<?xml version="1.0"?>
<rss version="2.0">
   <channel>
      <title>MODUL 1.4 BUDAYA POSITIF KELAS A by FAIZ NURUL ULFIAH</title>
      <link>https://padlet.com/faizulfiah30/y7cnjocohhnhi94g</link>
      <description></description>
      <language>en-us</language>
      <pubDate>2024-04-03 00:51:06 UTC</pubDate>
      <lastBuildDate>2024-05-21 12:13:14 UTC</lastBuildDate>
      <webMaster>hello@padlet.com</webMaster>
      <image>
         <url></url>
      </image>
      <item>
         <title>REFLEKSI</title>
         <author>faizulfiah30</author>
         <link>https://padlet.com/faizulfiah30/y7cnjocohhnhi94g/wish/3001521267</link>
         <description><![CDATA[<p>1.Apakah yang dimaksud dengan disiplin dan nilai-nilai kebajikan universal?</p><p>2.Apa perbedaan antara hukuman, konsekuensi, dan restitusi?</p><p>3.Bagaimanakah merumuskan keyakinan kelas?</p><p>4.Apa yang Anda pahami terkait kebutuhan dasar manusia?</p><p>5.Sebutkan lima posisi kontrol kita sebagai guru?</p><p>6.Jelaskan langkah-langkah penerapan segitiga restitusi?</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2384905532/84500864e4ba3179cb48fe82e08415f5/Screenshot_2024_05_21_182809.png" />
         <pubDate>2024-05-21 09:04:37 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/faizulfiah30/y7cnjocohhnhi94g/wish/3001521267</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Adah Saadah</title>
         <author>adahsaadah141</author>
         <link>https://padlet.com/faizulfiah30/y7cnjocohhnhi94g/wish/3001703267</link>
         <description><![CDATA[<p>1) Disiplin a/ sikap dan perasaan taat dan patuh terhadap nilai-nilai yang dipercaya merupakan tanggung jawabnya.</p><p>Nilai-nilai kebajiakan universal : nilai-nilai kebajikan yang disepakati bersama, lepas dari suku bangsa, agama, bahasa maupun latar belakangnya.</p><p>2) Hukuman : sesuatu yg menyakitkan dan sifatnya negatif; konsekuensi : sesuatu yg harus terjadi/dampak dari suatu perbuatan sifatnya netral sprti sanksi/konsekuansi, sedangkan restitusi a/ suatu pilihan yg sifatnya positif.</p><p>3) Berdiskusi memunculkan peraturan-peraturan yang perlu ditaati warga kelas, mengubah peraturan-peraturan menjadi kalimat yang lebih positif, menyarikan peraturan-peraturan menjadi nilai-nilai kebajikan/keyakinan kelas.</p><p>4) Kebutuhan primer yang harus dipenuhi oleh manusia misalnya kebutuhan makan atau aktualisasi diri.</p><p>5) penghukum, pembuat rasa bersalah, teman, pemantau, dan manajer.</p><p>6) &gt; Menstabilkan identitas/stabilize the identity. </p><blockquote><p>&gt; Validasi tindakan yang salah/validate the Misbeh </p><p>&gt;Menanyakan keyakinan /Seek the Belief<br></p></blockquote>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-05-21 12:01:20 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/faizulfiah30/y7cnjocohhnhi94g/wish/3001703267</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Hadiyanti</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/faizulfiah30/y7cnjocohhnhi94g/wish/3001703403</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>Disiplin adalah sikap menaati peraturan dan ketentuan yang telah ditetapkan tanpa pamrih atau imbalan. </p><p>Nilai kebajikan universal adalah nilai kebajikan yang telah disepakati bersama misalnya dalam satu kelas atau satu sekolah</p></li><li><p>Hukuman bersifat memojokkan, menimnbulkan efek sakit atau malu pada yang berbuat kesalahan dan bisa menimbulkan rasa dendam pada yang berbuat kesalahan. Konsekuensi lebih berfokus pada pembelajran, tidak bersifat memojokkan, tidak untuk menghukum. Restitusi adalah proses mencipatakan kondisi bagi murid untuk memperbaiki kesalahan yang mereka lakukan. </p></li><li><p>Cara merumuskan keyakinan kelas </p><p>setiap siswa boleh mengusulkan keyakinan kelas yang mereka inginkan,</p><p>guru dan siswa mengulas keyakinan