<?xml version="1.0"?>
<rss version="2.0">
   <channel>
      <title>Penelitian Sosial dalam Sosiologi X-E by Vera Sophia Fauziah, S.Pd. Teacher</title>
      <link>https://padlet.com/verafauz/t0m2mlfzdkfu88t1</link>
      <description>Laporan hasil wawancara terdiri dari: judul, tujuan, hasil, kesimpulan, refleksi. Tambahkan foto kelompok (selfie).</description>
      <language>en-us</language>
      <pubDate>2025-10-05 10:02:36 UTC</pubDate>
      <lastBuildDate>2025-11-25 23:46:25 UTC</lastBuildDate>
      <webMaster>hello@padlet.com</webMaster>
      <image>
         <url>https://padlet.net/icons/png/1f4d1.png</url>
      </image>
      <item>
         <title>Ketidaksopanan</title>
         <author>verafauz</author>
         <link>https://padlet.com/verafauz/t0m2mlfzdkfu88t1/wish/3619144843</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-10-06 01:50:04 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/verafauz/t0m2mlfzdkfu88t1/wish/3619144843</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kebersihan Lingkungan sekolah</title>
         <author>rocolpro</author>
         <link>https://padlet.com/verafauz/t0m2mlfzdkfu88t1/wish/3619150815</link>
         <description><![CDATA[<p>Tujuan : untuk mengetahui apa sebenernya itu kebersihan lingkungan pada sekolah</p><p> Hasil wawancara : </p><ol><li><p>Penyebab utama kekotoran pada lingkungan sekolah adalah kelalaian murid dalam mempertanggung jawabkan kebersihan lingkungan</p></li><li><p>Karena dengan adanya sikap tidak peduli dan kurangnya kesadaran siswa terhadap lingkungan yang membuat adanya masalah sosial dalam lingkungan sekolah</p></li><li><p>Kita dapat mempertegas saksi, memperbudayakan membuang sampah pada tempatnya dan mempertegaskan kedisiplinan</p></li><li><p>Karena hal itu lingkungan sekolah menjadi lebih kotor, kurang nyaman dan murid tidak bisa fokus belajar</p></li><li><p>Sekolahpun sudah melakukan upaya untuk mengatasi kekotoran dalam lingkungan sekolah seperti tempat sampah yang bertambah, aturan mulai diketatkan dan petugas kebersihan mulai lebih banyak</p></li><li><p>Hal itu efektif karena adanya pengurangan sampah/kotor pada lingkungan sekolah</p></li></ol><p>Kesimpulan : lingkungan yang bersih menciptakan suasana belajar yang nyaman, sehat, dan kondusif. Begitupun sebaliknya jika lingkungannya kotor. </p><p>Refleksi : kami berharap dengan ini bahwa kebersihan lingkungan dapat diterapkan lebih baik</p><p><br></p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/4506277223/be7999a36efd682f25c7dd0f5679a1fd/IMG_5436.jpeg" />
         <pubDate>2025-10-06 01:56:26 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/verafauz/t0m2mlfzdkfu88t1/wish/3619150815</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Fenomena Keterlambatan Siswa SMA Labschool Cirendeu</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/verafauz/t0m2mlfzdkfu88t1/wish/3619177528</link>
         <description><![CDATA[<ul><li><p>Tujuan: Untuk mengetahui penyebab keterlambatan siswa SMA Labschool Cirendeu</p></li><li><p>Hasil Wawancara:</p><ol><li><p>Siswa telat karena bangun kesiangan.</p></li><li><p>Siswa biasanya bangun jam 1 karena begadang mengerjakan tugas.</p></li><li><p>Sejak SMA, siswa baru 2 kali terlambat tapi pas SMP di sini sangat sering terlambat.</p></li><li><p>Siswa SMA Labschool Cirendeu banyak yang sering telat.</p></li><li><p>Penyebab utama keterlambatan siswa SMA Labschool Cirendeu biasanya karena kemacetan di Jl. Cirendeu.</p></li><li><p>Solusi agar siswa SMA Labschool Cirendeu tidak sering terlambat adalah berangkat lebih pagi, dan kalau bisa ikut jemputan agar mengurangi kemacetan di Jl. Cirendeu.</p></li></ol></li><li><p>Kesimpulan: Kita harus lebih disiplin dan belajar tepat waktu agar tidak sering terlambat.</p></li><li><p>Refleksi: Kami berharap dengan penelitian ini siswa siswi dapat lebih sadar akan keterlambatan di SMA Labschool Cirendeu dan dapat menerapkan solusi-solusi tersebut agar mengurangi keterlambatan.</p></li></ul>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/4506309150/ab0398247920bfa0c5b6bcf927267497/image.jpg" />
