<?xml version="1.0"?>
<rss version="2.0">
   <channel>
      <title>GSLC LF11 - Individual Assignment by MUHAMMAD RIZKI SANI</title>
      <link>https://padlet.com/muhammadsani1/te0vfmw1i6x3cis4</link>
      <description>Summary of EA Video</description>
      <language>en-us</language>
      <pubDate>2021-10-13 02:44:55 UTC</pubDate>
      <lastBuildDate>2026-01-03 09:36:48 UTC</lastBuildDate>
      <webMaster>hello@padlet.com</webMaster>
      <image>
         <url></url>
      </image>
      <item>
         <title>NIM - Nama</title>
         <author>muhammadsani1</author>
         <link>https://padlet.com/muhammadsani1/te0vfmw1i6x3cis4/wish/1812652973</link>
         <description><![CDATA[<div>Buat Postingan baru dan Berikan Kesimpulan anda text padlet</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-10-13 02:47:53 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/muhammadsani1/te0vfmw1i6x3cis4/wish/1812652973</guid>
      </item>
      <item>
         <title>2301903866 - Satrio Abiafnan Pranowo</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/muhammadsani1/te0vfmw1i6x3cis4/wish/1813854879</link>
         <description><![CDATA[<div>Capability merupakan inti dari sebuah bisnis proses. Singkatnya capability dapat membantu perusahaan untuk merealisasikan strategi dan tujuan. Capability dapat dibentuk dari stakeholder, business unit, dan lainnya.<br><br>Terdapat 4 framework EA yang sering digunakan baik didalam perusahaan maupun di dalam pemerintahan.<br><br>Zachman Framework<br>Pada framework ini akan lebih menerapkan pada aktor atau 5 stakeholder yang bersangkutan dengan lingkup bisnis EA seperti CEO, CFO dan yang lainnya. Semua stakeholder tersebut dapat mengisi peran berupa theorists, owner, designer, builder, implementers, dan participants.<br><br>Open Group Architecture Framework<br>Pada framework ini akan lebih mengedepankan open framework seperti milik TOGAF. kelebihan dari framework open yaitu lebih umum dan mudah dipahami, non-commercial, dan ROI yang lebih mungkin untuk terjadi.<br><br><br>Federal Enterprise Architecture Framework<br>Pada framework ini lebih sering digunakan oleh pemerintah terutama pada AS. Secara garis besar, framework ini menggunakan beberapa reference model seperti performance, business, data, application, infrastructure, security.<br><br><br>Gartner Framework</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-10-13 13:10:01 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/muhammadsani1/te0vfmw1i6x3cis4/wish/1813854879</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Fakhris Syaifunazhirin (2301911874)</title>
         <author>frs91001</author>
         <link>https://padlet.com/muhammadsani1/te0vfmw1i6x3cis4/wish/1815959325</link>
         <description><![CDATA[<div><strong>Dari Video Capabilities – the Heart of your Business and Enterprise Architecture</strong><br>Menjelaskan bagaimana Business Capabillity dapat meningkatkan perencanaan, pengiriman, dan pelaksanaan transformasi digital. Karena kebanyakan Enterprise Architects, business capability adalah inti dari Business Architecture. Business capability adalah apa yang dibutuhkan oleh sebuah organisasi untuk menciptakan value bagi customer, dan Business capability adalah kemampuan yang mungkin dimiliki atau ditukar oleh suatu organisasi untuk mencapai tujuan atau hasil tertentu. Business Capabillity juga kemampuan mendukung atau dipengaruhi oleh tujuan bisnis atau strategi bisnis. Jadi dengan Business capability akan menjadi lebih stabil dalam waktu daripada bagan organisasi (organizational chart). Proses, produk, atau aplikasi, dengan Business Capability dapat menyederhanakan banyak perencanaan, pengiriman, dan eksekusi suatu perusahaan.</div><div><br>&nbsp;</div><div><br></div><div><strong>Dari video Enterprise architecture framework | the four main types</strong><br>Arsitektur Perusahaan atau Enterprise Architecture adalah praktik pendokumentasian elemen-elemen strateg<a href="https://www.dictio.id/t/apa-yang-dimaksud-dengan-strategi-didalam-sebuah-perusahaan/14198">i</a> bisnis, bisnis<em> case</em>, model bisnis, serta teknologi, kebijakan dan infrastruktur yang membentuk perusahaan untuk tujuan bisnis perusahaan. Enteprise Architecture juga mempunyai empat framework sistem utama, yaitu The Open Group Architectural Framework, The Zachman Framework, Federal Enterprise Architectural Framework, dan Gartner Framework. Masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangannya. <br><strong>The Open Group Architectural Framework (TOGAF) <br></strong>Dipandang sebagai proses yang lebih menyeluruh. Detail dan metode yang terkandung dalam TOGAF membantu memandu bisnis melalui setiap langkah organisasi bisnis.<br><br><strong>The Zachman Framework <br></strong>menggunakan metode taksonomi untuk mengatur berbagai macam dokumen dan bahan ke dalam kategori yang sesuai.<br><br><strong>The Federal Enterprise Architectural framework(FEA)</strong><br>adalah salah satu upaya terbaru untuk menciptakan struktur yang kokoh bagi organisasi. FEA menggabungkan yang terbaik dari Zachman Framework dan TOGAF.&nbsp;<br>FEA memiliki lma model referensi mencakup bisnis, layanan, komponen, teknis, dan data.<br><br></div><div><strong>Gartner Framework</strong><br>Gartner mengimplementasikan gagasan untuk menggabungkan pemilik bisnis, spesialis informasi, dan pelaksana teknologi ke dalam satu kesatuan tunggal. Gartner mengandalkan koreksi ulang konstan yang memungkinkan tiga entitas inti untuk mengatasi masalah yang akan datang.<br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-10-14 04:14:27 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/muhammadsani1/te0vfmw1i6x3cis4/wish/1815959325</guid>
      </item>
      <item>
         <title>2301921111 - D.Raka Agung Bagaskara</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/muhammadsani1/te0vfmw1i6x3cis4/wish/1816355961</link>
         <description><![CDATA[<div>Dari kedua video tersebut saya dapat menyimpulkan beberapa hal yaitu:&nbsp;<br><strong>Business Capability</strong> adalah kemampuan perusahaan untukmencapai tujuan yang telah ditetapkan. Kemampuan ini mengacu kepada tiga hal, yaitu People, Process, dan Technology/Tools. Ketiga unsur tersebut harus saling mendukungdan berjalan sesuai dengan strategi bisnis.&nbsp;</div><div>Kapabilitas People dimulai dari proses rekrutmen yang baik, kemudian adanya program pelatihan atau peningkatan kompetensi yang lain, collective knowledge, Communication skill, dan lain-lain.&nbsp;</div><div>Enterprise architecture (EA) adalah pendekatan terstruktur untuk menguraikan setiap kebutuhan sistem sehingga dapat digunakan untuk merancang dan mengembangkan sistem yang kompleks agar menjadi lebih sederhana. Dalam memodelkan EA dibutuhkan penggunaan framework. Dengan adanya framework, memudahkan developer merancang serta mengembangkan sistem, dikarenakan tahapan-tahapan, metode atau struktur logis yang telah disediakan oleh framework tersebut.<strong> Zachman Framework</strong>, <strong>The Open Group Architectural Framework</strong> (TOGAF), <strong>The Federal Enterprise Architectural framework </strong>(FEAF) dan <strong>Gartner Framework </strong>adalah beberapa dari banyaknya jenis framework yang dapat digunakan untuk memodelkan suatu EA. Penulisan ini bertujuan untuk mengeksplorasi pemahaman beberapa EA framework serta penerapan salah satu framework dalam memodelkan EA.&nbsp;</div><ol><li>ZACHMAN FRAMEWORK Salah satu framework untuk pengembangan enterprise architecture adalah framework yang diperkenalkan oleh Zachman atau disebut dengan Framework Zachman. Framework Zachman merupakan suatu alat bantu yang dikembangkan untuk memotret arsitektur organisasi dari berbagai sudut pandang dan aspek, sehingga didapatkan gambaran organisasi secara utuh.&nbsp;</li><li><strong>The Federal Enterprise Architectural framework</strong> (FEAF) menyediakan standar untuk mengembangkan dan mendokumentasikan deskripsi arstitektur pada area yang menjadi prioritas utama. FEAF ini cocok untuk mendeskripsikan arsitektur bagi pemerintahan Federal. FEAF membagi arsitektur menjadi area bisnis, data, aplikasi dan teknologi, dimana sekarang FEAF juga mengadopsi tiga kolom pertama pada Zachman framework dan metodologi perencanaan EA oleh Spewak. &nbsp;</li></ol><div>Karakteristik dari FEAF: &nbsp;</div><div>a. Merupakan EA Reference Model &nbsp;</div><div>b. Standar yang dipakai oleh pemerintahan Amerika Serikat &nbsp;</div><div>c. Menampilkan perspektif view yang menyeluruh &nbsp;</div><div>d. Merupakan tool untuk perencanaan dan komunikasi&nbsp;</div><ol><li><strong>THE OPEN GROUP ARCHITECTURE TECHNIQUE (TOGAF) </strong>The Open Group Architecture Technique (TOGAF) adalah sebuah framework yang dikembangkan oleh The Open Group’s Architecture Framework pada tahun 1995. Awalnya TOGAF digunakan oleh Departemen Pertahanan Amerika Serikat namun pada perkembangannya TOGAF banyak digunakan pada berbagai bidang seperti perbankan, industri manufaktur dan juga pendidikan. TOGAF ini digunakan untuk mengembangkan enterprise architecture, dimana terdapat metode dan tools yang detil untuk mengimplementasikannya, hal inilah yang membedakan dengan framework EA lain misalnya framework Zachman. Salah satu kelebihan menggunakan framework TOGAF ini adalah karena sifatnya yang fleksibel dan bersifat open source&nbsp;</li><li><strong>Gartner</strong> merupakan sebuah riset informasi teknologi dan perusahaan yang menyediakan teknologi yang berhubungan dengan kapasitas pencarian fakta terselubung. Riset yang diberikan oleh Gartner bertarget pada CIO dan pemimpin IT senior pada industry dimana menyertakan agen pemerintah, high technology dan telecom enterprise, professional service firm dan technology inventor. Pelanggan Gartner menyertakan korporasi besar, agensi pemerintah, perusahaan teknologi dan komunitas investasi. Perusahaan Gartner terdiri dari riset, program eksekutif, konsultasi dan acara, memberikan informasi riset, praktek terbaik dan trend.&nbsp;</li></ol><div>Menurut Gartner, arsitektur perusahaan adalah mengenai menyatukan tiga unsur yaitu:	1)&nbsp; &nbsp; &nbsp; Pemilik Bisnis&nbsp;</div><div>2)&nbsp; &nbsp; &nbsp; Spesialis Informasi&nbsp;</div><div>3)&nbsp; &nbsp; &nbsp; Pelaksana Teknologi&nbsp;<br>	Arsitektur perusahaan dalam tampilan Gartner adalah tentang strategi bukan tentang teknik. Hal ini difokuskan pada tujuan. Salah satu visi yang memiliki konsekuensi besar adalah di arsitektur bisnis, informasi dan teknik.&nbsp;</div><div>&nbsp;Sekian dan Terimakasih.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-10-14 07:59:26 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/muhammadsani1/te0vfmw1i6x3cis4/wish/1816355961</guid>
      </item>
      <item>
         <title>2301894621 - Dika Imanullah Thalib</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/muhammadsani1/te0vfmw1i6x3cis4/wish/1816813798</link>
         <description><![CDATA[<div>Selamat Malam semua, berikut adalah kesimpulan dari saya setelah menonton kedua video tersebut:<br><strong><mark>1. Video 1 (Capabilities – the Heart of your Business and Enterprise Architecture)</mark></strong><br>Bagi sebagian besar perusahaan, Business Capabilities adalah inti dari arsitektur bisnis, dimana Capabilities dapat menyederhanakan perencanaan, pengiriman, dan eksekusi dari perusahaan.<br><br>Secara definisi, Business Capabilities adalah kemampuan yang mungkin dimiliki atau ditukar oleh organisasi untuk mencapai tujuan atau hasil tertentu. Business Capabilities sendiri dapat diukur dengan beberapa cara, seringkali berfokus pada kemampuan bisnis penting yang tidak berkinerja cukup baik.&nbsp;</div><div><br><strong><mark>2. Video 2 (Enterprise Architecture Framework | The Four Main Types)</mark></strong><strong><br></strong>Enterprise Architecture adalah proses dimana organisasi menstandarisasi dan mengatur infrastruktur IT, untuk menyelaraskan-nya dengan tujuan bisnis. Dimana Enterprise Architecture menyediakan suatu “peta” terhadap level strategis, operasional, dan implementasi dari suatu perusahaan.<br><br>Terdapat 4 Enterprise Architecture Frameworks yang penting, yaitu:<br><br><strong>a. Template Frameworks:</strong> <br>Dikembangkan untuk mengatur artefak arsitektur, spesifikasi, dan model. Contohnya adalah The Zachman Framework, dimana framework ini menyediakan pendekatan disiplin untuk mengelola arsitektur sistem. Framework ini menggambarkan 6 architectural vocal points, dan 6 player perspectives.<br><br><strong>b. Contents Frameworks:</strong>&nbsp;<br>Dirancang untuk mengembangkan artefak dan deliverables untuk setiap fase pengembangan. Contohnya adalah Open Group Architectural Framework (TOGAF). TOGAF dianggap sebagai salah satu framework yang paling umum, dimana TOGAF dibangun di atas 4 prinsip utama, yaitu:<br>- Common vocabulary<br>- Non-Commercial Use<br>- Effective Resource Management<br>- Achieving Demonstrable ROI<br><br>TOGAF juga memiliki 3 pilar utama, yaitu:<br>- Enterprise Architecture Domains<br>- Architecture Development Method<br>- Enterprise Continuum</div><div><br><strong>c. Federal Enterprise Architecture Framework (FEA):</strong>&nbsp;<br>FEA pada dasarnya adalah metodologi preskriptif yang ditujukan untuk penggunaan pemerintah. FEA merupakan metodologi arsitektur perusahaan referensi, yang dikembangkan untuk pemerintah federal Amerika Serikat. FEA memerlukan satu set model referensi yang saling terkait untuk menggambarkan 6 domain arsitektur.</div><div><br><strong>d. Gartner Framework:</strong>&nbsp;<br>Gartner Framework adalah praktik yang berfokus pada adaptasi dengan lingkungan bisnis, dimana framework ini dikembangkan oleh Gartner yaitu salah satu perusahaan riset dan penasihat IT terdepan.<br><br><br>Sekian dari kesimpulan video saya, Terima Kasih atas perhatiannya Bapak Rizki 🙏<br><br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-10-14 12:13:46 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/muhammadsani1/te0vfmw1i6x3cis4/wish/1816813798</guid>
