<?xml version="1.0"?>
<rss version="2.0">
   <channel>
      <title>Refelksi Loka Hari 1-2 by DWI KHUSDIANTO</title>
      <link>https://padlet.com/dwikhusdianto11/u8z62fu8oywefhjq</link>
      <description>Buatlah satu pos yang menjelaskan poin-poin kunci dari materi refleksi LOKAKARYA PM SDN Kaliurang 1. Lampirkan visual pendukung seperti diagram atau gambar AI sesuai dengan inti poin Anda. Setiap pos akan menjadi bagian dari peta pikiran kolaboratif kelas.</description>
      <language>en-us</language>
      <pubDate>2025-08-29 01:19:03 UTC</pubDate>
      <lastBuildDate>2025-09-07 06:27:10 UTC</lastBuildDate>
      <webMaster>hello@padlet.com</webMaster>
      <image>
         <url></url>
      </image>
      <item>
         <title>Instruksi</title>
         <author>dwikhusdianto11</author>
         <link>https://padlet.com/dwikhusdianto11/u8z62fu8oywefhjq/wish/3559436006</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>Buat Catatan Refleksi LOKAKARYA dalam peningkatan implentasi PM melalui Penerapan Pembelajran Berbasis Proyek di SDN Kaliurang 1.</p></li><li><p>Buat satu pos yang berisi: 1 ringkasan poin kunci yang menurut Anda penting tentang Implementasi PM, 2 Tentang Diskusi Praktik Pembelajaran berbasis Proyek yang kita lakukan.</p></li><li><p>Sertakan penjelasan singkat tentang poin tersebut, lalu tambahkan visual pendukung (diagram, foto, atau gambar AI yang relevan).</p></li><li><p>Pastikan pos Anda unik dan membangun peta pikiran bersama.</p></li><li><p>Lihat dan pelajari pos teman untuk mengembangkan pemahaman bersama.</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/2250969894/68b86f08ea3b0120d9f42ee24029c17e/WhatsApp_Image_2025_08_28_at_10_45_09.jpeg" />
         <pubDate>2025-08-29 01:19:11 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/dwikhusdianto11/u8z62fu8oywefhjq/wish/3559436006</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Refleksi Lokakarya Peningkatan Implementasi Pembelajaran Mendalam melalui Penerapan PjBL</title>
         <author>siti2218</author>
         <link>https://padlet.com/dwikhusdianto11/u8z62fu8oywefhjq/wish/3559494821</link>
         <description><![CDATA[<p>Pembelajaran Mendalam </p><ul><li><p>Pembelajaran mendalam menekankan pemahaman konsep, bukan sekadar hafalan.</p></li><li><p>Siswa didorong berpikir kritis, kreatif, dan mampu memecahkan masalah.</p></li><li><p>Kegiatan belajar harus dikaitkan dengan kehidupan nyata agar lebih bermakna.</p></li><li><p>Guru berperan sebagai fasilitator yang mendorong eksplorasi dan kolaborasi.</p></li><li><p>Lokakarya memotivasi untuk berinovasi menciptakan pembelajaran aktif dan reflektif</p><p><br/></p><p><strong>praktik pedagogis inovatif dalam pembelajaran mendalam</strong> yang bisa diterapkan:</p><ul><li><p><strong>Project Based Learning (PjBL):</strong> siswa mengerjakan proyek nyata yang relevan dengan kehidupan sehari-hari untuk mengintegrasikan berbagai konsep dan keterampilan.</p></li><li><p>Kami menyadari pentingnya pembelajaran berbasis proyek sebagai strategi untuk mengembangkan kompetensi abad 21 murid.</p></li><li><p>Diskusi membantu saya memahami bahwa PjBL sejalan dengan pendekatan pembelajaran mendalam yang menekankan pemahaman konsep secara lebih bermakna.</p><p><br/></p><p><strong>Tahap Identifikasi</strong></p><ul><li><p><strong>Kesiapan peserta didik</strong>: Menilai pengetahuan awal, latar belakang, dan kebutuhan siswa.</p></li><li><p><strong>Karakteristik materi</strong>: Menentukan tingkat kesulitan dan relevansi materi.