<?xml version="1.0"?>
<rss version="2.0">
   <channel>
      <title>Eastern Art Review - Rangkuman Materi by I Gede Cahya Pradipa</title>
      <link>https://padlet.com/cahyapradipa111/uyg8n853i0mgb4vu</link>
      <description>oleh I Gede Cahya Pradipa, 2602108924</description>
      <language>en-us</language>
      <pubDate>2022-10-01 07:12:07 UTC</pubDate>
      <lastBuildDate>2025-12-19 14:24:14 UTC</lastBuildDate>
      <webMaster>hello@padlet.com</webMaster>
      <image>
         <url>https://padlet.net/icons/png/2728.png</url>
      </image>
      <item>
         <title>Kapak Genggam</title>
         <author>cahyapradipa111</author>
         <link>https://padlet.com/cahyapradipa111/uyg8n853i0mgb4vu/wish/2321849478</link>
         <description><![CDATA[<div>Kapak Genggam digunakan oleh manusia purba pada zaman Paleolitikum. Pada zaman Paleolitikum, alat-alat yang digunakan masih sederhana. Ditemukan bahwa teknik pembuatan dari Kapak Genggam masihlah kasar, bagian tajam hanya terdapat pada satu sisi. Adapun beberapa lokasi ditemukannya Kapak Genggam, yakni di Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi Selatan</div>]]></description>
         <enclosure url="https://www.google.com/url?sa=i&amp;url=https%3A%2F%2Fmoondoggiesmusic.com%2Fkapak-genggam%2F&amp;psig=AOvVaw2wQ3-dOy7wHw-cRJxK2QK7&amp;ust=1664696880871000&amp;source=images&amp;cd=vfe&amp;ved=0CAwQjRxqFwoTCOjTlqnFvvoCFQAAAAAdAAAAABAD" />
         <pubDate>2022-10-01 07:46:44 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/cahyapradipa111/uyg8n853i0mgb4vu/wish/2321849478</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kjokkenmoddinger</title>
         <author>cahyapradipa111</author>
         <link>https://padlet.com/cahyapradipa111/uyg8n853i0mgb4vu/wish/2321854996</link>
         <description><![CDATA[<div>Kjokkenmoddinger, atau <em>midden</em> merupakan salah satu peninggalan dari zaman Mesolitikum. Peninggalan ini menyerupai tumpukan yang terdiri dari kulit kerang dan siput hasil sampah dapur. Diketahui bahwa manusia pada zaman Mesolitikum, sudah mulai mengenal sistem bercocok tanam. Diduga, Kjokkenmoddinger telah menumpuk seiring waktu karena manusia purba pada zaman itu telah menetap, berbeda dengan saat zaman Paleolitikum yang manusia purbanya masih berpindah-pindah atau <em>nomaden.</em></div>]]></description>
         <enclosure url="https://www.google.com/url?sa=i&amp;url=https%3A%2F%2Fwww.kompas.com%2Fstori%2Fread%2F2021%2F05%2F01%2F173305179%2Fkjokkenmoddinger-pengertian-fungsi-dan-lokasi-penemuan%3Fpage%3Dall&amp;psig=AOvVaw0G4iC0dfU6l_dSKdktPU-Y&amp;ust=1664699429392000&amp;source=images&amp;cd=vfe&amp;ved=0CA0QjhxqFwoTCJD37eTOvvoCFQAAAAAdAAAAABAD" />
         <pubDate>2022-10-01 08:03:30 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/cahyapradipa111/uyg8n853i0mgb4vu/wish/2321854996</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kapak Lonjong</title>
         <author>cahyapradipa111</author>
         <link>https://padlet.com/cahyapradipa111/uyg8n853i0mgb4vu/wish/2321873615</link>
         <description><![CDATA[<div>Ditemukan bahwa Kapak Lonjong berasal dan digunakan oleh manusia purba pada zaman Neolitikum. Seluruh permukaan dari Kapak Lonjong telah digosok halus. Sisi pangkalnya agak runcing serta diikat pada tangkai. Sisi depan lebih lebar dan diasah sampai tajam. Kapak Lonjong memiliki kegunaan untuk berburu serta memotong kayu.</div>]]></description>
         <enclosure url="https://www.google.com/url?sa=i&amp;url=https%3A%2F%2Fwww.jurnalponsel.com%2Fkapak-lonjong%2F&amp;psig=AOvVaw3HHxbFrb7psc1jo8xN6NPJ&amp;ust=1664700695586000&amp;source=images&amp;cd=vfe&amp;ved=0CA0QjhxqFwoTCLDi8L7TvvoCFQAAAAAdAAAAABAa" />
         <pubDate>2022-10-01 08:52:14 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/cahyapradipa111/uyg8n853i0mgb4vu/wish/2321873615</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Menhir</title>
         <author>cahyapradipa111</author>
         <link>https://padlet.com/cahyapradipa111/uyg8n853i0mgb4vu/wish/2321887810</link>
         <description><![CDATA[<div>Menhir merupakan salah satu artefak dengan kegunaan spiritual. Menhir ditemukan dan baru muncul pada zaman Megalitikum. Menhir bercirikan, berupa monumen atau tugu yang terbuat dari batu. Diduga bahwa Menhir digunakan oleh manusia purba pada zaman Megalitikum sebagai sarana penyembahan kepada nenek moyang. Sejalan dengan zaman Megalitikum yang dicirikan dengan munculnya penggunaan aspek-aspek spiritual oleh manusia purba pada zaman itu.</div>]]></description>
         <enclosure url="https://www.google.com/url?sa=i&amp;url=https%3A%2F%2Fwww.jurnalponsel.com%2Fmenhir%2F&amp;psig=AOvVaw3xHN46qZMynIU_2h8BUB03&amp;ust=1664702575349000&amp;source=images&amp;cd=vfe&amp;ved=0CAwQjRxqFwoTCMi5ub_avvoCFQAAAAAdAAAAABAH" />
         <pubDate>2022-10-01 09:28:46 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/cahyapradipa111/uyg8n853i0mgb4vu/wish/2321887810</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Nekara</title>
         <author>cahyapradipa111</author>
         <link>https://padlet.com/cahyapradipa111/uyg8n853i0mgb4vu/wish/2321891570</link>
         <description><![CDATA[<div>Nekara merupakan artefak dari Zaman Perunggu. Zaman di mana manusia sudah mulai beranjak ke pengolahan logam. Nekara sendiri merupakan instrumen serupa gendang. Gendang pada masa itu memiliki ikatan yang dekat dengan spiritualitas. Nekara digunakan sebagai sarana upacara spiritual, erat kaitannya dengan Nekara sebagai simbol atau instrumen yang penting dalam proses upacara.&nbsp;</div>]]></description>
         <enclosure url="https://www.google.com/url?sa=i&amp;url=https%3A%2F%2Fwww.dgraft.com%2Foutline%2Falmanac%2F2010%2F04%2Fnekara-zaman-perundagian%2F&amp;psig=AOvVaw1byiGeOfEpOTGQr2IWZBKF&amp;ust=1664703410927000&amp;source=images&amp;cd=vfe&amp;ved=0CAwQjRxqFwoTCOjyj8_dvvoCFQAAAAAdAAAAABAD" />
         <pubDate>2022-10-01 09:37:55 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/cahyapradipa111/uyg8n853i0mgb4vu/wish/2321891570</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Mata Kapak</title>
         <author>cahyapradipa111</author>
         <link>https://padlet.com/cahyapradipa111/uyg8n853i0mgb4vu/wish/2321899129</link>
         <description><![CDATA[<div>Mata Kapak merupakan salah satu peninggalan Zaman Besi. Mata Kapak adalah pencerminan langsung dari kemampuan manusia pada zaman itu yang sudah bisa mengolah besi dengan mahir. Oleh karena sifat dari besi yang susah diolah, manusia pada zaman itu haruslah memiliki kemampuan mengolah logam yang bagus. Terlihatnya perkembangan pengolahan logam oleh manusia dari zaman-zaman sebelumnya.&nbsp;</div>]]></description>
         <enclosure url="https://www.google.com/url?sa=i&amp;url=https%3A%2F%2Fwww.kelassejarah.com%2F2020%2F09%2Fzaman-logam.html&amp;psig=AOvVaw2Fp3gg1O--cIeywwkNF5Do&amp;ust=1664704475577000&amp;source=images&amp;cd=vfe&amp;ved=0CAwQjRxqFwoTCPiu9c3hvvoCFQAAAAAdAAAAABAm" />
         <pubDate>2022-10-01 09:56:27 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/cahyapradipa111/uyg8n853i0mgb4vu/wish/2321899129</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Lukisan Rajput</title>
         <author>cahyapradipa111</author>
         <link>https://padlet.com/cahyapradipa111/uyg8n853i0mgb4vu/wish/2340114471</link>
         <description><![CDATA[<div>Gambar di atas merupakan salah satu lukisan Rajput pada abad ke-18, karya seniman Nihai Chand. Lukisan Rajput memiliki ciri dengan adanya manipulasi ruang yang disengaja. Diisikannya lukisan tersebut dengan berbagai benda dan <em>landscape </em>sehingga menonjolkan subjek-subjek yang ekspresif serta dapat dilukiskan latar yang mendetail. Isi dari lukisan itu sendiri menekankan sebuah aksi atau adegan. Seni Rajput dinamakan sedemikian rupa karena seni tersebut berkembang dan disebarkan di daerah Rajputana, India Utara. Seniman pada masanya menggunakan kertas, gading hewan, tablet kayu, kulit, marmer, kain dan dinding untuk lukisan. Seniman India menggunakan berbagai perspektif. Warnanya terbuat dari mineral dan sayuran, batu mulia,&nbsp; perak dan emas murni.&nbsp; Unsur politis sering termuat dalam lukisan-lukisan Rajput. Maka dari itu, lukisan-lukisan ini sering menjadi media dari warisan penguasa untuk menyampaikan perubahan yang mereka buat untuk kebaikan masyarakatnya.&nbsp;</div>]]></description>
         <enclosure url="https://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/b/bb/Nih%C3%A2l_Chand_001_cropped.jpg/1024px-Nih%C3%A2l_Chand_001_cropped.jpg" />
         <pubDate>2022-10-14 09:20:05 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/cahyapradipa111/uyg8n853i0mgb4vu/wish/2340114471</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Buddhisme</title>
         <author>cahyapradipa111</author>
         <link>https://padlet.com/cahyapradipa111/uyg8n853i0mgb4vu/wish/2340129686</link>
         <description><![CDATA[<div>Buddhisme atau agama Buddha berisikan pandangan filosofis, dengan penolakan teisme atau kepercayaan apapun terhadap dewa pribadi. Hal ini disebut dengan paham nonteisme. Berasal dari bagian timur India, dengan berlandaskan ajaran dan filsafat Siddhartha Gautama. Buddhisme telah ditemukan lahir dari India Kuno dan berada sejak abad ke-6 sampai dengan abad ke-4 sebelum masehi. Tercakup di dalamnya beragam nilai tradisi, ilmu, praktik spiritual, ajaran filosofis, dan meditasi. Bhuddisme bersumber dari Sang Buddha, atau oleh para Buddhis dikenal sebagai Sang Maha Guru Agung yang tercerahkan. Sang Buddha membagikan wawasan-Nya untuk membantu makhluk hidup agar dapat mengakhiri penderitaannya dan mencapai Nirwana. Hal ini dicapai dengan cara melebur kebodohan/ketidatahuan/kegelapan batin (<em>moha</em>), keserakahan (<em>loba</em>), dan kebencian/kemarahan (<em>dosa</em>). Dilakukan demi mencapai Nirwana, atau kebebasan dari <em>samsara</em>, siklus hidup dan kelahiran kembali.&nbsp;</div>]]></description>
         <enclosure url="https://nibbana.id/wp-content/uploads/2019/02/amitabha.png" />
         <pubDate>2022-10-14 09:33:29 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/cahyapradipa111/uyg8n853i0mgb4vu/wish/2340129686</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Seni Kekaisaran Mughal</title>
         <author>cahyapradipa111</author>
         <link>https://padlet.com/cahyapradipa111/uyg8n853i0mgb4vu/wish/2340131811</link>
         <description><![CDATA[<div>Tak hanya Hinduisme dan Buddhisme, agama Islam juga berkembang di India. Seperti halnya dengan Kekaisaran Mughal. Kesultanan atau Kekaisaran Mughal menduduki sebagian besar wilayah India pada tahun 1526 sampai dengan 1857. Seni Kekaisaran Mughal merupakan paduan dari seni asli India dengan pengaruh Iran dan Eropa</div>]]></description>
         <enclosure url="https://www.google.com/url?sa=i&amp;url=https%3A%2F%2Fwww.cnnindonesia.com%2Finternasional%2F20210420172203-113-632398%2Fmasa-keruntuhan-dinasti-mughal&amp;psig=AOvVaw1ERmDwgonPvntUEgdW-2Zl&amp;ust=1669538088442000&amp;source=images&amp;cd=vfe&amp;ved=0CBAQjRxqFwoTCJiq55e4y_sCFQAAAAAdAAAAABAJ" />