      </item>
      <item>
         <title>2301942961 - Janet Iris Martin</title>
         <author>janetmartin845</author>
         <link>https://padlet.com/muhammadsani1/te0vfmw1i6x3cis4/wish/1818896209</link>
         <description><![CDATA[<div>Berikut adalah kesimpulan yang saya dapatkan dari menonton kedua video yang diberikan pada forum:<br>Business capability menjadi hal yang penting bagi perusahaan dalam menciptakan value customer, komponen utama dalam business architecture. Business capability suatu yang dimiliki atau dipertukarkan oleh perusahaan dalam mencapai tujuan atau hasil tertentu. Kemampuan bisnis menunjukkan "Apa" yang dapat dilakukan bisnis, sedangkan proses bisnis menguraikan bagaimana aktivitas tertentu dilakukan. Capability akan mendukung dan mempengaruhi objektif. Cpability meungkinkan aktif dalam value stage yang ada pada value stream, stakeholders, divisions/subdivision, information concept, application dan lainnya. Capability memiliki tiers, dimana pada level satu dapat dibagi menjadi 2 atau 3 tiers lainnya&nbsp;</div><div>&nbsp;</div><div>EA adalah organisasian dari proses bisnis, infrastruktur, dan IT yang diintergrasikan sesuai dengan visi dan misi mode operasional organisasi&nbsp;</div><div>Frameworsk EA adalah system (membantu dalam membalikkan masalah yang dihadapi IT)</div><div>4 frameworks EA</div><div>1.&nbsp; &nbsp; &nbsp; zachman framework (taxonomy)</div><div>memilii kerangka fokus pada data, fungsi, jaringan, people, waktu, dan motivasi. Sedangkan prespektifnya fokus pada perancangan, perencanaan, pembangunan, dan pemilik.hal tersebut yang menjadi struktur komunikasi dengan cara terbaik bagi perusahaan agar dapat beroperasi. Oleh karena itu akan adanya aspek kuat dalam bisnis yang membantu dalam pengambilan keputusan dalam bisnis&nbsp;</div><div>2.&nbsp; &nbsp; &nbsp; open group&nbsp; (process)</div><div>framework ini menjadi framework yang paling umum dalam bisnis. pada open grup berfokus pada proses dank unci dalam menciptakan architecture yang independen. Metode creationnya adalah pengenbangan architecture. Framework ini dipandang lebih menyeluruh dan detai atau metode memandu bisnis di setiap langkah organisasi bisnis&nbsp;</div><div>3.&nbsp; &nbsp; &nbsp; federal (complete methodology)</div><div>framework ini menggabungkan antara framework zachman dan TOGAF. Framework ini memiliki model referensi dalam bisnis, layanan, data, teknis, komponen. Hal tersebut menjadi prespektif untuk menginstal architecture pada perusahaan</div><div>4.&nbsp; &nbsp; &nbsp; Gartner ( practice )</div><div>Frameworks ini memfokuskan pada keadaan konstan dalam beradaptasi di lingkungan sekitar, bergerak dalam satu tujuan dan visi. Gartner menimplementadsikan dalam menggabungkan pemilik bisnisa, spesialis informasi, dan pelaksana teknologi. Frameworks ini menyatukan inti yaitu spesialis informasi, pemilik bisnis, dan pelaksanaan tech.&nbsp;</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-10-15 04:43:44 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/muhammadsani1/te0vfmw1i6x3cis4/wish/1818896209</guid>
      </item>
      <item>
         <title>2301885913 - Cinthia Sabrina Yulanthari Karuh</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/muhammadsani1/te0vfmw1i6x3cis4/wish/1818904742</link>
         <description><![CDATA[<div>Berikut adalah kesimpulan dari saya setelah menonton kedua video yang diberikan pada forum:<br><strong>1. Capabilities – the Heart of your Business and Enterprise Architecture</strong></div><div>Business Capability merupakan kemampuan yang mungkin dimiliki atau ditukar oleh suatu organisasi untuk mencapai tujuan atau hasil tertentu.</div><div>Yang penting, konsep capabilities adalah lintas fungsional dan lintas organisasi. Kemampuan tidak terikat pada departemen, fungsi, atau peran tertentu dalam organisasi. Sebaliknya, apa yang memberi Anda kemampuan adalah kombinasi dari berbagai orang, proses, teknologi, informasi, dan sumber daya lainnya, dari seluruh perusahaan.</div><div>Capabilities menentukan apa yang dilakukan atau dapat dilakukan oleh bisnis, bukan bagaimana melakukannya atau siapa yang melakukannya. Mereka berbeda dari proses bisnis, fungsi, layanan, unit organisasi, atau sistem TI, meskipun ini semua dapat berkontribusi pada kemampuan. Kemampuan yang sama dapat diimplementasikan dengan cara yang berbeda, mis. secara manual, didukung TI, atau sepenuhnya otomatis.</div><div>&nbsp;</div><div><strong>2. Enterprise architecture framework | the four main types</strong></div><div>Enterprise architecture adalah “praktik yang didefinisikan dengan baik untuk melakukan analisis, desain, perencanaan, dan implementasi perusahaan, menggunakan pendekatan yang komprehensif setiap saat, untuk keberhasilan pengembangan dan pelaksanaan strategi.</div><div>Terdapat 4 Enterprise Architecture Frameworks yang utama, yaitu:</div><div><strong>1. The Open Group Architectural Framework</strong></div><div>The Open Group Architectural Framework, or <a href="http://www.togaf.org/togaf9/chap01.html">TOGAF</a>adalah salah satu struktur kerangka kerja paling umum dalam bisnis saat ini. TOGAF menyumbang lebih dari 80 persen dari keseluruhan struktur kerangka bisnis. Ini berisi semua bagian yang diperlukan untuk kerangka kerja yang kuat. Ini memiliki kosakata umum untuk digunakan, standar yang direkomendasikan dan metode kepatuhan, perangkat lunak dan alat yang disarankan, dan bahkan metode untuk menentukan praktik terbaik.</div><div><strong>2. The Zachman Framework</strong></div><div>The Zachman Framework menggunakan metode taksonomi untuk mengatur berbagai macam dokumen dan bahan ke dalam kategori yang sesuai dengan mereka. The Zachman Framework melampaui TI. Ini menawarkan koneksi struktural ke dalam setiap aspek perusahaan. Dasar Framework ini berfokus pada enam fokus deskriptif dan enam perspektif pemain. Fokusnya adalah data, fungsi, jaringan, orang, waktu, dan motivasi. Perspektif tersebut adalah perencana, pemilik, perancang, pembangun, subkontraktor, dan perusahaan.</div><div><strong>3. Federal Enterprise Architectural Framework</strong></div><div>The Federal Enterprise Architectural framework, or FEA, adalah salah satu upaya terbaru untuk menciptakan struktur yang kokoh bagi organisasi. Ini membantu mengatur berbagai lembaga dan organisasi yang berbeda di bawah kendalinya. FEA menggabungkan yang terbaik dari Zachman Framework dan TOGAF. FEA memiliki lima model referensi. Mereka mencakup bisnis, layanan, komponen, teknis, dan data. Kelima poin ini digabungkan dengan model segmen untuk menciptakan perspektif tentang cara terbaik untuk menginstal arsitektur perusahaan.</div><div><strong>4. Gartner Framework</strong></div><div>Tipe terakhir, Gartner, berbeda dari tiga sebelumnya. Ini tidak sesuai dengan struktur kerangka kerja, taksonomi, atau model. Dibuat oleh perusahaan dengan nama yang sama, Gartner adalah praktik yang berfokus pada adaptasi konstan terhadap lingkungan di sekitar Anda. Gartner adalah salah satu bisnis riset TI terkemuka di seluruh dunia. Mereka berisi beberapa pemikiran terbaik tentang masalah TI.&nbsp;<br><br>Sekian dari saya, terima kasih.<br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-10-15 04:50:14 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/muhammadsani1/te0vfmw1i6x3cis4/wish/1818904742</guid>
      </item>
      <item>
         <title>2301897642 - Christofer Albert Agung</title>
         <author>christofer_albert</author>
         <link>https://padlet.com/muhammadsani1/te0vfmw1i6x3cis4/wish/1818912423</link>
         <description><![CDATA[<div>Selamat siang Pak, berikut adalah kesimpulan saya setelah menonton video yang bapak berikan:<br><br><strong>Video 1 (Capabilities – the Heart of your Business and Enterprise Architecture)</strong><br><br></div><div>Pada enterprise architecture, kapabilitas adalah jantung dari arsitektur bisnis. Kapabilitas bisnis adalah kemampuan yang dimiliki perusahaan untuk mencapau tujuan yang spesifik. Kapabilitas dapat menyederhanakan proses perencanaan, penyampaian, dan eksekusi dari suatu perusahaan. Kapabilitas inilah yang dibutuhkan untuk menciptakan value untuk customer.&nbsp;<br><br></div><div><strong>Video 2 (Enterprise Architecture Framework | The Four Main Types)</strong><br><br></div><div>Pengertian dari enterprise architecture adalah proses dimana suatu organisasi / perusahaan menstandardisasi dan mengatur infrastruktur IT agar sejajar dengan goal bisnis perusahaan. Enterprise architecture ini menggambarkan blueprint dari seluruh level perusahaan, mulai dari level strategis, level operasional, hingga level implementasi.<br><br></div><div>Ada empat framework enterprise architecture yang sering digunakan. Framework yang pertama adalah <strong>Template Framework</strong>. Template framework ini dikembangkan untuk mengatur artefak arsitektural, mendesain dokumen, spesifikasi, dan model. Contoh dari framework ini adalah Zachman Framework. Framework yang kedua adalah <strong>Content Framework.</strong> Content Framework didesain untuk mengembangkan artefak dan deliverable untuk setiap fase pengembangan. Contoh dari framework ini adalah Open Ground Architectural Framework, TOGAF. Framework yang ketiga adalah <strong>Federal Enterprise Architecture Framework</strong>. Framework ini biasa digunakan oleh pemerintahan. Framework ini menggabungkan Zachman Framework dan TOGAF. Framework yang keempat adalah <strong>Gartner Framework</strong>. Framework ini berfokus pada adaptasi ke environment bisnis.<br><br>Demikian kesimpulan yang saya ambil, terimakasih.<br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-10-15 04:56:10 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/muhammadsani1/te0vfmw1i6x3cis4/wish/1818912423</guid>
      </item>
      <item>
         <title>2301958726 - Shanta Haresh Keswani</title>
         <author>shantaddd</author>
         <link>https://padlet.com/muhammadsani1/te0vfmw1i6x3cis4/wish/1819135853</link>
         <description><![CDATA[<div><strong>VIDEO 1 (Capabilities – the Heart of your Business and Enterprise Architecture)</strong><br><br>Di Enterprise Architecture(EA), kapabilitas adalah jantung dari sebuah framework bisnis architecture. Kemampuan bisnis adalah hal yang paling penting untuk mendetirminasi kebutuhan dari sebuah organisasi untuk mencapai tujuan. Dengan adanya kapabilitas tentunya kita dapat menyederhanakan proses perencanaan dan eksekusi dari sebuah perusahaan.<br><br><strong>VIDEO 2(Enterprise Architecture Framework - The Four Main Types)</strong><br><br>Enterprise Architecture(EA) adalah sebuah proses dimana suatu organisasi mempunyai SOP dengan baik untuk melakukan desain, analisis, perencanaan, dan implementasi perusahaan yang align dengan organisation goals. EA juga menggambarkan blueprint dari sebuah perusahaan dengan level yang berbeda-beda mulai dari level strategic, operational, dan implementation. Terdapat 4 Framework yaitu;<br><br><strong>1. Template Framework</strong><br>Dikembangkan untuk mengembangkan aset artifact architectural, documents, dan models. Ex: Zahchman Framework, dimana mereka menyediakan pendekatan yang disiplin untuk mengelola system architecture.<br><br><strong>2. Contents Framework</strong><br>Dikembangkan untuk mengembangkan artifact dan deliverables setiap fase pengembangan. Ex: Open Ground Architectural Framework (TOGAF).<br><br><strong>3. Federal Enterprise Architecture Framework</strong><br>Prescriptive methodologi yang digunakan untuk kepetingan government. Ex: menggabungkan Zachman Framework dan TOGAF.<br><br><strong>4. Garner Framework</strong><br>Dikembangkan untuk menfokuskan kepada adaptasi business environment.<br><br>Sekian yang saya bisa sampaikan terimakasih<br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-10-15 07:54:51 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/muhammadsani1/te0vfmw1i6x3cis4/wish/1819135853</guid>
      </item>
      <item>
         <title>2301932544 - Daniel Wijaya</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/muhammadsani1/te0vfmw1i6x3cis4/wish/1819188423</link>
         <description><![CDATA[<div>Kesimpulan dari kedua video:<br><br>1. Video 1 (Capabilities – the Heart of your Business and Enterprise Architecture)<br><br>Business Capability dapat digunakan untuk menyederhanakan banyak perencanaan, pengiriman, dan pelaksanaan perusahaan. Dengan Business Capability memungkinkan terciptanya nilai bagi pelanggan yang mungkin dimiliki atau ditukar oleh organisasi untuk mencapai tujuan atau hasil tertentu.<br>Kegunaan Capability adalah untuk mensuport objektif perusahaan. Contohnya adalah ketika sebuah perusahaan jual beli membutuhkan seorang manager utama, admin, manager barang, ide, research, dsb.<br><br><br>2. Video 2 (Enterprise architecture framework | the four main types)<br><br>Enterprise architecture adalah proses dimana organisasi menstandarisasi dan mengatur infrastruktur TI untuk menyelaraskan dengan tujuan bisnis. Enterprise Architecture menawarkan peta atau cetak biru strategi, operasional, dan implementasi perusahaan.<br><br>4 Major Enterprise Architecture Framework<br>a.) Template Framework<br>Untuk mengatur artefak arsitektur, dokumen desain, spesifikasi dan model<br><br>b.) Content Framework<br>Untuk mengembangkan artefak dan kiriman untuk setiap fase pengembangan<br><br>c.) Federal Enterprise<br>Metodologi preskriptif yang ditujukan untuk penggunaan pemerintah<br><br>d.) Gartner Framework<br>Berfokus pada beradaptasi dengan lingkungan bisnis<br><br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-10-15 08:30:30 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/muhammadsani1/te0vfmw1i6x3cis4/wish/1819188423</guid>
