<?xml version="1.0"?>
<rss version="2.0">
   <channel>
      <title>Aslimah, S. Pd by Husnul Khatimah</title>
      <link>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf</link>
      <description></description>
      <language>en-us</language>
      <pubDate>2025-08-03 10:07:56 UTC</pubDate>
      <lastBuildDate>2026-05-21 10:24:29 UTC</lastBuildDate>
      <webMaster>hello@padlet.com</webMaster>
      <image>
         <url></url>
      </image>
      <item>
         <title>Senin, 4 Agustus 2025</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3539284687</link>
         <description><![CDATA[<p>Hari ini pada pelajaran Matematika dengan materi berhitung satuan, Arsya mengerjakan latihan di buku tulis. Arsya sudah bisa berhitung, namun saat mengerjakan harus diingatkan untuk tetap fokus karena perhatiannya mudah teralih. Untuk mengatasinya, diberikan instruksi yang singkat dan jelas, diselingi permainan hitung sederhana, serta pujian setiap kali Arsya menjawab dengan benar agar motivasinya meningkat.</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/4208254847/c75d9465ba02bae965a93e87bd27f8d3/IMG20250804085340.jpg" />
         <pubDate>2025-08-10 08:37:31 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3539284687</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Selasa, 5 Agustus 2025</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3539285614</link>
         <description><![CDATA[<p>Hari ini, Arsya datang dengan mood yang baik dan bersemangat mengikuti kegiatan belajar. Pada mata pelajaran Kesenian, Arsya mengerjakan soal LKPD dengan kegiatan mewarnai sesuai warna pada huruf vokal yang telah ditentukan. Arsya tampak menikmati prosesnya, memilih warna dengan tepat, dan menyelesaikan tugas dengan kerapian yang cukup baik. Semangat dan keceriaan Arsya hari ini membantu proses belajarnya berjalan lancar.</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/4208289253/8174dbfc2befef7d8c6700ba5cccce0e/IMG20250805090432.jpg" />
         <pubDate>2025-08-10 08:42:07 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3539285614</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Rabu, 6 Agustus 2025</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3539286139</link>
         <description><![CDATA[<p>Hari ini, Arsya datang dengan mood yang bagus dan antusias untuk belajar. Ia mengikuti kegiatan belajar sambil bernyanyi lagu tentang Rukun Islam serta menghafal dan mengucapkan empat kata ajaib: maaf, tolong,terima kasih, dan permisi. Arsya terlihat menikmati kegiatan ini, menyanyikan lagu dengan semangat, dan mampu mengucapkan kata-kata tersebut dengan jelas. Semoga semangat belajar Arsya terus terjaga dan berkembang setiap harinya.</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/4208289253/6fe1a3ecddfa72b28fd50ada1c5ed5d6/IMG20250806093722.jpg" />
         <pubDate>2025-08-10 08:45:04 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3539286139</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kamis, 7 Agustus 2025</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3539320756</link>
         <description><![CDATA[<p>Pada pembelajaran Olahraga, Arsya mengikuti gerakan senam sambil melihat video pembelajaran dengan penuh semangat. Setelah itu, pada mata pelajaran Bahasa Inggris, Arsya mengerjakan tugas menjodohkan kata dengan warna dengan baik dan cukup tepat. Arsya menunjukkan antusias yang tinggi selama kegiatan berlangsung, sehingga proses belajar berjalan lancar.</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/4208557867/156f09d2b5f4d6f4107ce74d23d69395/IMG20250807091714.jpg" />
         <pubDate>2025-08-10 11:23:29 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3539320756</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Senin, 11 Agustus 2025</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3540024278</link>
         <description><![CDATA[<p>Hari ini Arsya belajar Bahasa Indonesia: Arsya belajar membaca per kata menggunakan LKPD (Lembar Kerja Peserta Didik) bahasa Indonesia. Dia berhasil mengikuti instruksi dengan baik dan menunjukkan kemajuan yang bagus dalam mengenali kata-kata baru. Matematika: Arsya mengerjakan soal matematika berhitung penjumlahan. Kami menggunakan jari sebagai alat bantu, dan ini membuatnya lebih mudah untuk memahami konsepnya.</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/4211213295/3d8c0f01499bccd4c99c56bba9d3fbd8/IMG20250811091902.jpg" />
         <pubDate>2025-08-11 07:53:41 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3540024278</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Selasa, 12 Agustus 2025</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3541277902</link>
         <description><![CDATA[<p>Laporan Harian Belajar Arsyadi</p><p>1. Mata Pelajaran</p><p>Pendidikan Pancasila</p><p>2. Materi (Tujuan Pembelajaran)</p><p>Memahami dan mengidentifikasi simbol-simbol Pancasila serta makna yang terkandung di dalamnya.</p><p>3. Capaian Pembelajaran</p><p>Arsyadi mampu menyebutkan simbol-simbol Pancasila yang telah diajarkan, meskipun dengan suara yang kurang lantang. Hal ini menunjukkan pemahaman dasar terhadap materi.</p><p>4. Kegiatan Belajar Mengajar</p><p>Guru menjelaskan secara visual simbol-simbol Pancasila yang terdapat pada perisai Burung Garuda. Kemudian, guru meminta Arsyadi untuk mengulangi dan menyebutkan kembali simbol-simbol tersebut. Arsyadi menunjukkan kemampuan mengingat dan mengidentifikasi simbol-simbol tersebut dengan benar.</p><p>5. Permasalahan Dalam Proses Kegiatan Belajar Mengajar</p><p>Arsyadi masih terlihat ragu-ragu dan cenderung berbicara dengan suara yang sangat kecil saat diminta untuk menjawab atau mengulangi materi di depan kelas. Ini bisa jadi disebabkan oleh rasa malu atau kurangnya kepercayaan diri.</p><p>6. Solusi</p><p> * Berikan dukungan positif: Berikan pujian dan dorongan setiap kali Arsyadi berani berbicara, meskipun suaranya pelan.</p><p> * Ajak interaksi personal: Ajak Arsyadi berdiskusi secara pribadi atau dalam kelompok kecil agar ia merasa lebih nyaman untuk berbicara.</p><p> * Latihan berbicara di depan: Dorong Arsyadi untuk berlatih berbicara dengan suara yang lebih jelas, misalnya dengan membacakan cerita pendek di depan kelas atau di depan cermin.</p><p> * Libatkan dalam kegiatan yang disukai: Libatkan Arsyadi dalam kegiatan yang ia sukai yang membutuhkan interaksi verbal, ini bisa membantu membangun rasa percaya dirinya secara bertahap.</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/4215346217/85cb8c01e123cb7c5918d757ff43415f/IMG_20250812_WA0000.jpg" />
         <pubDate>2025-08-12 09:43:31 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3541277902</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Rabu, 13 Agustus 2025</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3541980911</link>
         <description><![CDATA[<p>Laporan Harian Belajar Arsyadi</p><p>1. Mata Pelajaran:</p><p> * Pendidikan Agama Islam (PAI)</p><p> * Pendidikan Pancasila</p><p>2. Materi (Tujuan Pembelajaran):</p><p> * PAI: Mengenal dan menuliskan Rukun Islam.</p><p> * Pendidikan Pancasila: Mengenal dan menghafal simbol-simbol Pancasila.</p><p>3. Capaian Pembelajaran:</p><p> * Ananda Arsyadi dapat mengenal dan menghubungkan titik-titik untuk menuliskan Rukun Islam.</p><p> * Ananda Arsyadi dapat mengenal, mengulang, dan menghafal simbol-simbol Pancasila dengan bantuan lagu atau nyanyian.</p><p>4. Kegiatan Belajar Mengajar:</p><p> * PAI: Ananda Arsyadi mengerjakan lembar kerja peserta didik (LKPD) berupa kegiatan menghubungkan titik-titik untuk membentuk tulisan Rukun Islam.</p><p> * Pendidikan Pancasila: Guru menjelaskan simbol-simbol Pancasila, kemudian meminta Arsyadi untuk mengulanginya. Selanjutnya, Arsyadi belajar menghafal simbol-simbol tersebut melalui nyanyian.</p><p>5. Permasalahan dalam Proses Kegiatan Belajar Mengajar:</p><p>Tidak ada permasalahan yang signifikan selama proses belajar mengajar. Ananda Arsyadi menunjukkan partisipasi yang baik dalam setiap kegiatan.</p><p>6. Solusi:</p><p>Karena tidak ada masalah, solusi yang diberikan adalah terus melanjutkan metode pembelajaran yang menyenangkan dan interaktif, seperti menggunakan lagu atau kegiatan menghubungkan titik, agar Arsyadi tetap semangat dan termotivasi dalam belajar.</p><p>Semoga laporan ini dapat memberikan gambaran yang jelas mengenai kegiatan belajar Ananda Arsyadi di sekolah.</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/4218063441/5ccf224ee141d86290a914bc298c0d4e/IMG20250813091434.jpg" />
         <pubDate>2025-08-13 03:12:53 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3541980911</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kamis, 14 Agustus 2025</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3543051640</link>
         <description><![CDATA[<p>Laporan Harian Belajar Mengajar</p><p>1. Mata Pelajaran</p><p> * BTA (Baca Tulis Al-Qur'an)</p><p> * PJOK (Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan)</p><p> * Bahasa Inggris</p><p>2. Materi (Tujuan Pembelajaran)</p><p> * BTA: Pengenalan huruf atau iqra'</p><p> * PJOK: Mengenal dan mempraktikkan cara mencuci tangan yang benar.</p><p> * Bahasa Inggris: Mengenal nama-nama buah dalam Bahasa Inggris.</p><p>3. Capaian Pembelajaran</p><p> * BTA: Arsya belum mencapai tujuan pembelajaran karena ia tidak mau duduk dan mengikuti kegiatan belajar.</p><p> * PJOK: Arsya mampu mengikuti dan mempraktikkan cara mencuci tangan dengan benar sesuai petunjuk.</p><p> * Bahasa Inggris: Arsya mampu mengenali dan menyebutkan beberapa nama buah dalam Bahasa Inggris.</p><p>4. Kegiatan Belajar Mengajar</p><p> * BTA: Saat kegiatan dimulai, Arsya menunjukkan suasana hati yang kurang baik dan cenderung ingin berjalan-jalan sehingga pembelajaran tidak bisa berlangsung efektif.</p><p> * PJOK: Pembelajaran dimulai dengan penjelasan tentang pentingnya kebersihan dan cara mencuci tangan yang benar. Setelah itu, Arsya diajak untuk langsung mempraktikkan langkah-langkah mencuci tangan.</p><p> * Bahasa Inggris: Pembelajaran dilakukan dengan menunjukkan gambar-gambar buah, lalu guru menyebutkan nama buah tersebut dalam Bahasa Inggris, dan Arsya diminta untuk mengulanginya.</p><p>5. Permasalahan Dalam Proses Kegiatan Belajar Mengajar</p><p> * BTA: Suasana hati Arsya yang kurang baik menjadi kendala utama. Ia terlihat gelisah dan tidak fokus, sehingga ia menolak untuk duduk dan mengikuti pembelajaran.</p><p>6. Solusi</p><p> * BTA: Pendekatan yang lebih personal dan fleksibel akan diterapkan. Sebelum memulai pembelajaran, guru akan mencoba membangun komunikasi untuk memahami alasan di balik suasana hati Arsya. Kemudian, pembelajaran akan disesuaikan dengan metode yang lebih menarik, seperti sambil bermain atau menggunakan media yang lebih interaktif, agar ia merasa nyaman dan tertarik untuk belajar.</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/4222247734/dddb34cf2cb1cba9b1349512dd75b704/IMG20250814090212.jpg" />
         <pubDate>2025-08-14 04:46:32 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3543051640</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Senin, 25 Agustus 2025</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3586949913</link>
         <description><![CDATA[<p><strong>1. Mata Pelajaran</strong></p><ul><li><p>Bahasa Indonesia</p></li><li><p>Matematika</p></li></ul><p><strong>2. Materi (Tujuan Pembelajaran)</strong></p><ul><li><p><strong>Bahasa Indonesia:</strong> Arsya diharapkan mampu membaca kata-kata secara mandiri dengan lancar.</p></li><li><p><strong>Matematika:</strong> Arsya diharapkan mampu menulis dan mengenal angka dengan baik.</p></li></ul><p><strong>3. Capaian Pembelajaran</strong></p><ul><li><p><strong>Bahasa Indonesia:</strong> Arsya sudah memulai pembelajaran membaca kata menggunakan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD).</p></li><li><p><strong>Matematika:</strong> Arsya sudah berlatih menulis angka di papan tulis kecil.</p></li></ul><p><strong>4. Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><ul><li><p><strong>Bahasa Indonesia:</strong> Arsya mengerjakan LKPD Bahasa Indonesia untuk melatih kemampuan membaca.</p></li><li><p><strong>Matematika:</strong> Arsya menuliskan angka-angka di papan tulis kecil untuk melatih motorik halus dan pengenalan angka.</p></li></ul><p><strong>5. Permasalahan Dalam Proses Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><ul><li><p><strong>Tugas belum terselesaikan:</strong> Beberapa tugas yang diberikan hari ini belum selesai dikerjakan, sehingga perlu dilanjutkan di rumah sebagai pekerjaan rumah (PR).</p></li></ul><p><strong>6. Solusi</strong></p><ul><li><p><strong>Pekerjaan Rumah (PR):</strong> Sisa tugas yang belum selesai diberikan sebagai PR agar Arsya dapat melanjutkan belajarnya di rumah dan materi dapat diselesaikan secara tuntas.</p></li></ul>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/4378999914/96d6bf24aeed47312c90866364e3432c/IMG20250825084641.jpg" />
         <pubDate>2025-09-16 05:36:11 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3586949913</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Selasa, 26 Agustus 2025</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3586958488</link>
         <description><![CDATA[<p>1. Mata Pelajaran</p><p>Baca Tulis Al-Qur'an (BTA)</p><p>Kesenian</p><p>2. Materi (Tujuan Pembelajaran)</p><p>BTA:Arsya diharapkan mampu mengenal dan membaca huruf-huruf hijaiyah.</p><p>Kesenian: Arsya diharapkan mampu berkreasi dan mengekspresikan diri melalui kegiatan mewarnai.</p><p><br/></p><p>3. Capaian Pembelajaran</p><p>BTA:Arsya sudah memulai pembelajaran Baca Tulis Al-Qur'an </p><p>Kesenian :Arsya melakukan kegiatan mewarnai buah di dalam buku gambar.</p><p><br/></p><p>4. Kegiatan Belajar Mengajar</p><p>BTA:Arsya belajar materi Baca Tulis Al-Qur'an.</p><p>Kesenian:Arsya mewarnai gambar buah di buku gambarnya.</p><p><br/></p><p>5. Permasalahan Dalam Proses Kegiatan Belajar Mengajar</p><p>Kondisi emosional:Mood Arsya kurang baik. Dia menangis karena spidol yang digunakan habis dan tidak bisa lagi digunakan.</p><p><br/></p><p>6. Solusi</p><p>Penggantian alat:Sebaiknya siapkan persediaan alat mewarnai (seperti spidol, pensil warna, atau krayon) agar kegiatan tidak terhambat dan mood Arsya tetap terjaga saat berkreasi. Ajak Arsya untuk memilih warna baru yang menarik agar dia kembali bersemangat.</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/4379035482/84e9914d97c7bf11529328e44b28d891/IMG20250826091658.jpg" />
         <pubDate>2025-09-16 05:41:44 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3586958488</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Rabu, 27 Agustus 2025</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3586969447</link>
         <description><![CDATA[<p><strong>1. Mata Pelajaran</strong></p><ul><li><p>Baca Tulis Al-Qur'an (BTA)</p></li><li><p>Kesenian</p></li></ul><p><strong>2. Materi (Tujuan Pembelajaran)</strong></p><ul><li><p><strong>BTA:</strong> Arsya diharapkan mampu mengenal dan membaca huruf-huruf hijaiyah.</p></li><li><p><strong>Kesenian:</strong> Arsya diharapkan mampu berkreasi dan mengekspresikan diri melalui kegiatan mewarnai.</p></li></ul><p><strong>3. Capaian Pembelajaran</strong></p><ul><li><p><strong>BTA:</strong> Arsya sudah memulai pembelajaran Baca Tulis Al-Qur'an.</p></li><li><p><strong>Kesenian:</strong> Arsya melakukan kegiatan mewarnai buah di dalam buku gambar.</p></li></ul><p><strong>4. Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><ul><li><p><strong>BTA:</strong> Arsya belajar materi Baca Tulis Al-Qur'an.</p></li><li><p><strong>Kesenian:</strong> Arsya mewarnai gambar buah di buku gambarnya.</p></li></ul><p><strong>5. Permasalahan Dalam Proses Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><ul><li><p><strong>Kondisi emosional:</strong> Mood Arsya kurang baik. Dia menangis karena spidol yang digunakan habis dan tidak bisa lagi digunakan.</p></li></ul><p><strong>6. Solusi</strong></p><ul><li><p><strong>Penggantian alat:</strong> Sebaiknya siapkan persediaan alat mewarnai (seperti spidol, pensil warna, atau krayon) agar kegiatan tidak terhambat dan mood Arsya tetap terjaga saat berkreasi. Ajak Arsya untuk memilih warna baru yang menarik agar dia kembali bersemangat.</p></li></ul>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/4379064915/1b61b28c8f5d80177841ed99662e21bb/IMG20250827084301.jpg" />
         <pubDate>2025-09-16 05:48:16 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3586969447</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kamis, 28 Agustus 2025</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3586993847</link>
         <description><![CDATA[<p><strong>1. Mata Pelajaran</strong></p><ul><li><p>Bahasa Inggris</p></li><li><p>Baca Tulis Al-Qur'an (BTA)</p></li><li><p>Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK)</p></li></ul><p><strong>2. Materi (Tujuan Pembelajaran)</strong></p><ul><li><p><strong>Bahasa Inggris:</strong> Arsya diharapkan mampu mengenal dan menyebutkan nama-nama sayuran dalam Bahasa Inggris.</p></li><li><p><strong>BTA:</strong> Arsya diharapkan dapat mengikuti kegiatan belajar dengan baik.</p></li><li><p><strong>PJOK:</strong> Arsya diharapkan dapat melatih motorik kasar dengan mengikuti gerakan yang dicontohkan.</p></li></ul><p><strong>3. Capaian Pembelajaran</strong></p><ul><li><p><strong>Bahasa Inggris:</strong> Arsya sudah mulai belajar nama-nama sayuran menggunakan media gambar.</p></li><li><p><strong>BTA:</strong> Proses belajar Arsya terhambat karena tidak mau duduk dan tidak fokus.</p></li><li><p><strong>PJOK:</strong> Arsya sudah melakukan gerakan mengikuti contoh video yang diputar guru.</p></li></ul><p><strong>4. Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><ul><li><p><strong>Bahasa Inggris:</strong> Arsya melihat dan belajar dari gambar-gambar sayuran untuk mengenal namanya dalam Bahasa Inggris.</p></li><li><p><strong>BTA:</strong> Arsya tidak mau duduk dan lebih memilih berjalan-jalan, sehingga proses belajar tidak berjalan optimal.</p></li><li><p><strong>PJOK:</strong> Arsya berpartisipasi aktif dalam kegiatan PJOK dengan menirukan gerakan pinguin dari video.</p></li></ul><p><strong>5. Permasalahan Dalam Proses Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><ul><li><p><strong>Perhatian dan fokus:</strong> Arsya menunjukkan kurangnya fokus dan ketidakmauan untuk duduk saat pelajaran BTA berlangsung. Hal ini menghambat proses belajarnya.</p></li></ul><p><strong>6. Solusi</strong></p><ul><li><p><strong>Pendekatan personal:</strong> Perlu dilakukan pendekatan lebih personal saat pelajaran BTA. Mungkin bisa diselingi dengan metode yang lebih interaktif dan menarik agar Arsya mau duduk dan fokus. Berikan motivasi positif dan apresiasi setiap kali dia menunjukkan kemauan untuk belajar.</p></li></ul>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/4379128242/55182735b45b49c7be2d75d44e934d5f/IMG20250828085754.jpg" />
         <pubDate>2025-09-16 06:02:15 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3586993847</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Senin, 1 September 2025</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3587007063</link>
         <description><![CDATA[<p>1. Mata Pelajaran</p><p><br></p><p>Bahasa Indonesia</p><p><br></p><p>Matematika</p><p><br></p><p>2. Materi (Tujuan Pembelajaran)</p><p><br></p><p>Bahasa Indonesia: Arsya diharapkan dapat melatih motorik halus dan konsentrasi melalui kegiatan menebalkan garis.</p><p><br></p><p>Matematika: Arsya diharapkan dapat mengikuti proses belajar dengan baik.</p><p><br></p><p>3. Capaian Pembelajaran</p><p><br></p><p>Bahasa Indonesia: Arsya sudah mulai belajar menebalkan garis.</p><p><br></p><p>Matematika: Proses belajar terhambat karena Arsya tidak mau belajar.</p><p><br></p><p>4. Kegiatan Belajar Mengajar</p><p><br></p><p>Bahasa Indonesia: Arsya mengerjakan lembar kerja dengan menebalkan garis.</p><p><br></p><p>Matematika: Tidak ada kegiatan belajar yang berjalan karena Arsya menunjukkan sikap tantrum.</p><p><br></p><p>5. Permasalahan Dalam Proses Kegiatan Belajar Mengajar</p><p><br></p><p>Masalah emosional: Arsya menunjukkan sikap tantrum saat diminta untuk belajar matematika, sehingga proses pembelajaran tidak bisa terlaksana.</p><p><br></p><p>6. Solusi</p><p><br></p><p>Pendekatan bertahap: Tunda dulu kegiatan belajar matematika jika Arsya sedang tantrum. Alihkan perhatiannya sejenak dengan kegiatan lain yang dia sukai, setelah itu ajak kembali secara perlahan untuk belajar. Coba buat kegiatan belajar matematika menjadi lebih menyenangkan, misalnya menggunakan alat bantu yang menarik atau menjadikannya seperti permainan.</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/4379169550/6b37b6979643dca235fb22374c4c9c3d/IMG20250901085820.jpg" />
         <pubDate>2025-09-16 06:10:44 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3587007063</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Selasa, 2 September 2025</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3587014162</link>
         <description><![CDATA[<p>1. Mata Pelajaran</p><p><br></p><p>Baca Tulis Al-Qur'an (BTA)</p><p><br></p><p>Seni Budaya</p><p><br></p><p>2. Materi (Tujuan Pembelajaran)</p><p><br></p><p>BTA: Arsya diharapkan dapat menyelesaikan bacaan yang diberikan dengan baik.</p><p><br></p><p>Seni Budaya: Arsya diharapkan dapat melatih motorik halus dan kreativitas dengan menyambungkan garis.</p><p><br></p><p>3. Capaian Pembelajaran</p><p><br></p><p>BTA: Proses belajar Arsya tidak selesai karena ia tidak mau melanjutkan membaca.</p><p><br></p><p>Seni Budaya: Arsya sudah mengerjakan tugas menyambungkan garis pada gambar layang-layang dan es krim di buku Bupena.</p><p><br></p><p>4. Kegiatan Belajar Mengajar</p><p><br></p><p>BTA: Arsya tidak menyelesaikan bacaan yang diberikan, dan menolak untuk melanjutkan.</p><p><br></p><p>Seni Budaya: Arsya melakukan kegiatan menyambungkan garis untuk membentuk gambar layang-layang dan es krim.</p><p><br></p><p>5. Permasalahan Dalam Proses Kegiatan Belajar Mengajar</p><p><br></p><p>Kurangnya motivasi: Arsya menunjukkan keengganan untuk menyelesaikan tugas membaca di pelajaran BTA.</p><p><br></p><p>6. Solusi</p><p><br></p><p>Pendekatan motivasi: Coba gunakan pendekatan yang lebih menyenangkan saat belajar BTA, misalnya dengan memberikan stiker atau pujian setelah berhasil menyelesaikan satu bagian bacaan. Jika memungkinkan, gunakan buku cerita bergambar dengan tulisan sederhana yang menarik minatnya.</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/4379169550/ad23f9b9fc733b950f2c67e64278746d/IMG20250902084837.jpg" />
         <pubDate>2025-09-16 06:15:00 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3587014162</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Rabu, 3 September 2025</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3587038848</link>
         <description><![CDATA[<p>1. Mata Pelajaran</p><p>Pendidikan Agama Islam (PAI)</p><p>Pendidikan Pancasila</p><p><br/></p><p>2. Materi (Tujuan Pembelajaran)</p><p>PAI:Arsya diharapkan dapat mengenal dan memahami Rukun Islam melalui metode nyanyian.</p><p>Pendidikan Pancasila: Arsya diharapkan dapat mengenal simbol-simbol Pancasila serta melatih motorik halus dengan kegiatan gunting dan tempel.</p><p><br/></p><p>3. Capaian Pembelajaran</p><p>PAI:Arsya sudah belajar Rukun Islam melalui nyanyian.</p><p>Pendidikan Pancasila: Arsya menunjukkan kemajuan dalam mengucapkan isi Pancasila, meskipun tidak mau mengerjakan aktivitas gunting-tempel.</p><p><br/></p><p>4. Kegiatan Belajar Mengajar</p><p>PAI:Arsya menyanyikan lagu tentang Rukun Islam bersama guru dan teman-teman.</p><p>Pendidikan Pancasila: Guru menjelaskan simbol-simbol Pancasila menggunakan media gambar. Namun, Arsya menolak mengerjakan tugas gunting-tempel dan merobek kertas, sehingga metode diubah menjadi pengucapan isi Pancasila yang diulang-ulang.</p><p><br/></p><p>5. Permasalahan Dalam Proses Kegiatan Belajar Mengajar</p><p>Penolakan terhadap tugas: Arsya tidak mau mengerjakan tugas gunting dan tempel, bahkan merusak media pembelajaran.</p><p>Kurangnya fokus: Dibutuhkan pengulangan yang berkali-kali agar Arsya mau mengikuti pengucapan Pancasila.</p><p><br/></p><p>6. Solusi</p><p> Diversifikasi metode: Jika Arsya menolak tugas yang membutuhkan motorik halus, coba tawarkan aktivitas lain yang tetap melatihnya, seperti mewarnai atau menggambar bebas terkait simbol Pancasila.</p><p>Pendekatan positif: Berikan apresiasi setiap kali Arsya menunjukkan kemauan untuk mengikuti, sekecil apa pun itu. Penguatan positif bisa menjadi motivasi yang besar untuknya.</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/4379238197/8a73e64b266f1c2a4cffe073624a3139/IMG20250903100542.jpg" />
         <pubDate>2025-09-16 06:28:20 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3587038848</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kamis, 4 September 2025</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3587049922</link>
         <description><![CDATA[<p>1. Mata Pelajaran</p><p>Bahasa Inggris</p><p><br/></p><p>Baca Tulis Al-Qur'an (BTA)</p><p><br/></p><p>Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK)</p><p><br/></p><p>2. Materi (Tujuan Pembelajaran)</p><p>Bahasa Inggris: Memperkenalkan diri dengan menyebutkan nama.</p><p><br/></p><p>BTA: Pengenalan huruf hijaiyah dan cara membacanya.</p><p><br/></p><p>PJOK: Mengikuti gerakan senam dengan koordinasi anggota tubuh.</p><p><br/></p><p>3. Capaian Pembelajaran</p><p>Bahasa Inggris: Arsya mampu memperkenalkan dirinya dengan lancar di depan kelas.</p><p><br/></p><p>PJOK: Arsya terlihat aktif dan bersemangat mengikuti gerakan senam yang diputar dari video.</p><p><br/></p><p>4. Kegiatan Belajar Mengajar</p><p>Bahasa Inggris: Guru memfasilitasi Arsya untuk memperkenalkan diri kepada teman-teman.</p><p><br/></p><p>BTA: Guru mengajak Arsya duduk untuk belajar dan mengenalkan huruf hijaiyah.</p><p><br/></p><p>PJOK: Guru mengajak siswa untuk mengikuti gerakan senam Indonesia Sehat melalui video yang diputar.</p><p><br/></p><p>5. Permasalahan Dalam Proses Kegiatan Belajar Mengajar</p><p>BTA: Arsya menunjukkan perilaku gelisah dan tidak mau duduk di tempatnya. Arsya lebih memilih berjalan-jalan di dalam kelas daripada fokus belajar BTA. Hal ini membuat proses pembelajaran menjadi tidak efektif dan tujuan pembelajaran tidak tercapai.</p><p><br/></p><p>6. Solusi</p><p>BTA: Guru akan mencoba strategi pembelajaran yang lebih interaktif untuk menarik minat Arsya. Misalnya, dengan menggunakan media belajar yang lebih menarik seperti kartu bergambar atau lagu-lagu tentang huruf hijaiyah. Guru juga bisa memberikan waktu istirahat sejenak agar Arsya tidak merasa bosan sebelum kembali melanjutkan pembelajaran.</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/4379238197/975d251d5e1fe0da0f3ff300f469306b/IMG20250904095333.jpg" />
         <pubDate>2025-09-16 06:34:33 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3587049922</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Senin, 8 September 2025</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3607710428</link>
         <description><![CDATA[<p>1. Mata Pelajaran</p><p> Bahasa Indonesia</p><p> Matematika</p><p>2. Materi (Tujuan Pembelajaran)</p><p> * Bahasa Indonesia: Latihan soal formatif membaca kata. Tujuannya adalah untuk menguji pemahaman dan kemampuan siswa dalam membaca kata-kata sederhana.</p><p> * Matematika: Latihan soal formatif tentang konsep bilangan dan menghitung. Tujuannya adalah agar siswa mampu mengenali angka dan menghitung jumlah objek.</p><p>3. Capaian Pembelajaran</p><p> * Bahasa Indonesia: Setelah dibujuk, Arsya akhirnya bersedia mengerjakan soal formatif. Ia berhasil membaca kata-kata yang diberikan meskipun prosesnya membutuhkan waktu yang lama.</p><p> * Matematika: Arsya menunjukkan pemahaman konsep dasar bilangan dengan menyebutkan jumlah jari pada gambar di soal nomor 7. Namun, ia tidak melanjutkan pengerjaan soal lainnya.</p><p>4. Kegiatan Belajar Mengajar</p><p> * Bahasa Indonesia: Guru memberikan soal formatif membaca kata dan memfasilitasi Arsya untuk menyelesaikannya.</p><p> * Matematika: Guru meminta Arsya untuk mengerjakan soal formatif, khususnya soal nomor 7 yang menampilkan gambar jari.</p><p>5. Permasalahan Dalam Proses Kegiatan Belajar Mengajar</p><p> * Bahasa Indonesia: Motivasi belajar Arsya rendah. Ia membutuhkan waktu yang lama untuk mau memulai pengerjaan soal.</p><p> * Matematika: Arsya menunjukkan perilaku tantrum dan menolak untuk belajar. Ia hanya mau mengerjakan satu soal saja dan tidak mau melanjutkan pengerjaan soal lainnya. Hal ini membuat evaluasi kemampuan matematika Arsya tidak dapat dilakukan secara menyeluruh.</p><p>6. Solusi</p><p> * Bahasa Indonesia: Guru akan mencoba memberikan pendekatan yang lebih personal dan membuat suasana belajar lebih menyenangkan agar Arsya termotivasi. Memberikan pujian setiap kali ia berhasil menyelesaikan satu soal juga bisa meningkatkan semangatnya.</p><p> * Matematika: Guru akan mencoba menggunakan media yang lebih konkret dan interaktif untuk mengenalkan konsep matematika, seperti menggunakan benda nyata (lego atau mainan) untuk menghitung. Jika tantrum terjadi lagi, guru akan coba mengalihkan perhatiannya ke kegiatan lain sebentar sebelum kembali mengajak belajar secara perlahan. Komunikasi dengan orang tua juga penting untuk mencari tahu cara terbaik dalam menangani tantrumnya.</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/4459093262/1495e9a35cb367d027228253ffa36716/IMG20250908093801.jpg" />
         <pubDate>2025-09-28 14:55:37 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3607710428</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Selasa, 9 September 2025</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3607717385</link>
         <description><![CDATA[<p>1. Mata Pelajaran</p><p> * Baca Tulis Al-Qur'an (BTA)</p><p> * Seni Budaya dan Keterampilan</p><p>2. Materi (Tujuan Pembelajaran)</p><p> * BTA: Latihan membaca Al-Qur'an/Iqra. Tujuannya adalah untuk meningkatkan kelancaran dan pemahaman Arsya dalam membaca.</p><p> * SBK: Mengenal bentuk-bentuk dasar geometri. Tujuannya adalah agar siswa mampu mengidentifikasi dan menyebutkan bentuk yang berasal dari garis lurus (seperti persegi, segitiga, jajargenjang) dan garis melengkung (seperti lingkaran, oval) berdasarkan buku Bupena.</p><p>3. Capaian Pembelajaran</p><p> * BTA: Arsya memulai pembelajaran membaca BTA namun tidak menyelesaikannya karena kehilangan minat dan menolak untuk melanjutkan.</p><p> * SBK: Arsya berhasil menyebutkan bentuk-bentuk yang ditunjuk oleh guru, tetapi hal ini membutuhkan fokus dan usaha yang kuat dari guru untuk menarik perhatiannya.</p><p>4. Kegiatan Belajar Mengajar</p><p> * BTA: Guru mendampingi Arsya untuk membaca BTA.</p><p> * SBK: Guru menggunakan buku Bupena untuk mengenalkan bentuk-bentuk dasar (garis lurus dan garis melengkung) sambil menunjuk setiap bentuk.</p><p>5. Permasalahan Dalam Proses Kegiatan Belajar Mengajar</p><p> * BTA: Arsya menunjukkan keengganan untuk melanjutkan membaca setelah beberapa saat. Ia menolak belajar dan berhenti sebelum sesi BTA selesai.</p><p> * SBK: Fokus dan perhatian Arsya mudah teralihkan. Selama pembelajaran berlangsung, perhatiannya lebih tertuju pada papan tulis kecil yang sedang ia gambar sendiri, sehingga guru harus bekerja keras untuk mendapatkan perhatiannya agar mau merespons materi yang diajarkan.</p><p>6. Solusi</p><p> * BTA: Guru akan mencoba membagi sesi BTA menjadi segmen-segmen yang lebih pendek dan diselingi dengan kegiatan lain, agar Arsya tidak cepat bosan. Memberikan reward kecil setiap kali ia berhasil menyelesaikan satu segmen juga bisa membantu.</p><p> * SBK: Guru akan mencoba mengintegrasikan kegiatan menggambar Arsya dengan materi pembelajaran. Misalnya, meminta Arsya menggambar sendiri bentuk-bentuk yang sedang dipelajari (persegi, lingkaran, dll.) di papan tulis kecilnya, sehingga ia merasa kegiatannya dihargai sek</p><p>aligus tetap belajar.</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/4459093262/c63daf45123a3dbceb03325c8b8f4843/IMG20250909083724.jpg" />
         <pubDate>2025-09-28 15:02:52 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3607717385</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Rabu, 10 September 2025</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3607729480</link>
         <description><![CDATA[<p>1. Mata Pelajaran</p><p> * Pendidikan Agama Islam (PAI)</p><p> * Pendidikan Pancasila (PPKn)</p><p>2. Materi (Tujuan Pembelajaran)</p><p> * PAI: Mengenal dan menghafal Rukun Islam. Tujuannya adalah agar siswa memahami dasar-dasar agama Islam.</p><p> * PPKn: Mengenal simbol-simbol Pancasila dan menghafal teks Pancasila (isi/butir-butirnya). Tujuannya adalah menanamkan nilai-nilai dasar negara.</p><p>3. Capaian Pembelajaran</p><p> * PAI: Arsya menunjukkan partisipasi yang baik dan berhasil mempelajari Rukun Islam melalui nyanyian. Pembelajaran dengan lagu terbukti efektif.</p><p> * PPKn: Arsya berhasil mengenal simbol-simbol Pancasila yang diajarkan melalui nyanyian. Untuk penghafalan teks Pancasila, Arsya mampu mengikuti ucapan guru dan mengucapkan isi Pancasila, meskipun prosesnya memerlukan pengulangan dan bujukan agar ia mau berbicara.</p><p>4. Kegiatan Belajar Mengajar</p><p> * PAI: Guru mengajarkan Rukun Islam menggunakan metode nyanyian agar mudah dihafal dan menarik.</p><p> * PPKn: Guru memperkenalkan simbol-simbol Pancasila melalui nyanyian dan penjelasan. Selanjutnya, guru membacakan isi/teks Pancasila, dan siswa diminta untuk mengikutinya.</p><p>5. Permasalahan Dalam Proses Kegiatan Belajar Mengajar</p><p> * PPKn (Teks Pancasila): Arsya menunjukkan keengganan atau butuh dorongan ekstra untuk mengucapkan kembali isi Pancasila. Guru harus melakukan pengulangan yang intensif agar Arsya bersedia membuka suara dan mengikuti ucapan. Hal ini menunjukkan bahwa konsentrasi dan motivasi verbalnya masih perlu ditingkatkan.</p><p>6. Solusi</p><p> * PPKn: Guru akan melanjutkan penggunaan metode yang kreatif dan menyenangkan, seperti nyanyian dan permainan, untuk semua materi. Untuk teks Pancasila, guru akan mencoba menggunakan media visual (kartu kata atau flashcard bergambar) yang sesuai dengan setiap sila agar Arsya lebih tertarik dan termotivasi untuk mengucapkan setiap kalimat, sehingga pengulangannya tidak terasa membosankan.</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/4459229533/afc294f2d8370d6d50a586953a4245a7/VID_20250910093831.mp4" />
         <pubDate>2025-09-28 15:15:50 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3607729480</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kamis, 11 September 2025</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3607748295</link>
         <description><![CDATA[<p>1. Mata Pelajaran</p><p> * Bahasa Inggris</p><p> * Baca Tulis Al-Qur'an (BTA)</p><p> * Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK)</p><p>2. Materi (Tujuan Pembelajaran)</p><p> * Bahasa Inggris: Mengulang materi memperkenalkan diri (sebut nama). Tujuannya adalah untuk memperkuat daya ingat dan kelancaran berbicara dalam Bahasa Inggris.</p><p> * BTA: Pengenalan dan membaca huruf hijaiyah. Tujuannya agar siswa fokus dan mengulang hafalan/bacaan.</p><p> * PJOK: Mengikuti gerakan senam Indonesia Sehat. Tujuannya adalah melatih koordinasi motorik kasar dan kebugaran jasmani.</p><p>3. Capaian Pembelajaran</p><p> * Bahasa Inggris: Arsya berhasil mengulang kembali materi memperkenalkan diri dan melakukannya dengan baik.</p><p> * BTA &amp; PJOK: Tujuan pembelajaran tidak tercapai karena Arsya menolak untuk mengikuti kegiatan yang telah disiapkan.</p><p>4. Kegiatan Belajar Mengajar</p><p> * Bahasa Inggris: Guru mengulang praktik memperkenalkan diri.</p><p> * BTA: Guru mengajak Arsya duduk untuk belajar dan mengulang materi BTA.</p><p> * PJOK: Guru mengajak siswa mengikuti gerakan senam melalui video yang diputar.</p><p>5. Permasalahan Dalam Proses Kegiatan Belajar Mengajar</p><p> * BTA: Arsya menunjukkan perilaku tidak fokus dan gelisah. Ia tidak mau duduk diam di tempatnya dan memilih berjalan-jalan selama jam pelajaran BTA.</p><p> * PJOK: Arsya menolak untuk mengikuti gerakan senam. Ia memilih untuk menggambar di papan tulis kecilnya dan mengabaikan instruksi untuk bergerak mengikuti video. Perilaku ini menunjukkan kecenderungan kuat Arsya untuk terlibat dalam minat pribadinya (menggambar) dan menolak kegiatan kelompok/fisik.</p><p>6. Solusi</p><p> * BTA &amp; PJOK: Guru akan mencoba mengintegrasikan kegiatan menggambar sebagai reward atau bagian dari pelajaran.</p><p>   * Untuk BTA, guru akan membatasi waktu belajar dan memberikan izin Arsya menggambar sebentar setelah menyelesaikan satu segmen belajar.</p><p>   * Untuk PJOK, guru akan mencoba pendekatan yang lebih personal, misalnya dengan meminta Arsya menggambar gerakan yang ia lihat di video (walaupun tidak bergerak) untuk mengalihkan fokusnya dari penolakan, atau mencoba mencari permainan gerak yang lebih menyerupai tantangan fisik dibandingkan senam formal.</p><p> * Secara umum, guru akan mencari cara untuk memanfaatkan minat Arsya pada papan tulis kecil sebagai alat bantu belajar daripada gangguan.</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/4459339801/fb667e1119413528bbde7fd444d1cc4d/IMG20250911082646.jpg" />
         <pubDate>2025-09-28 15:38:03 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3607748295</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kamis, 18 September 2025</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3609090872</link>
         <description><![CDATA[<p><strong>1. Mata Pelajaran</strong></p><p><br/></p><ul><li><p>Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK)</p></li><li><p>Baca Tulis Al-Qur'an (BTA)</p></li></ul><p><br/></p><p><strong>2. Materi (Tujuan Pembelajaran)</strong></p><p><br/></p><ul><li><p><strong>PJOK:</strong> Mengikuti gerakan fisik dasar yang dicontohkan guru (aktivitas <em>outdoor</em>). Tujuannya adalah melatih motorik kasar dan ketaatan pada instruksi gerak.</p></li><li><p><strong>BTA:</strong> Membaca atau menghafal huruf/bacaan. Tujuannya adalah melatih fokus dan kepatuhan duduk saat belajar.</p></li></ul><p><br/></p><p><strong>3. Capaian Pembelajaran</strong></p><p><br/></p><ul><li><p><strong>PJOK:</strong> Tujuan pembelajaran tidak tercapai. Arsya <strong>menolak</strong> mengikuti gerakan yang dicontohkan.</p></li><li><p><strong>BTA:</strong> Tujuan pembelajaran tidak tercapai. Arsya <strong>tidak mau duduk diam</strong> dan memilih untuk berjalan-jalan.</p></li></ul><p><br/></p><p><strong>4. Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><p><br/></p><ul><li><p><strong>PJOK:</strong></p><ul><li><p>Guru melaksanakan pembelajaran PJOK di luar ruangan (<em>outdoor</em>).</p></li><li><p>Guru memberikan contoh gerakan fisik untuk diikuti siswa.</p></li><li><p>Karena Arsya tidak kooperatif dan hendak keluar pagar, ia dipindahkan ke ruang <em>full out</em> (ruang tenang/istirahat) meskipun jam pelajaran PJOK belum selesai.</p></li></ul></li><li><p><strong>BTA:</strong> Guru mencoba memfasilitasi pembelajaran BTA.</p></li></ul><p><br/></p><p><strong>5. Permasalahan Dalam Proses Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><p><br/></p><ul><li><p><strong>PJOK:</strong></p><ul><li><p><strong>Penolakan Aktivitas:</strong> Arsya menunjukkan penolakan keras terhadap instruksi gerak, memilih untuk <strong>bermain-main di taman</strong> dan <strong>berusaha keluar pagar</strong>.</p></li><li><p><strong>Dampak Lingkungan:</strong> Arsya menunjukkan gejala <strong>kepananasan</strong> (<em>overheating</em>), yang menyebabkan ia menolak belajar lagi bahkan setelah berada di ruang <em>full out</em>.</p></li></ul></li><li><p><strong>BTA:</strong> Arsya menunjukkan <strong>perilaku gelisah dan hiperaktif</strong> dengan <strong>berjalan-jalan</strong> dan <strong>menolak duduk diam</strong> selama jam pelajaran, yang mengganggu fokus belajarnya.</p></li></ul><p><br/></p><p><strong>6. Solusi</strong></p><p><br/></p><ul><li><p><strong>PJOK:</strong></p><ul><li><p>Guru akan mencoba memberikan <strong>pemanasan di tempat yang teduh</strong> sebelum memulai aktivitas gerak di luar ruangan, untuk menghindari Arsya kepanasan terlalu dini.</p></li><li><p>Memberikan <strong>pilihan kegiatan</strong> yang lebih menarik baginya, seperti permainan berburu harta karun (yang membutuhkan gerak, tetapi terkesan seperti bermain).</p></li><li><p>Jika tanda-tanda kepanasan muncul, guru akan segera <strong>menghentikan aktivitas</strong> dan memastikan Arsya mendapatkan waktu istirahat dan pendinginan yang cukup.</p></li></ul></li><li><p><strong>BTA:</strong> Guru akan menerapkan <strong>teknik <em>fidget tool</em></strong> atau <strong>belajar sambil berdiri</strong> dekat meja untuk memberikan opsi gerak terbatas, sebagai alternatif dari berjalan-jalan, agar fokusnya tetap terjaga pada materi. Guru juga akan membagi sesi BTA menjadi <strong>durasi yang sangat pendek</strong> (misalnya 5 menit fokus, 2 menit istirahat bergerak).</p></li></ul>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-09-29 11:35:35 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3609090872</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Jum&#39;at, 19 September 2025</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3609094743</link>
         <description><![CDATA[<p><strong>1. Mata Pelajaran</strong></p><p><br/></p><ul><li><p>Kegiatan Kokurikuler (Rencana: Bahasa Indonesia dan Matematika)</p></li></ul><p><br/></p><p><strong>2. Materi (Tujuan Pembelajaran)</strong></p><p><br/></p><ul><li><p><strong>Tujuan yang direncanakan:</strong> Latihan dan pendalaman materi Bahasa Indonesia dan Matematika. Tujuannya adalah untuk memastikan penguasaan konsep yang telah diajarkan.</p></li></ul><p><br/></p><p><strong>3. Capaian Pembelajaran</strong></p><p><br/></p><ul><li><p>Tujuan pembelajaran <strong>tidak tercapai</strong>. Arsya menunjukkan penolakan total terhadap kegiatan belajar yang direncanakan.</p></li></ul><p><br/></p><p><strong>4. Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><p><br/></p><ul><li><p>Guru berencana memulai sesi kokurikuler (pendalaman materi) Bahasa Indonesia dan Matematika.</p></li><li><p>Guru mencoba mengambil buku dari tas Arsya untuk memulai pelajaran.</p></li></ul><p><br/></p><p><strong>5. Permasalahan Dalam Proses Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><p><br/></p><ul><li><p><strong>Penolakan Total dan Tantrum:</strong> Arsya menunjukkan <strong>perilaku mengamuk/tantrum</strong> saat disuruh belajar.</p></li><li><p><strong>Fokus Pulang:</strong> Arsya secara verbal menyuarakan keinginannya untuk pulang dengan berteriak <strong>'sepatu'</strong> meskipun belum waktunya pulang.</p></li><li><p><strong>Perilaku Agresif:</strong> Arsya menunjukkan <strong>perilaku impulsif</strong> dengan <strong>melempar buku</strong> yang diambil guru dari tasnya. Hal ini menunjukkan tingkat frustrasi yang tinggi dan penolakan keras terhadap pembelajaran.</p></li></ul><p><br/></p><p><strong>6. Solusi</strong></p><p><br/></p><ul><li><p><strong>Manajemen Perilaku:</strong> Guru perlu melakukan <strong>deeskalasi emosi</strong> Arsya terlebih dahulu sebelum mencoba belajar. Ketika Arsya mengamuk, guru akan mencoba mengalihkan perhatiannya ke tempat tenang sejenak (<em>cooling down</em>) tanpa memaksanya belajar.</p></li><li><p><strong>Pendekatan Bertahap:</strong> Setelah tenang, guru tidak akan langsung memberikan tugas yang membutuhkan buku. Guru akan mencoba <strong>memulai dengan kegiatan yang Arsya sukai</strong> (misalnya, menggambar sebentar) sebelum secara perlahan memasukkan unsur pelajaran (misalnya, menghitung gambar yang ia buat, atau menulis nama benda yang ia gambar).</p></li><li><p><strong>Komunikasi Kebutuhan:</strong> Guru akan berdiskusi dengan orang tua untuk mengetahui apakah ada pola tertentu yang memicu keinginan Arsya untuk segera pulang (<em>'sepatu'</em>) atau apakah ia sedang mengalami kelelahan yang berlebihan.</p></li></ul>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/4465821209/99ab256be5736c68b2dc3e6ef1cd72e2/VID20250919091051.mp4" />
         <pubDate>2025-09-29 11:38:17 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3609094743</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Senin, 22 September 2025</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3609097059</link>
         <description><![CDATA[<p><strong>1. Mata Pelajaran</strong></p><ul><li><p>Bahasa Indonesia</p></li><li><p>Matematika</p></li></ul><p><strong>2. Materi (Tujuan Pembelajaran)</strong></p><ul><li><p><strong>Bahasa Indonesia:</strong> Latihan membaca kata sederhana. Tujuannya adalah untuk meningkatkan kelancaran dan pengenalan kata-kata dasar seperti 'buku', 'baju', dan 'baru'.</p></li><li><p><strong>Matematika:</strong> Pengenalan dan penyebutan angka. Tujuannya adalah agar siswa mampu mengidentifikasi dan menyebutkan angka yang dituliskan guru.</p></li></ul><p><strong>3. Capaian Pembelajaran</strong></p><ul><li><p><strong>Bahasa Indonesia:</strong> Arsya menunjukkan <strong>capaian yang positif</strong>, ia berhasil membaca kata-kata yang diberikan setelah melalui proses bujukan yang cukup lama.</p></li><li><p><strong>Matematika:</strong> Arsya <strong>berhasil</strong> menyebutkan angka-angka yang ditulis guru di buku tulis <strong>dengan benar</strong>. Ini menunjukkan bahwa ia memiliki pemahaman yang baik tentang simbol bilangan.</p></li></ul><p><strong>4. Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><ul><li><p><strong>Bahasa Indonesia:</strong> Guru memberikan kata-kata untuk dibaca dan memfasilitasi Arsya untuk memulai kegiatan tersebut.</p></li><li><p><strong>Matematika:</strong> Guru menuliskan angka di buku tulis dan meminta Arsya untuk menyebutkannya.</p></li></ul><p><strong>5. Permasalahan Dalam Proses Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><ul><li><p><strong>Bahasa Indonesia:</strong> <strong>Motivasi awal Arsya masih rendah.</strong> Ia membutuhkan <strong>waktu yang cukup lama</strong> dan bujukan berulang dari guru sebelum akhirnya bersedia memulai sesi membaca.</p></li><li><p><strong>Matematika:</strong> Meskipun hasilnya benar, <strong>fokus Arsya masih kurang</strong> selama proses pembelajaran. Hal ini berpotensi mengganggu konsentrasi jika materi menjadi lebih kompleks.</p></li></ul><p><strong>6. Solusi</strong></p><ul><li><p><strong>Bahasa Indonesia:</strong> Guru akan mencoba <strong>membuat kegiatan membaca menjadi lebih menarik</strong>, misalnya dengan menggunakan kartu kata yang berwarna atau menghubungkan kata yang dibaca dengan benda nyata. Memberikan <strong>pujian segera</strong> setelah ia mau memulai kegiatan dapat mempercepat transisi dari menolak menjadi belajar.</p></li><li><p><strong>Matematika:</strong> Guru akan mencoba <strong>menggunakan permainan singkat</strong> di sela-sela penulisan angka (misalnya, meminta Arsya menyebutkan angka sambil memegang pensil dengan tangan yang berbeda) untuk menarik kembali fokusnya setiap kali terlihat melamun, sehingga durasi perhatiannya dapat ditingkatkan secara bertahap.</p></li></ul>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/4465821209/b872f7f23d871f7fc5b7f97d76ab162f/IMG20250922091233.jpg" />
         <pubDate>2025-09-29 11:40:07 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3609097059</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Selasa, 23 September 2015</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3609098532</link>
         <description><![CDATA[<p><strong>1. Mata Pelajaran</strong></p><p><br></p><ul><li><p>Baca Tulis Al-Qur'an (BTA)</p></li><li><p>Seni Budaya dan Keterampilan (SBK)</p></li></ul><p><br></p><p><strong>2. Materi (Tujuan Pembelajaran)</strong></p><p><br></p><ul><li><p><strong>BTA:</strong> Latihan membaca <strong>huruf Hijaiyah</strong>. Tujuannya adalah untuk meningkatkan pengenalan dan pelafalan huruf.</p></li><li><p><strong>SBK:</strong> Kegiatan <strong>mewarnai gambar</strong>. Tujuannya adalah melatih motorik halus, kreativitas, dan fokus pada tugas.</p></li></ul><p><br></p><p><strong>3. Capaian Pembelajaran</strong></p><p><br></p><ul><li><p><strong>BTA:</strong> Setelah diperbolehkan bergerak sebentar, Arsya akhirnya <strong>bersedia fokus</strong> dan berhasil membaca huruf Hijaiyah. Ini menunjukkan bahwa ia memerlukan waktu untuk mengatur diri sebelum belajar.</p></li><li><p><strong>SBK:</strong> Tujuan pembelajaran terganggu. Arsya <strong>tidak menyelesaikan</strong> kegiatan mewarnai.</p></li></ul><p><br></p><p><strong>4. Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><p><br></p><ul><li><p><strong>BTA:</strong> Guru mencoba memfasilitasi pembelajaran membaca huruf Hijaiyah, memberikan kelonggaran bagi Arsya untuk bergerak sebelum kembali fokus.</p></li><li><p><strong>SBK:</strong> Guru menyiapkan gambar untuk diwarnai.</p></li></ul><p><br></p><p><strong>5. Permasalahan Dalam Proses Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><p><br></p><ul><li><p><strong>BTA:</strong> <strong>Fokus dan kontrol diri Arsya rendah di awal.</strong> Ia <strong>tidak mau duduk diam</strong> dan harus diizinkan untuk berjalan-jalan terlebih dahulu sebelum ia bisa menenangkan diri dan memulai membaca.</p></li><li><p><strong>SBK:</strong> <strong>Perhatian Arsya mudah teralihkan</strong> oleh benda di lingkungan. Fokusnya teralihkan pada <strong>balon</strong> dan keinginan untuk bereksperimen dengan air. Akibatnya, ia <strong>menumpahkan air</strong> ke tubuhnya sendiri hingga <strong>baju seragam basah</strong> dan harus diganti dengan kaos.</p></li></ul><p><br></p><p><strong>6. Solusi</strong></p><p><br></p><ul><li><p><strong>BTA:</strong> Guru akan <strong>mengaplikasikan 'izin gerak' (motor break)</strong> secara terstruktur sebelum sesi BTA. Misalnya, mengizinkan Arsya melakukan 1-2 menit gerakan fisik ringan agar energinya tersalurkan sebelum diminta duduk dan fokus membaca.</p></li><li><p><strong>SBK:</strong> Guru akan berupaya <strong>meminimalisir benda-benda yang berpotensi mengalihkan fokus</strong> Arsya dari meja belajarnya. Jika ia tertarik pada air atau kegiatan sensorik, guru dapat mencoba <strong>mengintegrasikan</strong> aktivitas tersebut secara terkontrol setelah ia menyelesaikan tugas mewarnai (misalnya, <em>reward</em> bermain air di wadah kecil).</p></li><li><p><strong>Secara umum,</strong> guru akan memastikan area belajarnya bebas dari barang yang bisa memicu keinginannya untuk bereksperimen yang tidak relevan dengan materi.</p></li></ul>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/4465821209/f2e3b5a590509b2ce871a5713f76c25e/IMG20250923090600.jpg" />
         <pubDate>2025-09-29 11:41:15 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3609098532</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Rabu, 24 September 2025</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3609099995</link>
         <description><![CDATA[<p><strong>1. Mata Pelajaran</strong></p><p><br></p><ul><li><p>Pendidikan Agama Islam (PAI)</p></li><li><p>Pendidikan Pancasila (PPKn)</p></li></ul><p><br></p><p><strong>2. Materi (Tujuan Pembelajaran)</strong></p><p><br></p><ul><li><p><strong>PAI:</strong> Mengenal dan menghafal <strong>Rukun Islam</strong>. Tujuannya adalah agar siswa memahami dasar-dasar agama Islam melalui visual (tulisan) dan verbal (membaca).</p></li><li><p><strong>PPKn:</strong> Mengenal <strong>simbol-simbol Pancasila</strong> dan menghafal <strong>teks Pancasila</strong>. Tujuannya adalah menanamkan nilai-nilai dasar negara dan menguji daya ingat siswa.</p></li></ul><p><br></p><p><strong>3. Capaian Pembelajaran</strong></p><p><br></p><ul><li><p><strong>PAI:</strong> Arsya <strong>berhasil</strong> mengikuti pembelajaran Rukun Islam dengan melihat dan membaca tulisan di buku tulis, menunjukkan kemampuan membaca yang baik saat motivasinya ada.</p></li><li><p><strong>PPKn:</strong> Arsya <strong>berhasil</strong> mengenal simbol-simbol Pancasila dan dapat menunjuk/menyebutkannya saat ditunjuk secara acak, yang membuktikan daya ingat visualnya bagus. Untuk teks Pancasila, Arsya mampu <strong>mengikuti ucapan guru</strong> dan mengucapkan isinya, meskipun ia memerlukan <strong>pengulangan yang intensif</strong> agar mau berbicara.</p></li></ul><p><br></p><p><strong>4. Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><p><br></p><ul><li><p><strong>PAI:</strong> Guru mengajarkan Rukun Islam dengan meminta Arsya membaca tulisan di buku tulis.</p></li><li><p><strong>PPKn:</strong> Guru menjelaskan simbol-simbol Pancasila dan menguji ingatan Arsya dengan menunjuk simbol secara acak. Guru membacakan isi/teks Pancasila, dan siswa diminta untuk mengikutinya.</p></li></ul><p><br></p><p><strong>5. Permasalahan Dalam Proses Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><p><br></p><ul><li><p><strong>PPKn (Teks Pancasila):</strong> Walaupun ia akhirnya mau, Arsya <strong>membutuhkan dorongan dan pengulangan yang berlebihan</strong> dari guru untuk mau mengucapkan teks Pancasila. Hal ini mengindikasikan bahwa kemampuan verbalnya untuk merespons instruksi masih memerlukan usaha keras dan konsentrasi yang kuat dari guru.</p></li></ul><p><br></p><p><strong>6. Solusi</strong></p><p><br></p><ul><li><p><strong>PPKn (Teks Pancasila):</strong> Mengingat daya ingat visual Arsya yang baik (terbukti dari simbol Pancasila), guru akan mencoba <strong>menggunakan kartu kata besar atau <em>flashcard</em></strong> yang menarik untuk setiap sila. Kartu tersebut dapat diletakkan di lantai secara berurutan dan Arsya diminta <strong>melompat atau menunjuk</strong> kartu sambil mengucapkannya. Ini menggabungkan gerakan fisik yang ia butuhkan dengan tugas verbal, yang diharapkan dapat mengurangi keengganannya untuk berbicara.</p></li><li><p><strong>PAI:</strong> Karena Arsya fokus saat membaca di buku tulis, guru dapat mencoba <strong>membuat kegiatan membaca seolah-olah seperti bermain peran</strong> (misalnya menjadi seorang guru yang sedang membaca <em>textbook</em>) agar ia tetap termotivasi.</p></li></ul>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/4465873756/5ed79f90003a02e5c6ebf98a2b47f011/IMG20250924091905.jpg" />
         <pubDate>2025-09-29 11:42:30 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3609099995</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kamis, 25 September 2025</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3609102581</link>
         <description><![CDATA[<p><strong>1. Mata Pelajaran</strong></p><p><br></p><ul><li><p>Bahasa Inggris</p></li><li><p>Baca Tulis Al-Qur'an (BTA)</p></li><li><p>Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK)</p></li></ul><p><br></p><p><strong>2. Materi (Tujuan Pembelajaran)</strong></p><p><br></p><ul><li><p><strong>Bahasa Inggris:</strong> Mengenal dan menyebutkan <strong>nama-nama warna</strong> (diterapkan pada konteks es krim). Tujuannya adalah memperkaya kosakata Bahasa Inggris.</p></li><li><p><strong>BTA:</strong> Pengenalan dan membaca huruf hijaiyah. Tujuannya melatih fokus dan kepatuhan duduk saat belajar.</p></li><li><p><strong>PJOK:</strong> Mengikuti gerakan senam Indonesia Sehat. Tujuannya melatih koordinasi motorik kasar dan kebugaran jasmani.</p></li></ul><p><br></p><p><strong>3. Capaian Pembelajaran</strong></p><p><br></p><ul><li><p><strong>Bahasa Inggris:</strong> Arsya <strong>berhasil</strong> mengikuti dan menyelesaikan tugas LKPD tentang warna es krim.</p></li><li><p><strong>BTA:</strong> Arsya <strong>berhasil</strong> memulai dan mengikuti pembelajaran membaca setelah ia diberikan waktu untuk mengatur diri dan duduk.</p></li><li><p><strong>PJOK:</strong> Arsya menunjukkan <strong>kemauan bergerak</strong>, namun hanya mengikuti gerakan yang <strong>sesuai dengan minatnya</strong> (misalnya, gerakan pinguin), dan menolak gerakan senam yang telah ditentukan guru.</p></li></ul><p><br></p><p><strong>4. Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><p><br></p><ul><li><p><strong>Bahasa Inggris:</strong> Guru memberikan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) yang berfokus pada pengenalan warna melalui gambar es krim.</p></li><li><p><strong>BTA:</strong> Guru memfasilitasi Arsya untuk duduk dan memulai pelajaran BTA setelah Arsya selesai berjalan-jalan.</p></li><li><p><strong>PJOK:</strong> Guru memutar video Senam Indonesia Sehat, dan mencoba mengajak Arsya bergerak.</p></li></ul><p><br></p><p><strong>5. Permasalahan Dalam Proses Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><p><br></p><ul><li><p><strong>BTA:</strong> Arsya menunjukkan <strong>perilaku gelisah</strong> dan <strong>tidak mau duduk diam</strong> di awal pembelajaran. Proses belajar hanya bisa dilakukan setelah ia diberi waktu untuk berjalan-jalan dan ia memutuskan untuk fokus.</p></li><li><p><strong>PJOK:</strong> <strong>Arsya menolak instruksi</strong>, ia tidak mau mengikuti gerakan senam standar dari video yang diputar. Ia hanya bersedia bergerak apabila guru mengganti video atau gerakan yang <strong>sesuai dengan pilihannya</strong> (misalnya, gerakan pinguin). Hal ini mengganggu keberlangsungan aktivitas PJOK bersama teman-teman lainnya.</p></li></ul><p><br></p><p><strong>6. Solusi</strong></p><p><br></p><ul><li><p><strong>BTA:</strong> Guru akan mencoba menerapkan <strong>sistem visual <em>first-then</em></strong> (selesaikan ini, lalu kamu boleh itu). Misalnya: "Duduk, baca 3 baris huruf ini, lalu kamu boleh berjalan-jalan selama 1 menit."</p></li><li><p><strong>PJOK:</strong> Guru akan mencoba <strong>mengintegrasikan minat Arsya</strong> ke dalam sesi PJOK kelompok.</p><ul><li><p>Misalnya, guru akan membuat <strong>kompromi</strong> dengan memasukkan satu atau dua gerakan pilihan Arsya (misalnya, gerakan pinguin) di awal sesi senam kelompok, sebagai jembatan untuk membuatnya mau mengikuti sisa gerakan senam kelompok yang lain.</p></li><li><p>Guru juga akan memuji Arsya saat ia menunjukkan inisiatif untuk bergerak, meskipun itu adalah gerakan yang ia pilih sendiri.</p></li></ul></li></ul>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/4465873756/db0f662b3a1fb363c2658d28c952afc5/IMG20250925090350.jpg" />
         <pubDate>2025-09-29 11:44:36 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3609102581</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Jum&#39;at, 26 September 2025</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3609105157</link>
         <description><![CDATA[<p><strong>1. Mata Pelajaran</strong></p><p><br></p><ul><li><p>Kegiatan Kokurikuler:</p><ul><li><p>Jumat Sehat (PJOK/Senam)</p></li><li><p>Jumat Takwa (Rencana Pembelajaran Bahasa Indonesia)</p></li></ul></li></ul><p><br></p><p><strong>2. Materi (Tujuan Pembelajaran)</strong></p><p><br></p><ul><li><p><strong>Jumat Sehat:</strong> Mengikuti senam bersama. Tujuannya adalah melatih motorik kasar, ketaatan pada instruksi kelompok, dan disiplin barisan.</p></li><li><p><strong>Jumat Takwa (Bahasa Indonesia):</strong> Latihan membaca kata. Tujuannya adalah meningkatkan minat baca dan kelancaran membaca.</p></li></ul><p><br></p><p><strong>3. Capaian Pembelajaran</strong></p><p><br></p><ul><li><p><strong>Jumat Sehat:</strong> Arsya <strong>berpartisipasi</strong> dalam kegiatan senam bersama, namun <strong>tidak disiplin</strong> dalam barisan.</p></li><li><p><strong>Bahasa Indonesia:</strong> Arsya <strong>memulai</strong> kegiatan membaca dan berhasil mengucapkan <strong>beberapa kata</strong>, namun menolak untuk melanjutkan.</p></li></ul><p><br></p><p><strong>4. Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><p><br></p><ul><li><p><strong>Jumat Sehat:</strong> Siswa melakukan senam bersama di luar ruangan.</p></li><li><p><strong>Bahasa Indonesia:</strong> Guru mencoba memfasilitasi Arsya untuk belajar membaca di ruang kelas.</p></li></ul><p><br></p><p><strong>5. Permasalahan Dalam Proses Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><p><br></p><ul><li><p><strong>Jumat Sehat:</strong></p><ul><li><p><strong>Disiplin Barisan:</strong> Arsya menunjukkan <strong>perilaku gelisah</strong> dengan <strong>berjalan-jalan</strong> dan <strong>tidak mau diam</strong> di barisan selama senam berlangsung.</p></li><li><p><strong>Perhatian Terdistraksi:</strong> Fokusnya <strong>teralih</strong> pada <strong>sepeda listrik</strong> yang terparkir. Meskipun sudah dihalangi guru, ia tetap berusaha dan sempat mendatangi sepeda tersebut sebelum akhirnya dibantu oleh orang lain (Om) dan dibawa masuk ke ruang belajar.</p></li></ul></li><li><p><strong>Bahasa Indonesia:</strong> <strong>Penolakan dan Frustrasi Tinggi.</strong> Setelah menuruti untuk membaca beberapa kata, Arsya <strong>langsung menolak</strong> untuk melanjutkan dan menunjukkan perilaku <strong>agresif</strong> dengan <strong>melempar buku</strong> tersebut. Hal ini mengindikasikan bahwa daya tahan fokusnya masih sangat pendek, dan ia kesulitan mengendalikan emosi saat merasa terbebani.</p></li></ul><p><br></p><p><strong>6. Solusi</strong></p><p><br></p><ul><li><p><strong>Jumat Sehat:</strong> Guru akan mencoba memberikan Arsya <strong>peran tertentu</strong> dalam barisan (misalnya, di depan atau di samping guru) agar lebih mudah dipantau dan diberikan instruksi. Selain itu, guru perlu <strong>memastikan area senam bebas dari distraksi</strong> yang menarik minat Arsya, seperti sepeda atau mainan.</p></li><li><p><strong>Bahasa Indonesia:</strong> Guru akan menggunakan <strong>teknik <em>chaining</em> mundur (membaca dari akhir)</strong>, dan memberikan <strong>tugas yang sangat singkat</strong> (misalnya, cukup membaca 3 kata saja) sebelum diizinkan istirahat sebentar, untuk mencegah timbulnya frustrasi dan pelemparan buku. Perlu juga diterapkan konsekuensi yang konsisten (namun tenang) terhadap tindakan melempar barang.</p></li></ul>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/4465873756/ff7f7b06d149975a9317b4a4d80ff15f/IMG_20250928_WA0009.jpg" />
