<?xml version="1.0"?>
<rss version="2.0">
   <channel>
      <title>tentang in-seong. by 𝗜𝗡–𝗦𝗘𝗢𝗡𝗚.</title>
      <link>https://padlet.com/in_sung/about</link>
      <description>hal-hal yang perlu kau tahu.</description>
      <language>en-us</language>
      <pubDate>2021-02-22 17:05:50 UTC</pubDate>
      <lastBuildDate>2026-02-11 05:33:34 UTC</lastBuildDate>
      <webMaster>hello@padlet.com</webMaster>
      <image>
         <url></url>
      </image>
      <item>
         <title>Biodata</title>
         <author>in_sung</author>
         <link>https://padlet.com/in_sung/about/wish/1227559845</link>
         <description><![CDATA[<div><strong><br>Nama Lengkap:</strong><br> Ha In-seong (Hangul: 하인성)<br><br></div><div><strong>Tempat Lahir:</strong><br> Seoul, Korea Selatan<br><br></div><div><strong>Tanggal Lahir:<br></strong>14 September 2005<br><br></div><div><strong>Kebangsaan:</strong><br> Korea Selatan</div><div><strong><br>Jenis Kelamin:</strong><br> Laki-laki</div><div><strong><br>Tinggi Badan:</strong><br> 170 cm<br><br></div><div><strong>Berat Badan:</strong><br> 63 kg<br><br></div><div><strong>Golongan Darah:</strong><br> O</div><div><strong><br>Ring of Echelone:</strong><br> Skint Varlet<br><br><strong>Face-claim:</strong><br>Han Ji-sung (Stray Kids)</div><div><br></div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/1008560252/f73a90b90d600fb7d9766b7697c94f09/PicsArt_02_25_06.jpg" />
         <pubDate>2021-02-22 17:06:10 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/in_sung/about/wish/1227559845</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Latar Belakang</title>
         <author>in_sung</author>
         <link>https://padlet.com/in_sung/about/wish/1227652185</link>
         <description><![CDATA[<div><br>──────────────────────────<br><br></div><div><strong><em>—Kisah sebelum ia dilahirkan.<br></em></strong><br></div><div>⠀⠀⠀Terbakar.<br><br></div><div>⠀⠀⠀Bukan hati, melainkan rumah.<br><br></div><div>⠀⠀⠀Itu yang jadi titik balik dari takdir seorang Ha Inseong, kendati kala itu dia belum hadir di dunia. Andaikata api tidak melahap habis kediaman sederhana milik keluarga kecil Ha ketika dia masih dalam kandung ibunda, Inseong tidak akan pernah berdiri di antara orang-orang yang berada.<br><br></div><div>⠀⠀⠀Dia bernama Ha Inseong, lahir sebagai anak kandung dari pasangan yang jauh dari gelimang harta. Ayahnya sekadar sopir pribadi keluarga Hwang, sementara bunda pekerja rumah tangga di keluarga yang sama. Pasangan suami-istri Hwang adalah pasangan yang dermawan, begitu kesan yang Inseong terima setelah belasan tahun dia tinggal bersama mereka.<br><br></div><div>⠀⠀⠀Ya, Ha Inseong—begitu pula ayah dan bunda—tinggal satu atap bersama keluarga Hwang yang mereka layani. Bunda pernah bercerita soal itu, memberitahu Inseong alasan mengapa mereka tinggal di sana.<br><br></div><div>⠀⠀⠀Ketika itu, ada bencana yang menimpa rumah kecil, sederhana, dan sempit yang ditinggali oleh Ha Manbok dan Ahn Younghee. Akibat sistem kabel dan listrik di rumah yang tak lagi layak digunakan, mereka harus relakan sandang, pangan, dan papan habis dilahap api. Saat itu hanya ada Younghee yang sudah mengandung Inseong selama hampir delapan bulan di rumah, hingga sulitkan dia untuk selamatkan segala barang yang dipunya.