<?xml version="1.0"?>
<rss version="2.0">
   <channel>
      <title>Diskusi Bisnis Internasional Selasa 4 by sufiana N</title>
      <link>https://padlet.com/sufianaxiis1/sz0tlhfow88nzu54</link>
      <description></description>
      <language>en-us</language>
      <pubDate>2024-11-12 01:38:19 UTC</pubDate>
      <lastBuildDate>2024-11-14 06:38:12 UTC</lastBuildDate>
      <webMaster>hello@padlet.com</webMaster>
      <image>
         <url></url>
      </image>
      <item>
         <title>Bisnis Internasional </title>
         <author>sufianaxiis1</author>
         <link>https://padlet.com/sufianaxiis1/sz0tlhfow88nzu54/wish/3212120855</link>
         <description><![CDATA[<p>Perhatikan seksama instruksi dan gunakan kalimat yang efektif! Cara menjawab dengan klik tombo "+" pada pojok kanan bawah atau komentari postingan dari teman kalian. Jangan lupa menggunakan nama asli + NIM</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet.com/padlets/5vtqnfw2tzdjd6t7" />
         <pubDate>2024-11-12 01:40:58 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/sufianaxiis1/sz0tlhfow88nzu54/wish/3212120855</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Raka Fathurrohman Hidayat (2150210135)</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/sufianaxiis1/sz0tlhfow88nzu54/wish/3212393595</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p><strong>American companies imposing a business embargo on China certainly caused conflicts between the two countries.</strong> The election of Trump had a significant impact on American companies, which began shifting their production away from China due to threats imposed by the Republican Party. The party imposed sanctions of 60-100% on imports from China, while other countries were only subjected to a 20% tariff. The goal of the Republican Party was to focus on encouraging companies to utilize domestic production to boost national revenue. An example is the company Steve Madden, which is based in the United States, and has decided to stop producing in China and move its production to other countries such as Vietnam and Cambodia. Other companies have complained about this policy because some raw materials can only be obtained in China. This policy not only causes economic upheaval in the United States but also has global implications.</p></li></ol><p>Research conducted by a team from Universitas Airlangga shows that from 2000-2014 <a rel="noopener noreferrer nofollow" href="https://unair.ac.id/dampak-perang-dagang-antara-amerika-serikat-dan-china-terhadap-ekspor-indonesia/">https://unair.ac.id/dampak-perang-dagang-antara-amerika-serikat-dan-china-terhadap-ekspor-indonesia/</a>, exports increased from $70 billion to $210 billion, with 82% of the added value being domestic from Indonesian companies and workers, and 18% from foreign content. Indonesia's exports consist of semi-finished goods, and China has been one of its key partners. China uses these raw materials as the base for producing goods that will then be exported to the United States. Therefore, if the U.S. increases tariffs, China’s production will decrease, which in turn will reduce the distribution of raw materials to China.</p><p>However, it cannot be denied that there may be some positive outcomes, such as the shift in production to countries with lower labor costs, like those in Southeast Asia. "The Positive Impact of the US-China Trade War on Global South's Position in the Global Value Chain, 2023, Journal of World Trade Studies" discusses how this relocation of production to Southeast Asia can drive production and technological development in certain sectors. As the demand and supply are drawn away from China due to the large tariffs, this could help advance local industries. However, it should be noted that policies often change and need to be closely monitored. The purpose of these high tariffs could be expanded to other countries beyond China.</p><ol start="2"><li><p><strong>The WTO can only act as a mediator</strong> through its Dispute Settlement Mechanism (DSM), but it does not provide effective enforcement regarding the imposition of high tariffs. For example, in 2018, China filed a complaint with the WTO against the U.S. for its tariffs on Chinese goods, arguing that these measures violated the principles of free trade guaranteed under the WTO. However, no significant changes or impacts occurred as a result:<br><a rel="noopener noreferrer nofollow" href="https://www.wto.org/english/tratop_e/dispu_e/cases_e/ds543_e.htm">https://www.wto.org/english/tratop_e/dispu_e/cases_e/ds543_e.htm</a></p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="https://unair.ac.id/dampak-perang-dagang-antara-amerika-serikat-dan-china-terhadap-ekspor-indonesia/" />
         <pubDate>2024-11-12 04:21:37 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/sufianaxiis1/sz0tlhfow88nzu54/wish/3212393595</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Ihab firdaus (2250210039)</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/sufianaxiis1/sz0tlhfow88nzu54/wish/3212452017</link>
         <description><![CDATA[<p>Menurut saya presiden terpilih donal trump akan menaikan pajak sebesar 60% barang dari China, tujuan dari kebijakan tersebut untuk mengurangi defisit perdagangan dengan Tiongkok, serta melindungi industri dalam negeri.</p><p><br/></p><p>WTO) organisasi perdagangan dunia yang bertugas menetapkan aturan perdangangan internasional yang harus diikuti oleh negara anggota untuk menjaga persaingan yang adil. Dalam kasus ini WTO seharusnya berperan sebagai penengah Amerika dan china pada konflik perdagangan internasional, Tiongkok dapat membawa kasus tersebut ke WTO, mengklaim bahwa tindakan AS melanggar aturan WTO yang melarang diskriminasi tarif yang tidak adil.</p><p><br/></p><p><a rel="noopener noreferrer nofollow" href="https://www.crfb.org/blogs/donald-trumps-60-tariff-chinese-imports">https://www.crfb.org/blogs/donald-trumps-60-tariff-chinese-imports</a></p><p><br/></p><p><a rel="noopener noreferrer nofollow" href="https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20200916094951-92-547038/wto-beri-sinyal-china-menang-perang-dagang-lawan-as#goog_rewarded">https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20200916094951-92-547038/wto-beri-sinyal-china-menang-perang-dagang-lawan-as#goog_rewarded</a></p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-11-12 05:02:07 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/sufianaxiis1/sz0tlhfow88nzu54/wish/3212452017</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Khomsatur Rosyidah (2250210059)</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/sufianaxiis1/sz0tlhfow88nzu54/wish/3212504584</link>