kelas yang diusulkan, guru dan siswa menentukan keyakinan kelas yang penting (sesuai kesepakatan), guru dan siswa menyetujui dan menandatangani keyakina kelas yang telah dibentuk, memasang keyakinan kelas pada dinding yang mudah terlihat</p></li><li><p>Kebutuhan bertahan hidup, kebutuhan kadsih sayang, kebutuhan penguasaan, kebutuhan kesenanagn, kebutuhan kebebasan</p><ol start="5"><li><p>penghukum, pembuat rasa bersalah, teman, pemantau, manajer</p></li><li><p>Menstabilkan identitas, validasi tindakan yang salah, menanyakan keyakinan kelas</p></li></ol></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-05-21 12:01:28 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/faizulfiah30/y7cnjocohhnhi94g/wish/3001703403</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Badud Sutisna</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/faizulfiah30/y7cnjocohhnhi94g/wish/3001703965</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>Disiplin dapat diartikan sebagai tindakan untuk mengontrol diri atau orang lain agar sesuai dengan aturan yang berlaku. nilai-nilai kebijakan universal" mengacu pada prinsip-prinsip yang dianggap penting atau diterima secara luas oleh berbagai masyarakat atau budaya di seluruh dunia</p></li><li><p>Hukuman Merupakan tindakan yang dilakukan sebagai akibat kesalaha, Konsekwensi Merupakan hasil dari akibat tindakan dan restitusai Adalah proses pengembalian dari akibat pelanggaran</p></li><li><p>Langkah penting dalam proses pengembangan pedoman pengajaran yaitu Refleksi, diskusi, identifikasi dan penerapan</p></li><li><p>Serangkaian kebutuhan yang diperlukan untuk mempertahankan kehidupan, kesehatan, dan kesejahteraan seseorang secara fisik, emosional, dan sosial</p></li><li><p>1. posisi kolaboratif, 2. Replektif, 3. konsultatif 4. Fasilitatif 5.reaktif</p></li><li><p>1. persiapan 2.identifikasi 3. Pencarian solusi 4.evaluasi</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-05-21 12:02:09 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/faizulfiah30/y7cnjocohhnhi94g/wish/3001703965</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Yeni Sutaryani </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/faizulfiah30/y7cnjocohhnhi94g/wish/3001704588</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>Disiplin merupakan upaya yang dilakukan untuk mendisiplinkan murid, bersikap sesuai peraturan tanpa memberikan hukuman. Sedangkan nilia-nilai kebajikan universal merupakan prinsip-prinsip moral yang dianggap landasan untuk berprilaku, misalnya kejujuran, keadilan</p></li><li><p>hukuman sifanya spontan, respon terhadap sebuah kesalahan. konsekuensi adalah akibat dari sebuah perbuatan. restitusi upaya mengidentifikasi masalah agar ditemukan upaya bersama untuk penyelesaian masalahnya. </p></li><li><p>dirumuskan bersama-sama dengan murid di kelas</p></li><li><p>kebutuhan dasar harus dipenuhi oleh seseonrang. ada 5 yaitu kebutuhan bertahan hidup, kesenangan, kekuasaan, penghargaan, kebebasan</p></li><li><p>penghukum, pembuat merasa bersalah, posisi teman, pemantau, manajer</p></li><li><p>menstabilkan identitas, validasi tindakan yang salah, menanyakan keyakinan</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-05-21 12:02:51 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/faizulfiah30/y7cnjocohhnhi94g/wish/3001704588</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Yeni Yusina</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/faizulfiah30/y7cnjocohhnhi94g/wish/3001707370</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>Disiplin adalah teratur atau keteraturan. Tapi keteraturan disini berasal dari rasa tanggung jawab.</p></li></ol><p>Nilai - nilai kebajikan universal adalah nilai -nilai yang disepakati bersama lepas dari suku bangsa, agama ras bahasa maupun latar belakang apapun.