</p></li><li><p><strong>Dimensi lulusan</strong>: Pilih dimensi yang ingin dikembangkan (misalnya: bernalar kritis, mandiri, kreatif).</p></li></ul><p><strong>Desain Pembelajaran</strong></p><ul><li><p><strong>Capaian Pembelajaran (CP)</strong>: Tujuan akhir yang ingin dicapai dalam satu fase atau topik.</p></li><li><p><strong>Tujuan Pembelajaran</strong>: Dirumuskan secara spesifik dan terukur.</p></li><li><p><strong>Topik kontekstual dan lintas disiplin</strong>: Mengaitkan materi dengan kehidupan nyata dan bidang lain.</p></li><li><p><strong>Kerangka pembelajaran</strong>: Meliputi pendekatan pedagogis, pemanfaatan teknologi, dan strategi kemitraan.</p></li></ul><p><strong>Pengalaman Belajar</strong></p><ul><li><p><strong>Aktivitas yang bermakna</strong>: Siswa aktif mengeksplorasi, berdiskusi, dan memecahkan masalah.</p></li><li><p><strong>Lingkungan belajar yang menyenangkan</strong>: Mendorong rasa ingin tahu dan keterlibatan emosional.</p></li><li><p><strong>Berpikir kritis dan reflektif</strong>: Siswa diajak untuk memahami “mengapa” dan “bagaimana”, bukan sekadar “apa”.</p></li></ul><p><strong> Asesmen</strong></p><ul><li><p><strong>Asesmen formatif dan sumatif</strong>: Untuk memantau dan mengevaluasi proses serta hasil belajar.</p></li><li><p><strong>Refleksi pembelajaran</strong>: Memberi ruang bagi siswa untuk menilai pemahaman dan proses belajarnya sendiri.</p></li></ul></li></ul></li><li><p>Refleksi Diskusi Penyusunan RPP Berbasis Proyek dengan pendekatan PM, minimal memuat:</p><ol><li><p>Indentitas Sekolah, Kelas, Mapel, Materi, semester, dll</p></li><li><p>Tujuan Pembelajaran</p></li><li><p>Profil Lulusan</p></li><li><p>Metode PjBL sesuai Sintak/ tahapan</p></li><li><p>Pemetaan Prinsip PM</p></li><li><p>Pengalaman Belajar</p></li><li><p>Komponen/ Kerangka Pembelajaran</p></li></ol></li></ul>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/4281285170/3a9b5d27f62f1627c98eaff43189a045/padlet_1.jpg" />
         <pubDate>2025-08-29 01:46:01 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/dwikhusdianto11/u8z62fu8oywefhjq/wish/3559494821</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Refleksi Lokakarya Pembelajaran PM SDN Kaliurang 1</title>
         <author>sriwijayanti11</author>
         <link>https://padlet.com/dwikhusdianto11/u8z62fu8oywefhjq/wish/3559531521</link>
         <description><![CDATA[<p>1. Pengertian</p><p><br/></p><p>Pembelajaran Mendalam (Pembelajaran yang Bermakna) adalah pendekatan pembelajaran yang fokus pada pengembangan <strong>karakter, keterampilan berpikir tingkat tinggi, dan pemahaman yang mendalam</strong> terhadap suatu konsep. Ini berbeda dari pembelajaran tradisional yang seringkali hanya berorientasi pada transfer pengetahuan.</p><p><br/></p><p>2. Tujuan dan Latar Belakang</p><p><br/></p><p>Tujuan utama Pembelajaran Mendalam adalah mempersiapkan peserta didik menghadapi perubahan masa depan yang sulit diprediksi, terutama dengan adanya bonus demografi. Pembelajaran ini muncul sebagai jawaban atas rendahnya hasil PISA 2022 di mana sebagian besar murid Indonesia hanya mampu menjawab soal level rendah (<em>lower order thinking skills</em>), bukan soal yang memerlukan keterampilan berpikir tingkat tinggi (<em>higher order thinking skills</em>).</p><p><br/></p><p>3. Kerangka dan Implementasi</p><p><br/></p><p>Kerangka Pembelajaran Mendalam mencakup empat aspek utama yang diterapkan secara sistematis:</p><ul><li><p><strong>Tujuan yang Jelas:</strong> Memastikan tujuan pembelajaran, kriteria keberhasilan, dan rubrik penilaian dipahami oleh peserta didik sejak awal.