<?xml version="1.0"?>
<rss version="2.0">
   <channel>
      <title>PM / Deep Learning @SMANDO by Adam Maulana</title>
      <link>https://padlet.com/adammaulana3619/tiyarddshqtqv2ai</link>
      <description>Apa yang Bapak / Ibu telah lakukan dalam Penerapan Pembelajaran Mendalam / Deep Learning di Kelas </description>
      <language>en-us</language>
      <pubDate>2025-09-02 10:08:51 UTC</pubDate>
      <lastBuildDate>2025-09-05 11:43:42 UTC</lastBuildDate>
      <webMaster>hello@padlet.com</webMaster>
      <image>
         <url>https://padlet.net/icons/png/1f4ac.png</url>
      </image>
      <item>
         <title></title>
         <author>adammaulana3619</author>
         <link>https://padlet.com/adammaulana3619/tiyarddshqtqv2ai/wish/3564791276</link>
         <description><![CDATA[<p>Melalui PM, Bapak/Ibu akan diajak untuk melihat pentingnya proses pembelajaran yang memuliakan, berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan. Pendekatan ini menekankan pengintegrasian antara olah pikir, olah hati, olah rasa, dan olah raga secara menyeluruh dan holistik.</p><p><br/></p><p><br/></p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/4299764739/9fc52cae923e0a894c6d448b7b1b9187/photo.jpeg" />
         <pubDate>2025-09-02 10:12:25 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/adammaulana3619/tiyarddshqtqv2ai/wish/3564791276</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/adammaulana3619/tiyarddshqtqv2ai/wish/3564864080</link>
         <description><![CDATA[<p>Hal yang mulai sedang dilakukan yaitu menghadirkan suasana yang <strong>BBM</strong> : </p><p><strong>Berkesadaran</strong>: Hadir seutuhnya dikelas; Fokus pada Kebutuhan mUrid; Belajar untuk bisa memuliakan murid</p><p><strong>Bermakna</strong> : tidak hanya konten yang dikedepankan melalui PPt atau Video tetapi juga Mengaitkan materi dengan konteks kehidupan nyata saat ini supaya lebih relevan</p><p><strong>Menggembirakan</strong> : belajar menghadirkan hal yang lebih positif mengenai hasil pembelajaran dan menyenangkan tentunya dengan merangsang kreativitas murid dikelas supaya lebih berkesan</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/4300066990/d89ff6c5443741dd5e5ddca964b15580/image.jpg" />
         <pubDate>2025-09-02 11:31:28 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/adammaulana3619/tiyarddshqtqv2ai/wish/3564864080</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/adammaulana3619/tiyarddshqtqv2ai/wish/3564890723</link>
         <description><![CDATA[<p>Hal yang saya lakukan dalam pembelajara mencoba inovatif dan menarik. Alih-alih belajar di dalam kelas, siswa diajak untuk belajar di luar ruangan, Suasana yang berbeda ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang lebih santai dan inspiratif bagi siswa.<br><br>Guru mengajak siswa untuk terlibat aktif dalam proses penerapan materi atau implementasinya dalam kehidupan sehari hari.<br><br>Setiap kelompok diberikan tugas untuk mengeksplorasi satu sila Pancasila dan mencari contoh konkret penerapannya di masyarakat. <br><br>Setelah sesi eksplorasi, setiap kelompok mempresentasikan hasil diskusi mereka. Siswa yang biasanya pendiam pun berani berbicara di depan teman-temannya. Diskusi ini membuat suasana semakin hidup dan siswa semakin memahami relevansi Pancasila dalam konteks modern.<br><br>Sebagai penutup, guru mengajak siswa untuk melakukan refleksi. Aktivitas ini tidak hanya meningkatkan pemahaman mereka tentang materi, tetapi juga melatih keterampilan berpikir kritis dan kolaborasi.</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/4300198240/e90edb976cfd1c6458cc0deadcc24007/IMG_20250902_184257_131.webp" />
         <pubDate>2025-09-02 11:56:50 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/adammaulana3619/tiyarddshqtqv2ai/wish/3564890723</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/adammaulana3619/tiyarddshqtqv2ai/wish/3564902889</link>
         <description><![CDATA[<p>Penerapan prinsip pembelajaran mendalam yang sudah saya lakukan selama pembelajaran dikelas yakni: </p><ol><li><p><em>Berkesadaran</em> : makna berkesadaran sendiri yakni murid memiliki kesadaran dan motivasi dalam mempersiapkan diri sebelum belajar. Adapun yang saya lakukan antara lain: menanyakan kabar murid di pagi hari dan mengabsen kehadiran, mengkondisikan kelas dengan melihat sekitar apabila di rasa kelas masih kotor dilakukan piket selama 3-5 menit sebelum pembelajaran di mulai, mengecek kesiapan murid dalam belajar mulai dari pakaian, buku dan tidak lupa selalu memberikan arahan dan tujuan dalam pembelajaran agar dapat tercapainya pembelajaran di hari tersebut. </p></li><li><p><em>Bermakna</em> : makna nya adalah murid mampu berfikir kritis, analitis dan sintesis serta pembelajaran yang mengaitkan materi yang relevan dengan kehidupan sehari-hari hal ini di dasarkan pada tujuan akhir agar murid tidak hanya dapat mendapatkan pengetahuan praktis namun juga membangun wawasan untuk berkontribusi secara positif dengan masyarakat. </p><p>Adapun yang saya lakukan antara lain: mempersiapkan materi &amp; metode ajar sebelum masuk kelas, meminta murid untuk mengkaitkan materi dengan kehidupan sehari-hari dengan melihat contoh nyata di sekitar lingkungan mereka, membiasakan memberikan pertanyaan pemantik sebelum masuk materi ajar, dan diakhir pembelajaran tidak lupa untuk selalu mengaitkan materi dengan kejadian relevan untuk hidup di masyarakat. </p></li><li><p><em>Menggembirakan</em> : makna menggembirakan sendiri yakni pembelajaran yang dirancang bebas dari tekanan dapat berekspresi penuh serta merasa nyaman dan aman tanpa rasa takut</p><p>Adapun yang saya lakukan antara lain : selalu menciptakan suasana belajar yang menyenangkan, ikut terlibat dalam pengerjaan tugas murid, mendengarkan keluh kesah murid selama di kelas, bersikap adil dalam pemberian tugas dan nilai, selalu menyemangati murid di awal pembelajaran, melakukan ice breaking di sela-sela pembelajaran dan tak lupa untuk selalu memberikan gestur melalui perkataan yang baik atau dengan jempol / tepuk tangan saat murid telah menjawab pertanyaan dan mau mencoba dalam belajar. </p></li></ol><p><br></p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-09-02 12:07:09 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/adammaulana3619/tiyarddshqtqv2ai/wish/3564902889</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/adammaulana3619/tiyarddshqtqv2ai/wish/3564929994</link>
