<?xml version="1.0"?>
<rss version="2.0">
   <channel>
      <title>Karakter dan Pendidikan Karakter  by Rahmavita Dwiana Wulandari</title>
      <link>https://padlet.com/rahmavitadwiana/pendidikankarakter2023</link>
      <description>Pengantar </description>
      <language>en-us</language>
      <pubDate>2023-08-15 23:46:58 UTC</pubDate>
      <lastBuildDate>2023-08-16 04:56:12 UTC</lastBuildDate>
      <webMaster>hello@padlet.com</webMaster>
      <image>
         <url></url>
      </image>
      <item>
         <title>kelompok : Najiha Syahidah, Diana Zahra, Raissa Naura, Tria Jessica, dan Siva Aulia</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/rahmavitadwiana/pendidikankarakter2023/wish/2663079193</link>
         <description><![CDATA[<div>1. sifat dan perilaku yang telah melekat pada individu yang membentuk suatu identitas diri. Contoh keras kepala, pemalu,dll<br><br>2. di lingkungan formal dan non-formal, melalui interaksi yang dia lakukan dengan individu lain, baik secara sadar dengan mengadopsi karakter yang sesuai dengan dirinya, maupun tidak sadar.<br><br>3. Kurangnya praktik pendidikan karakter dalam dunia pendidikan, yang biasanya hanya berbasis pada penjelasan dalam buku saja.<br><br>4. Bagaimana pendidikan karakter dapat membantu mengatasi perilaku negatif atau melawan intimidasi</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-08-16 04:26:05 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/rahmavitadwiana/pendidikankarakter2023/wish/2663079193</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/rahmavitadwiana/pendidikankarakter2023/wish/2663081284</link>
         <description><![CDATA[<div>Karakter adalah sifat yang dimiliki seseorang yang cenderung konstan terbentuk dari kebiasaan dan lingkungan sejak kecil dalam waktu yang lama.&nbsp;<br><br>Ex: berintegritas, sopan santun, nasionalis, religius</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-08-16 04:29:43 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/rahmavitadwiana/pendidikankarakter2023/wish/2663081284</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/rahmavitadwiana/pendidikankarakter2023/wish/2663082163</link>
         <description><![CDATA[<div>Di lingkungan mainly di keluarga, sekolah dan teman sebaya. Dari kebiasaan, modeling orang yang lbh tua / teman, pendidikan, pengalaman</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-08-16 04:31:16 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/rahmavitadwiana/pendidikankarakter2023/wish/2663082163</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/rahmavitadwiana/pendidikankarakter2023/wish/2663082302</link>
         <description><![CDATA[<div>Tariza Ghiesta (22/502849/PS/23141)<br>Adinda Permatasari (22/498456/PS/23109)<br>Nazla Nuha (22/502605/PS/23136)<br><br>1. Karakter adalah sikap yang dimiliki seseorang yang dapat dipengaruhi oleh lingkungan<br><br>2. Keluarga, sekolah, masyarakat, dan dibentuk melalui pola asuh dan interaksi<br><br>3. Sulitnya pendidikan &amp; pengembangan karakter pada generasi muda karena mudah terpengaruh oleh media sosial sebagai akibat dari perkembangan zaman sehingga karakter yang terbentuk tidak terarah dan sulit menyesuaikan norma yang ada<br><br>4. a. Apa yang membuat seseorang bisa memiliki perasaan bahwa ia harus memiliki karakter yang dianggap benar sehingga ia berperilaku sesuai dengan norma yang berlaku di masyarakat?<br>b. Apakah tingkat religiusitas suatu keluarga/lingkungan memiliki signifikansi yang besar terhadap karakteristik positif pada anak?</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-08-16 04:31:27 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/rahmavitadwiana/pendidikankarakter2023/wish/2663082302</guid>
      </item>
      <item>
         <title>FAVIJEVISHAFAI</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/rahmavitadwiana/pendidikankarakter2023/wish/2663083529</link>
         <description><![CDATA[<div>Fathur, Havi, Jeje, Aviza, Shayera, Fairuz&nbsp;<br><br>1. Karakter adalah aspek dari kepribadian yang identik dengan sifat pada suatu individu, contoh: disiplin, pemalas, jujur, percaya diri<br><br>2. Lingkungan keluarga, pendidikan, masyarakat, dan dunia maya<br><br>3. Pendidikan karakter yang kurang tepat waktu sehingga karakter anak terbentuk tanpa kendali dan pengawasan dari lingkungan khususnya orangtua. Cara pengajaran/metode yang kurang tepat diapplikasikan pada seorang anak.<br><br>4. Bagaimana cara pendidikan karakter dapat diapplikasikan secara efektif kepada anak yang memiliki beragam karakter???</div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2108386056/e2555a688849182b9d959eb5aeaf7499/drawing.png" />
         <pubDate>2023-08-16 04:33:43 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/rahmavitadwiana/pendidikankarakter2023/wish/2663083529</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>dhafirapradhiptasetyanto</author>
         <link>https://padlet.com/rahmavitadwiana/pendidikankarakter2023/wish/2663084922</link>
         <description><![CDATA[<div>Anggota: Dhafira, Salvia Alfiona, Raisha, Maria Rosari, Raisa Annisa, Liem Earlene<br><br>1. <strong>Pengertian karakter</strong>: Kepribadian yang ada pada diri individu yang mempengaruhi bagaimana seseorang berperilaku.&nbsp; Karakter juga dapat berubah seiring berjalannya waktu<br><br>2. <strong>Karakter dapat dibentuk di </strong>lingkungan keluarga, sekolah, lingkup pertemanan, dan masyarakat dengan cara mencontoh orang lain, pengalaman, dan melalui norma.<br><br>3. <strong>Permasalahan di pendidikan karakter</strong>: Tidak seimbangnya antara pendidikan akademik dan pendidikan karakter, minimnya integritas dan kepercayaan diri<br><br>4. <strong>Pertanyaan</strong>: Metode apa yang dapat diterapkan supaya pendidikan karakter dapat diterapkan secara merata di Indonesia?</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-08-16 04:35:42 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/rahmavitadwiana/pendidikankarakter2023/wish/2663084922</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Diskusi Kelompok</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/rahmavitadwiana/pendidikankarakter2023/wish/2663085333</link>
         <description><![CDATA[<div>Anggota :<br>1. Aqila Dea Nisrina (22/497113/PS/23071)<br>2. Azza Aydin (22/504567/PS/23189)<br>3. Nida Hafiya (22/497915/PS/23088)<br>4. Odilia Shavinka (22/504355/PS/23181)<br>5. Seravin Afra (22/499890/PS/23125)<br>6. Yunintria Imtihanah (22/499753/PS/23121)<br><br>1. Karakter adalah sekelompok sifat dan perilaku yang dimiliki seseorang dan dapat dibentuk atau diubah.<br>2. Dimana : Sekolah, rumah, masyarakat, dan media sosial<br>Cara : Melalui pelajaran Agama dan PKN, melalui contoh perilaku orang lain<br>3. - Membiarkan karakter negatif anak karena dianggap wajar diusia tersebut<br>- Kurangnya kesadaran akan pentingnya pendidikan karakter<br>- Orang tua terlalu sibuk dan tidak memperhatikan perkembangan karakter anak<br>- Guru yang tidak atentif terhadal karakter anak<br>4. Apa yang menjadi standar karakter baik pada individu?</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-08-16 04:36:14 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/rahmavitadwiana/pendidikankarakter2023/wish/2663085333</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/rahmavitadwiana/pendidikankarakter2023/wish/2663085555</link>
         <description><![CDATA[<div>1. Sikap yang menetap dan menjadi ciri khas seseorang. Contoh : pantang menyerah<br>2. Di rumah,sekolah, dan lingkungan masyarakat. Pembiasaan kegiatan tertentu, kasih sayang orang tua, dan adanya norma/budaya dan peraturan yang berlaku.<br>3. Kontradiksi antara norma yang berlaku dengan fakta lapangan dan kultur (contoh: praktik KKN- korupsi, kolusi, nepotisme)&nbsp;<br>4. Bagaimana cara mengatasi penyimpangan karakter yang sudah dinormalisasi oleh masyarakat?<br><br>Anggota kelompok :&nbsp;<br>Chantika Imarah K.<br>Yashinta Asa I.<br>Alya Nur Faiza<br>Naila Afia Nur F<br>Muhammad Naufal N.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-08-16 04:36:39 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/rahmavitadwiana/pendidikankarakter2023/wish/2663085555</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/rahmavitadwiana/pendidikankarakter2023/wish/2663086358</link>
