<?xml version="1.0"?>
<rss version="2.0">
   <channel>
      <title>BERBAGI PENGALAMAN MENYUSUN PERENCANAAN PELAJARAN by Eneng Wasitoh74</title>
      <link>https://padlet.com/enengwasitoh74/sxupm7e47gwlt0l5</link>
      <description>Posting respons Anda ke topik diskusi dengan mengklik tombol plus di bawah ini.</description>
      <language>en-us</language>
      <pubDate>2025-08-01 03:26:58 UTC</pubDate>
      <lastBuildDate>2025-08-07 07:46:44 UTC</lastBuildDate>
      <webMaster>hello@padlet.com</webMaster>
      <image>
         <url>https://padlet.net/icons/png/1f4ac.png</url>
      </image>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/enengwasitoh74/sxupm7e47gwlt0l5/wish/3537605650</link>
         <description><![CDATA[<p>YATI SUGIATI</p><p>1.Ada langkah-langkah yang harus di buat,perencanaan pembelajaran ,di susun sedemikian rupa agar efektif dan dapat memberikan pengaruh .menetapkan menganalisis tujuan pembelajaran</p><p>.menganalisis karakter ristik anak </p><p>.menyusun materi sumberbtlajar</p><p>Lalu di susun perencanan pembelajaran,modul ajar,peta konsep.</p><p>2.prinsip merancang pembelajaran,prinsip-prinsip,yg di gunakan,meliputi tujuan dan sasaran</p><p>3.pengalaman belajar ,kemampuan bernalar kritis,dan kreatif,yg perlu di asah sejak dini,terutama dalam mengambil keputusan.</p><p>Dan adapun strategi yg saya gunakan itupun tergantung pada strategi yang kita lakukan dan digunakan dan bagaimana kita mengimplementasikannya</p><p>4.tidak di batasi dalam berkreasi,malah guru harus mendorong murid aktif,kreatif,dan percanyadiri</p><p>5.tentunya tantangan yang sering di hadapi kurangnya media pembelajaran yg sesuai tema,waktu,</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-08-07 07:17:01 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/enengwasitoh74/sxupm7e47gwlt0l5/wish/3537605650</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>dian2073</author>
         <link>https://padlet.com/enengwasitoh74/sxupm7e47gwlt0l5/wish/3537606977</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>Biasanya saya merencanakan pembelajaran dikelas dengan mengidentifikasi karakteristik anak lalu membuat modul ajar untuk kegiatan 1 tema yang biasanya 3 minggu, menyediakan media ajar yang diperlukan saat proses belajar, dan membuat rancangan asesmen.</p></li><li><p>Prinsip yang biasanya saya gunakan saat merencanakan pembelajaran yaitu secara kontekstual (nyata) dan berpusat pada anak.</p></li><li><p>Ada beberapa strategi yang masih belum mendorong murid untuk berpikir kritis, kreatif, dan mendalam seperti saat saya menggunakan metode teacher center (anak mendengar ceramah guru) strategi yang saya lakukan adalah dengan menerapkan pembelajaran diskusi terbuka diselingi dengan ice breaking agar anak tidak bosan dan membuat media ajar yang lebih menarik. </p></li><li><p>Saya memberikan murid kebebasan untuk bereksplorasi saat proses belajar dan saya sebagai fasilitator bukan satu-satunya sumber informasi. Namun dalam praktik, posisi murid kadang masih pasif hanya mendengarkan, dan mengerjakan tugas tanpa makna personal.</p></li><li><p>Tantangannya adalah diri sendiri, terkadang saya sudah merasa membuat rancangan pembelajaran yang berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan. Namun, ternyata saat proses belajar masih ada anak yang terlihat tidak tertarik dengan apa yang sudah saya buat. Sehingga saya masih perlu untuk meningkatkan kemampuan saya untuk merancang pembelajaran yang lebih menarik.</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-08-07 07:19:01 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/enengwasitoh74/sxupm7e47gwlt0l5/wish/3537606977</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/enengwasitoh74/sxupm7e47gwlt0l5/wish/3537607680</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>Bagaimana kita biasanya merencanakan pembelajaran di kelas?&nbsp;&nbsp;</p><p>mengacu kepada kurikulum terlebih dahulu yang telah dibuat modul ajar melalui topik dan sub topik langkahnya CP,TP,ATP pemilihan metode,merancang kegiatan pembelajaran.</p></li><li><p>Prinsip apa yang kita gunakan dalam merancang pembelajaran?</p><p>perhatian dan motivasi,keaktifan peserta didik keterlibatan langsung pengulangan tantangan serta perbedaan individu serta memperhatikan tujuan dan sasaran yang jelas keselarasan dengan setandar serta pleksibilitas dalam pelaksanaannya</p></li><li><p>Apakah strategi yang kita gunakan sudah mendorong murid untuk berpikir kritis, kreatif, dan mendalam?</p><p>sudah tapi belum ke tahap mendalam&nbsp;&nbsp;</p></li><li><p>Bagaimana kita memposisikan murid dalam proses belajar?&nbsp;&nbsp;</p><p>dalam pembelajaran berpusat pada murid</p></li><li><p>Tantangan apa yang sering kita hadapi dalam merancang pembelajaran yang berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan?&nbsp;&nbsp;</p><p>kkeragaman siswa,keterbatasan sumber daya, keterbatasan waktu</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-08-07 07:20:07 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/enengwasitoh74/sxupm7e47gwlt0l5/wish/3537607680</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/enengwasitoh74/sxupm7e47gwlt0l5/wish/3537607940</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>Biasanya, saya merencanakan pembelajaran dengan menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran<strong> </strong>(RPP) atau modul ajar yang mencakup:</p><ul><li><p>Tujuan pembelajaran</p></li><li><p>Materi dan sumber belajar</p></li><li><p>Strategi/metode pembelajaran</p></li><li><p>Kegiatan pembelajaran (pendahuluan, inti, penutup)</p></li><li><p>Asesmen (formatif dan sumatif)</p></li></ul></li><li><p>Prinsip umum yang seharusnya digunakan