         <description><![CDATA[<p>Proses pengalaman belajar pada PM mencakup 3 tahap yaitu memahami, mengaplikasikan, dan merefleksikan.</p><p><br/></p><p>Pada tahap Memahami (Understanding), guru bersama peserta didik berupaya membangun pondasi pemahaman terhadap konsep atau materi melalui eksplorasi dari berbagai sumber, mengajak siswa diskusi, dan mendemonstrasikan keterampilan peseta didik. Dengan demikian peserta didik mulai mengembangkan sense of meaning terhadap apa yang mereka pelajari dan menjadi hal penting bagi tahap aplikasi dan</p><p>refleksi. Pada pembelajaran matematika materi eksponen, guru mengajak siswa untuk menggali mengapa a⁰ = 1? dan meminta untuk peserta didik mendemonstrasikan pendapatnya.</p><p><br/></p><p>Pada tahap mengaplikasikan (applying), guru bersama peserta didik mengaitkan materi pembelajaran dengan masalah kontekstual maupun analisis kasus sehingga menumbuhkan kreativitas dan kemandirian peserta didik. Salah satu contoh tahap ini adalah mengestimasi pertumbuhan penduduk suatu kota menggunakan pola fungsi eksponen yang sudah diberikan.</p><p><br/></p><p>Pada tahap Merefleksikan (reflecting), guru dan peserta didik bersama sama mengevaluasi hasil pembelajaran, memotivasi peserta didik untuk terus belajar dan menumbuhkan kepercayaan bahwa kemampuan dapat ditingkatkan melalui upaya dan latihan.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-09-02 12:28:49 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/adammaulana3619/tiyarddshqtqv2ai/wish/3564929994</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/adammaulana3619/tiyarddshqtqv2ai/wish/3564937823</link>
         <description><![CDATA[<p>Dalam pembelajaran mendalam(deep learning)saya melakukan ajakan untuk melakukan joging selama 5 menit untuk siswa yang memiliki pola pikir tetap,suapaya mereka berfikir berkembang sehingga siswa mengetahui manfaat dari lari tersebut yaitu untuk membakar kalori dan meningkatkan daya tahan tubuh serta melatih pernafasan siswa. Dalam proses pembelajaran,Hal yang sedang saya lakukan yaitu:</p><ol><li><p>Berkesadaran</p><p>Membantu siswa untuk mencapai tujuan pembalajaran,dan membantu siswa memahami cara melakukan tehnik dasar dalam olahraga invasi dan olahraga permainan net</p></li><li><p>Bermakna</p><p>Setelah siswa memahami dan melakukan pembelajaran tehnik dasar tersebut,diharapkan siswa bisa menggunakan kemampuan tersebut ketika adanya kegiatan olahraga di lingkungan masyarakat </p></li><li><p>Menggembirakan</p><p>Melakukan permainan melatih fokus ketika pemanasan</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/4304673366/915dcec3f2fd010d1904975eca21b5be/Screenshot_2025_09_03_11_21_55_62_c1ebbaff44ba152fb7f7c2e1f7129fd1.jpg" />
         <pubDate>2025-09-02 12:34:42 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/adammaulana3619/tiyarddshqtqv2ai/wish/3564937823</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/adammaulana3619/tiyarddshqtqv2ai/wish/3565011700</link>
         <description><![CDATA[<p>Sebagai guru Ekonomi, Penerapan PM yang sudah saya lakukan saat KBM di Kelas yaitu :  </p><p><br/></p><p>Saya berusaha menerapkan pembelajaran mendalam dengan prinsip berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan. </p><p><br/></p><p>Saya membiasakan memulai pelajaran dengan sapaan hangat, doa bersama, dan menanyakan kondisi siswa agar mereka merasa diperhatikan serta siap belajar dengan penuh kesadaran.</p><p><br/></p><p>Agar pembelajaran lebih bermakna, saya sering membawa potongan berita ekonomi terkini, baik dari TV maupun media online untuk dianalisis bersama. Siswa diajak memahami peristiwa tersebut, mencari penyebab, serta mengaitkannya dengan konsep ekonomi yang sedang dipelajari. Dengan cara ini, mereka terbiasa berpikir kritis, peka terhadap situasi sekitar, dan memahami bagaimana teori ekonomi berlaku dalam kehidupan nyata dan kehidupan sehari-hari.</p><p><br/></p><p>Untuk menciptakan suasana menggembirakan, saya menambahkan kuis kelompok, permainan singkat, atau diskusi ringan yang memancing antusiasme siswa. Saya juga memberikan apresiasi sederhana kepada siswa yang berani berpendapat. Seperti pujian atau tepuk semangat. Suasana kelas pun menjadi lebih interaktif, penuh semangat, dan mendorong siswa belajar ekonomi dengan menggembirakan.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-09-02 13:25:10 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/adammaulana3619/tiyarddshqtqv2ai/wish/3565011700</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/adammaulana3619/tiyarddshqtqv2ai/wish/3565049255</link>
         <description><![CDATA[<p>Penerapan pembelajaran mendalam yang dilakukan yaitu : </p><p>1. Berkesadaran </p><p>pembelajaran berkesadaran yang saya terapkan adalah dengan menciptakan kenyamanan peserta didik dalam belajar, fokus dan konsentrasi yang terjaga, serta kesadaran terhadap proses berpikir yang sedang dialami. </p><p><br/></p><p>2. Bermakna </p><p>Salah satu pembelajaran mendalam dengan prinsip bermakna yang pernah saya terapkan yaitu pada  materi yang sedang di pelajari dapat dikaitkan dengan pengalaman nyata peserta didik. Contohnya, ketika mempelajari materi fotosintesis tidak hanya sekedar menjelaskan materi tetapi mengajak siswa melakukan pengamatan langsung dan mendiskusikan mengapa proses tersebut penting untuk keberlangsungan makhluk hidup. Sehingga dapat mendorong kemampuan berpikir kritis siswa. </p><p><br/></p><p>3. Menggembirakan </p><p>Pada pembelajaran di kelas prinsip menggembirakan yang saya terapkan adalah menciptakan suasana belajar yang hangat, interaktif, dan penuh semangat sehingga siswa merasa nyaman, antusias, dan menikmati proses pembelajaran. Contohnya ketika pada materi sistem pernapasan, saya tidak hanya menjelaskan fungsi paru-paru lewat buku tetapi mengajak siswa melakukan praktik percobaan sederhana dengan balon untuk menggambarkan mekanisme masuk dan keluarnya udara. Sehingga membuat siswa merasa antusias, dan lebih mudah memahami materi yang sedang dipelajari. </p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-09-02 13:46:43 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/adammaulana3619/tiyarddshqtqv2ai/wish/3565049255</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/adammaulana3619/tiyarddshqtqv2ai/wish/3565083533</link>
         <description><![CDATA[<p>Perkenalkan saya fathur rozak S. H sebagai guru agama di SMA Indocement <strong><mark>cara saya sebagai guru dan peserta didik mengimplementasikan ajaran Islam dalam proses pembelajaran agar peserta didik memahami, meyakini, dan mengamalkan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari</mark></strong>. Caranya meliputi penggunaan berbagai metode pembelajaran seperti diskusi, ceramah, demonstrasi, dan pendekatan berbasis proyek, pemanfaatan media pembelajaran yang beragam seperti e-learning dan aplikasi edukasi, serta penekanan pada pembiasaan, keteladanan, dan motivasi untuk membangun karakter Islami.&nbsp;</p><p>Dan sebelum belajar agama.. Anak anak selalu membaca asmaul husna dan tadarus al quran setelah itu di lanjutkan dengan setoran hapalan Qur, an... Bertujuan untuk lebih dekat lagi dengan Al Quran.. Dan memiliki akhlak sesuai tuntutan agama yang berdasarkan Al qur, an</p><p><br/></p><p><br/></p><p><strong>Tujuan Penerapan Belajar PAI</strong></p><ul><li><p><strong>Memahami dan Menghayati:</strong> Membimbing peserta didik untuk memahami dan menghayati ajaran Islam.&nbsp;</p></li><li><p><strong>Menanamkan Keimanan dan Ketakwaan:</strong> Mengembangkan keimanan dan ketakwaan peserta didik kepada Allah SWT.&nbsp;</p></li><li><p><strong>Membentuk Pribadi Islami:</strong> Membentuk pribadi yang Islami melalui pengamalan nilai-nilai ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari.&nbsp;</p></li><li><p><strong>Menumbuhkan Karakter Islami:</strong> Membangun karakter Islami seperti integritas, empati, dan tanggung jawab sosial.&nbsp;</p></li></ul><p><br/></p><p>Di akhir pembelajaran seperti biasa saya punya khas tersendiri untuk anak-anak tidak terlalu tegang dengan pelajaran agama yaitu dengan cara berpantun sesuai bab yang sedang di jelaskan</p><p><br/></p><p><br/></p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-09-02 14:08:05 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/adammaulana3619/tiyarddshqtqv2ai/wish/3565083533</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/adammaulana3619/tiyarddshqtqv2ai/wish/3565103203</link>
