<?xml version="1.0"?>
<rss version="2.0">
   <channel>
      <title>My grand padlet by Achyar Ade</title>
      <link>https://padlet.com/achyarade/vzr6hpvckmmpbdha</link>
      <description></description>
      <language>en-us</language>
      <pubDate>2024-10-01 21:32:17 UTC</pubDate>
      <lastBuildDate>2024-10-02 10:42:33 UTC</lastBuildDate>
      <webMaster>hello@padlet.com</webMaster>
      <image>
         <url></url>
      </image>
      <item>
         <title>Refleksi Modul 2.3</title>
         <author>achyarade</author>
         <link>https://padlet.com/achyarade/vzr6hpvckmmpbdha/wish/3149012003</link>
         <description><![CDATA[<p>1. Apa yang Anda pahami mengenai keterkaitan prinsip dan paradigma</p><p>berfikir coaching dengan supervisi akademik?</p><p>2. Menurut Anda, Bagaimana kompetensi coaching dapat membantu</p><p>proses pemberdayaan guru dalam pelaksanaan supervisi akademik?</p><p>3. Apa yang masih Anda butuhkan untuk menguatkan pemahaman</p><p>terhadap modul coaching untuk supervisi akademik? (Tuliskan di google</p><p>slide)</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-01 21:37:08 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/achyarade/vzr6hpvckmmpbdha/wish/3149012003</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Rina Supriati</title>
         <author>rinaspdi53</author>
         <link>https://padlet.com/achyarade/vzr6hpvckmmpbdha/wish/3149713738</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>Keterkaitan antara prinsip dan paradigma berpikir coaching dengan supervisi akademik sangat penting untuk menciptakan lingkungan belajar yang efektif. Dengan mengadopsi pendekatan coaching dalam supervisi akademik, kita dapat meningkatkan kualitas pengajaran dan pembelajaran, serta mendukung pengembangan profesional berkelanjutan. Integrasi ini tidak hanya bermanfaat bagi pengajar, tetapi juga bagi siswa, yang pada akhirnya akan berkontribusi pada peningkatan mutu pendidikan secara keseluruhan</p></li><li><p>Kompetensi coaching dapat memperkuat proses pemberdayaan guru dalam supervisi akademik dengan menciptakan lingkungan yang mendukung pertumbuhan, refleksi, dan kolaborasi. Dengan pendekatan ini, guru tidak hanya diperkuat dalam praktik pengajaran mereka, tetapi juga diberdayakan untuk menjadi pemimpin dalam pembelajaran dan pengembangan profesional di lingkungan</p></li><li><p>Menguatkan pemahaman terhadap modul coaching untuk supervisi akademik memerlukan pendekatan yang holistik dan terintegrasi, mencakup pelatihan, praktik, refleksi, dan dukungan berkelanjutan. Dengan demikian, diharapkan baik supervisor maupun guru dapat lebih siap dan efektif dalam menerapkan teknik coaching yang bermanfaat dalam proses supervisi akademik.</p><p>&nbsp;</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-02 06:37:23 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/achyarade/vzr6hpvckmmpbdha/wish/3149713738</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Refleksi Modul 2.3_ Jajah CGP Angkatan 11</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/achyarade/vzr6hpvckmmpbdha/wish/3149715036</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>Keterkaitan prinsip dan paradigma berpikir coaching dengan supervisi akademik adalah :</p><p>pertama, coaching memberi makna pada tujuan dari supervisi itu sendiri yaitu, membantu meningkatkan potensi diri sekaligus sesama guru</p><p>Kedua, keterampilan coaching dapt digunakan pada saat pelaksanaan supervisi akademik, baik pada pra obrservasi, observasi dan pasca observasi.</p></li><li><p>Coaching dapat membantu proses pemberdayaan guru dalam pelaksanaan supervisi akademik yaitu dengan prinsip kemitraan, akan membuat hubungan dengan rekan sejawat dapat terjalin harmonis serta saling menggali potensi yang ada, sehingga setiap orangnya memiliki daya lenting dan daya sanding atau kolaborasi yang hebat.</p></li><li><p>Saya masih butuh keterampilan dalam seni bertanya, serta memiliki kepribadian yang kuat atau resiliensi yang kuat</p><p><br/></p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-02 06:37:57 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/achyarade/vzr6hpvckmmpbdha/wish/3149715036</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Endang sekardiatiningsih:</title>
         <author>endangsekardiatiningsih10</author>
         <link>https://padlet.com/achyarade/vzr6hpvckmmpbdha/wish/3149716183</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>1. Memiliki prinsip yang selaras yaitu kemitraan, membangun hubungan yang humanis antara coach dan coachee.</p></li></ol><ol start="2"><li><p>Dengan menjawab pertanyaan berbobot, maka akan tergali potensi diri coachee.</p></li><li><p>Tips and trik menerapkan prinsip coaching.</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-02 06:38:40 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/achyarade/vzr6hpvckmmpbdha/wish/3149716183</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Suciati</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/achyarade/vzr6hpvckmmpbdha/wish/3149716265</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>Keterkaitan Keterampilan Coaching dengan Supervisi Akademik </p><p>Coaching adalah sebuah proses kolaborasi yang berfokus pada solusi berorientasi pada hasil dan sistematis. Supervisi Akademik adalah serangakaian aktivitas yang bertujuan untuk memberikan dampak secara langsung pada guru dan kegiatan pembelajaran mereka di kelas. Dalam melakukan supervisi akademik dengan teknik coaching akan lebih efektif dibandingkan dengan teknik lain karena dalam coaching seorang coachee mampu menemukan potensi positif dalam diri maupun potensi lain di sekelilingnya sebagai solusi atas masalah yang dihadapi.&nbsp;Coaching dapat membantu memaksimalkan peningkatan kinerja dan potensi seorang. Oleh karena itu coaching dapat memaksimalkan kegiatan supervisi akademik di lingkungan sekolah. Disamping itu coaching juga sejalan dengan sistem among, dimana proses coaching ini dapat dilakukan oleh guru kepada muridnya. Guru dapat memberdayakan dan menggali potensi yang dimiliki oleh murid-muridnya dengan berbagai strategi yang disepakati bersama. Memang dalam pelaksanaannya, tidak bisa kita pungkiri bahwa sering kali supervisi akademik dilihat sebagai sebuah proses yang bersifat satu arah. Apalagi jika supervisi akademik ini hanya terjadi satu tahun sekali menjelang akhir tahun pelajaran. Supervisi akademik menjadi sebuhan tagihan atau kewajiban pemimpin sekolah dalam tanggung jawabnya mengevaluasi para tenaga kependidikan. Oleh karena itu saatnya kita sekarang mengembalikan semangat supervisi akademik dengan melihat dan berpikir menggunakan kaca mata dan topi seorang coach supervisi akademik sebagai proses berkelanjutan yang memberdayakan.</p></li><li><p>Menurut saya kompetensi coaching dapat membantu memaksimalkan peningkatan kinerja dan potensi seorang untuk mencapai tujuan pembelajaran yang berpihak pada murid dan membawa murid mencapai keselamatan dan kebahagiaan.</p></li><li><p>Saya masih harus banyak belajar dalam melakukan kegiatan praktik coaching.</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-02 06:38:44 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/achyarade/vzr6hpvckmmpbdha/wish/3149716265</guid>
      </item>
      <item>
         <title>uman gunawan</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/achyarade/vzr6hpvckmmpbdha/wish/3149716950</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>Supervisi akademik merupakan serangkaian aktivitas bertujuan memberikan dampak secara langsung pada guru dan kegiatan pembelajaran di kelas. Seorang pemimpin pembelajaran dan sekolah perlu memiliki paradigma berpikir yang memberdayakan bagi setiap warga sekolah dan melihat kekuatan-kekuatan yang ada dalam komunitasnya. Melalui supervisi akademik potensi setiap guru dapat dioptimalisasi sesuai dengan kebutuhan yang nantinya dapat membantu para guru dalam proses peningkatan kompetensi dengan menerapkan kegiatan pembelajaran yang baru dan menarik</p></li></ol><p><br/></p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-02 06:39:04 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/achyarade/vzr6hpvckmmpbdha/wish/3149716950</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Nurul Islamiatun</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/achyarade/vzr6hpvckmmpbdha/wish/3149719044</link>
         <description><![CDATA[<p>1. Keterkaitan keterampilan coaching dengan supervisi akademik</p><p>coaching yaitu kegiatan percakapan yang menstimulasi pemikiran coachee dan memberdayakan potensi coachee</p><p>Supervisi akademik dilakukan untuk memastikan pembelajaran yang berpihak pada murid dan mendorong pengembangan kompetensi diri dalam setiap pendidik di sekolah. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan yang diawali dengan paradigma berpikir yang memberdayakan (coaching)</p><p><br/></p><p>Keterkaitannya yaitu, Prinsip dan Paradigma Berpikir Coaching dalam Supervisi Akademik memiliki maksud untuk : Mengubah efektivitas pengambilan keputusan, paradigma berfikir dan persepsi serta membiasakan refleksi, yang bertujuan agar seorang guru dapat : Meningkatkan dan membiasakan belajar mandiri, mengelola, memantau dan memodifikasi diri sendiri. Sehingga kegiatan supervisi akademik bukan hanya mengevaluasi tapi juga memberdayakan.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-02 06:40:29 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/achyarade/vzr6hpvckmmpbdha/wish/3149719044</guid>
