali ini, saya saya mendapatkan insight tentang memahami kelemahan dan kelebihan. Kelemahan merupakan aspek yang mungkin menjadi penghambat bagi kita untuk mencapai tujuan kemudian untuk kelebihan, kelebihan merupakan senjata kita dalam mencapai tujuan. Kelemahan memang dianggap sebagai penghalang namun dapat diatasi dengan melakukan antisipasi pada kelemahan tersebut. </p><p><br></p><p>Dalam mencapai tujuan pastinya kita akan menggunakan kekuatan kita untuk menjadi senjata dalam mencapai tujuan tersebut tetapi disisi lain kita akan tetap dihadapkan oleh kelemahan dalam mencapai tujuan. Oleh karena itu, fokus dalam mencapai tujuan sangat diperlukan. Untuk mencapai tujuan tersebut, fokus terhadap kekuatan karena pada kekuatan itu adalah senjata yang dapat diandalkan untuk mencapai tujuan tetapi jangan melupakan kelemahan yang dimiliki. Mengapa demikian?. Karena pada kelemahan yang dimiliki dapat melakukan antisipasi pada kelemahan supaya tidak menghambat dalam proses menuju tujuan.</p>]]></description>
         <enclosure url="https://media2.giphy.com/media/msC7APytHsaBm6fJjs/giphy.gif" />
         <pubDate>2024-07-04 22:20:46 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/izzeteddin18/Insight_Kelompok_Bulan_Juli/wish/3045608093</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Desti_dhg</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/izzeteddin18/Insight_Kelompok_Bulan_Juli/wish/3045609966</link>
         <description><![CDATA[<ul><li><p>Kekuatan dan kelemahan adalah dua hal yang akan tetap ada dalam diri seseorang</p></li><li><p>Kekuatan merupakan sesuatu hal yang berasal dari diri kita yang mendorong kita untuk berkembang, sedangkan kelemahan suatu hal yang dapat menghambat proses kita</p></li><li><p>Dalam menjalankan proses, baiknya kita harus fokus pada pengembangan kekuatan kita dan tetap memberikan aksi yang mengantisipasi kelemahan</p></li><li><p>Contoh nya: Saya memiliki kelebihan cepat berlari, namun disisi lain kelemahan saya ialah mudah sesak nafas. Maka langkah yang saya ambil, terus berlatih mengembangkan kecepatan lari saya dan dengan jarak yang cukup jauh, seperti melakukan latihan sprint dan belajar teknik lari yang benar. Dan di iringi dengan kelemahan yang ada, saya mengantisipasi nya dengan mencari tahu makanan apa yang harus di cegah agar pernafasan tidak terganggu ketika berlari dan sering berlatih atur pernapasan. </p></li></ul><p><br/></p><p><br/></p><p><br/></p>]]></description>
         <enclosure url="https://images.pexels.com/photos/217660/pexels-photo-217660.jpeg" />
         <pubDate>2024-07-04 22:27:48 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/izzeteddin18/Insight_Kelompok_Bulan_Juli/wish/3045609966</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Edo P.R</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/izzeteddin18/Insight_Kelompok_Bulan_Juli/wish/3045656677</link>
         <description><![CDATA[<p>Pada pertemuan kali ini kami membahas terkait kekuatan dan kelemahan. Kekuatan adalah sesuatu yang ada di dalam diri kita yang bisa meningkatkan potensi dan pengembangan di dalam diri kita sedangkan untuk kelemahan adalah suatu hal yang ada di dalam diri kita yang bisa menghambat kinerja kita dan pengembangan di dalam diri kita. Kekuatan dan kekurangan saling berkesinambungan, kita sudah punya kekuatan nih bukan berarti kita membiarkan begitu saja, kekuatan tersebut harus kita tingkatkan lagi agar kita bisa lebih efisien dalam proses pengembangan diri dan potensi yang ada di dalam diri kita. Terkadang tanpa kita sadari kita terlalu tahu dengan kekuatan kita sendiri, bisa jadi karena kita terlalu fokus dengan mencari apa kekurangan kita. Kekurangan memang lah suatu penghambat kita dalam proses pengenalan namun kita harus bisa