<?xml version="1.0"?>
<rss version="2.0">
   <channel>
      <title>REFLEKSI FILOSOFI KHD Angkatan 6 IN 06 by </title>
      <link>https://padlet.com/jonisetya69/w63ypm7wpuznb0x0</link>
      <description></description>
      <language>en-us</language>
      <pubDate>2022-09-08 02:37:09 UTC</pubDate>
      <lastBuildDate>2022-09-09 08:36:53 UTC</lastBuildDate>
      <webMaster>hello@padlet.com</webMaster>
      <image>
         <url></url>
      </image>
      <item>
         <title>1. Pikirkan dan tuliskan satu pengalaman Anda terkait proses pembelajaran yang merefleksikan (mencerminkan) pemikiran Ki Hadjar Dewantara (KHD)?                 2. Bagaimana perwujudan ‘menuntun’ yang saya lihat dalam konteks sosial budaya di daerah saya?                                                        3. Mengapa Pendidikan Indonesia perlu mempertimbangkan kodrat alam dan kodrat zaman?           4.Apa relevansi pemikiran KHD “Pendidikan yang berhamba (berpihak) pada anak” dalam peran saya sebagai pendidik?                        </title>
         <author>jonisetya69</author>
         <link>https://padlet.com/jonisetya69/w63ypm7wpuznb0x0/wish/2289141212</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-09-09 03:45:15 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/jonisetya69/w63ypm7wpuznb0x0/wish/2289141212</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Refleksi (Jamaluddin, A6-26)</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/jonisetya69/w63ypm7wpuznb0x0/wish/2289320156</link>
         <description><![CDATA[<div>1. Dalam beberapa kesempatan, saya kerap memberikan motivasi dan kisah inspiratif kepada siswa di sela pembelajaran. Hal ini untuk membekali mereka dengan konsep kehidupan dan pola pikir yang menarik dan bermanfaat dari berbagai macam tokoh.&nbsp;<br><br>2. Sebagai guru kita harus mampu menuntun anak. Bukan mendikte, tapi membimbing dan mengarahkan anak agar bisa menggali potensi diri.<br><br>3. Karena setiap zaman memiliki cara yang berbeda dalam mengembangkan pendidikan. begitupun setiap daerah memiliki karakteristik yg berbeda. Sehingga tidak bisa diberikan perlakuan yang sama. Harus disesuaikan dan dimodifikasi sesuai kodrat alam dan kodrat zaman.<br><br>4. Konsep berhamba pada anak saya pahami sebagai konsep pendidikan yang berfokus pada kepentingan anak. </div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-09-09 07:45:08 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/jonisetya69/w63ypm7wpuznb0x0/wish/2289320156</guid>
      </item>
      <item>
         <title>1.	Bagaimana perwujudan ‘menuntun’ yang saya lihat dalam konteks sosial budaya di daerah saya? Perubahan konkret apa yang dapat saya lakukan untuk mewujudkannya?</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/jonisetya69/w63ypm7wpuznb0x0/wish/2289323940</link>
         <description><![CDATA[<div>Kata "menuntun" dalam konteks sosial budaya di daerah bisa dimaknai sebagai suatu usaha membawa seseorang kepada suatu hal yang baik untuk hidup di masyarakat. Usaha yang dilakukan bisa berupa&nbsp; memberi arahan ataupun&nbsp; pengajaran, hal ini&nbsp; harus benar- benar&nbsp; dilakukan secara sungguh-sungguh hingga bisa membuahkan hasil sesuai dengan tujuan kita.<br><br>Misalnya seorang guru yang mendidik muridnya harus menunjukkan contoh yang baik ketika berbicara, menyampaikan materi, bersosialisasi, bertoleransi, menghargai orang sekitar, memperkenalkan budaya yang ada pada daerah tersebut dan lain sebagainya&nbsp;<br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-09-09 07:48:55 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/jonisetya69/w63ypm7wpuznb0x0/wish/2289323940</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Menuntun dalam refleksi pemikiran KHD</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/jonisetya69/w63ypm7wpuznb0x0/wish/2289324463</link>
         <description><![CDATA[<div>Pendidikan bertujuan untuk <strong>menuntun</strong> segala kodrat yang ada pada anak-anak, agar mereka dapat mencapai keselamatan dan kebahagiaan yang setinggi-tingginya. Pendidik itu hanya dapat menuntun tumbuh atau hidupnya kekuatan kodrat yang ada pada anak-anak, agar dapat memperbaikilakunya (bukan dasarnya) hidup dan tumbuhnya kekuatan kodrat anak. Happy cgp 6 sampang<br>&nbsp;</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-09-09 07:49:30 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/jonisetya69/w63ypm7wpuznb0x0/wish/2289324463</guid>
      </item>
      <item>
         <title>1. Kegiatan pembelajaran di sekolah kami sudah berbasis IT. siswa belajar dengan menggunakan HP, akan tetapi HP bisa digunakan pada waktu jam pelajaran sesuai petunjuk guru. Jika pembeljaran sdh tidak perlu HP maka dititipkan ke guru yang dimaksud. Dari kegiatan tersebut kami sdh berpihak pada murid, bahwa pembelajaran disesuaikan dengn kodrat zaman, namun perlu dituntun. (wahidah)</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/jonisetya69/w63ypm7wpuznb0x0/wish/2289325174</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-09-09 07:50:15 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/jonisetya69/w63ypm7wpuznb0x0/wish/2289325174</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Refleksi by Moh. Daud</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/jonisetya69/w63ypm7wpuznb0x0/wish/2289325413</link>
         <description><![CDATA[<div>1. Kegiatan Habituasi Karakater<br>&nbsp; &nbsp;Budaya salam, sallim (salaman), Senyum&nbsp; &nbsp; Siswa bertemu dengan siswanya'<br>2. Berkenaan dengan menuntun perilaku pembiasaan bisa dilakukan guru memulainya<br>3. Pentingnya keselarasan dan keseimbngan<br>4. Mendampingi, memasilitasi, membuat nyaman dengan siswa</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-09-09 07:50:31 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/jonisetya69/w63ypm7wpuznb0x0/wish/2289325413</guid>
      </item>
      <item>