<br><br></div><div>⠀⠀⠀Akhirnya, mereka tak miliki apapun lagi selain pakaian yang melekat pada raga dan Inseong yang dalam waktu dekat akan lahir ke dunia. Di saat itulah pasangan yang pekerjakan Manbok sebagai pengantar-jemput mereka mengulurkan tangan 'tuk memberi bantuan, ialah Hwang Jinseok dan Oh Jiwon.<br><br></div><div>⠀⠀⠀Lebih dari sekadar sandang dan pangan, pasangan Hwang itu pun sumbangkan sebagian kecil ruangan di kediaman megah mereka untuk jadi tempat tinggal keluarga Ha. Mereka berbaik hati biarkan Manbok dan Younghee tinggal di kediaman mewah dan cicipi fasilitas glamornya, pun biayai segala kebutuhan untuk memulai hidup baru.<br><br></div><div>⠀⠀⠀Tidak pula sampai di situ. Jinseok dan Jiwon putuskan untuk menanggung biaya hidup anak yang tengah dikandung Younghee, jadikan anak itu sebagai anak angkat mereka tanpa ubah nama depannya.<br><br></div><div>⠀⠀⠀Cerita itu jadi titik awal Ahn Younghee turut dipekerjakan sebagai pekerja rumah tangga Hwang, setelah dia lahirkan Ha Inseong ke dunia tepat di tanggal 14 September 2005.<br><br><br><br></div><div><strong><em>—Si anak beruntung yang baru mengenal persaudaraan dan persahabatan.<br></em></strong><br></div><div>⠀⠀⠀Ha Inseong tidak lahir dan besar di rumah itu seorang diri. Ada satu anak lagi yang terpaut beberapa bulan lebih tua darinya. Ialah Hwang Hyeonjun, saudara angkatnya—anak kandung Jinseok dan Jiwon.<br><br></div><div>⠀⠀⠀Sudah bertemu bahkan sejak Inseong dilahirkan buat mereka tumbuh jadi dua anak yang tak bisa lepas satu sama lain. Sejak kecil dipertemukan, mereka layaknya saudara kandung yang saling sayang. Jika ada Inseong, maka di sana ada Hyeonjun. Jika tak ada Hyeonjun, maka Inseong merasa sepi. Kendati kelahi-kelahi kecil seringkali tak terhindari, nyatanya mereka mampu kembali membaik.<br><br></div><div>⠀⠀⠀Tahun demi tahun dilewati. Semakin bertambah usia, semakin mereka injak remaja, rasa persaudaraan yang dititi justru semakin erat. Tidak hanya sebagai saudara angkat, Hyeonjun turut mainkan peran jadi sahabat.<br><br></div><div>⠀⠀⠀Di bangku SMP-nya, Inseong dapati satu lagi sosok terdekat tempat dia bergantung dan cerita selain Hyeonjun. Ialah Im Jaebum, kawan sebaya yang seiring waktu jalin hubungan teman yang erat dengannya dan Hyeonjun.<br><br></div><div><br><strong><em><br>—Dia temukan hobinya.<br></em></strong><br></div><div>⠀⠀⠀Younghee—ibu kandung Inseong—dulunya pelajari piano. Kemampuan wanita itu memang tak seberapa sebab dia hanya kuasai dasarnya saja, tetapi cukup untuk buat Inseong tertarik dengan alat musik satu itu. Sedari kecil gemar didengarkan lagu-lagu sederhana dari permainan piano Younghee, Inseong mulai tunjukkan minat kepadanya.<br><br></div><div>⠀⠀⠀Gunakan piano yang ada di kediaman Jinseok dan Jiwon, sejak kecil Inseong mulai pelajari dasar-dasarnya dengan bantuan sang ibunda kalau ibunya telah selesaikan pekerjaan. Sekadar kesenangan biasa, Inseong menikmati waktu-waktu di mana jemarinya menekan-nekan bilah pada piano hingga ciptakan nada menyenangkan. Di saat-saat itu pula dia ketahui bahwa Younghee miliki saudari seorang pianis terkenal, dan dia punya sepupu yang sebaya.