antara lain:</p><ul><li><p>Berpusat pada murid (student-centered learning)</p></li><li><p>Kontekstual dan relevan dengan kehidupan nyata</p></li><li><p>Berorientasi pada kompetensi dan kebutuhan murid</p></li><li><p>Mengintegrasikan nilai-nilai karakter</p></li><li><p>Mengembangkan kemampuan berpikir tingkat tinggi (HOTS)</p></li></ul><p>Dalam Kurikulum Merdeka, prinsip tambahan mencakup:</p><ul><li><p>Merdeka belajar (murid diberi ruang untuk mandiri dan eksploratif)</p></li><li><p>Pembelajaran berdiferensiasi</p></li><li><p>Fleksibilitas dan refleksi berkelanjutan</p></li></ul><p>biasanya prinsip yang saya gunakan ialah "berorintasi pada kompetensi dan kebutuhan murid"</p></li><li><p>Belum semua strategi pembelajaran mendorong ke arah itu. Banyak rekan saya  yang masih menggunakan metode ceramah atau hafalan, yang lebih menekankan pada ingatan jangka pendek.</p><p>Strategi yang mendorong berpikir kritis dan kreatif antara lain:</p><ul><li><p>Pembelajaran berbasis proyek (Project-Based Learning)</p></li><li><p>Studi kasus atau problem solving</p></li><li><p>Diskusi kelompok dan debat</p></li><li><p>Pembelajaran kolaboratif</p></li><li><p>Inkuiri dan eksplorasi</p></li></ul><p>Namun, tantangannya adalah guru perlu waktu dan pelatihan untuk menerapkannya secara konsisten dan efektif.</p></li><li><p>Idealnya, murid diposisikan sebagai:</p><ul><li><p>Subjek belajar, bukan objek yang hanya menerima informasi</p></li><li><p>Pembelajar aktif yang mencari, mengeksplorasi, dan membangun pemahaman sendiri</p></li><li><p>Pemilik tujuan belajar, yang menyadari proses dan kemajuan dirinya</p></li></ul><p>Namun pada praktiknya, masih banyak kelas yang memposisikan murid sebagai pendengar pasif dan penerima tugas, bukan pelaku utama dalam belajar. akan tetapi dalam kelas saya berusaha menanamkan salah satu dari posisi idealnya murid yaitu berusaha menumbuhkan pembelajaran yang aktif bukan pasif</p></li><li><p>Beberapa tantangan umum:</p><ul><li><p>Keterbatasan waktu dan beban administrasi</p></li><li><p>Kurangnya pemahaman tentang desain pembelajaran berdiferensiasi</p></li><li><p>Minimnya sumber daya atau alat bantu pembelajaran</p></li><li><p>Tuntutan kurikulum dan asesmen yang masih berorientasi hasil akhir</p></li><li><p>Kesulitan mengelola kelas yang heterogen</p></li><li><p>Kurangnya budaya refleksi dan kolaborasi antar guru</p></li></ul><p>tantangan yang saya rasakan sendiri lebih pada keterbatasan waktu dan beban administrasi yang paling sering terjadi.</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-08-07 07:20:30 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/enengwasitoh74/sxupm7e47gwlt0l5/wish/3537607940</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/enengwasitoh74/sxupm7e47gwlt0l5/wish/3537608316</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>Bagaimana kita biasanya merencanakan pembelajaran di kelas?&nbsp;&nbsp;</p><p>Jawaban : mengacu pada kurikulum yang dipakai sekolah, menentukan capaian perkembangan, menentukkan tujuan pembelajaran, menentukkan alur tujuan pembelajaran, menentukkan topik dan sub topik pembelajaran, menentukan kegiatan yang akan di laksanakan</p></li><li><p>Prinsip apa yang kita gunakan dalam merancang pembelajaran?</p><p>Jawaban : prinsip berkesadaran, bermakna, menggembirakan </p></li><li><p>Apakah strategi yang kita gunakan sudah mendorong murid untuk berpikir kritis, kreatif, dan mendalam?&nbsp;&nbsp;</p><p>Jawaban: saya percaya kegiatan yang saya rancang sudah mendorong murid untuk kritis dan kreatif, namun belum ke tahapan mendalam</p></li><li><p>Bagaimana kita memposisikan murid dalam proses belajar?&nbsp;&nbsp;</p><p>Jawaban : pembelajaran berpusat pada murid, murid dijadikan mitra oleh guru dalam proses pembelajaran</p></li><li><p>Tantangan apa yang sering kita hadapi dalam merancang pembelajaran yang berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan?&nbsp;&nbsp;</p><p>Jawaban : keterbatasan waktu pelajaran , merancang refleksi yang sesuai dengan anak</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-08-07 07:20:57 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/enengwasitoh74/sxupm7e47gwlt0l5/wish/3537608316</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/enengwasitoh74/sxupm7e47gwlt0l5/wish/3537608336</link>
         <description><![CDATA[<p>KOMARUDIN</p><p>Perencananan pembelajaran adalah proses sistematis yang dilakukan guru untuk membimbing,membantu,dan mengarahkan siswa untuk mencapai tujuan pembelajaran yang pertama saya lakukan adalah</p><ol><li><p>Memahami konsep perencanaan pembelajaran</p></li><li><p>Komponen perencanaan pembelajaran</p><ul><li><p>Tujuan pembelajaran</p></li><li><p>Materi pembelajaran</p></li><li><p>Metode pembelajaran</p></li><li><p>Kegiatan pembelajaran</p></li><li><p>Alat dan bahan</p></li><li><p>Evaluasi</p></li></ul></li><li><p>Langkah-langkah menyusun perencanaan pembelajaran</p><ul><li><p>Analisis kebutuhan</p></li><li><p>Identifikasi tujuan pembelajaran</p><p><br/></p></li></ul></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-08-07 07:20:58 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/enengwasitoh74/sxupm7e47gwlt0l5/wish/3537608336</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>fedrick272</author>
         <link>https://padlet.com/enengwasitoh74/sxupm7e47gwlt0l5/wish/3537608859</link>