         <description><![CDATA[<p>Karena ancaman Tarif 60% yang diusulkan oleh Donald Trump, beberapa perusahaan asal Amerika Serikat dan Taiwan memilih untuk keluar dari Tiongkok. Hal ini dapat memperburuk hubungan perdagangan antara negara-negara tersebut. Akibatnya, perusahaan-perusahaan tersebut akan memindahkan produksinya ke Negara lain. Seperti perusahaan Stave Madden mengurangi produksinya di Tiongkok dan mengalihkan ke Vietnam dan Kamboja. Kebijakan perdagangan adalah hal yang paling penting bagi Trump bagi Asia Berkembang dalam masa jabatan keduanya sebagai presiden AS, namun Tarif yang diusulkan Trump kemungkinan besar akan menimbulkan rasa sakit yang lebih besar pada ekonomi yang lebih terbuka di kawasan tersebut.</p><p><br/></p><p>Peran WTO yaitu menyediakan  forum  untuk  negosiasi perihal hubungan perdagangan mereka dalam hal-hal yang diatur berdasarkan WTO  Agreement.WTO  juga perlu  membentuk  peraturan  mengenai  penyelesaian  sengketa.</p><p><br/></p><p><a rel="noopener noreferrer nofollow" href="https://www.cnbcindonesia.com/news/20241111182030-4-587377/teror-tarif-trump-tak-cuma-ancam-china-ri-cs-di-ujung-tanduk">https://www.cnbcindonesia.com/news/20241111182030-4-587377/teror-tarif-trump-tak-cuma-ancam-china-ri-cs-di-ujung-tanduk</a></p><p><a rel="noopener noreferrer nofollow" href="https://youtu.be/RJpeH_Ww8H4?si=0FhZX-df8Vb5pUyU">https://youtu.be/RJpeH_Ww8H4?si=0FhZX-df8Vb5pUyU</a></p><p><a rel="noopener noreferrer nofollow" href="https://jurnal.locusmedia.id/index.php/jkih/article/view/21/17">https://jurnal.locusmedia.id/index.php/jkih/article/view/21/17</a></p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-11-12 05:35:17 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/sufianaxiis1/sz0tlhfow88nzu54/wish/3212504584</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Muhammad Syaroni (2250210068)</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/sufianaxiis1/sz0tlhfow88nzu54/wish/3212507306</link>
         <description><![CDATA[<p>Menurut saya ancaman tarif 60% Donald Trump terhadap barang dari China memiliki dampak yang signifikan bagi perdagangan internasional. Kebijakan ini membuat beberapa perusahaan melakukan relokasi produksi mereka serta mengurangi ketergantungan dengan China. Tidak hanya china tetapi Amerika juga menerapkan kebijakan tarif 10-20% disemua negara. Dalam jangka panjang perubahan yang besar ini dapat mengarah pada tatanan perdagangan baru. Ditambah dengan kondisi politik antara China dan Amerika yang kian memanas.</p><p>Dalam kasus ini WTO seharusnya berperan sebagai mediator yang dapat membantu menengahi perselisihan perdagangan internasional antara Amerika dan China. China dapat membawa kasus ini ke WTO untuk menilai apakah kebijakan tersebut melanggar aturan perdagangan internasional atau tidak.</p><p><a rel="noopener noreferrer nofollow" href="https://news.detik.com/dw/d-7634147/asia-tenggara-bersiap-hadapi-ancaman-tarif-donald-trump/amp">https://news.detik.com/dw/d-7634147/asia-tenggara-bersiap-hadapi-ancaman-tarif-donald-trump/amp</a></p><p><a rel="noopener noreferrer nofollow" href="https://eastasiaforum.org/2024/02/26/trump-the-wto-and-defending-global-trade/">https://eastasiaforum.org/2024/02/26/trump-the-wto-and-defending-global-trade/</a></p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-11-12 05:37:22 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/sufianaxiis1/sz0tlhfow88nzu54/wish/3212507306</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Rima Nurul Fuadah (2250210051)</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/sufianaxiis1/sz0tlhfow88nzu54/wish/3212508615</link>
         <description><![CDATA[<p>1.	Berita tersebut berisi tentang perang dagang Tiongkok dengan Amerika Serikat, perang dagag tersebut berawal pada bulan Januari 2018 ketika presiden Amerika Serikat yaitu Donald Trump, mulai menetapkan tarif dan hambatan perdagangan pada Tiongkok dengan tujuan memaksanya untuk membuat perubahan tarif pada Amerika Serikat karena Tiongkok dianggap sebagai praktik perdagangan tidak adil dan pencurian kekayaan intelektual (Putri 2024).  Menurut saya, sengketa perdagangan antara Amerika Serikat dan Tiongkok memiliki dampak yang besar terhadap kerja sama internasional karena meciptakan pengalihan perdagangan. Kenaikan tarif 60% yang di ajukan oleh Donald Trump tethadap tiongkok menjadikan Perusahaan akan memutuskan mitra dagang yang bekerja sama dengan Tiongkok dan akan beralih ke negara yang dikenakan tarif sebesar 20%. Beberapa negara di ASEAN kini menjadi tujuan utama Perusahaan di Amerika Serikat untuk berinvestasi atau melakukan kegiatan ekspor maupun impor yang awalnya dari berbekerja sama dengan Tiongkok karena untuk menghindari tarif yang diberlakukan oleh Amerika Serikat. </p><p><br/></p><p>2.	Peran WTO dalam menangani kasus ini apablia ada keluhan bisa mengajukan kepada forum (dispute settlement body) Untuk menyelesaikan terhadap keluhan sengketa secara damai dalam perdagangan internasional. Dalam kasus ini, negara di ASEAN menggunakan WTO untuk melindungi kepentingan bagi perusahaan dan memastikan tarif untuk masuk akses pasar internasioanl yang adil (Lutfia Azzahra and Rani Apriani 2024). </p><p>Referensi </p><p>Lutfia Azzahra, and Rani Apriani. 2024. “Urgensi Hukum Perdagangan Internasional Terhadap Sengketa Perdagangan Internasional Antara Indonesia-Amerika Serikat.” Jurnal Yustika: Media Hukum Dan Keadilan 26(02): 73–84. doi:10.24123/yustika.v26i02.5767.</p><p>Putri, Nafisyah Viona. 2024. “Propaganda Tiongkok Di Tengah Perang Dagang Dengan Amerika Serikat.” 16(1).</p><p>https://www.liputan6.com/amp/5773033/ekonomi-negara-asean-paling-cuan-dari-geopolitik-dan-perang-dagang-as-tiongkok</p><p>https://www.brookings.edu/articles/china-and-the-wto/</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-11-12 05:38:18 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/sufianaxiis1/sz0tlhfow88nzu54/wish/3212508615</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Aulia Azzahra Putri (2250210040)</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/sufianaxiis1/sz0tlhfow88nzu54/wish/3212518567</link>
         <description><![CDATA[<p>1. Berita pada youtube tersebut berisi perang dagang antara Amerika Serikat dengan China yang berisi perusahaan-perusahaan Amerika yang berada dalam kawasan China berencana memindahkan produksinya keluar dari China. Karena rencananya, partai politik pendukung Donald Trump mengancam akan mengenakan tarif pajak sebesar 60% sampai 100% bagi produk atau barang yang diimpor dari negara China dan mengenakan tarif 20% pada barang atau produk impor dari Meksiko. Dari perencenaan tersebut banyak perusahaan yang mengurangi produksi dari China sebesar 45%. Tarif pajak yang kemungkinan akan ditetapkan oleh Donuld Trump sangat mengganggu rantai pasokan dunia dan berdampak pada perdagangan Amerika Serikat. </p><p>2. Pertukaran tindakan tarif dan tindakan saling balasan dari Amerika Serikat dan China menimbulkan kekhawatiran tentang potensi pemisahan ekonomi mereka yang dapat menimbulkan risiko bagi pembangunan ekonomi jangka panjang, serta perubahan struktural di Asia Tenggara.</p><p>* WTO sebagai organisasi perdagangan dunia memiliki dua peran, peran legislatif dan peran yudikatif. Peran legislatif adalah untuk mengatur perjanjian yang ditandatangani dan ditandatangani. Pada saat yang sama, peran arbiter melibatkan konsultasi dan arbitrase masalah antara Negara-negara Anggota yang bersangkutan. Sebagai badan penyelesaian sengketa, WTO mengacu pada perjanjian-perjanjian yang berkaitan dengan mekanisme penyelesaian sengketa WTO yang diatur oleh Agreement on Rules and Procedures Governing Dispute Settlement.</p><p><a rel="noopener noreferrer nofollow">file:///C:/Users/User/Downloads/jannah,+0302_01_GALLEY_ibnu+khaldun_retaliasi+cina.pdf</a></p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-11-12 05:45:43 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/sufianaxiis1/sz0tlhfow88nzu54/wish/3212518567</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Nandita Fitria Berliana Putri (2250210049)</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/sufianaxiis1/sz0tlhfow88nzu54/wish/3212547227</link>