         <pubDate>2025-09-29 11:45:51 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3609105157</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Senin, 29 September 2025</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3609106802</link>
         <description><![CDATA[<p><strong>1. Mata Pelajaran</strong></p><p><br></p><ul><li><p>Bahasa Indonesia</p></li><li><p>Matematika</p></li></ul><p><br></p><p><strong>2. Materi (Tujuan Pembelajaran)</strong></p><p><br></p><ul><li><p><strong>Bahasa Indonesia:</strong> Latihan membaca kata sederhana. Tujuannya adalah untuk meningkatkan kelancaran dan pengenalan kata-kata dasar seperti 'balon', 'bolu', 'bisa', dan lainnya.</p></li><li><p><strong>Matematika:</strong> Konsep bilangan, urutan angka (maju dan mundur), serta menghitung jumlah objek. Tujuannya adalah memperkuat pemahaman angka dan keterampilan berhitung konkret.</p></li></ul><p><br></p><p><strong>3. Capaian Pembelajaran</strong></p><p><br></p><ul><li><p><strong>Bahasa Indonesia:</strong> Arsya menunjukkan <strong>capaian yang positif</strong>, ia berhasil membaca kata-kata yang diberikan setelah melalui bujukan dan waktu tunggu yang cukup lama.</p></li><li><p><strong>Matematika:</strong> Arsya menunjukkan <strong>kemauan belajar</strong> yang baik dan <strong>berhasil menyelesaikan semua tugas</strong> yang diberikan guru, yaitu:</p><ul><li><p>Menyebutkan angka yang ditunjuk di buku.</p></li><li><p>Mengisi angka yang kosong secara berurutan (maju) dan berbalik (mundur).</p></li><li><p>Menghitung jumlah gambar bunga yang ada di buku Bupena.</p></li></ul></li></ul><p><br></p><p><strong>4. Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><p><br></p><ul><li><p><strong>Bahasa Indonesia:</strong> Guru memberikan kata-kata untuk dibaca dan memfasilitasi Arsya untuk memulai kegiatan tersebut.</p></li><li><p><strong>Matematika:</strong> Guru meminta Arsya untuk menyebutkan angka, mengisi urutan angka (maju/mundur), dan menghitung gambar benda (bunga) di buku Bupena.</p></li></ul><p><br></p><p><strong>5. Permasalahan Dalam Proses Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><p><br></p><ul><li><p><strong>Bahasa Indonesia:</strong> <strong>Motivasi awal Arsya masih rendah.</strong> Ia membutuhkan <strong>waktu yang lama</strong> dan dorongan berulang dari guru sebelum akhirnya bersedia memulai sesi membaca. Hal ini menghambat efisiensi waktu belajar.</p></li><li><p><strong>Matematika:</strong> Tidak ditemukan permasalahan signifikan. Arsya menunjukkan tingkat <strong>kooperatif</strong> yang tinggi dan <strong>menyelesaikan tugas dengan baik</strong>.</p></li></ul><p><br></p><p><strong>6. Solusi</strong></p><p><br></p><ul><li><p><strong>Bahasa Indonesia:</strong> Mengingat konsistensi perlunya waktu lama untuk memulai, guru akan mencoba <strong>memberikan pilihan kata</strong> kepada Arsya (misalnya, memilih 3 dari 5 kata yang tersedia) agar ia merasa memiliki kontrol, yang diharapkan dapat mempercepat kemauannya untuk memulai.</p></li><li><p><strong>Matematika:</strong> Karena Arsya menunjukkan antusiasme dalam menghitung dan mengerjakan urutan angka, guru akan <strong>memanfaatkan minat ini</strong> dengan menjadikan kegiatan ini sebagai <strong>pembuka sesi belajar</strong> di masa mendatang, untuk membangun <em>mood</em> positif sebelum beralih ke materi yang kurang ia sukai.</p></li></ul>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/4465873756/afe032ea87810c935cedc3aefcca7b69/IMG20250929085335.jpg" />
         <pubDate>2025-09-29 11:46:52 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3609106802</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Selasa, 30 September 2025</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3610319103</link>
         <description><![CDATA[<p><strong>1. Mata Pelajaran</strong></p><p><br/></p><ul><li><p>Baca Tulis Al-Qur'an (BTA)</p></li><li><p>Seni Budaya dan Keterampilan (SBK)</p></li></ul><p><br/></p><p><strong>2. Materi (Tujuan Pembelajaran)</strong></p><p><br/></p><ul><li><p><strong>BTA:</strong> Latihan membaca <strong>huruf Hijaiyah</strong>. Tujuannya adalah untuk meningkatkan pengenalan dan pelafalan huruf.</p></li><li><p><strong>SBK:</strong> Bermain dan bernyanyi lagu <strong>"Garuda Pancasila"</strong> (Mars Pancasila). Tujuannya adalah melatih kemampuan mendengarkan, menghafal lirik, dan berekspresi melalui musik.</p></li></ul><p><br/></p><p><strong>3. Capaian Pembelajaran</strong></p><p><br/></p><ul><li><p><strong>BTA:</strong> Arsya <strong>berhasil</strong> membaca huruf Hijaiyah setelah ia diberikan waktu dan berhasil mengatur fokusnya. Ini menunjukkan bahwa ia mampu belajar ketika ia sudah siap secara mental.</p></li><li><p><strong>SBK:</strong> Arsya menunjukkan <strong>capaian yang sangat baik</strong>. Ia mendengar video lagu dengan saksama dan kemudian <strong>berhasil menyanyikan kembali lagu "Garuda Pancasila"</strong> bersama guru.</p></li></ul><p><br/></p><p><strong>4. Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><p><br/></p><ul><li><p><strong>BTA:</strong> Guru memfasilitasi Arsya untuk memulai pembelajaran membaca huruf Hijaiyah, memberikan kesempatan bagi Arsya untuk diam dan fokus terlebih dahulu.</p></li><li><p><strong>SBK:</strong> Guru memperlihatkan video lagu "Garuda Pancasila". Setelah selesai, guru meminta Arsya untuk menyanyikan kembali lagu tersebut dan bernyanyi bersama.</p></li></ul><p><br/></p><p><strong>5. Permasalahan Dalam Proses Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><p><br/></p><ul><li><p><strong>BTA:</strong> Sama seperti hari-hari sebelumnya, Arsya memerlukan <strong>waktu "diam" atau persiapan</strong> yang cukup lama sebelum ia bersedia memulai membaca. Ia tidak langsung merespons instruksi untuk membaca. Hal ini menunjukkan bahwa ia memerlukan <strong>transisi yang lebih lambat</strong> ke mode belajar.</p></li><li><p><strong>SBK:</strong> Tidak ditemukan permasalahan signifikan. Arsya menunjukkan <strong>antusiasme</strong> yang tinggi dalam kegiatan bernyanyi.</p></li></ul><p><br/></p><p><strong>6. Solusi</strong></p><p><br/></p><ul><li><p><strong>BTA:</strong> Guru akan mencoba <strong>memperkenalkan rutinitas transisi</strong> sebelum BTA dimulai. Misalnya, menggunakan penghitung waktu (timer) untuk sesi "diam/fokus" yang singkat (misalnya 1-2 menit) yang harus ia ikuti, dan baru setelah <em>timer</em> berbunyi, pembelajaran BTA dimulai. Ini bertujuan untuk <strong>memperpendek waktu tunggu</strong> yang dibutuhkan Arsya untuk siap belajar.</p></li><li><p><strong>SBK:</strong> Mengingat Arsya sangat responsif terhadap lagu dan nyanyian, guru akan <strong>memanfaatkan musik</strong> sebagai alat bantu belajar untuk materi lain (seperti Bahasa Indonesia atau Matematika) di masa mendatang, untuk meningkatkan keterlibatan dan motivasinya.</p></li></ul>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/4469522314/a93aed7c32faed8e194ab7edcda51a72/VID20250930090124.mp4" />
         <pubDate>2025-09-30 01:32:14 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3610319103</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Rabu, 1 Oktober 2025</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3612902207</link>
         <description><![CDATA[<p><strong>1. Mata Pelajaran</strong></p><p><br/></p><ul><li><p>Pendidikan Agama Islam (PAI)</p></li><li><p>Pendidikan Pancasila (PPKn)</p></li></ul><p><br/></p><p><strong>2. Materi (Tujuan Pembelajaran)</strong></p><p><br/></p><ul><li><p><strong>PAI:</strong> Mengenal dan memahami <strong>Rukun Iman</strong>. Tujuannya adalah agar siswa memahami dasar-dasar keyakinan dalam agama Islam melalui berbagai media (membaca, melihat, dan visual video).</p></li><li><p><strong>PPKn:</strong> Mengenal <strong>simbol-simbol Pancasila</strong> dan menghafal <strong>teks Pancasila</strong>. Tujuannya adalah menanamkan nilai-nilai dasar negara dan menguji daya ingat siswa.</p></li></ul><p><br/></p><p><strong>3. Capaian Pembelajaran</strong></p><p><br/></p><ul><li><p><strong>PAI:</strong> Arsya menunjukkan <strong>capaian yang baik</strong>. Ia berhasil mengikuti pembelajaran Rukun Iman dengan melihat tulisan di buku, membaca, dan menonton video. Kombinasi media ini efektif dalam menarik perhatiannya.</p></li><li><p><strong>PPKn:</strong> Arsya <strong>berhasil menyebutkan simbol-simbol Pancasila</strong>. Untuk teks Pancasila, Arsya mampu <strong>mengikuti ucapan guru</strong> dan mengucapkan isinya, meskipun ia memerlukan <strong>pengulangan yang intensif</strong> agar mau berbicara.</p></li></ul><p><br/></p><p><strong>4. Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><p><br/></p><ul><li><p><strong>PAI:</strong> Guru mengajarkan Rukun Iman dengan memfasilitasi Arsya untuk membaca tulisan di buku tulis sekaligus menampilkan video pembelajaran sebagai variasi media.</p></li><li><p><strong>PPKn:</strong> Guru meminta Arsya menyebutkan simbol-simbol Pancasila. Selanjutnya, guru membacakan isi/teks Pancasila, dan siswa diminta untuk mengikutinya.</p></li></ul><p><br/></p><p><strong>5. Permasalahan Dalam Proses Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><p><br/></p><ul><li><p><strong>PPKn (Teks Pancasila):</strong> Walaupun ia memiliki pemahaman yang baik (terbukti dari simbol), Arsya <strong>membutuhkan dorongan verbal dan pengulangan yang berlebihan</strong> dari guru untuk mau mengucapkan teks Pancasila. Hal ini menunjukkan bahwa <strong>motivasi verbal</strong> dan daya tahan konsentrasi untuk tugas hafalan masih perlu ditingkatkan.</p></li><li><p><strong>PAI:</strong> Tidak ada masalah signifikan. Kombinasi media (tulisan dan video) terbukti efektif.</p></li></ul><p><br/></p><p><strong>6. Solusi</strong></p><p><br/></p><ul><li><p><strong>PPKn (Teks Pancasila):</strong> Guru akan memanfaatkan kesukaan Arsya pada visual dan lagu (seperti yang terlihat dari laporan sebelumnya). Guru dapat mencoba <strong>membuat gerakan sederhana</strong> yang diasosiasikan dengan setiap sila Pancasila dan meminta Arsya <strong>menggerakkan tubuhnya</strong> saat mengucapkan teks tersebut. Menggabungkan gerakan dengan bicara dapat membantu mengatasi keengganan verbalnya.</p></li><li><p><strong>PAI:</strong> Guru akan terus menggunakan <strong>variasi media</strong> (visual, audio, dan tulisan) untuk materi hafalan atau konsep yang memerlukan perhatian penuh, karena metode ini berhasil menjaga keterlibatan Arsya.</p><p><br/></p></li></ul>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/4478868596/9333d542133fa4dd441ca3bf5319ada2/IMG20251001090821.jpg" />
         <pubDate>2025-10-01 06:51:54 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3612902207</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kamis, 2 Oktober 2025</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3614914601</link>
         <description><![CDATA[<p><strong>1. Mata Pelajaran</strong></p><p><br/></p><ul><li><p>Bahasa Inggris</p></li><li><p>Baca Tulis Al-Qur'an (BTA)</p></li><li><p>Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK)</p></li></ul><p><br/></p><p><strong>2. Materi (Tujuan Pembelajaran)</strong></p><p><br/></p><ul><li><p><strong>Bahasa Inggris:</strong> Mengenal <strong>bentuk bangun ruang</strong> dalam Bahasa Inggris. Tujuannya adalah memperkaya kosakata dan pemahaman konsep bentuk.</p></li><li><p><strong>BTA:</strong> Pengenalan dan membaca huruf hijaiyah. Tujuannya melatih fokus dan kepatuhan duduk saat belajar.</p></li><li><p><strong>PJOK:</strong> Gerakan dasar <strong>lokomotor</strong> (berjalan, berlari, melompat) dan pemanasan. Tujuannya melatih motorik kasar dan kebugaran.</p></li></ul><p><br/></p><p><strong>3. Capaian Pembelajaran</strong></p><p><br/></p><ul><li><p><strong>Bahasa Inggris:</strong> Arsya <strong>berhasil</strong> mengikuti pembelajaran tentang bentuk bangun ruang dari buku.</p></li><li><p><strong>BTA:</strong> Arsya <strong>berhasil</strong> memulai dan mengikuti pembelajaran membaca setelah ia diberikan waktu untuk mengatur diri dan duduk.</p></li><li><p><strong>PJOK:</strong> Arsya <strong>tidak mau</strong> mengikuti pemanasan. Namun, ia <strong>berhasil</strong> melakukan gerakan lokomotor dasar (berjalan) sebanyak <strong>satu putaran</strong> di lapangan. Ia menolak melanjutkan ke gerakan berlari dan melompat.</p></li></ul><p><br/></p><p><strong>4. Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><p><br/></p><ul><li><p><strong>Bahasa Inggris:</strong> Guru menggunakan buku untuk mengajarkan nama-nama bentuk bangun ruang dalam Bahasa Inggris.</p></li><li><p><strong>BTA:</strong> Guru memfasilitasi Arsya untuk duduk dan memulai pelajaran BTA setelah Arsya berjalan-jalan dan siap.</p></li><li><p><strong>PJOK:</strong> Guru mengajak siswa pemanasan, dilanjutkan dengan latihan gerakan lokomotor (berjalan, berlari, melompat) di lapangan.</p></li></ul><p><br/></p><p><strong>5. Permasalahan Dalam Proses Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><p><br/></p><ul><li><p><strong>BTA:</strong> Arsya menunjukkan <strong>perilaku gelisah</strong> dan <strong>tidak mau duduk diam</strong> di awal pembelajaran. Proses belajar hanya bisa dimulai setelah ia diberikan kelonggaran untuk bergerak sejenak.</p></li><li><p><strong>PJOK:</strong> Arsya menunjukkan <strong>penolakan terhadap instruksi</strong> dan rutinitas (pemanasan). Untuk gerakan lokomotor, ia <strong>hanya mau berjalan</strong> satu putaran dan menolak untuk melanjutkan dengan berlari atau melompat. Hal ini menunjukkan kesulitan dalam menerima instruksi yang sifatnya berurutan atau berkelanjutan.</p></li></ul><p><br/></p><p><strong>6. Solusi</strong></p><p><br/></p><ul><li><p><strong>BTA:</strong> Guru akan mencoba memberikan <strong>tugas bergerak ringan</strong> yang masih berhubungan dengan pelajaran sebelum BTA. Misalnya, meminta Arsya mengambil 3 buku dari rak (berjalan-jalan singkat) lalu membawanya kembali untuk duduk dan belajar.</p></li><li><p><strong>PJOK:</strong> Guru akan mencoba <strong>membuat <em>game</em> lokomotor</strong> yang lebih menarik daripada latihan formal. Misalnya, membuat garis <em>finish</em> yang pendek dan memintanya berjalan, melompat, dan berlari <strong>secara bergantian</strong> dalam jarak pendek, sehingga terasa seperti permainan dan bukan hanya instruksi gerakan yang harus diulang. Peran <em>reward</em> verbal setelah menyelesaikan setiap gerakan juga akan ditingkatkan.</p></li></ul>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/4486400485/85349c7e007b71f29cba4b4ec2728ae9/IMG_20251002_WA0005.jpg" />
         <pubDate>2025-10-02 07:12:44 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3614914601</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Jum&#39;at 3 Oktober 2025</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3618568309</link>
         <description><![CDATA[<p><strong>1. Mata Pelajaran</strong></p><p><br></p><ul><li><p>Kegiatan Kokurikuler: Jumat Takwa (Rencana Pembelajaran Bahasa Indonesia dan Matematika)</p></li><li><p>Baca Tulis Al-Qur'an (BTA)</p></li></ul><p><br></p><p><strong>2. Materi (Tujuan Pembelajaran)</strong></p><p><br></p><ul><li><p><strong>Kokurikuler (Bahasa Indonesia &amp; Matematika):</strong> Pendalaman materi. Tujuannya adalah mengulas dan memperkuat pemahaman konsep.</p></li><li><p><strong>BTA:</strong> Pengenalan dan membaca huruf hijaiyah. Tujuannya melatih fokus dan kepatuhan duduk saat belajar.</p></li></ul><p><br></p><p><strong>3. Capaian Pembelajaran</strong></p><p><br></p><ul><li><p><strong>Kokurikuler (Bahasa Indonesia &amp; Matematika):</strong> Tujuan pembelajaran <strong>tidak tercapai</strong> karena Arsya menolak belajar menggunakan buku.</p></li><li><p><strong>BTA:</strong> Setelah melalui proses bujukan dan paksaan untuk duduk, Arsya <strong>berhasil</strong> memulai dan mengikuti pembelajaran BTA.</p></li></ul><p><br></p><p><strong>4. Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><p><br></p><ul><li><p><strong>Kokurikuler:</strong> Guru berencana memulai sesi pembelajaran Bahasa Indonesia dan Matematika di kelas, menggantikan kegiatan di musala.</p></li><li><p><strong>BTA:</strong> Guru memfasilitasi Arsya untuk memulai pelajaran BTA, namun harus memaksa Arsya untuk duduk diam karena ia memilih untuk berjalan-jalan.</p></li></ul><p><br></p><p><strong>5. Permasalahan Dalam Proses Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><p><br></p><ul><li><p><strong>Kokurikuler (B. Indo &amp; Matematika):</strong> Arsya menunjukkan <strong>penolakan total</strong> terhadap pembelajaran yang menggunakan buku, yang menghambat pelaksanaan materi yang telah direncanakan.</p></li><li><p><strong>BTA:</strong> Arsya menunjukkan <strong>perilaku gelisah</strong> dan <strong>tidak mau duduk diam</strong>. Proses pembelajaran BTA hanya dapat dilakukan setelah guru <strong>memaksa</strong> Arsya untuk duduk dan fokus. Kebutuhan untuk memaksa ini dapat menimbulkan asosiasi negatif Arsya terhadap proses belajar.</p></li></ul><p><br></p><p><strong>6. Solusi</strong></p><p><br></p><ul><li><p><strong>Penolakan Buku:</strong> Guru akan mencoba <strong>mengganti buku dengan media lain</strong> yang lebih disukai Arsya (misalnya, kartu bergambar atau papan tulis kecil) untuk menyampaikan materi Bahasa Indonesia dan Matematika, agar ia merasa lebih tertarik. Arsya bisa diminta untuk <em>menulis</em> atau <em>menggambar</em> jawaban daripada mengerjakan di buku formal.</p></li><li><p><strong>BTA (Jalan-jalan):</strong> Daripada memaksa duduk, guru akan mencoba <strong>memberikan tugas yang memerlukan sedikit gerakan</strong> di tempat duduk (misalnya, menunjuk huruf dengan jari saat membaca, atau berdiri sebentar di samping kursi) untuk menyalurkan energi Arsya, sehingga ia merasa lebih nyaman dan kooperatif. Guru akan memberikan <em>reward</em> verbal segera setelah Arsya duduk dan fokus, meskipun hanya sebentar.</p></li></ul>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/4515736635/696280b68b30c8bfd5e86dd9b3cf96f8/IMG_20251007_WA0005.jpg" />
         <pubDate>2025-10-05 12:38:20 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3618568309</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Selasa, 7 Oktober 2025</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3620992518</link>
         <description><![CDATA[<p><strong>1. Mata Pelajaran</strong></p><p><br/></p><ul><li><p>Baca Tulis Al-Qur'an (BTA)</p></li><li><p>Seni Budaya dan Keterampilan (SBK)</p></li></ul><p><br/></p><p><strong>2. Materi (Tujuan Pembelajaran)</strong></p><p><br/></p><ul><li><p><strong>BTA:</strong> Latihan membaca <strong>huruf Hijaiyah</strong>. Tujuannya adalah untuk meningkatkan pengenalan dan pelafalan huruf.</p></li><li><p><strong>SBK:</strong> Mengulang materi <strong>bermain dan bernyanyi lagu "Garuda Pancasila"</strong> (Mars Pancasila). Tujuannya adalah memperkuat hafalan lirik dan keterampilan bernyanyi.</p></li></ul><p><br/></p><p><strong>3. Capaian Pembelajaran</strong></p><p><br/></p><ul><li><p><strong>BTA:</strong> Arsya <strong>berhasil</strong> membaca huruf Hijaiyah setelah ia diberikan waktu untuk mengatur diri dan fokus.</p></li><li><p><strong>SBK:</strong> Arsya menunjukkan <strong>capaian yang baik</strong> dalam mengulang lagu "Garuda Pancasila". Ia mendengarkan video dan menyanyikan kembali lagu tersebut bersama guru.</p></li></ul><p><br/></p><p><strong>4. Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><p><br/></p><ul><li><p><strong>BTA:</strong> Guru memfasilitasi Arsya untuk memulai pembelajaran membaca huruf Hijaiyah, memberikan kesempatan bagi Arsya untuk diam dan fokus terlebih dahulu.</p></li><li><p><strong>SBK:</strong> Guru memperlihatkan video lagu "Garuda Pancasila" sebagai pengulangan materi minggu lalu, kemudian meminta Arsya untuk menyanyikan kembali lagu tersebut bersama guru.</p></li></ul><p><br/></p><p><strong>5. Permasalahan Dalam Proses Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><p><br/></p><ul><li><p><strong>Kondisi Fisik:</strong> <em>Mood</em> Arsya hari ini <strong>terbilang cukup baik</strong>, namun ia terlihat <strong>banyak diam</strong> karena <strong>kondisi badannya kurang fit</strong> (sedang tidak enak badan).</p></li><li><p><strong>BTA:</strong> Arsya memerlukan <strong>waktu "diam" atau persiapan</strong> sebelum bersedia membaca. Ia tidak langsung merespons instruksi untuk membaca, menunjukkan bahwa ia membutuhkan transisi yang lambat untuk fokus.</p></li></ul><p><br/></p><p><strong>6. Solusi</strong></p><p><br/></p><ul><li><p><strong>Kondisi Fisik:</strong> Mengingat Arsya sedang tidak enak badan, guru akan <strong>memastikan ia mendapatkan istirahat yang cukup</strong> di sela-sela pelajaran dan <strong>meminimalisir tugas yang membutuhkan energi fisik tinggi</strong>. Durasi belajar akan dipersingkat dan guru akan lebih sering memeriksa kondisinya. Komunikasi dengan orang tua tentang kesehatan Arsya juga penting.</p></li><li><p><strong>BTA:</strong> Guru akan terus menerapkan strategi <strong>memberikan waktu tenang</strong> sebelum BTA dimulai. Guru juga akan menjaga suasana hati Arsya dengan memberikan <strong>pujian dan afirmasi</strong> yang konsisten atas setiap usaha membaca yang dilakukannya.</p></li></ul>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/4513218266/8fab25145f38db6a024161d848a585f3/IMG20251007084813.jpg" />
         <pubDate>2025-10-07 02:22:40 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3620992518</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Rabu, 8 Oktober 2025</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3622923671</link>
         <description><![CDATA[<p><strong>1. Mata Pelajaran</strong></p><p><br/></p><ul><li><p>Pendidikan Agama Islam (PAI)</p></li><li><p>Pendidikan Pancasila (PPKn)</p></li></ul><p><br/></p><p><strong>2. Materi (Tujuan Pembelajaran)</strong></p><p><br/></p><ul><li><p><strong>PAI:</strong> Mengenal dan menghafal <strong>Rukun Islam</strong>. Tujuannya adalah agar siswa memahami dasar-dasar agama Islam melalui media tulisan dan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD).</p></li><li><p><strong>PPKn:</strong> Mengenal <strong>simbol-simbol Pancasila</strong> dan <strong>bagian-bagian Burung Garuda</strong> (misalnya jumlah bulu, kepala menghadap ke mana, dll.). Tujuannya adalah menanamkan nilai-nilai dasar negara dan menguji daya ingat siswa.</p></li></ul><p><br/></p><p><strong>3. Capaian Pembelajaran</strong></p><p><br/></p><ul><li><p><strong>PAI:</strong> Arsya menunjukkan <strong>capaian yang baik</strong>. Ia berhasil mengikuti pembelajaran Rukun Islam dengan membaca tulisan di buku dan mengerjakan LKPD.</p></li><li><p><strong>PPKn:</strong> Arsya <strong>berhasil menyebutkan simbol-simbol Pancasila</strong>. Untuk materi bagian-bagian Burung Garuda, Arsya mampu <strong>mengikuti ucapan guru</strong> dan menyebutkan isinya, meskipun ia memerlukan <strong>pengulangan yang intensif</strong> agar mau berbicara.</p></li></ul><p><br/></p><p><strong>4. Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><p><br/></p><ul><li><p><strong>PAI:</strong> Guru mengajarkan Rukun Islam dengan memfasilitasi Arsya untuk membaca tulisan di buku tulis serta mengerjakan soal di LKPD.</p></li><li><p><strong>PPKn:</strong> Guru meminta Arsya menyebutkan simbol-simbol Pancasila. Guru kemudian menjelaskan dan mengucapkan isi bagian-bagian Burung Garuda, dan siswa diminta untuk mengikutinya.</p></li></ul><p><br/></p><p><strong>5. Permasalahan Dalam Proses Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><p><br/></p><ul><li><p><strong>PPKn (Bagian Burung Garuda):</strong> Sama seperti tugas hafalan atau pengulangan verbal sebelumnya, Arsya <strong>membutuhkan dorongan dan pengulangan yang berlebihan</strong> dari guru untuk mau mengucapkan kembali penjelasan mengenai bagian-bagian Burung Garuda. Hal ini menunjukkan <strong>keengganan verbal</strong> yang konsisten pada tugas hafalan/pengulangan non-lagu.</p></li></ul><p><br/></p><p><strong>6. Solusi</strong></p><p><br/></p><ul><li><p><strong>PPKn:</strong> Mengingat materi ini sangat visual (Burung Garuda), guru akan mencoba <strong>menggunakan gambar Burung Garuda berukuran besar</strong> yang tiap bagiannya dapat dibuka/ditutup (<em>flap</em>). Setiap kali bagian tersebut dibuka, Arsya diminta <strong>menyebutkan fakta yang berkaitan</strong> (misalnya, jumlah bulu). Mengubah tugas verbal menjadi tugas visual-motorik dapat membantu meningkatkan keterlibatannya.</p></li><li><p><strong>PAI:</strong> Karena Arsya fokus saat menggunakan LKPD, guru akan <strong>memanfaatkan format LKPD</strong> untuk materi yang lain, terutama materi yang membutuhkan pengisian atau respons tertulis/gambar.</p></li></ul>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/4520139349/539393e74b71bd4eb31b7bf0ec4cf7b6/IMG20251008092019.jpg" />
         <pubDate>2025-10-08 03:32:11 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3622923671</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kamis, 9 Oktober 2025</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3624697595</link>
         <description><![CDATA[<p><strong>1. Mata Pelajaran</strong></p><p><br/></p><ul><li><p>Bahasa Inggris</p></li><li><p>Baca Tulis Al-Qur'an (BTA)</p></li><li><p>Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK)</p></li></ul><p><br/></p><p><strong>2. Materi (Tujuan Pembelajaran)</strong></p><p><br/></p><ul><li><p><strong>Bahasa Inggris:</strong> Mengenal dan menyebutkan <strong>bentuk bangun ruang</strong> (<em>shapes</em>) dalam Bahasa Inggris. Tujuannya adalah memperkaya kosakata dan melatih pengucapan.</p></li><li><p><strong>BTA:</strong> Pengenalan dan membaca huruf hijaiyah. Tujuannya melatih fokus dan kepatuhan duduk saat belajar.</p></li><li><p><strong>PJOK:</strong> Gerakan dasar dan mengikuti instruksi gerak. Tujuannya melatih motorik kasar dan ketaatan pada arahan guru.</p></li></ul><p><br/></p><p><strong>3. Capaian Pembelajaran</strong></p><p><br/></p><ul><li><p><strong>Bahasa Inggris:</strong> Arsya <strong>berhasil</strong> menyebutkan bentuk-bentuk bangun ruang dalam Bahasa Inggris <em>per kata</em>, sesuai dengan yang ditulis dan digambar guru di buku catatan.</p></li><li><p><strong>BTA:</strong> Arsya <strong>berhasil</strong> memulai dan mengikuti pembelajaran membaca setelah ia diberikan waktu untuk mengatur diri dan duduk.</p></li><li><p><strong>PJOK:</strong> Tujuan pembelajaran <strong>tidak tercapai</strong>. Arsya bergerak, namun <strong>tidak sesuai dengan instruksi</strong> guru dan memilih untuk berjalan-jalan sendiri.</p></li></ul><p><br/></p><p><strong>4. Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><p><br/></p><ul><li><p><strong>Bahasa Inggris:</strong> Guru menulis dan menggambar bentuk bangun ruang di buku catatan, lalu meminta Arsya menyebutkan nama-nama bentuk tersebut dalam Bahasa Inggris.</p></li><li><p><strong>BTA:</strong> Guru memfasilitasi Arsya untuk duduk dan memulai pelajaran BTA setelah Arsya berjalan-jalan dan siap.</p></li><li><p><strong>PJOK:</strong> Guru memberikan instruksi gerakan dan meminta siswa mengikuti, namun Arsya memilih untuk berjalan-jalan di luar arahan.</p></li></ul><p><br/></p><p><strong>5. Permasalahan Dalam Proses Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><p><br/></p><ul><li><p><strong>BTA:</strong> Arsya menunjukkan <strong>perilaku gelisah</strong> dan <strong>tidak mau duduk diam</strong> di awal pembelajaran. Ia memerlukan waktu untuk <strong>mengatur diri sendiri</strong> sebelum bersedia memulai belajar.</p></li><li><p><strong>PJOK:</strong> Arsya menunjukkan <strong>penolakan terhadap instruksi</strong> gerak. Meskipun ia bergerak (berjalan), gerakannya <strong>tidak sesuai arahan</strong> guru. Hal ini menghambat kegiatan PJOK kelompok dan menunjukkan kesulitan Arsya dalam mengikuti perintah yang berkelompok/formal.</p></li></ul><p><br/></p><p><strong>6. Solusi</strong></p><p><br/></p><ul><li><p><strong>BTA:</strong> Guru akan membuat <strong>kesepakatan visual</strong> dengan Arsya, misalnya menggunakan kartu <em>first-then</em> (Lakukan BTA selama 5 menit, lalu boleh berjalan sebentar) atau memberikan <strong>benda pemegang tangan</strong> (<em>fidget toy</em>) yang tidak mengganggu agar ia dapat menyalurkan kebutuhan geraknya tanpa harus berjalan-jalan.</p></li><li><p><strong>PJOK:</strong> Guru akan mencoba <strong>mengubah instruksi gerak</strong> menjadi sebuah <strong>misi atau permainan</strong> yang menarik bagi Arsya, daripada sekadar perintah. Misalnya, "Ayo jalan seperti detektif mencari harta karun!" sambil mengarahkan jalannya. Pemberian <strong>pilihan terbatas</strong> (misalnya, "Mau lari atau melompat dulu?") juga dapat memberinya rasa kontrol.</p></li></ul>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/4526881675/ec7f55ea76c999f070a665be5c9b419b/IMG20251009085525.jpg" />
         <pubDate>2025-10-09 05:11:37 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3624697595</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Jum&#39;at, 10 Oktober 2025</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3626361662</link>
         <description><![CDATA[<p><strong>1. Mata Pelajaran</strong></p><p><br></p><ul><li><p>Kegiatan Kokurikuler:</p><ul><li><p>Jumat Takwa (Pengulangan Materi)</p></li><li><p>Jumat Sehat (PJOK/Senam)</p></li></ul></li><li><p>Baca Tulis Al-Qur'an (BTA)</p></li></ul><p><br></p><p><strong>2. Materi (Tujuan Pembelajaran)</strong></p><p><br></p><ul><li><p><strong>Jumat Takwa (Pengulangan Materi):</strong> Mengulang dan memperkuat pemahaman materi yang belum maksimal di hari-hari sebelumnya. Tujuannya adalah memastikan konsep dasar dikuasai.</p></li><li><p><strong>BTA:</strong> Pengenalan dan membaca huruf hijaiyah. Tujuannya melatih fokus dan kepatuhan duduk saat belajar.</p></li><li><p><strong>Jumat Sehat (Senam):</strong> Mengikuti senam bersama Indonesia Sehat. Tujuannya adalah melatih motorik kasar dan partisipasi dalam kegiatan fisik kelompok.</p></li></ul><p><br></p><p><strong>3. Capaian Pembelajaran</strong></p><p><br></p><ul><li><p><strong>Jumat Takwa:</strong> Capaian pembelajaran <strong>kurang maksimal</strong> karena sesi ini digunakan untuk menutupi kekurangan materi sebelumnya, namun kondisinya tidak optimal.</p></li><li><p><strong>BTA:</strong> Setelah melalui proses bujukan dan paksaan untuk duduk, Arsya <strong>berhasil</strong> memulai dan mengikuti pembelajaran BTA.</p></li><li><p><strong>Jumat Sehat:</strong> Arsya menunjukkan <strong>antusiasme</strong> yang tinggi karena berada di luar kelas. Ia <strong>berpartisipasi</strong> dalam senam, meskipun <strong>belum sepenuhnya mengikuti</strong> gerakan yang ada di layar TV.</p></li></ul><p><br></p><p><strong>4. Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><p><br></p><ul><li><p><strong>Jumat Takwa:</strong> Guru memanfaatkan waktu yang seharusnya di musala untuk mengulang materi yang kurang maksimal.</p></li><li><p><strong>BTA:</strong> Guru memfasilitasi Arsya untuk memulai pelajaran BTA, namun harus memaksa Arsya untuk duduk diam karena ia memilih untuk berjalan-jalan.</p></li><li><p><strong>Jumat Sehat:</strong> Arsya mengikuti senam Indonesia Sehat bersama teman-teman yang dipandu melalui tayangan TV di luar kelas.</p></li></ul><p><br></p><p><strong>5. Permasalahan Dalam Proses Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><p><br></p><ul><li><p><strong>BTA:</strong> Arsya menunjukkan <strong>perilaku gelisah</strong> dan <strong>tidak mau duduk diam</strong> di awal pelajaran. Pembelajaran hanya dapat dilakukan setelah guru <strong>memaksa</strong> Arsya untuk duduk. Kebutuhan untuk memaksa ini dapat mengurangi efektivitas belajar.</p></li><li><p><strong>Jumat Sehat:</strong> Meskipun senang berada di luar, Arsya <strong>tidak sepenuhnya taat</strong> pada instruksi gerakan senam yang ditampilkan. Ini konsisten dengan pola penolakan terhadap instruksi gerak formal.</p></li><li><p><strong>Secara Umum:</strong> Arsya menunjukkan <strong>keterbatasan dalam transisi</strong> dari aktivitas gerak ke aktivitas duduk diam, dan memerlukan lingkungan luar/gerak untuk meningkatkan <em>mood</em>-nya.</p></li></ul><p><br></p><p><strong>6. Solusi</strong></p><p><br></p><ul><li><p><strong>BTA:</strong> Mengingat paksaan untuk duduk kurang ideal, guru akan mencoba memberikan <strong>tugas BTA dalam durasi yang sangat pendek</strong> (misalnya 3-5 menit) dan memberikan jeda gerak ringan di antara sesi, agar Arsya tidak merasa tertekan untuk duduk dalam waktu lama.</p></li><li><p><strong>Jumat Sehat:</strong> Guru akan mencoba <strong>memanfaatkan antusiasme</strong> Arsya pada kegiatan luar kelas. Guru bisa memberikan <strong>pujian dan penguatan positif</strong> setiap kali Arsya mencoba meniru gerakan yang ada di TV, sekecil apapun itu, untuk mendorong partisipasi yang lebih aktif di masa depan.</p></li><li><p><strong>Pengulangan Materi:</strong> Guru akan memastikan pengulangan materi dilakukan <strong>setelah</strong> Arsya selesai bergerak (Jumat Sehat), saat energinya sudah tersalurkan dan ia lebih siap untuk duduk dan fokus.</p></li></ul>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/4533424103/f67d72350daff495fd7a33185b0b45f7/IMG_20251010_WA0015.jpg" />
         <pubDate>2025-10-10 07:25:22 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3626361662</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Senin, 13 Oktober 2025</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3629457090</link>
         <description><![CDATA[<p><strong>1. Mata Pelajaran</strong></p><p><br/></p><ul><li><p>Bahasa Indonesia</p></li><li><p>Matematika</p></li><li><p>Baca Tulis Al-Qur'an (BTA)</p></li></ul><p><br/></p><p><strong>2. Materi (Tujuan Pembelajaran)</strong></p><p><br/></p><ul><li><p><strong>Bahasa Indonesia:</strong> Latihan membaca kata sederhana. Tujuannya adalah untuk meningkatkan kelancaran dan pengenalan kata-kata dasar seperti 'baca', 'bisa', 'bunda', 'belajar', dan 'bobo'.</p></li><li><p><strong>Matematika:</strong> Latihan soal sumatif. Tujuannya adalah untuk mengevaluasi pemahaman konsep matematika yang telah dipelajari.</p></li><li><p><strong>BTA:</strong> Pengenalan dan membaca huruf hijaiyah. Tujuannya melatih fokus dan kepatuhan duduk saat belajar.</p></li></ul><p><br/></p><p><strong>3. Capaian Pembelajaran</strong></p><p><br/></p><ul><li><p><strong>Bahasa Indonesia:</strong> Arsya menunjukkan <strong>capaian yang positif</strong>, ia berhasil membaca kata-kata yang diberikan setelah melalui bujukan dan waktu tunggu yang cukup lama.</p></li><li><p><strong>Matematika:</strong> Arsya <strong>berhasil</strong> mengikuti instruksi dan <strong>menjawab soal sumatif</strong> nomor 1 sampai 5 yang ada di buku Bupena. Ini menunjukkan kesediaan dan kemampuan yang baik dalam tugas terstruktur.</p></li><li><p><strong>BTA:</strong> Setelah melalui proses bujukan dan paksaan untuk duduk, Arsya <strong>berhasil</strong> memulai dan mengikuti pembelajaran BTA.</p></li></ul><p><br/></p><p><strong>4. Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><p><br/></p><ul><li><p><strong>Bahasa Indonesia:</strong> Guru memberikan kata-kata untuk dibaca dan memfasilitasi Arsya untuk memulai kegiatan tersebut.</p></li><li><p><strong>Matematika:</strong> Guru meminta Arsya untuk menjawab soal latihan sumatif di buku Bupena.</p></li><li><p><strong>BTA:</strong> Guru memfasilitasi Arsya untuk duduk dan memulai pelajaran BTA, namun harus memaksa Arsya untuk duduk diam karena ia memilih untuk berjalan-jalan.</p></li></ul><p><br/></p><p><strong>5. Permasalahan Dalam Proses Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><p><br/></p><ul><li><p><strong>Bahasa Indonesia:</strong> <strong>Motivasi awal Arsya masih rendah.</strong> Ia membutuhkan <strong>waktu yang lama</strong> dan dorongan berulang dari guru sebelum akhirnya bersedia memulai sesi membaca.</p></li><li><p><strong>BTA:</strong> Arsya menunjukkan <strong>perilaku gelisah</strong> dan <strong>tidak mau duduk diam</strong> di awal pembelajaran. Proses belajar BTA hanya dapat dilakukan setelah guru <strong>memaksa</strong> Arsya untuk duduk dan mengabaikan keinginannya untuk berjalan-jalan.</p></li><li><p><strong>Secara Umum:</strong> Arsya kesulitan melakukan transisi dari aktivitas gerak ke aktivitas duduk, yang menghambat kelancaran proses belajar.</p></li></ul><p><br/></p><p><strong>6. Solusi</strong></p><p><br/></p><ul><li><p><strong>Bahasa Indonesia &amp; Matematika:</strong> Guru dapat mencoba <strong>membuat jadwal visual</strong> di mana kegiatan yang Arsya sukai (seperti Matematika/Berhitung) diletakkan di tengah antara kegiatan yang ia tolak (seperti BTA di awal/akhir) untuk menjaga motivasinya sepanjang sesi belajar.</p></li><li><p><strong>BTA:</strong> Mengingat pola jalan-jalan yang berulang, guru akan mencoba <strong>menggunakan metode <em>energy release</em></strong> di mana Arsya diizinkan berdiri atau melakukan gerakan kecil di tempat sebelum BTA dimulai. Daripada memaksa duduk, guru akan menggunakan teknik <strong>penguatan positif</strong> segera setelah Arsya duduk, meskipun hanya untuk beberapa detik, untuk mendorong perilaku duduk diam secara sukarela.</p></li></ul>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/4547330855/d1b5bde713a7ee1cdca2d3f2ba994086/IMG20251013085312.jpg" />
         <pubDate>2025-10-13 09:30:37 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3629457090</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Selasa, 14 Oktober 2025.</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3630919680</link>
         <description><![CDATA[<p><strong>1. Mata Pelajaran</strong></p><p><br></p><ul><li><p>Baca Tulis Al-Qur'an (BTA)</p></li><li><p>Seni Budaya dan Keterampilan (SBK)</p></li></ul><p><br></p><p><strong>2. Materi (Tujuan Pembelajaran)</strong></p><p><br></p><ul><li><p><strong>BTA:</strong> Latihan membaca <strong>huruf Hijaiyah</strong>. Tujuannya adalah untuk meningkatkan pengenalan dan pelafalan huruf.</p></li><li><p><strong>SBK:</strong> Mengenal, bermain, dan bernyanyi <strong>lagu daerah "Ampar-Ampar Pisang"</strong> (lagu khas Kalimantan Selatan). Tujuannya adalah melatih kemampuan mendengarkan, menghafal lirik, dan berekspresi melalui musik.</p></li></ul><p><br></p><p><strong>3. Capaian Pembelajaran</strong></p><p><br></p><ul><li><p><strong>BTA:</strong> Arsya <strong>berhasil</strong> membaca huruf Hijaiyah setelah ia diberikan waktu untuk mengatur diri dan fokus.</p></li><li><p><strong>SBK:</strong> Arsya menunjukkan <strong>capaian yang sangat baik</strong>. Ia mendengarkan lagu melalui <em>scan barcode</em> dan video, dan kemudian <strong>berhasil menyanyikan kembali lagu "Ampar-Ampar Pisang"</strong> bersama guru.</p></li><li><p><strong>Mood:</strong> <em>Mood</em> Arsya hari ini <strong>terbilang bagus</strong> sehingga ia lebih kooperatif dalam pembelajaran.</p></li></ul><p><br></p><p><strong>4. Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><p><br></p><ul><li><p><strong>BTA:</strong> Guru memfasilitasi Arsya untuk memulai pembelajaran membaca huruf Hijaiyah, memberikan kesempatan bagi Arsya untuk diam dan fokus terlebih dahulu.</p></li><li><p><strong>SBK:</strong> Guru memperkenalkan lagu daerah "Ampar-Ampar Pisang" melalui <em>scan barcode</em> dan menayangkan video. Setelah itu, guru meminta Arsya untuk menyanyikan kembali lagu tersebut bersama.</p></li></ul><p><br></p><p><strong>5. Permasalahan Dalam Proses Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><p><br></p><ul><li><p><strong>BTA:</strong> Arsya konsisten memerlukan <strong>waktu "diam" atau persiapan</strong> sebelum bersedia membaca. Ia tidak langsung merespons instruksi untuk membaca, menunjukkan kebutuhan akan <strong>transisi yang lambat</strong> menuju aktivitas fokus.</p></li><li><p><strong>SBK:</strong> Tidak ditemukan permasalahan signifikan. Penggunaan media digital (video/barcode) terbukti efektif dalam menjaga minat dan partisipasi Arsya.</p></li></ul><p><br></p><p><strong>6. Solusi</strong></p><p><br></p><ul><li><p><strong>BTA:</strong> Guru akan terus memanfaatkan strategi <strong>memberikan waktu tenang/fokus</strong> sebelum memulai BTA, sambil berusaha mengurangi durasi waktu tunggu tersebut secara bertahap. Bisa juga dengan memberikan <strong>pilihan tempat duduk</strong> (misalnya di karpet atau di kursi) untuk sesi BTA, agar ia merasa lebih nyaman.</p></li><li><p><strong>SBK:</strong> Mengingat tingginya minat Arsya pada musik, guru akan terus menggunakan <strong>lagu sebagai alat bantu</strong> untuk mengajarkan konsep-konsep baru, baik itu lagu daerah, lagu kebangsaan, atau lagu yang diciptakan guru untuk materi Bahasa atau Matematika.</p></li></ul>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/4552940482/dd051eb67324de03fab38a22c0114d8d/IMG20251014092704.jpg" />
         <pubDate>2025-10-14 04:03:54 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3630919680</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Rabu, 15 Oktober 2025</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3632858911</link>
         <description><![CDATA[<p><strong>1. Mata Pelajaran</strong></p><p><br/></p><ul><li><p>Pendidikan Agama Islam (PAI)</p></li><li><p>Pendidikan Pancasila (PPKn)</p></li><li><p>Baca Tulis Al-Qur'an (BTA)</p></li></ul><p><br/></p><p><strong>2. Materi (Tujuan Pembelajaran)</strong></p><p><br/></p><ul><li><p><strong>PAI:</strong> Mengenal dan memahami <strong>Rukun Islam</strong> melalui aktivitas menempel (motorik halus) dan pengurutan. Tujuannya adalah memperkuat pemahaman konsep dan melatih motorik halus.</p></li><li><p><strong>PPKn:</strong> Mengenal lambang negara melalui <strong>mewarnai bendera Indonesia</strong>. Tujuannya adalah melatih motorik halus, mengenal warna, dan menanamkan nasionalisme.</p></li><li><p><strong>BTA:</strong> Latihan membaca <strong>huruf Hijaiyah</strong>. Tujuannya melatih fokus dan kepatuhan duduk saat belajar.</p></li></ul><p><br/></p><p><strong>3. Capaian Pembelajaran</strong></p><p><br/></p><ul><li><p><strong>PAI:</strong> Arsya <strong>berhasil</strong> membaca dan menempelkan satu per satu urutan Rukun Islam di LKPD. Ini menunjukkan pemahaman konsep yang baik dan keterampilan motorik halus (menggunakan lem dan menempel) yang memadai.</p></li><li><p><strong>PPKn:</strong> Arsya <strong>memulai</strong> kegiatan mewarnai bendera Indonesia, menunjukkan kemauan di awal. Namun, ia <strong>tidak menyelesaikannya</strong> karena kehilangan minat, dan hasil pekerjaannya <strong>tidak rapi</strong>.</p></li><li><p><strong>BTA:</strong> Setelah melalui proses tunggu hingga tenang, Arsya <strong>berhasil</strong> menyebutkan huruf Hijaiyah <strong>sampai selesai</strong>.</p></li></ul><p><br/></p><p><strong>4. Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><p><br/></p><ul><li><p><strong>PAI:</strong> Guru meminta Arsya membacakan Rukun Islam, kemudian menyediakan potongan Rukun Islam yang sudah digunting dan meminta Arsya menempelkannya secara berurutan di LKPD.</p></li><li><p><strong>PPKn:</strong> Guru meminta Arsya mewarnai gambar bendera Indonesia.</p></li><li><p><strong>BTA:</strong> Guru meminta Arsya belajar BTA, namun harus menunggu sampai Arsya mau duduk diam dan fokus.</p></li></ul><p><br/></p><p><strong>5. Permasalahan Dalam Proses Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><p><br/></p><ul><li><p><strong>PPKn:</strong> Arsya memiliki <strong>daya tahan fokus yang pendek</strong> pada tugas motorik halus yang membutuhkan ketelitian (mewarnai). Ia menolak untuk melanjutkan dan menyelesaikan tugas ketika merasa bosan atau terbebani.</p></li><li><p><strong>BTA:</strong> Arsya konsisten memerlukan <strong>waktu untuk mengatur diri sendiri ("diam dulu")</strong> sebelum bersedia memulai membaca. Hal ini menunjukkan kesulitan dalam melakukan transisi cepat dari satu kegiatan ke kegiatan yang lain.</p></li></ul><p><br/></p><p><strong>6. Solusi</strong></p><p><br/></p><ul><li><p><strong>PPKn:</strong> Guru akan mencoba <strong>memecah tugas mewarnai</strong> menjadi bagian-bagian yang lebih kecil dan memberikan <strong>pujian segera</strong> setelah ia menyelesaikan setiap bagian kecil tersebut (misalnya, setelah mewarnai sedikit bagian merah). Jika ia benar-benar menolak, tugas mewarnai dapat diganti dengan aktivitas motorik halus lain yang lebih ia sukai (misalnya, membuat bentuk dari lilin <em>play-doh</em>).</p></li><li><p><strong>BTA:</strong> Guru akan terus memanfaatkan strategi <strong>memberikan waktu tenang</strong> sebelum BTA, namun sambil memberikan <strong>stimulasi auditori</strong> (misalnya, memutar lagu huruf Hijaiyah dengan volume pelan) saat ia sedang dalam fase "diam", agar proses menunggunya tidak menjadi waktu yang terbuang sia-sia.</p></li></ul>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/4560606471/659d32d8f5304ce0d91e0381c94f5928/IMG20251015083408.jpg" />
         <pubDate>2025-10-15 02:41:54 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3632858911</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kamis, 16 Oktober 2025.</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3650042603</link>
         <description><![CDATA[<p><strong>1. Mata Pelajaran</strong></p><p><br/></p><ul><li><p>Bahasa Inggris</p></li><li><p>Baca Tulis Al-Qur'an (BTA)</p></li><li><p>Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK)</p></li></ul><p><br/></p><p><strong>2. Materi (Tujuan Pembelajaran)</strong></p><p><br/></p><ul><li><p><strong>Bahasa Inggris:</strong> Mengenal dan menyebutkan kosakata tentang benda-benda di sekitar (<em>book</em>, <em>paper</em>, <em>scissors</em>). Tujuannya adalah memperkaya kosakata dan melatih pengucapan.</p></li><li><p><strong>BTA:</strong> Pengenalan dan membaca huruf hijaiyah. Tujuannya melatih fokus dan kepatuhan duduk saat belajar.</p></li><li><p><strong>PJOK:</strong> Gerakan dasar dan mengikuti instruksi gerak. Tujuannya melatih motorik kasar dan ketaatan pada arahan guru.</p></li></ul><p><br/></p><p><strong>3. Capaian Pembelajaran</strong></p><p><br/></p><ul><li><p><strong>Bahasa Inggris:</strong> Arsya <strong>berhasil</strong> menyebutkan kosakata (<em>book, paper, scissors</em>) per kata, sesuai dengan yang dituliskan guru (Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris) di buku catatan.</p></li><li><p><strong>BTA:</strong> Arsya <strong>berhasil</strong> memulai dan mengikuti pembelajaran membaca setelah ia diberikan waktu untuk mengatur diri dan duduk.</p></li><li><p><strong>PJOK:</strong> Tujuan pembelajaran <strong>tidak tercapai</strong>. Arsya bergerak, namun <strong>tidak sesuai dengan instruksi</strong> guru dan memilih untuk berjalan-jalan sendiri.</p></li></ul><p><br/></p><p><strong>4. Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><p><br/></p><ul><li><p><strong>Bahasa Inggris:</strong> Guru menuliskan kosakata dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris di buku catatan, lalu meminta Arsya menyebutkannya.</p></li><li><p><strong>BTA:</strong> Guru memfasilitasi Arsya untuk duduk dan memulai pelajaran BTA setelah Arsya berjalan-jalan dan siap.</p></li><li><p><strong>PJOK:</strong> Guru memberikan instruksi gerakan dan meminta siswa mengikuti, namun Arsya memilih untuk berjalan-jalan di luar arahan.</p></li></ul><p><br/></p><p><strong>5. Permasalahan Dalam Proses Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><p><br/></p><ul><li><p><strong>BTA:</strong> Arsya menunjukkan <strong>perilaku gelisah</strong> dan <strong>tidak mau duduk diam</strong> di awal pembelajaran. Ia konsisten memerlukan fase <strong>bergerak bebas/jalan-jalan</strong> sebelum bersedia duduk dan memulai kegiatan belajar yang membutuhkan fokus.</p></li><li><p><strong>PJOK:</strong> Arsya menunjukkan <strong>penolakan terhadap instruksi gerak formal</strong>. Ia bergerak (berjalan), namun <strong>tidak sesuai arahan</strong> guru. Ini menunjukkan kesulitan Arsya dalam mengikuti perintah yang terstruktur atau berkelompok.</p></li></ul><p><br/></p><p><strong>6. Solusi</strong></p><p><br/></p><ul><li><p><strong>BTA:</strong> Guru akan mencoba <strong>mengganti kegiatan "jalan-jalan" dengan tugas gerak yang lebih terarah</strong> namun tetap singkat sebelum BTA. Misalnya, meminta Arsya mengambilkan benda yang namanya dimulai dengan huruf hijaiyah tertentu dari rak. Ini menyalurkan geraknya sambil tetap terhubung dengan pelajaran.</p></li><li><p><strong>PJOK:</strong> Guru akan mencoba <strong>membuat instruksi gerak menjadi sebuah permainan interaktif</strong> yang lebih menarik bagi Arsya, daripada hanya mengikuti contoh. Misalnya, permainan "Ikuti aku jika kamu suka [nama gerakan]" untuk membangun partisipasi sukarela. Pemberian <strong>pilihan terbatas</strong> untuk beberapa gerakan juga dapat memberinya rasa kontrol.</p></li></ul>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/4622212721/a8179c4dd313ae9a45c26efbc3a7ec5c/IMG20251016090515.jpg" />
         <pubDate>2025-10-25 10:36:26 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3650042603</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Jum&#39;at, 24 Oktober 2025</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3650051107</link>
         <description><![CDATA[<p><strong>1. Mata Pelajaran</strong></p><p><br></p><ul><li><p>Kegiatan Kokurikuler:</p><ul><li><p>Jumat Takwa (Pengulangan Materi: Matematika)</p></li><li><p>Jumat Sehat (Dibatalkan karena cuaca)</p></li></ul></li><li><p>Baca Tulis Al-Qur'an (BTA)</p></li></ul><p><br></p><p><strong>2. Materi (Tujuan Pembelajaran)</strong></p><p><br></p><ul><li><p><strong>Matematika:</strong> Latihan soal penjumlahan dengan metode <strong>menghitung maju</strong>. Tujuannya adalah memperkuat pemahaman konsep penjumlahan dasar.</p></li><li><p><strong>BTA:</strong> Pengenalan dan membaca huruf hijaiyah. Tujuannya melatih fokus dan kepatuhan duduk saat belajar.</p></li><li><p><strong>Jumat Sehat:</strong> Senam Sehat Indonesia. (Tujuan tidak tercapai karena cuaca)</p></li></ul><p><br></p><p><strong>3. Capaian Pembelajaran</strong></p><p><br></p><ul><li><p><strong>Matematika:</strong> Arsya <strong>berhasil</strong> mengerjakan soal penjumlahan dengan metode menghitung maju, menunjukkan pemahaman yang baik terhadap konsep bilangan.</p></li><li><p><strong>BTA:</strong> Setelah diberikan waktu untuk bergerak ("jalan-jalan") dan mengatur diri, Arsya <strong>bersedia duduk</strong> dan <strong>berhasil</strong> diajak belajar BTA.</p></li><li><p><strong>Jumat Sehat:</strong> Kegiatan tidak dapat dilaksanakan karena hujan.</p></li></ul><p><br></p><p><strong>4. Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><p><br></p><ul><li><p><strong>Matematika:</strong> Guru memanfaatkan waktu yang seharusnya untuk Jumat Takwa guna mengulang materi Matematika, khususnya penjumlahan dengan menghitung maju.</p></li><li><p><strong>BTA:</strong> Guru memfasilitasi Arsya untuk memulai pelajaran BTA, namun harus menunggu sampai Arsya selesai berjalan-jalan dan siap duduk.</p></li><li><p><strong>Jumat Sehat:</strong> Kegiatan senam di luar ruangan dibatalkan karena kondisi cuaca hujan.</p></li></ul><p><br></p><p><strong>5. Permasalahan Dalam Proses Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><p><br></p><ul><li><p><strong>BTA:</strong> Arsya menunjukkan <strong>perilaku gelisah</strong> dan <strong>tidak mau duduk diam</strong> di awal pembelajaran. Ia konsisten memerlukan fase <strong>bergerak bebas</strong> ("jalan-jalan") sebelum akhirnya bersedia duduk dan memulai kegiatan belajar yang membutuhkan fokus.</p></li></ul><p><br></p><p><strong>6. Solusi</strong></p><p><br></p><ul><li><p><strong>BTA:</strong> Guru akan mencoba <strong>memformalkan sesi "jalan-jalan"</strong> Arsya sebagai bagian dari rutinitas transisi. Misalnya, menggunakan <em>timer</em> singkat dan memberikan instruksi: "Setelah <em>timer</em> ini habis, kita akan duduk dan belajar BTA," untuk membantu Arsya mempersiapkan mentalnya secara lebih terstruktur.</p></li><li><p><strong>Matematika:</strong> Mengingat keberhasilannya dalam menghitung, guru akan terus <strong>menggunakan metode konkret atau visual</strong> seperti jari tangan, pensil, atau gambar untuk mengajar konsep yang lebih sulit di masa depan.</p></li><li><p><strong>Jumat Sehat:</strong> Jika terjadi pembatalan kegiatan <em>outdoor</em> karena cuaca, guru akan mencari <strong>alternatif kegiatan gerak ringan <em>indoor</em></strong> (misalnya, senam di dalam kelas tanpa suara atau permainan gerak tebak-tebakan) untuk tetap menyalurkan kebutuhan gerak Arsya.</p></li></ul>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/4622243157/50dd661b4110ca2fa148c71e4c5b75c0/IMG20251024092627.jpg" />
         <pubDate>2025-10-25 10:50:20 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3650051107</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Senin, 27 Oktober 2025</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3651613025</link>
         <description><![CDATA[<p><strong>1. Mata Pelajaran</strong></p><p><br/></p><ul><li><p>Bahasa Indonesia</p></li><li><p>Matematika</p></li><li><p>Baca Tulis Al-Qur'an (BTA)</p></li></ul><p><br/></p><p><strong>2. Materi (Tujuan Pembelajaran)</strong></p><p><br/></p><ul><li><p><strong>Bahasa Indonesia:</strong> Mengenal <strong>bunyi</strong> dari berbagai objek atau hewan (lonceng, kucing, bebek, bedug, dll.). Tujuannya adalah melatih keterampilan auditori dan pemahaman kosakata.</p></li><li><p><strong>Matematika:</strong> Latihan <strong>penjumlahan</strong> dengan metode <strong>menghitung maju</strong> (angka 1-10). Tujuannya adalah memperkuat pemahaman konsep penjumlahan melalui media konkret.</p></li><li><p><strong>BTA:</strong> Pengenalan dan membaca huruf hijaiyah. Tujuannya melatih fokus dan keterampilan membaca.</p></li></ul><p><br/></p><p><strong>3. Capaian Pembelajaran</strong></p><p><br/></p><ul><li><p><strong>Bahasa Indonesia:</strong> Arsya <strong>berhasil</strong> memulai dan mengikuti pembelajaran setelah ia berhasil dikondisikan.</p></li><li><p><strong>Matematika:</strong> Arsya menunjukkan <strong>kemauan belajar</strong> dan <strong>berhasil menyelesaikan</strong> soal penjumlahan menghitung maju (1-10) di buku Bupena dan buku tulis. Penggunaan gelas plastik kecil sebagai media konkret terbukti efektif.</p></li><li><p><strong>BTA:</strong> Setelah mengikuti <em>ice breaking</em>, Arsya <strong>berhasil</strong> diajak belajar BTA.</p></li></ul><p><br/></p><p><strong>4. Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><p><br/></p><ul><li><p><strong>Bahasa Indonesia:</strong> Guru mengajarkan materi bunyi dari berbagai objek, namun harus mengambil waktu untuk mengkondisikan Arsya agar mau belajar.</p></li><li><p><strong>Matematika:</strong> Guru memberikan soal penjumlahan, menggunakan <strong>gelas plastik kecil</strong> yang disusun sebagai media hitung maju.</p></li><li><p><strong>BTA:</strong> Guru mencoba memfasilitasi Arsya untuk belajar BTA. Arsya sempat <strong>diam dan menolak bersuara</strong>, sehingga guru menggunakan <strong>teknik <em>ice breaking</em></strong> untuk membangkitkan semangatnya.</p></li></ul><p><br/></p><p><strong>5. Permasalahan Dalam Proses Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><p><br/></p><ul><li><p><strong>Bahasa Indonesia:</strong> Arsya membutuhkan <strong>waktu lama</strong> dan <strong>perlu dikondisikan</strong> terlebih dahulu sebelum bersedia memulai pelajaran, yang menghambat kelancaran transisi belajar.</p></li><li><p><strong>BTA:</strong> Arsya menunjukkan <strong>keengganan verbal</strong> di awal sesi BTA, memilih untuk <strong>diam dan tidak mau bersuara</strong>. Hal ini menunjukkan bahwa ia mudah lelah secara mental setelah mengerjakan tugas lain.</p></li></ul><p><br/></p><p><strong>6. Solusi</strong></p><p><br/></p><ul><li><p><strong>BTA:</strong> Guru akan mencoba <strong>memposisikan <em>ice breaking</em></strong> sebelum sesi BTA, agar dapat mencegah keengganan verbalnya dan memastikan ia sudah dalam kondisi yang lebih semangat dan siap bersuara.</p></li><li><p><strong>Matematika:</strong> Mengingat Arsya sangat responsif terhadap media konkret (gelas plastik), guru akan <strong>memprioritaskan penggunaan media konkret</strong> ini untuk materi Matematika selanjutnya, karena media ini efektif membantu fokus dan pemahamannya.</p></li><li><p><strong>Secara Umum:</strong> Guru akan selalu menyertakan <strong>teknik pengkondisian</strong> sebelum setiap sesi belajar, dengan durasi yang lebih singkat, untuk meningkatkan kecepatan transisi belajar Arsya.</p></li></ul>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/4628938186/4b854572de73998edfd557b4364ec649/IMG20251027085655.jpg" />
         <pubDate>2025-10-27 02:30:55 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3651613025</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Selasa, 28 Oktober 2025</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3654075255</link>
         <description><![CDATA[<p><strong>1. Mata Pelajaran</strong></p><p><br/></p><ul><li><p>Baca Tulis Al-Qur'an (BTA)</p></li><li><p>Seni Budaya dan Keterampilan (SBK)</p></li><li><p>Pendidikan Pancasila (PPKn)</p></li></ul><p><br/></p><p><strong>2. Materi (Tujuan Pembelajaran)</strong></p><p><br/></p><ul><li><p><strong>BTA:</strong> Latihan membaca <strong>huruf Hijaiyah</strong>. Tujuannya adalah untuk meningkatkan pengenalan dan pelafalan huruf.</p></li><li><p><strong>SBK:</strong> Latihan <strong>menyambungkan garis</strong> di LKPD. Tujuannya adalah melatih motorik halus, ketelitian, dan koordinasi mata-tangan.</p></li><li><p><strong>PPKn:</strong> Mengenal dan menyebutkan <strong>lambang-lambang Pancasila</strong> menggunakan metode nyanyian. Tujuannya adalah memperkuat daya ingat dan pemahaman konsep kebangsaan.</p></li></ul><p><br/></p><p><strong>3. Capaian Pembelajaran</strong></p><p><br/></p><ul><li><p><strong>BTA:</strong> Setelah diarahkan secara perlahan, Arsya <strong>berhasil</strong> memulai dan mau membaca, meskipun <strong>fokusnya masih kurang</strong> sepanjang sesi.</p></li><li><p><strong>SBK:</strong> Arsya menunjukkan <strong>inisiatif tinggi</strong> dan <strong>langsung mau mengerjakan</strong> tugas menyambungkan garis.</p></li><li><p><strong>PPKn:</strong> Arsya <strong>berhasil</strong> mengikuti contoh guru dan <strong>menyebutkan lambang-lambang Pancasila melalui nyanyian</strong>, menunjukkan bahwa metode musik sangat efektif untuknya.</p></li></ul><p><br/></p><p><strong>4. Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><p><br/></p><ul><li><p><strong>BTA:</strong> Guru mengarahkan Arsya yang awalnya diam agar mulai membaca huruf Hijaiyah.</p></li><li><p><strong>SBK:</strong> Guru memberikan LKPD menyambungkan garis.</p></li><li><p><strong>PPKn:</strong> Guru mencontohkan nyanyian tentang lambang-lambang Pancasila dan meminta Arsya mengikutinya.</p></li></ul><p><br/></p><p><strong>5. Permasalahan Dalam Proses Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><p><br/></p><ul><li><p><strong>BTA:</strong> Arsya menunjukkan <strong>keengganan awal</strong> untuk membaca (diam) dan <strong>fokus yang rendah</strong> saat membaca, yang memerlukan bimbingan terus-menerus dari guru.</p></li><li><p><strong>SBK:</strong> Meskipun Arsya antusias, ia cenderung <strong>buru-buru</strong> saat mengerjakan tugas menyambungkan garis, sehingga <strong>hasilnya kurang rapi</strong> dan tidak sesuai dengan tujuan ketelitian motorik halus.</p></li></ul><p><br/></p><p><strong>6. Solusi</strong></p><p><br/></p><ul><li><p><strong>BTA:</strong> Guru akan mencoba menggunakan <strong>alat bantu visual</strong> (seperti bingkai atau penanda) yang diletakkan di bawah huruf yang sedang dibaca, untuk membantu Arsya membatasi pandangan dan <strong>mempertajam fokusnya</strong> pada huruf yang bersangkutan.</p></li><li><p><strong>SBK:</strong> Guru akan mencoba memperkenalkan konsep <strong>"balapan rapi"</strong> atau memberikan <strong><em>timer</em> yang diatur agak lama</strong> (walaupun tugasnya singkat) sambil memberikan instruksi: "Buru-buru itu bagus, tapi kalau rapi dapat poin lebih!" Hal ini bertujuan untuk mengurangi kecepatan pengerjaan tanpa mematikan inisiatif Arsya.</p></li><li><p><strong>PPKn:</strong> Mengingat efektivitas metode nyanyian, guru akan terus <strong>menggunakan lagu</strong> untuk materi hafalan atau konsep yang membutuhkan daya ingat tinggi.</p></li></ul>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/4636888495/107e215000e875d91f22e58271eb1eec/IMG20251028090921.jpg" />