         <description><![CDATA[<p>Nama : Fedrick Herdiansyah</p><ol><li><p>Menyusun rencana belajar, menciptakan kemandirian belajar dan kondisi kelas yang kondusif, kemudian melakukan timbal balik antara guru dan murid</p></li><li><p>Berkesadaran akan tanggung jawab dan tujuan pencapain, mempunyai makna dan nilai terhadap pemahaman dan perilaku murid, meningkatkan motivasi murid untuk mengikuti proses pembelajaran dengan kegembiraan</p></li><li><p>Sudah, masih perlu dioptimalkan, karena seorang guru harus memberikan kebebasan berfikir terhadap murid dengan batasan batasan yg guru sudah tentukan</p></li><li><p>Murid harus kita anggap sebagai fatner dan diberikan sebuah penghargaan agar murid bisa lebih terbuka dan mampu berekplorasi </p></li><li><p>Kesabaran dan konsistensi guru menghadapi keragaman karakter berbagai murid yang berbeda</p></li></ol><p>SUMINAR</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-08-07 07:21:49 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/enengwasitoh74/sxupm7e47gwlt0l5/wish/3537608859</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>melldaramadhania</author>
         <link>https://padlet.com/enengwasitoh74/sxupm7e47gwlt0l5/wish/3537609484</link>
         <description><![CDATA[<p>Mellda Ramadhania</p><ol><li><p>Biasanya, merencanakan pembelajaran berdasarkan tema mingguan atau bulanan (rencana pembelajaran) sesuai dengan kurikulum yang berlaku. Perencanaan dilakukan dengan mempertimbangkan perkembangan anak usia dini, baik secara kognitif, motorik, bahasa, sosial emosional, maupun nilai agama dan moral. Pembelajaran dibuat dalam bentuk kegiatan bermain yang menyenangkan, dengan merancang kegiatan harian seperti circle time, kegiatan inti, dan kegiatan penutup. Selain itu, kita juga menyusun alat permainan edukatif dan media visual yang sesuai. Setelah pembelajaran selesai kita membuat assesmen untuk memantau perkembangan anak secara menyeluruh.</p></li><li><p>Dalam merancang pembelajaran untuk anak TK, prinsip yang digunakan antara lain: berpusat pada anak, belajar melalui bermain, kontekstual, menyenangkan, dan menyeluruh.</p></li><li><p>Belum sepenuhnya. Beberapa strategi seperti bermain peran, eksplorasi alam sekitar, eksperimen sederhana, dan diskusi kelompok kecil sudah mendorong anak berpikir kritis dan kreatif. Namun, karena keterbatasan waktu dan tuntutan administrasi, terkadang strategi pembelajaran masih bersifat rutin dan kurang memberi ruang untuk eksplorasi mendalam. </p></li><li><p>Murid diposisikan sebagai subjek aktif yang belajar melalui pengalaman langsung. Mereka diberi kesempatan untuk bertanya, mencoba, bergerak, dan menyampaikan pendapat. Namun, pada praktiknya, masih ada tantangan dalam memberikan ruang yang cukup bagi semua anak untuk aktif secara merata, terutama anak yang pemalu atau anak yang membutuhkan perhatian khusus.</p></li><li><p>Keterbatasan waktu untuk menyusun perencanaan yang mendalam, kurangnya pelatihan dan pendampingan terkait pembelajaran mendalam di tingkat TK serta tuntutan administratif yang menyita waktu guru dari perencanaan yang reflektif dan kreatif.</p></li></ol><p><br></p><p><br></p><p><br></p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-08-07 07:22:47 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/enengwasitoh74/sxupm7e47gwlt0l5/wish/3537609484</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/enengwasitoh74/sxupm7e47gwlt0l5/wish/3537610074</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>Biasanya, perencanaan pembelajaran dilakukan melalui beberapa tahap, antara lain:</p><p>a.<strong> </strong> Menyesuaikan rencana dengan capaian pembelajaran (CP) dan tujuan pembelajaran (TP) yang ada di kurikulum.</p><p>b. Membuat modul ajar yaitu Menyusun alur tujuan pembelajaran, strategi pembelajaran, asesmen, dan sumber belajar.</p><p>c. Menentukan metode dan media yaitu Memilih pendekatan (misalnya saintifik) dan alat bantu (LKS, video, digital tool, dsb).</p><p>d. Memperhitungkan karakteristik murid,<strong> </strong>Misalnya minat, kebutuhan khusus, latar belakang, dan gaya belajar.</p><p><br/></p></li><li><p>Prinsip-prinsip utama dalam merancang pembelajaran antara lain:</p><p>a. Berpusat pada murid: Fokus pada kebutuhan, minat, dan potensi siswa.</p><p>b. Aktif, partisipatif, dan kontekstual: Pembelajaran dikaitkan dengan kehidupan nyata siswa dan memungkinkan mereka terlibat langsung.</p><p>c. Diferensiasi: Mengakomodasi perbedaan dalam kemampuan, kesiapan, dan minat belajar.</p><p>d. Asesmen sebagai proses belajar: Menggunakan asesmen formatif untuk memberi umpan balik dan perbaikan proses belajar.</p><p>e. Fleksibel dan adaptif: Mampu menyesuaikan dengan situasi nyata di kelas dan kebutuhan murid.</p><p>f. Berkesadaran, Bermakna dan Menggembirakan.</p><p><br/></p></li><li><p>Beberapa strategi pembelajaran yang saya gunakan sudah mulai mendorong murid untuk berpikir kritis dan kreatif, seperti diskusi kelompok, pemecahan masalah, dan proyek berbasis konteks nyata. Strategi ini membantu murid untuk mengemukakan pendapat, mencari solusi, dan bekerja sama.</p><p>Namun, saya menyadari bahwa belum semua murid terlibat secara mendalam. Oleh karena itu, saya perlu terus mengembangkan pendekatan yang lebih diferensiatif, memberi ruang eksplorasi yang lebih luas, serta memperkuat budaya bertanya dan refleksi dalam kelas.</p><p><br/></p></li></ol><ol start="4"><li><p>Idealnya, murid diposisikan sebagai subjek aktif, bukan objek pasif. Artinya:</p><ul><li><p>Mereka berperan aktif dalam mencari informasi, berdiskusi, mencipta, dan merefleksi.</p></li><li><p>Guru bertindak sebagai fasilitator dan pembimbing, bukan satu-satunya sumber pengetahuan.</p></li><li><p>Pembelajaran bersifat kolaboratif, dengan ruang bagi siswa untuk saling belajar.</p></li></ul><p><br/></p></li><li><p>Beberapa tantangan umum antara lain:</p><ul><li><p>Keterbatasan waktu </p></li><li><p>Keberagaman karakter</p></li><li><p>Kurangnya sumber daya dan pelatihan</p><p><br/></p></li></ul></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-08-07 07:23:46 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/enengwasitoh74/sxupm7e47gwlt0l5/wish/3537610074</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/enengwasitoh74/sxupm7e47gwlt0l5/wish/3537610296</link>
