<?xml version="1.0"?>
<rss version="2.0">
   <channel>
      <title>Bagaimana kebudayaan masyarakat Makkah sebelum kedatangan Islam berbeda dengan kebudayaan masyarakat Makkah setelah Islam datang? by kabar baik dari Allah</title>
      <link>https://padlet.com/dariallahkabarbaik/ws663skc3xgapgpk</link>
      <description>Posting respons Anda ke topik diskusi dengan mengklik tombol plus di bawah ini.</description>
      <language>en-us</language>
      <pubDate>2025-08-16 02:08:54 UTC</pubDate>
      <lastBuildDate>2025-08-27 00:51:00 UTC</lastBuildDate>
      <webMaster>hello@padlet.com</webMaster>
      <image>
         <url>https://padlet.net/icons/png/1f4ac.png</url>
      </image>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/dariallahkabarbaik/ws663skc3xgapgpk/wish/3556141521</link>
         <description><![CDATA[<p>Fatchaesar Patra Muhammad Kusumasulchan X-3</p><p><br></p><p>sebelum kedatangan Islam, masyarakat Makkah hidup dalam masa jahiliyah, di mana mereka menyembah banyak berhala dan tidak mengenal ajaran tauhid. Kehidupan sosial penuh dengan praktik yang merusak, seperti perjudian, mabuk-mabukan, perbudakan, dan peperangan antarsuku. Wanita tidak dihargai, bahkan bayi perempuan sering dikubur hidup-hidup. Selain itu, hukum rimba berlaku, sehingga yang kuat menindas yang lemah. Setelah datangnya Islam, budaya masyarakat Makkah berubah menjadi lebih baik. Mereka hanya menyembah Allah SWT, meninggalkan perbuatan maksiat seperti perjudian dan mabuk-mabukan, serta memuliakan wanita dengan memberikan hak-haknya. Islam mengajarkan persamaan derajat tanpa membedakan keturunan atau kekayaan, serta menegakkan hukum yang adil berdasarkan syariat.</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/4270795844/7acb469458726e579498838fa634b7e1/image.jpg" />
         <pubDate>2025-08-27 00:32:23 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/dariallahkabarbaik/ws663skc3xgapgpk/wish/3556141521</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/dariallahkabarbaik/ws663skc3xgapgpk/wish/3556141600</link>
         <description><![CDATA[<p>Nama : Wilda Aulia Efendi</p><p>Kelas  : X-3 </p><p><br></p><p>Masyarakat Makkah sebelum kedatangan islam, yang dikenal sebagai masa jahiliyah, memilikisistem kepercayaan yang didominasi oleh politisme dan penyembahan berhala.Perilaku mereka juga ditandai oleh berbagai praktif negatif. Contohnya kekerasan, perbudakan, dan perendahan terhadap wanita</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-08-27 00:32:25 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/dariallahkabarbaik/ws663skc3xgapgpk/wish/3556141600</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/dariallahkabarbaik/ws663skc3xgapgpk/wish/3556142561</link>
         <description><![CDATA[<p>Nama: FARIHA MUQBILA</p><p>Kelas : X-3</p><p><br></p><p>Kebudayaan Makkah sebelum Islam adalah masyarakat jahiliyah yang menyembah berhala, menganut politeisme, memiliki ketidakadilan sosial, hidup dalam kekerasan dan balas dendam, serta mempraktikkan kebiasaan buruk seperti judi, minum keras, dan merendahkan wanita. Setelah Islam datang, kebudayaan ini berubah menjadi masyarakat yang menganut monoteisme, menjunjung tinggi nilai-nilai keadilan sosial, menghapus praktik jahiliyah, dan mengangkat derajat kaum perempuan, meskipun nilai-nilai positif seperti keberanian dan kesetiaan terhadap suku tetap dipertahankan.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-08-27 00:32:54 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/dariallahkabarbaik/ws663skc3xgapgpk/wish/3556142561</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/dariallahkabarbaik/ws663skc3xgapgpk/wish/3556143013</link>
         <description><![CDATA[<p>Nama= Intan Rofi'atul Husna </p><p>Kelas=X-3</p><p>jawaban=Kebudayaan Makkah sebelum Islam (Masa Jahiliyah) ditandai dengan politeisme, budaya perzinaan dan perjudian, perbudakan, rendahnya moralitas, serta kuatnya ikatan kesukuan dan peperangan. Setelah Islam datang, kebudayaan ini berubah menjadi monoteisme (tauhid), penghapusan praktik perzinaan dan perjudian, pengakuan kesetaraan manusia, penguatan persaudaraan sesama Muslim (bukan kabilah), serta peningkatan moralitas dan akhlak. </p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-08-27 00:33:06 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/dariallahkabarbaik/ws663skc3xgapgpk/wish/3556143013</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/dariallahkabarbaik/ws663skc3xgapgpk/wish/3556143154</link>
         <description><![CDATA[<p>NAMA : SAFIRA MAIDA </p><p>KELAS :X-3</p><p>Kebudayaan Makkah sebelum Islam adalah masyarakat jahiliyah yang menyembah berhala, menganut politeisme, memiliki ketidakadilan sosial, hidup dalam kekerasan dan balas dendam, serta mempraktikkan kebiasaan buruk seperti judi, minum keras, dan merendahkan wanita. Setelah Islam datang, kebudayaan ini berubah menjadi masyarakat yang menganut monoteisme, menjunjung tinggi nilai-nilai keadilan sosial, menghapus praktik jahiliyah, dan mengangkat derajat kaum perempuan, meskipun nilai-nilai positif seperti keberanian dan kesetiaan terhadap suku tetap dipertahankan. </p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-08-27 00:33:12 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/dariallahkabarbaik/ws663skc3xgapgpk/wish/3556143154</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/dariallahkabarbaik/ws663skc3xgapgpk/wish/3556143629</link>