         <description><![CDATA[<div>Anggota: Deandra, Widya Nova, Pandu, Sasya, Wening Sekar<br><br>1. Karakter adalah sikap yang ada dalam diri seseorang dan bersifat dinamis sehingga dapat dibentuk dan dikembangkan. Contoh: kejujuran, disiplin, leadership, dll.&nbsp;<br><br>2. Karakter paling utama dibentuk mulai dari keluarga dan dipengaruhi oleh lingkungan sekitar, sekolah, dan teman sebaya. Pendidikan karakter bisa dibentuk melalui cara social learning (mengobservasi dan mencontoh), reward-punishment, dll<br><br>3. Salah satu permasalahn terkait pendidikan karakter yang saat ini terjadi adalah kurangnya sopan santun generasi muda terhadap generasi yang lebih tua. Hal ini dapat terjadi karena kurangnya pembiasaan dan masuknya pengaruh budaya lain yang kurang sesuai dengan budaya setempat.&nbsp;<br><br>4. "Bagaimana cara membentuk karakter positif pada remaja dan dewasa yang karakternya sudah terbentuk dan terpengaruh faktor eksternal yang kurang baik?"</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-08-16 04:37:51 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/rahmavitadwiana/pendidikankarakter2023/wish/2663086358</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/rahmavitadwiana/pendidikankarakter2023/wish/2663087920</link>
         <description><![CDATA[<div><strong>Nyssa Rifdatul Azmi (22/493849/PS/23008)<br>Natasya Abiel (22/492955/PS/22986)<br>Mohammad Hafidz (22/497138/PS/23072)<br>Aiman Hilmi (22/502625/PS/33137)<br>Shazfa Alaia (22/494077/PS/23012)<br>Adelio Helga (22/494258/PS/23030)</strong><br>1. <strong>Karakter</strong> merupakan sifat yang membedakan manusia dengan manusia lainnya, contoh seseorang memiliki karakter disiplin belum tentu dimiliki oleh orang lain<br>2. karakter dapat dibentuk di sekolah, rumah, dan masyarakat. Karakter dapat dibentuk dengan cara dimulai dari adanya peraturan, atau bagaimana cara orang tua dalam menghadapi suatu masalah. Selain itu juga, karakter dibentuk dari pendidikan yang disampaikan secara verbal oleh guru dan orang tua. Karakter juga dapat dibentuk melalui lingkungan sekitar yaitu dari tetangga.<br>3. Degradasi moral, krisis identitas, kenakalan remaja, tindakan korupsi di sekolah maupun di lembaga-lembaga, penurunan karakter.<br>4. Bagaimana cara mempertahankan karakter positif pada peserta didik?</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-08-16 04:40:13 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/rahmavitadwiana/pendidikankarakter2023/wish/2663087920</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/rahmavitadwiana/pendidikankarakter2023/wish/2663088081</link>
         <description><![CDATA[<div>- Aisyah zharfania Q<br>- Dinda Gaby&nbsp;<br>- Elvina Aaqilah&nbsp;<br>- Fatiha Herang P<br>- Mariana Diarosanti<br>1. karakter adalah kecenderungan pada diri seseorang yang dapat dibentuk dan dipengaruhi oleh lingkungan. Contoh: pemalu, rajin&nbsp;<br>2. Dari didikan orang tua, lingkungan tempat bertumbuh, adat isitiadat setempat. Caranya dengan pola asuh, lingkungan pergaulan, aturan <br>3. adanya pemaksaan pada saat proses penanaman karakter dimana semua orang harus memiki standar karakter yang sama&nbsp;<br>4. Apakah karakter yang dapat dikatakan baik adalah karakter yang dimiki oleh sebagian besar orang?</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-08-16 04:40:31 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/rahmavitadwiana/pendidikankarakter2023/wish/2663088081</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Diskusi Kelompok</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/rahmavitadwiana/pendidikankarakter2023/wish/2663088679</link>
         <description><![CDATA[<div>Nama Anggota:<br>1. Gita Shiren Al Athrus<br>2. Putri Fadhila Pramono<br>3. Zulfa<br><br>1. Karakter adalah sifat yang melekat pada seseorang dan dapat berubah sesuai pendidikan yang didapatkan, lingkungan sekitar, dukungan, dan aspek-aspek lainnya.&nbsp;<br>Beberapa contoh karakter diantaranya, yakni:<br>a. Berbudi luhur<br>b. Jujur<br>c. Kepemimpinan<br><br>2. Dalam setiap setting lingkungan, mulai dari keluarga, sekolah, masyarakat, dan media sosial, dengan cara berkomunikasi satu sama lain, menyaring konten positif dari media sosial, serta berbagai hal lain yang dapat memengaruhi terbentuknya karakter kita.&nbsp;<br><br>3. a. Khawatir akan pandangan orang lain terhadap kita saat ingin mengubah diri menjadi lebih baik.&nbsp;<br>b. Tertanamnya suatu ajaran sejak dini, sehingga sulit mengubahnya<br>c. Adanya perbedaan sudut pandang antar generasi terhadap suatu hal<br><br>4.&nbsp;a. Bagaimana cara mengembangkan karakter diri menjadi lebih baik tanpa merasa khawatir akan penilaian orang lain?<br>b. Sebagai calon ibu, bagaimana cara membentuk karakter anak yang baik?&nbsp;</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-08-16 04:41:31 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/rahmavitadwiana/pendidikankarakter2023/wish/2663088679</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Diskusi Kelompok</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/rahmavitadwiana/pendidikankarakter2023/wish/2663089083</link>
         <description><![CDATA[<div>Anggota Kelompok:&nbsp;<br>1. Divarunni A.P (22/502891/PS/23142)<br>2. Mayra Hanun (22/503262/PS/23153)<br>3. Angelina Indriani (22/496726/PS/23064)<br>4. Devia Wulandari (22/496894/PS/23067)<br>5. Aisha Rahadian Habiba (22/498504/PS/23110)<br>6. Carissa Andis Wiyatno Putri (22/497737/PS/23083)<br><br>1. Karakter adalah watak atau sifat khas yang dimiliki oleh setiap individu. Contohnya, disiplin, ramah, rajin, supel, loyal.<br><br>2. Karakter dibentuk sejak kecil dan dipengaruhi oleh keluarga, peers (pergaulan), guru di sekolah, dan orang-orang di sekitarnya. Karakter dibentuk melalui pendidikan agama dengan keluarga, pendidikan formal di sekolah, dan berbagai interaksi dengan anggota masyarakat lain.&nbsp;<br><br>3. Saat ini, terdapat beberapa permasalahan dalam pendidikan karakter di Indonesia. Contohnya tawuran, bolos kelas, mencontek, dan lain sebagainya. Hal ini membuktikan adanya urgensi penerapan pendidikan karakter di Indonesia.&nbsp;<br><br>4. Apakah karakter negatif individu yang ada pada tahap dewasa akhir (dewasa hingga lansia) dapat diperbaiki?</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-08-16 04:42:12 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/rahmavitadwiana/pendidikankarakter2023/wish/2663089083</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/rahmavitadwiana/pendidikankarakter2023/wish/2663089269</link>
         <description><![CDATA[<div>1. Karakter adalah ciri khas yang dimiliki seseorang seperti perilaku atau sifat yang menonjol, dan terbentuk dari nilai dan norma di lingkungan sekitar individu<br>2. Di rumah, sekolah, masyarakat, lingkup pertemanan, dengan cara mengadopsi nilai-nilai sekitar melalui pola asuh orang tua, proses pendidikan di sekolah, pengaruh oleh karakter sekitar (social learning theory)<br>3. Paparan globalisasi dan modernisasi yang menyebabkan masuknya karakter-karakter yang negatif. Banyak sekali praktik pengembangan karakter yg tidak sesuai dengan teori. Rendahnya literasi masyarakat dan kemampuan berpikir kritis<br>4. Di Indonesia sendiri sudah banyak upaya untuk meningkatkan kualitas karakter masyarakat secara teoritis melalui pendidikan di sekolah atau pelatihan pengembangan karakter, namun mengapa pada kenyataannya masih saja banyak masyarakat yang bertindak tidak sesuai dengan pendidikan karakter yang diberikan, apa yang sebenarnya harus diperkuat untuk menjadikan pendidikan karakter di Indonesia efektif dalam meningkatkan kualitas karakter masyarakat?<br><br>Nama:<br>- Azkya Kamila<br>- Nur Amalina<br>- Anindya Verawati<br>- Intansari K.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-08-16 04:42:31 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/rahmavitadwiana/pendidikankarakter2023/wish/2663089269</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/rahmavitadwiana/pendidikankarakter2023/wish/2663089500</link>