<br><br></div><div>⠀⠀⠀“Namanya Haejin? Wah.. dia juga pianis seperti ibunya?”</div><div><br>⠀⠀⠀Inseong selalu antusias tiap kali Younghee ceritakan tentang Hwang Haejin, sepupu yang sesungguhnya belum pernah dia temui. Cerita-cerita Younghee buat dia semakin nantikan masa di mana dia bisa bertemu dan akrab. Inseong pikir, mereka bisa mainkan piano bersama nantinya.<br><br></div><div>⠀⠀⠀Waktu yang dinanti untuk bertemu dengan sang sepupu datang. Undangan resital dari Hana—ibu Haejin—diterima oleh Younghee. Inseong tak tahu-menahu perihal dunia musik, terkhusus klasik, tetapi itu tak jadi penghalang 'tuk hadir ke resital Haejin.<br><br></div><div>⠀⠀⠀Inseong saksikan sendiri bagaimana kebolehan sang sepupu mainkan piano di pertunjukannya, hingga timbulkan rasa kagum. Tetapi, Inseong tidak tahu kalau pertunjukan itu adalah yang pertama sekaligus terakhir untuk Haejin sebelum sang sepupu umumkan kabar yang hebohkan seisi aula.</div><div><br>⠀⠀⠀“Haejin akan berhenti main piano—?”<br><br></div><div>⠀⠀⠀Sejak itu, Inseong mulai dekati Haejin, tanpa tahu bahwa jalan kisah mereka justru akan diiringi kesalahpahaman.<br><br></div><div><br><strong><em><br>—Dia belajar, tak selamanya orang akan bertahan di sisinya.</em></strong></div><div><br>⠀⠀⠀Panggil Inseong sebagai anak paling beruntung di dunia sebab dia telah rasakan bahagianya.</div><div><br>⠀⠀⠀Keluarga harmonis, keuangan yang tak perlu dikhawatiri (keluarga Hwang selalu memenuhi kebutuhan sederhananya), teman yang selalu ada. Tiga hal itu sudah lebih dari cukup 'tuk buat Inseong merasa jadi yang paling beruntung.<br><br></div><div>⠀⠀⠀Sayangnya, Ha Inseong ketika itu masih terlalu naif. Dia pikir dia tak akan kehilangan orang-orang berharganya, tetapi dia salah. Begitu dia masuki sekolah menengah atas, <em>Hyeonjun dan Jaebum tinggalkan dia.</em></div><div><br>⠀⠀⠀Dan Inseong berakhir sendirian.</div><div><br>⠀⠀⠀Im Jaebum masuk ke sekolah yang berbeda, dan Hyeonjun meminta Inseong 'tuk masuk ke sekolah yang sama; SMA Gyeonghan.</div><div><br>⠀⠀⠀Jika ingat bagaimana usaha Hyeonjun membujuk pasangan Hwang untuk turut biayai Inseong di Gyeonghan hanya agar mereka bisa kembali sekolah di lembaga yang sama, pemuda itu akan tertawa keras.<br><br></div><div>⠀⠀⠀Jika ingat bagaimana Hyeonjun berhasil buang jauh-jauh rasa malu dan tak enak hati Inseong sebab telah repotkan pasangan Hwang, dia akan mengejeknya.</div><div><br>⠀⠀⠀Jika ingat apa yang Hyeonjun katakan kepada Inseong setelah pembagian <em>kasta </em>itu diumumkan, dia sesali keputusannya 'tuk ikut ke Gyeonghan.</div><div><br>⠀⠀⠀“Inseong, di sekolah nanti, berpura-puralah bahwa kita tidak saling kenal, ya.”<br><br></div><div>⠀⠀⠀Dengan sederet kata itu, Hwang Hyeonjun membuangnya. Dia bangun dinding pembatas tebal yang sadarkan Inseong bahwa mereka memang <em>berbeda. </em>Hwang Hyeonjun adalah anak dari kalangan teratas dengan harta berlimpah, sementara Ha Inseong hanyalah anak dari kalangan terbawah yang tak punya apa-apa.