         <description><![CDATA[<p>Tarif impor yang mungkin akan diterapkan Donald Trump yaitu tarif sebesar 60% sampai 100% pada produk impor dari Tiongkok dan sebesar 20% kepada produk impor negara-negara lainnya. Contohnya, perusahaan dari Amerika dan Taiwan yang berada di Tiongkok mulai memindahkan operasinya ke luar Tiongkok untuk menghindari tarif dari Trump. Hal tersebut tentu memberikan dampak negatif bagi negara-negara yang melakukan ekspor ke Amerika. Setiap negara yang memiliki komoditas ekspor ke Amerika perlu menyiapkan strategi sebagai antisipasi jika dikenakan kenaikan tarif. Tarif tersebut tentu saja akan memberatkan negara yang melakukan ekspor ke Amerika. Jika pasar Amerika menjadi sempit akibat tarif tersebut, akan banyak komoditas asing yang sulit masuk dan mencari pasar lain sebagai limpahan dari Amerika, termasuk Indonesia yang bisa jadi sasaran.</p><p>WTO memiliki peran yang penting dalam menangani permasalahan dalam perang dagang AS-Tiongkok. WTO ini memiliki beberapa fungsi seperti mendukung pengaturan, pelaksanaan serta penyelenggaraan persetujuan yang sudah dicapai untuk mewujudkan sasaran dari kerjasama tersebut. WTO sebagai tempat</p><p>perundingan negara-negara anggota tentang perjanjian yang sudah dicapai, mengatur pelaksanaan perjanjian ketika mengalami perselisihan sengketa perdagangan. Oleh karena itu, WTO berperan untuk menengahi dan memberi keputusan terkait permasalah tarif yang AS tetapkan dengan mempertimbangan semua pihak.</p><p>Referensi:</p><p><a rel="noopener noreferrer nofollow" href="https://youtu.be/RJpeH_Ww8H4?si=SBcipDCC0WR0linn">https://youtu.be/RJpeH_Ww8H4?si=SBcipDCC0WR0linn</a></p><p><a rel="noopener noreferrer nofollow" href="https://www.tempo.co/ekonomi/donald-trump-menang-pilpres-amerika-pengamat-waspadai-kenaikan-tarif-impor-1165943">https://www.tempo.co/ekonomi/donald-trump-menang-pilpres-amerika-pengamat-waspadai-kenaikan-tarif-impor-1165943</a></p><p><a rel="noopener noreferrer nofollow" href="https://ejournal.balitbangham.go.id/index.php/kebijakan/article/download/271/pdf_1">https://ejournal.balitbangham.go.id/index.php/kebijakan/article/download/271/pdf_1</a></p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-11-12 06:05:15 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/sufianaxiis1/sz0tlhfow88nzu54/wish/3212547227</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Nabila Adinda Stiefany(2250210057)</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/sufianaxiis1/sz0tlhfow88nzu54/wish/3212555386</link>
         <description><![CDATA[<p>Menurut saya,Adanya pernyataan ancaman tarif 60% Dari donal trump terhadap barang impor dari tiongkok.berdampak pada perdagangan global.Sebagian perusahaan mengurangi produksinya,dan mengalihkan operasinya ke negara lain.Kebijakan ini akan sangat mengganggu rantai pasokan dan berdampak pada hubungan perdagangan antara amerika dan china yang semakin memanas.</p><p>Mengenai vidio diatas organisasi WTO sebaiknya harus ikut membantu menyelesaikan permasalahan perdagangan internasional antara amerika dan china dapat berkonsultasi ke WTO untuk mengevaluasi apakah kebijakan tersebut sesuai dengan aturan perdagangan internasional atau tidak.</p><p><br/></p><p>https://www.cnbcindonesia.com/news/20241112075330-4-587445/siaga-malapetaka-asia-karena-trump-presiden-as-lagi-ri-disebut</p><p><br/></p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-11-12 06:11:27 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/sufianaxiis1/sz0tlhfow88nzu54/wish/3212555386</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Dina Ila Eli Afida (2250210041)</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/sufianaxiis1/sz0tlhfow88nzu54/wish/3212589267</link>
         <description><![CDATA[<p>Dalam berita video di atas Kemenangan Donald Trump sebagai presiden Amerika Serikat membuat banyak perusahaan Amerika mempertimbangkan untuk mengeluarkan produksinya dari Tiongkok. Trump mengancam akan memberlakukan tarif sebesar 60% pada barang-barang impor dari Tiongkok. Ancaman tarif ini membuat perusahaan-perusahaan Amerika, setelah Trump terpilih, mulai mencari alternatif lokasi produksi di negara-negara lain seperti Vietnam dan Kamboja. Tujuannya adalah untuk menghindari dampak tarif tinggi yang direncanakan Trump pada barang impor dari Tiongkok dan beberapa negara lainnya. Di samping itu, Taiwan juga mendukung perusahaan-perusahaannya agar memindahkan produksi dari Tiongkok, demi mengurangi ketergantungan pada negara tersebut. Di sisi lain, Tiongkok merespons ancaman tarif ini dengan pandangan skeptis. Mereka menilai bahwa kebijakan tarif tinggi tersebut justru dapat memicu perang dagang yang bisa merugikan Amerika Serikat dan berdampak buruk bagi ekonomi global secara keseluruhan.</p><p>WTO berperan dalam menangani permasalahan tersebut. Pada dasarnya WTO merupakan organisasi Internasional yang mengatur perdagangan Internasional satu- satunya WTO memiliki landasan atau dasar hukum yang cukup kuat. World Trade Organization (WTO) sejatinya memiliki peran yang cukup penting sebagai suatu organisasi internasional yang kemudian memiliki andil dalam lalu lintas perdagangan internasional. Seperti yang diketahui bahwasanya lalu lintas perdagangan internasional tentunya melibatkan hubungan antar negara. Dalam meningkatkan perekonomian dan mengurangi adanya kemiskinan, dalam hal ini WTO harusnya dapat memastikan bahwasanya kebutuhan serta keuntungan yang didapatkan suatu negara dapat menjadi kesempatan untuk menyejahteraka masyarakat di negara tersebut khususnya bagi negara anggota dari World Trade Organization tersebut.</p><p><a rel="noopener noreferrer nofollow" href="https://youtu.be/RJpeH_Ww8H4?si=A4HVSnj31YYTIEOD">https://youtu.be/RJpeH_Ww8H4?si=A4HVSnj31YYTIEOD</a></p><p><a rel="noopener noreferrer nofollow" href="https://youtu.be/zC6QzcahU0Y?si=3TUDZTG7NiP3Zc-z">https://youtu.be/zC6QzcahU0Y?si=3TUDZTG7NiP3Zc-z</a></p><p><a rel="noopener noreferrer nofollow" href="https://www.researchgate.net/publication/361508651_PERAN_WORLD_TRADE_ORGANIZATION_WTO_DALAM_MENYELESAIKAN_SENGKETA_PERDAGANGAN_INTERNASIONAL_Happy_Maslukha_20200610444">https://www.researchgate.net/publication/361508651_PERAN_WORLD_TRADE_ORGANIZATION_WTO_DALAM_MENYELESAIKAN_SENGKETA_PERDAGANGAN_INTERNASIONAL_Happy_Maslukha_20200610444</a></p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-11-12 06:37:13 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/sufianaxiis1/sz0tlhfow88nzu54/wish/3212589267</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Inez Cucun Ananda Sekha (2250210043) </title>
         <author>inezcucun</author>
         <link>https://padlet.com/sufianaxiis1/sz0tlhfow88nzu54/wish/3212602523</link>
