<?xml version="1.0"?>
<rss version="2.0">
   <channel>
      <title>Konferensi Asia Afrika by 26. Nur riska Alfiyah khasanah</title>
      <link>https://padlet.com/riskaalfiyah03/v5apujyd5zqi53lv</link>
      <description>KAA</description>
      <language>en-us</language>
      <pubDate>2021-02-02 07:31:01 UTC</pubDate>
      <lastBuildDate>2024-05-27 09:14:57 UTC</lastBuildDate>
      <webMaster>hello@padlet.com</webMaster>
      <image>
         <url>https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/990095068/6de187d4dff85cd473ca39f27ddcdb30/logo_KAA.jpg</url>
      </image>
      <item>
         <title>KAA</title>
         <author>riskaalfiyah03</author>
         <link>https://padlet.com/riskaalfiyah03/v5apujyd5zqi53lv/wish/1152291638</link>
         <description><![CDATA[<div><strong><mark>Konferensi Tingkat Tinggi Asia–Afrika</mark></strong><mark> (disingkat </mark><strong><mark>KTT Asia Afrika</mark></strong><mark> atau </mark><strong><mark>KAA</mark></strong><mark>; kadang juga disebut </mark><strong><mark>Konferensi Bandung</mark></strong><mark>) adalah sebuah </mark><a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Konferensi"><mark>konferensi</mark></a><mark> antara negara-negara </mark><a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Asia"><mark>Asia</mark></a><mark> dan </mark><a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Afrika"><mark>Afrika</mark></a><mark>, yang kebanyakan baru saja memperoleh kemerdekaan. KAA diselenggarakan oleh </mark><a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Indonesia"><mark>Indonesia</mark></a><mark>, Myanmar (dahulu </mark><a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Burma"><mark>Burma</mark></a><mark>), Sri Lanka (dahulu </mark><a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Ceylon"><mark>Ceylon</mark></a><mark>), </mark><a href="https://id.wikipedia.org/wiki/India"><mark>India</mark></a><mark> dan </mark><a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Pakistan"><mark>Pakistan</mark></a><mark> dan dikoordinasi oleh Menteri Luar Negeri Indonesia </mark><a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Sunario"><mark>Sunario</mark></a><mark>. Pertemuan ini berlangsung antara </mark><a href="https://id.wikipedia.org/wiki/18_April"><mark>18 April</mark></a><mark>-</mark><a href="https://id.wikipedia.org/wiki/24_April"><mark>24 April</mark></a><mark> </mark><a href="https://id.wikipedia.org/wiki/1955"><mark>1955</mark></a><mark>, di </mark><a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Gedung_Merdeka"><mark>Gedung Merdeka</mark></a><mark>, </mark><a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Bandung"><mark>Bandung</mark></a><mark>, </mark><a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Indonesia"><mark>Indonesia</mark></a><mark> dengan tujuan mempromosikan kerjasama ekonomi dan kebudayaan Asia-Afrika dan melawan </mark><a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Kolonialisme"><mark>kolonialisme</mark></a><mark> atau </mark><a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Neokolonialisme"><mark>neokolonialisme</mark></a><mark> </mark><a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Amerika_Serikat"><mark>Amerika Serikat</mark></a><mark>, </mark><a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Uni_Soviet"><mark>Uni Soviet</mark></a><mark>, atau negara imperialis lainnya.</mark><a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Konferensi_Asia%E2%80%93Afrika#cite_note-1"><mark><sup>[1]</sup></mark></a></div><div><mark>Sebanyak 29 negara yang mewakili lebih dari setengah total penduduk dunia pada saat itu mengirimkan wakilnya. Konferensi ini merefleksikan apa yang mereka pandang sebagai ketidakinginan kekuatan-kekuatan Barat untuk mengonsultasikan dengan mereka tentang keputusan-keputusan yang memengaruhi Asia pada masa </mark><a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Perang_Dingin"><mark>Perang Dingin</mark></a><mark>; kekhawatiran mereka mengenai ketegangan antara Uni Soviet dan Amerika