<?xml version="1.0"?>
<rss version="2.0">
   <channel>
      <title>Kelompok Inflasi XI IPS 2 by Ari Stiyani</title>
      <link>https://padlet.com/aristi0811/v9vo6jspphg3py1v</link>
      <description></description>
      <language>en-us</language>
      <pubDate>2022-10-18 01:04:48 UTC</pubDate>
      <lastBuildDate>2022-10-25 02:47:50 UTC</lastBuildDate>
      <webMaster>hello@padlet.com</webMaster>
      <image>
         <url></url>
      </image>
      <item>
         <title>Kis Biru anti blenjani</title>
         <author>aristi0811</author>
         <link>https://padlet.com/aristi0811/v9vo6jspphg3py1v/wish/2344209546</link>
         <description><![CDATA[<div>Nama Anggota:<br>1. Annisa Eka P (06)<br>2. Eka Mutiara (12)<br>3. Fregita Savira (17)<br>4. Geraldy Arief R (18)<br>5. Lilac Agata R (23)<br>6. M Satriyo W (27)<br><br>A) Jenis Jenis Inflasi Berdasarkan Tingkat Keparahan nya<br><br>1. Inflasi Ringan<br>Inflasi ringan tidak begitu mengganggu keadaan perekonomian karena harga-harganya hanya mengalami kenaikan secara umum. Kenaikan harga pada inflasi ringan adalah di bawah 10% per tahun.<br><br>2. Inflasi Sedang<br>Inflasi sedang bisa membahayakan kegiatan perekonomian karena inflasi ini dapat menurunkan kesejahteraan masyarakat yang memiliki penghasilan tetap. Kenaikan harga pada inflasi sedang berkisar antara 10%-30% per tahun.<br><br>3. Inflasi Berat<br>Inflasi berat dapat mengacaukan kondisi perekonomian karena masyarakat tidak ingin menabung lagi di bank dikarenakan bunga bank jauh lebih kecil daripada laju inflasi. Kenaikan harga pada inflasi berat berkisar antara 30%-100% per tahun.<br><br>Nah, inflasi yang terjadi di Indonesia tahun 1998 itu termasuk inflasi berat. Bahkan inflasi saat itu mencapai sekitar 77,63% yang disebabkan oleh krisis moneter.&nbsp;<br><br>4. Inflasi Sangat Berat<br>Inflasi sangat berat adalah inflasi yang sudah sangat sulit dikendalikan karena kenaikan harga pada inflasi ini di atas 100% per tahun.<br><br>B) Kesimpulan video<br>Pola inflasi beberapa tahun terakhir di Indonesia berada di angka kurang dari 5%, inflasi Indonesia dapat dikatakan rendah daripada negara lain di dunia. Namun tahun ini inflasi Indonesia diperkirakan dapat mencapai lebih dari 5%<br>Antisipasi atas peristiwa ini adalah dengan menyeimbangkan anggaran dan menjaga kestabilan ekspor bahan tambang</div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/1853309242/1e6734098544797c9a062ab30526192e/IMG_20221018_WA0003.jpg" />
         <pubDate>2022-10-18 01:09:49 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/aristi0811/v9vo6jspphg3py1v/wish/2344209546</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kis Merah</title>
         <author>aristi0811</author>
         <link>https://padlet.com/aristi0811/v9vo6jspphg3py1v/wish/2344211266</link>
         <description><![CDATA[<div>Aleeya (3)<br>Amru (5)<br>Philo (29)<br>Dian (11)<br>Elang (13)<br><br><br>Cara Mengatasi Inflasi<br><br>Inflasi berpengaruh terhadap kualitas hidup masyarakat dan perekonomian suatu negara. Terkait infast<br>pemerintah dapat menerapkan kebijakan moneter, fiskal, serta nonmoneter dan nonfiskal Kebijakan Moneter Kebijakan moneter berkaitan dengan upaya pemerintah dalam mengendalikan jumlah uang beredar<br>Dalam upaya mengendalikan laju inflasi, kebijakan yang diberlakukan pemerintah sebagai berikut.