<?xml version="1.0"?>
<rss version="2.0">
   <channel>
      <title>BAGDJA by Syamsuardi Saodi</title>
      <link>https://padlet.com/syamsuardi/vjopehd2t7v49ick</link>
      <description></description>
      <language>en-us</language>
      <pubDate>2024-07-26 05:45:49 UTC</pubDate>
      <lastBuildDate>2024-07-26 06:57:36 UTC</lastBuildDate>
      <webMaster>hello@padlet.com</webMaster>
      <image>
         <url></url>
      </image>
      <item>
         <title>Kelompok 1</title>
         <author>syamsuardi</author>
         <link>https://padlet.com/syamsuardi/vjopehd2t7v49ick/wish/3061697236</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>Buat Pertanyaan Utama: </p><p>Bagaimana cara merancang pembelajaran yang menarik, inovatif dan interaktif bagi peserta didik di era abad-21 serta bagaimana mengintegrasikan teknologi dalam merancang media pembelajaran  interaktif bagi peserta didik?</p><p><br/></p></li><li><p>Ambil Pelajaran:</p><p>Tersedianya dukungan teknologi oleh pihak sekolah yang memungkinkan guru untuk merancang media pembelajaran yang menarik, interaktif dan inovatif.</p><p><br/></p></li><li><p>Gali Mimpi:</p><p>Berdasarkan hasil observasi pada guru di sekolah kami berharap dapat memberikan edukasi terkait bagaimana mengintegrasikan teknologi dalam merancang sebuah media pembelajaran yang sesuai dengan tuntutan perkembangan zaman. Serta kami berharap melalui kegiatan ini para guru lebih kreatif dalam merancang pembelajaran.</p><p><br/></p></li><li><p>Jabarkan Rencana:</p><ol><li><p>Melaksanakan sosialisasi terkait webinar desain media pembelajaran menggunkan QUIZZIZ dan KAHOOT.</p></li><li><p>Komunikasi dengan pihak narasumber yang membawakan materi QUIZZIZ dan KAHOOT</p></li><li><p>Menyiapkan sarana dan prasarana yang mendukung kegiatan webinar.</p></li></ol><p><br/></p></li><li><p>Atur Ekseskusi:</p><p>Dalam tahap ini kami akan melaksanakan rencana yang telah kami rancang dengan melibatkan seluruh tim dan bekerjasama dengan dewan guru di UPT SPF SD Unggulan BTN PEMDA. Kami akan mengatur jadwal kegiatan, mempersiapkan materi dan narasumber, sosialisasi dan melibatkan seluruh guru dalam pelaksanaan webinar ini. Setelah proyek selesai kami akan mengadakan evaluasi bersama dengan kepala sekolah UPT SPF SD Unggulan BTN PEMDA.</p></li></ol><p><br/></p><p><br/></p><p><br/></p><p><br/></p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-07-26 05:48:57 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/syamsuardi/vjopehd2t7v49ick/wish/3061697236</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kelompok 2</title>
         <author>syamsuardi</author>
         <link>https://padlet.com/syamsuardi/vjopehd2t7v49ick/wish/3061697822</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>Buat Pertanyaan Utama:</p><ol><li><p>Apa tujuan pemanfaatan lahan kosong yang terbengkalai di lingkungan sekolah?</p></li><li><p>Mengapa Anda memilih lahan kosong tersebut untuk dijadikan sebagai lahan TOGA (Tanaman Obat Keluarga)?</p></li></ol></li><li><p>Ambil Pelajaran: </p><p>setelah melakukan observasi dan melihat permasalahan yang terjadi dilingkungan sekolah, kami bersepakat untuk mengelolah lahan yang terbengkalai tersebut menjadi lahan TOGA (Tanaman Obat Keluarga) dengan tujuan </p><ol><li><p>Memberikan pengalaman langsung kepada siswa tentang proses menanam, merawat, dan menanam tanaman obat,</p></li></ol><ol start="2"><li><p>Mengajarkan peserta didik tentang pentingnya hidup sehat dengan memanfaatkan tanaman obat sebagai alternatif pengobatan, </p></li><li><p>Serta menumbuhkan kesadaran siswa akan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan </p></li></ol><p><br></p></li><li><p>Gali Mimpi:</p><p>Berdasarkan permasalahan yang kami temukan mengenai pemanfaatan lahan kosong yang terbengkalai di lingkungan sekolah kami merekomendasikan untuk mengelolah lahan tersebut menjadi lahan TOGA (Tanaman Obat Keluarga), Agar terciptanya lingkungan sekolah yang sehat, aman, dan nyaman.