</p></li><li><p><strong>Pendekatan Pembelajaran yang Relevan:</strong> Menggunakan metode dan strategi yang memungkinkan peserta didik terlibat aktif dalam membangun pemahaman mereka.</p></li><li><p><strong>Aktivitas Belajar dan Tugas yang Relevan:</strong> Merancang tugas yang menantang dan relevan dengan kehidupan nyata sehingga peserta didik terdorong untuk berpikir kritis dan kreatif.</p></li><li><p><strong>Refleksi yang Bermakna:</strong> Memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk merefleksikan proses belajar mereka, mengidentifikasi kekuatan, dan area yang perlu ditingkatkan.</p></li></ul><p>Penerapan kerangka ini diharapkan dapat meningkatkan mutu pendidikan secara keseluruhan, sehingga seluruh peserta didik dapat mencapai pendidikan yang bermutu.</p><p><br/></p><p>Diskusi praktik pembelajaran berbasis proyek dalam loka kali ini:</p><ul><li><p>Dapat membantu guru-guru memahami bahwa PjBL sejalan dengan pendekatan pembelajaran mendalam yang menekankan pemahaman konsep secara lebih bermakna.</p></li><li><p>Guru-guru memperoleh wawasan baru tentang bagaimana merancang proyek yang relevan dengan kehidupan nyata murid.</p><p><br/></p><p>Refleksi Diskusi Penyusunan RPP Berbasis Proyek dengan pendekatan PM, minimal memuat:</p><ol><li><p>Indentitas Sekolah, Kelas, Mapel, Materi, semester, dll</p></li><li><p>Tujuan Pembelajaran</p></li><li><p>Profil Lulusan</p></li><li><p>Metode PjBL sesuai Sintak/ tahapan</p></li><li><p>Pemetaan Prinsip PM</p></li><li><p>Pengalaman Belajar</p></li><li><p>Komponen/ Kerangka Pembelajaran</p></li></ol></li></ul>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/4281255622/6651ba606177eef72c152b242fa08d49/WhatsApp_Image_2025_08_28_at_13_15_37.jpeg" />
         <pubDate>2025-08-29 01:52:05 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/dwikhusdianto11/u8z62fu8oywefhjq/wish/3559531521</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Refleksi Lokakarya Peningkatan Implementasi Pembelajaran Mendalam melalui Penerapan Pembelajaran Proyek</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/dwikhusdianto11/u8z62fu8oywefhjq/wish/3559568876</link>
         <description><![CDATA[<p>1. Praktik pedagogis inovatif menekankan bagaimana guru merancang strategi pembelajaran yang <strong>berpusat pada siswa</strong> melalui aktivitas yang menantang, kontekstual, dan relevan dengan kehidupan nyata. Dengan demikian, siswa bukan hanya memahami materi secara konseptual, tetapi juga mampu <strong>mengaitkan pengetahuan dengan praktik</strong> serta membangun makna yang lebih dalam.</p><p>Saya juga merefleksikan bahwa pembelajaran mendalam menuntut guru untuk <strong>mengubah peran</strong> dari sekadar penyampai informasi menjadi <strong>fasilitator, motivator, dan pembimbing</strong>. Tantangannya adalah bagaimana menghadirkan kegiatan belajar yang <strong>menyenangkan namun bermakna</strong>, memanfaatkan teknologi maupun metode kreatif, serta memberi ruang pada siswa untuk bereksplorasi dan menemukan jawabannya sendiri.