Serikat; keinginan mereka untuk membentangkan fondasi bagi hubungan yang damai antara Tiongkok dengan mereka dan pihak Barat; penentangan mereka terhadap kolonialisme, khususnya pengaruh Prancis di Afrika Utara dan kekuasaan kolonial Prancis di </mark><a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Aljazair"><mark>Aljazair</mark></a><mark>; dan keinginan Indonesia untuk mempromosikan hak mereka dalam pertentangan dengan </mark><a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Belanda"><mark>Belanda</mark></a><mark> mengenai </mark><a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Irian_Barat"><mark>Irian Barat</mark></a><mark>.</mark><a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Konferensi_Asia%E2%80%93Afrika#cite_note-2"><mark><sup>[2]</sup></mark></a></div><div><mark>Sepuluh poin hasil pertemuan ini kemudian tertuang dalam apa yang disebut </mark><a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Dasasila_Bandung"><em><mark>Dasasila Bandung</mark></em></a><mark>, yang berisi tentang "pernyataan mengenai dukungan bagi kerukunan dan kerjasama dunia". Dasasila Bandung ini memasukkan prinsip-prinsip dalam </mark><a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Piagam_PBB"><mark>Piagam PBB</mark></a><mark> dan prinsip-prinsip </mark><a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Jawaharlal_Nehru"><mark>Nehru</mark></a><mark>.</mark><a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Konferensi_Asia%E2%80%93Afrika#cite_note-3"><mark><sup>[3]</sup></mark></a><mark> Konferensi ini akhirnya membawa kepada terbentuknya </mark><a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Gerakan_Non-Blok"><mark>Gerakan Non-Blok</mark></a><mark> pada </mark><a href="https://id.wikipedia.org/wiki/1961"><mark>1961</mark></a><mark>. <br><br>Gedung Merdeka<br></mark><br></div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/990095068/295a0d41ea08d9d5b4fbabc8925ae3b6/Gedung_Merdeka.jpg" />
         <pubDate>2021-02-02 07:41:52 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/riskaalfiyah03/v5apujyd5zqi53lv/wish/1152291638</guid>
      </item>
      <item>
         <title>KAA</title>
         <author>riskaalfiyah03</author>
         <link>https://padlet.com/riskaalfiyah03/v5apujyd5zqi53lv/wish/1152305377</link>
         <description><![CDATA[<div>Konferensi Asia–Afrika didahului oleh <a href="https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Persidangan_Bogor&amp;action=edit&amp;redlink=1">Persidangan Bogor</a> pada tahun 1949. Persidangan Bogor merupakan pendahuluan bagi <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Colombo_Plan">Persidangan Kolombo</a> dan Konferensi Asia–Afrika. Persidangan Bogor ke-2 diadakan pada 28–29 Desember 1954.<a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Konferensi_Asia%E2%80%93Afrika#cite_note-jktpost-4"><sup>[4]</sup></a></div><div>Konferensi Asia–Afrika merefleksikan apa yang oleh para penyelenggara dianggap sebagai keengganan kekuatan Barat untuk berkonsultasi dengan mereka mengenai keputusan yang mempengaruhi Asia dalam pengaturan ketegangan <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Perang_Dingin">Perang Dingin</a>; keprihatinan mereka atas ketegangan antara <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Republik_Rakyat_Tiongkok">Republik Rakyat Tiongkok</a> dan Amerika Serikat; keinginan mereka untuk meletakkan fondasi yang lebih kuat bagi hubungan perdamaian Tiongkok dengan diri mereka sendiri dan Barat; penentangan mereka terhadap kolonialisme, khususnya pengaruh Prancis di Afrika Utara dan pemerintahan kolonialnya di <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Aljazair">Aljazair</a>; dan keinginan Indonesia untuk mempromosikan kasusnya dalam perselisihan dengan <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Belanda">Belanda</a> di <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Nugini">Nugini</a> Barat (<a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Irian_Barat">Irian Barat</a>). </div><div><a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Soekarno">Soekarno</a>, presiden pertama Republik Indonesia, menggambarkan dirinya sebagai pemimpin kelompok negara ini, yang kemudian ia gambarkan sebagai "NEFOS" (<em>Newly Emerging Forces</em>, Kekuatan Dunia Baru).