<?xml version="1.0"?>
<rss version="2.0">
   <channel>
      <title>Language Assesment for Semester 5 by rahmatika kayyis</title>
      <link>https://padlet.com/kayyis/vj9lmv23p6g8371u</link>
      <description>Make a group of trees, each of the members responsible for one article, please write down what you have known about how to make a reading test</description>
      <language>en-us</language>
      <pubDate>2022-11-30 23:48:36 UTC</pubDate>
      <lastBuildDate>2022-12-08 01:26:19 UTC</lastBuildDate>
      <webMaster>hello@padlet.com</webMaster>
      <image>
         <url>https://padlet.net/icons/png/1f989.png</url>
      </image>
      <item>
         <title>THE TASK!</title>
         <author>kayyis</author>
         <link>https://padlet.com/kayyis/vj9lmv23p6g8371u/wish/2404343328</link>
         <description><![CDATA[<div>WRITE YOUR NAME, THE TITLE OF ARTICLE, AND THE PARAGRAPHS ABOUT WHAT YOU'VE KNOWN FROM THE ARTICLE?</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-11-30 23:58:07 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/kayyis/vj9lmv23p6g8371u/wish/2404343328</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Rendika Agustian</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/kayyis/vj9lmv23p6g8371u/wish/2404505885</link>
         <description><![CDATA[<div>The Process of developing a reading test: a riview artikel<br><br>Dalam mengetes kemampuan membaca bisa melibatkan dari panjangnya teks dan jenis teks untuk mengetahui kelancaran membaca siswa. Pemahaman siswa dapat di tes dari pemahaman teks yang di baca misal artikel,&nbsp; naratif teks, dan jenis teks lainnya. Tes yang dilakukan dapat berupa pilihan ganda, menjodohkan ketepatan teks atau memberikan informasi tabel. Siswa akan lebih mudah menjawab tes dalam bentuk pilihan ganda, namun dalam teks sastra pilihan ganda kurang cocok dan harus di hindari karena item yang berbeda memiliki fungsi kognitif yang berbeda dalam tes tersebut. Penelitian telah membuktikan bahwa pilihan ganda cocok dalam mengetes pemahaman reading siswa. Ukuran pemahaman siswa mencakup faktor-faktor kontekstual seperti jenis teks, topik, tema, dan tujuan, dan mempertahankan sub skill yang berbeda, pemulihan informasi eksplisit, menafsirkan isi teks, atau evaluasi kritis. Pengembang juga harus mempertimbangkan aspek dalam item tes.&nbsp;</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-12-01 02:36:33 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/kayyis/vj9lmv23p6g8371u/wish/2404505885</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Nama : Rachel Juliana putri (Npm 2020406404016) Judul article : Developing and validating reading test</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/kayyis/vj9lmv23p6g8371u/wish/2404506358</link>
         <description><![CDATA[<div>Hasil analisis:&nbsp;<br>Reading test diperlukan siswa guna memahami teks bacaan dalam wacana bahasa serta mengembangkan kompetensi linguistik maupun pemikiran kritis. Reading test yang dilakukan pendidik seringkali kurang efektif dan justru membingungkan siswa. Reading test yang ada dalam penelitian artikel dirancang dengan mengacu pada kompetensi dasar kurikulum Indonesia dan indikator yang diperlukan siswa EFL, serta menggunakan siklus research (Borg, W.R.&amp; Gall, J. P. 2003). Validasi dan realibilitas keefektifan maupun evaluasi dilakukan guna mengetahui hasil uji penerapan dilapangan tentang pengembangan Reading test yang dilakukan dan hasilnya mampu membantu guru mengetahui struktur test yang sesuai untuk siswa dalam menguasai pemahaman dalam teks bacaan.&nbsp;</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-12-01 02:37:03 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/kayyis/vj9lmv23p6g8371u/wish/2404506358</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Rendika Agustian (2020406404033) </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/kayyis/vj9lmv23p6g8371u/wish/2404509710</link>