         <title>(Sayuwiwit) 1. pendidikan dengan tidak melupakan kodrat alam anak, kebetulan sekarang saya mengampu mapel prakarya. Sebagian besar murid kami adalah anak dari kuli bangunan, saat ini saya mengajarkan mereka untuk membuat denah rumah dari yang sederhana sampai ke yang agak rumit dengan detail-detail ukuran. saya yakin anak anak sudah tidak asing dengan istilah istilah bangunan.</title>
         <author>sayuannur84</author>
         <link>https://padlet.com/jonisetya69/w63ypm7wpuznb0x0/wish/2289325534</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-09-09 07:50:38 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/jonisetya69/w63ypm7wpuznb0x0/wish/2289325534</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Refleksi</title>
         <author>bayudjailani39</author>
         <link>https://padlet.com/jonisetya69/w63ypm7wpuznb0x0/wish/2289325567</link>
         <description><![CDATA[<div>Relevansi pemikiran KHD tentang Pendidikan yang berhamba/berpihak pada anak dalam peran saya sebagai pendidik adalah saya sudah sepantasnya lebih mengetahui apa yang anak butuhkan dalam sebuah pembelajaran. Oleh karena itu saya memacu diri saya agar terus berkreasi dalam pembelajaran yang saya ampu.<br><br>(Bayu Djailani)</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-09-09 07:50:40 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/jonisetya69/w63ypm7wpuznb0x0/wish/2289325567</guid>
      </item>
      <item>
         <title>(Nia Fatmawati) no.3 Pendidikan di Indonesia perlu mempertimbangkan Kodrat Alam dan Zaman, Karena Kita sebagai guru harus memberikan pengalaman belajar pd siswa sesuai dg kodrat alam (sosial-budaya) tempat mereka tinggal. misalnya daerah Surabaya tentu akan berbeda dengan Madura karakteristik masyarakatnya serta harus sesuai dengan perkembangan Zaman, tujuan pembelajran harus berorientasi pada murid-murid-murid. No.4 &quot;Menghamba pada anak&quot; artinya kita sebagai guru bukan berarti tunduk dibawah kaki anak, namun menghamba disini lebih pada memfasilitasi-menjadi fasilitator bagi anak-menjawab pembelajaran sesuai kebutuhan anak. guru pun harus memberi contoh, karena seorang anak akan jauh lebih Takdim pada guru saat kita mampu memberi contoh praktek baik terutama dalam hal budi pekerti</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/jonisetya69/w63ypm7wpuznb0x0/wish/2289325585</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-09-09 07:50:42 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/jonisetya69/w63ypm7wpuznb0x0/wish/2289325585</guid>
      </item>
      <item>
         <title>MABRUR _ Kodrat zaman dan kodrat alam. setiap zaman ada masanya, ada tantanganya dan ada pemainnya. Kita tidak bisa merubah keadaan tapi bisa menjadi juara dalam zaman. Perlu kolaborasi dan mengetahui apa yang dibutuhkan oleh peserta didik karena mereka adalah pemain selanjutnya </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/jonisetya69/w63ypm7wpuznb0x0/wish/2289325596</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-09-09 07:50:43 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/jonisetya69/w63ypm7wpuznb0x0/wish/2289325596</guid>
      </item>
      <item>
         <title>mendidik bagai menanam pohon, dimana guru punya peran penting dalam pertumbuhannya. oleh karena itu guru tidak boleh statis harus bisa mengikuti perkembangan alam dan perkembangan jaman. guru harus telaten, sabar dan dan inovatif di dalam menebalkan garis putus putus/ karakter siswa menuju perubahan yang lebih baik.  jadi ketika kita mengajar kita tidak boleh menyamaratakan anak didik kita. kita harus bisa memberikan perlakuan yang berbeda sesuai dengan karakter, bakat dan minat yang dimiliki siswa. (Trimeiyatul fajariyah_CGP_A6-29)</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/jonisetya69/w63ypm7wpuznb0x0/wish/2289325671</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-09-09 07:50:47 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/jonisetya69/w63ypm7wpuznb0x0/wish/2289325671</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Syarifah Hasanah</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/jonisetya69/w63ypm7wpuznb0x0/wish/2289325677</link>
         <description><![CDATA[<div>1. Saya coba melakukan diagnosis awal sebelum melakukan pembelajatan di kelas. saya bertanya pada mereka, gaya belajar seperti apa yang kalian suka?&nbsp;<br>kemudian saya juga mencoba mengukur seberapa paham mereka dengan materi yang akan saya berikan nanti.<br>2. menuntun disini lebih pada mengarahkan anak-anak akan adanya suatu budaya yang telah banyak disalahgunakan oleh anak didik kami. karena ada banyak falsafah di madura yang seringkali salah penempatan dan salah&nbsp; menyikapi. Sebagai guru, saya berusaha meluruskan falsafah tersbut agar mereka tahu, paham bahwasanya falsafah itu merupakan bagian nilai kebajikan dan nilai luhur yang perlu dilestarikan dan di praktekkan dalam kehidupan sehari-hari<br>3. Pendidikan Indonesia tentu saja perlu mempertimbagkan kodrat alam karena kita memiliki budaya dan adat istiadat yang menjadi kebiasaa kita dan hanya cocok untuk masyarakat kita. sedangkan kodrat zaman, Indonesia tidak bisa berdiri sendiri dan menutup diri dari perkemabngan zaman yang ada. karenanya anak juga perlu belajar sesuai perkembangan zaman yang ada agar dapat terus melangsungkan kehidupan<br>4 Menghamba menurut saya tetap wajib menanamkan nilai hormat kepada guru, menghamba bukan tanpa aturan. tetap mengutamakan murid sebagai tujuan utama pembelajaran<br><br><br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-09-09 07:50:47 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/jonisetya69/w63ypm7wpuznb0x0/wish/2289325677</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/jonisetya69/w63ypm7wpuznb0x0/wish/2289325782</link>
         <description><![CDATA[<div>4.  pendidikan yang menghamba pada anak, menurut saya lebih pada sikap lahir dan batin kita sebagai guru untuk senantiasa ikhlas  dan sabar dalam menuntun sang murid agar mampu mencapai keselamatan dan kebahagiaan.  (syaihol amin)</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-09-09 07:50:49 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/jonisetya69/w63ypm7wpuznb0x0/wish/2289325782</guid>
      </item>
      <item>