mencari solusi bagaimana cara mengatasi kekurangan tersebut, jikalau kita tidak mempunyai cara mengatasinya maka kita bisa untuk meminimalisir dampaknya. Untuk bisa mengetahui apa kekuatan dan kekurangan kita, bisa dilakukan dengan kenal diri kita terlebih dahulu, kita refleksikan hal tersebut sehingga bisa menemukan apa dan bagaimana kekuatan serta kekurangan yang ada di dalam diri kita. Kekuatan dan kekurangan diri kita seringkali diibaratkan sebagai dua sisi mata pisau yang sama. Misalnya dalam melakukan sesuatu kita sangat mengutamakan detail sehingga sifat teliti menjadi kelebihan kita. Tapi ketelitian ini bisa jadi kekurangan juga jika kita terlalu terjebak dalam detail hingga akhirnya malihat semua harus sempurna. Untuk kasus seperti ini sebenarnya tidak masalah, asalkan kita tahu bagaimana mengontrol kekurangan menjadi kekuatan kita.</p><p><br></p>]]></description>
         <enclosure url="https://media2.giphy.com/media/TPJAvvWbSN61O/giphy.gif" />
         <pubDate>2024-07-05 00:09:04 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/izzeteddin18/Insight_Kelompok_Bulan_Juli/wish/3045656677</guid>
      </item>
      <item>
         <title>David</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/izzeteddin18/Insight_Kelompok_Bulan_Juli/wish/3045918005</link>
         <description><![CDATA[<p>Pada tribe meeting kali ini belajar lebih banyak dari pengalaman-pengalaman tentang kekuatan dan kelemahan diri. Dimulai dari mencoba mendefinisikan apa itu kekuatan dan kelemahan, di mana kekuatan membantu kita dalam berproses dan mencapai tujuan, sementara kelemahan menghambat kita dalam berproses. Ada beberapa kondisi di mana ada satu hal yang bisa jadi kekuatan tetapi bisa jadi kelemahan juga. Contohnya seperti menjadi orang perfeksionis, yang bisa membuat kita melakukan semuanya dengan lebih rapi tetapi mungkin ketika menjadi berlebihan malah menjadi mengganggu.&nbsp;</p><p><br/></p><p>Kekuatan dan kelemahan diri setiap orang itu pasti ada dan selalu berdampingan. Hanya saja kita bisa memfokuskan kekuatan yang kita miliki biar bisa mencapai tujuan lebih mudah dan sembari mengantisipasi kelemahan yang kita miliki agar tidak menjadi bumerang untuk diri sendiri. Kekuatan itu dimanfaatkan untuk “memperlancar” jalan kita untuk mencapai tujuan. Belajar dari Tony Stark ketika terdampar, dia sadar akan kekuatan yang dia miliki, dia paham betul kalau dia itu cerdas, jadi dia pakai untuk menyelamatkan dirinya dan rekan-rekannya. Kita bisa belajar bahwa ketika kita sudah benar-benar kenal dengan kekuatan diri kita, pastikan kita pakai untuk sesuatu yang positif dan membantu kita untuk mencapai tujuan diri kita.</p>]]></description>
         <enclosure url="https://media1.giphy.com/media/gHUKm99nAPpW8/giphy.gif" />
         <pubDate>2024-07-05 03:37:58 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/izzeteddin18/Insight_Kelompok_Bulan_Juli/wish/3045918005</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Jorji</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/izzeteddin18/Insight_Kelompok_Bulan_Juli/wish/3045925319</link>
         <description><![CDATA[<p>Pada tribe meeting kali ini, kita sudah memasuki chapter baru, yaitu the self dengan tema pembahasan kelemahan vs kekuatan. Sebelum melakukan tribe meeting, kami diminta untuk menonton film Iron Man 3 terlebih dahulu karena akan dibahas pada tribe meeting. Yang berkesan menurut saya dari hasil diskusi tentang Iron Man 3 adalah ketika Tony Stark sadar, bahwa semua hal canggih yang selama ini dia gunakan adalah hasil ciptaannya sendiri. Dari sini saya belajar bahwa dalam perjalanan hidup ada kalanya untuk mengapresiasi diri kita masing-masing dan tidak membanding-bandingkan diri kita dengan orang lain. Semua orang memiliki perjalanan dan jati diri masing-masing yang unik dan khas. Dan tentu saja, cara untuk mencari tau jati diri kita adalah dengan mengenal diri kita lebih baik yang salah satu caranya adalah melakukan refleksi.