<?xml version="1.0"?>
<rss version="2.0">
   <channel>
      <title>The 3 Ps of Public Speaking by Dwi</title>
      <link>https://padlet.com/dwia994/x2wzclzmn07l2j6j</link>
      <description>Menurut Anda, dari 3 P mana yang paling sulit dan mengapa?</description>
      <language>en-us</language>
      <pubDate>2025-02-05 13:54:17 UTC</pubDate>
      <lastBuildDate>2025-04-11 22:53:36 UTC</lastBuildDate>
      <webMaster>hello@padlet.com</webMaster>
      <image>
         <url></url>
      </image>
      <item>
         <title>3 P Tersulit</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/dwia994/x2wzclzmn07l2j6j/wish/3396689296</link>
         <description><![CDATA[<p>Menurut saya salah satu dari 3 P tersulit adalah Presence, karena terhubung dengan topik yang dibawakan dan terhubung dengan audiens secara bersamaan, membutuhkan fokus dan ketenangan di level yang lebih tinggi dari sekedar berbicara 1 on 1. Ketika semua mata memandang kepada pembicara dan terasa seperti sedang menjadi satu-satunya manusia yang diandalkan namun juga dinilai di saat yang sama tetapi harus tetap tenang dan menguasai situasi.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-04-05 05:33:26 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/dwia994/x2wzclzmn07l2j6j/wish/3396689296</guid>
      </item>
      <item>
         <title>PRESENCE</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/dwia994/x2wzclzmn07l2j6j/wish/3396865261</link>
         <description><![CDATA[<p>Dari ketiga aspek 3Ps dalam Public Speaking, tantangan terbesar bagi saya terletak pada aspek <em>Presence</em>. Sebagai pribadi yang cenderung introvert, berbicara di depan orang lain, apalagi dalam situasi di mana saya menjadi pusat perhatian, merupakan tantangan tersendiri. Hal tersebut seringkali membuat saya merasa tidak percaya diri. Selain itu, sifat saya yang cukup idealis dan perfeksionis juga membuat saya cenderung khawatir akan kemungkinan melakukan kesalahan atau tidak mampu menyampaikan pesan dengan cara yang menarik. Perasaan tersebut menjadi penghalang dalam membangun <em>presence</em> yang kuat saat berbicara di depan umum.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-04-05 12:57:04 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/dwia994/x2wzclzmn07l2j6j/wish/3396865261</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Tersulit: Presence</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/dwia994/x2wzclzmn07l2j6j/wish/3397235876</link>
         <description><![CDATA[<p>Menurut saya dari 3Ps of Public Speaking adalah <em>Presence</em>, dulu saya sering merasa tidak percaya diri saat harus berbicara di depan umum. Dulu sekali, saat saya masih kecil, saya sering kesulitan menemukan kosakata yang pas untuk saya katakan. Saya sering terdiam beberapa saat, dan ada beberapa orang dewasa di sekitar saya yang tidak sabaran dengan proses saya. Mereka mengagetkan saya dengan menepuk pundak saya dengan keras. Saat saya perlahan tumbuh dewasa dan harus berbicara di depan umum, saya seolah-olah sedang diawasi oleh orang-orang tersebut dan siap dikejutkan lagi. Hal itu sangat mengganggu, karena saya jadi tidak percaya diri. Namun perlahan-lahan saya berdamai dengan diri saya sendiri, belajar bahwa hal itu hanya bayangan saya. Saya mulai belajar membuat skrip yang baik, menyiapkan mental, menata hati, dan mempelajari audience saya. Semenjak itu saya mulai bisa berbicara di depan umum dengan lebih percaya diri.     </p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-04-06 06:43:19 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/dwia994/x2wzclzmn07l2j6j/wish/3397235876</guid>
      </item>
      <item>
         <title>3P yang paling sulit</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/dwia994/x2wzclzmn07l2j6j/wish/3397387538</link>
