<?xml version="1.0"?>
<rss version="2.0">
   <channel>
      <title>teruntuk kesayangan by </title>
      <link>https://padlet.com/denobayangkara/x88qkn0c5vc8</link>
      <description>goresan aksara malam ini.</description>
      <language>en-us</language>
      <pubDate>2020-02-14 12:04:43 UTC</pubDate>
      <lastBuildDate>2020-02-14 13:52:56 UTC</lastBuildDate>
      <webMaster>hello@padlet.com</webMaster>
      <image>
         <url></url>
      </image>
      <item>
         <title>3.</title>
         <author>denobayangkara</author>
         <link>https://padlet.com/denobayangkara/x88qkn0c5vc8/wish/445573735</link>
         <description><![CDATA[<div>terimakasih sudah menjadi inspirasiku dalam menulis. dan terimakasih telah membuatku mengabdikan kenang yang kau beri. meski seringkali rasa sakit tak dapat tertepis.<br><br><em>jakarta, 14 februari 2020<br>di bawah atap kedai kopi sederhana.</em></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2020-02-14 13:46:46 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/denobayangkara/x88qkn0c5vc8/wish/445573735</guid>
      </item>
      <item>
         <title>2.</title>
         <author>denobayangkara</author>
         <link>https://padlet.com/denobayangkara/x88qkn0c5vc8/wish/445575727</link>
         <description><![CDATA[<div>untuk kamu yang telah menemukan namun tak dapat memiliki.<br><br>terkadang semesta lebih suka mempertemukan ketimbang menyatukan. alam lebih suka memisahkan ketimbang mempertahankan.<br><br>aku berhasil ditemukan, namun keinginanku disatukan mungkin akan segera pupus di tengah jalan. <br><br>saat aku berusaha mendekapmu dengan segala perhatian, kamu bersikap masa bodoh seperti enggan menerima pelukan. <br><br>aku berusaha merajut asa hingga kamu menerimaku atas pinangan. namun kamu merobeknya seakan ingin menjadikannya sebatas kenangan<br><br>aku ingin selalu ada untukmu. menjadi tempat sandaran ternyaman untukmu. berkeluh kesah, melepas penat. sayangnya, aku hanyalah hiasan ruangan yang tak pernah kamu sentuh, bahkan untuk sekedar menghilangkan debu kamu enggan. menjadikanmu dirimu sebagai tempat aku disiksa hingga sekarat<br><br>aku merindu hingga mati kutu. bagimu aku hanya sedang mengigau saat terlelap di bawah purnama yang utuh. <br><br>kita serupa kutub magnet yang sama. bertolak belakang, tak bersatu, mendekat saja dilarang oleh hukum alam. <br><br>lantas, mengapa aku dipertemukan? apakah padaku, semesta punya dendam yang belum terbalaskan?<br><br><em>masih ditempat yang sama,<br>ditemani secangkir kopi hangat.</em></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2020-02-14 13:50:45 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/denobayangkara/x88qkn0c5vc8/wish/445575727</guid>
      </item>
      <item>
         <title>1.</title>
         <author>denobayangkara</author>
         <link>https://padlet.com/denobayangkara/x88qkn0c5vc8/wish/445576723</link>
         <description><![CDATA[<div>selamat malam orang yang ingin ku panggil sayang. namun tak kunjung bisa karena perbedaan rasa yang menghalang. <br><br>aku di sini masih sama, menatap bintang dengan rasa yang teramat membentang.<br><br>ingin mendekat, sayangnya rasa gengsi tak kunjung melayang.<br><br>jika nanti aku telah lelah berpetualang menyusuri semesta dan isinya, biarkan aku kembali untuk mengunjungimu. bersimpuh di atas pusaramu, sambil sesekali menceritakan hal-hal yang terjadi dalam petualanganku.<br><br>karena kau tahu, bahwa aku ingin terus bercerita denganmu, sekalipun kau dan aku berada ditempat yang berbeda.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2020-02-14 13:52:56 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/denobayangkara/x88qkn0c5vc8/wish/445576723</guid>
      </item>
   </channel>
</rss>