         <title>3. Mengapa Pendidikan di Indonesia perlu mempertimbangkan Kodrat Alam dan Kodrat Zaman?</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/jonisetya69/w63ypm7wpuznb0x0/wish/2289326177</link>
         <description><![CDATA[<div>Pembelajaran berbasis digital (kodrat zaman) sudah dilaksanakan di sekolah, namun ada kendalanya, jika mau belajar tentang pembelajaran berbasis konten (misalnya: youtube), murid selalu berkata "tidak punya paketan internet, paketan internet habis. Bagaimana menyikapinya? _Syaiful Rohman CGP A6 27</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-09-09 07:51:14 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/jonisetya69/w63ypm7wpuznb0x0/wish/2289326177</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/jonisetya69/w63ypm7wpuznb0x0/wish/2289326233</link>
         <description><![CDATA[<div>Refleksi Poin no 3:<br>Dalam mendidik, terutama di era milenial sekarang, anak didik kita tidak terlepas dari pengaruh gadget, dimana gadget lebih menarik daripada pembelajaran. Oleh karena itu dalam Pembelajaran yang saya aplikasikan, saya berusaha membubuhkan penggunaan IT dan membuat siswa aktif (beraktivitas ) dengan cara melakukan eksperimen yang membuat siswa penasaran dan membuat siswa memahami mengapa mereka harus belajar materi tersebut. Seperti yang saya aplikasikan saat mengajar materi Zat Aditif (IPA). Siswa menjadi sadar bahwa makanan dan minuman yang selama ini mereka konsumsi sangat banyak mengandung zat aditif. Otomatis mereka harus bijak dalam mengkonsumsinya.<br><br>By : Revinda Afifatintia (CGP A6-25)</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-09-09 07:51:18 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/jonisetya69/w63ypm7wpuznb0x0/wish/2289326233</guid>
      </item>
      <item>
         <title>(Hadi suwarno)   3.	Apa relevansi pemikiran KHD “Pendidikan yang berhamba pada anak” dengan peran saya sebagai pendidik?</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/jonisetya69/w63ypm7wpuznb0x0/wish/2289326588</link>
         <description><![CDATA[<div>Pendidikan yang menghamba pada anak juga dikenal dalam pembelajaran dalam istilah pembelajaran berbasis <em>Student Centered Learning (SCL). </em>Siswa belajar dari apa yang dilakukan bukan dari apa yang disampaikan guru. Pendekatan pembelajaran yang berpusat kepada peserta didik atau anak merupakan sistem pembelajaran yang menunjukkan dominasi peserta didik selama kegiatan pembelajaran dan guru hanya sebagai fasilitator, pembimbing dan pemimpin. Pembelajaran berpusat pada anak dapat disimpulkan bahwa dalam pelaksanakan kegiatan pembelajaran berpusat kepada anak. (Hadi Suwarno)<br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-09-09 07:51:47 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/jonisetya69/w63ypm7wpuznb0x0/wish/2289326588</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Refleksi.Jangan membatasi anak dari dunianya  dengan hanya menyuruh mereka untuk membaca materi,mengerjakan tugas,menghafalkan rumus  dan  bukankah seorang pendidik itu sejenisnya  itu adalah&#39;pembunuhan&#39; secara akademis  bukankah seorang pendidik menuntun,membimbing ,mendidik ,dan mengarahkan sertan pengajar sesuai karakter dan kompensi masin2 karakter siswa..IMAMATUL JAMALIYAH </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/jonisetya69/w63ypm7wpuznb0x0/wish/2289326642</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-09-09 07:51:51 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/jonisetya69/w63ypm7wpuznb0x0/wish/2289326642</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Dwi Zayyarah : kegiatan menuntun yang kami lakukan adalah membiasakan anak untuk bersalaman saat masuk dan pulang sekolah . dalam kegitan tersebut guru memberikan teladan bagi murid untuk menghormati orang lain terutama guru , kita dapat menuntun anak sesuai dengan kodrat alam dan kodrat zaman, kita sebagai pendidik hanya bisa mengarahkan agar tigak kehilangan arah. Dalam mengajar kita harus fokus pada murid, mengajar dengan iklas tulus hati.</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/jonisetya69/w63ypm7wpuznb0x0/wish/2289326799</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-09-09 07:52:03 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/jonisetya69/w63ypm7wpuznb0x0/wish/2289326799</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Refleksi Filosofi KHD </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/jonisetya69/w63ypm7wpuznb0x0/wish/2289326946</link>
         <description><![CDATA[<div>1. membuat media pembelajaran yang sesuai dengan kondisi dan kebutuhan anak 2. saya melihat budaya di daerah saya semakin menurun terkikis oleh perubahan zaman yang kurang diarahkan 3. karena kearifan budaya berbeda-beda jadi perlu mempertimbangkan kodrat alam dan kodrat zaman 4. pendidikan yang berpusat pada anak dan berfokus pada anak (yulia)</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-09-09 07:52:14 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/jonisetya69/w63ypm7wpuznb0x0/wish/2289326946</guid>
      </item>
      <item>
         <title>2. Menuntun yang dimaksudkan adalah sebagai pendidik harus bisa membimbing, mengarahkan apa yang sudah siswa miliki (potensi) sehingga menjadi bisa atau menjadi lebih baik, tanpa melupakan sosial budaya dimana mereka berasal (Nine Apriliyatin)</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/jonisetya69/w63ypm7wpuznb0x0/wish/2289326965</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-09-09 07:52:16 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/jonisetya69/w63ypm7wpuznb0x0/wish/2289326965</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Refleksi</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/jonisetya69/w63ypm7wpuznb0x0/wish/2289327127</link>
         <description><![CDATA[<div>Tujuan utama pendidikan menuntun siswa untuk meraih kebahagiaan dan kesalamatan. Oleh karena itu kita tidak hanya bertugas mendidik siswa tapi jadikan diri kita juga sebagai orang tua sekaligus sahabat mereka. Mendidik mereka sesuai dengan zaman dan kodrat mereka  untuk bisa mengidentifikasi bakat, minat serta kebutuhan mereka sekaligus berkolaborasi dengan semua pihak stakeholder yang ada  guna menyelesaikan solusi permasalahan yang ada.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-09-09 07:52:30 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/jonisetya69/w63ypm7wpuznb0x0/wish/2289327127</guid>