         <description><![CDATA[<div>1. Karakter adalah sifat yang dimiliki seseorang yang cenderung konstan terbentuk dari kebiasaan dan lingkungan dalam waktu yang lama. Ex: berintegritas, sopan santun, nasionalis, religius&nbsp;<br>2. Di lingkungan mainly di keluarga, sekolah dan teman sebaya. Dari kebiasaan, modeling orang yang lbh tua / teman, pendidikan, pengalaman<br>3. Kurangnya rasa hormat kepada orang lebih tua akibat terpapar konten di media sosial. Kurang integritas dan bijak dalam menggunakan fasilitas dan teknologi seperti chat gpt untuk tugas dan ujian<br>4. Karena kemudahan akses terhadap konten sosial media, membuat&nbsp; pengajaran dan nilai yang telah ditanamkan orangtua dan guru hilang. Bagaimana meminimalisir dampak konten sosial media terhadap karakter anak?&nbsp;<br><br>Widya laela, vanya claire, cleva liguna, hikmah gangsar</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-08-16 04:42:57 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/rahmavitadwiana/pendidikankarakter2023/wish/2663089500</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Vita Tawfi Bayu Arya Grace</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/rahmavitadwiana/pendidikankarakter2023/wish/2663089739</link>
         <description><![CDATA[<div>1. Karakter merupakan sifat yang memengaruhi pola perilaku yang menjadi ciri suatu individu. Contohnya, Maul adalah orang yang pandai berbicara dan percaya diri.&nbsp;<br>2. Karakter dapat dibentuk di lingkungan dekat maupun jauh, seperti keluarga, pertemanan hingga sosial media.<br>3. Terjadinya degradasi moral pada generasi-generasi muda. Dan disekolah tidak ada pendidikan karakter secara formal<br>4. Apakah seseorang dapat dikategorikan memiliki karakteristik menjadi seorang pribadi yang baik atau buruk? Apakah seorang individu dapat memiliki karakteristik kepribadian keduanya?<br><br>Anggota Kelompok:<br>Silwanya Yusevita<br>Muhammad Tawfi<br>Fernanda Putri Gracia<br>Aulia Nafi Bayu<br>Ararya Rayhan Maulana<br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/1971042292/2557d4b4930f057fe8c14650e2461fc7/drawing.png" />
         <pubDate>2023-08-16 04:43:21 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/rahmavitadwiana/pendidikankarakter2023/wish/2663089739</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/rahmavitadwiana/pendidikankarakter2023/wish/2663090505</link>
         <description><![CDATA[<ul><li>Nadia Nursya</li><li>Marsa Tisya Putri</li><li>Umar Abdul Aziz&nbsp;</li><li>Putu Daryati</li><li>Akmal Fahri</li></ul><ol><li>Karakter adalah sifat yang melekat pada seseorang. Contohnya : jujur, berani, rendah hati, disiplin, dll.</li><li>Di keluarga, di sekolah, di masyarakat. Melalui ajaran orang tua, bersosialiasi, adaptasi lingkungan.&nbsp;</li><li>Kurangnya solusi dari keluarga dan sekitar sehingga tidak ada rasa ingin mengembangkan karakter yang baik dari anak, modelling yang salah dari lingkungan sekitar, kurang menghargai orang lain terkait pendirian orang lain.&nbsp;</li><li>Bagaimana pendidikan dan perkembangan karakter untuk mencapai sebuah kesuksesan?</li></ol><div><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-08-16 04:44:22 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/rahmavitadwiana/pendidikankarakter2023/wish/2663090505</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/rahmavitadwiana/pendidikankarakter2023/wish/2663091228</link>
         <description><![CDATA[<div>Nama Kelompok:<br>1. Ivana Kristina Simatupang<br>2. Zumna Narulita Widhiasni<br>3. Meisha Fidela Humaira<br>4. Noorannisa Afifah<br><br>Jawaban:<br>1. Karakter adalah kecenderungan seseorang dalam bertindak, berpikir, dan berperilaku yang terbentuk seiring waktu yang dipengaruhi oleh pengalaman, latar belakang budaya, dll</div><div>Contoh:&nbsp;</div><ul><li>Menjunjung integritas: tidak plagiasi, jujur</li></ul><div><br>2. Keluarga, pertemanan, akademik, dan sosial. Sosialisasi dan pergaulan yang dilakukan pada lingkungan tersebut membentuk beberapa karakter, selain itu juga terdapat peran nilai moral yang sudah melekat dalam diri.<br><br>3.&nbsp;</div><ul><li>Sering kali pendidikan dan penegembangan karakter dipandang sebelah mata dan kurang dilaksanakan dengan serius, padahal pendidikan karakter sangat fundamental dan perlu ditanamkan sejak dini.</li><li>Lingkungan keluarga lepas tangan terhadap pendidikan karakter pada anak dan menyerahkan sepenuhnya tugas tersebut pada pengajar di sekolah padahal perlu adanya kerja sama dari seluruh pihak dalam melaksanakan pendidikan karakter.</li></ul><div>4. Apakah pendidikan karakter perlu menekankan pengembangan diri secara individual atau berdasarkan suatu aturan/norma/<em>guideline</em> tertentu?</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-08-16 04:45:24 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/rahmavitadwiana/pendidikankarakter2023/wish/2663091228</guid>
      </item>
      <item>
         <title>KELOMPOK B </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/rahmavitadwiana/pendidikankarakter2023/wish/2663091356</link>
         <description><![CDATA[<div>1. Yasmine Kirana<br>2. Iqbal Rizky<br>3. Abimanyu N<br>4. M Abds Hanif<br><br>1. Karakter adalah sifat yang mempengaruhi kecenderungan berperilaku dan nilai moral yang bisa dibentuk dan berubah selama rentang kehidupan seseorang.&nbsp;<br><br>Ex: Integritas mempengaruhi seseorang berperilaku jujur.&nbsp;<br><br>2. Keluarga, sekolah, masyarakat, peer group, dunia maya, melalui modelling, pengasuhan, reinforcement, dll.&nbsp;<br><br>3. Perilaku seseorang dpt berubah karena keinginan utk diterima di suatu lingkungan dan pergeseran norma norma sosial. <br><br>4. Standar Karakter pantas dan tidak pantas setiap orang di generasi tertentu pasti berbeda dengan generasi sebelumnya ataupun sesudahnya, dalam mata kuliah ini,&nbsp; apakah kita menggunakan acuan standar karakter dari generasi sebelum sesudah atau saat ini?&nbsp;</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-08-16 04:45:36 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/rahmavitadwiana/pendidikankarakter2023/wish/2663091356</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/rahmavitadwiana/pendidikankarakter2023/wish/2663091402</link>
         <description><![CDATA[<div>1. Karakter merupakan sifat atau ciri khas yang membedakan seseorang dari yang lain. Contoh karakter : jujur, tegas, pekerja keras, disiplin, optimis, dan lain sebagainya.<br><br>2. Berdasarkan hasil diskusi kami, karakter paling banyak dibentuk dan dipengaruhi melalui keluarga, sekolah, dan lingkungan. Pembentukan karakter dapat terbentuk dengan cara langsung , misalnya dari edukasi di sekolah maupun orang tua secara verbal. Selain itu, karakter juga dapat terbentuk secara tidak langsung, misalnya melalui pertemanan, pengamatan kebiasaan dari orang-orang di lingkungan sekitarnya. <br><br>3. Disintegritas akademik seperti misalnya titip absen, mencontek ketika ujian, dan bahkan melakukan plagiarisme sebuah karya tulis. Perilaku disintegritas akademik ini menunjukkan karakter yang tidak baik dan tidak patut untuk ditiru.<br><br>4. Berdasarkan opini publik, pembentukan karakter seseorang hanya terbatas sampai usia anak-anak/remaja, apakah itu benar? ketika seseorang beranjak dewasa apakah karakter yang sudah melekat di dirinya (konteks negatif) dapat diubah?<br><br>Nama Anggota :&nbsp;<br>1. Dita Sabila M. (22/502816/PS/23140)<br>2. Winnie Onghawa (22/492717/PS/22976)<br>3. Natashja Raelyn S. B. (22/493179/PS/22990)<br>4. Naomi Benedykta P. K. (22/503303/PS/23157)<br>5. Tysa Yaffa S. S. (22/499388/PS/23115)</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-08-16 04:45:40 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/rahmavitadwiana/pendidikankarakter2023/wish/2663091402</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Ansen, Hana, Rudi, Bhekti, Naura, Corrie</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/rahmavitadwiana/pendidikankarakter2023/wish/2663091477</link>
         <description><![CDATA[<div>1. Karakter merupakan bagian dari kepribadian yang terdiri atas sikap dan sifat (karakteristik) seseorang. Contohnya adalah seseorang yang gemar membuang sampah pada tempatnya memiliki karakter cinta lingkungan<br><br>2. Di rumah/keluarga melalui pengasuhan, sekolah melalui pendidikan, lingkungan masyarakat dan pertemanan melalui interaksi serta pengaruh sosial budaya, dan kontemplasi dengan diri sendiri<br><br>3. - Kontradiksi antara karakter pribadi dengan norma dan nilai sosial<br>- Degradasi karakter dari sisi pandang budaya yang terbentuk akibat penggunaan teknologi yang excessive dan globalisasi<br><br>4. Jika kita mempelajari tentang pendidikan karakter maka mengapa kita berorientasi pada nilai akhir, yang mana hal tersebut dijadikan indikator dari perkembangan karakter inidividual?<br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-08-16 04:45:48 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/rahmavitadwiana/pendidikankarakter2023/wish/2663091477</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/rahmavitadwiana/pendidikankarakter2023/wish/2663091699</link>