         <pubDate>2025-10-06 02:22:58 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/verafauz/t0m2mlfzdkfu88t1/wish/3619177528</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Etika Penggunaan Lift di SMA Labschool Cirendeu</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/verafauz/t0m2mlfzdkfu88t1/wish/3619178267</link>
         <description><![CDATA[<p>Tujuan : Meneliti masalah yang terjadi saat menggunakan lift di SMA Labschool Cirendeu</p><p>Hasil :</p><ol><li><p>Masalah sosial utama yang ditemukan: kerusuhan yang terjadi di lift.</p></li><li><p>﻿﻿﻿Penyebab utama: Etika / budaya mengantri</p></li></ol><ol><li><p>﻿﻿﻿Dampak terhadap warga sekolah: Munculnya konflik antar warga sekolah</p></li><li><p>﻿﻿﻿Solusi atau rekomendasi kelompok: Menyebar luaskan informasi tentang etika budaya mengantri</p></li><li><p>﻿﻿﻿Nilai atau sikap yang dipelajari dari kegiatan ini: Etika mengantri</p></li></ol><p>Kesimpulan/refleksi: sering kali terjadi kerusuhan antar warga sekolah akibat kurangnya etika dan diharapkan dengan adanya wawasan/pemberitahuan etika menggunakan lift orang” bisa sadar dan menerepkan etika tersebut.</p><p><br></p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/4506292654/139675bac5fb62b5dc485f264164ed66/IMG_4439.jpeg" />
         <pubDate>2025-10-06 02:23:41 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/verafauz/t0m2mlfzdkfu88t1/wish/3619178267</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kebersihan lingkungan </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/verafauz/t0m2mlfzdkfu88t1/wish/3619184477</link>
         <description><![CDATA[<p>Tujuan : untuk mendalami tentang masalah kebersihan dalam lingkup sekolah serta mencari akar dari permasalahan tersebut dan solusinya</p><p><br/></p><p>Hasil:</p><p>1. kebersihan sekolah terjadi karena adanya usaha menjaga sekolah agar tetap bersih dari warga sekolah itu sendiri termasuk murid, guru dan anggota sekolah lainnya</p><p>2. kurangnya kebersihan sekolah juga terbentuk atas perilaku warga nya sendiri seperi murid yang malas bersih bersih dan meninggalkan piket</p><p>3. kebersihan lingkungan berpengaruh dalam kenyamanan siswa sehingga siswa lebih fokus belajar dan merasa nyaman dan aman didalam kelas</p><p>4. meskipun demikian, sekolah sudah mengadakan upaya untuk mengatasi masalah ini seperti pengadaan piket kelas dan mengadakan tim kebersihan yang akan membersihkan pada jam setelah pulang sekolah</p><p>5. untuk tetap menjaga kebersihan sekolah bisa dimulai dari diri sendiri agar tidak membuang sampang sembarangan atau selalu bertanggung jawab dengan barangnya serta mengingatkan teman untuk menjaga kebersihan</p><p><br/></p><p>Kesimpulan: </p><p>Kebersihan sekolah adalah tanggung jawab bersama seluruh warga sekolah. Kurangnya kesadaran siswa dalam menjaga kebersihan menjadi penyebab utama, meskipun sekolah sudah berupaya melalui jadwal piket dan tim kebersihan.</p><p><br/></p><p>Refleksi:</p><p>Menyadari bahwa menjaga kebersihan harus dimulai dari diri sendiri. Dengan membuang sampah pada tempatnya dan ikut menjaga lingkungan, sekolah akan menjadi tempat yang lebih nyaman dan mendukung proses belajar.</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/4515891013/5ae997e7d13798d6268d3b1de36162ef/WhatsApp_Image_2025_10_15_at_19_31_35.jpeg" />
