<?xml version="1.0"?>
<rss version="2.0">
   <channel>
      <title>Kebijakan fiskal by Nadya Putri Pramesti</title>
      <link>https://padlet.com/nadyaptr65/txv6r6rxtxp641zl</link>
      <description></description>
      <language>en-us</language>
      <pubDate>2024-04-05 01:11:06 UTC</pubDate>
      <lastBuildDate>2024-04-29 06:25:52 UTC</lastBuildDate>
      <webMaster>hello@padlet.com</webMaster>
      <image>
         <url></url>
      </image>
      <item>
         <title>Kerjakan soal berikut</title>
         <author>nadyaptr65</author>
         <link>https://padlet.com/nadyaptr65/txv6r6rxtxp641zl/wish/2943887646</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>Jelaskan peran kebijakan fiskal untuk memperluas kesempatan kerja dalam rangka mengatasi pengangguran dan kemiskinan!</p></li><li><p>kebijakan fiskal memberikan pengaruh yang besar bagi perekonomian negara melalui penerimaan dan pengeluaran negara. jelaskan pengaruh kebijakan fiskal terhadap perekonomian!</p></li><li><p>Tuliskan manfaat pemberiaan subsidi sebagai salah satu instrumen kebijakan fiskal!</p></li><li><p>jelaskan hubungan antara kebijakan fiskal dan APBN</p></li><li><p>bagaimana kebijakan fiskak dapat menciptakan pemerataan distribusi pendapatan?</p></li></ol><p><br/></p><p>Presensi hari ini akan dilihat  dari pengumpulan</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-04-05 01:17:54 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/nadyaptr65/txv6r6rxtxp641zl/wish/2943887646</guid>
      </item>
      <item>
         <title>selly vidia</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/nadyaptr65/txv6r6rxtxp641zl/wish/2943950808</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>mengatur jumlah pajak dan pengeluaran agregat. Jika pengeluaran agregat suatu negara ditingkatkan, maka pendapatan nasional diharapkan meningkat sehingga tingkat penggunaan tenaga kerja juga meningkat.</p></li></ol><p><br></p><ol start="2"><li><p>memberikan dorongan terhadap perekonomian seraya memelihara stabilitas ekonomi dengan tetap menjaga keberlangsungan fiskal. Pemerintah dapat mengusahakan perekonomian agar terhindar dari keadaan-keadaan yang tidak diinginkan seperti, tingginya angka pengangguran, inflasi, dan defisit neraca pembayaran.</p></li></ol><p><br></p><ol start="3"><li><p><br></p></li></ol><p>1)Menjaga daya beli masyarakat. </p><p>2)Subsidi bisa membantu menurunkan harga barang atau jasa di bawah harga pasaran. </p><p>3)Dengan subsidi penurunan harga masyarakat golongan bawah bisa memenuhi kebutuhan hidup mereka</p><p>Berangsur-angsur mengalami </p><p>4)peningkatan kualitas ekonomi. </p><p>Subsidi juga bermanfaat bagi para pelaku usaha untuk meningkatkan produktivitas mereka.</p><p><br></p><ol start="4"><li><p>kebijakan fiskal merupakan kebijakan dalam </p><p>mengatur pendapatan dan pengeluaran negara yang dilaksanakan lewat Pendapatan dan Belanja Negara (APBN)</p></li></ol><p><br></p><ol start="5"><li><p> dengan subsidi dan pajak </p></li></ol><p>• Subsidi, melalui pemberian subsidi pemerintah dapat membantu masyarakat yang kurang mampu sehingga perekonomian dapat terus berjalan,</p><p>• Pajak, melalui pengaturan tarif pajak, pemerintah dapat mengatur penerimaan pajak yang disesuaikan dengan penghasilan masyarakat yang berpenghasilan tinggi</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-04-05 02:07:14 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/nadyaptr65/txv6r6rxtxp641zl/wish/2943950808</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Oppi Amalia </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/nadyaptr65/txv6r6rxtxp641zl/wish/2943997696</link>
