<?xml version="1.0"?>
<rss version="2.0">
   <channel>
      <title>REFLEKSI PEMBELAJARAN BHS INGGRIS by ERIKA Ambarita</title>
      <link>https://padlet.com/erikaambarita99/sqnoz0kxbb5fwkgm</link>
      <description>Write down your reflecion of English Lesson </description>
      <language>en-us</language>
      <pubDate>2024-10-07 03:38:45 UTC</pubDate>
      <lastBuildDate>2024-10-11 04:01:58 UTC</lastBuildDate>
      <webMaster>hello@padlet.com</webMaster>
      <image>
         <url>https://padlet.net/icons/8.0/png/1f60d.png</url>
      </image>
      <item>
         <title>REFLEKSI</title>
         <author>erikaambarita99</author>
         <link>https://padlet.com/erikaambarita99/sqnoz0kxbb5fwkgm/wish/3156160256</link>
         <description><![CDATA[<p>Bagaimana refleksi kamu terhadap pelajaran bahasa Inggris di kelas?</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-07 03:45:28 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/erikaambarita99/sqnoz0kxbb5fwkgm/wish/3156160256</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Review about english subject .Vidi eduardo gultom(34)</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/erikaambarita99/sqnoz0kxbb5fwkgm/wish/3156232628</link>
         <description><![CDATA[<p><br/></p><p>Menurut saya pelajaran bahasa inggris adalah sebuah pelajaran yang membantu kita di era digital sekarang karena pada era ini banyak sekali website atau cara pembelajaran yang hampir 90% mengunakan bahasa inggris yg membuat kita jadi bingung kalo tidak bisa memahami bahasa inggris dan selain itu pelajaran bahasa inggris membuat saya mudah beekomunikasi dengan orang luar karena bahasa inggris bisa juga di sebut bahasa nasional yg banyak di kuasai selain itu pelajaran bahasa inggris ketika ma'am erika mengajar cukup mengasyikan karena lebih banyak praktek di banding hanya sebuah teori yg membuat kita menjadi jenuh dan malah pusing bukannya semakin bisa dan ma'am erika juga ketika memberi tugas seperti dialog memastikan siswa bisa melafalkanya dengan baik meskipun tidak bisa di bilang sempurna karena masih banyak pelafalan dan intonasi serta grammar yang salah setidaknya ma'am erika memastikan supaya 80% siswa di kelas bisa menguasai suatu materi dan dengan didorong dengan tugas yg bisa membuat kita yang malas belajar jadi belajar dengan hanya mencari kosakata dan membuat sebuah kalimat serta bahasa inggris yang kita tuliskan di ubah menjadi bahasa Indonesia seharusnya sebuah pelajaran bahasa inggris harus seperti ini dan ketika ma'am erika menjelaskan kita juga bisa paham apa yang dimaksud dengan ma'am erika sehingga jikalau ada tugas kita bisa mengerti apa yang harus dilakukan dan jika ada keliruan bisa di tanya dan jika ada arti dalam bahasa inggris yang kita tidak tahu ma'am erika selalu membuat kita mencari tahu lebih lanjut bukan hanya memberitahu artinya secara langsung yang membuat kita penasaran sehingga kita mencari tahu tetapi pada akhirnya ma'am erika memberi tahu artinya dan saat jam pelajaran ma'am erika cukup menyenangkan karena pada saat awal pelajaran selalu ada pertanyaan pemantik terlebih dahulu dengan memanfaatkan teknologi pelajaran bahasa inggris ma'am erika sering mengunakan vidio online sebagai sumber pembelajaran/ bahan pembelajaran sehingga bisa relate dengan situasi siswa yang lebih suka menonton vidio daripada hanya mendengarkan secara audio dan dalam pelajaran ma'am erika mengaplikasikanya dan memakai peralatan digital secara baik dan ma'am erika juga sering berinteraksi dengan siswa dengan bahasa inggris yang membuat grammar kita meningkat secara tidak langsung serta pelafalan kita semakin bagus daripada yang  sebelum² nya dan manfaat kita untuk masa depan dalam mempelajari bahasa inggris adalah supaya banyak lowongan pekerjaan yang bisa kita dapat karena rata² kriteria pekerja sekarang selain bisa mengunakan media adapah bisa berbahasa lebih dari satu dan bahasa yang paling memungkinkan untuk di pelajari dan gampang adalah bahasa inggris ini adalah kesan saya tentang bahasa inggris serta pembelajaran saya dan pesan saya untuk ma'am erika adalah untuk bisa lebih tegas terhadap siswa yang tidak mau belajar dan bisa membuat mereka lebih tertarik dengan pelaharan bahasa inggris dan saya juga megucapkan terimakasih atas pembelajaran yang ma'am erika selama ini yang membuat bahasa inggris saya lebih improve dari pada yang sebelum²nya dan saya ingin sekali berharap supaya ma'am erika lebih sering masuk ke kelas dengan pelajaran yang membuat kita bertanya tanya lagi demikian pesan dan kesan saya terhadap pembelajaran bahasa inggris dalam pengajaran ma'am erika mohon maaf jika ada akesalahan kata atau yang menyinggung perasaan maa'm selama inis saya menunggu pelajaran ma'am berikutnya.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-07 04:44:59 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/erikaambarita99/sqnoz0kxbb5fwkgm/wish/3156232628</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kesan dan pesan tentang pembelajaran bahasa inggris. Denisa Risani Birwen (9)</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/erikaambarita99/sqnoz0kxbb5fwkgm/wish/3156232633</link>
         <description><![CDATA[<p>Kesan saya untuk pembelajaran bahasa inggris adalah pembelajaran bahasa inggris sangat membantu saya dalam memahami segala hal tentang bahasa inggris, pada pembelajaran ini juga saya dapat mengetahui arti dari kata-kata yang sebelumnya saya tidak tau artinya, saya dapat mengenal kata-kata baru dalam bahasa inggris yang sebelumnya saya tidak tau bahasa dalam inggrisnya. Saya juga dapat belajar untuk berkomunikasi dengan bahasa inggris agar komunikasi saya dalam bahasa inggris juga lebih lancar dan tidak grogi atau takut salah dalam berkomunikasi dengan menggunakan bahasa inggris. Saya juga dapat melatih pelafalan bahasa inggris saya yang sebelumnya masih salah untuk dilafalkan, banyak kata-kata yang sebelumnya saya tidak tau cara melafalkannya sekarang saya menjadi tau dan dapat belajar melafalkannya sampai bisa dan benar. Pada pembelajaran juga banyak menggunakan metode praktik lansung dari pada teori, sehingga saya bisa melatih lansung pengucapan bahasa inggris saya dan mengetahui apakah itu salah atau tidak. Pada teori pun saya menjadi tau bahwa dalam bahasa inggris penggunaan kata kerja akan berbeda-beda sesuai dengan kalimat dan keterangan waktunya seperti lampau dan sekarang. Pembelajaran bahasa inggris ini sangat bermanfaat bagi saya karena saya jadi tau segala hal tentang bahasa inggris. Bahasa inggris sendiri sangat berguna untuk masa depan, karena banyak pekerjaan yang membutuhkan bahasa inggris oleh karena itu pembelajaran bahasa inggris ini sangat penting untuk diikuti. Pesan saya untuk pembelajaran bahasa inggris adalah dalam belajar bahasa inggris kita tidak boleh takut untuk mencoba mengucapkan atau menulis bahasa inggris karena jika kita salah dalam pengucapan atau penulisan justru kita dapat belajar dari kesalahan itu dan dapat tau pengucapan atau penulisan yang benarnya. Dalam pembelajaran bahasa inggris kita perlu banyak berlatih karena dengan berlatih kita akan lancar mengucapkan maupun menulis kata-kata dalam bahasa inggris, jika kita malas untuk berlatih kita akan kesusahan di masa depan karena tidak bisa berbahasa inggris. Bahasa inggris dapat menjadi pembelajaran yang sangat menyenangkan untuk dipelajari karena saya menjadi tau bahasa asing selain bahasa indonesia. Saya menjadi tau bahwa bahasa inggris dan bahasa indonesia memiliki banyak perbedaan baik dari kata maupun cara membuat kalimatnya. Menurut saya sendiri bahasa inggris memiliki struktur kalimat yang lebih rumit dibandingkan dengan bahasa indonesia, karena dalam bahasa inggris kata kerja bisa berbeda-beda sesuai dengan kegunaan kalimat yang akan digunakan. Dengan pembelajaran bahasa inggris secara lansung saya lebih mudah untuk memahami pembelajaran yang dijelaskan oleh guru dari pada yang dijelaskan oleh video YouTube atau video pada medsos lainnya. Dengan adanya pembelajaran bahasa inggris ini saya menjadi lebih lancar dan menjadi lebih paham tentang bahasa inggris, penggunaan bahasa inggris saya menjadi lebih baik daripada sebelum saya hadir pada pembelajaran bahasa inggris dengan belajar bahasa inggris saya jadi mengetahui bahasa lain selain bahasa indonesia. Saya jadi memiliki kemampuan atau bisa berbahasa inggris karena adanya pembelajaran bahasa inggris ini. Saya sangat berterimakasih dan bersyukur dengan adanya pembelajaran bahasa inggris ini saya jadi bisa berbahasa inggris walaupun masih ada kesalahan pada pengucapan maupun penulisan. Saya harap dengan adanya pembelajaran bahasa inggris saya akan lebih bisa atau lebih baik dalam berbahasa inggris, saya berharap agar saya lebih baik dalam berkomunikasi dengan bahasa inggris dan juga mungkin segala hal apapun dengan bahasa inggris tidak banyak komunikasi. Latihan soal dalam bahasa inggris juga lumayan membantu saya dalam memahami bahasa inggris.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-07 04:44:59 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/erikaambarita99/sqnoz0kxbb5fwkgm/wish/3156232633</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/erikaambarita99/sqnoz0kxbb5fwkgm/wish/3156237047</link>
         <description><![CDATA[<p>Belajar bahasa Inggris adalah sebuah pengalaman yang sangat berharga dan penuh tantangan bagi saya. Sejak pertama kali saya memulai, saya menyadari bahwa bahasa ini bukan hanya alat komunikasi, tetapi juga jendela yang membuka akses ke dunia yang lebih luas. Mempelajari bahasa Inggris telah memperkaya hidup saya dengan cara yang tak terduga, baik secara pribadi maupun profesional.</p><p><br/></p><p>Awalnya, saya merasa kesulitan dengan tata bahasa, kosa kata, dan pengucapan yang berbeda dari bahasa ibu saya. Ada saat-saat di mana saya merasa frustrasi karena kesulitan memahami pelajaran tertentu atau ketika saya merasa tidak cukup percaya diri untuk berbicara dalam bahasa Inggris. Namun, seiring berjalannya waktu dan dengan dedikasi yang kuat, saya mulai merasakan kemajuan yang signifikan. Tantangan yang awalnya tampak besar, mulai terurai sedikit demi sedikit.</p><p><br/></p><p>Salah satu hal yang paling berkesan dari pengalaman ini adalah bagaimana bahasa Inggris membuka pintu bagi saya untuk memahami budaya dan perspektif lain. Melalui pembelajaran ini, saya bisa mengakses sumber daya seperti buku, artikel, film, dan konten pendidikan yang semuanya berbahasa Inggris. Hal ini memberi saya wawasan yang lebih mendalam tentang dunia dan membuat saya lebih sadar akan pentingnya globalisasi dan komunikasi lintas budaya.</p><p><br/></p><p>Selain itu, belajar bahasa Inggris juga membantu saya meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan analitis. Dalam mempelajari tata bahasa dan struktur kalimat yang benar, saya harus memahami logika di balik kalimat-kalimat tersebut. Hal ini menantang saya untuk berpikir lebih mendalam dan sistematis. Tidak hanya itu, belajar bahasa baru ini juga melatih kemampuan saya dalam mendengarkan dengan lebih cermat, berbicara dengan lebih percaya diri, serta menulis dengan lebih terstruktur. Keterampilan ini tidak hanya berguna dalam konteks belajar bahasa, tetapi juga sangat membantu dalam kehidupan sehari-hari dan dunia profesional.