         <description><![CDATA[<p>Menurut saya, dalam video berita diatas, ancaman tarif tinggi  sebesar 60% hingga 100% terhadap produk Tiongkok adalah kebijakan perlindungan perdagangan untuk mengurangi ketergantungan impor dan mendorong produksi dalam negeri. Kebijakan ini berdampak pada perusahaan multinasional seperti pada perusahaan Steve Madden dan Church &amp; Dwight yang mengalihkan sebagian produksi mereka ke negara-negara lain, seperti Vietnam, Kamboja, dan Meksiko, untuk mengurangi risiko. Ketegangan dagang AS-Tiongkok juga meningkat, terutama terkait isu sensitif seperti Taiwan, yang dapat mengguncang pasar global. Perusahaan sperti Taiwan, berinvestasi di Arizona untuk menghindari dampak tarif, yang menunjukkan bagaimana ketidakpastian yang mengubah pola investasi di sektor teknologi tinggi. Selain itu, tarif yang tinggi dapat meningkatkan biaya bahan baku dan produk jadi, yang bisa menaikkan inflasi dan melemahkan daya beli konsumen. Kebijakan ini dapat menghambat kerja sama dagang dan mendorong perusahaan global untuk lebih adaptif, baik dengan diversifikasi rantai pasokan maupun investasi di lokasi yang lebih stabil.</p><p><br/></p><p>Peran World Trade Organization (WTO) dalam berita diatas</p><p>adalah melancarkan pelaksanaanya,  </p><p>pengadministrasiannya, serta lebih  </p><p>meningkatkan tujuan dan perjanjian  </p><p>pembentukan WTO akan menjadi forum  </p><p>negoisasi bagi para anggota di bidang- bidang yang menyangkut perdagangan  </p><p>multilateral, forum penyelesaian sengketa,  </p><p>dan melaksanakan peninjauan atas  </p><p>kebijaksanaan perdagangan.</p><p><br/></p><p>https://www.cfr.org/backgrounder/contentious-us-china-trade-relationship</p><p><br/></p><p>https://ejournal.unsrat.ac.id/index.php/lexetsocietatis/article/view/6191</p><p><br/></p><p>https://youtu.be/RJpeH_Ww8H4?si=A4HVSnj31YYTIEOD</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-11-12 06:46:23 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/sufianaxiis1/sz0tlhfow88nzu54/wish/3212602523</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Dyan Naffisa Prissilawaty (2250210063)</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/sufianaxiis1/sz0tlhfow88nzu54/wish/3212621019</link>
         <description><![CDATA[<p>Berdasarkan Vidio berita tersebut disebutkan bahwa Donald Trump berencana mengancam Tarif 60% sampai 100% terhadap barang impor dari Tiongkok dan 20% untuk barang dari negara lain yang diimpor Amerika Serikat. Hal itu dapat berdampak negatif pada negara-negara Asia, terutama yang sangat bergantung pada ekspor ke Amerika Serikat. Tarif yang tinggi dapat menyebabkan kenaikan biaya impor, yang dapat meningkatkan harga produk di pasar Amerika Serikat. Akibatnya banyak negara yang memutuskan untuk mengurangi produksi pada Tiongkok. Seperti perusahaan Steve Madden yang mengalihkan operasinya ke negara-negara lain seperti: Vietnam dan Kamboja. Pengalihan operasi ini dapat mempengaruhi pasar tenaga kerja dan ekonomi di Tiongkok serta negara-negara lain yang berdampak, dan mengubah pola perdagangan global.</p><p><br></p><p>Dari permasalahan tersebut WTO berperan penting dalam menyelesaikan masalah tersebut. World Trade Organization sendiri adalah organisasi perdagangan dunia yang merupakan satu-satunya badan internasional yang secara khusus mengatur dalam permasalahan perdagangan antar negara. Sistem perdagangan multilateral World Trade Organization (WTO) sendiri diatur melalui suatu persetujuan yang sebagai hasil perundingan yang sudah ditandatangani oleh negara-negara anggota. World Trade Organization (WTO) sendiri mendorong arus perdagangan antar negara dengan cara melakukan pengurangan dan penghapusan berbagai hambatan yang dapat mengganggu kelancaran perdagangan barang dan jasa.</p><p><a rel="noopener noreferrer nofollow" href="https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/d-7633149/trump-bakal-naikkan-tarif-impor-dampaknya-hantui-negara-asia/1">https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/d-7633149/trump-bakal-naikkan-tarif-impor-dampaknya-hantui-negara-asia/1</a></p><p><a rel="noopener noreferrer nofollow" href="https://ejournal.undiksha.ac.id/index.php/JJPS/article/download/30381/18313/77867?__cf_chl_tk=R8It30rdkCdlPCyNpEkVuvHLRlj0jDSXOrbzBfQUKgI-1731393035-1.0.1.1-Nq4yC1K7T.c0DChuvau.zeu.uNDOsAeAwfkkAV91TkE">https://ejournal.undiksha.ac.id/index.php/JJPS/article/download/30381/18313/77867?__cf_chl_tk=R8It30rdkCdlPCyNpEkVuvHLRlj0jDSXOrbzBfQUKgI-1731393035-1.0.1.1-Nq4yC1K7T.c0DChuvau.zeu.uNDOsAeAwfkkAV91TkE</a></p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-11-12 06:59:27 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/sufianaxiis1/sz0tlhfow88nzu54/wish/3212621019</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Anggi Fatmawati (2250210053) </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/sufianaxiis1/sz0tlhfow88nzu54/wish/3212629690</link>
         <description><![CDATA[<p>Setelah terpilihnya Donald Trump sebagai Presiden AS, perusahaan Amerika berencana untuk memindahkan produksi keluar dari Tiongkok. Donald Trump mengancam akan mengenakan tarif 60%-100% pada barang yang di impor dari Tiongkok, serta tarif 20% pada negara lain seperti Mexico. dampak dari kebijakan tersebut mengakibatkan beberapa perusahaan dari Amerika seperti Steve Madden mengurangi produksi di Tiongkok sebesar 45% dan memindahkan ke Vietnam dan Kamboja. Taiwan juga merelokasi produksinya keluar dari Tiongkok karena takut tarif yang di berlakukan Trump. pihak China mengatakan bahwa perang dagang hanya akan merugikan kedua belah pihak dan memperingatkan bahwa isu Taiwan tetap menjadi masalah yang sangat sensitif dalam hubungan dengan AS.</p><p><br/></p><p>https://www.cnbcindonesia.com/news/20241111182030-4-587377/teror-tarif-trump-tak-cuma-ancam-china-ri-cs-di-ujung-tanduk/amp</p><p><br/></p><p>https://youtu.be/RJpeH_Ww8H4?si=m26HbDU5sir8rtEN</p><p><br/></p><p>Sejak perang dagang antara Amerika Serikat dan Tiongkok mulai memanas pada pertengahan tahun 2018, WTO memiliki peran dalam upaya penyelesaian perselisihan dagang antara kedua negara tersebut.</p><p>Peran World Trade Organization dalam penyelesaian sengketa perdagangan antara Amerika Serikat dan Tiongkok dalam bentuk kokret. Memfasilitasi Konsultasi Untuk Tiongkok dan Amerika Serikat. WTO telah berperan mewadahi konsultasi yang diminta oleh delegasi Tiongkok. Mendorong Mediasi Dengan Pihak Ketiga Baik dari pihak Tiongkok maupun pihak Amerika Serikat, kedua negara terus mengajukan keluhan terhadap satu sama lain di WTO, Dorongan mediasi di WTO bisa membantu meredakan konflik jika masing- masing pihak bersepakat melakukan mediasi.</p><p><br/></p><p>https://eprints.unram.ac.id/38549/2/JURNAL-PERANAN%20WORLD%20TRADE%20ORGANIZATION%20DALAM%20MENANGANI%20PERANG%20DAGANG%20ANTARA%20AMERIKA%20SERIKAT%20DAN%20TIONGKOK.pdf</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-11-12 07:06:16 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/sufianaxiis1/sz0tlhfow88nzu54/wish/3212629690</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Eka Raudlotul Jannah (2250210062)</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/sufianaxiis1/sz0tlhfow88nzu54/wish/3212630180</link>
         <description><![CDATA[<p>1. Berita ini membahas rencana beberapa perusahaan Amerika Serikat untuk memindahkan produksi mereka dari Tiongkok setelah terpilihnya Donald Trump sebagai Presiden. Trump berencana memberlakukan tarif tinggi, antara 60-100 persen, pada produk impor dari Tiongkok untuk mengurangi ketergantungan AS. Selama masa jabatannya sebagai presiden dari awal 2017 hingga awal 2021, pendekatan agresif Trump terhadap China ditunjukkan melalui serangkaian tarif yang menyebabkan kedua negara terjerumus dalam perang dagang yang berimbas pada dunia.Tarif juga akan diberlakukan pada barang dari negara lain, seperti Meksiko. Ancaman ini membuat perusahaan-perusahaan seperti Steve Madden mempertimbangkan Vietnam dan Kamboja sebagai alternatif produksi. Taiwan pun mendorong perusahaannya untuk memindahkan produksi dari Tiongkok. Respons pemerintah Beijing menunjukkan bahwa ketegangan ini bisa mengubah dinamika perdagangan global, dengan perusahaan mencari negara yang lebih aman dan stabil dari tarif tinggi.</p><p><br/></p><p>2. Dalam hal penyelesaian perang  dagang, Tiongkok telah mengajukan pengaduan ke WTO untuk meminta konsultasi namun tindakan tersebut tidak menemui hasilnya. AS juga kurang  kooperatif untuk menyelesaikan sengketa tersebut melalui WTO.  