         <description><![CDATA[<p>Menurut saya, yang paling sulit adalah bagian kedua yakni practice. Bagi saya, mendorong diri untuk terus latihan menjadi tantangan tersendiri karena harus "mendobrak" rasa malas saya. Saya sangat setuju dengan yang disampaikan pada video bahwa "practice help us improve". Maka dari itu, bagian ini menjadi bagian yang harus terus saya latih untuk terus berlatih dan mengimprove diri sendiri.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-04-06 12:21:12 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/dwia994/x2wzclzmn07l2j6j/wish/3397387538</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Practice</title>
         <author>dealomaris</author>
         <link>https://padlet.com/dwia994/x2wzclzmn07l2j6j/wish/3397388504</link>
         <description><![CDATA[<p>Menurut saya, bagian tersulit ketika harus berlatih terus menerus. Bagi saya, saya harus mendorong diri sendiri untuk terus berlatih dan "mendobrak" diri dari rasa malas. Bangun dari tempat tidur, berdiri depan cermin, menggunakan body language yang baik, dan berlatih topik yang akan disampaikan. </p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-04-06 12:23:25 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/dwia994/x2wzclzmn07l2j6j/wish/3397388504</guid>
      </item>
      <item>
         <title>3 Ps of Public Speaking</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/dwia994/x2wzclzmn07l2j6j/wish/3397397429</link>
         <description><![CDATA[<p>Menurut saya "presence". Why? Karena presence bukan hanya semata-mata kita berdiri di depan banyak orang, tetapi bagaimana kita secara konsisten terus menjaga <em>kontak mata, ekspresi wajah, gerak tubuh, dan intonasi suara</em>. Ini semua diperlukan agar audiens tetap terkoneksi dengan kita dan apa yang kita bawakan menjadi menarik.</p><p><br/></p><p><br/></p><p><br/></p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/3650798825/c85c282517fd75b623514183299f9335/Presence.png" />
         <pubDate>2025-04-06 12:38:40 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/dwia994/x2wzclzmn07l2j6j/wish/3397397429</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Presence</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/dwia994/x2wzclzmn07l2j6j/wish/3397891039</link>
         <description><![CDATA[<p>Menurut saya <em>presence </em>karena saya sering merasa tidak nyaman dalam situasi yang melibatkan audiens besar. Presence membutuhkan kemampuan untuk terhubung dengan audiens, mengekspresikan diri secara verbal dan non-verbal, serta mengatasi kecemasan di depan umum. Kecemasan ini bisa mengurangi kepercayaan diri dan menghambat pengembangan kemampuan berbicara. Oleh karena itu, penting untuk berlatih teknik yang membantu agar merasa lebih nyaman dan percaya diri saat berinteraksi dengan audiens, seperti menggunakan bahasa tubuh yang terbuka dan menjaga kontak mata.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-04-07 01:24:43 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/dwia994/x2wzclzmn07l2j6j/wish/3397891039</guid>
      </item>
      <item>
         <title>P Tersulit dari 3P</title>
         <author>delvira2405</author>
         <link>https://padlet.com/dwia994/x2wzclzmn07l2j6j/wish/3399863610</link>
         <description><![CDATA[<p>PRESENCE</p><p>Menurut saya, presence adalah yang paling sulit dalam public speaking karena untuk benar-benar hadir dan menyatu dengan apa yang disampaikan dan di depan banyak orang bukanlah hal yang mudah untuk saya lakukan. </p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-04-08 02:37:21 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/dwia994/x2wzclzmn07l2j6j/wish/3399863610</guid>
      </item>
      <item>
         <title>3 Ps dalam Public Speaking dan Bagaimana ini sangat Membantu Saya</title>
         <author>srimeihardiknas1</author>
         <link>https://padlet.com/dwia994/x2wzclzmn07l2j6j/wish/3400587671</link>