         <description><![CDATA[<div>The Process of developing a reading test : a review article<br><br>Hasil analisis:<br>Dalam mengetes kemampuan membaca bisa melibatkan dari panjangnya teks dan jenis teks untuk mengetahui kelancaran membaca siswa. Pemahaman siswa dapat di tes dari pemahaman teks yang di baca misal artikel,&nbsp; naratif teks, dan jenis teks lainnya. Tes yang dilakukan dapat berupa pilihan ganda, menjodohkan ketepatan teks atau memberikan informasi tabel. Siswa akan lebih mudah menjawab tes dalam bentuk pilihan ganda, namun dalam teks sastra pilihan ganda kurang cocok dan harus di hindari karena item yang berbeda memiliki fungsi kognitif yang berbeda dalam tes tersebut. Penelitian telah membuktikan bahwa pilihan ganda cocok dalam mengetes pemahaman reading siswa. Ukuran pemahaman siswa mencakup faktor-faktor kontekstual seperti jenis teks, topik, tema, dan tujuan, dan mempertahankan sub skill yang berbeda, pemulihan informasi eksplisit, menafsirkan isi teks, atau evaluasi kritis. Pengembang juga harus mempertimbangkan aspek dalam item tes. Taksonomi bloom mengembangkan tes membaca siswa yaitu dari knowledge, comprehension aplication, analysis, syntesis dan eveluation</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-12-01 02:40:14 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/kayyis/vj9lmv23p6g8371u/wish/2404509710</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Nama : Laela Anggraeni,npm : 2020406404027 , Judul article : Guidelines for Developing a Reading Test in EFL Context </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/kayyis/vj9lmv23p6g8371u/wish/2404543420</link>
         <description><![CDATA[<div>Hasil analisis :&nbsp;<br><br>Di dalam konteks EFL&nbsp; reading meluas mencakup beberapa hal penting seperti untuk pengaturan kelas ,proses pembelajaran dan aspek sosiokultural .Terdapat beberapa pedoman praktis dalam mengembangkan tes reading&nbsp; dalam konteks EFL yang meliputi beberapa langkah seperti : prepare a test blueprint, design the test, choose appropriate and relevant reading materials,write variety of test questions, fairness in terms mark distributions ,scoring and test selection ,and ensure reliable rating .&nbsp; Sekaligus beberapa strategi untuk reading dan juga&nbsp; sampel teks dan latihan reading&nbsp; juga disediakan untuk menawarkan perspektif baru tentang reading yang efektif . Bentuk exercises reading untuk level elementary berupa pemaparan sebuah teks dan pertanyaan terkait teks yang telah dibaca ,pertanyaan tersebut mencakup 6 aspect&nbsp; : literal , comprehension, evaluation,inference, reorganization and personal response. Adapun&nbsp; jenis-jenis pertanyaan yang diharapkan dapat berguna dalam membantu pembelajar EFL .</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-12-01 03:12:05 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/kayyis/vj9lmv23p6g8371u/wish/2404543420</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Nama: Umi Kholifah (2020406404025), Judul article: The Process of Developing a Reading Test: A Review Article</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/kayyis/vj9lmv23p6g8371u/wish/2405079798</link>
         <description><![CDATA[<div>Hasil analisis:<br><br>Setelah membaca artikel ini saya mengetahui Kriteria pengembangan tes keterampilan membaca, dalam tes membaca pemilihan teks melibatkan beberapa aspek seperti Panjang teks, level, jenis teks (artikel, narative text, dll) dan minat siswa. Jenis tes yang digunakan dapat berupa pertanyaan terbuka, pilihan ganda, Teknik mengisi celah dan juga tes cloze, disesuaikan dengan jenis teks yg di ujikan. Dalam membuat tes, taksonomi Bloom tidak dapat diabaikan karena Bloom menggunakan tingkat pembelajaran kognitif yang akan membantu dalam pengembangan tes membaca sesuai dengan tingkat, usia, dan kebutuhan peserta tes.<br>Untuk mengembangkan tes membaca dapat menggunakan pendekatan top-down, bottom-up, dan interactive treatment.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-12-01 12:57:46 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/kayyis/vj9lmv23p6g8371u/wish/2405079798</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Nama: Risdiyanto                    Npm: 2020406404017                    Judul artikel: Guidelines for developing a reading test in EFL Context  </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/kayyis/vj9lmv23p6g8371u/wish/2405088663</link>
