<?xml version="1.0"?>
<rss version="2.0">
   <channel>
      <title>Literasi by Rohis SMA ABBS</title>
      <link>https://padlet.com/rohisabbs/literasi</link>
      <description></description>
      <language>en-us</language>
      <pubDate>2022-07-15 16:02:49 UTC</pubDate>
      <lastBuildDate>2023-01-25 00:11:58 UTC</lastBuildDate>
      <webMaster>hello@padlet.com</webMaster>
      <image>
         <url></url>
      </image>
      <item>
         <title>7 Cara Meningkatkan Minat Literasi</title>
         <author>rohisabbs</author>
         <link>https://padlet.com/rohisabbs/literasi/wish/2244440869</link>
         <description><![CDATA[<div><br>&nbsp; &nbsp; &nbsp;Bagaimana cara meningkatkan kemampuan literasi bagi seluruh lapisan masyarakat seharusnya menjadi konsen yang cukup serius. Nah, berikut merupakan cara meningkatkan minat literasi<br><br>1) &nbsp; Sempatkan Membaca di Setiap Waktu Luang<br>Minat baca bisa kamu tanamkan dengan cara membawa buku kemanapun kamu pergi. Mengapa? Agar setiap ada waktu luang seperti sedang menunggu antrian dan sebagainya kamu bisa memanfaatkannya untuk membaca<br><br>2) &nbsp; Lebih Banyak Membeli Buku<br>Jika ada uang jajan yang lebih tidak ada salahnya kamu gunakan untuk membeli buku. Kamu bisa menetapkan jadwal membeli buku misalnya sebulan sekali.<br><br>3) &nbsp; Membuat Target Bacaan<br>Upaya meningkatkan kemampuan literasi juga bisa dilakukan dengan membuat target buku apa saja yang harus kamu baca dalam waktu tertentu.<br><br>4)&nbsp; Buat Daftar Buku Rekomendasi<br>Kamu bisa meminta saran dari guru, kakak ataupun orang tua buku apa yang bagus untuk dibaca.<br>Lalu buatlah daftarnya kemudian saat ada uang lebih dan waktu luang cari buku tersebut di toko buku.<br><br>5) &nbsp; Ikut Komunitas<br>Kemampuan dan minat literasi bisa kamu tingkatkan dengan bergabung dalam komunitas tertentu seperti kelompok ilmiah remaja.<br><br>6) &nbsp; Membaca Sebelum Tidur<br>Cara lain agar kemampuan literasi meningkat adalah dengan memupuk kebiasaan membaca sebelum tidur.<br><br>7) &nbsp; Belajar Mempraktekkan Effective Reading<br>Effective reading bisa diartikan sebagai cara orang untuk membaca buku dengan cepat dan bisa memahami informasi yang ada dalam buku yang dibaca secara utuh.<br><br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/1591593811/b7c6806ae67e70eec51d88b03f816d17/padlet_image_picker_file_945cb334_194d_499f_b7f9_fa5fd03e6043.jpg" />
         <pubDate>2022-07-16 07:10:10 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/rohisabbs/literasi/wish/2244440869</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Pentingnya Literasi </title>
         <author>rohisabbs</author>
         <link>https://padlet.com/rohisabbs/literasi/wish/2244448680</link>
         <description><![CDATA[<div><br>&nbsp; &nbsp; &nbsp;Menurut UNESCO literasi ialah seperangkat keterampilan yang nyata, terutama dalam membaca dan menulis yang terlepas dari konteks diperoleh oleh siapa dan dari siapa. Dalam perkembangannya literasi menjadi salah satu hal yang menjadi parameter penilaian terhadap peserta didik dan guru. Salah satunya adalah karena munculnya kesadaran mendasar tentang pentingnya literasi dalam mendukung kemajuan bangsa Indonesia. Terlebih pada era globalisasi ini arus informasi melaju semakin kencang dan beragam, mengharuskan kita warga dunia untuk bisa mengikuti per- kembangannya. Salah satunya adalah dengan mengembangkan skill literasi, mengapa literasi itu penting?<br><br>1. &nbsp; Melalui literasi tingkat pemahaman seseorang dalam mengambil kesimpulan dari suatu informasi menjadi lebih baik<br>2. &nbsp; Meningkatkan kemampuan dalam berpikir kritis<br>3. &nbsp; Membantu meningkatkan pengetahuan masyarakat dengan membaca,<br>Dalam hal ini membaca tidak hanya dari buku namun dari jenis literasi apapun seperti literasi media, literasi dasar, teknologi, dan lainnya<br>4. &nbsp; Membantu menumbuhkan serta mengembangkan nilai budi pekerti yang baik dalam diri seseorang.<br>5. &nbsp; Dikutip dari The Literacy and Numeracy Secretariat pada tahun 2009, literasi akhirnya mampu membentuk masyarakat yang kritis dan dapat membantu mempersiapkan seseorang hidup dalam masyarakat berpengetahuan.<br><br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/1591593811/bc065b0270e1167e8c8fb2dce3f82e1c/padlet_image_picker_file_84db3953_0935_4f1e_8896_1062b518c160.jpg" />