      </item>
      <item>
         <title>2301890415 - Stephen Giovanni Saputra</title>
         <author>stephensaputra001</author>
         <link>https://padlet.com/muhammadsani1/te0vfmw1i6x3cis4/wish/1820606255</link>
         <description><![CDATA[<div><strong>VIDEO 1 (Capabilities – the Heart of your Business and Enterprise Architecture)<br></strong>Di dalam EA, kapabilitas sebuah organisasi adalah komponen utama. Kapabilitas dapat memudahkan seorang arsitek untuk merencanakan dan merealisasikan tujuan organisasi. Kapabilitas bisnis memiliki hubungan dengan banyak aspek organisasi, berikut adalah kesimpulannya:</div><ul><li>Kapabilitas bisnis dipengaruhi dan memengaruhi strategi bisnis</li><li>Kapabilitas bisnis memberikan nilai atau value kepada organisasi</li><li>&nbsp;Kapabilitas bisnis bisa dipengaruhi stakeholder</li><li>Kapabilitas bisnis dimiliki oleh unit bisnis di dalam organisasi</li><li>Kapabilitas bisnis dioperasikan oleh proses bisnis</li><li>Kapabilitas bisnis ada untuk memenuhi sebuah kebutuhan, bisa dari pengguna atau kebutuhan internal organisasi</li><li>Kapabilitas bisnis menciptakan konsep informasi</li><li>&nbsp;Kapabilitas bisnis akan didukung oleh aplikasi dan aset organisasi</li><li>&nbsp;Kapabilitas bisnis dapat diciptakan atau diubah oleh sebuah proyek</li></ul><div>Kapabilitas bisnis bisa diukur dengan beberapa cara, seringkali agar organisasi dapat melakukan transformasi digital untuk memperbaiki sebuah kapabilitas bisnis.<br><br><strong>VIDEO 2(Enterprise Architecture Framework | The Four Main Types)<br></strong>Enterprise Architecture Framework adalah proses dimana sebuah perusahaan mengorganisir dan menstandarisasi infrastruktur IT agar selaras dengan tujuan bisnis atau <em>business goals</em>. EA menyediakan gambaran perusahaan dari sudut pandang strategi, operasional, dan implementasi. Gambaran tersebut dikenal sebagai EAB atau <em>Enterprise Architecture Blueprint</em>. Ada banyak macam EA Framework yang diciptakan untuk <em>use-case </em>yang spesifik, namun ada empat framework yang sering digunakan, baik di perusahaan maupun di pemerintahan. <br><strong><br>1. Template Framework (Zachman Framework)</strong><br>Framework ini dikenal sebagai sebuah kerangka ontologi yang digunakan untuk menggambarkan sistem informasi di sebuah perusahaan. Kerangka ini memiliki dua dimensi, yang pertama adalah 5W1H untuk menggambarkan sistem informasi, dan yang kedua adalah pemahaman sistem informasi dari tingkat yang berbeda.<br><br><strong>2. Content Framework (TOGAF Framework)<br></strong>Dikenal sebagai framework yang paling sering digunakan, framework ini dapat dimodifikasi agar sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Di dalamnya, ada tiga pilar utama: 1) EA Domain (Businesss, Data, Application, dan Technology), 2) Architecture Development Method (bagian utama dalam TOGAF), dan 3) Enterprise Continuum.<br><br><strong>3. The Federal Enterprise Architecture Framework (FEAF)<br></strong>Framework ini dulunya digunakan untuk pemerintahan Amerika Serikat untuk mempercepat pengembangan sistem informasi di dalam pemerintahan. FEAF memiliki 6 domain arsitektur: 1) Strategy, 2) Business, 3) Data, 4) Application, 5) Infrastructure, dan 6) Security.<br><br><strong>4. Gartner Framework<br></strong>Keempat dan yang terakhir adalah Gartner Framework, yang mengatakan bahwa EA merupakan sebuah kegiatan membuat dan memanfaatkan <strong>Enterprise Architecture Artifact</strong> yang dilakukan terus-menerus.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-10-16 01:34:51 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/muhammadsani1/te0vfmw1i6x3cis4/wish/1820606255</guid>
      </item>
      <item>
         <title>2301884892 - Rama Raditya Wiryawan</title>
         <author>ramagiroud</author>
         <link>https://padlet.com/muhammadsani1/te0vfmw1i6x3cis4/wish/1820785260</link>
         <description><![CDATA[<div>Selamat siang, berikut adalah kesimpulan dari menonton kedua video berikut.<br>&nbsp;<br><strong><mark>1. VIDEO: Capabilities – the Heart of your Business and Enterprise Architecture</mark></strong><br><br>Business Capabilities / kapabilitas bisnis merupakan inti arsitektur bisnis, yang berarti merupakan kemampuan yang mungkin dimiliki atau ditukar oleh suatu organisasi untuk mencapai tujuan atau hasil tertentu. Dengan melalui hal ini, perusahaan dapat menyederhanakan perencanaan, pengiriman, dan pelaksanaan / eksekusi tranformasi digital yang dibutuhkan.<br>Jadi business capabilities dapat menentukan bisnis apa yang perusahaan lakukan saat ini / dapat dilakukan kedepannya. Bukan dari sisi bagaimana / siapa yang melakukannnya. Proses penentuan ini tentu akan berpengaruh ke startegi bisnis / tujuan perusahaan itu sendiri.<br> <br><strong><mark>2. VIDEO: Enterprise Architecture Framework | The Four Main Types</mark></strong><br><br>Enterprise Architecture adalah proses didalam suatu organisasi yang meliputi standarisasi dan pengaturan infrastruktur IT yang ada agar bisa diselaraskan sesuai dengan tujuan bisnis / goals dari perusahaan itu sendiri. Proses ini bisa memberikan gambaran kepada perusahaan terkait sudut pandang strategi, operasional, dan implementasi yang ada. EA framework ini biasanya ada 4 contoh penting yang biasa ditemukan atau sering dipakai perusahaan-perusahaan.<br> <br><strong>1.) Zachman Frameworks / Template Framework:</strong><br>Atau bisa disebut Template Frameworks. Framework yang satu ini menggunakan metode taksonomi yang bertujuan untuk menyesuaikan / mengatur berbagai macam bahan materi seperti dokumen ke dalam kategori yang disesuaikan. Kemudian bisa diketahui bahwa framework ini dapat memberikan gambaran setiap aspek perusahan. Dasar Framework ini berfokus pada enam fokus deskriptif (data, fungsi, jaringan, orang, waktu, dan motivasi) dan enam perspektif pemain (perencana, pemilik, perancang, pembangun, subkontraktor, dan perusahaan). <br> <br><strong>2.) Content Framework / The Open Group Architectural Framework (TOGAF):</strong> <br>Ini merupakan framework yang sering digunakan berbagai perusahaan karena bisa meliput mayoritas struktur kerangka bisnis dan bersifat custom yang berarti bisa dimodifikasikan sesuai kebutuhan perusahaannya. TOGAF pun memiliki 3 pilar utama, yaitu:<br>- Enterprise Architecture Domains (Business, Data, Application, dan Technology)<br>- Architecture Development Method (Inti TOGAF)<br>- Enterprise Continuum<br> <br><strong>3.) Federal Enterprise Architecture Framework (FEA): </strong><br>FEA merupakan framework baru jika dibandingkan dengan yang lainnya tetapi bertujuan serupa yaitu untuk membentuk struktur organisasi yang solid / fungsional. Pada dasarnya adalah metodologi preskriptif yang ditujukan untuk penggunaan pemerintah, yang dikembangkan untuk pemerintah federal Amerika Serikat. FEA bisa mencakup bisnis, layanan, komponen, teknis, dan data yang kemudian bisa dikembangkan untuk menciptakan perspektif tentang cara terbaik untuk menginstal arsitektur perusahaan.<br><br><strong>4.) Gartner Framework: </strong><br>Gartner Framework adalah praktik yang berfokus pada nilai adaptasi dengan lingkungan bisnis yang dimiliki perusahaan tersebut, jadi framework ini tidak terikat kepada struktur kerangka / model kerja seperti contoh-contoh yang sebelumnya. Hal ini mendorong perusahaan untuk selalu konstan beradaptasi dan telah dinyatakan merupakan salah satu bisnis riset TI yang terkemuka.<br><br>Sekian jawaban dari saya dan mohon maaf jika masih ada kesalahan, terima kasih Pak.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-10-16 05:42:41 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/muhammadsani1/te0vfmw1i6x3cis4/wish/1820785260</guid>
      </item>
      <item>
         <title>2301943554 - Fildzah Zahirah Adani</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/muhammadsani1/te0vfmw1i6x3cis4/wish/1820913504</link>
         <description><![CDATA[<div>Selamat Sore, berikut adalah kesimpulan dari 2 video berikut, <br><br><strong>1. Capabilities – the Heart of your Business and Enterprise Architecture<br><br></strong>Business Capability adalah inti dari sebuah business architecture yang dibutuhkan oleh sebuah organisasi dalam menciptakan value/nilai untuk mencapai tujuan atau hasil tertentu. Capability ini dapat menyederhanakan proses mulai dari perencanaan, pengiriman, dan eksekusi dari sebuah perusahaan. Terlebih lagi kapabilitas juga dapat,</div><ul><li>Kapabilitas dipengaruhi oleh tujuan bisnis atau strategi bisnis.&nbsp;</li><li>Kapabilitas memungkinkan aliran nilai (value stream).&nbsp;</li><li>Kapabilitas yang diaktifkan oleh pemangku kepentingan dengan memetakan kapabilitas ke divisi atau unit bisnis yang dapat memiliki atau menggunakan kapabilitas.&nbsp;</li><li>Kapabilitas dioperasionalkan oleh proses bisnis.&nbsp;</li><li>Kapabilitas menjawab kebutuhan sebuah epik atau cerita pengguna.&nbsp;</li><li>Kapabilitas menggunakan atau membuat konsep informasi.&nbsp;</li><li>Kapabilitas akan didukung oleh satu atau banyak aplikasi atau jenis aset lainnya.&nbsp;</li><li>Kapabilitas juga dapat diubah atau diaktifkan oleh inisiatif atau proyek.&nbsp;</li><li>Kapabilitas dapat diukur dengan beberapa cara yang sering kali untuk memfokuskan pada kemampuan bisnis penting yang tidak berkinerja cukup baik dan memungkinkan tim transformasi digital untuk fokus pada kemampuan yang bermasalah.</li></ul><div><br><strong>2. Enterprise Architecture Framework | The four main types<br><br></strong>Enterprise Architecture adalah proses dimana organisasi menstandarisasi dan mengatur infrastruktur IT dalam menyelaraskan tujuan bisnis yang dimana EA ini menawarkan blueprint pada tingkat strategis, operasional, dan implementasi dari perusahaan.<br><br>4 Major Enterprise Architecture Framework:<br><em>1. Template Frameworks</em><br>Dikembangkan untuk mengatur Artefak Arsitektur, dokumen desain, spesifikasi dan model<br>Contoh:<br>Kerangka kerja Zachman<br>Kerangka ini memberikan pendekatan disiplin untuk mengelola arsitektur sistem dan Kerangka ini terdapat 6 titik vokal arsitektur dan 6 perspektif lapisan<br><br><em>2. Content Frameworks</em><br>Mengembangkan artefak dan kiriman untuk setiap fase pengembangan.<br>Contoh<br>The Open Group Architectural Framework (TOGAF)&nbsp;<br>Salah satu kerangka kerja yang paling umum. TOGAF mendefinisikan kerangka kerjanya sebagai standar yang dibangun di atas 4 prinsip utama, yaitu</div><ul><li>common vocabulary</li><li>non-commercial use&nbsp;</li><li>effective resource management</li><li>achieving demonstrable ROI</li></ul><div><br>Di antara 3 pilar utama TOGAF berisi Perusahaan Arsitektur, yaitu</div><ul><li>bisnis</li><li>data</li><li>teknologi, dan&nbsp;</li><li>aplikasi</li></ul><div><br><em>3. Federal Enterprise Architectural Framework</em><br>Metodologi preskriptif yang menggabungkan kerangka kerja Zachman dan TOGAF. FEA menggambarkan 6 domain arsitektur,&nbsp;<br>- PRM (Performance reference model)&nbsp;<br>- BRM (Business reference model)<br>- DRM (Data reference model)<br>- ARM (Application Reference Model)<br>- IRM (Infrastructure Reference Model)<br>- SRM (Model Referensi Keamanan)<br><br>4. Gartner Framework<br>Praktek yang berfokus pada adaptasi dengan lingkungan bisnis. Framework menunjukkan bahwa arsitektur adalah proses berkelanjutan untuk menciptakan dan memanfaatkan artefak arsitektur perusahaan yang memberi arsitektur gerakan dan vitalitasnya<br><br>Sekian kesimpulan saya, terima kasih pak</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-10-16 09:22:02 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/muhammadsani1/te0vfmw1i6x3cis4/wish/1820913504</guid>
      </item>
      <item>
         <title>2301932512 - James Henderson Jayamuni</title>
         <author>jamesjayamuni</author>
         <link>https://padlet.com/muhammadsani1/te0vfmw1i6x3cis4/wish/1820995964</link>