Perwakilan kedua negara juga telah bertemu lebih dari 10 kali dalam skema Talks tetapi negosiasi kedua pihak menemui jalan buntu karena kedua pihak sulit menegosiasikan dan memoderasi kepentingan mereka masing-masing. Negosiasi sepertinya memberikan hasilnya pada awal tahun 2020 ketika AS dan Tiongkok menandatangani Phase One Deal. Melalui ini, kedua negara secara resmi menyetujui penarikan tarif impor, perluasan pembelian perdagangan, dan komitmen baru mengenai kekayaan intelektual, transfer teknologi dan praktik mata uang.</p><p><br/></p><p>https://youtu.be/RJpeH_Ww8H4?si=ttE068QW2cfzyKeb</p><p><br/></p><p>https://sg.docworkspace.com/d/sIO7E6ehG--jLuQY?sa=601.1123</p><p><br/></p><p>https://www.voaindonesia.com/a/trump-ancam-kenakan-pajak-sampai-200-pada-china-jika-serang-taiwan/7828508.html</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-11-12 07:06:31 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/sufianaxiis1/sz0tlhfow88nzu54/wish/3212630180</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Arnis Aidatul Khusna (2250210055)</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/sufianaxiis1/sz0tlhfow88nzu54/wish/3212631188</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>Berdasarkan berita tersebut, kebijakan Donald Trump selama kampanye, mengancam akan mengenakan tarif 60%-100% pada barang-barang yang diimpor dari Tiongkok, serta tarif 20% ke negara lain seperti Mexico. Dampaknya yaitu mengakibatkan perusahaan-perusahaan Amerika seperti Steve Medden akan mengurangi sebagian produksi 45% di Tiongkok, serta mengalihkannya ke Vietnam dan Kamboja. Taiwan juga akan merelokasi produksinya keluar dari Tiongkok karena takut tarif dari Trump. Pihak Beijing mengatakan bahwa kasus ini tidak akan membantu Washington untuk memenangkan perang dagang. Saat ini, Donald Trump telah memenangkan Pilpres yang artinya akan berencana melanjutkan perang dagang dengan Tiongkok, yaitu menetapkan tarif tinggi tersebut. Jika Trump menindaklanjuti janji-janji kampanyenya, Beijing bisa menghadapi tantangan tarif 60% untuk semua ekspor Cina ke AS.</p></li><li><p>Peran WTO dalam hal ini yaitu sebagai badan yang bertanggung jawab dalam mengatur sistem perdagangan internasional yaitu sebagai media pengaduan untuk konsultasi negara-negara yang bersangkutan ketika merasa dirugikan. Contohnya ketika Amerika Serikat menerapkan tarif pada produk Tiongkok, Tiongkok mengajukan komplain ke WTO. WTO kemudian memutuskan bahwa AS telah melanggar aturan perdagangan internasional dengan mengenakan tarif khusus pada Tiongkok dan meminta agar Amerika Serikat bertindak sesuai dengan kewajibannya.</p><p>Referensi </p><p><a rel="noopener noreferrer nofollow" href="https://news.detik.com/dw/d-7628396/trump-menang-china-bersiap-untuk-ketegangan-tinggi-dengan-as">https://news.detik.com/dw/d-7628396/trump-menang-china-bersiap-untuk-ketegangan-tinggi-dengan-as</a></p><p><a rel="noopener noreferrer nofollow" href="https://youtu.be/RJpeH_Ww8H4?si=m26HbDU5sir8rtEN">https://youtu.be/RJpeH_Ww8H4?si=m26HbDU5sir8rtEN</a><a rel="noopener noreferrer nofollow" href="https://journal.unhas.ac.id/index.php/hujia/article/download/27661/10176">h</a></p><p><a rel="noopener noreferrer nofollow" href="https://journal.unhas.ac.id/index.php/hujia/article/download/27661/10176">https://journal.unhas.ac.id/index.php/hujia/article/download/27661/10176</a></p><p><br/></p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-11-12 07:07:14 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/sufianaxiis1/sz0tlhfow88nzu54/wish/3212631188</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Mohammad Azmi Ahnaf (2250210046)</title>
         <author>azmi2ahnaf</author>
         <link>https://padlet.com/sufianaxiis1/sz0tlhfow88nzu54/wish/3212634886</link>
         <description><![CDATA[<p><br/></p><p><strong>Isi Video</strong></p><p>dari banyaknya pendapat dari teman-teman yang lain tentang isi video tersebut. hal tersebut menjadi bukti bahwa kondisi geopolitik suatu negara memiliki pengaruh besar dalam kerjasama perdagangan internasional. di mana ketika presiden baru Amerika Serikat Donald Trump membuat kebijakan tarif untuk produk yang masuk ke US dari china sebesar 60-100% dan dari negara lain sebesar 10-20%. sudah ada beberapa perusahaan yang memindahkan lokasi produksi nya dari China ke negara lain. selain itu, dari adanya perbedaan nilai tarif antara negara China dan negara lain menunjukkan bahwa konflik dagang antar negara juga memiliki pengaruh terhadap kerjasama dagang internasional.</p><p><br/></p><p><a rel="noopener noreferrer nofollow" href="https://youtu.be/RJpeH_Ww8H4?si=apGWUdQNGmjCp12Z">https://youtu.be/RJpeH_Ww8H4?si=apGWUdQNGmjCp12Z</a></p><p>Zuhriadi, M., Manurung, R., Lumbangaol, R. Y., &amp; Purba, B. (2024). Pengaruh Ekonomi Politik Terhadap Perdagangan Internasional dan Pembangunan Ekonomi. MUQADDIMAH: Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi dan Bisnis, 2(1), 255.</p><p><br/></p><p><strong>Peran WTO</strong></p><p>Salah satu fungsi utama WTO adalah sebagai forum untuk menyelesaikan sengketa perdagangan antar negara anggota. dalam kasus ini jika China merasa dirugikan oleh kebijakan perdagangan US yang dianggap melanggar aturan WTO, China dapat mengajukan gugatan ke WTO. Namun di sisi lain WTO hanya bisa menyediakan forum mediasi untuk dua negara tersebut. hal itu disebabkan karena WTO tidak memiliki kekuasaan untuk memaksa negara anggota mematuhi aturan yang ditetapkan.</p><p><br/></p><p>https://www.wto.org/english/thewto_e/whatis_e/tif_e/org1_e.htm</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-11-12 07:09:28 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/sufianaxiis1/sz0tlhfow88nzu54/wish/3212634886</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Khilma Amelia (2250210067)</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/sufianaxiis1/sz0tlhfow88nzu54/wish/3212638401</link>
         <description><![CDATA[<p>Menurut saya, perdagangan ini sangat mempengaruhi kerjasama antar negara, dimana kedua negara sudah bekerjasama dan berhubungan baik tetapi diperkeruh dengan adanya kebijakan kenaikan tarif impor sebesar 60% hingga 100% jika barang masuk dari negara China ke AS yang dilayangkan oleh presiden terpilih AS yaitu Donald Trump. Tak hanya barang dari China tetapi barang yang masuk dari negara lain seperti meksiko dikenakan kebijakan yang sama. Kebijakan yang diberikan bertujuan untuk mengurangi ketergantungan produksi dari China dan mendorong perusahaan AS untuk memindahkan produksi ke negara-negara alternatif seperti Vietnam dan Kamboja. Dampak yang ditimbulkan dengan adanya kebijakan kenaikan tarif berpotensi menganggu rantai pasokan global dan dapat menyebabkan kenaikan harga di berbagai barang pasar Amerika, dengan adanya kebijakan tersebut juga  memperparah ketegangan dalam hubungan dagang antara AS dan China.</p><p>*Organisasi WTO sangat berperan penting untuk ketegangan dagang yang alami AS dan China, WTO dapat memberikan saran atau menengahi antar kedua belah pihak sehingga dapat terjalinnya hubungan dagang yang aman.</p><p><br/></p><p>https://www.voaindonesia.com/a/pakar-tarif-perang-dagang-amerika-serikat-china-dapat-berdampak-pada-konsumen-amerika/7789546.html</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-11-12 07:11:43 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/sufianaxiis1/sz0tlhfow88nzu54/wish/3212638401</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Asfiyatul Muni’ah (2250210070)</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/sufianaxiis1/sz0tlhfow88nzu54/wish/3212647108</link>