         <pubDate>2025-10-28 06:37:15 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3654075255</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Selasa, 11 November 2025</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3676559925</link>
         <description><![CDATA[<p><strong>1. Mata Pelajaran</strong></p><p><br/></p><ul><li><p>Baca Tulis Al-Qur'an (BTA)</p></li><li><p>Seni Budaya dan Keterampilan (SBK)</p></li><li><p>Pendidikan Pancasila (PPKn)</p></li></ul><p><br/></p><p><strong>2. Materi (Tujuan Pembelajaran)</strong></p><p><br/></p><ul><li><p><strong>BTA:</strong> Latihan membaca <strong>huruf Hijaiyah</strong>. Tujuannya adalah untuk meningkatkan pengenalan dan pelafalan huruf.</p></li><li><p><strong>SBK:</strong> Mengenal <strong>bagian-bagian anggota tubuh</strong> melalui kegiatan menempel dan identifikasi visual pada LKPD. Tujuannya adalah melatih motorik halus, kognitif, dan kemampuan mencocokkan.</p></li><li><p><strong>PPKn:</strong> Mengenal dan menyebutkan <strong>lambang-lambang Pancasila</strong> (melalui nyanyian) dan <strong>menjawab secara acak</strong> (menguji pemahaman). Tujuannya adalah memperkuat daya ingat dan kemampuan merespons cepat.</p></li></ul><p><br/></p><p><strong>3. Capaian Pembelajaran</strong></p><p><br/></p><ul><li><p><strong>BTA:</strong> Setelah melalui pengarahan yang sabar, Arsya <strong>berhasil</strong> mengatasi keengganan awalnya dan <strong>menyelesaikan</strong> sesi membaca huruf Hijaiyah.</p></li><li><p><strong>SBK:</strong> Arsya menunjukkan <strong>inisiatif tinggi</strong> dan <strong>langsung mau mengerjakan</strong> tugas menempel. Ia berhasil menyebutkan bagian tubuh yang ditunjuk dan <strong>mampu memperbaiki</strong> kesalahannya setelah dikoreksi guru.</p></li><li><p><strong>PPKn:</strong> Arsya <strong>berhasil</strong> menyebutkan lambang-lambang Pancasila melalui nyanyian dan yang paling penting, ia <strong>mampu menjawab</strong> pertanyaan guru mengenai lambang Pancasila <strong>secara acak</strong>.</p></li></ul><p><br/></p><p><strong>4. Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><p><br/></p><ul><li><p><strong>BTA:</strong> Guru mengarahkan Arsya yang awalnya diam agar mau membaca huruf Hijaiyah hingga selesai.</p></li><li><p><strong>SBK:</strong> Guru meminta Arsya menyebutkan bagian tubuh yang ditunjuk di gambar LKPD, lalu menempelkan potongan kertas yang sudah digunting guru berisi nama bagian tubuh tersebut.</p></li><li><p><strong>PPKn:</strong> Guru mencontohkan nyanyian lambang Pancasila, meminta Arsya mengikuti, dan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab acak.</p></li></ul><p><br/></p><p><strong>5. Permasalahan Dalam Proses Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><p><br/></p><ul><li><p><strong>BTA:</strong> Arsya menunjukkan <strong>keengganan awal</strong> untuk membaca (diam) dan memerlukan upaya bimbingan yang lebih besar dari guru untuk memulai kegiatan.</p></li><li><p><strong>SBK:</strong> Meskipun sudah memiliki pemahaman, Arsya <strong>masih melakukan kesalahan</strong> saat menempel, yang menunjukkan bahwa <strong>ketelitian (motorik halus)</strong> dan <strong>pemahaman urutan/pencocokan</strong> masih perlu diasah lebih lanjut.</p></li></ul><p><br/></p><p><strong>6. Solusi</strong></p><p><br/></p><ul><li><p><strong>BTA:</strong> Guru akan mencoba <strong>menggunakan metode <em>re-reading</em></strong> (membaca ulang) di mana Arsya diminta membaca satu kalimat pendek, dan guru langsung memberikan pujian, lalu mengulang lagi. Hal ini bertujuan untuk mengurangi keengganan dengan fokus pada kesuksesan yang cepat.</p></li><li><p><strong>SBK:</strong> Untuk tugas menempel atau mencocokkan, guru akan memberikan <strong>tugas yang lebih sedikit</strong> atau menggunakan <strong>panduan visual</strong> (misalnya, membuat garis bantu atau batas untuk menempel) agar Arsya bisa lebih teliti dan mengurangi kesalahan yang disebabkan oleh keinginan buru-buru.</p></li><li><p><strong>PPKn:</strong> Mengingat keberhasilannya dalam menjawab acak (membuktikan konsep sudah masuk), guru akan <strong>terus menggunakan metode pengujian acak</strong> yang menarik untuk materi hafalan/konsep.</p></li></ul>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/4719759441/5cefb2cf05b92a465d46d304c4d744eb/IMG20251111091607.jpg" />
         <pubDate>2025-11-11 03:24:43 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3676559925</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Rabu, 12 November 2025</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3678773771</link>
         <description><![CDATA[<p><strong>1. Mata Pelajaran</strong></p><p><br/></p><ul><li><p>Pendidikan Agama Islam (PAI)</p></li><li><p>Pendidikan Pancasila (PPKn)</p></li><li><p>Baca Tulis Al-Qur'an (BTA)</p></li></ul><p><br/></p><p><strong>2. Materi (Tujuan Pembelajaran)</strong></p><p><br/></p><ul><li><p><strong>PAI:</strong> Mengenal dan memahami <strong>Harakat Fathah dan Kasroh</strong> pada huruf Hijaiyah, serta latihan membaca dan menulis contohnya. Tujuannya adalah membangun dasar membaca Al-Qur'an dan melatih motorik halus (menulis).</p></li><li><p><strong>PPKn:</strong> Mengenal dan menyebutkan <strong>lambang-lambang Pancasila</strong> menggunakan metode nyanyian. Tujuannya adalah memperkuat daya ingat melalui musik.</p></li><li><p><strong>BTA:</strong> Latihan membaca <strong>huruf Hijaiyah</strong>. Tujuannya melatih fokus dan keterampilan membaca hingga selesai.</p></li></ul><p><br/></p><p><strong>3. Capaian Pembelajaran</strong></p><p><br/></p><ul><li><p><strong>PAI:</strong> Arsya <strong>berhasil</strong> mengikuti pembelajaran mengenai harakat. Ia mampu <strong>membacakan dan menuliskan</strong> contoh huruf Hijaiyah dengan harakat Fathah dan Kasroh.</p></li><li><p><strong>PPKn:</strong> Arsya <strong>berhasil menyanyikan</strong> lagu lambang Pancasila bersama guru, menunjukkan antusiasme dan daya ingat yang baik terhadap materi berbasis musik.</p></li><li><p><strong>BTA:</strong> Setelah menenangkan diri dan <strong>mau duduk diam</strong>, Arsya <strong>berhasil menyebutkan huruf Hijaiyah sampai selesai</strong>.</p></li></ul><p><br/></p><p><strong>4. Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><p><br/></p><ul><li><p><strong>PAI:</strong> Guru menjelaskan harakat Fathah dan Kasroh, kemudian meminta Arsya membaca dan menyalin contoh-contohnya di buku tulis.</p></li><li><p><strong>PPKn:</strong> Guru mengajak Arsya menyanyikan lagu lambang Pancasila bersama-sama.</p></li><li><p><strong>BTA:</strong> Guru menyuruh Arsya belajar BTA, namun harus menunggu sampai Arsya mau duduk diam dan fokus.</p></li></ul><p><br/></p><p><strong>5. Permasalahan Dalam Proses Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><p><br/></p><ul><li><p><strong>BTA:</strong> Arsya konsisten memerlukan fase <strong>"diam dulu"</strong> sebelum bersedia memulai pelajaran BTA. Ia menolak untuk segera duduk dan fokus, menunjukkan kesulitan dalam melakukan transisi cepat dari kegiatan lain ke kegiatan fokus.</p></li></ul><p><br/></p><p><strong>6. Solusi</strong></p><p><br/></p><ul><li><p><strong>PAI:</strong> Mengingat Arsya mau menulis (motorik halus), guru dapat mencoba <strong>mengintegrasikan tugas menulis singkat</strong> sebelum BTA sebagai <strong>jembatan transisi</strong> menuju aktivitas duduk diam.</p></li><li><p><strong>BTA:</strong> Guru akan terus memanfaatkan strategi <strong>memberikan waktu tenang</strong> sebelum BTA, sambil memberikan <strong>pujian verbal yang spesifik</strong> ("Bagus, Arsya sudah diam dan siap belajar!") segera setelah ia duduk, untuk memperkuat perilaku duduk diam secara sukarela.</p></li><li><p><strong>PPKn:</strong> Guru akan terus menggunakan lagu (nyanyian) sebagai metode utama untuk materi hafalan/konsep yang Arsya sukai.</p></li></ul>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/4727763547/07d3a934a5d8a423d9eaa36d9cd45e06/IMG20251112092740.jpg" />
         <pubDate>2025-11-12 07:06:12 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3678773771</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kamis, 13 November 2025</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3682372104</link>
         <description><![CDATA[<p><strong>1. Mata Pelajaran</strong></p><p><br/></p><ul><li><p>Bahasa Inggris</p></li><li><p>Baca Tulis Al-Qur'an (BTA)</p></li><li><p>Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK)</p></li></ul><p><br/></p><p><strong>2. Materi (Tujuan Pembelajaran)</strong></p><p><br/></p><ul><li><p><strong>Bahasa Inggris:</strong> Mengenal dan menyebutkan kosakata tentang <strong>bagian wajah dan tubuh</strong> (<em>My Face and My Body</em>). Tujuannya adalah memperkaya kosakata dan melatih pengucapan.</p></li><li><p><strong>BTA:</strong> Latihan membaca <strong>Umi</strong> (bacaan BTA). Tujuannya melatih fokus dan keterampilan membaca.</p></li><li><p><strong>PJOK:</strong> Gerakan dasar dan mengikuti instruksi gerak. Tujuannya melatih motorik kasar dan ketaatan pada arahan guru.</p></li></ul><p><br/></p><p><strong>3. Capaian Pembelajaran</strong></p><p><br/></p><ul><li><p><strong>Bahasa Inggris:</strong> Arsya <strong>berhasil</strong> mengikuti contoh guru dan <strong>menyebutkan kosakata</strong> bagian wajah dan tubuh (<em>per kata</em>), sesuai dengan yang dituliskan guru di buku catatan.</p></li><li><p><strong>BTA:</strong> Setelah melakukan <strong><em>ice breaking</em></strong> dan berhasil duduk fokus, Arsya <strong>berhasil</strong> diajak belajar membaca Umi-nya (bacaan BTA). Penggunaan <em>ice breaking</em> terbukti efektif sebagai jembatan transisi.</p></li><li><p><strong>PJOK:</strong> Tujuan pembelajaran <strong>tidak tercapai</strong>. Arsya bergerak, namun <strong>tidak sesuai dengan instruksi</strong> guru dan memilih untuk berjalan-jalan sendiri.</p></li></ul><p><br/></p><p><strong>4. Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><p><br/></p><ul><li><p><strong>Bahasa Inggris:</strong> Guru menuliskan kosakata di buku catatan, mencontohkan pengucapannya, dan meminta Arsya menyebutkannya.</p></li><li><p><strong>BTA:</strong> Guru menggunakan <em>ice breaking</em> terlebih dahulu sebelum meminta Arsya duduk dan fokus untuk membaca Umi-nya.</p></li><li><p><strong>PJOK:</strong> Guru memberikan instruksi gerakan dan meminta siswa mengikuti, namun Arsya memilih untuk berjalan-jalan di luar arahan.</p></li></ul><p><br/></p><p><strong>5. Permasalahan Dalam Proses Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><p><br/></p><ul><li><p><strong>PJOK:</strong> Arsya menunjukkan <strong>penolakan keras terhadap instruksi gerak formal</strong>. Meskipun ia aktif bergerak (berjalan), gerakannya <strong>tidak sesuai arahan</strong> guru. Hal ini menunjukkan kesulitan Arsya dalam mengikuti perintah yang terstruktur atau berkelompok di lapangan.</p></li></ul><p><br/></p><p><strong>6. Solusi</strong></p><p><br/></p><ul><li><p><strong>BTA:</strong> Mengingat <em>ice breaking</em> efektif, guru akan <strong>menggunakan <em>ice breaking</em> secara rutin</strong> sebelum BTA atau sesi fokus lainnya untuk membantu Arsya mempersiapkan mentalnya.</p></li><li><p><strong>PJOK:</strong> Guru akan mencoba <strong>mengubah instruksi PJOK menjadi permainan tebak-tebakan tubuh</strong> (seperti yang dipelajari di Bahasa Inggris) di mana ia harus menyebutkan dan menunjukkan bagian tubuh sambil bergerak. Ini dapat <strong>mengintegrasikan minat belajarnya</strong> (kosakata tubuh) ke dalam kegiatan gerak (PJOK) untuk membuatnya lebih kooperatif daripada hanya sekadar mengikuti perintah.</p></li></ul>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/4741210560/ae6636cf5ef31069f493d65095fae377/IMG20251113091352.jpg" />
         <pubDate>2025-11-14 04:26:20 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3682372104</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Jum&#39;at, 14 November 2025</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3682375974</link>
         <description><![CDATA[<p><strong>1. Mata Pelajaran</strong></p><p><br/></p><ul><li><p>Kegiatan Kokurikuler: Jumat Takwa (Pengganti)</p></li><li><p>Kegiatan Kokurikuler: Jumat Bersih (Dibatalkan)</p></li></ul><p><br/></p><p><strong>2. Materi (Tujuan Pembelajaran)</strong></p><p><br/></p><ul><li><p><strong>Jumat Takwa (Pengganti):</strong></p><ul><li><p><strong>BTA (Menulis):</strong> Latihan <strong>menebalkan huruf Hijaiyah</strong> dari Alif sampai Ya. Tujuannya adalah melatih motorik halus dan pengenalan bentuk huruf.</p></li><li><p><strong>Bahasa Indonesia:</strong> Latihan <strong>membaca</strong> di buku Bupena. Tujuannya adalah meningkatkan kelancaran membaca.</p></li></ul></li><li><p><strong>Jumat Bersih:</strong> Kegiatan bersih-bersih kelas. (Tujuan tidak tercapai)</p></li></ul><p><br/></p><p><strong>3. Capaian Pembelajaran</strong></p><p><br/></p><ul><li><p><strong>BTA (Menulis):</strong> Arsya <strong>berhasil</strong> mengikuti instruksi untuk menebalkan huruf Hijaiyah, menunjukkan kesediaan yang baik dalam tugas motorik halus.</p></li><li><p><strong>Bahasa Indonesia (Membaca):</strong> Arsya <strong>berhasil</strong> diajak belajar membaca di buku Bupena.</p></li><li><p><strong>Jumat Bersih:</strong> Arsya <strong>tidak mengikuti</strong> kegiatan kelas dan berada di ruang <em>pull out</em> (ruang tenang/istirahat) selama kegiatan Jumat Bersih.</p></li></ul><p><br/></p><p><strong>4. Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><p><br/></p><ul><li><p><strong>Jumat Takwa (Pengganti):</strong> Guru mengajarkan di kelas (menggantikan kegiatan di musala) dengan memberikan tugas menebalkan huruf Hijaiyah, dilanjutkan dengan membaca di buku Bupena.</p></li><li><p><strong>Jumat Bersih:</strong> Arsya dipindahkan ke ruang <em>pull out</em> sehingga tidak berpartisipasi dalam kegiatan kebersihan kelas.</p></li></ul><p><br/></p><p><strong>5. Permasalahan Dalam Proses Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><p><br/></p><ul><li><p><strong>Jumat Bersih:</strong> Keterlibatan Arsya dalam kegiatan kelompok seperti Jumat Bersih <strong>terganggu</strong> karena ia berada di ruang <em>pull out</em>. Alasan Arsya dipindahkan ke ruang <em>pull out</em> tidak disebutkan, namun hal ini mengindikasikan adanya <strong>permasalahan perilaku atau emosional</strong> yang perlu ditangani di luar kelas.</p></li></ul><p><br/></p><p><strong>6. Solusi</strong></p><p><br/></p><ul><li><p><strong>Kegiatan Kelompok (Jumat Bersih):</strong> Guru akan mencoba mengidentifikasi pemicu yang menyebabkan Arsya perlu dipindahkan ke ruang <em>pull out</em>. Jika masalahnya adalah keengganan berinteraksi, guru akan memberikan <strong>tugas yang spesifik dan terpisah</strong> (misalnya, hanya menyapu di sudutnya saja) saat kegiatan kelompok berlangsung agar Arsya tetap merasa berpartisipasi tanpa terbebani interaksi sosial yang terlalu besar.</p></li><li><p><strong>BTA &amp; Membaca:</strong> Guru akan <strong>memanfaatkan konsistensi positifnya</strong> dalam tugas yang terstruktur (menebalkan dan membaca) dengan memberikan <strong>pujian dan penguatan positif</strong> yang berlimpah setiap kali ia menyelesaikan tugas dengan baik, untuk mendorong perilaku fokus yang berkelanjutan.</p></li></ul>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/4741210560/2afc111ba85fa7bb4d7a614ebe772a6e/IMG20251114092019.jpg" />
         <pubDate>2025-11-14 04:29:44 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3682375974</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Senin, 17 November 2025</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3686306353</link>
         <description><![CDATA[<p><strong>1. Mata Pelajaran</strong></p><p><br/></p><ul><li><p>Bahasa Indonesia</p></li><li><p>Matematika</p></li><li><p>Baca Tulis Al-Qur'an (BTA)</p></li></ul><p><br/></p><p><strong>2. Materi (Tujuan Pembelajaran)</strong></p><p><br/></p><ul><li><p><strong>Bahasa Indonesia:</strong> Mengenal <strong>kata yang berawalan</strong> suku kata <em>ha-hi-hu-he-ho</em> dan <em>ca-ce</em>. Tujuannya adalah melatih keterampilan fonetik (bunyi) dan pengenalan suku kata.</p></li><li><p><strong>Matematika:</strong> Latihan <strong>penjumlahan</strong> dengan metode <strong>menghitung maju</strong> (angka 1-10) menggunakan media jari. Tujuannya adalah memperkuat pemahaman konsep penjumlahan dasar.</p></li><li><p><strong>BTA:</strong> Pengenalan dan membaca huruf hijaiyah. Tujuannya melatih fokus dan keterampilan membaca.</p></li></ul><p><br/></p><p><strong>3. Capaian Pembelajaran</strong></p><p><br/></p><ul><li><p><strong>Bahasa Indonesia:</strong> Arsya <strong>berhasil</strong> memulai dan mengikuti pembelajaran setelah ia berhasil <strong>dikondisikan</strong> dan <strong>diajak <em>ice breaking</em> dengan bernyanyi</strong>.</p></li><li><p><strong>Matematika:</strong> Arsya menunjukkan <strong>kemauan belajar</strong> dan <strong>berhasil menyelesaikan</strong> soal penjumlahan menghitung maju (1-10) di buku Bupena dan buku tulis, dibantu dengan media jari.</p></li><li><p><strong>BTA:</strong> Setelah <strong>diajak bernyanyi lagi</strong>, Arsya <strong>berhasil</strong> diajak belajar BTA, mengatasi keengganan awalnya untuk bersuara.</p></li></ul><p><br/></p><p><strong>4. Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><p><br/></p><ul><li><p><strong>Bahasa Indonesia:</strong> Guru mengajarkan materi suku kata, namun harus mengambil waktu untuk mengkondisikan Arsya dan menggunakan nyanyian sebagai <em>ice breaking</em> untuk menarik minatnya.</p></li><li><p><strong>Matematika:</strong> Guru memberikan soal penjumlahan, menggunakan <strong>jari tangan</strong> sebagai media hitung maju.</p></li><li><p><strong>BTA:</strong> Guru mencoba memfasilitasi Arsya untuk belajar BTA. Arsya sempat <strong>diam dan menolak bersuara</strong> di awal, sehingga guru menggunakan <strong>teknik bernyanyi</strong> untuk membangkitkan <em>mood</em>-nya.</p></li></ul><p><br/></p><p><strong>5. Permasalahan Dalam Proses Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><p><br/></p><ul><li><p><strong>Bahasa Indonesia:</strong> Arsya membutuhkan <strong>waktu lama</strong> dan <strong>perlu dikondisikan</strong> terlebih dahulu sebelum bersedia memulai pelajaran. Kebutuhan akan <em>ice breaking</em> menunjukkan kesulitan dalam transisi cepat ke mode belajar.</p></li><li><p><strong>BTA:</strong> Arsya menunjukkan <strong>keengganan verbal</strong> di awal sesi BTA, memilih untuk <strong>diam dan tidak mau bersuara</strong>.</p></li></ul><p><br/></p><p><strong>6. Solusi</strong></p><p><br/></p><ul><li><p><strong>BTA &amp; Bahasa Indonesia:</strong> Mengingat <strong>nyanyian</strong> dan <em>ice breaking</em> sangat efektif untuk memancing <em>mood</em> dan partisipasi Arsya, guru akan <strong>memasukkan sesi bernyanyi sebagai rutinitas transisi</strong> utama sebelum memulai sesi belajar yang membutuhkan fokus atau tugas verbal.</p></li><li><p><strong>Matematika:</strong> Guru akan terus <strong>menggunakan media konkret</strong> (jari, benda, atau gelas) untuk membantu visualisasi angka saat Arsya sedang mengerjakan tugas.</p></li><li><p><strong>Secara Umum:</strong> Guru akan selalu menyertakan <strong>teknik pengkondisian</strong> yang cepat dan menyenangkan (berbasis musik) sebelum setiap sesi belajar, untuk meningkatkan kecepatan transisi belajar Arsya.</p></li></ul>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/4757814702/abd8e917697ee46b9f6b906751611dbc/IMG20251117091813.jpg" />
         <pubDate>2025-11-17 13:23:58 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3686306353</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Rabu, 19 November 2025</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3689997035</link>
         <description><![CDATA[<p><strong>1. Mata Pelajaran</strong></p><p><br/></p><ul><li><p>Pendidikan Agama Islam (PAI)</p></li><li><p>Pendidikan Pancasila (PPKn)</p></li><li><p>Baca Tulis Al-Qur'an (BTA)</p></li></ul><p><br/></p><p><strong>2. Materi (Tujuan Pembelajaran)</strong></p><p><br/></p><ul><li><p><strong>PAI:</strong> Mengenal dan memahami <strong>Harakat Dhommah</strong> pada huruf Hijaiyah, serta latihan membaca dan menulis contohnya. Tujuannya adalah membangun dasar membaca Al-Qur'an dan melatih motorik halus (menulis).</p></li><li><p><strong>PPKn:</strong> Mengenal dan menyebutkan <strong>lambang-lambang Pancasila</strong> menggunakan metode nyanyian. Tujuannya adalah memperkuat daya ingat melalui musik.</p></li><li><p><strong>BTA:</strong> Latihan membaca <strong>huruf Hijaiyah</strong>. Tujuannya melatih fokus dan keterampilan membaca hingga selesai.</p></li></ul><p><br/></p><p><strong>3. Capaian Pembelajaran</strong></p><p><br/></p><ul><li><p><strong>PAI:</strong> Arsya <strong>berhasil</strong> mengikuti pembelajaran mengenai Harakat Dhommah. Ia mampu <strong>membacakan dan menuliskan</strong> contoh huruf Hijaiyah dengan harakat Dhommah yang ditulis guru.</p></li><li><p><strong>PPKn:</strong> Arsya <strong>berhasil menyanyikan</strong> lagu lambang Pancasila, menunjukkan antusiasme dan daya ingat yang baik terhadap materi berbasis musik.</p></li><li><p><strong>BTA:</strong> Setelah melalui proses <strong>bujukan yang perlahan</strong> dan berhasil <strong>duduk diam</strong>, Arsya <strong>mau</strong> membaca huruf Hijaiyah <strong>sampai selesai</strong>.</p></li></ul><p><br/></p><p><strong>4. Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><p><br/></p><ul><li><p><strong>PAI:</strong> Guru menjelaskan Harakat Dhommah, kemudian meminta Arsya membaca dan menyalin contoh-contohnya di buku tulis.</p></li><li><p><strong>PPKn:</strong> Guru meminta Arsya menyanyikan lagu lambang Pancasila.</p></li><li><p><strong>BTA:</strong> Guru menyuruh Arsya belajar BTA, namun harus menunggu dan membujuk secara perlahan sampai Arsya mau duduk diam.</p></li></ul><p><br/></p><p><strong>5. Permasalahan Dalam Proses Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><p><br/></p><ul><li><p><strong>BTA:</strong> Arsya menunjukkan <strong>keengganan awal</strong> untuk membaca dan memerlukan fase <strong>"diam dulu"</strong> atau <strong>bujukan perlahan</strong> dari guru sebelum bersedia memulai pelajaran. Pola ini konsisten menunjukkan kesulitan Arsya dalam melakukan transisi cepat ke kegiatan duduk dan fokus.</p></li></ul><p><br/></p><p><strong>6. Solusi</strong></p><p><br/></p><ul><li><p><strong>PAI &amp; PPKn:</strong> Guru akan terus <strong>mengintegrasikan tugas menulis</strong> dan <strong>bernyanyi</strong> sebagai kegiatan yang disukai Arsya untuk memperlancar transisi dan motivasi belajarnya.</p></li><li><p><strong>BTA:</strong> Guru akan mencoba memberikan <strong>tugas BTA yang <em>game-like</em></strong> setelah fase "diam". Misalnya, menggunakan kartu huruf Hijaiyah yang harus ia tunjuk sambil menyebutkannya, agar kegiatan membaca tidak terasa terlalu formal dan berat. Guru akan menekankan bahwa <strong>usaha membujuk perlahan</strong> (yang berhasil) lebih baik daripada paksaan, dan akan menjadikannya strategi utama.</p></li></ul>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/4772093674/d6593f69af563b779ee35c5aaa794d07/IMG20251119091313.jpg" />
         <pubDate>2025-11-19 12:12:58 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3689997035</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Senin, 24 November 2025</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3697869638</link>
         <description><![CDATA[<p><strong>1. Mata Pelajaran</strong></p><p><br/></p><ul><li><p>Bahasa Indonesia</p></li><li><p>Matematika</p></li><li><p>Baca Tulis Al-Qur'an (BTA)</p></li></ul><p><br/></p><p><strong>2. Materi (Tujuan Pembelajaran)</strong></p><p><br/></p><ul><li><p><strong>Bahasa Indonesia:</strong> Latihan <strong>membaca dan menulis kata</strong>. Tujuannya adalah melatih keterampilan literasi dasar (membaca dan motorik halus).</p></li><li><p><strong>Matematika:</strong> Latihan <strong>penjumlahan</strong> dengan metode <strong>menghitung maju</strong> (angka 11-20). Tujuannya adalah memperluas pemahaman konsep penjumlahan pada rentang angka yang lebih besar.</p></li><li><p><strong>BTA:</strong> Pengenalan dan membaca huruf hijaiyah. Tujuannya melatih fokus dan keterampilan membaca.</p></li></ul><p><br/></p><p><strong>3. Capaian Pembelajaran</strong></p><p><br/></p><ul><li><p><strong>Bahasa Indonesia:</strong> Arsya <strong>berhasil</strong> memulai dan mengikuti pembelajaran setelah ia berhasil <strong>dikondisikan</strong> dan <strong>diajak <em>ice breaking</em> dengan bernyanyi</strong>.</p></li><li><p><strong>Matematika:</strong> Arsya <strong>mengikuti</strong> tugas penjumlahan rentang 11-20, namun <strong>masih belum sepenuhnya paham</strong> konsep hitung menurun yang digunakan guru untuk memecahkan soal penjumlahan tersebut. Ia memerlukan bantuan verbal (<em>clue</em>).</p></li><li><p><strong>BTA:</strong> Setelah <strong>diajak bernyanyi lagi</strong>, Arsya <strong>berhasil</strong> mengatasi keengganan verbalnya (diam) dan mau belajar BTA <strong>sampai selesai</strong>.</p></li></ul><p><br/></p><p><strong>4. Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><p><br/></p><ul><li><p><strong>Bahasa Indonesia:</strong> Guru mengajarkan materi membaca dan menulis, dengan didahului pengkondisian dan <em>ice breaking</em> bernyanyi.</p></li><li><p><strong>Matematika:</strong> Guru memberikan soal penjumlahan rentang 11-20, menggunakan metode hitung menurun (penjumlahan bersusun ke bawah) untuk membantu perhitungan.</p></li><li><p><strong>BTA:</strong> Guru memfasilitasi Arsya untuk belajar BTA. Arsya sempat <strong>diam dan menolak bersuara</strong>, sehingga guru menggunakan <strong>teknik bernyanyi</strong> lagi untuk membangkitkan semangat dan partisipasinya.</p></li></ul><p><br/></p><p><strong>5. Permasalahan Dalam Proses Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><p><br/></p><ul><li><p><strong>Matematika:</strong> Arsya menunjukkan <strong>kesulitan dalam memahami metode baru</strong> (hitung menurun) untuk penjumlahan rentang 11-20. Ia masih bergantung pada bantuan verbal, menunjukkan bahwa konsep abstrak dari metode hitungan ini belum sepenuhnya terserap.</p></li><li><p><strong>Bahasa Indonesia &amp; BTA:</strong> Arsya konsisten membutuhkan <strong>pengkondisian</strong> dan <strong>stimulasi musik (<em>ice breaking</em>/nyanyian)</strong> sebelum bersedia memulai pelajaran fokus dan bersuara. Ia mudah menunjukkan keengganan (diam/menolak bersuara) saat transisi.</p></li></ul><p><br/></p><p><strong>6. Solusi</strong></p><p><br/></p><ul><li><p><strong>Matematika:</strong> Guru akan kembali menggunakan <strong>media konkret visual</strong> (misalnya, kartu puluhan, kancing, atau <em>base-ten block</em>) untuk rentang 11-20, alih-alih metode hitung menurun yang lebih abstrak. Guru akan memecah angka besar menjadi dua bagian (10 + sisanya) agar Arsya lebih mudah memvisualisasikan jumlahnya.</p></li><li><p><strong>Transisi (Bernyanyi):</strong> Guru akan <strong>memformalkan sesi bernyanyi</strong> sebagai rutinitas transisi wajib sebelum memulai setiap sesi yang membutuhkan fokus dan suara (Bahasa Indonesia dan BTA), karena ini adalah metode yang paling efektif untuk Arsya.</p></li></ul>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/4805096400/7bac8106fb56fa30e592471a49369f47/IMG20251124092552.jpg" />
         <pubDate>2025-11-25 12:07:24 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3697869638</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Selasa, 25 November 2025</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3697874858</link>
         <description><![CDATA[<p><strong>1. Mata Pelajaran</strong></p><p><br/></p><ul><li><p>Seni Rupa</p></li><li><p>Pendidikan Pancasila (PPKn)</p></li><li><p>Baca Tulis Al-Qur'an (BTA)</p></li></ul><p><br/></p><p><strong>2. Materi (Tujuan Pembelajaran)</strong></p><p><br/></p><ul><li><p><strong>Seni Rupa:</strong> Latihan <strong>menyambungkan garis</strong> sesuai dengan bentuk ruang di LKPD. Tujuannya adalah melatih motorik halus, ketelitian visual, dan pengenalan bentuk.</p></li><li><p><strong>PPKn:</strong> Mengenal dan menyebutkan <strong>lambang-lambang Pancasila</strong> menggunakan metode nyanyian. Tujuannya adalah memperkuat daya ingat melalui musik.</p></li><li><p><strong>BTA:</strong> Latihan membaca <strong>huruf Hijaiyah</strong>. Tujuannya adalah untuk meningkatkan pengenalan dan pelafalan huruf.</p></li></ul><p><br/></p><p><strong>3. Capaian Pembelajaran</strong></p><p><br/></p><ul><li><p><strong>Seni Rupa:</strong> Setelah melalui <strong>bujukan yang perlahan dan gigih</strong>, Arsya <strong>akhirnya mau</strong> mengerjakan tugas menyambungkan garis.</p></li><li><p><strong>PPKn:</strong> Arsya <strong>berhasil menyanyikan</strong> lagu lambang Pancasila bersama guru, menunjukkan antusiasme dan daya ingat yang baik terhadap materi berbasis musik.</p></li><li><p><strong>BTA:</strong> Setelah diarahkan secara perlahan, Arsya <strong>berhasil</strong> memulai membaca, meskipun <strong>suaranya sangat halus</strong> (kurang lantang).</p></li></ul><p><br/></p><p><strong>4. Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><p><br/></p><ul><li><p><strong>Seni Rupa:</strong> Guru memberikan LKPD menyambungkan garis sesuai bentuk ruang dan membujuk Arsya yang awalnya menolak untuk mengerjakannya.</p></li><li><p><strong>PPKn:</strong> Guru mencontohkan nyanyian lambang Pancasila dan meminta Arsya mengikutinya.</p></li><li><p><strong>BTA:</strong> Guru mengarahkan Arsya yang awalnya diam agar mulai membaca huruf Hijaiyah.</p></li></ul><p><br/></p><p><strong>5. Permasalahan Dalam Proses Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><p><br/></p><ul><li><p><strong>Seni Rupa:</strong> Arsya menunjukkan <strong>keengganan awal</strong> terhadap tugas motorik halus/fokus. Tugas hanya bisa diselesaikan melalui <strong>upaya pembujukan yang terus-menerus</strong> dari guru.</p></li><li><p><strong>BTA:</strong> Arsya menunjukkan <strong>keengganan verbal</strong> dengan suara yang sangat halus (pelan) saat membaca. Hal ini bisa disebabkan oleh kurangnya kepercayaan diri atau upaya untuk menyalurkan energinya tanpa menarik perhatian.</p></li></ul><p><br/></p><p><strong>6. Solusi</strong></p><p><br/></p><ul><li><p><strong>Seni Rupa:</strong> Guru akan mencoba memberikan <strong>tugas menyambungkan garis yang lebih besar</strong> atau menggunakan <strong>spidol warna-warni</strong> untuk membuat tugas ini terasa seperti permainan, yang mungkin dapat mengurangi keengganan awalnya.</p></li><li><p><strong>BTA:</strong> Guru akan mencoba menggunakan <strong>teknik <em>microphone</em></strong> (misalnya, membuat mikrofon mainan dari kertas) dan mendorong Arsya untuk berbicara ke dalamnya agar suaranya terdengar lantang. Guru juga bisa memberikan <strong>pujian spesifik</strong> untuk volume suaranya: "Bagus sekali, suaranya sudah seperti singa, coba lebih keras lagi!"</p></li><li><p><strong>PPKn:</strong> Mengingat efektivitas nyanyian, guru akan terus menggunakan metode ini sebagai <strong>alat pengkondisian positif</strong> sebelum memulai sesi yang sulit.</p></li></ul>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/4805122066/3790cac74aa31f8269f98b15021c4e2c/IMG20251125090356.jpg" />
         <pubDate>2025-11-25 12:12:22 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3697874858</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Rabu, 26 November 2025</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3699536255</link>
         <description><![CDATA[<p><strong>1. Mata Pelajaran</strong></p><p><br/></p><ul><li><p>Pendidikan Agama Islam (PAI)</p></li><li><p>Pendidikan Pancasila (PPKn)</p></li><li><p>Baca Tulis Al-Qur'an (BTA)</p></li></ul><p><br/></p><p><strong>2. Materi (Tujuan Pembelajaran)</strong></p><p><br/></p><ul><li><p><strong>PAI:</strong> Mengenal dan memahami <strong>Rukun Islam</strong> melalui menempel dan membaca. Tujuannya adalah memperkuat pemahaman konsep, melatih urutan, dan motorik halus.</p></li><li><p><strong>PPKn:</strong> Mengenal <strong>lambang dan isi Pancasila</strong>. Tujuannya adalah untuk menguji daya ingat dan kemauan verbal dalam mengucapkan teks Pancasila.</p></li><li><p><strong>BTA:</strong> Latihan membaca <strong>huruf Hijaiyah</strong>. Tujuannya melatih fokus dan keterampilan membaca.</p></li></ul><p><br/></p><p><strong>3. Capaian Pembelajaran</strong></p><p><br/></p><ul><li><p><strong>PAI:</strong> Arsya <strong>berhasil</strong> membaca Rukun Islam (sambil bernyanyi) dan menempelkan urutannya dengan benar di LKPD. Ini menunjukkan pemahaman konsep yang baik.</p></li><li><p><strong>PPKn:</strong> Arsya <strong>sudah hafal lambang</strong> Pancasila. Namun, untuk <strong>isi Pancasila</strong>, ia <strong>belum mau sepenuhnya menyebutkan</strong>, menunjukkan keengganan verbal yang konsisten pada tugas hafalan non-musik.</p></li><li><p><strong>BTA:</strong> Setelah berhasil <strong>duduk diam</strong> dan <strong>diberi perintah terus-menerus</strong>, Arsya <strong>berhasil</strong> menyebutkan huruf Hijaiyah <strong>sampai selesai</strong>.</p></li></ul><p><br/></p><p><strong>4. Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><p><br/></p><ul><li><p><strong>PAI:</strong> Guru meminta Arsya membacakan Rukun Islam (dengan nyanyian) dan kemudian menempelkan potongan Rukun Islam di LKPD.</p></li><li><p><strong>PPKn:</strong> Guru meminta Arsya membacakan lambang dan isi Pancasila.</p></li><li><p><strong>BTA:</strong> Guru menyuruh Arsya belajar BTA, namun harus menunggu dan terus memberikan perintah hingga ia mau duduk diam dan menyebutkan hurufnya.</p></li></ul><p><br/></p><p><strong>5. Permasalahan Dalam Proses Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><p><br/></p><ul><li><p><strong>PPKn:</strong> Arsya menunjukkan <strong>keengganan yang jelas</strong> dalam mengucapkan isi Pancasila (teks hafalan), meskipun ia sudah hafal lambangnya.</p></li><li><p><strong>BTA:</strong> Arsya memerlukan <strong>perintah dan dorongan yang terus-menerus</strong> dari guru, terutama di awal, untuk mau duduk diam dan fokus. Hal ini menunjukkan ketergantungan pada instruksi eksternal untuk memulai dan mempertahankan fokus.</p></li></ul><p><br/></p><p><strong>6. Solusi</strong></p><p><br/></p><ul><li><p><strong>PPKn:</strong> Guru akan mencoba <strong>mengintegrasikan gerakan fisik</strong> saat mengucapkan isi Pancasila, seperti yang pernah dicoba sebelumnya. Selain itu, guru dapat mencoba <strong>merekam suara Arsya</strong> saat ia mengucapkan satu atau dua sila, dan memutarnya kembali sebagai penguatan, untuk memberikan umpan balik yang unik.</p></li><li><p><strong>BTA:</strong> Guru akan mencoba <strong>mengganti perintah yang "terus-menerus"</strong> dengan <strong>sistem poin atau stiker</strong> untuk setiap 1-2 menit ia duduk diam dan fokus tanpa harus diperintah, sehingga ia belajar mengontrol perilakunya secara mandiri (<em>internal motivation</em>).</p></li></ul>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/4811284764/07c5ffa8c8f5b39fca3c12d4a583964e/IMG20251126084931.jpg" />
         <pubDate>2025-11-26 12:29:06 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3699536255</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kamis, 27 November 2025</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3700405120</link>
         <description><![CDATA[<p><strong>1. Mata Pelajaran</strong></p><p><br/></p><ul><li><p>Bahasa Inggris</p></li><li><p>Baca Tulis Al-Qur'an (BTA)</p></li><li><p>Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK)</p></li></ul><p><br/></p><p><strong>2. Materi (Tujuan Pembelajaran)</strong></p><p><br/></p><ul><li><p><strong>Bahasa Inggris:</strong> Mengenal dan mencocokkan <strong>nama-nama buah</strong> dalam Bahasa Inggris. Tujuannya adalah memperkaya kosakata, melatih keterampilan auditori, dan mencocokkan visual-verbal.</p></li><li><p><strong>BTA:</strong> Latihan membaca <strong>Umi</strong> (bacaan BTA). Tujuannya melatih fokus dan keterampilan membaca.</p></li><li><p><strong>PJOK:</strong> Gerakan dasar dan mengikuti instruksi gerak. Tujuannya melatih motorik kasar dan ketaatan pada arahan guru.</p></li></ul><p><br/></p><p><strong>3. Capaian Pembelajaran</strong></p><p><br/></p><ul><li><p><strong>Bahasa Inggris:</strong> Arsya <strong>berhasil</strong> mendengarkan guru dan <strong>mencocokkan</strong> gambar dengan nama-nama buah di LKPD. Ini menunjukkan daya ingat auditori yang baik.</p></li><li><p><strong>BTA:</strong> Setelah melakukan <strong><em>ice breaking</em></strong> dan berhasil duduk fokus, Arsya <strong>berhasil</strong> diajak belajar membaca Umi-nya.</p></li><li><p><strong>PJOK:</strong> Tujuan pembelajaran <strong>tidak tercapai</strong>. Arsya menunjukkan <strong>penolakan total</strong> terhadap instruksi gerak.</p></li></ul><p><br/></p><p><strong>4. Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><p><br/></p><ul><li><p><strong>Bahasa Inggris:</strong> Guru menyebutkan nama buah dalam Bahasa Inggris, dan Arsya mencocokkannya di LKPD.</p></li><li><p><strong>BTA:</strong> Guru menggunakan <em>ice breaking</em> sebagai transisi sebelum meminta Arsya duduk dan fokus membaca.</p></li><li><p><strong>PJOK:</strong> Guru memberikan instruksi gerakan. Arsya tidak mengikuti, memilih berjalan-jalan, terdistraksi, dan berujung dikeluarkan ke ruang <em>pull out</em>.</p></li></ul><p><br/></p><p><strong>5. Permasalahan Dalam Proses Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><p><br/></p><ul><li><p><strong>PJOK:</strong> Arsya menunjukkan <strong>penolakan keras terhadap instruksi gerak formal</strong>, yang diwujudkan dengan <strong>berjalan-jalan di luar arahan</strong>.</p><ul><li><p><strong>Distraksi dan Melarikan Diri:</strong> Perhatiannya mudah <strong>teralihkan</strong> oleh hal lain di luar kelas. Ia menyebut <strong>'sepatu'</strong> dan ingin <strong>keluar ruangan</strong>, yang menunjukkan upaya kuat untuk melarikan diri dari situasi yang tidak disukai atau membuatnya stres.</p></li><li><p><strong>Konsekuensi:</strong> Perilaku ini menyebabkan Arsya harus dikeluarkan ke <strong>ruang <em>pull out</em></strong>.</p></li></ul></li></ul><p><br/></p><p><strong>6. Solusi</strong></p><p><br/></p><ul><li><p><strong>PJOK:</strong> Mengingat pola penolakan dan keinginan kuat untuk keluar (sepatu), guru perlu <strong>membuat kegiatan gerak lebih terprediksi dan berdasarkan minatnya</strong>. Guru bisa memberikan <strong>pilihan terbatas</strong> untuk gerakan (<em>choice-making</em>) sebelum memulai. Jika ia menolak, guru dapat melakukan <strong>PJOK singkat</strong> (hanya 3-5 menit) di area yang terkontrol (dekat pintu) untuk menyalurkan kebutuhan geraknya tanpa memicu keinginan untuk melarikan diri.</p></li><li><p><strong>BTA:</strong> Guru akan <strong>memformalkan <em>ice breaking</em></strong> (terutama yang melibatkan lagu/gerak) sebagai rutinitas transisi wajib untuk memanfaatkan energinya sebelum sesi duduk dan fokus.</p></li><li><p><strong>Distraksi:</strong> Guru perlu mengidentifikasi apakah 'sepatu' adalah kode untuk pulang atau untuk kegiatan di luar. Jika terjadi penolakan, guru akan menggunakan <strong>strategi pengalihan yang kuat</strong> (misalnya, menawarinya kegiatan favorit) sebelum ia mengeskpresikan keinginan untuk keluar ruang.</p></li></ul>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/4814670508/8fbb2e4de43c1da40c55a73a12a3ef56/IMG20251127092353.jpg" />
         <pubDate>2025-11-27 03:00:37 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3700405120</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Jum&#39;at, 28 November 2025</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3703035667</link>
         <description><![CDATA[<p><strong>1. Mata Pelajaran</strong></p><p><br/></p><ul><li><p>Kegiatan Kokurikuler:</p><ul><li><p>Jumat Takwa (Tadarus dan Salat Duha)</p></li><li><p>Jumat Bersih (Senam Sehat)</p></li></ul></li></ul><p><br/></p><p><strong>2. Materi (Tujuan Pembelajaran)</strong></p><p><br/></p><ul><li><p><strong>Jumat Takwa:</strong> Mengikuti Tadarus Al-Qur'an dan Salat Duha berjamaah. Tujuannya adalah melatih disiplin ibadah dan ketaatan pada aturan kelompok.</p></li><li><p><strong>Jumat Bersih (Senam):</strong> Mengikuti senam bersama seluruh siswa dan guru. Tujuannya adalah melatih motorik kasar dan partisipasi dalam kegiatan fisik kelompok.</p></li></ul><p><br/></p><p><strong>3. Capaian Pembelajaran</strong></p><p><br/></p><ul><li><p><strong>Jumat Takwa:</strong> Arsya <strong>tidak mengikuti</strong> kegiatan di musala karena <strong>tidak bisa dikondisikan</strong> untuk kegiatan bersama yang bersifat formal/berjamaah.</p></li><li><p><strong>Jumat Bersih (Senam):</strong> Arsya <strong>berpartisipasi</strong> dalam kegiatan senam bersama seluruh sekolah.</p></li></ul><p><br/></p><p><strong>4. Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><p><br/></p><ul><li><p><strong>Jumat Takwa:</strong> Kegiatan dilaksanakan di musala bersama siswa lain (kelas 1 sampai 6).</p></li><li><p><strong>Jumat Bersih:</strong> Arsya mengikuti kegiatan senam bersama seluruh siswa dan guru.</p></li></ul><p><br/></p><p><strong>5. Permasalahan Dalam Proses Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><p><br/></p><ul><li><p><strong>Jumat Takwa:</strong> Arsya menunjukkan <strong>kesulitan yang signifikan</strong> untuk dikondisikan agar mau mengikuti kegiatan ibadah kelompok (Tadarus dan Salat Duha) di musala. Hal ini mengindikasikan bahwa ia masih kesulitan dalam mengikuti rutinitas kelompok besar yang formal dan membutuhkan kepatuhan duduk diam yang lama.</p></li><li><p><strong>Jumat Bersih (Senam):</strong> Meskipun ikut berpartisipasi, Arsya <strong>tidak mengikuti gerakan</strong> senam sesuai contoh di layar TV. Ia hanya <strong>berjalan atau berputar-putar</strong> (<em>muter-muter</em>). Hal ini konsisten dengan penolakan Arsya terhadap instruksi gerak formal, meskipun ia menyukai aktivitas di luar kelas.</p></li></ul><p><br/></p><p><strong>6. Solusi</strong></p><p><br/></p><ul><li><p><strong>Jumat Takwa:</strong> Untuk membiasakan diri, guru akan mencoba <strong>memperkenalkan komponen kegiatan musala dalam sesi yang sangat singkat</strong> di kelas terlebih dahulu (misalnya, <em>micro-tadarus</em> 1 menit atau gerakan salat <em>mini</em>), dengan menggunakan <em>reward</em> visual untuk mendorong ketaatan.</p></li><li><p><strong>Jumat Bersih (Senam):</strong> Daripada berharap Arsya mengikuti gerakan di TV, guru akan mencoba memberikan <strong>tugas gerak yang spesifik namun fleksibel</strong> padanya, seperti: "Arsya, tugasmu hari ini adalah berjalan mengelilingi barisan dua kali." Ini memberikan <strong>struktur</strong> pada perilakunya (<em>muter-muter</em>) sambil tetap menyalurkan kebutuhannya untuk bergerak.</p></li></ul>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/4825634009/d5a0c2d7cf9e93a2cabb129893b152a0/IMG_20251010_WA0016.jpg" />
         <pubDate>2025-11-29 11:36:38 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3703035667</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Senin, 1 Desember 2025</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3723714467</link>
         <description><![CDATA[<p>Mata Pelajaran: Pendidikan Agama Islam (PAI)</p><p><strong>1. Persiapan Asesmen</strong></p><ul><li><p><strong>Ritual:</strong> Pembelajaran diawali dengan membaca doa sebelum belajar.</p></li><li><p><strong>Transisi:</strong> Arsya membutuhkan <strong>proses pengkondisian</strong> yang intens agar bersedia duduk dan memulai kegiatan asesmen.</p></li></ul><p><strong>2. Pelaksanaan Asesmen (PAI)</strong></p><ul><li><p><strong>Kemauan Awal:</strong> Arsya hanya menunjukkan kemauan untuk mengerjakan soal <strong>mencocokkan huruf Hijaiyah</strong> (kemungkinan tes visual dan identifikasi).</p></li><li><p><strong>Soal Pilihan Ganda:</strong> Arsya membutuhkan <strong>waktu yang sangat lama</strong> untuk mengerjakan soal pilihan ganda.</p><ul><li><p><strong>Pendampingan Penuh:</strong> Soal dan pilihan jawaban <strong>harus dibacakan</strong> oleh guru.</p></li><li><p><strong>Respon:</strong> Arsya menjawab dengan <strong>menyebutkan jawaban</strong> yang ia anggap benar, mengandalkan pemahaman auditori dan memori, bukan kemampuan membaca teks soal.</p></li></ul></li><li><p><strong>Penyelesaian:</strong> Semua soal berhasil diselesaikan dengan bimbingan dan pembacaan soal oleh guru.</p></li></ul><p><strong>3. Rekomendasi Tindak Lanjut</strong></p><ol><li><p><strong>Dukungan Literasi:</strong> Guru akan terus memberikan dukungan verbal saat asesmen, namun perlu ditingkatkan latihan membaca teks secara mandiri dalam kegiatan harian.</p></li><li><p><strong>Soal Visual/Konkret:</strong> Untuk asesmen selanjutnya, guru akan mempertimbangkan untuk <strong>memperbanyak format soal mencocokkan gambar atau visual</strong> (seperti yang ia sukai) untuk menilai pemahaman konsep secara lebih adil.</p></li><li><p><strong>Transisi:</strong> Guru akan menyiapkan <strong>strategi pengkondisian yang lebih terstruktur</strong> (misalnya, <em>ice breaking</em> singkat) sebelum setiap sesi asesmen agar Arsya lebih siap secara mental.</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/4910801955/462e5f753f526224196fee28296653f0/IMG20251201091049.jpg" />
         <pubDate>2025-12-16 01:22:02 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3723714467</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Selasa, 2 Desember 2025</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3723726760</link>
         <description><![CDATA[<p>Mata Pelajaran: Bahasa Indonesia dan Matematika</p><p><strong>1. Persiapan Asesmen</strong></p><ul><li><p><strong>Ritual:</strong> Pembelajaran diawali dengan membaca doa sebelum belajar.</p></li><li><p><strong>Transisi:</strong> Arsya membutuhkan <strong>proses pengkondisian</strong> yang melibatkan <strong>aktivitas gerak</strong> (jalan-jalan di dalam ruangan). Setelah kebutuhan geraknya terpenuhi, barulah ia bersedia duduk dan memulai asesmen.</p></li></ul><p><strong>2. Pelaksanaan Asesmen Matematika</strong></p><ul><li><p><strong>Reaksi Awal:</strong> Saat melihat lembar ulangan, Arsya awalnya hanya <strong>diam</strong> dan menunjukkan keengganan.</p></li><li><p><strong>Intervensi:</strong> Guru berusaha memancing kemauan Arsya untuk menghitung, dengan bantuan:</p><ul><li><p>Menggunakan <strong>jari guru</strong> sebagai media hitung.</p></li><li><p>Mengerjakan penjumlahan sesuai dengan <strong>gambar</strong> yang ada di soal.</p></li></ul></li><li><p><strong>Penyelesaian:</strong> Guru mengulang pertanyaan, dan Arsya <strong>menuliskan</strong> jawaban sesuai dengan yang <strong>diperintahkan</strong> oleh guru, hingga semua soal selesai. Hal ini menunjukkan bahwa Arsya membutuhkan media konkret dan instruksi menulis secara langsung.</p></li></ul><p><strong>3. Pelaksanaan Asesmen Bahasa Indonesia</strong></p><ul><li><p><strong>Format Soal:</strong> Soal pilihan ganda.</p></li><li><p><strong>Pendampingan Penuh:</strong> Seluruh <strong>soal dan pilihan jawaban dibacakan</strong> oleh guru.</p></li><li><p><strong>Tugas Khusus:</strong> Arsya diminta untuk menjawab soal yang berkaitan dengan <strong>melengkapi kata dengan huruf yang hilang</strong> dan <strong>mengidentifikasi huruf-huruf vokal</strong>.</p></li><li><p><strong>Prosedur:</strong> Pilihan jawaban (A, B, dst.) <strong>dicoretkan</strong> langsung oleh guru, menunjukkan bahwa Arsya hanya berpartisipasi dalam respons verbal/auditori.</p></li></ul><p><strong>4. Rekomendasi Tindak Lanjut</strong></p><ol><li><p><strong>Pengaturan Diri:</strong> Guru akan mengintegrasikan <strong>aktivitas gerak singkat (jalan-jalan/ <em>ice breaking</em>)</strong> sebagai rutinitas pengkondisian wajib sebelum sesi fokus atau ujian, karena terbukti efektif.</p></li><li><p><strong>Matematika:</strong> Guru harus terus menggunakan <strong>media konkret (jari, gambar, benda)</strong> saat mengajarkan konsep matematika, dan memberikan dukungan visual yang kuat untuk soal yang lebih abstrak.</p></li><li><p><strong>Dukungan Literasi:</strong> Guru akan terus memberikan dukungan verbal saat asesmen, sambil meningkatkan latihan <strong>identifikasi huruf/kata melalui aktivitas yang melibatkan gerak/visual</strong> (misalnya, menunjuk, mencocokkan) untuk membangun jembatan menuju kemandirian membaca.</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/4910801955/9ea1b8f51233c3ad0ad3b3987fe20395/IMG20251202083727.jpg" />
         <pubDate>2025-12-16 01:29:38 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3723726760</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Rabu, 3 Desember 2025</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3723736769</link>
         <description><![CDATA[<p>Mata Pelajaran: Pendidikan Pancasila (PPKn)</p><p><strong>1. Persiapan Asesmen</strong></p><ul><li><p><strong>Ritual:</strong> Pembelajaran diawali dengan membaca doa sebelum belajar.</p></li><li><p><strong>Transisi:</strong> Arsya membutuhkan <strong>proses pengkondisian</strong> yang melibatkan <strong>aktivitas gerak</strong> (jalan-jalan di dalam ruangan). Hanya ketika ia dirasa <strong>sudah siap</strong> dan <strong>mau duduk</strong> mengerjakan, barulah guru mengeluarkan lembar ulangan. Kebutuhan akan gerak terbukti menjadi kunci transisi fokusnya.</p></li></ul><p><strong>2. Pelaksanaan Asesmen (PPKn)</strong></p><ul><li><p><strong>Strategi Khusus:</strong> Arsya mau mengerjakan soal <strong>sambil bernyanyi</strong> lagu lambang-lambang Pancasila bersama guru.</p></li><li><p><strong>Soal Hafalan:</strong> Di sela-sela bernyanyi, guru <strong>menyisipkan pertanyaan</strong> (contoh: "Lambang sila ke-1 apa?"). Arsya <strong>menjawab</strong> pertanyaan verbal guru tersebut.</p></li><li><p><strong>Prosedur:</strong> Setelah Arsya menyebutkan jawabannya, guru yang <strong>mencoretkan</strong> pilihan ganda di lembar jawaban.</p></li><li><p><strong>Soal Aturan:</strong> Untuk soal <strong>Aturan Rumah dan Sekolah</strong>, Arsya diminta untuk <strong>menunjukkan</strong> gambar yang sesuai dengan konsep yang ditanyakan (misalnya, menunjukkan gambar rumah, sekolah, atau aturan yang sesuai).</p></li></ul><p><strong>3. Rekomendasi Tindak Lanjut</strong></p><ol><li><p><strong>Pengaturan Diri:</strong> Guru akan terus mengintegrasikan <strong>aktivitas gerak singkat</strong> sebelum sesi fokus.</p></li><li><p><strong>Metode Musik:</strong> Guru akan <strong>memaksimalkan metode nyanyian/musik</strong> untuk materi hafalan atau konsep yang membutuhkan daya ingat verbal di masa mendatang.</p></li><li><p><strong>Kemandirian:</strong> Dalam kegiatan harian, guru akan perlahan-lahan mencoba melatih Arsya untuk <strong>memegang alat tulisnya sendiri</strong> (walaupun guru yang mengarahkan) saat menjawab, untuk melatih kemandirian motorik halusnya dalam konteks jawaban.</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/4910801955/8609c3c026f747d540e4017f7354f120/IMG_20251215_WA0004.jpg" />
         <pubDate>2025-12-16 01:36:30 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3723736769</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Jum&#39;at, 5 Desember 2025</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3723744141</link>
         <description><![CDATA[<p>Mata Pelajaran: Bahasa Inggris</p><p><strong>1. Persiapan Asesmen</strong></p><ul><li><p><strong>Ritual:</strong> Pembelajaran diawali dengan membaca doa sebelum belajar.</p></li><li><p><strong>Transisi:</strong> Arsya membutuhkan <strong>proses pengkondisian</strong> yang melibatkan <strong>aktivitas gerak</strong> (jalan-jalan di dalam ruangan). Hanya ketika ia dirasa <strong>sudah siap</strong> dan <strong>mau duduk</strong> mengerjakan, barulah guru mengeluarkan lembar ulangan. Kebutuhan gerak konsisten menjadi kunci transisi fokusnya.</p></li></ul><p><strong>2. Pelaksanaan Asesmen (Bahasa Inggris)</strong></p><ul><li><p><strong>Soal Pilihan Ganda (Kosakata):</strong></p><ul><li><p>Soal <strong>dibacakan</strong> oleh guru satu per satu (misalnya: "gambar kucing, apa bahasa Inggrisnya?").</p></li><li><p>Arsya <strong>menjawab</strong> secara verbal, dan guru yang <strong>mencoretkan</strong> pilihan gandanya.</p></li><li><p>Arsya juga diuji dengan guru mengucapkan bahasa Inggrisnya (auditori), dan ia <strong>menyebutkan bahasa Indonesianya</strong>.</p></li></ul></li><li><p><strong>Soal Menjodohkan:</strong></p><ul><li><p>Arsya menunjukkan <strong>tanda-tanda kelelahan dan kebosanan</strong> karena terus-menerus ditanya (sejak sesi pilihan ganda).</p></li><li><p>Arsya <strong>mau marah dan tidak mau diam</strong>.</p></li><li><p><strong>Respon:</strong> Karena sudah bosan, Arsya <strong>sembarangan menjodohkan</strong> jawaban.</p></li></ul></li></ul><p><strong>3. Rekomendasi Tindak Lanjut</strong></p><ol><li><p><strong>Durasi Asesmen:</strong> Guru perlu <strong>memecah durasi asesmen</strong> atau sesi fokus yang panjang (termasuk saat ulangan) dengan <strong>istirahat gerak singkat</strong> (sekitar 2-3 menit) sebelum beralih ke format soal yang berbeda (misalnya, sebelum menjodohkan).</p></li><li><p><strong>Manajemen Emosi:</strong> Guru akan mencoba <strong>menggunakan <em>visual timer</em></strong> untuk membantu Arsya memahami kapan tugas akan berakhir, yang dapat mengurangi frustrasi dan kebosanannya.</p></li><li><p><strong>Metode Asesmen:</strong> Untuk soal menjodohkan ke depannya, guru dapat menggunakan <strong>benda nyata atau kartu gambar</strong> (ali-alih lembar kerja) yang harus ia pindahkan atau cocokkan dengan cepat, agar kegiatan menjadi lebih interaktif dan menyenangkan.</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/4910801955/a31c2a2eefac348e9b0142acea781ec0/IMG_20251205_WA0007.jpg" />
         <pubDate>2025-12-16 01:42:11 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3723744141</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Senin, 8 Desember 2025</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3723750323</link>
         <description><![CDATA[<p>Mata Pelajaran: Seni Rupa dan PJOK</p><p><strong>1. Persiapan Asesmen</strong></p><ul><li><p><strong>Ritual:</strong> Pembelajaran diawali dengan membaca doa sebelum belajar.</p></li><li><p><strong>Transisi:</strong> Arsya membutuhkan <strong>proses pengkondisian</strong> yang melibatkan <strong>aktivitas gerak</strong> (jalan-jalan di dalam ruangan). Kebutuhan gerak ini harus dipenuhi sebelum ia mau duduk dan mengerjakan asesmen.</p></li></ul><p><strong>2. Pelaksanaan Asesmen Seni Rupa</strong></p><ul><li><p><strong>Format Soal:</strong> Soal mencocokkan (Bangun ruang dengan nama, dan benda yang sesuai dengan bangun ruang).</p></li><li><p><strong>Respon:</strong> Arsya <strong>tidak menunjukkan penolakan</strong> dan <strong>mau mengerjakan</strong> soal.</p></li><li><p><strong>Analisis:</strong> Format soal yang bersifat mencocokkan visual terbukti sesuai dengan gaya belajar Arsya dan dapat mengurangi keengganan.</p></li></ul><p><strong>3. Pelaksanaan Asesmen PJOK</strong></p><ul><li><p><strong>Reaksi Awal:</strong> Arsya <strong>terlihat tidak mau mengerjakan</strong> soal PJOK (penolakan awal).</p></li><li><p><strong>Intervensi Guru:</strong> Guru <strong>mendesak</strong> Arsya agar mau mengerjakan. Sebelum meminta Arsya mencocokkan gambar dan tulisan, guru <strong>menjelaskan</strong> terlebih dahulu isi gambar pada soal (misalnya: "Ini berjalan, berlari, melompat, dan meloncat").</p></li><li><p><strong>Penyelesaian:</strong> Setelah dijelaskan dan ia siap, Arsya diminta untuk <strong>mencocokkan</strong> gambar dengan tulisan, <strong>menunjuk</strong> gambar, dan <strong>menyebutkan</strong> gambar tersebut hingga selesai.</p></li></ul><p><strong>4. Rekomendasi Tindak Lanjut</strong></p><ol><li><p><strong>Pengkondisian Konsisten:</strong> Guru akan terus memanfaatkan <strong>aktivitas gerak singkat (jalan-jalan)</strong> sebelum sesi fokus sebagai alat pengkondisian yang telah terbukti berhasil.</p></li><li><p><strong>Format Soal:</strong> Untuk materi di masa depan, format <strong>mencocokkan visual</strong> (gambar ke nama) harus diprioritaskan, karena Arsya menanggapi format ini dengan baik.</p></li><li><p><strong>PJOK/Aktivitas Gerak:</strong> Mengingat penolakannya selalu terjadi pada instruksi gerak, penting untuk <strong>memastikan ia memahami</strong> tujuan dan jenis gerakan (seperti yang dilakukan guru saat asesmen) sebelum diminta untuk mencocokkan atau melakukan gerakan tersebut.</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/4910801955/c3ad47d993e5ac0d961f8247771b73bd/IMG20251208082943.jpg" />
         <pubDate>2025-12-16 01:46:53 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3723750323</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Selasa, 9 Desember 2025</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3723754605</link>
         <description><![CDATA[<p>Mata Pelajaran: Praktik PJOK dan Praktik BTA</p><p><strong>1. Persiapan Asesmen</strong></p><ul><li><p><strong>Ritual:</strong> Pembelajaran diawali dengan membaca doa sebelum belajar.</p></li><li><p><strong>Transisi:</strong> Arsya membutuhkan <strong>proses pengkondisian</strong> yang melibatkan <strong>aktivitas gerak</strong> (jalan-jalan di dalam ruangan). Kebutuhan gerak ini harus dipenuhi sebelum ia mau duduk dan mengerjakan asesmen.</p></li></ul><p><strong>2. Pelaksanaan Asesmen Praktik PJOK</strong></p><ul><li><p><strong>Persiapan:</strong> Setelah dikondisikan, guru mengajak Arsya <strong>melihat video</strong> gerakan yang sesuai dengan pembelajaran.</p></li><li><p><strong>Respon Gerak:</strong> Guru meminta Arsya melakukan gerakan yang diperintahkan, namun:</p><ul><li><p>Arsya hanya mau melakukan gerakan <strong>berjalan</strong> dan <strong>angkat kaki</strong>.</p></li><li><p>Arsya <strong>menolak</strong> melakukan gerakan <strong>berlari, melompat, atau meloncat</strong>.</p></li></ul></li><li><p><strong>Analisis:</strong> Penolakan ini konsisten dengan keengganan Arsya terhadap instruksi gerak formal atau yang membutuhkan <em>effort</em> besar, meskipun ia sudah melihat contohnya.</p></li></ul><p><strong>3. Pelaksanaan Asesmen Praktik BTA</strong></p><ul><li><p><strong>Penguji:</strong> Dilaksanakan oleh Bunda Annisa (Koordinator Umi).</p></li><li><p><strong>Membaca:</strong></p><ul><li><p>Arsya hanya <strong>mau membaca di bagian halaman terakhir</strong> (mungkin karena sudah familiar, lebih mudah, atau cepat selesai).</p></li><li><p><strong>Suara kecil</strong>, menunjukkan keengganan verbal (konsisten dengan laporan harian sebelumnya).</p></li></ul></li><li><p><strong>Hafalan (Al-Fatihah):</strong></p><ul><li><p>Arsya hanya mau melafalkan hafalan <strong>dengan dibantu</strong> oleh Bunda Annisa hingga selesai.</p></li></ul></li></ul><p><strong>4. Rekomendasi Tindak Lanjut</strong></p><ol><li><p><strong>Praktik Gerak:</strong> Untuk PJOK, guru perlu memecah gerakan yang ditolak (misalnya, melompat) menjadi <strong>bagian yang sangat kecil</strong> dan menyisipkannya ke dalam permainan yang Arsya sukai.</p></li><li><p><strong>Kemandirian BTA:</strong> Guru dapat mencoba memberikan <strong>pujian yang sangat spesifik</strong> untuk volume suaranya, dan memberikan <strong>pilihan terbatas</strong> untuk bagian mana yang ia baca (misalnya, "Mau baca halaman ini atau yang sebelumnya?"), untuk meningkatkan rasa kontrol dirinya.</p></li><li><p><strong>Hafalan:</strong> Untuk meningkatkan kemandirian hafalan, guru dapat menggunakan <strong>metode <em>echo</em></strong> (mengucapkan 1-2 kata, lalu Arsya mengulanginya) alih-alih bantuan penuh.</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/4910801955/11184d4f4f63def18fbeeba4506f14fc/IMG20251209093211.jpg" />