         <description><![CDATA[<p>1. Sebelum melaukan pebelajaran kita harus menyiapkan modul pembelajaran untuk mempermudah menyiapkan materi pembelajaran di kelas</p><ol start="2"><li><p>perinsif dalam merancang pembelajaran meliputi tujuan, keselarasan dengan standar, perhatian dan motivasi, keaktifan siswa, keterlibatan langsung, pengulangan memperhatikanperbedaan individu dan kontektualitas pembelajaran,</p></li><li><p>- mengajukan pertanyaan terbuka - mendorong diskusi atau debat - melatih kemampuan bertanya - memanfaatkan teknologi untuk pembelajaran interaktif.</p></li><li><p>sebaiknya kita sebagai subjek utama bukan hanya sebagai penerima informasi</p></li><li><p>tantangannya yaitu; waktu, tempat, lingkungan, keterbatasan media, banyaknya administrasi,</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-08-07 07:24:11 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/enengwasitoh74/sxupm7e47gwlt0l5/wish/3537610296</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/enengwasitoh74/sxupm7e47gwlt0l5/wish/3537610384</link>
         <description><![CDATA[<p>1.&nbsp;&nbsp;&nbsp; Bagaimana kita biasanya merencanakan pembelajaran di kelas ?</p><p>Biasanya, perencanaan pembelajaran dilakukan melalui penyusunan RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran) yang meliputi:</p><ul><li><p>Tujuan pembelajaran berdasarkan capaian pembelajaran.</p></li><li><p>Materi ajar yang sesuai dengan kurikulum.</p></li><li><p>Metode atau model pembelajaran (misalnya: PBL, discovery learning, dsb.). Media dan sumber belajar.</p></li><li><p>Penilaian (asesmen) untuk mengukur ketercapaian tujuan.</p></li></ul><p>Namun, dalam praktiknya, perencanaan sering kali masih berfokus pada penyampaian materi, bukan pada pengalaman belajar murid</p><p>&nbsp;</p><p>2.&nbsp;&nbsp;&nbsp; Prinsip apa yang kita gunakan dalam merancang pembelajaran?</p><p>Dalam pendekatan pembelajaran yang berpihak pada murid, kita seharusnya menggunakan prinsip:</p><ul><li><p>Berpusat pada murid, bukan guru.</p></li><li><p>Kontekstual dan bermakna, terhubung dengan kehidupan nyata murid.</p></li><li><p>Partisipatif dan kolaboratif, memberi ruang interaksi aktif.</p></li><li><p>Berkesadaran dan reflektif, memberi ruang bagi murid menyadari proses belajarnya.</p></li><li><p>Menyenangkan dan memotivasi, sehingga murid belajar dengan rasa ingin tahu dan bahagia</p></li></ul><p>3.&nbsp;&nbsp;&nbsp; Apakah strategi yang kita gunakan sudah mendorong murid untuk berpikir kritis, kreatif, dan mendalam?</p><p>perlu di lakukan evaluasi yang cermat, beberapa indikator keberhasilan strategi dalam mendorong berfikir kritis, antara lain : </p><ul><li><p>Murid aktif bertanya dan berdiskusi,</p></li><li><p>Mampu menganalisis informasi,</p></li><li><p>Mengevaluasi berbagai sudut pandang dan </p></li><li><p>Mampu memecahkan masalah</p></li></ul><p>4.&nbsp;&nbsp;&nbsp; Bagaimana kita memposisikan murid dalam proses belajar?</p><p>Peran guru bergeser dari seorang pengajar yang mentransfer ilmu menjadi seorang fasilitator yang membimbing, mendampingi, serta memfasilitasi proses belajar murid. Pembelajaran seperti ini tentu lebih memberikan makna bagi murid.</p><p>Saat murid menjadi pusat pembelajaran, murid tidak hanya belajar untuk menghafal, tetapi juga untuk aktif, eksploratif, dan bertanggung jawab dalam belajar. Konsep ini mengubah paradigma tradisional tentang bagaimana seharusnya proses belajar berlangsung.</p><p>5.&nbsp;&nbsp;&nbsp; Tantangan apa yang sering kita hadapi dalam merancang pembelajaran yang berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan?</p><p>Beberapa tantangan yang umum dihadapi:</p><ul><li><p>Tekanan kurikulum dan target akademik yang tinggi.</p></li><li><p>Waktu terbatas untuk menggali materi secara mendalam.</p></li><li><p>Kurangnya pelatihan guru secara mendalam</p></li><li><p>Variasi karakter murid yang membutuhkan pendekatan berbeda.</p></li><li><p>Keterbatasan sumber belajar dan teknologi.</p></li><li><p>Budaya sekolah yang masih mengedepankan hasil nilai daripada proses belajar</p></li></ul><p><br/></p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-08-07 07:24:20 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/enengwasitoh74/sxupm7e47gwlt0l5/wish/3537610384</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/enengwasitoh74/sxupm7e47gwlt0l5/wish/3537610488</link>
         <description><![CDATA[<p>1.Pengalaman yang saya lakukan dalam merencanakan pembelajaran; </p><p>-menentukan tujuan pembelajaran</p><p>-media pembelajaran</p><p>-metode</p><p>-teknik penilaian /asesmen</p><p>2.Prinsip pembelajaran yang saya gunakan adalah;</p><p>-Berkesadaran</p><p>-Bermakna</p><p>-Menggembirakan</p><p>3.Strategi yang saya lakukan perlu dilakukan secara cermat,melalui peranyaan pemantik,pembelajaran projek dan berbasis masalah</p><p>4.Dalam proses belajar saya memposisikan murid dengan strategi bahwa pembelajaran berpusat pada murid dan sesuai kebutuhan belajar murid.</p><p>5.Tantangan yang saya hadapi dalam prinsip pembelajaran berkesadaran yaitu kesiapan murid untuk memulai kegiatan belajar. Dalam prinsip pembelajaran bermakna tantangan yang saya hadapi murid keterbungan ,relevansi dan partisipasi aktif siswa dalam proses pembelajaran.Tantangan yang dihadapi dalam prinsip pembelajaran mengembirakan yaitu ada murid yag tidak terlibat aktif,terhubung secara emosional dan mudah memahami.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-08-07 07:24:32 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/enengwasitoh74/sxupm7e47gwlt0l5/wish/3537610488</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/enengwasitoh74/sxupm7e47gwlt0l5/wish/3537610648</link>