         <description><![CDATA[<div>Guidelines for Developing a Reading Test in EFL Context<br><br>Hasil analisa<br><br>Hal baru yang saya pelajari setelah membaca artikel ini adalah input tentang membaca dalam sudut pandang bahasa Inggris<br>Bagaimana pentingnya membaca dalam pembelajaran menurut pendapat para ahli&nbsp;<br><br>Selain itu, input yang saya dapat adalah tentang penyusunan penelitian dalam aspek reading secara step by step seperti menyusun blueprint, menentukan strategi, mendesain tes, memilih materi yang sesuai dll.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-12-01 13:05:11 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/kayyis/vj9lmv23p6g8371u/wish/2405088663</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Nama: Mega Aulia Valentin (2020406404010)</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/kayyis/vj9lmv23p6g8371u/wish/2405100220</link>
         <description><![CDATA[<div>Judul Artikel: Developing and Validating EFL Reading Test<br><br>Artikel ini membahas tentang mengembangkan dan memvalidasi terkait tes membaca EFL. Dalam membuat tes membaca itu berdasarkan kompetensi dasar dan indikator 
pembelajaran dan memenuhi kriteria membaca yang baik. Kriteria tersebut yaitu validitas, reliabilitas, diskriminasi, kepraktisan, dan keaslian. Kemudian, untuk merancang tes membaca, penulis menggunakan tahapan pengembangan yang dikemukakan oleh (Borg, WR &amp; Gall, JP, 2003) 
Tahapannya yaitu melakukan analisis kebutuhan, perencanaan, mengembangkan bentuk awal produk, uji coba lapangan awal, revisi produk utama, lapangan utama pengujian, revisi produk operasional, dan produk akhir. Tahapan tersebut dilakukan untuk mengetahui soal yang tingkatannya sulit, sedang maupun mudah.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-12-01 13:13:37 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/kayyis/vj9lmv23p6g8371u/wish/2405100220</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Sindy Kirani                 2020406404020</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/kayyis/vj9lmv23p6g8371u/wish/2407954412</link>
         <description><![CDATA[<div>Judul Artikel : DEVELOPING AND VALIDATING EFL READING TEST<br>sesuai dengan judul pada artikel ini berisi pembahasan tentang bagaimana mengembangkan dan validasi terkait tentang tes membaca EFL bahwa&nbsp; siswa EFL perlu belajar tentang pemahaman dalam mebaca, karena itu adalah salah satu kemampuan penting dalam belajar bahasa Inggris. Untuk mengukur pemahaman membaca siswa, diperlukan tes membaca. Namun demikian, masih banyak siswa yang mengalami kesulitan dalam mengerjakan tes membaca. Hal tersebut terjadi karena tes membaca yang diberikan oleh guru tidak menganalisis soal kesukaran, daya pembeda, pengecoh, dan reliabilitas. Analisis tersebut diperlukan untuk membuktikan bahwa tes membaca telah memenuhi kriteria tes yang baik. Pada artikel ini peneliti menggunakan Tes membaca yang dirancang melalui tahapan pengembangan yang dikemukakan oleh (Borg, W.R. &amp; Gall, J.P., 2003) adapun tahapannya adalah melakukan analisis kebutuhan, perencanaan, mengembangkan bentuk awal produk, uji coba lapangan awal, revisi produk utama, bidang utama pengujian, revisi produk operasional, dan produk akhir, pada tes membaca dirancang sesuai dengan kurikulum nasional tes membaca dibuat dengan mempertimbangkan kriteria dari tes bahasa. Mereka adalah validitas, reliabilitas, diskriminasi, kepraktisan, dan keaslian agar dapat memenuhi tolak ukur dalam membaca yang baik.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-12-04 11:48:50 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/kayyis/vj9lmv23p6g8371u/wish/2407954412</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Guidelines for Developing a Reading Test in EFL Context </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/kayyis/vj9lmv23p6g8371u/wish/2407983957</link>
         <description><![CDATA[<div>Name&nbsp; : Repriana Aulia Kharisma&nbsp;<br>Npm&nbsp; &nbsp; : 2020406404015<br><br>Setelah membaca artikel tersebut saya sekarang mengetahui bahwa membaca sebagai keterampilan dan aktivitas melibatkan sejumlah kompleksitas seperti memproses informasi dan melakukan tugas tertentu yang terjadi dalam beberapa konteks tertentu. Dalam konteks EFL, membaca meluas ke beberapa isu penting terutama pada pengaturan kelas, proses pembelajaran dan aspek sosiokultural di mana pembelajar EFL tinggal dan mempelajari keterampilan membaca. Artikel ini bertujuan untuk berbagi pedoman praktis dalam mengembangkan tes membaca dalam konteks EFL. Pedoman tersebut didasarkan pada sejumlah penelitian pengujian dan