         <pubDate>2025-12-16 01:50:01 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3723754605</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Selasa, 6 Januari 2026</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3742374200</link>
         <description><![CDATA[<p><strong>1. Mata Pelajaran</strong></p><ul><li><p>Baca Tulis Al-Qur'an (BTA)</p></li><li><p>Seni Budaya (Seni Rupa)</p></li><li><p>Pendidikan Pancasila</p></li></ul><p><strong>2. Materi (Tujuan Pembelajaran)</strong></p><ul><li><p><strong>BTA:</strong> Melatih kelancaran membaca huruf Hijaiyah.</p></li><li><p><strong>Seni Budaya:</strong> Mengenal berbagai media dan alat dalam karya seni rupa.</p></li><li><p><strong>Pendidikan Pancasila:</strong> Menghafal dan menyebutkan lambang-lambang Pancasila.</p></li></ul><p><strong>3. Capaian Pembelajaran</strong></p><ul><li><p><strong>BTA:</strong> Arsya berhasil membaca huruf Hijaiyah setelah diberikan arahan secara perlahan.</p></li><li><p><strong>Seni Budaya:</strong> Arsya mampu mengenali media seni seperti pensil, pulpen, gunting, dan lem.</p></li><li><p><strong>Pendidikan Pancasila:</strong> Arsya mampu menyebutkan lambang Pancasila dengan mengikuti irama nyanyian.</p></li></ul><p><strong>4. Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><ul><li><p><strong>BTA:</strong> Guru melakukan pendekatan personal untuk membujuk Arsya yang awalnya diam agar mau mulai membaca.</p></li><li><p><strong>Seni Budaya:</strong> Guru memperkenalkan alat-alat seni rupa secara langsung dan menjelaskan kegunaannya.</p></li><li><p><strong>Pendidikan Pancasila:</strong> Guru memberikan contoh nyanyian lambang Pancasila dan meminta Arsya mengikutinya bersama-sama.</p></li></ul><p><strong>5. Permasalahan Dalam Proses Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><ul><li><p><strong>BTA:</strong> Arsya sempat menunjukkan keengganan (diam) di awal sesi dan tingkat fokusnya masih cenderung rendah saat proses membaca berlangsung.</p></li></ul><p><strong>6. Solusi</strong></p><ul><li><p>Guru terus memberikan arahan secara sabar dan perlahan untuk membangkitkan <em>mood</em> belajar Arsya. Penggunaan metode bernyanyi tetap dipertahankan karena terbukti efektif meningkatkan partisipasi aktifnya.</p></li></ul>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/4988197989/96dcd34d090dddb71fa1e400d8ef16be/IMG20260106085312.jpg" />
         <pubDate>2026-01-07 03:49:22 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3742374200</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Rabu, 7 Januari 2026</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3742377662</link>
         <description><![CDATA[<p><strong>1. Mata Pelajaran</strong></p><ul><li><p>Pendidikan Agama Islam (PAI)</p></li><li><p>Pendidikan Pancasila</p></li><li><p>Baca Tulis Al-Qur'an (BTA)</p></li></ul><p><strong>2. Materi (Tujuan Pembelajaran)</strong></p><ul><li><p><strong>PAI:</strong> Mengenal dan memahami konsep Rukun Iman melalui media visual.</p></li><li><p><strong>Pendidikan Pancasila:</strong> Menyebutkan kembali lambang-lambang Pancasila dan mengenal bagian-bagian dari burung Garuda (Lambang Negara).</p></li><li><p><strong>BTA:</strong> Melatih kelancaran dan kepercayaan diri dalam membaca huruf Hijaiyah.</p></li></ul><p><strong>3. Capaian Pembelajaran</strong></p><ul><li><p><strong>PAI:</strong> Arsya berhasil menyimak dan mengenal Rukun Iman melalui bantuan video pembelajaran.</p></li><li><p><strong>Pendidikan Pancasila:</strong> Arsya mampu menyebutkan lambang Pancasila serta mulai mengenali bagian-bagian pada burung Garuda.</p></li><li><p><strong>BTA:</strong> Arsya berhasil menyelesaikan tugas membaca huruf Hijaiyah sampai selesai setelah mendapatkan motivasi.</p></li></ul><p><strong>4. Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><ul><li><p><strong>PAI:</strong> Guru menyajikan materi menggunakan video pembelajaran untuk menarik minat dan fokus visual Arsya.</p></li><li><p><strong>Pendidikan Pancasila:</strong> Guru memberikan instruksi langsung kepada Arsya untuk menyebutkan lambang serta menjelaskan bagian-bagian burung Garuda.</p></li><li><p><strong>BTA:</strong> Guru melakukan pendekatan personal dengan mengajak Arsya berbicara secara perlahan hingga ia bersedia untuk mulai membaca.</p></li></ul><p><strong>5. Permasalahan Dalam Proses Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><ul><li><p><strong>BTA:</strong> Sama seperti sebelumnya, Arsya menunjukkan hambatan di awal (enggan memulai/diam). Ia membutuhkan waktu transisi dan bujukan sebelum akhirnya mau bersuara untuk membaca.</p></li></ul><p><strong>6. Solusi</strong></p><ul><li><p>Guru tetap konsisten menggunakan pendekatan persuasif (mengajak dengan perlahan dan sabar) yang terbukti efektif membuat Arsya mau menyelesaikan tugasnya hingga akhir. Penggunaan media video juga membantu menjaga fokusnya dalam menerima materi baru.</p></li></ul>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/4988197989/0cc8c0a6e81bb08408e1c3c159b037f9/IMG20260107085142.jpg" />
         <pubDate>2026-01-07 03:53:25 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3742377662</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kamis, 8 Januari 2026</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3743735662</link>
         <description><![CDATA[<p><strong>1. Mata Pelajaran</strong></p><ul><li><p>Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK)</p></li><li><p>Baca Tulis Al-Qur'an (BTA)</p></li><li><p>Bahasa Inggris</p></li></ul><p><strong>2. Materi (Tujuan Pembelajaran)</strong></p><ul><li><p><strong>PJOK:</strong> Melatih koordinasi motorik kasar dan fokus melalui kegiatan senam bersama.</p></li><li><p><strong>BTA:</strong> Meningkatkan kelancaran membaca huruf Hijaiyah menggunakan buku Ummi.</p></li><li><p><strong>Bahasa Inggris:</strong> Mengenal kalimat deskriptif sederhana terkait anggota keluarga (<em>My mother is kind</em>).</p></li></ul><p><strong>3. Capaian Pembelajaran</strong></p><ul><li><p><strong>PJOK:</strong> Arsya hadir dan ikut berada di tengah kegiatan senam bersama teman-temannya.</p></li><li><p><strong>BTA:</strong> Arsya melaksanakan kegiatan membaca buku Ummi.</p></li><li><p><strong>Bahasa Inggris:</strong> Arsya mampu mengikuti dan menirukan pengucapan kalimat yang dicontohkan oleh guru dengan baik.</p></li></ul><p><strong>4. Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><ul><li><p><strong>PJOK:</strong> Siswa melakukan senam bersama di lapangan mengikuti arahan instruktur/guru.</p></li><li><p><strong>BTA:</strong> Arsya melakukan sesi membaca buku Ummi secara individual.</p></li><li><p><strong>Bahasa Inggris:</strong> Guru menyebutkan kalimat "My mother is kind" dan Arsya mendengarkan lalu menirukan pengucapannya (<em>listen and repeat</em>).</p></li></ul><p><strong>5. Permasalahan Dalam Proses Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><ul><li><p><strong>PJOK:</strong> Arsya masih mengalami kesulitan dalam mengikuti instruksi gerakan yang terstruktur. Ia cenderung bergerak sendiri (berputar-putar) dan tidak sinkron dengan gerakan guru maupun teman-temannya. Hal ini menunjukkan fokus pada aktivitas kelompok besar di lapangan masih perlu diarahkan.</p></li></ul><p><strong>6. Solusi</strong></p><ul><li><p><strong>PJOK:</strong> Guru akan mencoba memberikan pendampingan yang lebih dekat (pendampingan individu) saat senam atau memberikan tanda batas area berdiri bagi Arsya agar ia tetap berada dalam barisan dan lebih mudah melihat contoh gerakan.</p></li><li><p><strong>Bahasa Inggris:</strong> Mengingat Arsya cukup kooperatif dalam metode menirukan (<em>repeating</em>), guru akan memberikan lebih banyak pujian setiap kali ia berhasil menirukan kata dengan tepat untuk meningkatkan rasa percaya dirinya.</p></li></ul>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/4993388177/e969106d83f1dd5b6c9763838bca348d/IMG20260108085521.jpg" />
         <pubDate>2026-01-08 03:46:49 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3743735662</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Jumat, 9 Januari 2026</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3746731263</link>
         <description><![CDATA[<p><strong>1. Mata Pelajaran</strong></p><ul><li><p>Kegiatan Kokurikuler: Jumat Takwa dan Jumat Sehat.</p></li></ul><p><strong>2. Materi (Tujuan Pembelajaran)</strong></p><ul><li><p><strong>Jumat Takwa:</strong> Melatih kedisiplinan ibadah (Sholat Dhuha) dan kecintaan pada Al-Qur'an (Tadarus) bersama lingkungan sekolah.</p></li><li><p><strong>Jumat Sehat:</strong> Melatih motorik kasar, kesehatan fisik, dan kemampuan mengikuti instruksi melalui gerakan senam.</p></li></ul><p><strong>3. Capaian Pembelajaran</strong></p><ul><li><p><strong>Jumat Takwa:</strong> Arsya belum dapat berpartisipasi dalam kegiatan di mushola.</p></li><li><p><strong>Jumat Sehat:</strong> Arsya hadir dan ikut berada di tengah kegiatan senam bersama seluruh warga sekolah.</p></li></ul><p><strong>4. Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><ul><li><p><strong>Jumat Takwa:</strong> Seluruh siswa kelas 1-6 berkumpul di mushola untuk melaksanakan tadarus dan Sholat Dhuha berjamaah.</p></li><li><p><strong>Jumat Sehat:</strong> Siswa berkumpul di lapangan/area terbuka untuk melakukan senam pagi dengan mengikuti instruksi gerakan melalui layar TV/instruktur.</p></li></ul><p><strong>5. Permasalahan Dalam Proses Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><ul><li><p><strong>Kondisi Psikologis &amp; Fokus:</strong> Arsya belum bisa dikondisikan untuk mengikuti kegiatan di dalam mushola bersama siswa lainnya (kemungkinan karena keramaian atau durasi diam yang lama).</p></li><li><p><strong>Instruksi Gerak:</strong> Saat kegiatan senam, Arsya belum mau mengikuti gerakan yang dicontohkan. Ia cenderung bergerak sendiri (muter-muter), yang menunjukkan ia masih kesulitan dalam meniru gerakan terstruktur dalam kelompok besar.</p></li></ul><p><strong>6. Solusi</strong></p><ul><li><p><strong>Adaptasi Bertahap:</strong> Untuk Jumat Takwa, guru akan mencoba mengajak Arsya mendekat ke area mushola secara bertahap (tidak langsung masuk ke kerumunan) atau melakukan tadarus singkat di area yang lebih tenang agar ia merasa nyaman terlebih dahulu.</p></li><li><p><strong>Pendampingan Personal:</strong> Saat senam, guru akan mencoba berdiri lebih dekat dengan Arsya atau memegang tangannya dengan lembut untuk mengarahkan satu-dua gerakan sederhana, agar perhatiannya perlahan teralih dari "muter-muter" ke gerakan senam.</p></li></ul>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/5005156103/98fd6941a56453951914dfd4ef7e4273/IMG_20260109_WA0016.jpg" />
         <pubDate>2026-01-11 12:46:17 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3746731263</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Senin, 12 Januari 2026</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3748709363</link>
         <description><![CDATA[<p><strong>1. Mata Pelajaran</strong></p><ul><li><p>Bahasa Indonesia</p></li><li><p>Matematika</p></li><li><p>Baca Tulis Al-Qur'an (BTA)</p></li></ul><p><strong>2. Materi (Tujuan Pembelajaran)</strong></p><ul><li><p><strong>Bahasa Indonesia:</strong> Mengenal dan membaca kata-kata sederhana yang terdapat dalam buku Bupena.</p></li><li><p><strong>Matematika:</strong> Mengenal lambang bilangan 1 sampai 10 dan melatih kemampuan menyebutkan angka secara berurutan.</p></li><li><p><strong>BTA:</strong> Melatih kelancaran membaca huruf Hijaiyah secara bertahap.</p></li></ul><p><strong>3. Capaian Pembelajaran</strong></p><ul><li><p><strong>Bahasa Indonesia:</strong> Arsya akhirnya mau berinteraksi dengan buku Bupena dan mengenal kata-kata di dalamnya setelah diberikan waktu untuk beradaptasi.</p></li><li><p><strong>Matematika:</strong> Arsya berhasil menyebutkan angka 1 sampai 10 yang dituliskan guru pada papan tulis kecil.</p></li><li><p><strong>BTA:</strong> Arsya menyelesaikan sesi membaca huruf Hijaiyah dengan bimbingan perlahan dari guru.</p></li></ul><p><strong>4. Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><ul><li><p><strong>Bahasa Indonesia:</strong> Guru mendampingi Arsya membuka buku Bupena dan membimbingnya mengenali kata-kata satu per satu.</p></li><li><p><strong>Matematika:</strong> Guru menuliskan angka 1-10 di papan tulis kecil sebagai media visual, kemudian meminta Arsya untuk mengucapkannya kembali.</p></li><li><p><strong>BTA:</strong> Guru melakukan pendekatan individual secara perlahan untuk memancing kemauan Arsya membaca.</p></li></ul><p><strong>5. Permasalahan Dalam Proses Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><ul><li><p><strong>Hambatan Inisiasi (Waktu Tunggu):</strong> Pada setiap mata pelajaran, Arsya membutuhkan waktu yang cukup lama (<em>delay</em>) untuk mulai merespons instruksi atau memulai tugas. Ia tampak membutuhkan waktu untuk membangun <em>mood</em> dan memproses perintah sebelum akhirnya mau bergerak atau bersuara.</p></li></ul><p><strong>6. Solusi</strong></p><ul><li><p><strong>Pemberian <em>Waiting Time</em>:</strong> Guru memberikan waktu tunggu yang lebih lama setelah memberikan instruksi, tanpa mendesak berlebihan, agar Arsya merasa nyaman untuk memulai.</p></li><li><p><strong>Media Visual Kecil:</strong> Penggunaan papan tulis kecil dalam matematika terbukti cukup efektif menarik perhatiannya karena fokusnya menjadi lebih terarah pada satu media yang dekat dengannya. Guru akan terus menggunakan pendekatan personal yang sabar dan perlahan untuk menjaga stabilitas emosinya.</p></li></ul>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/5012600050/b15a474517e1a821e4cc3fe12515933e/IMG20260112091816.jpg" />
         <pubDate>2026-01-13 02:10:35 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3748709363</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Selasa, 13 Januari 2026</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3748725582</link>
         <description><![CDATA[<p><strong>1. Mata Pelajaran</strong></p><ul><li><p>Baca Tulis Al-Qur'an (BTA)</p></li><li><p>Seni Budaya</p></li><li><p>Pendidikan Pancasila</p></li></ul><p><strong>2. Materi (Tujuan Pembelajaran)</strong></p><ul><li><p><strong>BTA:</strong> Melatih pengenalan dan pelafalan huruf Hijaiyah.</p></li><li><p><strong>Seni Budaya:</strong> Mengenal jenis-jenis bunyi (bunyi alami dan bunyi buatan) melalui buku panduan Bupena.</p></li><li><p><strong>Pendidikan Pancasila:</strong> Memperkuat hafalan lambang-lambang Pancasila melalui metode auditori (nyanyian).</p></li></ul><p><strong>3. Capaian Pembelajaran</strong></p><ul><li><p><strong>BTA:</strong> Arsya berhasil menyelesaikan sesi membaca huruf Hijaiyah setelah diberikan waktu bermain sebagai pembuka.</p></li><li><p><strong>Seni Budaya:</strong> Arsya menunjukkan kemajuan signifikan dengan mengikuti instruksi guru untuk mempelajari perbedaan bunyi alami dan buatan di buku Bupena.</p></li><li><p><strong>Pendidikan Pancasila:</strong> Arsya mampu menyebutkan kembali lambang-lambang Pancasila dengan mengikuti irama nyanyian yang dicontohkan guru.</p></li></ul><p><strong>4. Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><ul><li><p><strong>BTA:</strong> Guru menggunakan strategi "bermain sebelum belajar" untuk membangun <em>mood</em> positif Arsya sebelum mulai membaca.</p></li><li><p><strong>Seni Budaya:</strong> Guru membimbing Arsya membuka buku Bupena, menjelaskan jenis-jenis bunyi, dan meminta Arsya mengikuti arahan terkait materi tersebut.</p></li><li><p><strong>Pendidikan Pancasila:</strong> Guru mengajak Arsya bernyanyi bersama tentang lambang Pancasila untuk memudahkan proses pengingatan.</p></li></ul><p><strong>5. Permasalahan Dalam Proses Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><ul><li><p>Secara umum, kegiatan hari ini berjalan lebih lancar. Tantangan kecil tetap pada aspek inisiasi (memulai tugas), di mana Arsya memerlukan pemicu berupa aktivitas menyenangkan (bermain atau bernyanyi) agar mau masuk ke materi inti.</p></li></ul><p><strong>6. Solusi</strong></p><ul><li><p><strong>Strategi Transisi:</strong> Guru akan terus menggunakan teknik bermain di awal (sebagai <em>ice breaking</em>) untuk meminimalkan penolakan saat belajar BTA.</p></li><li><p><strong>Penguatan Instruksi:</strong> Mengingat Arsya menunjukkan respon yang sangat baik pada instruksi di pelajaran Seni Budaya hari ini, guru akan memberikan pujian (<em>positive reinforcement</em>) agar perilaku kooperatif ini terus bertahan.</p></li></ul>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/5012678212/551eb082be72b7af4a6dc4088b80f90c/IMG20260113091659.jpg" />
         <pubDate>2026-01-13 02:24:39 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3748725582</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Senin, 19 Januari 2026</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3758306653</link>
         <description><![CDATA[<p><strong>1. Mata Pelajaran</strong></p><ul><li><p>Baca Tulis Al-Qur'an (BTA)</p></li><li><p>Bahasa Indonesia</p></li><li><p>Matematika</p></li></ul><p><strong>2. Materi (Tujuan Pembelajaran)</strong></p><ul><li><p><strong>BTA:</strong> Melatih kelancaran membaca menggunakan metode Ummi.</p></li><li><p><strong>Bahasa Indonesia:</strong> Mengenal, mengidentifikasi, dan melafalkan kata-kata yang terdapat dalam buku Bupena.</p></li><li><p><strong>Matematika:</strong> Memahami konsep penjumlahan dasar dengan teknik menghitung maju (skala 1-10).</p></li></ul><p><strong>3. Capaian Pembelajaran</strong></p><ul><li><p><strong>BTA:</strong> Arsya telah melaksanakan sesi membaca buku Ummi.</p></li><li><p><strong>Bahasa Indonesia:</strong> Setelah diberikan waktu yang cukup, Arsya akhirnya mau menyebutkan kata-kata yang ada di dalam buku Bupena.</p></li><li><p><strong>Matematika:</strong> Arsya mampu melakukan operasi hitung maju 1 sampai 10 dengan bantuan instruksi dan media fisik.</p></li></ul><p><strong>4. Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><ul><li><p><strong>BTA:</strong> Guru membimbing Arsya membaca buku Ummi secara individual.</p></li><li><p><strong>Bahasa Indonesia:</strong> Guru mendampingi Arsya membuka buku Bupena dan memancingnya secara perlahan untuk bersedia melafalkan kata-kata yang tertera.</p></li><li><p><strong>Matematika:</strong> Guru mengajarkan konsep penjumlahan dengan cara menghitung maju, menggunakan jari tangan guru sebagai alat peraga konkret untuk membantu Arsya memvisualisasikan jumlah.</p></li></ul><p><strong>5. Permasalahan Dalam Proses Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><ul><li><p><strong>Hambatan Fokus:</strong> Pada pelajaran Bahasa Indonesia, Arsya membutuhkan waktu yang sangat lama untuk bisa fokus dan bersedia mengikuti perintah verbal (menyebutkan kata).</p></li><li><p><strong>Ketergantungan Media:</strong> Dalam matematika, Arsya masih sangat bergantung pada bantuan jari guru untuk menghitung dan belum bisa melakukan perhitungan maju secara mandiri.</p></li></ul><p><strong>6. Solusi</strong></p><ul><li><p><strong>Manajemen Waktu Tunggu:</strong> Guru tetap memberikan waktu transisi yang sabar tanpa mendesak berlebihan agar Arsya tidak merasa tertekan saat diminta fokus pada buku.</p></li><li><p><strong>Pengalihan Media Konkret:</strong> Untuk mengurangi ketergantungan pada jari guru dalam matematika, guru akan mencoba memperkenalkan media konkret yang bisa dipegang sendiri oleh Arsya (seperti kancing atau stik warna) agar ia lebih aktif secara mandiri dalam menghitung.</p></li></ul>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/5052887691/18dab4b45955b42d66b41e716117fc3b/IMG20260119085026.jpg" />
         <pubDate>2026-01-21 06:21:37 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3758306653</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Selasa, 20 Januari 2026</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3758315221</link>
         <description><![CDATA[<p><strong>1. Mata Pelajaran</strong></p><ul><li><p>Baca Tulis Al-Qur'an (BTA) - Ummi</p></li><li><p>Seni Budaya</p></li><li><p>Pendidikan Pancasila</p></li></ul><p><strong>2. Materi (Tujuan Pembelajaran)</strong></p><ul><li><p><strong>BTA:</strong> Melatih kelancaran pelafalan huruf Hijaiyah melalui buku Ummi.</p></li><li><p><strong>Seni Budaya:</strong> Mengenal dan mengidentifikasi berbagai bentuk bangun ruang (seperti kubus, balok, bola, dll.) melalui buku Bupena.</p></li><li><p><strong>Pendidikan Pancasila:</strong> Mengingat dan menyebutkan kembali lambang-lambang sila Pancasila secara berurutan.</p></li></ul><p><strong>3. Capaian Pembelajaran</strong></p><ul><li><p><strong>BTA:</strong> Arsya sempat berinteraksi dengan buku Ummi, namun materi belum selesai dibaca.</p></li><li><p><strong>Seni Budaya:</strong> Arsya mengikuti sesi pengenalan bentuk bangun ruang di buku Bupena dengan pendampingan guru.</p></li><li><p><strong>Pendidikan Pancasila:</strong> Arsya akhirnya bersedia menyebutkan lambang-lambang Pancasila setelah diberikan waktu transisi yang cukup.</p></li></ul><p><strong>4. Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><ul><li><p><strong>BTA:</strong> Guru mendampingi Arsya untuk membaca Ummi secara individual dan berusaha mengarahkan fokusnya kembali ke buku.</p></li><li><p><strong>Seni Budaya:</strong> Guru membimbing Arsya mengamati gambar-gambar bangun ruang di buku Bupena dan menjelaskan nama-namanya.</p></li><li><p><strong>Pendidikan Pancasila:</strong> Guru memberikan instruksi verbal dan menunggu respons Arsya untuk menyebutkan lambang sila satu per satu.</p></li></ul><p><strong>5. Permasalahan Dalam Proses Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><ul><li><p><strong>Fokus &amp; Distraksi (BTA):</strong> Arsya mengalami kesulitan fokus yang cukup signifikan. Ia terus menyanyi sepanjang sesi BTA sehingga tugas membaca tidak dapat diselesaikan tepat waktu.</p></li><li><p><strong>Hambatan Inisiasi:</strong> Baik dalam BTA maupun Pendidikan Pancasila, Arsya membutuhkan waktu yang sangat lama (<em>delay</em>) untuk mulai merespons instruksi atau memulai tugas yang diminta.</p></li></ul><p><strong>6. Solusi</strong></p><ul><li><p><strong>Modifikasi Metode:</strong> Karena Arsya sedang gemar menyanyi, guru akan mencoba mengintegrasikan nada lagu sederhana ke dalam bacaan Ummi agar ia merasa sedang "bernyanyi" padahal sedang belajar membaca.</p></li><li><p><strong>Pemberian Jeda (Short Bursts):</strong> Guru akan memberikan tugas dalam porsi yang lebih kecil (misalnya hanya satu baris bacaan) diikuti dengan jeda singkat agar ia tidak merasa terbebani dan lebih mudah terjaga fokusnya.</p></li><li><p><strong>Media Konkret:</strong> Untuk Seni Budaya, guru akan mencoba menghadirkan benda nyata (seperti kotak susu atau bola) untuk memperkuat pemahaman bangun ruang agar tidak hanya terpaku pada buku Bupena yang bersifat visual statis.</p></li></ul>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/5052887691/6aaabc4292b270d5a66ddd323b6d0ecc/IMG20260120100244.jpg" />
         <pubDate>2026-01-21 06:31:47 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3758315221</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Rabu, 21 Januari 2026</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3758322564</link>
         <description><![CDATA[<p><strong>1. Mata Pelajaran</strong></p><ul><li><p>Baca Tulis Al-Qur'an (BTA) - Ummi</p></li><li><p>Pendidikan Agama Islam (PAI)</p></li><li><p>Pendidikan Pancasila</p></li></ul><p><strong>2. Materi (Tujuan Pembelajaran)</strong></p><ul><li><p><strong>BTA:</strong> Melatih kelancaran membaca huruf Hijaiyah melalui buku Ummi.</p></li><li><p><strong>PAI:</strong> Mengenal jumlah rakaat dalam setiap salat fardu.</p></li><li><p><strong>Pendidikan Pancasila:</strong> Mengidentifikasi gambar lambang-lambang sila Pancasila pada media cetak (Buku Bupena).</p></li></ul><p><strong>3. Capaian Pembelajaran</strong></p><ul><li><p><strong>BTA:</strong> Tujuan pembelajaran <strong>belum tercapai</strong> hari ini karena Arsya belum bersedia melakukan aktivitas membaca.</p></li><li><p><strong>PAI:</strong> Arsya <strong>berhasil</strong> memasangkan dan menempelkan jumlah rakaat salat sesuai dengan nama salatnya pada LKPD.</p></li><li><p><strong>Pendidikan Pancasila:</strong> Arsya akhirnya mau memperhatikan dan mengenal gambar lambang Pancasila di buku Bupena setelah diberikan waktu transisi yang lama.</p></li></ul><p><strong>4. Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><ul><li><p><strong>BTA:</strong> Guru mencoba memberikan instruksi berulang secara persuasif agar Arsya mau membaca buku Ummi.</p></li><li><p><strong>PAI:</strong> Guru menggunakan metode <em>hands-on</em> (belajar sambil bekerja), di mana Arsya diminta menempelkan angka-angka rakaat pada lembar kerja (LKPD).</p></li><li><p><strong>Pendidikan Pancasila:</strong> Guru mendampingi Arsya membuka buku Bupena dan memancing fokus visualnya untuk memperhatikan gambar lambang-lambang negara.</p></li></ul><p><strong>5. Permasalahan Dalam Proses Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><ul><li><p><strong>Penolakan (BTA):</strong> Arsya menunjukkan penolakan yang konsisten meskipun guru telah memberikan perintah berkali-kali. Ia sama sekali tidak mau memulai aktivitas membaca hari ini.</p></li><li><p><strong>Hambatan Fokus Visual (Pancasila):</strong> Arsya membutuhkan waktu yang sangat lama untuk bersedia mengarahkan pandangannya ke buku. Terdapat kecenderungan untuk menghindari fokus pada media cetak.</p></li></ul><p><strong>6. Solusi</strong></p><ul><li><p><strong>Aktivitas Berbasis Kinestetik:</strong> Karena Arsya sangat sukses pada tugas PAI (menempel), guru akan mencoba memodifikasi tugas BTA dan Pancasila dengan kegiatan serupa, misalnya menempelkan huruf Hijaiyah atau gambar lambang Pancasila agar ia lebih tertarik.</p></li><li><p><strong>Penggunaan <em>Visual Cue</em>:</strong> Guru akan mencoba menggunakan penunjuk (seperti jari mainan atau senter kecil) untuk membantu mengarahkan fokus mata Arsya saat harus melihat buku Bupena, agar proses transisi fokusnya lebih cepat.</p></li><li><p><strong>Evaluasi <em>Mood</em>:</strong> Guru akan mengobservasi apakah penolakan di BTA disebabkan oleh kelelahan atau kebosanan pada format buku, dan akan mencoba menyelinginya dengan kartu-kartu huruf (flashcards).</p></li></ul>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/5052887691/934c9b07fcd0cfb4e5639b72435f358d/IMG20260121094450.jpg" />
         <pubDate>2026-01-21 06:40:15 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3758322564</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kamis, 22 Januari 2026</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3760340981</link>
         <description><![CDATA[<p><strong>1. Mata Pelajaran</strong></p><ul><li><p>Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK)</p></li><li><p>Baca Tulis Al-Qur'an (BTA) - Ummi</p></li><li><p>Bahasa Inggris</p></li></ul><p><strong>2. Materi (Tujuan Pembelajaran)</strong></p><ul><li><p><strong>PJOK:</strong> Mengikuti koordinasi gerakan motorik kasar melalui panduan video.</p></li><li><p><strong>BTA:</strong> Melafalkan huruf Hijaiyah pada buku Ummi dengan benar.</p></li><li><p><strong>Bahasa Inggris:</strong> Melancarkan pengucapan kalimat deskriptif sederhana (<em>My mother is kind</em>).</p></li></ul><p><strong>3. Capaian Pembelajaran</strong></p><ul><li><p><strong>PJOK:</strong> Arsya sempat memperhatikan video, namun belum mau mempraktikkan gerakannya secara aktif.</p></li><li><p><strong>BTA:</strong> Arsya <strong>berhasil</strong> membaca buku Ummi secara perlahan setelah melakukan ritual menyanyi.</p></li><li><p><strong>Bahasa Inggris:</strong> Arsya <strong>mampu</strong> menirukan ucapan guru dengan tepat, meskipun konsentrasi visualnya masih terbagi.</p></li></ul><p><strong>4. Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><ul><li><p><strong>PJOK:</strong> Guru menyajikan video senam/gerakan untuk diikuti bersama. Namun, karena teman-teman sekitarnya tidak ikut bergerak, Arsya juga memilih untuk diam.</p></li><li><p><strong>BTA:</strong> Sebelum masuk ke materi buku Ummi, guru memfasilitasi Arsya untuk menyanyikan lagu Hijaiyah sebagai bentuk transisi.</p></li><li><p><strong>Bahasa Inggris:</strong> Guru memberikan contoh pengucapan kalimat "My mother is kind" dan Arsya mengulanginya kembali.</p></li></ul><p><strong>5. Permasalahan Dalam Proses Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><ul><li><p><strong>Pengaruh Sosial &amp; Distraksi (PJOK):</strong> Arsya sangat bergantung pada perilaku teman sebaya; jika teman tidak bergerak, ia pun enggan. Selain itu, muncul distraksi dari benda di dalam tasnya (baju dan celana) yang membuatnya ingin berganti pakaian di tengah jam pelajaran.</p></li><li><p><strong>Kontak Mata &amp; Fokus (B. Inggris):</strong> Saat berinteraksi lisan, Arsya sulit mempertahankan kontak mata (<em>eye contact</em>) dengan guru dan perhatiannya mudah teralih ke hal lain di ruangan.</p></li></ul><p><strong>6. Solusi</strong></p><ul><li><p><strong>Manajemen Lingkungan:</strong> Untuk menghindari distraksi benda, guru akan memastikan tas Arsya diletakkan di area yang tidak terjangkau/terlihat saat jam belajar inti berlangsung.</p></li><li><p><strong>Ritual Transisi:</strong> Guru akan terus mempertahankan ritual menyanyi sebelum BTA, karena terbukti menjadi "kunci" pembuka <em>mood</em> Arsya untuk mau membaca.</p></li><li><p><strong>Latihan Kontak Mata:</strong> Dalam pelajaran Bahasa Inggris, guru akan mencoba memegang gambar atau media belajar sejajar dengan mata guru (<em>eye-level</em>) untuk menarik pandangan Arsya agar lebih fokus menatap lawan bicara.</p></li></ul>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/5060772105/284b0ce86d162b88adc9aee8bd15ccd5/IMG20260122090255.jpg" />
         <pubDate>2026-01-22 12:45:34 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3760340981</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Jumat, 23 Januari 2026</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3761204736</link>
         <description><![CDATA[<p><strong>1. Mata Pelajaran</strong></p><ul><li><p>Baca Tulis Al-Qur'an (BTA) - Sesi <em>Pull Out</em></p></li><li><p>Bahasa Indonesia</p></li></ul><p><strong>2. Materi (Tujuan Pembelajaran)</strong></p><ul><li><p><strong>BTA (Ummi):</strong> Melatih kelancaran membaca huruf Hijaiyah melalui bimbingan intensif.</p></li><li><p><strong>Bahasa Indonesia:</strong> Melatih kemampuan literasi dasar (melengkapi kalimat, membaca tulisan sendiri, dan identifikasi kata pada LKPD).</p></li></ul><p><strong>3. Capaian Pembelajaran</strong></p><ul><li><p><strong>BTA:</strong> Arsya <strong>mampu mengikuti</strong> bacaan Ummi dengan benar setelah mendengarkan contoh dari guru (<em>echo reading</em>).</p></li><li><p><strong>Bahasa Indonesia:</strong> Arsya <strong>berhasil menyelesaikan</strong> lembar kerja (LKPD) dengan melengkapi kata yang kosong, membaca kembali hasil tulisannya, serta melingkari kata yang menjadi pilihan jawabannya.</p></li></ul><p><strong>4. Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><ul><li><p><strong>BTA:</strong> Karena jadwal umum adalah Jumat Takwa &amp; Bersih, Arsya mendapatkan sesi khusus. Guru memberikan bimbingan intensif dengan cara membacakan terlebih dahulu, lalu Arsya menirukannya secara perlahan.</p></li><li><p><strong>Bahasa Indonesia:</strong> Arsya mengerjakan tugas di lembar LKPD. Guru membimbing Arsya untuk mengisi bagian yang kosong, kemudian meminta Arsya membacakan kata yang ia tulis, dan melakukan aktivitas melingkari kata yang sesuai.</p></li></ul><p><strong>5. Permasalahan Dalam Proses Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><ul><li><p><strong>Kemandirian Membaca:</strong> Dalam pelajaran BTA, Arsya masih membutuhkan bimbingan penuh dan belum bisa membaca secara mandiri. Ia memerlukan stimulus suara dari guru (dicontohkan) terlebih dahulu sebelum mau bersuara.</p></li><li><p><strong>Fokus Literasi:</strong> Meskipun berhasil menyelesaikan LKPD, proses menyambungkan antara melengkapi kata dan melingkari pilihan kata membutuhkan arahan yang berulang agar ia tidak bingung.</p></li></ul><p><strong>6. Solusi</strong></p><ul><li><p><strong>Metode Modeling (Echo Reading):</strong> Guru akan terus menggunakan teknik "guru baca, siswa tirukan" untuk membangun kepercayaan diri Arsya dalam bersuara saat mengaji.</p></li><li><p><strong>Sesi Pull Out yang Terarah:</strong> Sesi belajar individual seperti hari ini akan terus dipertahankan untuk materi-materi yang membutuhkan konsentrasi tinggi, karena terbukti Arsya jauh lebih produktif (bisa menyelesaikan LKPD) dibandingkan saat berada di kerumunan.</p></li><li><p><strong>Apresiasi Visual:</strong> Memberikan tanda bintang atau stiker pada LKPD yang berhasil ia selesaikan untuk memotivasi kemandirian tulis-bacanya.</p></li></ul>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/5063956620/0e3927cf6b9774ed713103c347e17b9d/IMG20260123092116.jpg" />
         <pubDate>2026-01-23 02:38:35 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3761204736</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Senin, 26 Januari 2026</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3766107172</link>
         <description><![CDATA[<p><strong>1. Mata Pelajaran</strong></p><ul><li><p>Baca Tulis Al-Qur'an (BTA) - Ummi</p></li><li><p>Bahasa Indonesia</p></li><li><p>Matematika</p></li></ul><p><strong>2. Materi (Tujuan Pembelajaran)</strong></p><ul><li><p><strong>BTA:</strong> Melatih kelancaran membaca huruf Hijaiyah melalui buku Ummi.</p></li><li><p><strong>Bahasa Indonesia:</strong> Mengingat urutan abjad kecil (a-z) dan mengenal kosakata baru dalam buku Bupena.</p></li><li><p><strong>Matematika:</strong> Memahami konsep penjumlahan dasar dengan teknik menghitung maju (skala 1-10).</p></li></ul><p><strong>3. Capaian Pembelajaran</strong></p><ul><li><p><strong>BTA:</strong> Arsya mengikuti sesi membaca buku Ummi.</p></li><li><p><strong>Bahasa Indonesia:</strong> Arsya <strong>berhasil</strong> melengkapi urutan abjad kecil yang kosong dari a sampai z. Ia juga akhirnya mau membaca kata-kata di buku Bupena setelah diberikan waktu.</p></li><li><p><strong>Matematika:</strong> Arsya dapat menyelesaikan soal penjumlahan dengan mengikuti instruksi hitung maju.</p></li></ul><p><strong>4. Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><ul><li><p><strong>BTA:</strong> Guru membimbing Arsya secara individual untuk melafalkan huruf-huruf dalam buku Ummi.</p></li><li><p><strong>Bahasa Indonesia:</strong> Arsya mengerjakan lembar kerja mengisi huruf abjad yang hilang. Setelah itu, guru mengajak Arsya untuk membaca teks/kata yang ada di buku Bupena secara perlahan.</p></li><li><p><strong>Matematika:</strong> Guru memberikan soal penjumlahan dan membimbing Arsya menggunakan teknik hitung maju, dengan jari guru sebagai alat bantu visual untuk menghitung setiap langkah majunya.</p></li></ul><p><strong>5. Permasalahan Dalam Proses Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><ul><li><p><strong>Hambatan Inisiasi (Waktu Tunggu):</strong> Arsya membutuhkan waktu yang cukup lama untuk membangun kemauan dan fokus sebelum akhirnya bersedia membaca kata-kata di buku Bupena.</p></li><li><p><strong>Kemandirian Berhitung:</strong> Dalam matematika, Arsya belum bisa melakukan hitung maju secara mandiri. Ia masih sangat bergantung pada bantuan jari guru untuk menentukan hasil akhir penjumlahan.</p></li></ul><p><strong>6. Solusi</strong></p><ul><li><p><strong>Pemberian Jeda Transisi:</strong> Guru akan tetap memberikan waktu bagi Arsya untuk "beradaptasi" dengan bukunya sebelum meminta ia mulai membaca, guna menghindari rasa tertekan pada anak.</p></li><li><p><strong>Transisi ke Media Mandiri:</strong> Untuk mengurangi ketergantungan pada jari guru, secara bertahap guru akan meminta Arsya menggunakan jarinya sendiri atau menggunakan media benda (seperti kelereng/stik) agar ia bisa merasakan proses menghitung secara lebih mandiri.</p></li><li><p><strong>Apresiasi Menulis:</strong> Guru memberikan pujian atas keberhasilan Arsya melengkapi abjad a-z dengan benar untuk memotivasi kemampuan menulisnya.</p></li></ul><p><br/></p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/5095026216/9d28bc76044685b32eb3ad5a72029e74/IMG20260126092214.jpg" />
         <pubDate>2026-01-27 13:24:16 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3766107172</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Selasa, 27 Januari 2026</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3766111641</link>
         <description><![CDATA[<p><strong>1. Mata Pelajaran</strong></p><ul><li><p>Baca Tulis Al-Qur'an (BTA) - Ummi</p></li><li><p>Seni Budaya</p></li><li><p>Pendidikan Pancasila</p></li></ul><p><strong>2. Materi (Tujuan Pembelajaran)</strong></p><ul><li><p><strong>BTA:</strong> Melatih kelancaran dan ketepatan melafalkan huruf Hijaiyah.</p></li><li><p><strong>Seni Budaya:</strong> Mengembangkan keterampilan motorik halus (menggunting) dan mengenal bentuk-bentuk bangun ruang.</p></li><li><p><strong>Pendidikan Pancasila:</strong> Mengenal lingkungan sekitar dengan mengidentifikasi bagian-bagian rumah.</p></li></ul><p><strong>3. Capaian Pembelajaran</strong></p><ul><li><p><strong>BTA:</strong> Arsya mengikuti sesi membaca buku Ummi secara individual.</p></li><li><p><strong>Seni Budaya:</strong> Arsya mulai belajar menggunakan gunting untuk memotong kertas dan mampu mengenal bentuk bangun ruang di buku Bupena.</p></li><li><p><strong>Pendidikan Pancasila:</strong> Arsya dapat mengenal dan menyebutkan bagian-bagian rumah (seperti atap, pintu, jendela, dll).</p></li></ul><p><strong>4. Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><ul><li><p><strong>BTA:</strong> Guru mendampingi Arsya membaca buku Ummi dan memberikan koreksi pelafalan secara langsung.</p></li><li><p><strong>Seni Budaya:</strong> Guru memberikan kertas untuk digunting dan memberikan instruksi cara memegang gunting yang benar. Selain itu, guru menunjukkan gambar-gambar bangun ruang di buku Bupena.</p></li><li><p><strong>Pendidikan Pancasila:</strong> Guru menggunakan media gambar atau buku untuk menjelaskan bagian-bagian rumah kepada Arsya.</p></li></ul><p><strong>5. Permasalahan Dalam Proses Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><ul><li><p><strong>Koordinasi Motorik Halus (Seni Budaya):</strong> Arsya tampak belum terbiasa menggunakan gunting. Ia masih sering berganti-ganti tangan (dari tangan kanan ke tangan kiri) saat memegang gunting, sehingga hasil guntingannya belum rapi. Hal ini menunjukkan dominasi tangan (<em>hand dominance</em>) dan kekuatan otot jemarinya masih dalam tahap perkembangan.</p></li></ul><p><strong>6. Solusi</strong></p><ul><li><p><strong>Latihan Dominasi Tangan:</strong> Guru akan membantu mengarahkan Arsya untuk tetap menggunakan satu tangan yang paling nyaman (konsisten) saat menggunting agar koordinasinya lebih cepat terbentuk.</p></li><li><p><strong>Modifikasi Latihan:</strong> Guru akan memberikan latihan menggunting dengan pola garis yang lebih tebal atau kertas yang lebih kaku agar lebih mudah bagi Arsya untuk mengontrol arah gunting.</p></li><li><p><strong>Apresiasi Proses:</strong> Guru tetap memberikan semangat agar Arsya tidak pantang menyerah meski hasil guntingannya belum sempurna, guna membangun kepercayaan diri motoriknya.</p></li></ul>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/5095026216/0f445c9b78ebd0ee95488315e0995939/IMG20260127091024.jpg" />
         <pubDate>2026-01-27 13:28:00 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3766111641</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Jumat, 30 Januari 2026</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3776437066</link>
         <description><![CDATA[<p><strong>1. Mata Pelajaran</strong></p><ul><li><p>Baca Tulis Al-Qur'an (BTA) - Sesi <em>Pull Out</em></p></li><li><p>Bahasa Indonesia (Menulis)</p></li><li><p>Kokurikuler (Jumat Sehat/Senam)</p></li></ul><p><strong>2. Materi (Tujuan Pembelajaran)</strong></p><ul><li><p><strong>BTA:</strong> Melatih pengenalan dan pelafalan huruf Hijaiyah melalui buku Ummi.</p></li><li><p><strong>Bahasa Indonesia:</strong> Melatih kemampuan grafomotor (menulis huruf) dan mengenal urutan huruf.</p></li><li><p><strong>Jumat Sehat:</strong> Melatih koordinasi motorik kasar dan sinkronisasi gerakan melalui senam bersama.</p></li></ul><p><strong>3. Capaian Pembelajaran</strong></p><ul><li><p><strong>BTA:</strong> Arsya mengikuti sesi membaca Ummi secara individual dengan pendampingan.</p></li><li><p><strong>Bahasa Indonesia:</strong> Arsya mampu menuliskan huruf-huruf yang diarahkan oleh guru.</p></li><li><p><strong>Jumat Sehat:</strong> Arsya hadir dan ikut berpartisipasi aktif di lapangan bersama seluruh warga sekolah.</p></li></ul><p><strong>4. Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><ul><li><p><strong>BTA &amp; Menulis:</strong> Dilakukan di ruang terpisah (<em>pull out</em>) agar lebih tenang. Guru mendampingi Arsya menulis huruf satu per satu dengan instruksi verbal yang detail.</p></li><li><p><strong>Senam:</strong> Arsya berkumpul di lapangan sekolah untuk mengikuti senam pagi bersama teman-temannya.</p></li></ul><p><strong>5. Permasalahan Dalam Proses Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><ul><li><p><strong>Kemandirian &amp; Ukuran Tulisan:</strong> Saat menulis, Arsya belum bisa mandiri dan harus diarahkan huruf demi huruf. Selain itu, kontrol motorik halusnya masih perlu dilatih karena ukuran huruf yang ditulis masih sangat besar (melebihi garis atau kolom).</p></li><li><p><strong>Fokus Gerakan (Senam):</strong> Di lapangan, Arsya kesulitan mengikuti instruksi gerakan yang ada. Ia cenderung bergerak bebas dan berkeliling di area senam alih-alih mengikuti gerakan contoh.</p></li></ul><p><strong>6. Solusi</strong></p><ul><li><p><strong>Menulis:</strong> Guru akan mencoba memberikan lembar kerja dengan <strong>kotak pembatas yang lebih jelas</strong> (buku kotak besar) untuk membantu Arsya belajar membatasi ukuran hurufnya.</p></li><li><p><strong>Senam:</strong> Guru pendamping akan mencoba berdiri tepat di depan Arsya untuk memberikan contoh gerakan yang lebih dekat (<em>modeling</em>) agar perhatiannya tidak mudah teralihkan ke lingkungan sekitar.</p></li><li><p><strong>Apresiasi:</strong> Tetap memberikan pujian atas kemauan Arsya menulis satu per satu huruf, karena ini adalah proses penting dalam membangun ketahanan kerjanya.</p></li></ul>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/5134478171/9c371aecc181bce43cb70dc16863ebd3/IMG20260130091725.jpg" />
         <pubDate>2026-02-04 04:30:07 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3776437066</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Senin, 2 Februari 2026</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3776441533</link>
         <description><![CDATA[<p><strong>1. Mata Pelajaran</strong></p><ul><li><p>Baca Tulis Al-Qur'an (BTA) - Ummi</p></li><li><p>Bahasa Indonesia</p></li><li><p>Matematika</p></li></ul><p><strong>2. Materi (Tujuan Pembelajaran)</strong></p><ul><li><p><strong>BTA:</strong> Melatih kelancaran dan ketuntasan membaca buku Ummi.</p></li><li><p><strong>Bahasa Indonesia:</strong> Melatih pemahaman kosa kata melalui visual (mencocokkan kata dengan gambar).</p></li><li><p><strong>Matematika:</strong> Melatih konsep penjumlahan melalui perhitungan benda konkret (buah) dalam gambar dan penulisan angka yang tepat.</p></li></ul><p><strong>3. Capaian Pembelajaran</strong></p><ul><li><p><strong>BTA:</strong> Arsya <strong>berhasil</strong> menyelesaikan tugas membacanya meskipun membutuhkan waktu transisi yang cukup lama.</p></li><li><p><strong>Bahasa Indonesia:</strong> Arsya <strong>mampu menyelesaikan</strong> tugas mencocokkan kata dan gambar pada LKPD dengan bimbingan.</p></li><li><p><strong>Matematika:</strong> Arsya <strong>sudah bisa menghitung</strong> jumlah benda (buah) dengan benar.</p></li></ul><p><strong>4. Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><ul><li><p><strong>BTA:</strong> Guru mendampingi Arsya membaca buku Ummi dan memberikannya waktu ekstra agar ia merasa nyaman menyelesaikan bacaannya.</p></li><li><p><strong>Bahasa Indonesia:</strong> Guru membimbing Arsya memperhatikan gambar dan kata pada lembar kerja, lalu mengarahkannya untuk menarik garis atau mencocokkannya.</p></li><li><p><strong>Matematika:</strong> Arsya menghitung gambar buah satu per satu, kemudian menuliskan angka hasil hitungannya di tempat yang telah disediakan pada buku/lembar tugas.</p></li></ul><p><strong>5. Permasalahan Dalam Proses Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><ul><li><p><strong>Hambatan Inisiasi &amp; Fokus:</strong> Arsya masih memerlukan waktu yang lama (<em>slow start</em>) sebelum mau memulai dan menyelesaikan tugas di pelajaran BTA dan Bahasa Indonesia.</p></li><li><p><strong>Ketelitian Spasial (Matematika):</strong> Meski hasil hitungannya benar, Arsya terkadang masih bingung dalam <strong>posisi penulisan angka</strong>. Ia sering salah meletakkan angka tersebut sehingga tidak sesuai dengan posisi gambar yang dimaksud.</p></li></ul><p><strong>6. Solusi</strong></p><ul><li><p><strong>Penyediaan Waktu Transisi:</strong> Guru tetap konsisten memberikan waktu tunggu bagi Arsya untuk membangun fokusnya tanpa memberikan tekanan berlebih.</p></li><li><p><strong>Bantuan Visual (Matematika):</strong> Untuk mengatasi salah posisi penulisan, guru akan memberikan tanda (seperti kotak berwarna atau garis penunjuk) yang menghubungkan gambar langsung ke tempat angka harus ditulis. Ini akan membantu mata Arsya lebih terarah dalam memetakan posisi angka.</p></li></ul>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/5134478171/68b26d6567b508b941d117ccc5f3646d/IMG20260202084945.jpg" />
         <pubDate>2026-02-04 04:34:56 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3776441533</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Rabu, 4 Februari 2026</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3776450287</link>
         <description><![CDATA[<p><strong>1. Mata Pelajaran</strong></p><ul><li><p>Baca Tulis Al-Qur'an (BTA) - Ummi</p></li><li><p>Pendidikan Agama Islam (PAI)</p></li><li><p>Pendidikan Pancasila</p></li></ul><p><strong>2. Materi (Tujuan Pembelajaran)</strong></p><ul><li><p><strong>BTA:</strong> Melatih kelancaran membaca huruf Hijaiyah melalui buku Ummi.</p></li><li><p><strong>PAI:</strong> Mengulang pemahaman dan mengingat jumlah rakaat shalat fardu.</p></li><li><p><strong>Pendidikan Pancasila:</strong> Menguatkan ingatan tentang lambang Pancasila dan melatih koordinasi tangan (menarik garis).</p></li></ul><p><strong>3. Capaian Pembelajaran</strong></p><ul><li><p><strong>BTA:</strong> Arsya mengikuti sesi membaca, meskipun masih dalam fase mengamati/diam.</p></li><li><p><strong>PAI:</strong> Arsya <strong>berhasil</strong> mencocokkan jumlah rakaat shalat dengan benar setelah diawali dengan pengulangan materi dan nyanyian.</p></li><li><p><strong>Pendidikan Pancasila:</strong> Arsya <strong>mampu</strong> mengidentifikasi lambang Pancasila dan mencoba menghubungkannya dengan garis.</p></li></ul><p><strong>4. Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><ul><li><p><strong>BTA:</strong> Guru mendampingi Arsya membaca buku Ummi secara personal.</p></li><li><p><strong>PAI:</strong> Guru mengajak Arsya bernyanyi tentang jumlah rakaat shalat untuk memancing daya ingatnya sebelum masuk ke tugas mencocokkan di lembar kerja.</p></li><li><p><strong>Pendidikan Pancasila:</strong> Kegiatan dimulai dengan menyanyikan lagu lambang Pancasila bersama-sama, dilanjutkan dengan latihan menarik garis sesuai gambar lambang tersebut.</p></li></ul><p><strong>5. Permasalahan Dalam Proses Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><ul><li><p><strong>BTA (Respons Suara):</strong> Arsya masih membutuhkan waktu lama untuk mau bersuara. Saat ini ia lebih banyak "membaca diam" atau hanya memperhatikan tanpa mengeluarkan suara.</p></li><li><p><strong>Motorik Halus (Pancasila):</strong> Saat menarik garis untuk mencocokkan lambang, tarikan garis Arsya masih belum rapi dan terkadang belum presisi menuju sasaran gambar.</p></li></ul><p><strong>6. Solusi</strong></p><ul><li><p><strong>Stimulasi Suara di BTA:</strong> Guru akan mencoba metode "berbisik" bersama Arsya atau memintanya menunjuk huruf sambil guru yang membacakan terlebih dahulu untuk memancingnya mengikuti secara pelan.</p></li><li><p><strong>Latihan Koordinasi Visual-Motorik:</strong> Untuk memperbaiki kerapian garis, guru akan memberikan latihan menghubungkan titik-titik (<em>dot-to-dot</em>) yang lebih besar agar kontrol tangan Arsya semakin stabil.</p></li><li><p><strong>Metode Nyanyian:</strong> Mengingat efektivitasnya sangat tinggi hari ini, guru akan terus menggunakan lagu sebagai metode utama pengenalan konsep baru bagi Arsya.</p></li></ul>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/5134478171/32ed222f9c4b0b1decd3201b47fceae4/IMG20260204092807.jpg" />
         <pubDate>2026-02-04 04:45:01 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3776450287</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Rabu, 4 Februari 2026</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3776479861</link>
         <description><![CDATA[<p><strong>1. Mata Pelajaran</strong></p><ul><li><p>Baca Tulis Al-Qur'an (BTA) - Ummi</p></li><li><p>Matematika</p></li><li><p>Seni Rupa</p></li></ul><p><strong>2. Materi (Tujuan Pembelajaran)</strong></p><ul><li><p><strong>BTA:</strong> Mengenali dan melafalkan huruf Hijaiyah sesuai dengan kaidah metode Ummi.</p></li><li><p><strong>Matematika:</strong> Mempelajari konsep penjumlahan bersusun (menurun) untuk bilangan hingga angka 20 menggunakan LKPD.</p></li><li><p><strong>Seni Rupa:</strong> Mengenal instruksi berbasis kode (huruf dan warna) serta melatih motorik halus melalui aktivitas mewarnai objek gedung sekolah.</p></li></ul><p><strong>3. Capaian Pembelajaran</strong></p><ul><li><p><strong>BTA:</strong> Nur <strong>mampu</strong> mengenali huruf-huruf Hijaiyah yang dipelajari, meskipun pelafalannya masih sangat lembut.</p></li><li><p><strong>Matematika:</strong> Nur sudah bisa mulai mengerjakan soal penjumlahan, namun <strong>masih dalam tahap bimbingan</strong> untuk konsep nilai tempat (satuan dan puluhan).</p></li><li><p><strong>Seni Rupa:</strong> Nur <strong>menunjukkan hasil yang baik</strong>, mewarnai dengan lumayan rapi dan sangat presisi dalam mengikuti perintah warna berdasarkan kode huruf yang diberikan.</p></li></ul><p><strong>4. Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><ul><li><p><strong>BTA:</strong> Sesi membaca privat dengan guru menggunakan buku Ummi untuk memantau kelancaran dan ketepatan makhraj Nur.</p></li><li><p><strong>Matematika:</strong> Penjelasan mengenai cara menjumlahkan angka secara menurun di LKPD, dengan fokus pada penempatan posisi angka atas dan bawah.</p></li><li><p><strong>Seni Rupa:</strong> Aktivitas mewarnai kreatif di mana Nur harus mencocokkan kode huruf dengan warna tertentu untuk menyelesaikan gambar sekolah.</p></li></ul><p><strong>5. Permasalahan Dalam Proses Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><ul><li><p><strong>Volume Suara (BTA):</strong> Saat membaca, suara Nur masih terdengar sangat kecil (kurang lantang), sehingga terkadang guru kesulitan memastikan kejelasan pelafalannya.</p></li><li><p><strong>Konsep Nilai Tempat (Matematika):</strong> Nur mengalami kebingungan ketika bertemu dengan angka 0 dalam penjumlahan. Selain itu, ia masih bingung menaruh posisi angka jika hasil penjumlahannya mencapai angka 10 (konsep menyimpan/posisi puluhan).</p></li></ul><p><strong>6. Solusi</strong></p><ul><li><p><strong>Motivasi Percaya Diri (BTA):</strong> Guru secara perlahan mengajak Nur untuk lebih berani bersuara dan memberikan apresiasi setiap kali Nur berhasil mengeluarkan suara yang lebih keras.</p></li><li><p><strong>Penguatan Visual (Matematika):</strong> Menggunakan alat bantu berupa garis bantu atau kolom "Puluhan" dan "Satuan" pada LKPD untuk memudahkan Nur meletakkan posisi angka secara tepat. Guru juga akan memberikan latihan khusus untuk soal-soal yang melibatkan angka nol.</p></li><li><p><strong>Apresiasi Seni:</strong> Memuji kerapian Nur dalam mewarnai sesuai perintah sebagai bentuk penguatan agar ia tetap semangat mempertahankan ketelitiannya.</p></li></ul>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/5134647875/0e0b4da2178f70e9a23228108dfe6b81/IMG20260204112244.jpg" />
         <pubDate>2026-02-04 05:19:49 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3776479861</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kamis, 5 Februari 2026</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3778657106</link>
         <description><![CDATA[<p><strong>1. Mata Pelajaran</strong></p><ul><li><p>Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK)</p></li><li><p>Baca Tulis Al-Qur'an (BTA) - Ummi</p></li><li><p>Bahasa Inggris</p></li></ul><p><strong>2. Materi (Tujuan Pembelajaran)</strong></p><ul><li><p><strong>PJOK:</strong> Melatih koordinasi motorik kasar dan imitasi gerakan melalui media audio-visual (video).</p></li><li><p><strong>BTA:</strong> Melatih pengenalan huruf Hijaiyah dan keberanian melafalkannya secara lisan.</p></li><li><p><strong>Bahasa Inggris:</strong> Melakukan <em>review</em> (pengulangan) kalimat deskriptif sederhana: <em>"My mother is kind"</em>.</p></li></ul><p><strong>3. Capaian Pembelajaran</strong></p><ul><li><p><strong>PJOK:</strong> Arsya <strong>menunjukkan kemajuan</strong> dengan mulai mengikuti gerakan-gerakan yang ada di video secara perlahan.</p></li><li><p><strong>BTA:</strong> Arsya aktif mengikuti sesi dengan cara menunjuk huruf-huruf yang dipelajari.</p></li><li><p><strong>Bahasa Inggris:</strong> Arsya <strong>berhasil</strong> mengulang dan mengucapkan kembali kalimat yang dipelajari pada minggu sebelumnya.</p></li></ul><p><strong>4. Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><ul><li><p><strong>PJOK:</strong> Guru menyajikan video senam/gerakan koordinasi, dan Arsya berdiri mencoba mengikuti alur gerakan tersebut di posisinya.</p></li><li><p><strong>BTA:</strong> Guru mendampingi Arsya secara individual menggunakan buku Ummi, memberikan contoh pelafalan, dan meminta Arsya menunjuk huruf yang dimaksud.</p></li><li><p><strong>Bahasa Inggris:</strong> Guru memancing ingatan Arsya tentang materi minggu lalu, kemudian mengajak Arsya mengucapkan kalimat <em>"My mother is kind"</em> secara bersama-sama.</p></li></ul><p><strong>5. Permasalahan Dalam Proses Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><ul><li><p><strong>Produksi Suara (BTA):</strong> Meskipun fokusnya sudah baik dengan menunjuk huruf, Arsya cenderung diam dan tidak mengeluarkan suara saat sesi membaca. Hal ini menunjukkan masih adanya hambatan dalam kepercayaan diri untuk melafalkan huruf secara lisan.</p></li><li><p><strong>Fokus Gerakan (PJOK):</strong> Meskipun sudah mau mengikuti, gerakan Arsya belum sepenuhnya sinkron dengan video (masih sedikit-sedikit).</p></li></ul><p><strong>6. Solusi</strong></p><ul><li><p><strong>Stimulasi Lisan (BTA):</strong> Guru akan mencoba metode "suara berbisik" atau meminta Arsya meniru bunyi suara hewan/suara lucu terlebih dahulu sebelum masuk ke huruf Hijaiyah, guna memancing kemauannya untuk bersuara.</p></li><li><p><strong>Penguatan Visual (B. Inggris):</strong> Mengingat Arsya mampu mengulang materi minggu lalu, guru akan terus menggunakan teknik repetisi berkala agar kosa kata tersebut menetap di memori jangka panjangnya.</p></li><li><p><strong>Apresiasi PJOK:</strong> Memberikan tepuk tangan atau pujian langsung saat Arsya berhasil meniru satu gerakan dengan benar agar ia semakin bersemangat mengikuti video hingga selesai.</p></li></ul>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/5141521126/5509bfa0b0654dcdfeb57173ed23e9e3/IMG20260205091507.jpg" />
         <pubDate>2026-02-05 12:34:46 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3778657106</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kamis, 5 Februari 2026</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3778664209</link>
         <description><![CDATA[<p><strong>1. Mata Pelajaran</strong></p><ul><li><p>Matematika</p></li><li><p>Seni Rupa (Terintegrasi Literasi Numerasi)</p></li></ul><p><strong>2. Materi (Tujuan Pembelajaran)</strong></p><ul><li><p><strong>Matematika:</strong> Mengenal operasi hitung pengurangan sederhana sebagai konsep "pengambilan" atau "pengurangan" jumlah benda.</p></li><li><p><strong>Seni Rupa:</strong> Melatih koordinasi motorik halus melalui aktivitas mewarnai dan kemampuan klasifikasi visual (mencari objek acak).</p></li></ul><p><strong>3. Capaian Pembelajaran</strong></p><ul><li><p><strong>Matematika:</strong> Nur sudah mulai mengenal simbol dan cara kerja pengurangan, namun <strong>masih memerlukan bimbingan penuh</strong> dalam menentukan hasil akhir.</p></li><li><p><strong>Seni Rupa:</strong> Nur <strong>berhasil</strong> mengidentifikasi warna yang tepat (representatif) sesuai dengan warna asli buah-buahan dan mampu menghitung jumlah buah yang tersebar secara acak.</p></li></ul><p><strong>4. Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><ul><li><p><strong>Matematika:</strong> Guru memberikan simulasi pengurangan menggunakan objek konkret, kemudian Nur mencoba mengerjakan latihan pada LKPD dengan pendampingan langkah demi langkah.</p></li><li><p><strong>Seni Rupa:</strong> Nur diberikan tantangan untuk menemukan gambar buah tertentu di antara gambar yang tersusun acak, menghitungnya, lalu mewarnainya sesuai dengan instruksi warna alami buah tersebut.</p></li></ul><p><strong>5. Permasalahan Dalam Proses Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><ul><li><p><strong>Konsep Hitung (Matematika):</strong> Nur masih mengalami kesulitan dalam melakukan pengurangan secara mandiri; ia sering bingung menentukan sisa angka jika tidak dibantu dengan alat peraga atau hitungan jari.</p></li><li><p><strong>Kerapian (Seni Rupa):</strong> Meskipun pemilihan warnanya sudah sangat tepat, kontrol tangan Nur dalam mewarnai masih perlu dilatih kembali karena hasilnya belum rapi (masih banyak goresan yang keluar dari garis).</p></li></ul><p><strong>6. Solusi</strong></p><ul><li><p><strong>Bantuan Visual (Matematika):</strong> Guru akan terus menggunakan benda nyata (seperti pensil warna atau kancing) untuk mendemonstrasikan proses pengurangan agar konsepnya lebih melekat secara visual sebelum beralih ke angka abstrak.</p></li><li><p><strong>Latihan Motorik (Seni Rupa):</strong> Memberikan latihan mewarnai bidang yang lebih kecil atau teknik "bingkai" (mewarnai tepi gambar terlebih dahulu) untuk membantu Nur menjaga kerapian goresannya.</p></li><li><p><strong>Apresiasi Positif:</strong> Memberikan pujian atas ketepatan Nur dalam memilih warna buah, guna meningkatkan rasa percaya dirinya dalam mengerjakan tugas-tugas berikutnya.</p></li></ul>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/5141521126/d1716247265c41f76a386766deeb0373/IMG20260205113927.jpg" />
         <pubDate>2026-02-05 12:41:13 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3778664209</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Senin, 9 Februari 2026</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3783249717</link>