         <description><![CDATA[<p><br/></p><p>1. Bagaimana kita biasanya merencanakan pembelajaran di kelas?</p><p><br/></p><p>"Biasanya, saya merancang pembelajaran dengan sesama rekan guru dan mengacu pada capaian pembelajaran dan alokasi waktu yang tersedia. Saya menyesuaikan tema yang akan kita rencanakan dan membuat kegiatan yang sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai.</p><p><br/></p><p>2.Prinsip apa yang kita gunakan dalam merancang pembelajaran?</p><p><br/></p><p>"Prinsip yang kami gunakan adalah pembelajaran yang aktif, mandiri, kreatif dan berpusat pada siswa. </p><p><br/></p><p>3.Apakah strategi yang kita gunakan sudah mendorong murid untuk berpikir kritis, kreatif, dan mendalam?</p><p><br/></p><p>"Saya menyadari bahwa strategi yang saya gunakan belum sepenuhnya mendorong siswa untuk berpikir kritis dan kreatif. Kegiatan yang saya berikan sering kali bersifat prosedural dan belum memberi ruang cukup bagi eksplorasi ide atau refleksi."</p><p><br/></p><p>4.Bagaimana kita memposisikan murid dalam proses belajar?</p><p><br/></p><p>"Selama ini, saya sudah mencoba melibatkan murid secara aktif. Tetapi belum semua kegiatan memberi kesempatan bagi murid untuk berinisiatif bertanya, atau menentukan arah belajarnya sendiri."</p><p><br/></p><p>5.Tantangan apa yang sering kita hadapi dalam merancang pembelajaran yang berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan?</p><p><br/></p><p>"Tantangan terbesar adalah keterbatasan waktu, banyaknya tuntutan administratif, dan keberagaman karakter serta kemampuan siswa. Selain itu, saya juga merasa perlu lebih banyak referensi dan inspirasi kegiatan yang kontekstual, menyenangkan, namun tetap bermakna bagi siswa."</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-08-07 07:24:43 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/enengwasitoh74/sxupm7e47gwlt0l5/wish/3537610648</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/enengwasitoh74/sxupm7e47gwlt0l5/wish/3537611151</link>
         <description><![CDATA[<p>pengalaman menyusun perencanaan pelajaran dikelas.</p><ol><li><p>menentukan tujuan pembelajaran, menganalisis karakter murid, menyusun materi, serta merancang.</p></li><li><p>prinsip yang digunakan dalam merancang PM berkesadaraan, bermakna, dan menggembirakan.</p></li><li><p>strategi kita untuk anak berfikir kritis, kreatif dan mendalam salah satunya mengamati siswa, pertanyaan yang mereka ajukan, serta kemampuan meraka dalam memecahkan masalah, memperkenalkan konsep berbagi dan bergantian dan mengajarkan anak untuk memahami dan merasakan apa yang dirasakan oranglain.</p></li><li><p>dalam proses belajar saya memposisikan murid sebagai pusat(berpusat pada murid) sesuai kebutuhan belajar murid</p></li><li><p>sering menghadapi keterbatasan waktu, perbedaan karakter siswa, serta mungkin butuh inovasi agar pembelajaran yang kita sampaikan menarik untuk murid.</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-08-07 07:25:07 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/enengwasitoh74/sxupm7e47gwlt0l5/wish/3537611151</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/enengwasitoh74/sxupm7e47gwlt0l5/wish/3537611224</link>
         <description><![CDATA[<p><strong>SATRIA MANDALA PUTRA</strong></p><p><br>1. Biasanya saya merencanakan pembelajaran dengan melihat pada silabus dan buku teks. Saya menentukan tujuan  dan capaian pembelajaran, memilih materi, lalu membuat lembar kerja dan evaluasi</p><p><br>2. Selama ini saya menggunakan prinsip bahwa pembelajaran harus selesai tepat waktu dan mencakup semua indikator. Namun, saya mulai menyadari pentingnya prinsip <em>berpusat pada murid</em> dan <em>diferensiasi</em>, agar setiap murid bisa berkembang sesuai dengan potensinya.</p><p><br>3. Belum sepenuhnya. Saya masih sering menggunakan metode ceramah atau penugasan tertulis. Murid cenderung pasif. Saya ingin mulai menerapkan strategi seperti diskusi kelompok, proyek, atau pertanyaan terbuka agar mereka bisa lebih berpikir kritis dan reflektif.</p><p><br>4. Selama ini murid masih saya posisikan sebagai penerima materi. Saya yang lebih banyak aktif menjelaskan. Saya ingin mulai memberikan ruang bagi murid untuk mengeksplorasi dan membangun pengetahuan mereka sendiri melalui aktivitas yang bermakna.</p><p><br>5. waktu yang terbatas, banyaknya administrasi, dan belum semua murid memiliki motivasi belajar yang kuat. Selain itu, kadang saya juga kesulitan mencari metode yang tepat agar pembelajaran benar-benar menyenangkan dan relevan dengan kehidupan mereka.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-08-07 07:25:15 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/enengwasitoh74/sxupm7e47gwlt0l5/wish/3537611224</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/enengwasitoh74/sxupm7e47gwlt0l5/wish/3537611460</link>