      </item>
      <item>
         <title>REFLEKSI-Tantangan Saya: </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/jonisetya69/w63ypm7wpuznb0x0/wish/2289327150</link>
         <description><![CDATA[<div>1. Posisi Mengajar Saya Di Lingkunagn Pesantren, Yang bisa kami lakukan saat ini hanya Nilai&nbsp; nilai akhlak , kejujuran . karena untuk menuntun,ke kodrat alam dan kodrat&nbsp; jaman serta menghamba sangat sulit untuk menyeimbangkan dengan waktu pesantren dan waktu sekolah ( Jumali&nbsp; 6A-26)<br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-09-09 07:52:31 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/jonisetya69/w63ypm7wpuznb0x0/wish/2289327150</guid>
      </item>
      <item>
         <title>3. Menyelaraskan Kodrat Alam dengan Kodrat Zaman</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/jonisetya69/w63ypm7wpuznb0x0/wish/2289327373</link>
         <description><![CDATA[<div>Dengan cara gerakan bijak dalam menghadapi perkembangan zaman(Gadget) seperti membuat media pembelajaran serupa game/video di gadget dengan menyusupi materi pembelajaran sehingga dapat menyamai bahkan melebihi asiknya anak menggunakan game dan pada akhirnya kodrat alam dan kodrat zaman berjalan selaras bersama-sama. (Deni_A6-29)</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-09-09 07:52:44 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/jonisetya69/w63ypm7wpuznb0x0/wish/2289327373</guid>
      </item>
      <item>
         <title>IDA KURNIATI                                     1. Pengalaman saya adalah menumbuhkan budaya pembiasaan penguatan karakter disekolah melalui kegiatan budaya 5S (senyum, sapa, salam, sopan dan santun): mengembangkan budaya mengaji dan membaca asmaul husna di awal pembelajaran jam pertama; tiap hari jum&#39;at menggunakan bahasa madura disekolah; di hari sabtu membiasakan menggunakan bahasa Inggris sebagai perkembangan tuntutan zaman dan global perispan revolusi industri 4.0.: pembelajaran mencerminkan ketrampilan abad 21. Siswa merdeka dalam belajar.</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/jonisetya69/w63ypm7wpuznb0x0/wish/2289327448</link>
         <description><![CDATA[<div>2. Makna menuntun dalam sosio budaya&nbsp; madura adalah membimbing dan mengarahkan pemahaman anak, tehadap budaya yang berkembang dimasyarakat baik positif maupun negetif, mengembangkan budaya positif anak&nbsp;<br>tersebut untuk perkembangan budi pekerti&nbsp;<br>dan pengetahuan anak.<br>3. Pendidikan sangat penting dalam memadukan kodrat alam sesuai kondisi wilayah daerah anak dan kodrat zaman sangat penting menjadi bekal hidup dimasa depan<br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-09-09 07:52:48 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/jonisetya69/w63ypm7wpuznb0x0/wish/2289327448</guid>
      </item>
      <item>
         <title>3. Mengapa Pendidikan Indonesia perlu mempertimbangkan kodrat alam dan kodrat zaman?   Pendidikan seyogyanya harus berdasarkan kodrat alam. Karena berkaitan dengan anak didik yang memilki beraneka ragam kebutuhan dan karakter. jika disama ratakan maka tidak relevan antara satu dengan lainnya. </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/jonisetya69/w63ypm7wpuznb0x0/wish/2289327793</link>
         <description><![CDATA[<div>Ike Nurmala A29</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-09-09 07:53:13 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/jonisetya69/w63ypm7wpuznb0x0/wish/2289327793</guid>
      </item>
      <item>
         <title>1. Saat ini Kab Sampang menjadi ,Kabupaten terrendah kalau diukur dari IPM nya, semoga dengan konsep pemikiran KHD nantinya menjadi wasilah peningkatan IPM Kab Sampang, Refleksi pemikiran KHD dalam pembelajaran saya coba memadukan antara kondisi alam di sekolah sebagai sekolah adiwiyata dengan memanfaatkan hutan sekolah dan di padukan dengan aplikasi di HP dengan memnafatkan fitur yang ada,alhamdulilah mereka antusias dan senang, ( Fadlun Duifa )</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/jonisetya69/w63ypm7wpuznb0x0/wish/2289327826</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-09-09 07:53:16 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/jonisetya69/w63ypm7wpuznb0x0/wish/2289327826</guid>
      </item>
      <item>
         <title>pendidikan itu merupakan upaya untuk menuntun anak sesuai dengan kodrat zaman dan kodrat alam, kita sebagai guru tidak hanya mengajar tetapi juga mendidik agar anak didik kita memiliki budi pekerti yang dapat menjaga laku mereka dalam upaya penguasaan diri. semua yang kita lakukan harus di dasari pada pendidikan yang menghamba pada anak dalam arti menjadikan anak sebagai subyek bukan obyek pendidikan. (tri novita)</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/jonisetya69/w63ypm7wpuznb0x0/wish/2289328801</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-09-09 07:54:35 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/jonisetya69/w63ypm7wpuznb0x0/wish/2289328801</guid>
      </item>
      <item>
         <title>pemikiran KHD tenteng pendidikan yang berhamba (berpihak) pada anak dalam peran saya sebagai pendidk itu sangat relevan karena itu hanya perbedaan bahasa saja dan kita selaku pendidik sudah sewajarnya menjadi pelayan kepada anak didik kita dengan tujuan agar anak didik kita menjadi anak yang lebih baik dan menjadi anak yang berkwalitas nanti (Mat Hadi_A6-26)</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/jonisetya69/w63ypm7wpuznb0x0/wish/2289329033</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-09-09 07:54:51 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/jonisetya69/w63ypm7wpuznb0x0/wish/2289329033</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Refleksi</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/jonisetya69/w63ypm7wpuznb0x0/wish/2289329035</link>