</p></li><li><p>Jabarkan Rencana:</p><p>Daftar Rencana:</p><ol><li><p>Persiapan</p><ol><li><p>Adakan pertemuan tim untuk membagi tugas dan tanggung jawab</p></li><li><p>Menyediakan alat dan bahan</p></li><li><p>Mempelajari teknik menanam</p></li><li><p>Menentukan tujuan, sasaran, dan target program</p></li><li><p>Menyusun rencana kegiatan yang detail, termasuk timeline, anggaran, dan sumber daya yang dibutuhkan</p></li></ol></li><li><p>Pelaksanaan</p><ol><li><p>Memperkenalkan jenis tanaman yang termasuk tanaman obat tradisional ke peserta didik</p></li><li><p>Menjelaskan tata cara menanam yang baik dan benar</p></li><li><p>Mempersiapkan lahan yang akan ditanami</p></li><li><p>Melakukan penanaman TOGA (Tanaman Obat Keluarga)</p></li></ol></li><li><p>Penutup</p><p>Membuat dokumentasi kegiatan dalam bentuk foto, video dan laporan tertulis</p></li></ol></li><li><p>Atur Ekseskusi:</p><ol><li><p>Pihak yang terlibat : Mahasiswa, Peserta didik dan Guru Pamong dan DPL yang bersangkutan</p></li><li><p>Waktu Pelaksanaan : Tenggat waktu terkait proyek kelompok kami yaitu 1-2 bulan, mulai dari penyiapan lahan, menyiapkan alat dan bahan dan proses menanam TOGA</p></li></ol></li></ol><p><br></p><p><br></p><p><br></p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-07-26 05:50:49 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/syamsuardi/vjopehd2t7v49ick/wish/3061697822</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kelompok 3</title>
         <author>syamsuardi</author>
         <link>https://padlet.com/syamsuardi/vjopehd2t7v49ick/wish/3061697864</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>Buat Pertanyaan Utama: Bagaimana kita dapat mengubah persepsi dan perilaku masyarakat sekitar kami terkait pengelolaan sampah menjadi lebih positif melalui proyek EcoArt?</p><p><br/></p></li><li><p>Ambil Pelajaran: &nbsp;Proyek EcoArt diharapkan dapat memberikan pembelajaran sebagai berikut :</p><p><br/></p><ol><li><p>Pentingnya pengelolaan sampah yang berkelanjutan</p></li></ol><p>Peserta didik akan belajar tentang dampak negative sampah terhadap lingkungan dan pentingnya mengelola sampah dengan cara yang berkelanjutan.</p><ol start="2"><li><p>Kreativitas dan inovasi</p></li></ol><p>Peserta didik akan belajar menggunakan sampah sebagai bahan baku untuk membuat karya seni yang indah dan bermanfaat.</p><ol start="3"><li><p>Kerjasama dan kolaborasi</p></li></ol><p>Peserta didik akan belajar bekerja sama dengan orang lain untuk mencapai tujuan bersama.</p><ol start="4"><li><p>Keterlibatan masyarakat</p></li></ol><p>Peserta didik akan belajar tentang pentingnya melibatkan Masyarakat dalam Upaya pelestarian lingkungan.</p><ol start="5"><li><p>Kepemimpinan</p></li></ol><p>Peserta didik akan belajar bagaimana menjadi pemimpin yang dapat menginspirasi orang lain untuk mengambil Tindakan positif.</p><p><br/></p></li><li><p>Gali Mimpi: &nbsp;Melalui Proyek EcoArt kami berbmipi untuk :</p><p><br/></p><p>-&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Menciptakan lingkungan yang kreatif dan berkelanjutan Dimana Masyarakat terlibat aktif dalam mengubah sampah menjadi karya seni yang indah dan bermanfaat.</p><p>-&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Meningkatkan kesadaran Masyarakat tentang pentingnya pengelolaan sampah masyarakat akan tergerak untuk membuang sampah pada tempatnya, mendaur ulang sampah dan mengurangi penggunaa plastic sekali pakai.</p><p>-&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Menginspirasi generasi muda peserta didik akan menjadi agen perubahan yang menginspirasi orang lain untuk mengambil tindakan positif dalam menjaga lingkungan.</p><p>-&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Membangun komunitas yang peduli lingkungan Masyarakat akan bekerjasama untuk menjaga lingkungan dan menciptakan masa depan yang lebih berkelanjutan.