         <description><![CDATA[<div>- Jhonatan Pakpahan<br>- Natasia Silaban<br>- Alfonso Silalahi<br>- Trixy Theodora<br><br>1. bagian dalam seorang individu dari kepribadian dan perilaku yang mengekspresikan dan ciri khas sebagai individu tersebut. contoh karakter yang bisa ditemui, yaitu disiplin, ambisius, kreatif.<br><br>2. di rumah, sekolah, dan masyarakat dan dapat dilakukan dengan cara dipelajari, dibiasakan, dan diamati.<br><br>3. modernisasi, perbedaan perspektif dalam masyarakat, kurangnya dasar pengajaran karakter di rumah, multikultural.<br><br>4. Apa hal yang perlu diperhatikan dalam membentuk karakter apabila pengajaran karakter di rumah kurang baik?</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-08-16 04:46:05 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/rahmavitadwiana/pendidikankarakter2023/wish/2663091699</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/rahmavitadwiana/pendidikankarakter2023/wish/2663091929</link>
         <description><![CDATA[<div>1. Karakter adalah sekumpulan sikap yang bersifat menetap pada seseorang dalam jangka waktu lama dan mendasari cara berperilaku mereka. Contohnya, seorang pemimpin memiliki karakter yang bijaksana, mengayomi, adil, dan mampu berkomunikasi dengan baik.<br><br>2. Di dalam keluarga, di lingkungan sekolah, dan masyarakat. Dengan cara Shaping seperti memberikan pengertian mengenai apa yang benar dan yang salah juga mengenai norma2 yang ada. Selain itu individu juga dapat melakukan modelling melalui interaksi dan paparan sosial yang dialami.<br><br>3. Terlalu menekankan standar karakter tertentu, contohnya individu yang lebih muda harus selalu meminta maaf kepada yang lebih tua walaupun tidak bersalah. Selain itu, penyampaian pendidikan karakter yang tidak dapat menyesuaikan keadaan individu masing-masing.<br><br>4. Bagaimana cara menyesuaikan pembelajaran karakter untuk masing-masing individu yang pastinya berbeda beda?<br><br>Anggota : Sedonna, Zahira, Intan, Inara, Floren, Aisyah<br><br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-08-16 04:46:24 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/rahmavitadwiana/pendidikankarakter2023/wish/2663091929</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/rahmavitadwiana/pendidikankarakter2023/wish/2663091949</link>
         <description><![CDATA[<div>Kelompok<br>- Husna Lathifah<br>- Ratih Aulia H.<br>- Syifa Naila M.<br>- Nastiti Satariya S.<br>- Aisha Haiqa Ilma<br><br>1. apa itu karakter<br>adalah sifat dalam diri individu yang konsisten ditunjukkan dari waktu ke waktu dan membentuk sebagian besar diri seseorang<br>contoh: emosional saat menghadapi situasi yang tidak nyaman,&nbsp;<br>2. di mana<br>&nbsp;keluarga dan sekolah, interaksi dengan lingkungan sekitar, refleksi diri, modelling dari seseorang yang disukai atau dihormati<br>4. masalah<br>- ditanamkan untuk berbuat jujur dalam ujian, tetapi lingkungan (terutama sekolah) menuntut hasil yang bagus tanpa melihat proses.<br>- satu cara pengajaran yang dipakai untuk kondisi murid yang berbeda-beda, kemungkinan hasilnya tidak bisa diterapkan pada semua anak.&nbsp;<br>- internet yang sudah menjadi bagian dari kehidupan. orang tua kadang membebaskan anak untuk mengeksplor tanpa memerhatikan batasan dan konten apa yang dikonsumsi oleh anak<br>4. pertanyaan<br>- bagaimana cara mengajarkan pendidikan karakter yang baik tanpa mengesampingkan karakter asli dan unik yang dimiliki seorang individu?</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-08-16 04:46:25 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/rahmavitadwiana/pendidikankarakter2023/wish/2663091949</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/rahmavitadwiana/pendidikankarakter2023/wish/2663091965</link>
         <description><![CDATA[<div>Fita Surya Khairunnisa<br>(22/497949/PS/23091)<br>Gusnita Rahayu Suhara<br>(22/506152/PS/23213)<br>Fitri Indriyani<br>(22/504985/PS/23201)<br>Anggun Meirisya Asriningtyas (22/505170/PS/23203)<br>Shafa Sabrina Arifahma (22/502726/PS/23138)<br><br>1. Karakter merupakan sifat yang melekat pada diri seseorang sejak dini. Karakter dipengaruhi oleh lingkungan dan genetik. Contoh karakter antara lain sabar, sombong, arogan, dan bijaksana.<br>2. Karakter kami dibentuk dengan melakukan banyak interaksi sosial dengan orang lain. Interaksi-interaksi ini terjadi di lingkungan pertemanan, sekolah, dan keluarga. Pendidikan karakter juga merupakan pembelajaran yang disediakan di sekolah dimana kami belajar membentuk karakter diri yang positif.<br>3. Permasalahan terkait pendidikan dan pengembangan karakter:<br>- Dalam pendidikan, guru lebih fokus terhadap nilai daripada proses pemahaman, sehingga banyak siswa berperilaku curang dan mencontek.&nbsp;<br>- Perbedaan perspektif antara karakter baik dan karakter buruk yang berbeda tergantung konteks lingkungan.<br>- Mewajarkan kenakalan anak dengan kalimat "Namanya juga anak kecil" dan tidak dilakukan pendidikan karakter sejak dini menyebabkan anak tidak memahami perbuatan yang baik dan buruk.&nbsp;<br>4. Apakah seseorang perlu mengubah karakternya sesuai norma yang berlaku ketika berpindah ke suatu lingkungan baru?</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-08-16 04:46:27 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/rahmavitadwiana/pendidikankarakter2023/wish/2663091965</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Diskusi Kelompok</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/rahmavitadwiana/pendidikankarakter2023/wish/2663091980</link>
         <description><![CDATA[<div>Anggota Kelompok:&nbsp;<br>1. Indah Puspita Sari<br>2. Najwa Aryana M<br>3. Windy Susanty<br>4. Clara Widyatna<br>5. M. Fazle Mawla P<br>6. Dyan Dhanandjaya P<br><br>Jawaban: <br>1. sesuatu yang melekat pada diri seseorang dan bisa berubah seiring berjalannya waktu. karakter juga diartikan sebagai reaksi seseorang terhadap lingkungan.&nbsp;<br>contoh: integritas seseorang, kejujuran, loyalitas, kesopanan, dsb.<br><br>2. dirumah, sekolah, lingkungan masyarakat, pertemanan, setting pekerjaan. cara karakter dibentuk melalui parenting style, pengalaman sepanjang hidup, peristiwa traumatis, program training dan coaching, modelling, dll.&nbsp;<br><br>3. pembuat kebijakan yang tidak mencontohkan karakter yang baik, figur yang tidak sesuai dengan pendidikan karakter yang diharapkan, hasil kelulusan atau kebijakan yang dibuat contohnya kurikulum sekolah mengutamakan hasil angka dibandingkan proses pembelajaran yang mengedepankan integritas. sehingga murid atau siswa mementingkan nilai daripada kejujurannya<br><br>4. Pertanyaan 1: mengapa pendidikan akademik lebih dihargai daripada non-akademik seperti seni, olahraga, aktivitas lain. Pertanyaan 2: mengapa keunikan dari siswa tidak cukup diapresiasi oleh pihak-pihak yang terkait, dan justru diarahkan untuk sesuatu yang monoton</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-08-16 04:46:30 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/rahmavitadwiana/pendidikankarakter2023/wish/2663091980</guid>
      </item>
      <item>
         <title>DISKUSI KELOMPOK KELAS A</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/rahmavitadwiana/pendidikankarakter2023/wish/2663092087</link>
         <description><![CDATA[<div>jeremiah, nastiti dita, marvellian<br><br>1. karakter adalah bagian dalam seorang individu dari kepribadian dan perilaku yang mengekspresikan dan ciri khas sebagai individu tersebut. contoh karakter yang bisa ditemui, yaitu disiplin, ambisius, kreatif.<br><br>2. di rumah, sekolah, dan masyarakat dan dapat dilakukan dengan cara dipelajari, dibiasakan, dan diamati.<br><br>3. keadaan modernisasi, perbedaan perspektif dalam masyarakat, kurangnya dasar pengajaran karakter di rumah, multikultural.<br><br>4. apa perbedaan sifat, kepribadian, dan karakter</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-08-16 04:46:40 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/rahmavitadwiana/pendidikankarakter2023/wish/2663092087</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Bintang, Dinda Adira, Hawa, Nickyta, Phidya</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/rahmavitadwiana/pendidikankarakter2023/wish/2663092097</link>
