<?xml version="1.0"?>
<rss version="2.0">
   <channel>
      <title>REFLEKSI AWAL 2.3 by Lalu Awaludin</title>
      <link>https://padlet.com/laluawal69/u0sab2hs5c2ggcui</link>
      <description>1. Apa yang Anda pahami mengenai keterkaitan prinsip dan paradigma berfikir coaching dengan supervisi akademik?                                                                                      2.Menurut Anda,Bagaimana kompetensi coaching dapat membantu proses pemberdayaan guru dalam pelaksanaan supervisi akademik?    </description>
      <language>en-us</language>
      <pubDate>2024-10-02 08:05:28 UTC</pubDate>
      <lastBuildDate>2024-10-02 09:53:30 UTC</lastBuildDate>
      <webMaster>hello@padlet.com</webMaster>
      <image>
         <url></url>
      </image>
      <item>
         <title>1. Menurut saya coaching dengan supervisi akademik tidak dapat dipisahkan, coaching meruapakn teknik yang sangat tepat dalam melakukan supervisi akademik agar coachee dapat memaksimalkan potensinya</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/laluawal69/u0sab2hs5c2ggcui/wish/3149902529</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-02 08:48:17 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/laluawal69/u0sab2hs5c2ggcui/wish/3149902529</guid>
      </item>
      <item>
         <title> TRI WAHYUNI                                                                      1. Keterkaitannya adalah Dengan adanya paradigma berpikir coaching dengan supervisi akademik, yaitu sangat erat karena dengan berpikir coaching pada supervisi akademik dapat  memaksimalkan potensi coachee dan dapat menemukan solusi dari permasalahannya sendiri. dan membangun kemitraan </title>
         <author>triwahyuni091</author>
         <link>https://padlet.com/laluawal69/u0sab2hs5c2ggcui/wish/3149903923</link>
         <description><![CDATA[<ol start="2"><li><p>Dengan kompetensi Coaching guru dapat menemukan solusi dari permasalahannya, dan dapat memaksimalkan potensi diri</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-02 08:49:13 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/laluawal69/u0sab2hs5c2ggcui/wish/3149903923</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>fitriyanakhaidir23</author>
         <link>https://padlet.com/laluawal69/u0sab2hs5c2ggcui/wish/3149904148</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>Coaching merupakan suatu proses memfasilitasi dan mengantarkan coachee untuk memaksimalkan potensi dirinya, sehingga menjadi pribadi yang lebih baik dari sekarang. Coaching lebih mengutamakan untuk menuntun coachee menemukan ide dan gagasan untuk mengatasi masalah dan situasinya sendiri, tidak langsung memberikan solusi ataupun pendapat. Dalam coaching harus memegang prinsip kemitraan, Sehingga seorang guru diharapkan memiliki keterampilan coaching yang bisa diimplementasikan kepada siswa dan rekan sejawat selama di sekolah.</p></li><li><p> Dengan menerapkan prinsip coaching yaitu kehadiran penuh, mendengarkan aktif dan memberikan pertanyaan berbobot, maka coachee di pancing untuk menjawab sendiri tantangan yang sedang dihadapi coachee</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-02 08:49:21 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/laluawal69/u0sab2hs5c2ggcui/wish/3149904148</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Paramita Anggraini</title>
         <author>paramitaanggraini17</author>
         <link>https://padlet.com/laluawal69/u0sab2hs5c2ggcui/wish/3149905137</link>
         <description><![CDATA[<p>Menurut saya, coaching dan supervisi akademik memiliki keterkaitan, terutama dalam pengembangan individu dan juga refleksi atau pembinaan berkelanjutan setelah coaching. Dengan menerapkan kompetensi coaching dalam supervisi akademik, supervisor dapat lebih efektif dalam memberdayakan guru untuk menjadi lebih reflektif dalam pengembangan profesional mereka.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-02 08:49:47 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/laluawal69/u0sab2hs5c2ggcui/wish/3149905137</guid>
      </item>
      <item>