         <description><![CDATA[<p>1. Melakukan penambahan dari jumlah anggaran terhadap belanja guna untuk melakukan pembelian terhadap berbagai macam bentuk produk industri yang dimiliki pada rumah tangga. </p><p>2. Kebijakan fiskal mempengaruhi pertumbuhan ekonomi, inflasi, stabilitas ekonomi, dan distribusi pendapatan suatu negara.</p><p>3. • Menjaga daya beli masyarakat</p><p>    • subsidi bisa membantu menurunkan harga barang atau jasa di bawah harga pasaran</p><p>    • dengan subsidi penurunan harga masyarakat golongan bawah bisa memenuhi kebutuhan hidup mereka</p><p>    • berangsur-angsur mengalami peningkatan kualitas ekonomi</p><p>    • subsidi juga bermanfaat bagi para pelaku usaha untuk meningkatkan produktivitas mereka</p><p>4. Kebijakan fiskal merupakan kebijakan dalam mengatur pendapatan dan pengeluaran negara yang dilaksanakan lewat anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) </p><p>5. Dengan menerapkan sistem pajak progresif yaitu beban pajak yang lebih besar dikenakan bagi orang kaya dan relatif lebih ringan bagi orang miskin yang disertai dengan subsidi kepada kelompok miskin</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-04-05 02:44:30 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/nadyaptr65/txv6r6rxtxp641zl/wish/2943997696</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Febrinda Eka</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/nadyaptr65/txv6r6rxtxp641zl/wish/2944016618</link>
         <description><![CDATA[<p>1. Kebijakan Fiskal sangatlah berperan dalam mengatasi pengangguran dan kemiskinan. seperti halnya salah satu peran kebijakan Fiskal yaitu :</p><p>a) Membangun lembaga sosial yang dapat menjamin kehidupan para pengangguran.</p><p>b) Menambah Stabilitas harga bahan pokok masyarakat.</p><p>c) Meningkatkan akses masyarakat miskin kepada pelayanan dasar.</p><p>2. Kebijakan fiskal memberikan dorongan terhadap perekonomian seraya memelihara stabilitas ekonomi dengan tetap menjaga keberlangsungan fiskal. Pemerintah dapat mengusahakan perekonomian agar terhindar dari keadaan-keadaan yang tidak diinginkan seperti, tingginya angka pengangguran, inflasi, dan defisit neraca pembayaran.</p><p>3. a) Menjaga daya beli masyarakat. </p><p>b) Subsidi bisa membantu menurunkan harga barang atau jasa di bawah harga pasaran. </p><p>c) Dengan subsidi penurunan harga masyarakat golongan bawah bisa memenuhi kebutuhan hidup mereka</p><p>d) Berangsur-angsur mengalami peningkatan kualitas ekonomi. </p><p>Subsidi juga bermanfaat bagi para pelaku usaha untuk meningkatkan produktivitas mereka. </p><p>4. mengatur pendapatan dan pengeluaran negara yang dilaksanakan lewat Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).</p><p>5. a) Subsidi, melalui pemberian subsidi pemerintah dapat membantu masyarakat yang kurang mampu sehingga perekonomian dapat terus berjalan,</p><p>b) Pajak, melalui pengaturan tarif pajak, pemerintah dapat mengatur penerimaan pajak yang disesuaikan dengan penghasilan masyarakat yang berpenghasilan tinggi.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-04-05 02:59:00 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/nadyaptr65/txv6r6rxtxp641zl/wish/2944016618</guid>
      </item>
      <item>
         <title>aqueta nilam ayu wardani</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/nadyaptr65/txv6r6rxtxp641zl/wish/2944051294</link>
         <description><![CDATA[<p><br/></p><p>1. Pemerintah dapat menjalankan peran pada industri rumah tangga dengan cara memberikan modal atau pelatihan bagi usaha kecil dan pembangunan sarana sosial ekonomi yang dianggarkan pada belanja subsidi negara dan belanja pembangunan.</p><p>2. Kebijakan fiskal memberikan dorongan terhadap perekonomian seraya memelihara stabilitas ekonomi dengan tetap menjaga keberlangsungan fiskal. Pemerintah dapat mengusahakan perekonomian agar terhindar dari keadaan-keadaan yang tidak diinginkan seperti, tingginya angka pengangguran, inflasi, dan defisit neraca pembayaran.</p><p>  3. • Menjaga daya beli masyarakat</p><p>      • Melindungi industri domestik</p><p>      • Mengurangi beban masyarakat berpenghasilan rendah</p><p>      • Mendorong investasi</p><p>4. mengatur pendapatan dan pengeluaran negara yang dilaksanakan lewat anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN). undefined</p><p>5. dengan menggunakan kebijakan fiskal melalui subsidi dan pajak. Instrumen kebijakan fiskal ada dua:</p><p><br/></p><p>• Subsidi, melalui pemberian subsidi pemerintah dapat membantu masyarakat yang kurang mampu sehingga perekonomian dapat terus berjalan,</p><p>• Pajak, melalui pengaturan tarif pajak, pemerintah dapat mengatur penerimaan pajak yang disesuaikan dengan penghasilan masyarakat yang berpenghasilan tinggi.</p><p><br/></p><p>Dengan dua instrumen kebijakan fiskal tersebut, dapat mewujudkan perekonomian yang merata dan distribusi pendapatan yang merata.