         <description><![CDATA[<p>Sebagai guru PAI penerapan Pembelajaran Mendalam yang sedang saya coba lakukan yaitu :</p><p><br></p><p>1. Perencanaan</p><p>• Menyusun modul ajar dengan pendekatan Deep Learning (berbasis masalah, proyek, atau inkuiri).</p><p>• Menentukan capaian pembelajaran yang tidak hanya kognitif, tetapi juga afektif dan psikomotorik (sikap, akhlak, dan pembiasan ibadah).</p><p>• Menyiapkan media dan sumber belajar kontekstual, misalnya video, studi kasus, atau ayat-ayat Al-Qur’an yang relevan dengan kehidupan nyata.</p><p><br></p><p>2. Pelaksanaan di Kelas</p><p>• Pendekatan Inkuiri: Membiasakan peserta didik bertanya, meneliti, dan menemukan jawaban sendiri terkait tema PAI (misalnya, hikmah shalat berjamaah, pentingnya kejujuran).</p><p>• Diskusi dan Kolaborasi: Mengajak siswa bekerja kelompok untuk memecahkan masalah nyata dengan nilai-nilai Islam (contoh: bagaimana mengatasi bullying sesuai akhlak Rasulullah).</p><p>• PBL : Membuat proyek nyata, seperti program “Jumat Majelis Dhuha, Tadarus pagi 15 menit sebelum KBM dan wajib memiliki buku saku untuk hapalan Juz ke 30 atau surat pilihan”, pembuatan poster digital tentang akhlak terpuji, atau bertema ibadah.</p><p>• Refleksi Diri: Memberi ruang murid untuk menuliskan atau menceritakan pengalaman mereka menerapkan nilai PAI dalam kehidupan sehari-hari.</p><p><br></p><p>3. Evaluasi</p><p>• Tidak hanya menguji pengetahuan, tetapi juga menilai sikap, praktik ibadah (pembiasan membaca asmaul husna, tadarus, sholat dhuha sebelum belajar dan perilaku sehari-hari) </p><p>• Memberikan assessment yang terdapat di buku pegangan, presentasi kelompok.</p><p>• Melakukan evaluasi berkelanjutan: bagaimana siswa berubah dalam sikap dan kebiasaannya setelah pembelajaran (terutama mengubah perbuatan atau pembiasan ucapan lisan untuk bertutur kata baik, sopan, karena masih saja terdengar kata kata kasar yang keluar disaat berdialog dengan teman sebaya) </p><p><br></p><p>4. Dampak yang Diharapkan: </p><p>• Siswa lebih aktif, kritis, dan reflektif dalam memahami materi PAI.</p><p>• Nilai PAI lebih terasa mendarah daging dalam kehidupan, bukan sekadar hafalan. </p><p>• Tumbuhnya budaya kelas yang religius, kolaboratif, dan penuh empati.</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/4300782600/4c6e9201ebed4fec78b627d015ad4bf4/17568227093264636239737687173841.jpg" />
         <pubDate>2025-09-02 14:20:44 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/adammaulana3619/tiyarddshqtqv2ai/wish/3565103203</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>nuralisa28</author>
         <link>https://padlet.com/adammaulana3619/tiyarddshqtqv2ai/wish/3565668846</link>
         <description><![CDATA[<p>Penerapan pembelajaran mendalam yang yang sudah dilakukan di kelas bersama siswa/i pada mata pelajaran sosiologi yakni:</p><p>Saya berupaya menerapkan pengajaran berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan dalam setiap pembelajaran. </p><p><br/></p><p>Dalam menerapkan prinsip berkesadaran, sebagai guru saya memulai dengan doa lalu dilanjut dengan mengingatkan siswa/i mengenai pentingnya kedisiplinan, kerapihan, dan kebersihan kelas. Hal tersebut dilakukan dalam upaya menciptakan suasana yang nyaman, selain itu membiasakan siswa juga untuk sadar akan nilai dan norma sederhana dalam kehidupan sehari-hari. Hal tersebut dapat diartikan bahwa siswa diarahkan untuk menghadirkan sikap bertanggung jawab, disiplin, dan sadar lingkungan sebagai bentuk praktik nyata dari konsep sosiologi.</p><p><br/></p><p>Dalam prinsip bermakna, saya berupaya selalu mengaitkan konsep-konsep sosiologi dengan relevansi pada kehidupan nyata, seperti video, potongan berita, bahkan fenomena/gejala sosial&nbsp; yang terjadi di sekitar siswa supaya mereka dapat melihat keterkaitan langsung antara teori yang dipelajari dengan realitas sosial. Misalnya, ketika membahas konflik di masyarakat seperti aksi demonstrasi kepada DPR yang sedang menjadi permasalahan sosial di Indonesia. Ketika membahas materi perubahan sosial, sebagai guru mengaitkan dengan beberapa contoh yang relevan di kehidupan nyata seperti tren media sosial, perubahan gaya hidup yang dialami seseorang baik berupa video maupun pendapat-pendapat yang dikemukakan oleh siswa/i. Melalui cara ini, siswa tidak hanya menghafal konsep, tetapi juga memahami manfaat dan pengaplikasiannya dalam kehidupan sehari-hari</p><p><br/></p><p>Terakhir dalam prinsip menggembirakan, yakni saya menghadirkan beberapa aktivitas yang menyenangkan dan interaktif agar pembelajaran tidak membosankan serta untuk mendorong kontribusi setiap siswa seperti melakukan games edukatif berupa puzzle konsep sosiologi, teka-teki silang, kerja kelompok kolaboratif untuk memecahkan masalah sosial dengan menganalisis studi kasus, debat di kelas dengan tema aktual (contohnya demonstrasi massa terhadap DPR mengenai kenaikan tunjangan anggota DPR), serta dengan memberikan ice breaking di tengah-tengah pembelajaran untuk menjaga semangat belajar para siswa/i. Dengan demikian akan mendorong, suasana kelas yang hidup, penuh partisipasi, dan akan membuat siswa antusias dalam mengikuti pelajaran sosiologi.</p><p><br></p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/4302876451/42147534c91a70bc332c2f91b35c45de/1995b56d_ea73_47da_8885_6ed5fbf248ef.jpeg" />
         <pubDate>2025-09-02 22:19:48 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/adammaulana3619/tiyarddshqtqv2ai/wish/3565668846</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/adammaulana3619/tiyarddshqtqv2ai/wish/3565865338</link>
