<?xml version="1.0"?>
<rss version="2.0">
   <channel>
      <title>TUGAS 1 KLS X LIMIT 2 by kasman rejadi</title>
      <link>https://padlet.com/kasmangeo/Bookmarks</link>
      <description>KONSEP DASAR DAN PRINSIP GEOGRAFI</description>
      <language>en-us</language>
      <pubDate>2014-11-07 02:41:26 UTC</pubDate>
      <lastBuildDate>2025-09-28 00:28:35 UTC</lastBuildDate>
      <webMaster>hello@padlet.com</webMaster>
      <image>
         <url>https://padlet-assets.s3.amazonaws.com/icons/Optimplaces.png</url>
      </image>
      <item>
         <title>KONSEP POLA 83/84</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/kasmangeo/Bookmarks/wish/271840002</link>
         <description><![CDATA[<div><strong><em>1. Siti Afifah Nurul Annisyah<br>2. Alya Ridha Pertiwi Rizal<br>3. Nabila Al-Wahab <br>4. Adhe Monika Yulia Putri</em></strong><br>Konsep esensial geografi berikutnya adalah pola (pattern). Pola adalah bentuk, struktur, dan persebaran fenomena atau kejadian di permukaan bumi baik gejala alam maupun gejala sosial. Pola juga dapat diartikan sebagai tatanan geometris yang beraturan sebagai bentuk interaksi manusia dengan lingkungannya.<br><br></div><div>Contoh pola dalam konsep geografi adalah pembangunan pemukiman penduduk dibangun memanjang mengikuti jalan raya atau aliran su<br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/303058562/5094fbdb590cab807b7973d889ac48c1/perumahan_teratur.jpg" />
         <pubDate>2018-08-03 01:19:17 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/kasmangeo/Bookmarks/wish/271840002</guid>
      </item>
      <item>
         <title>PRINSIP Penyebaran &amp; interelasi 82</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/kasmangeo/Bookmarks/wish/271840083</link>
         <description><![CDATA[<div>- Akira hanafi<br>- nayef alfayed<br>- Alfiansyah.m<br>- Muh.Yudana Dwi Astanto<br><strong>1. Prinsip Distribusi (Penyebaran)<br></strong><br></div><div>Prinsip distribusi atau penyebaran merupakan salah satu dari 4 prinsip ilmu geografi yang paling utama. Fungsi prinsip persebaran ini digunakan untuk menelaah gejala dan fenomena geografi yang tersebar di permukaan bumi secara tidak sama dan tidak merata.<br><br><strong>Contoh prinsip distribusi (penyebaran)<br></strong><br></div><ul><li>Persebaran flora dan fauna di wilayah Indonesia</li><li>Persebaran potensi air yang berbeda dari satu tempat dengan tempat lainnya</li></ul><div><br><strong>2. Prinsip Interelasi (Keterkaitan)<br></strong><br></div><div>Prinsip geografi berikutnya adalah prinsip interelasi atau keterkaitan. Fungsi prinsip interelasi ini digunakan untuk menelaah hubungan yang saling terkait antara gejala yang satu dengan gejala geografi yang lain dalam suatu ruang. Tujuan prinsip ini juga berfungsi untuk menguraikan hubungan yang ada di dalam ruangan tersebut antara satu gejala dengan gejala yang lainnya.<br><br></div><ul><li>Kekeringan yang terjadi sebagai dampak adanya fenomena La Nina</li><li>Fenomena banjir akibat adanya penebangan hutan di wilayah hulu</li></ul><div><br></div><div><br></div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/303058582/56684c124fb84cbab1eaca3187a70911/175276F1_E058_42D7_A38F_4C10A39ADBF6.jpeg" />
         <pubDate>2018-08-03 01:20:00 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/kasmangeo/Bookmarks/wish/271840083</guid>
      </item>
      <item>
         <title>KONSEP INTERAKSI/INTERDEPENDENSI 79/80</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/kasmangeo/Bookmarks/wish/271840227</link>