         <description><![CDATA[<p>PENGALAMAN MENYUSUN PERENCANAAN PEMBELAJARAN</p><ol><li><p>Bagaimana biasanya kita merencanakan pembelajaran di kelas?</p></li></ol><p>Biasanya, perencanaan pembelajaran dilakukan melalui penyusunan RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran) yang meliputi:</p><p>1.Tujuan pembelajaran berdasarkan capaian pembelajaran.</p><p>2.identifikasi tahap perkembangan murid</p><p>3.Penilaian (asesmen) untuk mengukur ketercapaian tujuan.</p><p>Namun, dalam praktiknya, perencanaan sering kali masih berfokus pada penyampaian materi, bukan pada pengalaman belajar murid</p><ol start="2"><li><p>Prinsip apa yang kita gunakan dalam merancang pembelajaran?</p></li></ol><p>Dalam pendekatan pembelajaran yang berpihak pada murid, kita seharusnya menggunakan prinsip:</p><p>1.Berpusat pada murid, bukan guru.</p><p>2.Bermain sambil belajar </p><p>3.Berorientasi pada perkembangan</p><p>4.mendorong eksplorasi dan kreativitas murid</p><p>5.Menyenangkan dan memotivasi, sehingga murid belajar dengan rasa ingin tahu dan bahagia</p><ol start="3"><li><p>Apakah strategi yang kita gunakan sudah mendorong murid untuk berpikir kritis, kreatif, dan mendalam?</p></li></ol><p>strategi yang kita lakukan sudah mendorong murid untuk berfikirkritis karena kita sudah mnggunakan strategi konsep berbagi dan bergantian, membuat percobaan sederhana, mengajarkan kepada anak untuk memahami dan merasakan apa yang dirasakan oleh orang lain</p><ol start="4"><li><p>Bagaimana kita memposisikan murid dalam proses belajar?</p></li></ol><p>1.Dengan cara menerapkan pembelajaran berbasis bermain</p><p>2.Menerapkan pembelajaran interaktif dan berpusat pada murid</p><p>3.membangun lingkungan belajar yang mendukung</p><ol start="5"><li><p>Tantangan apa yang sering kita hadapi dalam merancang pembelajaran yang berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan?</p></li></ol><p>-	kesiapan guru dalam keterampilan mengajar kreatif, aktif dan responsif</p><p>-	keterbatasan fasilitas (ruang kelas) dan keterbatasan waktu dalam melaksakan pembeljaran yang inovatif</p><p>-	perbedaan karakteristik murid</p><p>-	Keterbatasan sumber belajar dan teknologi.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-08-07 07:25:36 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/enengwasitoh74/sxupm7e47gwlt0l5/wish/3537611460</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>roiahdiniati51</author>
         <link>https://padlet.com/enengwasitoh74/sxupm7e47gwlt0l5/wish/3537611919</link>
         <description><![CDATA[<p>1.kami sebagai guru dalam merencanakan pembelajaran di kelas, kami biasa melakukan perencanaan dengan membuat modul ajar, serta memfasilitasi media yang di butuhkan</p><p>2.sebelum memngenal pembelajaran mendalam,saya menerapkan prinsip bermakna,dan menyenangkan melalui bermain dan pengalaman langsung karna anak mempunyai gaya belajar yang berbeda beda</p><p>3.belum sepenuh nya,karena strategi yang saya gunakan masih berfokis pada aktivitas yang mengulang ulang atau meniri, namun saya mencoba memberi ruang untuk untuk anak bertanya mengeksplorasi dan membuat keputusan sendiri dalam bermain</p><p>4.anak memposisikan anak sebagai subjek utama dalam pembelajaran. Anak bukan hanya mendengarkan dan mengikuti intruksi. </p><p>5.waktu yang terbatas,belum semua murid memiliki motivasi belajar yang kuat, juga terkadang kesulitan dalam mencari metode pembelajaran yang menyenangkan dan relvan dengan kehidupan sehari-hari</p><p><br/></p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-08-07 07:26:10 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/enengwasitoh74/sxupm7e47gwlt0l5/wish/3537611919</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/enengwasitoh74/sxupm7e47gwlt0l5/wish/3537612729</link>
         <description><![CDATA[<p>1.&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Bagaimana kita biasanya merencanakan pembelajaran di kelas ?</p><p>Biasanya, perencanaan pembelajaran dilakukan melalui penyusunan RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran) yang meliputi:</p><p>Ø&nbsp; Merencanakan Tujuan pembelajaran berdasarkan capaian pembelajaran.</p><p>Ø&nbsp; Membuat Materi ajar yang sesuai dengan kurikulum.</p><p>Ø&nbsp; Membuat Media pembelajaran anak</p><p>Ø&nbsp; Membuat Penilaian (asesmen) untuk mengukur ketercapaian tujuan.</p><p>2.&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Prinsip apa yang kita gunakan dalam merancang pembelajaran?</p><p>Dalam pendekatan pembelajaran yang berpihak pada murid, kita seharusnya menggunakan prinsip:</p><p>Ø&nbsp; Berpusat pada murid, bukan guru.</p><p>Ø&nbsp; memberi ruang interaksi aktif.</p><p>Ø&nbsp; Berkesadaran dan memberi ruang bagi murid menyadari proses belajarnya.</p><p>Ø&nbsp; Menyenangkan, sehingga murid belajar dengan rasa ingin tahu dan bahagia</p><p>3.&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Apakah strategi yang kita gunakan sudah mendorong murid untuk berpikir kritis, kreatif, dan mendalam?</p><p>Strategi yang mendorong anak untuk berpikir kritis adalah dengan cara, menerapkan komsep berbagi dan bergantian, menerapkan pentingnya empati, Gunakan Permainan dan Aktivitas yang Menstimulasi.</p><p>4.&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Bagaimana kita memposisikan murid dalam proses belajar?</p><p>Peran guru dalam memposisikan murid dalam proses belajar, guru harus menjadi seorang pengajar yang berikan ilmu menjadi seorang yang membimbing, mendampingi, serta memfasilitasi proses belajar murid.</p><p>5.&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Tantangan apa yang sering kita hadapi dalam merancang pembelajaran yang berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan?</p><p>Ø&nbsp; Perbedaan karakter murid yang membutuhkan pendekatan berbeda.</p><p>Keterbatasan sumber belajar dan teknologi.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-08-07 07:27:26 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/enengwasitoh74/sxupm7e47gwlt0l5/wish/3537612729</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>dina9415</author>
         <link>https://padlet.com/enengwasitoh74/sxupm7e47gwlt0l5/wish/3537613612</link>