         <description><![CDATA[<p><strong>1. Mata Pelajaran</strong></p><ul><li><p>Baca Tulis Al-Qur'an (BTA) - Ummi</p></li><li><p>Bahasa Indonesia (Menulis)</p></li><li><p>Matematika</p></li></ul><p><strong>2. Materi (Tujuan Pembelajaran)</strong></p><ul><li><p><strong>BTA:</strong> Melatih ketahanan dan kelancaran membaca huruf Hijaiyah.</p></li><li><p><strong>Bahasa Indonesia:</strong> Melatih kemampuan menyalin teks (<em>copy writing</em>) dan merapikan tulisan tangan.</p></li><li><p><strong>Matematika:</strong> Memahami konsep penjumlahan menggunakan media konkret (stik es krim).</p></li></ul><p><strong>3. Capaian Pembelajaran</strong></p><ul><li><p><strong>BTA:</strong> Arsya mengikuti sesi membaca Ummi, namun terhenti di pertengahan.</p></li><li><p><strong>Bahasa Indonesia:</strong> Arsya <strong>berhasil</strong> menyelesaikan tugas menyalin teks kalimat ke dalam buku tulis.</p></li><li><p><strong>Matematika:</strong> Arsya mulai mengenal penggunaan stik es krim sebagai alat bantu hitung.</p></li></ul><p><strong>4. Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><ul><li><p><strong>BTA:</strong> Guru mendampingi Arsya membaca secara individual, namun sesi tidak tuntas karena Arsya tiba-tiba diam.</p></li><li><p><strong>Bahasa Indonesia:</strong> Guru menuliskan kalimat contoh di buku, lalu menginstruksikan Arsya untuk menyalinnya kembali secara perlahan.</p></li><li><p><strong>Matematika:</strong> Guru memperkenalkan metode penjumlahan dengan menghitung fisik stik es krim satu per satu untuk mendapatkan hasil akhir.</p></li></ul><p><strong>5. Permasalahan Dalam Proses Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><ul><li><p><strong>Ketahanan Fokus (BTA):</strong> Muncul hambatan di tengah sesi di mana Arsya mendadak berhenti bersuara/diam, sehingga materi tidak terselesaikan.</p></li><li><p><strong>Kontrol Grafomotor (B. Indonesia):</strong> Tulisan Arsya masih belum rapi, ukurannya sangat besar, dan sering mencampuradukkan huruf besar di tengah kata. Ia juga membutuhkan dorongan (<em>prompts</em>) terus-menerus agar mau menyelesaikan tulisan.</p></li><li><p><strong>Distraksi Media (Matematika):</strong> Arsya masih bingung menghubungkan jumlah stik dengan angka, dan lebih tertarik memainkan stik es krim tersebut sebagai mainan daripada menggunakannya untuk berhitung.</p></li></ul><p><strong>6. Solusi</strong></p><ul><li><p><strong>Teknik "First-Then":</strong> Untuk menulis, guru akan menerapkan sistem <em>"Selesaikan satu kalimat, lalu boleh istirahat 1 menit"</em> untuk mengurangi beban kerjanya.</p></li><li><p><strong>Buku Kotak/Garis Tiga:</strong> Guru menyarankan penggunaan buku kotak besar untuk membantu Arsya mengontrol ukuran huruf agar tidak terlalu besar dan tetap pada barisnya.</p></li><li><p><strong>Manajemen Media Hitung:</strong> Untuk matematika, guru akan mencoba membatasi jumlah stik yang dipegang Arsya (hanya sejumlah soal) agar tidak terlalu menumpuk dan memancingnya untuk bermain. Guru juga akan memberikan waktu khusus 5 menit untuk "bermain" stik sebelum masuk ke sesi "belajar" dengan stik tersebut.</p></li></ul><p><br/></p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/5157696244/c2b033ff76c5ab0fa326e96bd682e74b/IMG20260209093209.jpg" />
         <pubDate>2026-02-09 12:58:19 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3783249717</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Senin, 9 Februari 2026 </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3783255271</link>
         <description><![CDATA[<p><strong>1. Mata Pelajaran</strong></p><ul><li><p>Matematika</p></li><li><p>Bahasa Indonesia</p></li></ul><p><strong>2. Materi (Tujuan Pembelajaran)</strong></p><ul><li><p><strong>Matematika:</strong> Memperdalam konsep operasi hitung pengurangan bilangan cacah.</p></li><li><p><strong>Bahasa Indonesia:</strong> Memahami isi teks cerita (literasi) dan menjawab soal pilihan ganda berdasarkan informasi yang tersedia dalam bacaan.</p></li></ul><p><strong>3. Capaian Pembelajaran</strong></p><ul><li><p><strong>Matematika:</strong> Nur sudah memahami dasar pengurangan, meskipun masih membutuhkan waktu tambahan (proses berpikir) untuk menemukan hasil yang tepat.</p></li><li><p><strong>Bahasa Indonesia:</strong> Nur <strong>berhasil</strong> menjawab soal-soal pilihan ganda dengan jawaban yang tepat. Hal ini menunjukkan kemampuan Nur dalam menangkap inti dari sebuah cerita (komprehensif).</p></li></ul><p><strong>4. Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><ul><li><p><strong>Matematika:</strong> Sesi latihan mandiri pengerjaan soal pengurangan, di mana Nur didorong untuk mencoba menyelesaikan soal sebelum dibantu oleh guru.</p></li><li><p><strong>Bahasa Indonesia:</strong> Membaca nyaring teks cerita pendek secara bergantian, kemudian menganalisis isi cerita untuk menjawab pertanyaan di lembar kerja.</p></li></ul><p><strong>5. Permasalahan Dalam Proses Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><ul><li><p><strong>Kecepatan Hitung (Matematika):</strong> Nur terkadang masih bingung dan ragu-ragu dalam menghitung selisih angka, sehingga membutuhkan waktu pengerjaan yang lebih lama dibandingkan materi lainnya.</p></li><li><p><strong>Kelancaran Membaca (B. Indonesia):</strong> Nur sebenarnya sudah bisa membaca dengan benar, namun temponya masih lambat (pelan), sehingga memerlukan ketabahan saat menyelesaikan satu paragraf utuh.</p></li></ul><p><strong>6. Solusi</strong></p><ul><li><p><strong>Latihan Berulang (Matematika):</strong> Guru akan memberikan soal-soal pengurangan pendek namun rutin setiap hari agar Nur semakin terbiasa dan "refleks" hitungnya meningkat.</p></li><li><p><strong>Bimbingan Membaca (B. Indonesia):</strong> Mengajak Nur untuk lebih sering membaca teks yang menarik minatnya agar durasi membacanya semakin lancar dan kepercayaan dirinya tumbuh.</p></li><li><p><strong>Pemberian Waktu Ekstra:</strong> Guru memberikan ruang bagi Nur untuk memproses jawaban tanpa rasa terburu-buru, guna mengurangi rasa bingungnya.</p></li></ul>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/5157696244/c170a1706556d434d5294443d1002a63/IMG20260209113413.jpg" />
         <pubDate>2026-02-09 13:02:35 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3783255271</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Selasa, 10 Februari 2026</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3784886232</link>
         <description><![CDATA[<p><strong>1. Mata Pelajaran</strong></p><ul><li><p>Baca Tulis Al-Qur'an (BTA) - Ummi</p></li><li><p>Seni Budaya (Seni Rupa)</p></li><li><p>Pendidikan Pancasila</p></li></ul><p><strong>2. Materi (Tujuan Pembelajaran)</strong></p><ul><li><p><strong>BTA:</strong> Melatih kelancaran membaca huruf Hijaiyah melalui buku Ummi.</p></li><li><p><strong>Seni Budaya:</strong> Melatih kemampuan motorik halus (menempel) dan pengenalan bentuk bangun ruang.</p></li><li><p><strong>Pendidikan Pancasila:</strong> Mengenal dan menuliskan/menebalkan nama lambang-lambang Pancasila.</p></li></ul><p><strong>3. Capaian Pembelajaran</strong></p><ul><li><p><strong>BTA:</strong> Arsya mengikuti sesi membaca buku Ummi meskipun tidak tuntas.</p></li><li><p><strong>Seni Budaya:</strong> Arsya <strong>berhasil</strong> menempelkan kertas bentuk bangun ruang pada LKPD dengan hasil yang sudah bagus.</p></li><li><p><strong>Pendidikan Pancasila:</strong> Arsya <strong>mampu</strong> menyelesaikan tugas menulis/menebalkan nama lambang Pancasila dengan pendampingan penuh.</p></li></ul><p><strong>4. Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><ul><li><p><strong>Pra-Belajar:</strong> Guru melakukan pendekatan persuasif saat Arsya menangis dan ingin keluar ruangan, serta membujuknya kembali mengenakan seragam saat ia sempat melepas pakaiannya.</p></li><li><p><strong>BTA:</strong> Guru mendampingi Arsya membaca secara personal di ruang <em>pull out</em>.</p></li><li><p><strong>Seni Budaya:</strong> Arsya mengerjakan tugas menempel. Guru membantu mengoleskan lem sementara Arsya menentukan posisi tempelnya.</p></li><li><p><strong>Pendidikan Pancasila:</strong> Guru memberikan motivasi dan arahan langkah demi langkah saat Arsya menebalkan tulisan di lembar tugas.</p></li></ul><p><strong>5. Permasalahan Dalam Proses Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><ul><li><p><strong>Regulasi Emosi &amp; Perilaku:</strong> Di awal sesi, Arsya mengalami tantangan emosi (menangis) dan perilaku (melepas seragam) karena ingin keluar dan berganti baju kaos. Hal ini menunjukkan adanya rasa kurang nyaman atau resistensi terhadap lingkungan belajar hari ini.</p></li><li><p><strong>Distraksi Visual (BTA):</strong> Saat mengaji, fokus Arsya mudah terpecah ke lingkungan sekitar sehingga bacaannya sering terhenti.</p></li><li><p><strong>Kemandirian &amp; Kerapian:</strong> Arsya masih sangat bergantung pada bantuan guru untuk hal teknis seperti mengoleskan lem. Selain itu, tulisan tangannya saat menebalkan kata masih belum rapi.</p></li></ul><p><strong>6. Solusi</strong></p><ul><li><p><strong>Penanganan Emosi:</strong> Guru memberikan waktu bagi Arsya untuk tenang (<em>calm down</em>) dan memberikan pengertian secara lembut mengenai aturan berseragam di sekolah.</p></li><li><p><strong>Modifikasi Tugas Menempel:</strong> Secara bertahap, guru akan meminta Arsya mencoba mengoleskan sedikit lem sendiri (menggunakan stik lem agar tangan tidak kotor) untuk melatih kemandirian motoriknya.</p></li><li><p><strong>Stimulus Fokus:</strong> Untuk BTA, guru akan mencoba menggunakan pembatas kertas agar mata Arsya hanya tertuju pada baris yang dibaca, guna meminimalkan ia melihat ke arah lain.</p></li><li><p><strong>Penguatan Motivasi:</strong> Terus memberikan pujian setiap kali Arsya berhasil menyelesaikan satu baris tulisan agar ia semangat merapikan tulisannya.</p></li></ul>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/5163425183/aace46984260eac68d6b075b034c94a3/IMG20260210094411.jpg" />
         <pubDate>2026-02-10 13:04:10 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3784886232</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Selasa, 10 Februari 2026 </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3784899540</link>
         <description><![CDATA[<p><strong>1. Mata Pelajaran</strong></p><ul><li><p>Pendidikan Agama Islam (PAI)</p></li><li><p>Bahasa Indonesia</p></li><li><p>Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK)</p></li></ul><p><strong>2. Materi (Tujuan Pembelajaran)</strong></p><ul><li><p><strong>PAI:</strong> Mengenal dan menghafal urutan Rukun Iman secara tepat.</p></li><li><p><strong>Bahasa Indonesia:</strong> Melatih kelancaran membaca dan pemahaman teks.</p></li><li><p><strong>PJOK:</strong> Mempraktikkan variasi gerak berirama (lokomotor) yang meliputi gerak maju, samping, belakang, serta melompat dan meloncat.</p></li></ul><p><strong>3. Capaian Pembelajaran</strong></p><ul><li><p><strong>PAI:</strong> Nur <strong>mampu</strong> memahami dan menyebutkan Rukun Iman sesuai dengan urutannya yang benar.</p></li><li><p><strong>Bahasa Indonesia:</strong> Nur menunjukkan kemauan untuk terus mengasah kemampuan membacanya meskipun dalam tempo yang perlahan.</p></li><li><p><strong>PJOK:</strong> Nur <strong>berhasil</strong> mengikuti rangkaian gerak berirama dan melakukan koordinasi melompat/meloncat bersama teman-teman dengan baik.</p></li></ul><p><strong>4. Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><ul><li><p><strong>PAI:</strong> Guru memberikan penjelasan tentang makna Rukun Iman, dilanjutkan dengan aktivitas menghafal urutannya secara menyenangkan.</p></li><li><p><strong>Bahasa Indonesia:</strong> Sesi membaca intensif; karena Nur sedang tidak ingin menulis, guru memfokuskan kegiatan pada literasi lisan untuk menjaga kenyamanan belajarnya.</p></li><li><p><strong>PJOK:</strong> Praktik lapangan melakukan gerak berirama mengikuti instruksi guru, berpindah arah (maju, mundur, kanan, kiri) dan melompat bersama.</p></li></ul><p><strong>5. Permasalahan Dalam Proses Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><ul><li><p><strong>Keengganan Menulis (B. Indonesia):</strong> Nur sedang tidak memiliki motivasi untuk menulis hari ini, sehingga tugas menulis tidak terselesaikan.</p></li><li><p><strong>Kecepatan Membaca (B. Indonesia):</strong> Nur sudah bisa membaca mandiri, namun durasinya masih pelan.</p></li><li><p><strong>Koordinasi Arah (PJOK):</strong> Nur masih sering tertukar antara arah kiri dan kanan saat melakukan gerakan kaki (misalnya melangkah ke kiri dengan kaki kanan).</p></li></ul><p><strong>6. Solusi</strong></p><ul><li><p><strong>Pendekatan Fleksibel (B. Indonesia):</strong> Guru tidak memaksakan tugas menulis agar Nur tidak merasa tertekan, namun menggantinya dengan porsi membaca yang lebih banyak untuk memperlancar artikulasi.</p></li><li><p><strong>Latihan Koordinasi (PJOK):</strong> Guru akan memberikan penanda sederhana (seperti pita atau gelang) pada tangan/kaki tertentu untuk membantu Nur membedakan arah kiri dan kanan saat bergerak.</p></li><li><p><strong>Penguatan Hafalan (PAI):</strong> Memberikan apresiasi atas keberhasilan Nur menghafal urutan Rukun Iman agar ia merasa bangga dengan pencapaiannya hari ini.</p></li></ul>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/5163425183/afa2a9bacf4d18060dc2a7e6308b2b93/IMG_20260210_WA0000.jpg" />
         <pubDate>2026-02-10 13:15:07 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3784899540</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Rabu, 11 Februari 2026</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3807382331</link>
         <description><![CDATA[<p><strong>1. Mata Pelajaran</strong></p><ul><li><p>Baca Tulis Al-Qur'an (BTA) - Ummi</p></li><li><p>Matematika</p></li><li><p>Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn)</p></li><li><p>Seni Rupa</p></li></ul><p><strong>2. Materi (Tujuan Pembelajaran)</strong></p><ul><li><p><strong>BTA:</strong> Mempraktikkan bacaan huruf Hijaiyah sesuai kaidah metode Ummi untuk meningkatkan kelancaran dan ketepatan makhraj.</p></li><li><p><strong>Matematika:</strong> Memantapkan pemahaman konsep penjumlahan bersusun (menurun) untuk bilangan hingga angka 20.</p></li><li><p><strong>PPKn:</strong> Mengenal keberagaman budaya melalui identifikasi nama-nama baju adat daerah di Indonesia.</p></li><li><p><strong>Seni Rupa:</strong> Mengeksplorasi penggunaan warna dan melatih kesabaran serta kerapian motorik halus melalui aktivitas mewarnai.</p></li></ul><p><strong>3. Capaian Pembelajaran</strong></p><ul><li><p><strong>BTA:</strong> Nur <strong>aktif mengikuti</strong> sesi Ummi dan terus berusaha menyempurnakan bacaan huruf Hijaiyahnya.</p></li><li><p><strong>Matematika:</strong> Nur menunjukkan perkembangan dalam mengerjakan soal penjumlahan menurun, mulai terbiasa dengan alur hitung ke bawah.</p></li><li><p><strong>PPKn:</strong> Nur <strong>berhasil</strong> mengenal dan sedang dalam proses menghafalkan beberapa nama baju adat daerah dengan antusias.</p></li><li><p><strong>Seni Rupa:</strong> Nur menikmati proses mewarnai dan menunjukkan kreativitas dalam pemilihan kombinasi warna.</p></li></ul><p><strong>4. Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><ul><li><p><strong>BTA:</strong> Sesi membaca privat (setoran) menggunakan buku Ummi bersama guru pendamping.</p></li><li><p><strong>Matematika:</strong> Pengerjaan latihan soal penjumlahan menurun di buku tugas untuk mengasah ketelitian berhitung.</p></li><li><p><strong>PPKn:</strong> Menyimak penjelasan guru tentang asal-usul baju adat dan mencoba menghafalkan nama-namanya melalui gambar atau media visual.</p></li><li><p><strong>Seni Rupa:</strong> Aktivitas mewarnai bebas pada lembar kerja untuk mengekspresikan kemampuan seni visualnya.</p></li></ul><p><strong>5. Permasalahan Dalam Proses Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><ul><li><p><strong>Daya Ingat (PPKn):</strong> Karena banyaknya nama baju adat yang beragam, Nur terkadang masih tertukar atau membutuhkan waktu lebih lama untuk menghafalkan nama baju adat dari daerah tertentu.</p></li><li><p><strong>Ketelitian (Matematika):</strong> Masih ditemukan beberapa kesalahan kecil dalam menempatkan angka hasil penjumlahan jika tidak dipantau secara berkala.</p></li></ul><p><strong>6. Solusi</strong></p><ul><li><p><strong>Metode Jembatan Keledai (PPKn):</strong> Guru akan membantu Nur menghafal dengan cara mengaitkan nama baju adat dengan ciri khas yang menarik atau melalui lagu sederhana.</p></li><li><p><strong>Pendampingan Meja (Matematika):</strong> Memberikan bimbingan langsung saat Nur menuliskan angka hasil agar ia benar-benar paham posisi satuan dan puluhan.</p></li><li><p><strong>Apresiasi BTA:</strong> Memberikan motivasi agar Nur lebih percaya diri mengeluarkan suara saat membaca Ummi agar artikulasinya semakin jelas.</p></li></ul>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/5246038603/c6e39de39d7ad807ce72ba56874b12c8/IMG20260211114301.jpg" />
         <pubDate>2026-03-02 02:06:40 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3807382331</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kamis, 12 Februari 2026</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3807405101</link>
         <description><![CDATA[<p><strong>1. Mata Pelajaran</strong></p><ul><li><p>Matematika</p></li><li><p>Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn)</p></li><li><p>Seni Rupa</p></li></ul><p><strong>2. Materi (Tujuan Pembelajaran)</strong></p><ul><li><p><strong>Matematika:</strong> Mengenal konsep dasar perkalian sebagai penjumlahan berulang, serta memantapkan operasi hitung penjumlahan dan pengurangan.</p></li><li><p><strong>PPKn:</strong> Mengenal keberagaman pakaian adat Nusantara, khususnya dari wilayah Kalimantan.</p></li><li><p><strong>Seni Rupa:</strong> Mengasah kemampuan motorik halus dan pengenalan komposisi warna melalui aktivitas mewarnai.</p></li></ul><p><strong>3. Capaian Pembelajaran</strong></p><ul><li><p><strong>Matematika:</strong> Nur mulai diperkenalkan dengan perkalian dan terus melatih kemampuan dasar tambah-kurang.</p></li><li><p><strong>PPKn:</strong> Nur <strong>berhasil</strong> mengidentifikasi dan sedang dalam proses menghafal nama-nama baju adat khas daerah Kalimantan.</p></li><li><p><strong>Seni Rupa:</strong> Nur menunjukkan fokus yang baik saat menyelesaikan pewarnaan pada lembar kerja (LKPD).</p></li></ul><p><strong>4. Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><ul><li><p><strong>Matematika:</strong> Pengenalan awal perkalian sederhana. Guru membimbing Nur dalam pengerjaan soal campuran (tambah, kurang, kali) untuk melihat sejauh mana pemahamannya.</p></li><li><p><strong>PPKn:</strong> Sesi literasi budaya dengan melihat gambar-gambar baju adat Kalimantan (seperti King Baba/King Bibinge) dan menghafalkan keunikannya.</p></li><li><p><strong>Seni Rupa:</strong> Aktivitas mewarnai LKPD yang berkaitan dengan tema pembelajaran hari ini untuk melatih ketelitian tangan.</p></li></ul><p><strong>5. Permasalahan Dalam Proses Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><ul><li><p><strong>Pemahaman Konsep (Matematika):</strong> Nur masih mengalami kebingungan saat berganti-ganti operasi hitung (dari tambah ke kurang, lalu ke kali). Ia membutuhkan <strong>bimbingan khusus</strong> untuk memahami kapan harus menambah dan kapan harus mengurangi, terutama pada materi baru (perkalian).</p></li><li><p><strong>Retensi Hafalan (PPKn):</strong> Nama-nama baju adat daerah Kalimantan yang cukup asing di telinga membuat Nur membutuhkan waktu ekstra untuk menghafalnya secara tepat.</p></li></ul><p><strong>6. Solusi</strong></p><ul><li><p><strong>Metode Konkret (Matematika):</strong> Guru akan memberikan pendampingan intensif (one-on-one) menggunakan benda nyata untuk menjelaskan bahwa perkalian adalah penjumlahan yang diulang agar Nur tidak terbebani dengan hafalan angka saja.</p></li><li><p><strong>Visualisasi (PPKn):</strong> Menggunakan media kartu gambar (flashcards) baju adat Kalimantan agar Nur lebih mudah mengingat nama melalui ciri khas visual pakaian tersebut.</p></li><li><p><strong>Apresiasi Motorik:</strong> Memberikan pujian atas usaha Nur dalam menyelesaikan pewarnaan LKPD agar ia tetap semangat dalam belajar.</p></li></ul>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/5246038603/933e2ba72c28586dcb3ba12a4bbb8c27/IMG20260212090612.jpg" />
         <pubDate>2026-03-02 02:29:23 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3807405101</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Rabu, 11 Februari 2026</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3843458789</link>
         <description><![CDATA[<p><strong>1. Mata Pelajaran</strong></p><ul><li><p>Baca Tulis Al-Qur'an (BTA) - Ummi</p></li><li><p>Pendidikan Agama Islam (PAI)</p></li><li><p>Pendidikan Pancasila</p></li></ul><p><strong>2. Materi (Tujuan Pembelajaran)</strong></p><ul><li><p><strong>BTA:</strong> Melatih kelancaran pelafalan huruf Hijaiyah melalui buku Ummi.</p></li><li><p><strong>PAI:</strong> Mengidentifikasi dan memperkuat ingatan tentang jumlah rakaat shalat fardu melalui aktivitas mewarnai.</p></li><li><p><strong>Pendidikan Pancasila:</strong> Mengenal bunyi dan makna Sila ke-1 dan ke-2 Pancasila menggunakan alat bantu visual.</p></li></ul><p><strong>3. Capaian Pembelajaran</strong></p><ul><li><p><strong>BTA:</strong> Arsya mengikuti sesi membaca buku Ummi secara individual.</p></li><li><p><strong>PAI:</strong> Arsya <strong>berhasil menyelesaikan</strong> tugas mewarnai angka jumlah rakaat shalat pada lembar kerja (LKPD).</p></li><li><p><strong>Pendidikan Pancasila:</strong> Arsya mampu mengenali dan memahami isi Pancasila sila ke-1 dan ke-2 melalui media gambar yang ditunjukkan guru.</p></li></ul><p><strong>4. Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><ul><li><p><strong>BTA:</strong> Guru mendampingi Arsya membaca secara personal dan memberikan arahan pada setiap huruf yang dipelajari.</p></li><li><p><strong>PAI:</strong> Guru memberikan instruksi mengenai jumlah rakaat shalat, lalu Arsya mewarnai angka atau gambar yang sesuai pada LKPD sebagai bentuk konfirmasi pemahamannya.</p></li><li><p><strong>Pendidikan Pancasila:</strong> Guru menggunakan kartu gambar atau poster untuk menjelaskan isi sila ke-1 (Ketuhanan Yang Maha Esa) dan sila ke-2 (Kemanusiaan yang Adil dan Beradab) agar Arsya lebih mudah memvisualisasikan maknanya.</p></li></ul><p><strong>5. Permasalahan Dalam Proses Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><ul><li><p><strong>Fokus &amp; Konsistensi:</strong> Meskipun tidak ada drama seperti hari sebelumnya, Arsya terkadang masih membutuhkan jeda untuk benar-benar fokus pada instruksi verbal yang panjang.</p></li><li><p><strong>Kerapian:</strong> Dalam kegiatan mewarnai, kontrol tangan Arsya masih perlu dilatih agar goresan warnanya bisa lebih rapi dan tetap berada di dalam garis gambar.</p></li></ul><p><strong>6. Solusi</strong></p><ul><li><p><strong>Metode Belajar Visual:</strong> Mengingat Arsya merespons dengan baik pada media gambar di pelajaran Pancasila, guru akan lebih sering menyisipkan gambar menarik dalam setiap materi baru untuk menarik perhatiannya.</p></li><li><p><strong>Latihan Mewarnai Terarah:</strong> Guru memberikan pujian pada setiap bagian yang berhasil diwarnai dengan rapi untuk memotivasi Arsya lebih berhati-hati dalam menggerakkan krayon atau pensil warnanya.</p></li><li><p><strong>Penyederhanaan Instruksi:</strong> Guru memberikan perintah singkat dan jelas satu per satu agar Arsya tidak merasa kewalahan memproses informasi.</p></li></ul>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/5384104166/1da987ddf77ff0bd441050e40db457b4/IMG20260211093859.jpg" />
         <pubDate>2026-03-28 07:03:25 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3843458789</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Selasa, 24 Februari 2026</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3843462435</link>
         <description><![CDATA[<p><strong>1. Mata Pelajaran</strong></p><ul><li><p>Pendidikan Agama Islam (PAI) / Pembiasaan Ibadah</p></li><li><p>Baca Tulis Al-Qur'an (BTA) - Ummi</p></li><li><p>Seni Rupa</p></li></ul><p><strong>2. Materi (Tujuan Pembelajaran)</strong></p><ul><li><p><strong>PAI/Pembiasaan:</strong> Mempraktikkan tata cara sholat Dhuha dan tadarus Al-Qur'an secara berjamaah untuk menanamkan karakter religius.</p></li><li><p><strong>BTA:</strong> Meningkatkan kelancaran membaca huruf Hijaiyah dan penguasaan makhraj melalui metode Ummi.</p></li><li><p><strong>Seni Rupa:</strong> Mengenal komposisi warna dan melatih koordinasi motorik halus melalui aktivitas mewarnai.</p></li></ul><p><strong>3. Capaian Pembelajaran</strong></p><ul><li><p><strong>PAI/Pembiasaan:</strong> Nur <strong>aktif berpartisipasi</strong> dalam rangkaian sholat Dhuha berjamaah dan mengikuti alur tadarus bersama di mushola.</p></li><li><p><strong>BTA:</strong> Nur menunjukkan ketekunan saat mengaji Ummi dan terus berusaha memperbaiki kualitas bacaannya.</p></li><li><p><strong>Seni Rupa:</strong> Nur <strong>berhasil</strong> menyelesaikan tugas mewarnai dengan pemilihan warna yang variatif.</p></li></ul><p><strong>4. Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><ul><li><p><strong>PAI/Pembiasaan:</strong> Praktik ibadah di mushola sekolah, dimulai dengan sholat Dhuha bersama yang dipandu oleh guru, dilanjutkan dengan tadarus Al-Qur'an.</p></li><li><p><strong>BTA:</strong> Sesi mengaji individu (privat) menggunakan buku Ummi untuk memantau perkembangan bacaan Nur secara langsung.</p></li><li><p><strong>Seni Rupa:</strong> Aktivitas kreatif mewarnai lembar kerja untuk mengekspresikan kemampuan seni visual dan melatih kesabaran dalam mengisi bidang gambar.</p></li></ul><p><strong>5. Permasalahan Dalam Proses Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><ul><li><p><strong>Artikulasi (BTA):</strong> Dalam sesi Ummi, Nur masih perlu didorong untuk lebih berani mengeluarkan suara agar pelafalan hurufnya terdengar lebih jelas oleh guru.</p></li></ul><p><strong>6. Solusi</strong></p><ul><li><p><strong>Motivasi Lisan (BTA):</strong> Memberikan pujian setiap kali Nur berhasil membaca dengan suara lantang agar rasa percaya dirinya terus tumbuh.</p></li><li><p><strong>Apresiasi Seni:</strong> Memberikan bintang atau stiker pada hasil karya mewarnainya sebagai bentuk penghargaan atas usaha dan kerapiannya hari ini.</p></li></ul>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/5384104166/50b4be8bbd7578e1e62b228ab68b5dc0/IMG20260224092104.jpg" />
         <pubDate>2026-03-28 07:13:37 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3843462435</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Rabu, 25 Februari 2026</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3843463959</link>
         <description><![CDATA[<p><strong>1. Mata Pelajaran</strong></p><ul><li><p>Pendidikan Agama Islam (PAI) / Pembiasaan Ibadah</p></li><li><p>Baca Tulis Al-Qur'an (BTA) - Ummi</p></li><li><p>Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK)</p></li><li><p>Pendidikan Pancasila</p></li></ul><p><strong>2. Materi (Tujuan Pembelajaran)</strong></p><ul><li><p><strong>PAI/Pembiasaan:</strong> Mempraktikkan tata cara sholat Dhuha dan tadarus Al-Qur'an untuk penguatan karakter religius dan kedisiplinan beribadah.</p></li><li><p><strong>BTA:</strong> Melatih kelancaran membaca huruf Hijaiyah sesuai kaidah metode Ummi.</p></li><li><p><strong>PJOK:</strong> Melatih koordinasi gerak tubuh, keseimbangan, dan kesegaran jasmani melalui aktivitas senam bersama.</p></li><li><p><strong>Pendidikan Pancasila:</strong> Mengenal dan menghafal isi sila-sila Pancasila sebagai dasar negara.</p></li></ul><p><strong>3. Capaian Pembelajaran</strong></p><ul><li><p><strong>PAI/Pembiasaan:</strong> Nur <strong>aktif mengikuti</strong> rangkaian sholat Dhuha dan tadarus bersama teman-teman di mushola dengan tertib.</p></li><li><p><strong>BTA:</strong> Nur menunjukkan ketekunan dalam sesi mengaji individu dan terus berusaha memperbaiki kualitas bacaannya.</p></li><li><p><strong>PJOK:</strong> Nur <strong>berhasil</strong> mengikuti gerakan senam dengan penuh semangat dan ceria.</p></li><li><p><strong>Pendidikan Pancasila:</strong> Nur <strong>mampu</strong> melafalkan isi sila-sila Pancasila di depan kelas atau guru dengan baik.</p></li></ul><p><strong>4. Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><ul><li><p><strong>PAI/Pembiasaan:</strong> Praktik ibadah rutin di mushola yang meliputi sholat Dhuha berjamaah dan membaca Al-Qur'an (tadarus) bersama.</p></li><li><p><strong>BTA:</strong> Sesi mengaji privat menggunakan buku Ummi untuk memantau perkembangan makhraj dan kelancaran bacaan Nur.</p></li><li><p><strong>PJOK:</strong> Aktivitas fisik berupa senam irama bersama di lapangan untuk melatih motorik kasar.</p></li><li><p><strong>Pendidikan Pancasila:</strong> Sesi literasi kebangsaan di mana Nur berlatih membacakan teks Pancasila dengan lantang.</p></li></ul><p><strong>5. Permasalahan Dalam Proses Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><ul><li><p><strong>Volume Suara (BTA):</strong> Nur terkadang masih malu-malu dan mengeluarkan suara yang pelan saat mengaji, sehingga perlu dorongan agar lebih percaya diri.</p></li><li><p><strong>Keberanian (Pendidikan Pancasila):</strong> Meskipun sudah bisa membacakan isinya, Nur terkadang masih memerlukan bimbingan untuk berbicara dengan intonasi yang tegas saat melafalkan sila Pancasila.</p></li></ul><p><strong>6. Solusi</strong></p><ul><li><p><strong>Motivasi Lisan (BTA):</strong> Guru memberikan pujian dan semangat agar Nur lebih berani mengeluarkan suaranya saat membaca Ummi.</p></li><li><p><strong>Latihan Artikulasi (Pendidikan Pancasila):</strong> Mengajak Nur berlatih melafalkan Pancasila secara berulang dengan nada yang lebih bersemangat agar rasa nasionalismenya terpupuk sejak dini.</p></li><li><p><strong>Apresiasi PJOK:</strong> Memberikan pujian atas semangat Nur saat senam agar ia terus menjaga kebugaran tubuhnya dengan riang.</p></li></ul>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/5384104166/927a55c169b6204e958d871589604d1c/IMG20260226090814.jpg" />
         <pubDate>2026-03-28 07:17:59 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3843463959</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kamis, 26 Februari 2026 </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3843465063</link>
         <description><![CDATA[<p><strong>1. Mata Pelajaran</strong></p><ul><li><p>Pendidikan Agama Islam (PAI) / Pembiasaan Ibadah</p></li><li><p>Baca Tulis Al-Qur'an (BTA) - Ummi</p></li><li><p>Bahasa Indonesia</p></li></ul><p><strong>2. Materi (Tujuan Pembelajaran)</strong></p><ul><li><p><strong>PAI/Pembiasaan:</strong> Mempraktikkan tata cara sholat Dhuha dan tadarus Al-Qur'an berjamaah untuk penguatan karakter religius dan kedisiplinan.</p></li><li><p><strong>BTA:</strong> Meningkatkan kelancaran membaca huruf Hijaiyah sesuai dengan kaidah metode Ummi.</p></li><li><p><strong>Bahasa Indonesia:</strong> Mengasah kemampuan literasi yang meliputi membaca nyaring, menulis halus, serta memahami isi teks melalui soal cerita.</p></li></ul><p><strong>3. Capaian Pembelajaran</strong></p><ul><li><p><strong>PAI/Pembiasaan:</strong> Nur <strong>aktif berpartisipasi</strong> dan mengikuti alur sholat Dhuha serta tadarus bersama teman-teman di mushola dengan tertib.</p></li><li><p><strong>BTA:</strong> Nur menunjukkan ketekunan dalam sesi mengaji dan terus berusaha memperbaiki kualitas bacaannya.</p></li><li><p><strong>Bahasa Indonesia:</strong> Nur <strong>berhasil</strong> menjawab soal-soal yang berkaitan dengan isi cerita. Ini menunjukkan kemampuan pemahaman bacaan (komprehensif) yang semakin baik.</p></li></ul><p><strong>4. Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><ul><li><p><strong>PAI/Pembiasaan:</strong> Praktik ibadah rutin di mushola sekolah, dimulai dengan sholat Dhuha berjamaah dan dilanjutkan dengan tadarus Al-Qur'an bersama.</p></li><li><p><strong>BTA:</strong> Sesi mengaji individu (privat) menggunakan buku Ummi untuk memantau kelancaran dan ketepatan makhraj Nur.</p></li><li><p><strong>Bahasa Indonesia:</strong> Membaca teks cerita pendek, menuliskan kembali bagian penting, dan mengerjakan latihan soal pilihan ganda atau isian berdasarkan teks tersebut.</p></li></ul><p><strong>5. Permasalahan Dalam Proses Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><ul><li><p><strong>Kecepatan Membaca (B. Indonesia):</strong> Nur sudah bisa membaca dengan benar, namun temponya masih cenderung pelan sehingga membutuhkan waktu lebih lama untuk menyelesaikan satu teks cerita.</p></li></ul><p><strong>6. Solusi</strong></p><ul><li><p><strong>Latihan Kelancaran (B. Indonesia):</strong> Guru memberikan teks pendek dengan kosakata yang menarik minat Nur agar ia lebih semangat berlatih membaca dengan tempo yang lebih mengalir.</p></li><li><p><strong>Motivasi Suara (BTA):</strong> Memberikan apresiasi setiap kali Nur mengeluarkan suara yang lebih lantang saat mengaji agar kepercayaan dirinya terus tumbuh.</p></li></ul>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/5384104166/11492c2e0a405081799dc59f8a2ef054/IMG20260226094225.jpg" />
         <pubDate>2026-03-28 07:21:37 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3843465063</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Jumat, 27 Februari 2026 </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3843465914</link>
         <description><![CDATA[<p><strong>1. Mata Pelajaran</strong></p><ul><li><p>Pendidikan Agama Islam (PAI) / Pembiasaan Ibadah</p></li><li><p>Baca Tulis Al-Qur'an (BTA) - Ummi</p></li><li><p>Kokurikuler (Keagamaan)</p></li></ul><p><strong>2. Materi (Tujuan Pembelajaran)</strong></p><ul><li><p><strong>PAI/Pembiasaan:</strong> Mempraktikkan tata cara sholat Dhuha dan tadarus Al-Qur'an berjamaah untuk memperkuat kedisiplinan beribadah.</p></li><li><p><strong>BTA:</strong> Meningkatkan kelancaran membaca huruf Hijaiyah sesuai dengan kaidah metode Ummi.</p></li><li><p><strong>Kokurikuler:</strong> Mengenal dan menghafalkan doa-doa harian (seperti doa sebelum makan, doa untuk orang tua, dll.) sebagai panduan adab sehari-hari.</p></li></ul><p><strong>3. Capaian Pembelajaran</strong></p><ul><li><p><strong>PAI/Pembiasaan:</strong> Nur <strong>aktif mengikuti</strong> seluruh rangkaian ibadah di mushola bersama teman-teman dengan sikap yang tertib.</p></li><li><p><strong>BTA:</strong> Nur menunjukkan ketekunan saat sesi mengaji individu dan terus berusaha memperbaiki kualitas bacaannya.</p></li><li><p><strong>Kokurikuler:</strong> Nur <strong>berhasil</strong> mengikuti pelafalan doa-doa harian dan mulai menghafalkannya dengan baik.</p></li></ul><p><strong>4. Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><ul><li><p><strong>PAI/Pembiasaan:</strong> Praktik rutin sholat Dhuha berjamaah dan tadarus Al-Qur'an di mushola sekolah.</p></li><li><p><strong>BTA:</strong> Sesi mengaji privat menggunakan buku Ummi untuk memantau perkembangan makhraj dan kelancaran bacaan Nur.</p></li><li><p><strong>Kokurikuler:</strong> Belajar doa sehari-hari melalui metode pengulangan (repetisi) bersama guru dan teman-teman kelas.</p></li></ul><p><strong>5. Permasalahan Dalam Proses Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><ul><li><p><strong>Volume Suara (BTA &amp; Doa):</strong> Saat membaca Ummi atau melafalkan doa, suara Nur terkadang masih terdengar sangat kecil (lembut), sehingga guru perlu mendekat untuk memastikan kebenaran bacaannya.</p></li><li><p><strong>Retensi Hafalan (Kokurikuler):</strong> Nur masih membutuhkan bantuan atau pancingan kata awal untuk menyelesaikan satu rangkaian doa yang lebih panjang.</p></li></ul><p><strong>6. Solusi</strong></p><ul><li><p><strong>Motivasi Percaya Diri:</strong> Guru memberikan apresiasi dan semangat agar Nur lebih berani mengeluarkan suaranya dengan lantang agar artikulasinya semakin jelas.</p></li><li><p><strong>Metode Muraja'ah:</strong> Guru mengajak Nur untuk mengulang-ulang doa pendek secara rutin sebelum memulai atau mengakhiri kegiatan kelas agar hafalan tersebut menetap di memori jangka panjangnya.</p></li><li><p><strong>Apresiasi Positif:</strong> Memberikan pujian atas semangat ibadah Nur di hari Jumat ini sebagai bentuk penguatan karakter positifnya.</p></li></ul><p><br/></p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/5384104166/fa2d172cc354f8adee9aa0060efcd05c/IMG20260227091122.jpg" />
         <pubDate>2026-03-28 07:24:19 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3843465914</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Senin, 2 Maret 2026</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3843469803</link>
         <description><![CDATA[<p><strong>1. Mata Pelajaran</strong></p><ul><li><p>Pendidikan Agama Islam (PAI) / Pembiasaan Ibadah</p></li><li><p>Baca Tulis Al-Qur'an (BTA) - Ummi</p></li><li><p>Matematika</p></li></ul><p><strong>2. Materi (Tujuan Pembelajaran)</strong></p><ul><li><p><strong>PAI/Pembiasaan:</strong> Mempraktikkan sholat Dhuha dan tadarus Al-Qur'an berjamaah untuk penguatan karakter religius.</p></li><li><p><strong>BTA:</strong> Meningkatkan kelancaran membaca huruf Hijaiyah sesuai kaidah metode Ummi.</p></li><li><p><strong>Matematika:</strong> Mengenal dan menghafal konsep perkalian 2 (rentang 1-5) serta memantapkan operasi hitung campuran (penjumlahan dan pengurangan).</p></li></ul><p><strong>3. Capaian Pembelajaran</strong></p><ul><li><p><strong>PAI/Pembiasaan:</strong> Nur <strong>aktif mengikuti</strong> seluruh rangkaian ibadah di mushola dengan tertib bersama teman-teman.</p></li><li><p><strong>BTA:</strong> Nur menunjukkan ketekunan dalam sesi mengaji individu dan terus berusaha memperbaiki kualitas bacaannya.</p></li><li><p><strong>Matematika:</strong> Nur <strong>mulai mengenal</strong> pola perkalian dua melalui metode pengulangan (repetisi) dan terus melatih ketangkasan hitung tambah-kurang.</p></li></ul><p><strong>4. Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><ul><li><p><strong>PAI/Pembiasaan:</strong> Praktik ibadah rutin di mushola sekolah, dimulai dengan sholat Dhuha berjamaah dan dilanjutkan dengan tadarus Al-Qur'an bersama.</p></li><li><p><strong>BTA:</strong> Sesi mengaji privat menggunakan buku Ummi untuk memantau kelancaran dan ketepatan makhraj Nur.</p></li><li><p><strong>Matematika:</strong> Sesi hafalan dan pemahaman konsep perkalian 2 (1x2 sampai 5x2) yang dilakukan secara berulang-ulang, dilanjutkan dengan latihan soal campuran penjumlahan dan pengurangan.</p></li></ul><p><strong>5. Permasalahan Dalam Proses Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><ul><li><p><strong>Retensi Hafalan (Matematika):</strong> Karena materi perkalian masih tergolong baru, Nur terkadang masih tertukar hasilnya jika tidak dipancing dengan konsep penjumlahan berulang.</p></li><li><p><strong>Ketelitian Operasi Hitung:</strong> Saat berpindah dari soal pengurangan ke penjumlahan (atau sebaliknya), Nur sesekali masih memerlukan bimbingan agar tidak keliru menerapkan simbol operasinya.</p></li></ul><p><strong>6. Solusi</strong></p><ul><li><p><strong>Metode Repetisi Kreatif (Matematika):</strong> Guru mengajak Nur menghafal perkalian 2 menggunakan nada atau lagu sederhana agar proses "diulang-ulang" menjadi lebih menyenangkan dan mudah diingat.</p></li><li><p><strong>Bimbingan Visual:</strong> Menggunakan garis bantu atau tanda warna yang berbeda untuk simbol "+" dan "-" agar Nur lebih teliti melihat jenis soal yang sedang dikerjakan.</p></li><li><p><strong>Motivasi Suara (BTA):</strong> Terus mendorong Nur untuk mengeluarkan suara yang lebih lantang saat mengaji agar kepercayaan dirinya semakin kuat.</p></li></ul>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/5384104166/c591672ab76f5bc1c6933507a95d7646/IMG20260302093435.jpg" />
         <pubDate>2026-03-28 07:36:57 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3843469803</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Selasa, 3 Maret 2026 </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3843471336</link>
         <description><![CDATA[<p><strong>1. Mata Pelajaran</strong></p><ul><li><p>Pendidikan Agama Islam (PAI) / Pembiasaan Ibadah</p></li><li><p>Baca Tulis Al-Qur'an (BTA) - Ummi</p></li><li><p>Seni Rupa</p></li></ul><p><strong>2. Materi (Tujuan Pembelajaran)</strong></p><ul><li><p><strong>PAI/Pembiasaan:</strong> Mempraktikkan tata cara sholat Dhuha dan tadarus Al-Qur'an secara berjamaah untuk penguatan karakter religius dan kedisiplinan.</p></li><li><p><strong>BTA:</strong> Meningkatkan kelancaran membaca huruf Hijaiyah dan ketepatan makhraj sesuai dengan kaidah metode Ummi.</p></li><li><p><strong>Seni Rupa:</strong> Mengenal komposisi warna dan melatih koordinasi motorik halus melalui aktivitas mewarnai bidang gambar.</p></li></ul><p><strong>3. Capaian Pembelajaran</strong></p><ul><li><p><strong>PAI/Pembiasaan:</strong> Nur <strong>aktif mengikuti</strong> seluruh rangkaian ibadah di mushola bersama teman-teman dengan sikap yang tertib dan tenang.</p></li><li><p><strong>BTA:</strong> Nur menunjukkan ketekunan dalam sesi mengaji individu dan terus berproses memperbaiki kualitas bacaannya.</p></li><li><p><strong>Seni Rupa:</strong> Nur <strong>berhasil</strong> menyelesaikan tugas mewarnai dengan pemilihan warna yang sesuai dan menunjukkan usaha untuk menjaga kerapian.</p></li></ul><p><strong>4. Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><ul><li><p><strong>PAI/Pembiasaan:</strong> Praktik ibadah rutin di mushola sekolah, dimulai dengan sholat Dhuha berjamaah yang dipandu oleh guru, dilanjutkan dengan tadarus Al-Qur'an bersama.</p></li><li><p><strong>BTA:</strong> Sesi mengaji privat menggunakan buku Ummi untuk memantau kelancaran, panjang-pendek bacaan, dan ketepatan makhraj Nur secara langsung.</p></li><li><p><strong>Seni Rupa:</strong> Aktivitas kreatif mewarnai lembar kerja untuk melatih kesabaran dan ketelitian tangan dalam mengisi ruang-ruang gambar yang tersedia.</p></li></ul><p><strong>5. Permasalahan Dalam Proses Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><ul><li><p><strong>Volume Suara (BTA):</strong> Nur terkadang masih malu-malu dan mengeluarkan suara yang sangat pelan saat mengaji, sehingga guru perlu memberikan dorongan ekstra agar artikulasinya terdengar jelas.</p></li><li><p><strong>Kerapian (Seni Rupa):</strong> Meskipun pemilihan warnanya sudah baik, Nur masih memerlukan latihan untuk mengontrol goresan warnanya agar tidak keluar dari garis pembatas pada bidang yang lebih kecil.</p></li></ul><p><strong>6. Solusi</strong></p><ul><li><p><strong>Stimulasi Percaya Diri (BTA):</strong> Guru memberikan pujian dan semangat agar Nur lebih berani bersuara lantang, yang juga akan membantu memperbaiki kejelasan makhrajnya.</p></li><li><p><strong>Latihan Motorik (Seni Rupa):</strong> Memberikan arahan teknik mewarnai dari bagian tepi ke tengah (bingkai) untuk membantu Nur menjaga kerapian hasil karyanya.</p></li><li><p><strong>Apresiasi Ibadah:</strong> Memberikan penguatan positif atas ketertiban Nur di mushola agar ia semakin mencintai kegiatan pembiasaan ibadah harian.</p></li></ul>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/5384104166/e1b259f0d512a3125864e874c3ba745a/IMG20260303082614.jpg" />
         <pubDate>2026-03-28 07:41:24 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3843471336</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Rabu, 4 Maret 2026</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3843472702</link>
         <description><![CDATA[<p><strong>1. Mata Pelajaran</strong></p><ul><li><p>Pendidikan Agama Islam (PAI) / Pembiasaan Ibadah</p></li><li><p>Baca Tulis Al-Qur'an (BTA) - Ummi</p></li><li><p>Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK)</p></li><li><p>Pendidikan Pancasila</p></li></ul><p><strong>2. Materi (Tujuan Pembelajaran)</strong></p><ul><li><p><strong>PAI/Pembiasaan:</strong> Mempraktikkan tata cara sholat Dhuha dan tadarus Al-Qur'an secara berjamaah untuk penguatan karakter religius.</p></li><li><p><strong>BTA:</strong> Meningkatkan kelancaran membaca huruf Hijaiyah sesuai dengan kaidah metode Ummi.</p></li><li><p><strong>PJOK:</strong> Melatih koordinasi motorik kasar, keseimbangan, dan keselarasan gerak melalui aktivitas senam bersama.</p></li><li><p><strong>Pendidikan Pancasila:</strong> Mengenal dan memahami isi serta urutan sila-sila Pancasila melalui pengerjaan soal latihan.</p></li></ul><p><strong>3. Capaian Pembelajaran</strong></p><ul><li><p><strong>PAI/Pembiasaan:</strong> Nur <strong>aktif berpartisipasi</strong> dan mengikuti alur ibadah di mushola bersama teman-teman dengan sikap yang tertib.</p></li><li><p><strong>BTA:</strong> Nur menunjukkan ketekunan dalam sesi mengaji individu dan terus berproses memperbaiki ketepatan makhrajnya.</p></li><li><p><strong>PJOK:</strong> Nur <strong>berhasil</strong> mengikuti rangkaian gerakan senam dengan penuh semangat dan ceria.</p></li><li><p><strong>Pendidikan Pancasila:</strong> Nur <strong>mampu</strong> menjawab soal-soal mengenai isi sila Pancasila dengan baik.</p></li></ul><p><strong>4. Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><ul><li><p><strong>PAI/Pembiasaan:</strong> Praktik ibadah rutin di mushola sekolah, meliputi sholat Dhuha berjamaah dan tadarus Al-Qur'an bersama.</p></li><li><p><strong>BTA:</strong> Sesi mengaji privat menggunakan buku Ummi bersama guru pendamping untuk memantau kelancaran bacaan Nur.</p></li><li><p><strong>PJOK:</strong> Aktivitas fisik berupa senam irama bersama di lapangan untuk melatih kesegaran jasmani dan motorik.</p></li><li><p><strong>Pendidikan Pancasila:</strong> Sesi latihan soal di mana Nur harus mengidentifikasi dan menuliskan kembali isi sila-sila Pancasila sesuai urutannya.</p></li></ul><p><strong>5. Permasalahan Dalam Proses Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><ul><li><p><strong>Volume Suara (BTA):</strong> Nur terkadang masih malu-malu dan mengeluarkan suara yang pelan saat mengaji, sehingga perlu terus didorong agar artikulasinya terdengar jelas.</p></li></ul><p><strong>6. Solusi</strong></p><ul><li><p><strong>Motivasi Percaya Diri (BTA):</strong> Guru memberikan apresiasi setiap kali Nur mencoba bersuara lebih lantang agar rasa percaya dirinya terus tumbuh.</p></li><li><p><strong>Apresiasi PJOK:</strong> Memuji semangat Nur saat senam agar ia tetap termotivasi untuk aktif bergerak dan menjaga kesehatan tubuhnya.</p></li></ul>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/5384104166/45e4c03459ed27d5ae74a7dd4fae7e1c/IMG20260304094315.jpg" />
         <pubDate>2026-03-28 07:45:25 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3843472702</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kamis, 5 Maret 2026</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3843477569</link>
         <description><![CDATA[<p><strong>1. Mata Pelajaran</strong></p><ul><li><p>Pendidikan Agama Islam (PAI) / Pembiasaan Ibadah</p></li><li><p>Baca Tulis Al-Qur'an (BTA) - Ummi</p></li><li><p>Bahasa Indonesia</p></li></ul><p><strong>2. Materi (Tujuan Pembelajaran)</strong></p><ul><li><p><strong>PAI/Pembiasaan:</strong> Mempraktikkan tata cara sholat Dhuha dan tadarus Al-Qur'an secara berjamaah untuk penguatan karakter religius.</p></li><li><p><strong>BTA:</strong> Meningkatkan kelancaran membaca huruf Hijaiyah sesuai dengan kaidah metode Ummi.</p></li><li><p><strong>Bahasa Indonesia:</strong> Mengidentifikasi informasi dari teks cerita (literasi), menuliskan deskripsi hewan, dan memahami ciri-ciri khusus makhluk hidup.</p></li></ul><p><strong>3. Capaian Pembelajaran</strong></p><ul><li><p><strong>PAI/Pembiasaan:</strong> Nur <strong>aktif berpartisipasi</strong> dalam rangkaian ibadah di mushola bersama teman-teman dengan tertib dan tenang.</p></li><li><p><strong>BTA:</strong> Nur menunjukkan ketekunan dalam sesi mengaji individu dan terus berproses memperbaiki ketepatan makhrajnya.</p></li><li><p><strong>Bahasa Indonesia:</strong> Nur <strong>berhasil</strong> menjawab soal-soal mengenai ciri-ciri hewan berdasarkan teks cerita. Ini menunjukkan kemampuan pemahaman bacaan yang semakin tajam.</p></li></ul><p><strong>4. Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><ul><li><p><strong>PAI/Pembiasaan:</strong> Praktik ibadah rutin di mushola sekolah, meliputi sholat Dhuha berjamaah dan tadarus Al-Qur'an bersama.</p></li><li><p><strong>BTA:</strong> Sesi mengaji privat menggunakan buku Ummi bersama guru pendamping untuk memantau kelancaran bacaan Nur.</p></li><li><p><strong>Bahasa Indonesia:</strong> Membaca teks cerita tentang dunia hewan, latihan menulis deskripsi singkat, dan menjawab soal evaluasi mengenai karakteristik hewan yang ada dalam cerita.</p></li></ul><p><strong>5. Permasalahan Dalam Proses Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><ul><li><p><strong>Volume Suara (BTA):</strong> Nur terkadang masih mengeluarkan suara yang sangat lembut saat mengaji, sehingga guru perlu memberikan dorongan agar artikulasinya lebih terdengar jelas.</p></li><li><p><strong>Kecepatan Membaca (B. Indonesia):</strong> Nur sudah bisa membaca dengan benar, namun saat menghadapi kata-kata baru terkait nama atau ciri hewan yang agak panjang, temponya masih cenderung pelan.</p></li></ul><p><strong>6. Solusi</strong></p><ul><li><p><strong>Stimulasi Percaya Diri (BTA):</strong> Guru memberikan pujian dan semangat agar Nur lebih berani bersuara lantang guna meningkatkan kualitas pelafalannya.</p></li><li><p><strong>Pengayaan Kosa Kata (B. Indonesia):</strong> Mengajak Nur berdiskusi ringan tentang hewan favoritnya untuk memancing kelancaran berbicara dan menambah keberaniannya dalam membaca teks deskripsi.</p></li><li><p><strong>Apresiasi Literasi:</strong> Memberikan bintang atau apresiasi atas keberhasilan Nur menjawab soal cerita dengan benar untuk menjaga motivasi belajarnya.</p></li></ul>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/5384235336/41d457148466d3e1f5c29e8e51bacc76/IMG20260305090955.jpg" />
         <pubDate>2026-03-28 07:58:52 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3843477569</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Selasa, 31 Maret 2026</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3849183628</link>
         <description><![CDATA[<p><strong>1. Mata Pelajaran</strong></p><ul><li><p>Baca Tulis Al-Qur'an (BTA) - Ummi</p></li><li><p>Seni Budaya (Seni Rupa)</p></li></ul><p><strong>2. Materi (Tujuan Pembelajaran)</strong></p><ul><li><p><strong>BTA:</strong> Melatih kelancaran membaca dan mengenal makhraj huruf Hijaiyah melalui buku Ummi.</p></li><li><p><strong>Seni Budaya:</strong> Melatih kemampuan motorik halus, koordinasi mata-tangan, serta pengenalan komposisi warna melalui gambar pemandangan.</p></li></ul><p><strong>3. Capaian Pembelajaran</strong></p><ul><li><p><strong>BTA:</strong> Arsya mengikuti sesi membaca buku Ummi dengan pendampingan individual.</p></li><li><p><strong>Seni Budaya:</strong> Arsya <strong>berhasil menyelesaikan</strong> aktivitas mewarnai gambar pemandangan pada lembar kerja (LKPD).</p></li></ul><p><strong>4. Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><ul><li><p><strong>BTA:</strong> Guru mendampingi Arsya secara personal, memberikan contoh pelafalan huruf, dan memotivasi Arsya untuk mengikuti bunyi huruf tersebut secara perlahan.</p></li><li><p><strong>Seni Budaya:</strong> Arsya diberikan LKPD bergambar pemandangan. Guru memberikan arahan mengenai pilihan warna dan membimbing Arsya untuk mengisi bidang gambar dengan krayon atau pensil warna.</p></li></ul><p><strong>5. Permasalahan Dalam Proses Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><ul><li><p><strong>Fokus &amp; Inisiasi:</strong> Arsya masih memerlukan waktu transisi untuk benar-benar siap memulai sesi membaca. Kadang ia masih lebih banyak diam atau menunjuk huruf sebelum akhirnya mau mengeluarkan suara.</p></li><li><p><strong>Kontrol Motorik (Mewarnai):</strong> Saat mewarnai pemandangan yang memiliki detail banyak, Arsya masih perlu diingatkan untuk menjaga kerapian agar warna tidak keluar dari garis pembatas.</p></li></ul><p><strong>6. Solusi</strong></p><ul><li><p><strong>Pemberian Waktu Tunggu (<em>Waiting Time</em>):</strong> Guru tetap memberikan ruang bagi Arsya untuk merasa nyaman dengan bukunya sebelum meminta respons verbal yang lebih aktif.</p></li><li><p><strong>Teknik Mewarnai Bertahap:</strong> Guru membimbing Arsya untuk menyelesaikan satu bagian kecil terlebih dahulu (misalnya bagian langit saja atau pohon saja) agar ia tidak merasa kewalahan dengan gambar pemandangan yang luas.</p></li><li><p><strong>Apresiasi Positif:</strong> Memberikan pujian pada setiap pemilihan warna yang tepat untuk meningkatkan rasa percaya dirinya dalam berkarya.</p></li></ul>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/5406616284/9546a5a6d9d8306ac255b50419b1327d/IMG20260331094108.jpg" />
         <pubDate>2026-04-01 12:59:12 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3849183628</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Selasa, 31 Maret 2026 </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3849196404</link>
         <description><![CDATA[<p><strong>1. Mata Pelajaran</strong></p><ul><li><p>Pendidikan Agama Islam (PAI)</p></li><li><p>Bahasa Indonesia</p></li><li><p>Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK)</p></li></ul><p><strong>2. Materi (Tujuan Pembelajaran)</strong></p><ul><li><p><strong>PAI:</strong> Mengenal dan menghafal nama-nama Malaikat Allah beserta tugas-tugasnya.</p></li><li><p><strong>Bahasa Indonesia:</strong> Meningkatkan literasi melalui membaca buku cerita dan mendokumentasikan aktivitas harian dalam buku lembar kerja Ramadan.</p></li><li><p><strong>PJOK:</strong> Melatih kebugaran jasmani melalui gerakan lokomotor dan non-lokomotor (gerak mendorong, menarik, dan permainan gerobak dorong).</p></li></ul><p><strong>3. Capaian Pembelajaran</strong></p><ul><li><p><strong>PAI:</strong> Nur <strong>berhasil</strong> mengenal nama-nama Malaikat dan mulai memahami peran penting mereka dalam ajaran Islam.</p></li><li><p><strong>Bahasa Indonesia:</strong> Nur menunjukkan ketekunan dalam membaca buku cerita dan <strong>mampu</strong> mengisi lembar kerja kegiatan puasa dengan baik.</p></li><li><p><strong>PJOK:</strong> Nur <strong>aktif mengikuti</strong> praktik kebugaran jasmani dan menunjukkan kekuatan serta koordinasi tubuh yang baik saat melakukan gerak menarik dan mendorong.</p></li></ul><p><strong>4. Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><ul><li><p><strong>PAI:</strong> Sesi interaktif mengenal 10 Malaikat Allah melalui metode hafalan yang menyenangkan.</p></li><li><p><strong>Bahasa Indonesia:</strong> Membaca buku cerita secara mandiri, kemudian mengisi buku jurnal Ramadan untuk mencatat kegiatan ibadah dan harian selama bulan puasa.</p></li><li><p><strong>PJOK:</strong> Aktivitas fisik di lapangan yang berfokus pada kekuatan otot lengan dan kaki melalui simulasi gerak menarik beban, mendorong, dan permainan berpasangan "gerobak dorong".</p></li></ul><p><strong>5. Permasalahan Dalam Proses Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><ul><li><p><strong>Retensi Hafalan (PAI):</strong> Mengingat ada 10 nama Malaikat dengan tugas yang berbeda-beda, Nur terkadang masih tertukar antara satu nama dengan tugas Malaikat lainnya.</p></li><li><p><strong>Kecepatan Membaca (B. Indonesia):</strong> Nur sudah bisa membaca dengan benar, namun saat mengisi lembar kerja, ia membutuhkan waktu lebih lama untuk merangkai kalimat kegiatannya sendiri.</p></li></ul><p><strong>6. Solusi</strong></p><ul><li><p><strong>Metode Bernyanyi (PAI):</strong> Guru mengajak Nur menghafal nama Malaikat menggunakan nada lagu agar lebih mudah diingat dan tidak tertukar.</p></li><li><p><strong>Pendampingan Menulis (B. Indonesia):</strong> Memberikan kata kunci atau bantuan lisan untuk membantu Nur menuangkan kegiatannya ke dalam tulisan di buku kerja Ramadan.</p></li><li><p><strong>Apresiasi Fisik (PJOK):</strong> Memberikan pujian atas kekuatan Nur dalam melakukan gerak mendorong dan menarik, serta memastikan Nur tetap terhidrasi dengan baik setelah beraktivitas</p></li></ul>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/5406616284/8fe37711e1b8f9fb0a71e302328b898f/IMG_20260331_WA0021.jpg" />
         <pubDate>2026-04-01 13:08:06 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3849196404</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Rabu, 1 April 2026 </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3849203288</link>
         <description><![CDATA[<p><strong>1. Mata Pelajaran</strong></p><ul><li><p>Matematika</p></li><li><p>Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn)</p></li><li><p>Seni Rupa</p></li></ul><p><strong>2. Materi (Tujuan Pembelajaran)</strong></p><ul><li><p><strong>Matematika:</strong> Memantapkan konsep pengurangan bersusun (menurun) serta penguatan hafalan dasar perkalian 2</p></li><li><p><strong>PPKn:</strong> Mengenal dan menghafal kembali keragaman budaya Indonesia melalui nama-nama baju adat daerah.</p></li><li><p><strong>Seni Rupa:</strong> Melatih koordinasi motorik halus dan kepatuhan terhadap instruksi visual melalui aktivitas mewarnai pada LKPD.</p></li></ul><p><strong>3. Capaian Pembelajaran</strong></p><ul><li><p><strong>Matematika:</strong> Nur <strong>mulai terbiasa</strong> dengan format pengurangan menurun dan terus berusaha menghafal pola perkalian 2 melalui metode repetisi.</p></li><li><p><strong>PPKn:</strong> Nur menunjukkan progres dalam mengingat kembali beberapa nama baju adat yang telah dipelajari sebelumnya.</p></li><li><p><strong>Seni Rupa:</strong> Nur <strong>berhasil</strong> menyelesaikan tugas mewarnai dengan baik dan mengikuti arahan guru mengenai penggunaan warna pada lembar kerja.</p></li></ul><p><strong>4. Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><ul><li><p><strong>Matematika:</strong> Sesi latihan mandiri pengerjaan soal pengurangan bersusun di buku tugas, dilanjutkan dengan setoran hafalan perkalian 2 secara lisan di depan guru.</p></li><li><p><strong>PPKn:</strong> Mengulas kembali materi pakaian adat melalui gambar-gambar interaktif untuk memperkuat daya ingat Nur terhadap identitas budaya daerah.</p></li><li><p><strong>Seni Rupa:</strong> Aktivitas mewarnai kreatif pada LKPD sesuai dengan instruksi khusus yang diberikan oleh guru kelas untuk melatih ketelitian.</p></li></ul><p><strong>5. Permasalahan Dalam Proses Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><ul><li><p><strong>Konsep Pengurangan (Matematika):</strong> Nur terkadang masih bingung saat menentukan hasil akhir pada pengurangan menurun dan memerlukan bantuan langkah demi langkah untuk memastikan hitungannya tepat.</p></li><li><p><strong>Retensi Hafalan (PPKn &amp; Matematika):</strong> Mengingat banyaknya nama baju adat dan materi baru perkalian, Nur masih memerlukan waktu ekstra dan pengulangan berkala agar tidak tertukar atau lupa.</p></li></ul><p><strong>6. Solusi</strong></p><ul><li><p><strong>Pendampingan Intensif (Matematika):</strong> Guru akan memberikan contoh visual (seperti menggunakan coretan lidi yang dicoret) untuk membantu Nur memproses pengurangan sebelum menuliskannya dalam format menurun.</p></li><li><p><strong>Metode Muraja'ah (PPKn):</strong> Mengajak Nur menebak gambar baju adat secara rutin agar hafalan namanya menjadi lebih kuat dan menyenangkan.</p></li><li><p><strong>Apresiasi Motorik (Seni Rupa):</strong> Memberikan pujian atas kepatuhan Nur terhadap instruksi mewarnai agar ia tetap semangat dalam berkarya.</p></li></ul>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/5406616284/bf560903ce504206cd71b81af4db43f9/IMG20260401105106.jpg" />
         <pubDate>2026-04-01 13:14:26 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3849203288</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kamis, 2 April 2026</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3850431978</link>
