<?xml version="1.0"?>
<rss version="2.0">
   <channel>
      <title>KP1 Modul 1 by Koko Djumiko</title>
      <link>https://padlet.com/djumikoks/w3cjb5ibbympp5j8</link>
      <description></description>
      <language>en-us</language>
      <pubDate>2025-08-11 03:04:17 UTC</pubDate>
      <lastBuildDate>2025-08-12 03:46:44 UTC</lastBuildDate>
      <webMaster>hello@padlet.com</webMaster>
      <image>
         <url></url>
      </image>
      <item>
         <title></title>
         <author>taofikakhmad28</author>
         <link>https://padlet.com/djumikoks/w3cjb5ibbympp5j8/wish/3540985424</link>
         <description><![CDATA[<p>kelompok 1</p><p>setrategi kongkrit penalaran kritis :</p><ul><li><p>memberikan pertanyaan yang memicu pemikiran </p></li><li><p>menerapkan problem based learning</p></li><li><p>latih kemampuan memahami informasi</p></li><li><p>gunakan diskusi berbasis bukti</p></li><li><p>refleksi dan evaluasi proses berfokir</p></li></ul>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-08-12 03:07:54 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/djumikoks/w3cjb5ibbympp5j8/wish/3540985424</guid>
      </item>
      <item>
         <title>KEIMANAN DAN KETAQWAAN TERHADA TUHAN YME</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/djumikoks/w3cjb5ibbympp5j8/wish/3540986057</link>
         <description><![CDATA[<p>1. Pengintegrasian nilai-nilai agama: Mengintegrasikan nilai-nilai agama ke dalam kurikulum dan proses pembelajaran.</p><p>2. Pembiasaan perilaku positif: Membiasakan perilaku positif yang mencerminkan keimanan dan ketaqwaan, seperti shalat berjamaah, membaca Al-Qur'an, dan berpuasa sunnah.</p><p>3. Pengembangan karakter: Mengembangkan karakter siswa yang beriman dan bertaqwa melalui kegiatan ekstrakurikuler dan program pengembangan karakter.</p><p>4. Pembelajaran berbasis pengalaman: Menggunakan pembelajaran berbasis pengalaman untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan siswa.</p><p>5. Keterlibatan orang tua: Melibatkan orang tua dalam proses pendidikan keimanan dan ketaqwaan siswa.</p><p>6. Pengembangan kompetensi guru: Mengembangkan kompetensi guru dalam mengajar keimanan dan ketaqwaan.</p><p>7. Penggunaan teknologi: Menggunakan teknologi untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan siswa, seperti aplikasi pembelajaran agama dan video ceramah.</p><p>8. Kegiatan keagamaan: Mengadakan kegiatan keagamaan yang dapat meningkatkan keimanan dan ketaqwaan siswa, seperti pengajian dan kegiatan sosial keagamaan.</p><p>Dengan menerapkan strategi-strategi tersebut, sekolah dapat meningkatkan dimensi kelulusan tentang keimanan dan ketaqwaan siswa.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-08-12 03:08:56 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/djumikoks/w3cjb5ibbympp5j8/wish/3540986057</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Dimensi Profil Lulusan  Kolaborasi </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/djumikoks/w3cjb5ibbympp5j8/wish/3540986136</link>
         <description><![CDATA[<p>Nama        : Purwo Setya W.</p><p>Kelompok : 5</p><p><br/></p><p>Strategi konkret untuk mewujudkan dimensi profil lulusan kolaborasi dalam pembelajaran bisa berupa: pembentukan tim kerja, penerapan pembelajaran berbasis proyek (Project-Based Learning), penggunaan metode diskusi kelompok, dan simulasi kolaborasi.</p><p>Strategi Konkret:</p><p>1. Pembentukan Tim Kerja:</p><p>Membentuk tim kerja yang terdiri dari siswa dengan latar belakang dan kemampuan yang berbeda-beda untuk mengerjakan suatu proyek atau tugas.</p><p>2. Pembelajaran Berbasis Proyek (Project-Based Learning):</p><p>Memberikan tugas yang memerlukan kolaborasi siswa untuk menyelesaikan proyek, seperti membuat produk, kampanye, atau solusi masalah.</p><p>3. Diskusi Kelompok:</p><p>Mengadakan diskusi kelompok secara terstruktur, di mana siswa berbagi ide, memberikan umpan balik, dan bersama-sama mencapai pemahaman yang lebih mendalam.</p><p>4. Simulasi Kolaborasi:</p><p>Menciptakan situasi simulasi di mana siswa harus bekerja sama untuk mengatasi tantangan atau mencapai tujuan tertentu.</p><p>5. Pembelajaran Kooperatif:</p><p>Menerapkan metode pembelajaran kooperatif yang menekankan pada kerja sama tim dan saling membantu antar anggota kelompok.