         <description><![CDATA[<p>NAMA : AHMAD HAFIDZ FAISAL </p><p>KELAS : 10-3</p><p><br/></p><p>Sebelum kedatangan Islam, kebudayaan masyarakat Makkah mempunyai ciri-ciri sebagai berikut:</p><p>Kepercayaan: Mayoritas masyarakat menganut paganisme, menyembah berhala dan serta sebagian kecil menganut Yahudi dan dll.</p><p>Sosial: mereka hidup dalam sistem kabilah yang fanatik, sering terjadi perang antar kabilah, dan memiliki nilai-nilai moral yang rendah seperti berjudi, berzina, minum khamr, merampok, dan menganggap rendah perempuan. </p><p>Ekonomi: Perdagangan menjadi mata pencaharian utama, dengan Makkah sebagai pusat perdagangan penting. </p><p>Setelah kedatangan Islam, kebudayaan masyarakat Makkah mengalami perubahan signifikan:</p><p>Kepercayaan: Masyarakat beralih ke tauhid, yaitu menyembah satu Tuhan, Allah SWT, dan meninggalkan praktik penyembahan berhala. </p><p>Sosial: Nilai-nilai moral Islam seperti keadilan, persaudaraan, dan kesetaraan ditegakkan, praktik-praktik buruk seperti perampokan dan pembunuhan bayi perempuan dilarang, serta posisi perempuan diangkat. </p><p>Hukum: Hukum Islam ditegakkan, menggantikan hukum adat yang berlaku sebelumnya, membawa ketertiban dan keadilan dalam masyarakat. </p><p>Pengetahuan: Islam mendorong pengembangan ilmu pengetahuan dan pendidikan, yang sebelumnya kurang berkembang di masa Jahiliyah. </p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-08-27 00:33:33 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/dariallahkabarbaik/ws663skc3xgapgpk/wish/3556143629</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/dariallahkabarbaik/ws663skc3xgapgpk/wish/3556145551</link>
         <description><![CDATA[<p>Dhiya Axelle Purnomo</p><p>X-3</p><p><br/></p><p>Kebudayaan masyarakat Makkah berubah dari zaman Jahiliyah menuju zaman Islam karena Islam membawa perubahan fundamental, dari kepercayaan politeisme (menyembah berhala) menjadi monoteisme (menyembah satu Tuhan), dari pergaulan bebas dan merendahkan wanita menjadi menghormati dan menjaga kehormatan, serta dari kehidupan yang penuh kezaliman, seperti berjudi, minum khamr, dan membunuh anak perempuan, menjadi masyarakat yang berpegang pada nilai-nilai moral, keadilan, dan persaudaraan.&nbsp;</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-08-27 00:34:47 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/dariallahkabarbaik/ws663skc3xgapgpk/wish/3556145551</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/dariallahkabarbaik/ws663skc3xgapgpk/wish/3556146219</link>
         <description><![CDATA[<p>nama:muhammad akbar dwi saputra</p><p>kelas:X-3</p><p>mapel:SKI (Sejarah Kebudayaan Islam)</p><p>A.budaya makkah sebelum islam</p><p>-sistem kepercayaan</p><p>-mengingkari tuhan</p><p>-menyenbah berhala</p><p>-yahudi</p><p>-nasrani</p><p>Masyarakat Makkah sebelum adanya Islam dikenal sebagai masyarakat Jahiliyah, yang berarti "kebodohan" atau "ketidaktahuan" dalam bahasa Arab. Berikut beberapa karakteristik masyarakat Makkah pada masa itu:</p><p>## Karakteristik Masyarakat Jahiliyah</p><p>1. <em>Politeisme</em>: Masyarakat Makkah menyembah banyak dewa dan berhala, seperti Hubal, Latta, dan Uzza.</p><p>2. <em>Kekerasan dan Perang</em>: Masyarakat Makkah sering terlibat dalam perang dan kekerasan, seperti Perang Fijar dan Perang Basus.</p><p>3. <em>Ketidakadilan Sosial</em>: Masyarakat Makkah memiliki sistem sosial yang tidak adil, dengan kaum bangsawan dan pedagang kaya memiliki kekuasaan dan pengaruh yang besar.</p><p>4. <em>Perbudakan</em>: Perbudakan adalah hal yang umum di masyarakat Makkah, dengan banyak orang yang diperbudak dan diperlakukan dengan tidak manusiawi.</p><p>5. <em>Kurangnya Pendidikan</em>: Pendidikan tidaklah menjadi prioritas di masyarakat Makkah, dengan banyak orang yang tidak bisa membaca dan menulis.</p><p><br/></p><p><br/></p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/4270812138/d2d066b73f8445bfe05441b6ff8d8af8/IMG_8782.jpeg" />
         <pubDate>2025-08-27 00:35:16 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/dariallahkabarbaik/ws663skc3xgapgpk/wish/3556146219</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/dariallahkabarbaik/ws663skc3xgapgpk/wish/3556147164</link>
         <description><![CDATA[<p>nama : dira latiif dwi novita </p><p>kelas : x3</p><p>jawaban :  Kebudayaan Makkah sebelum Islam dicirikan oleh masa jahiliyah dengan politeisme, fanatisme kesukuan, ketidakadilan sosial, dan praktik buruk seperti minum khamr dan berjudi. Setelah Islam datang, terjadi perubahan mendasar dengan penekanan pada monoteisme, penghapusan praktik jahiliyah, peningkatan nilai moral, dan pembentukan masyarakat yang lebih stabil di bawah ajaran Islam.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-08-27 00:35:51 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/dariallahkabarbaik/ws663skc3xgapgpk/wish/3556147164</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/dariallahkabarbaik/ws663skc3xgapgpk/wish/3556147333</link>
         <description><![CDATA[<p>Nama : Rizkya Nabila Zahra </p><p>Kelas : X3</p><p>Mapel : SKI</p><p>Jawaban : Sistem kepercayaan masyarakat makkah sebelum islam ada yang Mengingkari Tuhan, Mengakui Tuhan, Menyembah berhala, memeluk Agama Yahudi dan Nasrani</p><p>Tetapi masyarakat Makkah masih memiliki sisi positif yaitu seperti Tradisi  Keilmuannya, Kepandaiannya dalam berdagang, Bersyair, mereka juga sangat Menghormati tamu dan menepati janji</p><p>Namun mereka juga punya sisi negatif yaitu Berjudi Mabuk-mabukan, melakukan perbudakan dan Mabuk-mabukan</p><p><br></p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-08-27 00:35:58 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/dariallahkabarbaik/ws663skc3xgapgpk/wish/3556147333</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>hv761288</author>
         <link>https://padlet.com/dariallahkabarbaik/ws663skc3xgapgpk/wish/3556147664</link>
         <description><![CDATA[<p>Nama: Ramanda bayu assyifa </p><p>Kelas: X-3</p><p><br></p><p>Bagaimana kebudayaan masyarakat Makkah sebelum kedatangan slam berbeda dengan kebudayaan masyarakat Makkah setelah islam datang?</p><p>                    JAWABAN </p><p><br></p><p>sebelum masuknya islam di mekah kepercayaan masyarakat setempat adalah menyembah berhala yg dalam hukum agama islam sangat dilarang oleh karena itu Allah SWT mengutus Rasul-Nya (Muhammad SAW) untuk mengarahkan mereka kepada agama yg paling benar,</p><p>setelah islam datang kondisi mereka jauh lebih baik,kehidupan mereka jadi lebih teratur dan lebih damai karena mereka memiliki Al-Qur'an sebagai pedoman hidup.</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/4270827348/9304b1b544fa915d4c87bf5efb6d96a0/Screenshot_20250827_074116_2.jpg" />
         <pubDate>2025-08-27 00:36:09 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/dariallahkabarbaik/ws663skc3xgapgpk/wish/3556147664</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/dariallahkabarbaik/ws663skc3xgapgpk/wish/3556150134</link>