</p><p><br/></p></li><li><p>Jabarkan Rencana: &nbsp;Berikut adalah rencana kegiatan untuk proyek EcoArt</p><p><br/></p><p>1.&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Pendidikan dan Pelatihan</p><p>-&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Mengadakan workshop tentang pengelolaan sampah dan seni daur ulang untuk peserta didik dan Masyarakat.</p><p>-&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Mengundang ahli lingkungan untuk memberikan edukasi dan inspirasi.</p><p>-&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Membentuk kelompok-kelompok kecil untuk mendampingi siswa dalam proses pembuatan karya seni.</p><p>2.&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Kampanye Media Sosial</p><p>-&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Membuat akun media sosial untuk proyek EcoArt dan menyebarkan informasi tentang kegiatan proyek.</p><p>-&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Mengadakan konteks dan challenge di media sosial untuk meningkatkan partisipasi masyarakat.</p><p>-&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Bekerjasama dengan influencer untuk mempromosikan proyek EcoArt kepada masyarakat yang lebih luas.</p><p>3.&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Pameran dan Acara Komunitas</p><p>-&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Mengadakan pameran karya seni yang dibuat dari sampah untuk menunjukkan hasil dari proyek EcoArt</p><p>-&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; &nbsp;Mengadakan acara komunitas seperti workshop, pertunjukan seni, dan kegiatan bersih-bersih lingkungan.</p><p>-&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Bekerjasama dengan organisasi local dan pemerintah untuk memperluas jangkauan proek EcoArt.</p><p><br/></p></li><li><p>Atur Ekseskusi: 1.&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Minggu 1-2</p><p>-&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Menyusun jadwal rinci untuk setiap kegiatan proyek.</p><p>-&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Membentuk tim proyek dan mendelegasikan tugas.</p><p>-&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Memulai kampanye media sosial untuk mempromoskan proyek.</p><p>2.&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Minggu 3-4</p><p>-&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Mengadakan workshop tentang pengelolaan sampah dan seni daur ulang untuk peserta didik.</p><p>-&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Membentuk kelompok-kelompok kecil untuk mendampingi peserta didik dalam proses pembuatan karya senin.</p><p>-&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Mempersiapkan pameran karya seni.</p><p>3.&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Minggu 5</p><p>-&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Mengadakan pameran karya seni</p><p>-&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Mengadakan acara komunitas seperti workshop dan kegiatan bersih-bersih lingkungan.</p><p>-&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Mengevaluasi kemajuan proyek dan melakukan penyesuaian jika diperlukan.</p><p>-&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Mempersiapkan dokumentasi dan lporan akhir proyek.</p><p>Menyelesaikan laporan akhir proyek.</p></li></ol><p><br/></p><p><br/></p><p><br/></p><p><br/></p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-07-26 05:50:55 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/syamsuardi/vjopehd2t7v49ick/wish/3061697864</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kelompok 4</title>
         <author>syamsuardi</author>