</p><p>6. Pembentukan Visi dan Misi Bersama:</p><p>Membangun pemahaman bersama tentang pentingnya kolaborasi dan tujuan yang ingin dicapai melalui kolaborasi.</p><p>7. Penggunaan Teknologi:</p><p>Memanfaatkan platform digital untuk mendukung kolaborasi siswa dalam mengerjakan tugas, berbagi ide, dan berkomunikasi.</p><p>8. Evaluasi Berbasis Kolaborasi:</p><p>Melakukan evaluasi terhadap proses dan hasil kolaborasi, memberikan umpan balik konstruktif, dan memberikan penghargaan terhadap upaya kolaborasi yang berhasil.</p><p>Contoh Penerapan:</p><p>Proyek Sosial:</p><p>Siswa bekerja sama dalam tim untuk merancang dan melaksanakan proyek sosial yang bermanfaat bagi lingkungan sekitar.</p><p>Kampanye Kesehatan:</p><p>Siswa membuat kampanye kesehatan di lingkungan sekolah dengan melakukan riset, menyusun materi kampanye, dan menyebarkannya kepada teman-teman.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-08-12 03:09:04 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/djumikoks/w3cjb5ibbympp5j8/wish/3540986136</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/djumikoks/w3cjb5ibbympp5j8/wish/3540987522</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>Strategi untuk Kesehatan Fisik: </p><p>1.1 Masukkan aktivitas fisik ke dalam pelajaran non-olahraga misal brain break (peregangan ringan)</p><p>1.2 Mengoptimalisasi Program Olahraga dan Ekstrakurikuler </p><p>1.3 Kebijakan Kantin Sehat menyediakan makanan bergizi dan Pendidikan Gizi</p><p>1.4 Kampanye Kebersihan dan Hidup Sehat.</p></li><li><p>Strategi untuk Kesehatan Mental:</p><p>2.1 Layanan Konseling yang Aksesibel</p><p>2.2 Penguatan Pendidikan Kecerdasan Emosional</p><p>2.3 Penciptaan Lingkungan Belajar yang Positif</p><p>2.4 Penyelenggaraan Program Antiperundungan.</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-08-12 03:10:53 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/djumikoks/w3cjb5ibbympp5j8/wish/3540987522</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kelompok 2</title>
         <author>mutamaraja73</author>
         <link>https://padlet.com/djumikoks/w3cjb5ibbympp5j8/wish/3541010515</link>
         <description><![CDATA[<p>Dimensi Kemandirian</p><p><br/></p><p>Strategi-strategi Kunci</p><p><br/></p><p>1.	Pembelajaran Berbasis Masalah (Problem-Based Learning / PBL)</p><p>Mendorong murid memecahkan masalah nyata secara mandiri dan berkelompok.</p><p>Meningkatkan kemampuan mengambil keputusan, berpikir kritis, dan tanggung jawab pribadi.</p><p>2.	Proyek Mandiri / Tugas Akhir</p><p>Murid diberi proyek individu yang membutuhkan perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi mandiri. Bisa berupa penelitian, prototipe, karya tulis, atau bentuk lainnya.</p><p>3.	Magang / Praktik Kerja Lapangan</p><p>Memberi pengalaman nyata di dunia kerja, di mana murid belajar bertanggung jawab atas tugas mereka tanpa pengawasan langsung dosen.</p><p>Melatih kemandirian dalam menyelesaikan tugas, bersikap profesional, dan beradaptasi dengan lingkungan baru.</p><p>4.	Refleksi Diri dan Evaluasi Mandiri</p><p>Murid diminta melakukan refleksi terhadap proses belajarnya (melalui jurnal, laporan reflektif, dsb).</p><p>Membiasakan mereka untuk mengevaluasi dan mengembangkan diri secara berkelanjutan.</p><p>5.	Pelatihan Soft Skills dan Kewirausahaan</p><p>Mengadakan workshop/kuliah tamu tentang manajemen waktu, kepemimpinan, komunikasi, pengambilan keputusan, dan pengembangan bisnis.</p><p>Menumbuhkan semangat enterpreneurship dan inisiatif.</p><p>6.	Penerapan Kurikulum MBKM (Merdeka Belajar – Kampus Merdeka)</p><p>Memberikan kesempatan kepada murid untuk belajar di luar prodi (misal: pertukaran pelajar, proyek sosial, studi independen).</p><p>Meningkatkan pengalaman dan kemandirian dalam konteks lintas bidang.</p><p>7.	Penilaian Berbasis Kompetensi</p><p>Menilai bukan hanya hasil, tetapi juga proses: inisiatif, kemandirian, kreativitas, dan tanggung jawab.</p><p>Rubrik penilaian harus mencakup aspek kemandirian murid.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-08-12 03:36:04 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/djumikoks/w3cjb5ibbympp5j8/wish/3541010515</guid>
      </item>
   </channel>
</rss>