</p><p><br/></p><p>Kesan lain yang saya dapatkan dari pengalaman belajar bahasa Inggris adalah betapa pentingnya ketekunan dan praktik berkelanjutan. Saya belajar bahwa tidak ada cara pintas untuk menguasai bahasa. Prosesnya memerlukan usaha yang konsisten, baik dalam hal belajar mandiri, latihan berbicara, maupun mengikuti kelas atau kursus. Dalam hal ini, saya merasa sangat terbantu oleh berbagai platform pembelajaran daring dan komunitas belajar yang mendukung proses belajar saya. Mereka memberi saya kesempatan untuk berinteraksi dengan penutur asli dan pembelajar lain, yang pada akhirnya meningkatkan keterampilan komunikasi saya.</p><p><br/></p><p>Tidak hanya itu, belajar bahasa Inggris juga memberi saya kesempatan untuk membangun jaringan internasional. Berkat kemampuan ini, saya dapat berkomunikasi dengan orang-orang dari berbagai negara, baik untuk keperluan pribadi maupun profesional. Saya juga merasa lebih percaya diri saat mengikuti seminar, konferensi, atau kegiatan internasional lainnya. Ini merupakan pencapaian yang sangat membanggakan bagi saya, karena sebelumnya saya tidak pernah membayangkan bahwa saya bisa berkomunikasi dalam bahasa Inggris dengan lancar.</p><p><br/></p><p>Secara keseluruhan, belajar bahasa Inggris telah memberikan dampak yang sangat positif dalam hidup saya. Penguasaan bahasa ini tidak hanya mempermudah saya dalam mengejar peluang karier yang lebih luas, tetapi juga membuka wawasan baru yang mungkin sebelumnya tidak pernah terpikirkan. Pengalaman ini membuat saya lebih menghargai pentingnya belajar dan terus berkembang, serta memahami bahwa menguasai bahasa adalah salah satu cara terbaik untuk menjembatani perbedaan antar manusia di berbagai belahan dunia.</p><p><br/></p><p>Dengan begitu, saya merasa sangat bersyukur telah memiliki kesempatan untuk belajar bahasa Inggris, dan saya yakin bahwa perjalanan ini masih akan terus berlanjut. Masih banyak hal yang ingin saya pelajari, dan saya berkomitmen untuk terus berusaha menjadi lebih baik setiap harinya. Saya berharap kemampuan ini akan terus menjadi aset berharga dalam kehidupan saya di masa depan.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-07 04:47:29 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/erikaambarita99/sqnoz0kxbb5fwkgm/wish/3156237047</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Nazwa Muthia hayuningtias (20) x.1</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/erikaambarita99/sqnoz0kxbb5fwkgm/wish/3156239997</link>
         <description><![CDATA[<p>Belajar bahasa Inggris adalah perjalanan yang menarik sekaligus menantang. Disini saya akan berbagi pengalaman dan pemahaman saya tentang proses belajar bahasa Inggris, serta beberapa kesulitan yang saya hadapi dan bagaimana saya mengatasinya.</p><p><br/></p><p>Pertama, belajar bahasa Inggris melibatkan empat kemampuan utama: mendengar, berbicara, membaca, dan menulis. Masing-masing kemampuan ini punya tingkat kesulitan yang berbeda. Dari pengalaman saya, mendengar percakapan dalam bahasa Inggris adalah salah satu hal yang sulit di awal. Ketika mendengar penutur asli berbicara dengan cepat, aksen mereka sering membuat saya kebingungan. Namun, saya menyadari bahwa semakin sering mendengar, seperti menonton film atau mendengarkan lagu dalam bahasa Inggris, kemampuan saya mulai meningkat. Dengan banyak latihan, telinga saya jadi lebih terbiasa dengan cara orang berbicara dalam bahasa Inggris.</p><p><br/></p><p>Kemampuan berbicara juga sangat penting, tapi pada awalnya saya sering merasa gugup. Saya takut membuat kesalahan atau terdengar aneh. Tetapi, saya kemudian sadar bahwa kesalahan adalah bagian dari proses belajar. Berbicara bahasa Inggris dengan percaya diri ternyata sangat penting. Saya mulai berlatih berbicara dengan teman, guru, atau bahkan berbicara sendiri di depan cermin. Melakukan ini secara rutin membuat saya merasa lebih nyaman berbicara dalam bahasa Inggris. Di samping itu, berbicara dalam diskusi kelompok atau berpartisipasi dalam kegiatan seperti presentasi juga sangat membantu saya untuk lebih percaya diri.</p><p><br/></p><p>Kemudian, membaca adalah salah satu cara yang paling efektif untuk menambah kosa kata. Ketika saya mulai membaca artikel, cerita pendek, atau berita dalam bahasa Inggris, saya sering menemukan kata-kata baru yang tidak saya pahami. Tapi dengan bantuan kamus atau Google Translate, saya bisa memahami arti dari kata-kata tersebut. Dari waktu ke waktu, saya mulai mengerti bahwa membaca tidak hanya soal mengetahui arti kata, tapi juga memahami bagaimana kata-kata tersebut digunakan dalam konteks yang berbeda. Membaca membuat saya lebih paham tentang cara orang menulis dalam bahasa Inggris.</p><p><br/></p><p>Menulis dalam bahasa Inggris, bagi saya, adalah tantangan yang cukup besar. Menulis dalam bahasa Inggris berbeda dengan menulis dalam bahasa sehari-hari yang saya gunakan. Awalnya, saya sering kesulitan dalam menyusun kalimat dengan tata bahasa yang benar. Namun, saya belajar bahwa dengan latihan yang rutin, menulis bisa menjadi lebih mudah. Saya juga sadar bahwa menulis bukan hanya soal menyusun kata-kata, tetapi juga tentang bagaimana menyampaikan ide dengan jelas dan terstruktur.</p><p><br/></p><p>Selain itu, belajar bahasa Inggris juga membantu saya memahami lebih banyak tentang budaya negara-negara yang menggunakan bahasa ini. Bahasa bukan hanya sekedar alat komunikasi, tetapi juga mencerminkan cara berpikir dan kebiasaan orang-orang yang menggunakannya. Misalnya, cara orang berbicara dalam situasi formal dan informal bisa sangat berbeda. Memahami perbedaan ini membantu saya lebih baik dalam berkomunikasi.</p><p><br/></p><p>Selama belajar bahasa Inggris, saya juga belajar bahwa kesabaran dan ketekunan sangat diperlukan. Proses belajar bahasa Inggris tidak instan. Butuh waktu dan usaha untuk benar-benar menguasai bahasa ini. Ada saat-saat di mana saya merasa frustrasi ketika tidak bisa mengerti atau membuat kesalahan berulang kali. Namun, saya terus berlatih dan mencari cara-cara baru untuk meningkatkan kemampuan saya, seperti bergabung dengan kursus bahasa Inggris online, berbicara dengan orang asing, atau menulis jurnal dalam bahasa Inggris</p><p><br/></p><p>Secara keseluruhan, belajar bahasa Inggris adalah pengalaman yang penuh dengan tantangan tapi juga memberikan banyak kepuasan. Saya merasa kemampuan bahasa Inggris saya semakin meningkat seiring dengan waktu dan latihan yang saya lakukan. Saya juga menjadi lebih percaya diri untuk menggunakan bahasa Inggris dalam situasi sehari-hari. Hal ini tidak hanya membantu saya dalam berkomunikasi, tetapi juga membuka peluang untuk mempelajari hal-hal baru dari berbagai sumber internasional. Semakin saya belajar, semakin saya menyadari bahwa kemampuan berbahasa adalah investasi yang sangat berharga untuk masa depan.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-07 04:49:24 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/erikaambarita99/sqnoz0kxbb5fwkgm/wish/3156239997</guid>
      </item>
      <item>
         <title>kesan dan pesan tentang belajar bahasa inggris Annisa Salwa X-1</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/erikaambarita99/sqnoz0kxbb5fwkgm/wish/3156241673</link>
         <description><![CDATA[<p>Belajar bahasa Inggris bagi saya adalah perjalanan yang penuh tantangan dan penemuan. Sejak pertama kali mengenal bahasa ini di bangku sekolah, saya menyadari bahwa bahasa Inggris bukan sekadar alat komunikasi, tetapi juga jendela menuju berbagai budaya dan pemikiran baru. Melalui proses belajar ini, saya banyak belajar tentang diri sendiri dan cara berpikir yang lebih luas.</p><p>Salah satu tantangan terbesar yang saya hadapi adalah dalam hal pengucapan dan pendengaran. Meskipun saya bisa membaca dan menulis dengan baik, seringkali saya kesulitan memahami percakapan sehari-hari. Ini membuat saya merasa frustasi, terutama ketika berinteraksi dengan penutur asli. Komunikasi sering terhambat karena ketidakpahaman saya terhadap aksen dan intonasi yang berbeda. Namun, tantangan ini justru memotivasi saya untuk terus berlatih. Saya mulai mendengarkan podcast, menonton film, dan berlatih berbicara dengan teman-teman yang juga belajar bahasa Inggris. Dari situ, saya menyadari bahwa mendengarkan dan berbicara adalah kunci untuk meningkatkan keterampilan bahasa saya.</p><p>Selama proses belajar, ada banyak momen menyenangkan yang membuat saya semakin mencintai bahasa ini. Saya menemukan bahwa membaca buku dan artikel dalam bahasa Inggris sangat menarik. Dengan membaca, saya tidak hanya belajar kosakata baru, tetapi juga memahami cara penulisan dan gaya bahasa yang berbeda. Hal ini memperkaya cara berpikir saya dan memberi perspektif baru tentang berbagai topik.</p><p>Selain itu, mengikuti kursus online dan bergabung dengan kelompok belajar juga sangat membantu. Interaksi dengan orang-orang dari berbagai latar belakang menambah wawasan saya tentang budaya dan kebiasaan yang berbeda. Diskusi dalam bahasa Inggris juga meningkatkan kemampuan berbicara saya secara signifikan. Saya menyadari bahwa berbagi pengalaman dengan orang lain membuat pembelajaran menjadi lebih hidup dan menarik.</p><p>Seiring berjalannya waktu, saya mulai merasakan kemajuan yang signifikan. Saya bisa mengikuti percakapan yang sebelumnya terasa sulit. Menulis esai atau artikel dalam bahasa Inggris juga menjadi lebih mudah. Saya merasa lebih percaya diri ketika berbicara di depan umum dalam bahasa ini. Pencapaian ini tidak hanya membuat saya bangga, tetapi juga membangkitkan semangat untuk terus belajar. Saya pun merasakan dampak positif dalam kehidupan sehari-hari, seperti saat melakukan perjalanan ke luar negeri atau berinteraksi dengan orang asing.</p><p>Belajar bahasa Inggris juga mengajarkan saya banyak hal tentang diri sendiri. Saya belajar untuk lebih sabar dan disiplin. Ada kalanya saya merasa putus asa, tetapi saya menyadari bahwa kesalahan adalah bagian dari proses belajar. Setiap kesalahan adalah kesempatan untuk memperbaiki diri dan tumbuh. Ini mengajarkan saya untuk tidak takut mencoba dan untuk tetap berusaha meskipun menghadapi kesulitan. Selain itu, saya mulai menghargai proses belajar itu sendiri, bukan hanya fokus pada hasil akhir.</p><p>Ke depan, saya berencana untuk terus meningkatkan kemampuan bahasa Inggris saya. Saya ingin lebih aktif berpartisipasi dalam diskusi dan berbicara di depan umum. Selain itu, saya juga berkeinginan untuk mempelajari bahasa Inggris yang lebih spesifik sesuai dengan minat saya, seperti bahasa Inggris untuk bisnis atau akademis. Dengan menetapkan tujuan yang jelas, saya berharap bisa menjaga motivasi dan semangat belajar saya. Saya juga berniat untuk mengikuti kursus lanjutan dan berinteraksi lebih banyak dengan penutur asli agar kemampuan saya semakin terasah.</p><p>Secara keseluruhan, belajar bahasa Inggris adalah pengalaman yang sangat berharga. Tidak hanya meningkatkan kemampuan komunikasi saya, tetapi juga membuka pikiran dan perspektif baru. Saya berharap bisa terus belajar dan beradaptasi dengan perkembangan bahasa ini, serta menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari dan karier saya di masa depan. Dengan semangat dan usaha yang konsisten, saya yakin bahwa saya bisa mencapai tujuan yang saya inginkan dalam belajar bahasa Inggris.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-07 04:50:25 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/erikaambarita99/sqnoz0kxbb5fwkgm/wish/3156241673</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Muhammad Hafiz Almahrozi (19)</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/erikaambarita99/sqnoz0kxbb5fwkgm/wish/3156241817</link>