         <description><![CDATA[<h1>Selamat sore, Pak. Perkenalkan nama saya James Henderson Jayamuni dengan NIM 2301932512. Berikut adalah kesimpulan saya setelah menonton kedua video yang diberikan:</h1><h1>&nbsp;</h1><h1>&nbsp;</h1><h1><strong><mark>Video 1: Capabilities – the Heart of your Business and Enterprise Architecture</mark></strong></h1><div>&nbsp;</div><div>Kapabilitas bisnis merupakan komponen utama dari bisnis arsitektur. Perencanaan, pengiriman dan pengeksekusian ide perusahaan dapat dimudahkan dengan adanya kapabilitas dari perusahaan tersebut. Sebuah kapabilitas perusahaan merupakan sesuatu yang diperlukan bagi perusahaan untuk memberikan nilai kepada pelanggannya.<br><br></div><div>Kapabilitas bisnis merupakan sebuah kemampuan yang mungkin dimiliki atau ditukarkan oleh organisasi untuk mencapai tujuan tertentu. Adapula beberapa hal yang didapatkan dengan menggunakan kapabilitas, yakni:<br><br></div><div>-&nbsp; Kapabilitas perusahaan dipengaruhi oleh tujuan atau strategi bisnis perusahaan tersebut.</div><div>-&nbsp; Kapabilitas memungkinkan aliran nilai sebuah perusahaan.</div><div>-&nbsp; Kapabilitas umumnya dilakukan oleh Stakeholder dan digunakan untuk memetakan kapabilitas divisi atau unit bisnis.</div><div>- Kapabilitas dioperasionalkan oleh proses bisnis perusahaan.</div><div>- Kapabilitas menyelesaikan kriteria / memenuhi kebutuhan dan cerita pengguna</div><div>- Kapabilitas digunakan untuk membuat konsep informasi</div><div>- Kapabilitas didukung dengan satu atau lebih aplikasi dan aset lainnya, yang biasa digunakan oleh seorang arsitektur perusahaan&nbsp;</div><div>- Sebuah kapabilitas dapat diubah atau diaktifkan oleh projek.</div><div>- Kapabilitas dapat dibagi menjadi satu, dua, tiga atau lebih dari banyak tingkatan tergantung seberapa kompleks dan detail proses</div><div>- Kapabilitas dapat diukur dengan berbagai macam cara (Biasanya diukur berdasarkan pada aspek bisnis penting yang tidak bekerja dengan baik. Penekanan ini memungkinkan tim transformasi digital perusahaan untuk menaruh lebih baik perhatian.)<br><br></div><div>&nbsp;<br><br></div><h1><strong><mark>Video 2: Enterprise Architecture Framework | The Four Main Types</mark></strong></h1><div><em>Enterprise architecture</em> adalah proses dimana perusahaan melakukan standarisasi dan mengatur infrastruktur IT-nya agar selaras dengan tujuan bisnis perusahaan tersebut. <em>Enterprise Architecture</em> memberikan sebuah peta yang menggambarkan strategi perusahaan pada tingkat operasional, strategi dan implementasi.&nbsp;<br><br></div><div>Berikut adalah 4 contoh <em>Enterprise Architecture </em>yang sering digunakan, yakni:<br><br></div><div><strong>1. Template Frameworks</strong><br> Dikembangkan untuk mengatur artifak arsitektur. Contohnya: <em>Zachman Framework. </em><br><br>Zachman framework menyediakan pendekatan disiplin untuk mengatur sistem arsitektur. Framework ini menjelaskan 6 kerangka arsitektur vocal dan 6 kerangka perspektif lapisan.<br><br></div><div><strong>2. Content Framework </strong><br>&nbsp;Dikembangkan untuk mengembangkan artifak dan deliverables pada setiap tahap pengembangan. Contohnya: <em>The Open Group Architectural Framework</em> (TOGAF). <br><br>TOGAF merupakan kerangka kerja yang umum digunakan. TOGAF memiliki 4 prinsip utama yang dijadikan standar, yaitu: <em>Common vocabulary</em>, <em>non-commercial use, effective resource management</em> dan <em>achieving demonstrable ROI.</em><br><br></div><div>TOGAF memiliki tiga pilar utama, yakni:<br>&nbsp;(i). <em>Enterprise Architecture Domain </em>(<em>Business, data, application </em>dan <em>technology</em>)<br> (ii). <em>Architecture Development Method </em>[Komponen utama dari TOGAF]<br>&nbsp;(iii). <em>Entreprise Continuum</em><br><br></div><div>&nbsp;<br><br></div><div><strong>3. Federal Enterprise Architecture Framework (FEAF)</strong><br> Dikembangkan untuk metodologi preskriptif yang menggabungkan kerangka kerja Zachman dan TOGAF. Framework ini ditujukan kepada pemerintahan. FEAF memiliki 6 arsitektur domain, yakni: <br> (i). <em>Performance Reference Model (PRM)</em><br> (ii) <em>Business Reference Model (BRM)</em><br> (iii).<em> Data Reference Model (DRM)</em><br> (iv). <em>Application Reference Model (ARM)</em><br> (v). <em>Infrastructure Reference Model (IRM)</em><br> (vi). <em>Security Reference Model (SRM)</em><br><br></div><div><strong>4. Gartner Framework</strong><br> Framework ini berfokus pada adaptasi dengan lingkungan bisnis. Gartner framework bersifat konstan sehingga bermanfaat bagi artefak arsitektur perusahaan yang memberikan vitalitas arsitektur.<br><br></div><div>&nbsp;<br><br></div><div>Sekian kesimpulan dari dua video yang telah saya tonton.&nbsp;<br>&nbsp;Saya memohon maaf apabila terjadi kesalahan dalam pengambilan kesimpulan.<br>&nbsp;Terima kasih atas waktu dan perhatiannya.<br><br></div><div>&nbsp;<br><br></div><div><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-10-16 11:14:40 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/muhammadsani1/te0vfmw1i6x3cis4/wish/1820995964</guid>
      </item>
      <item>
         <title>2301900510 - Taufik Wira Anantha</title>
         <author>taufikwira86</author>
         <link>https://padlet.com/muhammadsani1/te0vfmw1i6x3cis4/wish/1821142418</link>
         <description><![CDATA[<div>selamat malam pak,perkenalkan nama saya Taufik Wira Anantha dengan NIM 2301900510,berikut ini adalah kesimpulan yang telah saya buat setelah menonton kedua video yang diberikan&nbsp;<br><br>1. Video 1 (Capabilities – the Heart of your Business and Enterprise Architecture)<br><br></div><div>&nbsp;<br><br></div><div>business capabilities mempunyai banyak benefit seperti memudahkan seorang arsitek untuk merelealisasikan tujuan organisasi,bisnis capability merupakan hal penting untuk menentukan kebutuhan organisasi tersebut untuk meraih tujuannya,dengan capabilitas banyak point yang dapat dikurangi maupun dihilangkan untuk mempermudah tujuan tersebut dicapai<br><br>sekian terima kasih.</div><div>&nbsp;<br><br></div><div>2. Video 2 (Enterprise architecture framework | the four main types)<br><br></div><div>&nbsp;<br><br></div><div>&nbsp;<br><br></div><div>Enterprise architecture framework merupakan pendekatan terstucktur untuk menguraikan setiap kebutuhan sistem sehingga dapat digunakan untuk merancang dan mengembangkan sistem yang kompleks agar menjadi lebih sederhana<br><br></div><div>&nbsp;<br><br></div><div>1.ZACHMAN FRAMEWORK<br><br></div><div>dikembangkan sebagai pengatur artefak arsitektural,mendesain dokummen,spesifikasi,dan model<br><br></div><div>&nbsp;<br><br></div><div>2.Content FRAMEWORK<br><br></div><div>dikembangkan untuk artefak dan setiap fase pengembangan<br><br></div><div>&nbsp;<br><br></div><div>3.Federal Enterprise<br><br></div><div>merupakan framework baru yang dikembangkan untuk membentuk sturktur organisasi yang solid dan fungsional<br><br></div><div>&nbsp;<br><br></div><div>4.gartner FRAMEWORK<br><br></div><div>&nbsp;<br><br></div><div>merupakan framework yang berfokus pada adaptasi dengan lingkungan bisnis didalam perusahaan,yang juga mengatakan bahwa EA merupakan sebuah kegiatan membuat dan memanfaatkan enterprise architecture artifact secara terus menerus<br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-10-16 14:13:42 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/muhammadsani1/te0vfmw1i6x3cis4/wish/1821142418</guid>
      </item>
      <item>
         <title>2301951770 - Candra</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/muhammadsani1/te0vfmw1i6x3cis4/wish/1821814856</link>
         <description><![CDATA[<div><strong>Video 1:&nbsp;</strong></div><h1><strong>Capabilities – the Heart of your Business and Enterprise Architecture</strong></h1><div>Kemampuan bisnis adalah jantung dari arsitektur bisnis yang penting bagi perusahaan untuk menciptakan nilai bagi pelanggan mereka. Kemampuan bisnis mendukung tujuan dan strategi bisnis sebuah perusahaan. Dengan kemampuan bisnis yang baik, perusahaan dapat menjalankan bisnisnya dengan baik.<br><br><br><strong>Video 2: Enterprise Achitecture Framework | The Four Main Types<br></strong>Terdapat empat kerangka utama enterprise architecture:<br>1. Zachman Framework<br>2. The Open Group Architectural Framework (TOGAF)<br>3. Federal Enterprise Architectural Framework (FEAF)<br>4. Gartner Framework.<br><strong><br></strong>Berdasarkan definisi dan penjelasan dari kerangka-kerangka tersebut, dapat disimpulkan bahwa kerangka Zachman adalah taksonomi, TOGAF adalah proses, FEAF adalah metodologi lengkap, dan Gartner adalah praktik</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-10-17 08:30:40 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/muhammadsani1/te0vfmw1i6x3cis4/wish/1821814856</guid>
      </item>
      <item>
         <title>2301952205 - Alifia Farrah Fatikasari</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/muhammadsani1/te0vfmw1i6x3cis4/wish/1821867302</link>
         <description><![CDATA[<div><strong>Video 1: <br>Capabilities – the Heart of your Business and Enterprise Architecture</strong><br><br>Business Capability&nbsp; adalah jantung dari business architecture. Hal ini sangat dibutuhkan oleh organisasi untuk menciptakan nilai bagi pelanggan. dengan adanya business capability perusahan bisa dengan mudah menjalankan proses bisnis dengan baik. <br><br><strong>Video 2: Enterprise Achitecture Framework | The Four Main Types</strong><br><br>Enterprise architecture adalah proses dimana perusahaan melakukan standarisasi dan mengatur infrastruktur IT-nya agar selaras dengan tujuan bisnis perusahaan tersebut.<br><br>4 contoh Enterprise Architecture yang sering ditemukan atau digunakan:<br><br>1.) Zachman Frameworks <br>Framework ini menggunakan metode taksonomi yang bertujuan untuk menyesuaikan / mengatur berbagai macam bahan materi seperti dokumen ke dalam kategori yang disesuaikan. Kemudian bisa diketahui bahwa framework ini dapat memberikan gambaran setiap aspek perusahan.<br><br>2.) Content Framework / The Open Group Architectural Framework (TOGAF)<br>Dikenal sebagai framework yang paling sering digunakan, framework ini dapat dimodifikasi agar sesuai dengan kebutuhan perusahaan.<br>memiliki 3 pilar yaitu :<br>1 .EA Domain (Businesss, Data, Application, dan Technology),<br>2 .Architecture Development Method (bagian utama TOGAF),<br>2 .Enterprise Continuum.<br><br>3.) Federal Enterprise Architecture Framework (FEA)<br>Framework baru yang bertujuan yaitu untuk membentuk struktur organisasi yang solid / fungsional. Menggunakan metodologi preskriptif yang menggabungkan kerangka kerja Zachman dan TOGAF.<br><br>4.) Gartner Framework<br>Framework ini lebih berfokus pada praktik adaptasi dengan lingkungan bisnis.<br><br>sekian kesimpulan yang saya buat, terimakasih.&nbsp;</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-10-17 09:29:09 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/muhammadsani1/te0vfmw1i6x3cis4/wish/1821867302</guid>
      </item>
      <item>
         <title>2301941946 - Mega Rahmanita</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/muhammadsani1/te0vfmw1i6x3cis4/wish/1821910276</link>
         <description><![CDATA[<div>Selamat sore, Pak. Perkenalkan nama saya Mega Rahmanita (2301941946). Berikut kesimpulan dari video Enterprise Architecture.<br><br></div><div><strong>Video 1: Capabilities – the Heart of your Business and Enterprise Architecture<br></strong><br></div><div>Business capabilities merupakan komponen kunci dari business architecture. Capabilities dapat menyederhanakan perencanaan, penyampaian, dan pelaksanaan bisnis suatu perusahaan. Capabilities dibutuhkan oleh perusahaan untuk menciptakan value mereka kepada customers.&nbsp;<br><br></div><div>Business capability merupakan kemampuan yang dimiliki oleh suatu organisasi untuk mencapai tujuan atau hasil tertentu. Business capability berarti ekspresi dari apa yang dilakukan dan dapat dilakukan oleh bisnis. &nbsp;<br><br></div><div><strong>Video 2: Enterprise architecture framework | the four main types<br></strong><br></div><div>Enterprise architecture merupakan proses suatu organisasi menstandarisasi dan mengathur infrastruktur IT-nya sehingga selaras dengan tujuan bisnis. Enterprise architecture khususnya memberikan sebuah map atau blueprints pada level startegis, operasional, dan implementasi dari suatu perusahaan.<br><br></div><div>4 major enterprise architecture frameworks<br><br></div><div><strong>1.&nbsp; &nbsp; &nbsp; Template frameworks</strong> - Framework ini dikembangkan untuk mengatur artefak arsitektural (seperti dokumen, desain, spesifikasi, dan model) yang memperhitungkan target artefak (misal, pemilik bisnis dan pembangun sistem) dan masalah tertentu yang sedang ditangani. Contoh dari framework ini adalah Zachman framework.</div><div>&nbsp;</div><div><strong>2.&nbsp; &nbsp; &nbsp; Content frameworks</strong> – Framework ini mendefinisikan artefak yang harus dihasilkan enterprise architecture. Content framework didesain untuk mengembangkan artefak dan deliverables untuk setiap fase pengembangan. Contoh framework ini adalah Open Group Architectural Framework (TOGAF).</div><div>&nbsp;</div><div>TOGAF memiliki 4 prinsip utama, yaitu:&nbsp;</div><div>- Common vocabulary</div><div>- Non-commercial use</div><div>- Effective resource management</div><div>- Achieving demonstrable ROI<br><br></div><div>TOGAF membagi Enterprise architecture menjadi 4 kategori, yaitu:</div><div>- Business architecture&nbsp;</div><div>- Data architecture</div><div>- Technical architecture</div><div>- Application architecture</div><div><br></div><div><strong>3.&nbsp; &nbsp; &nbsp; Federal enterprise architecture framework – FEA</strong> adalah metodologi preskriptif yang ditujukan untuk pengunaan pemerintah. FEA ini merupakan salah satu upaya terbaru untuk meciptakan organisasi yang mempunyai struktur yang kokoh. FEA menggabungkan Zachman framework dan TOGAF.&nbsp;</div><div>&nbsp;</div><div>FEA memiliki model referensi yang tujuannya untuk memberikan definisi standar untuk domain arsitektur perusahaan dan memfasilitasi kolaborasi di seluruh pemerintah federal. model referensi FEA:</div><div>- Performance Reference Model (PRM)</div><div>- Business Reference Model (BRM)</div><div>- Data Reference Model (DRM)</div><div>- Application Reference Model (ARM)</div><div>- Infrastructure Reference Model (IRM)</div><div>- Security Reference Model (SRM)</div><div>&nbsp;</div><div><strong>4.&nbsp; &nbsp; &nbsp; Gartner framework</strong> – framework ini berfokus pada adaptasi dengan lingkungan bisnis perusahaan. Framework ini dikembangkan oleh Gartner salah satu organisasi riset dan konsultasi IT paling terkenal di dunia. &nbsp;</div><div>&nbsp;</div><div>Sekian kesimpulan saya dari dua video enterprise architecture, terima kasih<br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-10-17 10:18:25 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/muhammadsani1/te0vfmw1i6x3cis4/wish/1821910276</guid>
      </item>
      <item>
         <title>2301950824 - Daffa Muhammad Fauzan</title>
         <author>daffauzann26</author>
         <link>https://padlet.com/muhammadsani1/te0vfmw1i6x3cis4/wish/1821915554</link>
         <description><![CDATA[<div>Selamat sore pak, saya Daffa Muhammad Fauzan dengan NIM 2301950824. Berikut tugas GSLC individu saya, yang saya lampirkan melalui file berisi rangkuman dari 2 video tersebut. Terimakasih</div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/1323117950/f9e96267bba35b78ffafa74d3e7141de/2301950824_Daffa_Muhammad_Fauzan_LF11_Enterprise_Architecture_GSLC_1.docx" />
         <pubDate>2021-10-17 10:25:01 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/muhammadsani1/te0vfmw1i6x3cis4/wish/1821915554</guid>