      </item>
      <item>
         <title>bibah 210</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/achyarade/vzr6hpvckmmpbdha/wish/3149719096</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>yang saya pahami mengenai keterkaitan prinsip dan paradigma berfikir coaching dengan supervisi akademik yaitu saya ketika menjadi coachee merasa pengetahuan bertambah muncul kemitraan dan lainnya dan itu saya rasa penting</p></li><li><p>kompetensi coaching&nbsp; dapat membantu proses pemberdayaan guru dalam pelaksanaan supervisi akademik, seperti ketika saya menjalankan coaching maka saya sudah membantu memberdayakan guru ketika guru memiliki masalah guru tersebut menemukan pula solusinya</p></li><li><p>yang saya butuhkan untuk menguatkan pemahaman terhadap modul coaching&nbsp; yaitu adalah memunculkan pertanyaan berbobot</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-02 06:40:31 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/achyarade/vzr6hpvckmmpbdha/wish/3149719096</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Ai Siti</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/achyarade/vzr6hpvckmmpbdha/wish/3149719608</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>Coaching merupakan proses kolaborasi yang berfokus pada solusi, berorientasi pada hasil dan sistematis, peran coach memfasilitasi peningkatan atas performa kerja, pengalaman hidup, pembelajaran diri, dan pertumbuhan pribadi dari coachee</p></li><li><p>Keterampilan coaching sangat terkait dengan pengembangan kompetensi sebagai pemimpin pembelajaran. Sebagai pemimpin pembelajaran, Anda perlu mampu mengelola dan mengarahkan proses pembelajaran yang efektif dan membantu siswa mencapai tujuan pembelajaran mereka</p></li><li><p>saya masih membutuhkan keterampilan dalam seni bertanya</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-02 06:40:47 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/achyarade/vzr6hpvckmmpbdha/wish/3149719608</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Beti Haryati</title>
         <author>betispd67</author>
         <link>https://padlet.com/achyarade/vzr6hpvckmmpbdha/wish/3149720049</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>Dalam melakukan supervisi akademik kita bisa memanfaatkan berbagai strategi dan metode, namun untuk supervisi akademik coaching dipandang sebagai strategi yang cocok untuk diterapkan di sekolah. Melalui percakapan coaching dalam keseluruhan rangkaian supervisi akademik akan tercapai tujuan supervisi akademik sesungguhnya. Sehingga, keterampilan coaching merupakan salah satu hal penting yang harus dimiliki oleh seorang pemimpin pembelajaran dan sekolah sebelum melakukan supervisi akademik.</p></li><li><p>Hal ini karena Supervisor dengan paradigma berpikir coaching senantiasa menjadi mitra pengembangan diri para guru dan rekan sejawatnya demi mencapai tujuan pembelajaran yang berpihak pada murid dan membawa murid mencapai keselamatan dan kebahagiaan.</p></li><li><p>Saya masih butuh untuk banyak belajar dalam melakukan kegiatan praktik coaching.</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-02 06:40:57 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/achyarade/vzr6hpvckmmpbdha/wish/3149720049</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Muliasyh</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/achyarade/vzr6hpvckmmpbdha/wish/3149720255</link>
         <description><![CDATA[<p>Coaching merupakan suatu proses memfasilitasi dan mengantarkan coachee untuk memaksimalkan potensi dirinya sehingga menjadi pribadi yang lebih baik dari sekarang. coaching lebih menuntun coachee untuk menemukan ide dan gagasan untuk mengatasi masalah dan situasinya sendiri. dalam supervisi akademik bisa memanfaatkan berbagai strategi dan metode coachingyg cocok untuk diterapkan di sekolah</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-02 06:41:02 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/achyarade/vzr6hpvckmmpbdha/wish/3149720255</guid>
      </item>
      <item>
         <title>arrya</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/achyarade/vzr6hpvckmmpbdha/wish/3149720705</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>Keterkaitan Prinsip dan paradigma berfikir coaching dan supervisi akademik menurut saya menekankan pada pengembangan potensi diri serta mengalami perubahan peran dalam supervisi</p></li><li><p>sangat penting, guna menemukan solutif yang terefleksi bagi diri (bernalar kritis)</p></li><li><p>menguatkan pemahaman pada modular coaching</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-02 06:41:17 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/achyarade/vzr6hpvckmmpbdha/wish/3149720705</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Nopiansyah Andriani</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/achyarade/vzr6hpvckmmpbdha/wish/3149721019</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>menurut saya prinsip tidak berbeda jauh yaitu kemitraan, proses kreatif, memaksimalkan potensi</p></li></ol><ol start="2"><li><p>Dengan proses kompetensi coaching karena menggali kemampuan coachee sendiri</p></li><li><p>Yang di butuhkan yaitu format rubrik penilaian observer , apakah ada tahapan yang sama, atau di tentukan oleh kurikulum sesuai sekolah tersebut.  </p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-02 06:41:27 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/achyarade/vzr6hpvckmmpbdha/wish/3149721019</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Didah</title>
         <author>didahhalimah88</author>
         <link>https://padlet.com/achyarade/vzr6hpvckmmpbdha/wish/3149721338</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>Konsep coaching, yang umumnya dikaitkan dengan pengembangan pribadi dan profesional, ternyata memiliki relevansi yang sangat kuat dalam konteks supervisi akademik. Paradigma berpikir coaching, yang mengutamakan pemberdayaan dan pertumbuhan individu, menawarkan pendekatan yang segar dan efektif dalam memaksimalkan potensi guru.</p></li><li><p>Kompetensi coaching menawarkan pendekatan yang holistik dan berpusat pada manusia dalam supervisi akademik. Dengan memfokuskan pada kekuatan, membangun kemitraan, mendorong refleksi, memberikan umpan balik yang konstruktif, dan mendengarkan aktif, supervisor dapat membantu guru mencapai potensi penuh mereka dan berkontribusi pada peningkatan kualitas pendidikan secara keseluruhan.</p></li><li><p>saya perlu mengembangkan keterampilan mendengarkan aktif dan memberikan pertanyaan berbobot. </p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-02 06:41:38 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/achyarade/vzr6hpvckmmpbdha/wish/3149721338</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Elsa Mustikasih</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/achyarade/vzr6hpvckmmpbdha/wish/3149721341</link>
         <description><![CDATA[<p>Keterkaitannya paradigma berfikir coaching dengan supervisi akademik yaitu membantu mengembangkan rekan sejawat untuk mengedepankan komitmen bersama dalam mengembangkan potensi dan menemukan solusi serta memunculkan ide</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-02 06:41:38 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/achyarade/vzr6hpvckmmpbdha/wish/3149721341</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Ristina</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/achyarade/vzr6hpvckmmpbdha/wish/3149721351</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>Keterampilan coaching memiliki keterkaitan yang erat dengan supervisi akademik, karena keduanya berfokus pada pengembangan individu untuk mencapai potensi maksimal mereka. Dalam konteks supervisi akademik, keterampilan coaching digunakan untuk membantu dosen atau guru meningkatkan kinerja mereka melalui umpan balik yang&nbsp;konstruktif</p><p>2. Coach yang kompeten mampu membantu guru mengidentifikasi kekuatan dan potensi dan  membantu guru dalam proses pengambilan keputusan yang berkaitan dengan praktik&nbsp;pembelajaran</p><p>3.Menerapkan teknik-tenik coaching dan membuat pertanyaan yang bermakna dan mendalam </p><p><br/></p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-02 06:41:39 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/achyarade/vzr6hpvckmmpbdha/wish/3149721351</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Hendar</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/achyarade/vzr6hpvckmmpbdha/wish/3149721379</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>Coaching merupakan suatu proses memfasilitasi dan mengantarkan coachee untuk memaksimalkan potensi dirinya, sehingga menjadi pribadi yang lebih baik dari sekarang. Coaching lebih mengutamakan untuk menuntun coachee menemukan ide dan gagasan untuk mengatasi masalah dan situasinya sendiri, tidak langsung memberikan solusi ataupun pendapat. Dalam coaching harus memegang prinsip kemitraan. </p></li><li><p>Keterampilan coaching sangat terkait dengan pengembangan kompetensi sebagai pemimpin pembelajaran. Sebagai pemimpin pembelajaran, kita perlu mampu mengelola dan mengarahkan proses pembelajaran yang efektif dan membantu siswa mencapai tujuan pembelajaran mereka.