<?xml version="1.0"?>
<rss version="2.0">
   <channel>
      <title>Tuliskan hasil Identifikasi Kalian by Muhammad Rijal</title>
      <link>https://padlet.com/muhammadrijal712/w4umbio8fkqzttnr</link>
      <description>Posting respons Anda ke topik diskusi dengan mengklik tombol plus di bawah ini.</description>
      <language>en-us</language>
      <pubDate>2025-04-13 16:35:36 UTC</pubDate>
      <lastBuildDate>2025-05-13 16:55:56 UTC</lastBuildDate>
      <webMaster>hello@padlet.com</webMaster>
      <image>
         <url>https://padlet.net/icons/png/1f4ac.png</url>
      </image>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/muhammadrijal712/w4umbio8fkqzttnr/wish/3408384038</link>
         <description><![CDATA[<p>nama :kesya</p><p>no: 14</p><p>jenis berdasarkan isi : termasuk puisi satire karna mengandung sindiran dan kritik</p><p>jenis berdasarkan bentuk : kontemporer karna struktur bahasa yang modern, dan sesuai dengan isu sekarang. </p><p>gaya bahasa : metafora, sarkasme</p><p><br/></p><p>amanat : perlawanan terhadap penindasan dan harapan baru</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-04-14 03:46:26 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/muhammadrijal712/w4umbio8fkqzttnr/wish/3408384038</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/muhammadrijal712/w4umbio8fkqzttnr/wish/3408385215</link>
         <description><![CDATA[<p>selvia agustina 10mp3</p><p>puisi tanah sunda</p><ul><li><p>jenis : masuk kedalam jenis metaforis, karena menggambarkan simbol budaya, indentitas, sejarah, dan perasaan cinta terhadap tanah kelahiran</p></li></ul><ul><li><p>gaya bahasa : persamaan misalnya " masing² dimana kuring nangtung. masing² dimana kuring leumpang "</p></li></ul><ul><li><p>amanat : kita semua harus bisa melestarikan tanah sunda karena itu sudah dipelihara sebagai akar, dan jangan sampai dirusak</p></li></ul>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-04-14 03:47:14 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/muhammadrijal712/w4umbio8fkqzttnr/wish/3408385215</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/muhammadrijal712/w4umbio8fkqzttnr/wish/3408389362</link>
         <description><![CDATA[<p>Nama : Aulia Nur Alifah</p><p>No Absen : 5</p><p><br/></p><p>menurut saya, puisi yang berjudul "tanah sunda"</p><p><br/></p><p>1. jenis puisi:</p><p>puisi ini termasuk puisi liris karena isinya lebih ke ungkapan perasaan penulis terhadap tanah sunda—penuh rasa cinta, kagum, dan bangga.</p><p>2. amanat:</p><p>amanat yang bisa diambil dari </p><p>puisi ini adalah:</p><p>kita harus mencintai dan menghargai tanah kelahiran.</p><p>pentingnya menjaga alam dan budaya lokal.</p><p>jangan lupa sama jati diri dan asal-usul kita.</p><p>3. gaya bahasa:</p><p>puisi ini pakai beberapa gaya bahasa (majas), di antaranya:</p><p>personifikasi: contohnya alam atau tanah digambarkan seperti makhluk hidup.</p><p>metafora: banyak kata kiasan untuk menggambarkan tanah sunda secara lebih indah, misalnya “pelukan tanah sunda” sebagai simbol kedamaian.</p><p>hiperbola: ada kesan berlebihan tapi tujuannya buat nguatkan emosi, kayak menggambarkan keindahan alam yang luar biasa.</p><p>repetisi: pengulangan kata untuk menegaskan makna atau rasa cinta yang dalam.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-04-14 03:50:40 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/muhammadrijal712/w4umbio8fkqzttnr/wish/3408389362</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/muhammadrijal712/w4umbio8fkqzttnr/wish/3408389532</link>