      </item>
      <item>
         <title>2301894086 - Malko Hidamukti</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/muhammadsani1/te0vfmw1i6x3cis4/wish/1822163022</link>
         <description><![CDATA[<div>Capabilities – The Heart of your Business and Enterprise Architecture<br><br></div><div><em>Capabilities</em> menjadi inti dari <em>enterprise architecture</em> di kebanyakan perusahaan karena Dengan <em>business capabilities</em> dapat menyederhanakan perencanaan, pengiriman, dan eksekusi dari perusahaan. Jadi apa itu <em>business capabilities? </em>&nbsp;<em>Business capabilities </em>adalah sebuat kemampuan yang mungkin dimiliki atau ditukar oleh sebuah organisasi untuk menggapai tujuan atau hasil yang diinginkan.&nbsp;<br><br></div><div>&nbsp;<br><br></div><div>Enterprise Architecture Framework | The Four Main Types<br><br></div><div><em>Enterprise architecture</em> (EA) adalah praktik yang didefinisikan dengan baik untuk melakukan analisis, desain, perencanaan, dan implementasi perusahaan, dengan menggunakan pendekatan yang komprehensif setiap saat, untuk pengembangan dan eksekusi yang sukses.&nbsp;<br><br></div><div>EA memiliki 4 Framework utama yang mengkhususkan pada elemen yang berbeda dalam organisasi, yaitu;<br><br></div><div>•Template Framework&nbsp;<br><br></div><div>dikembangkan untuk mengatur spesifikasi dan model dokumen desain artefak arsitektur. Contoh :&nbsp; Zachman Framework<br><br></div><div>Zachman framework biasanya digambarkan sebagai "matriks" 6 x 6 yang dibatasi dengan Interogatif Komunikasi sebagai Kolom dan Transformasi Reifikasi sebagai Baris. Klasifikasi Kerangka diwakili oleh Sel, yaitu persimpangan antara Interogatif dan Transformasi.<br><br></div><div>•Content Framework&nbsp;<br><br></div><div>adalah desain untuk mengembangkan artefak dan hasil untuk setiap fase pengembangan. Contoh: Open Group Architectural Framework (TOGAF)<br><br></div><div>&nbsp;<br><br></div><div>TOGAF framework dibuat dari 4 prinsip utama<br><br></div><div>o&nbsp; Common Vocabulary</div><div>o&nbsp; Non-Commercial Use</div><div>o&nbsp; Effective Reource Management</div><div>o&nbsp; Achieving Demonstrable ROI<br><br></div><div>Dan TOGAF memiliki 3 pilar utama, yaitu :&nbsp;<br><br></div><div>o&nbsp; Enterprise Architecture Domain</div><div>o&nbsp; Architecture Development Method</div><div>o&nbsp; Enterprise Continuum<br><br></div><div>•Federal Enterprise Architectural Framework&nbsp;<br><br></div><div>adalah metodologi preskriptif yang ditujukan untuk penggunaan pemerintah. Ini menggabungkan antara kerangka kerja Zachman dan kerangka kerja arsitektur Grup Terbuka. Perlu diketahui Federal Enterprise Architectural Framework adalah salah satu upaya terbaru untuk menciptakan struktur yang kokoh bagi organisasi. Pemerintah Federal AS mengembangkannya pada tahun 2006. Ini membantu mengatur berbagai lembaga dan organisasi yang berbeda di bawah kendalinya.<br><br></div><div>• Gartner Framework adalah praktik yang berfokus pada adaptasi dengan lingkungan bisnis. Yang mengusulkan architecture adalah proses berkelanjutan untuk menciptakan dan memanfaatkan artefak arsitektur perusahaan yang memberikan pegerakan architecture dan daya hidup.<br><br></div><div>&nbsp;<br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-10-17 14:25:43 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/muhammadsani1/te0vfmw1i6x3cis4/wish/1822163022</guid>
      </item>
      <item>
         <title>2301942721 - Zidane &#39;alif Putra</title>
         <author>zidaneputra</author>
         <link>https://padlet.com/muhammadsani1/te0vfmw1i6x3cis4/wish/1822549370</link>
         <description><![CDATA[<div>VIDEO 1 (<strong>Capabilities – the Heart of your Business and Enterprise Architecture)<br><br></strong>Enterprise Architecture membutuhkan sesuatu yang penting yaitu kapabilitas yang merupakan inti dari framework untuk EA, kapabilitas ini meningkatkan tingkat bisnis yang berpengaruh terhadap tujuan organisasi, kapabilitas ini dapat membuat simpel hal-hal seperti planning dan execution dalam organisasi.<strong><br><br>VIDEO 2 (Enterprise Architecture Framework - The Four Main Types)<br><br></strong>EA memiliki standar yang berbeda-beda dengan tujuan yang berbeda-beda, EA merupakan sesuatu yang dapat disebut sebagai rancangan dalam organisasi dan EA memiliki 4 tipe dalam implementasi:<strong><br><br>1. Template Framework<br></strong>Digunakan untuk merancang dan mengembangkan dokumen dan model<br>Contoh: Zachman Framework<strong><br><br>2. Content Framework<br></strong>Digunakan untuk merancang dan mengembangkan deliverables pada setiap tahap-tahap pengembangan<br>Contoh: TOGAF<strong><br><br>3. Federal Enterprise Architecture (FEAF)<br></strong>Digunakan untuk merancang dan mengembangkan metodologi yang digunakan untuk agen resmi seperti pemerintahan<strong><br><br>4. Gartner Framwork<br></strong>Digunakan untuk melakukan fokus kepada adaptasi lingkungan bisnis <strong><br><br></strong>Sekian rangkuman 2 video yang saya sudah tonton terima kasih<strong><br><br></strong><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-10-17 21:53:03 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/muhammadsani1/te0vfmw1i6x3cis4/wish/1822549370</guid>
      </item>
      <item>
         <title>2301899446 - Felix Dante</title>
         <author>felixdante</author>
         <link>https://padlet.com/muhammadsani1/te0vfmw1i6x3cis4/wish/1823396095</link>
         <description><![CDATA[<div><strong>Video 1: Capabilities – the Heart of your Business and Enterprise Architecture<br></strong><em>Business Capabilities</em> (Kapabilitas Bisnis) adalah kemampuan yang sebuah organisasi miliki untuk mencapi suatu tujuan atau hasil akhir. Kapabilitas Bisnis merupakan salah satu aspek terpenting dalam arsitektur suatu bisnis. Sifatnya yang lebih stabil daripada bagian organisasi, produk ataupun aplikasi membuatnya sangat berguna dalam menyederhanakan proses-proses penyusunan suatu <em>enterprise </em>(<em>Planning, Delivery, Execution</em>). Adanya kapabilitas bisnis tersebut juga memudahkan suatu organisasi untuk menciptakan <em>value</em> bagi pelanggan mereka.<br><br><strong>Video 2: Enterprise architecture framework | the four main types<br></strong>Enterprise Architecture adalah suatu proses dimana perusahaan melakukan standardisasi dan mengatur infrastruktur IT sehingga sejajar dengan tujuan bisnis perusahaan tersebut.<br><br>Enterprise Architecture menyediakan suatu peta perusahaan pada level <em>strategic, operational, </em>dan <em>implementation</em>.<br><br><strong>4 Framework Enterprise Architecture Utama:<br><br>Template Framework (contoh: Zachman Framework)<br></strong>Merupakan suatu pendekatan yang disiplin terhadap pengelolaan arsitektur suatu sistem. Dalam pendekatan ini setiap anggota dari suatu bisnis dikategorikan sesuai dengan jabatannya dengan tujuan dan fokus masing-masing.<strong><br></strong><br></div><div><strong>Content Framework (contoh: Open Group Architectural Framework)<br></strong>Salah satu EA Framework yang paling sering digunakan, dan dibangun diatas empat prinsip utama yaitu:</div><ul><li>common vocabulary</li><li>non-commercial use</li><li>effective resource management</li><li>achieving demonstrable ROI</li></ul><div>3 Pilar utama daripada arsitektur TOGAF:</div><ul><li>Arhitecture Domains</li><li>Architecture Development Method</li><li>Architecture Continuum</li></ul><div><strong><br>Federal Enterprise Architecure Framework<br></strong>Merupakan metodologi EA yang berbasi referensi yang dikembangkan untuk Pemerintah Federal Amerika Serikat.<br><br>FEA terdiri dari enam model referensi dengan tujuan untuk mendeskripsikan domain arsitektur yang terkait. Keenam model referensi ini saling berhubungan dan dikelompokan kedalam sebuah set. Model-model tersebut terdiri atas:</div><ul><li>Performance Reference Model</li><li>Business Reference Model</li><li>Data Reference Model</li><li>Application Reference Model</li><li>Infrastructure Reference Model</li><li>Security Reference Model</li></ul><div><strong><br>Gartner Framework</strong></div><div>Framework Arsitektur yang berbasis pada dasar bahwa arsitektur merupakan suatu proses pembuatan dan pemanfaatan <em>artifact</em>&nbsp;EA yang berlangsung secara berkelanjutan.<br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-10-18 06:56:43 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/muhammadsani1/te0vfmw1i6x3cis4/wish/1823396095</guid>
      </item>
      <item>
         <title>2301901116-muhammad wildan</title>
         <author>wildan86</author>
         <link>https://padlet.com/muhammadsani1/te0vfmw1i6x3cis4/wish/1823404845</link>
         <description><![CDATA[<div>cabilities – the Heart of your Business and Enterprise Architecture&nbsp;<br><br></div><div>cabilities adalah inti dari arsitektur bisnis. cabilities jauh lebih stabil dalam waktu daripada expositions bagian organisasi, produk, atau aplikasi. selanjutnya cabilities bisnis adalah kemampuan yang mungkin dimiliki oleh organisasi untuk mencapai tujuan atau hasil tertentu.dan tak kalah lupa juga bahwa kemampuan mendukung atau dipengaruhi oleh tujuan bisnis atau strategi bisnis.\.<br><br></div><div>Enterprise architecture framework | the four main types<br><br></div><div>Enterprise architecture framework adalah sebuah sistem. Yang mana dapat membantu untuk menyelesaikan masalah yang dihadapi. bagian TI telah meningkat dari waktu ke waktu. sehingga menciptakan sistem TI yang kuat, tetapi kompleks. Kompleksitas sistem ini, membuatnya hampir mustahil untuk mendapatkan nilai yang sama dari sistem yang lama.<br><br></div><div>1.) &nbsp; Zachman Frameworks / Template Framework: framework ini menyediakan sarana untuk mengklasifikasikan arsitektur organisasi.</div><div>2.) &nbsp; Content Framework / The Open Group Architectural Framework (TOGAF): framework yang kedua ini menyediakan model rinci produk kerja arsitektur yang diwakili artefak.</div><div>3.) &nbsp; Federal Enterprise Architecture Framework (FEA): framework yang ketiga ini memberikan pendekatan umum untuk integrasi manajemen strategis, bisnis dan teknologi.</div><div>4.) &nbsp; Gartner framework: dan framework terbaru dan terakhir di dalam rangkuman ini menyediakan pendekatan yang berguna untuk menyusun konten arsitektur perusahaan. <strong><br></strong><br></div><div>terima kasih<br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-10-18 07:02:36 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/muhammadsani1/te0vfmw1i6x3cis4/wish/1823404845</guid>
      </item>
      <item>
         <title>2301856792 - Ketut Gede Yoga Wicaksana</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/muhammadsani1/te0vfmw1i6x3cis4/wish/1825323077</link>
         <description><![CDATA[<div><strong>Video 1 (Capabilities – the Heart of your Business and Enterprise Architecture)</strong><br><br>Business Capabilities adalah kemampuan dalam suatu organisasi yang dapat mencapai suatu tujuan akhir.&nbsp;<br><br><br></div><h1><strong>Video 2 (ENTERPRISE ARCHITECTURE FRAMEWORK | THE FOUR MAIN TYPES)</strong></h1><div><br>EA merupakan sebuah proses dimana perusahaan melakukan standarisasi dan mengatur infrastruktur IT yang dimiliki agar dapat sesuai dengan tujuan perusahaan tersebut.Enterprise Architecture sendiri menyediakan suatu blue print terhadap level strategis, operasional dan implementasi.<br><br>Berikut 4 contoh EA yang sering digunakan yaitu<br>1. Template Frameworks<br>Framework ini digunakan untuk mengatur aterfak,dokumen desain, spesifikasi dan model. Pada Framework ini, menjelaskan terdapat 6 architectural vocal points, dan 6 player perspectives<br><br>2. Content Framework (TOGAF)<br>Framework ini dapat dimodifikasi oleh kebutuhan perusahaan sesuai kebutuhan perusahaan. Oleh karena itu, Banyak perusahaan yang memakai Content Framework. TOGAF sendiri memiliki 3 pilar utama yaitu:<br>i. enterprise architecture<br>ii. architecture development methode<br>iii. enterprise continuum<br><br>3. Federal Enterprise Architecture Framework(FEAF)<br>Meripakan metodologi preskriptif yang menggabungkan kerangka kerja Zachman dan TOGAF. FEAF ini memiliki 6 arsitektur yakni:<br>i. Performance Reference Model<br>ii. Business Reference Model<br>iii. Data Reference Model<br>IV. Application Reference Model<br>V. Infrastructure Reference Model<br>Vi. Security Risk Model<br><br>4. Gartner Framework</div><h1>framework ini berfungsi pada adaptasi yang berada di lingkungan bisnis perusahaan.</h1><div><br>Sekian jawaban dari saya terima kasih<br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-10-18 21:12:08 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/muhammadsani1/te0vfmw1i6x3cis4/wish/1825323077</guid>
      </item>
      <item>
         <title>2301886273 - Michelle Kirsten Ampow</title>
         <author>michelleampow</author>
         <link>https://padlet.com/muhammadsani1/te0vfmw1i6x3cis4/wish/1825636302</link>