         <pubDate>2022-10-14 09:35:40 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/cahyapradipa111/uyg8n853i0mgb4vu/wish/2340131811</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Islamic Art</title>
         <author>cahyapradipa111</author>
         <link>https://padlet.com/cahyapradipa111/uyg8n853i0mgb4vu/wish/2379944102</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="https://media1.giphy.com/media/q3ShJ2sOa5zz9nbiP4/giphy.gif" />
         <pubDate>2022-11-11 09:07:11 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/cahyapradipa111/uyg8n853i0mgb4vu/wish/2379944102</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Khamsa Nizami</title>
         <author>cahyapradipa111</author>
         <link>https://padlet.com/cahyapradipa111/uyg8n853i0mgb4vu/wish/2379948336</link>
         <description><![CDATA[<div><strong><em>Khamsa Nizami </em></strong>adalah manuskrip bergambar mewah dari <em>Khamsa</em> atau "lima puisi" Nizami Ganjavi. Khamsa Nizami diciptakan dan ditulis oleh Nizami Ganzavi. Nizami Ganzavi merupakan seorang penyair Persia abad ke-12. Manuskrip ini diciptakan untuk Kaisar Mughal Akbar<strong> </strong>pada awal 1590-an oleh sejumlah seniman dan seorang juru tulis yang bekerja di Mughal pengadilan di Lahore, India Utara.&nbsp;</div>]]></description>
         <enclosure url="https://en.wikipedia.org/wiki/File:Khamsa_of_Nizami,_British_Library,_Or._2265_openning.jpg" />
         <pubDate>2022-11-11 09:12:09 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/cahyapradipa111/uyg8n853i0mgb4vu/wish/2379948336</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kaca</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/cahyapradipa111/uyg8n853i0mgb4vu/wish/2379950039</link>
         <description><![CDATA[<div>Pada abad pertengahan, barang kesenian kaca dari Islam menjadi sesuatu yang dapat dibanggakan, dikatakan sebagai sesuatu yang canggih oleh karena pengolahannya yang unik dan pertama kali digunakan pada masa itu. Bahkan, kaca-kaca dari ini biasa dikirim ke seluruh Eropa dan bahkan Cina. Mereka bisa memproduksi banyak karya dari kaca karena telah mengambil alih banyak wilayah penghasil kaca tradisional dari Sassania dan Romawi Kuno. Pada awal abad ke-8 sampai dengan awal abad ke-11 desain yang bagai relief sangat dicari-cari. Bahkan menjadikannya barang kaca yang mewah. Hal ini dapat dilakukan dengan cara memanipulasi permukaan kaca dengan mengirisnya ke roda dan pada akhirnya menghilangkan apa yang tidak perlu dan menonjolkan suatu desain yang unik, seperti relief.&nbsp;</div>]]></description>
         <enclosure url="https://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/9/92/Luck_of_Edenhall_VandA_C.1toB-1959.jpg/1023px-Luck_of_Edenhall_VandA_C.1toB-1959.jpg" />
         <pubDate>2022-11-11 09:14:15 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/cahyapradipa111/uyg8n853i0mgb4vu/wish/2379950039</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kaligrafi</title>
         <author>cahyapradipa111</author>
         <link>https://padlet.com/cahyapradipa111/uyg8n853i0mgb4vu/wish/2379955090</link>
         <description><![CDATA[<div>Kesenian Islam berupa kaligrafi banyak ditemukan. Seperti halnya yang terjadi di Eropa pada abad pertengahan. Kaligrafi menjadi sesuatu yang dominan sebagai penghias pada benda-benda sekuler seperti koin, ubin-ubin, kerajinan logam, dan bahkan arsitektur. Penyebaran bentuk kesenian kaligrafi ini umumnya didapatkan dari bangunan-bangunan pada masa itu yang banyak dihias dengan kaligrafi. Termuat di dalamnya ayat-ayat dari Al-Qur’an. Bahkan, kaligrafi Islam yang digunakan dalam bentuk lukisan dan patung terkadang disebut dengan seni Al-Qur’an.&nbsp;</div>]]></description>
         <enclosure url="https://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/b/b8/Courtyard_of_the_S%C3%BCleymaniye_Mosque_in_Istanbul%2C_Turkey_004.jpg/1920px-Courtyard_of_the_S%C3%BCleymaniye_Mosque_in_Istanbul%2C_Turkey_004.jpg" />
         <pubDate>2022-11-11 09:20:06 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/cahyapradipa111/uyg8n853i0mgb4vu/wish/2379955090</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Arsitektur</title>
         <author>cahyapradipa111</author>
         <link>https://padlet.com/cahyapradipa111/uyg8n853i0mgb4vu/wish/2379955940</link>
         <description><![CDATA[<div>Cukup banyak ditemukannya penggunaan kolom dalam arsitektur pada zaman ini. Kolom-kolom tersebut bervariasi, mulai dari yang sangat halus, memiliku alur vertikal, dan bahkan ada yang memutar. Abad ke-7 ditandai dengan munculnya masjid Hypostyle, yakni menggunakan banyak kolom dalam pembangunannya. Hal ini dlakukan untuk mendukung dinding-dinding yang rata. Tak hanya itu, arsitektur dari zaman ini juga memiliki unsur lengkungan, bahkan mirip dengan apa yang ditemukan pada zaman Romawi.&nbsp;</div>]]></description>
         <enclosure url="https://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/b/b5/Fatehput_Sikiri_Buland_Darwaza_gate_2010.jpg/1779px-Fatehput_Sikiri_Buland_Darwaza_gate_2010.jpg" />
         <pubDate>2022-11-11 09:21:01 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/cahyapradipa111/uyg8n853i0mgb4vu/wish/2379955940</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Keramik</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/cahyapradipa111/uyg8n853i0mgb4vu/wish/2379958348</link>
         <description><![CDATA[<div>Kesenian Islam dalam hal keramik juga menjadi sesuatu yang mencolok. Mulai dari tembikar sampai dengan ubin-ubin dinding. Keramik Cina memiliki peran sekaligus pengaruh yang besar terhadap desain dari tembikar Islam. Selain itu, keramik Cina juga dikagumi oleh peradaban lain dan oleh karena itu sering ditiru dan dipelajari. Tak kalah juga, tembikar Islam sangat diinginkan di Eropa, oleh karena desainnya yang unik. Seperti halnya <em>alberello, </em>sejenis toples gerabah <em>maiolica </em>yang awalnya dirancang untuk menampung dan menyimpan salep dan bahan-bahan apoteker lainnya, seperti obat-obatan kering.&nbsp;</div>]]></description>
         <enclosure url="https://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/c/c4/Animal_Decorated_Ottoman_Pottery_P1000585.JPG/1628px-Animal_Decorated_Ottoman_Pottery_P1000585.JPG" />
         <pubDate>2022-11-11 09:23:50 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/cahyapradipa111/uyg8n853i0mgb4vu/wish/2379958348</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Prehistoric Art</title>
         <author>cahyapradipa111</author>
         <link>https://padlet.com/cahyapradipa111/uyg8n853i0mgb4vu/wish/2398422339</link>
         <description><![CDATA[<div>Dapat dikatakan zaman Prasejarah karena merupakan zaman di mana manusia belum mengenal tulisan. Adapun pembagian periode atau periodisasi umum dari zaman Prasejarah, yakni Zaman Paleolitikum, Zaman Mesolitikum, dan Zaman Neolitikum.</div>]]></description>
         <enclosure url="https://media2.giphy.com/media/JNvxs4wodi3S9jsHZ5/giphy.gif" />
         <pubDate>2022-11-26 06:29:23 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/cahyapradipa111/uyg8n853i0mgb4vu/wish/2398422339</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Zaman Paleolitikum</title>
         <author>cahyapradipa111</author>
         <link>https://padlet.com/cahyapradipa111/uyg8n853i0mgb4vu/wish/2398423055</link>
         <description><![CDATA[<div>Zaman Paleolitikum juga disebut sebagai Zaman Batu Tua. Zaman Neolitikum merupakan zaman tertua dari periodisasi zaman Prasejarah. Ditelusuri telah berada dalam kurung waktu 40.000 SM sampai dengan 8.000 SM. Hal yang menjadi ciri khas dari zaman ini yakni manusia pada zaman ini menerapkan gaya hidup nomaden, yakni berpindah-pindah dan menetap di suatu tempat untuk waktu yang singkat. Tak hanya itu, manusia pada zaman ini bertahan hidup dengan cara memburu dan meramu. Bagian memburu biasanya diambil oleh para lelaki dan meramu biasanya dilakukan oleh wanita. Mereka dapat bertahan hidup dari tumbuh-tumbuhan hasil meramu beserta daging dari hasil buruan. Adapun peralatan-peralatan yang ditemukan pada zaman ini masih terbuat dari batu. Sebagian besar menggunakan bahan-bahan seperti tulang, kayu, dan batu saja.&nbsp;</div>]]></description>
         <enclosure url="https://1.bp.blogspot.com/-B3sBiKGLUkA/XDbR55mQvmI/AAAAAAAAAhQ/s3BmcIp6hj4ktDFT8PgfGoFUL4o0Wo2sACLcBGAs/s1600/Kehidupan%2BPada%2BMasa%2BBerburu%2Bdan%2BMengumpulkan%2BMakanan.jpg" />
         <pubDate>2022-11-26 06:31:42 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/cahyapradipa111/uyg8n853i0mgb4vu/wish/2398423055</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Zaman Mesolitikum</title>
         <author>cahyapradipa111</author>
         <link>https://padlet.com/cahyapradipa111/uyg8n853i0mgb4vu/wish/2398423394</link>
         <description><![CDATA[<div>Berupa zaman kedua sekaligus zaman penghubung ke Neolitikum. Pada zaman ini, manusia ditemukan telah memulai untuk bercocok tanam, tidak hanya mengandalkan hasil buruan. Walaupun dikit ditemukannya peninggalan dari zaman ini, adapun salah satu peninggalan berupa timbunan sampah dapur yang diduga merupakan bukti dari adanya kegiatan bercocok tanam yang dilakukan. Ditemukan pula adanya tanda-tanda deforstasi, salah satu tanda dari perluasan lahan. Para ahli menduga bahwa dari dilakukannya cocok tanam, tentunya akan memerlukan lahan yang lebih luas, oleh karena itu manusia pada zaman ini melakukan pemotongan pepohonan atau deforestasi. Tak hanya itu, perkakas yang ditemukan pada zaman ini sudah berupa rakitan, seperti halnya busur, alat pancing, beliung batu, dan berbagai alat dari kayu telah ditemukan.&nbsp;</div>]]></description>
         <enclosure url="https://www.google.com/url?sa=i&amp;url=https%3A%2F%2Fsumbersejarah1.blogspot.com%2F2017%2F12%2Fmasa-bercocok-tanam-tingkat-lanjut.html&amp;psig=AOvVaw1sSzZsSfS_u3Rz-40nYr9h&amp;ust=1669532494874000&amp;source=images&amp;cd=vfe&amp;ved=0CBAQjRxqFwoTCMj4nK2jy_sCFQAAAAAdAAAAABAJ" />
         <pubDate>2022-11-26 06:33:04 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/cahyapradipa111/uyg8n853i0mgb4vu/wish/2398423394</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Zaman Neolitikum</title>
         <author>cahyapradipa111</author>
         <link>https://padlet.com/cahyapradipa111/uyg8n853i0mgb4vu/wish/2398430889</link>
         <description><![CDATA[<div>Zaman di mana hanya tersisa satu spesies manusia dari banyaknya spesies manusia yang mendahului. Disebut sebagai manusia modern atau <em>homo sapiens</em>. Zaman Neolitikum bermula dari tahun 10.200 SM sampai dengan kisaran 4.500 – 2.000 SM. Dapat ditemukan berbagai kemajuan pada zaman ini, baik dari gaya hidup manusianya, dan berbagai teknologi yang baru ditemukan.<em> </em>Salah satunya yakni bertani, manusia pada zaman ini telah melanjutkan kemahirannya untuk bercocok tanam dari zaman Mesolitikum dan menjadikan bertani dan hasil tani sebagai salah satu sumber pangan yang utama. Berbagai jenis tanaman telah dibudidayakan dan dimanfaatkan, salah satunya, yakni gandum. Tak hanya itu, ditemukan juga bahwa manusia pada zaman ini sudah menjinakkan berbagai satwa dan menjadikannya hewan ternak. Ditemukan juga banyak pemukiman-pemukiman yang menjadi bukti dari gaya hidup manusia pada zaman ini yang sudah menetap secara permanen. Sampai menciptakan suatu desa, lengkap dengan suku-sukunya. Aspek spiritualitas juga sudah berkembang pada zaman ini, dapat dilihat dari temuan-temuan <em>altar</em> atau tempat pemujaan dan persembahan yang ditujukan kepada leluhur.</div>]]></description>
