<?xml version="1.0"?>
<rss version="2.0">
   <channel>
      <title>Indonesian Hospital Accreditation by Sumarni, SKM., MARS</title>
      <link>https://padlet.com/SumarniMARS/xhwus786qnr7c4mi</link>
      <description>Silahkan Masing-masing mahasiswa Membaca Materi Kemudian menyampaikan pendapatnya langsung dengan menuliskan di Beranda yang sudah ibu siapkan. nanti menuliskan nama dan materi yang akan dipaparkan.
</description>
      <language>en-us</language>
      <pubDate>2021-10-18 01:32:25 UTC</pubDate>
      <lastBuildDate>2021-10-26 03:45:49 UTC</lastBuildDate>
      <webMaster>hello@padlet.com</webMaster>
      <image>
         <url>https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/1407129422/fd593d0a8dafe3f4e7e974591bfbff15/_62_898_2005_159_20210901_084035.jpg</url>
      </image>
      <item>
         <title>Tuliskan Pendapat Saudara terkait Paradigma baru akreditasi rumah sakit dan asuhan berpusat pada pasien di Indonesia.</title>
         <author>SumarniMARS</author>
         <link>https://padlet.com/SumarniMARS/xhwus786qnr7c4mi/wish/1822902686</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-10-18 02:09:11 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/SumarniMARS/xhwus786qnr7c4mi/wish/1822902686</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Defri Fitriya Nengsih (Pendapat) </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/SumarniMARS/xhwus786qnr7c4mi/wish/1843584924</link>
         <description><![CDATA[<div>Standar PAP 1. Rumah sakit membuat dan membentuk suatu regulasi dalam memberikan suatu asuhan yang sama kepada pasien berdasarkan pada peraturan perundangan-undangan yang berlaku. Dalam standar ini pasien memiliki hak yang sama untuk mendapatkan kualitas asuhan yang sama di suatu rumah sakit&nbsp;<br><br>Standar PAP 2. Dalam standar ini dilakukan penetapan proses untuk melakukan integrasi serta koordinasi pelayanan dan asuhan terhadap pasien. Dalam standar ini setiap tindakan yang dilakukan oleh tenaga kesehatan harus direncanakan dengan terintegrasi dan didokumentasikan, serta pemberian informasi yang benar terhadap pasien dan keluarga pasien&nbsp;<br><br>Standar PAP 3. Rumah sakit membuat regulasi bahwa asuhan pasien risiko tinggi dan pemberian pelayanan resiko tinggi berdasarkan pada panduan praktik klinis dan peraturan perundang-undangan. Dalam standar ini tenaga kesehatan diminta untuk peka terhadap perubahan kondisi pasien dan mampu mengenali perubahan kondisi pasien.&nbsp;</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-10-26 02:13:45 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/SumarniMARS/xhwus786qnr7c4mi/wish/1843584924</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Riskika</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/SumarniMARS/xhwus786qnr7c4mi/wish/1843588021</link>
         <description><![CDATA[<div>Standar PAP 1&nbsp;<br>RS Menetapkan regulasi untuk pemberian asuahan yang seragam kepada pasien yang merupakan bentuk kerja sama antar pemimpin untuk memberikan proses asuhan yang ada dan seragam yang sesuai dengan peraturan perundang-undangan.<br>Jadi asuhan&nbsp;Sangat berpengaruh dalam keberhasilan kerja sama antar pemimpin dalam proses sesuai dengan peraturan perundang-undang.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-10-26 02:15:06 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/SumarniMARS/xhwus786qnr7c4mi/wish/1843588021</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Nasrun Silalahi</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/SumarniMARS/xhwus786qnr7c4mi/wish/1843599747</link>