</p><p><br></p><ol start="2"><li><p>Hukuman adalah sesuatu yang didapat dapat berupa fisik maupun verbal karena seseorang melakukan pelanggaran/ kesalahan tanpa adanya kesepakatan terlebih dahulu. Dilakukan secara reflek/ tiba - tiba.</p><p>Konsekuensi adalah sesuatu yang harus dilakukan karena seseorang melakukan pelanggaran namun sudah ada kesepakatan sebelumnya.</p><p>Restitusi adalah suatu cara untuk mempertanggung jawabkan pelanggaran yang dilakukan tapi melalui perenungan dan pilihan dari keyakinan yang telah dibuat/ disepakati</p></li></ol><p><br></p><ol start="3"><li><p>Cara merumuskan keyakinan kelas adalah dengan cara membuat kalimat - kalimat yang mudah difahami dan tidak terlalu panjang sehingga mudah diingat</p></li></ol><p><br></p><ol start="4"><li><p>Kebutuhan dasar manusia adalah kebutuhan meliputi 5 aspek yaitu : Kebutuhan untuk bertahan hidup, kesenangan/ fun, kebebasan, diakui/dicintai dan penguasaan </p></li><li><p>Lima posisi kontrol kita sebagai guru :</p><p>Penghukum, pemberi rasa bersalah, pengontrol, teman dan manager.</p></li><li><p>Langkah - langkah menerapkan segitiga restitusi :</p></li><li><p>Stabilitas kejadian, Validasi Tindakan yang salah dan Menanyakan keyakinan.</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-05-21 12:05:47 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/faizulfiah30/y7cnjocohhnhi94g/wish/3001707370</guid>
      </item>
      <item>
         <title>NENG NANI</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/faizulfiah30/y7cnjocohhnhi94g/wish/3001708365</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>Disiplin adalah adalah bagaimana kita mengontrol diri, mengendalikan emosi dan bagaimana menguasai diri untuk memilih tindakan yang mengacu pada nilai-nilai yang kita hargai. Sedangkan nilai-nilia kebajikan universal adalah  sifat-sifat positif manusia yang merupakan tujuan mulia yang ingin dicapai setiap individu. Nilai-nilai kebajikan juga tercermin dalam profil pelajar Pancasila yang didalamnya ada 6 dimensi yaitu:</p><p>a. Beriman, bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan Berakhlak Mulia.</p><p>b. Mandiri</p><p>c. Bernalar Kritis</p><p>d. Berkebinekaan Global</p><p>e. Bergotong royong</p><p>f. Kreatif</p></li><li><p>Hukuman adalah sesatu bentun tindakan  yang diberikan kepada individu atau kelompok atas sebuah kesalahan atau pelanggaran. Konsekuensi adalah sebuah akibat yang harus ditanggung atas suatu perbuatan yang dilkukan dan restitusi adalah bagaimana kita memperbaiki kesalahan dengan cara memperbaiki diri</p></li><li><p>Merumuskan keyakinan kelas harus menanyakan pendapat, mengumpulkan pendapat, menganalisis pendapat dan membuat kesepakatan.</p></li><li><p>Kebutuhan dasar manusia harus terpenuhi sehingga tercipta hidup yang selaras. ada 5 kebutuhan dasar manusia yaitu kebutuhan bertahan hidup, kasih sayang dan diterima, kebebasan, kesenangan dan penguasaan</p></li><li><p>Lima posisi kontrol yaitu penghukum, pembuat rasa bersalah, pemantau, teman dan manager.</p></li><li><p>Menstabilkan identitas, validasi tindakan, menanyakan keyakinan.</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-05-21 12:06:56 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/faizulfiah30/y7cnjocohhnhi94g/wish/3001708365</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Rika rostika dewi</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/faizulfiah30/y7cnjocohhnhi94g/wish/3001709527</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>Disiplin dan noali nilai kebijakan universal adalah du aprimsip yang saling keterkaitan dan penting dalam membangun karakter dan budaya positif, disiplin adalah kemampuan untuk berprilaku sesuai dengan aturan dan norma yang berlaku, sedangkan nilai nilai universal adalah sebuah nilai yang di anggap baik oleh seluruh dunia tanpa membedakan negara suku bahasa maupun budaya.