         <description><![CDATA[<p>Menurut pemahaman saya, berita tersebut berisi tentang perang dagang yang diawali dengan keputusan presiden Amerika Serikat yaitu Donald Trump yang membuat kebijakan baru terkait kenaikan tarif impor produk China sebesar 60%-100%. Kebijakan tersebut berimbas pada perusahaan-perusahaan Amerika Serikat yang berproduksi di China sehingga berencana memindahkan produksi mereka keluar dari China. Contohnya perusahaan Steve Madden yang akan mengurangi produksi di China dan memindahkannya ke negata-negara seperti Vietnam dan Kamboja. Donald Trump juga mengatakan akan mengenakan tarif sebanyak 20% pada negara lainnya seperti Meksiko. Beberapa pakar memperkirakan bahwa ancaman tarif terhadap impor dari Cina dapat memicu lonjakan divestasi perusahaan global dari Cina, seperti yang terjadi pada 2018. </p><p><a rel="noopener noreferrer nofollow" href="https://amp.dw.com/id/asia-tenggara-bersiap-hadapi-ancaman-tarif-donald-trump/a-70754314">https://amp.dw.com/id/asia-tenggara-bersiap-hadapi-ancaman-tarif-donald-trump/a-70754314</a></p><p>World Trade Organization (WTO) berperan sebagai sebuah rezim perdagangan internasional yang</p><p>diharapkan dapat menjembatani semua kepentingan negara di dunia dalam sektor</p><p>perdagangan melalui ketentuan-ketentuan yang disetujui bersama. Dengan begitu WTO sudah seharusnya dapat menengahi perang dagang antara Amerika Serikat dengan China. Pada prinsipnya</p><p>WTO merupakan suatu sarana untuk mendorong terjadinya suatu perdagangan bebas</p><p>yang tertib dan adil di dunia ini.</p><p><a rel="noopener noreferrer nofollow" href="https://eprints.unram.ac.id/38549/2/JURNAL-PERANAN%20WORLD%20TRADE%20ORGANIZATION%20DALAM%20MENANGANI%20PERANG%20DAGANG%20ANTARA%20AMERIKA%20SERIKAT%20DAN%20TIONGKOK.pdf">https://eprints.unram.ac.id/38549/2/JURNAL-PERANAN%20WORLD%20TRADE%20ORGANIZATION%20DALAM%20MENANGANI%20PERANG%20DAGANG%20ANTARA%20AMERIKA%20SERIKAT%20DAN%20TIONGKOK.pdf</a></p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-11-12 07:17:08 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/sufianaxiis1/sz0tlhfow88nzu54/wish/3212647108</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Faza abdul wakhid (2250210048)</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/sufianaxiis1/sz0tlhfow88nzu54/wish/3212714367</link>
         <description><![CDATA[<p>Presiden terpilih AS Trump telah mengumumkan niatnya untuk mengenakan tarif menyeluruh mulai dari 10% hingga 20% pada semua impor, bersama dengan tarif tambahan sebesar 60% hingga 100% pada produk yang diimpor dari China. Goldman memperkirakan AS akan mengenakan tarif tambahan rata-rata 20% pada produk China pada paruh pertama tahun 2025. </p><p><a rel="noopener noreferrer nofollow" href="https://www.cnbcindonesia.com/news/20241111182030-4-587377/teror-tarif-trump-tak-cuma-ancam-china-ri-cs-di-ujung-tanduk">https://www.cnbcindonesia.com/news/20241111182030-4-587377/teror-tarif-trump-tak-cuma-ancam-china-ri-cs-di-ujung-tanduk</a></p><p><br/></p><p>janji kampanye Trump yang akan mengenakan pajak sekitar 10% hingga 20% pada semua barang impor diperkirakan akan memengaruhi harga di seluruh dunia. Bulan lalu, ia tampaknya menyoroti Eropa.</p><p>"Uni Eropa kedengarannya sangat bagus, sangat menawan, bukan? Semua negara kecil Eropa yang baik, yang bersatu... Mereka tidak membeli mobil kita. Mereka tidak membeli produk pertanian kita," katanya.</p><p>"Mereka menjual jutaan mobil di Amerika Serikat. Tidak, tidak, tidak, mereka harus membayar harga yang mahal."</p><p>Saham BMW, Mercedes, dan Volkswagen semuanya turun antara 5% dan 7% setelah Trump dipastikan menang. AS merupakan pasar ekspor terbesar bagi produsen mobil Jerman tersebut.</p><p>Dalam kampanyenya, Trump mengatakan tarif adalah jawaban untuk berbagai masalah, termasuk menghalau China dan mencegah imigrasi ilegal.</p><p>"Tarif adalah kata yang paling indah dalam kamus," katanya.</p><p>Itu adalah senjata yang jelas ingin ia gunakan. Meskipun sebagian besar retorika dan tindakan ini ditujukan ke China, namun hal itu tidak berakhir di sana. Beberapa yurisdiksi seperti Uni Eropa saat ini sedang menyusun daftar aksi balasan terhadap AS.</p><p>Para menteri Keuangan G7—organisasi internasional yang mencakup tujuh negara terbesar di dunia dengan ekonomi maju yang mendominasi perdagangan dan sistem keuangan global, termasuk AS—berkata bahwa mereka mencoba mengingatkan Amerika yang dipimpin Trump tentang perlunya sekutu dalam ekonomi dunia karena "idenya bukanlah untuk memulai perang dagang</p><p><a rel="noopener noreferrer nofollow" href="https://www.bbc.com/indonesia/articles/ce31j8vj0z9o">https://www.bbc.com/indonesia/articles/ce31j8vj0z9o</a></p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-11-12 08:03:37 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/sufianaxiis1/sz0tlhfow88nzu54/wish/3212714367</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Lisa Fitria Ulfa (2250210045) </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/sufianaxiis1/sz0tlhfow88nzu54/wish/3212791640</link>
         <description><![CDATA[<p>Dalam video tersebut Donald Trump akan menerapkan kebijakan tarif impor pada produk impor dari Tiongkok sebesar 60% sampai 100% dan sebesar 20% kepada produk impor negara-negara lainnya. Adanya kebijakan tarif tersebut membuat perusahaan Amerika dan Taiwan yang berada di Tiongkok contohnya perusahaan Steve Madeen memindahkan produknya keluar Tiongkok menuju Vietnam dan Kamboja untuk menghindari biaya tambahan akibat kenaikan tarif tersebut.</p><p><br/></p><p>https://www.dw.com/id/dampak-kemenangan-donald-trump-di-as-bagi-ekonomi-dunia/a-70722034</p><p><br/></p><p>Dalam hal ini WTO berperan sebagai penengah terhadap permasalahan yang terjadi antara Amerika dan China. Keberadaan  WTO juga berperan untuk menyelesaikan perselisihan tersebut untuk mencegah terjadinya perdagangan yang tidak adil, sehingga perdagangan internasional tetap berjalan dengan lancar.</p><p><br/></p><p>https://ejournal2.undip.ac.id/index.php/crepido/article/view/18433/9713</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-11-12 09:04:09 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/sufianaxiis1/sz0tlhfow88nzu54/wish/3212791640</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Temu Salamatul Falahiyah (2250210050)</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/sufianaxiis1/sz0tlhfow88nzu54/wish/3212796245</link>
         <description><![CDATA[<p>1. Berita ini menjelaskan terkait dengan rencana Donald Trump yang menerapkan tarif impor sebesar 60% sampai 100% terhadap China dan 20% kepada negara lain seperti meksiko yang membawa dampak pada perdagangan internasional dan kondisi ekonomi global. Tarif sebesar 60% dari Donald Trump mendorong beberapa perusahaan Amerika Serikat dan Taiwan untuk mengalihkan produksinya dari China menuju negara Vietnam dan Kamboja untuk menghindari tarif yang tinggi. Kebijakan Trump ini membuat beberapa negara harus menyesuaikan strategi yang digunakan terutama pada negara yang berpusat pada ekspor di Amerika Serikat.</p><p>2. Dalam menyelesaikan perang dagang antara Amerika Serikat dan China, WTO berperan sebagai penengah dengan menyediakan tempat untuk konsultasi dan melakukan negosiasi antar negara untuk menyelesaikan sengketa perdagangan dan mencegah perang dagang dengan mencari solusi yang adil dengan mematuhi peraturan perdagangan internasional</p><p><br/></p><p>https://www.metrotvnews.com/read/NLMC2dyy-menilik-tarif-hingga-kebijakan-fiskal-donald-trump-sebagai-presiden-as</p><p>https://jurnal.uinbanten.ac.id/index.php/ahkm/article/view/1967/1698</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-11-12 09:07:54 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/sufianaxiis1/sz0tlhfow88nzu54/wish/3212796245</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Maulana Hilal Fakhri (2250210036)</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/sufianaxiis1/sz0tlhfow88nzu54/wish/3212813421</link>
