<?xml version="1.0"?>
<rss version="2.0">
   <channel>
      <title>Perlawanan Kesultanan Mataram by Chusnul Chotimah</title>
      <link>https://padlet.com/nabilakhusnul86/w0imq53uk8ulxt2b</link>
      <description></description>
      <language>en-us</language>
      <pubDate>2022-09-18 06:46:07 UTC</pubDate>
      <lastBuildDate>2025-10-28 03:24:27 UTC</lastBuildDate>
      <webMaster>hello@padlet.com</webMaster>
      <image>
         <url></url>
      </image>
      <item>
         <title>sekilas pandang</title>
         <author>nabilakhusnul86</author>
         <link>https://padlet.com/nabilakhusnul86/w0imq53uk8ulxt2b/wish/2301385490</link>
         <description><![CDATA[<div>Kesultanan Mataram adalah kerajaan Islam di Pulau Jawa yang pernah berdiri pada masa zaman ke-17. Kerajaan ini dipimpin sebuah dinasti keturunan Ki Ageng Antara dan Ki Ageng Pemanahan, yang mengklaim sebagai sebuah cabang ningrat keturunan penguasa Majapahit. Asal-usulnya adalah sebuah Kadipaten di bawah Kesultanan Pajang, berpusat di "Bumi Mentaok" yang diberikan untuk Ki Ageng Pemanahan sebagai hadiah atas tingkah laku baiknya. Raja berdaulat pertama adalah Sutawijaya (Panembahan Senapati), putra dari Ki Ageng Pemanahan.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-09-18 06:47:20 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/nabilakhusnul86/w0imq53uk8ulxt2b/wish/2301385490</guid>
      </item>
      <item>
         <title>latar belakang</title>
         <author>nabilakhusnul86</author>
         <link>https://padlet.com/nabilakhusnul86/w0imq53uk8ulxt2b/wish/2301401702</link>
         <description><![CDATA[<div>•Tindakan monopoli yang dilakukan VOC<br>•VOC sering menghalang-halangi kapal-kapal dagang<br>•Mataram yang akan berdagang ke Malaka<br>•VOC menolak untuk mengakui kedaulatan Mataram<br>•Keberadaan VOC di Batavia telah memberikan ancaman serius bagi masa depan Pulau Jawa</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-09-18 07:31:26 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/nabilakhusnul86/w0imq53uk8ulxt2b/wish/2301401702</guid>
      </item>
      <item>
         <title>jalannya perlawanan</title>
         <author>nabilakhusnul86</author>
         <link>https://padlet.com/nabilakhusnul86/w0imq53uk8ulxt2b/wish/2301403328</link>
         <description><![CDATA[<div><br>Sultan Agung mengadakan penyerangan ke Batavia pertama kali pada tahun 1628. pasukan pertama dipimpin oleh Tumenggung Bahurekso. Adapun pasukan kedua dipimpin oleh Tumenggung Agul-Agul,Kyiai Dipati Mandurorejo, Kyiai Dipati Upusonto,dan Dipati Ukur. namun serangan tersebut mengalami kekalahan. kegagalan serangan pertama tidak mengendorkan semangat melawan Belanda. Sultan Agung menyusun kembali kekuatan untuk melakukan serangan kedua dengan matang dan cermat.<br>pada tahun 1629 Sultan Agung membeli menyerang Batavia untuk kedua kalinya di bawah pimpinan Dipati Puger dan Dipati Purbaya. serangan kedua juga mengalami kegagalan sebab persiapan Sultan Agung telah diketahui oleh VOC.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-09-18 07:35:39 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/nabilakhusnul86/w0imq53uk8ulxt2b/wish/2301403328</guid>
      </item>
      <item>
         <title>akhir perlawanan</title>
         <author>nabilakhusnul86</author>
         <link>https://padlet.com/nabilakhusnul86/w0imq53uk8ulxt2b/wish/2301404425</link>
         <description><![CDATA[<div>perlawanan Mataram terhadap VOC terjadi yang pertama pada tahun 1628. perlawanan ini dipimpin oleh Tumenggung Bahurekso. pasukan Mataram berusaha membendung Sungai Ciliwung agar bentangan VOC kekurangan air. terbukti gubernur Jenderal j. p. Coen meninggal karena kolera (penyakit kekurangan air bersih)<br>yang kedua pada tahun 1629 dipimpin oleh Adipati Puger dan Dipati Purbaya, 80. 000 pasukan Mataram Muncul lagi di depan gerbang Batavia. dalam serangan ini pasukan Mataram berhasil menghancurkan benteng hollandia dan mengancam masuk meneroboskan Batavia. untuk mengatasi serangan ini VOC mengirimkan kapal perang ke Tegal dan Cirebon untuk membakar lumbung pada pasukan Mataram. peristiwa ini menyebabkan pasukan Mataram yang bertempur ke bataba kekurangan makanan. setelah kelelahan dan kekurangan makanan, pasukan Mataram memutuskan mundur dalam peperangan.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-09-18 07:38:42 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/nabilakhusnul86/w0imq53uk8ulxt2b/wish/2301404425</guid>
      </item>
   </channel>
</rss>