         <pubDate>2022-07-16 07:53:14 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/rohisabbs/literasi/wish/2244448680</guid>
      </item>
      <item>
         <title>5 Hal yang Membuat Finlandia jadi Negara Literasi Terbaik di Dunia</title>
         <author>rohisabbs</author>
         <link>https://padlet.com/rohisabbs/literasi/wish/2244457006</link>
         <description><![CDATA[<div><br>1. Sekolah dimulai usia 7 tahun<br>Setelah bersekolah, setiap anak diwajibkan belajar bahasa Inggris dan membaca satu buku setiap minggu. Alih-alih menjadi beban pelajaran kelas semata, sistem pendidikan seperti ini membantu budaya baca tumbuh jadi kultur masyarakat Finlandia.<br><br>2. Fasilitas perpustakaan ada dimana-mana<br>Setiap sudut kota hingga di desa, sangat mudah menemukan perpustakaan yang nyaman dan fasilitas yang lengkap<br><br>3. Ada maternity package dilengkapi buku-buku<br>Setiap orang tua yang baru punya bayi akan mendapatkan maternity package seperti ini, yang diantaranya disertai dengan buku. Keren banget bukan?<br><br>4. Bacakan dongeng sebelum tidur<br>Sebelum tidur, anak-anak dibacakan buku cerita oleh orang tuanya sehingga menanamkan sugesti dan tertanam dalam memory anak bahwa membaca buku sudah jadi tradisi, budaya, dan kebiasaan yang dilakukan setiap harinya<br><br>5. Acara TV asing dilarang dialihsuarakan/dubbing<br>Dengan adanya translate dalam setiap film asing, akan memaksa untuk membaca text<br><br><br><br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/1591593811/45b2cad20f2808fb69e45702c51ddf77/padlet_image_picker_file_1caee6e3_9d16_42eb_b85c_7f72ccc0ccf1.jpg" />
         <pubDate>2022-07-16 08:29:37 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/rohisabbs/literasi/wish/2244457006</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Menganal 6 Literasi Dasar</title>
         <author>rohisabbs</author>
         <link>https://padlet.com/rohisabbs/literasi/wish/2244461405</link>
         <description><![CDATA[<div><br>1. Literasi baca dan tulis<br>&nbsp; &nbsp;Mengutip dari Gerakan Literasi Nasional Kementerian Pendidikan dan Budaya (Kemendikbud), literasi baca dan tulis adalah kemampuan untuk memahami isi teks tertulis, baik yang tersirat maupun tersurat dan menggunakannya untuk mengembangkan pengetahuan dan potensi diri.&nbsp;<br>&nbsp; &nbsp;Menuangkan gagasan dan ide ke dalam tulisan dengan susunan yang baik untuk berpartisipasi di lingkungan sosial. Proses literasi bisa berupa membaca dan menulis bersuara, membaca dan menulis dengan panduan orang dewasa, membaca dan menulis bersama, membaca dan menulis mandiri.<br><br>2. Literasi numerasi<br>&nbsp; &nbsp; Literasi numerasi merupakan kemampuan untuk menggunakan berbagai macam angka dan simbol yang berkaitan dengan matematika dasar untuk memecahkan masalah praktis dalam berbagai macam konteks kehidupan sehari-hari.<br>&nbsp; &nbsp; Literasi numerasi juga kecapakan untuk menganalisis informasi yang ditampilkan dalam berbagai bentuk grafik, tabel, bagan dengan menggunakan interpretasi hasil analisis untuk memprediksi dan mengambil keputusan.<br>&nbsp; &nbsp;Literasi numerasi ini menjadi penting agar kita dapat memahami dunia yang penuh angka dan data. Selain itu agar kita dapat berpikir rasional, sistematis, kritis dalam menyelesaikan masalah dan mengambil keputusan dalam berbagai konteks.