<a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Konferensi_Asia%E2%80%93Afrika#cite_note-5"><sup>[5]</sup></a> Pada 4 Desember 1954, <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Perserikatan_Bangsa-Bangsa">Perserikatan Bangsa-Bangsa</a> mengumumkan bahwa Indonesia telah berhasil mendapatkan masalah <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Irian_Barat">Irian Barat</a> yang ditempatkan dalam agenda sidang <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Majelis_Umum_Perserikatan_Bangsa-Bangsa">Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa</a> tahun 1955.<a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Konferensi_Asia%E2%80%93Afrika#cite_note-6"><sup>[6]</sup></a> Rencana untuk konferensi Asia–Afrika diumumkan pada bulan yang sama.<a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Konferensi_Asia%E2%80%93Afrika#cite_note-7"><sup>[7]</sup></a></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-02-02 07:45:55 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/riskaalfiyah03/v5apujyd5zqi53lv/wish/1152305377</guid>
      </item>
      <item>
         <title>KAA</title>
         <author>riskaalfiyah03</author>
         <link>https://padlet.com/riskaalfiyah03/v5apujyd5zqi53lv/wish/1152324063</link>
         <description><![CDATA[<div><mark>Perdebatan besar berpusat pada pertanyaan apakah </mark><a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Pendudukan_Soviet"><mark>kebijakan Soviet di Eropa Timur</mark></a><mark> dan Asia Tengah harus dikecam bersama dengan kolonialisme Barat. Sebuah memo dikirimkan oleh 'Bangsa Muslim di bawah Imperialisme Soviet', menuduh pemerintah Soviet melakukan pembantaian dan deportasi massal di wilayah Muslim, tetapi hal tersebut tidak pernah diperdebatkan.</mark><a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Konferensi_Asia%E2%80%93Afrika#cite_note-Shindler-8"><mark><sup>[8]</sup></mark></a><mark> Sebuah konsensus dicapai di mana "kolonialisme dalam semua manifestasinya" dikutuk, secara implisit mengkritik Uni Soviet, serta Barat.</mark><a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Konferensi_Asia%E2%80%93Afrika#cite_note-9"><mark><sup>[9]</sup></mark></a><mark> Tiongkok memainkan peran penting dalam konferensi ini dan memperkuat hubungannya dengan negara-negara Asia lainnya. Setelah selamat dari </mark><a href="https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Kashmir_Princess&amp;action=edit&amp;redlink=1"><mark>upaya pembunuhan</mark></a><mark> dalam perjalanan menuju konferensi, perdana menteri Tiongkok, </mark><a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Zhou_Enlai"><mark>Zhou Enlai</mark></a><mark>, menunjukkan sikap yang moderat dan damai yang cenderung untuk menenangkan kekhawatiran beberapa delegasi anti-komunis mengenai niat Tiongkok. </mark></div><div><mark>Kemudian dalam konferensi tersebut, Zhou Enlai menandatangani artikel tersebut dalam deklarasi penutup yang menyatakan bahwa </mark><a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Tionghoa_perantauan"><mark>Tionghoa perantauan</mark></a><mark> memiliki loyalitas utama kepada negara asal mereka, bukan ke Tiongkok – masalah yang sangat sensitif untuk tuan rumah Indonesia dan untuk beberapa negara peserta lainnya. Zhou juga menandatangani </mark><a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Perjanjian_Kewarganegaraan_Ganda_Indonesia-Tiongkok"><mark>perjanjian</mark></a><mark> </mark><a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Kewarganegaraan_ganda"><mark>kewarganegaraan ganda</mark></a><mark> dengan </mark><a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Menteri_Luar_Negeri_Indonesia"><mark>Menteri Luar Negeri Indonesia</mark></a><mark> </mark><a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Sunario"><mark>Sunario</mark></a><mark>. <br><br>Berdiskusi di sela sela persidangan KAA (Zhou Enlai,Nehru,dan U Nu)</mark></div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/990095068/175de66f27b20edc2b10e537106e5455/diskusi.jpg" />