<br><br>1. Kebijakan Diskonto (Discount Policy)<br>Kebijakan diskonto yaitu kebijakan menaikkan suku bunga bank agar masyarakat menabung di bank Makin banyak uang yang ditabung di bank, jumlah uang beredar dalam masyarakat makin berkurang&nbsp;<br><br>2. Operasi Pasar Terbuka (Open Market Policy) Kebijakan operasi pasar terbuka yaitu kebijakan menjual surat berharga seperti Sertifikat Bank<br>Indonesia (SBI) kepada masyarakat. Dengan menjual SBI, bank sentral akan menerima uang dari masyarakat sehingga jumlah uang beredar dapat berkurang<br><br>3. Cadangan Kas Minimum (Requirement Cash Ratio)<br>Kebijakan cadangan kas minimum yaitu menaikkan persentase cadangan kas minimum di bank umum. Kebijakan ini mengharuskan bank umum menahan uang lebih banyak sehingga mengurangi jumlah uang beredar&nbsp;<br><br>4. Kebijakan Kredit Selektif<br>Kebijakan kredit selektif yaitu kebijakan memperketat persyaratan kredit. Kebijakan ini bertujuan mengurangi jumlah uang beredar dalam masyarakat. Kebijakan Fiskal<br>Kebijakan fiskal untuk mengendalikan lagu inflasi sebagai berikut 1. Mengatur Pengeluaran Pemerintah<br>Kebijakan ini memungkinkan pemerintah mengatur dan/atau mengendalikan pengeluaran negara<br>Saat inflasi pemerintah akan mengurangi permintaan barang dan/atau jasa sehingga harganya stabil misalnya mengurangi atau menghapus subsidi. 2. Menaikkan Tarif Pajak Kebijakan ini bertujuan menambah penerimaan sektor pajak Dengan kenalkan tarif pajak, tingkat<br>konsumsi masyarakat menjadi berkurang terkurangnya konsumsi masyarakat akan mengurangi<br>permintaan terhadap barang dan/atau jasa sehingga harga barang menurun. Kebijakan Nonmoneter dan Nonfiskal<br>Pemerintah menerapkan kebijakan nonmoneter dan nonfiskal untuk mengendalikan inflasi. Berkaitan<br><br>dengan kebijakan tersebut, upaya yang dapat dilakukan pemerintah sebagai berikut.<br>1. Menambah kapasitas produksi melalui kebijakan pemberian subsidi dan premi<br>2. Menetapkan harga eceran tertinggi (HET) untuk mengendalikan harga suutu produk<br>3. Melarang impor barang dari negara yang sedang mengalami inflast<br>4. Menjaga kestabilan tingkat upah melalui penetapan upah minimum regional.&nbsp;<br>5. Melakukanpengaturan distribusi barang, misalnya melalui operasi pasar<br>6. Mempermudah masuknya barang imper dengan menurunkan tarif impor<br><br>Kesimpulan video :&nbsp;<br>1. Perbandingan inflasi Amerika dengan&nbsp; Indonesia.<br>2. Di Indonesia belakangan terakhir sekali di bawah 5% dan mungkin tahun ini akan di atas 5% dengan melihat perkembangan.&nbsp;<br>3. Indonesia mencatatkan inflasi yang cukup tinggi dalam 5 tahun terakhir belum lagi ada tanda perlambatan di data manufaktur dalam 10 bulan terakhir.<br>4. Inflasi ini dipengaruhi kondisi perang Rusia.<br><br><br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-10-18 01:10:58 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/aristi0811/v9vo6jspphg3py1v/wish/2344211266</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kis Hijau 💸💸💸</title>
         <author>aristi0811</author>
         <link>https://padlet.com/aristi0811/v9vo6jspphg3py1v/wish/2344212290</link>
         <description><![CDATA[<div>1. Daffa Aulia R (08)<br>2. Lestari Damayanti (22)<br>3. Muhammad Fahrezi A (26)<br>4. Rasikha Isma Z (30)<br>5. Saral Fitral R (33)<br>6. Viona Kusuma W (35)<br><br>Mencari jenis jenis inflasi berdasarkan penyebabnya:&nbsp;<br><br>1. Demand Pull Inflation<br>Demand Pull Inflation merupakan inflasi yang terjadi akibat adanya sebuah permintaan (demand) yang tidak imbang dengan peningkatan jumlah penawaran produksi.<br>Hal tersebut mengakibatkan kenaikan harga barang sesuai hukum permintaan, yakni apabila permintaan tinggi sedangkan penawaran tetap maka harga akan naik.<br><br>2. Cost Push Inflation<br>Jenis-jenis inflasi ini merupakan inflasi yang penyebabnya adalah kenaikan biaya produksi, yang disebabkan oleh kenaikan biaya input atau biaya faktor produksi.