         <enclosure url="https://www.google.com/url?sa=i&amp;url=https%3A%2F%2Fwww.harapanrakyat.com%2F2020%2F07%2Fsejarah-manusia-purba-neolitikum%2F&amp;psig=AOvVaw2M5NIlv72C9G07zNjWChki&amp;ust=1669532556192000&amp;source=images&amp;cd=vfe&amp;ved=0CBAQjRxqFwoTCLCttMqjy_sCFQAAAAAdAAAAABAX" />
         <pubDate>2022-11-26 07:03:08 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/cahyapradipa111/uyg8n853i0mgb4vu/wish/2398430889</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Zaman Perunggu</title>
         <author>cahyapradipa111</author>
         <link>https://padlet.com/cahyapradipa111/uyg8n853i0mgb4vu/wish/2398434572</link>
         <description><![CDATA[<div>Dicirikan dengan berkembangnya keahlian untuk mengolah logam. Manusia pada zaman ini sudah mengenal berbagai cara dan teknik untuk mengolah logam, seperti halnya peleburan dan pemaduan logam. Ditemukan peninggalan-peninggalan seperti kapak perunggu, nekara, perhiasan perunggu, dan berbagai alat berbahan perunggu lainnya. Secara kronologis, zaman ini masuk ke dalam waktu setelah Zaman Batu Muda atau zaman Neolitikum. Masih membawa gaya hidup yang menetap secara permanen. Bahkan, pada akhir Zaman Perunggu telah ditemukan berbagai kota atau peradaban/kekaisaran yang berkembang, seperti halnya di Mesir, Tiongkok, dan Mesopotamia.&nbsp;<br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="https://www.google.com/url?sa=i&amp;url=https%3A%2F%2Fgenemil.com%2Fzaman-logam%2F&amp;psig=AOvVaw0gcGgERRlgWr2OV2O_4WoN&amp;ust=1669533320154000&amp;source" />
         <pubDate>2022-11-26 07:16:24 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/cahyapradipa111/uyg8n853i0mgb4vu/wish/2398434572</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Indian Art</title>
         <author>cahyapradipa111</author>
         <link>https://padlet.com/cahyapradipa111/uyg8n853i0mgb4vu/wish/2398435572</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="https://media3.giphy.com/media/9d0pg7tFlMlJUx1s1Z/giphy.gif" />
         <pubDate>2022-11-26 07:20:16 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/cahyapradipa111/uyg8n853i0mgb4vu/wish/2398435572</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Hinduisme</title>
         <author>cahyapradipa111</author>
         <link>https://padlet.com/cahyapradipa111/uyg8n853i0mgb4vu/wish/2398447474</link>
         <description><![CDATA[<div>Hinduisme berkembang dari bangsa Arya yang telah lama menetapi lembah Sungai Indus. Manuskrip-manuskrip kuno menjadi akar dari Hinduisme dan telah berkembang seiring penyebarannya oleh bangsa Arya. Dikatakan bahwa Hindusme sendiri merupakan rangkaian dari berbagai pandangan filosofis, daripada sebuah kesatuan yang baku dan seragam. Hinduisme sendiri telah menyebar dan sebagain besarnya ditemukan di Asia Selatan, yakni di India dan Nepal. Kesusastraan Hindu digolongkan menjadi dua kelompok besar, yakni <em>Sruti</em> (apa yang ‘diingat’) dan <em>Smerti </em>(apa yang ‘didengar’). Di dalamnya termuat filsafat, <em>yadnya</em>, lagu-lagu pujaan, ilmu pengobatan, tata bahasa, astronomi, prosesi ritual, dan bahkan kaidah arsitektur Hindu.&nbsp;</div>]]></description>
         <enclosure url="https://k9-drupal-images.k.dk/vidensportal-drupal-images.k.dk/styles/main-ultrawide-304/s3/2018/10-15/tema_2.png" />
         <pubDate>2022-11-26 08:00:17 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/cahyapradipa111/uyg8n853i0mgb4vu/wish/2398447474</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Bhagawadgita</title>
         <author>cahyapradipa111</author>
         <link>https://padlet.com/cahyapradipa111/uyg8n853i0mgb4vu/wish/2398448708</link>
         <description><![CDATA[<div>Bhagawadgita merupakan susastra Hinduisme yang merupakan bagian dari Mahabharata, yakni wiracarita besar India Kuno yang bertuliskan sanskerta. Bhagawadgita sendiri masuk ke dalam kelompok <em>Smerti, </em>salah satu dari dua pengelompokkan besar dalam susastra Hinduisme. Bhagawadgita berisikan percakapan atau dialog antara Sri Krishna dengan Arjuna. Sri Krishna sebagai <em>awatara</em> atau penjelmaan dari Tuhan Yang Maha Esa dan Arjuna, yakni salah satu putra Pandawa dan sekaligus menjadi murid Sri Krishna. Termuat di dalamnya ajaran-ajaran filsafat yang diberikan oleh Sri Krishna demi membantu Arjuna dalam mengatasi konflik internal yang dialaminya. Bhagawadgita sendiri termasuk ke dalam Bhismaparwa, yakni salah satu parwa dalam epos Mahabharata. Berlangsung pada permulaan Bharatayudha, atau perang di Kurukshetra. Pada saat ini, Arjuna sedang berada di tengah-tengah medan perang dan bimbang akan keputusan yang perlu ia jalankan. Oleh karena kenyataan bahwa ia harus berperang melawan sanak saudara, teman-teman, dan guru-gurunya. Di sinilah Sri Krishna memberikan nasihat dan ajaran-ajaran filsafat kepada Arjuna. Hal ini menjadi sebuah syair tersendiri yang kini dituangkan dan berupa kitab Bhagawadgita.&nbsp;</div>]]></description>
         <enclosure url="https://www.google.com/url?sa=i&amp;url=https%3A%2F%2Fwww.learnreligions.com%2Fthe-bhagavad-gita-introduction-1770663&amp;psig=AOvVaw2MtTkxAijHRV264u1wiQkN&amp;ust=1669536139876000&amp;source=images&amp;cd=vfe&amp;ved=0CBAQjRxqFwoTCKCvxPawy_sCFQAAAAAdAAAAABAm" />
         <pubDate>2022-11-26 08:04:35 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/cahyapradipa111/uyg8n853i0mgb4vu/wish/2398448708</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Chinese Art</title>
         <author>cahyapradipa111</author>
         <link>https://padlet.com/cahyapradipa111/uyg8n853i0mgb4vu/wish/2398507208</link>
         <description><![CDATA[<div>Cina sering dikatakan sebagai negara dengan nilai kebudayaan yang kental dan masih dipertahankan sampai saat ini. Ditemukan perubahan dari gaya seni Cina seiring berjalannya waktu. Dapat dilihat bahwa perubahan ditemukan dari karya seni yang cenderung berfokuskan kepada objek, ciri khas seni pada zaman Neolitikum, lalu bergerak kepada karya seni lukisan dan kaligrafi dari Periode Han (200 SM). Setelah itu, gaya seni dari Cina tidak mengalami perubahan yang drastis, menetapkan landasan dasar yang sudah ada dari lama.&nbsp;</div>]]></description>
         <enclosure url="https://media2.giphy.com/media/26vUt1JL6BXGr91n2/giphy.gif" />
         <pubDate>2022-11-26 10:38:38 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/cahyapradipa111/uyg8n853i0mgb4vu/wish/2398507208</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Karya Tanah Liat Zaman Neolitikum</title>
         <author>cahyapradipa111</author>
         <link>https://padlet.com/cahyapradipa111/uyg8n853i0mgb4vu/wish/2398552860</link>
         <description><![CDATA[<div>Salah satu karya dari masa ini ditemukan di Cina, masyarakat Cina Utara memiliki ketertarikan kepada unsur dekorasi dan bentuk dari sebuah karya tanah liat, khususnya pembuatan vas atau pot. Tak hanya pot, masyarakat pada masa itu juga tertarik dalam membuat karya seni keranjang serta menjahit kain sutra dan rami. Unsur seni dan keindahan dapat ditemukan dari tiap-tiap karya seni mereka.&nbsp;</div>]]></description>
         <enclosure url="https://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/e/e2/PeiligangCulture-RedPotWithTwoEars-ShanghaiMuseum-May27-08.jpg/188px-PeiligangCulture-RedPotWithTwoEars-ShanghaiMuseum-May27-08.jpg" />
         <pubDate>2022-11-26 12:41:41 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/cahyapradipa111/uyg8n853i0mgb4vu/wish/2398552860</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Periode Han</title>
         <author>cahyapradipa111</author>
         <link>https://padlet.com/cahyapradipa111/uyg8n853i0mgb4vu/wish/2398554504</link>
         <description><![CDATA[<div>Karya seni pada masa ini (200 SM - 221 M) menjadikan lukisan sebagai media utama dalam mengekspresikan suatu ide yang kompleks. Banyak dari lukisannya memiliki detail yang tinggi dalam melukis sebuah tokoh atau figur, lukisan hewan-hewannya yang terlihat nyata dan hidup serta penggunaan goresan kuas yang berliku-liku. Sebuah media baru berupa kaligrafi pertama muncul pada masa ini. Banyak dari pelukis kaligrafi pada masa itu tidak menuliskan namanya, oleh karena itu, banyak dari temuan karya kaligrafi pada masa ini tidak disertakan nama pembuatnya. Mereka sangat rendah hati dan justru tidak terpikat pada popularitas. Karya-karya kaligrafi yang muncul pada masa ini telah menjadi patokan atau standar hingga masa-masa mendatang, oleh karena tingkat kemampuan dan keahlian dari pelukis kaligrafi pada masa ini telah mencapai tingkatan yang tinggi.&nbsp;</div>]]></description>
         <enclosure url="https://www.google.com/url?sa=i&amp;url=https%3A%2F%2Fmedan.tribunnews.com%2F2021%2F10%2F13%2Fmateri-belajar-ips-kelas-10-mengenal-peradaban-kuno-di-asia-china-mesir-irak-dan-india&amp;psig=AOvVaw3Npvp7XpgjAn5In59X-J3r&amp;ust=1669553212602000&amp;source=images&amp;cd=vfe&amp;ved=0CBAQjRxqFwoTCMCeocTwy_sCFQAAAAAdAAAAABAI" />
         <pubDate>2022-11-26 12:45:46 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/cahyapradipa111/uyg8n853i0mgb4vu/wish/2398554504</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Periode Dinasti-Dinasti Utara dan Selatan </title>
         <author>cahyapradipa111</author>
         <link>https://padlet.com/cahyapradipa111/uyg8n853i0mgb4vu/wish/2398556453</link>
         <description><![CDATA[<div>Dengan runtuhnya Dinasti Han, Cina bergerak kepada periode yang mana dikenal dengan periode Dinasti-Dinasti&nbsp;Utara dan Selatan (220 M - 581). Sesuai dengan namanya, ditemukan bahwa pada masa ini banyak terdapat negara-negara dan dinasti yang dapat berdiri sendiri atau <em>autonomous. </em>Tiap dari tempat-tempatnya memiliki senimannya masing-masing. Sedikit ditemukan karya-karya yang tahan hingga saat ini, namun, telah ditemukan bahwa karya seni pada masa ini cenderung mengarah pada pembuatan ornamen, patung, dan lukisan dinding yang bercorak Buddha.&nbsp;</div>]]></description>
         <enclosure url="https://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/8/8d/NorthernWeiMaitreya.JPG/255px-NorthernWeiMaitreya.JPG" />
         <pubDate>2022-11-26 12:50:10 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/cahyapradipa111/uyg8n853i0mgb4vu/wish/2398556453</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Periode Dinasti T&#39;ang</title>
         <author>cahyapradipa111</author>
         <link>https://padlet.com/cahyapradipa111/uyg8n853i0mgb4vu/wish/2398557644</link>