         <description><![CDATA[<p>Belajar bahasa Inggris selalu menjadi impian saya. Sejak di sekolah, saya menyadari betapa pentingnya bahasa ini untuk masa depan, baik dalam pendidikan maupun karier. Saya berharap bisa berbicara dengan lancar, memahami film tanpa subtitle, dan menulis dengan baik. Namun, perjalanan belajar ini ternyata tidak semudah yang saya bayangkan.</p><p><br/></p><p>Saya mulai belajar bahasa Inggris melalui kursus online dan aplikasi belajar. Awalnya, saya sangat bersemangat dan optimis. Namun, seiring berjalannya waktu, semangat itu mulai pudar. Banyak kosakata yang sulit diingat, dan tata bahasanya terasa rumit. Kadang, saat berbicara dengan teman, saya merasa grogi dan takut salah.</p><p><br/></p><p>Berbicara menjadi tantangan terbesar bagi saya. Meskipun saya sudah mempelajari banyak kosakata, saat harus berbicara, saya sering kehabisan kata-kata dan terjebak dalam kalimat sederhana. Ini membuat saya merasa kurang percaya diri. Namun, saya tidak ingin menyerah. Saya mulai mencari cara untuk berlatih lebih banyak.</p><p><br/></p><p>Salah satu metode yang saya coba adalah menonton film dan mendengarkan lagu dalam bahasa Inggris tanpa subtitle. Pada awalnya, ini sangat sulit, tetapi seiring waktu, saya mulai bisa menangkap beberapa kata dan frasa. Rasa senang muncul ketika saya bisa memahami bagian dari dialog di film favorit saya tanpa harus melihat terjemahannya.</p><p><br/></p><p>Saya juga bergabung dengan kelompok belajar di media sosial. Di grup ini, saya bisa berbagi pengalaman dan belajar dari orang lain yang juga sedang belajar bahasa Inggris. Proses belajar jadi lebih menyenangkan, dan saya jadi lebih berani untuk berbicara, meskipun masih banyak yang perlu saya perbaiki.</p><p><br/></p><p>Dalam perjalanan ini, saya menyadari bahwa pencapaian kecil sangat berarti. Misalnya, saya mulai bisa menulis beberapa kalimat dalam bahasa Inggris tanpa terlalu banyak berpikir. Meskipun terkadang masih ada kesalahan, saya merasa bangga karena sudah bisa mengekspresikan diri dengan lebih baik. Ini memberi saya motivasi untuk terus belajar.</p><p><br/></p><p>Saya juga berusaha mencari kesempatan untuk berlatih berbicara. Saya mulai berbicara dengan teman yang lebih mahir dalam bahasa Inggris. Walaupun masih banyak kesalahan, mereka selalu mendukung dan membantu memperbaiki saya. Rasa percaya diri saya perlahan meningkat, dan saya mulai menikmati proses belajar ini.</p><p><br/></p><p>Ke depan, saya ingin lebih fokus pada praktik berbicara dan mendengarkan. Saya berencana untuk mengikuti kelas bahasa Inggris percakapan dan lebih sering berinteraksi dengan penutur asli. Saya percaya bahwa dengan usaha dan konsistensi, saya bisa mencapai tujuan saya untuk berbicara bahasa Inggris dengan lancar.</p><p><br/></p><p>Secara keseluruhan, meskipun perjalanan belajar bahasa Inggris saya penuh tantangan, saya menyadari bahwa setiap usaha itu penting. Pencapaian kecil yang saya raih memberi semangat untuk terus melangkah. Saya yakin, dengan waktu dan dedikasi, saya akan semakin dekat dengan impian saya untuk menguasai bahasa Inggris.</p><p><br/></p><p>Saya juga belajar untuk bersikap lebih sabar terhadap diri sendiri. Kadang-kadang, frustrasi muncul ketika saya merasa tidak ada kemajuan. Namun, saya mulai memahami bahwa belajar bahasa adalah proses yang memerlukan waktu. Saya berusaha untuk menghargai setiap kemajuan, sekecil apapun itu.</p><p><br/></p><p>Akhirnya, saya ingin berbagi pengalaman ini dengan orang lain yang juga belajar bahasa Inggris. Saya ingin menunjukkan bahwa tidak ada yang salah dengan merasa kesulitan dan bahwa semua orang mengalami tantangan dalam belajar. Kuncinya adalah terus mencoba dan tidak menyerah. Dengan dedikasi dan usaha yang konsisten, saya percaya bahwa saya akan mencapai tujuan saya.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-07 04:50:31 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/erikaambarita99/sqnoz0kxbb5fwkgm/wish/3156241817</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Pesan dan kesan dalam pelajaran bahasa inggris. Ocha Oktavia (21)</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/erikaambarita99/sqnoz0kxbb5fwkgm/wish/3156242044</link>
         <description><![CDATA[<p><em>Pesan dan kesan dalam pelajaran bahasa Inggris. Ocha Oktavia (21)</em></p><p>Belajar bahasa Inggris merupakan salah satu pelajaran yang menantang sekaligus mengasyikkan bagi saya. Dalam proses belajar ini, saya menghadapi berbagai kesulitan dan tantangan, tetapi di sisi lain, banyak juga pelajaran dan manfaat yang saya dapatkan, baik dalam hal keterampilan berbahasa maupun dalam pengembangan pribadi. Refleksi ini bertujuan untuk mengulas pengalaman saya dalam belajar bahasa Inggris, tantangan yang saya hadapi, kemajuan yang saya capai, serta cara-cara yang saya gunakan untuk meningkatkan kemampuan saya.</p><p>Pada awal belajar, salah satu tantangan terbesar adalah memahami tata bahasa (grammar) yang sangat berbeda dengan bahasa Indonesia. Aturan-aturan dalam bahasa Inggris, seperti penggunaan tenses, bentuk kata kerja, dan preposisi, sering kali membingungkan. Saya sering merasa frustrasi ketika harus mengingat aturan-aturan ini, terutama ketika mencoba berbicara atau menulis. Namun, seiring waktu, saya menyadari bahwa kesalahan adalah bagian alami dari proses pembelajaran. Setiap kali saya membuat kesalahan, itu menjadi peluang untuk belajar lebih dalam tentang bahasa ini.</p><p>Selain grammar, tantangan lain yang saya hadapi adalah keterbatasan kosakata. Saya sering kali kesulitan menemukan kata yang tepat untuk mengungkapkan pikiran saya dalam bahasa Inggris. Ini membuat saya lebih banyak menggunakan kalimat-kalimat sederhana, dan terkadang pesan yang ingin saya sampaikan tidak tersampaikan dengan baik. Untuk mengatasi masalah ini, saya mulai membiasakan diri untuk membaca lebih banyak materi berbahasa Inggris, seperti artikel, buku, atau bahkan menonton film tanpa subtitle. Dengan cara ini, saya tidak hanya menambah kosakata baru, tetapi juga belajar bagaimana kata-kata tersebut digunakan dalam konteks yang berbeda.</p><p>Mendengarkan dan berbicara dalam bahasa Inggris juga menjadi tantangan tersendiri. Pada awalnya, saya sering merasa tidak percaya diri saat berbicara dengan orang lain, terutama dengan penutur asli bahasa Inggris. Ada rasa takut membuat kesalahan atau tidak dimengerti oleh lawan bicara. Namun, saya menyadari bahwa keterampilan berbicara hanya bisa ditingkatkan dengan latihan. Saya mulai berusaha untuk berbicara lebih sering dalam bahasa Inggris, baik itu dengan teman, melalui aplikasi pembelajaran, atau dalam situasi sehari-hari. Semakin sering saya berlatih, semakin percaya diri saya saat berbicara. Meskipun masih jauh dari sempurna, saya melihat adanya peningkatan yang signifikan dalam kemampuan berbicara saya.</p><p>Salah satu hal yang membantu saya dalam proses belajar adalah motivasi untuk terus belajar dan berkembang. Saya menyadari bahwa bahasa Inggris adalah bahasa internasional yang sangat penting untuk dikuasai, terutama dalam era globalisasi saat ini. Banyak informasi dan pengetahuan yang tersedia dalam bahasa Inggris, dan dengan menguasai bahasa ini, saya dapat mengakses sumber-sumber tersebut dengan lebih mudah. Selain itu, kemampuan berbahasa Inggris juga membuka peluang karier yang lebih luas, baik di dalam negeri maupun di luar negeri.</p><p>Dalam upaya meningkatkan kemampuan bahasa Inggris, saya mencoba berbagai strategi belajar. Salah satunya adalah dengan menetapkan tujuan yang jelas. Saya menentukan target-target kecil, seperti menguasai sejumlah kosakata baru setiap minggu atau menyelesaikan satu artikel berbahasa Inggris setiap hari. Dengan menetapkan tujuan-tujuan ini, saya bisa lebih fokus dan termotivasi untuk belajar secara konsisten.</p><p>Selain itu, saya juga berusaha untuk menciptakan lingkungan yang mendukung proses belajar saya. Saya bergabung dengan komunitas belajar bahasa Inggris, baik online maupun offline, yang memungkinkan saya untuk berinteraksi dengan sesama pelajar. Dari sini, saya belajar banyak dari pengalaman orang lain dan mendapat umpan balik yang berharga mengenai kemampuan saya. Selain itu, komunitas ini juga memberikan dorongan semangat untuk terus belajar dan tidak mudah menyerah.</p><p>Secara keseluruhan, belajar bahasa Inggris adalah sebuah proses yang tidak mudah, tetapi sangat berharga. Meskipun masih banyak hal yang perlu saya pelajari dan tingkatkan, saya bangga dengan kemajuan yang telah saya capai sejauh ini. Refleksi ini membantu saya untuk menyadari pentingnya kesabaran, ketekunan, dan latihan yang konsisten dalam mencapai tujuan saya. Saya yakin bahwa dengan terus berusaha, saya akan semakin mahir dalam menggunakan bahasa Inggris, baik secara lisan maupun tulisan, di masa yang akan datang.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-07 04:50:41 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/erikaambarita99/sqnoz0kxbb5fwkgm/wish/3156242044</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Pesan dan Kesan Dalam Pembelajaran Bahasa Inggris, CalcaBila Nadiva (07)</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/erikaambarita99/sqnoz0kxbb5fwkgm/wish/3156244629</link>
         <description><![CDATA[<p><br/></p><p>Pelajaran bahasa Inggris telah menjadi salah satu pengalaman yang paling berharga dalam perjalanan pendidikan saya. Sejak awal, saya menyadari bahwa bahasa ini bukan hanya sekadar alat komunikasi, tetapi juga jembatan untuk memahami berbagai budaya dan perspektif. Melalui pelajaran ini, saya belajar banyak hal, dari struktur tata bahasa hingga keterampilan berbicara dan mendengarkan yang efektif.</p><p><br/></p><p>Salah satu pesan utama yang saya terima dari pelajaran bahasa Inggris adalah pentingnya ketekunan. Belajar bahasa baru memang tidak mudah, terutama ketika saya harus menghadapi kosakata yang rumit dan berbagai aturan tata bahasa. Namun, guru saya selalu mengingatkan bahwa setiap usaha yang dilakukan akan berbuah manis. Dengan tekad dan latihan yang konsisten, saya mulai melihat kemajuan dalam kemampuan berbicara dan menulis. Pesan ini mendorong saya untuk tidak mudah menyerah dan terus berusaha, bahkan ketika menghadapi kesulitan.</p><p><br/></p><p>Kesan mendalam yang saya dapatkan juga berasal dari aktivitas mendengarkan. Dalam setiap pelajaran, kami sering melakukan kegiatan mendengarkan yang beragam, baik melalui audio, video, maupun diskusi kelas. Melalui kegiatan ini, saya belajar untuk memahami intonasi dan ekspresi yang digunakan dalam bahasa Inggris. Saya menyadari bahwa mendengarkan adalah keterampilan penting yang membantu saya berkomunikasi lebih efektif. Dengan memahami konteks dan nada, saya bisa merespons dengan lebih tepat dalam percakapan.</p><p><br/></p><p>Seiring berjalannya waktu, saya menyadari bahwa belajar bahasa Inggris bukan hanya soal menguasai keterampilan teknis, tetapi juga tentang membangun rasa percaya diri dalam menggunakan bahasa tersebut. Setiap kali saya berlatih berbicara atau menulis, saya belajar untuk lebih percaya diri dan tidak takut untuk mencoba. Melalui proses ini, saya belajar bahwa kesalahan adalah bagian penting dari kemajuan, dan dengan menerima kesalahan, saya bisa terus berkembang. </p><p><br/></p><p>Salah satu aspek yang sangat berkesan bagi saya adalah kesempatan untuk berkolaborasi dengan teman-teman dalam mengerjakan tugas bersama temen sebangku. Dalam kegiatan ini, kami berbagi ide dan belajar satu sama lain. Kerja sama ini mengajarkan saya nilai pentingnya komunikasi dan saling menghargai pendapat orang lain. Saya belajar bahwa dengan bekerja sama, kami bisa menciptakan hasil yang lebih baik dan lebih kreatif. Ini juga membangun rasa percaya diri saya dalam berbicara di depan umum.</p><p><br/></p><p>Selain itu, pelajaran bahasa Inggris juga meningkatkan kemampuan menulis saya. Melalui berbagai tugas menulis, seperti tugas yang diberikan, saya belajar bagaimana menyusun tugas dengan baik dan menyampaikan ide secara jelas. Proses pengeditan dan umpan balik dari guru dan teman-teman sangat membantu saya dalam mengasah keterampilan ini. Saya menyadari bahwa menulis adalah bentuk ekspresi diri yang penting dan dapat mempengaruhi orang lain.</p><p><br/></p><p>Belajar bahasa Inggris adalah perjalanan yang menantang tetapi memuaskan. Proses ini mengajarkan saya pentingnya ketekunan dan kepercayaan diri. Meskipun masih ada banyak hal yang perlu saya pelajari, saya merasa optimis bahwa dengan terus berlatih dan belajar, kemampuan bahasa Inggris saya akan semakin meningkat. Secara keseluruhan, pelajaran bahasa Inggris telah memberikan saya banyak pelajaran berharga. Selain meningkatkan kemampuan bahasa, saya juga belajar tentang disiplin, kerja sama, dan kreativitas. Dengan bekal yang saya peroleh dari pelajaran ini, saya merasa lebih siap untuk menghadapi tantangan di masa depan, baik dalam pendidikan maupun dalam kehidupan sehari-hari. Pelajaran bahasa Inggris bukan hanya sekadar mata pelajaran, tetapi juga fondasi bagi saya untuk berkembang sebagai individu yang lebih baik. </p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-07 04:52:19 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/erikaambarita99/sqnoz0kxbb5fwkgm/wish/3156244629</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kesan dan pesan pembelajaran bahasa inggris Aneira Azka Wardani (04)</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/erikaambarita99/sqnoz0kxbb5fwkgm/wish/3156248079</link>