<br><br>3. Literasi sains<br>&nbsp; &nbsp; Literasi sains merupakan kecakapan memahami fenomena alam dan sosial di sekitar kita. Literasi sains merupakan kecakapan untuk mengambil keputusan yang tepat secara ilmiah agar kita dapat hidup dengan lebih nyaman, sehat dan lebih baik.<br>&nbsp; &nbsp;Penguasaan literasi sains menjadi penting untuk membantu kita berpikir dengan kritis, menyelesaikan masalah dengan kreatif, bekerjasama dengan orang lain, berkomunikasi dengan baik dan agar siap menghadapi tantangan abad 21.<br><br>4. Literasi finansial<br>&nbsp; &nbsp; Penguasaan terhadap literasi finansial perlu dilakukan. Literasi finansial merupakan pengetahuan dan kecakapan untuk mengaplikasikan pemahaman tentang konsep, risiko, keterampilan dan motivasi dalam konteks finansial.<br>&nbsp; &nbsp; Literasi finansial juga perlu dikuasai agar dapat membuat keputusan yang efektif untuk meningkatkan kesejahteraan finansial. Baik individu maupun sosial dan dapat berpartisipasi dalam lingkungan masyarakat.<br><br>5. Literasi digital<br>&nbsp; &nbsp;Di zaman modernisasi, literasi digital ini penting dikuasai masyarakat. Literasi digital merupakan kecakapan menggunakan media digital dengan beretika dan bertanggungjawab untuk memperoleh informasi dan berkomunikasi.<br>&nbsp; &nbsp;Literasi digital ini menjadi sangat penting untuk dikuasai karena literasi digital membuat kita mampu berpikir kritis, kreatif, inovatif, memecahkan masalah, berkomunikasi dengan lebih lancar dan berkolaborasi dengan banyak orang.<br><br>6. Literasi budaya<br>&nbsp; &nbsp; Pengetahuan dan kecakapan dalam memahami dan bersikap terhadap kebudayaan Indonesia sebagai identitas bangsa.<br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/1591593811/9030f03a0c7145839b198bd107825fe0/padlet_image_picker_file_155ca5bc_f75f_44a5_b1b8_33da8a320ab4.jpg" />
         <pubDate>2022-07-16 08:56:00 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/rohisabbs/literasi/wish/2244461405</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Literasi dalam dunia Pendidikan </title>
         <author>rohisabbs</author>
         <link>https://padlet.com/rohisabbs/literasi/wish/2244461757</link>
         <description><![CDATA[<div><br>&nbsp; &nbsp; &nbsp;Suatu survei yang dilakukan Program for International Student Assessment (PISA) yang di rilis Organization for Economic Co-operation and Development (OECD) pada 2019, Indonesia menempati peringkat ke 62 dari 70 negara, atau merupakan 10 negara terbawah yang memiliki tingkat literasi rendah.<br><br>1. Mengasah kemampuan siswa untuk berpikir secara kritis.<br>2. Menumbuhkan budi pekerti siswa.<br>3. Mendorong siswa untuk memahami informasi secara cerdas<br>4. Memberantas buta huruf para siswa.<br>5. Meningkatkan semangat membaca buku bagi siswa.<br>6. Siswa tidak kesulitan dalam&nbsp; memahami dan menanggapi tulisan dalam bentuk apapun.<br>7. Mengurangi kesenjangan antara siswa daerah dan kota.<br>8. Siswa memiliki kemampuan menyaring informasi-informasi.<br>9. Menambah ilmu dengan membaca buku online dan tidak akan ketinggalan pelajaran, karena mudah mengakses buku tersebut kapan saja.<br>10. Penggunaan tata bahasa siswa sesuai dengan kamus Bahasa Indonesia.<br>Permendikbud nomor 23 tahun 2015 tentang penumbuhan budi pekerti melalui pembiasaan membaca buku nonpelajaran selama 15 menit setiap hari sebelum pembelajaran dimulai sekarang ini juga sudah diterapkan di sekolah-sekolah.<br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/1591593811/bb6c5f820389d0e1cdd80020cfecbbe6/padlet_image_picker_file_ece9496c_114c_46cd_ba40_3c81ea29598d.jpg" />
         <pubDate>2022-07-16 08:58:19 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/rohisabbs/literasi/wish/2244461757</guid>
      </item>
   </channel>
</rss>