         <link>https://padlet.com/syamsuardi/vjopehd2t7v49ick/wish/3061698033</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>Buat Pertanyaan Utama: Apa yang harus dilakukan agar mencegah terjadinya perilaku bully di lingkungan sekolah?</p><p>a. Memberikan penjelasan mengenai apa itu bully</p><p>b. Menyadarkan pentingnya peran orang tua dan c.Pendidik dalam mengatasi perilaku bullying pada anak</p><p><br/></p></li><li><p>Ambil Pelajaran: Bagaimana menanamkan kebiasaan yang baik pada anak agar tidak melakukan bullying</p><p>a. Mengajarkan anak untuk selalu menghargau dan menghormati orang lain  </p><p>b. Mengajarkan anak agar untuk selalu berfikir sebelum bertindak dan memahami bahwa tindakan bullying dapat meyakiti perasaan orang lain  </p><p>c. Memberikan pemahaman tentang pentingnya empati dan balas kasih dalam hubungan antar manusia</p><p><br/></p></li><li><p>Gali Mimpi: Hal positif apa yang terjadi jika tidak melakukan perilaku bullying ?</p><p>a. Menciptakan Lingkungan Belajar yang Aman dan Nyaman : Ketika tidak ada bullying, siswa merasa lebih aman dan nyaman di lingkungan sekolah. Mereka dapat fokus pada pembelajaran dan perkembangan pribadi tanpa takut atau terganggu oleh intimidasi atau kekerasan.  </p><p>b. Meningkatkan Kesejahteraan Emosional: Tanpa adanya bullying, siswa lebih mungkin merasa bahagia dan memiliki kesejahteraan emosional yang lebih baik. Mereka tidak mengalami stres, kecemasan, atau depresi yang dapat timbul akibat pengalaman bullying. </p><p> c. Meningkatkan Prestasi Akademik: Lingkungan yang bebas dari bullying memungkinkan siswa untuk fokus sepenuhnya pada pembelajaran. Hal ini dapat meningkatkan prestasi akademik mereka karena mereka dapat mengoptimalkan potensi mereka tanpa distraksi atau ketakutan.</p><p><br/></p></li><li><p>Jabarkan Rencana: Hal positif apa yang terbentuk jika tidak melakukan pembullyan?</p><p>a. Meningkatkan kesadaran tentang bahaya perilaku bully. Pendidikan dan sosialisasi yang intensif tentang dampak negatif dari bullying dapat membantu mengurangi insiden tersebut.</p><p>b. Membentuk lingkungan yang aman dan mendukung. Menciptakan lingkungan yang inklusif, aman, dan mendukung akan membantu individu merasa nyaman dan aman untuk berinteraksi tanpa takut menjadi korban bullying</p><p>c. Melibatkan seluruh stakeholder dalam pencegahan bully. Membuat kebijakan dan program anti-bullying yang melibatkan semua pihak, mulai dari sekolah, orang tua, masyarakat, hingga pihak terkait lainnya, akan membantu mewujudkan lingkungan yang bebas dari perilaku bully.</p><p><br/></p></li><li><p>Atur Ekseskusi: Langkah apa yang diperlukan untuk mewujudkan kesadaran akan perilaku bullying?</p><p>a. Edukasi: Memberikan informasi mengenai apa itu bullying, jenis-jenis bullying, dan dampak negatif yang ditimbulkan oleh perilaku bullying kepada individu, kelompok, maupun masyarakat secara umum.</p><p>b. Pelatihan dan pembinaan: Memberikan pelatihan kepada guru, orangtua, dan orang dewasa lainnya untuk mengenali tanda-tanda bullying, cara mengatasi, serta mencegah perilaku bullying.</p><p>c. Menyediakan tempat aman untuk korban bullying: Membuat layanan konseling dan dukungan sosial bagi korban bullying sehingga mereka dapat merasa didengar dan didukung.</p><p>d. Kolaborasi antar stakeholder: Melibatkan seluruh pihak terkait seperti sekolah, keluarga, lembaga pemerintah, dan masyarakat dalam upaya pencegahan dan penanggulangan bullying.</p></li></ol><p><br/></p><p><br/></p><p><br/></p><p><br/></p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-07-26 05:51:25 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/syamsuardi/vjopehd2t7v49ick/wish/3061698033</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kelompok 5</title>
         <author>syamsuardi</author>
