<?xml version="1.0"?>
<rss version="2.0">
   <channel>
      <title>Mekanika Teknik by MAULANA SAPUTRA</title>
      <link>https://padlet.com/maulanasaputra/tvgefoaeo06iebal</link>
      <description>Post anything anywhere</description>
      <language>en-us</language>
      <pubDate>2024-04-30 15:15:16 UTC</pubDate>
      <lastBuildDate>2024-04-30 15:20:36 UTC</lastBuildDate>
      <webMaster>hello@padlet.com</webMaster>
      <image>
         <url></url>
      </image>
      <item>
         <title></title>
         <author>maulanasaputra</author>
         <link>https://padlet.com/maulanasaputra/tvgefoaeo06iebal/wish/2975542127</link>
         <description><![CDATA[<p>Selamat! Sekarang kalian telah menjadi siswa kelas XI di SMK/MAK Program Keahlian Teknik Bangunan. Sekarang kalian akan mempelajari ilmu mekanika teknik. Mekanika teknik merupakan ilmu utama yang dipelajari di ilmu bangunan atau teknik sipil. Para insinyur menggunakan ilmu tersebut untuk mempelajari perilaku struktur terhadap beban yang bekerja padanya. Perilaku struktur tersebut umumnya adalah lendutan dan gaya-gaya baik gaya reaksi maupun gaya internal. Dalam mempelajari perilaku struktur maka hal-hal yang banyak dibicarakan adalah: stabilitas, keseimbangan gaya, kompatibilitas antara deformasi dan jenis tumpuannnya, dan elastisitas. Dengan mengetahui gaya-gaya dan lendutan yang terjadi maka selanjutnya struktur tersebut dapat direncanakan atau diproporsikan dimensinya serta diketahui kekuatan dari konstruksi yang direncanakan tersebut. Jadi pada dasarnya mekanika teknik ini bertujuan untuk menentukan dimensi, perhitungan kontrol, dan perhitungan kekuatan. a. Perhitungan dimensi Perhitungan dimensi digunakan untuk menentukan ukuran – ukuran dari konstruksi bangunan secara ilmiah dengan penggunan bahan bangunan seminimum dan seefisien mungkin, dengan faktor keamanan tertentu, serta konstruksi bangunan itu mampu mendukung gaya-gaya atau muatan/ beban yang ada. b. Perhitungan kontrol Perhitungan kontrol digunakan untuk memeriksa, apakah suatu bangunan kontruksi yang sudah didirikan cukup kuat dan cukup kaku terhadap beban – beban yang direncanakan. c. Perhitungan Kekuatan Perhitungan yang dilakukan untuk memeriksa konstruksi dari perubahan bentuk, peralihan – peralihan, serta beban-beban pada konstruksi yang tidak melampaui batas. d. Perhitungan Stabilitas Perhitungan yang diperlukan agar bangunan selalu dalam keadaan kokoh </p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-04-30 15:17:52 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/maulanasaputra/tvgefoaeo06iebal/wish/2975542127</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>maulanasaputra</author>
         <link>https://padlet.com/maulanasaputra/tvgefoaeo06iebal/wish/2975543546</link>
         <description><![CDATA[<p>Dalam ilmu mekanika teknik juga dikenal istilah statika. Statika adalah bagian dari ilmu mekanika teknik yang mempelajari tentang semua benda yang tetap atau statis, sedangkan ilmu yang mempelajari semua yang bergerak disebut ilmu dinamika. Kedua bagian itu mempunyai dua persamaan, yaitu gaya-gaya dan pergerakan. Hanya dalam ilmu statika ada ketentuan khusus mengenai pergerakan ini, yaitu pergerakan v = 0. Hal ini berarti, bahwa dalam ilmu statika kita hanya bekerja dengan gaya-gaya yang tidak bergerak, dengan keadaan pergerakan = nol. Peristiwa ini akan terjadi, bila semua gaya yang membebani suatu benda dan gaya-gaya pada tangkai pengungkit (dengan jarak antara gaya dan benda = momen) saling menutupi, sehingga semua gaya seimbang. Oleh sebab itu ilmu statika disebut juga ilmu keseimbangan gaya atau disingkat ilmu keseimbangan. Kita mengharapkan bangunan yang kita tempati dalam kondisi diam atau dalam kondisi seimbang. Keseimbangan itu mula-mula tidak ada dan kalau keseimbangan itu tercapai, segera akan terganggu lagi. Bisa juga terjadi perubahan dalam keseimbangan, yang diakibatkan oleh daya tarik bumi (dalam ilmu statika disebut berat atau bobot sendiri), oleh beban/ muatan yang dikenakan pada benda atau konstruksi bangunan itu (beban berguna) serta oleh kekuatan yang terdapat dalam alam, misalnya air hujan, tekanan angin dan perubahan suhu. Beban ini disebut gaya luar. Karena pembebanan dengan muatan luar, jadi merupakan beban yang bekerja dari luar benda, maka di dalam / pada benda itu sendiri timbul kekuatan/ kekakuan, hal ini sebagai perlawanan terhadap gaya luar tadi, yang kita sebut tegangan.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-04-30 15:18:56 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/maulanasaputra/tvgefoaeo06iebal/wish/2975543546</guid>
      </item>
   </channel>
</rss>