         <description><![CDATA[<p>Nama : Laila Khasanatin </p><p><br/></p><p>Kelas : X-3</p><p><br/></p><p><br/></p><p><br/></p><p>Jawab :</p><p><br/></p><p>Sebelum Islam datang, masyarakat Makkah hidup dalam budaya jahiliyah dengan penyembahan berhala, fanatisme suku, diskriminasi terhadap perempuan, serta praktik riba, perjudian, dan perbudakan. Dan setelah Islam hadir, kehidupan berubah menuju tauhid, persaudaraan, keadilan sosial, penghormatan terhadap perempuan, serta aturan hukum dan akhlak mulia yang menegakkan kejujuran dan kepedulian.</p><p><br/></p><p><br/></p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-08-27 00:37:35 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/dariallahkabarbaik/ws663skc3xgapgpk/wish/3556150134</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/dariallahkabarbaik/ws663skc3xgapgpk/wish/3556150978</link>
         <description><![CDATA[<p>Nama : Violyna putri angella (ella)</p><p>kelas : x-3 </p><p><br></p><p>jawabann :</p><p>Di Mekah, peradaban sebelum Islam dikenal sebagai era <strong>Jahiliyah</strong>, atau zaman kebodohan. Masyarakatnya memiliki fondasi sosial yang rapuh. Mereka menganut politeisme, menyembah berbagai berhala seperti Latta, Uzza, dan Manat yang ditempatkan di sekeliling Ka'bah. Hal ini menciptakan praktik keagamaan yang penuh takhayul dan ritual-ritual pagan. Dari segi sosial, masyarakatnya sangat menjunjung tinggi sistem kesukuan (kabilah) yang sering kali menimbulkan peperangan dan balas dendam. Nilai-nilai kemanusiaan sangat rendah; perbudakan dianggap wajar, perempuan tidak memiliki hak yang setara, dan yang paling kejam, praktik mengubur bayi perempuan hidup-hidup (wa'd al-banat) adalah hal yang biasa terjadi. Kekuatan dan kekayaan menjadi penentu status sosial, dan hukum sering kali tidak adil, hanya berpihak pada yang berkuasa.</p><p> </p><p>​Setelah kedatangan Islam melalui Nabi Muhammad SAW, peradaban Mekah mengalami transformasi fundamental. Islam membawa ajaran <strong>tauhid</strong> (mengesakan Allah), yang menumbangkan seluruh berhala dan menggantinya dengan penyembahan satu Tuhan. Ini tidak hanya mengubah keyakinan, tetapi juga mengikis perpecahan antar suku. Masyarakat yang sebelumnya sering berperang kini dipersatukan di bawah panji Islam, membentuk sebuah umat (ummah) yang kokoh. Nilai-nilai moral dan etika ditegakkan kembali. Islam mengangkat harkat dan martabat perempuan, melarang praktik kejam terhadap bayi perempuan, serta menghapus perbudakan secara bertahap dengan memuliakan status budak. Hukum Islam menjunjung tinggi keadilan bagi semua, tanpa memandang status sosial atau kekayaan. Mekah, yang dulunya pusat kebodohan dan kekacauan, berubah menjadi pusat peradaban Islam yang kemudian menyebarkan ajaran-ajaran luhur ke seluruh penjuru dunia.</p><p> </p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/4270803121/7201c16252d7cffd895c5dc44fc8cb60/wallpaper_biru.jpeg" />
         <pubDate>2025-08-27 00:37:58 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/dariallahkabarbaik/ws663skc3xgapgpk/wish/3556150978</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/dariallahkabarbaik/ws663skc3xgapgpk/wish/3556151128</link>
         <description><![CDATA[<p>Arinda mawaddatul husna</p><p>dari x-3 </p><p><br/></p><p>jawaban: Kehidupan masyarakat sebelum kedatangan islam adalah kota yang di dominasi oleh penyembahan berhala dan praktik-praktik jahiliyah. Nabi muhammad lahir di Makkah dan mendapatkan wahyu pada usia 40 tahun, beliau menyerukan tauhid, mengesankan Allah SWT, dan menentang penyembahan berhala. Dakwah Nabi muhammad mendapatkan penolakan keras dari kaum Quraisy yang merasa terancam dengan ajaran islam, akhirnya tahun 622 M Nabi Muhammad dan para pengikutnya hijrah ke Madinah. </p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-08-27 00:38:04 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/dariallahkabarbaik/ws663skc3xgapgpk/wish/3556151128</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/dariallahkabarbaik/ws663skc3xgapgpk/wish/3556151163</link>
         <description><![CDATA[<p>Rischa Indah Ariyanty</p><p>29/X-3</p><p><br/></p><p>   <strong>Sebelum datangnya Islam</strong>, masyarakat Makkah hidup dalam jahiliyah, menyembah berhala, merendahkan perempuan, marak perbudakan, serta terbiasa dengan minuman keras, judi, dan peperangan.</p><p>   <strong>Setelah Islam datang</strong>, masyarakat berubah menjadi beriman kepada Allah, menjunjung tinggi persaudaraan, menghormati hak perempuan, mengurangi perbudakan, serta menjauhi perbuatan tercela dan menegakkan akhlak mulia.</p><p><br/></p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-08-27 00:38:06 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/dariallahkabarbaik/ws663skc3xgapgpk/wish/3556151163</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/dariallahkabarbaik/ws663skc3xgapgpk/wish/3556151917</link>
         <description><![CDATA[<p>Nama: Hisyam</p><p>Khoirurrijal</p><p>Kelas: X-3</p><p>Mapel: SKI</p><p>Hobi: Ternak Lele</p><p>Cita Cita: Mangkat Harum Muleh Almarhum (Meninggal Syahid di Tanah Mekkah)</p><p><br/></p><p><br/></p><p><br/></p><p>Sebelum masuknya Islam di mekah kepercayaan masyarakat setempat adalah menyembah berhala yg dalam hukum Agama Islam sangat dilarang oleh karena itu Allah SWT mengutus Rasul-Nya (Muhammad SAW) untuk mengarahkan mereka kepada agama yg paling benar, kondisi mereka jauh lebih baik, kehidupan mereka jadi lebih teratur dan lebih memiliki Al-Qur'an sebagai pedoman damai karena mereka hidup.</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/4270831980/78508bd8c00c188a287dec640d018b66/17562550545113032467006520530292.jpg" />
         <pubDate>2025-08-27 00:38:32 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/dariallahkabarbaik/ws663skc3xgapgpk/wish/3556151917</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/dariallahkabarbaik/ws663skc3xgapgpk/wish/3556152037</link>