         <description><![CDATA[<div>Pada masa ini (618 - 906), lukisan dijadikan sebagai karya seni yang utama. Tak hanya ditujukan kepada kerajaan, lukisan-lukisan pada masa ini juga ditujukan kepada tempat-tempat spiritual, dengan desainnya yang bercorak Buddha. Seniman-seniman hebat pada masa ini dilayani dengan penuh hormat.&nbsp;</div>]]></description>
         <enclosure url="https://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/0/0b/Sui_Yangdi_Tang.jpg/330px-Sui_Yangdi_Tang.jpg" />
         <pubDate>2022-11-26 12:53:04 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/cahyapradipa111/uyg8n853i0mgb4vu/wish/2398557644</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Periode Lima Dinasti</title>
         <author>cahyapradipa111</author>
         <link>https://padlet.com/cahyapradipa111/uyg8n853i0mgb4vu/wish/2398559814</link>
         <description><![CDATA[<div>Walaupun sedikit ditemukan karya seni yang bertahan dari masa ini (907 - 960), reputasi menunjukkan bahwa seniman-seniman pada masa ini dapat dikatakan ahli dan hebat. Seperti halnya, Fan K’uan, Li Ch’eng, Tung Yuan, dan Chu Jan. Seniman-seniman abad kemudian bahkan kagum dengan seniman-seniman pada masa ini. Mereka dapat melukis potret, lukisan bercorak Buddha, dan lukisan-lukisan dekoratif, namun, tetap mendapatkan fokus kepada lukisan landscape menggunakan tinta pada sebuah media kain sutra.&nbsp;</div>]]></description>
         <enclosure url="https://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/3/37/Li_Cheng_Buddhist_Temple_in_Moutain_All.jpg" />
         <pubDate>2022-11-26 12:58:21 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/cahyapradipa111/uyg8n853i0mgb4vu/wish/2398559814</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Periode Dinasti Yuan</title>
         <author>cahyapradipa111</author>
         <link>https://padlet.com/cahyapradipa111/uyg8n853i0mgb4vu/wish/2398561133</link>
         <description><![CDATA[<div>Untuk pertama kalinya, pada masa ini (1279 - 1368), Cina diduduki oleh penguasa dari luar. Cina menjadi sebuah kesatuan politik yang lebih besar dengan kekuasaan Mongol. Cina Selatan, yang mana telah bertahan paling lama dari kekuasaan Mongol, telah memperoleh akibatnya. Terjadi sebuah diskriminasi yang ditujukan kepada Cina Selatan yang membuat banyak tokoh penting dan seniman untuk keluar dari keberadaan publik dan melanjutkan karyanya untuk kepentingan pribadi. Sering kali berada di bawah ajaran Buddha atau Dao. Seniman-seniman tersebut menjadikan karya seni sebagai sebuah media mengekspresikan diri dibandingkan untuk kepentingan pihak lain. Teknik goresan kuas cenderung mengarah ke kaligrafi dengan melampaui apa yang menjadi standar biasanya, untuk menciptakan bentuk-bentuk yang merepresentasikan sesuatu yang lebih besar.&nbsp;</div>]]></description>
         <enclosure url="https://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/4/44/Y%C3%BCen_dynasty_Manichaean_diagram_of_the_Universe.jpg/255px-Y%C3%BCen_dynasty_Manichaean_diagram_of_the_Universe.jpg" />
         <pubDate>2022-11-26 13:00:59 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/cahyapradipa111/uyg8n853i0mgb4vu/wish/2398561133</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Periode Dinasti Ching</title>
         <author>cahyapradipa111</author>
         <link>https://padlet.com/cahyapradipa111/uyg8n853i0mgb4vu/wish/2398562267</link>
         <description><![CDATA[<div>Masa ini merupakan dinasti Cina terakhir. Sudah hadirnya permintaan dari negara luar untuk memiliki karya seni dari Cina. Pada masa ini, munculnya permintaan yang banyak akan karya seni berbahan keramik dengan warna-warna yang cerah, diiringi dengan pola dan corak yang khas, bercirikan seperti lukisan yang elegan. Sebuah sekolah seni eksentrik megembangkan sebuah gaya seni ekspresionisme yang menekankan goresan kuas yang spontan dan dengan warna-warna yang cerah. Seniman-seniman pada masa itu gemar menciptakan karya-karya seni seukuran tangan yang memiliki detail yang tinggi. &nbsp;</div>]]></description>
         <enclosure url="https://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/6/62/Pine%2C_Plum_and_Cranes.jpg/255px-Pine%2C_Plum_and_Cranes.jpg" />
         <pubDate>2022-11-26 13:04:02 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/cahyapradipa111/uyg8n853i0mgb4vu/wish/2398562267</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Korean Art</title>
         <author>cahyapradipa111</author>
         <link>https://padlet.com/cahyapradipa111/uyg8n853i0mgb4vu/wish/2398566437</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="https://media4.giphy.com/media/26BRQqQOJ38V4sPyU/giphy.gif" />
         <pubDate>2022-11-26 13:14:24 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/cahyapradipa111/uyg8n853i0mgb4vu/wish/2398566437</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Periode Silla</title>
         <author>cahyapradipa111</author>
         <link>https://padlet.com/cahyapradipa111/uyg8n853i0mgb4vu/wish/2398570640</link>
         <description><![CDATA[<div>Periode Silla dikatakan sebagai periode dengan kerajaannya hasil dari penggabungan berbagai negara bagian. Tepatnya negara bagian milik Konfederasi Jinhan di bagian selatan semenanjung Korea dan dilaksanakan oleh Bak Hyeokgeose. Periode Silla berlangsung pada tahun 57 SM sampai dengan 925 M. Ditemukan artefak atau peninggalan karya seni berbahan emas. Karya seni pada periode ini tidak dipengaruhi oleh Tiongkok dan memiliki gaya seninya yang tersendiri, seperti halnya Goguryeo dan Baekje.</div>]]></description>
         <enclosure url="https://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/d/df/Korea-Silla_kingdom-Gold_crown_from_Hwangnam_Daechong-No.191-01D.jpg/300px-Korea-Silla_kingdom-Gold_crown_from_Hwangnam_Daechong-No.191-01D.jpg" />
         <pubDate>2022-11-26 13:23:59 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/cahyapradipa111/uyg8n853i0mgb4vu/wish/2398570640</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Periode Buyeo</title>
         <author>cahyapradipa111</author>
         <link>https://padlet.com/cahyapradipa111/uyg8n853i0mgb4vu/wish/2398580566</link>
         <description><![CDATA[<div>Buyeo merupakan suatu kerajaan kuno yang berkembang di Korea Utara (kini sebelah selatan Manchuria) pada abad ke-2 SM sampai dengan tahun 494 M. Kerajaan ini muncul setelah kehancuran dari Kerajaan Gojoseon yang mendahuluinya. Disebut bahwa Kerajaan Bueyo merupakan pendahulu utama Kerajaan Goguryeo dan Baekje sekaligus dianggap sebagai tempat asal nenek moyang orang Korea modern. Dalam segi arsitektur, batu menjadi bahan utama dalam pembangunan berbagai bangunan pada periode ini, oleh karena sifatnya yang kokoh. Sisa-sisa peninggalannya masih ada hingga kini.</div>]]></description>
         <enclosure url="https://www.visitkorea.or.id/uploads/media/images/2019-06-17/2019-06-17-03/2601522_image_4%20(1).jpg" />
         <pubDate>2022-11-26 13:46:13 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/cahyapradipa111/uyg8n853i0mgb4vu/wish/2398580566</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Periode Koryo </title>
         <author>cahyapradipa111</author>
         <link>https://padlet.com/cahyapradipa111/uyg8n853i0mgb4vu/wish/2398580940</link>
         <description><![CDATA[<div>Karya-karya pada masa ini masih terdapat pengaruh Cina di dalamnya. Namun, ditemukan bahwa lukisan di Korea pada masa ini (918 – 1392) masih menerapkan seni terapan, dengan artian, semua karya-karya yang ditemukan melukis potret dari sebuah subjek. Dengan itu, karya patung dari masa ini juga memiliki peran yang besar dalam mengekspresikan seni bercorak Buddha. Dalam karya-karya kecil dari bahan logamlah ciri khas dari gaya seni pada masa ini ditonjolkan.&nbsp;</div>]]></description>
         <enclosure url="https://koreajoongangdaily.joins.com/2019/01/08/koreanHeritage/Kansong-saves-treasures-one-auction-at-a-time-Exhibit-honors-institutions-that-bolstered-independence/3057873.html#" />
         <pubDate>2022-11-26 13:47:06 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/cahyapradipa111/uyg8n853i0mgb4vu/wish/2398580940</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Periode Sung</title>
         <author>cahyapradipa111</author>
         <link>https://padlet.com/cahyapradipa111/uyg8n853i0mgb4vu/wish/2398582179</link>
         <description><![CDATA[<div>Seni terapan dari masa ini (960 – 1279)&nbsp; secara keseluruhan telah dikenal memiliki nilai keterampilan yang tinggi dan keindahan dalam desainnya. Ditemukan sebuah gaya seni yang elegan dari masa ini, khususnya pada pembuatan patung dari giok. Gaya seni ini paling jelas dilihat pada karya-karya keramik. Media keramik ini menjadi representasi yang besar dari masa Dinasti Sung.&nbsp;</div>]]></description>
         <enclosure url="https://commons.wikimedia.org/wiki/File:Song_Dynasty_porcelain_box_with_flower_design.JPG" />
         <pubDate>2022-11-26 13:49:55 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/cahyapradipa111/uyg8n853i0mgb4vu/wish/2398582179</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Periode Choson dan Yi</title>
         <author>cahyapradipa111</author>
         <link>https://padlet.com/cahyapradipa111/uyg8n853i0mgb4vu/wish/2398583045</link>
         <description><![CDATA[<div><br>Walaupun Korea pernah dijajah oleh Jepang saat Periode Yi (1592), gaya seni Korea masih memiliki kedudukan yang dekat dengan budaya dari Cina. Pada masa ini, lukisan menjadi media utama dalam pembuatan karya seni. Cina dan Korea, keduanya memiliki seniman-seniman yang hebat, namun, mereka terorganisir secara berbeda.&nbsp;</div>]]></description>
         <enclosure url="https://commons.wikimedia.org/wiki/File:Middle_Class_in_Joseon_Korea.jpg" />
         <pubDate>2022-11-26 13:51:38 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/cahyapradipa111/uyg8n853i0mgb4vu/wish/2398583045</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Japanese Art</title>
         <author>cahyapradipa111</author>
         <link>https://padlet.com/cahyapradipa111/uyg8n853i0mgb4vu/wish/2398587181</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="https://media1.giphy.com/media/26gsfK34rEMn7jCik/giphy.gif" />
         <pubDate>2022-11-26 14:00:34 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/cahyapradipa111/uyg8n853i0mgb4vu/wish/2398587181</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Zaman Jōmon</title>
         <author>cahyapradipa111</author>
         <link>https://padlet.com/cahyapradipa111/uyg8n853i0mgb4vu/wish/2398595445</link>
         <description><![CDATA[<div>Berlangsung sekitar tahun 14.000 SM sampai dengan 3.000 M, orang-orang pada masa ini menerapkan gaya hidup memburu-meramu, ciri dari gaya hidup zaman Neolitikum yang mendahuluinya. Sudah dikenalnya sistem pertanian dan berbagai teknik dan cara bercocok tanam. Orang Jomon juga sudah menetap dan bahkan membuat rumah-rumah yang dibangun di atas tanah dan diberi atap kayu. Ditemukannya berbagai bejana dari tanah liat yang berisikan pola-pola. Bahkan, dikatakan bahwa tembikar tertua dapat berasal dari Jepang, tepatnya dari zaman Jōmon. Tak hanya tembikar, ditemukan juga pisau belati, giok, sisir dari kulit kerang dan berbagai barang keperluan rumah tangga lainnya. Hal ini menunjukkan bahwa adanya kemungkinan sebuah rute perdagangan yang ada sampai sejauh Okinawa. Sebuah analisis DNA menunjukkan bahwa masyarakat dan orang-orang asli Hokkaido dan bagian utara pulau Honshu adalah keturunan dari orang zaman Jōmon sekaligus merupakan keturunan dari manusia pertama penghuni Jepang.&nbsp;<br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="https://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/1/1e/MiddleJomonVessel.JPG/330px-MiddleJomonVessel.JPG" />