         <pubDate>2021-02-02 07:51:24 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/riskaalfiyah03/v5apujyd5zqi53lv/wish/1152324063</guid>
      </item>
      <item>
         <title>KAA</title>
         <author>riskaalfiyah03</author>
         <link>https://padlet.com/riskaalfiyah03/v5apujyd5zqi53lv/wish/1152329195</link>
         <description><![CDATA[<ul><li>-<a href="https://id.wikipedia.org/wiki/23_Agustus">23 Agustus</a> <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/1953">1953</a> - <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Perdana_Menteri_Indonesia">Perdana Menteri</a> <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Ali_Sastroamidjojo">Ali Sastroamidjojo</a> (<a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Indonesia">Indonesia</a>) di <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Dewan_Perwakilan_Rakyat_Sementara">Dewan Perwakilan Rakyat Sementara</a> mengusulkan perlunya kerjasama antara negara-negara di Asia dan Afrika dalam perdamaian dunia.<a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Konferensi_Asia%E2%80%93Afrika#cite_note-jktpost-4"><sup>[4]</sup></a></li><li><a href="https://id.wikipedia.org/wiki/25_April">25 April</a>–<a href="https://id.wikipedia.org/wiki/2_Mei">2 Mei</a> <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/1954">1954</a> - Berlangsung <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Colombo_Plan">Persidangan Kolombo</a> di <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Sri_Lanka">Sri Lanka</a>. Hadir dalam pertemuan tersebut para pemimpin dari India, Pakistan, Burma (sekarang Myanmar), dan Indonesia. Dalam konferensi ini Indonesia memberikan usulan perlunya adanya Konferensi Asia–Afrika.<a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Konferensi_Asia%E2%80%93Afrika#cite_note-jktpost-4"><sup>[4]</sup></a></li><li><a href="https://id.wikipedia.org/wiki/28_Desember">28</a>–<a href="https://id.wikipedia.org/wiki/29_Desember">29 Desember</a> 1954 - Untuk mematangkan gagasan masalah Persidangan Asia-Afrika, diadakan <a href="https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Persidangan_Bogor&amp;action=edit&amp;redlink=1">Persidangan Bogor</a>. Dalam persidangan ini dirumuskan lebih rinci tentang tujuan persidangan, serta siapa saja yang akan diundang.<a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Konferensi_Asia%E2%80%93Afrika#cite_note-jktpost-4"><sup>[4]</sup></a></li><li><a href="https://id.wikipedia.org/wiki/18_April">18</a>–<a href="https://id.wikipedia.org/wiki/24_April">24 April</a> <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/1955">1955</a> - Konferensi Asia–Afrika berlangsung di Gedung Merdeka, Bandung. Persidangan ini diresmikan oleh Presiden <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Soekarno">Soekarno</a> dan diketuai oleh PM Ali Sastroamidjojo. Hasil dari persidangan ini berupa persetujuan yang dikenal dengan <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Dasasila_Bandung">Dasasila Bandung</a>.<a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Konferensi_Asia%E2%80%93Afrika#cite_note-jktpost-4"><sup>[4]</sup></a></li></ul>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-02-02 07:52:53 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/riskaalfiyah03/v5apujyd5zqi53lv/wish/1152329195</guid>
      </item>
      <item>
         <title>WEB</title>
         <author>riskaalfiyah03</author>
         <link>https://padlet.com/riskaalfiyah03/v5apujyd5zqi53lv/wish/1152344834</link>
         <description><![CDATA[<div>https://id.wikipedia.org/wiki/Konferensi_Asia%E2%80%93Afrika</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-02-02 07:57:11 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/riskaalfiyah03/v5apujyd5zqi53lv/wish/1152344834</guid>
      </item>
   </channel>
</rss>