</p><p><br/></p><p>Selanjutnya kami masuk ke pembahasan utama, yaitu kekuatan vs kelemahan. Di sini saya belajar bahwa kita harus mengantisipasi kelemahan kita terlebih dahulu, kenapa demikian? Karena jika kelemahan tersebut kita biarkan, bisa saja dia akan menghambat pengembangan diri kita dengan cara menjadi "virus" yang bisa saja menimbulkan kelemahan baru, atau bahkan menurunkan kualitas kekuatan yang sebelumnya kita miliki. Setelah itu kita lanjut untuk fokus terhadap kekuatan kita. Karena pada akhirnya, dengan pemanfaatan kekuatan yang baik, nantinya kita akan mendapati diri kita sebagai versi terbaik dan terus berkembang.</p>]]></description>
         <enclosure url="https://images.unsplash.com/photo-1515734392280-e60c25eb9f01?crop=entropy&amp;cs=srgb&amp;fm=jpg&amp;ixid=M3w3ODI2fDB8MXxzZWFyY2h8NHx8aGVyb3xlbnwxfHx8fDE3MjAxNTA0NDN8MA&amp;ixlib=rb-4.0.3&amp;q=85" />
         <pubDate>2024-07-05 03:45:48 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/izzeteddin18/Insight_Kelompok_Bulan_Juli/wish/3045925319</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Sacca</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/izzeteddin18/Insight_Kelompok_Bulan_Juli/wish/3046224187</link>
         <description><![CDATA[<p>Insight yang aku dapatkan dari tribe meet kali ini adalah kektika pengambilan keputusan , </p><p>jauh sebelum memikirkan input apalagi proses, kita perlu mengenal diri sendiri terlebih </p><p>dahulu. Mengenai kekuatan dan kelemahan yang kita miliki , pertama kita perlu tahu </p><p>mengenai apa itu kekuatan dan kelemahan. Kekuatan yang memberi dampak positif bagi kita </p><p>sedangkan kelemahannya adalah kebalikannya yaitu sesuatu yang kurang baik dari kita. </p><p>Menyikapi kedua hal tersebut, walaupun sama - sama penting, kita perlu memprioritaskan </p><p>pengembangan kekuatan kita agar kita bisa semakin berdampak positif bagi semua, </p><p>sedangkan untuk kelemahan kita perlu mengantisipasinya agar kita bisa meminimalisir </p><p>dampak dari kelemahan yang kita punya. Insight penutup yang aku dapat adalah kadang </p><p>perubahan besar yang tidak kita pikirkan sebelumnya untuk berani lakukan ternyata bisa </p><p>memberi dampak baik terhadap hidup kita.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-07-05 09:57:37 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/izzeteddin18/Insight_Kelompok_Bulan_Juli/wish/3046224187</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Sacca</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/izzeteddin18/Insight_Kelompok_Bulan_Juli/wish/3069593174</link>
         <description><![CDATA[<p>Minat dan bakat itu berbeda bahwa minat merupakan sesuatu yang membuat kita tertarik sedangkan bakat merupakan potensi diri yang kita miliki. Untuk memaksimalkan kemampuan kita di suatu bidang, kita perlu memiliki minat dan bakat karena minat sebagai penggerak dan bakat merupakan starting line dari mana nya. Bila kita bergerak di jalur yang sama dengan orang lain , sedangkan starting line atau potensi kemampuan alat bergerak berbedak makan akan mencapai finish (level kemampuan tertentu). Bakat merupakan bawaan yang kita miliki dari lahir sedangkan minat tidak tetap karena ketertarikan bisa tumbuh karena tertarik dengan suatu hal. Minat dan bakat kita bisa berasal dari pengamatan kita sendiri, dari orang lain dan melalui tes. Jika kita tidak mengetahui minat dan bakat akan sulit untuk sukses. Setelah mengetahui minat dan bakat kita agar bisa sukses dalam segala aspek kehidupan.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-08-07 08:37:45 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/izzeteddin18/Insight_Kelompok_Bulan_Juli/wish/3069593174</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Skuyy Fajar</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/izzeteddin18/Insight_Kelompok_Bulan_Juli/wish/3069609274</link>