         <description><![CDATA[<div>Standart 1:<br>Rs menetapkan regulasi yang sama dalam pemberian asuhan terhadap pasien agar tidak terjadinya ketimpangan serta setara dalam pemberian asuhan<br>standart 2:<br>2.1 adanya regulasi terhadap semua tindakan asuhan yang diberikan kepada pasien serta adanya pendokumentasian atas tindakan yang berupa rekam medis, kemudian berdasarkan catatan rekam medis tersebut dilihat kembali serta di evaluasi bagaimana perkembangan pasien tersebut<br>2.2: rumah sakit harus menetapkan regulasi yang mengatur bagaimana cara memberikan intruksi yang bener di di antara staff agar tidak terjadinya gap komunikasi<br>Standart 3:<br>RS harus harus membuat regulasi mengenai asuhan dengan pasien resiko tinggi dan tentunya dengan undang-undang yang ada. serta harus adanya pelatihan khusus tentang bagaimana dalam menangani pasien dengan kondisi yang memburuk.<br><br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-10-26 02:20:02 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/SumarniMARS/xhwus786qnr7c4mi/wish/1843599747</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Lusita Diah Pertiwi, Standar PAP 1</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/SumarniMARS/xhwus786qnr7c4mi/wish/1843604972</link>
         <description><![CDATA[<div>Standar PAP 1 rumah sakit menetapkan regulasi untuk pemberian asuhan yang seragam kepada pasien.&nbsp; Asuhan pasien yang seragam yang digambarkan adalah<br>1. Akses untuk asuhan dan pengobatan yang memmadai yang diperoleh dari penanggung jawab yang kompoten<br>2. Penggunaan alokasi sumber daya yang sama<br>3. Pemberian asuhan yang diberikan kepada pasien.&nbsp;<br>Standar PAP 2<br>Ditetapkan proses untuk melakukan integrasi inter unit pelayanan serta koordinasi pelayanan dan asuhan kepada setiap pasien<br>. Proses pelayanan dan asuhan pasuen bersifat dinamis yang melibatka&nbsp; banyal profesional pemberi asuhan yang dapat melibatkan berbagai unit pelayanan.<br>Standar PAp 3<br>Rumah sakit memberi asuhan kepada pasien untuk berbagai kebutuhan pada keadaan kritis</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-10-26 02:22:13 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/SumarniMARS/xhwus786qnr7c4mi/wish/1843604972</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Anna Laila Sari</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/SumarniMARS/xhwus786qnr7c4mi/wish/1843634210</link>
         <description><![CDATA[<div>Standar PAP 1 "RS menetapkan regulasi untuk pemberian asuhan yang seragam kepada pasien yang dimana pimpinan bekerjasama dengan pelayanan pasien untuk memberikan pelayanan yang sesuai dengan regulasi sehingga menghasilkan pelayanan yang seragam dan juga pimpinan juga harus menjamin rumah sakit menyediakan tingkat asuhan pasien yang tinggi tetapi juga harus sesuai dengan regulasi yang berlaku.&nbsp;</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-10-26 02:34:03 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/SumarniMARS/xhwus786qnr7c4mi/wish/1843634210</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Riskika</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/SumarniMARS/xhwus786qnr7c4mi/wish/1843640918</link>
         <description><![CDATA[<div>PAP 2<br>Ditetapkan proses untuk melakukan integritas serta koordinasi pelayanan dan asuhan kepada setiap pasien dimana yang dimaksud &nbsp;<br>Regulasi yang digunakan untuk mengatur pelayanan dan asuhan dalam pelayanan kesehatan.<br>PAP 3<br>Rumah sakit menetapkan regulasi bahwa asuhan pasien resiko tinggi dan memberikan pelayanan resiko tinggi  berdasarkan atas panduan praktik klinis dan peraturan perundang-undang dimana asuhan dilakukan sesuai panduan praktik klinis di RS</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-10-26 02:36:42 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/SumarniMARS/xhwus786qnr7c4mi/wish/1843640918</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Defri Fitriya Nengsih (Pendapat)</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/SumarniMARS/xhwus786qnr7c4mi/wish/1843644377</link>