         <description><![CDATA[<p><strong>1. Mata Pelajaran</strong></p><ul><li><p>Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK)</p></li><li><p>Baca Tulis Al-Qur'an (BTA) - Ummi</p></li><li><p>Bahasa Inggris</p></li></ul><p><strong>2. Materi (Tujuan Pembelajaran)</strong></p><ul><li><p><strong>PJOK:</strong> Melatih koordinasi motorik kasar dan mengikuti instruksi gerakan.</p></li><li><p><strong>BTA:</strong> Melatih pengenalan dan pelafalan huruf Hijaiyah melalui bimbingan lisan.</p></li><li><p><strong>Bahasa Inggris:</strong> Memahami makna kalimat deskriptif (<em>My mother is kind</em>) melalui pemetaan kata ke gambar.</p></li></ul><p><strong>3. Capaian Pembelajaran</strong></p><ul><li><p><strong>PJOK:</strong> Arsya hadir dalam sesi olahraga, namun belum bersedia mempraktikkan gerakan yang dicontohkan.</p></li><li><p><strong>BTA:</strong> Arsya mengikuti sesi membaca Ummi dengan metode menirukan (<em>echo reading</em>) setelah mendengarkan contoh dari guru.</p></li><li><p><strong>Bahasa Inggris:</strong> Arsya <strong>berhasil</strong> menghubungkan kata dengan gambar yang sesuai pada materi <em>"My mother is kind"</em>.</p></li></ul><p><strong>4. Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><ul><li><p><strong>PJOK:</strong> Guru memberikan instruksi gerakan fisik, namun Arsya lebih banyak mengamati dan belum mau menggerakkan tubuhnya sesuai perintah.</p></li><li><p><strong>BTA:</strong> Guru mendampingi Arsya secara personal, membacakan huruf terlebih dahulu, baru kemudian Arsya mengikuti pelafalannya secara perlahan.</p></li><li><p><strong>Bahasa Inggris:</strong> Arsya mengerjakan lembar kerja dengan menarik garis yang menghubungkan teks kalimat/kata ke ilustrasi gambar yang tepat.</p></li></ul><p><strong>5. Permasalahan Dalam Proses Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><ul><li><p><strong>Resistensi Instruksi Fisik (PJOK):</strong> Arsya menunjukkan keengganan untuk bergerak mengikuti aba-aba guru di lapangan. Hal ini mungkin dipengaruhi oleh <em>mood</em> atau kenyamanan lingkungan saat itu.</p></li><li><p><strong>Hambatan Inisiasi Lisan (BTA):</strong> Arsya masih memerlukan waktu tunggu yang cukup lama dan stimulus suara dari guru sebelum ia mau mengeluarkan suara untuk membaca.</p></li><li><p><strong>Ketelitian:</strong> Dalam tugas menarik garis, meskipun sudah paham, terkadang masih perlu diingatkan agar garisnya tepat sasaran ke gambar yang dimaksud.</p></li></ul><p><strong>6. Solusi</strong></p><ul><li><p><strong>Metode Modeling Suara:</strong> Guru akan terus memberikan contoh suara terlebih dahulu (<em>auditory stimulus</em>) untuk memicu Arsya bersuara di pelajaran BTA.</p></li><li><p><strong>Pendekatan Bertahap di PJOK:</strong> Guru akan mencoba mengajak Arsya melakukan gerakan kecil yang ia sukai terlebih dahulu (seperti tepuk tangan atau melompat kecil) sebelum masuk ke gerakan inti yang lebih kompleks.</p></li><li><p><strong>Penguatan Visual:</strong> Mengingat Arsya cukup sukses dalam tugas menarik garis, guru akan memperbanyak materi berbasis gambar untuk membantunya memahami konsep abstrak lainnya.</p></li></ul>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/5411235533/356a716c1aad727d21574df2a4d9e3c7/IMG20260402091509.jpg" />
         <pubDate>2026-04-02 07:00:59 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3850431978</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kamis, 2 April 2026</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3850438867</link>
         <description><![CDATA[<p><strong>1. Mata Pelajaran</strong></p><ul><li><p>Matematika</p></li><li><p>Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn)</p></li><li><p>Seni Rupa (Proyek Kelas)</p></li></ul><p><strong>2. Materi (Tujuan Pembelajaran)</strong></p><ul><li><p><strong>Matematika:</strong> Melanjutkan pemantapan operasi hitung dan penguatan hafalan perkalian 2.</p></li><li><p><strong>PPKn:</strong> Memperkuat daya ingat terhadap keragaman identitas budaya melalui nama-nama baju adat daerah.</p></li><li><p><strong>Seni Rupa:</strong> Mengembangkan keterampilan motorik halus melalui aktivitas mewarnai dan teknik menempel (kolase/pajangan kelas).</p></li></ul><p><strong>3. Capaian Pembelajaran</strong></p><ul><li><p><strong>Matematika:</strong> Nur <strong>menunjukkan konsistensi</strong> dalam mengulang hafalan perkalian 2 untuk membangun fondasi hitung yang lebih kuat.</p></li><li><p><strong>PPKn:</strong> Nur terus berproses dalam menghafalkan nama-nama baju adat Nusantara dengan bantuan pengulangan materi.</p></li><li><p><strong>Seni Rupa:</strong> Nur <strong>aktif berpartisipasi</strong> dalam menghias kelas, menunjukkan kerja sama yang baik saat membantu menempel perlengkapan pembelajaran.</p></li></ul><p><strong>4. Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><ul><li><p><strong>Matematika:</strong> Sesi pengulangan mandiri dan tanya jawab lisan mengenai perkalian 2 serta melanjutkan latihan soal dari pertemuan sebelumnya.</p></li><li><p><strong>PPKn:</strong> Mengulas kembali daftar baju adat daerah menggunakan media gambar untuk memastikan Nur semakin akrab dengan nama-namanya.</p></li><li><p><strong>Seni Rupa:</strong> Mewarnai LKPD dengan rapi, dilanjutkan dengan kegiatan bersama menempelkan hasil karya atau media belajar di dinding kelas agar suasana belajar lebih menarik.</p></li></ul><p><strong>5. Permasalahan Dalam Proses Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><ul><li><p><strong>Retensi Hafalan (Matematika &amp; PPKn):</strong> Karena materi ini bersifat hafalan (perkalian dan nama daerah), Nur terkadang masih memerlukan pancingan atau urutan yang konsisten agar tidak tertukar.</p></li><li><p><strong>Ketelitian (Seni Rupa):</strong> Saat aktivitas menempel, Nur sesekali memerlukan arahan agar posisi tempelannya presisi dan rapi sesuai instruksi.</p></li></ul><p><strong>6. Solusi</strong></p><ul><li><p><strong>Metode Jeda (Matematika):</strong> Memberikan kuis singkat di sela-sela kegiatan agar hafalan perkalian 2 Nur menjadi lebih "refleks" dan menyenangkan.</p></li><li><p><strong>Visualisasi Ulang (PPKn):</strong> Guru akan mengajak Nur mencocokkan gambar baju adat dengan kartu nama daerahnya untuk mempercepat proses memorisasi.</p></li><li><p><strong>Apresiasi Kontribusi:</strong> Memberikan pujian atas bantuan Nur dalam menempel pembelajaran kelas, guna menumbuhkan rasa memiliki dan tanggung jawab terhadap kerapian kelasnya.</p></li></ul>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/5411235533/8500a816ee8a5c4aa17a38d0c27822f6/IMG_20260402_WA0012.jpg" />
         <pubDate>2026-04-02 07:04:52 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3850438867</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Senin, 6 April 2026</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3853677934</link>
         <description><![CDATA[<p><strong>1. Mata Pelajaran</strong></p><ul><li><p>Baca Tulis Al-Qur'an (BTA) - Ummi</p></li><li><p>Bahasa Indonesia</p></li><li><p>Matematika</p></li></ul><p><strong>2. Materi (Tujuan Pembelajaran)</strong></p><ul><li><p><strong>BTA:</strong> Meningkatkan kelancaran membaca huruf Hijaiyah sesuai kaidah metode Ummi.</p></li><li><p><strong>Bahasa Indonesia:</strong> Memahami isi teks cerita fabel, mengenali ciri-ciri hewan melalui bantuan gambar, dan menjawab pertanyaan terkait isi cerita.</p></li><li><p><strong>Matematika:</strong> Melatih kemampuan operasi hitung pengurangan bilangan sampai dengan angka 10 menggunakan alat bantu visual.</p></li></ul><p><strong>3. Capaian Pembelajaran</strong></p><ul><li><p><strong>BTA:</strong> Nur <strong>aktif mengikuti</strong> sesi mengaji Ummi dan terus berproses dalam kelancaran bacaannya.</p></li><li><p><strong>Bahasa Indonesia:</strong> Nur <strong>mampu</strong> mengidentifikasi ciri-ciri hewan berdasarkan gambar dan teks fabel yang diberikan.</p></li><li><p><strong>Matematika:</strong> Nur menunjukkan usaha yang baik dalam menyelesaikan soal pengurangan dengan bantuan metode coret gambar.</p></li></ul><p><strong>4. Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><ul><li><p><strong>BTA:</strong> Sesi mengaji privat menggunakan buku Ummi bersama guru untuk memantau perkembangan makhraj Nur.</p></li><li><p><strong>Bahasa Indonesia:</strong> Membaca nyaring teks cerita fabel, mengamati gambar hewan, dan mengerjakan lembar kerja mengenai karakteristik tokoh hewan dalam cerita tersebut.</p></li><li><p><strong>Matematika:</strong> Pengerjaan latihan soal pengurangan angka 1-10. Guru membimbing Nur menggunakan metode coret gambar (visualisasi benda yang dikurangi) untuk memudahkan pemahaman konsep "sisa".</p></li></ul><p><strong>5. Permasalahan Dalam Proses Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><ul><li><p><strong>Artikulasi (B. Indonesia):</strong> Saat membaca teks, Nur masih mengalami kesulitan atau kurang tepat saat melafalkan kata yang mengandung bunyi sengau "ng".</p></li><li><p><strong>Konsep Pengurangan (Matematika):</strong> Nur masih memerlukan bantuan dan bimbingan intensif dalam menentukan angka mana yang harus dikurangi, serta masih bergantung sepenuhnya pada bantuan visual.</p></li></ul><p><strong>6. Solusi</strong></p><ul><li><p><strong>Latihan Fonetik (B. Indonesia):</strong> Guru akan memberikan latihan khusus untuk kata-kata yang mengandung akhiran atau sisipan "ng" (seperti: mu-sang, bu-rung, pe-sang) secara berulang agar lidah Nur lebih terbiasa.</p></li><li><p><strong>Metode Konkret (Matematika):</strong> Terus mendampingi Nur dengan metode coret gambar sambil perlahan mengenalkan konsep hitung mundur agar ia mulai mandiri dalam berhitung.</p></li><li><p><strong>Motivasi Percaya Diri (BTA):</strong> Memberikan semangat agar Nur lebih berani bersuara saat mengaji guna memperjelas kualitas bacaannya.</p></li></ul>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/5426387058/a0137b25ad1529daf9ee4291931bc2bc/IMG20260406092137.jpg" />
         <pubDate>2026-04-06 03:54:24 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3853677934</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Selasa, 7 April 2026</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3855605524</link>
         <description><![CDATA[<p><strong>1. Mata Pelajaran</strong></p><ul><li><p>Baca Tulis Al-Qur'an (BTA) - Ummi</p></li><li><p>Seni Budaya</p></li><li><p>Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn)</p></li></ul><p><strong>2. Materi (Tujuan Pembelajaran)</strong></p><ul><li><p><strong>BTA:</strong> Melatih kelancaran membaca huruf Hijaiyah secara konsisten.</p></li><li><p><strong>Seni Budaya:</strong> Melatih kemampuan grafomotor (menulis) melalui ekspresi kata-kata pilihan sendiri.</p></li><li><p><strong>PPKn:</strong> Menghafal dan melafalkan isi sila-sila Pancasila secara lisan.</p></li></ul><p><strong>3. Capaian Pembelajaran</strong></p><ul><li><p><strong>BTA:</strong> Arsya <strong>berhasil</strong> membaca sebagian materi huruf Hijaiyah di buku Ummi.</p></li><li><p><strong>Seni Budaya:</strong> Arsya <strong>mampu</strong> menuliskan kata-kata yang ia sukai di papan tulis kecil dengan bantuan fisik dari guru.</p></li><li><p><strong>PPKn:</strong> Arsya mendengarkan pelafalan isi Pancasila yang disampaikan oleh guru.</p></li></ul><p><strong>4. Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><ul><li><p><strong>BTA:</strong> Guru mendampingi Arsya membaca buku Ummi, namun sesi terhenti di tengah jalan karena fokus Arsya mulai beralih.</p></li><li><p><strong>Seni Budaya:</strong> Guru mengajak Arsya menulis di papan tulis kecil. Guru memegang tangan Arsya untuk membantu mengarahkan gerakan tangan saat membentuk huruf-huruf dari kata yang dipilih Arsya.</p></li><li><p><strong>PPKn:</strong> Guru memberikan contoh pelafalan isi Pancasila dan memancing Arsya untuk mengikuti bunyi sila-sila tersebut.</p></li></ul><p><strong>5. Permasalahan Dalam Proses Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><ul><li><p><strong>Hambatan Respon Verbal (PPKn &amp; BTA):</strong> Hari ini Arsya cenderung tidak mau mengeluarkan suara. Meskipun guru sudah memberikan pancingan dan contoh pelafalan, ia lebih banyak memilih untuk diam sehingga materi hafalan dan bacaan tidak tuntas.</p></li><li><p><strong>Kemampuan Grafomotor (Seni Budaya):</strong> Arsya belum mampu menuliskan kata secara mandiri tanpa bantuan fisik (<em>physical prompting</em>). Kontrol tangannya masih sangat bergantung pada arahan guru.</p></li></ul><p><strong>6. Solusi</strong></p><ul><li><p><strong>Fading Support:</strong> Untuk kegiatan menulis, secara bertahap guru akan mulai mengurangi tekanan pegangan tangan (dari memegang telapak tangan ke memegang pergelangan tangan) agar Arsya mulai merasakan kendali mandiri atas alat tulisnya.</p></li><li><p><strong>Stimulus Non-Verbal:</strong> Karena Arsya sedang enggan bersuara, guru akan mencoba menggunakan kartu gambar simbol Pancasila. Arsya diminta menunjuk gambar yang sesuai dengan sila yang diucapkan guru sebagai bentuk respon non-verbal.</p></li><li><p><strong>Penggunaan Papan Tulis Kecil:</strong> Media ini terbukti masih cukup efektif menarik minat Arsya untuk berinteraksi. Guru akan mencoba menggunakannya juga untuk materi BTA agar ia tidak bosan dengan format buku.</p></li></ul>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/5433366058/856edebf4d4dee7e1cff60c380bf41aa/IMG20260407091138.jpg" />
         <pubDate>2026-04-07 06:36:41 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3855605524</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Selasa, 7 April 2026</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3855621262</link>
         <description><![CDATA[<p><strong>1. Mata Pelajaran</strong></p><ul><li><p>Pendidikan Agama Islam (PAI)</p></li><li><p>Bahasa Indonesia (Tematik dengan Wali Kelas)</p></li><li><p>Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK)</p></li></ul><p><strong>2. Materi (Tujuan Pembelajaran)</strong></p><ul><li><p><strong>PAI:</strong> Melanjutkan hafalan dan pengenalan 10 nama Malaikat Allah beserta tugas-tugasnya.</p></li><li><p><strong>Bahasa Indonesia:</strong> Memperkaya kosakata melalui metode "Rumah Kata", melatih kemandirian dalam mengisi teks rumpang, serta mengasah motorik halus melalui teknik menggunting, menempel, dan melipat.</p></li><li><p><strong>PJOK:</strong> Mempraktikkan teknik dasar jalan dan lari (jogging) untuk melatih daya tahan jantung dan paru-paru.</p></li></ul><p><strong>3. Capaian Pembelajaran</strong></p><ul><li><p><strong>PAI:</strong> Nur terus berproses dalam menghafalkan nama-nama Malaikat dengan bantuan bimbingan guru.</p></li><li><p><strong>Bahasa Indonesia:</strong> Nur <strong>berhasil</strong> menyelesaikan proyek "Rumah Kata" dengan melakukan aktivitas menggunting, menempel, dan melipat secara mandiri.</p></li><li><p><strong>PJOK:</strong> Nur <strong>mampu</strong> melakukan gerakan jalan dan lari jogging sesuai instruksi, meskipun durasinya terbatas karena kondisi fisik.</p></li></ul><p><strong>4. Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><ul><li><p><strong>PAI:</strong> Sesi tanya jawab singkat dan pengulangan (muraja'ah) nama-nama Malaikat agar semakin melekat di ingatan.</p></li><li><p><strong>Bahasa Indonesia:</strong> Aktivitas kreatif membuat media "Rumah Kata". Nur mengisi bagian kata yang kosong, lalu merakit medianya dengan cara menggunting dan menempel sesuai pola.</p></li><li><p><strong>PJOK:</strong> Praktik lari santai (jogging) dan jalan cepat di lapangan sekolah bersama teman-teman sekelas.</p></li></ul><p><strong>5. Permasalahan Dalam Proses Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><ul><li><p><strong>Kondisi Fisik (PJOK):</strong> Nur terlihat cepat lelah saat melakukan aktivitas jogging, sehingga ia membutuhkan banyak waktu istirahat di sela-sela pelajaran olahraga.</p></li><li><p><strong>Retensi Hafalan (PAI):</strong> Karena jumlahnya yang cukup banyak (10 Malaikat), Nur terkadang masih memerlukan bantuan urutan untuk menyebutkan nama-namanya secara lengkap.</p></li></ul><p><strong>6. Solusi</strong></p><ul><li><p><strong>Penyesuaian Intensitas (PJOK):</strong> Guru memberikan kelonggaran bagi Nur untuk beristirahat dan tidak memaksakan durasi lari agar kondisinya tetap terjaga, mengingat aktivitas fisiknya cukup berat.</p></li><li><p><strong>Metode Visual &amp; Lagu (PAI):</strong> Terus menggunakan alat bantu visual atau nada lagu agar hafalan Malaikat menjadi kegiatan yang ringan dan tidak membebani Nur.</p></li><li><p><strong>Apresiasi Motorik (B. Indonesia):</strong> Memberikan pujian atas kerapian Nur dalam menggunting dan melipat pada proyek "Rumah Kata" sebagai bentuk penguatan rasa percaya dirinya.</p></li></ul>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/5433366058/1447968ab78da07493c2f8e8dd1ced66/IMG20260407104631.jpg" />
         <pubDate>2026-04-07 06:44:49 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3855621262</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Rabu, 8 April 2026</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3857820745</link>
         <description><![CDATA[<p><strong>1. Mata Pelajaran</strong></p><ul><li><p>Baca Tulis Al-Qur'an (BTA) - Ummi</p></li><li><p>Pendidikan Agama Islam (PAI)</p></li><li><p>Pendidikan Pancasila</p></li></ul><p><strong>2. Materi (Tujuan Pembelajaran)</strong></p><ul><li><p><strong>BTA:</strong> Melatih kelancaran pelafalan huruf Hijaiyah.</p></li><li><p><strong>PAI:</strong> Mengenal nama-nama Malaikat Allah.</p></li><li><p><strong>Pendidikan Pancasila:</strong> Mengenal bunyi dan simbol Sila ke-3 dan ke-4 Pancasila.</p></li></ul><p><strong>3. Capaian Pembelajaran</strong></p><ul><li><p><strong>BTA:</strong> Arsya mengikuti sesi membaca buku Ummi dengan pendampingan.</p></li><li><p><strong>PAI:</strong> Arsya mendengarkan dan menyimak pengenalan nama-nama Malaikat.</p></li><li><p><strong>Pendidikan Pancasila:</strong> Arsya <strong>mampu mengikuti</strong> ucapan guru saat melafalkan isi sila ke-3 dan ke-4 melalui bantuan media gambar.</p></li></ul><p><strong>4. Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><ul><li><p><strong>Pra-Belajar:</strong> Guru melakukan pendekatan persuasif untuk menenangkan Arsya yang menangis karena ingin pulang dan meminta sepatunya sebelum kelas dimulai.</p></li><li><p><strong>BTA:</strong> Guru membimbing Arsya secara personal untuk mengidentifikasi huruf-huruf Hijaiyah.</p></li><li><p><strong>PAI:</strong> Guru menyebutkan nama-nama malaikat satu per satu untuk diperkenalkan kepada Arsya.</p></li><li><p><strong>Pendidikan Pancasila:</strong> Guru menggunakan media gambar yang menarik untuk menjelaskan sila ke-3 dan ke-4, kemudian mengajak Arsya menirukan bunyi silanya.</p></li></ul><p><strong>5. Permasalahan Dalam Proses Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><ul><li><p><strong>Regulasi Emosi (Transisi):</strong> Arsya mengalami kesulitan transisi yang cukup berat di pagi hari (menangis, ingin membuka pintu, dan meminta sepatu untuk pulang) bahkan sebelum kegiatan belajar dimulai.</p></li><li><p><strong>Kemandirian Verbal (PAI):</strong> Dalam pelajaran PAI, Arsya masih dalam tahap pasif. Ia mau mengikuti guru namun belum bersedia mengucapkan atau menghafal nama-nama malaikat secara mandiri.</p></li><li><p><strong>Hambatan Fokus:</strong> Karena emosi yang kurang stabil di awal, fokus Arsya sepanjang sesi belajar cenderung fluktuatif.</p></li></ul><p><strong>6. Solusi</strong></p><ul><li><p><strong>Stabilisasi Emosi:</strong> Guru akan memberikan waktu lebih lama untuk proses <em>cooling down</em> di awal kedatangan jika Arsya merasa tidak nyaman, agar ia merasa aman sebelum masuk ke materi pelajaran.</p></li><li><p><strong>Metode Menirukan (<em>Modeling</em>):</strong> Karena Arsya merespons dengan baik saat diminta mengikuti perkataan guru di pelajaran Pancasila, teknik ini akan terus digunakan untuk memancing kepercayaan dirinya dalam bersuara.</p></li><li><p><strong>Penggunaan Media Gambar:</strong> Guru akan terus menyediakan media visual yang kuat untuk membantu Arsya mengalihkan rasa sedihnya menjadi ketertarikan pada objek yang ia lihat di buku atau poster.</p></li></ul>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/5441102782/6e91c03ce65090462e106b13c5e74936/IMG20260408090220.jpg" />
         <pubDate>2026-04-08 09:04:41 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3857820745</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Rabu, 8 April 2026</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3857827920</link>
         <description><![CDATA[<p><strong>1. Mata Pelajaran</strong></p><ul><li><p>Matematika</p></li><li><p>Seni Rupa</p></li><li><p>Pendidikan Pancasila (PPKn)</p></li></ul><p><strong>2. Materi (Tujuan Pembelajaran)</strong></p><ul><li><p><strong>Matematika:</strong> Melatih kemampuan operasi hitung pengurangan bilangan.</p></li><li><p><strong>Seni Rupa:</strong> Mengembangkan kreativitas dan motorik halus melalui aktivitas mewarnai sesuai tema pembelajaran.</p></li><li><p><strong>Pendidikan Pancasila:</strong> Mengenal contoh perilaku yang sesuai dengan nilai-nilai Pancasila, melafalkan teks Pancasila, dan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya.</p></li></ul><p><strong>3. Capaian Pembelajaran</strong></p><ul><li><p><strong>Matematika:</strong> Nur <strong>aktif mengikuti</strong> latihan soal pengurangan dan terus berusaha memahami konsep hitungan dengan baik.</p></li><li><p><strong>Seni Rupa:</strong> Nur <strong>berhasil</strong> menyelesaikan tugas mewarnai pada LKPD dengan fokus yang cukup baik.</p></li><li><p><strong>Pendidikan Pancasila:</strong> Nur <strong>mampu</strong> membaca isi sila-sila Pancasila dan mengikuti kegiatan menyanyi bersama teman-teman sekelas.</p></li></ul><p><strong>4. Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><ul><li><p><strong>Matematika:</strong> Pengerjaan soal-soal latihan pengurangan di buku tugas untuk mengasah ketelitian berhitung.</p></li><li><p><strong>Seni Rupa:</strong> Aktivitas mewarnai lembar kerja untuk melatih kesabaran dalam mengisi bidang gambar dengan warna yang serasi.</p></li><li><p><strong>Pendidikan Pancasila:</strong> Diskusi mengenai contoh perbuatan baik yang sesuai dengan Pancasila, dilanjutkan dengan sesi lisan membaca teks Pancasila dan menyanyikan lagu Indonesia Raya bersama-sama.</p></li></ul><p><strong>5. Permasalahan Dalam Proses Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><ul><li><p><strong>Kepercayaan Diri (Pendidikan Pancasila):</strong> Saat menyanyikan lagu Indonesia Raya dan melafalkan Pancasila, suara Nur terdengar masih sangat pelan (malu-malu), sehingga semangat lagunya kurang terdengar menonjol.</p></li><li><p><strong>Konsep Hitung (Matematika):</strong> Nur terkadang masih membutuhkan waktu untuk memastikan hasil pengurangan yang tepat, terutama jika angka yang dikurangi cukup besar.</p></li></ul><p><strong>6. Solusi</strong></p><ul><li><p><strong>Motivasi Percaya Diri:</strong> Guru secara perlahan memberikan semangat dan pujian agar Nur lebih berani mengeluarkan suaranya saat kegiatan menyanyi atau membaca nyaring di depan kelas.</p></li><li><p><strong>Latihan Mandiri (Matematika):</strong> Memberikan latihan soal sederhana secara rutin agar Nur semakin terbiasa dan lebih cepat dalam memproses hitungan pengurangan.</p></li><li><p><strong>Apresiasi Positif:</strong> Memberikan penguatan pada Nur bahwa ia sudah melakukan hal yang baik dengan menghafal isi Pancasila dan perilaku yang sesuai dengan nilai-nilainya.</p></li></ul>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/5441102782/79cff166ff61d2379a65e4063605eacc/IMG20260408112659.jpg" />
         <pubDate>2026-04-08 09:10:00 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3857827920</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kamis, 9 April 2026</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3859823407</link>
         <description><![CDATA[<p><strong>1. Mata Pelajaran</strong></p><ul><li><p>Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK)</p></li><li><p>Baca Tulis Al-Qur'an (BTA) - Ummi</p></li><li><p>Bahasa Inggris</p></li></ul><p><strong>2. Materi (Tujuan Pembelajaran)</strong></p><ul><li><p><strong>PJOK:</strong> Melatih koordinasi motorik kasar dan sinkronisasi gerakan melalui video senam "Tabola Bale".</p></li><li><p><strong>BTA:</strong> Melatih pengenalan huruf Hijaiyah dan kelancaran membaca lisan.</p></li><li><p><strong>Bahasa Inggris:</strong> Melatih kosa kata buah-buahan (<em>Fruits</em>) dan menghubungkannya dengan jumlah angka yang tepat.</p></li></ul><p><strong>3. Capaian Pembelajaran</strong></p><ul><li><p><strong>PJOK:</strong> Arsya <strong>menunjukkan kemauan untuk bergerak</strong> secara aktif sambil mengikuti tayangan video senam.</p></li><li><p><strong>BTA:</strong> Arsya mengikuti sesi membaca buku Ummi dengan pendampingan individual.</p></li><li><p><strong>Bahasa Inggris:</strong> Arsya <strong>berhasil</strong> menarik garis untuk mencocokkan kata (nama buah) dengan angka yang sesuai pada gambar di LKPD.</p></li></ul><p><strong>4. Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><ul><li><p><strong>PJOK:</strong> Guru memutarkan video senam "Tabola Bale". Arsya menonton dengan antusias dan mulai menirukan gerakan-gerakan senam tersebut secara langsung.</p></li><li><p><strong>BTA:</strong> Guru mendampingi Arsya membaca baris demi baris di buku Ummi, memberikan rangsangan suara agar Arsya mau melafalkannya.</p></li><li><p><strong>Bahasa Inggris:</strong> Arsya mengerjakan tugas visual-logika dengan mengidentifikasi gambar buah, menghitungnya, lalu menarik garis ke arah angka dan kata bahasa Inggris yang benar.</p></li></ul><p><strong>5. Permasalahan Dalam Proses Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><ul><li><p><strong>Inisiasi Lisan (BTA):</strong> Seperti hari-hari sebelumnya, Arsya masih membutuhkan waktu "pemanasan" yang cukup lama sebelum akhirnya mau mengeluarkan suara untuk membaca.</p></li><li><p><strong>Fokus Transisi:</strong> Meskipun sudah mau bergerak di PJOK, fokusnya terkadang masih terpecah antara melihat video dan melakukan gerakan, sehingga gerakannya sesekali terhenti sejenak.</p></li></ul><p><strong>6. Solusi</strong></p><ul><li><p><strong>Media Visual sebagai Pemicu:</strong> Mengingat Arsya sangat merespons video "Tabola Bale" dengan baik, guru akan mencoba mencari media video serupa untuk materi pelajaran lain guna meningkatkan keterlibatannya.</p></li><li><p><strong>Apresiasi Keberhasilan:</strong> Guru memberikan pujian atas ketepatan Arsya dalam memasangkan kata dan angka di pelajaran Bahasa Inggris untuk membangun rasa percaya dirinya.</p></li><li><p><strong>Pendampingan Satu-Satu:</strong> Tetap memberikan perhatian intensif saat BTA agar durasi "diam" Arsya bisa perlahan berkurang dengan pancingan kata-kata sederhana.</p></li></ul>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/5448235042/2fc39d56a8951d5360e68479bde1466c/IMG20260409094218.jpg" />
         <pubDate>2026-04-09 11:02:00 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3859823407</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kamis, 9 April 2026</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3859825667</link>
         <description><![CDATA[<p><strong>1. Mata Pelajaran</strong></p><ul><li><p>Matematika</p></li><li><p>Seni Rupa</p></li><li><p>Pendidikan Pancasila (PPKn)</p></li></ul><p><strong>2. Materi (Tujuan Pembelajaran)</strong></p><ul><li><p><strong>Matematika:</strong> Melanjutkan pemantapan materi operasi hitung pengurangan bilangan.</p></li><li><p><strong>Seni Rupa:</strong> Mengasah kreativitas dan kerapian motorik halus melalui aktivitas mewarnai pada lembar kerja (LKPD).</p></li><li><p><strong>PPKn:</strong> Mengenal dan memilih jenis-jenis aturan yang berlaku dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan rumah.</p></li></ul><p><strong>3. Capaian Pembelajaran</strong></p><ul><li><p><strong>Matematika:</strong> Nur menunjukkan <strong>usaha yang konsisten</strong> dalam menyelesaikan latihan pengurangan lanjutan dari materi sebelumnya.</p></li><li><p><strong>Seni Rupa:</strong> Nur <strong>berhasil</strong> menyelesaikan pewarnaan pada LKPD dengan fokus yang baik.</p></li><li><p><strong>PPKn:</strong> Nur <strong>mampu</strong> mengidentifikasi dan memilih perilaku mana saja yang termasuk aturan di rumah dengan tepat.</p></li></ul><p><strong>4. Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><ul><li><p><strong>Matematika:</strong> Sesi pengerjaan soal latihan pengurangan mandiri untuk memperlancar kemampuan berhitung.</p></li><li><p><strong>Seni Rupa:</strong> Aktivitas mewarnai kreatif menggunakan media krayon atau pensil warna untuk memperindah gambar pada LKPD.</p></li><li><p><strong>PPKn:</strong> Sesi diskusi dan latihan soal mengenai tata tertib di rumah, seperti merapikan tempat tidur, membantu orang tua, dan aturan waktu belajar/bermain.</p></li></ul><p><strong>5. Permasalahan Dalam Proses Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><ul><li><p><strong>Ketelitian (Matematika):</strong> Karena masih dalam tahap pemantapan materi pengurangan, Nur terkadang masih perlu diingatkan untuk lebih teliti menghitung agar hasilnya tidak meleset sedikit.</p></li><li><p><strong>Kemandirian (Seni Rupa):</strong> Saat mewarnai bidang yang agak luas, Nur terkadang membutuhkan motivasi tambahan agar tetap semangat menyelesaikannya sampai penuh dan rapi.</p></li></ul><p><strong>6. Solusi</strong></p><ul><li><p><strong>Latihan Bertahap (Matematika):</strong> Guru memberikan bantuan kecil berupa hitungan jari atau benda konkret jika Nur menemui angka pengurangan yang dirasa sulit agar konsepnya semakin matang.</p></li><li><p><strong>Apresiasi Positif (PPKn):</strong> Memberikan pujian kepada Nur karena sudah tahu aturan di rumah, serta mendorongnya untuk mempraktikkan aturan tersebut bersama Bunda di rumah.</p></li><li><p><strong>Penguatan Motorik (Seni Rupa):</strong> Memberikan semangat dan apresiasi atas pilihan warna Nur agar ia merasa bangga dengan hasil karyanya sendiri.</p></li></ul>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/5448267888/6962e9dac9a195f252ca4e4928fefe78/IMG_20260409_WA0032.jpg" />
         <pubDate>2026-04-09 11:04:29 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3859825667</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Jumat, 10 April 2026</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3893259445</link>
         <description><![CDATA[<p><strong>1. Mata Pelajaran</strong></p><ul><li><p>Pendidikan Agama Islam (PAI) / Pembiasaan Ibadah</p></li><li><p>Kokurikuler (Keterampilan Seni)</p></li></ul><p><strong>2. Materi (Tujuan Pembelajaran)</strong></p><ul><li><p><strong>PAI/Pembiasaan:</strong> Mempraktikkan sholat Dhuha berjamaah dan muraja’ah (mengulang hafalan) Al-Qur'an untuk memperkuat spiritualitas dan daya ingat hafalan.</p></li><li><p><strong>Kokurikuler:</strong> Melatih kreativitas dan keterampilan motorik halus melalui proyek membuat prakarya fungsional (kipas tangan).</p></li></ul><p><strong>3. Capaian Pembelajaran</strong></p><ul><li><p><strong>PAI/Pembiasaan:</strong> Nur <strong>aktif mengikuti</strong> rangkaian ibadah dan muraja’ah di mushola dengan sikap yang khusyuk dan tertib.</p></li><li><p><strong>Kokurikuler:</strong> Nur <strong>berhasil</strong> mewarnai pola gambar dengan baik sebagai tahap awal pembuatan kipas tangan.</p></li></ul><p><strong>4. Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><ul><li><p><strong>PAI/Pembiasaan:</strong> Kegiatan rutin Jumat pagi di mushola yang meliputi sholat Dhuha bersama dan mengulang hafalan surat-surat pendek (muraja’ah).</p></li><li><p><strong>Kokurikuler:</strong> Proyek seni membuat kipas. Nur mewarnai lembar kerja (LK) yang diberikan wali kelas, yang nantinya akan dilanjutkan dengan proses menggunting dan merakitnya menjadi kipas.</p></li></ul><p><strong>5. Permasalahan Dalam Proses Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><ul><li><p><strong>Ketelitian (Kokurikuler):</strong> Saat mewarnai pola yang akan digunting, Nur terkadang masih perlu diingatkan agar tidak melewati garis agar bentuk kipasnya nanti tetap rapi saat dipotong.</p></li><li><p><strong>Kemandirian (PAI):</strong> Dalam sesi muraja’ah bersama, suara Nur terkadang masih mengikuti suara teman yang paling keras, sehingga perlu didorong untuk lebih percaya diri dengan hafalannya sendiri.</p></li></ul><p><strong>6. Solusi</strong></p><ul><li><p><strong>Bimbingan Motorik (Kokurikuler):</strong> Guru mendampingi Nur dalam proses pewarnaan dan memberikan arahan teknik menggunting yang aman agar hasil kipasnya presisi.</p></li><li><p><strong>Penguatan Hafalan (PAI):</strong> Mengajak Nur untuk mencoba melafalkan potongan ayat secara mandiri guna membangun kepercayaan dirinya saat muraja’ah.</p></li><li><p><strong>Apresiasi Kreativitas:</strong> Memberikan pujian atas pemilihan warna Nur pada kipas buatannya agar ia merasa bangga dengan karya yang dihasilkannya.</p></li></ul>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/5576055140/9d20b25b529795a90b8c65171a8ae945/IMG20260410103834.jpg" />
         <pubDate>2026-05-01 11:50:27 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3893259445</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Jumat, 10 April 2026</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3893261278</link>
         <description><![CDATA[<p><strong>1. Mata Pelajaran</strong></p><ul><li><p>Bahasa Indonesia (Menulis)</p></li><li><p>Kokurikuler (Jumat Sehat/Senam)</p></li></ul><p><strong>2. Materi (Tujuan Pembelajaran)</strong></p><ul><li><p><strong>Bahasa Indonesia:</strong> Melatih koordinasi mata dan tangan (motorik halus) melalui kegiatan menebalkan huruf/kata.</p></li><li><p><strong>Jumat Sehat:</strong> Melatih kebugaran fisik, motorik kasar, dan kemampuan bersosialisasi melalui senam bersama.</p></li></ul><p><strong>3. Capaian Pembelajaran</strong></p><ul><li><p><strong>Bahasa Indonesia:</strong> Arsya <strong>mampu menyelesaikan</strong> tugas menebalkan tulisan dengan pendampingan.</p></li><li><p><strong>Jumat Sehat:</strong> Arsya <strong>berhasil bergabung</strong> dengan seluruh siswa di lapangan untuk mengikuti kegiatan senam pagi.</p></li></ul><p><strong>4. Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><ul><li><p><strong>Sesi Pull Out:</strong> Agar lebih fokus, Arsya belajar di ruangan khusus untuk menyelesaikan materi Bahasa Indonesia. Guru memberikan lembar kerja berupa kata-kata yang harus ditebalkan, dan Arsya mengikutinya secara perlahan.</p></li><li><p><strong>Senam Bersama:</strong> Setelah sesi menulis selesai, Arsya keluar menuju lapangan sekolah untuk mengikuti instruksi senam bersama instruktur dan teman-temannya.</p></li></ul><p><strong>5. Permasalahan Dalam Proses Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><ul><li><p><strong>Kontrol Goresan:</strong> Dalam menebalkan tulisan, Arsya terkadang masih terburu-buru sehingga goresan pensilnya sesekali meleset dari garis bayangan huruf yang seharusnya diikuti.</p></li><li><p><strong>Adaptasi Lapangan:</strong> Saat di lapangan, Arsya memerlukan waktu sebentar untuk menyesuaikan diri dengan keramaian sebelum akhirnya mau mengikuti gerakan senam.</p></li></ul><p><strong>6. Solusi</strong></p><ul><li><p><strong>Pendekatan "Pelan-pelan":</strong> Guru membimbing tangan Arsya atau memberikan instruksi verbal "pelan-pelan" setiap kali ia mulai terlihat terburu-buru saat menebalkan huruf, guna melatih ketelitiannya.</p></li><li><p><strong>Reward Aktivitas:</strong> Memberikan motivasi bahwa setelah selesai menebalkan tulisan dengan rapi, ia boleh bergabung ke lapangan untuk senam, yang terbukti membuatnya lebih bersemangat menyelesaikan tugas.</p></li><li><p><strong>Posisi Senam:</strong> Guru memposisikan Arsya di area yang cukup leluasa di lapangan agar ia tidak merasa terlalu terhimpit oleh keramaian teman-temannya.</p></li></ul>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/5576055140/74c6ac078ee69d5598c2ca3587eb6fb4/IMG20260410095520.jpg" />
         <pubDate>2026-05-01 11:54:13 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3893261278</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Senin, 13 April 202</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3893263985</link>
         <description><![CDATA[<p><strong>1. Mata Pelajaran</strong></p><ul><li><p>Baca Tulis Al-Qur'an (BTA) - Ummi</p></li><li><p>Bahasa Indonesia</p></li><li><p>Matematika</p></li></ul><p><strong>2. Materi (Tujuan Pembelajaran)</strong></p><ul><li><p><strong>BTA:</strong> Melatih pengenalan huruf Hijaiyah dan kelancaran membaca lisan.</p></li><li><p><strong>Bahasa Indonesia:</strong> Mengenal dan menulis kata-kata yang berawalan dari suku kata "da, di, du, de, do".</p></li><li><p><strong>Matematika:</strong> Menguatkan konsep penjumlahan melalui kegiatan menghitung jumlah benda yang ada pada gambar.</p></li></ul><p><strong>3. Capaian Pembelajaran</strong></p><ul><li><p><strong>BTA:</strong> Arsya mengikuti sesi membaca Ummi dengan bimbingan dari guru.</p></li><li><p><strong>Bahasa Indonesia:</strong> Arsya <strong>mampu menuliskan</strong> kata-kata berawalan "da-do" pada lembar kerja (LKPD) yang disediakan.</p></li><li><p><strong>Matematika:</strong> Arsya <strong>berhasil menghitung</strong> jumlah benda pada gambar dan menyelesaikan soal penjumlahan sederhana.</p></li></ul><p><strong>4. Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><ul><li><p><strong>BTA:</strong> Guru mendampingi Arsya membaca baris demi baris, memberikan pancingan suara agar Arsya lebih percaya diri untuk melafalkannya.</p></li><li><p><strong>Bahasa Indonesia:</strong> Guru memberikan instruksi mengenai kata-kata yang diawali suku kata "da, di, du, de, do". Arsya kemudian menyalin atau menuliskan kata tersebut pada kolom yang tersedia di LKPD.</p></li><li><p><strong>Matematika:</strong> Guru membimbing Arsya menghitung benda secara konkret dalam gambar (seperti buah atau benda lainnya) untuk kemudian dituliskan hasil jumlahnya.</p></li></ul><p><strong>5. Permasalahan Dalam Proses Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><ul><li><p><strong>Kemandirian Menulis:</strong> Dalam pelajaran Bahasa Indonesia, Arsya masih membutuhkan arahan atau contoh tulisan yang jelas agar ukuran hurufnya tetap terjaga dan tidak terlalu besar atau tercampur dengan huruf kapital.</p></li><li><p><strong>Konsistensi Fokus:</strong> Saat menghitung gambar dalam jumlah yang cukup banyak, Arsya terkadang terdistraksi dan memerlukan bantuan untuk memastikan setiap benda terhitung tepat satu kali.</p></li></ul><p><strong>6. Solusi</strong></p><ul><li><p><strong>Pembatasan Kolom Menulis:</strong> Guru akan menyediakan lembar kerja dengan garis bantu atau kotak yang lebih jelas untuk membantu Arsya membatasi ukuran tulisan suku kata "da-do".</p></li><li><p><strong>Teknik Mencoret Gambar:</strong> Guru menyarankan Arsya untuk mencoret gambar yang sudah dihitung agar ia tidak bingung atau menghitung benda yang sama dua kali pada tugas matematika.</p></li><li><p><strong>Reinforcement Positif:</strong> Memberikan pujian atau stiker kecil setiap kali ia berhasil menyelesaikan satu deret suku kata dengan benar untuk meningkatkan semangatnya.</p></li></ul><p>Alhamdulillah, latihan menulis suku kata "da-di-du-de-do" ini sangat bagus untuk dasar membaca Arsya ke depannya, Bunda.</p><p><strong>Apakah di rumah Arsya sudah bisa menyebutkan benda-benda di sekitar yang berawalan "da" atau "di", seperti "dasi" atau "dapur"?</strong> Kita bisa coba memancingnya secara santai sambil bermain.</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/5576055140/83fbbcdec3b9b5bff1f2a3df6a196d80/IMG20260413091735.jpg" />
         <pubDate>2026-05-01 11:59:51 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3893263985</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Senin, 13 April 2026</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3893267175</link>
         <description><![CDATA[<p><strong>1. Mata Pelajaran</strong></p><ul><li><p>Baca Tulis Al-Qur'an (BTA) - Ummi</p></li><li><p>Bahasa Indonesia</p></li><li><p>Matematika</p></li></ul><p><strong>2. Materi (Tujuan Pembelajaran)</strong></p><ul><li><p><strong>BTA:</strong> Meningkatkan kelancaran membaca huruf Hijaiyah sesuai dengan kaidah metode Ummi.</p></li><li><p><strong>Bahasa Indonesia:</strong> Memperkuat kosa kata dan literasi melalui aktivitas memasangkan kata dengan gambar yang sesuai.</p></li><li><p><strong>Matematika:</strong> Melatih kemampuan operasi hitung pengurangan bilangan dalam rentang angka 1 sampai 20.</p></li></ul><p><strong>3. Capaian Pembelajaran</strong></p><ul><li><p><strong>BTA:</strong> Nur <strong>aktif mengikuti</strong> sesi mengaji individu dan terus berproses dalam memperbaiki kualitas bacaannya.</p></li><li><p><strong>Bahasa Indonesia:</strong> Nur <strong>berhasil</strong> memasangkan kata dengan gambar secara tepat. Hal ini menunjukkan kemampuan menghubungkan konsep visual dengan tulisan yang semakin baik.</p></li><li><p><strong>Matematika:</strong> Nur menunjukkan <strong>usaha yang gigih</strong> dalam mencoba menyelesaikan soal pengurangan dengan angka yang lebih besar (sampai 20).</p></li></ul><p><strong>4. Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><ul><li><p><strong>BTA:</strong> Sesi mengaji privat menggunakan buku Ummi bersama guru untuk memantau kelancaran dan ketepatan makhraj.</p></li><li><p><strong>Bahasa Indonesia:</strong> Mengerjakan lembar kerja di mana Nur membaca sebuah kata dan menarik garis ke gambar yang relevan untuk menguji pemahaman makna kata.</p></li><li><p><strong>Matematika:</strong> Latihan soal pengurangan menggunakan angka belasan (sampai 20). Guru memberikan bimbingan untuk membantu Nur memvisualisasikan pengurangan pada jumlah yang lebih banyak.</p></li></ul><p><strong>5. Permasalahan Dalam Proses Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><ul><li><p><strong>Konsentrasi (Matematika):</strong> Karena rentang angka sudah mencapai 20, Nur terkadang memerlukan waktu lebih lama dan konsentrasi tinggi agar tidak keliru dalam menghitung mundur atau mencoret gambar.</p></li><li><p><strong>Volume Suara (BTA):</strong> Seperti hari-hari sebelumnya, Nur terkadang masih malu-malu sehingga suaranya terdengar sangat lembut saat mengaji.</p></li></ul><p><strong>6. Solusi</strong></p><ul><li><p><strong>Bantuan Alat Peraga (Matematika):</strong> Menggunakan bantuan jari atau benda konkret (seperti stik es krim atau coretan gambar) agar Nur lebih mudah memahami pengurangan pada angka di atas 10.</p></li><li><p><strong>Stimulasi Percaya Diri (BTA):</strong> Memberikan semangat dan pujian agar Nur lebih berani mengeluarkan suara yang lantang saat membaca Ummi.</p></li><li><p><strong>Variasi Kata (B. Indonesia):</strong> Memberikan apresiasi atas ketepatan Nur dalam mencocokkan kata agar minat bacanya terus meningkat.</p></li></ul><p>Alhamdulillah, kemampuan Nur dalam memasangkan kata dengan gambar menunjukkan perkembangan literasi yang sangat stabil. Untuk pengurangan sampai 20, ini memang tahapan yang lebih menantang, namun dengan latihan rutin Nur pasti akan semakin lancar.</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/5576055140/a15b35cedb05f4ef5991a4eec4a8dc61/IMG20260413113921.jpg" />
         <pubDate>2026-05-01 12:04:45 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3893267175</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Selasa, 14 April 2026</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3893275208</link>
         <description><![CDATA[<p><strong>1. Mata Pelajaran</strong></p><ul><li><p>Baca Tulis Al-Qur'an (BTA) - Ummi</p></li><li><p>Seni Budaya</p></li><li><p>Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn)</p></li></ul><p><strong>2. Materi (Tujuan Pembelajaran)</strong></p><ul><li><p><strong>BTA:</strong> Melatih pengenalan dan pelafalan huruf Hijaiyah melalui buku Ummi.</p></li><li><p><strong>Seni Budaya:</strong> Mengasah kreativitas dan kontrol motorik halus melalui aktivitas mewarnai.</p></li><li><p><strong>PPKn:</strong> Memperkuat hafalan isi sila-sila Pancasila dan mengenal simbol/lambang negara.</p></li></ul><p><strong>3. Capaian Pembelajaran</strong></p><ul><li><p><strong>BTA:</strong> Arsya mengikuti sesi membaca buku Ummi dengan pendampingan guru.</p></li><li><p><strong>Seni Budaya:</strong> Arsya <strong>berhasil menyelesaikan</strong> tugas mewarnai pada lembar kerja (LKPD).</p></li><li><p><strong>PPKn:</strong> Arsya <strong>mampu menyebutkan</strong> isi sila Pancasila dan menyelesaikan aktivitas mewarnai lambangnya.</p></li></ul><p><strong>4. Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><ul><li><p><strong>BTA:</strong> Guru mendampingi Arsya secara individual, memberikan contoh bunyi huruf, dan meminta Arsya mengulangi bacaan tersebut.</p></li><li><p><strong>Seni Budaya:</strong> Arsya diberikan LKPD dengan gambar tertentu, lalu guru mengarahkan Arsya untuk memilih warna dan mengisi bidang gambar secara perlahan.</p></li><li><p><strong>PPKn:</strong> Guru mengajak Arsya melafalkan sila-sila Pancasila bersama-sama, kemudian dilanjutkan dengan mewarnai gambar lambang (seperti bintang, rantai, pohon beringin, dll) pada lembar kerja.</p></li></ul><p><strong>5. Permasalahan Dalam Proses Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><ul><li><p><strong>Produksi Suara (PPKn/BTA):</strong> Meskipun sudah mau menyebutkan isi Pancasila, volume suara Arsya terkadang masih sangat kecil atau membutuhkan pancingan berulang dari guru agar mau bersuara secara mandiri.</p></li><li><p><strong>Ketahanan Mewarnai:</strong> Saat mewarnai dua tugas sekaligus (Seni Budaya dan PPKn), Arsya mulai terlihat lelah di tengah kegiatan, yang terkadang mempengaruhi kerapian goresan warnanya.</p></li></ul><p><strong>6. Solusi</strong></p><ul><li><p><strong>Metode Interaktif:</strong> Guru akan terus menggunakan media gambar yang menarik saat meminta Arsya melafalkan Pancasila agar ia lebih bersemangat untuk bersuara.</p></li><li><p><strong>Variasi Aktivitas:</strong> Untuk menghindari kebosanan atau kelelahan saat mewarnai, guru memberikan jeda singkat di antara dua tugas tersebut dengan melakukan gerakan peregangan tangan sederhana.</p></li><li><p><strong>Apresiasi Visual:</strong> Guru memberikan pujian atau tanda bintang pada hasil karya mewarnai Arsya agar ia merasa bangga dengan hasil kerjanya.</p></li></ul><p>Alhamdulillah, kemauan Arsya untuk menyebutkan isi Pancasila adalah perkembangan lisan yang sangat baik, Bunda. Ini menunjukkan rasa percaya dirinya untuk bersuara di depan guru mulai meningkat.</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/5576055140/b75665d7a12af412b6355f27e08cd45a/IMG20260414084720.jpg" />
         <pubDate>2026-05-01 12:17:10 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3893275208</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Rabu, 15 April 2026</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3893277466</link>
         <description><![CDATA[<p><strong>1. Mata Pelajaran</strong></p><ul><li><p>Baca Tulis Al-Qur'an (BTA) - Ummi</p></li><li><p>Pendidikan Agama Islam (PAI)</p></li><li><p>Pendidikan Pancasila</p></li></ul><p><strong>2. Materi (Tujuan Pembelajaran)</strong></p><ul><li><p><strong>BTA:</strong> Melatih kelancaran membaca huruf Hijaiyah di buku Ummi.</p></li><li><p><strong>PAI:</strong> Mengenal 10 nama Malaikat beserta tugas-tugas khususnya.</p></li><li><p><strong>Pendidikan Pancasila:</strong> Mengenal bunyi Sila ke-5 Pancasila dan menumbuhkan rasa nasionalisme melalui lagu Kebangsaan.</p></li></ul><p><strong>3. Capaian Pembelajaran</strong></p><ul><li><p><strong>BTA:</strong> Arsya mengikuti sesi membaca buku Ummi secara rutin.</p></li><li><p><strong>PAI:</strong> Arsya mulai mengenal kaitan antara nama Malaikat dengan tugas yang diberikan Allah.</p></li><li><p><strong>Pendidikan Pancasila:</strong> Arsya <strong>mampu mengenal</strong> bunyi Sila ke-5 dan ikut serta menyanyikan lagu Indonesia Raya.</p></li></ul><p><strong>4. Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><ul><li><p><strong>BTA:</strong> Guru mendampingi Arsya secara individual, membantu mengoreksi pelafalan huruf per huruf agar lebih akurat.</p></li><li><p><strong>PAI:</strong> Guru memberikan penjelasan tentang nama dan tugas Malaikat. Guru menggunakan pengulangan agar Arsya lebih mudah mengingat pasangan nama dan tugasnya.</p></li><li><p><strong>Pendidikan Pancasila:</strong> Guru menjelaskan makna Sila ke-5 menggunakan gambar contoh perilaku adil, kemudian dilanjutkan dengan berdiri tegak menyanyikan lagu Indonesia Raya bersama-sama.</p></li></ul><p><strong>5. Permasalahan Dalam Proses Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><ul><li><p><strong>Beban Memori (PAI):</strong> Menghafal 10 nama Malaikat sekaligus tugasnya merupakan materi yang cukup padat bagi Arsya, sehingga ia terkadang masih tertukar antara satu nama dengan tugas lainnya.</p></li><li><p><strong>Ketahanan Fokus:</strong> Saat sesi menyanyi Indonesia Raya yang khidmat, Arsya terkadang masih terdistraksi dengan benda-benda di sekitarnya.</p></li></ul><p><strong>6. Solusi</strong></p><ul><li><p><strong>Metode Nyanyian Malaikat:</strong> Mengingat Arsya sangat merespons musik dengan baik (seperti saat menyanyikan lagu Indonesia Raya), guru akan mencoba menggunakan nada lagu sederhana untuk menghafal nama Malaikat dan tugasnya agar lebih melekat di ingatan.</p></li><li><p><strong>Visualisasi Sila ke-5:</strong> Guru memberikan gambar "Padi dan Kapas" yang berukuran besar untuk diwarnai atau dipasangkan, guna membantu Arsya mengingat simbol Sila ke-5 dengan lebih kuat.</p></li><li><p><strong>Apresiasi Suara:</strong> Memberikan pujian setiap kali Arsya mau bersuara saat menyanyi atau melafalkan teks Pancasila untuk terus memupuk kepercayaan dirinya.</p></li></ul><p>Alhamdulillah, hari ini penuh dengan materi hafalan dan nyanyian ya, Bunda. Arsya sepertinya sangat menikmati sesi musik, terutama saat lagu Indonesia Raya berkumandang.</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/5576161888/08e112da2d9cbd5193f58dbb3f76aa16/IMG20260415090451.jpg" />
         <pubDate>2026-05-01 12:20:53 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3893277466</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Senin, 20 April 2026</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3893280957</link>
         <description><![CDATA[<p><strong>1. Mata Pelajaran</strong></p><ul><li><p>Baca Tulis Al-Qur'an (BTA) - Ummi</p></li><li><p>Bahasa Indonesia</p></li><li><p>Matematika</p></li></ul><p><strong>2. Materi (Tujuan Pembelajaran)</strong></p><ul><li><p><strong>BTA:</strong> Melatih kelancaran membaca dan pengenalan huruf Hijaiyah melalui buku Ummi.</p></li><li><p><strong>Bahasa Indonesia:</strong> Melatih kemampuan menulis dan mengenal variasi suku kata berawalan huruf 'H' (<em>hu, ha, he, hi</em>) dan huruf 'B' (<em>ba, bi, bu, bo</em>).</p></li><li><p><strong>Matematika:</strong> Mengenal dan mempraktikkan konsep penjumlahan dengan teknik "hitung maju".</p></li></ul><p><strong>3. Capaian Pembelajaran</strong></p><ul><li><p><strong>BTA:</strong> Arsya mengikuti sesi membaca buku Ummi dengan pendampingan guru.</p></li><li><p><strong>Bahasa Indonesia:</strong> Arsya <strong>berhasil menuliskan</strong> kata-kata yang diawali suku kata target pada lembar kerja (LKPD).</p></li><li><p><strong>Matematika:</strong> Arsya mulai <strong>memahami logika penjumlahan maju</strong>, di mana angka pertama disimpan di ingatan dan angka kedua dilanjutkan dengan hitungan jari/maju.</p></li></ul><p><strong>4. Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><ul><li><p><strong>BTA:</strong> Guru mendampingi Arsya membaca secara individual, memberikan stimulus suara agar Arsya mau mengikuti pelafalan huruf demi huruf.</p></li><li><p><strong>Bahasa Indonesia:</strong> Guru memberikan LKPD berisi kolom suku kata. Arsya berlatih menuliskan kembali suku kata <em>hu, ha, he, hi</em> serta <em>ba, bi, bu, bo</em> sesuai petunjuk.</p></li><li><p><strong>Matematika:</strong> Guru memberikan soal penjumlahan sederhana, kemudian mengajari Arsya menyimpan angka yang lebih besar di kepala dan menghitung maju sisa angkanya.</p></li></ul><p><strong>5. Permasalahan Dalam Proses Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><ul><li><p><strong>Ketahanan Fokus (BTA):</strong> Arsya masih membutuhkan dorongan ekstra untuk menyelesaikan satu halaman penuh karena sering terhenti di tengah sesi.</p></li><li><p><strong>Ukuran Tulisan:</strong> Saat menulis di LKPD Bahasa Indonesia, Arsya masih memerlukan pengawasan agar tulisan tidak keluar dari batas kolom yang disediakan.</p></li><li><p><strong>Logika Hitung Maju:</strong> Terkadang Arsya masih bingung menentukan angka mana yang harus "disimpan" dan angka mana yang "dihitung maju", sehingga hasilnya sesekali meleset satu angka.</p></li></ul><p><strong>6. Solusi</strong></p><ul><li><p><strong>Media Garis Bantu:</strong> Untuk Bahasa Indonesia, guru akan memberikan garis pembatas yang lebih tebal pada LKPD agar Arsya lebih mudah mengontrol besar-kecilnya huruf.</p></li><li><p><strong>Visualisasi Jari/Garis Bilangan:</strong> Pada matematika, guru akan menggunakan alat bantu visual seperti garis bilangan untuk mempermudah Arsya melihat konsep "lompatan" ke depan saat melakukan penjumlahan maju.</p></li><li><p><strong>Permainan Kata:</strong> Untuk membantu kelancaran bahasa, guru akan mengajak Arsya bermain tebak benda yang ada di kelas yang diawali dengan suku kata "ba" atau "hu" agar belajarnya terasa lebih santai.</p></li></ul><p>Alhamdulillah, teknik penjumlahan maju adalah langkah besar dalam logika matematika Arsya, Bunda. Jika ia sudah menguasai ini, ke depannya soal penjumlahan yang lebih besar akan terasa jauh lebih mudah baginya.</p><p><strong>Apakah di rumah Arsya sudah mulai mencoba menghitung benda menggunakan jari saat diminta menjumlahkan sesuatu, Bunda?</strong></p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/5576161888/c2d23002a4325a9bb4d99ca1d3c9dd3a/IMG20260420092446.jpg" />
         <pubDate>2026-05-01 12:26:17 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3893280957</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Selasa, 21 April 2026</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3893283292</link>
         <description><![CDATA[<p><strong>1. Mata Pelajaran</strong></p><ul><li><p>Baca Tulis Al-Qur'an (BTA) - Ummi</p></li><li><p>Seni Budaya</p></li><li><p>Pendidikan Pancasila (PPKn)</p></li></ul><p><strong>2. Materi (Tujuan Pembelajaran)</strong></p><ul><li><p><strong>BTA:</strong> Melatih pengenalan makhraj dan kelancaran membaca huruf Hijaiyah.</p></li><li><p><strong>Seni Budaya:</strong> Melatih kedisiplinan dalam mengikuti instruksi visual dan koordinasi motorik halus melalui aktivitas mewarnai.</p></li><li><p><strong>PPKn:</strong> Memahami urutan logis simbol-simbol negara (Pancasila) dari sila pertama hingga kelima.</p></li></ul><p><strong>3. Capaian Pembelajaran</strong></p><ul><li><p><strong>BTA:</strong> Arsya mengikuti sesi membaca buku Ummi secara individual.</p></li><li><p><strong>Seni Budaya:</strong> Arsya <strong>berhasil mewarnai</strong> gambar buah sesuai dengan petunjuk warna yang diminta pada LKPD.</p></li><li><p><strong>PPKn:</strong> Arsya <strong>mampu mengurutkan</strong> dan menempelkan kelima lambang Pancasila dengan benar.</p></li></ul><p><strong>4. Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><ul><li><p><strong>BTA:</strong> Guru mendampingi Arsya membaca, memberikan stimulasi suara, dan membimbingnya menunjuk huruf yang sedang dipelajari.</p></li><li><p><strong>Seni Budaya:</strong> Guru memberikan LKPD bergambar buah yang memiliki kode warna tertentu. Arsya belajar menyesuaikan warna krayon dengan instruksi gambar tersebut.</p></li><li><p><strong>PPKn:</strong> Guru menyediakan potongan gambar lambang Pancasila secara acak. Arsya kemudian menyusunnya kembali secara berurutan (Bintang sampai Padi dan Kapas) lalu menempelkannya di lembar tugas.</p></li></ul><p><strong>5. Permasalahan Dalam Proses Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><ul><li><p><strong>Respon Verbal (BTA):</strong> Fokus Arsya pada buku sudah baik, namun kemauan untuk mengeluarkan suara secara mandiri masih perlu dipancing terus-menerus oleh guru.</p></li><li><p><strong>Kemandirian Teknis (PPKn):</strong> Dalam kegiatan menempel, Arsya terkadang masih memerlukan bantuan untuk mengoleskan lem agar tidak terlalu banyak atau berceceran di kertas.</p></li><li><p><strong>Ketelitian Warna:</strong> Meskipun secara keseluruhan sudah sesuai petunjuk, sesekali Arsya masih perlu diingatkan untuk menyelesaikan satu bidang warna sebelum pindah ke bagian buah yang lain.</p></li></ul><p><strong>6. Solusi</strong></p><ul><li><p><strong>Latihan Mandiri Menempel:</strong> Guru mulai membimbing Arsya untuk menggunakan lem stik secara mandiri agar ia lebih mudah mengontrol jumlah perekat yang digunakan.</p></li><li><p><strong>Reinforcement Visual:</strong> Untuk BTA, guru mencoba memberikan apresiasi berupa jempol atau senyuman setiap kali Arsya berhasil mengeluarkan suara, meskipun hanya satu huruf.</p></li><li><p><strong>Cek Instruksi Berkala:</strong> Pada pelajaran Seni Budaya, guru melakukan cek berkala sambil bertanya, "Warna ini sudah sama dengan contoh belum ya?", untuk melatih kesadaran instruksional Arsya.</p></li></ul><p>Alhamdulillah, kemampuan Arsya mengurutkan lambang Pancasila 1 sampai 5 menunjukkan bahwa daya ingat visual dan pemahaman urutannya sudah semakin kuat, Bunda.</p><p><strong>Saat di rumah, apakah Arsya sudah mulai hafal urutan lambang tersebut secara lisan, atau ia masih lebih nyaman mengenalinya melalui bentuk gambar saja?</strong></p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/5576161888/2c619e0c55ccb48f0c0b2b7d99d73b81/IMG20260421091251.jpg" />
         <pubDate>2026-05-01 12:30:15 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3893283292</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Rabu, 22 April 2026</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3893285845</link>
         <description><![CDATA[<p><strong>1. Mata Pelajaran</strong></p><ul><li><p>Baca Tulis Al-Qur'an (BTA) - Ummi</p></li><li><p>Pendidikan Agama Islam (PAI)</p></li><li><p>Pendidikan Pancasila</p></li></ul><p><strong>2. Materi (Tujuan Pembelajaran)</strong></p><ul><li><p><strong>BTA:</strong> Melatih kelancaran pelafalan dan pengenalan huruf Hijaiyah melalui buku Ummi.</p></li><li><p><strong>PAI:</strong> Mengenal nama-nama Malaikat Allah beserta tugas masing-masing.</p></li><li><p><strong>Pendidikan Pancasila:</strong> Mengenal bunyi sila Pancasila melalui kegiatan menebalkan teks.</p></li></ul><p><strong>3. Capaian Pembelajaran</strong></p><ul><li><p><strong>BTA:</strong> Arsya mengikuti sesi membaca buku Ummi dengan pendampingan guru secara individual.</p></li><li><p><strong>PAI:</strong> Arsya menyimak penjelasan mengenai nama dan tugas Malaikat yang disampaikan oleh guru.</p></li><li><p><strong>Pendidikan Pancasila:</strong> Arsya <strong>berhasil menyelesaikan</strong> tugas menebalkan tulisan isi sila Pancasila di lembar kerja.</p></li></ul><p><strong>4. Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><ul><li><p><strong>BTA:</strong> Guru mendampingi Arsya membaca, memberikan stimulus suara untuk diikuti, dan memandu Arsya menunjuk setiap huruf.</p></li><li><p><strong>PAI:</strong> Guru memperkenalkan nama Malaikat beserta tugasnya menggunakan bahasa yang sederhana agar mudah dipahami oleh Arsya.</p></li><li><p><strong>Pendidikan Pancasila:</strong> Guru memberikan LKPD berisi teks Pancasila yang dicetak tipis. Arsya kemudian menebalkan tulisan tersebut mengikuti pola huruf yang ada.</p></li></ul><p><strong>5. Permasalahan Dalam Proses Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><ul><li><p><strong>Produksi Suara (BTA/PAI):</strong> Arsya masih cenderung pasif dalam melafalkan secara lisan. Ia mau menyimak dan mengikuti, namun belum muncul inisiatif untuk mengucapkan nama malaikat atau huruf hijaiyah secara mandiri dengan suara lantang.</p></li><li><p><strong>Ketahanan Menulis:</strong> Karena isi Pancasila cukup panjang, Arsya memerlukan dorongan semangat di pertengahan tugas menebalkan agar ia mau menyelesaikan semua sila hingga selesai.</p></li><li><p><strong>Kerapian:</strong> Kadang goresan pensil saat menebalkan masih keluar dari garis pola, terutama pada huruf-huruf yang memiliki banyak lengkungan.</p></li></ul><p><strong>6. Solusi</strong></p><ul><li><p><strong>Metode Interaktif (PAI):</strong> Guru akan mencoba menyelipkan nyanyian sederhana tentang nama dan tugas malaikat agar Arsya lebih tertarik untuk ikut bersuara.</p></li><li><p><strong>Pemberian Jeda (Menulis):</strong> Untuk tugas menulis yang agak panjang, guru memberikan jeda istirahat singkat setiap menyelesaikan dua sila agar tangan Arsya tidak terlalu lelah.</p></li><li><p><strong>Stimulus Lisan Bertahap:</strong> Guru memberikan pujian setiap kali Arsya mau mengeluarkan sedikit saja suara saat BTA guna meningkatkan rasa percaya dirinya dalam berkomunikasi lisan.</p></li></ul><p>Alhamdulillah, meskipun materi hari ini cukup banyak memerlukan konsentrasi lisan dan tulisan, Arsya tetap mau berusaha menyelesaikannya. Kegiatan menebalkan teks Pancasila sangat bagus untuk membiasakan tangannya mengenal alur huruf yang lebih kompleks.</p><p><strong>Apakah di rumah Arsya sudah mulai bisa menyebutkan salah satu nama Malaikat atau tugasnya yang ia ingat dari sekolah hari ini, Bunda?</strong></p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/5576161888/b50410dcbd67698bd97b429ea8c21f9f/IMG20260422092753.jpg" />