         <description><![CDATA[<p>Halo, perkenalkan saya Andes Tamara, <a rel="noopener noreferrer nofollow" href="http://S.Sn">S.Sn</a> selaku guru seni budaya akan menjelaskan pembelajaran mendalam yg sudah saya terapkan di SMA Indocement.</p><p><br/></p><p>Untuk contoh deep learning didalam teater ada 3 pemanasan yang harus dilakukan oleh siswa/i yaitu:</p><ol><li><p>Olah rasa</p></li><li><p>Olah vokal</p></li><li><p>Olah fisik</p></li></ol><p><br/></p><p>Untuk penerapannya, siswa/i diminta untuk membuat lingkaran besar, setelah itu akan dilakukan olah rasa atau olah Sukma.</p><p><br/></p><p>Siswa/i diminta untuk memejamkan mata, setelah itu merasakan penjiwaan (senang, sedih, marah) dalam satu waktu. </p><p><br/></p><p>Setelah itu, melakukan pemanasan mimikri atau mengikuti kegiatan yang ada disekitar mereka, </p><p><br/></p><p>Selanjutnya ke olah vokal dan fisik A-E-I-O-U dengan artikulasi yang jelas dan volume yang lantang agar ketika acting bisa maksimal.</p><p><br/></p><p>Sekian contoh pembelajaran mendalam pada seni budaya. Semoga berkenan. Mohon maaf jika banyak sekali kekurangan semoga bisa lebih baik lagi. Terimakasih</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-09-03 01:08:11 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/adammaulana3619/tiyarddshqtqv2ai/wish/3565865338</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>ernibudiyanti09</author>
         <link>https://padlet.com/adammaulana3619/tiyarddshqtqv2ai/wish/3565907072</link>
         <description><![CDATA[<p>Sebagai guru Matematika, saya berusaha menerapkan pembelajaran mendalam mulai dari penyusunan bahan ajar hingga praktik di kelas. Dalam pembuatan bahan ajar, saya mencoba mengaitkan konsep matematika dengan situasi nyata, misalnya pada materi fungsi kuadrat dikaitkan dengan lintasan bola atau perencanaan sederhana dalam kehidupan sehari-hari. Dengan cara ini, siswa dapat melihat bahwa matematika tidak hanya berupa angka dan rumus, tetapi juga memiliki makna dan manfaat dalam kehidupan mereka.</p><p>Ketika kegiatan belajar mengajar berlangsung, saya mengajak siswa untuk aktif melalui diskusi kelompok kecil, presentasi hasil kerja, dan refleksi bersama. Misalnya, saat membahas persamaan kuadrat, saya memberikan studi kasus sederhana tentang desain taman sekolah. Siswa bekerja dalam kelompok merancang bentuk taman menggunakan prinsip fungsi kuadrat, lalu mempresentasikan idenya. Aktivitas ini membuat mereka tidak hanya belajar konsep matematika, tetapi juga merasakan bagaimana ilmu tersebut dapat diterapkan secara nyata.</p><p>Pengalaman belajar yang saya ciptakan juga diarahkan untuk berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan. Contohnya, saat siswa memecahkan masalah dalam kelompok, mereka diajak untuk olah pikir melalui analisis dan perhitungan, olah rasa dengan saling menghargai ide teman, olah raga lewat aktivitas bergerak dalam permainan kuis kelompok, dan olah hati melalui refleksi di akhir pembelajaran tentang nilai kerja sama dan ketekunan.</p><p>Dengan langkah-langkah tersebut, saya berharap pembelajaran matematika tidak hanya melatih keterampilan berhitung, tetapi juga membentuk karakter siswa agar lebih kritis, kreatif, peduli, dan memiliki pengalaman belajar yang utuh serta menyenangkan.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-09-03 01:29:01 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/adammaulana3619/tiyarddshqtqv2ai/wish/3565907072</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/adammaulana3619/tiyarddshqtqv2ai/wish/3565919446</link>
         <description><![CDATA[<p>Penerapan prinsip Pembelajaran Mendalam (PM), yang sudah saya lakukan di kelas selama pembelajaran yaitu :</p><ol><li><p>Berkesadaran  ( Mindful )</p><p>Dalam hal ini saya berusaha menghadirkan siswa secara utuh ( baik dari segi mental, emosional, sosial dan fisik ) dalam proses belajar, dan saya berusaha membuat siswa menikmati pembelajaran tanpa merasa tertekan.</p></li><li><p>Bermakna ( Joyful )</p><p>Dalam hal ini, saya berusaha mengaitkan materi pelajaran dengan kehidupan nyata, dengan harapan mereka bisa lebih memahami dan dapat mengaplikasikan pengetahuan dalam konteks yang relevan.</p><p>Contohnya : Saat di kelas XII, saat membahas materi berakhirnya Masa  Orde baru, yang ditandai dengan adanya kerusuhan '98, saya mengaitkan atau memberikan gambaran dengan situasi politik Indonesia saat ini yg memicu banyaknya Demonstrasi.</p></li><li><p>Menggembirakan ( Joyful  )</p><p>Dalam hal ini saya berusaha menciptakan suasana belajar yang menyenangkan, yag membuat siswa termotivasi dengan harapan mampu mendukung perkembangan growset siswa.</p></li></ol><p>Selain 3 hal di atas, saya juga berusaha untuk menyertakan 4 aspek holistik dalam dalam proses kegiatan Belajar Mengajar, dengan harapan untuk pengembangan diri siswa, yang meliputi Olah pikir, Olah hati, Olah rasa dan Olah raga.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-09-03 01:35:11 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/adammaulana3619/tiyarddshqtqv2ai/wish/3565919446</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/adammaulana3619/tiyarddshqtqv2ai/wish/3565954309</link>
         <description><![CDATA[<p>Penerapan Pembelajaran yang sudah saya lakukan dalam Mapel Prakarya dan Kewirausahaan (PKWU) di kelas yaitu :</p><p><br/></p><p>Pertama saya menerapkan pembelajaran dengan Berbasis proyek dimana siswa diberikan proyek untuk membuat produk atau jasa yang dapat dijual atau dipamerkan.</p><p>Kedua Pembelajaran berbasis masalah siswa diberikan masalah untuk dipecahkan dengan menggunakan konsep PKWU.</p><p>Ketiga saya juga menerapkan diskusi kelompok dikelas dimana Siswa bekerja sama dalam kelompok untuk membuat produk atau jasa.</p><p>Ke empat setelah di diskusikan siswa mempresentasikan hasil diskusinya </p><p>Dan yang terakhir siswa melakukan praktik membuat produk dengan menggunakan bahan dan alat yang sesuai.</p><p><br/></p><p>Tujuan pembelajaran PKWU di kelas adalah untuk mengembangkan keterampilan sehingga dapat meningkatkan kemampuan kreativitas, keterampilan dalam bisnis, dan berinovasi pada siswa</p><p><br/></p><p>Dengan demikian, siswa dapat menjadi lebih siap untuk menghadapi tantangan di dunia kerja atau menjadi wirausaha yang sukses.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-09-03 01:53:35 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/adammaulana3619/tiyarddshqtqv2ai/wish/3565954309</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>shafaeisya4</author>
         <link>https://padlet.com/adammaulana3619/tiyarddshqtqv2ai/wish/3565982383</link>