         <pubDate>2025-10-06 02:29:15 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/verafauz/t0m2mlfzdkfu88t1/wish/3619184477</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Ketidakpedulian sosial antar siswa</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/verafauz/t0m2mlfzdkfu88t1/wish/3619193678</link>
         <description><![CDATA[<p>Tujuan:</p><p>Untuk menganalisis ketidakpedulian sosial antar-siswa di lingkungan SMA Labschool Cirendeu</p><p><br/></p><p>Hasil wawancara:</p><p>-Apa itu ketidakpedulian sosial? </p><p>Kondisi ketika tidak ada rasa empati antar-siswa terhadap kondisi sosial siswa lain. </p><p><br/></p><p>-Apa penyebab utamanya? </p><p>Karena kekurangan rasa empati dalam siswa. </p><p><br/></p><p>-Apa contoh masalahnya? </p><p>Ketika seseorang merasa sulit, tetapi tidak ada yang ingin membantu</p><p><br/></p><p>-Siapa yang biasanya terlibat? </p><p>Anak berbutuhan khusus atau anak yang dicap berbeda ataupun aneh. </p><p><br/></p><p>-Apakah anda telah melakukannya? </p><p>Tergantung dengan seberapa erat hubungan pertemanan dengan siswa lain</p><p><br/></p><p>-Cara mengatasinya</p><p>Meningkatkan rasa kepedulian terhadap sekitar. </p><p><br/></p><p>Kesimpulan:</p><p>Ketidakpedulian sosial terjadi karena tidak ada rasa empati, sehingga berdampak memunculkan rasa tidak peduli dan apatis. Solusinya adalah meningkatkan rasa kepedulian. </p><p><br/></p><p>Refleksi:</p><p>Kita seharusnya membuka pikirkan agar lebih peduli terhadap sekitar dan membangun rasa empati dengan siswa/I lain. </p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/4506384022/5278634233c5839b5a34554067a9cc35/IMG_20251006_WA0000.jpg" />
         <pubDate>2025-10-06 02:37:43 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/verafauz/t0m2mlfzdkfu88t1/wish/3619193678</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Fenomena Siswa Mengantuk Saat Pembelajaran Berlangsung</title>
         <author>Tezar_71</author>
         <link>https://padlet.com/verafauz/t0m2mlfzdkfu88t1/wish/3619200863</link>
         <description><![CDATA[<p><strong>Tujuan</strong>: Agar dapat memahami konsep mengantuk beserta faktor-faktornya dan solusinya.</p><p><br></p><p><strong>Hasil</strong>:</p><p>Terdapat beberapa faktor-faktor yang menyebabkan siswa untuk mengantuk. Diantara faktor-faktor tersebut terdapat:</p><ol><li><p>Mengantuk disebabkan oleh kebiasaan yang tidak optimal untuk siswa</p></li><li><p>Mengantuk disebabkan oleh kurangnya nutrisi dalam sarapan siswa</p></li><li><p>Sistem belajar yang monoton dan tidak sesuai dengan siswa</p></li></ol><p>Terdapat juga beberapa solusi untuk menghilangkan penyebab kantuk tersebut:</p><ol><li><p>Menambahkan waktu tidur siswa dengan mengurangi begadang saat malam hari</p></li><li><p>Menambahkan nutrisi dalam sarapan pagi siswa</p></li><li><p>Membuat sistem pembelajaran sekolah lebih dinamik dan beradaptasi kepada cara pembelajaran siswa (dari sisi sekolah)</p></li></ol><p><br></p><p><strong>Kesimpulan</strong>:</p><p>Kengantukan adalah masalah yang tidak banyak siswa sadari. Hal kecil ini dapat mengurangi efektifitas pembelajaran siswa tanpa mereka sadari. Faktor utama masalah ini adalah kebiasaan siswa yang tidak optimal seperti kebiasaan tidur dan sarapan. Solusi masalah tersebut adalah memperbaiki kebiasaan apalagi dalam 2 faktor tersebut.</p><p><br></p><p><strong>Refleksi:</strong></p><p>Dengan penelitian ini, kami berharap agar masalah ini yang sering dianggap remeh tidak diabaikan lebih lagi. Kami berharap penelitian ini dapat membantu mengandalkan masalah siswa yanh terkait dengan penelitian ini.</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/1753306127/2148377b8651861b17a07ebed94d827e/20251006_090535.jpg" />