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-04-05 03:27:19 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/nadyaptr65/txv6r6rxtxp641zl/wish/2944051294</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Rike Alicia Arthamila</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/nadyaptr65/txv6r6rxtxp641zl/wish/2944096462</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>Kebijakan fiskal dapat berperan memperluas kesempatan kerja dalam rangka mengatasi pengangguran dan kemiskinan melalui alokasi belanja negara. Pemerintah dapat menjalankan peran tersebut pada industri rumah tangga dengan cara memberikan modal atau pelatihan bagi usaha kecil dan pembangunan sarana sosial ekonomi yang dianggarkan pada belanja subsidi negara dan belanja pembangunan. Menurut J.M. Keynes, kebijakan fiskal sangat penting untuk mengatasi pengangguran dengan mengatur jumlah pajak dan pengeluaran agregat.Jika pengeluaran agregat suatu negara ditingkatkan, maka pendapatan nasional diharapkan meningkat sehingga tingkat penggunaan tenaga kerja juga meningkat</p></li><li><p>Kebijakan&nbsp;fiskal merupakan salah satu kebijakan yang dapat dilakukan pemerintah untuk memengaruhi kegiatan perekonomian. Kebijakan fiskal&nbsp;memberikan dorongan terhadap perekonomian seraya memelihara stabilitas ekonomi dengan tetap menjaga keberlangsungan fiskal. Pemerintah dapat mengusahakan perekonomian agar terhindar dari keadaan-keadaan yang tidak diinginkan seperti, tingginya angka pengangguran, inflasi, dan defisit neraca pembayaran.&nbsp;</p></li><li><p>Fungsi subsidi adalah&nbsp;melakukan koreksi terhadap ketidaksempurnaan pasar&nbsp;(market imperfection). Subsidi dapat menstimulus produksi dan menjamin terwujudnya proses konsumsi. Kebijakan subsidi harus diarahkan pada barang atau jasa public goods. Manfaat pemberian subsidi sebagai salah satu instrumen kebijakan fiskal, yaitu:‌</p><p>-Menjaga daya beli masyarakat.&nbsp;</p><p>‌-Subsidi bisa membantu menurunkan harga barang atau jasa di bawah harga pasaran.&nbsp;</p><p>‌-Dengan subsidi penurunan harga masyarakat golongan bawah bisa memenuhi kebutuhan hidup mereka</p><p>‌Berangsur-angsur mengalami peningkatan kualitas ekonomi.&nbsp;</p><p>‌-Subsidi juga bermanfaat bagi para pelaku usaha untuk meningkatkan produktivitas mereka.&nbsp;</p></li><li><p>APBN (Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara) adalah rencana keuangan tahunan pemerintah negara dalam waktu satu tahun. Hubungan antara kebijakan fiskal dan APBN yakni kebijakan fiskal merupakan kebijakan dalam mengatur pendapatan dan pengeluaran negara yang dilaksanakan lewat Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) adalah&nbsp;alat utama dalam mengimplementasikan kebijakan fiskal dan sekaligus sebagai pedoman penganggaran dalam rangka pelaksanaan pembangunan di Indonesia.</p></li><li><p>Melalui&nbsp;kebijakan fiskal, pemerintah&nbsp;dapat&nbsp;mengubah posisi&nbsp;distribusi pendapatan. Salah satu caranya adalah dengan menerapkan sistem pajak progresif yaitu beban pajak yang lebih besar dikenakan bagi orang kaya dan relatif lebih ringan bagi orang miskin, yang disertai dengan subsidi kepada kelompok miskin. Dapat juga melalui Subsidi, dengan pemberian subsidi pemerintah dapat membantu masyarakat yang kurang mampu sehingga perekonomian dapat terus berjalan,</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-04-05 04:17:27 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/nadyaptr65/txv6r6rxtxp641zl/wish/2944096462</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Dea Anggara Putri</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/nadyaptr65/txv6r6rxtxp641zl/wish/2944097874</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>kebijakan fiskal sangat berperan dalam mengatasi pengangguran dan kemiskinan, seperti:</p><p>a.) membangun lembaga sosial yang dapat menjamin kehidupan para pengangguran.</p><p>b.) meningkatkan akses masyarakat miskin kepada pelayanan dasar.</p><p>c.) menambah stabilitas harga bahan pokok masyarakat</p></li><li><p>kebijakan fiskal mempengaruhi perekonomian dengan mengatur pengeluaran dan penerimaan pemerintah. Penyesuaian pajak dan belanja publik dapat mengubah tingkat konsumsi dan investasi, serta mengarahkan pertumbuhan ekonomi melalui stimulus atau penghematan.