         <description><![CDATA[<p>Hallo perkenalkan saya Shafa Eisya Bunga Aprilla, S.Pd selaku guru Bimbingan dan konseling, Penerapan prinsip pembelajaran mendalam yang sudah dilakukan di kelas bersama siswa/i yakni:</p><p>Saya berupaya menerapkan pengajaran berkesadaran, bermakna dan menggembirakan.</p><p>- Berkesadaran (Mindfull)</p><p>Dalam hal ini yang saya lakukan pertama kali dengan berdoa kemudian menanyakan kehadiran lalu, mengingatkan siswa akan pentingnya disiplin dan kebersihan kelas. Saya juga akan menanyakan kabar siswa serta bagaimana suasana mood hari ini. Lalu menjelaskan bahwa  pembelajaran hari ini akan belajar dengan kesadaran penuh demi memenuhi kebutuhannya karena proses belajar atau bimbingan yang mereka jalani bukan sekadar untuk memenuhi tuntutan orang lain (guru, orang tua, atau lingkungan), tetapi benar-benar untuk memenuhi kebutuhan pribadi mereka sendiri. </p><p>- Bermakna (Meanigfull)</p><p>Dalam prinsip ini saya berupaya mengaitkan materi kecerdasan majemuk dengan contoh kehidupan sehari-hari dengan meyakinkan para siswa bahwa setiap makhluk pasti mempunyai kecerdasan dan potensi masing-masing yang terpendam (Growth Mindset).</p><p>- Menggembirakan (Joyfull)</p><p>disini untuk membuat materi lebih menarik saya melakukan aktivitas yang menyenangkan dan interaktif serta dalam kelompok agar siswa/i tidak hanya mendapatkan kegembiraan pribadi tetapi, masih dapat bekerja sama satu sama lain. Dengan adanya game memory ini di harapkan siswa/i bisa memberi kesan kepada siswa/i agar senantiasa mengingat materi kecerdasan majemuk</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/749842246/7add90669596541b4e774a70e284ae5d/WhatsApp_Image_2025_09_03_at_08_48_02.jpeg" />
         <pubDate>2025-09-03 02:06:12 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/adammaulana3619/tiyarddshqtqv2ai/wish/3565982383</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>saskiadevilaksmita</author>
         <link>https://padlet.com/adammaulana3619/tiyarddshqtqv2ai/wish/3565994462</link>
         <description><![CDATA[<p>Perkenalkan, saya Saskia Devi Laksmitasari, S.Pd. Sebagai guru mata pelajaran ekonomi, pembelajaran mendalam yang saya terapkan di kelas yaitu :</p><p>Proses belajar yang mendorong siswa untuk memahami konsep, mengaitkan pengetahuan dengan kehidupan nyata, menganalisis, mengevaluasi, dan mampu menciptakan sesuatu yang baru.</p><p><br></p><p>contoh yang saya lakukan yaitu, menyapa dan menanyakan keadaan mereka agar suasa hati mereka lebih tenang, keberadaan mereka dianggap ada dan dihargai sehingga mereka siap memulai pembelajaran. </p><p><br></p><p>materi pembelajaran tidak hanya teori melainkan menghubungkan dengan kehidupan merka sehari-hari, seperti info atas kasus terkini, kondisi lingkungan sekitar, sehingga selain mereka bisa berpikir kritis juga bisa memahami maknanya dalam kehidupan sehari-hari.</p><p><br></p><p>pembelajaran juga dilakukan dengan menggembirakan, seperti dengan menggunakan media yang interaktif, games, dan lainnya yang membuat suasana belajar lebih hidup, semangat dan termotivasi.</p><p><br></p><p><br></p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/4303896222/b66ff75cfe67019e843c6585bf35aebd/Gambar_WhatsApp_2025_08_09_pukul_10_33_57_452c28e0.jpg" />
         <pubDate>2025-09-03 02:12:23 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/adammaulana3619/tiyarddshqtqv2ai/wish/3565994462</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/adammaulana3619/tiyarddshqtqv2ai/wish/3566012519</link>
         <description><![CDATA[<p>Assalamualaikum perkenalkan saya Siti Julaeha sebagai guru matematika, </p><p>penerapan prinsip pembelajaran mendalam yang sudah saya lakukan selama pembelajaran dikelas yakni: </p><ol><li><p><em>Berkesadaran</em> : murid memiliki kesadaran dan motivasi dalam mempersiapkan diri sebelum belajar. Adapun yang saya lakukan antara lain: menanyakan kabar murid di pagi hari dan mengabsen kehadiran, menanyakan bagaimana perasaannya hari ini, mengecek kesiapan murid dalam belajar mulai dari pakaian, kelas yang bersih, dan memberikan motivasi belajar dan selalu memberikan arahan dan tujuan dalam pembelajaran agar dapat tercapainya pembelajaran di hari tersebut. </p></li><li><p><em>Bermakna</em> : pembelajaran harus bermakna agar murid dapat berfikir kritis dan pembelajaran harus  mengaitkan materi yang relevan dengan kehidupan sehari-hari agar murid tidak hanya dapat mendapatkan pengetahuan praktis namun juga membangun wawasan untuk berkontribusi yang positif dengan masyarakat, dan mampu beradaptasi dengan lingkungan. </p><p>Adapun yang saya lakukan antara lain: mempersiapkan materi &amp; metode ajar yang menarik mungkin dan mengaitkan dengan kehidupan sehari hari sebelum masuk kelas,  memberikan pertanyaan pemantik sebelum masuk materi ajar, dan diakhir pembelajaran tidak lupa untuk selalu mengaitkan materi  permasalahan matematika yang relevan dalam kehidupan di masyarakat. </p></li><li><p><em>Menggembirakan</em> : makna menggembirakan sendiri yakni pembelajaran yang dibuat dapat  berekspresi penuh serta merasa nyaman dan aman tanpa rasa takut, justru malah sebaliknya yaitu menyenangkan dan menenangkan. </p><p>Adapun yang saya lakukan antara lain : selalu menciptakan suasana belajar yang menyenangkan, mendengarkan keluh kesah murid selama di kelas, bersikap adil dalam pemberian tugas dan nilai, melakukan ice breaking di sela-sela pembelajaran bisa games, tebak angka, senam, dll dan selalu memberikan apresiasi positif kepada murid yang telah menjawab pertanyaan dan mau mencoba dalam belajar. </p></li></ol><p><br/></p><p>Pembelajaran mendalam ini sangat berguna sekali terutama untuk mata pelajaran saya, dimana kita mampu mengubah "kata matematika itu menyulitkan menjadi matematika itu sangat menyenangkan" maka dari itu saya selalu berusaha untuk menjadi guru yang berwawasan luas, dengan mempelajari berbagai macam model, strategi pembelajaran dan media pembelajaran yang menarik agar siswa merasa senang di kelas namun materi dapat tersampaikan. </p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/4304059994/a32c5d0c2e0d6c49e3108b820af97f62/IMG_20250903_WA0024.jpg" />
         <pubDate>2025-09-03 02:20:26 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/adammaulana3619/tiyarddshqtqv2ai/wish/3566012519</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/adammaulana3619/tiyarddshqtqv2ai/wish/3566075266</link>
         <description><![CDATA[<p>Assalamualaikum Warohmatullahi Wabarokatuh. </p><p><br/></p><p>Sedikit menjelaskan mengenai pembelajaran Mendalam pada mata pelajaran Sosiologi dalam pembahasan Materi <em><mark>"Gaya Kepemimpinan Kelompok Sosial"</mark></em> dengan pendekatan Pembelajaran Mendalam / <em>Deep Learning</em>. </p><p><br/></p><p><strong>Pembukaan : </strong></p><p>Sebelum dimulai pembelajaran, alangkah baiknya memulai berdoa terlebih dahulu agar diberikan kelancaran pada saat Kegiatan Pembelajaran sekaligus peserta didik mendapatkan ilmu yang bermanfaat. </p><p><br/></p><p>Kemudian, di pembukaan awal, seperti biasa melakukan presensi terlebih dahulu agar mengetahui kehadiran peserta didik di kelas. Kemudian melihat dan mengecek situasi di kelas yang berkaitan mengenai kebersihan kelas. </p><p><br/></p><p>Setelah melakukan presensi dan mengecek kerapihan/kebersihan kelas, guru memberikan beberapa arahan yang berkaitan mengenai pembelajaran yang akan segera dimulai dengan cara mengingatkan kepada peserta didik untuk kesiapan pembelajaran. </p><p><br/></p><p><strong>Inti Pembelajaran :</strong></p><p>Pada saat pertemuan pembelajaran hari ini, guru memberikan instruksi kepada peserta didik untuk memulai persiapan simulasi<em><mark> "Gaya Kepemimpinan Di Dalam Kelompok