</p></li><li><p>Pemberian umpan balik sebagai kegiatan yang berkesinambungan dan dilakukan secara terus menerus sehingga mampu memberi dampak perbaikan dalam hal kompetensi pemimpin pembelajaran.  Tidak jarang guru bahkan kepala sekolah menerapkan coaching hanya sebagia kegiatan rutin untuk pemenuhan tugas semata sehingga melupakan prinsip utama yakni kontinuitas atau proses yang dilakukan secara terus menerus dengan menyertakan proses refleksi dan umpan balik. </p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-02 06:41:40 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/achyarade/vzr6hpvckmmpbdha/wish/3149721379</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Lusi Fadillah</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/achyarade/vzr6hpvckmmpbdha/wish/3149721917</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>Keterkaitan prinsip dan paradigma berpikir coaching dengan supervisi akademik adalah dengan tekhning coaching supervisi akademik akan terjalin kemitraan yang baik serta supervisi menjadi tidak menggurui sehingga dapat meningkatkan kompetensi guru.</p></li><li><p>Dengan teknik coaching supervisi akan berjalan dengan kondusif karena guru tidak merasa dihakimi atau digurui sehingga guru menjadi nyaman dan mampu menemukan kekurangan dan kelebihannya</p></li><li><p>Yang perlu ditingkatkan adalah kompetensi mengajukan pertanyaan berbobot serta menahan diri untuk tidak memberikan solusi atas permasalahan yang sedang dibicarakan</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-02 06:42:00 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/achyarade/vzr6hpvckmmpbdha/wish/3149721917</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Neneng Halimah</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/achyarade/vzr6hpvckmmpbdha/wish/3149721979</link>
         <description><![CDATA[<p>1.&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Keterkaitan keterampilan Coaching dengan supervisi akademik adalah sangat erat dan tidak terpisahkan. Dalam melakukan supervisi akademik kita bisa memanfaatkan berbagai strategi dan metode, namun untuk supervisi akademik coaching dipandang sebagai strategi yang cocok untuk diterapkan di sekolah. Melalui percakapan coaching dalam keseluruhan rangkaian supervisi akademik akan tercapai tujuan supervisi akademik sesungguhnya. Sehingga, keterampilan coaching merupakan salah satu hal penting yang harus dimiliki oleh seorang pemimpin pembelajaran dan sekolah sebelum melakukan supervisi akademik.</p><p>&nbsp;</p><p>&nbsp;</p><p>2.&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Coaching dalam supervisi ini adalah salah satu usaha pembinaan kepada guru untuk selalu meningkatkan kinerjanya, coaching harus dilakukan secara konsisten di sekolah untuk membantu guru-guru terbiasa mengevaluasi diri dan mampu merefleksikan kegiatannya terutama pembelajaran di kelas kemudian menemukan alternatif pemecahan masalah untuk perbaikan yang pada akhirnya mampu membuat kegiatan pembelajaran yang berkualitas.</p><p>&nbsp;</p><p>3.&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Masih harus banyak belajar dan butuh keterampilan untuk cara bertanya dengan tidak ada kesan menggurui coachee/rekan sejawat</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-02 06:42:02 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/achyarade/vzr6hpvckmmpbdha/wish/3149721979</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Coaching dalam supervisi ini adalah salah satu usaha pembinaan kepada guru untuk selalu meningkatkan kinerjanya, coaching harus dilakukan secara konsisten di sekolah untuk membantu guru-guru terbiasa mengevaluasi diri dan mampu merefleksikan kegiatannya terutama pembelajaran di kelas kemudian menemukan alternatif pemecahan masalah untuk perbaikan yang pada akhirnya mampu membuat kegiatan pembelajaran yang berkualitas</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/achyarade/vzr6hpvckmmpbdha/wish/3149722250</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-02 06:42:12 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/achyarade/vzr6hpvckmmpbdha/wish/3149722250</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Ema Rohimah</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/achyarade/vzr6hpvckmmpbdha/wish/3149722480</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>Kegiatan supervisi akademik yang menggunakan prinsip coaching, dapat memperkuat kemitraan, sehingga menjadi lebih terbuka dan natural dalam mengungkapkan permasalahan dan solusi.</p></li><li><p>Kompetensi coaching sangat membantu individu baik sebagai coach maupun coachee dalam mengembangkan potensi diri dan berani mengungkapkan pendapat tanpa saling menghakimi</p></li><li><p>Saya harus lebih mengasah keterampilan berbicara dengan orang lain agar lebih luwes dalam melaksanakan coaching</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-02 06:42:22 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/achyarade/vzr6hpvckmmpbdha/wish/3149722480</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/achyarade/vzr6hpvckmmpbdha/wish/3149722566</link>
         <description><![CDATA[<p>Keterkaitan keterampilan Coaching dengan supervisi akademik adalah sangat erat dan tidak terpisahkan. Dalam melakukan supervisi akademik kita bisa memanfaatkan berbagai strategi dan metode, namun untuk supervisi akademik coaching dipandang sebagai strategi yang cocok untuk diterapkan di sekolah. Melalui percakapan coaching dalam keseluruhan rangkaian supervisi akademik akan tercapai tujuan supervisi akademik sesungguhnya.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-02 06:42:26 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/achyarade/vzr6hpvckmmpbdha/wish/3149722566</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Ilis susilawati</title>
         <author>ilissusilawati64</author>
         <link>https://padlet.com/achyarade/vzr6hpvckmmpbdha/wish/3149722745</link>
         <description><![CDATA[<p>1.  Keterkaitan antara prinsip paradigma coaching dengan supervisi akademik adalah Dalam melakukan supervisi akademik kita bisa memanfaatkan berbagai strategi dan metode, namun untuk supervisi akademik coaching dipandang sebagai strategi yang cocok untuk diterapkan di sekolah. Melalui percakapan coaching dalam keseluruhan rangkaian supervisi akademik akan tercapai tujuan supervisi akademik sesungguhnya. Sehingga, keterampilan coaching merupakan salah satu hal penting yang harus dimiliki oleh seorang pemimpin pembelajaran dan sekolah sebelum melakukan supervisi akademik.</p><ol start="2"><li><p>Menurut Anda, Bagaimana kompetensi</p><p>coaching dapat membantu</p><p>proses pemberdayaan guru dalam</p><p>pelaksanaan supervisi akademik?</p><p>karna ketika kita melaksanakan coaching, kita hanya menggali informasi penting dan memberikan berbobot, dan choachee sendiri yang akan menemukan solusinya</p></li><li><p>Apa yang masih Anda butuhkan untuk</p><p>menguatkan pemahaman terhadap modul coaching untuk supervisi akademik? saya dapat terus melaksanakan atau banyak berlatih</p><p><br/></p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-02 06:42:36 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/achyarade/vzr6hpvckmmpbdha/wish/3149722745</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Fitri Wahyuni</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/achyarade/vzr6hpvckmmpbdha/wish/3149722958</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>Apa yang Anda pahami mengenai keterkaitan prinsip dan paradigma</p></li></ol><p>berfikir coaching dengan supervisi akademik? Dalam coaching, fokus utama adalah membantu individu mencapai tujuan tertentu. Supervisi akademik juga berorientasi pada pencapaian tujuan pendidikan, seperti peningkatan kualitas pengajaran dan penelitian. Prinsip ini mendorong pengawasan yang konstruktif dan berbasis hasil.</p><ol start="2"><li><p>Menurut Anda, Bagaimana kompetensi coaching dapat membantu</p><p>proses pemberdayaan guru dalam pelaksanaan supervisi akademik?</p><p>Melalui pendekatan coaching, guru didorong untuk mengambil inisiatif dalam pembelajaran dan pengembangan profesional mereka. Ini mengarah pada kemandirian yang lebih besar dan rasa tanggung jawab terhadap proses pengajaran mereka.</p></li><li><p>Apa yang masih Anda butuhkan untuk menguatkan pemahaman</p><p>terhadap modul coaching untuk supervisi akademik?Bergabung dengan komunitas atau kelompok diskusi yang membahas coaching dalam pendidikan untuk berbagi pengalaman dan mendapatkan perspektif baru.</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-02 06:42:45 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/achyarade/vzr6hpvckmmpbdha/wish/3149722958</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Rachmiati Dewi</title>