</p></li><li><p>a.) Mendorong akses: Subsidi dapat membantu masyarakat yang kurang mampu untuk mengakses barang atau layanan penting seperti makanan, pendidikan, atau perawatan kesehatan.</p><p>b.) Mengurangi ketimpangan: Subsidi dapat membantu mengurangi kesenjangan ekonomi dengan memberikan dukungan kepada kelompok-kelompok yang rentan atau kurang mampu.</p><p>c.) Stimulus ekonomi: Dengan mengurangi beban biaya untuk konsumen atau produsen, subsidi dapat meningkatkan daya beli dan meningkatkan permintaan agregat, yang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi.</p><p>d.) Stabilitas harga: Subsidi bisa digunakan untuk menjaga agar harga barang atau layanan tertentu tetap stabil, terutama dalam situasi di mana fluktuasi harga dapat berdampak buruk pada stabilitas ekonomi atau kesejahteraan masyarakat.</p><p>e.) Promosi industri: Pemberian subsidi kepada sektor-sektor tertentu dapat membantu mendorong pertumbuhan dan inovasi dalam industri-industri strategis, seperti teknologi hijau atau sektor manufaktur.</p></li><li><p>Kebijakan fiskal merujuk pada langkah-langkah yang diambil pemerintah terkait pendapatan dan pengeluaran negara untuk memengaruhi perekonomian.</p><p>APBN (Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara) adalah instrumen utama dalam pelaksanaan kebijakan fiskal. APBN mencakup rencana penerimaan dan pengeluaran pemerintah, serta dapat mencerminkan kebijakan fiskal yang diadopsi untuk mencapai tujuan ekonomi tertentu. Jadi, kebijakan fiskal dan APBN saling terkait karena APBN mencerminkan implementasi kebijakan fiskal.</p></li><li><p>Kebijakan fiskal dapat menciptakan pemerataan distribusi pendapatan dengan mengatur pajak dan transfer kekayaan dari kelompok yang lebih kaya ke yang lebih miskin, serta dengan menginvestasikan pendapatan tersebut ke program-program sosial dan infrastruktur yang memberi manfaat kepada seluruh masyarakat.</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-04-05 04:19:05 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/nadyaptr65/txv6r6rxtxp641zl/wish/2944097874</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Naya sofiana</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/nadyaptr65/txv6r6rxtxp641zl/wish/2944139365</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>Kebijakan Fiskal sangatlah berperan dalam mengatasi pengangguran dan kemiskinan. seperti halnya salah satu peran kebijakan Fiskal yaitu :</p><ol><li><p>Membangun lembaga sosial yang dapat menjamin kehidupan para pengangguran.</p></li><li><p>Menambah Stabilitas harga bahan pokok masyarakat.</p></li><li><p>Meningkatkan akses masyarakat miskin kepada pelayanan dasar.</p><p><br/></p></li></ol></li><li><p>Karena tujuan kebijakan fiskal adalah&nbsp;untuk mencapai stabilitas/keseimbangan pendapatan dan pengeluaran, merangsang pertumbuhan ekonomi, dan mengatasi masalah seperti ketimpangan pendapatan dan pengangguran.</p></li><li><p>Manfaat pemberian subsidi sebagai salah satu instrumen kebijakan fiskal, yaitu:</p><ul><li><p>Menjaga daya beli masyarakat.&nbsp;</p></li><li><p>Subsidi bisa membantu menurunkan harga barang atau jasa di bawah harga pasaran.&nbsp;</p></li><li><p>Dengan subsidi penurunan harga masyarakat golongan bawah bisa memenuhi kebutuhan hidup mereka</p></li><li><p>Berangsur-angsur mengalami peningkatan kualitas ekonomi.&nbsp;</p></li><li><p>Subsidi juga bermanfaat bagi para pelaku usaha untuk meningkatkan produktivitas mereka.&nbsp;</p><p><br/></p></li></ul></li><li><p>Hubungan antara kebijakan fiskal dan APBN yakni&nbsp;kebijakan fiskal merupakan kebijakan dalam mengatur pendapatan dan pengeluaran negara yang dilaksanakan lewat Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).&nbsp;</p></li><li><p>Dengan cara mengurangi ketimpangan pendapatan adalah dengan menggunakan kebijakan fiskal melalui subsidi dan pajak.Dengan dua instrumen kebijakan fiskal tersebut, bisa merealisasikan perekonomian yang merata dan distribusi pendapatan yang merata.