         <description><![CDATA[<div>1.MUH.FIRJA DAFFAERSA<br>2.MUH.FADLY FIRMANSYAH<br>3.MUH.ZULFIFLI.H<br>4.MUH.RAYHAN.M<br><br>Interaksi atau interpendensi merupakan terjadinya hubungan yang saling mempengaruhi antara suatu gejala dengan gejala lainnya. Definisi lain mencakup keterkaitan dan ketergantungan satu daerah dengan daerah lain untuk saling memenuhi kebutuhannya.<br><br>Contoh interaksi interpedensi adalah daerah perdesaan menghasilkan bahan-bahan pangan yang akan didistribusikan ke daerah perkotaan.<br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="https://image.slidesharecdn.com/interaksisosial-160917031443/95/interaksi-sosial-9-638.jpg?cb=1474082230" />
         <pubDate>2018-08-03 01:21:24 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/kasmangeo/Bookmarks/wish/271840227</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Prinsip Deskripsi dan Krologi 84</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/kasmangeo/Bookmarks/wish/271840848</link>
         <description><![CDATA[<div>-Misbar Herdiansyah<br>-Aldiansyah Achmad<br>-Akmal Sonda<br><strong>- Prinsip Deskripsi (Penggambaran)</strong><br> </div><div>Ketika pola penyebaran suatu fenomena dan keterkaitannya dalam suatu ruang, tugas geografi selanjutnya adalah mendeskripsikan hal-hal tersebut. Geografi menganut prisnip ini ditujukan untuk menggambarkan fenomena geosfer yang memerlukan deskripsi baik melalui tulisan, table, gambar atau grafik yang disajikan melalui fakta, gejala, dan masalah sebab-akibat secara kualitatif maupun kuantitatif.<br> </div><div>Misalnya, peta persebaran lempeng tektonik di dunia.</div><div><br><br></div><div><br></div><div><a href="http://2.bp.blogspot.com/-eTtjiPlqKkI/U4x_ATLKN9I/AAAAAAAAAdM/P4AGh0aGofg/s1600/Prinsip-prinsip+Geografi.jpg"><figure class="attachment attachment--preview"><img src="https://2.bp.blogspot.com/-eTtjiPlqKkI/U4x_ATLKN9I/AAAAAAAAAdM/P4AGh0aGofg/s1600/Prinsip-prinsip+Geografi.jpg" width="482" height="290"><figcaption class="attachment__caption"></figcaption></figure></a><br>Contoh Prinsip Deskripsi</div><div><br><strong>- Prinsip Korologi (Keruangan)</strong><br> </div><div>Prinsip Korologi merupakan gabungan. Dalam prinsip ini gejala dan permasalahan geografi dianalisis persebarannya, interaksi dan interelasinya dari berbagai aspek yang mempengaruhinya. Prinsip korologi, merupakan prinsip geografi yang komprehensip, karena memadukan prinsip-prinsip lainnya. Prinsip ini merupakan ciri dari geografi  modern.<br>Bahwa setiap prinsip ini gejala gejala fakta fakta dan masalah masalah geografi di tinjau dari penyebarannya, interelasinya, dan interaksinya dan hubungan itu terdapat pada ruang tertentu.<br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2018-08-03 01:26:30 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/kasmangeo/Bookmarks/wish/271840848</guid>
      </item>
      <item>
         <title>KONSEP KETERKAITAN RUANG 85/86</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/kasmangeo/Bookmarks/wish/271840854</link>
         <description><![CDATA[<div><strong>Nama :<br>Muh Fahmi Reza<br>Andi Maulana Muh<br>Muh Irham Guntur<br>Glenjove Vincent.D<br><br>  </strong>Keterkaitan ruang adalah konsep yang menunjukkan tingkat keterkaitan antar wilayah dan mendorong terjadinya interaksi sebab-akibat antarwilayah.<br>Contoh konsep keterkaitan ruang yaitu:<br>– Lalu-lintas di Jakarta selalu macet karena adanya mobilitas penglaju (pekerja) yang rumahnya di pinggiran Jakarta (Bodetabek) tetapi bekerja di Jakarta.<br>– Kabut asap yang melanda Singapura adalah hasil dari pembakaran lahan di Riau, Palembang, dan sekitarnya yang terbawa angin.<br>– Gaya bicaya Pak Ruhut asal Medan lebih tegas, keras, dan galak. Berbeda dengan gaya bicara Pak Joko asal Solo yang lemah lembut dan sopan.<br><br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/303059195/f6b343ab549f99a7bd6b031471302d93/materi32.jpg" />