         <description><![CDATA[<div>4. Sebelum ikut PGP saya berfikir siswa harus mengikuti semua keinginan guru, dan setealah mengikuti PGP ini Saya menjadi sadar dan memahami bahwa pendidik harus menyesuaikan apa yang disampaikan dalam pembelajaran dengan kebutuhan dan hal-hal yang disukai oleh peserta didik (Pahrurrasyi).&nbsp;</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-09-09 07:54:51 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/jonisetya69/w63ypm7wpuznb0x0/wish/2289329035</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Pramono Andri S</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/jonisetya69/w63ypm7wpuznb0x0/wish/2289329079</link>
         <description><![CDATA[<div>Pengalaman saya terkait proses pembelajaran yang merefleksikan/mencerminkan pemikiran Ki Hadjar Dewantara adalah pembelajaran berpusat pada siswa, memberikan kebebasan kepada siswa untuk belajar berdasarkan pengalamannya sendiri sehingga siswa dapat berpartisipasi secara aktif, dan selalu ditantang untuk berpikir kritis. Saya berusaha menuntun siswa,&nbsp; memberikan teladan atau contoh&nbsp; dengan tindakan yang baik sehingga terbentuk siswa berkarakter dan berbudi pekerti yang baik, memberikan dorongan dan arahan.agar siswa dapat mengembangkan minat dan bakat yang dimiliki peserta didik.<br>Perwujudan menuntun yang saya lihat dalam konteks sosial budaya di daerah saya adalah dengan penerapan 5 S dalam kehidupan sehari-hari.<br>Pendidikan perlu mempertimbangkan kodrat alam dan kodrat zaman karena kedua hal ini tidak bisa dipisahkan dalam diri anak. Seorang anak akan lahir dari kodrat alam ⟮potensi, bakat, kemampuan⟯ yang berbeda-beda satu sama lain sehingga sebagai seorang guru kita diharapkan mampu membantu, memotivasi mereka agar bisa tumbuh maksimal sesuai jenjang usia mereka. Sedangkan kodrat zaman lebih kepada bagaimana seorang guru mampu membimbing anak memasuki abad 21, untuk itu seorang pendidik harus melek tehnologi serta memiliki keterampilan abad 21 dalam merancang dan melaksanakan pembelajaran.<br>Relevansi pendidikan Ki Hajar Dewantara bahwa seorang pendidik itu harus menghamba pada anak maksudnya seorang guru harus memiliki rasa hormat, memuliakan anak sehingga jika tumbuh perasaan tersebut, maka tanpa disadari dalam diri anak akan tumbuh rasa senang, bahagia. Kondisi ini akan bisa memudahkan siswa untuk menyerap ilmu pengetahuan yang guru berikan sehingga akan membawa hasil yang memuaskan.<br>Peran saya sebagai seorang pendidik adalah menuntun siswa,&nbsp; memberikan teladan atau contoh&nbsp; dengan Tindakan yang baik sehingga terbentuk siswa berkarakter dan berbudi pekerti yang baik, memberikan dorongan dan arahan.agar siswa dapat mengembangkan minat dan bakat yang dimiliki peserta didik, serta melakukan pembelajaran berpusat pada siswa, memberikan kebebasan kepada siswa untuk belajar berdasarkan pengalamannya sendiri sehingga siswa dapat berpartisipasi secara aktif, dan selalu ditantang untuk berpikir kritis.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-09-09 07:54:53 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/jonisetya69/w63ypm7wpuznb0x0/wish/2289329079</guid>
      </item>
      <item>
         <title>1. mohon maaf untuk merefleksikan awal saya menganggap anak seperti selmbar kertas , namun kenyatatanny anak memiliki potensi yang bisa guru menuntun agar apa yang menjadi hal yang baik secara keseluruhan maksimal si peserta didik tadi , (noviana,cgp 27)</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/jonisetya69/w63ypm7wpuznb0x0/wish/2289329125</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-09-09 07:54:57 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/jonisetya69/w63ypm7wpuznb0x0/wish/2289329125</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Refleksi Filosofi KHD</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/jonisetya69/w63ypm7wpuznb0x0/wish/2289329838</link>
         <description><![CDATA[<div>P<strong>engalaman saya terkait proses pembelajaran yang merefleksikan (mencerminkan) pemikiran Ki Hadjar Dewantara (KHD)&nbsp; adalah mengajar dan mendidik siswa harus dengan pembelajaran yang menarik, bervariasi, dan mengedepankan/ berorientasi/ berpusat pada siswa. Intinya pembelajaran yang tujuannya untuk mengembangkan potensi yang ada pada anak.&nbsp;<br>Kemudian Perwujudan ‘menuntun’ yang saya lihat dalam konteks sosial budaya di daerah saya yaitu membimbing siswa dengan memberikan contoh/ teladan sesuai dengan sosio kultural yang ada dalam masyarakat Madura. Masyarakat Madura itu keras, begitu juga dengan anak didik kita. Dan kita sebagai pendidik harus melihat latar belakang tersebut. Jadi ketika kita mengajarkan siswa, lebih efektif jika langsung dengan contoh baik bukan dengan kalimat perintah, larangan, atau bahkan memaksa.&nbsp;(Sinarsih, CGP A6_29)<br></strong><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-09-09 07:55:45 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/jonisetya69/w63ypm7wpuznb0x0/wish/2289329838</guid>
      </item>
      <item>
         <title>4. Sebagai guru, kita harus berusaha HADIR SEUTUHNYA dalam membersamai anak-anak, terutama dalam proses dan Materi Pembelajaran. Hal tersebut disebabkan setiap anak punya potensi dan kodrat yang berbeda. Kehadiran secara utuh seorang guru akan mampu fokus melayani anak didik. (Saiful)</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/jonisetya69/w63ypm7wpuznb0x0/wish/2289329868</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-09-09 07:55:47 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/jonisetya69/w63ypm7wpuznb0x0/wish/2289329868</guid>
      </item>
      <item>
         <title>1.Pengalaman saya terkait pemikiran KHD adalah bahwa dalam mendidik anak sesuai kodrat alam sejak dini yaitu tetap memperkenalkan budaya madura dengan menampilkan tarian madura saat pentas seni, mengajak anak untuk mengunjungi tempat pembuatan petis dan batik.  2. Pendidikan yang menuntun Yaitu bahwa sebagai pendidik paud yang  dilakukan yaitu memberikan stimulasi 5 perkembangan dasar anak agar mereka berkembang secara optimal.</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/jonisetya69/w63ypm7wpuznb0x0/wish/2289330275</link>