&nbsp;&nbsp;</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-04-05 05:03:45 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/nadyaptr65/txv6r6rxtxp641zl/wish/2944139365</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Nur Rahmat Prayoga</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/nadyaptr65/txv6r6rxtxp641zl/wish/2944161448</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>Kebijakan fiskal akan mempengaruhi kondisi perekonomian suatu negara, yang ketika baik akan meningkatkan serapan tenaga kerja. Kebijakan fiskal dapat mengurangi pengangguran dengan cara mengatur pajak, pengeluaran, dan pendapatan negara. Kebijakan fiskal dapat membangun lembaga sosial yang dapat menjamin kehidupan para pengangguran, seperti program sosial, kredit mikro, dan program pendanaan.</p></li><li><p>Kebijakan fiskal dapat membantu meningkatkan laju pertumbuhan ekonomi melalui pengeluaran pemerintah. Pengeluaran pemerintah dapat mendorong laju pertumbuhan ekonomi jauh lebih cepat dari pada pengeluaran pemerintah dengan penerimaan migas. Penerimaan perpajakan dapat digunakan untuk mengurangi inflasi dan mengurangi kemiskinan</p></li><li><p>memiliki manfaat yang signifikan dalam mengurangi harga di pasaran. Contohnya, subsidi BBM, subsidi harga beras raskin, dan subsidi harga pupuk dapat membantu masyarakat yang daya beli jauh dibawah rata-rata daya beli masyarakat umum untuk mengakses barang-barang yang pokok atau barang primer yang dibutuhkan. </p></li><li><p>kebijakan fiskal merupakan kebijakan dalam mengatur pendapatan dan pengeluaran negara yang dilaksanakan lewat Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). </p></li><li><p><strong>-Pajak</strong>: Kebijakan fiskal dapat mengatur pajak yang bersifat progresif, yang berarti pajak dikenakan dengan tingkat yang lebih tinggi pada pendapatan yang lebih tinggi. </p><p><strong>-Subsidi</strong>: Kebijakan fiskal dapat menggunakan subsidi sebagai alat untuk membantu masyarakat yang miskin atau yang memiliki daya beli yang rendah.</p><p><strong>-Politik keuangan</strong>: Kebijakan fiskal dapat mengatur politik keuangan, seperti meningkatkan pemasukan pemerintah, mengurangi pengeluaran pemerintah, dan mengatur inflasi</p></li></ol><p><br/></p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-04-05 05:24:59 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/nadyaptr65/txv6r6rxtxp641zl/wish/2944161448</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Muhammad Hikam Farouvi</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/nadyaptr65/txv6r6rxtxp641zl/wish/2944279142</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>kebijakan fiskal sangat penting untuk mengatasi pengangguran dengan mengatur jumlah pajak dan pengeluaran  agregat. Jika pengeluaran agregat suatu negara ditingkatkan, maka pendapatan nasional diharapkan meningkat sehingga tingkat penggunaan tenaga kerja juga.</p><p><br/></p></li><li><p><strong>  </strong>Kebijakan fiskal memberikan dorongan terhadap perekonomian seraya memelihara stabilitas ekonomi dengan tetap menjaga keberlangsungan fiskal.</p><p><br/></p></li><li><p>Subsidi dapat mendorong pertumbuhan dan investasi dalam sektor tertentu, seperti industri manufaktur atau pertanian, sehingga membantu menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan pendapatan masyarakat.</p><p><br/></p></li><li><p>kebijakan fiskal merupakan kebijakan dalam mengatur pendapatan dan pengeluaran negara yang dilaksanakan lewat Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).</p><p><br/></p></li><li><p>Kebijakan fiskal melalui subsidi akan mampu meningkatkan distribusi pendapatan melalui bantuan bagi kalangan menengah kebawah untuk dapat berkembang. Disamping itu, adanya unsur pajak yang disesuaikan maka akan membantu distribusi pendapatan yang lebih merata</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-04-05 07:38:50 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/nadyaptr65/txv6r6rxtxp641zl/wish/2944279142</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Jessyca Merrysa</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/nadyaptr65/txv6r6rxtxp641zl/wish/2944366264</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>dengan cara pengaturan jumlah anggaran penerimaan dan pengeluaran pemerintah dalam APBN. Kebijakan fiskal dapat berperan memperluas kesempatan kerja dalam rangka mengatasi pengangguran dan kemiskinan melalui alokasi belanja negara. Pemerintah dapat menjalankan peran tersebut pada industri rumah tangga dengan cara memberikan modal atau pelatihan bagi usaha kecil dan pembangunan sarana sosial ekonomi yang dianggarkan pada belanja subsidi negara dan belanja pembangunan.