         <author>rachmiatidewi87</author>
         <link>https://padlet.com/achyarade/vzr6hpvckmmpbdha/wish/3149723050</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>Paradigma berpikir dan keterampilan coaching dapat diimplementasikan pada kegiatan supervisi, terutama pada saat melakukan percakapan pra observasi dan pasca sepervisi dalam melakukan refleksi serta tindak lanjut.  Dengan teknik coaching, supervisor dapat berperan sebagai mitra berpikir bagi guru dan menuntun guru untuk lebih mengembangkan potensinya. Dengan memberikan pertanyaan berbobot melalui proses kreatif, kegiatan supervisi akan lebih bermakna dari guru.</p></li><li><p>Kompetensi coaching dapat memudahkan supervisor dalam melakukan percakapan untuk mengembangkan potensi guru. Dengan memberikan pertanyaan berbobot, misalnya, supervisor dapat menggali informasi dan memetakan permasalahan yang dihadapi oleh guru dan menuntun untuk menemukan solusinya</p></li><li><p>Hal yang saya butuhkan dalam coaching adalah bagaimana mengajukan pertanyaan berbobot.</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-02 06:42:51 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/achyarade/vzr6hpvckmmpbdha/wish/3149723050</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Rita Yuliana</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/achyarade/vzr6hpvckmmpbdha/wish/3149723188</link>
         <description><![CDATA[<p>Keterkaitan keterampilan Coaching dengan supervisi akademik adalah sangat erat dan tidak terpisahkan. Dalam melakukan supervisi akademik kita bisa memanfaatkan berbagai strategi dan metode, namun untuk supervisi akademik coaching dipandang sebagai strategi yang cocok untuk diterapkan di sekolah. Melalui percakapan coaching dalam keseluruhan rangkaian supervisi akademik akan tercapai tujuan supervisi akademik sesungguhnya. Sehingga, keterampilan coaching merupakan salah satu hal penting yang harus dimiliki oleh seorang pemimpin pembelajaran dan sekolah sebelum melakukan supervisi akademik</p><ol start="2"><li><p>Keterampilan coaching sangat terkait dengan pengembangan kompetensi sebagai pemimpin pembelajaran. Sebagai pemimpin pembelajaran, Anda perlu mampu mengelola dan mengarahkan proses pembelajaran yang efektif dan membantu siswa mencapai tujuan pembelajaran mereka.</p></li><li><p>saya masih membutuhkan latihan agar dapat memberikan pertanyaan yang berbobot</p><p><br></p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-02 06:42:58 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/achyarade/vzr6hpvckmmpbdha/wish/3149723188</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Tri </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/achyarade/vzr6hpvckmmpbdha/wish/3149723349</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>keterkaitan antara coaching dengan supervisi akademik yaitu melalui percakapan coaching dalam supervisi akademik akan mencapai tujuan supervisi akademik tersebut.</p></li><li><p>Dengan percakapan coaching dapat mengembangkan atau dapat menggali informasi penting sehingga dapat meningkatkan kualitas kemampuan mengajar</p></li><li><p>saya butuh berlatih secara berkelanjutan untuk meningkatkan keterampilan coaching saya seperti mendengarkan aktif dan mengajukan pertanyaan berbobot</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-02 06:43:06 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/achyarade/vzr6hpvckmmpbdha/wish/3149723349</guid>
      </item>
      <item>
         <title>FITRIYANI NURLAELA</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/achyarade/vzr6hpvckmmpbdha/wish/3149723412</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>Coaching merupakan suatu proses memfasilitasi dan mengantarkan coachee untuk memfasilitasi potensi dirinya sehingga menjadi pribadi yang lebih baik dari sekarang, 2 sebagai pemimpin pembelajaran , saya  perlu mengelola dan mengarahkan proses pembelajaran</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-02 06:43:10 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/achyarade/vzr6hpvckmmpbdha/wish/3149723412</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Indah</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/achyarade/vzr6hpvckmmpbdha/wish/3149723504</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>Dengan menerapkan prinsip dan paradigma berpikir coaching, supervisi akademik dapat menjadi alat yang ampuh untuk meningkatkan kualitas pembelajaran, menjadi pengalaman yang positif dan bermakna bagi semua pihak yang terlibat</p></li><li><p>Dengan menggunakan kompetensi coaching, supervisi akademik menjadi lebih partisipatif dan mendukung guru untuk berkembang secara berkelanjutan melalui pemberdayaan diri.</p></li><li><p>memahami teknik coaching</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-02 06:43:14 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/achyarade/vzr6hpvckmmpbdha/wish/3149723504</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Muhammad Hilman</title>
         <author>muhammadhilmanspd45</author>
         <link>https://padlet.com/achyarade/vzr6hpvckmmpbdha/wish/3149723574</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>Coaching dalam Konteks Pendidikan: Tujuan pendidikan itu ‘menuntun’ tumbuhnya atau hidupnya kekuatan kodrat anak sehingga dapat memperbaiki lakunya. Keterampilan coaching perlu dimiliki para pendidik untuk menuntun segala kekuatan kodrat (potensi) agar mencapai keselamatan dan kebahagiaan sebagai manusia maupun anggota masyarakat.</p><p>Proses coaching sebagai komunikasi pembelajaran antara guru dan murid, murid diberikan ruang kebebasan untuk menemukan kekuatan dirinya dan peran pendidik sebagai ‘pamong’ dalam memberi tuntunan dan memberdayakan potensi yang ada agar murid tidak kehilangan arah dan menemukan kekuatan dirinya tanpa membahayakan dirinya.</p></li><li><p>Kompetensi coaching  sangat ada keterkaitan dengan kompetensi sebagai pemimpin pembelajaran agar dapat mengelola proses pembelajaran dengan baik</p></li><li><p>saya masih membutuhkan penguatan keterampilan dalam menggali informasi yang dimiliki coachee</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-02 06:43:18 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/achyarade/vzr6hpvckmmpbdha/wish/3149723574</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Torpi</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/achyarade/vzr6hpvckmmpbdha/wish/3149723657</link>
         <description><![CDATA[<p>1.ya memang di sisni ada keterkaitan ke dua nya karna pada waktu kita melakukan supervisi akademik ,perlu adanya pendekatan fisikologis sehingga tidak ada unsur jastipikasi ,pelabelan dll</p><ol start="2"><li><p>karna dengan kocing kita mengembangkan kopetensi yang dimiliki seorang guru/rekan kerja</p></li><li><p>keluwesan dalam menyampaikan pertanyyan ber bobot</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-02 06:43:22 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/achyarade/vzr6hpvckmmpbdha/wish/3149723657</guid>
      </item>
      <item>
         <title>NURAINI RAHAYU</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/achyarade/vzr6hpvckmmpbdha/wish/3149724258</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>keterkaitan antara coaching dan supervisi akademik sangat erat, karena dengan coaching diharapkan guru dapat mencapai tujuan supervisi akademik dalam peningkatan perbelajaran di kelas</p></li><li><p>melalui coaching dapat memperkuat pemberdayaan mengembangkan potensi, kolaborasi dalam perbaikan proses pembelajaran </p></li><li><p>memberikan pertanyaan berbobot dalam mengarahkan coachee</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-02 06:43:47 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/achyarade/vzr6hpvckmmpbdha/wish/3149724258</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Ahmad Hamdani</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/achyarade/vzr6hpvckmmpbdha/wish/3149725249</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>Keterkaitan keterampilan Coaching dengan supervisi akademik adalah sangat erat dan tidak terpisahkan. Dalam melakukan supervisi akademik kita bisa memanfaatkan berbagai strategi dan metode, namun untuk supervisi akademik coaching dipandang sebagai strategi yang cocok untuk diterapkan di sekolah. Melalui percakapan coaching dalam keseluruhan rangkaian supervisi akademik akan tercapai tujuan supervisi akademik sesungguhnya. Sehingga, keterampilan coaching merupakan salah satu hal penting yang harus dimiliki oleh seorang pemimpin pembelajaran dan sekolah sebelum melakukan supervisi akademik. Hal ini karena Ssupervisor dengan paradigma berpikir coaching senantiasa menjadi mitra pengembangan diri para guru dan rekan sejawatnya demi mencapai tujuan pembelajaran yang berpihak pada murid dan membawa murid mencapai keselamatan dan kebahagiaan.</p></li><li><p>·&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Membantu guru menemukan potensi positif dalam diri dan di sekitarnya&nbsp;</p><p>·&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Mendorong guru berpikir mendalam dan menggali potensi&nbsp;</p><p>·&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Memotivasi guru untuk pembelajaran yang berpihak pada murid&nbsp;</p><p>·&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Membantu guru mengatasi tantangan dan mencapai tujuan&nbsp;</p><p>·&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Membantu guru meningkatkan kualitas pembelajaran&nbsp;</p></li><li><p>Yang dibutuhkan keterampilan dalam mengelola pelaksanaan supervisi supaya tujuan tercapai.</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-02 06:44:25 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/achyarade/vzr6hpvckmmpbdha/wish/3149725249</guid>