         <description><![CDATA[<div>3. Menghamba pada anak. Bahwa dalam pembelajaran di paud kita berpusat pada anak, jadi pendidik memberikan ruang untuk bereksplorasi sesuai dengan minat dan bakatnya maka dengan merdeka belajar maka anak akan lebih bebas dalam mengembangkan kreativitas, dan imajinasinya. ( yeri Dwi )</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-09-09 07:56:15 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/jonisetya69/w63ypm7wpuznb0x0/wish/2289330275</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Refleksi</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/jonisetya69/w63ypm7wpuznb0x0/wish/2289331220</link>
         <description><![CDATA[<div>1. Dalam memahami suatu materi tidak semua langsung bisa paham, jika ada beberapa yg tidak/kurang paham kita membantu dan membimbingnya kembali&nbsp;<br>2. Menuntun bisa diamati dg contoh ustadz yang mengajari anak2 mengaji di mushola, suatu bentuk pengabdian yang kadang tidak terbayarkan demi pendidikan<br>3. Karena setiap anak memiliki kodrat alam (keluarga, lingkungan) dan kodrat zaman (perkembangan) yang berbeda beda seperti anak di&nbsp; madura tentu beda dengan anak di luar madura...juga berbeda dalam perkembangannya dalam menghadapi kehidupan<br>4. Tidak memaksakan mereka seperti yang kita harapkan, kita mengarahkan dan sebagai pamong bagi pendidikan anak2<br><br>(Fauziah Wahyuni_A6-28)</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-09-09 07:57:16 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/jonisetya69/w63ypm7wpuznb0x0/wish/2289331220</guid>
      </item>
      <item>
         <title>(Arwani R)Pengalaman saya terkait Proses pembelajaran yang mencerminkan pemikiran Ki Hadjar Dewantara: mendesain pembelajaran yang menyenangkan, menarik dan berpusat pada murid. dalam hal ini saya menggunakan model pembelajaran cooperative learning dengan metode permainan sehingga semua murid terlibat langsung dalam proses pembelajaran. (Arwani R)</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/jonisetya69/w63ypm7wpuznb0x0/wish/2289331504</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-09-09 07:57:37 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/jonisetya69/w63ypm7wpuznb0x0/wish/2289331504</guid>
      </item>
      <item>
         <title>ERINARSIH</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/jonisetya69/w63ypm7wpuznb0x0/wish/2289331761</link>
         <description><![CDATA[<div>setelah mempelajari pemikiran filosofi pendidikan KHD, ada yang perlu saya ubah dari diri saya yakni bagaimana saya harus menuntun anak didik dengan lebih sabar lagi tanpa menuntut anak . Anak tidak lagi perlu paksaan dan hukuman . Anak merdeka belajar. bebas berkreasi, berinovasi, berkarya dan berkolaborasi. Anak mempunyai potensi yang berbeda-beda Yang bisa di gali dan dikembangkan. Bermain sambil belajar karena bermain adalah kodrati anak.&nbsp;Yang nantinya akan menuntun tumbuh kembang anak dan perkembangan budi pekerti. <br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-09-09 07:57:56 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/jonisetya69/w63ypm7wpuznb0x0/wish/2289331761</guid>
      </item>
      <item>
         <title>(Marfuatun)1.	Pengalaman Saya dalam menumbuhkan karakter anak adalah dengan menjadi teladan bagi anak.  2.	Perwujudan “menuntun” dalam konteks social budaya daerah kami salah satunya adalah dengan tetap menggunakan bahasa Madura selain bahasa Indonesia. 3.	Karena zaman terus berkembang dan berubah, maka pembelajaran abad 20 berbeda dengan abad 21 yang merupakan Era Revolusi Industri 4.0 yang  menjadi tantangan bagi guru sebagai &quot;penuntun&quot; Untuk itu anak harus diberi keterampilan abad 21 yang sesuai dengan bakat dan minat anak sebagai bekal ketika berada di tengah-tengah masyarakat.  4.	Sebagai pendidik Saya harus menggunakan prinsip dari murid, oleh murid dan untuk murid segingga pembelajaran tetap berpusat kepada anak.</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/jonisetya69/w63ypm7wpuznb0x0/wish/2289332204</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-09-09 07:58:36 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/jonisetya69/w63ypm7wpuznb0x0/wish/2289332204</guid>
      </item>
      <item>
         <title>&quot;Fathur Rohman,smpn 3 torjun&quot;.....Pendidikan berhamba pada anak adalah pemebelajaran itu harus berpusat pada anak. pendidikan yang berhamba pada anak lebih menekankan pada minat, kebutuhan, dan kemampuan anak itu sendiri. tujuannya yaitu untuk memaksimalkan potensi diri anak ( potensi pikir, potensi emosional, dan potensi fisik) yang dimiliki setiap siswa. Guru tidak lagi berperan sebagai sumber utama dalam pengetahuan, melainkan pendidik sebagai fasilitator yang mendampingi dan melayani siswa dalam proses pembelajarannya, sehingga nantinya anak merasa tenang, senang, dalam belajar.</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/jonisetya69/w63ypm7wpuznb0x0/wish/2289332618</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-09-09 07:59:02 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/jonisetya69/w63ypm7wpuznb0x0/wish/2289332618</guid>
      </item>
      <item>
         <title>WAHIDAH_A-6 28</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/jonisetya69/w63ypm7wpuznb0x0/wish/2289332654</link>
         <description><![CDATA[<div>REFLEKSi 2<br>Perwujudan "menuntun" tidak hanya dilakukan oleh guru kepada anak, tetapi juga dilakukan oleh orang-orang yang dituakan di sekitar. Dengan demikian anak bisa belajar di mana saja dan kapan saja</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-09-09 07:59:04 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/jonisetya69/w63ypm7wpuznb0x0/wish/2289332654</guid>
      </item>
      <item>