Sosial"</mark></em>. Ada 4 Kelompok Gaya kepemimpinan yang harus di simulasi oleh peserta didik yang terdiri dari : <em><mark>Laisezz Faire, Demokratis, Otokratis, dan Afiliasi. </mark></em></p><p><br/></p><p>Tujuan Pembelajaran Mendalam kali ini untuk bertujuan peserta didik agar mengetahui dan memahami setiap gaya kepemimpinan di masyarakat yang terjadi di lingkungan kelompok masyarakat. Dengan pendekatan <em><mark>Mindfull, Meaningfull, dan Joyfull</mark></em> yang sesuai dengan pendekatan pembelajaran mendalam di kurikulum merdeka diharapkan siswa lebih bisa memahami secara bermakna dalam melakukan tindakan setiap simulasi dalam mempraktekan gaya kepemimpinan masyarakat dengan penuh kesadaran dan peserta didik bisa melakukan dengan penuh kebahagiaan dalam mengekspresikan peran di dalam simulasi. </p><p><br/></p><p><strong>Penutup :</strong></p><p>Setelah praktek simulasi sudah selesai, maka guru memberikan refleksi terlebih dahulu agar peserta didik mengetahui apa yang sudah dipraktekkan dengan harapan bisa memahami dan menilai setiap tindakan masyarakat di lingkungan masing-masing. </p><p>Dan guru menutup dengan mengucapkan Hamdallah secara bersama-sama dengan peserta didik di kelas. </p><p><br/></p><p>Terimakasih, </p><p>Wassalamualaikum Warohmatullahi Wabarokatuh. </p><p><br/></p><p><br/></p><p><br/></p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/4303894681/e8538cdbaae7fc3b25fa135070a197e2/IMG_20250903_WA0010.jpg" />
         <pubDate>2025-09-03 02:50:47 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/adammaulana3619/tiyarddshqtqv2ai/wish/3566075266</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/adammaulana3619/tiyarddshqtqv2ai/wish/3566093371</link>
         <description><![CDATA[<p>Saya Putri Ahma Niyara, sebagai guru kimia. </p><p>Prinsip pembelajaran mendalam kurang lebih telah saya terapkan dalam pembelajaran di kelas. Diantaranya: </p><p>1. Berkesadaran (mindful), sebelum memulai pembelajaran saya mengecek kehadiran menanyakan kabar peserta didik, dan kesiapannya dalam belajar kimia. Selain itu, memberikan motivasi belajar dan menjelaskan tujuan pembelajaran.</p><p>2. Bermakna (meaningful), pembelajaran haruslah bermakna untuk membangun cara berfikir kritis peserta didik, salah satunya dengan mengaitkan materi pembelajaran dengan manfaatnya dalam kehidupan sehari-hari. Kimia sangat dengan kehidupan, sehingga dalam pembelajaran di dalam kelas, saya  mengajak siswa untuk menganalisis dan memahami manfaat kimia dalam kehidupan sehari-hari. Dengan mempersiapkan pembelajaran yang aktif, dan bermakna.</p><p>3. Menggembirakan (joyful), pembelajaran yang menggembirakan adalah pembelajaran yang terasa nyaman dan menyenangkan. Oleh karena itu, saya selalu berusaha menciptakan suasana kelas yang menenangkan, dengan prinsip santai tapi serius, menggunakan metode TGT (team game tournament) untuk meningkatkan motivasi belajar peserta didik. Serta selalu memberikan apresiasi kepada peserta didik atas usaha ataupun peningkatannya (sedikit ataupun banyak) dalam belajar.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-09-03 02:59:24 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/adammaulana3619/tiyarddshqtqv2ai/wish/3566093371</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/adammaulana3619/tiyarddshqtqv2ai/wish/3566099782</link>
         <description><![CDATA[<p>Hello, I am English Techer in SMA Indocement.</p><p><br/></p><p>What I have been applying about deep learning in my English class as follows:</p><p><br/></p><p><br/></p><p>mindful means I emphasize that any single topic of English material that students learn in classroom would be extremely beneficial in certain upcoming situation and condition. It has clear objectives that relevant with student's needs.</p><p><br/></p><p>meaningful means that every instruction or step that I tell should be obviously clear and understandable in order to create well graps among the students. So giving scaffolding is dominant. little by little, step by step, students become independent </p><p><br/></p><p>joyful means the English class is must be full of joy.  A proper English class is a messy class where students feel happy while learning English through fun activities and also facilitate where students could actively communicate both oral and written. Mine, it is usually messy. and I make sure that my English class is messy but meaningful. </p><p><br/></p><p>The combination of mindful, meaningful and joyful would bring students to posses learning outcomes proper with future needs and challenges.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-09-03 03:02:17 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/adammaulana3619/tiyarddshqtqv2ai/wish/3566099782</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>adityanugraha92</author>
         <link>https://padlet.com/adammaulana3619/tiyarddshqtqv2ai/wish/3566110416</link>
         <description><![CDATA[<p>Assalamualaikum perkenalkan saya aditya nugraha,sebagai guru informatika di SMA INDOCEMENT.</p><p><br/></p><p>Sebagai guru Informatika, saya terus berupaya menciptakan pembelajaran yang tidak hanya menyampaikan pengetahuan, tetapi juga menggugah cara berpikir kritis, kreatif, dan kolaboratif siswa. Pembelajaran mendalam menjadi pendekatan yang saya terapkan dalam berbagai aktivitas di kelas, agar siswa tidak sekadar menghafal konsep, tetapi mampu memahaminya secara menyeluruh dan mengaplikasikannya dalam kehidupan nyata.</p><p><br/></p><p>Salah satu bentuk pembelajaran mendalam yang saya lakukan adalah melalui proyek berbasis masalah (problem-based learning), di mana siswa diajak untuk mengidentifikasi isu nyata yang dapat diselesaikan dengan teknologi informasi. Misalnya, dalam topik algoritma dan pemrograman, siswa ditantang untuk membuat aplikasi sederhana yang dapat membantu kegiatan di lingkungan sekolah, seperti sistem peminjaman buku digital atau aplikasi pengingat tugas. Melalui proyek ini, mereka belajar tidak hanya soal logika pemrograman, tetapi juga tentang proses desain, analisis kebutuhan pengguna, serta pentingnya user experience.</p><p>Selain itu, saya juga menerapkan pembelajaran berbasis computational thinking yang mendorong siswa mengembangkan cara berpikir sistematis dalam memecahkan masalah. Pada kegiatan ini, siswa diajak untuk mendekomposisi masalah, mengenali pola, membuat abstraksi, dan menyusun algoritma. Pendekatan ini saya integrasikan dalam berbagai topik, mulai dari pengolahan data hingga kecerdasan buatan.</p><p><br/></p><p>Interaksi dan diskusi kelompok juga menjadi bagian penting dari pembelajaran mendalam. Dalam setiap sesi praktik atau diskusi, siswa dibagi ke dalam kelompok kecil dan diberikan tugas untuk mengeksplorasi suatu teknologi atau isu terkini di dunia digital, seperti keamanan data pribadi atau etika dalam penggunaan AI. Dengan demikian, siswa tidak hanya belajar dari materi, tetapi juga dari perspektif dan pengalaman teman-temannya.