<?xml version="1.0"?>
<rss version="2.0">
   <channel>
      <title>Silahkan tuliskan jenis jenis peta yang kalian ketahui. Terima kasih by Dwi Agung K / Sejarah Indo</title>
      <link>https://padlet.com/dwiagungkurniawanz/udd7fx158zvcq62w</link>
      <description></description>
      <language>en-us</language>
      <pubDate>2023-11-16 03:32:14 UTC</pubDate>
      <lastBuildDate>2023-11-21 13:56:20 UTC</lastBuildDate>
      <webMaster>hello@padlet.com</webMaster>
      <image>
         <url></url>
      </image>
      <item>
         <title>Nohan Zacky/E2/28</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/dwiagungkurniawanz/udd7fx158zvcq62w/wish/2791958258</link>
         <description><![CDATA[<p>1. Peta politik: Peta ini menunjukkan batas-batas negara, wilayah administratif, dan ibu kota. Peta politik memberikan gambaran tentang pembagian politik suatu wilayah.</p><p><br/></p><p>2. Peta fisik: Peta ini menunjukkan fitur-fitur fisik seperti pegunungan, sungai, dan danau. Peta fisik membantu dalam memahami topografi suatu wilayah.</p><p><br/></p><p>3. Peta iklim: Peta ini menunjukkan pola iklim suatu wilayah, termasuk suhu, curah hujan, dan pola angin. Peta iklim membantu dalam memahami karakteristik iklim suatu wilayah.</p><p><br/></p><p>4. Peta jalan: Peta ini digunakan untuk navigasi dan menunjukkan jaringan jalan, jalan raya, dan jalan utama suatu wilayah. Peta jalan membantu dalam merencanakan perjalanan dan menemukan rute terbaik.</p><p><br/></p><p>5. Peta topografi: Peta ini menunjukkan kontur dan elevasi permukaan bumi dengan menggunakan garis kontur. Peta topografi membantu dalam memahami bentuk dan struktur lahan suatu wilayah.</p><p><br/></p><p>6. Peta tematik: Peta ini menunjukkan informasi khusus tentang suatu topik tertentu, seperti peta populasi, peta penggunaan lahan, atau peta distribusi flora dan fauna. Peta tematik membantu dalam memvisualisasikan data dan tren yang berkaitan dengan topik tersebut.</p><p><br/></p><p>7. Peta nautika: Peta ini digunakan untuk navigasi di laut dan menunjukkan perairan, pulau, dan rute pelayaran. Peta nautika membantu dalam navigasi kapal dan keselamatan pelayaran.</p><p><br/></p><p>8. Peta geologi: Peta ini menunjukkan formasi geologi, jenis batuan, dan struktur geologi suatu wilayah. Peta geologi membantu dalam pemahaman tentang sumber daya alam dan potensi bencana geologi.</p><p><br/></p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2165989075/8d4f382f12cd1386d34f3b5cfb3355c5/70fd403ba03df22a6d78b97cd6c73ecb.jpg" />
         <pubDate>2023-11-16 06:06:42 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/dwiagungkurniawanz/udd7fx158zvcq62w/wish/2791958258</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Melviana X2/23</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/dwiagungkurniawanz/udd7fx158zvcq62w/wish/2793756061</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p><strong>Peta topografi</strong> adalah jenis peta yang menggambarkan permukaan bumi lengkap dengan reliefnya. </p></li><li><p><strong>Peta korografi</strong> adalah jenis peta yang menggambarkan seluruh atau sebagian permukaan bumi yang sifatnya umum dan biasanya berskala sedang. </p></li><li><p><strong>Peta khusus (peta tematik) </strong>adalah peta yang menampilkan informasi ketampakan tertentu. Penggunaan simbol sesuai dengan tema pada judul peta.</p></li><li><p><strong>Peta timbul atau peta tiga dimensi atau peta stereometri </strong>adalah yang dibuat hampir sama dan bahkan sama dengan keadaan sebenarnya di muka bumi.</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-11-17 09:46:45 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/dwiagungkurniawanz/udd7fx158zvcq62w/wish/2793756061</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Dania Julia Rahma/X2/11</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/dwiagungkurniawanz/udd7fx158zvcq62w/wish/2793798174</link>