         <description><![CDATA[<p>Nama : Sifa Marsya Anandani</p><p>Kelas : X-3</p><p>Pelajaran : SKI</p><p><br></p><p>JAWAB :</p><p>     -Sebelum adanya kedatangan Agama Islam, Kota Makkah di kenal dengan kehidupan masyarakat Jahiliyah. Kala itu, masyarakat Makkah gemar menyembah berhala, melakukan peperangan, berfoya - foya, berjudi, dan suka bermabuk mabukan. </p><p>    -Dan setelah kedatangannya Agama Islam, banyak Masyarakat Makkah yang memasuki Agama Islam. Sejak saat itulah tata budaya para Masyarakat Makkah berbeda. Mereka sudah tak lagi menyembah berhala, ataupun melakukan hal buruk semacamnya.</p>]]></description>
         <enclosure url="https://live.staticflickr.com/8308/7936062886_7020266061.jpg" />
         <pubDate>2025-08-27 00:38:35 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/dariallahkabarbaik/ws663skc3xgapgpk/wish/3556152037</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/dariallahkabarbaik/ws663skc3xgapgpk/wish/3556152193</link>
         <description><![CDATA[<p>Muhammad Tegar Abdillah X-3 </p><p>Hobi: mancing perkoro</p><p>Cita cita: DPRD Konoha</p><p>Jawab:</p><p>Kebudayaan masyarakat Makkah sebelum masa pra islam disebut masa jahiliah dimana masih banyaknya praktik mabuk mabukan, zina, slot, serta menkesutukan tuhan, namun setelah datangnya Islam kebudayaan tersebut perlahan berubah menjadi lebih positif, seperti mengesakan Tuhan, mengedepankan akidah dan hal positif lainnya.</p><p><br/></p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/4270833422/946662de51d70dda9910b758ac40e33a/0b6fb04a47a07203018c92a1800903be.jpg" />
         <pubDate>2025-08-27 00:38:42 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/dariallahkabarbaik/ws663skc3xgapgpk/wish/3556152193</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/dariallahkabarbaik/ws663skc3xgapgpk/wish/3556152237</link>
         <description><![CDATA[<p>Nama: Rachelia Arindirra Putri</p><p>Kls: X-3</p><p><br></p><p>jwban: </p><p>Sistem kepercayaan </p><p>Mengingkari tuhan, mangakui tuhan, menyembah berhala, yahudi, Nasrani</p><p>Budaya Positif </p><p>Tradisi keilmuan, berdagang, bersyair, menghormati tamu, menepati janji</p><p>Budaya negatif</p><p>Menyembah berhala, berjudi, mabuk-mabukan, perbudakan</p><p><br></p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-08-27 00:38:44 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/dariallahkabarbaik/ws663skc3xgapgpk/wish/3556152237</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/dariallahkabarbaik/ws663skc3xgapgpk/wish/3556152685</link>
         <description><![CDATA[<p>Nama:FHARY DHATUN NIKMAH</p><p>KELAS:X-3</p><p>Berikut adalah beberapa perbedaan utama:</p><p><br/></p><p>Perbedaan dalam Sistem Kepercayaan</p><p>- *Sebelum Islam*: Masyarakat Makkah menganut paham politeisme, menyembah banyak dewa dan berhala di sekitar Ka'bah. Berhala-berhala seperti Hubal, Lat, Uzza, dan Manat sangat populer.</p><p>- *Setelah Islam*: Islam membawa ajaran monoteisme, yaitu hanya menyembah Allah SWT. Ka'bah menjadi pusat ibadah umat Islam ¹ ² ³.</p><p><br/></p><p>Perbedaan dalam Nilai-nilai dan Praktik Sosial</p><p>- *Sebelum Islam*: Masyarakat Makkah memiliki nilai-nilai kekerasan dan balas dendam yang kuat. Praktik perbudakan dan penguburan anak perempuan hidup juga umum terjadi.</p><p>- *Setelah Islam*: Islam membawa nilai-nilai kemanusiaan, keadilan, dan kesetaraan. Praktik-praktik yang tidak manusiawi seperti penguburan anak perempuan hidup dilarang.</p><p><br/></p><p>Perbedaan dalam Kehidupan Ekonomi dan Sosial</p><p>- *Sebelum Islam*: Makkah merupakan pusat perdagangan penting di Jazirah Arab. Masyarakat Makkah hidup dalam suku-suku yang sering bersaing dan bertikai.</p><p>- *Setelah Islam*: Islam membawa persatuan dan perdamaian di antara suku-suku di Makkah. Ekonomi dan kehidupan sosial masyarakat Makkah berkembang dengan nilai-nilai Islam.</p><p><br/></p><p>Perbedaan dalam Tradisi dan Ritual Keagamaan</p><p>- *Sebelum Islam*: Masyarakat Makkah memiliki ritual-ritual keagamaan yang melibatkan pemujaan berhala dan persembahan hewan.</p><p>- *Setelah Islam*: Ritual keagamaan berpusat pada ibadah kepada Allah SWT, seperti shalat, zakat, puasa, dan haji ke Ka'bah yang telah dibersihkan dari berhala ¹ ² ³.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-08-27 00:39:02 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/dariallahkabarbaik/ws663skc3xgapgpk/wish/3556152685</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/dariallahkabarbaik/ws663skc3xgapgpk/wish/3556153946</link>
         <description><![CDATA[<p>ZHIVANA AZARIA ALBERTHA </p><p>X-3</p><p><br/></p><p>JAWAB: Islam membawa perubahan besar dari budaya Jahiliyyah yang bersifat kesyirikan, amoral, dan kesukuan menjadi budaya yang berlandaskan tauhid, akhlak mulia, persatuan, dan penghapusan praktik buruk seperti penyembahan berhala, pergaulan bebas, minum khamar, membunuh anak perempuan, serta menonjolkan nilai persaudaraan universal menggantikan kebanggaan kabilah. </p><p>Budaya Masyarakat Makkah Pra-Islam (Jahiliyyah)</p><p>Kepercayaan:</p><p>Dominasi penyembahan berhala (politeisme), kepercayaan pada makhluk gaib (jin), dan dukunisme. </p><p>Moralitas:</p><p>Rendahnya moralitas yang ditandai dengan kebiasaan mabuk-mabukan, berjudi, merampok, dan mencuri. </p><p>Sosial &amp; Keluarga:</p><p>Praktik membunuh bayi perempuan karena alasan ekonomi atau rasa malu, serta berbagai bentuk pergaulan bebas. </p><p>Struktur Sosial:</p><p>Kehidupan masyarakat sangat dipengaruhi oleh kesukuan (kabilah), yang menyebabkan banyak perselisihan antar kabilah dan sistem kekerabatan yang kuat. </p><p>Konsep Kemuliaan:</p><p>Bangga dan menyanjung nasab atau keturunan, yang berujung pada penghinaan terhadap yang miskin dan lemah. </p><p>Perubahan Kebudayaan Pasca Islam</p><p>Kepercayaan:</p><p>Pengenalan sistem kepercayaan tauhid, yaitu menyembah satu Tuhan (Allah SWT), dan penolakan terhadap segala bentuk kesyirikan. </p><p>Moralitas:</p><p>Peningkatan akhlak dan karakter, seperti menjauhi minuman keras, judi, dan berbagai tindakan kriminal lainnya. </p><p>Sosial &amp; Keluarga:</p><p>Penghapusan praktik seperti membunuh anak perempuan, serta penegakan aturan pernikahan yang lebih baik dan penghormatan terhadap wanita. </p><p>Struktur Sosial:</p><p>Persatuan masyarakat di bawah satu bendera Islam, menggantikan perseteruan antar kabilah. Konsep persaudaraan universal mulai ditegakkan. </p><p>Konsep Kemuliaan:</p><p>Penghapusan kebanggaan nasab dan menekankan persatuan seluruh umat Muslim, di mana nilai-nilai seperti kasih sayang dan silaturahmi ditanamkan. </p><p>Singkatnya, kedatangan Islam membawa transformasi dari kebudayaan yang didasari kebodohan dan kesesatan menuju kebudayaan yang tercerahkan oleh nilai-nilai ketauhidan, akhlak, dan persatuan yang kokoh. </p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-08-27 00:39:49 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/dariallahkabarbaik/ws663skc3xgapgpk/wish/3556153946</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/dariallahkabarbaik/ws663skc3xgapgpk/wish/3556156943</link>
