<?xml version="1.0"?>
<rss version="2.0">
   <channel>
      <title>Perlawanan Kesultanan Goa by Chusnul Chotimah</title>
      <link>https://padlet.com/nabilakhusnul86/tw228jlxjqgrv2gu</link>
      <description></description>
      <language>en-us</language>
      <pubDate>2022-09-18 07:45:39 UTC</pubDate>
      <lastBuildDate>2026-01-25 12:01:07 UTC</lastBuildDate>
      <webMaster>hello@padlet.com</webMaster>
      <image>
         <url></url>
      </image>
      <item>
         <title>sekilas pandang</title>
         <author>nabilakhusnul86</author>
         <link>https://padlet.com/nabilakhusnul86/tw228jlxjqgrv2gu/wish/2301416384</link>
         <description><![CDATA[<div>Kesultanan Gowa atau kadang ditulis Goa, adalah salah satu kerajaan besar dan paling sukses yang terdapat di daerahSulawesi Selatan. Rakyat dari kerajaan ini berasal dari Suku Makassar yang berdiam di ujung selatan dan pesisir barat Sulawesi. Wilayah kerajaan ini sekarang berada di bawah Kabupaten Gowa dan beberapa bagian daerah sekitarnya. Kerajaan ini memiliki raja yang paling terkenal bergelar Sultan Hasanuddin, yang saat itu melakukan peperangan yang dikenal dengan Perang Makassar (1666-1669) terhadap VOC yang dibantu oleh Kerajaan Bone yang dikuasai oleh satu wangsa Suku Bugis dengan rajanya Arung Palakka. Dari segi kebudayaan, maka masyarakat Makasar banyak menghasilkan benda-benda budaya yang berkaitan dengan dunia pelayaran. Mereka terkenal sebagai pembuat kapal. Jenis kapal yang dibuat oleh orang Makasar dikenal dengan nama Pinisi dan Lombo.Kapal Pinisi dan Lombo merupakan kebanggaan rakyat Makasar dan terkenal sampai mancanegara. Perang Makassar bukanlah perang antarsuku karena pihak Gowa memiliki sekutu dari kalangan Bugis; demikian pula pihak Belanda-Bone memiliki sekutu orang Makassar. Perang Makassar adalah perang terbesar VOC yang pernah dilakukannya pada abad ke-17.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-09-18 08:07:53 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/nabilakhusnul86/tw228jlxjqgrv2gu/wish/2301416384</guid>
      </item>
      <item>
         <title>latar belakang</title>
         <author>nabilakhusnul86</author>
         <link>https://padlet.com/nabilakhusnul86/tw228jlxjqgrv2gu/wish/2301416696</link>
         <description><![CDATA[<div>Pada awalnya orang-orang belanda ketika datang ke kepulauan indonesia pada mulanya tidak begitu tertarik dengan kerajaan Gowa yang letaknya di kaki barat daerah sulawesi selatan. Belanda pada mulanya dalam perjalanan ke Timur sesudah berangkat dari pelabuhan-pelabuhan jawa mereka meneruskan perjalanan nya ke maluku. Belanda baru mengetahui pentingnya pelabuhan Gowa setelah kejadian di dekat perairan malaka. Dimana pihak belanda merampas kapal milik portugis yang ternyata memilki seorang awak kapal makassar. Dari orang makassar ini lah belanda mengetahui bahwa pelabuhan Gowa merupakan pelabuhan transito bagi kapal-kapal yang berlayar deri atau ke maluku. Selain itu setelah bertemu dengan kapal-kapal Gowa yang memuat orang-orang portugis tidak di serang oleh belanda. Hal ini di lakukan guna mencari kesan yang baik dengan raja Gowa. Pada saat itu belanda berkesimpulan bahwa pelabuhan Gowa sangat strategis karena terletak antara malaka dan maluku</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-09-18 08:08:48 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/nabilakhusnul86/tw228jlxjqgrv2gu/wish/2301416696</guid>