</p></li><li><p>perbedaan hukuman konsekuensi dan restitusi yaitu kalo hukum bentuk sanksi yang di berikan sebagai kesalahan yang dimlakukan biasanya bersifat negatif, kalo kkonsekuensi yaitu akibat dari sebuah tindakan yang di lakukan yang bertujuan untuk memahami dari perbuatan tersebut sedangkan restitusi suatu proses untuk menciptakan atau membuat suatu murid memperbaiki kesalahannya</p></li><li><p>Merumuskan keyakinan kelas dengan membuat beberapa kesepakat yang akan di sepakati, guru dan murid lalu guru dan siswa harus menyetujui apa yang telah di sepakati.</p></li><li><p>Kebutuahan dasar manusia ada 5 yaitu kebutuhan bertahan hidup, kebutuhan kasih sayang dan rasa di terima,kebutuhan kebebasan, kebutuhan kesenangan dan kebutuhan penguasaan.</p></li><li><p>posisi kontrol guru yaitu penghukum,pembuat masalah,teman pemantau dan manajer.</p></li><li><p>langkah penerapan restitusi yaitu menstabilkan identitas, validasi tindakan yang salah,menanyakan keyakinan.</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-05-21 12:08:08 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/faizulfiah30/y7cnjocohhnhi94g/wish/3001709527</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Risma Dewi</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/faizulfiah30/y7cnjocohhnhi94g/wish/3001710011</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>disiplin adalah sikap taat dan patuh atau sebuah pengendalian perilaku yang berasal dari dalam diri seseorang sedangkan nilai nilai kebajikan universal adalah berarti nilai-nilai kebajikan yang disepakati bersama.</p></li><li><p>hukuman adalah suatu bentuk konsekuensi negatif yang diberikan sebagai respons atas tindakan yang melanggar aturan, norma , atau hukum biasanya memojokkan dan membuat perasaan sakit. konsekuensi adalah hasil atau akibat dari suatu tindakan atau keputusan, yang bisa bersifat positif maupun negatif , restitusi adalah pilihan yang bersifat positif</p></li><li><p>cara merumuskan keyakinan kelas yaitu dengan berdiskusi untuk memunculkan ide-ide kesepakatan yang akan menjadi perarturan kelas</p></li><li><p>kebutuhan dasar manusia adalah kebutuhan primer merupakan kebutuhan utama yang harus terpenuhi oleh setiap manusia</p></li><li><p>penghukum, pembuat rasa bersalah, pemantau, manajer, teman.</p></li><li><p>menstabilkan identitas, validasi tindakan salah, menanyakan keyakinan kelas.</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-05-21 12:08:34 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/faizulfiah30/y7cnjocohhnhi94g/wish/3001710011</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Sunarja</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/faizulfiah30/y7cnjocohhnhi94g/wish/3001710162</link>
         <description><![CDATA[<p>1. Disiplin adalah sikap dan perasaan taat dan patuh terhadap nilai-nilai yang dipercaya merupakan tanggung jawabnya.</p><p>kebajikan universal adalah prinsip-prinsip moral yang dianggap sebagai panduan perilaku yang baik dan benar oleh banyak budaya dan agama di seluruh dunia.</p><ol start="2"><li><p> hukuman ditujukan kepada pelaku sebagai bentuk penalti atau sanksi atas pelanggaran aturan atau norma, Ditetapkan oleh otoritas yang memiliki kewenangan, seperti guru, orang tua, atau pihak berwenang</p><p>konsekuensi merupakan akibat alami atau hasil dari suatu perbuatan atau keputusan, Dapat bersifat positif maupun negatif, dan Tidak selalu ditetapkan oleh otoritas, tetapi bisa juga terjadi secara alami</p><p>restitusi merupakan Proses menciptakan kondisi bagi murid untuk memperbaiki kesalahan mereka.