         <description><![CDATA[<p>Minat sendiri muncul karena adanya rasa ketertarikan atau kecintaan hati kita</p><p>dalam mencoba sesuatu. Ibaratnya minat itu, kalau lagi jatuh cinta pasti bakal kita coba sampai </p><p>dapat wkwkwkwkwkwk. Melalui minat akan muncul perasaan tertarik dari seseorang terhadap </p><p>sesuatu hal yang akibatnya akan memberikan semacam dorongan yang kuat pada diri kita </p><p>untuk melakukan hal yang diinginkan. Intinya minat itu membuat kita gasss aja untuk </p><p>melakukan hal tersebut akibat rangsangan hati untuk melakukannya. Sedangkan bakat adalah </p><p>sesuatu yang dimiliki seseorang sejak lama atau bisa dibilang juga bawaan sejak lahir. Bakat </p><p>sendiri dapat memberikan value lebih bagi diri kita, karena bakat itu memberikan kemudahan </p><p>bagi kita dalam menguasasi sesuatu dalam waktu yang cepat.</p><p> Nah, lalu antara minat dan bakat ini, mana yang lebih penting sih? Kalau saya awalnya </p><p>ngerasa yakin 1.000.000.000 persen sumpah kalau minat dulu yang lebih penting, karena ini </p><p>berdasarkan pengalaman yang saya rasakan. Contohnya saya memiliki bakat menggambar. </p><p>Bakat ini saya peroleh sejak saya tertarik mulai mengambar bermacam-macam ikan pada </p><p>kertas, yang akibatnya membuat saya mengetahui bakat saya dalam menggambar. Akan </p><p>tetapi, setelah diskusi tadi saya kok ngerasa goyah wkwkwkwkwk. Pendirian dan benteng</p><p>pertahanan aku mulai hancur setelah pendapat yang dituturkan Kak Raisa. Saya merasa yang </p><p>dibilang Kak Raisa itu masuk akal juga yakin, sampai dalam hati terucap “Oh iya ya betul juga </p><p>ya”. Seketika aku ngerasa labil banget, awalnya tim bakat terus pindah ke minat, terus tiba-tiba </p><p>ngerasa ke bakat lagi wkkwkkwkwkwk</p><p> Akan tetapi, setelah itu saya mengerti bahwa minat dan bakat memiliki perbedaan yang </p><p>menjadi ciri khas mereka masing-masing. Perbedaannya itu minat bisa berubah-ubah dan </p><p>hilang apabila tidak dilakukan dengan konsisten, sedangkan bakat akan tetap ada dalam diri </p><p>seseorang jika tidak melakukannya. Kedua minat memerlukan effort yang lebih banyak saat </p><p>kita melakukannya, sedangkan bakat hanya memerlukan effort yang sedikit. Terus gimana kita </p><p>tahu minat dan bakat itu? Jujur awalnya aku juga bingung sih waktu mau bahas ini. Karena </p><p>bakat aku muncul udah dari lama, jadi agak bingung mau jawab gimana wkwkwkwkwk. Akan </p><p>tetapi setelah pembahasan tadi kita sadar, minat dan bakat juga dapat diketahui melalui tiga </p><p>poin dari materi sebelumnya. Iya betul materi bagian refleksi itu, jadi materi sebelumnya itu </p><p>penting ya guys, jangan dilupa karena saling berkaitan. Jujur aku agak sedikit tertusuk karena </p><p>belum review dan sedikit lupa materi sebelumnya hauaaaaaaaa Nah, jadi caranya itu </p><p>dari diri sendiri yang pertama melalui diri sendiri dari semua pengalaman yang pernah kita lalui.</p><p>Kemudian yang kedua informasi dari orang lain, baik orang yang dekat dengan kita maupun</p><p>tidak. Terakhir kita bisa tahu juga melalui tes minat dan bakat. Ingat yaaaaaa semuanya itu </p><p>penting jadi tugas kali ini data yang harus kita dapat melalui tiga poin itu dan jujur tugas bulan </p><p>ini kayak banyak ya hehehehehe</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-08-07 09:02:28 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/izzeteddin18/Insight_Kelompok_Bulan_Juli/wish/3069609274</guid>
      </item>
   </channel>
</rss>