         <description><![CDATA[<p>Peta dapat digolongkan/diklasifikasikan berdasarkan isinya, berdasarkan skalanya, berdasarkan sumber datanya, dan berdasarkan sifat datanya.</p><p>a. Berdasarkan isinya Berdasarkan isinya, peta dapat digolongkan menjadi dua, yaitu peta rupabumi (umum) dan peta khusus (tematik).</p><p>1) Peta Rupabumi (Umum)</p><p>Peta rupabumi menampilkan ketampakan permukaan bumi secara umum tanpa menonjolkan salah satu informasi Keadaan umum yang digambarkan meliputi ketampakan alam, ketampakan buatan, dan garis kortur (ketinggian tempat) Peta rupabumi digunakan sebagai dasar pembuatan peta tematik karena memuat informasi dasar secara lengkap.</p><p>2) Peta Khusus (Tematik) Pata khusus adalah peta yang menggambarkan ketampakan ketampakan (fenomena geosfer) tertentu, baik kondisi fisik maupun sosial budaya Contoh peta khusus/tematik antara lain peta curah hujan, peta kepadatan penduduk, peta penyebaran hasil pertanian, peta penyebaran hasil tambang, dan peta jalur penerbangan atau pelayaran</p><p>b. Berdasarkan Skalanya</p><p>Ukuran peta tidaklah sama. Ada peta yang berukuran besar dan ada peta yang berukuran kecil. Besar kecilnya peta ditentukan oleh besar kecilnya skala yang digunakan. Berdasarkan skalanya, peta dapat digolongkan sebagai berikut.</p><p>1) Pota kadaster, berskala 1.100 sampai dengan 1:5.000.</p><p>2) Peta skala besar, berskala 1.5.000 sampai dengan 1 250 000</p><p>3) Pela skala sedang berskala 1:250.000 sampal dengan 1:500.000</p><p>4) Peta skala kecil, berskala 1:500.000 sampai dengan 1:1.000.000</p><p>5) Peta skala lebih dari 1.1.000.000, yang menggambarkan wilayah luas, seperti benua dan peta dunia</p><p>c. Berdasarkan Sumber Datanya</p><p>Berdasarkan sumber datanya, peta dapat digolongkan sebagai berikut</p><p>1) Peta dasar (basic map) merupakan pela yang dihasilkan dan surver langsung di lapangan dan dilakukan secara sistematis.</p><p>2) Peta turunan (derived map) merupakan peta yang dibuat (diturunkan) berdasarkan acuan peta yang sudah ada sehingga survei langsung ke lapangan tidak diperlukan lagi.</p><p>d. Berdasarkan Sifat Datanya</p><p>Jenis peta berdasarkan sifat datanya yaitu sebagai berikut.</p><p>1) Peta stasioner merupakan peta yang sifat datanya menggambarkan keadaan permukaan burni yang tetap atau relatif stabil, contohnya peta geologi, peta laut menurut kedalamannya, peta topografi, dan peta jalur pegunungan</p><p>2) Peta dinamis merupakan peta yang sifat datanya menggambarkan keadaan permukaan bums yang bersifat dinamis alau berubah-ubah, contohnya peta kepadatan penduduk peta jaringan transportasi, peta jaringan irigasi, dan peta jaringan telepon</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-11-17 10:30:03 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/dwiagungkurniawanz/udd7fx158zvcq62w/wish/2793798174</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Aurora Agustin/X2/05 </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/dwiagungkurniawanz/udd7fx158zvcq62w/wish/2794060519</link>