         <description><![CDATA[<div>Video 1 :<br><strong>Forum:&nbsp;<br>Capabilities – the Heart of your Business and Enterprise Architecture<br></strong><br></div><div>Video ini menjelaskan mengapa capability itu menjadi pusat dari organisasi bisnis dan juga enterprise architecture. Terdapat banyak capability yang dapat mendukung proses bisnis dalam sebuah perusahaan dan EA. Capability adalah sebuah ability yang dimiliki oleh perusahaan yang dapat membantu untuk mencapai tujuan tertentu dari perusahaan. Capability dapat membantu untuk meningkatkan dan mendukung strategi bisnis dan tujuan dari perusahaan. Untuk mengukur capability dari perusahaan dapat diukut dari priority, performance, dan juga complexity.<br><br>Video 2: <br><strong>Enterprise architecture framework | the four main types<br></strong>Terdapat 4 tipe framework dari EA yaitu&nbsp;<br><br></div><div>Template frameworks berfokus untuk organize architectural artifacts, dokumen, desain, dan spesifikasi model. Contoh <strong>Zachman framework</strong>. Zachman Framework menyediakan sebuah disiplin yang berfungsi untuk mengelola arsitektur sistem.&nbsp;<br><br></div><div>Content frameworks untuk mengembangkan artifacts and deliverables untuk setiap proses yang ada. Contoh <strong>open group architectural framework</strong>. Open Group Architectural Framework dibangun dengan 4 prinsip utama yaitu:&nbsp;<br><br></div><div>-&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; Common vocabulary&nbsp;</div><div>-&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; Non-commercial use&nbsp;</div><div>-&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; Effective resource management&nbsp;</div><div>-&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; Achieving demonstrable ROI<br><br></div><div>Terdapat juga 4 domain enterprise architecture yaitu:<br><br></div><div>-&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; Business</div><div>-&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; Data</div><div>-&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; Technology</div><div>-&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; Application<br><br></div><div><strong>Federal enterprise architecture framework</strong> ditujukan untuk metodologi preskriptif yang ditujukan untuk pengunaan pemerintah.&nbsp;<br><br></div><div>Di dalam EA ini terdapat 4 model yaitu:<br><br></div><div><em>Performance Reference Model</em> yang berfokus kepada strategy, internal business, dan untuk mengukur hasil keberhasilan.&nbsp;<br><br></div><div><em>Business reference Model</em> berfokus menunjang fungsi business dan service&nbsp;<br><br></div><div><em>Data reference model</em> menyediakan data-data yang diperlukan<br><br></div><div><em>Application reference model</em> berfokus kepada sistem dan komponen aplikasi &nbsp;<br><br></div><div><em>Infrastructure reference model</em> mengkategorikan standard terkait cloud.&nbsp;<br><br></div><div><em>Security reference model</em> menyediakan methodology untuk memastikan keamanan&nbsp;<br><br></div><div><strong>Gartner Framework</strong> berfokus pada adaptasi dengan lingkungan bisnis. Framework ini dapat mencakup tentang perusahaan saat ini dan dapat membantu perusahaan dalam menjalankan bisnis.&nbsp;<br><br>Sekian rangkuman video dari saya. Terima kasih Pak. </div><div><br><br><br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-10-19 00:49:46 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/muhammadsani1/te0vfmw1i6x3cis4/wish/1825636302</guid>
      </item>
      <item>
         <title>2301922644 - Ralfy Rizky Novansyah</title>
         <author>ralfynovansyah</author>
         <link>https://padlet.com/muhammadsani1/te0vfmw1i6x3cis4/wish/1825686451</link>
         <description><![CDATA[<div><strong>Video 1 – Capabilities – The Heart of your Business and Enterprise Architecture<br></strong><br></div><div>Business capability adalah suatu kemampuan yang suatu organisasi punya atau tukarkan untuk mencapai suatu tujuan tertentu. Capabilities adalah inti dari arsitektur bisnis. Capabilities jauh lebih stabil dalam urusan waktu dibandingkan skema organisasi, proses-proses bisnis, produk, atau bahkan aplikasi. Capabilities dapat mempermudah sebagian besar dari perencanaan bisnis, pengantaran, dan eksekusi. Capabilities adalah sesuatu yang diperlukan oleh organisasi untuk menciptakan nilai mereka di mata pelanggan.<br><br></div><div><strong>Video 2 – Enterprise Architecture Framework<br></strong><br></div><div>Enterprise Architecture adalah sebuah praktik yang terancang dengan baik untuk melakukan analisis, rancangan, perencanaan, dan implementasi suatu perusahaan dengan menggunakan pendekatan komprehensif untuk pengembangan dan eksekusi strategi yang baik. Singkatnya, Enterprise Architecture adalah blueprint organisasi dalam Strategic Level, Operation Level, dan Implementation Level.&nbsp;<br><br></div><div>Terdapat 4 Enterprise Architecture Frameworks, yaitu :<br><br></div><div>1. Template Framework<br><br></div><div>Adalah framework yang mengatur artefak arsitektur, dokumen perancangan, spesifikasi, dan model. Contoh framework ini adalah Zachman Framework, sebuah framework yang menyediakan pendekatan disiplin untuk mengelola arsitektur sistem.<br><br></div><div>2. Contents Framework<br><br></div><div>Adalah framework untuk mengembangkan artefak dan deliverables untuk masing-masing fase pengembangan. Contohnya adalah The Open Group Architectural Framework (TOGAF). TOGAF adalah salah satu framework paling banyak ditemukan.<br><br></div><div>3. Federal Enterprise Architecture Framework (FEA)<br><br></div><div>Adalah metodologi yang digunakan pemerintah. Framework ini menggabungkan Zachman Framework dan TOGAF. FEA memiliki enam model referensi, yaitu Performance, Business, Data, Application, Infrastructure, dan Security.<br><br></div><div>4. Gartner Framework<br><br></div><div>Adalah framework yang berfokus dalam adaptasi untuk lingkungan bisnis. Framework ini berbeda dibandingkan framework-framework sebelumnya, karena framework ini berbasis bahwa arsitektur adalah sebuah proses yang berkelanjutan dalam membuat dan memanfaatkan artefak-artefak arsitektur.<br><br></div><div>Sekian dari saya, terima kasih.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-10-19 01:12:07 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/muhammadsani1/te0vfmw1i6x3cis4/wish/1825686451</guid>
      </item>
      <item>
         <title>2301893410 - Kemas Nabil Putra Ardana</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/muhammadsani1/te0vfmw1i6x3cis4/wish/1825983650</link>
         <description><![CDATA[<div>Video 1<br><br></div><div>Capabilities – the Heart of your Business and Enterprise Architecture<br><br></div><div>bagi sebagian besar business architects, business capabilities adalah inti dari arsitektur bisnis mereka. Capabilities itu lebih stabil dalam waktu dari pada org charts, proses-proses produk atau aplikasi-aplikasi. Capabilities dapat memudahkan banyak dari enterprise planning, delivery dan eksekusi sebuah bisnis anda. Capability merupakan sesuatu yang dibutuhkan bagi sebuah organisasi untuk membuat value untuk customer mereka.&nbsp;<br><br></div><div>Apa itu business capability? Business capability adalah sebuah ability yang mungkin dimiliki sebuah organisasi untuk mendapatkan tujuan tertentu. Capability juga dapat mengaktifkan value stream, seringkali capability di aktifkan oleh stakeholder.<br><br></div><div>Sebuah capability di jalankan oleh sebuah business process, sebuah capability menunjukkan sebuah requirement, atau sebuah user story. Sebuah capability juga dapat di ubah atau di aktifkan oleh sebuah inisiatif atau projek. Yang terakhir capabilities yang berjalan kurang bagus&nbsp; mengizinkan tim digital transformation untuk focus pada problematic capabilities.<br><br></div><div>&nbsp;<br><br></div><div>Video 2<br><br></div><div>Enterprise architecture framework | the four main types<br><br></div><div>Enterprise architecture adalah, sebuah proses dimana sebuah organisasi menstandarkan dan mengorganisasikan infrastructure IT agar sejajar dengan tujuan bisnis. Entreprise architecture biasanya memberikan peta atau blueprint dari strategi perusahaan, operasional, dan implementasi.<br><br></div><div>4 major Enterprise Architecture Framework<br><br></div><div><strong>Template Framework</strong>, dibuat untuk mengorgaisasikan artifak arsitektural: design documents, specification, dan models. Contohnya Zachman framework.&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;<br><br></div><div>Zachman framework, memberikan pendekatan disiplin untuk memanage system architecture, framework ini menjelaskan 6 arsitektural vocal point dan 6 pandangan player, dimensi pertama menjelaskan pemain/player yang di dalam permainan seperti: CEO, CFO, GM, ect. Dimensi kedua focus kepada penggunaan artefak yang digunakan interogatif yang premitih seperti 5W + 1H. setiap interogatif menjeleaskan6 fokus areanya yaitu: data, function, network, people, time, dan motivation.&nbsp;<br><br></div><div><strong>Content Framework</strong>, di desain untuk mengembangkan artefak dan dapat dikirim untuk setiap fase pengembangan contohnya Open group architectural frame work<br><br></div><div>Open group architectural framework merupakan salah satu dari framework yang sering dijumpai. Menjelaskan&nbsp; artitechtural framework sebagai de facto standards di buat pada 4 major principles seperti common vocabulary, non commercial use, effective resource management, achieving demonstrable ROI. &nbsp;<br><br></div><div><strong>Federal Enterprise Architecture Framework,</strong>&nbsp; metode yang dapat menentukan, dibuat untuk penggunaan government.&nbsp;<br><br></div><div>Architecture development method, menggunakan performance engineering untuk menspesifikasi proses untuk mengembangkaan IT Architecture<br><br></div><div><strong>Gartner Framework, </strong>Praktek yang memfokuskan&nbsp; pada adaptasi dari sebuah lingkungan bisnis<br><br></div><div>Federal Enterprise Architecture metedology, dibuat untuk pemerintahan federal Amerika Serikat, melalui inter relative reference model untuk menjelaskan keenam domain architecture. Performance reference model yang menghubungkan strategi, komponen internal bisnis, dan investment untuk mengukur impact pada hasil strategis. Kemudian dibuat model bisnis reference yang mendukung architectural analysis dan mereport business services. Data reference model memfasilitasikan penemuan pemegang data. Dan menyalakan pengertian dari data, cara mengaksesnya dan meleveragekannya. Application reference Model, mengkategorikan sistemnya dan application related standards.&nbsp;<br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-10-19 03:20:32 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/muhammadsani1/te0vfmw1i6x3cis4/wish/1825983650</guid>
      </item>
      <item>
         <title>2301944185 - Yoshe Dwi Rahmanda</title>
         <author>yoshemanda</author>
         <link>https://padlet.com/muhammadsani1/te0vfmw1i6x3cis4/wish/1826113654</link>
         <description><![CDATA[<div><strong>1. Video 1 (Capabilities – the Heart of your Business and Enterprise Architecture)</strong></div><div>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;&nbsp;</div><div><strong>Definisi</strong></div><div>Business Capabilities adalah sebuah landasan utama bagi kebanyakan perusahaan dalam business architecture-nya. Hal ini dikarenakan capabilities memungkinkan penciptaan value for customers dimana ia dapat menyederhanakan enterprise planning, delivery, dan execution suatu perusahaan. Berdasarkan definisinya, business capability adalah kemampuan yang mungkin dimiliki oleh suatu organisasi untuk mencapai tujuan atau hasil tertentu. Suatu kapabilitas dapat mendukung atau dipengaruhi oleh suatu objek maupun strategi di suatu perusahaan. Selain itu kapabilitas dapat memungkinkan suatu value stream.</div><div>&nbsp;</div><div><strong>Informasi mengenai kapabilitas</strong></div><div>Sebaiknya perusahaan memetakan kapabilitas ke divisi atau unit bisnis yang dapat memiliki atau menggunakan kapabilitas walaupun terkadang diimplementasikan oleh stakeholder. Kapabilitas dioperasionalkan oleh suatu bisnis proses dan kapabilitas dapat menjawab kebutuhan suatu user story. Dengan kapaibilitas, kita dapat membuat suatu information concept. Kapabilitas dapat diukur dengan beberapa cara. Hal ini biasanya digunakan untuk fokus pada kapabilitas bisnis penting yang tidak berkinerja cukup baik sehingga memungkinkan tim transformasi digital untuk fokus pada kapabilitas yang bermasalah.</div><div>&nbsp;</div><div>&nbsp;</div><div><strong>2. Video 2 (Enterprise Architecture Framework | The Four Main Types)</strong></div><div>Enterprise Architecture adalah proses dimana suatu perusahaan mengatur infrastruktur IT sehingga dapat selaras dengan tujuan bisnisnya. Dengan Enterprise Architecture, kita dapat memiliki suatu gambaran/blueprint untuk level startegis, operasional, dan implementasi.&nbsp;</div><div>&nbsp;</div><div>Video ini membahas 4 frameworks yang terdapat pada Enterprise Architecture, yaitu:&nbsp;</div><div>a.&nbsp; &nbsp; &nbsp;Template framework</div><div>Framework ini dikembangkan untuk mengatur Artefak Arsitektur, mendesain dokumen dan spesifikasi model. Contohnya Zachman Framework yang memberikan pendekatan disiplin untuk mengelola arsitektur sistem.</div><div>b.&nbsp; &nbsp; &nbsp;Content Framewrok<br>Framework ini untuk pengembangan artifak dan deliverable untuk setiap fase pengembangan. Contohnya TOGAF (The Open Group Architectural Framework). TOGAF yang memiliki 4 prinsip utama (common vocabulary, non-commercial use, effective resource management, achieving demonstrable ROI) sebagai standardisasi kerangka kerjanya</div><div>c.&nbsp; &nbsp; &nbsp;Federal Enterprise Architecture Framework</div><div>Suatu metodologi preskriptif yang biasa digunakan oleh pemerintahan. Metode ini merupakan kombinasi antara kerangka kerja TOGAF dan Zachman. Metode ini memerlukan satu set model referensi yang dapat menggambarkan 6 domain arsitekturnya, yaitu</div><div>PRM (Performance reference model)&nbsp;<br>BRM (Business reference model)<br>DRM (Data reference model)<br>ARM (Application Reference Model)<br>IRM (Infrastructure Reference Model)<br>SRM (Model Referensi Keamanan)</div><div>&nbsp;</div><div>d.&nbsp; &nbsp; &nbsp;Gartner Framework</div><div>Framework yang berfokus pada adaptasi dengan business environment.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-10-19 04:33:10 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/muhammadsani1/te0vfmw1i6x3cis4/wish/1826113654</guid>
      </item>
      <item>