         <description><![CDATA[<div>1. Karakter adalah suatu sifat yang melekat&nbsp; dan menjadi identitas setiap individu. Contoh : Pemalu, pemberani, baik hati, sombong, bertanggung jawab, dsb<br><br>2. Di keluarga, sekolah, dan lingkungan masyarakat, bangsa dan negara. Dengan adanya reinforcement dan punishment pada setiap perilaku, modelling figur orang terdekat (orang tua, teman, dll)<br><br>3. Adanya penurunan moral (tata krama, sopan santun, tata perilaku, pergaulan) dari masa ke masa yang disebabkan perkembangan teknologi yang semakin canggih sehingga pertukaran informasi semakin tetapi tidak tersaring dengan baik. Contohnya, ada anak kecil yang lebih tau lagu kekinian yang mengandung arti negatif dibandingkan lagu nasional/anak-anak<br><br>4. Apakah pembentukan karakter individu yang dilakukan secara keras (ex. senioritas) lebih efektif dibandingkan individu yang dibebaskan dalam berkarakter (ex. tanpa senioritas dan tanpa diperingatkan)?</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-08-16 04:46:41 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/rahmavitadwiana/pendidikankarakter2023/wish/2663092097</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/rahmavitadwiana/pendidikankarakter2023/wish/2663092261</link>
         <description><![CDATA[<div>Anggota Kelompok:<br>Dhyana Sukhavati (22/493837/PS/23007)<br>Marlyn Ivana Trigita (22/498327/PS/23104)<br><br>1. Menurut kalian, apa pengertian karakter? Berikan contoh - contoh.<br>Jawab: Karakter adalah sekumpulan sifat dan perilaku yang terbentuk dari pengalaman - pengalaman seseorang.<br>Contoh: Jujur, suka berbohong.<br><br>2. Di mana saja dan dengan cara apa saja karakter kalian selama ini dibentuk?Jawab: Di lingkungan keluarga, sekolah, pertemanan, dan masyarakat. Karakter dapat terbentuk melalui sosialisasi, media, modelling, dst.<br><br>3. Sebutkan permasalahan yang kalian amati terkait pendidikan dan pengembangan karakter.<br>Jawab: Pengaruh media elektronik, seperti HP dan gadget pada anak, serta kurangnya partisipasi orang tua dalam pengasuhan anak, sehingga anak tidak memiliki filter dalam mengakses informasi di sosial media. Akibatnya, tidak jarang anak yang berperilaku buruk, misalnya mengucapkan kata - kata kotor.<br><br>4. Sekarang giliran kalian yang bertanya: Tulislah 1 pertanyaan menarik tentang (pendidikan/pengembangan) karakter yang kalian punya.<br>Jawab: Indikator apa yang menjadikan suatu karakter dikategorikan baik atau buruk?</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-08-16 04:46:58 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/rahmavitadwiana/pendidikankarakter2023/wish/2663092261</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Diskusi 16/08/2023</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/rahmavitadwiana/pendidikankarakter2023/wish/2663092331</link>
         <description><![CDATA[<div><strong>1. Pengertian karakter dan contohnya</strong></div><div>→ Sikap/perilaku unik yang dimiliki oleh seorang individu dan menjadi pembeda dengan individu lain, contohnya berwibawa, tegas, penyayang, dan lain-lain.<br><br><strong>2. Dimana dan dengan cara apa karakter dibentuk</strong></div><div>→ Contohnya dalam hubungan keluarga dan <em>peer group</em>. Keluarga sebagai agen pertama yang menemani sejak kecil membentuk karakter anak. Misal didikan keluarga yang lembut akan membentuk karakter anak yang penyayang. Sedangkan di hubungan <em>peer group </em>juga dapat membentuk karakter anak. Misal anak memiliki teman yang tepat waktu, maka anak tersebut akan terdorong untuk menjadi anak yang disiplin. <br><br><strong>3. Permasalahan yang kalian amati terkait pendidikan dan pengembangan karakter</strong></div><div>→ Karakter siswa di setiap <em>setting</em>/lingkungan berbeda-beda, meskipun usia sama, belum tentu karakter mereka sama pula. Beberapa sulit ditangani, butuh perhatian khusus.<br> <br><strong>4. Tulislah pertanyaan menarik tentang (pendidikan/pengembangan) karakter yang kalian punya!</strong></div><div>→ Apakah karakter yang sudah terbentuk bisa diubah dalam waktu yang singkat? Apabila bisa, faktor apa saja yang kira-kira dapat mempengaruhi perubahan karakter tersebut?</div><div>→ Apa cara yang paling efektif untuk membentuk karakter baik dalam individu?</div><div>→ Apa perbedaan karakter, sifat, dan sikap?</div><div><br></div><div><strong>Bianca Y.</strong></div><div><strong>Indirra R. A.</strong></div><div><strong>Raissa Amanda N.</strong></div><div><strong>Kayla Diva W.</strong></div><div><strong>Daffa Atika S.</strong></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-08-16 04:47:03 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/rahmavitadwiana/pendidikankarakter2023/wish/2663092331</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Diskusi Kelompok</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/rahmavitadwiana/pendidikankarakter2023/wish/2663092500</link>
         <description><![CDATA[<div>Anggota Kelompok:<br>- Nailah ‘Ilma Hamuda<br>- Rossa Razhmi G<br>- Aulia Nurussyifa A<br>- Hayuningtyas Puspa A<br>- Nuna Siva Hambami F<br>- Nisrina Zahrani N<br><br>1. karakter adalah sesuatu pada diri individu yang melekat dan unik dan membentuk identitas seseorang serta dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti lingkungan, pengasuhan orang tua, dan lain-lain.<br>contoh: jujur, keras kepala, disiplin, pantang menyerah<br><br>2. di lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat dengan cara mendapatkan pengasuhan/pendidikan dari orang tua, pendidikan karakter di sekolah, serta interaksi langsung di lingkungan masyarakat.<br><br>3. Masih ditemukan krisis karakter seperti terjadinya tawuran, rendahnya integritas, dan hal lainnya. Hal tersebut masih sering terjadi walaupun&nbsp; pendidikan karakter sudah sering digaungkan dan diberikan di lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat.<br><br>5. Mengapa seseorang kesulitan mengubah karakternya padahal ia sudah mengetahui bahwa karakter yang dimilikinya kurang baik? Sebagai contoh, seorang siswa seringkali menyontek saat ujian atau mengerjakan tugas padahal ia tau hal tersebut adalah hal yang salah dan sudah ditegur berkali-kali, tetapi ia tetap terus menerus melakukannya?</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-08-16 04:47:18 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/rahmavitadwiana/pendidikankarakter2023/wish/2663092500</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/rahmavitadwiana/pendidikankarakter2023/wish/2663092979</link>
         <description><![CDATA[<div>Aulia Nur Zahro (22/504549/PS/23188)<br>Irman Zaidan Nabhan (22/498089/PS/23095)<br>Kyra Shafa Putri Nabilah (22/493799/PS/23005)<br>Zyahra Aulia N S (22/492858/PS/22984)<br><br>1. Menurut kalian, apa pengertian karakter? Berikan contoh-contoh.<br>Karakter adalah sifat individu yang telah melekat pada individu serta dipengaruhi juga oleh konteks sosial budaya dan memiliki nilai positif-negatif. Contohnya adalah jujur, ingkar janji, pemarah, pendendam, dan pemaaf.<br><br>2. Di mana saja dan dengan cara apa saja karakter kalian selama ini dibentuk?<br>Karakter bisa didapatkan dan dibentuk dari lingkup keluarga, sekolah, dan masyarakat. Karakter bisa dibentuk dengan cara mempelajari norma perilaku yang ada di sekitar individu tersebut dan pembelajaran hidup melalui modelling oleh orang-orang di sekitar kita. Sehingga, lama-kelamaan karakter tersebut akan terbentuk menjadi suatu kebiasaan.<br><br>3. Sebutkan permasalahan yang kalian amati terkait pendidikan dan pengembangan karakter.<br>Dari yang kami amati di kehidupan sosial saya pribadi dan melalui media sosial, dewasa ini banyak sekali permasalahan berupa karakter negatif pada siswa maupun mahasiswa. Pada siswa misalnya, masih mudah sekali ditemukan siswa yang bersikap tidak sopan di lingkungannya, baik terhadap guru maupun teman sebayanya. Ketidaksopanan tersebut dapat berupa tindakan verbal maupun nonverbal seperti kata-kata kasar dan membantah guru.&nbsp;<br><br>4. Sekarang giliran kalian yang bertanya: Tulislah 1 pertanyaan menarik tentang (pendidikan/pengembangan) karakter yang kalian punya.<br><br>Bagaimana cara agar karakter yang ditanamkan dapat bertahan meskipun dengan adanya perubahan zaman?<br><br><br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-08-16 04:48:01 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/rahmavitadwiana/pendidikankarakter2023/wish/2663092979</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kelas A (ALASAN)</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/rahmavitadwiana/pendidikankarakter2023/wish/2663093060</link>