</p><p>2. Dengan menerapkan praktik pedagogis inovatif, dengan penerapan pendekatan inqury dimana siswa eksplore menemukan pemahaman melalui LKPD yang kontekstyal. Diharapkan peserta didik tidak hanya menguasai keterampilan akademik, tetapi juga membangun karakter, yang menjadi capaian di 8 Dimensi Profil Lulusan yang harus dicapai dalam 1 Bab setiap mapelnya. </p><p>3. Dalam sebuah rancangan pembelajaran mendalam memuat 4 desain pembelajaran namun tidak harus semua 4 desain tersebut muncul dalam 1 kali pertemuan, dapat disesuaikan dengan rancangan pembelajaran yang akan kita buat. </p><p>4. Komponen minimum dalam desain RPP PM yaitu, </p><p>a. Identifikasi, </p><p>b. Desain Pembelajaran yang memuat 3 pengalaman belajar yaitu memahami, merefleksi, dan mengaplikasi dimana dimasing - masing pengalaman belajar memuat 1 atau lebih prinsip pembelajaran, Meaningfull, Joyfull, Mindfull, </p><p>c.Pengalaman belajar. </p><p>d.Assesment Pembelajaran.</p><p><br/></p><p>Diskusi praktik pedagogis dalam pembelajaran berbasis proyek sangat menarik dan menantang untuk dilaksanakan di kelas, dan mendapat pemahaman dan pengalaman baru, seperti;</p><p>a. Guru perlunya kolaborasi antar guru untuk merancang proyek lintas mata pelajaran agar lebih kontekstual.</p><p>b. Diskusi menumbuhkan kesadaran bahwa PjBL membutuhkan pengelolaan waktu yang baik agar tujuan pembelajaran tetap tercapai.</p><p>c. Guru memperoleh ide kreatif tentang bentuk produk proyek yang bisa dihasilkan murid sesuai jenjang SD.</p><p>d. Melalui refleksi diskusi, guru dapat memahami tantangan penerapan PjBL dan pentingnya pendampingan agar implementasi di kelas lebih optimal.</p><p><br/></p><ul><li><p>Refleksi Diskusi Penyusunan RPP Berbasis Proyek dengan pendekatan PM, minimal memuat:</p><ol><li><p>Indentitas Sekolah, Kelas, Mapel, Materi, semester, dll</p></li><li><p>Tujuan Pembelajaran</p></li><li><p>Profil Lulusan</p></li><li><p>Metode PjBL sesuai Sintak/ tahapan</p></li><li><p>Pemetaan Prinsip PM</p></li><li><p>Pengalaman Belajar</p></li><li><p>Komponen/ Kerangka Pembelajaran</p></li></ol></li></ul>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/4281351814/de43d936582be1c10df5f47d3fde1c4f/WhatsApp_Image_2025_08_28_at_1_15_46_PM.jpeg" />
         <pubDate>2025-08-29 01:58:37 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/dwikhusdianto11/u8z62fu8oywefhjq/wish/3559568876</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Refleksi Pembelajaran Mendalam pada Lokakarya Hari Ini</title>
         <author>suharni719</author>
         <link>https://padlet.com/dwikhusdianto11/u8z62fu8oywefhjq/wish/3559575552</link>
         <description><![CDATA[<p>Pada lokakarya hari ini, saya mendapatkan pemahaman baru mengenai pentingnya pembelajaran mendalam (deep learning) dalam konteks pendidikan. Selama kegiatan, saya menyadari bahwa pembelajaran mendalam tidak hanya menekankan pada penguasaan pengetahuan secara permukaan, tetapi lebih pada proses bagaimana siswa dapat mengaitkan konsep, memahami makna, serta mampu menerapkan pengetahuan dalam kehidupan nyata.</p><p><br/></p><p>Saya merefleksikan bahwa sebagai pendidik, seringkali pembelajaran di kelas masih berfokus pada hafalan dan pencapaian nilai kognitif. Namun, dari sesi hari ini saya belajar bahwa pembelajaran mendalam menuntut siswa untuk berpikir kritis, kreatif, dan reflektif, serta mampu bekerja kolaboratif dengan teman. Hal ini sejalan dengan tujuan pendidikan yang tidak hanya mencetak siswa pintar, tetapi juga siswa yang memiliki karakter dan keterampilan abad 21.</p><p><br/></p><p>Salah satu hal yang saya pelajari adalah perlunya perubahan peran guru: dari sekadar penyampai materi menjadi fasilitator yang mendampingi siswa dalam menemukan makna pembelajaran. Selain itu, strategi yang digunakan juga harus lebih bervariasi, misalnya dengan pendekatan berbasis masalah (PBL), inkuiri, atau proyek, agar siswa terdorong untuk mengeksplorasi dan menemukan sendiri pengetahuannya.