         <pubDate>2022-11-26 14:18:45 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/cahyapradipa111/uyg8n853i0mgb4vu/wish/2398595445</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Dogū</title>
         <author>cahyapradipa111</author>
         <link>https://padlet.com/cahyapradipa111/uyg8n853i0mgb4vu/wish/2398607804</link>
         <description><![CDATA[<div>Dogū merupakan salah satu peninggalan dari akhir zaman Jomon. Berupa arca berbentuk manusia. Dogū sendiri secara harafiah memiliki arti sebagai sosok tanah. Dogū secara ekslusif ditemukan pada zaman Jomon, tidak lagi dibuat pada zaman setelahnya, yakni periode Yayoi. Diperkirakan bahwa diciptakannya sekitar 18.000 buah Dogū yang tersebar di seluruh Jepang, kecuali bagian Okinawa. Sebagian besarnya ditemukan di Jepang bagian timur. Beberapa ahli menduga bahwa Dogū sendiri digunakan sebagai media sihir simpatik atau sihir imitatif yang mana digunakan untuk menyembuhkan berbagai penyakit. Dogū diduga sebagai patung orang dan penyakit-penyakitnya nanti akan disalurkan dan Dogū sendiri akan dihancurkan, sebagai bentuk pembersihan dari penyakit-penyakit yang telah disalurkan.&nbsp;<br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="https://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/6/6c/Dogu_Miyagi_1000_BCE_400_BCE.jpg/330px-Dogu_Miyagi_1000_BCE_400_BCE.jpg" />
         <pubDate>2022-11-26 14:44:41 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/cahyapradipa111/uyg8n853i0mgb4vu/wish/2398607804</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Zaman Yayoi</title>
         <author>cahyapradipa111</author>
         <link>https://padlet.com/cahyapradipa111/uyg8n853i0mgb4vu/wish/2398615090</link>
         <description><![CDATA[<div>Zaman Yayoi berlangsung pada tahun 400 SM sampai dengan 250 M. Orang-orang pada masa ini sudah mempelajari dan mahir dalam hal bertenun, bertani, serta membuat perkakas. Dalam hal bertani, ditemukan bahwa mereka umumnya menanam padi di sawah, lengkap dengan sistem irigasi. Sistem irigasi sendiri ditemukan telah berada sejak tahun 8.000 SM di Delta Sungai Yangtze dan baru mulai menyebar ke Jepang pada tahun 1.000 SM. Dalam segi menempa, mereka mempelajari teknik-teknik dan cara membuat perkakas dari Korea dan Tiongkok. Peninggalan-peninggalan dari zaman ini didapat dari situs Yoshinogari, yang mana ditemukan berbagai artefak berbahan besi dan perunggu yang berasal dari sekitar tahun 400 SM, termasuk di dalamnya perkakas dari Korea dan Tiongkok<br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="https://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/c/c4/DotakuBronzeBellLateYayoi3rdCenturyCE.jpg/330px-DotakuBronzeBellLateYayoi3rdCenturyCE.jpg" />
         <pubDate>2022-11-26 14:58:20 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/cahyapradipa111/uyg8n853i0mgb4vu/wish/2398615090</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Zaman Asuka</title>
         <author>cahyapradipa111</author>
         <link>https://padlet.com/cahyapradipa111/uyg8n853i0mgb4vu/wish/2398632083</link>
         <description><![CDATA[<div>Zaman dengan bentukan negara Jepang yang masih dikatakan kuno/purba. Zaman Asuka berlangsung pada sekitar tahun 538 – 710. Zaman Asuka menandakan masuknya agama Buddha ke Jepang, tepatnya pada tahun 538, melalui Baekje. Penyebaran Buddhisme dilakukan oleh para penguasa pada zaman ini. Salah satunya, yakni Pangeran Shōtoku yang berdedikasi dalam menyebarkan ajaran-ajaran Buddhisme ke Jepang. Pada Perintah Reformasi Taika (645), Jepang semakin giat mengadopsi praktik-praktik budaya dari Tiongkok, melakukan organisasi ulang, serta menyusun undang-undang, yang mana masih berupa struktur administrasi dari Tiongkok pada saat itu. Tak hanya itu, istilah dan sebutan <em>Nihon </em>(日本) juga mulai dipakai sebagai nama negara sejak zaman Asuka.<br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="https://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/5/55/Takamat1.jpg/330px-Takamat1.jpg" />
         <pubDate>2022-11-26 15:33:08 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/cahyapradipa111/uyg8n853i0mgb4vu/wish/2398632083</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Zaman Nara</title>
         <author>cahyapradipa111</author>
         <link>https://padlet.com/cahyapradipa111/uyg8n853i0mgb4vu/wish/2398647298</link>
         <description><![CDATA[<div>Bercirikan adanya pemindahan ibu kota ke Heijō-kyō, kini bernama Nara. Pemindahan tersebut dipelopori oleh Maharani Genmei pada tahun 710 dengan cara mengeluarkan perintah kekaisaran. Ibu kota yang baru ini mencontoh model dari ibu kota Dinasti T’ang, yakni di Chang’an, kini bernama Xi’an. Munculnya berbagai susastra berisikan sejarah yang ditemukan pada zaman ini. Kegiatan penulisan sejarah Jepang ini berada pada puncaknya pada awal abad ke-8. Hasil sastra-sastra tersebut yakni, meliputi <em>Kojiki</em> (712) dan <em>Nihon</em> <em>Shoki</em> (720). Termuat di dalamnya kisah sejarah Jepang dari awal sejak zaman mitologi Jepang. Dikisahkan bahwa Jepang didirikan pada tahun 660 SM oleh Kaisar Jimmu yang merupakan keturunan langsung dari Amaterasu&nbsp;<br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="https://www.google.com/url?sa=i&amp;url=https%3A%2F%2Fid.wikipedia.org%2Fwiki%2FNihon_Shoki&amp;psig=AOvVaw1Mdy_iRiQ5y0uZaK8FfpHl&amp;ust=1669565202738000&amp;source=images&amp;cd=vfe&amp;ved=0CBAQjRxqFwoTCJCs3pidzPsCFQAAAAAdAAAAABAE" />
         <pubDate>2022-11-26 16:07:09 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/cahyapradipa111/uyg8n853i0mgb4vu/wish/2398647298</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Parthian and Sassanian Art</title>
         <author>cahyapradipa111</author>
         <link>https://padlet.com/cahyapradipa111/uyg8n853i0mgb4vu/wish/2398648989</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="https://media1.giphy.com/media/Lx796DHNNGks8/giphy.gif" />
         <pubDate>2022-11-26 16:11:39 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/cahyapradipa111/uyg8n853i0mgb4vu/wish/2398648989</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Periode Helenistik</title>
         <author>cahyapradipa111</author>
         <link>https://padlet.com/cahyapradipa111/uyg8n853i0mgb4vu/wish/2398665425</link>
         <description><![CDATA[<div>Dikatakan bahwa awalnya, kesenian Parthia sangat dipengaruhi dan bahkan disamakan dengan kesenian Yunani. Khususnya, terjadi di ibu kota Parthia awal, yakni Nisa. Adapun banyak kemiripan yang bisa dilihat dalam bukti-bukti peninggalan kesenian Parthia dengan kesenian Yunani. Sebagian besar dari peninggalan tersebut ditemukan pada tiga abad pertama SM. Dalam pahatannya digunakan marmer murni Yunani serta menerapkan gaya Helenistik, khas kesenian pada zaman Yunani. Patung-patung yang ditemukan pada masa ini berupa figuratif.&nbsp;<br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="https://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/6/6f/Sarbaz_Nysa.jpg" />
         <pubDate>2022-11-26 16:49:41 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/cahyapradipa111/uyg8n853i0mgb4vu/wish/2398665425</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Lukisan</title>
         <author>cahyapradipa111</author>
         <link>https://padlet.com/cahyapradipa111/uyg8n853i0mgb4vu/wish/2398665816</link>
         <description><![CDATA[<div>Lukisan pada kesenian Parthia disebut sebagai mural yang dilukis. Mural-mural ini berupa fragmen-fragmen dari lukisan dinding. Beberapa di antaranya ditemukan di Ashur dan Babilonia. Sebagian besar dari mural-mural ini ditemukan di kuil dan rumah ibadah. Termuat di dalamnya adegan-adegan penting dari Alkitab. Beberapa kuil menggambarkan sebuah sosok penderma beserta anggota keluarganya, menjadikan sesuatu yang mencolok. Adegan perjamuan dan perburuan digambarkan sebagai kehidupan dari bangsawan dan kelas penguasa.</div>]]></description>
         <enclosure url="https://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/3/34/Duraeuropa-1-.gif/330px-Duraeuropa-1-.gif" />
         <pubDate>2022-11-26 16:50:36 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/cahyapradipa111/uyg8n853i0mgb4vu/wish/2398665816</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Relief</title>
         <author>cahyapradipa111</author>
         <link>https://padlet.com/cahyapradipa111/uyg8n853i0mgb4vu/wish/2398666065</link>
         <description><![CDATA[<div>Adapun pencapaian besar dari bangsa Sassania, yakni relief-relief batu, lebih dari 30 ditemukan berasal dari zaman ini. Sebagian besar ditemukan berasal dari abad ke-3 sampai dengan awal abad ke-4. Termuat didalamnya gambaran dari berbagai peristiwa penting, biasnaya dikaitkan dengan penguasa tertentu. Salah satu relief yang ditemukan menggambarkan Khosrai II di atas kuda mengenakan baju zirah berat. Sosok penguasa termuat di sisi depan, berukuran besar dan tinggi, mendominasi relief tersebut.&nbsp;</div>]]></description>
         <enclosure url="https://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/4/4a/Taq-e_Bostan_-_equestrian_statue.jpg/330px-Taq-e_Bostan_-_equestrian_statue.jpg" />
         <pubDate>2022-11-26 16:51:13 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/cahyapradipa111/uyg8n853i0mgb4vu/wish/2398666065</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Patung</title>
         <author>cahyapradipa111</author>
         <link>https://padlet.com/cahyapradipa111/uyg8n853i0mgb4vu/wish/2398673989</link>
         <description><![CDATA[<div>Patung dari zaman Parthia bercirikan bahan batu kapur, marmer, dan bahkan perunggu. Pose dan gaya yang digunakan dalam pembuatan patung sepenuhnya berorientasi pada pengamat, umumnya berupa figuratif. Hal ini menimbulkan suatu kesan potret yang nyata. Salah satu patung yang terkenal dari zaman ini, yakni patung Shami. Patung ini berasal dan ditemukan di Iran, Shami. Ditemukan di sisa-sisa kuil dewa Yunani yang ada pada masa itu. Patung Shami sendiri ditemukan seakan seperti aslinya, hanya saja, tangannya yang hilang. Hal yang menjadi unik, yakni dalam pembuatannya. Patung Shami dibuat terpisah, terpisah dalam hal bagian-bagian tubuhnya, nantinya dirangkai dan disusun menjadi apa yang menjadi patung Shami yang sekarang kita ketahui.&nbsp;<br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="https://www.google.com/url?sa=i&amp;url=https%3A%2F%2Fwww.wikiwand.com%2Fen%2FShami_statue&amp;psig=AOvVaw3leaia6AAQM90n3dT5sGxy&amp;ust=1669568976407000&amp;source=images&amp;cd=vfe&amp;ved=0CBAQjRxqFwoTCNj9oqCrzPsCFQAAAAAdAAAAABAg" />
