<?xml version="1.0"?>
<rss version="2.0">
   <channel>
      <title>Iskandar Muda. by Iskandar Muda</title>
      <link>https://padlet.com/iskandarmuda/xz2v21fnv5yx7e4o</link>
      <description>Tentang seseorang yang sedingin kulkas 4 pintu.</description>
      <language>en-us</language>
      <pubDate>2025-10-17 16:56:40 UTC</pubDate>
      <lastBuildDate>2025-10-18 17:30:13 UTC</lastBuildDate>
      <webMaster>hello@padlet.com</webMaster>
      <image>
         <url>https://padlet.net/icons/8.0/png/1f4d0.png</url>
      </image>
      <item>
         <title>AWAL MULA</title>
         <author>iskandarmuda</author>
         <link>https://padlet.com/iskandarmuda/xz2v21fnv5yx7e4o/wish/3637938984</link>
         <description><![CDATA[<p><br></p><p>DISCLAIMER</p><p><br></p><p>Due to X’s privacy policy, I declare that this account was made for roleplaying purpose. All interactions on this account are purely for roleplayer and do not represent the real Cha Eun Woo and Astro.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-10-17 16:56:40 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/iskandarmuda/xz2v21fnv5yx7e4o/wish/3637938984</guid>
      </item>
      <item>
         <title> I </title>
         <author>iskandarmuda</author>
         <link>https://padlet.com/iskandarmuda/xz2v21fnv5yx7e4o/wish/3637938986</link>
         <description><![CDATA[<p>Biodata.</p><p><br></p><p>Nama                           : Iskandar Muda</p><p>Tempat Tanggal Lahir: Bandung, 2 Agustus 1991</p><p>Jenis Kelamin.             : Laki-laki</p><p>Pekerjaan                     : Visualisator Arsitektur</p><p>Kewarganegaraan.      : Indonesia</p><p>Seksualitas                   : Heteroseksual</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/4579307876/f4972b2f2f4296ff0687d2ef57f6f974/d03454da547c3f42f20c7ab0fb2d1431.jpg" />
         <pubDate>2025-10-17 16:56:40 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/iskandarmuda/xz2v21fnv5yx7e4o/wish/3637938986</guid>
      </item>
      <item>
         <title>I.I </title>
         <author>iskandarmuda</author>
         <link>https://padlet.com/iskandarmuda/xz2v21fnv5yx7e4o/wish/3637938987</link>
         <description><![CDATA[<p>Iskandar Muda bukan sekadar pria dingin, ia adalah badai salju yang berjalan, dengan tatapan yang bisa membekukan lautan dan sikap yang seolah menolak dunia untuk mendekat. Usianya sekitar 32 tahun, tapi matanya menyimpan kedalaman yang membuat orang bertanya-tanya: apa yang pernah ia lihat?</p><p><br></p><p>Tingginya 185 cm, tubuhnya ramping namun tegap seperti patung marmer, dengan rahang tajam yang seolah dipahat untuk mengintimidasi. Rambut hitamnya selalu rapi, disisir ke belakang, tapi satu helai bandel selalu jatuh di keningnya, menambah aura misterius yang membuat orang gemas ingin menyentuhnya—tapi tak berani.</p><p><br></p><p>Iskandar bergerak dengan presisi seperti mesin, setiap langkahnya terukur, setiap kata yang keluar dari mulutnya dingin dan hemat, seolah emosi adalah barang mewah yang tak ia miliki. Ia sering terlihat mengenakan mantel hitam panjang atau setelan jas abu-abu kelam yang entah bagaimana selalu tampak sempurna, meski dunia di sekitarnya kacau.</p><p><br></p><p>Aromanya? Campuran samar antara kayu cendana dan hawa dingin pagi yang menusuk. Ia tak pernah tersenyum—paling banter, sudut bibirnya naik sepersekian milimeter, tapi itu pun cukup membuat siapa saja yang melihatnya merasa jantungan sekaligus kesal karena ingin tahu apa yang ada di balik ekspresi itu.