<?xml version="1.0"?>
<rss version="2.0">
   <channel>
      <title>Aksi Nyata_Topik 1_Filosofi Pendidikan Indonesia by SHOFI KURNIAWATI</title>
      <link>https://padlet.com/ppgshofikurniawati82/vm4q8shq19g224br</link>
      <description>Shofi Kurniawati</description>
      <language>en-us</language>
      <pubDate>2024-02-02 14:42:28 UTC</pubDate>
      <lastBuildDate>2024-02-02 15:04:17 UTC</lastBuildDate>
      <webMaster>hello@padlet.com</webMaster>
      <image>
         <url>https://padlet.net/icons/png/1f469-1f3eb.png</url>
      </image>
      <item>
         <title>Apa tiga hal baru yang saya pelajari dari materi Perjalanan Pendidikan Nasional?</title>
         <author>ppgshofikurniawati82</author>
         <link>https://padlet.com/ppgshofikurniawati82/vm4q8shq19g224br/wish/2871345564</link>
         <description><![CDATA[<p>Dalam materi Perjalanan Pendidikan Nasional ini, tiga hal yang saya pelajari dan saya dapatkan adalah:</p><ol><li><p>Saya menjadi lebih memahami mengenai perkembangan tujuan pendidikan nasional di Indonesia. Pada masa sebelum kemerdekaan, tujuan pendidikan nasional adalah untuk menciptakan tenaga kerja yang murah bagi penjajah. Setelah kemerdekaan, tujuan pendidikan nasional berubah menjadi mencerdaskan kehidupan bangsa. Saat ini, tujuan pendidikan nasional terus berkembang untuk menjawab kebutuhan zaman dan tuntutan globalisasi. Di dalam setiap perkembangan pendidikan tersebut, tentunya diikuti dengan perubahan sistem pendidikan, kurikulum, kebijakan pendidikan, dan sebagainya.</p></li><li><p>Saya semakin paham mengenai ragam praktik pendidikan di Indonesia yang membelenggu kemerdekaan peserta didik. Mulai dari praktik sebelum kemerdekaan hingga setelah kemerdekaan. Sebelum kemerdekaan, akses pendidikan terbatas dan hanya untuk kaum tertentu seperti para bangsawan. Setelah kemerdekaan pun masih ada beberapa praktik pendidikan yang membelenggu kemerdekaan peserta didik, salah satunya pembelajaran yang tidak berpusat pada peserta didik.</p></li><li><p>Saya menjadi lebih paham mengenai peran tokoh-tokoh pendidikan dalam perkembangan pendidikan nasional. Tokoh-tokoh seperti R.A. Kartini dan Ki Hajar Dewantara beserta pemikirannya. Dengan pemikiran pendidikan Ki Hajar Dewantara, saya belajar bahwa nantinya menjadi pendidik harus dapat memberikan kemerdekaan kepada peserta didik.</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-02-02 14:47:32 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/ppgshofikurniawati82/vm4q8shq19g224br/wish/2871345564</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Apa dua hal baru yang saya ingin ketahui lebih mendalam?</title>
         <author>ppgshofikurniawati82</author>
         <link>https://padlet.com/ppgshofikurniawati82/vm4q8shq19g224br/wish/2871347469</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>Pada pemikiran Ki Hajar Dewantara terdapat pemikiran mengenai konsep menghamba pada anak. Saya ingin mengetahui lebih mendalam bagaimana penerapan konsep tersebut dalam pembelajaran dan apakah konsep tersebut tepat diterapkan dalam kondisi pendidikan yang sekarang ini.</p></li><li><p>Saya tertarik mempelajari lebih mendalam mengenai filosofi pendidikan Ki Hajar Dewantara, yaitu ”Tut wuri handayani” yang menekankan pada pentingnya peran guru sebagai penuntun dan pembimbing bagi peserta didik. Saya ingin mempelajari bagaimana filosofi ini dapat diterapkan dalam pembelajaran modern dengan menggunakan metode pembelajaran yang inovatif dan berpusat pada peserta didik.</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-02-02 14:49:05 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/ppgshofikurniawati82/vm4q8shq19g224br/wish/2871347469</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Apa satu langkah konkrit yang segera saya lakukan setelah materi ini?</title>
         <author>ppgshofikurniawati82</author>
         <link>https://padlet.com/ppgshofikurniawati82/vm4q8shq19g224br/wish/2871348361</link>
         <description><![CDATA[<p>Setelah mempelajari materi ini, saya akan melakukan refleksi terhadap praktik pembelajaran yang telah saya lakukan maupun praktik pembelajaran yang saya terima selama saya menjadi peserta didik. Apakah praktik pembelajaran tersebut sudah sejalan dengan nilai dan prinsip pendidikan nasional? Apakah praktik pendidikan tersebut sudah memberi kemerdekaan kepada peserta didik?. Kemudian saya akan mendalami filosofi pendidikan Ki Hajar Dewantara, yaitu <em>Ing Ngarso Sung Tuladha, Ing Madya Mangun Karsa, Tut Wuri Handayani</em>. Seorang pendidik harus dapat memberi contoh, memberi perhatian, semangat, dan dorongan yang positif kepada peserta didik. Selain itu, saya sebagai pendidik akan berinovasi dengan menerapkan metode dan model pembelajaran yang berpusat pada peserta didik sehingga peserta didik dapat tertarik dan dapat mengembangkan kemampuannya.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-02-02 14:49:51 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/ppgshofikurniawati82/vm4q8shq19g224br/wish/2871348361</guid>
      </item>
   </channel>
</rss>