         <description><![CDATA[<p><strong>JENIS PETA </strong></p><p><strong>a. Berdasarkan Isinya</strong></p><p>Berdasarkan isinya, peta dapat digolongkan menjadi dua, yaitu peta rupabumi (umum) dan peta khusus (tematik).</p><p>1) Peta Rupabumi (Umum)</p><p>Peta rupabumi menampilkan ketampakan permukaan bumi secara umum tanpa menonjolkan salah satu informasi Keadaan umum yang digambarkan meliputi ketampakan alam, ketampakan buatan, dan garis kontur (ketinggian tempat). Peta rupabumi digunakan sebagai dasar pembuatan peta tematik karena memuat informasi dasar secara lengkap.</p><p>2) Peta Khusus (Tematik)</p><p>Peta khusus adalah peta yang menggambarkan ketampakan-ketampakan (fenomena geosfer) tertentu, baik kondisi fisik maupun sosial budaya Contoh peta khusus/tematik antara lain peta curah hujan, peta kepadatan penduduk, peta penyebaran hasil pertanian, peta penyebaran hasil tambang, dan peta jalur penerbangan atau pelayaran.</p><p><br/></p><p><strong>b. Berdasarkan Skalanya</strong></p><p>Ukuran peta tidaklah sama Ada peta yang berukuran besar dan ada peta yang berukuran kecil. Besar kecilnya peta ditentukan oleh besar kecilnya skala yang digunakan. Berdasarkan</p><p>skalanya </p><p><br/></p><p><strong>c. Berdasarkan Sumber Datanya</strong></p><p>Berdasarkan sumber datanya, peta dapat digolongkan sebagai berikut.</p><p>1) Peta dasar (basic map) merupakan peta yang dihasilkan dari survei langsung di lapangan dan dilakukan secara sistematis</p><p>2) Peta turunan (derived map) merupakan peta yang dibuat (diturunkan) berdasarkan acuan peta yang sudah ada sehingga survei langsung ke lapangan tidak diperlukan lagi.</p><p><br/></p><p><strong>d. Berdasarkan Sifat Datanya</strong></p><p>Jenis peta berdasarkan sifat datanya yaitu sebagai berikut.</p><p>1) Peta stasioner merupakan peta yang sifat datanya menggambarkan keadaan permukaan bumi yang tetap atau relatif stabil, contohnya peta geologi, peta laut menurut kedalamannya.</p><p>peta topografi, dan peta jalur pegunungan.</p><p>2) Peta dinamis merupakan peta yang sifat datanya menggambarkan keadaan permukaan bumi yang bersifat dinamis atau berubah-ubah, contohnya peta kepadatan penduduk.</p><p>peta jaringan transportasi, peta jaringan ingasi, dan peta jaringan telepon.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-11-17 14:41:11 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/dwiagungkurniawanz/udd7fx158zvcq62w/wish/2794060519</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Asti Sayyidatu/04/E-2</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/dwiagungkurniawanz/udd7fx158zvcq62w/wish/2794547942</link>
         <description><![CDATA[<p>Jenis peta berdasarkan isinya Jenis peta berdasarkan isinya dibagi menjadi peta umum dan peta khusus, sebagai berikut:</p><p><br/></p><p>1.Peta umum Menampilkan seluruh permukaan bumi dari segi fisik alam maupun buatan manusia. Peta ini memiliki gambaran informasinya secara umum. Contohnya adalah peta topografi, peta rupa bumi, peta korografi, dan lain-lain. Peta umum adalah jenis peta yang menggambarkan ketampakan bumi, baik fenomena alam atau budaya.</p><p><br/></p><p>2.Peta khusus (peta tematik) Menampilkan informasi ketampakan tertentu. Penggunaan simbol sesuai dengan tema pada judul peta. Contoh peta penggunaan lahan, peta kepadatan penduduk, peta persebaran objek wisata, dan lain-lain</p><p><br/></p><p>Peta khusus (peta tematik) Menampilkan informasi ketampakan tertentu. Penggunaan simbol sesuai dengan tema pada judul peta. Contoh peta penggunaan lahan, peta kepadatan penduduk, peta persebaran objek wisata, dan lain-lain.</p><p><br/></p><p>Peta khusus (peta tematik) Menampilkan informasi ketampakan tertentu. Penggunaan simbol sesuai dengan tema pada judul peta. Contoh peta penggunaan lahan, peta kepadatan penduduk, peta persebaran objek wisata, dan lain-lain.