         <link>https://padlet.com/syamsuardi/vjopehd2t7v49ick/wish/3061698072</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>Buat Pertanyaan Utama: Pada tahap ini, merumuskan pertanyaan yang dapat menentukan arah penelusuran terkait prakarsa perubahan yang ingin dijalankan oleh mahasiswa bersama peserta didik di UPT SPF SD Inpres Unggulan BTN Pemda. Pada tahap ini mahasiswa membuat pertanyaan terkait tujuan yang ingin dicapai yakni Eco Enzim sebagai solusi penanganan sampah organik di sekolah. Berikut daftar pertanyaan untuk menentukan arah tujuan yang ingin dicapai:</p><p>a. Bagaimana memberi kesadaran kepada peserta didik tentang pentingnya kebersihan lingkungan sekitar?</p><p>b. Bagaimana agar peserta didik tertarik untuk belajar tentang pengolahan sampah?</p><p>c. Bagaimana memotivasi peserta didik agar bisa menghasilkan sesuatu yang bermanfaat dari sampah?</p><p>d. Bagaimana memberikan solusi inovatif yang dapat digunakan untuk mengelolah sampah organik?</p><p><br/></p></li><li><p>Ambil Pelajaran: Pada tahap ini mahasiswa dan peserta didik mengumpulkan, mengungkap dan meneliti berbagai pengalaman positif yang telah dicapai di sekolah.</p><p><br/></p></li><li><p>Gali Mimpi: Eco enzim dapat menjadi salah satu solusi pengolahan limbah organik menjadi suatu produk yang dapat dimanfaatkan kembali. Hasil dari eco enzim dapat digunakan sebagai bahan pembuatan sabun, desinfektan, pupuk alami untuk tanaman, dan berbagai produk lainnya.</p><p><br/></p></li><li><p>Jabarkan Rencana: Pada tahap ini kami mengharapkan kegiatan belajar bersama yang dilakukan peserta didik sesuai dengan tujuan yang diharapkan yakni mengelolah sampah organik melalui pembuatan eco enzim. Harapan untuk kegiatan ini adalah agar peserta didik lebih mencintai lingkungan serta lebih memahami manfaat yang bisa diperoleh dari pengolahan sampah organik tersebut.</p><p><br/></p></li><li><p>Atur Ekseskusi: Pelaksanaan proyek dapat mulai dilakukan sesegara mungkin dengan estimasi waktu panen 3 bulan. Dengan melibatkan masyarakat sekolah dalam hal ini peserta didik dan seluruh warga sekolah untuk berpartisipasi mengumpulkan bahan dan memproduksi eco enzim. Pembuatan eco enzim akan dilaksanakan bersama dengan pengaturan dan pembagian tugas anggota projek menjadi beberapa bagian dengan tugas masing-masing.</p><p>Ketua : Tri Vitria (bertugas untuk mengkoordinasi seluruh kegiatan pembuatan eco-enzim)</p><p>Anggota : Triana Musryani dan Vera Sukardi (bertugas untuk menjalankan kegiatan pembuatan eco enzim)</p></li></ol><p><br/></p><p><br/></p><p><br/></p><p><br/></p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-07-26 05:51:32 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/syamsuardi/vjopehd2t7v49ick/wish/3061698072</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kelompok 6</title>
         <author>syamsuardi</author>
         <link>https://padlet.com/syamsuardi/vjopehd2t7v49ick/wish/3061698196</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>Buat Pertanyaan Utama: </p><p>Apa yang kami lakukan agar peserta didik di SD Inpres Unggulan BTN Pemda terbiasa melakukan budaya tabe’ ketika lewat di depan guru atau teman sejawat?</p><p>Jawaban</p><ul><li><p>Memberikan edukasi tentang pembiasaan budaya tabe’</p></li><li><p>Berdiskusi dengan guru pamong atau guru lain tentang perubahan sikap sopan peserta didik</p></li><li><p>Membiasakan peserta didik untuk menerapkan budaya tabe’ saat berpapasan dengan guru atau teman sejawat</p></li></ul></li><li><p>Ambil Pelajaran: </p><ul><li><p>Bagaimana menambahkan kebiasaan</p><p>budaya tabe’ dalam kehidupan sehari-hari?</p></li><li><p>Bagaimana peserta didik mengambil nilai/makna  tentang pentingnya budaya Tabe' bagi kehidupan sehari-hari?</p></li></ul><p>jawaban </p><ul><li><p>Memberikan contoh nyata sikap sopan melalui budaya tabe</p></li><li><p>Mengedukasi orang tua mengenai pentingnya mengajarkan budaya tabe’ di lingkungan keluarga</p></li><li><p>Memasukkan budaya tabe’ dalan kegiatan pembelajaran misalnya dengan pendekatan CRT</p></li><li><p>Memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk merefleksikan dari kebiasaan dalam menerapkan budaya Tabe'</p></li></ul></li><li><p>Gali Mimpi:</p><ul><li><p>Hal positif apa yang akan terbentuk jika peserta didik terbiasa bersikap sopan dengan menerapkan budaya tabe’ dalam kehidupan sehari-hari?