</p></li><li><p>Kebijakan fiskal&nbsp;memberikan dorongan terhadap perekonomian seraya memelihara stabilitas ekonomi dengan tetap menjaga keberlangsungan fiskal. Pemerintah dapat mengusahakan perekonomian agar terhindar dari keadaan-keadaan yang tidak diinginkan seperti, tingginya angka pengangguran, inflasi, dan defisit neraca pembayaran.&nbsp;</p></li><li><p>• Menjaga daya beli masyarakat.</p><p>•Subsidi bisa membantu menurunkan harga barang atau jasa di bawah harga pasaran.&nbsp;</p><p>• Dengan subsidi penurunan harga masyarakat golongan bawah bisa memenuhi kebutuhan hidup mereka</p><p>• berangsur-angsur mengalami peningkatan kualitas ekonomi.&nbsp;</p><p>• Subsidi juga bermanfaat bagi para pelaku usaha untuk meningkatkan produktivitas mereka.&nbsp;</p></li><li><p><strong>kebijakan fiskal merupakan kebijakan dalam mengatur pendapatan dan pengeluaran negara yang dilaksanakan lewat Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN)</strong>.</p></li><li><p>Cara mengurangi ketimpangan pendapatan adalah dengan menggunakan kebijakan fiskal melalui subsidi dan pajak.&nbsp;</p><p>Instrumen kebijakan fiskal ada dua:</p><ol><li><p>Subsidi, melalui pemberian subsidi pemerintah dapat membantu masyarakat yang kurang mampu sehingga perekonomian dapat terus berjalan,</p></li><li><p>Pajak, melalui pengaturan tarif pajak, pemerintah dapat mengatur penerimaan pajak yang disesuaikan dengan penghasilan masyarakat yang berpenghasilan tinggi.</p></li></ol><p><strong>dengan 2 instrumen kebijakan fiskal tersebut dapat mewujudkan perekonomian yang merata dan distribusi pendapatan yang merata. </strong></p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-04-05 09:27:39 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/nadyaptr65/txv6r6rxtxp641zl/wish/2944366264</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Annafi Khairunnisa</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/nadyaptr65/txv6r6rxtxp641zl/wish/2944500871</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>Kebijakan Fiskal sangatlah berperan dalam mengatasi pengangguran dan kemiskinan. seperti halnya salah satu peran kebijakan Fiskal yaitu :</p><ul><li><p>Membangun lembaga sosial yang dapat menjamin kehidupan para pengangguran.</p></li><li><p>Menambah Stabilitas harga bahan pokok masyarakat.</p></li><li><p>Meningkatkan akses masyarakat miskin kepada pelayanan dasar.</p></li><li><p>Mengatur jumlah pajak dan pengeluaran agregat.</p></li></ul></li><li><p>Kebijakan fiskal merupakan salah sau kebijakan yang dapat dilakukan pemerintah untuk memengaruhi kegiatan perekonomian. Kebijakan fiskal memberikan dorongan terhadap perekonomian seraya memelihara stabilitas ekonomi dengan tetap menjaga keberlangsungan fiskal. Pemerintah dapat mengusahakan perekonomian agar terhindar dari keadaan-keadaan yang tidak diinginkan seperti, tingginya angka pengangguran, inflasi, dan defisit neraca pembayaran. </p></li><li><p>Manfaat pemberian subsidi sebagai salah satu instrumen kebijakan fiskal, yaitu:</p><ul><li><p>Menjaga daya beli masyarakat. </p></li></ul><ul><li><p>Subsidi bisa membantu menurunkan harga barang atau jasa di bawah harga pasaran. </p></li></ul><ul><li><p>Dengan subsidi penurunan harga masyarakat golongan bawah bisa memenuhi kebutuhan hidup mereka</p></li></ul><ul><li><p>Berangsur-angsur mengalami peningkatan kualitas ekonomi. </p></li></ul><ul><li><p>Subsidi juga bermanfaat bagi para pelaku usaha untuk meningkatkan produktivitas mereka.</p></li></ul></li><li><p>APBN (Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara) adalah rencana keuangan tahunan pemerintah negara dalam waktu satu tahun. Hubungan antara kebijakan fiskal dan APBN yakni kebijakan fiskal merupakan kebijakan dalam mengatur pendapatan dan pengeluaran negara yang dilaksanakan lewat Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).</p></li><li><p>Cara mengurangi ketimpangan pendapatan adalah dengan menggunakan kebijakan fiskal melalui subsidi dan pajak.&nbsp;</p><p>Instrumen kebijakan fiskal ada dua:</p><ul><li><p>Subsidi, melalui pemberian subsidi pemerintah bisa menolong masyarakat yang kurang mampu sampai perekonomian bisa terus berjalan.