         <pubDate>2026-05-01 12:34:02 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3893285845</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kamis, 23 April 2026</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3893289019</link>
         <description><![CDATA[<p><strong>1. Mata Pelajaran</strong></p><ul><li><p>Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK)</p></li><li><p>Baca Tulis Al-Qur'an (BTA) - Ummi</p></li><li><p>Bahasa Inggris</p></li></ul><p><strong>2. Materi (Tujuan Pembelajaran)</strong></p><ul><li><p><strong>PJOK:</strong> Melatih motorik kasar melalui senam dan mengenal jenis-jenis kegiatan olahraga secara visual.</p></li><li><p><strong>BTA:</strong> Melatih pelafalan huruf Hijaiyah melalui media buku Ummi.</p></li><li><p><strong>Bahasa Inggris:</strong> Mengenal kosa kata alat-alat sekolah (<em>School Supplies/Learning Tools</em>) dalam bahasa Inggris.</p></li></ul><p><strong>3. Capaian Pembelajaran</strong></p><ul><li><p><strong>PJOK:</strong> Arsya <strong>berhasil mengikuti gerakan</strong> senam sambil menonton video "Tabola Bale" dan <strong>mampu menghubungkan</strong> gambar kegiatan olahraga yang identik/sesuai.</p></li><li><p><strong>BTA:</strong> Arsya mengikuti sesi membaca buku Ummi dengan pendampingan individual dari guru.</p></li><li><p><strong>Bahasa Inggris:</strong> Arsya <strong>berhasil menyelesaikan</strong> tugas menarik garis yang menghubungkan kosa kata alat belajar dengan gambar yang tepat.</p></li></ul><p><strong>4. Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><ul><li><p><strong>PJOK:</strong> Guru memutarkan video senam kesukaan Arsya. Sambil bergerak, Arsya juga mengerjakan LKPD dengan menarik garis bayangan untuk menjodohkan gambar aktivitas olahraga yang sama.</p></li><li><p><strong>BTA:</strong> Guru mendampingi Arsya, memberikan contoh bunyi huruf, dan memotivasi Arsya untuk mengikutinya.</p></li><li><p><strong>Bahasa Inggris:</strong> Guru memperkenalkan nama alat belajar (seperti <em>pencil, book, ruler</em>, dll). Arsya kemudian mencari gambar yang sesuai dengan kata tersebut dan menarik garis penghubungnya.</p></li></ul><p><strong>5. Permasalahan Dalam Proses Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><ul><li><p><strong>Inisiasi Lisan (BTA):</strong> Seperti biasanya, Arsya memerlukan rangsangan suara yang konsisten dari guru sebelum ia mau melafalkan huruf-huruf di buku Ummi secara mandiri.</p></li><li><p><strong>Kontrol Garis:</strong> Dalam tugas menarik garis (baik di PJOK maupun Bahasa Inggris), terkadang garis yang dibuat Arsya masih agak melengkung jauh, sehingga perlu diarahkan agar lebih presisi menuju sasaran gambarnya.</p></li></ul><p><strong>6. Solusi</strong></p><ul><li><p><strong>Pemanfaatan Minat Visual:</strong> Karena Arsya sangat antusias dengan video "Tabola Bale" dan tugas menarik garis, guru akan menggunakan kesuksesannya di sesi ini sebagai penguat (<em>reward</em>) sebelum masuk ke sesi membaca Ummi yang lebih menantang baginya.</p></li><li><p><strong>Latihan Koordinasi:</strong> Guru membimbing tangan Arsya saat menarik garis panjang agar gerakannya lebih lurus dan terarah.</p></li><li><p><strong>Metode "Dengar-Ucap":</strong> Terus melakukan stimulasi pendengaran yang intens agar Arsya semakin terbiasa mengeluarkan suara untuk menirukan kosa kata baru.</p></li></ul><p>Alhamdulillah, kemampuan Arsya dalam menjodohkan gambar di pelajaran PJOK dan Bahasa Inggris hari ini menunjukkan bahwa persepsi visualnya sangat kuat, Bunda. Ia bisa dengan cepat mengenali objek yang dimaksud.</p><p><br/></p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/5576161888/1d0937486aaf1b80616b9a68a30e2024/IMG20260423091144.jpg" />
         <pubDate>2026-05-01 12:38:49 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3893289019</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Senin, 27 April 2026</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3893294267</link>
         <description><![CDATA[<p><strong>1. Mata Pelajaran</strong></p><ul><li><p>Baca Tulis Al-Qur'an (BTA) - Ummi</p></li><li><p>Bahasa Indonesia</p></li><li><p>Matematika</p></li></ul><p><strong>2. Materi (Tujuan Pembelajaran)</strong></p><ul><li><p><strong>BTA:</strong> Melatih pengenalan huruf Hijaiyah dan kelancaran membaca lisan.</p></li><li><p><strong>Bahasa Indonesia:</strong> Melatih kemampuan literasi dan pemahaman isi bacaan melalui teks bertema "Hujan".</p></li><li><p><strong>Matematika:</strong> Menguatkan konsep korespondensi satu-ke-satu (menghitung jumlah benda) dan simbol bilangan (menulis angka).</p></li></ul><p><strong>3. Capaian Pembelajaran</strong></p><ul><li><p><strong>BTA:</strong> Arsya mengikuti sesi membaca buku Ummi dengan pendampingan individual.</p></li><li><p><strong>Bahasa Indonesia:</strong> Arsya <strong>mampu mengikuti kegiatan membaca</strong> teks tentang hujan di lembar kerja (LKPD).</p></li><li><p><strong>Matematika:</strong> Arsya <strong>berhasil menghitung</strong> jumlah benda pada gambar dan <strong>mampu menuliskan</strong> lambang bilangannya dengan benar.</p></li></ul><p><strong>4. Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><ul><li><p><strong>BTA:</strong> Guru mendampingi Arsya membaca baris demi baris di buku Ummi, memberikan rangsangan suara agar Arsya mau melafalkannya.</p></li><li><p><strong>Bahasa Indonesia:</strong> Guru membimbing Arsya membaca teks sederhana mengenai fenomena hujan. Guru juga sesekali mengajukan pertanyaan sederhana tentang isi teks untuk melihat pemahamannya.</p></li><li><p><strong>Matematika:</strong> Arsya diberikan LKPD yang berisi kumpulan benda dalam gambar. Arsya menghitung benda tersebut secara teliti, lalu menuliskan angka hasilnya di kolom yang disediakan.</p></li></ul><p><strong>5. Permasalahan Dalam Proses Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><ul><li><p><strong>Inisiasi Lisan (Bahasa Indonesia/BTA):</strong> Saat membaca teks "Hujan", Arsya masih memerlukan dorongan atau contoh suara dari guru sebelum mau mengeluarkan suaranya sendiri.</p></li><li><p><strong>Kerapian Menulis Angka (Matematika):</strong> Meskipun sudah mampu menuliskan angka yang sesuai, terkadang penulisan angka tertentu masih terbalik (seperti angka 2, 3, atau 5) atau posisinya belum tepat di dalam kotak.</p></li></ul><p><strong>6. Solusi</strong></p><ul><li><p><strong>Visualisasi Teks:</strong> Untuk membantu pemahaman teks "Hujan", guru menggunakan gambar pendukung agar Arsya lebih mudah menghubungkan kata-kata dalam teks dengan dunia nyata.</p></li><li><p><strong>Bantuan Titik-titik (Tracing):</strong> Jika Arsya terlihat kesulitan menulis angka tertentu di matematika, guru memberikan bantuan berupa titik-titik samar sebagai panduan alur tulisan agar hasilnya lebih rapi.</p></li><li><p><strong>Apresiasi Langkah Kecil:</strong> Guru memberikan pujian setiap kali Arsya berhasil menghitung benda secara mandiri guna meningkatkan rasa percaya dirinya dalam berhitung.</p></li></ul>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/5576161888/cb5fe4d9add20d4c30d7d612c391a52d/IMG20260427092026.jpg" />
         <pubDate>2026-05-01 12:44:44 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3893294267</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Selasa, 28 April 2026</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3893297813</link>
         <description><![CDATA[<p><strong>1. Mata Pelajaran</strong></p><ul><li><p>Baca Tulis Al-Qur'an (BTA) - Ummi</p></li><li><p>Seni Budaya (Seni Rupa)</p></li><li><p>Pendidikan Pancasila (PPKn)</p></li></ul><p><strong>2. Materi (Tujuan Pembelajaran)</strong></p><ul><li><p><strong>BTA:</strong> Melatih kelancaran pelafalan dan pengenalan huruf Hijaiyah melalui buku Ummi.</p></li><li><p><strong>Seni Budaya:</strong> Mengenal konsep karya seni 2 dimensi melalui objek hewan (sapi).</p></li><li><p><strong>PPKn:</strong> Mengenal keberagaman karakteristik individu melalui berbagai jenis hobi atau kegemaran.</p></li></ul><p><strong>3. Capaian Pembelajaran</strong></p><ul><li><p><strong>BTA:</strong> Arsya mengikuti sesi membaca buku Ummi dengan pendampingan individual secara bertahap.</p></li><li><p><strong>Seni Budaya:</strong> Arsya <strong>berhasil membuat/mewarnai</strong> karya seni 2 dimensi berbentuk hewan sapi di lembar kerja.</p></li><li><p><strong>PPKn:</strong> Arsya <strong>mampu mengidentifikasi</strong> berbagai jenis hobi melalui media gambar yang ditunjukkan oleh guru.</p></li></ul><p><strong>4. Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><ul><li><p><strong>BTA:</strong> Guru mendampingi Arsya membaca, memberikan stimulasi suara untuk diikuti, dan membimbing Arsya untuk tetap fokus pada baris bacaannya.</p></li><li><p><strong>Seni Budaya:</strong> Arsya diberikan tugas membuat karya 2 dimensi. Guru mengarahkan Arsya untuk mengenali bentuk sapi dan mengisi bidang gambar tersebut dengan warna atau teknik tertentu (seperti kolase atau mewarnai) sesuai instruksi.</p></li><li><p><strong>PPKn:</strong> Guru menunjukkan berbagai gambar aktivitas hobi (seperti berenang, menggambar, bermain bola, dll). Arsya kemudian diajak untuk mengenal nama-nama hobi tersebut satu per satu.</p></li></ul><p><strong>5. Permasalahan Dalam Proses Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><ul><li><p><strong>Fokus Transisi:</strong> Terkadang Arsya terlalu asyik dengan kegiatan seninya sehingga memerlukan waktu sedikit lebih lama untuk berpindah ke materi PPKn.</p></li><li><p><strong>Respon Verbal:</strong> Saat sesi mengenal hobi, Arsya sudah mau menunjuk gambar dengan tepat, namun masih membutuhkan pancingan agar mau menyebutkan nama hobinya secara lisan.</p></li><li><p><strong>Ketelitian Detail:</strong> Dalam membuat karya sapi, Arsya sesekali masih perlu diingatkan untuk mewarnai atau mengerjakan bagian-bagian kecil (seperti telinga atau ekor) agar hasilnya tuntas.</p></li></ul><p><strong>6. Solusi</strong></p><ul><li><p><strong>Pemanfaatan Media Gambar:</strong> Karena Arsya sangat menyukai media visual (seperti gambar hewan dan kartu hobi), guru akan terus menggunakan alat peraga ini untuk memancing minat bicaranya.</p></li><li><p><strong>Instruksi Terstruktur:</strong> Guru memberikan arahan langkah demi langkah dalam pembuatan karya 2 dimensi agar Arsya tidak merasa kewalahan dengan gambar yang besar.</p></li><li><p><strong>Penguatan Identitas:</strong> Di pelajaran PPKn, guru mencoba menanyakan hobi yang paling disukai Arsya untuk membangun rasa percaya dirinya dalam berekspresi.</p></li></ul><p>Alhamdulillah, hasil karya 2 dimensi hewan sapi milik Arsya hari ini cukup menarik perhatiannya, Bunda. Aktivitas visual seperti ini selalu berhasil membuat Arsya lebih tenang dalam belajar.</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/5576161888/c31528db998c19565b75d1661bdf57ae/IMG20260428090528.jpg" />
         <pubDate>2026-05-01 12:50:01 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3893297813</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Rabu, 29 April 2026</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3893307047</link>
         <description><![CDATA[<p><strong>1. Mata Pelajaran</strong></p><ul><li><p>Baca Tulis Al-Qur'an (BTA) - Ummi </p></li><li><p>Pendidikan Agama Islam (PAI) </p></li><li><p>Pendidikan Pancasila </p></li></ul><p><strong>2. Materi (Tujuan Pembelajaran)</strong></p><ul><li><p><strong>BTA:</strong> Mengasah kelancaran membaca dan ketepatan makhraj huruf Hijaiyah.</p></li><li><p><strong>PAI:</strong> Memperdalam hafalan nama-nama Malaikat beserta tugas-tugas spesifiknya.</p></li><li><p><strong>Pendidikan Pancasila:</strong> Menghubungkan pemahaman visual (lambang) dengan pemahaman tekstual (bunyi sila).</p></li></ul><p><strong>3. Capaian Pembelajaran</strong></p><ul><li><p><strong>BTA:</strong> Arsya mengikuti sesi membaca buku Ummi dengan bimbingan guru.</p></li><li><p><strong>PAI:</strong> Arsya menyimak kembali pengenalan nama dan tugas Malaikat.</p></li><li><p><strong>Pendidikan Pancasila:</strong> Arsya <strong>berhasil menarik garis</strong> untuk memasangkan gambar lambang Pancasila dengan bunyi sila yang sesuai.</p></li></ul><p><strong>4. Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><ul><li><p><strong>BTA:</strong> Guru mendampingi Arsya membaca baris demi baris, memberikan contoh pelafalan agar Arsya mau mengikuti secara perlahan.</p></li><li><p><strong>PAI:</strong> Guru mengulang kembali materi tentang Malaikat menggunakan metode bercerita atau tanya jawab sederhana untuk menguatkan ingatan Arsya.</p></li><li><p><strong>Pendidikan Pancasila:</strong> Arsya diberikan lembar kerja (LKPD) menjodohkan. Guru membacakan bunyi silanya, lalu Arsya mencari gambar lambang yang cocok dan menarik garis penghubungnya.</p></li></ul><p><strong>5. Permasalahan Dalam Proses Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><ul><li><p><strong>Inisiasi Suara:</strong> Pada pelajaran BTA dan PAI, Arsya masih cenderung pasif dalam bersuara mandiri. Ia lebih banyak menyimak dan membutuhkan stimulus suara dari guru untuk mulai menirukan.</p></li><li><p><strong>Fokus pada Detail:</strong> Saat menarik garis di pelajaran Pancasila, Arsya terkadang terburu-buru sehingga perlu diingatkan kembali agar garisnya tepat menuju ke kotak yang dimaksud.</p></li></ul><p><strong>6. Solusi</strong></p><ul><li><p><strong>Latihan Audio-Visual:</strong> Guru akan mencoba menggunakan kartu gambar Malaikat yang disertai simbol tugasnya agar Arsya lebih mudah mengasosiasikan nama dengan tugasnya secara visual.</p></li><li><p><strong>Pancingan Kata Kunci:</strong> Guru memberikan kata kunci di awal sila (misalnya: "Ketuhanan...") lalu menunggu sejenak agar Arsya mencoba melanjutkan sendiri bunyinya.</p></li><li><p><strong>Apresiasi Keberhasilan:</strong> Memberikan pujian setiap kali Arsya berhasil memasangkan lambang Pancasila dengan benar untuk memupuk rasa bangganya terhadap hasil kerja sendiri.</p></li></ul><p>Alhamdulillah, kemampuan Arsya dalam menyesuaikan garis antara lambang dan isi Pancasila menunjukkan bahwa ia sudah mulai memahami kaitan antara simbol dan makna, Bunda. Ini adalah perkembangan logika yang sangat bagus!</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/5576161888/65197fd912f2536d9ea2b33a2a85c0e8/IMG20260429091314.jpg" />
         <pubDate>2026-05-01 13:00:15 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3893307047</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Selasa, 14 April 2026</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3893317815</link>
         <description><![CDATA[<p><strong>1. Mata Pelajaran</strong></p><ul><li><p>Pendidikan Agama Islam (PAI)</p></li><li><p>Bahasa Indonesia</p></li><li><p>Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK)</p></li></ul><p><strong>2. Materi (Tujuan Pembelajaran)</strong></p><ul><li><p><strong>PAI:</strong> Memantapkan hafalan nama-nama Malaikat Allah beserta tugasnya melalui metode permainan teka-teki silang (TTS).</p></li><li><p><strong>Bahasa Indonesia:</strong> Melatih kelancaran membaca dan pemahaman isi bacaan melalui teks cerita berjudul "Semut".</p></li><li><p><strong>PJOK:</strong> Pemahaman teori kesehatan atau olahraga di dalam kelas (tidak ada praktik lapangan hari ini).</p></li></ul><p><strong>3. Capaian Pembelajaran</strong></p><ul><li><p><strong>PAI:</strong> Nur <strong>aktif mencoba</strong> memecahkan teka-teki silang dan menunjukkan peningkatan dalam mengingat nama-nama Malaikat.</p></li><li><p><strong>Bahasa Indonesia:</strong> Nur <strong>berhasil</strong> membaca teks cerita "Semut" dengan baik dan memahami alur cerita sederhana tersebut.</p></li><li><p><strong>PJOK:</strong> Nur mengikuti kegiatan di dalam kelas dengan tertib bersama teman-teman.</p></li></ul><p><strong>4. Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><ul><li><p><strong>PAI:</strong> Mengerjakan lembar kerja teka-teki silang. Nur harus mencocokkan tugas Malaikat dengan nama Malaikat yang tepat untuk mengisi kotak-kotak yang tersedia.</p></li><li><p><strong>Bahasa Indonesia:</strong> Sesi membaca nyaring teks cerita tentang "Semut" untuk melatih artikulasi dan pemahaman karakter tokoh dalam cerita.</p></li><li><p><strong>PJOK:</strong> Sesi penyampaian materi teori atau diskusi di dalam kelas dikarenakan tidak adanya praktik lapangan hari ini.</p></li></ul><p><strong>5. Permasalahan Dalam Proses Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><ul><li><p><strong>Ketelitian (PAI):</strong> Saat mengisi teka-teki silang, Nur terkadang masih perlu diingatkan jumlah huruf atau posisi kotak agar nama Malaikat yang dituliskan pas dan tidak berlebih.</p></li><li><p><strong>Artikulasi (B. Indonesia):</strong> Nur terkadang masih terbata-bata pada kata-kata yang memiliki konsonan rangkap, namun tetap berusaha menyelesaikannya.</p></li></ul><p><strong>6. Solusi</strong></p><ul><li><p><strong>Bimbingan Pengisian (PAI):</strong> Guru membantu mengeja nama Malaikat secara perlahan agar Nur dapat memasukkannya ke dalam kotak teka-teki silang dengan tepat.</p></li><li><p><strong>Apresiasi Literasi:</strong> Memberikan pujian atas keberanian Nur membaca cerita "Semut" guna membangun rasa percaya dirinya di depan kelas.</p></li><li><p><strong>Variasi Belajar:</strong> Meskipun tidak ada praktik lapangan di PJOK, guru memberikan penjelasan yang menarik agar Nur tetap antusias mengikuti pelajaran dari dalam kelas.</p></li></ul>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/5576362577/870cd22754947a0bfd7ee7d1c3a8018e/IMG_20260414_WA0028.jpg" />
         <pubDate>2026-05-01 13:12:43 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3893317815</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Rabu, 15 April 2026</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3893325903</link>
         <description><![CDATA[<p><strong>1. Mata Pelajaran</strong></p><ul><li><p>Matematika</p></li><li><p>Seni Rupa</p></li><li><p>Pendidikan Pancasila (PPKn)</p></li></ul><p><strong>2. Materi (Tujuan Pembelajaran)</strong></p><ul><li><p><strong>Matematika:</strong> Memantapkan operasi hitung pengurangan untuk meningkatkan ketangkasan berhitung.</p></li><li><p><strong>Seni Rupa:</strong> Mengasah koordinasi motorik halus dan kreativitas melalui aktivitas mewarnai lembar kerja (LKPD).</p></li><li><p><strong>Pendidikan Pancasila:</strong> Mengenal wajah dan nama tokoh-tokoh penting yang merumuskan Pancasila sebagai dasar negara.</p></li></ul><p><strong>3. Capaian Pembelajaran</strong></p><ul><li><p><strong>Matematika:</strong> Nur menunjukkan <strong>konsistensi</strong> dalam mengerjakan latihan soal pengurangan yang diberikan.</p></li><li><p><strong>Seni Rupa:</strong> Nur <strong>berhasil</strong> menyelesaikan tugas mewarnai dengan pilihan warna yang bervariasi.</p></li><li><p><strong>Pendidikan Pancasila:</strong> Nur <strong>mulai mengenal</strong> beberapa tokoh perumus Pancasila melalui gambar dan penjelasan yang diberikan guru.</p></li></ul><p><strong>4. Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><ul><li><p><strong>Matematika:</strong> Sesi pengerjaan latihan soal pengurangan di buku tugas untuk memperkuat pemahaman konsep hitung mundur atau coret gambar.</p></li><li><p><strong>Seni Rupa:</strong> Aktivitas mewarnai kreatif pada LKPD untuk melatih kesabaran dan ketelitian dalam mengisi bidang gambar.</p></li><li><p><strong>Pendidikan Pancasila:</strong> Menyimak penjelasan guru dan melihat gambar-gambar tokoh sejarah (seperti Ir. Soekarno, Moh. Hatta, dan Mr. Muh. Yamin) yang berperan dalam perumusan Pancasila.</p></li></ul><p><strong>5. Permasalahan Dalam Proses Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><ul><li><p><strong>Daya Ingat (PPKn):</strong> Mengingat nama-nama tokoh sejarah merupakan materi baru yang cukup menantang, sehingga Nur masih sering tertukar antara nama satu tokoh dengan tokoh lainnya.</p></li><li><p><strong>Ketelitian (Matematika):</strong> Nur terkadang masih perlu diingatkan untuk menghitung kembali hasil pengurangannya agar lebih teliti dan tidak ada angka yang terlewat.</p></li></ul><p><strong>6. Solusi</strong></p><ul><li><p><strong>Metode Visual (PPKn):</strong> Guru menggunakan media foto tokoh yang besar dan jelas agar Nur lebih mudah menghubungkan wajah tokoh dengan namanya.</p></li><li><p><strong>Pengecekan Ulang (Matematika):</strong> Membiasakan Nur untuk memeriksa kembali pekerjaannya sebelum dikumpulkan guna melatih kemandirian dan ketelitian.</p></li><li><p><strong>Apresiasi Hasil Karya:</strong> Memberikan pujian pada hasil mewarnai Nur agar ia tetap merasa semangat dan percaya diri dalam setiap kegiatan seni.</p></li></ul><p><br/></p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/5576362577/dc4dfe8d20af4778717e436132a50d38/IMG20260415104349.jpg" />
         <pubDate>2026-05-01 13:23:32 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3893325903</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kamis, 16 April 2026</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3893329596</link>
         <description><![CDATA[<p>1. Mata Pelajaran</p><ul><li><p>Matematika</p></li><li><p>Seni Rupa</p></li><li><p>Pendidikan Pancasila (PPKn)</p></li></ul><p><strong>2. Materi (Tujuan Pembelajaran)</strong></p><ul><li><p><strong>Matematika:</strong> Memantapkan operasi hitung campuran (penjumlahan dan pengurangan) serta penguatan hafalan perkalian 2 melalui metode repetisi.</p></li><li><p><strong>Seni Rupa:</strong> Melatih koordinasi mata dan tangan (motorik halus) melalui teknik menggunting pola dan menempel untuk membentuk figur hewan.</p></li><li><p><strong>Pendidikan Pancasila:</strong> Mengenal lebih dekat profil dan jasa tokoh-tokoh perumus Pancasila sebagai dasar negara.</p></li></ul><p><strong>3. Capaian Pembelajaran</strong></p><ul><li><p><strong>Matematika:</strong> Nur <strong>menunjukkan usaha yang baik</strong> dalam beralih dari operasi penjumlahan ke pengurangan dan konsisten mengulang hafalan perkaliannya.</p></li><li><p><strong>Seni Rupa:</strong> Nur <strong>berhasil</strong> mengubah lembar kerja menjadi bentuk hewan. Ini menunjukkan peningkatan kemampuan dalam mengikuti instruksi praktis yang cukup kompleks.</p></li><li><p><strong>Pendidikan Pancasila:</strong> Nur terus menunjukkan ketertarikan dalam mengenali wajah-wajah tokoh sejarah bangsa.</p></li></ul><p><strong>4. Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><ul><li><p><strong>Matematika:</strong> Pengerjaan soal latihan penjumlahan dan pengurangan, dilanjutkan dengan sesi lisan mengulang bacaan perkalian 2 untuk memperkuat daya ingat.</p></li><li><p><strong>Seni Rupa:</strong> Proyek kreatif "Gunting-Tempel". Nur memotong pola gambar pada LKPD dengan hati-hati, lalu menempelkannya hingga membentuk miniatur atau gambar hewan yang utuh.</p></li><li><p><strong>Pendidikan Pancasila:</strong> Mengulas kembali materi tentang tokoh perumus Pancasila melalui diskusi interaktif dan pengenalan jasa-jasa mereka bagi Indonesia.</p></li></ul><p><strong>5. Permasalahan Dalam Proses Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><ul><li><p><strong>Konsentrasi Campuran (Matematika):</strong> Saat mengerjakan soal yang digabung antara penjumlahan dan pengurangan, Nur terkadang masih perlu diingatkan untuk teliti melihat simbol (+ atau -) agar tidak tertukar cara menghitungnya.</p></li><li><p><strong>Kerapian Menggunting (Seni Rupa):</strong> Nur masih membutuhkan bantuan saat menggunting bagian pola yang berkelok atau kecil agar bentuk hewannya tetap presisi.</p></li></ul><p><strong>6. Solusi</strong></p><ul><li><p><strong>Pemberian Tanda (Matematika):</strong> Guru membimbing Nur untuk melingkari simbol tambah atau kurang terlebih dahulu sebelum menghitung agar ia lebih fokus pada jenis operasinya.</p></li><li><p><strong>Pendampingan Motorik (Seni Rupa):</strong> Guru memberikan arahan cara memegang gunting yang tepat dan membantu memegang kertas agar Nur lebih mudah memotong bagian-bagian yang sulit.</p></li><li><p><strong>Apresiasi Sejarah (PPKn):</strong> Memberikan cerita-cerita pendek yang menarik tentang tokoh perumus Pancasila agar Nur merasa kagum dan lebih mudah mengingat nama-nama mereka.</p></li></ul><p>Alhamdulillah, kegiatan hari ini sangat bervariasi dan membantu perkembangan Nur dari berbagai sisi. Proyek menggunting hewan pasti menjadi kebanggaan tersendiri bagi Nur karena berhasil membuat sesuatu yang konkret dari hasil karyanya.</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/5576362577/5d974db9645439cd33e9904e9169779d/IMG20260416102844.jpg" />
         <pubDate>2026-05-01 13:28:22 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3893329596</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Senin, 20 April 2026</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3893335524</link>
         <description><![CDATA[<p><strong>1. Mata Pelajaran</strong></p><ul><li><p>Baca Tulis Al-Qur'an (BTA) - Ummi</p></li><li><p>Bahasa Indonesia</p></li><li><p>Matematika</p></li></ul><p><strong>2. Materi (Tujuan Pembelajaran)</strong></p><ul><li><p><strong>BTA:</strong> Meningkatkan kelancaran membaca huruf Hijaiyah sesuai dengan kaidah metode Ummi.</p></li><li><p><strong>Bahasa Indonesia:</strong> Melatih pemahaman membaca (literasi) melalui teks cerita "Lumba-lumba" dan menjawab pertanyaan terkait isi bacaan.</p></li><li><p><strong>Matematika:</strong> Pemantapan kembali (review) materi operasi hitung pengurangan bilangan dalam rentang angka 1 sampai 20.</p></li></ul><p><strong>3. Capaian Pembelajaran</strong></p><ul><li><p><strong>BTA:</strong> Nur <strong>aktif mengikuti</strong> sesi mengaji dan terus berusaha memperbaiki ketepatan bacaannya.</p></li><li><p><strong>Bahasa Indonesia:</strong> Nur <strong>berhasil</strong> membaca cerita dan menjawab soal tentang lumba-lumba. Ini menunjukkan kemampuan Nur dalam menyerap informasi dari teks semakin berkembang.</p></li><li><p><strong>Matematika:</strong> Nur menunjukkan <strong>ketekunan</strong> saat mengulang materi pengurangan sampai 20, yang merupakan tahapan penting sebelum melangkah ke materi yang lebih kompleks.</p></li></ul><p><strong>4. Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><ul><li><p><strong>BTA:</strong> Sesi mengaji privat menggunakan buku Ummi bersama guru pendamping untuk memantau kelancaran bacaan Nur.</p></li><li><p><strong>Bahasa Indonesia:</strong> Membaca nyaring teks cerita tentang kehidupan lumba-lumba, dilanjutkan dengan mengerjakan soal evaluasi singkat untuk menguji pemahaman isi cerita.</p></li><li><p><strong>Matematika:</strong> Mengerjakan latihan soal pengurangan angka belasan (11-20). Guru membimbing Nur menggunakan metode yang paling nyaman baginya (seperti coret gambar atau hitung mundur) untuk memastikan hasil yang tepat.</p></li></ul><p><strong>5. Permasalahan Dalam Proses Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><ul><li><p><strong>Volume Suara (BTA):</strong> Nur terkadang masih malu-malu sehingga suaranya terdengar sangat pelan saat melafalkan huruf Hijaiyah.</p></li><li><p><strong>Ketelitian Angka (Matematika):</strong> Dalam pengurangan angka di atas 10, Nur terkadang masih membutuhkan waktu ekstra untuk memastikan sisa angka yang dihitung tidak meleset.</p></li></ul><p><strong>6. Solusi</strong></p><ul><li><p><strong>Motivasi Percaya Diri (BTA):</strong> Memberikan pujian dan dorongan agar Nur lebih berani bersuara lantang guna memperjelas artikulasi bacaannya.</p></li><li><p><strong>Latihan Visual (Matematika):</strong> Terus menggunakan bantuan visual atau coretan garis untuk membantu Nur memproses pengurangan angka belasan secara lebih konkret dan akurat.</p></li><li><p><strong>Apresiasi Literasi:</strong> Memberikan apresiasi atas keberhasilan Nur memahami cerita lumba-lumba agar minat bacanya terus terjaga.</p></li></ul><p>Alhamdulillah, perkembangan Nur dalam memahami cerita secara mandiri sudah sangat baik, Bunda. Pengulangan materi matematika sampai angka 20 ini akan sangat membantu Nur menjadi lebih percaya diri dengan angka-angka yang lebih besar.</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/5576362577/8926f4e9e1eb9d2445da99bb18ba0cd1/IMG20260420113223.jpg" />
         <pubDate>2026-05-01 13:35:56 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3893335524</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Selasa, 21 April 2026</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3893339661</link>
         <description><![CDATA[<p><strong>1. Mata Pelajaran</strong></p><ul><li><p>Pendidikan Agama Islam (PAI)</p></li><li><p>Bahasa Indonesia</p></li><li><p>Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK)</p></li></ul><p><strong>2. Materi (Tujuan Pembelajaran)</strong></p><ul><li><p><strong>PAI:</strong> Memantapkan hafalan dan penulisan nama-nama Malaikat Allah melalui latihan melengkapi huruf (teks rumpang).</p></li><li><p><strong>Bahasa Indonesia:</strong> Meningkatkan kelancaran membaca dan pemahaman pesan moral melalui teks cerita "Semut".</p></li><li><p><strong>PJOK:</strong> Mempraktikkan variasi gerak dasar lokomotor, khususnya teknik berlari dan mengejar untuk melatih koordinasi serta kecepatan.</p></li></ul><p><strong>3. Capaian Pembelajaran</strong></p><ul><li><p><strong>PAI:</strong> Nur <strong>berhasil</strong> mengidentifikasi dan melengkapi huruf-huruf yang hilang pada nama-nama Malaikat. Ini menunjukkan daya ingat visualnya semakin kuat.</p></li><li><p><strong>Bahasa Indonesia:</strong> Nur menunjukkan progres yang baik dalam membaca teks cerita "Semut" secara mandiri dan memahami isi ceritanya.</p></li><li><p><strong>PJOK:</strong> Nur <strong>sangat aktif</strong> dan antusias mengikuti praktik lari dan permainan mengejar di lapangan bersama teman-teman.</p></li></ul><p><strong>4. Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><ul><li><p><strong>PAI:</strong> Mengerjakan lembar kerja "Melengkapi Nama Malaikat". Nur mengisi kotak-kotak atau huruf yang kosong agar membentuk nama Malaikat yang tepat sesuai tugasnya.</p></li><li><p><strong>Bahasa Indonesia:</strong> Sesi membaca nyaring teks cerita tentang semut, dilanjutkan dengan diskusi singkat mengenai karakter semut yang rajin dan bekerja sama.</p></li><li><p><strong>PJOK:</strong> Aktivitas luar ruangan yang diawali dengan pemanasan, lalu dilanjutkan dengan praktik gerak lokomotor melalui permainan lari dan kejar-kejaran yang terukur.</p></li></ul><p><strong>5. Permasalahan Dalam Proses Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><ul><li><p><strong>Ketelitian Menulis (PAI):</strong> Saat melengkapi huruf, Nur terkadang masih perlu diingatkan urutan huruf yang tepat agar tidak tertukar antara satu nama Malaikat dengan yang lainnya.</p></li><li><p><strong>Kontrol Kecepatan (PJOK):</strong> Karena sangat bersemangat saat berlari/mengejar, Nur sesekali kurang memperhatikan keseimbangan tubuhnya, sehingga guru perlu mengingatkan agar tetap berhati-hati.</p></li></ul><p><strong>6. Solusi</strong></p><ul><li><p><strong>Pengecekan Mandiri (PAI):</strong> Guru mengajak Nur untuk mengeja kembali nama-nama Malaikat yang sudah ia lengkapi untuk memastikan setiap hurufnya sudah benar.</p></li><li><p><strong>Arahan Keselamatan (PJOK):</strong> Memberikan instruksi yang jelas mengenai batasan area lari agar Nur tetap bisa bermain dengan aktif namun tetap aman.</p></li><li><p><strong>Apresiasi Literasi:</strong> Memberikan bintang atau pujian atas kelancaran Nur dalam membaca cerita "Semut" hari ini.</p></li></ul><p>Alhamdulillah, perpaduan belajar di dalam kelas dan aktivitas fisik di lapangan hari ini membuat Nur tampak ceria. Semangatnya dalam mengejar saat pelajaran PJOK menunjukkan kondisi fisiknya yang prima.</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/5576362577/7fb17aca7ab40dbbedf1c89aa057c0af/IMG20260421104129.jpg" />
         <pubDate>2026-05-01 13:40:52 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3893339661</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Rabu, 22 April 2026</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3893342945</link>
         <description><![CDATA[<p><strong>1. Mata Pelajaran</strong></p><ul><li><p>Matematika</p></li><li><p>Seni Rupa</p></li><li><p>Pendidikan Pancasila (PPKn)</p></li></ul><p><strong>2. Materi (Tujuan Pembelajaran)</strong></p><ul><li><p><strong>Matematika:</strong> Pemantapan operasi hitung pengurangan dan penguatan hafalan dasar perkalian 2.</p></li><li><p><strong>Seni Rupa:</strong> Mengenal konsep bentuk melalui pembuatan karya 3 dimensi (3D) berbentuk wortel.</p></li><li><p><strong>Pendidikan Pancasila:</strong> Menguji daya ingat tentang sejarah nasional dengan memasangkan nama pada foto tokoh perumus Pancasila.</p></li></ul><p><strong>3. Capaian Pembelajaran</strong></p><ul><li><p><strong>Matematika:</strong> Nur <strong>menunjukkan konsistensi</strong> dalam berlatih pengurangan dan terus berusaha melancarkan hafalan perkalian 2.</p></li><li><p><strong>Seni Rupa:</strong> Nur <strong>berhasil</strong> menciptakan karya 3 dimensi berbentuk wortel. Ini menunjukkan kemampuan motorik halus dan persepsi ruang yang semakin baik.</p></li><li><p><strong>Pendidikan Pancasila:</strong> Nur menunjukkan kemajuan dalam mengenali wajah-wajah tokoh sejarah dengan menempelkan label nama yang tepat pada gambar tokoh perumus Pancasila.</p></li></ul><p><strong>4. Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><ul><li><p><strong>Matematika:</strong> Sesi pengerjaan soal pengurangan mandiri dan setoran hafalan perkalian 2 secara lisan untuk memperkuat memori jangka panjang.</p></li><li><p><strong>Seni Rupa:</strong> Proyek kreatif membuat bentuk wortel 3D (kemungkinan menggunakan media kertas, plastisin, atau bahan prakarya lainnya) yang melatih ketangkasan tangan Nur.</p></li><li><p><strong>Pendidikan Pancasila:</strong> Aktivitas interaktif menempelkan label nama pada poster atau lembar kerja yang berisi gambar tokoh perumus Pancasila (seperti Ir. Soekarno, Moh. Hatta, dll).</p></li></ul><p><strong>5. Permasalahan Dalam Proses Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><ul><li><p><strong>Ketelitian (PPKn):</strong> Nur terkadang masih perlu waktu untuk memastikan label nama yang dipegang sesuai dengan foto tokoh yang dimaksud agar tidak tertukar.</p></li><li><p><strong>Kecepatan Hitung (Matematika):</strong> Pada beberapa soal pengurangan, Nur masih membutuhkan waktu jeda untuk menghitung dengan teliti sebelum menuliskan hasilnya.</p></li></ul><p><strong>6. Solusi</strong></p><ul><li><p><strong>Metode Asosiasi (PPKn):</strong> Guru membantu Nur mengingat ciri khas masing-masing tokoh agar ia lebih mudah menempelkan nama dengan tepat.</p></li><li><p><strong>Apresiasi Kreativitas (Seni Rupa):</strong> Memberikan pujian atas hasil karya wortel 3D Nur agar ia semakin bangga dengan hasil karya tangannya sendiri.</p></li><li><p><strong>Repetisi Menyenangkan (Matematika):</strong> Mengajak Nur mengulang perkalian melalui permainan singkat agar tidak merasa jenuh saat menghafal.</p></li></ul><p>Hasil karya 3 dimensi berbentuk wortel hari ini pasti sangat lucu ya, Bunda! Selain melatih kreativitas, kegiatan menempel nama tokoh PPKn juga sangat efektif untuk memperkuat daya ingat visual Nur terhadap sejarah bangsa.</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/5576362577/2e3dbfe01b312fe7d8fbdd66c54a870f/IMG20260422112419.jpg" />
         <pubDate>2026-05-01 13:45:02 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3893342945</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kamis, 23 April 2026</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3893346557</link>
         <description><![CDATA[<p><strong>1. Mata Pelajaran</strong></p><ul><li><p>Matematika</p></li><li><p>Seni Rupa</p></li><li><p>Pendidikan Pancasila (PPKn)</p></li></ul><p><strong>2. Materi (Tujuan Pembelajaran)</strong></p><ul><li><p><strong>Matematika:</strong> Pemantapan operasi hitung pengurangan serta transisi dari menghafal ke mengerjakan soal latihan perkalian 2.</p></li><li><p><strong>Seni Rupa:</strong> Mengenal ragam ekspresi (emosi) dan melatih kemampuan spasial melalui proyek membuat dadu ekspresi.</p></li><li><p><strong>Pendidikan Pancasila:</strong> Mengenal keberagaman karakteristik individu melalui topik identifikasi hobi atau kegemaran.</p></li></ul><p><strong>3. Capaian Pembelajaran</strong></p><ul><li><p><strong>Matematika:</strong> Nur <strong>berhasil</strong> menyelesaikan soal latihan perkalian 2 untuk pertama kalinya setelah sesi muraja'ah (pengulangan). Ini merupakan kemajuan besar dalam pemahaman konsep perkaliannya.</p></li><li><p><strong>Seni Rupa:</strong> Nur <strong>mampu</strong> menggunting pola dan merakit (menempel) bidang datar menjadi bentuk bangun ruang (dadu) yang menampilkan berbagai ekspresi wajah.</p></li><li><p><strong>Pendidikan Pancasila:</strong> Nur <strong>aktif bercerita</strong> mengenai hal-hal yang ia sukai (hobi) dan mulai mengenal perbedaan kegemaran antar teman.</p></li></ul><p><strong>4. Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><ul><li><p><strong>Matematika:</strong> Pengerjaan soal pengurangan, dilanjutkan dengan tes lisan perkalian 2 dan latihan tertulis soal-soal perkalian sederhana.</p></li><li><p><strong>Seni Rupa:</strong> Aktivitas menggunting pola dadu pada LKPD, lalu menempelkan gambar-gambar ekspresi (senang, sedih, marah, dll) pada setiap sisinya hingga menjadi bentuk dadu yang utuh.</p></li><li><p><strong>Pendidikan Pancasila:</strong> Sesi diskusi interaktif di kelas mengenai hobi masing-masing siswa untuk menumbuhkan sikap menghargai perbedaan minat.</p></li></ul><p><strong>5. Permasalahan Dalam Proses Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><ul><li><p><strong>Kemampuan Spasial (Seni Rupa):</strong> Saat merakit dadu, Nur terkadang masih bingung menentukan bagian mana yang harus diberi lem agar bentuk dadunya presisi dan tidak miring.</p></li><li><p><strong>Ketelitian (Matematika):</strong> Karena baru mulai mengerjakan soal latihan perkalian secara tertulis, Nur terkadang masih perlu memastikan kembali jawabannya agar tidak tertukar dengan konsep penjumlahan.</p></li></ul><p><strong>6. Solusi</strong></p><ul><li><p><strong>Pendampingan Teknis (Seni Rupa):</strong> Guru membantu memberikan instruksi "lipat dulu baru lem" secara bertahap agar Nur lebih mudah memahami cara merakit bangun ruang dadu tersebut.</p></li><li><p><strong>Penguatan Konsep (Matematika):</strong> Memberikan apresiasi yang besar karena Nur sudah mulai berani mengerjakan soal perkalian secara tertulis agar kepercayaan dirinya meningkat.</p></li><li><p><strong>Eksplorasi Minat (PPKn):</strong> Guru mendorong Nur untuk percaya diri menceritakan hobinya di depan teman-teman sebagai bagian dari latihan berbicara di depan umum.</p></li></ul><p>Alhamdulillah, proyek "Dadu Ekspresi" hari ini pasti sangat menarik bagi Nur karena bisa sekaligus belajar mengenal perasaan dengan cara yang seru. Kemajuan Nur di materi perkalian juga patut diacungi jempol</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/5576362577/2b8b0a0f31b9130d271c42e265a8f7b5/IMG20260423112912.jpg" />
         <pubDate>2026-05-01 13:49:47 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3893346557</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Senin, 27 April 2026</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3893349246</link>
         <description><![CDATA[<p><strong>1. Mata Pelajaran</strong></p><ul><li><p>Baca Tulis Al-Qur'an (BTA) - Ummi</p></li><li><p>Bahasa Indonesia</p></li><li><p>Matematika</p></li></ul><p><strong>2. Materi (Tujuan Pembelajaran)</strong></p><ul><li><p><strong>BTA:</strong> Meningkatkan kelancaran membaca huruf Hijaiyah melalui metode Ummi yang konsisten.</p></li><li><p><strong>Bahasa Indonesia:</strong> Melatih kemampuan literasi (membaca dan menulis) serta pemahaman komprehensif melalui cerita bertema "Burung Hantu".</p></li><li><p><strong>Matematika:</strong> Pemantapan operasi hitung campuran (penjumlahan dan pengurangan) serta penguatan memori melalui hafalan perkalian.</p></li></ul><p><strong>3. Capaian Pembelajaran</strong></p><ul><li><p><strong>BTA:</strong> Nur <strong>aktif mengikuti</strong> sesi mengaji dan terus berproses dalam melancarkan bacaan setiap harinya.</p></li><li><p><strong>Bahasa Indonesia:</strong> Nur <strong>berhasil</strong> membaca teks, menuliskan jawaban, dan memahami isi cerita tentang burung hantu dengan baik.</p></li><li><p><strong>Matematika:</strong> Nur menunjukkan <strong>kreativitas dan ketelitian</strong> dalam menyelesaikan soal hitungan yang kemudian dirakit menjadi sebuah <em>puzzle</em>. Nur juga tetap konsisten dalam proses menghafal perkalian.</p></li></ul><p><strong>4. Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><ul><li><p><strong>BTA:</strong> Sesi mengaji privat menggunakan buku Ummi bersama guru pendamping untuk memantau perkembangan bacaan Nur.</p></li><li><p><strong>Bahasa Indonesia:</strong> Membaca nyaring teks cerita "Burung Hantu", menuliskan poin-poin penting, dan menjawab pertanyaan evaluasi untuk menguji pemahaman teks.</p></li><li><p><strong>Matematika:</strong> Mengerjakan soal latihan penjumlahan dan pengurangan. Menariknya, hasil kerja Nur diubah menjadi aktivitas kreatif: soal-soal tersebut digunting dan ditempel hingga membentuk susunan <em>puzzle</em> yang utuh. Di akhir sesi, Nur melakukan pengulangan hafalan perkalian.</p></li></ul><p><strong>5. Permasalahan Dalam Proses Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><ul><li><p><strong>Ketelitian Operasi Campuran (Matematika):</strong> Karena mengerjakan soal penjumlahan dan pengurangan sekaligus, Nur sesekali perlu diingatkan untuk fokus melihat simbol hitungnya agar tidak tertukar.</p></li><li><p><strong>Kerapian Menggunting (Matematika/Puzzle):</strong> Saat memotong bagian-bagian <em>puzzle</em>, Nur membutuhkan kesabaran ekstra agar potongan kertas tidak rusak dan bisa menempel dengan pas.</p></li></ul><p><strong>6. Solusi</strong></p><ul><li><p><strong>Metode Belajar Sambil Bermain:</strong> Penggunaan media <em>puzzle</em> pada pelajaran matematika sangat membantu Nur agar tidak merasa jenuh saat berlatih hitungan campuran.</p></li><li><p><strong>Latihan Menulis (B. Indonesia):</strong> Guru terus memotivasi Nur untuk merapikan tulisan tangannya saat menjawab soal cerita agar lebih mudah dibaca kembali.</p></li><li><p><strong>Penguatan Hafalan:</strong> Guru memberikan apresiasi atas setiap kemajuan hafalan perkalian Nur guna memupuk rasa percaya dirinya dalam menguasai angka.</p></li></ul><p>Alhamdulillah, penggunaan metode <em>puzzle</em> untuk belajar matematika hari ini pasti membuat Nur sangat antusias! Selain melatih logika, kegiatan ini juga sangat bagus untuk mengasah kesabaran dan koordinasi mata-tangannya.</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/5576362577/ed1f17ac3ef0dabd50bdc1cb0abea5c4/IMG20260427111300.jpg" />
         <pubDate>2026-05-01 13:53:35 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3893349246</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Selasa, 28 April 2026</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3893351976</link>
         <description><![CDATA[<p><strong>1. Mata Pelajaran</strong></p><ul><li><p>Pendidikan Agama Islam (PAI)</p></li><li><p>Bahasa Indonesia</p></li><li><p>Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK)</p></li></ul><p><strong>2. Materi (Tujuan Pembelajaran)</strong></p><ul><li><p><strong>PAI:</strong> Menguji pemahaman tentang tugas-tugas Malaikat Allah dan urutan gerakan sholat melalui metode visual (menarik garis).</p></li><li><p><strong>Bahasa Indonesia:</strong> Melatih kemampuan literasi melalui membaca teks cerita dan menjawab pertanyaan evaluasi untuk mengukur pemahaman isi bacaan.</p></li><li><p><strong>PJOK:</strong> Mempraktikkan latihan kebugaran jasmani yang meliputi gerakan <em>push-up</em>, <em>sit-up</em>, dan gerakan penguatan otot lainnya.</p></li></ul><p><strong>3. Capaian Pembelajaran</strong></p><ul><li><p><strong>PAI:</strong> Nur <strong>berhasil</strong> memasangkan tugas Malaikat serta urutan gerakan sholat dengan tepat melalui aktivitas menarik garis.</p></li><li><p><strong>Bahasa Indonesia:</strong> Nur menunjukkan kemajuan dalam memahami alur cerita dan mampu menjawab pertanyaan terkait teks yang dibacanya secara mandiri.</p></li><li><p><strong>PJOK:</strong> Nur <strong>berhasil</strong> mempraktikkan gerakan kebugaran jasmani dengan semangat dan mengikuti instruksi guru dengan baik.</p></li></ul><p><strong>4. Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><ul><li><p><strong>PAI:</strong> Mengerjakan lembar kerja interaktif. Nur harus menghubungkan gambar gerakan sholat dengan namanya, serta memasangkan nama Malaikat dengan tugas yang sesuai.</p></li><li><p><strong>Bahasa Indonesia:</strong> Sesi membaca nyaring satu judul cerita, diikuti dengan latihan tertulis menjawab pertanyaan "apa, siapa, dan di mana" berdasarkan isi cerita tersebut.</p></li><li><p><strong>PJOK:</strong> Aktivitas fisik di lapangan/aula sekolah. Nur berlatih melakukan <em>push-up</em> dan <em>sit-up</em> dengan teknik yang benar untuk melatih kekuatan otot lengan dan perut.</p></li></ul><p><strong>5. Permasalahan Dalam Proses Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><ul><li><p><strong>Ketahanan Fisik (PJOK):</strong> Melakukan gerakan <em>push-up</em> dan <em>sit-up</em> membutuhkan energi yang besar, sehingga Nur terkadang merasa cepat lelah dan memerlukan jeda istirahat di antara set latihan.</p></li><li><p><strong>Ketelitian (PAI):</strong> Saat menarik garis pada lembar kerja yang cukup padat, Nur perlu diingatkan agar melakukannya dengan rapi supaya garis tidak saling tumpang tindih.</p></li></ul><p><strong>6. Solusi</strong></p><ul><li><p><strong>Bimbingan Teknik (PJOK):</strong> Guru mendampingi Nur dalam melakukan gerakan agar posisinya benar dan memberikan semangat agar Nur tetap kuat menyelesaikan sesi latihan sesuai kemampuannya.</p></li><li><p><strong>Apresiasi Pemahaman (PAI):</strong> Memberikan pujian atas ketepatan Nur dalam mengingat tugas Malaikat dan gerakan sholat, yang menunjukkan pemahaman agamanya semakin matang.</p></li><li><p><strong>Penguatan Literasi (B. Indonesia):</strong> Memberikan motivasi kepada Nur agar terus rajin membaca supaya kosa katanya semakin kaya.</p></li></ul><p>Alhamdulillah, latihan fisik di PJOK hari ini sangat bagus untuk perkembangan motorik kasar dan stamina Nur, Bunda. Ditambah lagi dengan pemantapan gerakan sholat, Nur benar-benar belajar keseimbangan antara jasmani dan rohani hari ini.</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/5576362577/775bccb90ef9e4784ab774319c4dac0c/IMG_20260428_WA0012.jpg" />
         <pubDate>2026-05-01 13:57:17 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3893351976</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Rabu, 29 April 2026</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3893356057</link>
         <description><![CDATA[<p><strong>1. Mata Pelajaran</strong></p><ul><li><p>Matematika</p></li><li><p>Seni Rupa</p></li><li><p>Pendidikan Pancasila (PPKn)</p></li></ul><p><strong>2. Materi (Tujuan Pembelajaran)</strong></p><ul><li><p><strong>Matematika:</strong> Pemantapan operasi hitung pengurangan dan mulai memasuki hafalan perkalian 3.</p></li><li><p><strong>Seni Rupa:</strong> Mengembangkan imajinasi dan koordinasi motorik melalui pembuatan karya 3 dimensi bertema alam (bunga dan kupu-kupu).</p></li><li><p><strong>PPKn:</strong> Memahami konsep kerja sama melalui pengenalan jenis-jenis kegiatan gotong royong di lingkungan sekitar.</p></li></ul><p><strong>3. Capaian Pembelajaran</strong></p><ul><li><p><strong>Matematika:</strong> Nur <strong>menunjukkan progres</strong> dalam memahami pengurangan dan sangat antusias saat mulai mengulang hafalan perkalian 3.</p></li><li><p><strong>Seni Rupa:</strong> Nur <strong>berhasil</strong> menciptakan bentuk bunga dan kupu-kupu dalam wujud 3 dimensi. Hasil karyanya menunjukkan ketelitian dalam merangkai bahan.</p></li><li><p><strong>PPKn:</strong> Nur <strong>mampu</strong> mengidentifikasi contoh-contoh kegiatan gotong royong yang dilakukan bersama-sama untuk kepentingan umum.</p></li></ul><p><strong>4. Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><ul><li><p><strong>Matematika:</strong> Latihan soal pengurangan mandiri, dilanjutkan dengan sesi lisan mengulang perkalian 3 bersama guru untuk membangun dasar hafalan yang kuat.</p></li><li><p><strong>Seni Rupa:</strong> Proyek kreatif membuat miniatur bunga dan kupu-kupu menggunakan teknik melipat atau merakit bahan menjadi karya 3D yang bisa berdiri sendiri.</p></li><li><p><strong>PPKn:</strong> Diskusi kelas tentang pentingnya tolong-menolong, diikuti dengan pengenalan jenis gotong royong seperti kerja bakti, musyawarah, dan membantu tetangga.</p></li></ul><p><strong>5. Permasalahan Dalam Proses Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><ul><li><p><strong>Hafalan Baru (Matematika):</strong> Karena baru mulai masuk ke perkalian 3, Nur masih memerlukan waktu dan pengulangan berkali-kali agar urutan angkanya tidak tertukar dengan perkalian sebelumnya.</p></li><li><p><strong>Kerapian Detail (Seni Rupa):</strong> Saat membuat detail kecil pada bunga atau sayap kupu-kupu, Nur terkadang membutuhkan bantuan agar lipatan atau tempelannya terlihat lebih presisi.</p></li></ul><p><strong>6. Solusi</strong></p><ul><li><p><strong>Metode Repetisi (Matematika):</strong> Guru mengajak Nur mengulang perkalian 3 dengan nada yang ceria agar proses menghafal terasa lebih ringan dan menyenangkan.</p></li><li><p><strong>Bimbingan Teknis (Seni Rupa):</strong> Memberikan arahan perlahan pada bagian yang sulit dalam membuat karya 3D agar Nur merasa puas dengan hasil akhirnya.</p></li><li><p><strong>Apresiasi Sosial (PPKn):</strong> Memberikan pujian atas pemahaman Nur mengenai gotong royong dan mendorongnya untuk mempraktikkan sikap suka menolong di kelas maupun di rumah.</p></li></ul><p>Alhamdulillah, hari ini Nur belajar banyak tentang keindahan alam melalui seni dan nilai kebersamaan melalui PPKn. Kemajuan Nur yang sudah mulai belajar perkalian 3 juga sangat membanggakan, Bunda.</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/5576362577/41daf7293738cfca891f6c93980ceadd/IMG20260429111629.jpg" />
         <pubDate>2026-05-01 14:02:27 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3893356057</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Senin, 4 Mei 2026</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3896545761</link>
         <description><![CDATA[<p><strong>1. Mata Pelajaran</strong></p><ul><li><p>Baca Tulis Al-Qur'an (BTA) - Ummi </p></li><li><p>Bahasa Indonesia </p></li><li><p>Matematika </p></li></ul><p><strong>2. Materi (Tujuan Pembelajaran)</strong></p><ul><li><p><strong>BTA:</strong> Melatih pengenalan huruf Hijaiyah dan kelancaran pelafalan.</p></li><li><p><strong>Bahasa Indonesia:</strong> Mengenal penulisan nama angka dalam Bahasa Indonesia melalui kegiatan menebalkan.</p></li><li><p><strong>Matematika:</strong> Mengenal korespondensi angka dan mengikuti instruksi melalui kegiatan menempel.</p></li></ul><p><strong>3. Capaian Pembelajaran</strong></p><ul><li><p><strong>BTA:</strong> Arsya mengikuti sesi membaca buku Ummi dengan pendampingan individual.</p></li><li><p><strong>Bahasa Indonesia:</strong> Arsya <strong>berhasil menyelesaikan</strong> tugas menebalkan tulisan angka di LKPD.</p></li><li><p><strong>Matematika:</strong> Arsya <strong>mampu menempelkan</strong> angka-angka sesuai dengan perintah yang tertera pada lembar kerja.</p></li></ul><p><strong>4. Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><ul><li><p><strong>BTA:</strong> Guru mendampingi Arsya membaca, membimbing jari Arsya menunjuk huruf, dan memberikan contoh bunyi untuk diikuti.</p></li><li><p><strong>Bahasa Indonesia:</strong> Arsya berlatih menuliskan kata-kata seperti "satu", "dua", dan seterusnya dengan mengikuti garis putus-putus pada LKPD.</p></li><li><p><strong>Matematika:</strong> Guru memberikan potongan angka dan instruksi tertulis/lisan. Arsya kemudian mencari posisi yang tepat untuk menempelkan angka tersebut sesuai perintah.</p></li></ul><p><strong>5. Permasalahan Dalam Proses Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><ul><li><p><strong>Kerapian dan Kontrol (Bahasa Indonesia):</strong> Arsya terlihat ingin cepat menyelesaikan tugas menebalkan, sehingga goresan pensilnya sering meleset dari garis pola dan hasilnya masih belum rapi.</p></li><li><p><strong>Regulasi Kecepatan:</strong> Kecenderungan terburu-buru ini membuat fokus pada bentuk huruf/angka menjadi berkurang.</p></li><li><p><strong>Produksi Suara (BTA):</strong> Seperti sesi sebelumnya, Arsya masih membutuhkan dorongan konsisten agar mau mengeluarkan suara saat membaca Ummi.</p></li></ul><p><strong>6. Solusi</strong></p><ul><li><p><strong>Teknik "Pelan-Pelan":</strong> Guru akan terus memberikan instruksi verbal "pelan-pelan" dan sesekali membantu memegang pangkal pensil Arsya untuk mengatur ritme goresannya agar lebih stabil.</p></li><li><p><strong>Pujian pada Kerapian:</strong> Memberikan apresiasi lebih (seperti stiker atau pujian) pada bagian tulisan yang paling rapi agar Arsya termotivasi untuk menjaga ketelitian, bukan sekadar kecepatan.</p></li><li><p><strong>Aktivitas Menempel sebagai Reward:</strong> Mengingat Arsya cukup fokus saat menempel di matematika, kegiatan ini akan diberikan setelah tugas menulis selesai sebagai bentuk motivasi.</p></li></ul><p>Alhamdulillah, kemampuan Arsya dalam menempel angka sesuai perintah menunjukkan bahwa pemahaman instruksinya sudah sangat baik, Bunda.</p><p><strong>Apakah saat di rumah Arsya juga cenderung terburu-buru jika sedang mengerjakan sesuatu yang menggunakan pensil, Bunda?</strong> Kita bisa coba melatihnya dengan aktivitas mewarnai bidang kecil untuk membantu melatih kesabarannya dalam menggerakkan tangan.</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/5586653577/75080d8b5719bfed94c096bd789f089b/IMG20260504093051.jpg" />
         <pubDate>2026-05-04 06:13:59 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3896545761</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Senin, 4 Mei 2026</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3896618708</link>
         <description><![CDATA[<p><strong>1. Mata Pelajaran</strong></p><ul><li><p>Baca Tulis Al-Qur'an (BTA) - Ummi</p></li><li><p>Bahasa Indonesia</p></li><li><p>Matematika</p></li></ul><p><strong>2. Materi (Tujuan Pembelajaran)</strong></p><ul><li><p><strong>BTA:</strong> Memperlacar bacaan huruf Hijaiyah dan tajwid dasar melalui metode Ummi.</p></li><li><p><strong>Bahasa Indonesia:</strong> Melatih pemahaman bacaan serta keterampilan menulis mandiri melalui metode dikte (mendengar dan menulis).</p></li><li><p><strong>Matematika:</strong> Mengenal dan melatih ketelitian operasi hitung penjumlahan menggunakan metode susun pendek (menurun).</p></li></ul><p><strong>3. Capaian Pembelajaran</strong></p><ul><li><p><strong>BTA:</strong> Nur <strong>aktif mengikuti</strong> sesi mengaji dan menunjukkan konsistensi dalam memperbaiki kualitas bacaannya.</p></li><li><p><strong>Bahasa Indonesia:</strong> Nur <strong>berhasil</strong> menjawab pertanyaan secara lisan dan mampu menuliskannya kembali secara mandiri saat didiktekan. Ini menunjukkan kemampuan literasi yang semakin matang.</p></li><li><p><strong>Matematika:</strong> Nur <strong>mulai memahami</strong> cara meletakkan angka satuan dan puluhan secara sejajar dalam bentuk soal penjumlahan menurun.</p></li></ul><p><strong>4. Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><ul><li><p><strong>BTA:</strong> Sesi mengaji privat menggunakan buku Ummi bersama guru pendamping untuk memastikan ketepatan makhraj dan kelancaran.</p></li><li><p><strong>Bahasa Indonesia:</strong> Setelah membaca teks atau menyimak pertanyaan, Nur mendengarkan instruksi jawaban yang didiktekan, lalu menuliskannya di buku tugas tanpa bantuan contoh tulisan di papan tulis.</p></li><li><p><strong>Matematika:</strong> Mengerjakan soal-soal penjumlahan yang disusun secara vertikal (menurun). Guru memberikan penjelasan mengenai pentingnya meluruskan posisi angka agar hasil hitungannya tepat.</p></li></ul><p><strong>5. Permasalahan Dalam Proses Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><ul><li><p><strong>Ketelitian Menulis (B. Indonesia):</strong> Saat menulis secara mandiri (dikte), Nur terkadang masih perlu diingatkan untuk penggunaan huruf kapital atau ada satu-dua huruf yang terlewat dalam sebuah kata.</p></li><li><p><strong>Penempatan Angka (Matematika):</strong> Pada metode susun menurun, Nur sesekali masih perlu dibimbing agar posisi angka satuan benar-benar lurus di bawah angka satuan lainnya agar tidak keliru saat menjumlahkan.</p></li></ul><p><strong>6. Solusi</strong></p><ul><li><p><strong>Latihan Pengejaan (B. Indonesia):</strong> Guru memberikan apresiasi atas keberanian Nur menulis mandiri dan membimbingnya mengeja ulang kata yang kurang lengkap agar Nur bisa memperbaikinya sendiri.</p></li><li><p><strong>Bantuan Garis Bantu (Matematika):</strong> Menggunakan kotak-kotak pada buku atau garis bantu sementara untuk memastikan Nur meletakkan angka secara sejajar dalam format menurun.</p></li><li><p><strong>Stimulasi Percaya Diri:</strong> Terus memberikan semangat agar Nur lebih percaya diri dengan kemampuan menulis dan berhitungnya yang semakin meningkat.</p></li></ul>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/5586937387/a4c3a8c1aedaa967e06e1f072e00492b/IMG_20260504_WA0022.jpg" />
         <pubDate>2026-05-04 07:18:52 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3896618708</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Selasa, 5 Mei 2026</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3898145663</link>