         <description><![CDATA[<p>nama:NOVA GHANI ZULKARNAIN </p><p>kelas:X-3</p><p>mapel:SKI</p><p>jawaban:</p><p>kebudayaan masyarakat makkah sebelum islam sangat berbeda dengan setelah Islam datang.sebelum islam, Makkah dikenal sebagai pusat keagamaan dan perdagangan yang penting, tetapi juga memiliki karakteristik sosial dan budaya yang mencerminkan zaman jahiliyah atau masa kebodohan.setelah Islam datang, terjadi perubahan besar dalam berbagai aspek kehidupan masyarakat makkah.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-08-27 00:41:41 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/dariallahkabarbaik/ws663skc3xgapgpk/wish/3556156943</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/dariallahkabarbaik/ws663skc3xgapgpk/wish/3556157340</link>
         <description><![CDATA[<p>Nama: Karisma Ya'maluna Sholihah</p><p>Kelas: X-3 </p><p>Jawaban</p><p>masyarakat makkah sebelum islam datang:</p><p>sistem kepercayaan: mengingkari tuhan, mengakui tuhan, menyembah berhala, yahudi, nasrani.</p><p>budaya positif dan negatif: tradisi keilmuan, berdagang, bersyair, menghormati tamu, menepati janji, menyembah berhala, berjudi, mabuk mabukan, perbudakan.</p><p>masyarakat makkah setelah islam datang:</p><p>masyarakat mekkah meninggalkan keprcayaan mereka terhadap berhala dan mulai mengamalkan ajaran islam, seperti sholat, puasaz membayar zakat, dan berhaji.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-08-27 00:41:57 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/dariallahkabarbaik/ws663skc3xgapgpk/wish/3556157340</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/dariallahkabarbaik/ws663skc3xgapgpk/wish/3556157598</link>
         <description><![CDATA[<p>Nama : Alif Diva Karunia </p><p>Kelas : X3</p><p><br/></p><p>Masyarakat Makkah pra Islam dulu dikenal dengan jaman jahiliah karena sistem kepercayaan mereka yang di anggap bodoh, bukan berarti bodoh dalam hal keilmuan melainkan karena menyembah berhala, namun Mereka tetap tak luput dari kebodohan.Mereka juga mempunyai sifat sifat buruk seperti mabuk, berjudi, berzina, merampok dan memandang rendah kaum perempuan.</p><p>Sedangkan keadaan masyarakat Makkah setelah Islam mereka mulai mengenal ajaran tauhid yang di bawa oleh nabi Ibrahim a.s. sehingga masyarakat Makkah saat itu sudah tidak menyembah berhala lagi.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-08-27 00:42:08 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/dariallahkabarbaik/ws663skc3xgapgpk/wish/3556157598</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/dariallahkabarbaik/ws663skc3xgapgpk/wish/3556157937</link>
         <description><![CDATA[<p>nama:natasya</p><p>kelas:X-3</p><p><br/></p><p><br/></p><p>jawaban:Kebudayaan masyarakat Makkah sebelum kedatangan Islam sangat berbeda dengan kebudayaan masyarakat Makkah setelah Islam datang. Berikut beberapa perbedaan utama:</p><p><em>Sistem Sosial</em></p><p>- <em>Sebelum Islam</em>: Masyarakat Makkah terorganisir dalam sistem kabilah atau suku, dengan struktur kekuasaan sendiri dan persaingan untuk meraih pengaruh dan kekayaan. Praktik perbudakan sangat umum terjadi.</p><p>- <em>Setelah Islam</em>: Islam membawa perubahan besar dalam sistem sosial, dengan penekanan pada kesetaraan dan keadilan. Perbudakan mulai dihapuskan dan digantikan dengan sistem yang lebih manusiawi.</p><p><em>Nilai-Nilai dan Keyakinan</em></p><p>- <em>Sebelum Islam</em>: Masyarakat Makkah menganut paham politeisme, menyembah banyak dewa dan berhala. Nilai-nilai kekerasan dan balas dendam sangat dihargai.</p><p>- <em>Setelah Islam</em>: Islam memperkenalkan monoteisme, dengan penekanan pada satu Tuhan yang Esa. Nilai-nilai kesabaran, keadilan, dan kasih sayang menjadi lebih dihargai.</p><p><em>Praktik Sosial</em></p><p>- <em>Sebelum Islam</em>: Perjudian, minuman keras, dan penguburan anak perempuan hidup-hidup merupakan praktik yang umum terjadi.</p><p>- <em>Setelah Islam</em>: Islam melarang praktik-praktik tersebut dan menggantikannya dengan nilai-nilai yang lebih positif, seperti kejujuran, keadilan, dan kasih sayang.</p><p><em>Pendidikan dan Seni</em></p><p>- <em>Sebelum Islam</em>: Masyarakat Makkah telah memiliki kemajuan dalam seni sastra, terutama dalam bentuk syair dan sajak.</p><p>- <em>Setelah Islam</em>: Islam membawa perubahan besar dalam pendidikan, dengan penekanan pada ilmu pengetahuan dan pendidikan agama. Seni sastra tetap berkembang, tetapi dengan tema-tema yang lebih Islami.</p><p><em>Kehidupan Ekonomi</em></p><p>- <em>Sebelum Islam</em>: Masyarakat Makkah hidup dengan berdagang dan beternak, dengan sistem ekonomi yang sederhana.</p><p>- <em>Setelah Islam</em>: Islam membawa perubahan besar dalam sistem ekonomi, dengan penekanan pada keadilan dan keseimbangan. Zakat dan sedekah menjadi bagian penting dari kehidupan ekonomi .Kebudayaan masyarakat Makkah sebelum kedatangan Islam sangat berbeda dengan kebudayaan masyarakat Makkah setelah Islam datang. Berikut beberapa perbedaan utama:  Sistem Sosial  - Sebelum Islam: Masyarakat Makkah terorganisir dalam sistem kabilah atau suku, dengan struktur kekuasaan sendiri dan persaingan untuk meraih pengaruh dan kekayaan. Praktik perbudakan sangat umum terjadi. - Setelah Islam: Islam membawa perubahan besar dalam sistem sosial, dengan penekanan pada kesetaraan dan keadilan. Perbudakan mulai dihapuskan dan digantikan dengan sistem yang lebih manusiawi.  