         <description><![CDATA[<p>Rencana Donald Trump dalam menetapkan tarif 60% terhadap barang dari China dan 10-20% ke negara lain dapat menjadi ancaman bagi perdagangan internasional.</p><p>Peningkatan tarif yang drastis dapat mengganggu alur perdagangan internasional, menyebabkan distorsi dalam rantai pasokan global. Hal ini dapat menyebabkan perusahaan mencari alternatif untuk menghindari biaya tinggi sehingga bisa memicu relokasi ke negara-negara lain dengan biaya produksi yang lebih rendah.</p><p><br/></p><p>Dalam perang dagang AS-China ini, keterlibatan WTO bisa membantu menengahi konflik dengan menjadi mediator. Peran WTO adalah sebagai penegak aturan yang berusaha menjaga stabilitas sistem perdagangan internasional dengan menyediakan forum untuk menyelesaikan perselisihan secara adil dan mengurangi ketegangan melalui hukum yang telah disepakati.</p><p><br/></p><p><a rel="noopener noreferrer nofollow" href="https://eprints.unram.ac.id/38549/2/JURNAL-PERANAN%20WORLD%20TRADE%20ORGANIZATION%20DALAM%20MENANGANI%20PERANG%20DAGANG%20ANTARA%20AMERIKA%20SERIKAT%20DAN%20TIONGKOK.pdf">https://eprints.unram.ac.id/38549/2/JURNAL-PERANAN%20WORLD%20TRADE%20ORGANIZATION%20DALAM%20MENANGANI%20PERANG%20DAGANG%20ANTARA%20AMERIKA%20SERIKAT%20DAN%20TIONGKOK.pdf</a></p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-11-12 09:21:20 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/sufianaxiis1/sz0tlhfow88nzu54/wish/3212813421</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Nama : Muhammad Mahir Marom NIM : 2250210060</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/sufianaxiis1/sz0tlhfow88nzu54/wish/3212814635</link>
         <description><![CDATA[<p>Menurut saya, ancaman tarif 60% yang dikeluarkan oleh Donald Trump terhadap barang-barang dari China akan memberikan dampak besar pada perdagangan dunia. Kebijakan ini menyebabkan beberapa perusahaan memutuskan untuk memindahkan produksinya ke negara lain agar tidak terkena tarif tinggi dari Amerika. Selain itu, Amerika juga mengenakan tarif 10-20% terhadap barang-barang dari negara lain. Kebijakan ini bukan hanya berdampak pada China, tetapi juga pada negara-negara lain yang ikut terpengaruh. Dengan adanya tarif tinggi, harga barang-barang impor menjadi lebih mahal, yang dapat memengaruhi daya beli konsumen dan memperlambat pertumbuhan ekonomi global. Perubahan besar ini bisa menyebabkan terbentuknya sistem perdagangan yang berbeda di masa depan, di mana negara-negara mungkin mencari alternatif untuk memperkuat hubungan perdagangan di luar Amerika atau China. Ditambah lagi, ketegangan politik antara China dan Amerika semakin meningkat, yang membuat situasi ini semakin rumit.</p><p>Dalam hal ini, WTO (Organisasi Perdagangan Dunia) seharusnya dapat berfungsi sebagai pihak yang menengahi masalah perdagangan antara Amerika dan China. Sebagai lembaga yang mengatur aturan perdagangan internasional, WTO berperan penting untuk memastikan agar semua negara mengikuti perjanjian yang telah disepakati. Jika salah satu negara merasa kebijakan negara lain melanggar aturan yang ada, mereka bisa membawa kasus tersebut ke WTO untuk diselesaikan. Dalam kasus ini, China bisa membawa masalah tarif tinggi yang diterapkan oleh Amerika ke WTO untuk menilai apakah kebijakan tersebut sesuai dengan peraturan internasional. Jika terbukti melanggar, WTO bisa memberikan rekomendasi atau sanksi kepada Amerika untuk mengubah kebijakan tersebut agar sesuai dengan prinsip perdagangan yang adil.</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/3023299134/29b743caf7f2bb3b1f7a78d520eb463f/Gambar_JPEG.jpeg" />
         <pubDate>2024-11-12 09:22:13 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/sufianaxiis1/sz0tlhfow88nzu54/wish/3212814635</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Nanang eka permana 2250210069 </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/sufianaxiis1/sz0tlhfow88nzu54/wish/3212821231</link>
         <description><![CDATA[<p>Ancaman tarif 60% yang diterapkan oleh Donald Trump terhadap barang-barang asal China memberikan dampak besar terhadap pola perdagangan internasional. Kebijakan ini mendorong sejumlah perusahaan global untuk mempertimbangkan relokasi produksi mereka ke negara lain, demi mengurangi ketergantungan terhadap China sebagai pusat manufaktur. Selain itu, Amerika Serikat juga memberlakukan tarif tambahan sebesar 10-20% terhadap barang-barang dari negara lain, yang semakin mempengaruhi hubungan dagang global. Dalam jangka panjang, kebijakan proteksionis seperti ini dapat memicu perubahan besar dalam tatanan perdagangan internasional, mengarah pada pembentukan aliansi baru dan diversifikasi rantai pasokan.</p><p>Sementara itu, ketegangan politik antara China dan Amerika semakin memperburuk situasi, dengan kedua negara saling menanggapi kebijakan satu sama lain dengan langkah-langkah balasan yang dapat memperburuk ketidakpastian pasar global. Dalam konteks ini, peran Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) menjadi sangat penting. WTO, sebagai lembaga yang bertugas mengatur dan memfasilitasi penyelesaian sengketa perdagangan internasional, seharusnya bertindak sebagai mediator dalam perselisihan ini. China berhak untuk membawa kasus ini ke WTO, agar badan tersebut dapat menilai apakah kebijakan tarif yang diterapkan Amerika melanggar prinsip-prinsip perdagangan internasional yang telah disepakati, serta memberikan solusi yang dapat meredakan ketegangan dan menjaga kestabilan perdagangan global.</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/3023309338/d0c37147d6c1de754b8e0c57a4f03c18/images.jpeg" />
         <pubDate>2024-11-12 09:27:17 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/sufianaxiis1/sz0tlhfow88nzu54/wish/3212821231</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Muhammad Nur Cholis 2250210052</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/sufianaxiis1/sz0tlhfow88nzu54/wish/3212826628</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>Menurut saya ancaman tarif 60% Donald Trump terhadap barang dari China memiliki dampak yang signifikan bagi perdagangan internasional. Kebijakan tarif tinggi ini memunculkan beberapa dampak yang kurang menguntungkan, baik untuk AS maupun China. Bagi Amerika Serikat, meskipun bertujuan untuk melindungi industri domestik, tarif yang tinggi justru bisa meningkatkan biaya barang impor, yang pada akhirnya bisa merugikan konsumen Amerika karena harga barang akan lebih mahal. Selain itu, perusahaan-perusahaan yang bergantung pada pasokan dari China bisa menghadapi kesulitan, bahkan mendorong beberapa perusahaan untuk memindahkan produksinya ke negara lain. </p><p><br/></p></li><li><p>Dalam hal ini, WTO seharusnya berfungsi sebagai pihak penengah yang dapat membantu menyelesaikan sengketa perdagangan antara Amerika Serikat dan China. China bisa mengajukan sengketa ini ke WTO untuk mengevaluasi apakah kebijakan tersebut melanggar aturan perdagangan global yang berlaku.</p></li><li><p>https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20200916094951-92-547038/wto-beri-sinyal-china-menang-perang-dagang-lawan-as#goog_rewarded</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-11-12 09:30:57 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/sufianaxiis1/sz0tlhfow88nzu54/wish/3212826628</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Linda Farikhatul Muti&#39; (2250210058) </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/sufianaxiis1/sz0tlhfow88nzu54/wish/3212839176</link>