         <description><![CDATA[<p><strong>1. Mata Pelajaran</strong></p><ul><li><p>Pendidikan Agama Islam (PAI)</p></li><li><p>Bahasa Indonesia</p></li><li><p>Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK)</p></li></ul><p><strong>2. Materi (Tujuan Pembelajaran)</strong></p><ul><li><p><strong>PAI:</strong> Mengenal nama-nama Kitab Allah Swt. yang diturunkan kepada para Rasul-Nya sebagai landasan akidah.</p></li><li><p><strong>Bahasa Indonesia:</strong> Melatih kemampuan literasi melalui aktivitas melengkapi kata rumpang dan analisis fonetik (menuliskan kata huruf demi huruf).</p></li><li><p><strong>PJOK:</strong> Pemahaman materi teori kesehatan dan kebugaran melalui buku paket (pendampingan oleh Bapak Balya).</p></li></ul><p><strong>3. Capaian Pembelajaran</strong></p><ul><li><p><strong>PAI:</strong> Nur <strong>mulai mengenal</strong> nama-nama kitab suci dan nama Rasul penerimanya.</p></li><li><p><strong>Bahasa Indonesia:</strong> Nur <strong>aktif mencoba</strong> melengkapi kata-kata yang kosong dan berusaha membedah setiap huruf dalam satu kata.</p></li><li><p><strong>PJOK:</strong> Nur menyimak materi teori di dalam kelas dengan tertib bersama Bapak Balya.</p></li></ul><p><strong>4. Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><ul><li><p><strong>PAI:</strong> Mendengarkan penjelasan guru mengenai Kitab Taurat, Zabur, Injil, dan Al-Qur'an beserta Rasul yang membawanya.</p></li><li><p><strong>Bahasa Indonesia:</strong> Mengerjakan latihan mengisi huruf yang hilang pada sebuah kata, serta latihan mengeja dan menuliskan satu kata secara terurai (huruf per huruf).</p></li><li><p><strong>PJOK:</strong> Pembahasan materi dari buku paket di dalam kelas karena tidak ada jadwal praktik lapangan hari ini.</p></li></ul><p><strong>5. Permasalahan Dalam Proses Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><ul><li><p><strong>Analisis Fonetik (Bahasa Indonesia):</strong> Nur masih mengalami kendala saat harus menguraikan kata menjadi huruf demi huruf secara mandiri. Contohnya pada kata <strong>"empat"</strong>, Nur masih bingung menentukan huruf setelah <strong>'e'</strong> dan urutan huruf selanjutnya.</p></li><li><p><strong>Daya Ingat (PAI):</strong> Mengingat pasangan antara nama Kitab dan nama Rasulnya memerlukan pengulangan agar Nur tidak tertukar.</p></li></ul><p><strong>6. Solusi</strong></p><ul><li><p><strong>Metode Mengeja Lambat (Bahasa Indonesia):</strong> Guru membimbing Nur dengan cara melafalkan kata secara perlahan (e-m-p-a-t) sambil menekankan bunyi setiap hurufnya agar Nur lebih mudah menangkap huruf apa yang harus dituliskan berikutnya.</p></li><li><p><strong>Visualisasi Kata:</strong> Guru menuliskan kata utuh di papan tulis, lalu meminta Nur menutup mata dan mencoba mengejanya, atau menggunakan kartu huruf untuk disusun menjadi kata tersebut.</p></li><li><p><strong>Apresiasi Proses:</strong> Memberikan semangat kepada Nur bahwa belajar mengeja adalah sebuah proses, dan tetap memuji usahanya agar ia tidak merasa putus asa saat menemui kata yang sulit.</p></li></ul><p>Alhamdulillah, meskipun hari ini ada sedikit tantangan di bagian mengeja, ini adalah bagian dari proses belajar yang wajar, Bunda. Dengan sering berlatih membunyikan kata secara perlahan, lama-lama Nur akan semakin mahir membedah huruf-huruf dalam sebuah kata.</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/5593373327/368f32bf6a5bdbd4702ceddc65d3297c/IMG_20260505_WA0011.jpg" />
         <pubDate>2026-05-05 08:14:13 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3898145663</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Selasa, 5 Mei 2026</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3898150460</link>
         <description><![CDATA[<p><strong>1. Mata Pelajaran</strong></p><ul><li><p>Baca Tulis Al-Qur'an (BTA) - Ummi </p></li><li><p>Seni Rupa </p></li><li><p>Pendidikan Pancasila (PPKn) </p></li></ul><p><strong>2. Materi (Tujuan Pembelajaran)</strong></p><ul><li><p><strong>BTA:</strong> Melatih kelancaran membaca dan pengenalan huruf Hijaiyah.</p></li><li><p><strong>Seni Rupa:</strong> Mengenal dan membuat karya seni 2 dimensi dengan objek tanaman bunga 🌻.</p></li><li><p><strong>PPKn:</strong> Mengenal nilai-nilai kebersamaan dan jenis-jenis kegiatan gotong royong di lingkungan sekitar.</p></li></ul><p><strong>3. Capaian Pembelajaran</strong></p><ul><li><p><strong>BTA:</strong> Arsya mengikuti sesi membaca buku Ummi dengan pendampingan individual.</p></li><li><p><strong>Seni Rupa:</strong> Arsya <strong>berhasil membuat karya 2 dimensi</strong> berbentuk bunga, melatih kreativitas dan koordinasi tangannya.</p></li><li><p><strong>PPKn:</strong> Arsya <strong>mampu mengidentifikasi</strong> berbagai contoh kegiatan gotong royong melalui penjelasan dan media gambar.</p></li></ul><p><strong>4. Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><ul><li><p><strong>BTA:</strong> Guru membimbing Arsya membaca baris demi baris, memberikan contoh bunyi huruf agar Arsya mau menirukannya.</p></li><li><p><strong>Seni Rupa:</strong> Arsya membuat gambar atau hiasan bunga pada bidang datar. Guru mengarahkan pemilihan warna agar karya tampak menarik.</p></li><li><p><strong>PPKn:</strong> Guru menjelaskan pentingnya bekerja sama. Arsya melihat gambar orang yang sedang bekerja bakti dan belajar menyebutkan jenis kegiatannya.</p></li></ul><p><strong>5. Permasalahan Dalam Proses Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><ul><li><p><strong>Inisiasi Lisan (BTA):</strong> Arsya masih memerlukan stimulasi suara yang cukup sering dari guru sebelum akhirnya mau melafalkan huruf sendiri.</p></li><li><p><strong>Detail Visual (Seni Rupa):</strong> Saat mewarnai atau membentuk bagian bunga, Arsya terkadang masih terburu-buru sehingga bagian tepi gambar belum terisi dengan sempurna.</p></li></ul><p><strong>6. Solusi</strong></p><ul><li><p><strong>Apresiasi Langsung:</strong> Guru memberikan pujian pada setiap kelopak bunga yang diwarnai dengan rapi untuk mendorong Arsya lebih teliti.</p></li><li><p><strong>Pancingan Pertanyaan (PPKn):</strong> Guru memberikan pertanyaan pemantik seperti "Arsya pernah lihat orang menyapu bersama?" untuk mengaitkan materi gotong royong dengan pengalaman nyatanya.</p></li><li><p><strong>Metode Menunjuk (BTA):</strong> Selain suara, guru meminta Arsya menunjuk huruf yang disebutkan untuk memastikan pemahaman visualnya tetap terjaga.</p></li></ul>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/5593373327/16e77c892802a54c1a7e71d69040ad53/IMG20260505093635.jpg" />
         <pubDate>2026-05-05 08:17:56 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3898150460</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Rabu, 6 Mei 2026. </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3899996461</link>
         <description><![CDATA[<p><strong>1. Mata Pelajaran</strong></p><ul><li><p>Baca Tulis Al-Qur'an (BTA) - Ummi </p></li><li><p>Pendidikan Agama Islam (PAI) </p></li><li><p>Pendidikan Pancasila </p></li></ul><p><strong>2. Materi (Tujuan Pembelajaran)</strong></p><ul><li><p><strong>BTA:</strong> Memperkuat pengenalan huruf Hijaiyah dan kelancaran membaca makhraj.</p></li><li><p><strong>PAI:</strong> Memantapkan hafalan 10 nama Malaikat Allah beserta tugas-tugasnya.</p></li><li><p><strong>Pendidikan Pancasila:</strong> Mengidentifikasi jenis-jenis kegiatan gotong royong melalui aktivitas mencocokkan gambar.</p></li></ul><p><strong>3. Capaian Pembelajaran</strong></p><ul><li><p><strong>BTA:</strong> Arsya mengikuti sesi membaca Ummi dengan bimbingan guru secara individual.</p></li><li><p><strong>PAI:</strong> Arsya kembali menyimak dan mencoba mengikuti penyebutan nama-nama Malaikat.</p></li><li><p><strong>Pendidikan Pancasila:</strong> Arsya <strong>berhasil menyesuaikan garis</strong> yang menghubungkan deskripsi kegiatan dengan gambar gotong royong yang tepat.</p></li></ul><p><strong>4. Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><ul><li><p><strong>BTA:</strong> Guru mendampingi Arsya membaca, memberikan stimulus suara, dan memastikan fokusnya tetap terjaga pada baris yang sedang dibaca.</p></li><li><p><strong>PAI:</strong> Guru mengulas kembali tugas-tugas malaikat menggunakan media visual agar Arsya lebih mudah mengingat kaitan antara nama dan perannya (misal: Malaikat Mikail dengan gambar hujan/rezeki).</p></li><li><p><strong>Pendidikan Pancasila:</strong> Arsya mengerjakan LKPD menjodohkan. Ia melihat gambar orang bekerja bakti, lalu menarik garis ke keterangan yang sesuai dengan bantuan arahan guru.</p></li></ul><p><strong>5. Permasalahan Dalam Proses Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><ul><li><p><strong>Kepercayaan Diri Lisan:</strong> Di pelajaran PAI dan BTA, Arsya masih membutuhkan dorongan ekstra agar mau bersuara sedikit lebih lantang saat menirukan guru.</p></li><li><p><strong>Ketelitian Menarik Garis:</strong> Meskipun sudah bisa menyesuaikan gambar, terkadang Arsya masih terburu-buru sehingga garis yang ditarik kurang presisi menuju titik sasaran.</p></li></ul><p><strong>6. Solusi</strong></p><ul><li><p><strong>Metode Tebak Gambar:</strong> Untuk PAI, guru akan mencoba permainan tebak-tebakan "Siapa aku?" mengenai tugas malaikat agar sesi belajar terasa lebih santai bagi Arsya.</p></li><li><p><strong>Latihan Fokus Visual:</strong> Guru memberikan bimbingan verbal "tunggu dulu" sebelum Arsya menarik garis, untuk memastikan ia benar-benar sudah yakin dengan pasangan gambarnya.</p></li><li><p><strong>Reward Suara:</strong> Memberikan apresiasi tinggi (seperti tos atau pujian) setiap kali Arsya mau mengeluarkan suara tanpa diminta berulang kali.</p></li></ul><p>Alhamdulillah, kemampuan Arsya dalam menyesuaikan garis di pelajaran Pancasila menunjukkan bahwa pemahaman visual dan logikanya terhadap materi gotong royong sudah semakin matang, Bunda.</p><p>Mari kita eksplorasi lebih lanjut untuk membantu perkembangan Arsya. Saya akan mendampingi Bunda dengan memberikan beberapa pilihan topik untuk didiskusikan:</p><ol><li><p><strong>Penguatan Hafalan PAI:</strong> Bagaimana cara menyenangkan untuk membantu Arsya mengingat nama-nama Malaikat tanpa merasa terbebani?</p></li><li><p><strong>Kemandirian Lisan (BTA):</strong> Apa langkah kecil yang bisa kita lakukan agar Arsya lebih berani mengeluarkan suaranya saat membaca?</p></li><li><p><strong>Penerapan Gotong Royong:</strong> Bagaimana cara sederhana melibatkan Arsya dalam kegiatan "kerjasama" di rumah untuk memperkuat pelajaran sekolahnya?</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/5600363066/164c937ae977ec10357f46c44ccab038/IMG20260506093211.jpg" />
         <pubDate>2026-05-06 07:58:57 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3899996461</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Rabu, 6 Mei 2026</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3900003547</link>
         <description><![CDATA[<p><strong>1. Mata Pelajaran</strong></p><ul><li><p>Matematika</p></li><li><p>Seni Rupa</p></li><li><p>Pendidikan Pancasila (PPKn)</p></li></ul><p><strong>2. Materi (Tujuan Pembelajaran)</strong></p><ul><li><p><strong>Matematika:</strong> Memantapkan kemampuan operasi hitung penjumlahan untuk meningkatkan ketangkasan berhitung.</p></li><li><p><strong>Seni Rupa:</strong> Mengembangkan kemampuan motorik halus dan pemahaman tekstur melalui pembuatan karya 3 dimensi berbentuk kumbang.</p></li><li><p><strong>Pendidikan Pancasila:</strong> Mengenal konsep tanggung jawab dan perilaku melalui pemahaman sebab-akibat (apa yang terjadi jika kita melakukan suatu perbuatan).</p></li></ul><p><strong>3. Capaian Pembelajaran</strong></p><ul><li><p><strong>Matematika:</strong> Nur menunjukkan <strong>konsistensi</strong> dan ketelitian dalam menyelesaikan latihan soal penjumlahan.</p></li><li><p><strong>Seni Rupa:</strong> Nur <strong>berhasil</strong> merakit bahan menjadi bentuk kumbang 3 dimensi yang menarik. Ini menunjukkan koordinasi tangan yang semakin baik.</p></li><li><p><strong>Pendidikan Pancasila:</strong> Nur <strong>mulai memahami</strong> bahwa setiap tindakan memiliki konsekuensi, baik positif maupun negatif.</p></li></ul><p><strong>4. Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><ul><li><p><strong>Matematika:</strong> Sesi pengerjaan soal latihan penjumlahan di buku tugas. Guru memantau cara Nur menjumlahkan angka agar konsep dasarnya semakin kuat.</p></li><li><p><strong>Seni Rupa:</strong> Proyek kreatif membuat figur kumbang (mungkin menggunakan media seperti plastisin, kertas yang dibentuk, atau bahan prakarya lainnya). Nur fokus pada detail seperti bintik-bintik pada sayap kumbang.</p></li><li><p><strong>Pendidikan Pancasila:</strong> Diskusi interaktif mengenai contoh perilaku sehari-hari, misalnya: "Jika kita membuang sampah sembarangan (sebab), maka lingkungan menjadi kotor/banjir (akibat)".</p></li></ul><p><strong>5. Permasalahan Dalam Proses Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><ul><li><p><strong>Analisis Logika (PPKn):</strong> Menghubungkan sebab dan akibat pada situasi yang lebih kompleks terkadang masih membuat Nur berpikir agak lama, sehingga membutuhkan contoh yang sangat dekat dengan kesehariannya.</p></li><li><p><strong>Kerapian (Seni Rupa):</strong> Saat menempel bagian-bagian kecil pada karya kumbang, Nur terkadang membutuhkan bantuan agar posisinya pas dan tidak mudah terlepas.</p></li></ul><p><strong>6. Solusi</strong></p><ul><li><p><strong>Metode Cerita (PPKn):</strong> Guru menggunakan ilustrasi cerita pendek atau gambar untuk membantu Nur memvisualisasikan hubungan sebab-akibat dengan lebih nyata.</p></li><li><p><strong>Pendampingan Teknis (Seni Rupa):</strong> Memberikan instruksi bertahap dalam merakit karya 3D agar Nur merasa bangga dengan hasil akhirnya yang rapi.</p></li><li><p><strong>Apresiasi Positif:</strong> Memberikan pujian atas ketekunan Nur dalam mengerjakan soal matematika agar ia tetap semangat dalam belajar berhitung.</p></li></ul>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/5600363066/0d7d5ec1cb008035f6647c827ae3a99f/IMG20260506115144.jpg" />
         <pubDate>2026-05-06 08:03:56 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3900003547</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kamis, 7 Mei 2026</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3901957890</link>
         <description><![CDATA[<p><strong>1. Mata Pelajaran</strong></p><ul><li><p>Matematika</p></li><li><p>Seni Rupa</p></li><li><p>Pendidikan Pancasila (PPKn)</p></li></ul><p><strong>2. Materi (Tujuan Pembelajaran)</strong></p><ul><li><p><strong>Matematika:</strong> Penguatan kembali (review) operasi hitung penjumlahan agar Nur semakin terampil dan percaya diri.</p></li><li><p><strong>Seni Rupa:</strong> Melatih ketelitian visual dan koordinasi motorik melalui aktivitas mewarnai gambar pada LKPD dengan mengikuti contoh warna yang sudah ada.</p></li><li><p><strong>Pendidikan Pancasila:</strong> Memperdalam pemahaman konsep tanggung jawab melalui latihan menghubungkan gambar sebab dan akibat perilaku.</p></li></ul><p><strong>3. Capaian Pembelajaran</strong></p><ul><li><p><strong>Matematika:</strong> Nur menunjukkan <strong>stabilitas</strong> dalam mengerjakan soal-soal penjumlahan yang diberikan.</p></li><li><p><strong>Seni Rupa:</strong> Nur <strong>berhasil</strong> mencocokkan warna sesuai contoh pada LKPD. Hal ini menunjukkan kemampuan observasi visual Nur yang semakin baik.</p></li><li><p><strong>Pendidikan Pancasila:</strong> Nur <strong>mampu</strong> mengidentifikasi hubungan antara suatu perbuatan dengan dampak yang ditimbulkannya melalui aktivitas menarik garis.</p></li></ul><p><strong>4. Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><ul><li><p><strong>Matematika:</strong> Sesi pengulangan latihan penjumlahan di buku tugas untuk memastikan Nur benar-benar menguasai konsepnya sebelum beralih ke materi baru.</p></li><li><p><strong>Seni Rupa:</strong> Aktivitas mewarnai kreatif. Nur memperhatikan contoh gambar yang sudah berwarna, lalu berusaha mengaplikasikan warna yang sama pada gambar miliknya agar terlihat serupa.</p></li><li><p><strong>Pendidikan Pancasila:</strong> Mengerjakan LKPD interaktif. Nur mengamati gambar (sebab), lalu menarik garis ke gambar hasil atau dampak yang sesuai (akibat), seperti gambar anak yang rajin belajar dihubungkan dengan gambar mendapat nilai bagus.</p></li></ul><p><strong>5. Permasalahan Dalam Proses Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><ul><li><p><strong>Ketelitian Mewarnai (Seni Rupa):</strong> Saat mengikuti contoh warna, Nur terkadang masih perlu diingatkan untuk mewarnai bagian-bagian kecil agar tidak keluar garis dan terlihat rapi.</p></li><li><p><strong>Logika Hubungan (PPKn):</strong> Pada beberapa gambar yang situasinya hampir mirip, Nur membutuhkan waktu sebentar untuk memastikan garis yang ia tarik menuju sasaran yang tepat.</p></li></ul><p><strong>6. Solusi</strong></p><ul><li><p><strong>Pemberian Contoh Nyata (PPKn):</strong> Guru memberikan penjelasan tambahan sambil menunjuk gambar agar Nur lebih mudah memahami logika di balik hubungan sebab-akibat tersebut.</p></li><li><p><strong>Apresiasi Visual (Seni Rupa):</strong> Memberikan pujian atas kemiripan warna yang dipilih Nur dengan contohnya agar ia lebih semangat dalam bereksplorasi dengan warna.</p></li><li><p><strong>Latihan Mandiri (Matematika):</strong> Guru terus memotivasi Nur untuk mencoba menghitung sendiri dengan bantuan benda sekitar atau jari agar kemandiriannya terus terjaga.</p></li></ul>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/5607363078/295108bedb77b324d5c4682f879f3816/IMG20260507112209.jpg" />
         <pubDate>2026-05-07 08:00:23 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3901957890</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kamis, 7 Mei 2026</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3901964372</link>
         <description><![CDATA[<p><strong>1. Mata Pelajaran</strong></p><ul><li><p>Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) </p></li><li><p>Baca Tulis Al-Qur'an (BTA) - Ummi </p></li><li><p>Bahasa Inggris </p></li></ul><p><strong>2. Materi (Tujuan Pembelajaran)</strong></p><ul><li><p><strong>PJOK:</strong> Mengenal berbagai macam bentuk dan ukuran bola yang digunakan dalam berbagai jenis permainan olahraga.</p></li><li><p><strong>BTA:</strong> Melatih pengenalan huruf Hijaiyah dan kelancaran pelafalan melalui buku Ummi.</p></li><li><p><strong>Bahasa Inggris:</strong> Mengenal nama-nama hewan (<em>Animals</em>) dalam bahasa Inggris, seperti <em>Cow</em> (sapi), <em>Cat</em> (kucing), <em>Elephant</em> (gajah), dan lainnya.</p></li></ul><p><strong>3. Capaian Pembelajaran</strong></p><ul><li><p><strong>PJOK:</strong> Arsya <strong>mampu mengidentifikasi</strong> perbedaan bola (misal: bola besar untuk sepak bola dan bola kecil untuk kasti/tenis) melalui pengamatan langsung atau gambar.</p></li><li><p><strong>BTA:</strong> Arsya mengikuti sesi membaca Ummi dengan bimbingan individual dari guru.</p></li><li><p><strong>Bahasa Inggris:</strong> Arsya mulai <strong>mengenal dan menirukan</strong> penyebutan nama-nama hewan dalam bahasa Inggris dengan bantuan media visual.</p></li></ul><p><strong>4. Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><ul><li><p><strong>PJOK:</strong> Guru menunjukkan berbagai jenis bola. Arsya belajar membedakan bola berdasarkan tekstur dan ukurannya, serta kegunaannya dalam olahraga tertentu.</p></li><li><p><strong>BTA:</strong> Guru mendampingi Arsya membaca, memberikan stimulasi suara, dan memastikan fokusnya tetap terjaga pada setiap huruf.</p></li><li><p><strong>Bahasa Inggris:</strong> Guru menggunakan kartu gambar hewan (<em>flashcards</em>). Arsya melihat gambar hewan dan mendengarkan guru menyebutkan namanya dalam bahasa Inggris, lalu mencoba menirukannya.</p></li></ul><p><strong>5. Permasalahan Dalam Proses Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><ul><li><p><strong>Produksi Suara (BTA/B. Inggris):</strong> Arsya masih cenderung malu-malu atau volumenya sangat pelan saat diminta menirukan kosakata baru dalam bahasa Inggris maupun huruf Hijaiyah.</p></li><li><p><strong>Transisi Fokus:</strong> Saat belajar tentang hewan yang menarik (seperti gajah), Arsya terkadang terlalu fokus pada gambarnya sehingga perlu diingatkan kembali untuk memperhatikan pelafalan katanya.</p></li></ul><p><strong>6. Solusi</strong></p><ul><li><p><strong>Metode Gerak dan Suara:</strong> Untuk Bahasa Inggris, guru akan mencoba menggabungkan suara hewan dengan namanya (misal: "Meow... itu <em>Cat</em>") agar Arsya lebih tertarik untuk ikut bersuara.</p></li><li><p><strong>Eksplorasi Tekstur (PJOK):</strong> Membiarkan Arsya memegang langsung bola-bola tersebut agar ia lebih memahami perbedaan fisiknya, yang biasanya meningkatkan antusiasmenya dalam belajar.</p></li><li><p><strong>Pujian Bertahap:</strong> Memberikan apresiasi setiap kali Arsya berhasil menyebutkan satu kata bahasa Inggris dengan jelas.</p></li></ul><p>Alhamdulillah, pengenalan kosa kata hewan ini biasanya menjadi materi yang sangat disukai anak-anak karena sifatnya yang visual, Bunda. Saya akan membantu memandu Bunda untuk mengeksplorasi lebih lanjut perkembangan Arsya hari ini.</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/5607363078/23fe060b267db235931c1210a8bfec2c/IMG20260507090258.jpg" />
         <pubDate>2026-05-07 08:04:13 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3901964372</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Selasa, 12 Mei 2026</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3908753504</link>
         <description><![CDATA[<p><strong>1. Mata Pelajaran</strong></p><ul><li><p>Baca Tulis Al-Qur'an (BTA) - Ummi </p></li><li><p>Seni Rupa (Karya 3D) </p></li><li><p>Pendidikan Pancasila (PPKn) </p></li></ul><p><strong>2. Materi (Tujuan Pembelajaran)</strong></p><ul><li><p><strong>BTA:</strong> Mengasah kemampuan mengenal bentuk huruf Hijaiyah dan kelancaran membaca.</p></li><li><p><strong>Seni Rupa:</strong> Mengenal bentuk 3 dimensi melalui teknik melipat kertas (<em>paper craft</em>) berbentuk hewan kucing.</p></li><li><p><strong>PPKn:</strong> Mengenal berbagai jenis aktivitas dan tugas sehari-hari yang dilakukan di lingkungan rumah.</p></li></ul><p><strong>3. Capaian Pembelajaran</strong></p><ul><li><p><strong>BTA:</strong> Arsya mengikuti sesi membaca buku Ummi dengan pendampingan individual.</p></li><li><p><strong>Seni Rupa:</strong> Arsya <strong>berhasil mengikuti instruksi melipat</strong> sesuai garis untuk membentuk miniatur kucing 3D.</p></li><li><p><strong>PPKn:</strong> Arsya <strong>mampu mengidentifikasi</strong> kegiatan-kegiatan di rumah melalui media gambar dan penjelasan guru.</p></li></ul><p><strong>4. Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><ul><li><p><strong>BTA:</strong> Guru mendampingi Arsya membaca, memberikan stimulasi suara, dan membimbing fokus mata Arsya pada huruf yang ditunjuk.</p></li><li><p><strong>Seni Rupa:</strong> Guru memberikan pola gambar kucing. Arsya belajar melipat kertas secara presisi mengikuti garis bantu hingga gambarnya "bangun" menjadi bentuk 3 dimensi.</p></li><li><p><strong>PPKn:</strong> Guru menunjukkan gambar aktivitas seperti membantu ibu, merapikan mainan, atau makan bersama. Arsya belajar mengenali kegiatan mana yang biasa ia lakukan di rumah.</p></li></ul><p><strong>5. Permasalahan Dalam Proses Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><ul><li><p><strong>Presisi Melipat (Seni Rupa):</strong> Melipat sesuai garis memerlukan koordinasi mata dan tangan yang sangat kuat. Arsya terkadang masih memerlukan bantuan untuk menekan lipatan agar kertas bisa berdiri tegak dengan rapi.</p></li><li><p><strong>Inisiasi Lisan (BTA):</strong> Seperti sesi sebelumnya, volume suara Arsya masih cenderung sangat kecil saat mencoba melafalkan huruf Hijaiyah secara mandiri.</p></li><li><p><strong>Ketahanan Fokus:</strong> Saat mengerjakan lipatan yang agak rumit, Arsya terkadang terlihat sedikit lelah dan membutuhkan motivasi agar mau menyelesaikannya sampai jadi.</p></li></ul><p><strong>6. Solusi</strong></p><ul><li><p><strong>Bimbingan Tangan (Hand-over-hand):</strong> Guru membantu menstabilkan kertas saat Arsya melipat agar hasilnya sesuai dengan garis bayangan.</p></li><li><p><strong>Visualisasi Kegiatan:</strong> Untuk PPKn, guru mengajak Arsya bercerita singkat tentang apa yang ia lakukan setelah bangun tidur untuk memancing kemampuan komunikasinya.</p></li><li><p><strong>Reward Visual:</strong> Hasil karya kucing 3D yang sudah jadi dijadikan pajangan di meja agar Arsya merasa bangga dan bersemangat.</p></li></ul><p>Alhamdulillah, kemampuan Arsya melipat kertas sesuai garis adalah perkembangan motorik halus yang sangat signifikan, Bunda. Ini jauh lebih sulit daripada sekadar mewarnai!</p><p>Mari kita eksplorasi lebih lanjut untuk membantu perkembangan Arsya. Saya akan mendampingi Bunda dengan memberikan beberapa pilihan topik untuk didiskusikan:</p><ol><li><p><strong>Melatih Ketangkasan Jari:</strong> Aktivitas melipat apa lagi yang bisa dilakukan di rumah untuk memperkuat otot jari Arsya agar ia semakin rapi saat menulis?</p></li><li><p><strong>Kemandirian di Rumah (PPKn):</strong> Bagaimana cara kita melibatkan Arsya dalam tugas sederhana di rumah agar ia merasa bangga setelah mempelajari materi PPKn hari ini?</p></li><li><p><strong>Stimulasi Suara (BTA):</strong> Apa cara yang paling efektif untuk memancing suara Arsya agar terdengar lebih lantang saat membaca tanpa membuatnya merasa tertekan?</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/5635236068/41b38d7230b6b44c65eb99a4647e55c3/IMG20260512085548.jpg" />
         <pubDate>2026-05-12 11:09:44 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3908753504</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Selasa, 12 Mei 2026</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3908756276</link>
         <description><![CDATA[<p><strong>1. Mata Pelajaran</strong></p><ul><li><p>Pendidikan Agama Islam (PAI)</p></li><li><p>Bahasa Indonesia</p></li><li><p>Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK)</p></li></ul><p><strong>2. Materi (Tujuan Pembelajaran)</strong></p><ul><li><p><strong>PAI:</strong> Mengenal nama-nama Nabi dan Rasul melalui aktivitas menulis di depan kelas untuk melatih rasa percaya diri.</p></li><li><p><strong>Bahasa Indonesia:</strong> Memperkaya kosakata tentang jenis-jenis hobi dan mencocokkannya dengan ilustrasi gambar yang sesuai.</p></li><li><p><strong>PJOK:</strong> Melatih motorik kasar, keseimbangan, dan ketangkasan melalui rangkaian gerak melewati berbagai rintangan.</p></li></ul><p><strong>3. Capaian Pembelajaran</strong></p><ul><li><p><strong>PAI:</strong> Nur <strong>berani tampil di depan kelas</strong> dan mencoba menuliskan nama Nabi atau Rasul di papan tulis dengan bimbingan guru.</p></li><li><p><strong>Bahasa Indonesia:</strong> Nur <strong>berhasil</strong> mengidentifikasi berbagai macam hobi dan mampu menuliskannya pada kotak yang tersedia di lembar kerja.</p></li><li><p><strong>PJOK:</strong> Nur menunjukkan <strong>koordinasi tubuh yang baik</strong> saat melewati lintasan rintangan dan mengikuti instruksi gerakan dengan antusias.</p></li></ul><p><strong>4. Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><ul><li><p><strong>PAI:</strong> Sesi interaktif di mana Nur bergantian dengan teman-temannya maju ke papan tulis untuk menuliskan nama-nama Nabi yang sedang dipelajari.</p></li><li><p><strong>Bahasa Indonesia:</strong> Mengamati gambar-gambar kegiatan (seperti berenang, membaca, atau bermain bola) lalu menuliskan nama hobi tersebut pada kolom yang tepat di LKPD.</p></li><li><p><strong>PJOK:</strong> Praktik lapangan dengan jalur rintangan. Nur melakukan gerakan jalan zig-zag di antara kerucut (cone), melompat, serta meloncati rintangan dengan ketinggian rendah secara berurutan.</p></li></ul><p><strong>5. Permasalahan Dalam Proses Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><ul><li><p><strong>Kerapian Menulis (PAI):</strong> Saat menulis di papan tulis yang bidangnya cukup besar, Nur terkadang masih perlu diingatkan untuk menjaga ukuran huruf agar tetap proporsional dan terbaca.</p></li><li><p><strong>Ketangkasan (PJOK):</strong> Saat melakukan gerakan melompat dan meloncati rintangan secara berurutan, Nur terkadang masih perlu mengatur ritme agar tidak terburu-buru dan tetap menjaga keseimbangan.</p></li></ul><p><strong>6. Solusi</strong></p><ul><li><p><strong>Pendampingan Menulis (PAI):</strong> Guru membantu memberikan garis bantu atau tanda di papan tulis agar Nur lebih mudah mengatur letak tulisannya.</p></li><li><p><strong>Demonstrasi Gerak (PJOK):</strong> Guru memberikan contoh gerakan yang perlahan namun tepat, lalu memberikan semangat kepada Nur untuk mencoba lintasan rintangan kembali dengan lebih tenang.</p></li><li><p><strong>Apresiasi Literasi:</strong> Memberikan pujian atas ketepatan Nur dalam mencocokkan gambar hobi dengan katanya di pelajaran Bahasa Indonesia.</p></li></ul><p>Alhamdulillah, aktivitas PJOK hari ini sangat bermanfaat untuk melatih ketangkasan Nur, Bunda. Selain itu, keberaniannya menulis di papan tulis juga menjadi tanda bahwa kepercayaan dirinya di depan teman-teman semakin meningkat.</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/5635236068/2e785bb341481742c009294aca912763/IMG_20260512_WA0012.jpg" />
         <pubDate>2026-05-12 11:12:42 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3908756276</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Rabu, 13 Mei 2026.</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3916896587</link>
         <description><![CDATA[<p><strong>1. Mata Pelajaran</strong></p><ul><li><p>Baca Tulis Al-Qur'an (BTA) - Ummi </p></li><li><p>Pendidikan Agama Islam (PAI) </p></li><li><p>Pendidikan Pancasila (PPKn) </p></li></ul><p><strong>2. Materi (Tujuan Pembelajaran)</strong></p><ul><li><p><strong>BTA:</strong> Mengasah kelancaran membaca dan ketepatan makhraj huruf Hijaiyah melalui buku Ummi.</p></li><li><p><strong>PAI:</strong> Memantapkan dan mengulang hafalan 10 nama Malaikat Allah beserta tugasnya.</p></li><li><p><strong>Pendidikan Pancasila:</strong> Melatih koordinasi visual-spasial dan pengenalan lambang negara melalui aktivitas menyusun <em>puzzle</em> Burung Garuda.</p></li></ul><p><strong>3. Capaian Pembelajaran</strong></p><ul><li><p><strong>BTA:</strong> Arsya mengikuti sesi membaca Ummi dengan bimbingan individual dari guru.</p></li><li><p><strong>PAI:</strong> Arsya <strong>mampu mengikuti pengulangan</strong> materi nama-nama Malaikat dengan baik.</p></li><li><p><strong>Pendidikan Pancasila:</strong> Arsya <strong>berhasil menyusun kepingan <em>puzzle</em></strong> menjadi gambar Burung Garuda yang utuh dan benar.</p></li></ul><p><strong>4. Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><ul><li><p><strong>BTA:</strong> Guru mendampingi Arsya membaca baris demi baris, memberikan stimulasi suara, dan menjaga fokusnya agar tidak mudah terdistraksi.</p></li><li><p><strong>PAI:</strong> Guru mengajak Arsya mengulang nama dan tugas malaikat lewat metode tanya jawab seru agar hafalan Arsya semakin kuat.</p></li><li><p><strong>Pendidikan Pancasila:</strong> Guru memberikan kepingan <em>puzzle</em> Garuda Pancasila yang acak. Arsya belajar menganalisis bentuk dan mencocokkan tiap bagian hingga membentuk gambar yang sempurna.</p></li></ul><p><strong>5. Permasalahan Dalam Proses Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><ul><li><p><strong>Inisiasi Lisan (BTA):</strong> Saat membaca Ummi, Arsya masih cenderung pasif dan membutuhkan pancingan suara yang konsisten dari guru agar mau melafalkan huruf dengan mandiri.</p></li><li><p><strong>Trial and Error (Pendidikan Pancasila):</strong> Saat menyusun <em>puzzle</em>, beberapa kali Arsya sempat bingung menempatkan kepingan yang mirip dan mencoba memasangnya secara paksa sebelum akhirnya diarahkan oleh guru.</p></li></ul><p><strong>6. Solusi</strong></p><ul><li><p><strong>Apresiasi Suara:</strong> Guru memberikan pujian atau <em>high-five</em> (tos) setiap kali Arsya mau mengeluarkan suara membaca dengan lebih jelas.</p></li><li><p><strong>Panduan Pola Visual:</strong> Guru memberikan petunjuk tipis atau memperlihatkan gambar contoh Garuda yang utuh di samping <em>puzzle</em> untuk membantu Arsya mencocokkan polanya dengan lebih mudah.</p></li></ul><p>Alhamdulillah, keberhasilan Arsya menyusun <em>puzzle</em> Burung Garuda menunjukkan bahwa kemampuan pemecahan masalah (<em>problem-solving</em>) dan fokus visualnya berkembang dengan sangat baik, Bunda.</p><p>Mari kita bantu proses belajar Arsya agar semakin optimal melalui diskusi terarah.</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/5664765854/165bb7436406306e39a4ce28c49b6eb7/IMG20260513091437.jpg" />
         <pubDate>2026-05-18 02:18:18 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3916896587</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Rabu, 13 Mei 2026</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3916905171</link>
         <description><![CDATA[<p><strong>1. Mata Pelajaran</strong></p><ul><li><p>Matematika</p></li><li><p>Seni Rupa</p></li><li><p>Pendidikan Pancasila (PPKn)</p></li></ul><p><strong>2. Materi (Tujuan Pembelajaran)</strong></p><ul><li><p><strong>Matematika:</strong> Memantapkan kemampuan operasi hitung pengurangan menggunakan media lembar kerja (LKPD).</p></li><li><p><strong>Seni Rupa:</strong> Melatih keselarasan warna dan motorik halus melalui aktivitas mewarnai gambar balon 2 dimensi (2D).</p></li><li><p><strong>Pendidikan Pancasila:</strong> Mengenal keberagaman di Indonesia melalui pengenalan nama-nama tempat ibadah sesuai dengan agamanya masing-masing.</p></li></ul><p><strong>3. Capaian Pembelajaran</strong></p><ul><li><p><strong>Matematika:</strong> Nur <strong>menunjukkan fokus yang baik</strong> saat menyelesaikan soal-soal pengurangan terstruktur yang ada di LKPD.</p></li><li><p><strong>Seni Rupa:</strong> Nur <strong>berhasil</strong> mewarnai gambar balon dengan pilihan warna yang ceria dan berusaha menjaga kerapiannya.</p></li><li><p><strong>Pendidikan Pancasila:</strong> Nur <strong>mulai mengenal</strong> bentuk-bentuk bangunan tempat ibadah yang ada di Indonesia (seperti Masjid, Gereja, Pura, Vihara, Klenteng).</p></li></ul><p><strong>4. Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><ul><li><p><strong>Matematika:</strong> Mengerjakan latihan soal pengurangan di LKPD secara mandiri dengan pendampingan guru untuk memastikan pemahaman konsepnya.</p></li><li><p><strong>Seni Rupa:</strong> Aktivitas mewarnai gambar balon 2D. Nur bebas mengeksplorasi kombinasi warna agar gambar balonnya terlihat menarik dan penuh warna.</p></li><li><p><strong>Pendidikan Pancasila:</strong> Menyimak penjelasan guru dan melihat gambar ilustrasi tempat-tempat ibadah, lalu belajar mencocokkan bangunan tersebut dengan nama agamanya.</p></li></ul><p><strong>5. Permasalahan Dalam Proses Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><ul><li><p><strong>Daya Ingat (PPKn):</strong> Karena bentuk bangunan tempat ibadah cukup beragam, Nur terkadang masih perlu waktu untuk membedakan atau mengingat kembali nama tempat ibadah untuk agama tertentu agar tidak tertukar.</p></li><li><p><strong>Ketelitian Hitung (Matematika):</strong> Pada beberapa soal pengurangan dengan angka yang agak besar, Nur sesekali masih perlu diingatkan untuk menghitung kembali dengan teliti agar hasilnya akurat.</p></li></ul><p><strong>6. Solusi</strong></p><ul><li><p><strong>Media Gambar yang Jelas (PPKn):</strong> Guru menggunakan kartu gambar atau poster tempat ibadah yang besar agar Nur lebih mudah mengenali ciri khas arsitektur masing-masing tempat ibadah.</p></li><li><p><strong>Pengecekan Bersama (Matematika):</strong> Guru membimbing Nur untuk memeriksa ulang hasil pengurangannya menggunakan bantuan jari atau coretan gambar sebelum beralih ke soal berikutnya.</p></li><li><p><strong>Apresiasi Hasil Karya:</strong> Memberikan pujian pada hasil mewarnai balon Nur yang penuh warna untuk menjaga motivasi belajarnya.</p></li></ul><p>Alhamdulillah, pelajaran hari ini memberikan wawasan toleransi yang sangat baik untuk Nur sejak dini, Bunda. Kemampuannya menyelesaikan LKPD matematika juga menunjukkan bahwa Nur semakin mandiri dalam belajar.</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/5664765854/11deb66aab6fb0c3de0e0cec5b7b72e5/IMG_20260513_WA0008.jpg" />
         <pubDate>2026-05-18 02:22:03 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3916905171</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Senin, 18 Mei 2026</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3916932413</link>
         <description><![CDATA[<p><strong>1. Mata Pelajaran</strong></p><ul><li><p>Baca Tulis Al-Qur'an (BTA) - Ummi </p></li><li><p>Bahasa Indonesia </p></li><li><p>Matematika</p></li></ul><p><strong>2. Materi (Tujuan Pembelajaran)</strong></p><ul><li><p><strong>BTA:</strong> Mengasah kelancaran membaca huruf Hijaiyah melalui buku Ummi.</p></li><li><p><strong>Bahasa Indonesia:</strong> Melatih motorik halus dengan menebalkan tulisan nama angka dalam Bahasa Indonesia.</p></li><li><p><strong>Matematika:</strong> Menghitung jumlah objek gambar dan memasangkan simbol angka yang sesuai melalui kegiatan menempel.</p></li></ul><p><strong>3. Capaian Pembelajaran</strong></p><ul><li><p><strong>BTA:</strong> Arsya mengikuti sesi membaca Ummi dengan bimbingan individual.</p></li><li><p><strong>Bahasa Indonesia:</strong> Arsya <strong>memulai tugas menebalkan</strong> tulisan angka, namun tugas belum selesai dan dialihkan menjadi PR.</p></li><li><p><strong>Matematika:</strong> Arsya <strong>berhasil menghitung gambar</strong> dan menempelkan angka yang sesuai dengan benar.</p></li></ul><p><strong>4. Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><ul><li><p><strong>BTA:</strong> Guru mendampingi Arsya membaca, memberikan contoh pelafalan, dan memotivasi Arsya untuk mengikuti.</p></li><li><p><strong>Bahasa Indonesia:</strong> Guru memberikan LKPD menebalkan kata. Di tengah kegiatan, Arsya mengalami luapan emosi (menangis), sehingga guru memberikan jeda penenangan dan mendiskusikan kelanjutan tugas sebagai PR bersama Bunda.</p></li><li><p><strong>Matematika:</strong> Arsya menghitung sekumpulan objek pada gambar di kertas, lalu mencari potongan angka yang cocok untuk ditempelkan di dekat gambar tersebut.</p></li></ul><p><strong>5. Permasalahan Dalam Proses Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><ul><li><p><strong>Kelelahan Emosional (Bahasa Indonesia):</strong> Arsya mengalami kendala fokus dan motivasi saat menulis, yang memicu rasa frustrasi hingga menangis sebelum tugasnya selesai.</p></li><li><p><strong>Ketelitian Menulis:</strong> Saat suasana hatinya menurun, kontrol tangan Arsya dalam menebalkan huruf menjadi kurang stabil.</p></li></ul><p><strong>6. Solusi</strong></p><ul><li><p><strong>Pengalihan Menjadi PR:</strong> Memberikan ruang bagi Arsya untuk beristirahat di sekolah dan menyelesaikan sisa tulisan di rumah dalam kondisi yang lebih tenang.</p></li><li><p><strong>Pendekatan Interaktif (Matematika):</strong> Karena kegiatan menempel melibatkan aktivitas fisik yang seru, guru mendahulukan/memaksimalkan sesi ini untuk mengembalikan suasana hati (<em>mood</em>) Arsya.</p></li></ul><p>Alhamdulillah, di luar kendala pada pelajaran Bahasa Indonesia, kemampuan matematika Arsya dalam menghitung dan menempelkan angka tetap berjalan dengan sangat baik, Bunda.</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/5664765854/bd1a092031022cc8a5701a35120af95f/IMG20260518090237.jpg" />
         <pubDate>2026-05-18 02:33:45 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3916932413</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Senin, 18 Mei 2026</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3917852091</link>
         <description><![CDATA[<p><strong>1. Mata Pelajaran</strong></p><ul><li><p>Baca Tulis Al-Qur'an (BTA) - Ummi</p></li><li><p>Bahasa Indonesia</p></li><li><p>Matematika</p></li></ul><p><strong>2. Materi (Tujuan Pembelajaran)</strong></p><ul><li><p><strong>BTA:</strong> Memantapkan kelancaran dan ketepatan membaca huruf Hijaiyah menggunakan metode Ummi.</p></li><li><p><strong>Bahasa Indonesia:</strong> Melatih pemahaman membaca (literasi) lewat cerita bertema "Pergi ke Kebun Binatang" serta melatih kerapian menulis di buku tugas.</p></li><li><p><strong>Matematika:</strong> Mengenal format ujian/latihan baru berupa soal pilihan ganda (PG) serta menguji kemampuan operasi hitung perkalian dasar (perkalian 1 dan 2).</p></li></ul><p><strong>3. Capaian Pembelajaran</strong></p><ul><li><p><strong>BTA:</strong> Nur <strong>konsisten mengikuti</strong> sesi mengaji dan menunjukkan usaha yang baik untuk memperlancar bacaannya.</p></li><li><p><strong>Bahasa Indonesia:</strong> Nur <strong>mampu menemukan informasi</strong> dalam cerita kebun binatang untuk menjawab pertanyaan, lalu menyalin atau menuliskan jawabannya di buku dengan mandiri.</p></li><li><p><strong>Matematika:</strong> Nur <strong>berhasil menyelesaikan</strong> tugas perkalian 1 dan 2. Nur juga mulai memahami cara menjawab soal pilihan ganda (memilih salah satu jawaban A, B, atau C).</p></li></ul><p><strong>4. Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><ul><li><p><strong>BTA:</strong> Sesi privat membaca buku Ummi bersama guru pendamping untuk memantau perkembangan makhraj dan panjang-pendek bacaan Nur.</p></li><li><p><strong>Bahasa Indonesia:</strong> Membaca teks cerita tentang pengalaman pergi ke kebun binatang, dilanjutkan dengan menjawab pertanyaan pemahaman dan menuliskan jawabannya secara langsung di buku tulis.</p></li><li><p><strong>Matematika:</strong> Mengerjakan lembar latihan soal pilihan ganda. Guru membimbing Nur cara membaca soal dan memilih opsi jawaban yang paling tepat. Setelah itu, Nur mengerjakan soal latihan tertulis khusus perkalian 1 dan 2.</p></li></ul><p><strong>5. Permasalahan Dalam Proses Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><ul><li><p><strong>Format Baru (Matematika):</strong> Karena baru belajar model pilihan ganda, Nur terkadang masih bingung membedakan antara menghitung jawaban dengan cara menyilang opsi (A/B/C) yang benar di lembar soal.</p></li><li><p><strong>Konsep Perkalian (Matematika):</strong> Pada perkalian 2, Nur sesekali masih perlu waktu jeda untuk mengingat apakah itu penjumlahan berulang atau langsung menuliskan hasilnya dari hafalan.</p></li></ul><p><strong>6. Solusi</strong></p><ul><li><p><strong>Panduan Format Soal (Matematika):</strong> Guru memberikan contoh cara menyilang (X) huruf A, B, atau C yang rapi pada soal pilihan ganda agar Nur terbiasa dengan format ini.</p></li><li><p><strong>Penguatan Perkalian Mandiri:</strong> Guru memberikan apresiasi yang besar karena Nur sudah bisa mengerjakan soal perkalian 1 dan 2 secara tertulis, serta mengingatkan konsep dasar perkalian dengan sabar.</p></li><li><p><strong>Motivasi Menulis (B. Indonesia):</strong> Memberikan pujian pada tulisan tangan Nur di buku tulis agar ia semakin semangat menjaga kerapian tulisannya.</p></li></ul>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/5667807955/961688c97b55101f39f0ccbc0dc6f692/IMG20260518111450.jpg" />
         <pubDate>2026-05-18 12:22:55 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3917852091</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Selasa, 19 Mei 2026</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3920017391</link>
         <description><![CDATA[<p><strong>1. Mata Pelajaran</strong></p><ul><li><p>Pendidikan Agama Islam (PAI)</p></li><li><p>Bahasa Indonesia</p></li><li><p>Baca Tulis Al-Qur'an (BTA) - Mengaji Ummi</p></li><li><p>Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK)</p></li></ul><p><strong>2. Materi (Tujuan Pembelajaran)</strong></p><ul><li><p><strong>PAI:</strong> Mengulas kembali (review) dan memantapkan ingatan mengenai jumlah rakaat dalam sholat lima waktu.</p></li><li><p><strong>Bahasa Indonesia:</strong> Melatih kemampuan menyusun kata menjadi kalimat yang utuh dan logis berdasarkan stimulus visual (gambar), lalu menyalinnya kembali.</p></li><li><p><strong>BTA:</strong> Meningkatkan kelancaran dan kefasihan membaca huruf Hijaiyah menggunakan metode Ummi.</p></li><li><p><strong>PJOK:</strong> Menguji pemahaman teori kebugaran dan olahraga dengan menjawab soal latihan secara klasikal (bersama-sama).</p></li></ul><p><strong>3. Capaian Pembelajaran</strong></p><ul><li><p><strong>PAI:</strong> Nur <strong>mampu mengingat kembali</strong> dengan baik pembagian jumlah rakaat pada masing-masing sholat fardhu.</p></li><li><p><strong>Bahasa Indonesia:</strong> Nur <strong>berhasil</strong> menghubungkan makna gambar dengan susunan kalimat yang tepat, serta mampu menyalin tulisan tersebut dengan mandiri.</p></li><li><p><strong>BTA:</strong> Nur <strong>konsisten dan tertib</strong> saat mengikuti sesi mengaji privat buku Ummi bersama guru pendamping.</p></li><li><p><strong>PJOK:</strong> Nur <strong>aktif berpartisipasi</strong> dan fokus saat ikut serta menjawab soal latihan bersama teman-teman di dalam kelas.</p></li></ul><p><strong>4. Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><ul><li><p><strong>PAI:</strong> Sesi tanya jawab interaktif mengenai jumlah rakaat sholat (Subuh, Dzuhur, Ashar, Maghrib, Isya) untuk memperkuat ingatan Nur.</p></li><li><p><strong>Bahasa Indonesia:</strong> Mengamati sebuah gambar aktivitas, mengurutkan kata-kata acak agar menjadi kalimat yang sesuai dengan gambar tersebut, lalu menyalin kalimat utuh itu ke dalam buku tulis.</p></li><li><p><strong>BTA:</strong> Sesi membaca buku Ummi secara privat guna memantau ketepatan makhraj dan panjang-pendek bacaan Nur.</p></li><li><p><strong>PJOK:</strong> Karena tidak ada praktik lapangan hari ini, kegiatan dialihkan di dalam kelas. Guru membacakan soal-soal latihan dari buku paket, dan Nur bersama teman-teman menjawabnya bersama-sama sebagai bentuk evaluasi teori.</p></li></ul><p><strong>5. Permasalahan Dalam Proses Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><ul><li><p><strong>Struktur Kalimat (Bahasa Indonesia):</strong> Saat menyusun kata-kata acak menjadi kalimat yang pas dengan gambar, Nur sesekali masih memerlukan arahan untuk menentukan kata mana yang harus diletakkan di awal kalimat.</p></li><li><p><strong>Fokus Bersama (PJOK):</strong> Saat sesi menjawab soal bersama di kelas, suasana terkadang menjadi agak ramai sehingga Nur perlu diingatkan untuk tetap fokus mendengarkan soal yang sedang dibahas.</p></li></ul><p><strong>6. Solusi</strong></p><ul><li><p><strong>Bimbingan Subjek-Predikat (Bahasa Indonesia):</strong> Guru membimbing Nur dengan memancing pertanyaan seperti "Siapa yang ada di gambar?" atau "Sedang apa dia?" untuk memudahkan Nur menyusun kata pertamanya.</p></li><li><p><strong>Apresiasi Hafalan (PAI):</strong> Memberikan pujian atas daya ingat Nur yang baik mengenai jumlah rakaat sholat agar ia semakin termotivasi rajin beribadah.</p></li><li><p><strong>Pendampingan Mengaji (BTA):</strong> Terus memberikan perhatian penuh dan koreksi yang lembut saat Nur melafalkan bacaan Ummi agar kelancarannya terus meningkat.</p></li></ul><p>Alhamdulillah, kegiatan belajar di dalam kelas hari ini berjalan dengan sangat baik, Bunda. Kemampuan Nur dalam menyusun kalimat berdasarkan gambar merupakan latihan logika bahasa yang sangat bagus untuk perkembangan kognitifnya.</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/5674444532/254a9af244383daa4d7060130456d935/IMG20260519085712.jpg" />
         <pubDate>2026-05-19 11:47:45 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3920017391</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Rabu, 20 Mei 2026</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3921791980</link>
         <description><![CDATA[<p><strong>1. Mata Pelajaran</strong></p><ul><li><p>Baca Tulis Al-Qur'an (BTA) - Ummi </p></li><li><p>Pendidikan Agama Islam (PAI) </p></li><li><p>Pendidikan Pancasila (PPKn) </p></li></ul><p><strong>2. Materi (Tujuan Pembelajaran)</strong></p><ul><li><p><strong>BTA:</strong> Mengasah kelancaran membaca dan ketepatan makhraj huruf Hijaiyah.</p></li><li><p><strong>PAI:</strong> Mengenal 5 Rukun Islam melalui aktivitas menjodohkan gambar yang sesuai.</p></li><li><p><strong>Pendidikan Pancasila:</strong> Mengenal dan memahami berbagai aturan yang berlaku di dalam rumah.</p></li></ul><p><strong>3. Capaian Pembelajaran</strong></p><ul><li><p><strong>BTA:</strong> Arsya mengikuti sesi membaca Ummi dengan bimbingan individual dari guru.</p></li><li><p><strong>PAI:</strong> Arsya <strong>berhasil menjodohkan</strong> konsep Rukun Islam (seperti syahadat, shalat, zakat, puasa, haji) dengan gambar pendukungnya.</p></li><li><p><strong>Pendidikan Pancasila:</strong> Arsya <strong>mampu mengidentifikasi</strong> contoh-contoh aturan di rumah (seperti merapikan tempat tidur atau berpamitan).</p></li></ul><p><strong>4. Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><ul><li><p><strong>BTA:</strong> Guru mendampingi Arsya membaca baris demi baris, memberikan contoh pelafalan, dan menjaga fokusnya agar tetap stabil.</p></li><li><p><strong>PAI:</strong> Guru menjelaskan makna Rukun Islam secara sederhana menggunakan bantuan visual. Arsya kemudian menarik garis untuk menghubungkan tulisan rukun Islam dengan gambar aktivitas yang cocok.</p></li><li><p><strong>Pendidikan Pancasila:</strong> Guru mengajak Arsya berdiskusi tentang kebiasaan di rumah. Arsya melihat gambar perilaku baik dan belajar membedakan mana yang termasuk aturan rumah.</p></li></ul><p><strong>5. Permasalahan Dalam Proses Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><ul><li><p><strong>Inisiasi Lisan (BTA):</strong> Arsya masih cenderung pasif saat membaca Ummi dan memerlukan stimulus suara yang konsisten dari guru agar mau melafalkannya secara mandiri.</p></li><li><p><strong>Fokus Pasangan Gambar (PAI):</strong> Saat menjodohkan rukun Islam yang konsepnya agak abstrak (seperti zakat atau syahadat), Arsya sempat ragu-ragu menentukan gambarnya sebelum diarahkan kembali oleh guru.</p></li></ul><p><strong>6. Solusi</strong></p><ul><li><p><strong>Apresiasi Suara:</strong> Guru memberikan pujian langsung berupa tos (<em>high-five</em>) ketika Arsya mau mengeluarkan suara membaca dengan lebih jelas.</p></li><li><p><strong>Asosiasi Cerita (PAI):</strong> Guru membantu memberikan cerita pendek yang dekat dengan keseharian Arsya (misal: "kalau Idul Fitri kita bayar apa?") untuk memudahkan Arsya mengingat gambar zakat.</p></li><li><p><strong>Kontekstual Rumah (Pancasila):</strong> Mengaitkan langsung materi aturan rumah dengan kebiasaan Arsya sendiri agar ia lebih cepat paham.</p></li></ul>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/5680135575/ea887b66c9481c6e11a82df835d83dc8/IMG20260520091731.jpg" />
         <pubDate>2026-05-20 08:20:09 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3921791980</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Rabu, 20 Mei 2026</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3921809085</link>
         <description><![CDATA[<p><strong>1. Mata Pelajaran</strong></p><ul><li><p>Baca Tulis Al-Qur'an (BTA) - Mengaji Ummi</p></li><li><p>Matematika</p></li><li><p>Seni Rupa</p></li><li><p>Pendidikan Pancasila (PPKn)</p></li></ul><p><strong>2. Materi (Tujuan Pembelajaran)</strong></p><ul><li><p><strong>BTA:</strong> Memperlacar bacaan huruf Hijaiyah dan memantapkan tajwid dasar melalui metode Ummi.</p></li><li><p><strong>Matematika:</strong> Penguatan kembali (review) materi-materi yang telah dipelajari sebelumnya serta pemantapan hafalan perkalian 3.</p></li><li><p><strong>Seni Rupa:</strong> Mengembangkan ekspresi kreativitas dan keselarasan motorik melalui aktivitas mewarnai gambar.</p></li><li><p><strong>PPKn:</strong> Pendalaman materi dan pengulangan (review) kisi-kisi sebagai persiapan menghadapi Ujian Akhir Semester (UAS).</p></li></ul><p><strong>3. Capaian Pembelajaran</strong></p><ul><li><p><strong>BTA:</strong> Nur <strong>tertib mengaji</strong> dan menunjukkan konsistensi yang baik dalam memperlancar halaman bacaannya hari ini.</p></li><li><p><strong>Matematika:</strong> Nur <strong>berusaha keras</strong> mengingat kembali konsep pembelajaran terdahulu dan terus menyempurnakan hafalan perkalian 3.</p></li><li><p><strong>Seni Rupa:</strong> Nur <strong>berhasil menyelesaikan</strong> aktivitas mewarnai gambar dengan penuh warna dan berusaha menjaga kerapian goresan warnanya.</p></li><li><p><strong>PPKn:</strong> Nur <strong>menunjukkan fokus yang baik</strong> saat guru mengajak mengulas kembali materi-materi penting untuk persiapan UAS.</p></li></ul><p><strong>4. Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><ul><li><p><strong>BTA:</strong> Sesi privat membaca buku Ummi bersama guru pendamping untuk menyimak ketepatan makhraj dan panjang-pendek bacaan Nur.</p></li><li><p><strong>Matematika:</strong> Mengerjakan beberapa soal campuran (pengulangan materi) di buku, dilanjutkan dengan sesi setor hafalan atau tanya jawab lisan khusus perkalian 3.</p></li><li><p><strong>Seni Rupa:</strong> Aktivitas mewarnai kreatif menggunakan krayon atau pensil warna pada lembar gambar yang telah disediakan untuk melatih relaksasi dan motorik halus.</p></li><li><p><strong>PPKn:</strong> Sesi diskusi dan tanya jawab interaktif di kelas mengenai rangkuman materi PPKn (seperti gotong royong, tempat ibadah, dll) yang diprediksi akan keluar saat UAS nanti.</p></li></ul><p><strong>5. Permasalahan Dalam Proses Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><ul><li><p><strong>Hafalan Perkalian (Matematika):</strong> Karena rentang materi yang diulang cukup banyak, Nur sesekali masih memerlukan bantuan pancingan angka saat mengulang perkalian 3 agar urutannya tidak tertukar.</p></li><li><p><strong>Fokus Review (PPKn):</strong> Mengulang banyak materi persiapan UAS dalam satu waktu terkadang membuat Nur merasa sedikit lelah, sehingga konsentrasinya sesekali menurun di akhir sesi.</p></li></ul><p><strong>6. Solusi</strong></p><ul><li><p><strong>Metode Jeda &amp; Semangat:</strong> Guru memberikan jeda singkat di sela-sela review materi UAS agar Nur tidak jenuh, serta memberikan pujian atas setiap jawaban PPKn yang berhasil diingatnya dengan benar.</p></li><li><p><strong>Pendampingan Perkalian (Matematika):</strong> Mengajak Nur mengulang perkalian 3 lewat ketukan berirama atau pujian agar memorinya semakin kuat tanpa merasa terbebani.</p></li><li><p><strong>Apresiasi Seni:</strong> Memberikan bintang pada hasil mewarnai Nur sebagai bentuk penghargaan atas usahanya menyelesaikan tugas dengan ceria.</p></li></ul>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/5680135575/564c2641a6555e3d04f60950af7100de/IMG20260520113405.jpg" />
         <pubDate>2026-05-20 08:30:34 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3921809085</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kamis, 21 Mei 2026</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3924122080</link>
         <description><![CDATA[<p><strong>1. Mata Pelajaran</strong></p><ul><li><p>Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK)</p></li><li><p>Baca Tulis Al-Qur'an (BTA) - Ummi </p></li><li><p>Bahasa Inggris</p></li></ul><p><strong>2. Materi (Tujuan Pembelajaran)</strong></p><ul><li><p><strong>PJOK:</strong> Melatih aktivitas fisik dan motorik kasar.</p></li><li><p><strong>BTA:</strong> Mengasah kelancaran membaca huruf Hijaiyah melalui buku Ummi.</p></li><li><p><strong>Bahasa Inggris:</strong> Memantapkan kosa kata nama-nama hewan (<em>Animals</em>) seperti <em>Cat</em> (kucing), <em>Horse</em> (kuda), <em>Rabbit</em> (kelinci), <em>Turtle</em> (kura-kura), dan lainnya.</p></li></ul><p><strong>3. Capaian Pembelajaran</strong></p><ul><li><p><strong>PJOK:</strong> Arsya belum bersedia mengikuti aktivitas fisik karena kondisi emosionalnya sedang menurun.</p></li><li><p><strong>BTA:</strong> Arsya tetap mengikuti sesi membaca Ummi dengan bimbingan individual.</p></li><li><p><strong>Bahasa Inggris:</strong> Arsya <strong>berhasil mengidentifikasi</strong> dan menunjukkan semua nama hewan dalam bahasa Inggris dengan benar setelah dilakukan pengulangan.</p></li></ul><p><strong>4. Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><ul><li><p><strong>PJOK:</strong> Guru memberikan ruang bagi Arsya untuk menenangkan diri dan tidak memaksakan ia bergerak ketika menangis.</p></li><li><p><strong>BTA:</strong> Guru mendampingi Arsya membaca secara perlahan untuk menjaga fokusnya setelah sempat menangis.</p></li><li><p><strong>Bahasa Inggris:</strong> Guru memberikan LKPD kosa kata hewan. Setelah diarahkan kembali untuk membaca dengan teliti, Arsya mampu memperbaiki jawabannya dan menyebutkan nama-nama hewan tersebut dengan tepat.</p></li></ul><p><strong>5. Permasalahan Dalam Proses Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><ul><li><p><strong>Regulasi Emosi (PJOK):</strong> Arsya mengalami luapan emosi (menangis dan minta pulang) di awal sesi, yang membuatnya menolak ikut bergerak.</p></li><li><p><strong>Impulsif saat Tugas (Bahasa Inggris):</strong> Arsya sempat terburu-buru melingkari seluruh gambar di lembar kerja tanpa memilah jawabannya terlebih dahulu.</p></li></ul><p><strong>6. Solusi</strong></p><ul><li><p><strong>Pendekatan Sabar &amp; Pengulangan:</strong> Guru tidak menyalahkan kesalahan awal Arsya di pelajaran Bahasa Inggris, melainkan membimbingnya mengulang kembali dengan lebih tenang hingga kompetensi aslinya terlihat.</p></li><li><p><strong>Penanganan Emosi:</strong> Memberikan waktu jeda bagi Arsya untuk mengembalikan rasa nyamannya sebelum berpindah ke pelajaran berikutnya.</p></li></ul>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/5687273103/e75eafca2a51da97c2fbe01de6b94ad7/IMG20260521091239.jpg" />
         <pubDate>2026-05-21 10:19:35 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3924122080</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kamis, 21 Mei 2026</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3924128021</link>
         <description><![CDATA[<p><strong>1. Mata Pelajaran</strong></p><ul><li><p>Matematika</p></li><li><p>Seni Rupa</p></li><li><p>Pendidikan Pancasila (PPKn)</p></li></ul><p><strong>2. Materi (Tujuan Pembelajaran)</strong></p><ul><li><p><strong>Matematika:</strong> Mengenal konsep dasar dan mulai mempelajari hafalan operasi hitung perkalian 4.</p></li><li><p><strong>Seni Rupa:</strong> Mengembangkan imajinasi, kreativitas, dan rasa percaya diri melalui aktivitas menggambar bebas/kreasi sendiri.</p></li><li><p><strong>PPKn:</strong> Pemantapan materi UAS mengenai toleransi dan keberagaman melalui latihan menjodohkan gambar dengan nama tempat ibadah di Indonesia.</p></li></ul><p><strong>3. Capaian Pembelajaran</strong></p><ul><li><p><strong>Matematika:</strong> Nur <strong>menunjukkan antusiasme yang baik</strong> saat mulai diperkenalkan dengan deretan angka di perkalian 4.</p></li><li><p><strong>Seni Rupa:</strong> Nur <strong>mampu menuangkan ide kreatifnya</strong> ke dalam bentuk gambar orisinal hasil kreasinya sendiri tanpa bergantung pada contoh.</p></li><li><p><strong>PPKn:</strong> Nur <strong>semakin terampil</strong> mengenali karakteristik bentuk arsitektur tempat ibadah (seperti Masjid, Gereja, Pura, Vihara, Klenteng) dan memasangkannya pada nama yang tepat.</p></li></ul><p><strong>4. Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><ul><li><p><strong>Matematika:</strong> Pengenalan konsep perkalian 4 menggunakan penjumlahan berulang. Nur kemudian diajak membaca dan melafalkan perkalian 4 bersama guru untuk menumbuhkan kebiasaan mendengar polanya.</p></li><li><p><strong>Seni Rupa:</strong> Sesi ekspresi bebas di lembar gambar kosong. Nur diberikan kebebasan penuh untuk memilih objek yang ingin ia gambar dan mewarnainya sesuai dengan daya imajinasinya.</p></li><li><p><strong>PPKn:</strong> Mengerjakan LKPD persiapan UAS. Nur mengamati lembar kerja yang berisi gambar-gambar tempat ibadah di satu sisi dan pilihan nama agamanya di sisi lain, lalu menjodohkannya dengan menarik garis lurus.</p></li></ul><p><strong>5. Permasalahan Dalam Proses Kegiatan Belajar Mengajar</strong></p><ul><li><p><strong>Materi Baru (Matematika):</strong> Karena baru masuk ke perkalian 4, Nur masih membutuhkan waktu untuk memahami lompatan angkanya dan sesekali masih mencari tahu hasilnya dengan cara berhitung manual.</p></li><li><p><strong>Detail Menjodohkan (PPKn):</strong> Saat menarik garis di lembar kerja, Nur perlu diingatkan agar menariknya dengan teliti dari titik gambar ke titik kata yang tepat agar garisnya tidak berpotongan membingungkan.</p></li></ul><p><strong>6. Solusi</strong></p><ul><li><p><strong>Pendekatan Konsep (Matematika):</strong> Guru membimbing Nur memahami perkalian 4 dengan bantuan benda konkret atau ilustrasi gambar (misal: menghitung jumlah kaki dari beberapa ekor hewan berkaki empat) agar konsepnya lebih mudah melekat.</p></li><li><p><strong>Apresiasi Imajinasi (Seni Rupa):</strong> Memberikan pujian dan meminta Nur menceritakan sedikit tentang apa yang ia gambar, guna melatih kemampuan komunikasinya.</p></li><li><p><strong>Penguatan Visual (PPKn):</strong> Guru memberikan ulasan singkat sebelum latihan dimulai untuk menyegarkan ingatan Nur tentang ciri khas masing-masing tempat ibadah yang sudah dipelajari minggu lalu.</p></li></ul><p>Alhamdulillah, kegiatan menggambar kreasi sendiri hari ini sangat bagus untuk melatih kemandirian berpikir Nur, Bunda. Perkembangannya yang sudah mulai menyentuh perkalian 4 juga menjadi bukti nyata bahwa kemampuan numerasinya terus melangkah maju.</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/5687273103/302771fbfde62b63eedafa0459ee484b/IMG20260521115144.jpg" />
         <pubDate>2026-05-21 10:24:27 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/husnulbjb/u9fsyotyviyodpvf/wish/3924128021</guid>
      </item>
   </channel>
</rss>