      </item>
      <item>
         <title>deti destianasari</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/achyarade/vzr6hpvckmmpbdha/wish/3149725297</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>coaching menekankan pada kolaborasi dan keterlibatan aktif antara coach (pelatih) dan coachee (yang dilatih). Dalam supervisi akademik, hubungan antara supervisor dan dosen atau mahasiswa juga seharusnya bersifat kolaboratif, di mana kedua belah pihak saling belajar dan berbagi pengetahuan.</p></li><li><p>Dengan kompetensi coaching dalam supervisi akademik, proses pemberdayaan guru dapat berjalan lebih efektif, yang pada akhirnya berdampak positif pada kualitas pengajaran dan hasil belajar siswa.</p></li><li><p>berlatih terus untuk bisa menjalankan proses coaching yang baik</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-02 06:44:27 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/achyarade/vzr6hpvckmmpbdha/wish/3149725297</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/achyarade/vzr6hpvckmmpbdha/wish/3149725452</link>
         <description><![CDATA[<p>1.Supervisi akademik merupakan serangkaian aktivitas yang bertujuan untuk memberikan dampak secara langsung pada guru dan kegiatan pembelajaran mereka di kelas. Supervisi akademik perlu dimaknai secara positif sebagai kegiatan berkelanjutan yang meningkatkan kompetensi guru sebagai pemimpin pembelajaran dalam mencapai tujuan pembelajaran.</p><p>2.Proses coaching sebagai komunikasi pembelajaran antara guru dan murid, murid diberikan ruang kebebasan untuk menemukan kekuatan dirinya dan peran pendidik sebagai ‘pamong’ dalam memberi tuntunan dan memberdayakan potensi yang ada agar murid tidak kehilangan arah dan menemukan kekuatan dirinya tanpa membahayakan dirinya.</p><p>3.Pendekatan Sosial dan Emosional dalam praktek coaching juga sangat diperlukan, Melalui pertanyaan-pertanyaan reflektif yang diberikan guru, peserta didik akan menemukan kedewasaan dalam proses berfikir melalui kesadaran dan pengelolaan diri, sadar akan kekuatan dan kelemahan yang dimilkinya, mengambil prespektif dari berbagai sudut pandang sehingga sesuatu yang menjadi keputusannya telah didasarkan pada pertimbangan etika, norma sosial dan keselamatan dan kebahagiaan.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-02 06:44:37 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/achyarade/vzr6hpvckmmpbdha/wish/3149725452</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Elsa</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/achyarade/vzr6hpvckmmpbdha/wish/3149727197</link>
         <description><![CDATA[<p>Yang masih saya butuhkan dalam coaching yaitu kemampuan dalam menghadirkan RASA dan bagaimana bisa menstimulus coachee agar memunculkan ide dan solusi</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-02 06:45:04 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/achyarade/vzr6hpvckmmpbdha/wish/3149727197</guid>
      </item>
      <item>
         <title>NURLAELA</title>
         <author>nurlaela1625</author>
         <link>https://padlet.com/achyarade/vzr6hpvckmmpbdha/wish/3149728208</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>Coaching merupakan kegiatan pada pendidik dan rekan sejawat dalam pembelajaran berkolaborasi untuk mengemukakan pengalaman dalam mencari solusi dalam pemngembangan diri pada warga sekolah.</p></li><li><p>Membuat saya dapat memahami mengembangkan diri untuk bisa keluar dari masalah dan memiliki solusi atas kendala kita dalam pembelajaran sehingga kita dapat berdaya untuk kemampuan diri kita.</p></li><li><p>pada intinya kita harus bisa mengembangkan potensi pada diri kita. dalam mengusai masalah yang ada dengna solusi .</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-02 06:45:17 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/achyarade/vzr6hpvckmmpbdha/wish/3149728208</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Pupu pujiah</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/achyarade/vzr6hpvckmmpbdha/wish/3149728252</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>keterkaitan prinsip dan paradigma berpikir coaching dengan supervisi akademik yaitu adanya kolaborasi antara guru dan kepala sekolah.konstruktif mengembangkan pengembangkan kompetensi individu, Terencana, Reflektif, Objektif, berkesinambungan dan komprehensif.</p><ol start="2"><li><p>kompetensi coaching dapat membantu proses pemberdayaan guru karena guru tersebut dapat menggali potensinya dirinya bagi cochee dan dapat meningkatkan keterampilan dalam menigkatkan perhatian penuh, mendengarkan aktif dan mengajukan pertanyaan berbobot.</p></li><li><p>saya masih membutuhkan keterampilan untuk mangajukan berbobot dan mendengarkan aktif</p></li></ol></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-02 06:45:19 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/achyarade/vzr6hpvckmmpbdha/wish/3149728252</guid>
      </item>
      <item>
         <title>1. Keterkaitan antara prinsif dan paradigma berfikir coaching dengan supervisi akademik sangat penting karena ini merupakan strategi untuk membantu kelancaran supervisi akademik.</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/achyarade/vzr6hpvckmmpbdha/wish/3149728660</link>
         <description><![CDATA[<ol start="2"><li><p> Kompetensi coaching dapat memngembangkan kopetensi seorang guru untuk mengembangkan pembelajaran tyang dilakukannya</p></li><li><p>Saya masih butuh belajar bagaimana menjadi coaching yang baik</p></li></ol><p>Puri Nurani</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-02 06:45:37 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/achyarade/vzr6hpvckmmpbdha/wish/3149728660</guid>
      </item>
      <item>
         <title>nina marliana</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/achyarade/vzr6hpvckmmpbdha/wish/3149729466</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>keterkaitan prinsip dan paradigma berpikir coaching dengan supervisi pendidikan sangat erat. hal ini dapat terlihat dari perlunya coaching dalam supervisi pendidikan untuk mencari solusi dari permasalahan yang dihadapi</p></li><li><p>kompetensi coaching dapat membantu proses pemberdayaan guru dalam pelaksanaan supervisi  akademik karena guru di upayakan untuk mencari solusi jika ada masalah</p></li><li><p>mengajukan pertanyaan berbobot, mampu hadir penuh dan fokus dengan coachee</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-02 06:45:44 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/achyarade/vzr6hpvckmmpbdha/wish/3149729466</guid>
      </item>
      <item>
         <title>noneng susilawati</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/achyarade/vzr6hpvckmmpbdha/wish/3149731047</link>
         <description><![CDATA[<p>1.Keterkaitan antara prinsip coaching dengan supervisi akademik sangat penting untuk menciptakan lingkungan belajara yang nyaman dan efektif.</p><p>2. Keterampilan coaching sangat terkait dengan pengembangan kompetensisebagai pemimpin pembelajaran</p><p>3.Saya masih perlu berlatih dalam mengajukan pertanyaan yang berbobot</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-02 06:46:00 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/achyarade/vzr6hpvckmmpbdha/wish/3149731047</guid>
      </item>
      <item>
         <title>pradnya</title>
         <author>pradnyaartiluhung37</author>
         <link>https://padlet.com/achyarade/vzr6hpvckmmpbdha/wish/3149731638</link>
         <description><![CDATA[<p>1.coaching maupun supervivi akademik pada dasarnya memiliki kesamaan dalam hal tujuan untuk mengembangjan potensi dirinamun supervisi akademiklebih besifat mengevaluasi subjek adanya penilai dan yang dinilai bersifat satu arah sedangkan coaching  baik coach atau cochee merupakan mitra dan ada kesetraandan saling belajar satu dengan yang lainnya</p><p><br/></p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-02 06:46:18 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/achyarade/vzr6hpvckmmpbdha/wish/3149731638</guid>
      </item>
      <item>