         <title>RIA FEBRIANI</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/laluawal69/u0sab2hs5c2ggcui/wish/3149905384</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>Yang saya pahami dalam supervisi akademik, sangat dibutuhkan juga paradigma berpikir coaching. Karena ketika selesai supervisi akademik, coach dapat melihat proses pembelajaran dari coachee. Jadi pasca supervisi dapat dilaksanakan untuk pengembangan kompetensi pada coachee yang dapat dilihat dari proses pembelajaran yang telah di lakukan oleh coachee, dan dapat di tarik beberapa pertanyaan berbobot dengan alur TIRTA berdasarkan wawancara pra supervisi.</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-02 08:49:58 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/laluawal69/u0sab2hs5c2ggcui/wish/3149905384</guid>
      </item>
      <item>
         <title>1. Yusnani</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/laluawal69/u0sab2hs5c2ggcui/wish/3149905702</link>
         <description><![CDATA[<p>paradigma prinsip coaching dan supervisi memiliki hubungan yang sangat erat, terutama dalam konteks pengembangan profesional, seperti di bidang pendidikan, ketika prinsip-prinsip coaching diterapkan dalam supervisi, maka terjadi pergeseran paradigma dari model tradisional yang lebih otoriter menjadi model yang lebih kolaboratif dan berpusat pada individu.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-02 08:50:12 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/laluawal69/u0sab2hs5c2ggcui/wish/3149905702</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/laluawal69/u0sab2hs5c2ggcui/wish/3149907046</link>
         <description><![CDATA[<p>yurna dewita : paradigma berpikir coaching mengubah pardigma lama ke pardigma baru yang lebih pengembangan kompetensi guru</p><p><br/></p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-02 08:51:00 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/laluawal69/u0sab2hs5c2ggcui/wish/3149907046</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/laluawal69/u0sab2hs5c2ggcui/wish/3149908560</link>
         <description><![CDATA[<p>keterkaitan prinsip dan paradigma berfikir coaching dengan   supervisi akademik   dimana dalam  proses supervisi  menggunakan prinsip  coaching  yaitu kemitraan agar lebih nyaman dalam melkukan komunikasi . dan tidak bisa terpisahkan </p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-02 08:51:55 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/laluawal69/u0sab2hs5c2ggcui/wish/3149908560</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>esihsunarsih32</author>
         <link>https://padlet.com/laluawal69/u0sab2hs5c2ggcui/wish/3149908689</link>
         <description><![CDATA[<p>Paradigma berpikir coaching membantu menggeser supervisi akademik dari pendekatan yang berfokus pada kontrol menjadi pendekatan yang mendukung pertumbuhan profesional dan berorientasi pada pengembangan keterampilan mengajar yang lebih mendalam.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-02 08:51:59 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/laluawal69/u0sab2hs5c2ggcui/wish/3149908689</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Desmawati</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/laluawal69/u0sab2hs5c2ggcui/wish/3149908815</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>Yang saya pahami prinsip dan paradigma berfikir coaching saling berkaitan. Karena sama - sama untuk memaksimalkan potensi dan mampu melihat peluang di masa depan dengan membangun proses komunikasi antara coach dan coache, sehingga dapat menggali kompetensi yang ada pada diri coachee.</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-02 08:52:06 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/laluawal69/u0sab2hs5c2ggcui/wish/3149908815</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/laluawal69/u0sab2hs5c2ggcui/wish/3149908972</link>
         <description><![CDATA[<p>Indrawati</p><ol><li><p>yang saya pahami mengenai keterkaitan prinsip dan paradigma berfikir coaching dengan supervisi akademik adalah kita dapat menggali potensi pada rekan sejawat tanpa terkesan mengurui</p></li><li><p>.Menurut Anda,Bagaimana kompetensi coaching dapat membantu proses pemberdayaan guru dalam pelaksanaan supervisi?</p><p>Competensi coaching dapat membantu guru yaitu dengan menjadi mitra sehingga coachee dapat leluasa dalam menyampaikan unek-unek sehingga dapat menemukan ide-ide baru dalam menyelesaikan masalah</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-02 08:52:13 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/laluawal69/u0sab2hs5c2ggcui/wish/3149908972</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Yeni Herlinda</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/laluawal69/u0sab2hs5c2ggcui/wish/3149912233</link>