         <pubDate>2022-11-26 17:10:22 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/cahyapradipa111/uyg8n853i0mgb4vu/wish/2398673989</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Arsitektur</title>
         <author>cahyapradipa111</author>
         <link>https://padlet.com/cahyapradipa111/uyg8n853i0mgb4vu/wish/2398683373</link>
         <description><![CDATA[<div>Arsitektur pada zaman Sassania memiliki ciri yang khas. Salah satu bangunan termegah pada zaman ini, yakni istana bata besar dengan aulanya yang berkubah tinggi. Bangunan ini memiliki peran yang penting sebagai acuan arsitektur Islam. Taq Kasra, istana di Ctesiphone didominasi dengan bangunan-bangunan yang menggunakan aula melengkung, sebagian besarnya bahkan masih berdiri hingga kini.</div>]]></description>
         <enclosure url="https://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/6/63/Ctesiphon-ruin_1864.jpg/330px-Ctesiphon-ruin_1864.jpg" />
         <pubDate>2022-11-26 17:33:43 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/cahyapradipa111/uyg8n853i0mgb4vu/wish/2398683373</guid>
      </item>
      <item>
         <title>South East Asian Art</title>
         <author>cahyapradipa111</author>
         <link>https://padlet.com/cahyapradipa111/uyg8n853i0mgb4vu/wish/2452314777</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="https://media1.giphy.com/media/xUNda4tyejY0KUxQac/giphy.gif" />
         <pubDate>2023-01-22 13:55:42 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/cahyapradipa111/uyg8n853i0mgb4vu/wish/2452314777</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Wayang Kulit</title>
         <author>cahyapradipa111</author>
         <link>https://padlet.com/cahyapradipa111/uyg8n853i0mgb4vu/wish/2462460281</link>
         <description><![CDATA[<div>Wayang Kulit merupakan seni tradisional asli Indonesia yang terutama berkembang di Jawa Tengah dan Jawa Timur. Pertunjukkan Wayang Kulit dibawakan oleh seorang dalang. Dalang berperan sebagai pembawa pertunjukkan sekaligus narator dari cerita, hingga pembacaan dialog. Dalam penampilannya, mengambil cerita dari naskah Mahabharata dan Ramayana, menceritakan bagian-bagian dari wiracerita tersebut. Namun, tidak dibatasi dengan cerita itu saja, banyak cerita lain dapat dibawakan dalam pertunjukkan Wayang Kulit. Wayang Kulit dibuat dari kulit kambing, sapi, maupun kerbau yang telah diproses menjadi lembaran yang nantinya akan diolah lagi, ditambahkan berbagai ornamen sehingga menjadi karya akhirnya. &nbsp;</div>]]></description>
         <enclosure url="https://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/c/ca/Wayang_Performance.jpg/1920px-Wayang_Performance.jpg" />
         <pubDate>2023-01-31 04:56:04 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/cahyapradipa111/uyg8n853i0mgb4vu/wish/2462460281</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Barong</title>
         <author>cahyapradipa111</author>
         <link>https://padlet.com/cahyapradipa111/uyg8n853i0mgb4vu/wish/2462461023</link>
         <description><![CDATA[<div>Barong atau secara spesifiknya Barong Bali merupakan salah satu dari banyak seni pertunjukkan yang ada di Bali. Berupa tarian tradisional, sekaligus menjadi karya seni yang ditandai dengan topeng yang khas. Pada tariannya, biasa dilakukan oleh dua orang, satu fokus dengan menarikan dan menggerakkan topeng dan satunya lagi untuk bagian belakang. Erat kaitannya dengan upacara atau ritual yang terdapat dalam Hindu di Bali. Perwujudan Barong sendiri dipercaya sebagai simbol atau gambaran dari kebaikan itu sendiri atau dalam beberapa cerita, roh baik penjaga hutan. Hal ini bersambung dengan dipasangkannya Barong dengan Rangda pada upacara keagamaan umat Hindu di Bali, berdua saling melengkapi dan merupakan simbol dari kebaikan dan kejahatan yang ada di dunia ini,</div>]]></description>
         <enclosure url="https://www.raftingbali.net/wp-content/uploads/2015/09/Barong-Dance-Ubud-Bali-Feature-Image.jpg" />
         <pubDate>2023-01-31 04:57:04 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/cahyapradipa111/uyg8n853i0mgb4vu/wish/2462461023</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Songket</title>
         <author>cahyapradipa111</author>
         <link>https://padlet.com/cahyapradipa111/uyg8n853i0mgb4vu/wish/2462472182</link>
         <description><![CDATA[<div>Songket merupakan salah satu bentuk seni tradisional dari Asia Tenggara, tepatnya berasal dari Sumatera, Indonesia. Dulu erat kaitannya dengan status kerajaan, Kerajaan Sriwijaya. Termasuk ke dalam keluarga atau kategori tenun brokat. Ditenun menggunakan benang emas dan perak, hal ini menciptakan efek kemilau gemilang. Adapun berbagai jenis motif yang ada untuk songket itu sendiri. Beberapa motif-motif tradisional khas Sumatera, yakni motif Saik Kalamai, Buah Palo, Barantai Merah, Tampuak Manggih, Salapah, dan masih banyak lagi. Dulunya hanya untuk bangsawan, kini songket dapat ditemukan dan dikenakan oleh siapa pun. Songket kini masih memiliki nilai yang tinggi, seperti sebelumnya, yang membuat beda adalah kini didapatkan berbagai variasi bentuk, bahan, dan harga yang menyesuaikannya.</div>]]></description>
         <enclosure url="https://cdn.popbela.com/content-images/post/20211228/songket-49e1f8fb6ed844988b899e5e009f86e7.jpg" />
         <pubDate>2023-01-31 05:12:20 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/cahyapradipa111/uyg8n853i0mgb4vu/wish/2462472182</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Khon</title>
         <author>cahyapradipa111</author>
         <link>https://padlet.com/cahyapradipa111/uyg8n853i0mgb4vu/wish/2462495281</link>
         <description><![CDATA[<div>Khon adalah seni tradisional asli Thailand berisikan berbagai unsur seni, seperti tarian dan drama. Memiliki bentuk topeng yang khas, Khon sudah ada sejak lama, bahkan sebelum era Raja Narai Maharaj pada tahun 1529. Dibawakan oleh penari laki-laki besertakan narator dan ansambel tradisional, berupa <em>piphat</em> alat musik klasik khas Thailand. Khon sendiri membawakan kisah epik Ramakien, merupakan adaptasi Thailand dari epik Hindu, Ramayana. Khon membawakan gerakan-gerakan yang realistis dengan memberi penekanan pada emosi dan pembawaannya. Monyet menjadi peran yang penting dalam pertunjukan seni ini. Dilatihnya pemeran-pemeran Khon agar dapat melakukan gerakan-gerakan yang luwes, oleh karena tuntutan akan gerakan monyet yang realistis, bahkan sampai melakukan jungkir balik. &nbsp;</div>]]></description>
         <enclosure url="https://news.cgtn.com/news/3d3d674e3455444e34457a6333566d54/img/4501408c5eec497d9cfedcf75a436217/4501408c5eec497d9cfedcf75a436217.jpg" />
         <pubDate>2023-01-31 05:42:00 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/cahyapradipa111/uyg8n853i0mgb4vu/wish/2462495281</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Pagoda Satu Pilar</title>
         <author>cahyapradipa111</author>
         <link>https://padlet.com/cahyapradipa111/uyg8n853i0mgb4vu/wish/2462524325</link>
         <description><![CDATA[<div>Merupakan salah satu cerminan dari seni arsitektur yang terdapat di Vietnam. Pagoda Satu Pilar atau dalam bahasa Vietnam, Chùa Một Cột dikenal memiliki arsitektur yang kompleks. Berupa kuil Buddha bersejarah yang terletak di distrik Ba Đình, Hanoi, Vietnam, salah satu kuil yang paling ikonik di Vietnam. Selama era dinasti Ly, wihara ini dijadikan tempat upacara kerajaan tahunan untuk merayakan suatu hari raya dalam agama Buddha, tepatnya Waisak. Sejarah dari kuil ini erat kaitannya dengan Dinasti Lý yang sudah ada sejak tahun 1028.</div>]]></description>
         <enclosure url="https://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/9/90/One_Pillar_Pagoda_Hanoi.jpg/640px-One_Pillar_Pagoda_Hanoi.jpg" />
         <pubDate>2023-01-31 06:24:21 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/cahyapradipa111/uyg8n853i0mgb4vu/wish/2462524325</guid>
      </item>
      <item>
         <title>History of Art and Graphic Design in Indonesia</title>
         <author>cahyapradipa111</author>
         <link>https://padlet.com/cahyapradipa111/uyg8n853i0mgb4vu/wish/2462525293</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="https://media4.giphy.com/media/l0HUekRx5Npl3Lpbq/giphy.gif" />
         <pubDate>2023-01-31 06:25:21 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/cahyapradipa111/uyg8n853i0mgb4vu/wish/2462525293</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Mesin Cetak Pertama di Indonesia</title>
         <author>cahyapradipa111</author>
         <link>https://padlet.com/cahyapradipa111/uyg8n853i0mgb4vu/wish/2464723650</link>
         <description><![CDATA[<div>Berawal dari dibawakannya mesin cetak oleh Belanda ke pulau Jawa, tepatnya Batavia pada tahun 1659. Diberi nama Faber &amp; Schlider, sesuai dengan nama perusahaan yang menciptakannya. Baru pada tahun 1744 munculnya surat kabar atau koran, dikenalkan oleh Belanda juga. </div>]]></description>
         <enclosure url="https://jayaprintmampang.files.wordpress.com/2019/11/mesin-cetak.jpg" />
         <pubDate>2023-02-01 15:09:17 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/cahyapradipa111/uyg8n853i0mgb4vu/wish/2464723650</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Surat Kabar Pertama di Indonesia</title>
         <author>cahyapradipa111</author>
         <link>https://padlet.com/cahyapradipa111/uyg8n853i0mgb4vu/wish/2464728171</link>
         <description><![CDATA[<div>Era ini sekaligus memunculkan surat kabar pertama di Batavia (Jakarta). Bertajuk De Bataviasche Nouvelles dan diterbitkan oleh Vereenigde Oost Compagnie atau VOC, hampir seluruh halamannya dipenuhi dengan iklan.&nbsp;Adapun surat kabar yang diterbitkan langsung oleh rakyat Indonesia, bertajuk Bromartani. Diterbitkan pertama di Surakarta, pada 25 Januari, 1855. Ditulis dalam bahasa Jawa Krama Inggil.</div>]]></description>
         <enclosure url="https://asset-a.grid.id/crop/0x0:0x0/700x465/photo/2020/12/07/3976515938.jpg" />
         <pubDate>2023-02-01 15:11:55 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/cahyapradipa111/uyg8n853i0mgb4vu/wish/2464728171</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Perusahaan Cetak di Batavia</title>
         <author>cahyapradipa111</author>
         <link>https://padlet.com/cahyapradipa111/uyg8n853i0mgb4vu/wish/2464745900</link>
         <description><![CDATA[<div>Secara keseluruhan, industri grafis di Indonesia pada saat itu dipengaruhi dan dikenalkan oleh Belanda. Dikenalkan oleh pemerintah Hindia Belanda, sekaligus diciptakannya perusahaan cetak bernama “State Printing” yang berlokasi di Batavia, pada saat itu, perusahaan cetak terbesar di seluruh Asia. Di Belanda sendiri sudah berdiri 6.500 buah perusahaan cetak, 2.700 di antaranya berada di Batavia. Pada saat ini, orang-orang sudah mulai sadar akan kegunaan dan pentingnya grafik desain.</div>]]></description>