</p></li><li><p>Pajak, lewat pengaturan tarif pajak, pemerintah bisa mengatur penerimaan pajak yang disesuaikan dengan penghasilan masyarakat yang berpenghasilan tinggi.</p></li></ul><p>Dengan dua instrumen kebijakan fiskal tersebut, bisa merealisasikan perekonomian yang merata dan distribusi pendapatan yang merata.&nbsp;&nbsp;</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-04-05 12:23:45 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/nadyaptr65/txv6r6rxtxp641zl/wish/2944500871</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Arina Salsabilla </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/nadyaptr65/txv6r6rxtxp641zl/wish/2944561110</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>Membuka lapangan pekerjaan sebanyak-banyaknya dan mengatur pengeluaran agregat sehingga dapat mengatasi pengangguran.</p></li><li><p>Pengaruh permintaan dalam jangka pendek dan jangka panjang dalam peningkatan kapasitas perekonomian.</p></li><li><p>Manfaat subsidi:menjaga kestabilan harga pasar dan menjaga daya beli masyarakat. Pasalnya, subsidi mampu membantu menurunkan harga produk barang atau jasa jadi di bawah harga normal. Sementara bagi pelaku usaha, asupan subsidi pemerintah bisa: mendorong produktivitas.</p></li><li><p>Hubungan antara kebijakan fiskal dan APBN yakni kebijakan fıskal merupakan kebijakan dalam mengatur pendapatan dan pengeluaran negara yang dilaksanakan lewat Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).</p></li><li><p>Kebijakan fiskal melalui subsidi akan mampu meningkatkan distribusi pendapatan melalui bantuan bagi kalangan menengah kebawah untuk dapat berkembang. Disamping itu, adanya unsur pajak yang disesuaikan maka akan membantu distribusi pendapatan yang lebih merata.</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-04-05 13:20:14 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/nadyaptr65/txv6r6rxtxp641zl/wish/2944561110</guid>
      </item>
      <item>
         <title>M. Nur Yahya W.W.</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/nadyaptr65/txv6r6rxtxp641zl/wish/2945489021</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>Kebijakan Fiskal berperan sebagai pengalokasian anggaran negara untuk berbagai kebutuhan. Salah satunya dengan berfokus untuk mengeluarkan pengeluaran berfokus pada peluasan tenaga kerja. Selain itu pengadaan pajak yg bervariatif akan memiliki efek juga dalam munculnya lapangan kerja baru.</p></li><li><p>Kebijakan Fiskal digunakan untuk mendorong kegiatan ekonomi dengan cara menganggarkan APBN untuk kegiatan tertentu yang berfokus pada pertumbuhan ekonomi. Seperti investasi, transportasi guna mempercepat kegiatan ekonomi dan lain sebagainya.</p></li><li><p>Rakyat dan Produsen mampu memiliki komoditas dengan biaya yang kecil.</p></li><li><p>Kebijakan Fiskal merupakan kebijakan yang mengatur penerimaan dan pengeluaran pada APBN.</p></li><li><p>Dengan cara seperti, berinvestasi untuk membuka lapangan baru, membuat aturan pajak yang proposional antara high income dan low income, dan menganggarkan biaya biaya yg dibutuhkan dalam faktor yg mempengaruhi pemerataan seperti pendidikan.</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-04-07 07:00:20 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/nadyaptr65/txv6r6rxtxp641zl/wish/2945489021</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Gizella Claudia Berliana</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/nadyaptr65/txv6r6rxtxp641zl/wish/2956815570</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>Kebijakan Fiskal sangatlah berperan dalam mengatasi pengangguran dan kemiskinan. seperti halnya salah satu peran kebijakan Fiskal yaitu :</p><ul><li><p>Membangun lembaga sosial yang dapat menjamin kehidupan para pengangguran.</p></li><li><p>Menambah Stabilitas harga bahan pokok masyarakat.</p></li><li><p>Meningkatkan akses masyarakat miskin kepada pelayanan dasar.</p></li><li><p>Mengatur jumlah pajak dan pengeluaran agregat.</p></li></ul></li><li><p>Kebijakan fiskal merupakan salah sau kebijakan yang dapat dilakukan pemerintah untuk memengaruhi kegiatan perekonomian. Kebijakan fiskal memberikan dorongan terhadap perekonomian seraya memelihara stabilitas ekonomi dengan tetap menjaga keberlangsungan fiskal. Pemerintah dapat mengusahakan perekonomian agar terhindar dari keadaan-keadaan yang tidak diinginkan seperti, tingginya angka pengangguran, inflasi, dan defisit neraca pembayaran.