         <description><![CDATA[<ul><li><p><strong>Preparation (Persiapan):</strong> Menekankan pentingnya memahami materi dan audiens sebelum berbicara.​</p></li><li><p><strong>Practice (Latihan):</strong> Menyoroti perlunya berlatih untuk meningkatkan kepercayaan diri dan kelancaran dalam penyampaian.​</p></li><li><p><strong>Presence (Kehadiran):</strong> Mengacu pada bagaimana pembicara menyampaikan diri mereka secara fisik dan vokal untuk menarik perhatian audiens.</p></li></ul><p><br>Salah satu poin menarik yang jarang disoroti adalah <strong>Presence</strong>. Seringkali, pembicara fokus pada persiapan dan latihan, namun mengabaikan bagaimana mereka 'hadir' di atas panggung. Kehadiran mencakup bahasa tubuh, kontak mata, dan intonasi suara yang dapat meningkatkan keterhubungan dengan audiens.</p><p>Saya menyadari bahwa meskipun persiapan dan latihan sangat penting, cara saya membawa diri di depan audiens memiliki dampak besar pada efektivitas komunikasi. Memperhatikan aspek kehadiran membantu saya membangun hubungan yang lebih baik dengan pendengar dan membuat pesan saya lebih berkesan.<br></p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-04-08 11:17:54 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/dwia994/x2wzclzmn07l2j6j/wish/3400587671</guid>
      </item>
      <item>
         <title>One P yang Menantang</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/dwia994/x2wzclzmn07l2j6j/wish/3401896155</link>
         <description><![CDATA[<p>PRESENCE</p><p><br/></p><p>Menurut pendapat saya, dari ketiga 3Ps, yang paling menantang adalah Presence. Presence menjadi tantangan besar karena aspek ini tidak hanya sekedar fokus pada kehadiran kita selaku speaker, akan tetapi juga berkaitan dengan body languange, intonasi, engagement kita dengan audience, dan kemampuan kita untuk dapat menarik perhatian para audience dalam waktu yang lama. Akan semakin lebih menantang apabila kegiatan yang melibatkan public speaking ini dilakukan secara daring. Maka butuh usaha lebih untuk memastikan materi atau informasi yang kita sampaikan tersampaikan dengan baik dan dapat dipahami oleh para audience.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-04-09 03:39:31 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/dwia994/x2wzclzmn07l2j6j/wish/3401896155</guid>
      </item>
      <item>
         <title>P tersulit : PRESENCE</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/dwia994/x2wzclzmn07l2j6j/wish/3402422787</link>
         <description><![CDATA[<p>Presence menjadi P  yang tersulit. Hal ini dikarenakan presence membutuhkan lebih dari sekedar persiapan namun, juga kemampuan untuk memiliki koneksi Dan menarik perhatian audiens. Hal ini tentunya membutuhkan jam terbang Dan kepekaan untuk melihat celah agar bisa terhubung kepada audiens khususnya secara emotional. </p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-04-09 10:20:58 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/dwia994/x2wzclzmn07l2j6j/wish/3402422787</guid>
      </item>
      <item>
         <title>P yang butuh kerja ekstra dalam public speaking adalah P=Preparation</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/dwia994/x2wzclzmn07l2j6j/wish/3405685886</link>
         <description><![CDATA[<p>Persiapan/preparation menurut saya paling sulit diantara practice dan presence. Hal itu dikarenakan dalam persiapan, public speaker harus memahami topik yang akan dibahas, menyusun konten dengan ide dan cerita yang mendukung informasi yang akan disampaikan. Jadi butuh persiapan yang jelas dan detail. Persiapan juga mencakup pemahaman tentang audiens, termasuk apa yang audiens ketahui tentang topik tersebut, oleh karena itu butuh riset dahulu sebelum menjadi public speaker di sebah tempat. Persiapan adalah fondasi public speaker jadi harus diperispakan dengan sangat efektif, jelas, dan konkrit. Terima kasih. </p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-04-11 05:01:06 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/dwia994/x2wzclzmn07l2j6j/wish/3405685886</guid>
      </item>
   </channel>
</rss>