         <description><![CDATA[<p>Nama: Tiara Cahya Nada </p><p>No: 34</p><p><br/></p><p>menurut saya puisi yang berjudul "Panlayungan" karya Welas Asih berjenis puisi deskriptif Hal ini didasarkan pada keterangan bahwa puisi ini membawa pembaca untuk memahami cinta terhadap tanah kelahiran dan lingkungan melalui keindahan bahasa Sunda.</p><p><br/></p><p>gaya bahasa yang dominan adalah gaya bahasa yang menggambarkan keindahan dan menimbulkan rasa cinta.</p><p><br/></p><p>Amanat atau pesan yang ingin disampaikan oleh penulis (Welas Asih) melalui puisi "Panglayungan" adalah pentingnya mencintai tanah kelahiran dan lingkungan.</p><p><br/></p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-04-14 03:50:50 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/muhammadrijal712/w4umbio8fkqzttnr/wish/3408389532</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/muhammadrijal712/w4umbio8fkqzttnr/wish/3408390289</link>
         <description><![CDATA[<p>Nama: Windah Nurohmah</p><p>Kelas: 10 MP 3</p><p>gaya bahasa nya menggunakan metafora simbolisme, seperti "hejo pegunungan" dan "getih ngabayabah" untuk menggambarkan kecintaan terhadap alam dan perjuangan rakyat sunda.</p><p>jenis puisi : puisi perjuangan karena mengandung elemen perjuangan dan pengorbanan, dengan gambaran konflik antara penjaga tanah kelahiran dan ancaman luar.</p><p>amanat: mengajak pembava untuk mencintai dan menjaga tanah kelahiran sebagai warisan budaya yang berharga.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-04-14 03:51:31 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/muhammadrijal712/w4umbio8fkqzttnr/wish/3408390289</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/muhammadrijal712/w4umbio8fkqzttnr/wish/3408395477</link>
         <description><![CDATA[<p>Pravita Ayu Amelya</p><p>X MP 3</p><p>GURUKU</p><p>Jenis puisi</p><p>Puisi lirik, mengungkapkan perasaan mendalam terhadap jasa guru.</p><p>Gaya bahasa</p><ul><li><p>Personifikasi </p><p>menghidupkan sifat manusia pada kasih sayang guru.</p></li><li><p>Metafora</p><p>menggambarkan kehidupan siswa yang masih berjuang. </p></li><li><p>Asonansi </p><p>pengulangan bunyi vokal untuk keindahan ritme.</p></li></ul><p>Amanat</p><p>Pentingnya peran guru dalam membimbing dan membentuk karakter siswa, serta penghargaan atas jasa mereka yang tak ternilai.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-04-14 03:56:02 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/muhammadrijal712/w4umbio8fkqzttnr/wish/3408395477</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/muhammadrijal712/w4umbio8fkqzttnr/wish/3408401952</link>
         <description><![CDATA[<p>nama: farin nurpadillah</p><p>•puisi tsb menjelaskan tentang perubahan kondisi sebuah desa.</p><p>amanat dari puisi tsb adalah kita harus menjaga tanah sunda dan melestarikannya, karena tanah sunda merupakan akar penyeimbangan indonesia.</p><p>•jenis puisi tersebut adalah jenis puisi baru.</p><p>karena bentuk puisinya lebih bebas dan iramanya dinamis sehingga mengikuti suasana yg diciptakan penulis.</p><p>•gaya bahasa puisi tsb adalah metafora karena dalam teks puisi tsb mengandung bahasa kiasan yang membandingkan suatu hal dengan yang lain secara langsung dan tidak menggunakan kata penghubung.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-04-14 04:01:48 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/muhammadrijal712/w4umbio8fkqzttnr/wish/3408401952</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/muhammadrijal712/w4umbio8fkqzttnr/wish/3408419077</link>