</p></li><li><p>Bagaimana situasi di sekolah jika semua peserta didik dapat bersikap sopan melalui pembiasaan budaya tabe’?</p></li></ul><p>Jawaban</p><ul><li><p>Terbentuknya karakter sopan pada peserta didik</p></li><li><p>Terciptanya lingkungan sekolah yang kondusif</p></li></ul></li><li><p>Jabarkan Rencana:</p><p>Langkah apa saja yang diperlukan untuk mewujudkan peserta didik yang sopan melalui pembiasaan budaya tabe’?</p><p>Jawaban </p><ul><li><p>Kerjasama dari semua guru untuk memberi nasehat kepada peserta didik jika tidak sopan saat berpapasan dengan guru/teman sejawatnya</p></li><li><p>Mengadakan pertemuan dengan orang tua untuk mengedukasi budaya tabe’ atau bersikap sopan yang diawali dari lingkungan terdekat peserta didik yaitu keluarga</p></li><li><p>Memberikan apresiasi kepada peserta didik yang telah berhasil menerapkan budaya tabe’</p></li></ul></li><li><p>Atur Ekseskusi:</p><p>Siapa saja yang berperan dalam mewujudkan peserta didik yang bersikap sopan melalui pembiasaan budaya tabe’?</p><p>Jawaban</p><p>Bukan hanya wali kelas yang berperan, namun juga seluruh warga sekolah baik kepala sekolah, tata usaha, guru kelas lain dan warga sekolah lainnya termasuk keluarga dan masyarakat sekitar sekolah.</p></li></ol><p><br/></p><p><br/></p><p><br/></p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-07-26 05:51:37 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/syamsuardi/vjopehd2t7v49ick/wish/3061698196</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kelompok 7</title>
         <author>syamsuardi</author>
         <link>https://padlet.com/syamsuardi/vjopehd2t7v49ick/wish/3061698229</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>Buat Pertanyaan Utama:</p><p>Pertanyaan: Aktivitas apa yang harus dilakukan agar Green House di sekolah dapat dimanfaatkan secara optimal?</p><p>Tindakan Penyelidikan: </p><p>1. Melakukan diskusi bersama teman-teman dan guru di     sekolah untuk meminta saran.</p><p>2. Melakukan riset tentang cara memanfaatkan lahan  </p><p>    Green House secara optimal.</p><p><br></p></li><li><p>Ambil Pelajaran:</p><p>Pertanyaan: Bagaimana cara memanfaatkan Green House untuk menanam tanaman hidroponik?</p><p>Tindakan Penyelidikan: </p><p>1. Melakukan riset tentang cara menanam tanaman hidroponik dari berbagai sumber.</p><p>2. Melakukan wawancara dengan pakar atau ahli.</p><p><br></p></li><li><p>Gali Mimpi:</p><p>Pertanyaan: Apa saja yang dapat siswa peroleh ketika mempelajari cara menanam tanaman hidroponik?</p><p>Tindakan Penyelidikan: Meningkatkan pengetahuan siswa tentang tanaman hidroponik dan menumbuhkan minat mereka terhadap sains.</p><p><br></p></li><li><p>Jabarkan Rencana:</p><p>Pertanyaan: Apa langkah-langkah menyiapkan tanaman hidroponik?</p><p>Tindakan Penyelidikan:</p><p>1. Menyusun rencana kerja yang detail (Menentukan  </p><p>    jenis hidroponik yang akan digunakan).</p><p>2. Menentukan timeline (Menjadwalkan kegiatan  </p><p>    proyek).</p><p>3. Menentukan anggaran proyek (Membuat daftar alat </p><p>    dan bahan yang dibutuhkan).</p><p><br></p></li><li><p>Atur Ekseskusi:</p><p>Pertanyaan: </p><p>1. Siapa saja yang akan dilibatkan dalam proyek ini?</p><p>2. Kapan proyek ini selesai?</p><p>Tindakan Penyelidikan: </p><p>1. Menyusun siapa saja tim kerja dan deskripsi tugas </p><p>   setiap anggota.</p><p>2. Menentukan tenggat waktu untuk menyelesaikan </p><p>    proyek.</p></li></ol><p><br></p><p><br></p><p><br></p><p><br></p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-07-26 05:51:42 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/syamsuardi/vjopehd2t7v49ick/wish/3061698229</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kelompok 8</title>
         <author>syamsuardi</author>