         <enclosure url="https://www.google.com/url?sa=i&amp;url=http%3A%2F%2Fwww.sweatbandit.com%2F2019%2F09%2F21%2Fasal-usul-industri-percetakan-di-indonesia%2F&amp;psig=AOvVaw1eJ3tfFpa2PBtUYLRIpymz&amp;ust=1675351327667000&amp;source=images&amp;cd=vfe&amp;ved=0CBAQjRxqFwoTCLjilZjQ9PwCFQAAAAAdAAAAABAQ" />
         <pubDate>2023-02-01 15:22:34 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/cahyapradipa111/uyg8n853i0mgb4vu/wish/2464745900</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Dibentuknya PERSAGI</title>
         <author>cahyapradipa111</author>
         <link>https://padlet.com/cahyapradipa111/uyg8n853i0mgb4vu/wish/2464749216</link>
         <description><![CDATA[<div>Persagi sebagai organisasi yang menampung aspirasi kreatif, serta sebuah awal dari perkembangan seni modern di Indonesia. Persagi, atau Persatuan Ahli Gambar Indonesia ditemukan di Batavia pada 28 Oktober, 1938. Berisikan di dalamnya beberapa pelukis, seperti halnya, Agus Djaja (1913 – 1994) sebagai ketua, S. Sudjono (1913 – 1985) sebagai sekretaris sekaligus juru bicara, Abul Salam (1913 – 1987), Otto Djaja (1916 – 2002), dan banyak pelukis lainnya. Salah satu visi dari Persagi yakni merealisasikan sebuah karakter tersendiri dari grafik desain Indonesia, dengan kombinasi dari nilai-nilai tradisional dan modern.&nbsp;</div>]]></description>
         <enclosure url="http://2.bp.blogspot.com/-LBzxzmG4Mms/UeK7vgYLFbI/AAAAAAAAAoU/qtBpobOtNY0/s1600/e4b0105145ce6886e8476254df922073.jpg" />
         <pubDate>2023-02-01 15:24:35 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/cahyapradipa111/uyg8n853i0mgb4vu/wish/2464749216</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Desain Komunikasi Visual</title>
         <author>cahyapradipa111</author>
         <link>https://padlet.com/cahyapradipa111/uyg8n853i0mgb4vu/wish/2464751762</link>
         <description><![CDATA[<div>Istilah DKV atau Desain Komunikasi Visual baru muncul dan diterapkan pada tahun 1979. Hal ini melihat bahwa media untuk desain grafis sudah berkembang dan meluas ke media-media elektronik, kerap dikenal sebagai desain interaktif, yang mana sebelumnya terbatas kepada media-media seperti buku, majalah dan brosur. Istilah DKV mulai menggantikan istilah desain grafis. Namun, pada tahun 1980-an baru masyarakat mulai terbiasa dengan istilah tersebut. Dengan perkembangan yang pesat ini, pada akhir tahun 1970-an dan 1980-an munculnya perusahaan-perusahaan desain yang sepenuhnya dipegang dan dipimpin oleh desainer grafis. </div>]]></description>
         <enclosure url="https://2.bp.blogspot.com/-w1GuftAzJ2A/W6CrVECba5I/AAAAAAAA3xw/vPl_a-OyeHUmiWFQMCU-PzwHljjt4wf-ACLcBGAs/w991/komunikasi-visual.jpg" />
         <pubDate>2023-02-01 15:26:11 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/cahyapradipa111/uyg8n853i0mgb4vu/wish/2464751762</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Pita Maha, Mooi Indie, and PERSAGI</title>
         <author>cahyapradipa111</author>
         <link>https://padlet.com/cahyapradipa111/uyg8n853i0mgb4vu/wish/2464789876</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="https://media3.giphy.com/media/7fXJxh7tflF30rReSS/giphy.gif" />
         <pubDate>2023-02-01 15:49:08 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/cahyapradipa111/uyg8n853i0mgb4vu/wish/2464789876</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Pita Maha</title>
         <author>cahyapradipa111</author>
         <link>https://padlet.com/cahyapradipa111/uyg8n853i0mgb4vu/wish/2464797086</link>
         <description><![CDATA[<div>Muncul pada era yang sama dengan aliran seni yang telah disebut di atas, sekitar 1900-an, tepatnya pada 29 Januari 1936. Merupakan perkumpulan dari pelukis-pelukis Bali, didirikan oleh Cokorda Gede Agung Sukawati, I Gusti Nyoman Lempad, Walter Spies, dan Rudolf Bonet. Berawal dari tujuan untuk mempertahankan kualitas dari karya seni asli Bali yang pada waktu itu sedang mengalami penurunan dalam kualitas, oleh karena pariwisata yang berkembang pesat. Hal ini menyebabkan munculnya banyak seniman dan pengrajin Bali, namun halnya, beberapa di antaranya hanya ingin mengincar penjualan dan mengambil jalan yang mudah dalam produksi karyanya. Pita Maha ini hadir untuk meningkatkan kualitas dari karya seni yang diproduksi pada masa itu. Pita Maha sendiri memiliki beberapa pengaruh Barat, seperti halnya memadukan seni asli Bali yang sudah mapan dengan teknik-teknik artistik Barat.&nbsp;</div>]]></description>
         <enclosure url="https://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/4/43/Battle_between_Boma_and_Krishna_-_Puri_Lukisan_Museum_%2816870525418%29.jpg/982px-Battle_between_Boma_and_Krishna_-_Puri_Lukisan_Museum_%2816870525418%29.jpg" />
         <pubDate>2023-02-01 15:53:30 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/cahyapradipa111/uyg8n853i0mgb4vu/wish/2464797086</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Mooi Indie</title>
         <author>cahyapradipa111</author>
         <link>https://padlet.com/cahyapradipa111/uyg8n853i0mgb4vu/wish/2464862057</link>
         <description><![CDATA[<div>Berupa aliran seni yang muncul dan berkembang di Hindia Belanda pada abad ke-19. Mengambil gaya naturalistik dalam lukisan-lukisannya, banyak ditemukan di dalamnya, pemandangan alam, seperti sungai, gunung, dan sawah yang serba indah dan damai. Hal ini sangat bertentangan dengan apa yang terjadi sebenarnya di Indonesia pada saat itu, berada di bawah jajahan Belanda. Belanda memiliki tujuan utama untuk menggambarkan suasana dan pemandangan Indonesia sebagai sesuatu yang surgawi, demi menggencarkan daya tarik pariwisata.&nbsp;</div>]]></description>
         <enclosure url="https://3.bp.blogspot.com/-N52tNBU4VwY/Vvw5Qw0BR8I/AAAAAAAACKY/ZTpy26PUNFE0x8qmGR6NrKZUBfX0frFuw/s1600/10405230_857284637737511_1826768901988305973_n.jpg" />
         <pubDate>2023-02-01 16:32:41 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/cahyapradipa111/uyg8n853i0mgb4vu/wish/2464862057</guid>
      </item>
      <item>
         <title>PERSAGI</title>
         <author>cahyapradipa111</author>
         <link>https://padlet.com/cahyapradipa111/uyg8n853i0mgb4vu/wish/2464892975</link>
         <description><![CDATA[<div>Salah satu alasan hadir dan didirikannya PERSAGI adalah untuk menentang aliran seni Mooi Indie yang muncul pada saat itu. Agus Djaja dan Sudjojono memiliki ide dan prinsip yang kuat untuk menentang dan melawan apa yang digambarkan oleh Hindia Belanda dalam Mooi Indie. Ia mengungkapkan bahwa lukisan-lukisan Mooi Indie tak lebih hanyalah sebuah wacana, menyembunyikan, dan memiliki tujuan untuk “menghibur” orang asing dari Barat. Tidaklah sesuai dengan gambaran asli dari situasi Indonesia pada masa itu. Pelukis-pelukis di dalam PERSAGI kerap menggunakan gaya seni yang dapat dikatakan jarang digunakan oleh Mooi Indie, yakni Ekspresionisme. Hal ini dilakukan untuk menentang apa yang menjadi gaya seni khas Mooi Indie, menunjukkan perasaan nasionalisme dan kebebasan.&nbsp;</div>]]></description>
         <enclosure url="https://organisasi.co.id/wp-content/uploads/2021/03/PERSAGI-background-harianmassa.com_.jpg" />
         <pubDate>2023-02-01 16:51:29 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/cahyapradipa111/uyg8n853i0mgb4vu/wish/2464892975</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Pemandangan Priangan</title>
         <author>cahyapradipa111</author>
         <link>https://padlet.com/cahyapradipa111/uyg8n853i0mgb4vu/wish/2464902907</link>
         <description><![CDATA[<div>Lukisan dengan nama Pemandangan Priangan ini dilukis oleh Abdullah Suriosubroto pada tahun 1935. Menggambarkan suasana alam dan <em>landscape</em> di daerah Priangan, Jawa Barat. Lukisan ini dibuat atas cinta akan alam Indonesia. Lukisan ini mengambil gaya naturalisme dengan penggambarannya yang nyata dan apa adanya.&nbsp;Memiliki sifat dan gaya romantisme juga dengan adanya rasa suasana yang mendalam dan agung. </div>]]></description>
         <enclosure url="https://asset.kompas.com/crops/_XOXg6zXmgC-v6zlL7ILfNLZqlU=/1x0:784x522/750x500/data/photo/2022/03/02/621ebb96088be.jpeg" />
         <pubDate>2023-02-01 16:57:09 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/cahyapradipa111/uyg8n853i0mgb4vu/wish/2464902907</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Dunia Sapi</title>
         <author>cahyapradipa111</author>
         <link>https://padlet.com/cahyapradipa111/uyg8n853i0mgb4vu/wish/2464913151</link>
         <description><![CDATA[<div>Lukisan yang diberi judul "Dunia Sapi" ini menggambarkan suasana dan pemandangan yang unik dengan dilukisnya tiga ekor sapi beserta ayam dan pohon. Ditemukan bahwa proporsi dari objek-objek gambar tersebut tidak realistis, ciri khas dari gaya seni Ekspresionisme. Dilukiskan pada latar, bulan putih yang memberi aksentuasi cahaya, terlihat paling jelas pada <em>highlight</em> yang diberi pada sapi putih. Lukisan ini mencerminkan kesunyian dunia batin dari Sudiardjo, seorang pelukis yang bergabung ke dalam PERSAGI yang memungkinkannya untuk mencari gaya seninya tersendiri.</div>]]></description>
         <enclosure url="http://galeri-nasional.or.id/upload/collection/detail_X4lZZTkeom_sudiardjo__dunia_sapi__bigjpg.jpg" />
         <pubDate>2023-02-01 17:03:41 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/cahyapradipa111/uyg8n853i0mgb4vu/wish/2464913151</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Art Studios in Revolution Era</title>
         <author>cahyapradipa111</author>
         <link>https://padlet.com/cahyapradipa111/uyg8n853i0mgb4vu/wish/2464986897</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="https://media3.giphy.com/media/xT39D3NdhdRCxpeFKU/giphy.gif" />
         <pubDate>2023-02-01 17:51:45 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/cahyapradipa111/uyg8n853i0mgb4vu/wish/2464986897</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Era Revolusi</title>
         <author>cahyapradipa111</author>
         <link>https://padlet.com/cahyapradipa111/uyg8n853i0mgb4vu/wish/2466192458</link>
         <description><![CDATA[<div>Karya seni yang dihasilkan pada masa ini erat kaitannya dengan keinginan untuk merdeka dan bebas dari penjajahan. Dicerminkan dengan berbagai tema-tema dan penggambaran akan penuh rasa nasionalisme. Berkembangnya juga perusahaan dan gerakan-gerakan seni pada masa ini, yakni tepatnya di Jogja, Surakarta, Bandung, Jakarta, Medan, dan Bukittinggi. Oleh karena situasi politik pada masa itu, pelukis-pelukis di Indonesia dipersatukan untuk memiliki tujuan besar yang sama, yakni menujukkan rasa dan keinginan yang kuat untuk merdeka, lewat karya-karya seni. Beberapa bentuk karya seni tersebut meliputi, penggambaran perlawanan rakyat Indonesia terhadap penjajah oleh Pelukis Front, menonjolkan nilai budaya Indonesia oleh Gelanggang, membuat poster-poster nasionalis anti-Belanda oleh Seniman Indonesia Muda, dan masih banyak lagi bentuk perjuangan yang ditunjukkan. Mengadopsi berbagai aliran seni di dalamnya, seperti halnya Ekspresionisme dan Naturalisme.</div>]]></description>