</p><p><br/></p><p> Jenis peta berdasarkan skalanya dibagi menjadi peta kadaster, peta skala besar, peta skala sedang, peta skala kecil, dan peta skala geografi. Yaitu:  </p><p><br/></p><p>1.Peta kadaster Peta kadaster adalah jenis peta yang memiliki skala antara 1 : 100 hingga 1: 5.000. Biasanya, peta ini digunakan untuk menggambarkan luas tanah maupun sertifikat tanah.</p><p><br/></p><p>2.Peta skala besar Jenis peta ini adalah peta yang memiliki skala antara 1 : 5.000 hingga 1 : 250.000. Peta ini digunakan untuk menggambarkan daerah yang sempit, misalnya peta kelurahan, peta desa, peta kecamatan, dan peta kota.</p><p><br/></p><p><br/></p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-11-18 01:16:24 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/dwiagungkurniawanz/udd7fx158zvcq62w/wish/2794547942</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Farida N X-2/13</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/dwiagungkurniawanz/udd7fx158zvcq62w/wish/2794569837</link>
         <description><![CDATA[<p>1. <em>Peta politik</em>: Menunjukkan batas-batas negara, wilayah administratif, dan ibu kota. Peta politik digunakan untuk memahami struktur politik suatu daerah.</p><p><br/></p><p>2. <em>Peta fisik</em>: Menampilkan fitur-fitur fisik seperti pegunungan, sungai, dan danau. Peta fisik membantu dalam memahami topografi suatu daerah.</p><p><br/></p><p>3. <em>Peta tematik</em>: Fokus pada tema tertentu seperti iklim, populasi, atau penggunaan lahan. Peta tematik membantu dalam memvisualisasikan data dan tren yang berkaitan dengan tema tersebut.</p><p><br/></p><p>4. <em>Peta jalan</em>: Digunakan untuk navigasi dan menunjukkan jalan, jalan tol, dan titik penting lainnya dalam suatu wilayah.</p><p><br/></p><p>5. <em>Peta topografi</em>: Menampilkan detail topografi seperti kontur, elevasi, dan bentuk permukaan bumi. Peta topografi digunakan dalam kegiatan seperti pemetaan, konstruksi, dan kegiatan luar ruangan.</p><p><br/></p><p>6. <em>Peta geologi</em>: Menampilkan informasi tentang struktur geologi, jenis batuan, dan sumber daya alam di suatu wilayah.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-11-18 02:14:17 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/dwiagungkurniawanz/udd7fx158zvcq62w/wish/2794569837</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Amanda Falakhul U/03/E-2</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/dwiagungkurniawanz/udd7fx158zvcq62w/wish/2797858293</link>
         <description><![CDATA[<p>Berdasarkan isinya </p><p>1.Peta rupa</p><p>bumi menampilkan ketampakan permukaan bumi secara umum tanpa menonjolkan salah satu informasi.</p><p>2.Peta khusus </p><p>peta yang menggambarkan ketampakan-ketampakan (fenomena geosfer) tertentu, baik kondisi fisik maupun sosial budaya.</p><p><br></p><p>Berdasarkan skalanya </p><p>1) Peta kadaster,bersekala 1:100 sampai dengan 1:5000</p><p>2) Peta skala besar, berskala 1:5.000 sampai dengan 1:250.000.</p><p>3) Peta skala sedang, berskala 1:250.000 sampai dengan 1:500.000. </p><p>4) Peta skala kecil, berskala 1:500.000 sampai dengan 1:1.000.000.</p><p>5) Peta skala lebih dari 1:1.000.000, yang menggambarkan wilayah luas, seperti benua dan peta dunia.</p><p><br></p><p>Berdasarkan Sumber Datanya </p><p>1.Peta dasar (basic map) merupakan peta yang dihasilkan dari survei langsung di lapangan dan dilakukan secara sistematis.</p><p>2) Peta turunan (derived map) merupakan peta yang dibuat (diturunkan) berdasarkan acuan peta yang sudah ada sehingga survei langsung ke lapangan tidak diperlukan lagi.