         <title>2301923092 - Fikri Marwan Wardhana</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/muhammadsani1/te0vfmw1i6x3cis4/wish/1826118617</link>
         <description><![CDATA[<div>Video 1<br><br>Business capability adalah kemampuan yang dimiliki sebuah organisasi untuk mencapai tujuan tertentu. Capabilities adalah inti dari arsitektur bisnis. Seiring waktu, kemampuan lebih stabil daripada struktur organisasi, proses bisnis, produk, dan bahkan aplikasi. Fitur dapat menyederhanakan sebagian besar perencanaan, pengiriman, dan pelaksanaan bisnis. Kompetensi adalah apa yang dibutuhkan organisasi untuk menciptakan nilai di mata pelanggan.</div><div><br>Video 2<br><br>Enterprise Architecture adalah suatu proses dalam suatu organisasi yang mencakup standarisasi dan penataan infrastruktur IT yang ada sehingga dapat disesuaikan dengan tujuan/tujuan bisnis perusahaan itu sendiri. Proses ini dapat memberikan gambaran umum tentang strategi, operasi, dan perspektif implementasi yang ada. Framework EA ini biasanya memiliki 4 contoh penting, contoh ini biasanya ditemukan oleh perusahaan atau sering digunakan. Contohnya adalah:<br>-Tempelate Framework<br>Untuk mengembangkan aset artefak arsitektur, desain dokumen, spesifikasi dan model.<br>-Content Framework<br>Untuk mengembangkan artefak dan deliverables dalam setiap fase pengembangan<br>-Federal Framework<br>Digunakan untuk kepentingan government<br>-Gartner Frame work<br>Untuk fokus dalam adaptasi bisnis.<br><br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-10-19 04:36:27 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/muhammadsani1/te0vfmw1i6x3cis4/wish/1826118617</guid>
      </item>
      <item>
         <title>2301950162 - Nur Salsabil Ajrina</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/muhammadsani1/te0vfmw1i6x3cis4/wish/1826216771</link>
         <description><![CDATA[<div><strong>Video 1 (Capabilities – the Heart of your Business and Enterprise Architecture)</strong></div><div>Business capabilities merupakan inti dari business architecture di sebagian besar perusahaan karena dapat menyederhanakan pengiriman, perencanaan, dan pelaksanaan perusahaan, hal ini menunjukan bahwa capabilities business merupakan hal yang sangat dibutuhkan oleh perusahaan untuk menunjukan value perusahaan terhadap pelanggan. Business capabilities adalah kemampuan yang mungkin dimiliki atau ditukar oleh organisasi untuk mencapai tujuan atau hasil tertentu. Capabilities dipengaruhi oleh tujuan bisnis atau strategy bisnis. Kapabilitas bisnis dapat diukur dengan beberapa cara seperti melakukan transformasi digital untuk memperbaiki kapabilitas bisnis.<br><br></div><div><strong>Video 2 (ENTERPRISE ARCHITECTURE FRAMEWORK)</strong></div><div>Enterprise Architecture merupakan proses ketika organisasi atau perusahaan melakukan standarisasi atau mengatur infratruktur IT untuk menyelaraskannya dengan tujuan bisnis perusahaan. EA menawarkan blueprint pada tingkat strategis, operational, dan implementasi. 4 type Enterprise Architecture Framework yang sering digunakan:</div><div>1. Template Framework&nbsp; Dikembangkan untuk mengatur artefak arsitektur, desain dokumen,spesifikasi, dan model. Contohnya yaitu Zachman framework. Zachman Framework memberikan pendekatan disiplin untuk mengatur/mengelola sistem arsitektur. &nbsp;</div><div>2. Content Framework&nbsp; mengembangkan dan deliverables untuk setiap fase pengembangan. Contohnya yaitu Open Ground Architectural Framework (TOGAF). TOGAF merupakan tipe framework yang paling umum, 4 prinsip utamanya yaitu common vocabulary, non-comercial use, effective resource management, Achieving demonstrable ROI. Tiga pilar utama TOGAF yaitu Enterprise Architecture Domain, Architecture Development Method, Enterpriise Continuum.</div><div>3. Federal Enterprise Architecture Framework (FEAF) Metodologi preskriptif yang menggabungkan framework zacman dan TOGAF. FEAF memiliki 6 domain architecture yaitu:</div><div>- Performance Reference Model</div><div>- Business Reference Model</div><div>- Data Reference Model</div><div>- Application Reference Model</div><div>- Infrastructure Reference Model</div><div>- Security Reference Model</div><div>4. Gartner Framework&nbsp; Praktek yang berfokus pada adaptasinya dengan lingkungan bisnis. Framework ini mengusulkan proses berkelanjutan untuk menciptakan dan memanfaatkan artefak arsitektur Perusahaan yang memberikan pergerakan arsitektur dan vitalitasnya<br><br></div><div>Sekian kesimpulan yang saya dapatkan dari kedua video tersebut, Terima kasih.<br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-10-19 05:41:03 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/muhammadsani1/te0vfmw1i6x3cis4/wish/1826216771</guid>
      </item>
      <item>
         <title>2301944960 - Enbi Hatfan Said</title>
         <author>enbihatfan</author>
         <link>https://padlet.com/muhammadsani1/te0vfmw1i6x3cis4/wish/1826734843</link>
         <description><![CDATA[<div>Selamat sore, Pak, nama saya Enbi Hatfan Said dengan NIM 2301944960 berikut ini adalah kesimpulan saya setelah menonton kedua video yang diberikan</div><div><br></div><div><strong>Video 1: Capabilities – the Heart of your Business and Enterprise Architecture</strong></div><div><br></div><div>Business Capabilities merupakan inti arsitektur bisnis, yang berarti merupakan kemampuan yang mungkin dimiliki atau ditukar oleh suatu organisasi untuk mencapai tujuan tertentu. Hal tersebut merupakan komponen utama dari Enterprise Architecture, karena semua hal yang ada di dalam perusahaan dapat menjadi mudah bila ada kapabilitas dan dapat meningkatkan nilai tambah.&nbsp;</div><div><br></div><div><strong>Video 2: Enterprise architecture framework | the four main types</strong></div><div><br></div><div>Enterprise Architecture (EA) adalah sebuah proses dimana sebuah organisasi/perusahaan untuk melakukan standarisasi dan organisir infrastruktur TI untuk mencapai tujuan atau hasil tertentu. Dengan proses ini, organisasi/perusahaaan akan dapat mengenai Enterprise Architecture Blueprint/ seperti gambaran perusahaan dari sudut pandang strategis, operasional, dan implementasi. EA memili 4 tipe dalam Implementasi yaitu</div><div><br></div><div>- Template Framework (Ex: Zachman Framework)</div><div>Digunakan untuk mengatur speksifikasi dan model.<br><br>- Content Framework ( Ex: TOGAF)</div><div>Digunakan untuk mengembangkan kebutuhan sesuai kebutuhan perusahaan.&nbsp;<br><br>- Federal Enterprise Architecture (Ex: FEAF)</div><div>Digunakan untuk membentuk struktur organisasi yang fungsional.&nbsp;<br><br>- Gartner Framework</div><div>Digunakan untuk berfokus pada adaptasi ke environment bisnis</div><div><br></div><div>Kurang/lebihnya mohon maaf.&nbsp;</div><div>Terima Kasih</div><div><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-10-19 10:26:11 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/muhammadsani1/te0vfmw1i6x3cis4/wish/1826734843</guid>
      </item>
      <item>
         <title>2301930242 - Muhammad Adam Rafiansyah</title>
         <author>muhammadrafliansyah</author>
         <link>https://padlet.com/muhammadsani1/te0vfmw1i6x3cis4/wish/1826853237</link>
         <description><![CDATA[<div><strong>VIDEO 1 (Capabilities – the Heart of your Business and Enterprise Architecture)</strong><br><br>Business Capabilities jauh lebih stabil dalam waktu, juga dapat menyederhanakan banyak perencanaan, pengiriman, dan pelaksanaan perusahaan Anda. Itu diperlukan untuk menciptakan nilai bagi pelanggan mereka.<br><br>Apa itu? Ini adalah kemampuan yang mungkin dimiliki atau ditukar oleh organisasi untuk mencapai tujuan atau hasil tertentu. Hal ini dipengaruhi oleh tujuan bisnis atau strategi bisnis, juga memungkinkan aliran nilai.<br><br>Terkadang Business Capabilities diaktifkan oleh pemangku kepentingan, tetapi biasanya yang terbaik adalah memetakan kapabilitas ke divisi atau unit bisnis. Hal ini dioperasionalkan oleh proses bisnis.<br><br>Ini juga membahas persyaratan, epik atau cerita pengguna. Kemampuan menggunakan atau membuat konsep informasi, didukung oleh satu atau banyak aplikasi.<br><br>Business Capabilities&nbsp; juga dapat diubah atau diaktifkan oleh inisiatif atau proyek. Kemampuan tingkat satu biasanya akan dibagi menjadi dua tingkatan atau lebih. Kadang-kadang memiliki anak empat tingkat atau lebih, dan dapat diukur dalam beberapa cara, memungkinkan tim transformasi digital untuk fokus pada kemampuan bermasalah.<br><br><strong>VIDEO 2 (Enterprise architecture framework | the four main types)<br></strong><br>Enterprise Architecture adalah praktik mendokumentasikan elemen strategi bisnis, kasus bisnis, model bisnis, dan teknologi, kebijakan, dan infrastruktur yang membentuk perusahaan.<br><strong><br>Template Frameworks</strong><br>Untuk mengatur artefak arsitektur, contoh: <strong>The Zachman Framework<br></strong><br>Kerangka Zachman menggunakan metode taksonomi untuk mengatur berbagai macam dokumen dan bahan ke dalam kategori yang sesuai dengan mereka. Memberikan pendekatan disiplin untuk mengelola arsitektur sistem.<br><br><strong>Content Frameworks</strong><br>Kembangkan artefak dan kiriman untuk setiap fase pengembangan, contoh: <br><strong>The Open Group Architectural Framework</strong><br><br>Open Group Architectural Framework, atau TOGAF, adalah salah satu struktur kerangka kerja paling umum dalam bisnis saat ini.<br><br>TOGAF menyumbang lebih dari 80 persen dari keseluruhan struktur kerangka bisnis.<br>Ini berisi semua bagian yang diperlukan untuk kerangka kerja yang kuat. <br><br>Ini memiliki kosakata umum untuk digunakan, standar yang direkomendasikan dan metode kepatuhan, perangkat lunak dan alat yang disarankan, dan bahkan metode untuk menentukan praktik terbaik.<br><br><strong>Federal Enterprise Architecture Framework</strong><br><br>Metodologi preskriptif dimaksudkan untuk penggunaan pemerintah. Kerangka kerja Arsitektur Perusahaan Federal, atau FEA, adalah salah satu upaya terbaru untuk menciptakan struktur yang kokoh bagi organisasi. Pemerintah Federal AS mengembangkannya pada tahun 2006. Ini membantu mengatur berbagai lembaga dan organisasi yang berbeda di bawah kendalinya. Pendahulunya, FEAF, dimulai pada tahun 1996.<br><br><strong>Gartner Framework</strong><br>Berfokus pada beradaptasi dengan lingkungan bisnis, Itu tidak sesuai dengan struktur kerangka kerja, taksonomi, atau model.<br><br>Dibuat oleh perusahaan dengan nama yang sama, Gartner adalah praktik yang berfokus pada keadaan konstan untuk beradaptasi dengan lingkungan di sekitar Anda.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-10-19 11:40:46 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/muhammadsani1/te0vfmw1i6x3cis4/wish/1826853237</guid>
      </item>
      <item>
         <title>2301934240 - Kayla Safara</title>
         <author>kaylasafara</author>
         <link>https://padlet.com/muhammadsani1/te0vfmw1i6x3cis4/wish/1827510690</link>
         <description><![CDATA[<div>Kesimpulan saya pada kedua video tersebut adalah:<br><br><strong>Video Satu (The heart of your business and enterprise</strong>)<br><br>Business capability adalah ability yang dimiliki oleh perusahaan untuk mencapai tujuan atau goalsnya. Business capability di suppoet oleh business objective dan di operasikan oleh proses bisnis. Capability juga dapat enable tahapan dari value stream dan juga dapat di enable oleh stakeholder. Capability lebih baik untuk dipetakan berdasarkan divisi atau subdivisi. Capability juga menampilkan cerita dari user, dan juga sebuah persyaratan epik. Capability diguakan untuk membuat suatu informasi dari sebuah konsep yang di support oleh satu atau lebih aplikasi dan asset. Capability dapat diubah atau diaktifkan oleh inisiatif atau proyek. Capability dapat diukur dengan berbagai cara, seringnya adalah berfokus pada critical business capabilities yang tidak memiliki performa yang baik. <br><br><strong>Video Dua (Enterprise Architecture Framework)<br></strong>Enterprise Architecture adalah proses perusahaan dimana mereka melakukan organize dan menstandarkan IT infrastruktur untuk mencapai goalsnya, biasanya menawarkan map atau blueprint tentang strategi, operasional dan implementasi. <br><br>Empat major utama dari architecture framework adalah: <br><strong>1. Template Framework</strong></div><div>Dikembangkan untuk mengorganize architecture artifacts, desig document, specification and models</div><div>ex: Zachman Framework</div><div>= menyediakan pendekatan disiplin untuk mengelola system architecture<br><br><strong>2. Content Framework&nbsp;</strong></div><div>Untuk mengembangkan artifacs dan mengirimkan semua fase development.&nbsp;</div><div>ex: Open Group Architecture Framework</div><div>= Dibuat berdasarkan empat principles (kosakata umum, penggunaan non-komersial, manajemen jalan yang efektif, mencapai ROI yang dapat dibuktikan)<br><br><strong>3. Federal Enterprise Architecture Framework</strong></div><div>metodologi perspektif yang ditujukan untuk penggunaan pemerintah. Memiliki 6 Domain yaitu :</div><ul><li>Performance Reference Model</li><li>Business Refreence Model</li><li>Data Reference Model</li><li>&nbsp;Application Reference Model</li><li>Infrastruucture Reference Model</li><li>Security Reference Model</li></ul><div><br>4. <strong>Gartner Framework</strong></div><div>Ada untuk fokus beradaptasi ke business environment.&nbsp;</div><div><br></div><div><strong>Architecture Development</strong> Method&nbsp;</div><div>Untuk menspisifikan proses dari mengembangkan sebuah iT architecture.&nbsp;</div><div><br></div><div><strong>Arsitektur</strong> adalah proses yang sedang berlangsung untuk menciptakan dan memanfaatkan artefak arsitektur perusahaan.<br><br>Terima kasih, pak.&nbsp;</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-10-19 15:01:17 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/muhammadsani1/te0vfmw1i6x3cis4/wish/1827510690</guid>