Nilai-Nilai dan Keyakinan - Sebelum Islam: Masyarakat Makkah menganut paham politeisme, menyembah banyak dewa dan berhala. Nilai-nilai kekerasan dan balas dendam sangat dihargai. - Setelah Islam: Islam memperkenalkan monoteisme, dengan penekanan pada satu Tuhan yang Esa. Nilai-nilai kesabaran, keadilan, dan kasih sayang menjadi lebih dihargai.  Praktik Sosial  - Sebelum Islam: Perjudian, minuman keras, dan penguburan anak perempuan hidup-hidup merupakan praktik yang umum terjadi. - Setelah Islam: Islam melarang praktik-praktik tersebut dan menggantikannya dengan nilai-nilai yang lebih positif, seperti kejujuran, keadilan, dan kasih sayang.  Pendidikan dan Seni  - Sebelum Islam: Masyarakat Makkah telah memiliki kemajuan dalam seni sastra, terutama dalam bentuk syair dan sajak. - Setelah Islam: Islam membawa perubahan besar dalam pendidikan, dengan penekanan pada ilmu pengetahuan dan pendidikan agama. Seni sastra tetap berkembang, tetapi dengan tema-tema yang lebih Islami.  Kehidupan Ekonomi - Sebelum Islam: Masyarakat Makkah hidup dengan berdagang dan beternak, dengan sistem ekonomi yang sederhana. - Setelah Islam: Islam membawa perubahan besar dalam sistem ekonomi, dengan penekanan pada keadilan dan keseimbangan. Zakat dan sedekah menjadi bagian penting dari kehidupan ekonomi.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-08-27 00:42:21 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/dariallahkabarbaik/ws663skc3xgapgpk/wish/3556157937</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/dariallahkabarbaik/ws663skc3xgapgpk/wish/3556158800</link>
         <description><![CDATA[<p>Ozora Himmata X-3 </p><p>Sebelum datangnya Islam:</p><p>masyarakat Makkah hidup dalam kondisi yang disebut sebagai zaman jahiliyah. Jahiliyah bukan hanya berarti kebodohan dalam arti buta huruf, melainkan kebodohan moral, spiritual, dan sosial. Dari segi kepercayaan, mereka menjadikan Ka‘bah yang dibangun Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail sebagai pusat penyembahan, tetapi fungsi sucinya telah diselewengkan menjadi tempat penuh berhala. Lebih dari 300 berhala dipasang di sekeliling Ka‘bah, dan hampir setiap suku memiliki sesembahan masing-masing. Kepercayaan kepada takhayul, ramalan bintang, dan perdukunan juga merajalela. Hanya sedikit orang yang menganut agama samawi, seperti Yahudi, Nasrani, atau agama Hanif yang masih mengikuti ajaran tauhid Nabi Ibrahim. Akan tetapi, jumlah mereka sangat kecil dan tidak mampu mengubah arus besar masyarakat yang terjebak dalam penyembahan berhala.</p><p><br/></p><p>Dalam bidang sosial, kehidupan masyarakat Makkah ditandai dengan fanatisme kesukuan yang sangat kuat. Kehormatan suku menjadi hal utama, dan hal ini sering melahirkan peperangan antarsuku yang berlangsung lama hanya karena persoalan sepele. Ikatan kesukuan juga membuat hukum tidak adil, karena keputusan biasanya berpihak kepada suku yang kuat. Perbudakan menjadi hal biasa, budak tidak memiliki hak, diperlakukan rendah, dan sering menjadi korban penyiksaan. Kaum wanita pun mengalami diskriminasi berat. Mereka tidak mendapat warisan, tidak memiliki hak menentukan pernikahan, bahkan sebagian bayi perempuan dikubur hidup-hidup karena dianggap sebagai aib dan beban keluarga. Kondisi ini mencerminkan betapa rendahnya nilai kemanusiaan sebelum Islam hadir.</p><p><br/></p><p>Meskipun demikian, masyarakat Makkah sudah mengenal aktivitas perdagangan yang maju. Letak Makkah yang strategis menjadikannya pusat jalur perdagangan internasional antara Yaman di selatan dan Syam di utara. Mereka melakukan kafilah dagang secara rutin, sehingga perekonomian berkembang. Akan tetapi, di balik kemajuan itu, praktik-praktik kotor mewarnai dunia ekonomi mereka. Riba, penipuan timbangan, dan eksploitasi terhadap fakir miskin merupakan hal lumrah. Hanya orang-orang kaya dan bangsawan Quraisy yang menikmati keuntungan, sementara masyarakat kecil sering menjadi korban.</p><p><br/></p><p>Dari segi moral dan budaya, kehidupan masyarakat Makkah penuh dengan kebiasaan buruk. Mereka gemar mabuk-mabukan, berjudi, dan melakukan perzinaan. Syair dan sastra memang berkembang pesat, terutama di pasar Ukaz, di mana para penyair beradu karya. Namun, isi dari syair-syair tersebut sering kali hanya membanggakan suku, menyebarkan permusuhan, atau memuja kehidupan duniawi. Hukum dan norma sosial pun lemah, karena tidak ada sistem hukum yang universal, hanya keputusan kepala suku yang berlaku. Hal ini menyebabkan masyarakat hidup dalam ketidakpastian, tanpa keadilan yang merata.</p><p>Setelah Datangnya Islam:</p><p>Kedatangan Islam membawa perubahan besar yang bersifat revolusioner sekaligus evolusioner dalam kehidupan masyarakat Makkah. Risalah yang dibawa Nabi Muhammad ﷺ pertama-tama menegakkan tauhid, menghapus seluruh berhala, dan membersihkan Ka‘bah dari praktik syirik. Masyarakat diarahkan untuk menyembah Allah semata, dan nilai-nilai spiritual mulai mengakar dalam kehidupan sehari-hari. Islam juga mengubah sistem sosial yang semula didominasi oleh fanatisme suku menjadi persaudaraan yang universal. Ikatan kesukuan yang sempit digantikan dengan ukhuwah Islamiyah, di mana setiap muslim dipandang sebagai saudara tanpa membedakan suku, bangsa, atau kedudukan.</p><p><br/></p><p>Kaum wanita mendapatkan posisi yang lebih mulia. Mereka diberi hak-hak yang sebelumnya tidak pernah mereka miliki, seperti hak atas warisan, hak memilih pasangan, serta hak untuk dihormati sebagai ibu dan istri. Perbuatan kejam seperti mengubur bayi perempuan dihapuskan sama sekali. Budak yang sebelumnya menjadi golongan paling rendah diberi perlakuan manusiawi, dan Islam mendorong pembebasan budak sebagai amal yang mulia. Dengan demikian, keadilan sosial mulai ditegakkan dalam masyarakat.</p><p><br/></p><p>Dalam bidang ekonomi, Islam menata kembali prinsip perdagangan. Praktik riba dilarang, penipuan dihapuskan, dan umat Islam diwajibkan berlaku jujur dalam setiap transaksi. Zakat diperkenalkan sebagai kewajiban sosial untuk menolong fakir miskin dan menyeimbangkan distribusi kekayaan. Dengan adanya zakat, muncul sistem ekonomi yang lebih adil dan berlandaskan kepedulian sosial.