         <description><![CDATA[<div>Standar PAP 4. Disebuah RS menyediakan pilihan makanan yang menyesuaikan dengan status gizi dari pasien dan konsisten terhadap asuhan klinisnya. Dalam standar ini, pemberian asupan menyesuaikan dengan kebutuhan gizi dari pasien dengan melihat rekam medis pasien.&nbsp;<br><br>Standar PAP 5. Pasien dengan risiko nutrisi menerima terapi gizi terintegrasi. Dalam standar ini, rumah sakit menyediakan terapi gizi yang terintegrasi yang diperuntukkan kepada pasien dengan risiko nutrisi, pemberian terapi juga disertai dengan bukti pemberian terapi gizi, pemberian terapi juga harus direncanakan dan monitoring serta dievaluasi pelaksanaannya.&nbsp;<br><br>Standar PAP 6. Rumah sakit menetapkan pelayanan pasien untuk mengatasi nyeri. Dalam standar ini, terdapatnya regulasi untuk pelayanan pasien untuk mengatasi nyeri dan memberikan edukasi berkaitan dengan pelayanan untuk mengatasi nyeri dan kemungkinan timbulnya nyeri akibat tindakan yang direncanakan kepada pasien dan keluarga pasien.&nbsp;<br><br>Standar PAP 7. Dilakukan assesmen dan assessmen ulang terhadap pasien dalam tahap terminal dan keluarganya sesuai dengan kebutuhan mereka. Dalam standar ini, dilakukannya assessmen harus menyertakan bukti skrinning yang telah dilakukan  kepada pasien sesuai dengan regulasi yang berlaku, dan pasien pada tahap terminal dilakukan assesmen awal dan assesmen ulang, hasil dalam assesmen inilah yang nantinya akan menentukan asuhan dan pelayanan yang akan diberikan kepada pasien. </div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-10-26 02:38:05 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/SumarniMARS/xhwus786qnr7c4mi/wish/1843644377</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Nasrun Silalahi</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/SumarniMARS/xhwus786qnr7c4mi/wish/1843655555</link>
         <description><![CDATA[<div>Standart PAP 4<br>Rumah sakit harus memiliki banyak pilihan makanan yang tentunya sesuai dengan status gizi yang di butuhkan pasien. disamping itu rumah sakit harus membuat regulasi mengenai keluarga yang membawa makanan dari luar, karena makanan dari luar tidak memenuhi gizi pasien bahkan bisa membahayakan status kesehatan pasien.<br>standart pap 5<br>rumah sakit membuat regulasi mengenai gizi untuk pasien yang terintegrasi, kita melihat kembali status gizi yang dibutuhkan pasien kemudian dicatat di rekam medis sembagai pendokumentasian kemudian di evaluasi kembali apakah memenuhi pelayanan gizi yang diberikan dapat memenuhi gizi pasien<br>standart pap 6<br>RS harus menetapkan pelayanan pasien dalam mengatasi nyeri untuk pasien yang di mulai assasmen awal serta tidak terlepas bagaimana proses dalam mengatasi nyeri serta RS harus mengadakan pelatihan agar meningkatkan kompetensi SDM.<br>Standart pap 7<br>adanya assesmen ulang terhadap pasien terhadap pasien terhadap kebutuhan mereka, serta harus memperhatikan kenyamanan dan martabat pasien yang di dokumentasikan dengan adanya catatan rekam medis. dalam setiap tindakan pasien dan keluarga harus dilibatkan dalam pengambilan keputusan </div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-10-26 02:42:17 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/SumarniMARS/xhwus786qnr7c4mi/wish/1843655555</guid>
      </item>
      <item>
         <title>IsrawaniStandar  PAP 4 :RS menyediakan berbagai pilihan makanan sesuai dengan status gizi pasien dan konsisten dengan asuhan klinisnya. Pasien berhak menentukan makanan sesuai dengan nilai yang dianut. Bila memungkinkan pasien ditawarkan pilihan makanan yang konsisten dengan status gizi.</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/SumarniMARS/xhwus786qnr7c4mi/wish/1843663787</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-10-26 02:45:26 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/SumarniMARS/xhwus786qnr7c4mi/wish/1843663787</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Anna Laila Sari</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/SumarniMARS/xhwus786qnr7c4mi/wish/1843671898</link>