         <pubDate>2025-10-06 02:45:43 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/verafauz/t0m2mlfzdkfu88t1/wish/3619200863</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Ketidakdisiplinan Murid Dalam Menjalankan Piket Kelas</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/verafauz/t0m2mlfzdkfu88t1/wish/3619408212</link>
         <description><![CDATA[<p><strong>Tujuan</strong>:</p><p>Untuk mengetahui penyebab ketidakdisiplinan murid dalam piket kelas serta solusinya.</p><p><br></p><p><strong>Hasil</strong>:</p><ol><li><p>Murid di kelas sering tidak piket karena lebih memprioritaskan kegiatan lain.</p></li><li><p>Saat piket, murid tidak terlalu berkontribusi dan hanya melakukan piket seadanya.</p></li><li><p>Murid di kelas sering tidak berkontribusi karena kurang motivasi untuk piket.</p></li><li><p>Murid yang tidak melaksanakan piket menambah beban petugas kebersihan.</p></li><li><p>Sudah banyak yang disiplin dalam piket, namun masih ada yang tidak konsisten.</p></li><li><p>Solusi dari masalah ini adalah dengan saling mengingatkan dan mendorong siswa untuk memiliki inisiatif tinggi.</p></li></ol><p><br></p><p><strong>Kesimpulan</strong>:</p><p>Ketidakdisiplinan dalam piket kelas disebabkan oleh murid yang memprioritaskan kegiatan lain dan kurangnya motivasi. Oleh karena itu, solusi yang kami tawarkan adalah dengan saling mengingatkan dan mendorong siswa untuk memiliki inisiatif tinggi.</p><p><br></p><p><strong>Refleksi</strong>:</p><p>Dengan melakukan penelitian ini, kami harap agar para murid lebih disiplin dalam melakukan piket kelas dan menerapkan solusi-solusi yang sudah ditawarkan.</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/4507223051/97dd5f69c09f5605c80a9e0620e38fec/IMG_9206.jpeg" />
         <pubDate>2025-10-06 06:29:15 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/verafauz/t0m2mlfzdkfu88t1/wish/3619408212</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Fenomena Penumpukan Barang Yang Sudah Tidak Digunakan Di Kelas XE</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/verafauz/t0m2mlfzdkfu88t1/wish/3698566466</link>
         <description><![CDATA[<p>Tujuan: Menemukan solusi agar penumpukan barang tidak terus berlanjut.</p><p><br></p><p>Hasil:</p><ul><li><p>Ditemukan bahwa banyak barang tidak terpakai seperti buku lama, map tugas, botol minum, dan perlengkapan praktik yang ditinggalkan siswa.</p></li><li><p>Penyebab utama penumpukan adalah kurangnya kesadaran siswa untuk merapikan barang dan tidak adanya pengecekan rutin kebersihan kelas.</p></li><li><p>Penumpukan barang mengakibatkan kelas menjadi sempit, kotor, dan mengganggu proses belajar.</p></li><li><p>Setelah dilakukan pengamatan dan diskusi, siswa menyetujui untuk membuat jadwal piket dan aturan pengelolaan barang.</p></li></ul><p><br></p><p>Kesimpulan/refleksi:</p><p>Penumpukan barang di Kelas XE terjadi karena kurangnya perhatian dan kedisiplinan dalam merapikan barang. Situasi ini membuat kelas menjadi kurang nyaman. Melalui pengamatan, siswa menyadari pentingnya menjaga kebersihan dan berkomitmen untuk lebih tertib agar lingkungan belajar tetap rapi.</p><p><br></p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/4808067795/7bf7b01b959584ea59d92c102b7e56b6/IMG_5721.jpeg" />
         <pubDate>2025-11-25 23:44:47 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/verafauz/t0m2mlfzdkfu88t1/wish/3698566466</guid>
      </item>
   </channel>
</rss>