         <pubDate>2018-08-03 01:26:36 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/kasmangeo/Bookmarks/wish/271840854</guid>
      </item>
      <item>
         <title>KONSEP GEOMORFOLOGI 77/78</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/kasmangeo/Bookmarks/wish/271840870</link>
         <description><![CDATA[<div>1.Muh.Fiqri Mamonto X<br>2.Muhammad Abi Fauzan<br>3.Muhammad Daffa<br><br><br><strong>A.  Pengertian Geomorfologi</strong></div><div>Geomorfologi adalah ilmu yang mempelajari tentang bentuk permukaan bumi dan perubahan-perubahan yang terjadi pada bumi itu sendiri. Geomorfologi biasanya diterjemahkan sebagai ilmu bentang alam. Mula-mula orang memakai kata fisiografi untuk ilmu yang mempelajari tetang ilmu bumi ini, hal ini dibuktikan pada orang-orang di Eropa menyebut fisiografi sebagai ilmu yang mempelajari rangkuman tentang iklim, meteorologi, oceanografi, dan geografi. Akan tetapi orang, terutama di Amerika, tidak begitu sependapat untuk memakai kata ini dalam bidang ilmu yang hanya mempelajari ilmu bumi saja dan lebih erat hubungannya dengan geologi. Mereka lebih cenderung untuk memakai kata geomorfologi.</div><div><br></div><div><br></div><div><br></div><div><br></div><div><br></div><div><strong>B.Konsep dasar Geomorfologi</strong></div><div>10 Konsep dasar geomorfologi yang berada dalam buku Principles of Geomorphology adalah:</div><ol><li>Proses-proses fisik dan hukumnya yang terjadi saat ini berlangsung selama waktu geologi,</li><li>Struktur geologi merupakan faktor pengontrol yang dominan dalam evolusi bentuk lahan,</li><li>Tingkat perkembangan relief permukaan bumi tergantung pada proses-proses geomorfologi yang berlangsung,</li><li>Proses-proses geomorfik terekam pada land forms yang menunjukan karakteristik proses yang berlangsung,</li><li>Keragaman erosional agents tercermin pada produk dan urutan land forms yang terbentuk,</li><li>Evolusi geomorfologi bersifat kompleks,</li><li>Obyek alam di permukaan bumi umumnya berumur lebih muda dari Pleistosen,</li><li>Interpretasi yang sempurna mengenai landscapes melibatkan beragam faktor geologi dan perubahan iklim selama Pleistosen,</li><li>Apresiasi iklim global diperlukan dalam memahami proses-proses geomorfik yang beragam, dan</li><li>Geomorfologi, umumnya mempelajari land forms / landscapes yang terjadi saat ini dan sejarah pembentukannya.</li></ol><div><br><strong>C.Proses Geomorfologi.</strong></div><div>Proses geomorfologi adalah perubahan-perubahan baik secara fisik maupun kimiawi yang dialami permukaan bumi. Penyebab proses tersebut yaitu benda-benda alam yang kita kenal dengan nama geomorphic agent, berupa air dan angin. Keduanya merupakan ad penyebab yang dibantu dengan adanya gaya berat, dan keseluruhannya bekerja bersama-sama dalam melakukan perubahan terhadap permukaan muka bumi. Tenaga-tenaga perusak ini dapat kita golongkan dalam tenaga asal luar (eksogen), yaitu yang datang dari luar atau dari permukaan bumi, sebagai lawan dari tenaga asal dalam (endogen) yang berasal dari dalam bumi. Tenaga asal luar pada umumnya bekerja sebagai perusak, sedangkan tenaga asal dalam sebagai pembentuk. Kedua tenaga inipun bekerja bersama-sama dalam mengubah bentuk permukaan muka bumi ini.