      </item>
      <item>
         <title>2301943642- Sabrina Eunike Tamaris</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/muhammadsani1/te0vfmw1i6x3cis4/wish/1827802941</link>
         <description><![CDATA[<div><strong>Video 1 (Capabilities – the Heart of your Business and Enterprise Architecture)</strong></div><div>Business Capabilities merupakan inti dari kemampuan arsitekur bisnis yang stabil dan dapat menyederhanakan banyak hal,perencanaan, pengiriman dalam pelaksanaan perusahaan untuk memncapai tujuan atau hasil tertentu. Hal ini juga didukung oleh tujuan bisnis atau stretegi bisnis dan hal tersebut merupakan komponen utama dalam EA(Enterprise Architecture). Business Capabilities dapat diukur dengan beberapa cara untuk melakukan sebuah transformsi digital.</div><div><br></div><div><strong>Video 2 (ENTERPRISE ARCHITECTURE FRAMEWORK)</strong></div><div>Enterprise Architecture adalah sebuah organisasi untuk melakukan standarisasi infrastruktur IT dalam mencapau sebuah tujuan bisnis perusahaan. Enterprise Architecture ini memiliki blueprint pada tingkat strategis,operational dan implementasi.</div><div><br></div><div>Ada 4 Framework Enterprise Architecture utama:</div><ol><li>Template Framework (ex: the Zachman Framework) digunakan untuk mengatur bebagai macam dokumen yang lebih speksifikasi&nbsp;</li><li>Content Framework(ex: TOGAF) untuk mengembangkan artefak kebutubahan&nbsp; sesuai dengan setiap fase perkembangan.TOGAF ini mempunyai 4 prinsip utama: common vocabulary,non-comercial use, effective resource management, Achieving demonstrable ROI.</li><li>Federal Enterprise Achitecture Framework(FEAF), metodologi perspektif yang digunakan untuk government dengan menggabungkan kerangka kerja Zachman dan TOGAF. ada 6 domain arsitektur FEA :&nbsp;</li></ol><ul><li>Performance Reference Model(PRM)</li><li>Business Reference Model (BRM)</li><li>Data Reference Model(DRM)</li><li>Application Reference Model(ARM)</li><li>Infrastructure Reference Model(IRM)</li><li>Security Refernce Model(SRM)</li></ul><div>4. Gartner Framework, lebih berfokus pada adaptasi lingkungan bisnis. Ini mendorong perusahaan untuk terus konstan dalam beradaptasi dengan adanya riset bisnis oleh TI yang terkemuka.</div><div><br><br></div><div>sekian jawaban dari saya, Terimakasih Pak</div><div><br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-10-19 16:25:45 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/muhammadsani1/te0vfmw1i6x3cis4/wish/1827802941</guid>
      </item>
      <item>
         <title>2301914705 - Nyoman Ananta Sabda Iswara</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/muhammadsani1/te0vfmw1i6x3cis4/wish/1828070120</link>
         <description><![CDATA[<div><strong>Video 1 (Capabilities – the Heart of your Business and Enterprise Architecture)<br></strong><br></div><div>Business capability adalah sebuah kemampuan yang dimiliki atau ditukar oleh sebuah organisasi untuk mencapai suatu tujuan. Capability dapat membantu perusahaan dalam proses bisnis nya juga. Capability dapat diaktifkan oleh stakeholder dan divison/business unit.<br><br></div><div>&nbsp;<br><br></div><div><strong>Video 2 (Enterprise architecture framework | the four main types)<br></strong><br></div><div>Enterprise architecture adalah praktik yang akurat dengan baik untuk melakukan analisis, desain, perencanaan, dan implementasi perusahaan, menggunakan pendekatan yang komprehensif setiap saat, untuk keberhasilan pengembangan dan pelaksanaan strategi.<br><br></div><div>Enterprise architecture framework ada 4 jenis:<br><br></div><div>1.&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;Template Framework</div><div>Template framework dibuat untuk mengatur <em>Architecture Artifacts</em> dan berbagai macam dokumen yang sesuai dengan kebutuhan.</div><div>Ex: Zachman Framework</div><div>&nbsp;</div><div>2.&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;Content Framework</div><div>Content Framework dibuat untuk mengembangkan artifacts dan pengiriman untuk semua fase pengembangan.</div><div>Ex: The Open Group Architectural Framework (TOGAF)</div><div>&nbsp;</div><div>3.&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;Federal Enterprise Architecture Framework (FEA)</div><div>FEA adalah metodologi preskriptif yang biasa digunakan untuk sistem pemerintahan. FEA sendiri adalah gabungan Zachman Framework&nbsp; dan TOGAF.</div><div>&nbsp;</div><div>4.&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;Gartner Framework</div><div>Gartner Framework memiliki fokus untuk beradaptasi dengan business environment.</div><div>&nbsp;<br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-10-19 17:55:38 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/muhammadsani1/te0vfmw1i6x3cis4/wish/1828070120</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/muhammadsani1/te0vfmw1i6x3cis4/wish/1830115987</link>
         <description><![CDATA[<div><strong>2301922354 - Muhammad Daffa Arhinza<br><br>Video 1 (Capabilities the heart Of your Business And Enterprise Architecture</strong>&nbsp; <br><br>Penjelasan bagaimana Business Capabilty dapat meningkatkan implementasi transformasi digital. Karena kemampuan bisnis dari banyak Enterprise Architech adalah inti dari arsitektur bisnis. Kemampuan bisnis adalah apa yang dibutuhkan organisasi untuk menciptakan nilai bagi pelanggan, dan kemampuan bisnis adalah kemampuan yang mungkin dimiliki atau ditukar oleh organisasi untuk mencapai tujuan atau hasil tertentu. Kemampuan bisnis juga merupakan kemampuan untuk mendukung atau dipengaruhi oleh tujuan bisnis atau strategi bisnis. Jadi dengan kemampuan bisnis, itu akan lebih stabil dalam waktu daripada bagan organisasi<br><br><br><strong>Video 2 :<br><br>Arsitektur perusahaan adalah proses standarisasi dan pengelolaan infrastruktur TI dalam suatu organisasi/perusahaan untuk memenuhi tujuan bisnis perusahaan. Empat kerangka kerja arsitektur perusahaan yang umum digunakan. Kerangka kerja pertama adalah kerangka template, yang dikembangkan untuk mengelola artefak arsitektur, dokumen desain, spesifikasi, dan model. Contoh dari framework ini adalah framework Zachman. Bingkai kedua adalah bingkai konten. Kerangka konten bertujuan untuk mengembangkan artefak dan kiriman untuk setiap tahap pengembangan. Contoh dari framework ini adalah TOGAF, sebuah framework arsitektur open ground. Kerangka kerja ketiga adalah Kerangka Arsitektur Perusahaan Federal.<br></strong><br><br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-10-20 12:11:40 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/muhammadsani1/te0vfmw1i6x3cis4/wish/1830115987</guid>
      </item>
      <item>
         <title>2301923470 - Alfi Achmad Rizky</title>
         <author>alfiar</author>
         <link>https://padlet.com/muhammadsani1/te0vfmw1i6x3cis4/wish/1832026896</link>
         <description><![CDATA[<div><strong>Video 1 (Capabilities – the Heart of your Business and Enterprise Architecture)</strong><br>Kemampuan bisnis(Business Capabilities) merupakan inti dari kemampuan untuk menstabilkan arsitektur bisnis, yang dapat menyederhanakan banyak hal, perencanaan, dan penyampaian dalam implementasi perusahaan untuk mencapai tujuan atau hasil tertentu. Hal ini juga didukung oleh tujuan bisnis atau strategi bisnis yang merupakan komponen utama dari EA (Enterprise Architecture). Ada banyak cara untuk mengukur kapabilitas bisnis untuk transformasi digital.<br><br><strong>Video 2 (ENTERPRISE ARCHITECTURE FRAMEWORK)<br></strong>Arsitektur perusahaan(Enterprise Architecture) adalah organisasi yang menstandarisasi infrastruktur TI untuk mencapai tujuan bisnis perusahaan. Arsitektur perusahaan memiliki cetak biru di tingkat strategis, operasional, dan implementasi.<br>EA memiliki 4 tipe dalam implementasi:<br><br>1. Template Framework<br>Berfungsi untuk merancang serta mengembangkan dokumen &amp; model<br>Contoh: Zachman Framework<br><br>2. Content Framework<br>Berfungsi untuk merancang serta mengembangkan deilverables pada setiap tahap pengembangan<br>Contoh: TOGAF<br><br>3. Federal Enterprise Architecture (FEAF)<br>Berfungsi untuk merancang serta mengembangkan metodologi yang digunakan pada agen di pemerintahan<br><br>4. Gartner Framwork<br>Berfungsi untuk melakukan fokus adaptasi pada lingkungan bisnis<br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-10-21 00:54:44 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/muhammadsani1/te0vfmw1i6x3cis4/wish/1832026896</guid>
      </item>
      <item>
         <title>2301864625 - Valentino Gunadi</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/muhammadsani1/te0vfmw1i6x3cis4/wish/1835955585</link>
         <description><![CDATA[<div>Vidio 1: Capabilities – the Heart of your&nbsp;<br><br>Business and Enterprise Architecture Capabilities are at the heart of business architecture for most enterprise architects, capabilities can simplify a lot of our enterprise planning, delivery, and execution. Capabilities also is what needed by an organization to create value for their customers. So we can conclude that capability or business capability is an ability that an organization may have or exchange to achieve a specific purpose or outcome. Capability supports or impacted by a business objective or business strategy. This also enables a value stream. Sometime capability can also be enabled by stakeholder, but it is usually best to map capabilities to a division or a business unit that can either own or use a capability.<br><br><br>Video 2: Enterprise Architecture Framework | The Four Main Type<br><br>Enterprise architecture is a well-defined practice for conducting enterprise analysis, design, planning, and implementation, using a comprehensive approach at all times, for the successful development and execution of strategy. 4 Major Enterprise Architecture Framework:<br>1. Template frameworks -&gt; zachman frameworks<br>Discipline approach to managing systems architecture this framework describe 6 architectural vocal points which is:<br>- Score contexts<br>- Business concepts<br>- System logic<br>- Technology physics<br>- Components assemblies<br>- Operation classes<br>2. Content frameworks -&gt; open group architectural frameworks<br>The Open Group Architecture Framework (TOGAF) is the most used framework for enterprise architecture as of 2020 that provides an approach for designing, planning, implementing, and governing an enterprise information technology architecture. TOGAF is a high-level approach to design.<br>3. Federal enterprise architecture frameworks -&gt; prescriptive methodology for government<br>use<br>A federal enterprise architecture framework is the U.S. reference enterprise architecture<br>of a federal government. It provides a common approach for the integration of strategic,<br>business and technology management as part of organization design and performance<br>improvement.<br>4. Gartner framework<br>is an enterprise architectural practice that focuses on a constant state of adapting to the<br>business environment.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-10-22 10:34:35 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/muhammadsani1/te0vfmw1i6x3cis4/wish/1835955585</guid>
      </item>
      <item>
         <title>2301899175 - Craig Owen</title>
         <author>craigowenkwee1</author>
         <link>https://padlet.com/muhammadsani1/te0vfmw1i6x3cis4/wish/1835965004</link>
         <description><![CDATA[<div><strong>video 1 :</strong><br>kapabilitas bisnis adalah kemampuan yang mungkin dimiliki atau ditukar oleh organisasi untuk mencapai tujuan atau hasil tertentu. Kemampuan dapat dipetakan kembali ke tujuan dan sasaran strategis. Mereka memberikan titik awal yang berguna atau saham di lapangan bagi arsitek perusahaan untuk memetakan elemen tingkat yang lebih rendah seperti proses dan fungsi bisnis, aplikasi dan aset teknologi. Kapabilitas sering dipecah menjadi peningkatan kapabilitas yaitu personel, proses, informasi, fasilitas, dan infrastruktur. <br><br><strong>video 2:</strong><br>1.&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;The open group architectural framework<br><br></div><div>berisi semua bagian yang diperlukan untuk kerangka kerja yang kuat. Ini memiliki kosakata umum untuk digunakan, standar yang direkomendasikan dan metode kepatuhan, perangkat lunak dan alat yang disarankan, dan bahkan metode untuk menentukan praktik terbaik.<br><br></div><div>2.&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;Zachman framework</div><div>Ini menawarkan koneksi struktural ke dalam setiap aspek perusahaan. Kerangka Zachman menggunakan metode taksonomi untuk mengatur berbagai macam dokumen dan bahan ke dalam kategori yang sesuai dengan mereka.</div><div>&nbsp;</div><div>3.&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;Federal enterprise architectural framework</div><div>FEA memiliki lima model referensi. Mereka mencakup bisnis, layanan, komponen, teknis, dan data. Kelima poin ini digabungkan dengan model segmen untuk menciptakan perspektif tentang cara terbaik untuk menginstal arsitektur perusahaan. Model segmen pada intinya memungkinkan pembedaan sejumlah organisasi dan koneksi.</div><div>&nbsp;</div><div>4.&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;Gartner&nbsp;</div><div>Gartner adalah praktik yang berfokus pada keadaan konstan untuk beradaptasi dengan lingkungan di sekitar Anda. Fokus dan kekuatan Gartner berasal dari kemampuannya untuk memfokuskan ribuan bagian yang bergerak ke dalam satu tujuan dan visi.<br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-10-22 10:42:27 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/muhammadsani1/te0vfmw1i6x3cis4/wish/1835965004</guid>
      </item>
   </channel>
</rss>