</p></li><li><p>Manfaat pemberian subsidi sebagai salah satu instrumen kebijakan fiskal, yaitu:</p><ul><li><p>Menjaga daya beli masyarakat.</p></li></ul><ul><li><p>Subsidi bisa membantu menurunkan harga barang atau jasa di bawah harga pasaran.</p></li></ul><ul><li><p>Dengan subsidi penurunan harga masyarakat golongan bawah bisa memenuhi kebutuhan hidup mereka</p></li></ul><ul><li><p>Berangsur-angsur mengalami peningkatan kualitas ekonomi.</p></li></ul><ul><li><p>Subsidi juga bermanfaat bagi para pelaku usaha untuk meningkatkan produktivitas mereka.</p></li></ul></li><li><p>APBN (Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara) adalah rencana keuangan tahunan pemerintah negara dalam waktu satu tahun. Hubungan antara kebijakan fiskal dan APBN yakni kebijakan fiskal merupakan kebijakan dalam mengatur pendapatan dan pengeluaran negara yang dilaksanakan lewat Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).</p></li><li><p>Cara mengurangi ketimpangan pendapatan adalah dengan menggunakan kebijakan fiskal melalui subsidi dan pajak.&nbsp;</p><p>Instrumen kebijakan fiskal ada dua:</p><ul><li><p>Subsidi, melalui pemberian subsidi pemerintah bisa menolong masyarakat yang kurang mampu sampai perekonomian bisa terus berjalan.</p></li><li><p>Pajak, lewat pengaturan tarif pajak, pemerintah bisa mengatur penerimaan pajak yang disesuaikan dengan penghasilan masyarakat yang berpenghasilan tinggi.</p></li></ul><p>Dengan dua instrumen kebijakan fiskal tersebut, bisa merealisasikan perekonomian yang merata dan distribusi pendapatan yang merata.&nbsp;&nbsp;</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-04-16 12:53:22 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/nadyaptr65/txv6r6rxtxp641zl/wish/2956815570</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Muhammad Raffi F</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/nadyaptr65/txv6r6rxtxp641zl/wish/2960952824</link>
         <description><![CDATA[<p> 1. Kebijakan fiskal adalah kebojakan yang digunakan pemerintah guna menstabilkan perekonomian dengan mengatur jumlah penerimaan dan pengeluaran APBN. Kebijakan fiskal mampu memperluar kesempatan kerja melalui alokasi belanja negara, dengan itu pemerintah dapat menjalankan peran tersebut pada industri rumah tangga dengan memberikan modal atau pelatihan bagi usaha kecil dan pembangunan saraba sosial ekonomi</p><p>2. Kebijakan fiskal memberikan dorongan terhadap perekonomian seraya memelihara stabilitas ekonomi dengan tetap menjaga keberlangsungan fiskal. Pemerintah dapat mengusahakan perekonomian agar terhindar dari keadaan-keadaan yang tidak diinginkan seperti, tingginya angka pengangguran, inflasi, dan defisit neraca pembayaran.</p><p>3.</p><ul><li><p>   Menjaga daya beli masyarakat. </p></li><li><p>Subsidi bisa membantu menurunkan harga barang atau jasa di bawah harga pasaran. </p></li><li><p>Dengan subsidi penurunan harga masyarakat golongan bawah bisa memenuhi kebutuhan hidup mereka</p></li><li><p>Berangsur-angsur mengalami peningkatan kualitas ekonomi. </p></li><li><p>Subsidi juga bermanfaat bagi para pelaku usaha untuk meningkatkan produktivitas mereka. </p><ol start="4"><li><p>4. Hubungan antara kebijakan fiskal dan APBN yakni kebijakan fiskal merupakan kebijakan dalam mengatur pendapatan dan pengeluaran negara yang dilaksanakan lewat Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).</p><p>Instrumen kebijakan fiskal ada dua:</p></li><li><p>dengan menggunakan kebijakan fiskal melalui subsidi dan pajak.</p></li></ol></li><li><p>Subsidi, melalui pemberian subsidi pemerintah dapat membantu masyarakat yang kurang mampu sehingga perekonomian dapat terus berjalan,</p></li><li><p>Pajak, melalui pengaturan tarif pajak, pemerintah dapat mengatur penerimaan pajak yang disesuaikan dengan penghasilan masyarakat yang berpenghasilan tinggi.</p></li></ul>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-04-18 23:24:12 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/nadyaptr65/txv6r6rxtxp641zl/wish/2960952824</guid>
      </item>
   </channel>
</rss>