</div><div><br></div><div><br></div><div><strong>D.Ada beberapa terapan geomorfologi menurut Thornbury dalam Sutikno yaitu:</strong></div><ol><li>Terapan geomorfologi dalam hidrologi, yang membahas hidrologi di daerah karst dan air tanah daerah glasial. Masalah hidrologi di daerah karst dapat diketahui dengan baik apabila geomorfologinya diketahui secara mendalam. Air tanah di daerah glasial tergatung pada tipe endapannya, dan tipe endapan ini dapat lebih mudah didekati dengan geomorfologi.</li><li>Terapan geomorfologi dalam geologi ekonomi, yaitu membahas pendekatan geomorfologi untuk menentukan tubuh bijih, jebakan residu, mineral epigenetik, dan endapan bijih.</li><li>Terapan geomorfologi dalam keteknikan, aspek keteknikan yang dibahas meliputi jalan raya, penentuan pasir, dan kerakal, pemilihan situs bendungan dan geologi militer. Terapan geomorfologi dalam keteknikan ini semua aspek geomorfologi dipertimbangkan</li><li>Terapan geomorfologi dalam ekplorasi minyak, banyak unsur-unsur minyak di AS yang ditentukan dengan pendekatan geomorfologi terutama bentuklahan termasuk topografi, untuk mengenal struktur geologi dalam penentuan terdapatnya kandungan minyak.</li><li>Terapan geomorfologi dalam bidang lain, yaitu menyangkut pemetaan tanah, kajian pantai, dan erosi.</li></ol><div>E.      Ringkasan</div><div>Geomorfologi bukan hanya sekedar mempelajari bentuk lahan yang tampak saja, tetapi juga mentafsirkan bagaimana bentuk-bentuk tersebut bisa terjadi, proses apa yang mengakibatkan pembentukan dan perubahan muka bumi. Jadi meliputi bentuklahan (landform), proses-proses yang menyebabkan pembentukan dan perubahan yang dialami oleh setiap bentuklahan yang dijumpai di permukaan bumi termasuk yang terdapat di dasar laut/samudera serta mencari hubungan antara bentuk lahan dengan proses-proses dalam tatanan keruangan dan kaitannya dengan lingkungan. Dengan demikian bahwa dalam mempelajari geomorfologi terkait pada geologi, fisiografi, dan proses geomorfologi yang menjadi faktor yang tidak dapat diabaikan dalam perubahan bentuk lahan. Konsep dasar Geomorfologi perlu dipahami secara baik untuk mempelajari Geomorfologi dalam membantu mengenal dan menganalisa kenampakan bentuk lahan di permukaan bumi, sehingga pada akhirnya dapat mengenal peristilahan baik secara deskriptif maupun secara empiris, terutama nanti dalam melakukan klasifikasi bentuk lahan. Geomorfologi mempunyai peran dan terapan dalam survei dan pemetaan, survei geologi, hidrologi, vegetasi, penggunaan lahan pedesaan, keteknikan, ekplorasi mineral, pengembangan dan perencanaan, analisis medan, banjir, serta bahaya alam disebabkan oleh gaya endogen.</div><div>Contoh daerah yang mengalami perubahan bentuk permukaan muka bumi:</div><div>Palung laut merupakan bentuk paritan memanjang dengan kedalaman mencapai lebih dari 6.500 meter. Umumnya palung laut ini merupakan batas antara kerak samudera India dengan tepian benua Eurasia sebagai bentuk penunjaman yang menghasilkan celah memanjang tegak lurus terhadap arah penunjaman (Gambar 4).