         <title>neng lia sugiarti</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/achyarade/vzr6hpvckmmpbdha/wish/3149731665</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>keterkaitan Prinsip dan paradigma coaching  adalah interaksi dua arah dengan menekankan pada percakapan yang positif untuk mengembangkan potensi seseorang sehingga memunculkan gagasan -gagasan baru dari coachee</p></li><li><p>Kompetensi coaching dapat dikembangkan dengan melalsanakan kompetensi coaching yaitu, kehadiran  penuh,mendengar aktif dan mengajukan pertanyaan yang berboobot kepada coachee, mendengar dengan RASA sehingga coach dapat menggali atau meberdayakan pemikiran caochee</p></li><li><p>yang masih saya butuhkan yaitu untuk membangun pertanyaan yang berbobot</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-02 06:46:19 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/achyarade/vzr6hpvckmmpbdha/wish/3149731665</guid>
      </item>
      <item>
         <title>IDA FARIDA</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/achyarade/vzr6hpvckmmpbdha/wish/3149731708</link>
         <description><![CDATA[<p>Keterkaitan keterampilan Coaching dengan supervisi akademik adalah sangat erat dan tidak terpisahkan. Dalam melakukan supervisi akademik kita bisa memanfaatkan berbagai strategi dan metode, namun untuk supervisi akademik coaching dipandang sebagai strategi yang cocok untuk diterapkan di sekolah.</p><p><br/></p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-02 06:46:21 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/achyarade/vzr6hpvckmmpbdha/wish/3149731708</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>ninaherlina44</author>
         <link>https://padlet.com/achyarade/vzr6hpvckmmpbdha/wish/3149731970</link>
         <description><![CDATA[<p>Keterkaitan antara keterampilan coaching dengan supervisi akademik adalah sangat erat dan tidak bisa terpisahkan dan harus sejalan. Melalui percakapan coaching seluruh rangkaian supervisi akademik  akan tercapai... </p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-02 06:46:32 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/achyarade/vzr6hpvckmmpbdha/wish/3149731970</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Ayi siti fatimah</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/achyarade/vzr6hpvckmmpbdha/wish/3149732090</link>
         <description><![CDATA[<p>keterkaitan antar prinsip dan paradigma berfikir couching  memiliki keterkaitan dalam meningkatkan kualitas pembelajaran .dengan pendekatan couching dalam supervisi akademik akan tercapai tujuan supervisi akademik.</p><p>2.kehadiran penuh ,mendengarkan aktif,mengajukan pertanyaan berbobot</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-02 06:46:36 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/achyarade/vzr6hpvckmmpbdha/wish/3149732090</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Dian Mardia</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/achyarade/vzr6hpvckmmpbdha/wish/3149732101</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>Keterampilan Coaching dengan supervisi akademik adalah dalam melakukan supervisi akademik guru dapat memanfaatkan berbagai strategi dan metode, percakapan coaching dalam keseluruhan rangkaian supervisi akademik akan tercapai tujuan supervisi akademik. Hingga, keterampilan coaching merupakan salah satu hal penting yang harus dimiliki oleh seorang pemimpin pembelajaran dan sekolah sebelum melakukan supervisi akademik. </p></li><li><p><br/></p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-02 06:46:36 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/achyarade/vzr6hpvckmmpbdha/wish/3149732101</guid>
      </item>
      <item>
         <title>hanidah</title>
         <author>hanidahmaratussolihah28</author>
         <link>https://padlet.com/achyarade/vzr6hpvckmmpbdha/wish/3149732474</link>
         <description><![CDATA[<p>Keterkaitan keterampilan Coaching dengan supervisi akademik adalah sangat erat dan tidak terpisahkan. Dalam melakukan supervisi akademik kita bisa memanfaatkan berbagai strategi dan metode, namun untuk supervisi akademik coaching dipandang sebagai strategi yang cocok untuk diterapkan di sekolah. Melalui percakapan coaching dalam keseluruhan rangkaian supervisi akademik akan tercapai tujuan supervisi akademik sesungguhnya.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-02 06:46:52 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/achyarade/vzr6hpvckmmpbdha/wish/3149732474</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Keterkaitan Coaching  dalam supervisi</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/achyarade/vzr6hpvckmmpbdha/wish/3149732497</link>
         <description><![CDATA[<p>Coaching dalam supervisi akademik adalah pendekatan yang menggunakan teknik coaching untuk membantu guru dan siswa dalam mengembangkan potensi dan mengatasi tantangan</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-02 06:46:52 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/achyarade/vzr6hpvckmmpbdha/wish/3149732497</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Refleksi modul 2.3</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/achyarade/vzr6hpvckmmpbdha/wish/3149733333</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>Keterkaitannya yaitu memiliki prinsip yang sama yaitu kemitraaan.</p></li><li><p>Dengan coaching diharapkan dapat membantu menyelesaikan permasalahan guru di sekolah.</p></li><li><p>Mengaitkan pemahaman tentang modul coaching yaitu dengan memunculkan pertanyaan berbobot.</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-02 06:47:26 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/achyarade/vzr6hpvckmmpbdha/wish/3149733333</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Nurul Islamiatun</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/achyarade/vzr6hpvckmmpbdha/wish/3149734106</link>
         <description><![CDATA[<ol start="2"><li><p>Kompetensi coaching memberdayakan guru dalam supervisi dan sebagai pemimpin pembelajaran</p></li><li><p>Menguatkan pemahaman tentang prinsip dan pemahan pertanyaan berbobot</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-02 06:48:04 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/achyarade/vzr6hpvckmmpbdha/wish/3149734106</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Evi Sulistiana </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/achyarade/vzr6hpvckmmpbdha/wish/3149735907</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>Keterkaitan anatara prinsif dan paradigma berpikir coaching dengan supervisi untuk menciptakan suasana belajar yang menyenangkan dan lingkungan belajar yang efektif dan efisien. Dengan menggunakan pedoman pendekatan coaching kita dapat meningkatkan kualitas pengajaran dan pengembangan potensi berkelanjutan.</p></li><li><p>Kompetensi coaching sangat membantu proses pemberdayaan guru dalam pelaksanaan supervisi akademik karena dalam evaluasi dan percakapan coaching sangat menggali ppotensi dan menimbulkan gairah berpikir kritis dan motivasi tersendiri bagi coachee.</p></li><li><p>yang dibutuhkan untuk penguatan pemahaman modul coaching adalah praktek langsung dengan kejadian yang real dan alami di sekolah. </p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-02 06:49:21 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/achyarade/vzr6hpvckmmpbdha/wish/3149735907</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Bina</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/achyarade/vzr6hpvckmmpbdha/wish/3149736729</link>
         <description><![CDATA[<p>1.Sangat erat dan tidak terpisahkan, dalam melakukan supervisi akademik kita bisa memanfaatkan berbagai strategi dan metode, namun untuk supervisi akademik coaching dipandang sebagai strategi yang cocok untuk diterapkan di sekolah.                 2. dalam pelaksanaan Coaching merupakan proses memfasilitasi dan menghantarkan cochee untuk memaksimalkan potensi dirinya   menjadi pribadi yang lebih baik                                    3. Coaching dapat membantu siswa dan individu untuk berfikir dalam tingkatan yang lebih dalam dan lebih tinggi sesuai alur proses TIRTA            </p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-02 06:49:46 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/achyarade/vzr6hpvckmmpbdha/wish/3149736729</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Ayi siti fatimah</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/achyarade/vzr6hpvckmmpbdha/wish/3149736788</link>
         <description><![CDATA[<p>3.yang saya butuhkan adalah pemahaman tentang pertanyaan berbobot</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-02 06:49:50 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/achyarade/vzr6hpvckmmpbdha/wish/3149736788</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Sahudin</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/achyarade/vzr6hpvckmmpbdha/wish/3149737886</link>