         <description><![CDATA[<p>Kesan yang saya rasakan dari waktu ke waktu adalah bahwa belajar bahasa Inggris membantu saya menjadi pribadi yang lebih adaptif dan siap menghadapi berbagai situasi, terutama dalam hal komunikasi. Bahasa Inggris membuka akses pada berbagai sumber pengetahuan global, yang memperkaya pemahaman saya tidak hanya tentang bahasa itu sendiri, tetapi juga tentang ilmu-ilmu lain yang disampaikan melalui bahasa ini.</p><p><br/></p><p>Salah satu hal yang membuat pembelajaran bahasa Inggris menarik adalah bagaimana materi yang diajarkan selalu berhubungan dengan kehidupan sehari-hari. Guru sering kali menggunakan topik-topik yang relevan dengan kondisi sosial, budaya, atau bahkan teknologi terkini. Hal ini membuat proses belajar menjadi lebih kontekstual dan mudah dipahami. Saya merasa lebih tertarik untuk mempelajari bahasa Inggris karena materi yang diajarkan tidak hanya fokus pada tata bahasa dan kosa kata, tetapi juga pada penerapan bahasa tersebut dalam kehidupan nyata.</p><p><br/></p><p>Saya juga terkesan dengan bagaimana pembelajaran bahasa Inggris mampu meningkatkan kemampuan berpikir kritis saya. Misalnya, saat diberikan tugas untuk membaca artikel atau menonton video dalam bahasa Inggris, sering kali kami diminta untuk menganalisis isi dari materi tersebut dan menyampaikan pendapat kami. Ini membuat saya belajar untuk melihat sebuah topik dari berbagai sudut pandang dan menyampaikan argumen secara jelas dan terstruktur. Selain itu, diskusi dalam bahasa Inggris membantu saya mengembangkan kemampuan berdebat dengan cara yang sopan dan rasional.</p><p><br/></p><p>Pengalaman lain yang saya dapatkan adalah bagaimana teknologi memainkan peran penting dalam pembelajaran bahasa Inggris. Di era digital ini, saya bisa mengakses berbagai aplikasi belajar bahasa, video pembelajaran, hingga tes online yang membantu saya untuk terus berlatih. Aplikasi seperti Duolingo, misalnya, sangat membantu dalam meningkatkan kosa kata sehari-hari. Selain itu, platform seperti YouTube memberikan banyak pilihan konten edukatif yang memudahkan saya untuk mendalami berbagai topik dalam bahasa Inggris dengan cara yang menyenangkan. Penggunaan teknologi ini juga membantu saya untuk belajar secara mandiri di luar jam sekolah, sehingga pembelajaran tidak terbatas hanya pada ruang kelas.</p><p><br/></p><p>Kesan yang tidak kalah penting adalah bagaimana pembelajaran bahasa Inggris menumbuhkan rasa percaya diri. Ketika saya pertama kali belajar berbicara dalam bahasa Inggris, ada rasa gugup dan takut salah yang menghantui. Namun, dengan terus berlatih dan dukungan dari guru serta teman-teman, saya perlahan mulai merasa lebih nyaman berbicara dalam bahasa ini. Kepercayaan diri ini juga berdampak pada interaksi sosial saya, terutama ketika harus berkomunikasi dengan orang asing atau dalam situasi formal seperti presentasi. Saya belajar bahwa kesalahan dalam berbicara adalah hal yang wajar dan menjadi bagian dari proses pembelajaran.</p><p><br/></p><p>Untuk pesan bagi teman-teman yang sedang belajar bahasa Inggris, saya ingin menyampaikan bahwa kunci keberhasilan dalam mempelajari bahasa ini adalah konsistensi dan keberanian untuk mencoba. Jangan takut untuk berbicara meskipun masih ada kesalahan, karena dari situ kita bisa belajar. Selain itu, manfaatkan berbagai sumber belajar yang ada di sekitar kita, mulai dari buku, film, hingga percakapan sehari-hari. Setiap hari adalah kesempatan untuk belajar sesuatu yang baru.</p><p><br/></p><p>Pembelajaran ini juga mengajarkan saya untuk tidak pernah berhenti belajar. Meski sudah mencapai tingkat tertentu, selalu ada hal baru yang bisa dipelajari dan dikembangkan. Saya berharap bisa terus meningkatkan kemampuan saya dan memanfaatkan bahasa Inggris sebagai alat untuk mencapai berbagai tujuan di masa depan.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-07 04:54:33 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/erikaambarita99/sqnoz0kxbb5fwkgm/wish/3156248079</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Pesan dan Kesan Dalam Pembelajaran Bahasa Inggris, Syifa Syasabillah (33)</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/erikaambarita99/sqnoz0kxbb5fwkgm/wish/3156250362</link>
         <description><![CDATA[<p>Pembelajaran bahasa Inggris  merupakan pengalaman yang sangat berharga dan memiliki banyak manfaat. Melalui proses belajar ini, saya tidak hanya memperkaya kosakata dan tata bahasa, tetapi juga memperluas wawasan budaya serta meningkatkan kemampuan berpikir kritis. Bahasa Inggris sebagai bahasa internasional sangat penting di dunia yang semakin terhubung ini, dan saya merasakan bahwa penguasaan bahasa ini memberikan banyak kesempatan dalam berbagai bidang, baik akademik, pekerjaan, maupun sosial.</p><p>Salah satu kesan yang paling menonjol selama belajar bahasa Inggris adalah betapa beragamnya cara belajar yang dapat diterapkan oleh Ma'am Erika. Mulai dari metode tradisional seperti membaca buku dan mengerjakan soal-soal, hingga metode interaktif seperti diskusi kelompok, role-play, dan belajar bernyanyi menggunakan bahasa inggris atau menonton video berbahasa Inggris. Semua metode ini membantu saya memahami bahasa Inggris dari berbagai sudut, membuat proses belajar menjadi lebih menyenangkan dan dinamis.</p><p>Saya juga terkesan dengan bagaimana bahasa Inggris membuka jendela untuk memahami budaya lain. Melalui pembelajaran ini, saya tidak hanya belajar bahasa tetapi juga memahami konteks sosial dan budaya dari penutur asli. Hal ini memberikan saya wawasan yang lebih luas tentang cara berpikir dan kebiasaan hidup di negara-negara yang menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa utama. Misalnya, saya belajar tentang tradisi, sejarah, serta nilai-nilai yang berbeda dari masyarakat Amerika, Inggris, dan negara-negara lain yang menggunakan bahasa Inggris.</p><p>Selain itu, jika ada tugas dari ma'am Erika yang bentuk tugasnya saling interaksi dengan sesama teman menggunakan bahasa inggris itu  memberikan pengalaman yang sangat menyenangkan , karena dari situ saya sambil belajar dan memperlancar speaking English saya. Diskusi dan kerja kelompok sangat membantu dalam memperdalam pemahaman saya, karena saya dapat melihat sudut pandang yang berbeda dari teman-teman saya. Kesempatan untuk berbicara dan berdiskusi dalam bahasa Inggris membantu saya menjadi lebih percaya diri dalam menggunakan bahasa ini, meskipun pada awalnya saya merasa gugup. Setiap kesalahan yang saya buat selama proses belajar dianggap sebagai bagian penting dari pembelajaran itu sendiri, dan ini membantu saya untuk terus maju dan berkembang.</p><p>Hal yang paling berkesan adalah peningkatan kemampuan berbicara dan mendengarkan. Pada awalnya, memahami percakapan dalam bahasa Inggris terasa sangat sulit karena aksen dan kecepatan berbicara. Namun, seiring dengan berjalannya waktu dan latihan terus-menerus, saya mulai bisa menangkap inti percakapan dengan lebih baik. Kepercayaan diri saya dalam berbicara juga meningkat, karena saya belajar bahwa inti dari komunikasi bukan hanya pada kesempurnaan tata bahasa, tetapi pada keberanian untuk mencoba dan berkomunikasi secara efektif.</p><p>Secara keseluruhan, pembelajaran bahasa Inggris telah memberikan banyak pelajaran berharga. Ini bukan hanya tentang menguasai bahasa, tetapi juga tentang membangun keterampilan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, seperti berpikir kritis, komunikasi efektif, dan memahami perbedaan budaya. Saya merasa beruntung bisa mendapatkan kesempatan untuk belajar bahasa ini, dan saya berkomitmen untuk terus meningkatkan kemampuan saya agar bisa menggunakannya dengan lebih baik di masa depan.</p><p>Dengan semua manfaat yang telah saya rasakan, saya menyadari bahwa pembelajaran bahasa Inggris adalah proses yang berkelanjutan. Bahasa adalah alat komunikasi yang terus berkembang, dan saya bertekad untuk terus belajar, baik melalui pendidikan formal maupun pengalaman sehari-hari. Pengalaman ini benar-benar memberikan saya motivasi untuk tidak berhenti belajar, karena saya yakin bahwa kemampuan bahasa Inggris yang baik akan membuka pintu ke banyak peluang di masa depan.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-07 04:55:43 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/erikaambarita99/sqnoz0kxbb5fwkgm/wish/3156250362</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Pesan dan kesan pembelajaran bahasa inggris, Aqilah Shabrina Azzahra (06)</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/erikaambarita99/sqnoz0kxbb5fwkgm/wish/3156296363</link>