         <description><![CDATA[<p>1. Pada berita tersebut disinggung bahwa pada kampanye nya, Donald Trump akan menaikkan tarif impor barang dari Cina sebesar 60 hingga 100%. Kebijakan tersebut membuat beberapa perusahaan Amerika berencana memindahkan produksi mereka keluar dari Tiongkok. Para ahli ekonom berpandangan bahwa usulan tarif Donald Trump akan sangat menganggu rantai pasokan dan akan sangat berdampak pada kebijakan perdagangan AS dan Tiongkok. Ketika pasar Amerika menjadi sempit karena kenaikan tarif, akan banyak komoditas asing yang terhambat masuk dan mencari pasar lain sebagai limpahan dari Amerika. Begituhalnya yang akan terjadi di Indonesia, dikhawatirkan Indonesia akan menjadi tempat untuk limpahan tersebut dan dibanjiri oleh produk dari negara lain.</p><p><br/></p><p>2. Peran WTO (World Trade Organization) di kasus tersebut sangat dibutuhkan untuk menyeimbangkan dunia perekonomian global. WTO sebagai organisasi perdagangan internasional dituntut berperan dalam meredakan perang dagang antara Amerika Serikat dengan Tiongkok, Sangketa kedua negara tersebut dapat pastinya akan mengganggu iklim perdagangan global. Karena apabila Sangketa dagang antara Amerika dan Tiongkok tidak segera mereda nantinya akan melibatkan negara-negara lain, khususnya dari negara Indonesia sendiri yang akan berdampak pada kegiatan ekspor dan impor. </p><p><br/></p><p>Referensi :</p><p>https://www.tempo.co/ekonomi/donald-trump-menang-pilpres-amerika-pengamat-waspadai-kenaikan-tarif-impor-1165943</p><p><br/></p><p>https://eprints.unram.ac.id/38549/2/JURNAL-PERANAN%20WORLD%20TRADE%20ORGANIZATION%20DALAM%20MENANGANI%20PERANG%20DAGANG%20ANTARA%20AMERIKA%20SERIKAT%20DAN%20TIONGKOK.pdf</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-11-12 09:40:09 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/sufianaxiis1/sz0tlhfow88nzu54/wish/3212839176</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Angelika Ismatul Chawa (2250210044)</title>
         <author>ndukngell</author>
         <link>https://padlet.com/sufianaxiis1/sz0tlhfow88nzu54/wish/3212871710</link>
         <description><![CDATA[<p>Dalam video tersebut menjelaskan adanya dampak tarif tinggi yang diusulkan Presiden terpilih Donald Trump terhadap perdagangan internasional, khususnya terhadap perusahaan yang melakukan bisnis di Tiongkok. Donald Trump mengancam akan mengenakan tarif sebesar 60% sampai 100% pada impor dari Tiongkok. Donald Trump juga menyebutkan kemungkinan penerapan tarif 20% pada produk dari negara lain, termasuk Meksiko. Beberapa perusahaan Amerika, seperti Steve Madden, berencana mengurangi produksi di Tiongkok dan memindahkan operasinya ke negara lain seperti Vietnam dan Kamboja. Langkah ini diambil untuk menghindari biaya tambahan akibat tarif yang lebih tinggi. Selain itu, pemerintah Taiwan mengumumkan akan mendukung perusahaan yang menghentikan produksi dari Tiongkok untuk mengurangi ketergantungan pada pasar Tiongkok.<a rel="noopener noreferrer nofollow" href="https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/d-7633149/trump-bakal-naikkan-tarif-impor-dampaknya-hantui-negara-asia">https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/d-7633149/trump-bakal-naikkan-tarif-impor-dampaknya-hantui-negara-asia</a></p><p><br/></p><p>Peran WTO sangat penting dalam perang dagang AS -Tiongkok.</p><p> WTO bertugas menyelesaikan perselisihan perdagangan dan memastikan bahwa kebijakan bea cukai yang diterapkan oleh negara-negara anggota mematuhi aturan internasional. Jika Amerika Serikat mengenakan tarif tinggi terhadap produk-produk Tiongkok, Tiongkok mungkin menganggap tarif tersebut tidak adil dan dapat menuntut di WTO.</p><p><a rel="noopener noreferrer nofollow" href="https://www.kompas.id/baca/ekonomi/2024/10/11/wto-revisi-ke-atas-proyeksi-pertumbuhan-perdagangan-dunia-2024">https://www.kompas.id/baca/ekonomi/2024/10/11/wto-revisi-ke-atas-proyeksi-pertumbuhan-perdagangan-dunia-2024</a></p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-11-12 10:04:47 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/sufianaxiis1/sz0tlhfow88nzu54/wish/3212871710</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Noor Jasimayasaroh (2250210064)</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/sufianaxiis1/sz0tlhfow88nzu54/wish/3216564967</link>
         <description><![CDATA[<p>Trump administration tarrifs 60-100% of china cause a slap to  several companies due to 20% of items like a mexico and others. like in a video Trump worried if other country like a china behaving badly he have things called “tariffs” (so savere) The US head quartered shoe maker “Steve Madden” reduce 45% from china and move to countries like a vietnam and cambodia. Other companies such as Americas o dray corpor which imports raw materials for cat litter from China my also surge in US, and also Church&amp;Dwight companies move some of its production out of china. The Taiwan semiconductor manifacturing company wich is cheap of the world largest chip contract has investing $65 bilion in arizona also will relocated production out of china. meanwhile the china family relation opposes any form of official interaction betwen US and Taiwan. here we can see that Trump started an international trade battle with the second largest trade in the world china but there will be many far-reaching impacts such as disruption of supply chains and also some impact on US trade policy.</p><p><br/></p><p>Berdasarkan mekanisme dan kebijakan WTO terhadap perang dagang antara Amerika </p><p>Serikat dan Tiongkok sejauh ini masih terbilang lambat. Argumentasi ini berdasarkan: Pertama, sejak 2018 peran WTO baru menghasilkan satu laporan panel. Kebijakan WTO melalui release laporan panel masih merupakan sebatas pendapat hukum atas kebijakan tarif Amerika Serikat kepada Tiongkok. Artinya kebijakan ini belum menghasilkan keputusan </p><p>kuat dan mengikat. Kedua, efisiensi dari mekanisme WTO dalam menangani perang dagang kurang optimal berdasarkan jumlah kasus tertangani. Tiongkok mendaftarkan tiga kasus, namun dua kasus lainnya mengalami stagnansi. Stagnansi terjadi pada kasus DS565 yang sudah mengajukan panel sejak Oktober 2018, namun panel belum terbentuk. Stagnansi juga terjadi pada DS587 yang sudah mengajukan </p><p>konsultasi ke WTO (sejak September 2019), namun belum menghasilkan progres ke tahap lanjut. Ketiga, efisiensi dari mekanisme WTO dalam menangani perang dagang yang kurang optimal berdasarkan durasi kasus ditangani. Proses multilateral di WTO  memerlukan waktu yang sangat lama. Butuh waktu tiga tahun sejak kasus perang dagang dilaporkan Tiongkok ke WTO untuk sekedar menghasilkan laporan panel. Kasus DS437 (United States-Countervailing Duty Measures on Certain Products from China) bahkan baru diumumkan hasilnya (memenangkan Tiongkok) pada Januari 2022 sejak didaftarkan </p><p>pada Mei 2012</p><p><br/></p><p><a rel="noopener noreferrer nofollow" href="https://sg.docworkspace.com/d/sIB3t06exAfGy1rkG?sa=601.1123">https://sg.docworkspace.com/d/sIB3t06exAfGy1rkG?sa=601.1123</a></p>]]></description>
         <enclosure url="https://sg.docworkspace.com/d/sIB3t06exAfGy1rkG?sa=601.1123" />
         <pubDate>2024-11-14 06:38:11 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/sufianaxiis1/sz0tlhfow88nzu54/wish/3216564967</guid>
      </item>
   </channel>
</rss>