         <description><![CDATA[<div>Standar PAP 2&nbsp;<br>Diterapkan proses untuk melakukan integrasi serta koordinasi pelayanan dan asuhan kepada setiap pasien melibatkan berbagai unit pelayanan. Dengan adanya kegiatan ini makan nanti akan ada tim PPA yang dimana tim PPA tersebut akan memberikan asuhan pasien terintegrasi sehingga akan menghasilkan asuhan yang lebih baik.&nbsp;</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-10-26 02:48:31 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/SumarniMARS/xhwus786qnr7c4mi/wish/1843671898</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Riskika</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/SumarniMARS/xhwus786qnr7c4mi/wish/1843674808</link>
         <description><![CDATA[<div>PAP 4<br>Tersedianya berbagai pilihan makanan sesuai dengan status gizi pasien dan konsisten dengan asuhan klinisnya , yang dimaksud dmna rumah sakit memberikan atau menyediakan makanan agar status gizi pasien stabil.<br>PAP 5<br>Pasien dengan resiko nutrisi menerima terapi gizi terintegrasi yang dimaksud&nbsp; yaitu menetapkan regulasi untuk terapi gizi dengan memberikan bukti pemberian gizi pada pasien.<br>PAP 6<br>Rumah sakit menetapkan pelayanan pasien untuk mengatasi nyeri yaitu pasien mendapatkan pelayanan dalam mengatasi nyeri sesuai dengan kebutuhan yang dibutuhkan.<br>PAP 7<br>Dilakukan asesmen dan asesmen ulang terharap pasien dalam tahap terminal dan keluarganya sesuai dengan kebutuhan mereka yaitu assmen yang dilakukan untuk menentukan asuhan atau pelayanan yang akan diberikan.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-10-26 02:49:38 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/SumarniMARS/xhwus786qnr7c4mi/wish/1843674808</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Lusita Diah Pertiwi </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/SumarniMARS/xhwus786qnr7c4mi/wish/1843680601</link>
         <description><![CDATA[<div>Standar PAP 4<br>Tersedia berbagai pilihan makanan sesuai dengan status gizi pasien dan konsisten dengan asuhan klinisnya.<br>Yang mana yang di maksud rumah sakit menyediakan makanan sesuai dengan kebutuhan pasien seperti contohnya pasien&nbsp; diabetes memiliki pola makan yang berbeda dengan pasien lainnya. Yang mana bukti pelaksanaan tentang penyediaan makanan sesuai kebutuhan bisa dilihat dari rekam medis dan form pelayanan gizi pasien.&nbsp;<br><br>Standar pap 5<br>Pasien dengan risiko gizi menerima terapi gizi terintegrasi.<br>Yang mana yang di maksud pada asesmen awal perawat melakukan skrining mengenai risiko gizi pada pasien. Sehingga pasien perlu di konsultasika&nbsp; kepada nutrision untuk menemukan riziko gizi pada pasien.<br><br>Standar 6<br>Rumah sakit menetapkan pelayanan pasien untuk mengatasi nyeri<br>Yang mana yang di maksud, rumah sakit harus memiliki regulasi tentang pelayanan pasuen untuk mengatasi nyeri sesuai dengan kebutuhannya. Seperti contonya rumah sakit harus memberikan informasi kepada pasien bahwa nyeri dapat di sembuhkan dengan melalui tindakan maupun pemeriksaan lanjut.&nbsp;<br><br>Pap 7<br>Dilakukan asesmen dan asesmen ulang terhadap pasien dalam tahap terminal dan keluarga sesuai dengan kebutuhan mereka<br><br>Yang mana dimaksud, rumah sakit harus memiliki regulasi mengenai asesmen awal dan maupun asesmen ulang pasien  utuk proses menetapkan kondisi pasien masuk dalam fase terminal. Yang mana asesmen ini bisa mengidentifikasi faktor apa saja yang memperparah kondisi pasien. <br><br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-10-26 02:51:54 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/SumarniMARS/xhwus786qnr7c4mi/wish/1843680601</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Siti Zakiyatul Fitriyah</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/SumarniMARS/xhwus786qnr7c4mi/wish/1843714995</link>