         <description><![CDATA[<p>pesan dan kesan selama pembelajaran bahasa inggris, Perjalanan pembelajaran bahasa Inggris saya selama ini  Dari seorang pemula yang kesulitan mengucapkan kata-kata sederhana, saya kini merasa sedikit lebih percaya diri untuk berkomunikasi dalam bahasa Inggris. Proses belajar ini tidak hanya meningkatkan kemampuan bahasa saya, tetapi juga membuka wawasan saya dari kata kata dasar walaupun lumayan sedikit susah memahami grammar.</p><p><br/></p><p>Salah satu hal yang paling berkesan adalah ketika saya berhasil mengikuti percakapan/memperkenalkan dirj penutur asli bahasa Inggris. Awalnya, saya merasa sangat gugup dan takut membuat kesalahan. Namun, dengan terus berlatih dan membangun kepercayaan diri, saya akhirnya dapat berkomunikasi dengan lancar. Pengalaman ini mengajarkan saya bahwa tidak ada yang tidak mungkin jika kita mau berusaha. Dan dari lagu lagu bahasa inggris saya jadi tau kosakata dasar dasarnya.</p><p><br/></p><p>pembelajaran bahasa Inggris telah memberikan banyak manfaat bagi saya.  Selama mengikuti kelas bahasa inggris sangat menyenangkan walau terkadang mengganggu sedikit pekerjaan walaupun saya merasa kesulitan dalam belajar bahasa inggris karena kemampuan saya yang kurang di bahasa inggris, mulai dari komunikasi saya jadi sedikit demi sedikit berbicaranya. kemudian saya akan terus berusaha untuk menerapkan apa yang telah saya pelajari sela belajar dengan ma'am. Sebab bahasa inggris sangat dibutuhkan baik dalam pelajaran maupun dalam dunia kerja. </p><p>Saya berharap supaya ma'am lebih sabar dalam mengajarinya, atau lebih lembut saat berbicaraa menegur siswa/siswi.</p><p><br/></p><p>saya belajar bahwa Bahasa Inggris bukan hanya tentang menghafal kosakata dan tata bahasa, tetapi juga tentang bagaimana kita memahami budaya dan kebiasaan berbahasa yang berbeda/asing. Tantangan terbesar dalam belajar Bahasa Inggris bagi saya adalah berbicara secara langsung. Meskipun menguasai tata bahasa dan kosakata, saya sering merasa kurang percaya diri ketika harus berbicara dengan lancar dan alami. Namun, seiring waktu, saya belajar bahwa kesalahan adalah bagian dari proses belajar, dan dengan lebih banyak berlatih berbicara.</p><p><br/></p><p>Pengalaman paling berkesan selama belajar Bahasa Inggris adalah saat saya mulai dapat memahami sedikit, film atau musik tanpa harus mengandalkan subtitle.</p><p><br/></p><p>Saya berharap dapat terus mengasah keterampilan ini dan memanfaatkannya untuk lebih rajin atau menghilangkan rasa malas untuk belahar lebih dalamm.</p><p><br/></p><p>Pesan dan kesan selama pembelajaran bahasa Inggris sangat positif. Saya merasa bahwa selama proses pembelajaran ini, banyak sekali hal yang telah saya pelajari, baik dalam hal kosa kata, tata bahasa, maupun cara berbicara dan menulis dengan lebih baik. Untuk pesan bagi teman-teman yang sedang belajar bahasa Inggris, saya ingin menyampaikan bahwa kunci keberhasilan dalam mempelajari bahasa ini adalah konsistensi dan keberanian untuk mencoba. Jangan takut untuk berbicara meskipun masih ada kesalahan, karena dari situ kita bisa belajar. Selain itu, manfaatkan berbagai sumber belajar yang ada di sekitar kita, mulai dari buku, film, hingga percakapan sehari-hari. Setiap hari adalah kesempatan untuk belajar sesuatu yang baru.</p><p><br/></p><p>Pesan saya kepada ma'am yang sering berbicara seenaknya adalah agar lebih memperhatikan cara berinteraksi kata-kata kepada murid², karena hal tersebut dapat mempengaruhi kenyamanan siswa dalam menerima materi. Meskipun tujuannya baik, gaya komunikasi yang lebih bijak dan terarah akan membantu menciptakan suasana belajar yang lebih positif dan kondusif. Menurut saya,  sebenarnya memiliki kemampuan yang baik, namun perlu memperbaiki cara berkomunikasi agar siswa merasa lebih termotivasi dan termotivasi dalam belajar. Maaf jika kata² menyinggung tapi agar suasana kelas tidak saling canggung</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-07 05:24:16 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/erikaambarita99/sqnoz0kxbb5fwkgm/wish/3156296363</guid>
      </item>
      <item>
         <title>MITAHUL JANAH X1</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/erikaambarita99/sqnoz0kxbb5fwkgm/wish/3156313674</link>
         <description><![CDATA[<p>Refleksi Pembelajaran Bahasa Inggris</p><p>Pembelajaran bahasa Inggris merupakan pengalaman yang mendalam dan penuh tantangan bagi saya. Bahasa Inggris, sebagai bahasa internasional, memiliki peran penting dalam dunia global saat ini. Selama proses pembelajaran, saya telah melalui berbagai tahap yang membantu saya memahami aspek bahasa ini dengan lebih baik, mulai dari tata bahasa (grammar), kosakata (vocabulary), keterampilan berbicara (speaking), keterampilan mendengarkan (listening), hingga keterampilan menulis (writing). Setiap komponen tersebut memberikan kontribusi penting dalam meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris saya secara keseluruhan.</p><p>Pada awalnya, salah satu tantangan terbesar yang saya hadapi adalah penguasaan tata bahasa. Banyak aturan tata bahasa Inggris yang berbeda dengan bahasa Indonesia, sehingga saya harus beradaptasi dengan struktur kalimat yang baru. Penggunaan tenses, seperti present tense, past tense, dan future tense, sering kali membingungkan. Namun, melalui latihan yang terus-menerus dan bimbingan dari guru, saya mulai memahami bagaimana setiap tenses bekerja dan kapan harus menggunakannya dengan tepat.</p><p>Kosakata juga menjadi bagian yang tidak kalah penting dalam pembelajaran bahasa Inggris. Pada awalnya, saya merasa terbatas dalam mengekspresikan ide-ide saya karena kurangnya kosakata. Namun, dengan terus membaca buku, artikel, dan menonton film atau video berbahasa Inggris, saya secara bertahap menambah perbendaharaan kata saya. Pengalaman ini mengajarkan saya bahwa memahami arti sebuah kata dalam konteks yang tepat sangat penting agar tidak terjadi kesalahpahaman. Sebagai contoh, beberapa kata memiliki makna yang berbeda tergantung pada bagaimana kata tersebut digunakan dalam kalimat. Oleh karena itu, saya belajar untuk lebih teliti dalam memahami konteks dari setiap kata baru yang saya pelajari.</p><p>Keterampilan berbicara juga merupakan aspek penting yang saya kembangkan selama proses belajar bahasa Inggris. Pada awalnya, saya merasa kurang percaya diri untuk berbicara dalam bahasa Inggris, terutama karena takut membuat kesalahan. Namun, saya belajar bahwa kesalahan adalah bagian dari proses pembelajaran. Dengan mengikuti percakapan dengan teman sekelas atau melalui aplikasi bahasa, saya mulai merasa lebih nyaman berbicara dalam bahasa Inggris. Berbicara dalam bahasa Inggris juga membantu saya untuk memperbaiki pengucapan (pronunciation) dan intonasi yang tepat. Semakin sering saya berlatih berbicara, semakin baik saya dalam menyampaikan ide-ide saya dengan lancar.</p><p>Tidak hanya berbicara, keterampilan mendengarkan juga menjadi aspek yang penting untuk dikuasai. Saya sering menonton video atau mendengarkan podcast berbahasa Inggris untuk melatih kemampuan mendengar saya. Pada awalnya, saya merasa sulit untuk memahami percakapan dalam bahasa Inggris karena kecepatan bicara dan aksen yang berbeda-beda. Namun, dengan terus berlatih, saya mulai terbiasa dengan berbagai aksen dan gaya bicara, seperti aksen Amerika dan Inggris. Hal ini membantu saya untuk lebih mudah memahami isi percakapan dalam berbagai situasi.</p><p>Terakhir, keterampilan menulis juga merupakan bagian yang sangat penting dalam pembelajaran bahasa Inggris. Menulis dalam bahasa Inggris membantu saya untuk lebih memahami struktur kalimat dan memperbaiki tata bahasa saya. Saya mulai terbiasa menulis esai, laporan, atau catatan dalam bahasa Inggris. Menulis juga mendorong saya untuk berpikir kritis dan mengorganisasi ide-ide saya dengan lebih baik. Salah satu tantangan dalam menulis adalah memastikan agar tulisan saya tidak hanya benar secara tata bahasa, tetapi juga koheren dan jelas dalam menyampaikan pesan.</p><p>Secara keseluruhan, pembelajaran bahasa Inggris telah memberikan banyak manfaat bagi saya. Selain meningkatkan kemampuan komunikasi, belajar bahasa Inggris juga membuka banyak peluang baru, seperti berinteraksi dengan orang dari berbagai negara, mengakses literatur dan informasi global, serta mempersiapkan diri untuk tantangan di masa depan. Meskipun perjalanan belajar bahasa Inggris ini penuh dengan tantangan, saya merasa bahwa setiap tantangan tersebut justru membantu saya untuk tumbuh dan berkembang. Saya menyadari bahwa proses pembelajaran bahasa tidak pernah benar-benar selesai, dan saya akan terus belajar dan berlatih agar kemampuan bahasa Inggris saya semakin baik di masa depan.Refleksi Pembelajaran Bahasa Inggris  Pembelajaran bahasa Inggris merupakan pengalaman yang mendalam dan penuh tantangan bagi saya. Bahasa Inggris, sebagai bahasa internasional, memiliki peran penting dalam dunia global saat ini. Selama proses pembelajaran, saya telah melalui berbagai tahap yang membantu saya memahami aspek bahasa ini dengan lebih baik, mulai dari tata bahasa (grammar), kosakata (vocabulary), keterampilan berbicara (speaking), keterampilan mendengarkan (listening), hingga keterampilan menulis (writing). Setiap komponen tersebut memberikan kontribusi penting dalam meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris saya secara keseluruhan.  Pada awalnya, salah satu tantangan terbesar yang saya hadapi adalah penguasaan tata bahasa. Banyak aturan tata bahasa Inggris yang berbeda dengan bahasa Indonesia, sehingga saya harus beradaptasi dengan struktur kalimat yang baru. Penggunaan tenses, seperti present tense, past tense, dan future tense, sering kali membingungkan. Namun, melalui latihan yang terus-menerus dan bimbingan dari guru, saya mulai memahami bagaimana setiap tenses bekerja dan kapan harus menggunakannya dengan tepat.  Kosakata juga menjadi bagian yang tidak kalah penting dalam pembelajaran bahasa Inggris. Pada awalnya, saya merasa terbatas dalam mengekspresikan ide-ide saya karena kurangnya kosakata. Namun, dengan terus membaca buku, artikel, dan menonton film atau video berbahasa Inggris, saya secara bertahap menambah perbendaharaan kata saya. Pengalaman ini mengajarkan saya bahwa memahami arti sebuah kata dalam konteks yang tepat sangat penting agar tidak terjadi kesalahpahaman. Sebagai contoh, beberapa kata memiliki makna yang berbeda tergantung pada bagaimana kata tersebut digunakan dalam kalimat. Oleh karena itu, saya belajar untuk lebih teliti dalam memahami konteks dari setiap kata baru yang saya pelajari.  Keterampilan berbicara juga merupakan aspek penting yang saya kembangkan selama proses belajar bahasa Inggris. Pada awalnya, saya merasa kurang percaya diri untuk berbicara dalam bahasa Inggris, terutama karena takut membuat kesalahan. Namun, saya belajar bahwa kesalahan adalah bagian dari proses pembelajaran. Dengan mengikuti percakapan dengan teman sekelas atau melalui aplikasi bahasa, saya mulai merasa lebih nyaman berbicara dalam bahasa Inggris. Berbicara dalam bahasa Inggris juga membantu saya untuk memperbaiki pengucapan (pronunciation) dan intonasi yang tepat. Semakin sering saya berlatih berbicara, semakin baik saya dalam menyampaikan ide-ide saya dengan lancar.  Tidak hanya berbicara, keterampilan mendengarkan juga menjadi aspek yang penting untuk dikuasai. Saya sering menonton video atau mendengarkan podcast berbahasa Inggris untuk melatih kemampuan mendengar saya. Pada awalnya, saya merasa sulit untuk memahami percakapan dalam bahasa Inggris karena kecepatan bicara dan aksen yang berbeda-beda. Namun, dengan terus berlatih, saya mulai terbiasa dengan berbagai aksen dan gaya bicara, seperti aksen Amerika dan Inggris. Hal ini membantu saya untuk lebih mudah memahami isi percakapan dalam berbagai situasi.  Terakhir, keterampilan menulis juga merupakan bagian yang sangat penting dalam pembelajaran bahasa Inggris. Menulis dalam bahasa Inggris membantu saya untuk lebih memahami struktur kalimat dan memperbaiki tata bahasa saya. Saya mulai terbiasa menulis esai, laporan, atau catatan dalam bahasa Inggris. Menulis juga mendorong saya untuk berpikir kritis dan mengorganisasi ide-ide saya dengan lebih baik. Salah satu tantangan dalam menulis adalah memastikan agar tulisan saya tidak hanya benar secara tata bahasa, tetapi juga koheren dan jelas dalam menyampaikan pesan.  Secara keseluruhan, pembelajaran bahasa Inggris telah memberikan banyak manfaat bagi saya. Selain meningkatkan kemampuan komunikasi, belajar bahasa Inggris juga membuka banyak peluang baru, seperti berinteraksi dengan orang dari berbagai negara, mengakses literatur dan informasi global, serta mempersiapkan diri untuk tantangan di masa depan. Meskipun perjalanan belajar bahasa Inggris ini penuh dengan tantangan, saya merasa bahwa setiap tantangan tersebut justru membantu saya untuk tumbuh dan berkembang. Saya menyadari bahwa proses pembelajaran bahasa tidak pernah benar-benar selesai, dan saya akan terus belajar dan berlatih agar kemampuan bahasa Inggris saya semakin baik di masa depan.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-07 05:36:13 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/erikaambarita99/sqnoz0kxbb5fwkgm/wish/3156313674</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kesan dan Pesan. Sherril Febisca Rheinata Siadari (30)</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/erikaambarita99/sqnoz0kxbb5fwkgm/wish/3156351240</link>