         <description><![CDATA[<div>Anggota kelompok: Agnia D. P., Limtsa (Regan A. T.), Aisyah K., Sasa (Malina S. R.), Athar R., Nuri (Shahrin N. R.)<br><br></div><div>1. Karakter adalah atribut yang melekat pada individu, dalam jangka waktu yang lama, dan termanifestasi dalam sikap dan perilaku individu. Contohnya adalah seseorang yang dilatih untuk berbicara di depan umum oleh orang tuanya sejak dini akan memiliki karakter yang percaya diri.&nbsp;</div><div>2.&nbsp;Karakter bisa terbentuk dari rumah. Di rumah, karakter dapat terbentuk dari parenting (pola asuh) dan pemberian value oleh keluarga (orang tua). Selain itu, karakter juga dapat terbentuk dari sekolah. Di sekolah, karakter dapat terbentuk melalui pendidikan formal oleh guru di dalam kelas dan dari interaksi siswa dengan teman-temannya. Terakhir, karakter dapat terbentuk dari masyarakat. Di masyarakat, kita dipengaruhi oleh nilai dan budaya yang ada di masyarakat.</div><div>3. Tidak meratanya pendidikan karakter di sekolah, sistem pendidikan karakter yang ada belum berjalan secara spesifik dan terstruktur, minimnya pengetahuan dalam pengembangan karakter, masifnya perkembangan teknologi yang tidak disertai dengan kesiapan dalam menerimanya</div><div>4.&nbsp;Apakah karakter dapat digeneralisasi secara universal? Ataukah tergantung dengan konteks lingkungannya?<br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-08-16 04:48:08 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/rahmavitadwiana/pendidikankarakter2023/wish/2663093060</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/rahmavitadwiana/pendidikankarakter2023/wish/2663093196</link>
         <description><![CDATA[<div><strong>Anggota :</strong></div><ul><li><strong>Ayu Indira Putri Maharani (22/504730/PS/23197)</strong></li><li><strong>Alisa Kamilah (22/500013/PS/23126)</strong></li><li><strong>Allodya Vanesh Marcella (22/505792/PS/23206)</strong></li><li><strong>Dadap Ayu Lirih Nastiti (22/499599/PS/23117)</strong></li><li><strong>Firsta Nabila Cahyaningrum (22/503357/PS/23160)</strong></li></ul><div><br>1. <strong>Menurut kalian, apa pengertian karakter? Berikan contoh-contoh.<br></strong><br></div><div>Karakter merupakan prinsip dan <em>inner belief</em> yang ada dalam diri suatu individu. <em>Inner belief </em>tersebut dapat berupa prinsip, nilai, norma, agama, dan adat istiadat yang dianut seseorang. Prinsip dan <em>inner belief</em> yang dimiliki ini kemudian mendorong dan mengontrol perilaku individu dalam menghasilkan suatu perilaku. Contohnya individu yang memiliki karakter jujur. Kejujuran merupakan prinsip atau <em>inner belief</em> yang dijunjung oleh individu tersebut. Oleh karena itu, hal tersebut mendorong mereka untuk selalu berlaku jujur.</div><div><br><strong>2. Di mana saja dan dengan cara apa saja karakter kalian selama ini dibentuk?</strong><br><br></div><div>Terdapat dua faktor yang membentuk karakter seseorang, yakni faktor internal berupa pengaruh biologis dan faktor eksternal berupa pengaruh dari lingkungan. Pengaruh biologis dapat berupa genetik, hormon, dan lain sebagainya. Akan tetapi, faktor yang paling berpengaruh adalah lingkungan. Faktor lingkungan dapat mencakup lingkungan keluarga, lingkungan pendidikan, dan lingkungan pertemanan. Dalam lingkungan keluarga, seseorang mengembangkan karakter dengan menerapkan nilai-nilai yang diterapkan oleh orang tuanya. Orang tua dapat mengajarkan nilai-nilai tersebut dengan memberikan contoh kepada individu dan memberikan hadiah atau hukuman sesuai dengan perilaku individu. Hal yang sama terjadi di lingkungan pendidikan dan lingkungan pertemanan. Meskipun begitu, pengaruh dari lingkungan akan menjadi sebuah karakter apabila nilai-nilai tersebut diinternalisasikan oleh individu ke dalam <em>inner belief</em>-nya.</div><div>&nbsp;<br><strong>3. Sebutkan permasalahan yang kalian amati terkait pendidikan dan pengembangan karakter.</strong><br><br></div><div>Permasalahan atau kendala yang banyak terjadi di sekitar kita untuk pengembangan karakter antara lain:</div><ul><li>Masih kurang meratanya pendidikan di Indonesia. Permasalahan ini merupakan sebuah ironi mengingat pendidikan adalah salah satu faktor penting untuk pengembangan karakter.</li><li>Kurangnya pendidikan karakter sejak dini. Masa kanak-kanak atau masa <em>golden age</em> adalah waktu yang sangat tepat untuk mengajarkan pendidikan yang baik kepada anak-anak. Karakter yang diajarkan pada masa ini akan sangat berpengaruh untuk masa depan mereka, alih-alih memaklumi hal-hal buruk yang mereka lakukan, akan lebih baik jika kita bisa mengarahkan anak-anak agar bisa melakukan hal yang lebih baik.</li><li>Normalisasi terhadap hal-hal buruk, banyak terjadi di sekitar kita hal-hal yang sebenarnya tidak sesuai dengan norma seperti mencontek, remaja melakukan hal “nakal” seperti mabuk-mabukkan dan merokok, serta menyepelekan hal kecil seperti “maaf”, “tolong” dan “terima kasih”. Akan tetapi, karena banyak orang yang menormalisasi hal seperti itu maka hal tersebut dianggap biasa saja, padahal mungkin akan menimbulkan masalah besar di kemudian hari.&nbsp;</li></ul><div><br><strong>4. Sekarang giliran kalian yang bertanya: Tulislah 1 pertanyaan menarik tentang (pendidikan/pengembangan) karakter yang kalian punya.</strong><br><br></div><div>Bagaimana strategi adaptasi yang bisa digunakan dalam menghadapi krisis yang terjadi akibat transisi dari satu lingkungan ke lingkungan lain yang memiliki perbedaan kebudayaan &amp; persepsi tentang karakter yang baik dan buruk? Contoh: transisi dari sekolah ke universitas yang mungkin memiliki perbedaan nilai dan norma yang berlaku serta beragamnya latar belakang para mahasiswa dan dosen.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-08-16 04:48:18 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/rahmavitadwiana/pendidikankarakter2023/wish/2663093196</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kelompok spektakuler</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/rahmavitadwiana/pendidikankarakter2023/wish/2663093328</link>
         <description><![CDATA[<div><br>1.&nbsp; Karakter adalah sifat atau kepribadian yang membedakan seseorang dari orang lain<br>Contohnya : tegas, bertanggungjawab, disiplin, tamak&nbsp;<br>2. Keluarga -&gt; terbentuk dari cara orangtua mendidik, interaksi dengan kakak beradik<br>Lingkungan pertemanan -&gt; karakter orang-orang di lingkungan pertemanan mempengaruhi karakter individu<br>3. Sekolah hanya berfokus pada pendidikan akademik dan kurang menekankan nilai moral&nbsp;<br>4. Mengapa kenakalan remaja masih terjadi, padahal anak usia remaja telah mendapatkan pendidikan karakter dari keluarga dan sekolah sejak SD-SMA?<br><br>Anggota :&nbsp;<br>Hana Nasyifa, Nandisya Dwinta, Fathin Fityah, Fazra, Diva Nadiartalika, Wahida Amalin, Cahya Ningsih</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-08-16 04:48:30 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/rahmavitadwiana/pendidikankarakter2023/wish/2663093328</guid>
      </item>
      <item>
         <title>kelompok kelas A </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/rahmavitadwiana/pendidikankarakter2023/wish/2663093334</link>
         <description><![CDATA[<div><br>- Meyke Jalesy (22/496720/PS/23062)<br>- Clara Amanda (22/494274/PS/23031)<br>- Dzikrila Syifa (22/494127/PS/23019)<br>- Diyan Ulsa (22/505865/PS/23207)<br>-Tsamrotudzihni Walidina (22/493792/PS/23004)<br>-Aisyah Salsa Z D. (22/496606/PS/23059)<br><br>1. Ciri, sifat, dan perilaku yang dimiliki tiap individu. contoh : bijaksana, pemarah, pemberani<br><br>2. Keluarga (cara parenting yang diterapkan orang tua), Sekolah (peran guru dalam memberikan contoh karakter pada siswa dan menjadikan teman sebaya sebagai model dalam perkembangan karakter), Masyarakat (bagaimana individu memahami dan mematuhi norma yang berlaku)<br><br>3. Kurangnya kesadaran dan kepedulian lingkungan sekolah dan masyarakat dalam pengembangan karakter, kurangnya kesadaran diri individu, dan kurangnya pengawasan orang tua, serta pengaruh buruk dari gadget dan lingkungan terutama pada anak pra sekolah.<br><br>4. Bagaimana cara menerapkan pengembangan karakter yang efektif pada anak-anak di era digital masa kini?<br><br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-08-16 04:48:30 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/rahmavitadwiana/pendidikankarakter2023/wish/2663093334</guid>