</p></li><li><p>merumuskan keyakinan kelas dengan cara menanyakan kepada siswa harapan kelas yang ideal bagi mereka,</p><p>membuat pernyataan positif</p></li><li><p>Kebutuhan Dasar manusia adalah segala sesuatu yang dibutuhkan oleh manusia untuk mempertahankan keseimbangan kondisi fisiologis dan psikologis, yang bertujuan untuk mempertahankan kehidupan dan kesehatan</p></li><li><p>penghukum, pembuat merasa bersalah, teman, pemantau dan manajer</p></li><li><p>menstabilkan identitas, validasi tindakan yang salah dan menanyakan keyakinan</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-05-21 12:08:40 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/faizulfiah30/y7cnjocohhnhi94g/wish/3001710162</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Asep Gunawan</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/faizulfiah30/y7cnjocohhnhi94g/wish/3001710884</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>Disiplin adalah &nbsp;makna kata ‘disiplin’ dimaknai menjadi sesuatu yang dilakukan seseorang pada orang lain untuk mendapatkan kepatuhan. Kita cenderung menghubungkan kata ‘disiplin’ dengan ketidaknyamanan sedangkan kebajikan adalah norma mulia secara mennyeluruh, keanegaragaman seperti dalam Profil pelajar pancasila</p></li><li><p> Perbedaannya terletak pada penanganan/tindakan yang dilakukak untuk mendapatkan solusi pemecahan masalah.</p></li><li><p> Untuk merumuskan keuakinan kelas , adanya kebutuhan atau kepentingan bersama/tujuan bersama secara positif serta disepakati</p></li><li><p>Kebutuhan dasar manusia terbagi menjadi 4 ,kebebasan. kesenangan, penguasaan dan kasih sayang</p></li><li><p>.<strong>Berikut lima posisi kontrol guru:</strong></p><ol><li><p>Penghukum. Seorang penghukum menggunakan hukuman fisik atau verbal untuk mengendalikan perilaku. ...</p></li><li><p>Pembuat Merasa Bersalah. ...</p></li><li><p>3. Teman. ...</p></li><li><p>Pemantau. ...</p></li><li><p>Manajer.</p><ol start="6"><li><p>Terdapat 3 (tiga) langkah pada segitiga restitusi, yaitu <strong>menstabilkan identitas, validasi tindakan yang salah, dan menanyakan keyakinan</strong>. Bagian ini bertujuan merubah orang yang merasa gagal karena berbuat salah , serta mendapadat solusi secara intrinsik { dari dalam diri</p></li></ol></li></ol></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-05-21 12:09:25 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/faizulfiah30/y7cnjocohhnhi94g/wish/3001710884</guid>
      </item>
      <item>
         <title>REFLEKSI</title>
         <author>widyavirtha45</author>
         <link>https://padlet.com/faizulfiah30/y7cnjocohhnhi94g/wish/3001711084</link>
         <description><![CDATA[<p>1. Disiplin positif adalah pendekatan pendidikan yang fokus pada penghargaan dan penguatan perilaku baik, bertujuan mengembangkan tanggung jawab, kemandirian, dan hubungan yang penuh kasih melalui interaksi yang hormat dan konsisten. Sementara itu, nilai-nilai kebajikan meliputi prinsip moral seperti kejujuran, tanggung jawab, rasa hormat, dan kepedulian yang diajarkan untuk membentuk individu berkarakter baik. Kedua konsep ini saling melengkapi dalam menciptakan lingkungan yang mendukung pertumbuhan emosional dan sosial yang sehat, serta membentuk generasi yang bertanggung jawab dan berkontribusi positif pada masyarakat.</p><p>2. Hukuman, konsekuensi, dan restitusi adalah tiga pendekatan berbeda dalam menanggapi perilaku negatif. Hukuman adalah tindakan yang bertujuan membuat seseorang menderita sebagai balasan atas kesalahan mereka, sering kali tanpa berfokus pada pembelajaran atau perbaikan. Konsekuensi adalah hasil logis atau alamiah dari tindakan seseorang, yang membantu mereka memahami dampak dari perilaku mereka secara lebih mendidik dan bertanggung jawab. Restitusi, di sisi lain, adalah tindakan memperbaiki kerugian atau kerusakan yang disebabkan oleh perilaku negatif, dengan tujuan memulihkan keadaan dan mengajarkan tanggung jawab serta empati.