         <description><![CDATA[<div>Standar PAP 1<br>Menetapkan regulasi untuk pemberian asuhan yang seragy kepada pasien. Dimana regulasi tersebut mengacu pada peraturan perundang-undangan. Dengan adanya regulasi yang telah ditetapkan tadi, rumah sakit mampu memberikan kualitas asuhan pelayanan yang sama kepada setiap pasien.<br><br>Standar PAP 2<br>Ditetapkan proses untuk melakukan integrasi serta koordinasi pelayanan dan asuhan-asuhan kepada setiap pasien. Dimana di setiap unit RS harus ada regulasi untuk asuhan pasien dan didokumentasikan.<br><br>Standar PAP 3<br>Rumah sakit menetapkan regulasi bahwa asuhan pasien risiko tinggi dan pemberian pelayanan risiko tinggi berdasarkan atas panduan praktik klinis dan peraturan perundang-undangan. Dalam standar ini petugas dilatih untuk pemberiyan pelayanan kepada pasien risiko tinggi dan harus ada bukti dalam pemberian pelayanannya.<br><br>Standar PAP 4<br>Tersedia berbagai pilihan makanan sesuai dengan status gizi pasien dan konsisten dengan asuhan klinisnya. Standar ini berkaitan dengan pelayanan gizi yaitu menyediakan makanan pasien sesuai dengan kebutuhan dan status gizi pasien. Selain itu juga diperhatikan juga terkait penyimpanan makanan supaya tidak terkontaminasi.<br><br>Standar PAP 5<br>Pasien dengan risiko nutrisi menerima terapi gizi
terintegrasi. Dalam standar ini rumah sakit memperhatikan asuhan gizi pasien yang dimana mencakup rencana, pemberian, dan monitor terapi gizi. Asuhan tersebut harus dievaluasi dan dimonitor serta dicatat di rekam medis pasien sebagi bukti pelayanannya.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-10-26 03:06:00 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/SumarniMARS/xhwus786qnr7c4mi/wish/1843714995</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Ice Larasati</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/SumarniMARS/xhwus786qnr7c4mi/wish/1843717372</link>
         <description><![CDATA[<div>Standar PAP 4<br>Rumah sakit harus menetapkan sesuai dengan gizi pasien masing-masing karena itu bagus untuk kesembuhan pasien, seperti makanan yang bergizi yang sudah ditetapkan oleh prosedur yang berlaku di rumah sakit tersebut, jadi rumah sakit tersebut menyiapkan makanan yang sangat penting untuk pasirn dan untuk makananyang dibawa oleh keluarga yang lain, sebagiknya tidak dianjurkan bagi psirn demi kesembuhan pasien tersebut</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-10-26 03:07:07 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/SumarniMARS/xhwus786qnr7c4mi/wish/1843717372</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Anna Laila Sari</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/SumarniMARS/xhwus786qnr7c4mi/wish/1843736029</link>
         <description><![CDATA[<div>Standar PAP 3&nbsp;<br>RS memberikan asuhan kepada pasien dalam keadaan kritis sesuai dengan kebutuhan. Selain itu juga ada pelayanan risiko tinggi yang dimana disebabkan oleh adanya peralatan medis yang komplek untuk kebutuhan pasien dengan kondisi darurat yang mengancam jiwa (pasien dialisisl, karena tindakannya (pasien&nbsp; dengan pemberian darah/produk darah).&nbsp;<br><br>Standar PAP 4&nbsp;<br>Tersedianya berbagai pilihan makanan sesuai dengan status gizi pasien dan konsisten dengan asuhan klinisnya. Untuk pemenuhan makanan dan nutrisi pasien disesuaikan dengan asesment kebutuhan dan rencana asuhan. Dan apabila ada keluarga pasien yang membawa makanan dari luar maka perawat atau DPJP perlu memberikan edukasi mengenai makanan yang akan dimakan pasien.