<?xml version="1.0"?>
<rss version="2.0">
   <channel>
      <title>Markah by Devi Kristinawati</title>
      <link>https://padlet.com/devikristinawati3934/Bookmarks</link>
      <description>Dibuat dengan peruntungan</description>
      <language>en-us</language>
      <pubDate>2021-11-15 09:59:20 UTC</pubDate>
      <lastBuildDate>2021-11-15 10:15:19 UTC</lastBuildDate>
      <webMaster>hello@padlet.com</webMaster>
      <image>
         <url></url>
      </image>
      <item>
         <title>Devi Kristinawati</title>
         <author>devikristinawati3934</author>
         <link>https://padlet.com/devikristinawati3934/Bookmarks/wish/1890896401</link>
         <description><![CDATA[<div>1. Moment yang paling penting bagi saya adalah ketika belajar terkait dengan Berpikir Cepat dengan Berpikir lambat.<br>2. Pada saat belajar terkait dengan Berpikir Cepat dan Berpikir Lambat saya merasa bahwa selama ini saya sering sekali berpikir cepat karena saya merasa bahwa berpikir cepat itu adalah hal yang bagus. Sesuatu yang langsung diambil keputusannya itu adalah hal yang baik.&nbsp;<br>3. Sebelumnya saya pikir bahwa berpikir cepat itu adalah hal yang sangat baik ternyata hal tersebut ternyata salah. Dalam berpikir kita perlu melihat suatu kondisi, apakah perlu berpikir cepat ataukah dengan berpikir lambat. Pengambilan keputusan dimulai dari sistem limbik yang mengelola emosi kita dan kita harus membiasakan berpikir secara bijak melalui otak luhur manusia.<br>4. Yang pertama kali saya lakukan adalah dengan membiasakan mengasah penggunaan cara berpikir lambat dengan mengedepankan otak luhur manusia agar lebih bijaksana dalam bertindak.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-11-15 10:12:42 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/devikristinawati3934/Bookmarks/wish/1890896401</guid>
      </item>
   </channel>
</rss>