         <description><![CDATA[<p>Dina Afriyanti</p><ol><li><p>Rencana Pelaksanaan Pembelajaran: </p><p>Membuat tujuan pembelajaran</p><p>Menentukan materi ajar </p><p>Merancang metode (demonstrasi) &amp; strategi pembelajaran</p><p>Menyiapkan media pembelajaran &nbsp;</p><p>Merancang asesmen formatif &amp; sumatif</p></li><li><p>Untuk mata pelajaran keterampilan membuat kue menggunakan Prinsip praktik langsung (Hands-on Practice) dalam bentuk demonstrasi pembuatan kue, umpan balik (contohnya: guru segera memperbaiki step by step yang kurang benar selama proses pembelajaran), berbasis proyek (murid di tugaskan untuk mempraktekan secara mandiri, dari materi yang sudah di demonstrasikan sebelumnya</p></li><li><p>dari pengalaman saya, strategi yang di gunakan sudah mendorong murid untuk berpikir kritis, kreatif, dan mendalam. berpikir kritis , berpikir kreatif dengan melakukan brainstorming, mendorong pembelajaran mendalam dengan menghubungkan materi pelajaran dengan pengalaman dan minat murid yang relevan dengan kehidupan murid.</p></li><li><p>Murid Sebagai Penentu Tujuan &amp; Perencanaan, contoh <strong>Pilihan Proyek:</strong> memberikan murid kesempatan untuk memilih proyek atau produk yang ingin mereka buat. Misalnya, dalam mata pelajaran keterampilan membuat kue, murid boleh memilih resep kue atau makanan atau favorit mereka untuk dipraktikkan.</p></li><li><p>Keterbatasan waktu pembelajaran karena keterbatasa sumber daya pengajar, media yang di gunakan untuk mendukung proses pembelajaran</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-08-07 07:28:37 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/enengwasitoh74/sxupm7e47gwlt0l5/wish/3537613612</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>rikanoviyanti61</author>
         <link>https://padlet.com/enengwasitoh74/sxupm7e47gwlt0l5/wish/3537614093</link>
         <description><![CDATA[<p>I. Saya merencanakan pembelajaran di kelas biasanya terlebih dahulu menyusun program semester, program mingguan dan perencanaan harian. perencanaan berisi materi yang mencakup aspek-aspek perkembangan anak usia dini serta berbagai kegiatan pembelajaran yang terinci, menyiap kan media atau alat dan bahan yang akan digunakan  serta melakukan evaluasi.</p><ol start="2"><li><p>Dalam merancang pembelajaran prinsip yang digunakan yaitu belajar melalui bermain, berorientasi pada kebutuhan dan perkembangan anak serta menciptakan lingkungan yang kondusif dan merangsang kreativitas, pembelajaran bersifat aktif, kreatif dan menyenangkan serta menggunakan pendekatan tematik.</p></li><li><p>Strategi pembelajaran yang efektif melibatkan penggunaan pertanyaan terbuka, serta menciptakan lingkungan belajar yang mendukung, memberikan umpan balik dan mendorong refleksi diri.</p></li><li><p>Murid harus diposisikan sebagai subjek aktif yang terlibat langsung dalam proses belajar, bukan hanya sebagai penerima informasi. guru berperan sebagai fasilitator yang menciptakan lingkungan belajar ekslporasi serta pengembangan potensi anak.</p></li><li><p>Tantangan yang dihadapi dalam merancang pembelajaran yaitu keterbatasan waktu, dan saat merancang refleksi yang sesuai dengan anak.</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-08-07 07:29:19 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/enengwasitoh74/sxupm7e47gwlt0l5/wish/3537614093</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>indahmawaddahnoer</author>
         <link>https://padlet.com/enengwasitoh74/sxupm7e47gwlt0l5/wish/3537615310</link>
         <description><![CDATA[<p><br/></p><ol><li><p>Bagaimana kita biasanya merencanakan pembelajaran di kelas?&nbsp;&nbsp;</p><p>JAWABAN: Tujuan Pembelajaran, Modul ajar, Metode atau strategi pembelajaran, Penilaiann, Sumber belajar.</p></li><li><p>Prinsip apa yang kita gunakan dalam merancang pembelajaran?</p><p>JAWABAN: Berkesadaran, bermakna, Menggembirakan </p></li><li><p>Apakah strategi yang kita gunakan sudah mendorong murid untuk berpikir kritis, kreatif, dan mendalam?&nbsp;&nbsp;</p><p>JAWABAN: Saya percaya strategi yang saya rancang secara demikian rupa sudah medoroang murid untuk berfikir, kreatif, dan mendalam  </p></li><li><p>Bagaimana kita memposisikan murid dalam proses belajar?&nbsp;&nbsp;</p><p>JAWABAN: kita mempromosikan murid sebagai tokih utama dalam proses belajar, bukan hanya sebagai pendengar, tapi sebagai penjelajah pengetahuan. Artinya, murid diberi ruang untuk berpikir sendiri, bekerja sama, bertanya, mencoba, dan menyimpulkan.</p></li><li><p>Tantangan apa yang sering kita hadapi dalam merancang pembelajaran yang berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan?</p><p>JAWABAN: Waktu yang terbatas, Perbedaan karakter dan kemampuan murid, Kebiasaan belajar pasif sehigga murid hanya menerima informasi, sehingga saat di ajak aktif berpikir dan berkarya mereka bisa merasa bingung atau malu, kurang pokusnya anak pada materi pembelajaran </p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-08-07 07:31:09 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/enengwasitoh74/sxupm7e47gwlt0l5/wish/3537615310</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/enengwasitoh74/sxupm7e47gwlt0l5/wish/3537617062</link>