      </item>
      <item>
         <title>1</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/rahmavitadwiana/pendidikankarakter2023/wish/2663093564</link>
         <description><![CDATA[<div>Karakter adalah bentuk endapan yang kompleks dari akumulasi sifat, sikap, dan perilaku seseorang yang dalam perjalanannya dipengaruhi oleh banyak faktor seperti hereditas juga lingkungan. Contohnya adalah orang yang memiliki karakter positif seperti optimis. Dalam perjalanannya hidupnya, seseorang yang mendapatkan banyak dukungan dari lingkungan keluarga dan sosialnya akan cenderung menimbulkan rasa percaya diri yang berbuah pada optimisme. Pun, optimisme juga timbul dari seseorang yang terbiasa menghadapi kesulitan dan akhirnya menemukan jalan keluar sehingga membuatnya memiliki pola pikir yang selalu optimis akan ada solusi dari setiap permasalahan.<br><br>2<br>Berbagai dinamika, baik dimana pun dan kapan pun itu yang dijumpai oleh seseorang sangat berkontribusi dalam pertumbuhan karakter seseorang. Dalam lingkungan keluarga, menjadi hal penting dalam mengenalkan seseorang terhadap karakter inti dari seseorang. Dalam lingkungan sosial baik di masyarakat maupun sekolah, menjadi hal eksternal yang banyak berkontribusi dalam memoles karakter inti yang telah ada. Faktor-faktor lain juga berpengaruh seperti adanya budaya, agama, dan latar belakang lainnya<br><br>3<br>Dalam sektor pendidikan, realitas yang terjadi adalah penekanan yang terlalu mendalam pada sisi akademis, tanpa diimbangi dengan pertumbuhan karakternya sehingga memunculkan tindakan yang tak jarang mengecilkan karakter untuk membesarkan nilai akademik. Pun, pembinaan karakter yang diterapkan pada siswa atau mahasiswa, terkadang tidak diiringi pada penjelasan yang bisa diterima oleh siswa atau mahasiswa tersebut sehingga hanya berlaku kedisiplinan yang takut akan hukuman, bukan karena pemahaman akan pemaknaannya. Dalam hal ini perlu diberlakukan sistem yang menyeluruh baik bagi peraturan, pendidik, dan pelaksanaannya.&nbsp;<br><br>4. Teman saya, Janur. Memiliki karakter negatif yang berupa sangat usil dan jahil, bahkan tak jarang kejahilan yang dilakukannya cenderung berlebihan. Menurut Bapak/Ibu, bagaimana cara mengatasi karakter negatif yang dimiliki teman saya ini?<br><br>Janur Kesumadadi<br>Muhammad Ilham<br>Rafif Jauza D<br>Fadhil Mayunaddha P<br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/1780063628/3ec4e705ec3e8338c137c0c39f98050d/image.jpg" />
         <pubDate>2023-08-16 04:48:44 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/rahmavitadwiana/pendidikankarakter2023/wish/2663093564</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Diskusi kelompok</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/rahmavitadwiana/pendidikankarakter2023/wish/2663093645</link>
         <description><![CDATA[<div>Nama Anggota:&nbsp;<br>1. Hilmy Azka Zul Amali (22/504940/PS/23199)<br>2. Iftah Luthfi Abriyan&nbsp;<br>(22/496449/PS/23053)<br>3. Agnes Ivana P. (22/505306/PS/23205)<br>4. Din Amalia Shaliha (22/503527/PS/23163)<br>5. Jelita Sofia Zahra (22/504609/PS/23190)<br>6. Anna Rarasati V. (22/498330/PS/23105)<br><br>JAWABAN PERTANYAAN<br>1. Karakter adalah sesuatu yang melekat dalam diri seseorang dan bersifat dinamis seiring berjalannya waktu.<br>2. Karakter bisa terbentuk melalui 2 cara, yaitu nature dan nurture. Jika nature, karakter cenderung muncul dari genetik atau bawaan dari orang tua seperti orang tua dengan sifat pendiam akan memiliki anak dengan kecenderungan pendiam. Sedangkan nurture, karakter cenderung dibentuk oleh lingkungan sekitarnya, seperti keluarga, teman, pendidikan, pengalaman hidup, pengaruh dunia maya, dll.<br>3. Permasalahan yang berkaitan dengan pendidikan dan pengembangan karakter dapat terjadi karena pengajaran dengan sistem kekerasan. Contohnya seperti kekerasan verbal maupun fisik yang diberikan sebagai hukuman pada siswa. Selain itu, permasalahan juga dapat terjadi karena kurangnya peran orang tua dalam memberikan arahan dan afeksi dalam mengasuh anak. Hal tersebut dapat memunculkan karakter anak yang kurang baik seperti attention seeker, impulsive, indicisive, dll.<br>4. Apakah pendidikan dan pengembangan karakter dapat dilakukan secara instan?</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-08-16 04:48:51 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/rahmavitadwiana/pendidikankarakter2023/wish/2663093645</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Diskusi Kelompok</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/rahmavitadwiana/pendidikankarakter2023/wish/2663093750</link>
         <description><![CDATA[<div>Anggota:<br>1. Allama Rozan Firdaus<br>(22/496858/PS/23066)<br>2. Frivandhi Hidayat<br>(22/497971/PS/23092)<br>3. Alvianda Yanuarizky Aditama<br>(22/498402/PS/23107)<br>4. Juan Varian Bertram Benedicta<br>(22/504189/PS/23176)<br><br><br>Jawaban<br>1. Karakter adalah sikap khusus yang dimiliki oleh masing masing orang yang terbentuk dari berbagai macam faktor baik darii faktor diri sendiri maupun seseorang yang termanifestasi dalam perbuatan di kehidupan sehari-hari<br>2. karakter dapat terbentuk dari faktor lingkungan maupun faktor disposisi dari dalam diri seseorang. faktor keluarga, pertemanan, sekolah, budaya, maupun sejarah. sedangkan perbedaan biologis juga dapat membentuk karakter seseorang<br>3. Permasalahan karakter yang oaling utama adalah adanya faktor lingkungan sebab seseorang sebagai makhluk sosial selalu berinteraksi dengan banyak orang dan interaksi tersebut saling memengaruhi satu sama lain. sehingga seseorang dapat terpengaruh karakter buruk dari orang yang berkarakter baaik. persoalan budaya juga menjadi masalah karena karakter pendidik juga dapat menurunkan karaakter yang kurang baik ke generasi selanjutnya<br>4. Apakah persoalan-persoalan karakter yang terjadi saat ini muncul hanya karena akibat dari absensi/lemahnya pendidikan karakter itu sendiri, atau adakah sesuatu yang lain yang menjadi akar permasalahan dari persoalan-persoalan karakter itu tadi?&nbsp;<br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-08-16 04:48:59 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/rahmavitadwiana/pendidikankarakter2023/wish/2663093750</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/rahmavitadwiana/pendidikankarakter2023/wish/2663094116</link>
         <description><![CDATA[<div>Anggota:<br>1. Reyna Hana&nbsp;<br>2. Raiqah dwi Sekarriny<br>3. Diandra atisha<br>4. Ainaya Putri Nabilah<br><br>1. Menurut kami, karakter adalah kepribadian, sifat seorang individu yang terbentuk dari lingkungannya. Karakter dapat diubah dan bisa berubah seiring waktu, Contohnya:<br>-Jujur<br>-Disiplin<br>-Sopan<br><br>2. Dari lingkup keluarga, sekolah, masyarakat.&nbsp;<br>Lingkup keluarga: dari didikan orang tua<br>Lingkup sekolah: peraturan sekolah, bimbingan dari guru<br>Lingkup masyarakat: norma, budaya, dan nilai-nilai sosial yang dibentuk<br>Cara karakter dibentuk bisa dengan adanya proses imitating (meniru) perilaku orang lain, pengalaman<br><br>3. Permasalahan yang kami temukan terdapat pada penerapan pengembangan karakter yang telah dilakukan di berbagai&nbsp; institusi, salah satunya pendidikan. Gap yang muncul adalah adanya perlakukan punishment atau hukuman ketika suatu individu memunculkan perliaku yang dikatakan "menyimpang". Apakah sesuai dengan realitanya bahwa anak-anak tersebut memunculkan karakter sesuai yang diharapkan?&nbsp;<br><br>4. Apabila aturan sudah ditetapkan tapi banyak yg menyimpang, bagaimana cara atau solusi yg tepat akan hal tsb?<br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-08-16 04:49:22 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/rahmavitadwiana/pendidikankarakter2023/wish/2663094116</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/rahmavitadwiana/pendidikankarakter2023/wish/2663094228</link>