</div><div><br></div><div><a href="https://2.bp.blogspot.com/-QglEsT5THv4/VpPPIZRAUdI/AAAAAAAADaI/lZWxi5KBePU/s1600/123.png"><figure class="attachment attachment--preview"><img src="https://2.bp.blogspot.com/-QglEsT5THv4/VpPPIZRAUdI/AAAAAAAADaI/lZWxi5KBePU/s640/123.png" width="640" height="376"><figcaption class="attachment__caption"></figcaption></figure></a><br>Palung laut</div><div><br></div><div><br></div><div><br></div><div>Beberapa patahan yang muncul di sekitar palung laut ini dapat reaktif kembali seperti yang diperlihatkan oleh hasil plot pusat-pusat gempa atau episentrum di sepanjang lepas pantai pulau Sumatera dan Jawa. Sesar mendatar Mentawai yang ditemukan pada Ekspedisi Mentawai Indonesia-Prancis tahun 1990-an terindikasi sebagai sesar mendatar yang berpasangan namun di berarapa bagian memperihatkan bentuk sesar naik. Hal ini merupakan salah satu sebab makin meningkatnya tekanan kompresif dan seismisitas yang menimbulkan kegempaan.</div><div>Di bagian barat pulau Sumatera, pergerakan lempeng samudera India mengalibatkan terangkatnya sedimen (seabed) di kerak samudera dan prisma-prisma akresi yang merupakan bagian terluar dari kontinen. Sesar-sesar normal yang terbentuk di daerah bagian dalam yang memisahkan prisma akresi dengan busur  kepulauan mengakibatkan peningkatan pasokan sedimen yang lebih besar. Demikian pula akibat terjadinya pengangkatan tersebut maka morfologi palung laut di kawasan ini memperlihatkan bentuk lereng yang terjal dan sempit dibandingkan dengan palung yang terbentuk di kawasan timur Indonesia.</div><div>Daerah lain terjadinya geomorfologi yaitu daerah semarang yang merupakan salah satu kota pantai yang di indonesia. Dikawasan pantainya terdapat berbagai fasilitas publik yang bernilai sangat tinggi, seperti pelabuhan dan terminal bus antar kota. disamping itu juga terdapat tempat kawasan perumahan yang bernilai sejarah seperti kawasan kota lama, perumahan mewah, kawasan wisata pantai, permukiman kumuh, perikanan, sawah, dsb. Kita dapat melihat kondisi geomorfologi dan kondisi kawasan yang dijumpai pada kota semarang</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2018-08-03 01:26:47 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/kasmangeo/Bookmarks/wish/271840870</guid>
      </item>
      <item>
         <title>KOSEP NILAI KEGUNAAN Nilai kegunaan 84/85</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/kasmangeo/Bookmarks/wish/271840967</link>
         <description><![CDATA[<div>1.GYMZAR GYBRAN AKMAL<br>2.MUH.HANIEF X<br>3.MUH.RIFKI RAIHAN X<br><br>Nilai kegunaan<br>Nilai kegunaan merupakan pengertian konsep geografi yang sangat berhubungan pada nilai kegunaan dari suatu daerah yang sangat berhubungan pada nilai kegunaan dari suatu daerah yang bisa di kembangkan menjadi potensi yang sangat menunjang perkembangan suatu daerah dan<br>suatu Tempat memiliki nilai dan manfaat yang berbeda bagi setiap Orang.<br>Nilai benda berdasarkan nilai guna waktu: adalah nilai benda yang ada pada saat waktu yang tepat. Contoh :<br><br>-          Payung dan jas hujan mempunyai nilai pada saat musim hujan<br><br>-          Makanan mempunyai nilai jika ada orang yang lapar<br><br>-          Minuman memiliki nilai jika ada orang yang haus<br><br>-          Tas sekolah mempunyai nilai jika ada anak sekolah<br><br>Nilai benda berdasarkan nilai guna kepemilikan: adalah nilai benda yang ada pada saat benda tersebut berada di tangan yang tepat.<br><br>Contoh:<br><br>-          Mesin jahit akan berguna jika dimiliki seorang penjahit<br><br>-          Computer akan berguna jika dimiliki seorang yang dapat mengoperasikan computer.<br><br>-          gergaji akan berguna bagi seorang tukang kayu<br><br>-          cangkul akan berguna jika dimiliki seorang petani<br><br>Nilai benda berdasarkan nilai guna tempat: adalah nilai benda yang ada di tempat yang seharusnya.