         <link>https://padlet.com/syamsuardi/vjopehd2t7v49ick/wish/3061698260</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>Buat Pertanyaan Utama:</p><ul><li><p>Pertanyaan</p><p>apa yang harus saya lakukan (sebagai bentuk menumbuhkan karakter dan moral sejak dini melalui digital storytelling).</p></li><li><p>Tindakan</p><p>Yang perlu dilakukan untuk menjawab pertanyaan :</p><ol><li><p>Mengajak teman sejawat untuk mendiskusikan terkait bagaimana menumbuhkan karakter dan moral sejak dini </p></li><li><p>Mencari referensi penggunaan digital storytelling</p></li><li><p>Membaca literatur bagaimana menumbuhkan karakter dan moral sejak dini melalui digit storytelling</p></li></ol></li></ul></li><li><p>Ambil Pelajaran:</p><p>Pertanyaan</p><ul><li><p>Siapakah di sekolah/dll yang mempunyai relasi/pengalaman tlalam mengembangkan penggunaan digital storytelling?</p></li><li><p>Media apa saja yang dapat digunakan dalam mengembangkan penggunaan digital storytelling?</p></li><li><p>Situasi apa yang dapat dilihat dalam mengembangkan penggunaan digital storytelling?</p></li><li><p>Digital Storytelling apa yang dapat menumbuhkan karakter dan moral sejak dini siswa/anak?</p></li></ul><p>Tindakan</p><p>Penyelidikan yang perlu dilakukan untuk menjawab pertanyaan:</p><ul><li><p>Melakukan survei pendapat guru terkait penggunaan digital storytelling pada siswa/anak</p></li><li><p>Mencari media yang dapat digunakan untuk mendukung dalam mengembangkan penggunaan digital storytelling</p></li><li><p>Mencari berbagai storytelling yang dapat menumbuhkan karakter dan moral siswa/anak sejak dini</p></li></ul></li><li><p>Gali Mimpi:</p><p>Pertanyaan </p><ul><li><p>Apa yang dapat saya lakukan dan teknologi apa yang baik saya gunakan agar ide konten digital storytelling terus berkembang menjadi sesuatu yang dapat terus dinikmati kapan dan di manapun siswa berada dan dapat menumbuhkan karakter dan moral positif?</p><p><br></p><p>Tindakan</p><ul><li><p>Mengeksplor sumber daya yang dapat dimanfaatkan.</p></li><li><p>Melibatkan berbagai pihak, baik peserta didik, guru, dan lain- lain.</p></li></ul></li></ul></li><li><p>Jabarkan Rencana:</p><p>Pertanyaan</p><p>1. Apa langka paling sederhana yang bisa dilakukan untuk menumbuhkan karakter dan moral melalui digital storytelling?</p><p>2. Apa langkah terobosan yang bisa dilakukan untuk menguatkan praktik di sekolah?</p><p>Tindakan</p><p>Penyelidikan yang perlu dilakukan untuk menjawab pertanyaan</p><ul><li><p>Membuat daftar pertanyaan untuk berdialog dengan peserta didik tentang, Apa yang kalian tonton ketika membuka platform berbagi video pada smartphone?; Apa yang kalian rasakan atau peroleh setelah itu?</p></li><li><p>Melakukan diskusi dengan pihak sekolah untuk mengadakan di beberapa kesempatan menggunakan digital storytelling pada kegiatan literasi baik di luar maupun di dalam kelas</p></li></ul></li><li><p>Atur Ekseskusi:</p></li></ol><p>Pertanyaan </p><ul><li><p>Siapa yang akan membantu menyiapkan/membuat konten digital storytelling yang mampu menumbuhkaan karakter dan moral peserta didik? </p></li><li><p>Siapa yang bisa memantau keberlanjutan kegiatan literasi digital storytelling agar tetap menjadi salah satu pembiasaan peserta didik baik di rumah dan di sekolah.?</p></li></ul><p><br></p><p>Tindakan</p><ul><li><p>Mengajak guru/kepala sekolah/ dan seluruh warga sekolah untuk berkreasi dengan teknologi digital.</p></li><li><p>Mengajak guru/kepala sekolah dan seluruh warga sekolah untuk menjadikan digital story telling sebagai salah satu bagian dari bentuk kegiatan literasi di sekolah.</p></li><li><p>Selasa Literasi, selain dengar membaca buku, diselingi dengan digital storytelling</p></li></ul><p><br></p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-07-26 05:51:48 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/syamsuardi/vjopehd2t7v49ick/wish/3061698260</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kelompok 9</title>
         <author>syamsuardi</author>