</p><p><br></p><p>Sifatnya? Oh, Iskandar Muda adalah definisi "Kulkas 4 Pintu". Ia tak pernah menjelaskan dirinya dan tak pernah menunjukkan kelemahan. Saat orang lain panik, ia hanya mengangkat alis sebelah, seolah dunia hanyalah teka-teki yang ia sudah pecahkan sejak lama. Ia berbicara dengan nada rendah, hampir seperti bisikan, tapi setiap kata terasa seperti hantaman palu—tepat, dingin, dan tak bisa dibantah. Misalnya, saat seseorang mencoba mendekatinya dengan pertanyaan pribadi, ia hanya menatap dengan mata kelabu yang seolah berkata, “Kamu benar-benar berpikir aku akan menjawab itu?” lalu berbalik pergi, meninggalkan orang itu dengan sejuta pertanyaan dan rasa gemas yang tak terucap.</p><p><br></p><p>Di balik sikapnya yang se-dingin kulkas empat pintu, ia memiliki keluarga yang ceriwis dan harmonis. Iskandar Muda lahir dari pasangan Mohammad Iskandar dan Anisa Soesmita, ia memiliki satu adik perempuan bernama Anindya Aysa yang kerap dipanggil Icha. Umurnya baru 22 Tahun dan baru saja lulus dari jurusan Manajement. Iskandar Muda memang dingin, Namun dibalik itu semua ia menyimpan suatu rahasia besar. Kadang, saat tak ada yang memperhatikan, tangannya akan menyentuh liontin kecil di saku jasnya, matanya melunak sesaat sebelum kembali membatu. Apa itu? Trauma masa lalu? Janji yang terlupakan? Atau hanya permainan untuk membuat orang penasaran? Tak ada yang tahu, dan itulah yang membuat Iskandar Muda begitu menjengkelkan—ia seperti buku tersegel yang menggoda untuk dibuka, tapi kuncinya entah di mana.</p><p>Orang-orang di sekitarnya tak bisa menahan diri untuk ingin mencairkan es di hatinya, meski tahu itu seperti mencoba memanaskan kutub utara dengan lilin.</p><p><br></p><p>Iskandar adalah arsitek jenius yang merancang gedung-gedung megah dengan detail obsesif, tapi tak pernah menghadiri peresmian karyanya. Ia lebih suka menghilang, duduk sendirian di rooftop kota dengan segelas kopi hitam tanpa gula, menatap cakrawala seolah mencari jawaban yang tak pernah ia bagi. Ia tak punya teman dekat—hanya sekutu yang terpaksa bekerja dengannya karena keahliannya tak tertandingi. Tapi, anehnya, meski dingin dan tak terjangkau, ada magnet dalam dirinya yang membuat orang ingin terus mencoba mendekat, meski tahu mereka akan disambut dinding es. Bayangkan bertemu dengannya di lorong kantor yang remang. Kamu menyapa, berharap respons hangat. Ia hanya melirik, mengangguk tipis, dan berlalu, tapi entah kenapa jantunganmu tak berhenti. Itulah Iskandar Muda: pria yang membuatmu ingin melempar sesuatu karena sikapnya, tapi tak bisa berhenti memikirkannya. Apa yang disembunyikannya? Dan kenapa, meski begitu dingin, ia tetap terasa seperti api yang membakar rasa ingin tahumu?</p><p><br></p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/4579307876/cfcb4381de031b5df2f1b02248255cb8/2457631e4ccbcef258027045f6232dd8.jpg" />
         <pubDate>2025-10-17 16:56:40 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/iskandarmuda/xz2v21fnv5yx7e4o/wish/3637938987</guid>
      </item>
      <item>
         <title>II.</title>
         <author>iskandarmuda</author>
         <link>https://padlet.com/iskandarmuda/xz2v21fnv5yx7e4o/wish/3637938988</link>
         <description><![CDATA[<p>Kisah yang melengkapinya akan diteruskan pada platform X. </p>]]></description>
         <pubDate>2025-10-17 16:56:40 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/iskandarmuda/xz2v21fnv5yx7e4o/wish/3637938988</guid>
      </item>
      <item>
         <title>III</title>
         <author>iskandarmuda</author>
         <link>https://padlet.com/iskandarmuda/xz2v21fnv5yx7e4o/wish/3637964626</link>
         <description><![CDATA[<p>Social Media Iskandar Muda hanya ada pada Platform X, dengan username @pelikrindu</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-10-17 17:22:00 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/iskandarmuda/xz2v21fnv5yx7e4o/wish/3637964626</guid>
      </item>
   </channel>
</rss>