<br><br>3. Bottle Neck Inflation<br>Sedangkan bottle neck inflation merupakan inflasi yang penyebabnya adalah faktor permintaan atau faktor penawaran<br><br><br>Kesimpulan Video tersebut adalah<br>Pola inflasi beberapa tahun terakhir di Indonesia berada pada angka kurang dari 5%, inflasi Indonesia dapat dikatakan rendah dari negara negara lain di dunia. Tetapi,pada tahun ini inflasi Indonesia bisa diperkirakan dapat mencapai lebih dari 5%<br>Antisipasi yang dilakukan atas peristiwa ini yaitu dengan cara menyeimbangkan anggaran dan juga menjaga kestabilan ekspor bahan tambang.<br><br><br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/1853302404/3c9dd781bb1873eda3d3491d8d598cb3/c79b47aca5d8c360f7087cf0845a5c02.jpg" />
         <pubDate>2022-10-18 01:11:40 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/aristi0811/v9vo6jspphg3py1v/wish/2344212290</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Mentos Orange </title>
         <author>aristi0811</author>
         <link>https://padlet.com/aristi0811/v9vo6jspphg3py1v/wish/2344213037</link>
         <description><![CDATA[<div>Anggota :<br>1. Adhani Nayla.&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; (01)<br>2. Dewangga FIS.&nbsp; &nbsp; &nbsp; (09)<br>3. Farhan Rizky.&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; (15)<br>4. Fitria Ayuning Tyas (16)<br>5. Imelda Indrasto.&nbsp; &nbsp; (19)<br>6. Rudi Prayitno.&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;(32)<br><br>Dampak Inflasi :<br>1. Dampak inflasi terhadap pendapatan :&nbsp;<br>Inflasi yang terkendali akan meningkatkan kegiatan perekonomian warga di suatu negara.Contohnya, seseorang yang memiliki uang Rp 100.000 di tahun 2000 dapat membeli banyak barang di pusat perbelanjaan.Hal itu akan berbeda jika seseorang tersebut memiliki jumlah uang yang sama di tahun 2022, barang yang akan didapatkannya di tempat belanja yang sama akan jauh lebih sedikit.<br><br>2. Dampak inflasi terhadap perekonomian nasional:<br>•Investasi berkurang.<br>•Mendorong tingkat bunga.<br>•Mendorong penanam modal yang bersifat spekulatif.<br>•Menciptakan kegagalan pelaksanaan pembangunan.<br>•Menciptakan ketidakpastian keadaan ekonomi pada masa yang akan datang.<br><br>3. Dampak inflasi menurunkan minat menabung:<br>Inflasi akan membuat minat menabung kebanyakan orang berkurang karena nilai uang yang yang terus menurun.Saat inflasi, pendapatan dari bunga tabungan relatif lebih kecil, di sisi lain nasabah mesti membayar biaya administrasi tabungannya.<br><br>4. Dampak Inflasi terhadap kreditur dan debitur:<br>Saat terjadi inflasi, debitur atau orang yang berutang dengan bunga pinjaman tetap akan diuntungkan karena bunga yang ditanggungnya menurun seiring menurunnya nilai mata uang.<br>Sementara itu, bagi kreditur atau yang meminjamkan uang, mereka akan mengalami kerugian karena nilai mata uangnya yang kelak dikembalikan lebih rendah daripada saat dipinjamkannya.<br><br>5. Dampak inflasi bagi produsen:<br>Inflasi berdampak positif bagi produsen yang memiliki pendapatan lebih tinggi dari kenaikan biaya produksi.<br>Namun, hal ini berbanding terbalik jika produsen merasa inflasi membuat biaya produksinya membengkak dan membuatnya rugi sehingga memilih tidak meneruskannya.<br><br>Kesimpulan video<br>•Inflasi di indonesia beberapa tahun belakang terakhir selalu 5% dan kemungkinan di tahun ini akan menaik karena perkembangan yang ada.<br>•Menjaga tingkat kenaikan harga makanan dan minuman dan berusaha menyeimbangkan antara kebutuhan anggaran nantinya untuk menjaga inflasi<br>•Selama masa pakdebi relatif rendah jika dikaitkan dengan pertumbuhan ekonomi mungkin tingginya inflasi ini bisa menyebabkan hambatan pada pertumbuhan ekonomi&nbsp;<br>•Komoditas ekspor utama yaitu pada&nbsp; bahan tambang termasuk batubara dan hasil perkebunan dari sawit.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-10-18 01:12:13 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/aristi0811/v9vo6jspphg3py1v/wish/2344213037</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kis Ungu warna janda 💜😈👾🦄🌂</title>