<br><br></div><div>⠀⠀⠀Di titik ini, status saudara angkat tak lagi diindahkan.</div><div><br>⠀⠀⠀Mereka jelas berbeda. Tetapi, apakah memutus hubungan yang sudah dibangun sejak batita hanya karena status sosial yang tak setara adalah keputusan yang tepat?</div><div><br>⠀⠀⠀Inseong akan selalu menjawab, <strong><em>tidak. <br></em></strong><br></div><div>⠀⠀⠀Kendati dia tak lagi dianggap di sana, Inseong akan selalu anggap Hyeonjun saudara dan teman.<br><br></div><div>⠀⠀⠀Kendati dia tak lagi diinginkan di sana, Inseong akan selalu datang bila Hyeonjun butuh bantuan.<br><br></div><div>⠀⠀⠀Kendati kehadirannya tak lagi tarik perhatian, Inseong akan selalu beri Hyeonjun senyuman.<br><br></div><div>⠀⠀⠀Karena begitu berharga bagi Inseong sosoknya, dan tak ia biarkan sirna momen-momen yang sudah ada.<br><br><br></div><div><strong><em><br>—Memulai hidupnya sebagai siswa SMA.</em></strong></div><div><br>⠀⠀⠀Ha Inseong kembali memulai lembar barunya, tanpa satu pun kawan yang temani dia.</div><div><br>⠀⠀⠀Berada di lingkungan yang memandang status sosial cukup untuk membuatnya merasa muak. Perubahan Hyeonjun yang drastis buat pandangannya tentang orang-orang kaya sedikit banyak berubah.<br><br></div><div>⠀⠀⠀Tak selamanya mereka dermawan, tak selamanya mereka benar-benar berniat untuk buat kebajikan.<br><br></div><div>⠀⠀⠀Tetapi, semuak-muaknya Inseong dengan sebagian dari mereka, yang bisa dia lakukan hanyalah tundukkan kepala dan pasang wajah ramah. Itulah yang selalu dia lakukan acap kali ada yang remehkan statusnya.<br><br></div><div>⠀⠀⠀Dia lebih memilih jalan damai ketimbang membuat onar, dan itu ampuh buat dia lalui hidup SMA dengan tenang, tanpa masalah.</div><div><br>⠀⠀⠀Dia berteman dengan siapa saja, tetapi cukup menjaga jarak dengan siswa kelas atas. Sesekali dia perhatikan Hyeonjun hanya demi memastikan kabarnya yang sudah semakin jauh. Inseong masih sama perhatiannya seperti dulu, meski kini mereka tak lagi saling tegur.<br><br></div><div>⠀⠀⠀Di Gyeonghan, sebisa mungkin dia jaga reputasi diri dengan baik. Kendati akademiknya hanya rata-rata, ia tutupi itu dengan sikap bak murid teladannya. Dia mainkan peran jadi anak baik-baik, walau di balik itu ada sedikit fakta yang tidak diketahui oleh banyak orang.</div><div><br>⠀⠀⠀Inseong miliki kerja sampingan sebagai <em>boyfriend rent, a</em>tau pacar sewaan.<br><br></div><div>⠀⠀⠀Berawal dari Jaebum, saat semasa kelas tiga SMP, yang tawari dia hanya atas dasar keisengan semata (saat itu Jaebum punya kenalan yang sedang mencari seorang pasangan meski harus membayar), <em>pekerjaan</em> itu lambat laun digelutinya. Dengan maksud 'tuk kurangi beban orangtua ataupun pasangan Hwang yang mesti menanggung biaya sekolahnya, Inseong putuskan untuk melanjutkan.<br><br></div><div>⠀⠀⠀Hanya segelintir orang yang tahu soal itu, sebab Inseong tak berniat menyebarkannya. Berpura-pura tidak kenal dengan Hyeonjun saja ia lakoni dengan baik, apalagi berpura-pura jadi kekasih seseorang. Mungkin Inseong telah temukan bakat terpendam yang mesti ia asah di kemudian hari; ialah berakting.