         <title>2. Pemikiran menuntun  KHD sangat relefan dengan implementasi dalam pembelajaran saat, sebab anak di era saat ini sangat cepat dalam mencari informasi dengan adanya mbah google,oleh karenanya dengan anak sangat dekat dengan HP, maka selayaknya kita menuntun mereka agar bisa menjadi arif menggunakan HP. Tanamkan dalam pemikiran anak didik mereka bisa mengendalikan HP bukan kita yang dikendalikan oleh HP. ( Fadlun Duifa )</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/jonisetya69/w63ypm7wpuznb0x0/wish/2289332881</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-09-09 07:59:21 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/jonisetya69/w63ypm7wpuznb0x0/wish/2289332881</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Wahyu Purwiningsih              Refleksi dari kata menuntun </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/jonisetya69/w63ypm7wpuznb0x0/wish/2289332972</link>
         <description><![CDATA[<div>Menuntun dalam pemikiran KHD adalah bagaimana kita sebagai guru dapat menjadi kompas yang dapat menunjukkan arah kepada anak didik. Memberikan bimbingan, arahan dan masukan agar anak sadar dengan potensi yang mereka miliki. Guru harus mempunyai hati yang luas karena karakter setiap siswa sangat berbeda. Namun, dengan hati yang tulus Insaallah kita akan berhasil menunjukkan masa depan anak didik sesuai dengan kompetensinya. </div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-09-09 07:59:27 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/jonisetya69/w63ypm7wpuznb0x0/wish/2289332972</guid>
      </item>
      <item>
         <title>(Raatna Yunita )</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/jonisetya69/w63ypm7wpuznb0x0/wish/2289333232</link>
         <description><![CDATA[<div>Pendidikan perlu mempertimbangkan kodrat alam dan kodrat zaman,guru sebagai penuntun bagi kodrat alam yang sudah di miliki anak sejak lahir yang berupa bakat dan kondisi dimana anak di lahirkan,jadi seorang anak harus di tuntun/di ajarkan sesuai kodrat alam diaman anaka tinggal atau di besarkan,pendidikan menuntun kodrat zaman yaitu guru sebagai penuntun agar siswa bisa menyesuaikan diri dengan kodrat zaman,guru di tuntut untuk ikut mempelajari dan mengetahui yang di ketahui oleh generasi yang di hadapinya,jadi seorang guru tidak boleh stagnan dalam belajar,harus terus - menerus  belajar mengikuti perkembangan zamandalam pembelajran sehingga siswa dapat belajar mengikuti perkembangan zaman.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-09-09 07:59:49 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/jonisetya69/w63ypm7wpuznb0x0/wish/2289333232</guid>
      </item>
      <item>
         <title>,berdasarkan bakat mereka </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/jonisetya69/w63ypm7wpuznb0x0/wish/2289335817</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-09-09 08:02:47 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/jonisetya69/w63ypm7wpuznb0x0/wish/2289335817</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Ratna Budiwati : Refleksi pemikiran KHD terhadap pembelajaran bahwa mendidik melihat kodrat alam dan zaman ini artinya pembelajaran yang kita aplikasikan harus sesuai dengan  tingkat perkembangannya juga kondisi anak ini juga harus melihat lingkungan dimana anak itu berada misal perlakuan berbed antara anak TK dan anak SD atau anak yang normal dengan anak yang tidak normal. pendidikan &quot;menuntun&quot; bahwa sesuai arti kata sebenarnya bahwa menuntun itu memegang atau menggandeng tangan anak untuk membawanya pada kebajikan mengajarkan tentang ilmu sosial dan ilmu agama untuk keselamatan dan kebahagiannya kelak contohnya keitka anak belum bisa membaca surat al fatihah maka kita menuntunnya mengajarnya membaca dengan baik dan benar. semangat guru-guru hebat bermartabat!!!</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/jonisetya69/w63ypm7wpuznb0x0/wish/2289335899</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-09-09 08:02:54 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/jonisetya69/w63ypm7wpuznb0x0/wish/2289335899</guid>
      </item>
      <item>
         <title>2. Menuntun dalam konteks sosial Budaya daerah, kami melaksanakan penggunaan Bahasa Madura sebagai pengantar pembelajaran, dan penggunaan pakaian adat daerah Madura pada setiap hari Jum&#39;at. </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/jonisetya69/w63ypm7wpuznb0x0/wish/2289336008</link>
         <description><![CDATA[<div>1. Pembelajaran menurut KHD haruslah berpusat pada anak. jadi kami melaksanakan pembelajaran yang membuat anak - anak aktif, seperti percobaan - percobaan sederhana, seperti pencampuran warna, percobaan dengan balon, dll.<br>3. Pembelajaran haruslah sesuai dengan kodrat alam, karena sumber belajar yang paling baik adalah sumber belajar yang berbasiskan lingkungan sekitar.&nbsp; alam dan lingkungan sekitar banyak menyajikan sumber belajar yang sangat baik.&nbsp;<br>Pembelajaran ynag sesuai dengan kodrat zaman, karena anak didik kita akan hidup dan yang akan berperan di masa mendatang, perlu diberikan bekal untuk bisa hidup dan survife dimasa yang akan datang.<br>4. Pendidikan yang menghamba pada anak. Pendidik haruslah mencurahkan segala potensi, segala totalitas untuk anak didik kita. ( Sumarotin  A-6 25 )</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-09-09 08:03:05 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/jonisetya69/w63ypm7wpuznb0x0/wish/2289336008</guid>
      </item>
      <item>
         <title>WAHIDAH_A-6 28</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/jonisetya69/w63ypm7wpuznb0x0/wish/2289336042</link>
         <description><![CDATA[<div>REFLEKSI 3<br>Karena pada lintas waktu ada beberapa perkembangan ilmu pengetahuan, sehingga perlu adanyan penyesuaian zaman. Latar belakang anak juga berbeda-beda, perlu kiranya kita menyesuaikan pembelajaran sesuai dengan karakteristik anak </div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-09-09 08:03:08 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/jonisetya69/w63ypm7wpuznb0x0/wish/2289336042</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Pendidikan yang berhamba / berpihak pada anak dengan peran saya sebagai pendidik.Peran pendidik menggali, memupuk dan mengembangkan potensi-potensi yang ada pada anak dengan memberikan kesempatan pada anak sebebas-bebasnya dan seluas-luasnya untuk mengembangkan potensi yang ada pada diri anak dengan tetap membimbing dan mengarahkan  agar potensi tersebut berkembang dengan baik dan benar. ((Maftuhatul Munawaroh)</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/jonisetya69/w63ypm7wpuznb0x0/wish/2289336163</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-09-09 08:03:19 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/jonisetya69/w63ypm7wpuznb0x0/wish/2289336163</guid>