         <description><![CDATA[<p>1.Keterkaitan prinsip dan paradigma coaching dalam supervisi akademik adalah saling berkolaborasi untuk saling bekerjasama dalam menemukan solusi, dan untuk mengembangkan potensi individu, saling memberikan umpan balik  dan refleksi diri. saling keterkaitan dalam menciptakan lingkungan mendukung pengembangan profesional yang berkelanjutan.</p><ol start="2"><li><p>Membantu hubungan yang positif dan kolaboratif, dengan hubungan ini guru merasa didukung sehingga lebih terbuka terhadap masukan dan motivasi untuk berkembang, dan ini akan menciptakan lingkungan yang aman bagi guru untuk lebih bisa mengembangkan potensi diri.</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-02 08:54:14 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/laluawal69/u0sab2hs5c2ggcui/wish/3149912233</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>merisatria43</author>
         <link>https://padlet.com/laluawal69/u0sab2hs5c2ggcui/wish/3149912772</link>
         <description><![CDATA[<p>1.keterkaitan prinsip dan paradigma berfikir coaching dengan supervisi akademik adalah coaching merupakan pendekatan yang digunakan pendidik sebagai pemimpin pembelajaran untuk menggali potensi coachee</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-02 08:54:35 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/laluawal69/u0sab2hs5c2ggcui/wish/3149912772</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/laluawal69/u0sab2hs5c2ggcui/wish/3149914531</link>
         <description><![CDATA[<p>Paradigma berpikir dan prinsip coaching dengan supervisi akademik memiliki hubungan yang erat, bahkan supervisi akademik itu semestinya dilakukan dengan prinsip caoching. Dengan melakukan prinsip coaching dapat menggali potensi-potensi yang ingin digali dan dikembangkan.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-02 08:55:42 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/laluawal69/u0sab2hs5c2ggcui/wish/3149914531</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Zosri</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/laluawal69/u0sab2hs5c2ggcui/wish/3149916566</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>Keterkaitan prinsip dan paradigma berpikir coaching dengan supervisi akademik adalah bahwa coaching digunakan untuk menggali potensi yang ada pada guru. Dengan coaching kepala sekolah menuntun guru atas segala kemampuannya tanpa memberikan judgemen kepada guru yang bersangkutan.</p></li><li><p>Kompetensi coaching dapat membantu proses pemberdayaan guru dalam pelaksanaan supervisi akademik. </p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-02 08:56:51 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/laluawal69/u0sab2hs5c2ggcui/wish/3149916566</guid>
      </item>
      <item>
         <title>suryati</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/laluawal69/u0sab2hs5c2ggcui/wish/3149916934</link>
         <description><![CDATA[<p>1.upervisi akademik di sekolah sering diasumsikan sebagai suatu kegiatan observasi&nbsp; atau penilaian terhadap kinerja guru. Sehingga kata supervisi identik menjadi sebuah kegiatan kekurangan guru dan guru merasa terbebani ketika guru tersebut disupervisi.Pemimpin pembelajaran yang baik menurut saya adalah seorang yang memiliki prinsip dan mampu menerapkan paradigma <em>coaching </em>untuk supervisi akademik. Paradigma coacing dan prinsip coaching untuk supervisi akademik sangat perlu dimiliki oleh seorang pemimipin pembelajaran untuk dapat melakukan evaluasi dan refleksi pembelajaran sebagai bahan perbaikan kedepan. Selain itu, kemampuan coaching seorang pemimpin pembelajaran harus selalu ditingkatkan dan diasah guna supervisi akademik yang dilakukan.</p><p>2.keterkaitannya dalah dengan prinsif coaching ddpat membina usaha guru dalma peningkatan kinerja</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-02 08:57:02 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/laluawal69/u0sab2hs5c2ggcui/wish/3149916934</guid>
      </item>
      <item>