         <description><![CDATA[<p>1.Pengalaman menyusun perencanaan pelajaran</p><p>Biasanya setiap tahun ajaran baru kita membuat program semesteryang dilakukan oleh kepala sekolah dan guru Kemudian di lakukan dengan penyusunan modul/ RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran ) yang meliputi :</p><ol><li><p>Menentukan tujuan pembelajaran berdasarkan capaian pembelajaran</p></li><li><p>Analisis kebutuhan dan karakter murid</p></li><li><p>Pemilihan materi dan metode pembelajaran</p></li><li><p>Perencanaan aktivitas pembelajaran</p></li><li><p>Persiapkan media dan sumber belajar</p></li><li><p>Assesmen / penilaian</p></li></ol><p>2.Prinsip dalam perencanaan pembelajaran yaitu</p><ol><li><p>Berkesadaran</p></li><li><p>Bermakna</p></li><li><p>Menggembirakan</p></li></ol><p>prinsip ini mendorong murid untuk menjdi pembelajar aktif</p><p><br/></p><p>3.Strategi yang di gunakan untuk mendorong anak berfikir kritis,kreatif dan mendalam</p><ol><li><p>melakukan diskusi</p></li><li><p>menggunakan dengan oertanyaan pemantik</p></li><li><p>projek</p></li><li><p>penalaran kritis</p></li></ol><p><br/></p><p>4.Bagaimana memposisikan murid dalam proses belajar</p><p>guru berperan sebagai fasilitator yang membimbing,mendampingi,serta memfasilitasi dalam proses belajar.</p><p><br/></p><ol start="5"><li><p>Tantangan</p><p>Kurikulum yang berubah</p><p>waktu terbatas</p><p>waktu terbatas</p><p><br/></p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-08-07 07:33:37 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/enengwasitoh74/sxupm7e47gwlt0l5/wish/3537617062</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/enengwasitoh74/sxupm7e47gwlt0l5/wish/3537623792</link>
         <description><![CDATA[<p>1.Pengalaman menyusun perencanaan pelajaran</p><p>Biasanya setiap tahun ajaran baru kita membuat program semesteryang dilakukan oleh kepala sekolah dan guru Kemudian di lakukan dengan penyusunan modul/ RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran ) yang meliputi :</p><ol><li><p>Menentukan tujuan pembelajaran berdasarkan capaian pembelajaran</p></li><li><p>Analisis kebutuhan dan karakter murid</p></li><li><p>Pemilihan materi dan metode pembelajaran</p></li><li><p>Perencanaan aktivitas pembelajaran</p></li><li><p>Persiapkan media dan sumber belajar</p></li><li><p>Assesmen / penilaian</p></li></ol><p>2.Prinsip dalam perencanaan pembelajaran yaitu</p><ol><li><p>Berkesadaran</p></li><li><p>Bermakna</p></li><li><p>Menggembirakan</p></li></ol><p>prinsip ini mendorong murid untuk menjdi pembelajar aktif</p><p>3.Strategi yang di gunakan untuk mendorong anak berfikir kritis,kreatif dan mendalam</p><ol><li><p>melakukan diskusi</p></li><li><p>menggunakan dengan oertanyaan pemantik</p></li><li><p>projek</p></li><li><p>penalaran kritis</p></li></ol><p>4.Bagaimana memposisikan murid dalam proses belajar</p><p>guru berperan sebagai fasilitator yang membimbing,mendampingi,serta memfasilitasi dalam proses belajar.</p><ol start="5"><li><p>Tantangan</p></li></ol><p>Kurikulum yang berubah</p><p>waktu terbatas</p><p>waktu terbatas</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-08-07 07:41:54 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/enengwasitoh74/sxupm7e47gwlt0l5/wish/3537623792</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/enengwasitoh74/sxupm7e47gwlt0l5/wish/3537624335</link>
         <description><![CDATA[<p>BERBAGI PENGALAMAN MENYUSUN PERENCANAAN PELAJARAN</p><p>ketika kita berdiskusi tentang menyusun perencanaan pelajaran di  di PTN ASSYIFA  pertama kita harus memahami capaian pembelajaran di PAUD yang mencangkup tiga lingkup utama;</p><p>NILAI AGAMA DAN BUDI PEKERTI</p><p>JATI DIRI</p><p>DASAR-DASAR LITERASI</p><p>MATEMATIKA,SAINS,TEKNOLOGI,REKAYASADAN SENI[STEAM]</p><p>kemudian merumuskan tujuan pembelajaran,menyusun alur tujuan dan merancang kegiatan pembelajaran</p><p>selanjutnya kita menyusun Alur Tujuan Pembelajaran[ATP]yang linier dan berurutan,setelah itu kita membuat modul ajar untuk panduan dalam melaksanakan pembelajaran yang di sesuaikan dengan tahap capaian dan karakteristik murid</p><p>modulajar yang di kembangkan harus bersipat esensial,menarik,bermakna,menantang,relevan dan kontekstual dengan kebutuhan peserta didik.</p><p>dan ketika melakukan perencanaan dan pelaksanaan asesmen kita melakukanasesmen diagnostik,asesmen formatif dan asesmen sumatif. </p><p><br/></p><p>  </p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-08-07 07:42:46 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/enengwasitoh74/sxupm7e47gwlt0l5/wish/3537624335</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/enengwasitoh74/sxupm7e47gwlt0l5/wish/3537626605</link>
         <description><![CDATA[<p>BERBAGI PENGALAMAN MENYUSUN PERENCANAAN PEMBELAJARAN</p><p><br/></p><ol><li><p>Dalam pengalaman menyusun perencanaan pembelajaran di sekolah yaitu bisa mencakup beberapa aspek.terdiri:    </p></li></ol><ul><li><p>pemahaman tentang kurikulum PAUD</p><p>termasuk enam aspek.(Nilai agamadan moral,fisik motorik,kognitif,bahasa,sosial-emosional,dan seni)dalam pembelajaran di sekolah kami dengan sesuai usia.</p></li><li><p>menyiapkan perencanaan pembelajaran yang sistematis ,dari mulai program semester yaitu CP,RPPM dan RPPH.dan melakukan evaluasi dan revleksi,asesmenterhadap pembelajaran yang telah dilakukan untuk perbaikan di masa mendatang.dan keterlibatan orang tua.</p><p>Dalam menyusun perencanana pembelajaran nya yaitu:</p></li><li><p>memahami capaian pembelajaran (CP)dan merumuskan tujuan pembelajaran(TP)</p></li><li><p>Menyusun alur tujuan pembelajaran(ATP)</p></li><li><p>Mengembangkan modul ajar</p></li><li><p>Perencanaan dan pelaksanaan asesmen</p></li><li><p>Penyusunan pembelajaran</p></li><li><p>Evaluasi dan refleksi</p></li></ul><ol start="2"><li><p>Prinsipnya yaitu salah satu dari prinsif umum,yang berpusat pada murid (student-centered learning)</p></li><li><p>Di kelas saya lebih menggunakan strategi pembelajaran berupa pembelajaran berbasi proyek(PBL)</p></li><li><p>Dalam pembelajaran di kls saya idealnya murid akan di posisikan ke dalam pembelajaran aktif yang mengekplorasi</p></li><li><p>Ada salah satu tantangan yang terasa yaitu kurangnya pemahaman tentang desain pembelajaran berdisferiensasi</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-08-07 07:46:43 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/enengwasitoh74/sxupm7e47gwlt0l5/wish/3537626605</guid>
      </item>
   </channel>
</rss>