</p><p><br/></p><p>Refleksi pribadi saya, pembelajaran mendalam hanya akan terwujud jika guru juga mau belajar mendalam. Artinya, saya perlu terus mengasah keterampilan pedagogik, membuka wawasan, serta membiasakan diri untuk menuntun siswa bertanya, bukan hanya menjawab. Lokakarya hari ini memberikan inspirasi sekaligus tantangan bagi saya untuk mulai mengubah pola pikir (mindset) dan pola ajar agar pembelajaran di kelas benar-benar bermakna.</p><p><br/></p><p>Dengan demikian, pembelajaran mendalam bukan hanya slogan, melainkan praktik nyata yang harus terus saya upayakan demi meningkatkan kualitas pendidikan dan menyiapkan generasi yang cerdas, berkarakter, serta adaptif menghadapi perubahan zaman.</p><p><br/></p><p>2. Dalam prakti pembelajaran berbasis proyek juga sangat menyenangkan dan sesuai dengan kondisi sekolah, hal baru yang saya dapat:</p><ul><li><p>Diskusi membantu saya memahami bahwa PjBL sejalan dengan pendekatan pembelajaran mendalam yang menekankan pemahaman konsep secara lebih bermakna.</p></li><li><p>Guru memperoleh wawasan baru tentang bagaimana merancang proyek yang relevan dengan kehidupan nyata murid.</p></li><li><p>Melalui diskusi, guru belajar menyusun langkah-langkah pembelajaran PjBL secara sistematis mulai dari perencanaan hingga evaluasi.</p></li><li><p>Guru menyadari perlunya kolaborasi antar guru untuk merancang proyek lintas mata pelajaran agar lebih kontekstual.</p></li></ul><p><br/></p><ul><li><p>Refleksi Diskusi Penyusunan RPP Berbasis Proyek dengan pendekatan PM, minimal memuat:</p><ol><li><p>Indentitas Sekolah, Kelas, Mapel, Materi, semester, dll</p></li><li><p>Tujuan Pembelajaran</p></li><li><p>Profil Lulusan</p></li><li><p>Metode PjBL sesuai Sintak/ tahapan</p></li><li><p>Pemetaan Prinsip PM</p></li><li><p>Pengalaman Belajar</p></li><li><p>Komponen/ Kerangka Pembelajaran</p></li></ol></li></ul>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/4281254253/c7c77ed700dca3c5e6e68effaf1ca8e2/foto_lokakarya.jpeg" />
         <pubDate>2025-08-29 01:59:49 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/dwikhusdianto11/u8z62fu8oywefhjq/wish/3559575552</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Refleksi Lokakarya SD Kaliurang  1</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/dwikhusdianto11/u8z62fu8oywefhjq/wish/3559627951</link>
         <description><![CDATA[<p>Melalui pembelajaran ini saya menyadari pentingnya memahami konsep secara utuh, tidak hanya menghafal. Saya belajar menghubungkan materi dengan kehidupan sehari-hari sehingga lebih bermakna. Proses diskusi dan berpikir kritis membantu saya melihat masalah dari berbagai sudut pandang. Ke depan, saya perlu lebih aktif bertanya, berlatih, dan terbuka terhadap umpan balik agar pembelajaran semakin mendalam."</p><p>Kerangka Pembelajaran Mendalam Kontekstual</p><p>1. Identifikasi Konteks</p><p>Mengaitkan materi dengan kehidupan nyata peserta didik.</p><p>Mengambil contoh dari lingkungan sekitar (keluarga, sekolah, masyarakat).</p><p>Menentukan isu atau masalah yang relevan dan dekat dengan pengalaman siswa.</p><p>2. Rumusan Tujuan Pembelajaran</p><p>Menekankan pada penguasaan konsep sekaligus keterampilan berpikir kritis.</p><p>Mendorong siswa mampu menghubungkan ilmu dengan penerapannya di kehidupan sehari-hari.</p><p>3. Pemantik (Apersepsi / Pertanyaan Pemicu)</p><p>Menyajikan masalah nyata, studi kasus, atau peristiwa aktual.</p><p>Mengajukan pertanyaan terbuka agar siswa terdorong mencari jawaban mendalam.