         <description><![CDATA[<p>Keterkaitan keterampilan Coaching dengan supervisi akademik adalah sangat erat dan tidak terpisahkan. Dalam melakukan supervisi akademik kita bisa memanfaatkan berbagai strategi dan metode, namun untuk supervisi akademik coaching dipandang sebagai strategi yang cocok untuk diterapkan di sekolah. Melalui percakapan coaching dalam keseluruhan rangkaian supervisi akademik akan tercapai tujuan supervisi akademik sesungguhnya. Sehingga, keterampilan coaching merupakan salah satu hal penting yang harus dimiliki oleh seorang pemimpin pembelajaran dan sekolah sebelum melakukan supervisi akademik. Hal ini karena Supervisor dengan paradigma berpikir coaching senantiasa menjadi mitra pengembangan diri para guru dan rekan sejawatnya demi mencapai tujuan pembelajaran yang berpihak pada murid dan membawa murid mencapai keselamatan dan kebahagiaan.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-02 06:50:38 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/achyarade/vzr6hpvckmmpbdha/wish/3149737886</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Siti Faridah NS</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/achyarade/vzr6hpvckmmpbdha/wish/3149744323</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>Keterkaitan keterampilan Coaching dengan supervisi akademik adalah sangat erat dan tidak terpisahkan. Dalam melakukan supervisi akademik kita bisa memanfaatkan berbagai strategi dan metode, namun untuk supervisi akademik coaching dipandang sebagai strategi yang cocok untuk diterapkan di sekolah. Melalui percakapan coaching dalam keseluruhan rangkaian supervisi akademik akan tercapai tujuan supervisi akademik sesungguhnya. Sehingga, keterampilan coaching merupakan salah satu hal penting yang harus dimiliki oleh seorang pemimpin pembelajaran dan sekolah sebelum melakukan supervisi akademik. </p></li><li><p>Supervisi akademik ini penting dilakukan untuk memastikan&nbsp; pembelajaran yang berpihak pada murid dan juga bertujuan untuk pengembangan kompetensi diri dalam setiap pendidik di sekolah. Rangkaian supervisi akademik ini digunakan kepala sekolah untuk mendorong ruang perbaikan dan pengembangan diri guru di sekolahnya.</p></li><li><p>Saya harus lebih menggali lagi keterampilan dalam aspek pertanyaan berbobot.</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-02 06:55:34 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/achyarade/vzr6hpvckmmpbdha/wish/3149744323</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>ninaherlina44</author>
         <link>https://padlet.com/achyarade/vzr6hpvckmmpbdha/wish/3149745900</link>
         <description><![CDATA[<p>nina h</p><ol><li><p>keterkaitan coaching dengan supervisi akademik sangat erat kaitannya dan tidak bisa di pisahkan, karena dalam coaching itu sendiri, seorang coach (kepala sekolah) dapat mendorong coachee  menemukan potensinya</p></li><li><p>yang saya butuhkan adalah keterampilan dalam menyampaikan pertanyaan yang berbobot dalam melalukan coaching</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-02 06:56:49 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/achyarade/vzr6hpvckmmpbdha/wish/3149745900</guid>
      </item>
      <item>
         <title>IIH IKHLASNAWATI</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/achyarade/vzr6hpvckmmpbdha/wish/3149746867</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>keterkaitan prinsip dan paradigma berfikir coaching ini sangat membantu coaching dan coachee dalam meningkatkan kualitas pembelajarannya dalam berbagai permasalahan yang di hadapi di sekolah, dengan kemitraan, proses kreatif dan memaksimalkan kemitraan dengan hubungannya paradigma berfikir yaitu melakukan fokus pada coachee, bersikap terbuka dan ingin tahu, membantu coachee dalam menggali solusinya sendiri  dan memiliki kesadaran yang kuat</p></li><li><p>coaching dapat mendengarkan aktif dan mengajukan pertanyaan berbobot sehingga coachee dapat sharing apa yang menjadi keresahannya dalam pembelajaran dan dapat menggali solusinya sendiri.</p></li><li><p>kemampuan mengajukan pertanyaan berbobot yang bisa lebih menggali kemampuan coachee untuk menyelesaikan masalahnya.</p></li></ol><p><br/></p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-02 06:57:29 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/achyarade/vzr6hpvckmmpbdha/wish/3149746867</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Desy Handayani ML</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/achyarade/vzr6hpvckmmpbdha/wish/3149746979</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>Keterkaitan antara coaching dan supervisi adalah coaching menuntun dan strategi untuk bisa merencanakan dan merefleksi kegiatan Supervisi Akademik sehingga dapat terlaksana dengan baik.</p></li><li><p>Kompetensi coaching dapat mengembangkan kompetensi seorang guru untuk mengembangkan kompetensi guru dalam konteks pembelajaran, membantu proses pemberdayaan guru dalam melaksanakan supervisi akademk serta mencari solusi terhadap permasalahan-permasalahan yang dihadapi.</p></li><li><p>Saya masih membutuhkan keterampilan untuk belajar bagaimana melaksanakan coaching dengan baik terutama dalam hal mengajukan pertanyaan berbobot.</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-02 06:57:35 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/achyarade/vzr6hpvckmmpbdha/wish/3149746979</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Nurhayati Dewi Kartini</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/achyarade/vzr6hpvckmmpbdha/wish/3149754773</link>
         <description><![CDATA[<p>1.	Bagaimana cara kita mengajak rekan sejawat untuk melaksanakan Coaching, namun rekan sejawat tersebut tidak ingin di Coaching. Sedangkan kita tahu bahwa rekan sejawat tersebut sedang ada permasalahan di kelas?</p><p>2.	Bagaimana strategi yang harus dilakukan  dalam pelaksanaan coaching, coachee tidak aktif bahkan cenderung diam?</p><p>3.	Bagaimana cara kita mengajak rekan sejawat untuk melaksanakan Coaching, namun rekan sejawat tersebut tidak ingin di Coaching. Sedangkan kita tahu bahwa rekan sejawat tersebut sedang ada permasalahan di kelas?</p><p>4.	Apa keterampilan yang wajib kita miliki agar dapat melaksanakan Coaching dengan baik dan efektif?</p><p>5.	Apakah Coaching dinyatakan gagal, jika hasil setelah Coaching tidak dapat membantu coachee menemukan solusi atas permasalahannya</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-02 07:03:03 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/achyarade/vzr6hpvckmmpbdha/wish/3149754773</guid>
      </item>
      <item>
         <title>veni oktaviani</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/achyarade/vzr6hpvckmmpbdha/wish/3149760877</link>
         <description><![CDATA[<p>1.Keterkaitan antara prinsip dan paradigma berpikir coaching dengan supervisi akademik terletak pada fokus keduanya untuk pengembangan profesional dan peningkatan kinerja individu, terutama dalam konteks pendidikan. Berikut adalah beberapa keterkaitan antara keduanya:</p><ol><li><p><strong>Pendekatan Kolaboratif</strong>: Baik coaching maupun supervisi akademik mengedepankan pendekatan kolaboratif. Dalam coaching, hubungan antara coach dan coachee (individu yang dibimbing) bersifat kemitraan. Begitu pula dalam supervisi akademik, supervisor bekerja bersama guru atau dosen untuk meningkatkan praktik pengajaran, bukan sekadar memberikan instruksi atau evaluasi.</p></li><li><p><strong>Pengembangan Profesional</strong>: Paradigma coaching berfokus pada pengembangan potensi individu melalui refleksi, umpan balik, dan pembelajaran berkelanjutan. Supervisi akademik juga bertujuan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran melalui pengembangan keterampilan, kompetensi, dan wawasan guru atau dosen.</p></li><li><p><strong>Pendekatan Berbasis Pertanyaan</strong>: Coaching sering menggunakan pertanyaan reflektif untuk membantu individu menemukan solusi dan wawasan mereka sendiri. Prinsip ini juga relevan dalam supervisi akademik, di mana supervisor mengajukan pertanyaan yang mendorong refleksi dan pemahaman mendalam tentang praktik pengajaran.</p></li><li><p><strong>Pengembangan Kemandirian</strong>: Coaching bertujuan untuk memberdayakan individu agar menjadi lebih mandiri dan mampu mengatasi tantangan mereka. Dalam supervisi akademik, guru atau dosen juga diarahkan untuk mengembangkan kemampuan reflektif dan kemandirian dalam mengevaluasi dan meningkatkan praktik pengajaran mereka sendiri.</p></li><li><p><strong>Fokus pada Potensi dan Pertumbuhan</strong>: Coaching menekankan pada pengembangan potensi dan pencapaian tujuan, sementara supervisi akademik bertujuan meningkatkan kualitas pengajaran dan pembelajaran. Keduanya berfokus pada pertumbuhan dan perkembangan berkelanjutan.</p></li></ol><p><br/></p><p>2.Kompetensi coaching dapat sangat membantu dalam proses pemberdayaan guru selama pelaksanaan supervisi akademik. Berikut beberapa cara bagaimana kompetensi coaching berperan dalam memberdayakan guru:</p><ol><li><p><strong>Meningkatkan Kemampuan Refleksi</strong>: Kompetensi coaching yang melibatkan keterampilan mendengarkan aktif dan bertanya reflektif dapat membantu guru merenungkan praktik pengajaran mereka sendiri. Ini memungkinkan guru untuk lebih sadar akan kekuatan dan area yang perlu dikembangkan, sehingga mendorong pembelajaran dan peningkatan diri.