</div><div><br>⠀⠀⠀Berbulan-bulan Inseong lakoni hidup barunya yang kini jadi rutinitas. Lewati hari demi hari, minggu demi minggu, semester demi semester. Hingga kini sampai dia di satu titik; tengah mematut diri depan cermin, membenahi seragam yang sesungguhnya sudah rapi, lalu berucap dengan percaya diri,<br><br></div><blockquote>“Selamat datang, kelas dua. Kuharapkan banyak hal baik terjadi di tahun kedua ini.”</blockquote><div><br>⠀⠀⠀Ha Inseong telah naik ke kelas dua SMA, dan deretan peristiwa menyangkut Hyeonjun, Jaebum, dan Haejin menunggunya.<br><br></div><div>──────────────────────────<br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/1008560252/b74303c8a2711a8d98662e2f860908dd/PicsArt_02_25_07.jpg" />
         <pubDate>2021-02-22 17:22:22 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/in_sung/about/wish/1227652185</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kepribadian</title>
         <author>in_sung</author>
         <link>https://padlet.com/in_sung/about/wish/1234176239</link>
         <description><![CDATA[<div><br>⠀⠀⠀Kendati Ha Inseong lahir dan besar di bawah atap berkilau milik keluarga Hwang, pun ikut nikmati harta kekayaan mereka, dia tetap tumbuh jadi individu yang <strong>tahu diri</strong>. Inseong sangat sadar dengan status aslinya sebagai seorang anak dari pekerja rumah tangga Hwang sebab Manbok dan Younghee selalu tekankan itu padanya. Maka dari itu, dia tak pernah sekali pun bersikap kurang ajar maupun tak sopan terhadap Jinseok dan Jiwon. Kendati dia juga anggap mereka sebagai orangtua, Ha Inseong selalu <strong>hormati</strong> keluarga Hwang sebagai seorang atasan dari ayah-bunda, dan dia selalu beritahu dirinya sendiri bahwa dia bukanlah siapa-siapa.<br><br></div><div>⠀⠀⠀Inseong termasuk pribadi <strong>ekstrovert</strong>, yang berarti ia gemar berinteraksi dengan yang lain tanpa kuras energi. Dia <strong>tidak pendiam</strong>, tetapi <strong>tidak pula berisik</strong>. Dia lebih memilih jalan damai dibanding perdebatan dengan emosi. Sedari kecil diajarkan bunda untuk lebih sering tersenyum, oleh sebab itu ia menjadi pribadi yang <strong>murah senyum</strong>, jadikan dia berkesan <strong>ramah</strong> di mata orang-orang sekitar.<br><br></div><div>⠀⠀⠀Bergaul tak jadi hal yang sulit bagi Inseong. Ia ibarat bunglon yang mampu ubah warna di mana pun dia berada, mengikuti warna-warni di sekitarnya. Dalam artian lain, Inseong pandai <strong>beradaptasi</strong> dan <strong>membaurkan diri</strong> dalam lingkungan mana pun, kendati dia tak sukai lingkungan itu. Itu karena Inseong individu yang menganggap impresi orang lain tentang dirinya adalah sesuatu yang penting. Sebisa mungkin dia bangun reputasi baik, dapatkan banyak kawan dan kenalan meski dia harus <strong>bermuka dua. <br></strong><br></div><div>⠀⠀⠀Bagi Inseong, tidak sulit 'tuk tunjukkan <strong>kehangatan dan perhatian</strong> ke orang sekitar sebab dia jago dalam ekspresikan perasaan, baik melalui kata-kata maupun perbuatan. Dia <strong>berinisiatif yang bagus, peka terhadap situasi, penyabar serta pemaaf. </strong>Meski demikian, dia tetap pribadi yang ambil keputusan tidak semena-mena berdasarkan perasaan pribadinya. Dia cenderung gunakan logika dalam buat keputusan, <strong>tidak gegabah</strong>.