</p><p><br></p><p>Berdasarkan Sifat Datanya</p><p>1) Peta stasioner merupakan peta yang sifat datanya menggambarkan keadaan permukaan bumi yang tetap atau relatif stabil, contohnya peta geologi, peta laut menurut kedalamannya, topografi, dan peta jalur pegunungan.</p><p>2) Peta dinamis merupakan peta yang sifat datanya menggambarkan keadaan permukaan bumi yang bersifat dinamis atau berubah-ubah., contohnya peta kepadatan penduduk, peta jaringan transportasi, peta jaringan irigasi, dan peta jaringan telepon.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-11-21 12:09:36 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/dwiagungkurniawanz/udd7fx158zvcq62w/wish/2797858293</guid>
      </item>
      <item>
         <title>SELVI MITASARI (X-2/34)</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/dwiagungkurniawanz/udd7fx158zvcq62w/wish/2797994442</link>
         <description><![CDATA[<p>Jenis-jenis peta</p><p>a. Berdasarkan Isinya</p><p>Berdasarkan isinya, peta dapat digolongkan menjadi dua, yaitu peta rupabumi (umum) dan peta khusus (tematik).</p><p>1) Peta Rupabumi (Umum)</p><p> Peta rupabumi menampilkan ketampakan    permukaan bumi secara umum tanpa        menonjolkan salah satu informasi. Keadaan umum yang digambarkan meliputi ketampakan alam, ketampakan buatan, dan garis kontur (ketinggian tempat). Peta rupabumi digunakan sebagai dasar pembuatan peta tematik karena memuat informasi dasar secara lengkap.</p><p>2) Peta Khusus (Tematik)</p><p>Peta khusus adalah peta yang menggambarkan ketampakan-ketampakan (fenomena geosfer) tertentu, baik kondisi fisik maupun sosial budaya. Contoh peta khusus/tematik antara lain peta curah hujan, peta kepadatan penduduk, peta penyebaran hasil pertanian, peta penyebaran hasil tambang, dan peta jaiur penerbangan atau pelayaran.</p><p>b. Berdasarkan Skalanya</p><p>Ukuran peta tidaklah sama. Ada peta yang berukuran besar dan ada peta yang berukuran kecil. Besar kecilnya peta ditentukan oleh besar kecilnya skala yang digunakan. Berdasarkan skalanya, peta dapat digolongkan sebagai berikut.</p><p>1) Peta kadaster, berskala 1:100 sampai dengan 1:5.000.</p><p>2) Peta skala besar, berskala 1:5.000 sampai dengan 1:250.000.</p><p>3) Peta skala sedang, berskala 1:250.000 sampai dengan 1:500.000.</p><p>4) Peta skala kecil, berskala 1:500.000 sampai dengan 1: 1.000 .000.</p><p>5) Peta skala lebih dari 1:1.000.000, yang menggambarkan wilayah luas, seperti benua dan peta dunia..</p><p>c. Berdasarkan Sumber Datanya</p><p>Berdasarkan sumber datanya, peta dapat digolongkan sebagai berikut.</p><p>1) Peta dasar (basic map) merupakan peta yang dihasilkan dari survei langsung di lapangan dan dilakukan secara sistematis.</p><p>2) Peta turunan (derived map) merupakan peta yang dibuat (diturunkan) berdasarkan acuan peta yang sudah ada sehingga survei langsung ke lapangan tidak diperlukan lagi.</p><p>d. Berdasarkan Sifat Datanya</p><p>Jenis peta berdasarkan sifat datanya yaitu sebagai berikut.</p><p>1) Peta stasioner merupakan peta yang sifat datanya menggambarkan keadaan permukaan bumi yang tetap atau relatif stabil, contohnya peta geologi, peta laut menurut kedalamannya, peta topografi, dan peta jalur pegunungan.</p><p>2) Peta dinamis merupakan peta yang sifat datanya menggambarkan keadaan permukaan bumi yang bersifat dinamis atau berubah-ubah, contohnya peta kepadatan penduduk, peta jaringan transportasi, peta jaringan irigasi, dan peta jaringan telepon.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-11-21 13:56:20 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/dwiagungkurniawanz/udd7fx158zvcq62w/wish/2797994442</guid>
      </item>
   </channel>
</rss>