<br><br>-          Kapal memiliki nilai jika berada di samudra<br><br>-          Kincir air akan berguna jika berada di sungai dengan air yang cukup deras untuk memutarnya<br><br>-          Pesawat akan berguna jika berada di bandara atau di udara<br><br>-          pasir akan lebih berguna di daerah perkotaan dari pada di pinggir sungai<br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2018-08-03 01:27:17 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/kasmangeo/Bookmarks/wish/271840967</guid>
      </item>
      <item>
         <title>KONSEP KETERJANGKAUAN 87</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/kasmangeo/Bookmarks/wish/271841284</link>
         <description><![CDATA[<div>1. Inaya Razaliputri<br>2. Shiva Indiva x<br>3. Faizah Zaskia<br><br>"KETERJANGKAUAN"&nbsp; &nbsp;<br>Konsep keterjangkauan adalah kemudahan akses jarak tempuh menuju suatu titik. Dalam kata lain keterjangkauan adalah jarak yang mampu dicapai dengan maksimum dari satu wilayah ke wilayah lain. Hal yang harus diperhatikan dalam konsep keterjangkauan adalah sarana dan prasarana penunjang yang ada.<br><br></div><div><br></div><div>Contoh keterjangkauan adalah dulu untuk menuju pulau Madura harus menggunakan kapal. Namun setelah dibangun Jembatan Suramadu, kita bisa menuju ke Madura dengan mobil dan angkutan darat lain via jembatan.<br><br><br>KETERKAITAN KONSEP KETERJANGKAUAN DENGAN PULAU LAKKANG<br><br>&nbsp;Secara administrasi, Lakkang masih masuk dalam wilayah Kota Makassar, tepatnya di Kecamatan Tallo. Meski begitu, kehidupan di Lakkang adalah kehidupan sebuah desa. Dengan jalan-jalan kecil dan setapak, rumah panggung di antara kerimbunan pohon, kebun, dan tambak.<br><br>BERKUNJUNG ke Lakkang,&nbsp; tidak bisa melalui jalanan atau jembatang penghubung. Masyarakat luar yang ingin menuju ke sana harus menggunakan perahu. Perahu merupakan alat transportasi utama yang menghubungkan Lakkang dengan daratan besar Kota Makassar.<br><br>Ada tiga jalur akses untuk menuju kampung Lakkang, yaitu melalui dermaga Kerakera di Kecamatan Tamalanrea, dermaga di tepi Jl Tol Ir Sutami, dan dermaga yang dinamakan Tekkolo yang letaknya tidak jauh dari dermaga di tepi Jl Tol Ir Sutami.<br><br>Dari ketiga dermaga sederhana inilah petualangan di kampung Lakkang dimulai, dengan sarana perahu penyeberangan berupa perahu tradisional yang biasa disebut Katinting.<br><br>Perahu penyeberangan menuju Lakkang, umumnya mampu memuat lebih dari 20 orang.<br><br>Untuk satu kali penyeberangan dapat menghabiskan jarak tempuh sekitar 25 menit.<br><br>Salah satu obyek wisata yg ad disana adalah goa jepang. Yg di maksudku goa jepang adalah bunker,bekas markas jepang dulu.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2018-08-03 01:30:10 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/kasmangeo/Bookmarks/wish/271841284</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Aglomerasi 78</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/kasmangeo/Bookmarks/wish/272564910</link>
         <description><![CDATA[<div><em>1.Agung ferdiansyah<br>2.M.rizky baehaqi<br>3.Ainur ridho<br>4.Mif tahul khair<br>5. Girindra A.S. Rifano</em><br><br>Aglomerasi adalah kecenderungan pengelompokan suatu gejala yang terkait dengan aktivitas manusia. Pengelompokan ini dilakukan sebagai objek studi geografi.<br><br>Contoh konsep Aglomerasi yaitu : Pasar Senen, Pasar Minggu, Pasar Rebo merupakan pengelompokan tempat berjualan berdasarkan hari pasaran<br><br>AGLOMERASI PULAU LAKKANG<br>Pulau Lakkang</div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/303969708/4e09b7b1d7c642847580040e421ea5a7/images.jpeg" />