&nbsp;<br><br>Standar PAP 5<br>Dalam hal ini pasien akan melakukan asesmen awal yang dimana untuk melakukan skrining untuk risiko nutrisi. Apabila pasien tersebut ternyata risiko nutrisi maka akan dibuatkan rencana terapi gizi dan perlu dimonitoring oleh DPJP. </div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-10-26 03:15:36 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/SumarniMARS/xhwus786qnr7c4mi/wish/1843736029</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Anna Laila Sari</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/SumarniMARS/xhwus786qnr7c4mi/wish/1843780291</link>
         <description><![CDATA[<div>Standar PAP 6&nbsp;<br>RS menetapkan pelayanan pasien untuk mengatasi nyeri. Sebagai bagian dari rencana asuhan, pasien diberi informasi mengenai kemungkinan timbulnya nyeri akibat dari tindakan, atau prosedur pemeriksaan, dan pasien diberitahu pilihan yang tersedia untuk mengatasi nyeri. Apabila ada pasien yang mengalami nyeri maka akan dilakukan asesmen dan pelayanan untuk mengatasi nyeri yang tepat.&nbsp;<br><br>Standar PAP 7<br>Dilakukannya asesment dan asesment ulang terhadap pasien dalam tahap terminal dan keluarga sesuai dengan kebutuhan mereka. Asesment dan asesment ulang dilakukan secara individu agar sesuai dengan kebutuhan pasien dalam tahap terminal dan juga keluarganya. Yang dimana harus melihat gejala, kondisi, kebutuhan kesehatan sesuai dengan regulasi yang berlaku. </div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-10-26 03:35:09 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/SumarniMARS/xhwus786qnr7c4mi/wish/1843780291</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Ice Larasati</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/SumarniMARS/xhwus786qnr7c4mi/wish/1843803869</link>
         <description><![CDATA[<div>Standar PAP 1<br>Untuk standar 1, pasien berhak mendapatkan pelayanan atau kualitas asuhan yang khusus karena pihak rumah sakit tersebut harus mengkoordinir tentang keselamatan pasien, diberbagai unit kerja atau yang ada di rumah sakit tersebut dan sudah dipandu keseluruhan untuk kelancaran dalam sistem kerja di rumah sakit tersebut.<br><br>Standar PAP 2<br>Untuk standar 2 ini jadi pasien dan keluarga diberitahu kelanjutan dari penyakit pasien tersebut oleh dokter misal penyakit pasien masih harus dirawat di rumah sakit atau sudah sembuh dan pasien boleh dipulangkan.&nbsp;<br><br>Standar PAP 3&nbsp;<br>Untuk standar 3 ini rumah sakit harus menetapkan regulasi atau pelayanan yang lebih lagi kepada pasien, untuk pasien yang sangat kritis atau berisiko tinggi. Karena dengan sesuai pelayanan atau sesuai prosedur yang berlaku dan para staf juga sudah dilatih untuk melakukan atau proses kesembuhan pasien.<br><br>Standar PAP 5<br>Untuk standar 5 ini dengan pasien yang berisko tinggi harus lebih banyak menerima gizi atau trapi gizi yang sangat tinggi, karena asuhan yang diberikan kepada pasien tersebut untuk pasien yang berkebutuhan khusus atau yang berisiko gizi tinggi.<br><br>Standar PAP 6<br>Untuk standar 6 ini rumah sakit tersebut mengedukasi terhadap pasien tengang bagaimana nyeri atau mengatasi nyeri tersebut sesuai dengan kebutuhan atau sakit yang diterima pasien, sesuai dengan prosedur kesehatan yang berlaku.<br><br>Standar PAP 7<br>Standar 7 ini dimana assesmen rumah sakit tersebut melakukan asuhan dari awal sampe akhir atau sembuh, karena untuk melakukan assesmen tersebut pihak rumah sakit melakukan pencatatan riwayat pasien seperti rekam medis pasien jadi jika pasien berobat kerumah sakit lagi ada bukti pelaporan dikerenakan terhadap pelayanan atau kebutuhan asuhan pasien.<br><br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-10-26 03:45:49 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/SumarniMARS/xhwus786qnr7c4mi/wish/1843803869</guid>
      </item>
   </channel>
</rss>