eksperimen yang menyoroti desain pengujian, kepraktisan integrasi dan kontekstualisasi. Sebagai tambahan pada pedoman, beberapa strategi membaca dimasukkan untuk menetapkan gagasan bahwa memahami konsep-konsep penting dari strategi juga dapat mendukung guru mengembangkan tes membaca yang efektif. Selain itu, contoh tes dan latihan membaca juga disediakan untuk menawarkan perspektif baru tentang rutinitas pemahaman bacaan yang efektif. Selain itu, tertanam dalam tes membaca serangkaian praktik yang berkaitan dengan jenis pertanyaan yang diharapkan berguna dalam membantu pembelajar bahasa Inggris meningkatkan kontrol mereka atas strategi membaca dan diharapkan menjadi pembelajar mandiri di kelas membaca bahasa Inggris.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-12-04 12:50:22 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/kayyis/vj9lmv23p6g8371u/wish/2407983957</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Nama : Evita sariNpm : 2020406404006judul artikel : The process of developing  a reading test :A Review Articlehasil analisisdalam pendekatan Reading testing menggunakan skema teori dan latar belakang pengetahuan dalam kegiatan menguji keterampilan membaca, seperti pengertian kata word building atau pembentukan kata dan pengelompokan kata .Pemilihan teks dalam tes membaca melibatkan beberapa aspek seperti panjang teks, jenis teks, tingkat, dan minat siswa.Hal utama yang perlu diperhatikan dalam menyusun tes pemahaman bacaan adalah memilih tujuan yang akan diukur oleh tes tersebut.Untuk menilai dan mengevaluasi pemahaman bacaan, dilakukan dengan soal ujian nasional atau yang diselenggarakan secara internasional agar siswa dapat mengetahui kemampuan membaca yang ia miliki,panjang dan jumlah teks dapat mempengaruhi kinerja siswa.keterampilan yang terlibat dalam pemahaman bacaan menurut (J.B Heaton,1990,p.106)•mengidentifikasi gagasan utama dan ciri-ciri utama•persepsi hubungan spasial dan temporal•memahami bahasa kiasan•kemampuan membaca teks secara kritis•menggeneralisasi untuk menarik kesimpulan•mengantisipasi kejadian yang akan datang•mengurutkan makna konseptual•memahami makna konseptual•perbandingan kepastian dan ketidaktentuan•sebab, tujuan, hasil, alasan</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/kayyis/vj9lmv23p6g8371u/wish/2407985342</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-12-04 12:53:20 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/kayyis/vj9lmv23p6g8371u/wish/2407985342</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/kayyis/vj9lmv23p6g8371u/wish/2412142424</link>
         <description><![CDATA[<div>Name: Maya Yunita<br>Npm&nbsp; : 2020406404028<br><br>"Best Strategi IELTS Test Reading"<br><br>Dari artikel yang telah saya baca mengenai strategi terbaik untuk IELTS Test Reading saya jadi mengetahui ternyata banyak strategi yang dapat diterapkan untuk memudahkan saat Ielts test reading. Dari mulai membacanya dengan sebanyak mungkin, membaca sekilas untuk mengetahui tema utama, mencari kata kunci dalam kalimat pertanyaan tersebut dan masih banyak lainnya.&nbsp;<br>Dari strategi inilah akan sangat mempermudah kita dalam mengerjakannya. Semangat untuk menerapkannya<br><br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-12-07 13:10:11 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/kayyis/vj9lmv23p6g8371u/wish/2412142424</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Name : Fitrina Qothrun Nada, Judul artikel : INSERTING LOCAL CULTURE IN ENGLISH LANGUAGE TEACHING TO PROMOTE CHARACTER EDUCATION</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/kayyis/vj9lmv23p6g8371u/wish/2412151112</link>
         <description><![CDATA[<div>Artikel ini membahas tentang pentingnya belajar bahasa Inggris sejak dini dan praktik pengajaran bahasa Inggris yang tidak efektif tanpa membahas budayanya. Tetapi hal ini menyebabkan siswa lebih memahami budaya lain dibandingkan budayanya sendiri. Pentingnya belajar bahasa Inggris dapat memiliki manfaat salah satunya untuk berkomunikasi/transaksi keuangan global dan bahasa negoisasi perdagangan dan media wacana bisnis internasional. Tidak hanya menjelaskan tentang pentingnya belajar bahasa Inggris artikel ini juga membahas tentang pendidikan karakter. Nilai budaya lokal dapat menjadi alternatif cara mengupas latar belakang budaya dan identitas peserta didik agar meningkatkan kesadaran nasionalisme mereka.