      </item>
      <item>
         <title>1. Ketika kita dihadapkan Pada karakter anak dan kepribadian anak yang berbeda beda menjadi tantangan tersendiri dalam mendidk anak secara holistik sehingga terciptalah pembelajaran yang mandiri yang bisa menetukan sendiri cara terbaik dalam pembelajaran.</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/jonisetya69/w63ypm7wpuznb0x0/wish/2289336270</link>
         <description><![CDATA[<div>2. karena menuntun segala kodrat yang pada pada anak-anak, agar mereka dapat mencapai keselamatan dan kebahagiaan yang setinggi-tingginya baik sebagai manusia maupun sebagai anggota masyarakat.<br><br>3. Seorang anak akan lahir dari kodrat alam (potensi, bakat, kemampuan) yang berbeda-beda satu sama lain sehingga sebagai seorang guru kita diharapkan mampu membantu, memotivasi mereka agar bisa tumbuh maksimal sesuai jenjang usia mereka.<br><br>4. Pendidikan adalah tempat persemaian benih-benih kebudayaan dalam masyarakat. KHD memiliki keyakinan bahwa untuk menciptakan manusia Indonesia yang beradab maka pendidikan menjadi salah satu kunci utama untuk mencapainya. Pendidikan dapat menjadi ruang berlatih dan bertumbuhnya nilai-nilai kemanusiaan yang dapat diteruskan atau diwariskan . Andi Nc</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-09-09 08:03:30 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/jonisetya69/w63ypm7wpuznb0x0/wish/2289336270</guid>
      </item>
      <item>
         <title>WAHIDAH_A-6 28</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/jonisetya69/w63ypm7wpuznb0x0/wish/2289337968</link>
         <description><![CDATA[<div>REFLEKSI 4<br>sebagai guru kita harus mencurahkan segala potensi kita untuk memuliakan anak, untuk memberikan yang terbaik pada anak dalam pembelajaran.&nbsp;</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-09-09 08:05:16 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/jonisetya69/w63ypm7wpuznb0x0/wish/2289337968</guid>
      </item>
      <item>
         <title>3.Pentingnya seorang pendidik harus mempertimbangkan kodrat alam dan kodrat jaman, karena jangan sampai kita terlalu tinggi ekpsektasi kita terhadap anak didik kita ketika anak didik kita berasal dari masyarakat pinggiran, yang penting kita dorong mereka untuk terus maju dengan memanfaatkan semua potensi mereka sesuai jamannya, kalau saat ini mereka sangat dekat dengan HP maka bisa digunakan HP sebagai sarana belajar( Fadlun Duifa )</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/jonisetya69/w63ypm7wpuznb0x0/wish/2289338104</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-09-09 08:05:26 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/jonisetya69/w63ypm7wpuznb0x0/wish/2289338104</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Konsep menghamba sebgai seorang guru adalah saat pembelajaran dikelas saya yakin peserta didik kita penuh kegamangan dan banyak bertanya ini bagaimana pak , ini diapain disaat itulah kita bisa melayani mereka satu persatu sampai semua mau dan bisa mengerjakan proyek atau tugas yang kita sepakati di kelas, perkara hasil kita pahami semua anak tidak sama ada yang ceoat ada yang lambat ( Fadlun Duifa )</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/jonisetya69/w63ypm7wpuznb0x0/wish/2289340825</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-09-09 08:08:42 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/jonisetya69/w63ypm7wpuznb0x0/wish/2289340825</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Imamatul Jamaliyah.Refleksi kami selaku pendidik memberikan tuntunan kepada anak didik tentang pentingya pendidikan karakter yang berdasarkan pada profil pancasila.karena karakter merupakan kunci utama dalam membangun setiap insan pendidikan .Sehingga pendidikan karakter dalam membangun bakat semakin terasa penting dan tak boleh tersingkirkan..Pemikiran KHD .Tak pernah mematokanak didiknya di kelas kelak akan menjada apa.KHD memerdekakan anaknya saat belajar apapun,berdasarkan bakat mereka.bekal itulah yang harus di bawa anak indonesia untuk berdaulat atas dirinya sendiri.belajar merdeka dipercaya pula dalam membawa indonesia sebagai negara yang maju </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/jonisetya69/w63ypm7wpuznb0x0/wish/2289348009</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-09-09 08:17:06 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/jonisetya69/w63ypm7wpuznb0x0/wish/2289348009</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Mengapa pendidikan indonesia perlu mempertimbangkan kodrat alam dan zaman?</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/jonisetya69/w63ypm7wpuznb0x0/wish/2289363824</link>
         <description><![CDATA[<div>Mempertimbangkan kodrat alam perlu dalam pendidikan, agar perkembangan pendidikan ada kontinuitasnya dengan budaya dan kearifan lokal masyarakat, dan disesuaikan dengan kondisi dan tempat masyarakat berada. Mempertimbangkan kodrat Zaman tak kalah pentingnya karena Zaman sekarang berkembang cepat, dan memerlukan tanggapan yang sepadan akibat perubahan-perubahan yang terjadi. Pendidikan indonesia mestinya meramu kodrat alam dan kodrat zaman sehingga terjadi konvergensi (menyatu). Pendidikan indonesia akan terus berkembang maju sesuai zamannya tanpa meninggalkan identitas keindonesiaan kita. (Heri Mulyono)</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-09-09 08:33:45 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/jonisetya69/w63ypm7wpuznb0x0/wish/2289363824</guid>
      </item>
   </channel>
</rss>