         <link>https://padlet.com/syamsuardi/vjopehd2t7v49ick/wish/3061698301</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>Buat Pertanyaan Utama:</p><p>Bagaimana kondisi pengelolaan barang bekas dan kreativitas peserta didik di Sekolah Dasar?</p></li><li><p>Ambil Pelajaran:</p><p>Menumbuhkan kreativitas peserta didik dalam mengolah barang bekas menjadi sesuatu yang berguna</p></li><li><p>Gali Mimpi:</p><ol><li><p>Sekolah yang memiliki budaya peduli lingkungan dan mendorong kreativitas peserta didik dalam memanfaatkan barang bekas</p></li><li><p>Peserta didik memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan mampu menghasilkan karya kreatif dari barang bekas</p></li></ol></li><li><p>Jabarkan Rencana:</p><ol><li><p>Menyediakan wadah bagi peserta didik untuk belajar dan berkreasi dengan memanfaatkan barang bekas</p></li><li><p>Mengadakan kegiatan pameran karya kreatif dari barang bekas hasil kreasi peserta didik</p></li><li><p>Bekerja sama dengan guru kelas dan kepala sekolah</p></li></ol></li><li><p>Atur Ekseskusi:</p><ol><li><p>Menentukan waktu pelaksanaan program, anggaran yang dibutuhkan, dan sumber pendanaan</p></li><li><p>Melakukan promosi dan publikasi program melalui media sosial, website, dan poster</p></li><li><p>Melakukan monitoring dan evaluasi program secara berkala untuk mengetahui efektivitas program</p></li></ol></li></ol><p><br></p><p><br></p><p><br></p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-07-26 05:51:55 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/syamsuardi/vjopehd2t7v49ick/wish/3061698301</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kelompok 10</title>
         <author>syamsuardi</author>
         <link>https://padlet.com/syamsuardi/vjopehd2t7v49ick/wish/3061698344</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>Buat Pertanyaan Utama:</p><p>Apa yang harus kami lakukan agar siswa di SDI Unggulan BTN Pemda terbiasa berbuat dan berbicara dengan sopan?</p><p>a. Membiasakan penggunaan bahasa yang baik saat berkomunikasi dengan siswa dan warga sekolah yang lain.</p><p>b. Berdiskusi dengan guru lain tentang perubahan sopan santun siswa</p><p><br/></p></li><li><p>Ambil Pelajaran:</p><ol><li><p>Bagaimana menambahkan kebiasaan yang baik dalam kehidupan sehari-hari?</p></li><li><p>Siapa saja siswa yang sudah bisa berbahasa dengan sopan?</p><p>a. Memberi contoh nyata penggunaan bahasa yang baik dan sopan.</p><p>b. Membiasakan penggunaan bahasa yang baik dan sopan dengan bahasa Indonesia yang baik dan benar.</p></li></ol></li><li><p>Gali Mimpi:</p><ol><li><p>Hal positif apa yang akan terbentuk jika siswa terbiasa berbicara dengan sopan dan baik dalam kehidupan sehari-hari?</p></li><li><p>Bagaimana situasi di sekolah jika semua siswa dapat berbuat dan berkata dengan sopan?</p><p>a. Terciptanya lingkungan sekolah yang damai, rukun dan kondusif.</p><p>b. Akan terbentuk karakter yang baik.</p><p>c. Kedekatan guru dan siswa akan semakin terjalin dengan baik.</p></li></ol></li><li><p>Jabarkan Rencana:</p><p>Langkah apa yang diperlukan untuk mewujudkan siswa yang terbiasa berbuat dan berbicara sopan?</p><ol><li><p>Adanya sangsi yang tidak memberatkan seperti ditulis dijurnal siswa ataupun dipanggil guru kelas untuk dibina.</p></li><li><p>Kerjasama dari semua guru untuk menegur siswa yang berbicara dengan sopan.</p></li></ol></li><li><p>Atur Ekseskusi:</p><p>Siapa saja yang berperan dalam mewujudkan siswa yang terbiasa berbuat dan berbicara sopan?</p><p>Hal ini tidak menjadi guru kelas, melainkan semua guru bidang studi di sekolah. Saya sebagai guru kelas juga memberikan pembinaan dan teladan pada siswa agar mempunyai kebiasaan berbicara yang baik dan sopan.</p></li></ol><p><br/></p><p><br/></p><p><br/></p><p><br/></p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-07-26 05:52:01 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/syamsuardi/vjopehd2t7v49ick/wish/3061698344</guid>
      </item>
   </channel>
</rss>