</p><p>4. Kegiatan Inti (Pembelajaran Aktif)</p><p>Eksplorasi: siswa mencari informasi, mengamati fenomena, membaca sumber, atau melakukan eksperimen.</p><p>Kolaborasi: diskusi kelompok, presentasi, debat, atau proyek bersama.</p><p>Aplikasi: mengaitkan materi dengan solusi masalah nyata.</p><p>5. Refleksi &amp; Elaborasi</p><p>Siswa menyampaikan hasil belajar dalam bentuk laporan, karya, atau presentasi.</p><p><br/></p><ul><li><p>Refleksi Diskusi Penyusunan RPP Berbasis Proyek dengan pendekatan PM, minimal memuat:</p><ol><li><p>Indentitas Sekolah, Kelas, Mapel, Materi, semester, dll</p></li><li><p>Tujuan Pembelajaran</p></li><li><p>Profil Lulusan</p></li><li><p>Metode PjBL sesuai Sintak/ tahapan</p></li><li><p>Pemetaan Prinsip PM</p></li><li><p>Pengalaman Belajar</p></li><li><p>Komponen/ Kerangka Pembelajaran</p></li></ol></li></ul>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/4281508264/52ee9b1fefc94b4e76925a008159a61b/WhatsApp_Image_2025_08_29_at_09_09_20_20be3be5.jpg" />
         <pubDate>2025-08-29 02:13:28 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/dwikhusdianto11/u8z62fu8oywefhjq/wish/3559627951</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Refleksi Lokakarya Pembelajaran Mendalam SDN Kaliurang 1</title>
         <author>hesti7512</author>
         <link>https://padlet.com/dwikhusdianto11/u8z62fu8oywefhjq/wish/3559630197</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>Pembelajaran mendalam adalah proses belajar yang tidak hanya fokus pada menghafal informasi , tetapi juga memahami dan menerapkan knsep - konsep yang dipelajari dalam konteks luas. </p><p>Pemahaman yang lebih dalam: siswa tidak hanya menghafal infomasi , tetepi juga memahami konsep- konsep yang lebih dalam dan kompleks.</p></li><li><p>Aplikasi dalam konteks nyata : siswa dapat menerapkan konsep _konsep yang  dipelajari dalam kontetks nyata dan situasi yang relevan. </p></li><li><p>Pengembangan Ketrampilan berpikir kritis : Siswa dapat mengembangkan ketrampilan berpikir kritis , seperti menganalisis , mengevaluasi dan memecahkan masalah</p></li><li><p>Pengembangan kemampuan reflektif : Siswa dapat merefleksikan pengalaman belajar mereka dan mengnentifikasi area untuk perbaikan. </p><p> Pembelejaran Mendalam dapat membantu siswa untuk.</p><ol><li><p>Mengembangkan kemampuan belajar yang lebih efektif.</p></li><li><p>Meningkatkan pemahaman dan retensi informasi. </p></li><li><p>Meningkatkan kemampuan untuk menerapkan konsep-konsepdalam konteks nyata .</p></li><li><p>Mengembangkan ketrampilan berpikir kritis dan kreatif</p><p>Dengan demikian pembelajaran mendalam dapat membantu siswa untuk menjadi pembelajar yang elbih efektif dan mencapai tujuan akademis mereka.</p></li></ol></li></ol><p><br/></p><ul><li><p>Refleksi Diskusi Penyusunan RPP Berbasis Proyek dengan pendekatan PM, minimal memuat:</p><ol><li><p>Indentitas Sekolah, Kelas, Mapel, Materi, semester, dll</p></li><li><p>Tujuan Pembelajaran</p></li><li><p>Profil Lulusan</p></li><li><p>Metode PjBL sesuai Sintak/ tahapan</p></li><li><p>Pemetaan Prinsip PM</p></li><li><p>Pengalaman Belajar</p></li><li><p>Komponen/ Kerangka Pembelajaran</p></li></ol></li></ul>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/4281447866/ace2c10ee4fb1d982768165bc3a9799d/WhatsApp_Image_2025_08_29_at_09_16_31_570f7024.jpg" />
         <pubDate>2025-08-29 02:14:11 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/dwikhusdianto11/u8z62fu8oywefhjq/wish/3559630197</guid>
      </item>
   </channel>
</rss>