         <enclosure url="https://dl.kaskus.id/www.mobgenic.com/wp-content/uploads/2014/01/cas-oorthuys-nfa02_cas-10354-11_u.jpg" />
         <pubDate>2023-02-02 14:19:46 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/cahyapradipa111/uyg8n853i0mgb4vu/wish/2466192458</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Pasca-Kemerdekaan</title>
         <author>cahyapradipa111</author>
         <link>https://padlet.com/cahyapradipa111/uyg8n853i0mgb4vu/wish/2466194187</link>
         <description><![CDATA[<div>Masa ini ditandai dengan adanya penggabungan dari banyak partai-partai politik, salah satunya adalah PKI. Sebagai partai yang kuat pada waktu itu, PKI memiliki koneksi dan relasi yang kuat dengan Lekra, yakni Lembaga Kebudayaan Rakyat, didirikan pada 17 Agustus 1950. Sejak itu, berkembang dengan pesat dan menjadi organisasi yang besar. Lekra sendiri mengedepankan berbagai prinsip, seperti halnya, seni harus berdasarkan atas politik, seni harus menggambarkan gambaran yang realistis dari orang awam dan bisa dimengerti dengan mudah oleh masyarakat, dan seni ditujukan untuk masyarakat dalam artian seni berlandaskan atas kemasyarakatan.&nbsp;</div>]]></description>
         <enclosure url="http://kmjurnalistik.com/wp-content/uploads/2018/08/Ilustrasi-Lekra.jpg" />
         <pubDate>2023-02-02 14:20:32 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/cahyapradipa111/uyg8n853i0mgb4vu/wish/2466194187</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Jatuhnya Lekra</title>
         <author>cahyapradipa111</author>
         <link>https://padlet.com/cahyapradipa111/uyg8n853i0mgb4vu/wish/2466195079</link>
         <description><![CDATA[<div>Gerakan dari Lekra sendiri dianggap membahayakan kondisi dan pendirian dari negara Indonesia karena dianggap mendukung, atau dalam kata lain <em>pro </em>akan negeri Barat dan segala pengaruhnya. Pada saat yang sama, pelukis-pelukis terasa terancam dan terisolasi. Pada 30 September, 1965, didapatkan upaya penggulingan pemerintah yang gagal, dilaksanakan oleh PKI. Sejak itu, berbagai organisasi yang bernaung di bawah PKI dilarang, termasuk di dalamnya Lekra. Hingga banyak pelukis-pelukis yang ikut di dalam Lekra ikut ditangkap. Setelah kekuasaan Presiden Soekarno, Indonesia berhasil memiliki pendirian politik yang lebih stabil. Hal ini membuat seni dan ide kreativitas di Indonesia dapat berkembang lebih cepat.</div>]]></description>
         <enclosure url="https://asset.kompas.com/crops/v-piQkTjZHNYeEpqNwq8VYDG9Nk=/11x1:599x393/750x500/data/photo/2021/10/27/61794f5d5d7ca.jpeg" />
         <pubDate>2023-02-02 14:21:04 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/cahyapradipa111/uyg8n853i0mgb4vu/wish/2466195079</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Munculnya Sekolah Seni</title>
         <author>cahyapradipa111</author>
         <link>https://padlet.com/cahyapradipa111/uyg8n853i0mgb4vu/wish/2466208356</link>
         <description><![CDATA[<div>Pada masa-masa mendatang setelah kemerdekaan, ditandai dengan munculnya berbagai sekolah seni di Indonesia. Lembaga-lembaga yang bergerak pada bidang seni membuka sekolah formal. Seperti halnya ITB (Bandung, 1947), ASRI (Yogyakarta, 1950), dan IKJ (Jakarta, 1970). Munculnya sekolah-sekolah seni formal tersebut meningkatkan mutu dan daya belajar bagi pelukis dan seniman-seniman muda, didukung dengan berbagai teori yang diberikan. Masing-masing lembaga memiliki ciri khasnya masing-masing, seperti halnya, ITB yang mengedepankan teknik-teknik yang dibawakan oleh dunia Barat, ASRI yang membawakan nilai-nilai asli Indonesia dipadukan dengan penuh rasa nasionalisme, dan IKJ yang biasa dikaitkan sebagai tempat perkembangan seni modern.&nbsp;</div>]]></description>
         <enclosure url="https://i0.wp.com/bandungkita.id/storage/2020/07/slide0008_image014-e1593742156419.jpg?fit=383%2C227&amp;ssl=1" />
         <pubDate>2023-02-02 14:28:43 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/cahyapradipa111/uyg8n853i0mgb4vu/wish/2466208356</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Gaya Seni Bandung dan Jogja</title>
         <author>cahyapradipa111</author>
         <link>https://padlet.com/cahyapradipa111/uyg8n853i0mgb4vu/wish/2466253816</link>
         <description><![CDATA[<div>Pada saat yang sama, munculnya perbedaan antara akademi seni ITB dengan ASRI. ITB sendiri mengambil dan melanjutkan apa yang telah diberi oleh penjajah, tepatnya teknik-teknik seni Barat. Karya-karya seninya cenderung bersifat modern, figuratif, abstrak, dan bahkan kubistik. Sedangkan ASRI, yang berlokasikan di Jogja pada saat itu, memiliki gaya seni Realisme dengan paduan nilai-nilai budaya yang kuat. Didukung dengan rasa ekspresif, dekoratif, dan nasionalisme yang tinggi.&nbsp;</div>]]></description>
         <enclosure url="http://archive.ivaa-online.org/img/artworks/big/1330678242.jpg" />
         <pubDate>2023-02-02 14:55:47 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/cahyapradipa111/uyg8n853i0mgb4vu/wish/2466253816</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Contemporary Art Development</title>
         <author>cahyapradipa111</author>
         <link>https://padlet.com/cahyapradipa111/uyg8n853i0mgb4vu/wish/2466314664</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="https://media4.giphy.com/media/3o72F5epcwhaNCHQ5i/giphy.gif" />
         <pubDate>2023-02-02 15:31:22 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/cahyapradipa111/uyg8n853i0mgb4vu/wish/2466314664</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Perkembangan Seni Kontemporer di Indonesia</title>
         <author>cahyapradipa111</author>
         <link>https://padlet.com/cahyapradipa111/uyg8n853i0mgb4vu/wish/2466317066</link>
         <description><![CDATA[<div>Oleh karena berkembangnya akademi-akademi seni di Indonesia, menyebabkan munculnya berbagai aliran dan gaya seni. Demikian pula, dialami untuk media yang digunakannya, seperti halnya, patung, seni grafis, seni instalasi, dan seterusnya. Berbagai jenis bahan juga mulai digunakan, seperti halnya, keramik, kayu, besi, kaca, dan seterusnya. Hal ini kerap digunakan pada desain interior dan seni instalasi. Pada bagian media rekaman, muncul dan berkembangnya pula fotografi dan perfilman.&nbsp;</div>]]></description>
         <enclosure url="https://cerdika.com/wp-content/uploads/2020/03/Sejarah-Seni-Rupa-Kontemporer-compressed-760x580.jpg" />
         <pubDate>2023-02-02 15:32:46 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/cahyapradipa111/uyg8n853i0mgb4vu/wish/2466317066</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Seni Grafis</title>
         <author>cahyapradipa111</author>
         <link>https://padlet.com/cahyapradipa111/uyg8n853i0mgb4vu/wish/2466421472</link>
         <description><![CDATA[<div>Sudah ada sejak masa penjajahan, yang mana sejak itu telah berkembang dengan pesat, khususnya pada era Revolusi. Salah satu tokoh penting yang menggerakkan hal ini yakni Affandi, pada saat itu menggambar dan mencetak poster-poster untuk kepentingan kemerdekaan yang penuh akan rasa nasionalisme dan keinginan untuk merdeka. Seni grafis sendiri menjadi sesuatu yang wajib diajarkan dan menjadi salah satu pelajaran pada kurikulum yang diterapkan di ITB, ASRI, dan IKJ. Pada tahun 1960-an ditemukan munculnya beberapa seniman seperti Mochtar Apin, A. D. Pirous, Abdul Salam, Suromo, dan masih banyak lagi, yang tertarik pada seni grafis, walaupun masih menggunakan teknik lukis.&nbsp;</div>]]></description>
         <enclosure url="https://encrypted-tbn0.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcTuhdVqR21CU2RRZmMTo5Bieprq_N6bGSXRxQGS95wxW4uRnCLpkm_P7LZ-DgO4iNIT35o&amp;usqp=CAU" />
         <pubDate>2023-02-02 16:36:27 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/cahyapradipa111/uyg8n853i0mgb4vu/wish/2466421472</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Seni Instalasi</title>
         <author>cahyapradipa111</author>
         <link>https://padlet.com/cahyapradipa111/uyg8n853i0mgb4vu/wish/2466422776</link>
         <description><![CDATA[<div>Seni Instalasi sendiri adalah bentuk seni yang mempergunakan berbagai unsur dan komponen dari bahan-bahan atau <em>material</em> yang ada. Digabung dan dipadu menjadi suatu karya seni yang utuh dan bermakna. Bentuk seni ini mulai berkembang dan muncul di Indonesia pada tahun 1970-an, pada saat itu berawal dari suatu eksperimen atau percobaan dari proyek Taman Ismail Marzuki. Percobaan ini memiliki tujuan untuk memadukan dan menyatukan bentuk ekspresi dari apa yang dianggap tradisional dengan seni kontemporer</div>]]></description>
         <enclosure url="https://awsimages.detik.net.id/community/media/visual/2017/08/16/763aad87-4f49-4dd4-a9fd-fe63aacdf0f9_169.jpg?w=700&amp;q=90" />
         <pubDate>2023-02-02 16:37:13 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/cahyapradipa111/uyg8n853i0mgb4vu/wish/2466422776</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Pengaruh Teknologi dan Pemasaran pada Seni</title>
         <author>cahyapradipa111</author>
         <link>https://padlet.com/cahyapradipa111/uyg8n853i0mgb4vu/wish/2466424890</link>
         <description><![CDATA[<div>Perkembangan dari seni itu sendiri tidak luput dari pengaruh teknologi. Berbagai perubahan telah dialami oleh seni itu sendiri. Adapun seperti halnya <em>video art</em>, yakni muncul karena adanya permintaan akan sesuatu yang baru, khususnya digunakan pada seni digital, seni video, dan sebagainya. Internet juga memiliki peran yang penting dalam berkembangnya hal ini, memudahkan apa yang sebelumnya dapat dibatasi fisik, kini dapat dipasarkan dan dibawakan lewat internet.</div>]]></description>
         <enclosure url="https://i0.wp.com/www.awangawang.com/wp-content/uploads/2019/03/villa-pererepan-room-view-02-1030x687.jpg?resize=1030%2C687&amp;ssl=1" />
         <pubDate>2023-02-02 16:38:39 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/cahyapradipa111/uyg8n853i0mgb4vu/wish/2466424890</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Perkembangan dalam Desain</title>
         <author>cahyapradipa111</author>
         <link>https://padlet.com/cahyapradipa111/uyg8n853i0mgb4vu/wish/2466427158</link>
         <description><![CDATA[<div>Awalnya dikenalkan oleh penjajah, kini menjadi sesuatu yang dasar saat membuat suatu karya seni. Desain mode, desain interior, desain produk, dan desain grafis menjadi beberapa contoh dari apa yang tumbuh dari desain itu sendiri. Desain menjadi sesuatu yang mempengaruhi keseharian juga, seperti halnya pada iklan-iklan, poster, dan berbagai sampul produk. Seperti contoh, poster karya Affandi, termasuk ke dalam desain grafis. Terdapat di dalamnya gambaran yang mencerminkan keinginan yang kuat untuk merdeka. &nbsp;</div>]]></description>
         <enclosure url="https://upload.wikimedia.org/wikipedia/id/b/b6/Boeng%2C_ajo%2C_Boeng%21_karya_Affandi_%28foto_dokumen_oleh_Dgi.or.id%29.jpg" />
         <pubDate>2023-02-02 16:40:04 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/cahyapradipa111/uyg8n853i0mgb4vu/wish/2466427158</guid>
      </item>
   </channel>
</rss>