         <pubDate>2018-08-10 00:25:39 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/kasmangeo/Bookmarks/wish/272564910</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Aspek Geografi 76</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/kasmangeo/Bookmarks/wish/278699327</link>
         <description><![CDATA[<div>Nama : <br>- Inaya Razali Putri<br>- Faizah Saskia<br>- Shiva Tasiam<br>- Siti Afifah Nurul Annisyah</div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/303058562/5517651743588b7b05f6e196a9005b47/15362850106971297484845.jpg" />
         <pubDate>2018-09-07 01:50:10 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/kasmangeo/Bookmarks/wish/278699327</guid>
      </item>
      <item>
         <title>ASPEK GEOGRAFI </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/kasmangeo/Bookmarks/wish/278700047</link>
         <description><![CDATA[<div>KOKODRINK<br>NAMA ANGGOTA<br>1 MUH FADLY FIRMANSYAH<br>2 MUH ZULKIFLI HIDAYAT<br>3 MUH RAYHAN MUSTAMIN<br>4 MIF TAHUL KHAIR M<br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/310054511/cbfedc08bfed0a590536569012c56410/1536285549027.jpg" />
         <pubDate>2018-09-07 01:54:29 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/kasmangeo/Bookmarks/wish/278700047</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Aspek geografi 80</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/kasmangeo/Bookmarks/wish/278700078</link>
         <description><![CDATA[<div>Naila syarif<br>Safira putri sabrina<br>Nurul fadillah<br>Rika andriani</div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/306965780/c8332a4d9eb9fc6a63f54297cfa060e9/image.jpg" />
         <pubDate>2018-09-07 01:54:40 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/kasmangeo/Bookmarks/wish/278700078</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Aspek geografi 92</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/kasmangeo/Bookmarks/wish/278700316</link>
         <description><![CDATA[<div>Anggota :<br>Adhe monika yulia p<br>Nabila al-wahab<br>Saskia X<br>Resquita alwani<br><br><br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/310054792/94a4c6e7cd40ddf805d1c8d1cc8d1571/15362855821521545737608.jpg" />
         <pubDate>2018-09-07 01:56:12 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/kasmangeo/Bookmarks/wish/278700316</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Aspek Geografi   89</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/kasmangeo/Bookmarks/wish/278700748</link>
         <description><![CDATA[<div>Kelompok:<br>Maulana<br>Vincent X<br>Guntur<br>Fahmi<br>M. Daffah<br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/303059195/1e6a18ac3de97921a77f0cc3b80b68e5/1536285596887_304687449.jpg" />
         <pubDate>2018-09-07 01:59:19 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/kasmangeo/Bookmarks/wish/278700748</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Tugas II 90</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/kasmangeo/Bookmarks/wish/278700979</link>
         <description><![CDATA[<div>1. Gymzar gybran akmal <br>2. Andi muh. Hanief<br>3. Muh. Rifki Raihan<br>4. Girindra Aubin S Rifano<br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/310055556/87d74d407b0fceb047015c90915041e7/image.jpg" />