         <description><![CDATA[<p>Menurut saya di era ini belajar bahasa Inggris sangat amat penting bagi semua masyarakat karena bahasa Inggris adalah bahasa internasional dan bahasa inggris ini sangat penting dan membantu untuk masa depan kita agar kita bisa berbicara dengan warga negara asing dan memperluas wawasan serta dapat meningkatkan peluang untuk berteman dengan orang lain dari berbagai macam negara. Dengan berbicara bahasa Inggris yang fasih, kita dapat meningkatkan kepercayaan diri kita saat berbicara dengan warga negara asing. Menurut saya belajar bahasa Inggris ini juga sangat menyenangkan, bahasa Inggris adalah salah satu mata pelajaran favorit saya karena saya sering dan suka mendengarkan lagu yang menggunakan bahasa Inggris dan juga saya sering menonton film yang memakai bahasa Inggris maka dari itu semakin lama saya dapat mempelajari dan memahami bahasa Inggris sedikit demi sedikit. Saya juga sangat ingin fasih berbicara bahasa Inggris dengan warga negara asing karena menurut saya itu menyenangkan apa lagi di era sekarang ini. Dari kecil orang tua saya selalu mendaftarkan les bahasa Inggris untuk saya agar saya dapat menguasai bahasa Inggris, supaya suatu saat jika saya sudah sukses dan saya pergi ke negara lain, saya dapat mengerti dan dapat berbicara bahasa Inggris dengan fasih. Sewaktu kecil saya sudah lumayan banyak belajar mengenai kosakata-kosakata bahasa Inggris dari angka, nama-nama warna, nama-nama makanan, nama-nama barang dan kata-kata kerja dalam bahasa Inggris, lalu saat saya duduk di bangku kelas 3 Sekolah Menengah Pertama saya diajarkan lagi dasar-dasar dalam bahasa Inggris yaitu 8 parts of speech yaitu Noun (kata benda), Verb (kata kerja), Adjective (kata sifat), Pronoun (kata ganti), Conjunction (kata hubung), Adverb (kata keterangan), Preposition (kata letak), dan Interjection (kata seru). Lalu saya diajarkan membuat kalimat yang berupa simple present tense dan yang lain-lainnya. Saya senang karna sudah mulai menguasai dan memahaminya, namun saya tidak sempat belajar grammar sehingga speaking saya sampai sekarang masih kurang dan saya kurang percaya diri jika berbicara menggunakan bahasa Inggris dikarenakan saya takut salah grammar, tetapi saya sudah mulai lumayan mengerti jika ada seseorang yang berbicara menggunakan bahasa Inggris dengan saya melalui chat, walaupun grammar saya masih kurang tetapi saya masih tetap semangat mendalami pelajaran bahasa Inggris ini, selain itu agar dapat melatih lagi saya juga mengikuti ekstrakulikuler English Club, ekskul tersebut sangat menyenangkan karena selalu bermain game dengan menggunakan bahasa Inggris dan dapat melatih saya. Saya juga ingin lebih mengetahui beberapa kata slank yang dipakai oleh orang luar negeri karna menurut saya itu keren dan gaul untuk anak muda zaman sekarang,saya juga sering bermain game yang menggunakan bahasa Inggris dan saya mengatur ponsel saya dengan bahasa Inggris, sehingga jika ada kata yang tidak saya mengerti dalam bahasa Inggris saya dapat mentranslate kan kata tersebut untuk mencari tau arti dari kata itu. Saat ma'am Erika memberikan kami semua tugas dialog yang harus di translate kan ke bahasa Indonesia saya dapat mengerjakannya sendiri, walau masih saya translate menggunakan aplikasi untuk memastikan bahwa jawaban saya benar. Terkadang saya juga belajar dan mendapatkan ilmu bahasa Inggris melalui sosial media, saya juga suka mencatatnya agar dapat saya pelajari lagi, jadi saya lebih mengetahui cara membuat kalimat dan cara peletakkan kata dengan benar.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-07 06:00:48 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/erikaambarita99/sqnoz0kxbb5fwkgm/wish/3156351240</guid>
      </item>
      <item>
         <title>FATIMATUS ZAHRA X-1</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/erikaambarita99/sqnoz0kxbb5fwkgm/wish/3156363854</link>
         <description><![CDATA[<p>Refleksi Pembelajaran Bahasa Inggris</p><p>Pembelajaran bahasa Inggris adalah pengalaman yang penuh tantangan dan peluang. Proses ini melibatkan tidak hanya pemahaman tentang tata bahasa dan kosakata, tetapi juga kemampuan untuk menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam situasi formal maupun informal. Dalam refleksi ini, saya akan membahas perjalanan saya dalam belajar bahasa Inggris, tantangan yang saya hadapi, strategi yang saya gunakan, dan hasil yang telah saya capai sejauh ini.</p><p>Pada awal perjalanan belajar bahasa Inggris, saya merasa cukup kewalahan dengan banyaknya aspek yang harus dipelajari. Dimulai dari kosakata dasar, tata bahasa, hingga pelafalan yang terkadang berbeda jauh dari bahasa ibu saya. Salah satu tantangan terbesar di tahap awal adalah memahami aturan tata bahasa, terutama penggunaan tenses. Bahasa Inggris memiliki berbagai bentuk tense yang kadang sulit dipahami, seperti present perfect dan past continuous, yang tidak selalu memiliki padanan langsung dalam bahasa Indonesia. Namun, dengan latihan terus-menerus, sedikit demi sedikit saya mulai memahami bagaimana masing-masing tense digunakan dalam konteks yang berbeda.</p><p>Selain tata bahasa, aspek mendengarkan (listening) juga menjadi tantangan tersendiri. Pada awalnya, saya merasa kesulitan untuk memahami percakapan dalam bahasa Inggris, terutama jika pembicara berbicara dengan cepat atau menggunakan aksen yang tidak familiar. Untuk mengatasi hal ini, saya mulai membiasakan diri mendengarkan podcast dalam bahasa Inggris dan menonton film atau acara televisi dengan subtitle. Dengan cara ini, kemampuan saya untuk memahami bahasa Inggris secara lisan meningkat secara bertahap.</p><p>Di sisi lain, belajar bahasa Inggris juga memberikan saya banyak momen kepuasan. Salah satu momen yang sangat memotivasi adalah ketika saya mulai bisa mengerti percakapan dalam film atau lagu tanpa harus terus-menerus membaca terjemahan. Ini memberikan dorongan besar untuk terus belajar dan meningkatkan kemampuan saya. Saya juga merasakan manfaat yang nyata dari kemampuan berbahasa Inggris dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam akses ke informasi. Banyak literatur, berita, dan konten ilmiah yang tersedia dalam bahasa Inggris, dan kemampuan saya membaca dalam bahasa Inggris memungkinkan saya untuk mengakses sumber-sumber tersebut.</p><p>Selama proses pembelajaran ini, saya juga menyadari bahwa strategi yang saya gunakan sangat mempengaruhi hasil yang saya capai. Salah satu strategi yang paling efektif bagi saya adalah berlatih berbicara dengan orang lain. Baik melalui percakapan dengan teman maupun tutor, berbicara dalam bahasa Inggris membantu saya memperkuat pemahaman dan meningkatkan kepercayaan diri. Latihan berbicara juga membantu saya memahami penggunaan bahasa Inggris dalam konteks sehari-hari, di mana frasa atau ungkapan tertentu sering digunakan.</p><p>Selain itu, saya juga menggunakan berbagai sumber belajar online, seperti aplikasi bahasa dan situs web yang menyediakan latihan tata bahasa dan kosakata. Aplikasi-aplikasi ini memudahkan saya untuk berlatih kapan saja dan di mana saja, sehingga waktu belajar saya lebih fleksibel. Saya juga mengikuti kelas bahasa Inggris secara daring, yang memberikan saya struktur dalam proses pembelajaran dan bimbingan dari pengajar yang berpengalaman.</p><p>Tantangan lain yang saya hadapi selama belajar bahasa Inggris adalah mempertahankan motivasi. Pada beberapa momen, saya merasa frustasi karena merasa kemajuan saya lambat atau ketika saya tidak bisa memahami materi yang lebih sulit. Namun, dengan tujuan yang jelas dan dukungan dari teman-teman, saya mampu melewati masa-masa sulit tersebut. Saya juga belajar untuk bersabar dengan diri sendiri dan memahami bahwa proses belajar adalah perjalanan yang memerlukan waktu dan usaha.</p><p>Secara keseluruhan, perjalanan saya dalam belajar bahasa Inggris selama ini telah memberi saya banyak pelajaran berharga. Saya belajar bahwa konsistensi adalah kunci, dan setiap langkah kecil yang saya ambil menuju penguasaan bahasa memberikan dampak besar di kemudian hari. Selain itu, saya juga belajar untuk menghargai proses belajar itu sendiri, di mana kesalahan dan tantangan adalah bagian dari pertumbuhan.</p><p>Saat ini, meskipun saya belum merasa sepenuhnya fasih, saya cukup puas dengan kemajuan yang telah saya capai. Saya mampu berkomunikasi dalam bahasa Inggris dengan lebih percaya diri, baik secara lisan maupun tulisan. Ke depan, saya berencana untuk terus mengasah kemampuan saya dengan membaca lebih banyak buku dalam bahasa Inggris, berpartisipasi dalam percakapan yang lebih kompleks, serta mengikuti kursus lanjutan untuk meningkatkan pemahaman saya tentang bahasa Inggris secara lebih mendalam.</p><p>Pembelajaran bahasa Inggris tidak hanya membuka pintu bagi lebih banyak peluang dalam karir dan pendidikan, tetapi juga memperluas wawasan saya tentang budaya dan komunikasi internasional. Saya menyadari bahwa kemampuan berbahasa Inggris akan terus menjadi aset berharga dalam berbagai aspek kehidupan saya. Oleh karena itu, saya berkomitmen untuk terus belajar dan mengembangkan kemampuan bahasa ini di masa depan.</p><p><br/></p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-07 06:08:43 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/erikaambarita99/sqnoz0kxbb5fwkgm/wish/3156363854</guid>
      </item>
      <item>
         <title>SONYA FEBRIANA-X.1</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/erikaambarita99/sqnoz0kxbb5fwkgm/wish/3156404105</link>