</p><p>Refleksi belajar juga saya jadikan bagian dari proses pembelajaran. Setiap akhir modul, siswa diminta menuliskan jurnal refleksi untuk mengevaluasi pemahaman mereka, tantangan yang mereka hadapi, dan strategi yang mereka gunakan untuk mengatasinya. Ini membantu mereka mengembangkan kesadaran metakognitif dan kemampuan belajar mandiri.</p><p>Melalui pendekatan-pendekatan tersebut, saya melihat bagaimana siswa mulai menunjukkan pemahaman yang lebih mendalam, tidak hanya dalam aspek teknis, tetapi juga dalam menyadari peran teknologi dalam kehidupan mereka. Saya percaya bahwa pembelajaran Informatika yang bermakna akan mempersiapkan mereka tidak hanya sebagai pengguna teknologi, tetapi juga sebagai pencipta dan pengambil keputusan yang bertanggung jawab di era digital</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-09-03 03:07:40 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/adammaulana3619/tiyarddshqtqv2ai/wish/3566110416</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/adammaulana3619/tiyarddshqtqv2ai/wish/3566116500</link>
         <description><![CDATA[<p>Saya Aflinda Lestiana sebagai guru Bahasa Indonesia </p><p>Prinsip pembelajaran mendalam kurang lebih telah saya terapkan dalam pembelajaran di kelas. Diantaranya:  </p><p>1. Berkesadaran (mindful), sebelum memulai pembelajaran saya mengecek kehadiran menanyakan kabar peserta didik, dan kesiapannya dalam belajar bahasa Indonesia. Selain itu, memberikan motivasi belajar serta memberitahukan tujuan pembelajaran.</p><p>2. Bermakna (meaningful), pembelajaran haruslah bermakna untuk membangun cara berfikir kritis peserta didik, salah satunya dengan mengaitkan materi pembelajaran dengan manfaatnya dalam kehidupan sehari-hari. Materi bahasa Indonesia sangat dekat dengan kehidupan, sehingga dalam pembelajaran di dalam kelas, saya  mengajak siswa untuk menganalisis dan memahami materi bahasa Indonesia dalam kehidupan sehari-hari. Dengan mempersiapkan pembelajaran yang aktif, dan bermakna.</p><p>3. Menggembirakan (joyful), pembelajaran yang menggembirakan adalah pembelajaran yang terasa nyaman dan menyenangkan. Oleh karena itu, saya selalu berusaha menciptakan suasana kelas yang menenangkan, dengan prinsip santai tapi serius, menggunakan model Problem Based Learning (PBL) untuk meningkatkan motivasi belajar peserta didik. Serta selalu memberikan apresiasi kepada peserta didik atas usaha ataupun peningkatannya (sedikit ataupun banyak) dalam belajar.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-09-03 03:10:28 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/adammaulana3619/tiyarddshqtqv2ai/wish/3566116500</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>thefreshmaker86</author>
         <link>https://padlet.com/adammaulana3619/tiyarddshqtqv2ai/wish/3566127722</link>
         <description><![CDATA[<p><em>Perkenalkan nama saya Destri Rachmawati. Saya mengajar kelas 10 dan 11 untuk mata pelajaran kimia. Pembelajaran deep learning yang telah saya laksanakan di kelas 10 pada materi hakikat ilmu kimia dan struktur atom yang meliputi 3 aspek yaitu berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan di antaranya yaitu</em> </p><p>A. Aspek Berkesadaran</p><p>Pada Refleksi awal, peserta didik diminta menuliskan persepsi awal mereka tentang peran ilmu kimia dalam kehidupan sehari-hari </p><p>Diskusi nilai dan etika: Dalam materi hakikat ilmu kimia, siswa diajak menyadari bahwa setiap penemuan kimia memiliki dampak positif dan negatif terhadap lingkungan dan masyarakat.</p><p>Mind-mapping kesadaran konsep: Saat mempelajari struktur atom, siswa membuat peta konsep hubungan model atom dari Dalton hingga mekanika kuantum dan menyadari bahwa perkembangan ilmu bukan sesuatu yang instan, tetapi hasil dari proses panjang</p><p>B. Aspek Bermakna</p><p>Contoh yang telah dilaksanakan:</p><p>1. Studi Kasus Kehidupan Nyata</p><p>Menganalisis peran kimia dalam penanganan limbah plastik, obat-obatan, dan pangan (misalnya pengawet makanan atau detergen ramah lingkungan).</p><p>2. Koneksi Sains dan Masyarakat</p><p>Diskusi tentang bagaimana penemuan kimia dapat membawa kemajuan teknologi tetapi juga berpotensi menimbulkan masalah (contoh: pupuk kimia → peningkatan hasil panen namun berdampak pada pencemaran).</p><p>3. Proyek Mini Kontekstual</p><p>presentasi singkat tentang “Kimia dalam Kehidupan Saya” yang menghubungkan konsep dasar ilmu kimia dengan aktivitas harian (contoh: air minum, bahan bakar, obat, kosmetik).</p><p> </p><p>C. Aspek Menggembirakan</p><p>Game kuis interaktif: Menggunakan  Quizizz untuk meninjau ulang hakikat ilmu kimia, metode ilmiah, dan keselamatan kerja di laboratorium dengan cara kompetitif yang menyenangkan.</p><p>Simulasi: siswa mempresentasikan perkembangan model atom dengan gaya kreatif</p><p>Tantangan kreatif: </p><p>Siswa dibentuk menjadi beberapa kelompok yang nantinya mereka dapat menentukan praktek mengenai hakikat ilmu kimia dan struktur atom sesuai dengan minat mereka sehingga praktek lbh beragam  seperti pembuatan slime, simulasi gunung meletus, lava lamp, dll</p><p><br/></p><p><br/></p><p><br/></p><p> <em>Pembelajaran deep learning yang telah saya laksanakan di kelas 11 pada materi ikatan kimia, bentuk molekul, dan stoikiometri yang meliputi 3 aspek yaitu berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan di antaranya yaitu:</em> </p><p>1. Berkesadaran</p><p>Mengajak peserta didik melakukan refleksi awal tentang peran ikatan kimia dan bentuk molekul dalam kehidupan sehari-hari seperti  garam mudah larut dalam air,  molekul CO₂ berbentuk linear. </p><p>Memberi pemantik yang menuntun siswa untuk menyadari keterkaitan konsep stoikiometri dengan proses industri, lingkungan, dan kebutuhan energi berkelanjutan</p><p>Memberikan pertanyaan pemantik yang menuntun siswa untuk menyadari keterkaitan konsep stoikiometri dengan proses industri, lingkungan, dan kebutuhan energi berkelanjutan.</p><p>2. Bermakna</p><p>Mengajak siswa melakukan simulasi atau eksperimen sederhana, seperti menentukan bentuk molekul dengan model VSEPR menggunakan model 3D atau software molekul, sehingga konsep abstrak menjadi konkret.</p><p>Membebaskan siswa dalam bereksperimen tentang ikatan kimia dengan memberikan contoh proyek mini dalam ikatan kimia sehingga siswa memahami manfaat praktis dari ikatan kimia seperti pada pembuatan lipbalm, conditioner, bath bomb.</p><p>3. Menggembirakan</p><p>A. Menyajikan pembelajaran dengan permainan edukatif menggunakan Quizizz</p><p>B. Memberikan ruang kreativitas pada pembuatan resume ikatan kimia dan bentuk molekul dan sifatnya dalam bentuk rangkuman tertulis, pop up, atau video penjelasan tentang ikatan kimia.</p><p>C. enggunakan pendekatan kolaboratif yang membangun suasana menyenangkan, di mana siswa saling membantu dan berdiskusi, bukan hanya mendengarkan penjelasan guru.</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/4304087450/6d2afdd046a487975318cb4123560c9d/Screenshot_20250903_101039.jpg" />