</p><p><br/></p><p>Islam juga membawa perbaikan besar dalam bidang moral dan budaya. Kebiasaan buruk seperti mabuk, judi, zina, dan praktik-praktik maksiat lainnya dilarang keras. Kehidupan masyarakat diarahkan kepada nilai-nilai akhlak yang luhur seperti kejujuran, amanah, tolong-menolong, dan kesucian hidup. Seni dan sastra tetap dihargai, tetapi diarahkan untuk tujuan yang lebih mulia, yaitu menyampaikan dakwah, memberikan nasihat, dan menyebarkan hikmah.</p><p><br/></p><p>Selain itu, Islam menumbuhkan semangat keilmuan. Nabi Muhammad ﷺ menekankan pentingnya membaca dan menulis, sehingga masyarakat yang sebelumnya sangat terbatas pengetahuannya mulai berkembang dalam ilmu. Pandangan takhayul dan ramalan yang dulu mendominasi diganti dengan ajaran yang berlandaskan wahyu dan akal sehat. Hal ini menjadi awal dari peradaban Islam yang kemudian berkembang pesat dalam ilmu pengetahuan, filsafat, kedokteran, astronomi, hingga seni dan arsitektur.</p><p><br/></p><p><br/></p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-08-27 00:42:59 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/dariallahkabarbaik/ws663skc3xgapgpk/wish/3556158800</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/dariallahkabarbaik/ws663skc3xgapgpk/wish/3556160062</link>
         <description><![CDATA[<p>Nama : Muthfi'atul Hawa </p><p>Kelas : X-3 </p><p>Jawaban:</p><p>Sebelum kedatangan islam masyarakat Makkah dikenal sebagai masa jahiliyyah, mereka mengingkari Allah, menyembah berhala, dan ada yang beragama Yahudi dan Nasrani.</p><p>Di antara kebiasaan-kebiasaan mereka adalah seperti berjudi, mabuk-mabukkan, dan mereka mempraktikkan sistem riba dan perbudakan.</p><p>Setelah kedatangan Islam mereka menaati perintah Allah dan Rasul-Nya, mereka mengubah kebiasaan kebiasaan negatif ke kebiasaan kebiasaan yang positif.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-08-27 00:43:43 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/dariallahkabarbaik/ws663skc3xgapgpk/wish/3556160062</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/dariallahkabarbaik/ws663skc3xgapgpk/wish/3556160526</link>
         <description><![CDATA[<p>𝕹𝖆𝖒𝖆:𝖆𝖐𝖍𝖙𝖆𝖗 𝕽𝖆𝖎𝖘𝖞𝖆 𝖗𝖔𝖍𝖒𝖆𝖉</p><p>𝕶𝖊𝖑𝖆𝖘:𝖃-3</p><p>𝕳𝖔𝖇𝖎:𝖒𝖆𝖓𝖈𝖎𝖓𝖌 𝖕𝖊𝖗𝖐𝖔𝖗𝖔</p><p><br/></p><p><br/></p><p><br/></p><p>Sebelum kedatangan islam, masyarakat Makkah , mengenaskan  mereka banyak melakukan hal hal yang negatif dan haram seperti mabuk-mabukan, berjudi dan walaupun banyak hal hal yang negatif sebagian hal yang dilakukan masyarakat ora islam ada yang baik seperti mengesankan Tuhan dan membuat ekonomi yang relatif bagus. </p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-08-27 00:43:58 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/dariallahkabarbaik/ws663skc3xgapgpk/wish/3556160526</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/dariallahkabarbaik/ws663skc3xgapgpk/wish/3556161611</link>
         <description><![CDATA[<p>Nama:Futihatul 'Aini (14) </p><p>Kelas:X-3</p><p>Jawaban:</p><p>Masyarakat Mekkah sebelum datangnya islam banyak menganut ajaran yang menyimpang, seperti menyembah berhala (mengingkari Tuhan), perbudakan, berjudi, dan mabuk mabukan. Tetapi, setelah Nabi Muhammad SAW. berdakwah kepada masyarakat Mekkah dengan tujuan memurnikan akidah yang telah diselewengkan mereka, kini masyarakat Mekkah mulai meninggalkan tradisi tradisi negatif dan berganti ke ajaran Tauhid. Kini Nabi Muhammad berhasil menumpaskan penyembahan berhala serta mengajak kembali kepada ketauhidan. </p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-08-27 00:44:38 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/dariallahkabarbaik/ws663skc3xgapgpk/wish/3556161611</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/dariallahkabarbaik/ws663skc3xgapgpk/wish/3556161976</link>
         <description><![CDATA[<p>Finanda Azzahra J. S. dari kelas X-3 </p><p><br></p><p>Jawaban : Makkah sebelum kedatangan Islam diatur oleh suku Quraisy. Suku Quraisy mengatur perdagangan dengan baik. Sedangkan kehidupan masyarakatnya terbagi dalam kelas kelas sosial, dengan perbedaan mencolok antara kaum bangsawan dan budak. Meski belum ada Islam, masyarakat Mekkah sudah memiliki tradisi beragama.</p><p><br></p><p>Sekitar 1400 tahun silam di kota Mekkah, lahirlah seorang manusia yang kelak akan membawa perubahan besar bagi dunia. Nabi Muhammad SAW datang untuk mendakwahkan agama Islam. Namun dakwah Nabi Muhammad mengahadapi berbagai rintangan, mulai dari tantangan keras dari masyarakat, dan penolakan ajaran tauhid oleh kaum Quraisy. Perjalanan dskwa Nabi Muhammad sangatlsh rumit karena tradisi mereka yang susah diubah. Namun dari waktu ke waktu, ajaran tauhid mulai diterima dan kaum penyembah berhalam mulai berkurang.</p>]]></description>
         <enclosure url="https://encrypted-tbn0.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcSngHhtiHNi2maOHf30OvKPD3OZ5eyCpT1CuUFjXK7AgKXJuh6x&amp;s" />
         <pubDate>2025-08-27 00:44:54 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/dariallahkabarbaik/ws663skc3xgapgpk/wish/3556161976</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/dariallahkabarbaik/ws663skc3xgapgpk/wish/3556163737</link>
         <description><![CDATA[<p>Nurviana Dwi Lutvita Sari (X-3)</p><p>JAWAB: Masyarakat Mekkah sebelum datangnya Islam:</p><p>kehidupan arab sebelum datangnya Islam dikenal sebagai zaman jahiliyah, yakni pada saat itu sangat jauh dari ajaran nilai Islam, masyarakat Mekkah sebelum datang nya Islam, memiliki sistem kepercayaan yang didominasi oleh penyembahan berhala dan praktik-praktik animisme serta tahuayul. </p><p>perilaku mereka juga ditandai dengan negatif: seperti pembunuhan, bayi perempuan, perbudakan, perzinaan, minuman keras (khamr) perang dan kekerasan.</p><p>perilaku mereka juga memiliki sifat positif: yaitu keberanian dan keperkasaan, kemahiran, berdagang, kesenian sastra (syair) sistem klan (kabilah) menghormati bulan haram.</p><p>Masyarakat Mekkah setelah Islam datang: </p><p>berakhlak mulia seperti jujur, sabar, kasih sayang</p><p>serta telah meninggalkan budaya negatif </p><p>seperti menyembah berhala, bermabuk</p><p>perbudakan, serta berjudi.</p><p><br></p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-08-27 00:46:10 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/dariallahkabarbaik/ws663skc3xgapgpk/wish/3556163737</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/dariallahkabarbaik/ws663skc3xgapgpk/wish/3556165763</link>