         <description><![CDATA[<p>Nama: Nailah nurkhariyyah </p><p>No: 17</p><p>Puisi "kembang desa"</p><p>•jenis puisi</p><p>deskriptif atau puisi yg menggambarkan sesuatu dalam hal ini keindahan alam desa</p><p>•Gaya bahasa puisi "kembang desa"</p><p>cenderung lirikan, menggunakan kata' yg indah dan metamorfosis untuk menggambarkan keindahan alam</p><p>•Amanat</p><p>menggambarkan keindahan dan ketenangan alam desa, serta mengajak pembaca untuk menghargai dan menikmatinya.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-04-14 04:17:22 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/muhammadrijal712/w4umbio8fkqzttnr/wish/3408419077</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/muhammadrijal712/w4umbio8fkqzttnr/wish/3408949792</link>
         <description><![CDATA[<p>Nama:Gina hayatunnupus </p><p>No:11</p><p>Kelas: Xmp3</p><p>puisi "Bangkit Betawi"</p><p>• jenis puisi </p><p>-balada karna ini termasuk puisi kehidupan kita.</p><p>-epigram karna puisi disini ada kalimat penyemangat dan petuah hidup untuk masa depan.</p><p>bentuk puisinya yaitu kontemporer (memiliki kebebasan untuk mengekspresikan tanpa aturan baris,bentuk, ataupun rima.</p><p>• gaya bahasa puisi</p><p>-metafora : contoh kalimat "ditangan kita ada harapan masa depan" membandingkan 'harapan masa depan' dengan sesuatu yang dapat di pegang secara fisik yaitu 'tangan'</p><p>-personifikasi : contoh kalimat "bangkit betawi" kata 'bangkit' menggambarkan benda mati ('betawi') seolah menjadi manusia </p><p>• amanat puisi </p><p>puisi ini mengandung kalimat yang mendorong warga betawi untuk bangkit dan berjuang untuk masa depan tanpa harus menghapus atau menghilangkan identitas serta warisan budaya betawi.</p><p><br/></p><p><br/></p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-04-14 11:56:48 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/muhammadrijal712/w4umbio8fkqzttnr/wish/3408949792</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/muhammadrijal712/w4umbio8fkqzttnr/wish/3416439276</link>
         <description><![CDATA[<p>Nama: Nazwa Kayla putri</p><p>No: 19 </p><p>Kelas: X MP 3</p><p><br/></p><ol><li><p>Menurut saya puisi yang berjudul " TANAH SUNDA " termasuk jenis puisi baru karena </p></li></ol><p>•Menggunakan rima dan bentuk bebas, tidak terikat aturan ketat seperti puisi lama (pantun, gurindam, dll).</p><p>•Bahasa yang digunakan lebih modern, walau tetap puitis dan penuh makna.</p><p>•Menyampaikan perasaan pribadi (lirikal) dan kritik sosial, yang khas dalam puisi-puisi baru.</p><p><br/></p><ol start="2"><li><p>Gaya bahasa yang di gunakan dalam puisi :</p></li></ol><p><br/></p><p>- Personifikasi</p><p>Memberi sifat manusia pada benda mati.</p><p> "Angin nyéot nyiuman tarang"</p><p>- Metafora</p><p>Perbandingan langsung tanpa kata penghubung.</p><p> "Langit hibar lembur musnah"</p><p>- Hiperbola</p><p> Berlebihan untuk menimbulkan efek dramatis. </p><p>"Kuring geus nyaksian getih ngabayabah"</p><p><br/></p><ol start="3"><li><p>Amanat yang terkandung dalam dalam puisi : </p></li></ol><p>• Cinta tanah air: Terlihat dari ungkapan rasa cinta dan keterikatan batin penyair terhadap Tanah Sunda.</p><p>•Pengorbanan dan penderitaan: Penyair menyaksikan penderitaan orang-orang yang mencintai tanah ini, bahkan sampai harus menumpahkan darah.</p><p>•Kritik terhadap perubahan zaman dan kota: Kota digambarkan sebagai jalan penuh lumpur, simbol dari perubahan yang mengancam ketenangan desa.</p><p>• Harapan akan ketenangan: Meski banyak penderitaan, penyair tetap berharap akan kedamaian dan tetap setia pada tanah kelahirannya hingga akhir hayat.</p><p><br/></p><p><br/></p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-04-20 12:58:22 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/muhammadrijal712/w4umbio8fkqzttnr/wish/3416439276</guid>
      </item>
   </channel>
</rss>