         <pubDate>2025-09-03 03:16:29 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/adammaulana3619/tiyarddshqtqv2ai/wish/3566127722</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/adammaulana3619/tiyarddshqtqv2ai/wish/3566350160</link>
         <description><![CDATA[<p>Sampurasun, tepangkeun abdi Salma Fakhira, S.Pd salaku guru Basa Sunda. Sebagai guru tentu saya sudah mempersiapkan tujuan dan pencapaian agar pembelajaran tercapai dan proses pembelajaran terarah. Pada pelaksanaannya saya sudah menerapkan pembelajaran mendalam dengan tiga prinsip.</p><p>1. Berkesadaran</p><p>Saya memastikan dan menerangkan tujuan pembelajaran agar siswa dapat memahami dan memiliki kesadaran dalam berproses. Selain itu berkaitan dengan bahasa Sunda, saya memberikan kesadaran pentingnya melestarikan budaya dan menggunakan bahasa Sunda. </p><p>2. Bermakna</p><p>Setiap pembelanjaran yang saya sampaikan saya artikan makna sesungguhnya dalam kehidupan sehari-hari. Seperti tatakrama Sunda,  yang harus digunakan untuk menumbuhkan rasa empati pada diri sendiri dan orang lain. Meningkatkan sopan santun pada diri. </p><p>3. Menggembirakan</p><p>Pembelajaran yang saya ciptakan agar menyenangkan, tentu dengan gaya belajar dan permainan sederhana. Permainan yang diterapkan pun berkaitan dengan kaulinan Sunda. Sehingga siswa dapat merasakan permainan-permainan Sunda. </p><p><br/></p><p>Dengan pelaksanaan ketiga prinsip tersebut, siswa dapat berproses dan memahami pembelajaran secara mendalam. Serta tanpa sadar mereka bisa melestarikan budaya Sunda.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-09-03 05:45:22 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/adammaulana3619/tiyarddshqtqv2ai/wish/3566350160</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/adammaulana3619/tiyarddshqtqv2ai/wish/3568168406</link>
         <description><![CDATA[<p>Assalammualaikum Wr Wb.</p><p>Saya Sardi Saripun. Guru mata pelajaran Bahasa Indonesi. Telah menerapkan pembelaran mendalam pada materi mamahami teks anekdot. Dengan tujuan mengidentifikasi ide pokok dan ide penting yang di sajikan  dalam anekdot yang disimak. Dengan menerapkan  3 prinsif belajar Deep Learning yaitu:</p><ol><li><p>Mindful Learning </p><p>Pada tahap ini muridbelsjar fakus dalam menganalusis detail isi anekdot, menyimak kritik tersiratdan mdnuangkan isu-isu sisisl yang relevan. Ini melatih kesadaran mereka terhadap konteks danpesanyang fusampaijan.</p></li><li><p>Maininggul learning.</p><p>pada tahap ini murid menghubungkan  snekdot dengan isu-isu nyata disekitar mereka. Menggunakan anekdot sebagai alat untuk menyampsikan pendapat secara konstruktif dan etis. Dan nereka juga memahami humor sebagai jdmbatan  komjnikasi yang efektif. Sehing oembalajaran menjadi bermakna.</p></li><li><p>Joyful learning. </p><p>Pada tahap ini, murid pembelajaran yang nenyenangkan denganmenganskusis anekdot yang lucu, diskusi, dengan topik yang menarik. Sehingga murid mempunysi kesemoatan hntuk mengejsoresikan  duri secara humoris.</p><p>Dengan penerapan pembekajaran mendalam pada materi Teks Anekdot murid lebih fokus dan menyenangkan dalam belajar. </p><p>Demikian penerapan Pembelajaran Mendalam yang telah saya laksanakan di SMA Indocement. Terima kasih</p><p>Wassalammualaikum wr wb.</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-09-04 03:43:44 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/adammaulana3619/tiyarddshqtqv2ai/wish/3568168406</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/adammaulana3619/tiyarddshqtqv2ai/wish/3568188408</link>
         <description><![CDATA[<p>Saya Hasanah Guru Fisika SMA Indocement.</p><p>Sebagai guru, saya telah mempersiapkan agenda pembelajaran sebelum mengajar. Saya telah menerapakan pembelajaran mendalam kepada siswa/i khususnya jurusan ilmu pengetahuan alam.</p><p>3 pilar utama pembelajaran mendalam yang saya terapkan yaitu : </p><p><strong>1. Meaningful Learning</strong></p><p>(Pembelajaran Bermakna): Siswa mengaitkan konsep baru dengan pengetahuan yang sudah ada, sehingga pelajaran terasa memiliki makna dan relevansi bagi kehidupan mereka.&nbsp;</p><p>(pada pembelajaran fisika, sangat berkaitan erat dengan kehidupan kita sehari-hari. Sehingga, tidak jarang siswa open minded terhadap aktivitasnya sehari-hari yang tidak lepas dari konsep kefisikaan. Saya membawa siswa untuk menjadi contoh dan membawa langsung kepada contoh contoh penerapan fisika dalam kehidupan sehari hari.. sehingga pembelajaran terasa bermakna) </p><p><br/></p><p><strong>2. Mindful Learning</strong></p><p>(Pembelajaran Sadar/Metakognisi): Siswa memiliki kesadaran penuh dan fokus terhadap proses pembelajaran, serta mampu merefleksikan pengalamannya.&nbsp;</p><p>(pada tahap ini, guru membawa siswa untuk langsung terjun kelapangan mengamati, mengobservasi, serta mengaplikasikan. kegiatan ini seringkali melekat pada siswa) </p><p><br/></p><p><strong>3. Joyful Learning</strong></p><p>(Pembelajaran Menyenangkan): Menciptakan pengalaman belajar yang interaktif, menantang, dan positif untuk meningkatkan rasa ingin tahu dan motivasi siswa.&nbsp;</p><p>(perasaan menyenangkan timbul ketika siswa puas akan hasil kerja dan temuan-temuannya ketika sesuai dengan konsep fisika yang mereka pelajari) </p><p><br/></p><p><br/></p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-09-04 04:00:02 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/adammaulana3619/tiyarddshqtqv2ai/wish/3568188408</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/adammaulana3619/tiyarddshqtqv2ai/wish/3570591743</link>
         <description><![CDATA[<p>Dalam pembelajaran deep learning. Saya memberikan ajakan pada setiap siswa untuk lebih lama memegang bola dalam waktu 1jp, agar anak mengetahui berat, tekstur bola yang akan di gunakan, mengurangi ekskpresi spontanitas yang berlebihan, menghilangkan rasa takut saat bola mengarah lalu di terima oleh peserta didik. Selain itu kelebihan lainnya ialah siswa lebih mengetahui cara menguasai, melakukan teknik dasar pada setiap pembelajaran materi bola besar dan kecil. <br>Dalam proses pembelajaran ini, hal yang di lakukan yaitu: <br><br>Berkesadaran<br>Membantu siswa untuk mencapai tujuan pembalajaran dan membantu siswa memahami cara melakukan teknik dasar dalam olahraga invasi dan olahraga permainan bola besar. <br><br>Bermakna<br>Setelah siswa memahami dan mempraktekan pembelajaran teknik dasar tersebut, siswa di harapkan bisa menggunakan kemampuan tersebut ketika adanya kegiatan olahraga di lingkungan luar sekolah, seperti pada club, akademi, event turnamen maupun lingkungan masyarakat. <br><br>Menggembirakan<br>Melakukan pendekatan melalui permainan yang di modifikasi dengan tujuan fokus, bergerak dan begembira.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-09-05 11:43:40 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/adammaulana3619/tiyarddshqtqv2ai/wish/3570591743</guid>
      </item>
   </channel>
</rss>