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-12-07 13:17:19 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/kayyis/vj9lmv23p6g8371u/wish/2412151112</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Nama : Viki NadiNim : 2020406404022Mengembangkan dan Memvalidasi Tes Membaca Efl Tes membaca yang baik dibuat dengan mempertimbangkan kriteria membaca. Ada 5 kriteria untuk membuat tes yang baik, yaitu validitas, reabilitas, diskriminasi, kepraktisan dan autentik. prosedur penelitian dan pengembangan dengan siklus yang dikemukakan oleh borg and gall. Berikut susunannya : analisis pengembangan, perencanaan, pengembangan bentuk produk awal, uji coba lapangan pendahuluan, revisi produk utama, uji coba lapangan utama, operasional revisi, final revision dan final reading tes.</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/kayyis/vj9lmv23p6g8371u/wish/2412183914</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-12-07 13:40:41 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/kayyis/vj9lmv23p6g8371u/wish/2412183914</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Nama : Navisha Nawallia Rofi Nim : 2020406404014 Judul : Early Reading Assessment: A Guiding Tool for Instruction</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/kayyis/vj9lmv23p6g8371u/wish/2413608192</link>
         <description><![CDATA[<div>Hasil Analisis :<br><br>Seperti yang kita ketahui kalau sebuah penilaian adalah elemen penting pendidikan yang digunakan untuk menginformasikan instruksi (Wren, 2004). Langkah pertama dalam menerapkan instruksi bacaan yang baik adalah menentukan kinerja dasar siswa. Karena siswa memasuki kelas dengan beragam latar belakang dan keterampilan di literasi. Beberapa siswa dapat memasuki kelas dengan kebutuhan khusus yang memerlukan tinjauan keterampilan dasar dalam membaca, sementara siswa lain mungkin telah menguasai konten yang secara umum bertugas. Karena berbagai tingkat siswa itulah, kita diperlukan untuk merancang instruksi melek huruf untuk memenuhi kebutuhan masing-masing siswa. Yang mana, kebutuhan individu dapat ditentukan oleh penilaian membaca awal dan berkelanjutan. Penilaian ini akan memberi guru informasi yang diperlukan untuk mengembangkan pelajaran yang sesuai dan memperbaiki instruksi untuk semua siswa, termasuk penyandang cacat siswa (Rhodes &amp; Shanklin, 1993). Informasi yang diperoleh dari penilaian yang tepat dapat memungkinkan guru agar bisa memberikan siswa yang luar biasa dengan akses terhadap sistem pendidikan kurikulum pendidikan. Informasi yang bisa di bilang merupakan gambaran tentang tujuan dan manfaat penilaian membaca awal, contoh metode pengumpulan data, dan pertimbangan untuk memilih ukuran siswa. Ada berbagai cara untuk mengumpulkan data penilaian (Rhodes &amp; Shanklin, 1993). Juga, seorang guru dapat menguji siswa, menganalisis sampel kerja siswa, mengamati siswa melakukan tugas melek huruf, atau mewawancarai siswa dalam kemampuan membaca mereka. Guru dapat memperoleh informasi paling banyak dengan mengelola semua metode ini untuk mengumpulkan data. Informasi berikut menjelaskan berbagai jenis penilaian untuk berbagai bidang pembacaan awal. Setiap penilaian yang diidentifikasi bisa dijelaskan di bagian sumber daya yang singkat ini.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-12-08 00:07:08 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/kayyis/vj9lmv23p6g8371u/wish/2413608192</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/kayyis/vj9lmv23p6g8371u/wish/2413678609</link>
         <description><![CDATA[<div>Name: Maya Yunita<br>Npm: 2020406404028<br><br><br>IELTS Reading Test Best Strategy<br><br>Dalam artikel yang baca ini saya jadi mengetahui tentang strategi- strategi terbaik untuk menghadapi IELST Reading Test. Dari mulai dengan menggunakan strategi membacanya sebanyak mungkin, membaca sekilah untuk menentukan tema utama, membaca soal terlebih dahulu untuk menemukan kata kunci dan lain sebagainya. Nah dari strategi- strategi tersebut tentunya sangat memudahkan kita dalam IELST Reading Test.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-12-08 01:26:19 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/kayyis/vj9lmv23p6g8371u/wish/2413678609</guid>
      </item>
   </channel>
</rss>