</p></li><li><p><strong>Membangun Rasa Percaya Diri dan Kemandirian</strong>: Coaching membantu guru mengidentifikasi potensi dan keahlian mereka, serta mendorong mereka untuk menemukan solusi sendiri atas tantangan yang dihadapi. Hal ini meningkatkan rasa percaya diri dan kemandirian guru dalam mengelola proses pembelajaran, sehingga mereka merasa lebih berdaya dalam mengambil keputusan dan bertindak.</p></li><li><p><strong>Mendorong Pembelajaran Berkelanjutan</strong>: Kompetensi coaching memfasilitasi proses pembelajaran yang berkelanjutan dengan mendorong guru untuk menetapkan tujuan pengembangan pribadi dan profesional. Dengan demikian, guru menjadi lebih proaktif dalam mencari cara untuk meningkatkan praktik pengajaran mereka, bahkan setelah proses supervisi selesai.</p></li><li><p><strong>Meningkatkan Komunikasi dan Kolaborasi</strong>: Coaching melatih keterampilan komunikasi yang efektif, seperti mendengarkan dengan empati, memberikan umpan balik konstruktif, dan menjalin hubungan yang saling percaya. Dalam supervisi akademik, ini membantu menciptakan lingkungan kolaboratif di mana guru merasa didengar dan dihargai, sehingga mereka lebih terbuka untuk menerima masukan dan melakukan perubahan.</p></li><li><p><strong>Mengatasi Hambatan dan Tantangan</strong>: Melalui coaching, guru dapat dibantu untuk mengidentifikasi dan mengatasi hambatan atau tantangan yang mungkin menghambat pengembangan profesional mereka. Dengan pendekatan coaching, guru didorong untuk melihat masalah dari berbagai perspektif dan menemukan solusi kreatif, sehingga mereka lebih siap menghadapi tantangan dalam praktik pengajaran.</p></li><li><p><strong>Fokus pada Kekuatan dan Pengembangan Potensi</strong>: Coaching menekankan pada pengembangan kekuatan dan potensi individu. Dalam konteks supervisi akademik, pendekatan ini membantu guru merasa dihargai atas kemampuan mereka dan lebih termotivasi untuk mengembangkan keterampilan mereka. Dengan fokus pada apa yang sudah dilakukan dengan baik, guru lebih terdorong untuk terus belajar dan tumbuh.</p></li></ol><p><br/></p><ol start="3"><li><p>Untuk memperkuat pemahaman terhadap modul coaching dalam konteks supervisi akademik, beberapa hal yang masih perlu diperhatikan adalah:</p><ol><li><p><strong>Studi Kasus dan Praktik Nyata</strong>: Memahami bagaimana coaching diterapkan dalam supervisi akademik melalui contoh-contoh nyata atau studi kasus akan membantu melihat bagaimana teori diterjemahkan ke dalam praktik. Ini juga memberikan gambaran tentang tantangan dan solusi yang mungkin muncul dalam situasi nyata.</p></li><li><p><strong>Teknik dan Alat Coaching Spesifik</strong>: Mengidentifikasi dan mempelajari lebih dalam tentang teknik dan alat coaching yang efektif untuk supervisi akademik, seperti model GROW (Goals, Reality, Options, Will), pertanyaan reflektif, atau teknik mendengarkan aktif, akan memperkaya kemampuan dalam menerapkan coaching.</p></li><li><p><strong>Keterampilan Mengelola Dinamika Hubungan Coaching</strong>: Pemahaman mendalam tentang bagaimana membangun hubungan yang saling percaya, mengelola dinamika kekuasaan antara supervisor dan guru, serta menciptakan lingkungan yang aman dan mendukung untuk refleksi dan pengembangan diri.</p></li><li><p><strong>Pendekatan yang Adaptif dan Kontekstual</strong>: Mempelajari cara mengadaptasi pendekatan coaching sesuai dengan konteks, kebutuhan, dan budaya sekolah atau institusi pendidikan akan membantu memastikan coaching berjalan efektif. Supervisi akademik mungkin berbeda dalam berbagai lingkungan pendidikan, sehingga pemahaman tentang fleksibilitas pendekatan coaching sangat penting.</p></li><li><p><strong>Evaluasi Efektivitas Coaching</strong>: Memahami bagaimana mengukur dampak coaching terhadap peningkatan kinerja dan perkembangan guru dalam konteks supervisi akademik. Ini termasuk bagaimana mengevaluasi perubahan perilaku, peningkatan kompetensi, dan dampak terhadap proses pembelajaran di kelas.</p></li><li><p><strong>Integrasi dengan Teori Pembelajaran dan Kepemimpinan Pendidikan</strong>: Memahami bagaimana prinsip coaching dapat diintegrasikan dengan teori-teori pembelajaran dan kepemimpinan pendidikan akan memperkaya pemahaman tentang bagaimana coaching berperan dalam supervisi akademik.</p></li><li><p><strong>Feedback dari Praktisi atau Ahli Coaching</strong>: Mendapatkan insight atau umpan balik dari praktisi atau ahli coaching yang telah berpengalaman dalam supervisi akademik akan memberikan perspektif yang lebih dalam dan praktis tentang tantangan serta strategi keberhasilan dalam implementasi coaching.</p></li></ol></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-02 07:07:39 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/achyarade/vzr6hpvckmmpbdha/wish/3149760877</guid>
      </item>
      <item>
         <title>vina Apriliawati</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/achyarade/vzr6hpvckmmpbdha/wish/3149793212</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>Keterkaitan Coaching dan Supervisi Akademik:</p><p>Coaching mendukung pengembangan potensi guru dan Supervisi meningkatkan kualitas pembelajaran sehingga Keduanya mendorong refleksi diri dan pencapaian tujuan.</p></li><li><p>Kompetensi Coaching untuk Pemberdayaan Guru </p><p>Meningkatkan kesadaran diri, Menumbuhkan rasa percaya diri dan tanggung jawab, Mengembangkan keterampilan pemecahan masalah.</p><p>dan Memperkuat komunikasi antara supervisor dan guru.</p></li><li><p>Kebutuhan Memperkuat Pemahaman Modul Coaching:</p><p>Pelatihan praktik coaching langsung, Pemahaman pertanyaan reflektif, Studi kasus penerapan coaching dan Strategi mengatasi resistensi guru terhadap coaching</p></li></ol><p>&nbsp;</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-02 07:30:07 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/achyarade/vzr6hpvckmmpbdha/wish/3149793212</guid>
      </item>
      <item>
         <title>CEPI KUSDIANSYAH </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/achyarade/vzr6hpvckmmpbdha/wish/3150055014</link>
         <description><![CDATA[<p>1. Paradigma berpikir coaching dan prinsip-prinsipnya dapat membantu dalam supervisi akademik untuk memberdayakan guru dan meningkatkan kualitas pembelajaran:&nbsp;&nbsp;</p><p>A. Paradigma berpikir coaching</p><p>Paradigma berpikir coaching yang diperlukan dalam supervisi akademik adalah:&nbsp;</p><p>&nbsp;Fokus pada coachee&nbsp;</p><p>&nbsp;Bersikap terbuka dan ingin tahu&nbsp;</p><p>&nbsp;Memiliki kesadaran diri yang kuat&nbsp;</p><p>&nbsp;Mampu melihat peluang baru dan masa depan&nbsp;</p><p>&nbsp;</p><p>B. Prinsip-prinsip coaching</p><p>Prinsip-prinsip dasar coaching adalah:&nbsp;</p><p>&nbsp;Trust atau rasa percaya&nbsp;</p><p>&nbsp;Potential&nbsp;</p><p>&nbsp;Commitment&nbsp;</p><p>&nbsp;Execution&nbsp;</p><p>&nbsp;</p><p>C. Kompetensi coaching</p><p>Kompetensi inti yang penting dimiliki oleh seorang coach adalah:&nbsp;</p><p>&nbsp;Kehadiran penuh (presence)&nbsp;</p><p>&nbsp;Mendengarkan aktif (menyimak)&nbsp;</p><p>&nbsp;Mengajukan pertanyaan berbobot&nbsp;</p><p>D. Manfaat coaching</p><p>Coaching dapat membantu guru dalam:&nbsp;</p><p>&nbsp;Berpikir mendalam&nbsp;</p><p>&nbsp;Menggali potensi&nbsp;</p><p>Memotivasi internal untuk pembelajaran yang berpihak pada murid&nbsp;</p><p>Mengembangkan kompetensi diri&nbsp;</p><p>2. Kompetensi coaching dapat membantu proses pemberdayaan guru dalam pelaksanaan supervisi akademik dengan cara:&nbsp;</p><p>&nbsp;A. Membantu guru menemukan potensi</p><p>Coaching dapat membantu guru menemukan potensi positif dalam diri dan di sekitarnya untuk mengatasi masalah.&nbsp;</p><p>&nbsp;B. Memotivasi internal</p><p>Coaching dapat memotivasi guru untuk pembelajaran yang berpihak pada murid.&nbsp;</p><p>&nbsp;C. Meningkatkan kualitas pembelajaran</p><p>Coaching dapat meningkatkan kualitas pembelajaran dengan memberdayakan guru.&nbsp;</p><p>&nbsp;D. Membangun percakapan yang memberdayakan</p><p>Dalam supervisi akademik, supervisor dapat membangun percakapan yang memberdayakan potensi guru.&nbsp;</p><p>&nbsp;Beberapa kompetensi inti dalam coaching yang dapat diterapkan dalam supervisi akademik adalah: Mengajukan pertanyaan berbobot, Mendengarkan dengan aktif, Kehadiran penuh (presence).&nbsp;&nbsp;</p><p>Dalam supervisi akademik, supervisor dapat menggunakan berbagai percakapan coaching, seperti percakapan untuk perencanaan, pemecahan masalah, dan kalibrasi.</p><p>3. Penguatkan pemahaman terhadap modul coaching untuk supervisi akademik, agar saya bisa lebih jauh mempelajari kompetensi inti yang dapat diterapkan dalam percakapan coaching, yaitu: Kehadiran penuh (presence), Mendengarkan aktif (menyimak), Mengajukan pertanyaan berbobot.&nbsp;</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-02 10:42:33 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/achyarade/vzr6hpvckmmpbdha/wish/3150055014</guid>
      </item>
   </channel>
</rss>