         <description><![CDATA[<p>Nama:Tsalitsa Alfia Nur Fadila</p><p>No     :34</p><p>Kelas :X-3</p><p>Mapel:SKI</p><p><br/></p><p>Sebelum Islam: orang Makkah masih hidup di masa jahiliyah, banyak yang nyembah berhala, ada perbudakan, suka perang antar suku, dan perempuan tidak dihargai.</p><p>Sesudah Islam: masyarakat jadi menyembah Allah, hidup lebih adil, saling menghargai, perempuan dimuliakan, perbudakan dihapuskan, dan muncul budaya tolong-menolong.</p><p><br/></p><p>Sebelum Islam datang:</p><p>•Masyarakat Makkah hidup dalam jahiliyah (kebodohan).</p><p>•Menyembah berhala dan banyak tuhan.</p><p>•Adatnya penuh kesenjangan sosial, diskriminasi, perbudakan, dan kedzaliman</p><p>•Penyembah Berhala<strong>,</strong>Menyembah banyak berhala yang ditempatkan di sekitar Ka'bah.</p><p>•Sistem Kesukuan,Struktur sosial yang kuat berdasarkan ikatan kesukuan dan loyalitas terhadap kabilah.</p><p>•Praktik Sosial Yang Tidak Adil,adanya perbudakan, diskriminasi terhadap wanita (seperti penguburan bayi perempuan hidup-hidup), dan praktik riba.</p><p>•Tradisi Perang Antar Kabilah,Sering terjadi konflik dan peperangan antar suku. </p><p>•Wanita dianggap rendah, bahkan bayi perempuan sering dikubur hidup-hidup.</p><p><br/></p><p>Setelah Islam datang:</p><p>•Masyarakat diarahkan menyembah Allah Yang Maha Esa.</p><p>•Kehidupan sosial lebih adil, menghargai martabat manusia.</p><p>•Perbudakan mulai dihapuskan, wanita dihormati.</p><p>•Budaya tolong-menolong, persaudaraan, dan kejujuran ditegakkan.</p><p>•Tauhid (Keesaan Allah),penyembahan hanya kepada satu Tuhan, Allah SWT, dan penghancuran berhala.</p><p>•Persaudaraan Islam, Ikatan persaudaraan yang melampaui batas kesukuan, mempersatukan umat Muslim.</p><p>•Keadilan Sosial, Penghapusan perbudakan, peningkatan hak-hak wanita, pelarangan riba, dan penegakan keadilan.</p><p>•Kedamaian dan Persatuan  <strong>:</strong> Mendorong perdamaian dan menghentikan perang antar suku.</p><p><br/></p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-08-27 00:47:28 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/dariallahkabarbaik/ws663skc3xgapgpk/wish/3556165763</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/dariallahkabarbaik/ws663skc3xgapgpk/wish/3556168071</link>
         <description><![CDATA[<p><strong>Nama: </strong>Jenytra Az Zahra😝🤟🏻</p><p><strong>Kelas: </strong>X-3</p><p><br></p><p><strong>Jawaban: </strong></p><p><strong>Sebelum Islam datang</strong>, masyarakat Makkah hidup dalam <strong>Zaman Jahiliyah</strong> (zaman kebodohan). Mereka menyembah banyak berhala dan tidak memiliki pedoman hidup yang benar. <strong>Setelah datangnya Islam</strong>, kebudayaan Mekah mengalami transformasi besar, meninggalkan praktik-praktik jahiliyah seperti penyembahan berhala, minum khamr, berjudi, dan kekerasan antarkabilah, menjadi masyarakat yang lebih beradab dan menghargai nilai-nilai keadilan dan persaudaraan di bawah ajaran Al-Qur'an dan teladan Nabi Muhammad SAW. </p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-08-27 00:48:34 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/dariallahkabarbaik/ws663skc3xgapgpk/wish/3556168071</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/dariallahkabarbaik/ws663skc3xgapgpk/wish/3556168353</link>
         <description><![CDATA[<p>Nama: clarissa cantika putri </p><p>kelas:X3</p><p>jawaban</p><p>Masyarakat Makkah sebelum Islam hidup dalam sistem kabilah dengan paham politeisme, menyembah banyak dewa dan berhala di Ka'bah. Mereka menghargai kekerasan dan balas dendam, serta melakukan praktik sosial negatif seperti perbudakan dan penguburan anak perempuan hidup-hidup. Setelah kedatangan Islam, masyarakat Makkah bertransformasi menjadi masyarakat yang monoteis, menekankan kesetaraan, keadilan, kasih sayang, dan kesabaran. Praktik-praktik negatif dilarang, dan perdagangan yang adil serta transparan didorong. Perubahan ini membawa masyarakat Makkah menuju kehidupan yang lebih baik dan terarah dengan Islam sebagai landasan utama.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-08-27 00:48:45 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/dariallahkabarbaik/ws663skc3xgapgpk/wish/3556168353</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/dariallahkabarbaik/ws663skc3xgapgpk/wish/3556171630</link>
         <description><![CDATA[<p>Nama: SYIFA' LAILATUL FITRIYAH</p><p>kelas:X-3</p><p>Jawab:</p><p>Sebelum Islam, masyarakat menganut kepercayaan politeisme (menyembah berhala), hidup tanpa moralitas yang jelas dengan pergaulan bebas, berjudi, dan membunuh anak perempuan. Setelah Islam, terjadi pergeseran menuju monoteisme (menyembah satu Tuhan), perbaikan akhlak seperti larangan minum khamr dan berjudi, serta munculnya prinsip kesetaraan dan penghormatan terhadap perempuan, yang secara keseluruhan mendorong masyarakat ke arah kehidupan yang lebih beradab dan bersyariat.   Masyarakat Makkah pra-Islam (dikenal dengan zaman Jahiliyah) memiliki ciri-ciri:</p><p>Kepercayaan: Mayoritas menyembah berhala, walau ada segelintir penganut hanif yang masih mengikuti ajaran Nabi Ibrahim.</p><p>Sosial: Struktur kabilah sangat kuat; kesetiaan pada suku lebih penting daripada keadilan universal.</p><p>Budaya &amp; Tradisi:</p><p>Kaya dengan syair dan sastra Arab (pasar Ukaz terkenal dengan perlombaan puisi).</p><p>Memiliki tradisi menjamu tamu dan menjaga kehormatan kabilah.</p><p>Perubahan Kebudayaan Setelah Islam Datang:</p><p>Kepercayaan:</p><p>Terjadi pergeseran ke arah sistem kepercayaan monoteistik yang menyembah satu Tuhan (Allah SWT). </p><p>Moral dan Akhlak:</p><p>Ajaran Islam menghapus kebiasaan buruk seperti mabuk-mabukan, berjudi, dan pergaulan bebas. </p><p>Sosial:</p><p>Kesetaraan: Islam mengajarkan kesetaraan dan persaudaraan di antara manusia, menghapus superioritas berdasarkan nasab atau kabilah. </p><p>Penghormatan terhadap Perempuan: Perilaku merendahkan dan membunuh anak perempuan dihapuskan, dan kedudukan perempuan mulai dihormati. </p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-08-27 00:51:08 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/dariallahkabarbaik/ws663skc3xgapgpk/wish/3556171630</guid>
      </item>
   </channel>
</rss>