         <author>aristi0811</author>
         <link>https://padlet.com/aristi0811/v9vo6jspphg3py1v/wish/2344213370</link>
         <description><![CDATA[<div>Anggota: <br>Aurora Amanda (07)<br>Irfat Hasibuan (20) <br>Khalisa Nadine (21)<br>Madya Chintya (24) <br>Nyiaranasti Arbella (28)<br>Siti Aisyah (34) <br><br><br><strong><mark>Jenis inflasi berdasarkan cakupan pengaruh kenaikan harga: </mark></strong><br>1. Inflasi tertutup (closed inflation), yaitu kenaikan harga secara umum yang berkaitan dengan satu atau dua<br>barang tertentu secara berkelanjutan.<br><br>2. Inflasi terbuka (open inflation), yaitu kenaikan harga barang yang terjadi secara keseluruhan atau agregat.<br><br>3. Inflasi tidak terkendali (hyperinflation), yaitu inflasi yang tinggi sehingga harga barang terus berubah dan naik. Keadaan in menyebabkan nilai uang terus merosot.<br><br><strong><mark>Kesimpulan dari video: </mark></strong><br>1. Inflasi indonesia selalu dibawah 5%&nbsp;<br>2. Tahun 2022 kemungkinan inflasi indonesia akan naik diatas 5%&nbsp;<br>3. Tingkat inflasi di indonesia relatif rendah.&nbsp;<br>4. Harus menyeimbangkan antara anggaran dan kebutuhan<br>5. Apabila ada perlambatan ekonomi ditambah inflasi yang timggi dapat menjadi bom waktu untuk perekonomian indonesia&nbsp;<br><br>&nbsp;<br><br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/1853295020/76e5737fa1d2061f6959814a1a980c7f/D7C4FD50_7CB3_4F58_B74F_BE104DF5E067.jpeg" />
         <pubDate>2022-10-18 01:12:27 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/aristi0811/v9vo6jspphg3py1v/wish/2344213370</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Mentos Kuning</title>
         <author>aristi0811</author>
         <link>https://padlet.com/aristi0811/v9vo6jspphg3py1v/wish/2344322789</link>
         <description><![CDATA[<div>AKEYLA AUFA MALKAFAWWAZ ( 02 )<br>ALEXANDRA DWI AURELLIA FANESYA ( 04 )<br>DIAH AYU APRILIANI ( 10 )<br>ERSA RAHMADIANI ( 14 )<br>MUHAMMAD AKBIL PRATAMA ( 25 )<br>ROSSI FEBRIANTO ( 33 )<br><br>Berdasarkan sumbernya inflasi dibedakan menjadi inflasi yang bersumber dari dalam negeri dan inflasi yang bersumber dari luar negeri<br><br>1. Inflasi dari dalam negeri&nbsp;<br>: Timbul akibat defisit anggaran belanja , Karena dibiayai melalui penerbitan uang baru . Inflasi ini juga terjadi karena kegagalan panen ( puso ) sehingga jumlah barang yang ditawarkan berkurang . Akibat keterbatasan jumlah barang yang ditawarkan harga barang di pasar menjadi mahal .<br><br>2. Inflasi dari luar negeri<br>: Timbul karena naiknya harga barang impor . Kondisi ini terjadi akibat naiknya biaya produksi di luar negeri atau adanya kebijakan tarif ( bea ) impor barang atau negara pengekspor sedang mengalami inflasi .<br><br>Kesimpulan Video <br>: Pola inflasi beberapa tahun terakhir di Indonesia berada pada angka kurang dari 5%, inflasi Indonesia dapat dikatakan rendah dari negara negara lain di dunia. Tetapi,pada tahun ini inflasi Indonesia bisa diperkirakan dapat mencapai lebih dari 5%<br>Antisipasi yang dilakukan atas peristiwa ini yaitu dengan cara menyeimbangkan anggaran dan juga menjaga kestabilan ekspor bahan tambang.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-10-18 02:36:59 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/aristi0811/v9vo6jspphg3py1v/wish/2344322789</guid>
      </item>
   </channel>
</rss>