      </item>
      <item>
         <title>jalannya perlawanan</title>
         <author>nabilakhusnul86</author>
         <link>https://padlet.com/nabilakhusnul86/tw228jlxjqgrv2gu/wish/2301416889</link>
         <description><![CDATA[<div>Dua kali perang diistirahatkan ( 1635-1655 dan 1660). Tetapi dalam masa ini sering timbul permasalan yang membawa ke jurang permusuhan. Maetsuycker bahwa perang melawan makassar akan menelan belanja yang sangat besar karena melengkapi persiapan perang yang banyak. Dunia juga sadar bahwa pengarah-pengarah di amsterdam(Belanda) benci membelanjakan uang untuk menawan. Tambahan pula dalam tahun 1651 kompeni belanda sedang berperang dengan orang-orang portugis yang menghabiskan banyak biaya. (Bernard H.M. Vlekke, 167: 1967).<br><br>Pada tahun awal tahun 1654 terjadi perang, Gowa telah menyiapakan suatu armada prang dengan kekuatan 5.000 orang bersenjata untuk berlayar ke maluku. Pertempuran ini bermula karena belanda merampas suatu angkutan kayu cendana yang telah dijual rakyat makassar kepada orang portugis. Dan ahrinya belanda dipaksa membayar ganti rugi, Dan membuat pecahnya perang. Pertempuran terjadi di buton dan maluku, terutama di Ambon. Orang-orang makassar mendapat bantuan dari Gowa maupun dari Majira, seorang pemimpin maluku. Bagi belanda sendiri sangat kewalahan dengan perang ini karena dijalankan di beberapa tempat yang saling berjauhan sehingga merepotkan. Ahirnya pada tanggal 27 februari 1656 membuat perjanjian yang menguntungkan makassar. Akan tetapi tahun 1660 VOC menyiapakan diri untuk berperang, armada yang terdiri dari 31 buah kapal dan 2.600 awak dikirim ke sulawesi. Perang dimulai ketika armada ini sampai di depan sombaopu,dan menyebar ke kerajaan Gowa. Belanda berhasil merebut benteng Penanukang.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-09-18 08:09:22 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/nabilakhusnul86/tw228jlxjqgrv2gu/wish/2301416889</guid>
      </item>
      <item>
         <title>akhir perlawanan</title>
         <author>nabilakhusnul86</author>
         <link>https://padlet.com/nabilakhusnul86/tw228jlxjqgrv2gu/wish/2301417238</link>
         <description><![CDATA[<div>Atas kekalahan ini Sultan Gowa menandatangani suatu perjanjian bongaya yang sangat merugikan karena harus melepas Buton, Manado, dan Kepulauan maluku. Dan portugis harus meninggalkan kerajaan gowa. Tetapi pada tanggal 19 juni 1667,belanda di bawah pimpinan Speelmen melakukan penyerangan ke benteng gowa di sombaopu. Dan tembakan dilepaskan dari sombaopu ke kapal Speelmen. Tembakan sengit terdengar sepanjang hari. Spellmen mengambil taktik yaitu berlayar ke selatan dan merampok kampung sepanjang pantai untuk menyibukkan kerajaan Gowa terus-menerus. Di bantu oleh Aru palaka yang membawa 6.000 prajurit, belanda ahirnya dapat mengalahkan pos-pos kerajaan gowa dan berhasil merebut kerajaan Gowa.<br>Isi dari perjanjian Bongaya antara lain:<br>a.&nbsp; &nbsp; VOC memperoleh hak monopoli perdagangan di Makasar.<br>b.&nbsp; &nbsp; Belanda dapat mendirikan benteng di Makasar.<br>c.&nbsp; &nbsp; Makasar harus melepaskan daerah-daerah jajahannya seperti Bone dan pulau-pulau di luar Makasar.<br>d. &nbsp; Aru Palaka diakui sebagai raja Bone.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-09-18 08:10:18 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/nabilakhusnul86/tw228jlxjqgrv2gu/wish/2301417238</guid>
      </item>
   </channel>
</rss>