<br><br></div><div>⠀⠀⠀Namun, tidak sepenuhnya deskripsi di atas adalah warna asli Inseong. Kenyataannya, dia sosok tak acuh yang tak mudah peduli dengan keadaan dan kondisi sekitar. Dia cenderung palsukan respons dan reaksi hanya demi sebuah impresi, terlebih jika kau bukan orang terdekatnya. Dia sedikit banyak <strong>apatis</strong>, juga <strong>tak mudah menaruh rasa</strong>. Dan paling kontras dengan sikap yang selalu dia tampilkan di luar, dia diam-diam <strong>sering mengumpat</strong>.<br><br></div><div>⠀⠀⠀Kendati demikian, Inseong tetap akan hargai orang-orang terdekatnya, menjaga, dan tak tunjukkan kepalsuan di hadapan mereka. Dia menghargai orang terkasih dan menempatkan dirinya sendiri setelah mereka, hingga sampai pada titik di mana Inseong dapat disebut sebagai seseorang yang <strong><em>selfless</em></strong>, ia yang abai pada kepentingan dirinya sendiri dan dahulukan mereka yang ia sayangi.<br><br><br><br></div><div><strong><em>Kelebihan</em></strong>:</div><ul><li> Pandai bergaul dan menyesuaikan diri dengan lingkungan baru.</li><li> Murah senyum, penyabar, dan pemaaf.</li><li> Hangat, lembut, dan perhatian.</li><li> Bisa diajak bekerjasama.</li><li> Sangat menghargai mereka yang menurutnya pantas 'tuk dihargai.</li><li> Setia pada sahabat.</li></ul><div><br></div><div><strong><em>Kekurangan</em></strong>:</div><ul><li> Sangat tertutup tentang masalah pribadinya.</li><li> Cenderung bermuka dua demi kesan positif.</li><li> Kadang kala bersikap apatis terhadap sekitar.</li><li> Seringkali memalsukan perasaan dan tidak peduli terhadap diri sendiri.</li><li> Sulit membedakan yang benar dan yang salah apabila dia sudah terlalu terikat rasa dengan seseorang.</li></ul><div><br></div>]]></description>
         <pubDate>2021-02-24 00:04:18 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/in_sung/about/wish/1234176239</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Trivia</title>
         <author>in_sung</author>
         <link>https://padlet.com/in_sung/about/wish/1234177083</link>
         <description><![CDATA[<div><br></div><ul><li>Inseong tertarik dalam dunia fotografi, tetapi tidak begitu mendalami sebab belum miliki sarana yang mumpuni.</li><li>Dia tidak tertarik menjalin hubungan romansa dengan siapa pun secara serius di luar pekerjaan sampingannya sebagai pacar sewaan.</li><li>Biasanya, Jaebum yang mencarikan Inseong ‘pelanggan’ atau merekomendasikan dia ke orang-orang yang sedang membutuhkan. Jika begitu, maka uang hasil kerja akan dibagi bersama.</li><li>Dia terhitung sebagai siswa dengan tingkat kecerdasan rata-rata.</li><li>Dia tidak gagap teknologi, hanya jarang menggunakannya sebab sejak kecil tak disuguhi meski dia hidup di bawah biaya orang berada.</li><li>Inseong penyuka kucing.</li><li>Takut ketinggian.</li><li>Lain-lain akan ditambahkan seiring berkembangnya karakter.</li></ul><div><br></div>]]></description>
         <pubDate>2021-02-24 00:04:48 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/in_sung/about/wish/1234177083</guid>
      </item>
   </channel>
</rss>