         <pubDate>2018-09-07 02:00:52 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/kasmangeo/Bookmarks/wish/278700979</guid>
      </item>
      <item>
         <title>TUGAS PENDEKATAN GEOGRAFI</title>
         <author>kasmangeo</author>
         <link>https://padlet.com/kasmangeo/Bookmarks/wish/278701120</link>
         <description><![CDATA[<div> </div><div>). Lakkang-Pulau-Tersembunyi-di-Makassar </div><div><br>Sebuah pulau kecil terdapat di tengah Kota Makassar, tepatnya di Kecamatan Tallo, seperti tersembunyi dari pandangan umum. Pulau Lakkang, namanya, memiliki cerita tersendiri sejak sejarah penjajahan Belanda hingga kini. Pulau Lakkang yang memiliki luas sekitar 300 hektar ini diapit oleh tiga sungai, yakni Sungai Tallo, Sungai Pampang, dan Sungai Universitas Hasanuddin (Unhas). Ketiga sungai ini membuat Pulau Lakkang terkesan tak terlihat dan jarang diketahui oleh masyarakat umum Kota Makassar. Untuk sampai di Pulau Lakkang, pengunjung bisa memilih memulai perjalanan di beberapa dermaga, yaitu dermaga belakang kampus Unhas, dermaga samping Tol IR Sutami, dermaga di Kelurahan Pampang dan dermaga di Kelurahan Tallo. Pengunjung bisa menumpang perahu yang dapat memuat sekitar 20 orang dan 5 unit motor. Tarifnya pun terbilang murah dengan harga Rp 3.000 per kepala dan tarif angkut motor Rp 5.000. Lama tempuh perjalanan adalah 15 menit-30 menit menelusuri sungai besar dengan hutan-hutan bakau dan nipa-nipa. Setibanya di Pulau Lakkang yang sudah dinyatakan sebagai kelurahan di Kecamatan Tallo ini,  pengunjung disambut rumah asli penduduk berbentuk rumah panggung. Pulau ini berpenduduk sekitar 300 kepala keluarga. Warga setempat juga sangat ramah dengan para pendatang. bambu.(<a href="https://regional.kompas.com/read/2018/04/06/07000061/lakkang-pulau-tersembunyi-di-makassar-dengan-bungker-berusia-puluhan-tahun?page=all">https://regional.kompas.com/read/2018/04/06/</a> </div><div> </div><div>Pertanyaan: </div><div>1.    Masalah sosial apa saja yang dapat timbul pada Pulau Lakkang? </div><div>2.    Pendekatan geografi apa yang tepat digunakan untuk mengatasi masalah tersebut? </div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2018-09-07 02:02:04 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/kasmangeo/Bookmarks/wish/278701120</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Aspek geografi 89</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/kasmangeo/Bookmarks/wish/278701158</link>
         <description><![CDATA[<div>Misbar Herdiansyah<br>Aldiansyah Achmad<br>Akmal Sonda<br><br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/303058575/88aa9a26842a6451367fd348c627b979/1536285778645562622670.jpg" />
         <pubDate>2018-09-07 02:02:22 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/kasmangeo/Bookmarks/wish/278701158</guid>
      </item>
      <item>
         <title>TUGAS PENDEKATAN GEOGRAFI</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/kasmangeo/Bookmarks/wish/281099024</link>
         <description><![CDATA[<div>1. Naila syarif<br>2. Safira putri sabrina<br>3. Nurul fadhillah<br>4. Rika anriyani<br><br>Jawaban:<br>1.-Pencemaran sungai yang diakibatkan oleh pembuangan limbah rumah tangga dan limbah solar hasil buangan PLTU, serta yang menyumbang limbah terbanyak di sungai itu adalah limbah dari pabrik gula PT makassar te'ne<br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2018-09-14 00:34:06 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/kasmangeo/Bookmarks/wish/281099024</guid>
      </item>
   </channel>
</rss>