</p><p>3. Merumuskan keyakinan kelas dapat dilakukan dengan melibatkan semua siswa dalam proses diskusi untuk menetapkan nilai-nilai dan aturan bersama yang akan mendukung lingkungan belajar yang positif. Mulailah dengan mendiskusikan pentingnya saling menghormati, tanggung jawab, dan kerja sama. Ajak siswa memberikan masukan tentang apa yang menurut mereka penting untuk menciptakan suasana kelas yang mendukung. Setelah mendapatkan berbagai usulan, rangkum dan susun keyakinan tersebut dalam pernyataan yang jelas dan sederhana. Pastikan setiap siswa memahami dan menyetujui keyakinan tersebut, lalu tuliskan dan tampilkan di tempat yang terlihat oleh semua sebagai pengingat dan panduan perilaku sehari-hari.</p><p>4. Kebutuhan dasar manusia mencakup kebutuhan fisik, keamanan, sosial, harga diri, dan aktualisasi diri. Kebutuhan fisik seperti makanan, air, dan tempat tinggal adalah esensial untuk kelangsungan hidup. Kebutuhan akan keamanan mencakup perlindungan dari bahaya dan stabilitas dalam hidup. Kebutuhan sosial melibatkan hubungan dan interaksi dengan orang lain, termasuk kasih sayang dan persahabatan. Harga diri mencakup perasaan dihargai dan penghargaan dari orang lain, serta rasa percaya diri. Aktualisasi diri adalah pencapaian potensi penuh dan pengembangan diri dalam aspek pribadi dan profesional. Semua kebutuhan ini harus dipenuhi untuk mencapai kesejahteraan dan kepuasan hidup secara keseluruhan.</p><p>5. 5 posis kontrol guru :</p><ul><li><p>Penghukum</p></li><li><p>pembuat rasa bersalah</p></li><li><p>teman</p></li><li><p>pemantau</p></li><li><p>manejer</p></li></ul><p>6. Langkah Segitiga Restitusi adalah pendekatan yang digunakan dalam mengatasi konflik atau masalah antara individu. Pendekatan ini terdiri dari tiga langkah: pertama, menyatakan apa yang telah terjadi dengan jelas dan tanpa penilaian; kedua, mengakui perasaan yang muncul sebagai respons terhadap kejadian tersebut; dan ketiga, mengajukan tawaran untuk memperbaiki situasi atau memberikan solusi yang menguntungkan semua pihak. Dengan demikian, langkah-langkah ini mempromosikan komunikasi terbuka, empati, dan kerja sama dalam menyelesaikan konflik.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-05-21 12:09:37 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/faizulfiah30/y7cnjocohhnhi94g/wish/3001711084</guid>
      </item>
      <item>
         <title>M. Ibrahim Ginanjar Syasyoga</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/faizulfiah30/y7cnjocohhnhi94g/wish/3001712202</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>Disiplin cenderung diartikan sebagai sesuatu hal yang berhubungan dengan kepatuhan mengikuti peraturan atau tata tertib dan Nilai-nilai kebajikan adalah sifat-sifat positif manusia yang merupakan tujuan mulia yang ingin dicapai setiap individu</p></li><li><p>Hukuman adalah tindakan dari seseorang yang lebih berkuasa untuk menindak bila ada kesalahan dari pihak lain, kaonsekuensi adalah berupa sanksi yang disepakati bersama kedua belah pihak dan restitusi adalah proses menciptakan kondisi bagi murid untuk memperbaiki kesalahan mereka, sehingga mereka bisa kembali pada kelompok mereka, dengan karakter yang lebih kuat</p></li><li><p>Keyakinan kelas berupa pernyataan-pernyataan universal.</p><p>Pernyataan keyakinan kelas senantiasa dibuat dalam bentuk positif.</p><p>Keyakinan kelas hendaknya tidak terlalu banyak, sehingga mudah diingat dan dipahami oleh semua warga kelas.</p></li><li><p>Kebutuhan Bertahan Hidup itu yang utama, karena bertahan hidup itu hal yang primer</p></li><li><p>Penghukum, pembuat rasa bersalah, teman, pemantau dan manajer</p></li><li><p>Menstabilkan identitas, validasi tindakan yang salah dan menanyakan keyakinan</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-05-21 12:10:28 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/faizulfiah30/y7cnjocohhnhi94g/wish/3001712202</guid>
      </item>
   </channel>
</rss>