         <title>RUSNITA</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/laluawal69/u0sab2hs5c2ggcui/wish/3149918406</link>
         <description><![CDATA[<p>Yang saya pahami mengenai keterkaitan prinsip dan paradigma berfikir coaching dengan supervisi akademik adalah coaching dan supervisi memiliki tujuan yang sama, yaitu sama-sama ingin mengembangkan kompetensi coachee, agar menjadi lebih baik dan lebig berkembang. Dengan menerapkan coaching, coachee merasa terdorong untuk melakukan perbaikan.</p><p><br/></p><ol start="2"><li><p>Dengan menerpakan prisnsip kemitraan, mendengarkan secara aktif, menggali pertanyaan yang berbobot, dan hadiran sepenuhnya dalam situai coaching.</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-02 08:58:00 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/laluawal69/u0sab2hs5c2ggcui/wish/3149918406</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>merisatria43</author>
         <link>https://padlet.com/laluawal69/u0sab2hs5c2ggcui/wish/3149919611</link>
         <description><![CDATA[<ol start="2"><li><p>kompetensi coaching diterapkan untuk dapat menggali potensi guru dengan cara kita sebagai coach hadir sepenuhnya, mendengarkan aktif dan mengajukan pertanyaan yang berbobot</p></li></ol><p><br/></p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-02 08:58:55 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/laluawal69/u0sab2hs5c2ggcui/wish/3149919611</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/laluawal69/u0sab2hs5c2ggcui/wish/3149923516</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>Prinsip dan paradigma berpikir coaching sangat relevan dengan supervisi akademik, karena keduanya berfokus pada pengembangan individu dan peningkatan kualitas kinerja</p></li></ol><ol start="2"><li><p>Kompetensi coaching mendorong guru untuk lebih reflektif terhadap praktik pembelajarannya sendiri. Melalui pertanyaan yang tepat, coach dapat membantu guru menganalisis kekuatan dan area yang perlu ditingkatkan, serta mencari solusi untuk tantangan yang dihadapi. Ini memberdayakan guru untuk menjadi pembelajar yang aktif.</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-02 09:01:34 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/laluawal69/u0sab2hs5c2ggcui/wish/3149923516</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Desmawati</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/laluawal69/u0sab2hs5c2ggcui/wish/3149927619</link>
         <description><![CDATA[<p>Bagaimana kompetensi coaching dapat membantu proses perberdayaan guru dalam pelaksanaan supervisi?</p><p>menurut saya kompetensi coaching dapat mempermudah proses pelaksanaan supervisi karena dapat membantu coache untuk menceritakan apa permasalahan yang dihadapai dalam pembelajaran maupun dan membantu coache untuk menemukan sendiri solusi dari permasalahan yang dihadapinya</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-02 09:04:14 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/laluawal69/u0sab2hs5c2ggcui/wish/3149927619</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Puji</title>
         <author>pujiwinarti11</author>
         <link>https://padlet.com/laluawal69/u0sab2hs5c2ggcui/wish/3149930564</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>menurut saya dengan menerapkan prinsip dan paradigma berpikir coaching dalam supervisi akademik, dapat menciptakan proses supervisi menjadi lebih kolaboratif, di mana guru dapat didengar secara langsung oleh supervisor dalam menentukan ide ide dan solusi  dari permasalahan yang dia hadapi . Paradigma ini tidak hanya mengubah cara kita memandang supervisi, tetapi juga memberikan dampak positif yang signifikan pada kualitas pembelajaran di sekolah.</p></li><li><p>Dengan menguasai kompetensi coaching, supervisor dapat berperan sebagai fasilitator yang efektif dalam membantu guru mengembangkan potensi mereka menentukan solusi dan ide ide terkait permasalahan mereka. Proses supervisi yang berbasis coaching tidak hanya meningkatkan kualitas pembelajaran, tetapi juga menciptakan lingkungan kerja yang lebih positif dan produktif.</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-02 09:06:27 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/laluawal69/u0sab2hs5c2ggcui/wish/3149930564</guid>
      </item>
   </channel>
</rss>