         <description><![CDATA[<p>Refleksi Pembelajaran Bahasa Inggris</p><p>Selama proses pembelajaran bahasa Inggris, saya mengalami berbagai perkembangan yang signifikan, baik dari segi kemampuan bahasa maupun pemahaman budaya. Pembelajaran bahasa Inggris bukan hanya tentang memahami tata bahasa dan kosakata, tetapi juga tentang bagaimana bahasa tersebut digunakan dalam konteks komunikasi sehari-hari, baik secara lisan maupun tulisan.</p><p>Pada awal pembelajaran, tantangan utama yang saya hadapi adalah keterbatasan kosakata dan rasa kurang percaya diri dalam berbicara bahasa Inggris. Meski sudah mengerti beberapa dasar tata bahasa, seperti penggunaan tenses dan struktur kalimat sederhana, sering kali saya merasa kesulitan untuk mengungkapkan ide secara spontan. Saya cenderung membutuhkan waktu lebih lama untuk merangkai kalimat, karena merasa takut salah. Ini membuat saya ragu untuk berkomunikasi secara efektif, terutama dalam percakapan.</p><p>Seiring waktu, melalui latihan yang konsisten dan bimbingan dari guru, saya mulai terbiasa menggunakan bahasa Inggris dalam berbagai situasi. Salah satu strategi yang sangat membantu adalah dengan mendengarkan materi audio dan video berbahasa Inggris, seperti podcast dan film. Ini tidak hanya memperkaya kosakata saya, tetapi juga membantu saya memahami cara pengucapan yang benar serta intonasi dalam berbicara. Saya juga semakin paham perbedaan antara bahasa Inggris formal dan informal, serta bagaimana memilih kata yang tepat tergantung pada konteks percakapan.</p><p>Di sisi keterampilan menulis, awalnya saya sering merasa kesulitan dalam menyusun esai atau paragraf panjang. Terkadang, saya kurang memahami bagaimana mengembangkan ide utama menjadi sebuah tulisan yang terstruktur. Namun, melalui berbagai latihan menulis dan feedback dari guru, saya mulai memahami pentingnya penggunaan topik kalimat, pengembangan ide secara bertahap, serta penutup yang kuat. Kesalahan-kesalahan yang saya buat, seperti penggunaan tenses yang salah atau struktur kalimat yang kurang tepat, menjadi bahan evaluasi yang berharga untuk perbaikan.</p><p>Salah satu momen penting dalam proses pembelajaran saya adalah saat saya mulai merasa nyaman untuk berbicara dalam diskusi kelompok. Di awal, saya hanya berpartisipasi secara pasif, lebih sering mendengarkan daripada berbicara. Namun, dengan dorongan dari guru dan teman-teman, saya mulai berani mengungkapkan pendapat dalam bahasa Inggris, meskipun masih terdapat beberapa kesalahan. Momen ini membuat saya sadar bahwa kesalahan adalah bagian dari proses belajar, dan dengan terus berlatih, kemampuan saya akan semakin baik.</p><p>Selain peningkatan kemampuan bahasa, pembelajaran bahasa Inggris juga membuka wawasan saya terhadap budaya negara-negara berbahasa Inggris. Saya mulai memahami bahwa bahasa tidak bisa dipisahkan dari budaya, karena banyak ekspresi atau idiom yang berkaitan erat dengan cara pandang dan kebiasaan masyarakat setempat. Ini membuat saya lebih menghargai keragaman budaya, serta pentingnya bersikap terbuka dalam berkomunikasi dengan orang-orang dari latar belakang yang berbeda.</p><p>Secara keseluruhan, proses belajar bahasa Inggris merupakan perjalanan yang penuh tantangan, tetapi juga memberikan banyak pelajaran berharga. Saya menyadari bahwa untuk menjadi lebih mahir, diperlukan kesabaran dan kemauan untuk terus berlatih. Saya akan terus mengasah kemampuan ini dengan lebih banyak membaca, menulis, mendengarkan, dan berbicara dalam bahasa Inggris. Harapannya, seiring berjalannya waktu, saya bisa menjadi lebih fasih dan percaya diri dalam menggunakan bahasa Inggris, baik dalam konteks akademik maupun kehidupan sehari-hari.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-07 06:34:18 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/erikaambarita99/sqnoz0kxbb5fwkgm/wish/3156404105</guid>
      </item>
      <item>
         <title>HENDIKA 10.1</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/erikaambarita99/sqnoz0kxbb5fwkgm/wish/3156479537</link>
         <description><![CDATA[<p>Refleksi Pembelajaran Bahasa Inggris</p><p><br/></p><p>Belajar bahasa Inggris merupakan pengalaman yang penuh tantangan, namun sangat bermanfaat. Proses ini membutuhkan komitmen, kesabaran, serta kemauan untuk terus berkembang. Sebagai bahasa internasional yang digunakan di berbagai bidang, seperti pendidikan, pekerjaan, dan teknologi, kemampuan bahasa Inggris menjadi penting bagi siapa saja yang ingin bersaing di era globalisasi.</p><p><br/></p><p>Selama perjalanan saya dalam mempelajari bahasa Inggris, saya menemukan bahwa penguasaan bahasa ini tidak hanya sekadar mempelajari tata bahasa (grammar) atau memperbanyak kosakata (vocabulary). Lebih dari itu, belajar bahasa Inggris melibatkan kemampuan untuk memahami konteks budaya di balik kata-kata dan kalimat yang digunakan. Banyak ungkapan atau idiom yang berbeda maknanya jika diterjemahkan secara harfiah, dan hal ini mengajarkan saya pentingnya memahami budaya bahasa tersebut.</p><p><br/></p><p>Awalnya, tantangan terbesar yang saya hadapi adalah keterampilan berbicara (speaking) dan mendengar (listening). Berbicara dalam bahasa Inggris terkadang membuat saya merasa gugup, terutama ketika berhadapan dengan penutur asli. Saya sering kali takut melakukan kesalahan atau merasa bahwa aksen saya akan terdengar aneh. Namun, seiring dengan berjalannya waktu dan latihan terus-menerus, saya mulai merasa lebih percaya diri. Saya belajar bahwa kesalahan adalah bagian dari proses belajar, dan yang terpenting adalah keberanian untuk terus mencoba dan memperbaiki diri.</p><p><br/></p><p>Selain berbicara, keterampilan mendengar juga menjadi tantangan tersendiri. Aksen yang berbeda-beda dari penutur asli, kecepatan berbicara yang cepat, serta penggunaan slang sering kali membuat saya kesulitan memahami percakapan secara keseluruhan. Namun, dengan rutin mendengarkan podcast, menonton film, dan mengikuti percakapan dalam bahasa Inggris, saya perlahan-lahan mulai terbiasa dan lebih mudah menangkap inti pembicaraan.</p><p><br/></p><p>Salah satu hal yang sangat membantu dalam meningkatkan kemampuan bahasa Inggris saya adalah penggunaan teknologi. Aplikasi seperti Duolingo, Babbel, dan Memrise membantu saya dalam mempelajari kosakata baru dan memperbaiki tata bahasa. Selain itu, media sosial dan platform video seperti YouTube memungkinkan saya untuk belajar dari penutur asli dengan berbagai aksen dan gaya berbicara. Hal ini sangat bermanfaat, terutama karena saya bisa belajar secara mandiri kapan saja dan di mana saja.</p><p><br/></p><p>Namun, meskipun teknologi memberikan banyak manfaat, saya juga menyadari pentingnya belajar dari manusia secara langsung. Berinteraksi dengan teman-teman atau guru yang lebih mahir dalam bahasa Inggris sangat membantu dalam mempercepat proses pembelajaran. Mereka tidak hanya membantu memperbaiki kesalahan saya, tetapi juga memberikan saran tentang cara berbicara yang lebih natural dan idiomatik.</p><p><br/></p><p>Dari sisi pembelajaran akademik, mempelajari struktur bahasa Inggris melalui buku teks dan latihan soal juga memberikan pemahaman mendalam tentang bagaimana bahasa ini dibangun. Saya belajar tentang berbagai tenses, passive voice, conditional sentences, dan lain-lain. Semua ini penting untuk mengembangkan kemampuan menulis dan membaca. Namun, saya juga menyadari bahwa meskipun tata bahasa itu penting, bahasa Inggris lebih dari sekadar aturan. Kemampuan berkomunikasi secara efektif adalah tujuan akhir.</p><p><br/></p><p>Seiring waktu, saya mulai merasakan manfaat dari pembelajaran bahasa Inggris ini. Saya lebih mudah memahami materi-materi berbahasa Inggris, baik dalam bentuk artikel, jurnal, maupun video. Di sisi lain, saya juga merasakan peningkatan dalam keterampilan komunikasi saya saat berbicara dengan orang asing atau dalam lingkungan yang membutuhkan penggunaan bahasa Inggris. Hal ini semakin memotivasi saya untuk terus belajar dan tidak berhenti di titik ini.</p><p><br/></p><p>Refleksi ini mengajarkan saya bahwa belajar bahasa Inggris bukanlah proses yang instan. Butuh waktu, usaha, dan ketekunan untuk mencapai kemahiran yang diinginkan. Saya juga belajar bahwa kesalahan bukanlah sesuatu yang harus ditakuti, tetapi justru menjadi bagian penting dari proses belajar. Dengan belajar dari kesalahan dan terus berlatih, kemampuan bahasa Inggris saya akan semakin berkembang.</p><p><br/></p><p>Pada akhirnya, pembelajaran bahasa Inggris adalah perjalanan seumur hidup. Meskipun saya mungkin telah menguasai banyak aspek dasar, masih ada banyak hal yang harus dipelajari dan ditingkatkan. Terus berlatih, terbuka terhadap pengalaman baru, dan tidak takut untuk berbicara adalah kunci untuk mencapai kemahiran dalam bahasa ini.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-07 07:20:05 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/erikaambarita99/sqnoz0kxbb5fwkgm/wish/3156479537</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Damar Alfariz 10.1</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/erikaambarita99/sqnoz0kxbb5fwkgm/wish/3156480076</link>
         <description><![CDATA[<p>Refleksi Pembelajaran Bahasa Inggris</p><p>Pembelajaran bahasa Inggris selama ini memberikan banyak pengalaman berharga dan pembelajaran yang mendalam. Bahasa Inggris, sebagai bahasa internasional, memiliki peranan penting dalam berbagai aspek kehidupan, mulai dari pendidikan, pekerjaan, hingga komunikasi antarbudaya. Dalam refleksi ini, saya akan membahas beberapa aspek dari pengalaman belajar saya, tantangan yang dihadapi, serta pencapaian yang dirasakan.</p><p><br/></p><p>Salah satu hal yang paling menonjol dalam pembelajaran bahasa Inggris adalah peningkatan kemampuan komunikasi. Sebelum mulai belajar secara intensif, saya merasa sangat terbatas dalam mengekspresikan diri dalam bahasa Inggris, baik secara lisan maupun tulisan. Namun, dengan latihan yang konsisten dan berbagai metode pembelajaran, seperti berbicara dengan teman sekelas, menulis esai, dan mendengarkan materi audio dalam bahasa Inggris, saya merasakan peningkatan yang signifikan. Kini, saya lebih percaya diri saat berbicara dan menulis dalam bahasa Inggris, yang tentu saja sangat membantu dalam berbagai situasi.</p><p><br/></p><p>Namun, perjalanan ini tidak selalu mulus. Salah satu tantangan terbesar yang saya hadapi adalah memahami aksen dan intonasi yang berbeda. Dalam berbagai kegiatan mendengarkan, saya sering kesulitan memahami pembicara yang memiliki aksen yang berbeda dari yang biasa saya dengar. Untuk mengatasi hal ini, saya mulai mendengarkan berbagai sumber audio, seperti podcast dan film, yang menggunakan berbagai aksen. Melalui latihan ini, saya belajar untuk lebih terbuka dan adaptif dalam memahami bahasa Inggris yang digunakan di berbagai belahan dunia.</p><p><br/></p><p>Selain itu, saya juga menyadari pentingnya kosakata dalam penguasaan bahasa. Meskipun saya memiliki pemahaman dasar yang baik, keterbatasan kosakata sering kali menghambat kemampuan saya untuk berkomunikasi dengan lebih efektif. Saya mulai menerapkan berbagai strategi, seperti membuat catatan harian kosakata baru dan menggunakan aplikasi pembelajaran bahasa, untuk memperkaya kosakata saya. Dengan cara ini, saya dapat mengekspresikan ide-ide saya dengan lebih jelas dan tepat.</p><p><br/></p><p>Pentingnya budaya juga menjadi salah satu pelajaran yang saya dapatkan dalam proses pembelajaran ini. Bahasa tidak hanya sekadar kumpulan kata dan aturan tata bahasa; bahasa mencerminkan budaya dan cara berpikir masyarakat yang menggunakannya. Melalui pembelajaran tentang kebiasaan dan tradisi negara-negara berbahasa Inggris, saya belajar untuk lebih menghargai keragaman budaya dan cara berkomunikasi. Ini memperluas wawasan saya dan membuat saya lebih sensitif terhadap konteks ketika berkomunikasi dengan orang lain.</p><p><br/></p><p>Keberhasilan dalam pembelajaran bahasa Inggris ini juga didukung oleh lingkungan belajar yang positif. Dukungan dari guru dan teman-teman sekelas sangat membantu. Diskusi kelompok dan kolaborasi dalam proyek juga memberi kesempatan untuk berlatih berbicara dan mendengarkan dalam konteks yang lebih nyata. Saya merasa sangat beruntung memiliki teman-teman yang sama-sama berkomitmen untuk belajar dan saling mendukung.</p><p><br/></p><p>Secara keseluruhan, pembelajaran bahasa Inggris telah menjadi pengalaman yang sangat berharga. Meskipun ada tantangan yang harus dihadapi, pencapaian yang diperoleh jauh lebih besar. Saya tidak hanya belajar bahasa Inggris, tetapi juga mendapatkan keterampilan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Ke depan, saya berharap untuk terus meningkatkan kemampuan bahasa Inggris saya dan mengaplikasikannya dalam konteks yang lebih luas, termasuk dalam karier dan interaksi sosial di tingkat global. Pembelajaran ini akan terus berlanjut, dan saya sangat antusias untuk melihat kemajuan yang akan saya capai.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-07 07:20:23 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/erikaambarita99/sqnoz0kxbb5fwkgm/wish/3156480076</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kesan dan Pesan Saya tentang Pembelajaran Bahasa Inggris. Kevin Saragih - 14 </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/erikaambarita99/sqnoz0kxbb5fwkgm/wish/3156484268</link>