         <description><![CDATA[<div>Aulia Nur Zahro (22/504549/PS/23188)</div><div>Irman Zaidan Nabhan (22/498089/PS/23095)</div><div>Kyra Shafa Putri Nabilah (22/493799/PS/23005)</div><div>Zyahra Aulia N S (22/492858/PS/22984)</div><div><br></div><div><strong>1. Menurut kalian, apa pengertian karakter? Berikan contoh-contoh.</strong></div><div>Karakter adalah sifat individu yang telah melekat pada individu serta dipengaruhi juga oleh konteks sosial budaya dan memiliki nilai positif-negatif. Contohnya adalah jujur, ingkar janji, pemarah, pendendam, dan pemaaf.</div><div><br></div><div><strong>2. Di mana saja dan dengan cara apa saja karakter kalian selama ini dibentuk?</strong></div><div>Karakter bisa didapatkan dan dibentuk dari lingkup keluarga, sekolah, dan masyarakat. Karakter bisa dibentuk dengan cara mempelajari norma perilaku yang ada di sekitar individu tersebut dan pembelajaran hidup melalui <em>modelling</em> oleh orang-orang di sekitar kita. Sehingga, lama-kelamaan karakter tersebut akan terbentuk menjadi suatu kebiasaan.</div><div><br></div><div><strong>3. Sebutkan permasalahan yang kalian amati terkait pendidikan dan pengembangan karakter.</strong></div><div>Dari yang kami amati di kehidupan sosial saya pribadi dan melalui media sosial, dewasa ini banyak sekali permasalahan berupa karakter negatif pada siswa maupun mahasiswa. Pada siswa misalnya, masih mudah sekali ditemukan siswa yang bersikap tidak sopan di lingkungannya, baik terhadap guru maupun teman sebayanya. Ketidaksopanan tersebut dapat berupa tindakan verbal maupun nonverbal seperti kata-kata kasar dan membantah guru.&nbsp;</div><div><br></div><div><strong>4. Sekarang giliran kalian yang bertanya: Tulislah 1 pertanyaan menarik tentang (pendidikan/pengembangan) karakter yang kalian punya.</strong></div><div><br></div><div>Bagaimana cara agar karakter yang ditanamkan dapat bertahan meskipun dengan adanya perubahan zaman?</div><div><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-08-16 04:49:32 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/rahmavitadwiana/pendidikankarakter2023/wish/2663094228</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>lintangfatui</author>
         <link>https://padlet.com/rahmavitadwiana/pendidikankarakter2023/wish/2663094431</link>
         <description><![CDATA[<div>Nama Anggota :&nbsp;</div><div>Din Andini Puspaningtyas (22/502754/PS/23139)</div><div>Lintang Fatin Nawawi (22/496800/PS23065)</div><div>Zuhra Callysta Gilda Theona (22/493424/PS/22994)</div><div><br><br></div><ol><li>Pengertian karakter dan contoh-contohnya: Ciri khas dan sifat seseorang yang cenderung menetap pada diri seseorang, karena sudah terbentuk sejak dini. Contohnya, seorang anak yang jarang diajak bicara dan mengenali emosi oleh orang tuanya sejak kecil, sangat mungkin untuk menjadi seseorang yang tertutup hingga dewasa. </li><li>Dimana saja dan dengan cara apa saja karakter kalian selama ini dibentuk&nbsp;</li></ol><ul><li>Di lingkungan rumah dengan adanya didikan dari orang tua</li><li>Di lingkungan sekolah dengan adanya kurikulum pendidikan karakter yang difasilitasi guru sebagai tenaga pendidik</li><li>Di lingkungan masyarakat, seperti norma dan budaya setempat&nbsp;</li></ul><div>3. Sebutkan permasalahan yang kalian amati terkait pendidikan dan pengembangan karakter</div><ul><li>Kurangnya sosok orang tua dalam mendampingi perkembangan karakter anak di saat anak mengalami peralihan (remaja) disaat teman memiliki pengaruh yang cukup besar</li><li>Digitalisasi internet yang dapat diakses oleh semua kalangan usia bahkan bagi anak-anak dibawah umur yang mana menyebabkan mereka mengetahui hal-hal yang belum seharusnya mereka ketahui (karakter dewasa sebelum waktunya)</li><li>Kurangnya minat siswa untuk mengikuti pelajaran pendidikan karakter di sekolah, karena cara penyampaian guru atau fasilitator di sekolah yang cenderung monoton dan menggurui.</li></ul><div>4. Sekarang giliran kalian yang bertanya , tulislah satu pertanyaan yang menarik tentang pendidikan/pengembangan karakter yang kalian punya &nbsp;</div><ul><li>Bagaimana cara membuat pendidikan karakter dapat diminati dan dianggap penting oleh siswa sehingga dapat diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari?</li></ul>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-08-16 04:49:51 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/rahmavitadwiana/pendidikankarakter2023/wish/2663094431</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/rahmavitadwiana/pendidikankarakter2023/wish/2663095002</link>
         <description><![CDATA[<div>Anggota Kelompok<br>- Daniel Novrando Siregar (22/498192/PS/23099)<br>- Vincensius Arnandho Raditya Putra (22/499702/PS/23120)<br>- Yehoshua Nugahita (22/502593/PS/23135)<br>- Aisya Maura Calista (22/497304/PS/23073)<br>- Dhimas Syahrurhozi<br>(22/503863/PS/23168)<br>- Raden Mas Dion M.K.A. [Kelas B]<br>(22/506130/PS/23212)<br><br><br>1. Atribut yang melekat dengan kecenderungan menetap pada individu dan dapat dicerminkan melalui sikap maupun perilaku berulang<br>Contoh :&nbsp;Integritas, kejujuran, kerendahan hati, dsb<br><br>2. Karakter terbentuk di lingkungan keluarga, sekolah, pertemanan, gereja, masjid, komunitas, masyarakat melalui proses modelling<br><br>3. Misatribusi perilaku, normalisasi perilaku yang kurang tepat, disfungsi lingkungan, dan pendidikan karakter yang terlalu terikat dengan nilai/norma tanpa memperhatikan pemahaman terkait alasan dari benar/salahnya suatu perilaku<br><br>4.&nbsp;Pengembangan katakter merupakan tanggung jawab berbagai pihak, namun apabila terdapat kegagalan dalam suatu lingkungan terkait pengembangan karakter, pihak mana yang paling mungkin memiliki peran terbesar dalam kesalahan tersebut?</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-08-16 04:50:39 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/rahmavitadwiana/pendidikankarakter2023/wish/2663095002</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Cassandra-Annisa-Nafiadara-Latifah-Dzikron-Yazid</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/rahmavitadwiana/pendidikankarakter2023/wish/2663096074</link>
         <description><![CDATA[<div>1. Menurut kelompok kami, karakter merupakan sesuatu yang berkaitan dengan&nbsp; sifat, kepribadian, perilaku, dan sejenisnya yang dipengaruhi oleh lingkungan. Misalnya pemberani, pemalu, pemarah<br>2. Karakter dapat dibentuk dalam setting keluarga, sekolah, maupun masyarakat. Keluarga terutama orang tua sebagai panutan pertama anak memiliki peran penting dalam membangun karakter yang baik. Sekolah di samping itu menjadi tempat anak untuk bersosialisasi dengan teman-teman serta tenaga pendidik.&nbsp;<br>3. Dalam konteks pendidikan di sekolah, kami merasa sekolah sebagai fasilitator pengembangan diri siswa kurang dapat memfasilitasi siswa untuk memiliki karakter diri yang baik. Hal ini salah satunya disebabkan kurangnya partisipasi sekolah dalam pembuatan program pengembangan karakter, misalnya pengadaan mata pelajaran mengenai pengembangan karakter yang interaktif dengan siswa, misalnya roleplay atau case-based learning.<br>4. Bagaimana cara melihat dan mengetahui karakter asli individu, sedangkan karakter itu sendiri cenderung dinamis dan berbeda-beda pada setiap individu?</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-08-16 04:52:17 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/rahmavitadwiana/pendidikankarakter2023/wish/2663096074</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Ridho, Nesha, Fatimah, Shafa, Qanita, Septya</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/rahmavitadwiana/pendidikankarakter2023/wish/2663096186</link>
         <description><![CDATA[<div>1. Sifat yang melekat dan sulit diubah yang dimiliki oleh setiap orang &amp; dapat menentukan individu tersebut berperilaku. contoh: religius, judgemental, jujur, pemarah, pendiam.<br>2. Di sekitar kita, seperti lingkungan sekolah, keluarga, dan masyarakat yang dapat dibentuk dengan mencontoh perilaku orang-orang di sekitar, kebiasaan kecil yang dilakukan serta kejadian masa lalu.<br>3. Permasalahan; kurang selektif dalam memilih rolemodel, turunnya rasa kejujuran siswa dalam pengerjaaan ujian<br>4. Bagaimana cara menumbuhkan nasionalisme pada tingkat sekolah &amp; terhindar dari post-kolonialisme?</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-08-16 04:52:26 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/rahmavitadwiana/pendidikankarakter2023/wish/2663096186</guid>
      </item>
   </channel>
</rss>