         <description><![CDATA[<p>Kesan dan pesan saya selama belajar bahasa Inggris, Pembelajaran bahasa Inggris di kelas Maam Erika telah menjadi pengalaman yang sangat berharga bagi saya. Sejak hari pertama, suasana kelas yang hangat dan ramah membuat saya merasa nyaman untuk belajar dan berpartisipasi. Maam Erika selalu menciptakan lingkungan yang mendukung, di mana setiap siswa merasa dihargai dan didorong untuk berbicara. Hal ini sangat membantu, terutama bagi saya yang awalnya merasa ragu untuk berbicara dalam bahasa Inggris.</p><p><br/></p><p>Salah satu hal yang paling saya apresiasi adalah metode pengajaran Maam Erika yang interaktif. Beliau sering menggunakan berbagai media, seperti video, artikel, dan permainan bahasa, yang membuat pembelajaran terasa lebih menyenangkan. Melalui kegiatan ini, saya tidak hanya belajar bahasa, tetapi juga memperluas pengetahuan tentang budaya dan perspektif yang berbeda. Misalnya, saat kami membahas cerita dari berbagai negara, saya dapat melihat bagaimana latar belakang budaya memengaruhi cara orang berkomunikasi dan mengekspresikan diri.</p><p><br/></p><p>Dalam proses belajar, Maam Erika selalu menekankan pentingnya berpikir kritis. Setiap kali kami membaca teks, beliau mendorong kami untuk menganalisis dan mendiskusikan ide-ide di dalamnya. Pertanyaan-pertanyaan yang beliau ajukan selalu membuat kami berpikir lebih dalam, sehingga kami tidak hanya menghafal informasi, tetapi juga memahami maknanya. Hal ini sangat bermanfaat, terutama dalam menghadapi tantangan sehari-hari di mana kemampuan berpikir kritis sangat diperlukan.</p><p><br/></p><p>Beliau juga memberikan banyak kesempatan bagi kami untuk berlatih menulis. Melalui tugas-tugas menulis yang bervariasi, saya belajar bagaimana menyusun argumen dan menyampaikan ide dengan jelas. Umpan balik konstruktif dari Maam Erika sangat membantu saya dalam memperbaiki tulisan saya. Saya merasa kemampuan menulis saya meningkat pesat, dan sekarang saya lebih percaya diri dalam menyelesaikan tugas-tugas tertulis, baik di mata pelajaran bahasa Inggris maupun di mata pelajaran lainnya.</p><p><br/></p><p>Selain itu, pembelajaran di kelas Maam Erika tidak hanya terbatas pada aspek akademis. Beliau sering mengajak kami berdiskusi tentang isu-isu terkini, memberikan kami wawasan tentang pentingnya komunikasi yang efektif di era globalisasi ini. Saya menyadari bahwa bahasa Inggris bukan hanya alat untuk berkomunikasi, tetapi juga jembatan untuk memahami dunia di sekitar kita.</p><p><br/></p><p>Melalui pengalaman belajar ini, saya juga mulai mencintai bahasa Inggris. Minat saya terhadap literatur dan cerita-cerita berbahasa Inggris semakin tumbuh, berkat cara Maam Erika menyajikan materi. Beliau memperkenalkan kami pada berbagai genre sastra yang menarik, yang membuat saya ingin membaca lebih banyak lagi. Kecintaan ini tidak hanya memperkaya kosa kata saya, tetapi juga membuka pikiran saya terhadap berbagai ide dan tema.</p><p><br/></p><p>Secara keseluruhan, pengalaman saya di kelas Maam Erika sangat berarti. Keterampilan yang saya peroleh tidak hanya berguna untuk ujian, tetapi juga untuk kehidupan sehari-hari. Saya merasa lebih siap untuk menghadapi tantangan di masa depan, baik dalam studi maupun dalam berinteraksi dengan orang-orang dari latar belakang yang berbeda.</p><p><br/></p><p>Saya sangat berterima kasih kepada Maam Erika atas dedikasi dan semangatnya dalam mengajar. Beliau tidak hanya menjadi seorang guru, tetapi juga inspirator bagi kami. Saya berharap dapat terus mengembangkan keterampilan bahasa Inggris saya dan menerapkan semua yang telah saya pelajari. Terima kasih, Maam Erika, untuk semua pelajaran yang telah Maam </p><p> berikan.</p><p><br/></p><p><br/></p><p><br/></p><p><br/></p><p><br/></p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-07 07:22:58 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/erikaambarita99/sqnoz0kxbb5fwkgm/wish/3156484268</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Sekar Mutiasari 10.1</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/erikaambarita99/sqnoz0kxbb5fwkgm/wish/3156490203</link>
         <description><![CDATA[<p>Belajar bahasa Inggris merupakan pengalaman yang penuh tantangan bagi saya. Salah satu tantangan terbesar yang saya hadapi adalah menguasai tata bahasa dan struktur kalimat yang jauh berbeda dari bahasa ibu saya. Awalnya, saya merasa frustrasi dengan aturan-aturan yang tidak selalu konsisten, seperti pengecualian dalam bentuk kata kerja atau aturan pengucapan yang berbeda tergantung pada konteksnya. Namun, saya menyadari bahwa rasa frustrasi itu adalah bagian dari proses belajar. Setiap kesulitan memberi saya kesempatan untuk berlatih lebih banyak dan lebih memahami bahasa Inggris.</p><p><br/></p><p>Kesabaran menjadi elemen penting dalam perjalanan ini. Saya sering merasa seolah-olah tidak membuat kemajuan, terutama ketika berbicara dengan penutur asli dan merasa tidak bisa mengikuti percakapan dengan baik. Namun, dari pengalaman ini, saya belajar untuk bersabar dengan diri sendiri. Saya menyadari bahwa kemajuan dalam bahasa adalah proses bertahap yang tidak selalu terlihat langsung. Bahkan kesalahan yang saya buat entah dalam penulisan atau pengucapan membantu saya untuk belajar dan memperbaiki diri.</p><p><br/></p><p>Dalam refleksi saya, kesulitan ini mengajarkan saya bahwa belajar bahasa Inggris bukan hanya tentang menghafal kata atau aturan tata bahasa, tetapi juga tentang konsistensi dan ketekunan. Kesabaran dalam menghadapi hambatan adalah kunci untuk mencapai kemajuan yang nyata. Saya juga merasa bahwa dengan ketekunan, saya bisa meningkatkan kemampuan bahasa Inggris saya dari waktu ke waktu.</p><p><br/></p><p>Dalam belajar bahasa Inggris, saya menyadari bahwa teori saja tidak cukup untuk menguasai bahasa. Pada awalnya, saya lebih banyak fokus pada mempelajari buku teks dan mempelajari aturan tata bahasa. Saya merasa bahwa dengan memahami semua aturan ini, saya akan dapat berbicara dan menulis dengan lancar. Namun, kenyataannya tidak demikian. Meskipun saya tahu banyak tentang aturan tata bahasa, saya tetap kesulitan ketika mencoba berkomunikasi secara langsung.</p><p><br/></p><p>Refleksi ini mengajarkan saya bahwa praktik adalah kunci utama dalam pembelajaran bahasa Inggris. Saya mulai memperbanyak latihan berbicara dengan teman-teman dan bergabung dengan grup belajar. Saya juga mulai menonton film, mendengarkan podcast, dan membaca artikel dalam bahasa Inggris setiap hari. Dari sini, saya belajar bahwa keterampilan berbahasa berkembang secara alami melalui pengalaman dan eksposur yang konsisten. Semakin sering saya berlatih, semakin nyaman saya dalam menggunakan bahasa tersebut.</p><p><br/></p><p>Selain itu, praktik juga membantu saya memahami budaya di balik bahasa Inggris. Melalui percakapan dan materi-materi otentik seperti film atau buku, saya dapat menangkap nuansa dan ekspresi yang sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Ini membuat pembelajaran saya lebih kontekstual dan tidak hanya terfokus pada aspek teknis bahasa.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-07 07:26:11 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/erikaambarita99/sqnoz0kxbb5fwkgm/wish/3156490203</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Siti Aisah (31) 10.1 </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/erikaambarita99/sqnoz0kxbb5fwkgm/wish/3156501927</link>
         <description><![CDATA[<p><br/></p><p>Kesan pertama yang saya dapatkan saat belajar bersama Ma’am Erika adalah betapa profesional dan berdedikasinya beliau dalam mengajar. Setiap pertemuan, Ma’am Erika selalu datang dengan materi yang telah disiapkan dengan baik dan disampaikan dengan sangat jelas. Metode pengajarannya terstruktur namun fleksibel, sehingga memungkinkan setiap siswa untuk menyesuaikan diri dengan kecepatan belajar masing-masing. Beliau mengerti bahwa setiap siswa memiliki cara dan gaya belajar yang berbeda, dan dengan bijaksana mampu menyesuaikan pendekatannya agar setiap siswa bisa memahami materi dengan baik.</p><p>Selain itu, Ma’am Erika sangat sabar dan penuh perhatian terhadap perkembangan masing-masing siswa. Ketika ada materi yang sulit dipahami, beliau tidak ragu untuk mengulang atau memberikan penjelasan tambahan hingga kami semua bisa mengerti. Tidak hanya memberikan penjelasan teoretis, Ma’am Erika juga sering menggunakan metode praktis seperti diskusi kelompok, permainan bahasa, dan latihan percakapan yang nyata. Hal ini sangat membantu dalam memperkaya keterampilan berbahasa Inggris saya, terutama dalam berbicara dan mendengarkan.</p><p>Salah satu hal yang paling saya hargai adalah pendekatan Ma’am Erika yang selalu membuat suasana belajar menjadi interaktif dan menyenangkan. Beliau sangat mendorong kami untuk aktif berpartisipasi, baik dalam tanya jawab, diskusi, maupun latihan-latihan praktis. Dengan begitu, kelas tidak pernah terasa membosankan, bahkan pada saat membahas topik-topik yang menantang. Kesan ini membentuk pandangan saya bahwa belajar bahasa Inggris bukan hanya soal menghafal aturan tata bahasa dan kosakata, tetapi tentang bagaimana berkomunikasi dengan percaya diri dan menggunakan bahasa dalam kehidupan sehari-hari.</p><p><br/></p><p>Pesan:</p><p>Untuk ke depannya, saya berharap bisa terus belajar dan meningkatkan kemampuan bahasa Inggris saya di bawah bimbingan Ma’am Erika. Ada beberapa hal yang ingin saya capai dalam waktu dekat, seperti meningkatkan keterampilan berbicara dan menulis dengan lebih lancar. Selama ini, saya merasa kemampuan saya dalam hal ini masih perlu banyak latihan. Oleh karena itu, saya berharap kami bisa lebih sering melakukan latihan percakapan intensif, terutama dalam situasi formal dan informal. Ini akan sangat membantu dalam membangun rasa percaya diri saya saat berbicara dalam bahasa Inggris.</p><p>Selain itu, saya berharap Ma’am Erika bisa terus memberikan materi-materi yang menantang, seperti latihan menulis esai atau artikel, serta pemahaman yang lebih mendalam tentang tata bahasa yang lebih kompleks. Hal ini tentunya akan sangat membantu dalam meningkatkan keterampilan menulis saya, terutama untuk keperluan akademik atau profesional di masa depan.</p><p>Saya juga ingin menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Ma’am Erika atas dedikasi, kesabaran, dan ketulusannya dalam mengajar. Tanpa bimbingan beliau, saya mungkin tidak akan mencapai perkembangan sebesar ini dalam pembelajaran bahasa Inggris. Ma’am Erika tidak hanya mengajarkan bahasa, tetapi juga memberikan motivasi dan inspirasi bagi saya untuk terus belajar dan tidak mudah menyerah. Dengan bimbingannya, saya merasa lebih percaya diri dalam menggunakan bahasa Inggris di berbagai situasi.</p><p>Semoga ke depannya, kami bisa terus belajar dengan semangat yang sama, dan saya yakin, dengan dukungan Ma’am Erika, kemampuan bahasa Inggris saya akan terus meningkat.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-07 07:33:31 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/erikaambarita99/sqnoz0kxbb5fwkgm/wish/3156501927</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Pesan dan kesan dalam pembelajaran bahasa Inggris, rafli erlangga (22)</title>
         <author>raflierlangga162</author>
         <link>https://padlet.com/erikaambarita99/sqnoz0kxbb5fwkgm/wish/3156799162</link>
         <description><![CDATA[<p>Kesan:</p><p>Sepanjang pembelajaran Bahasa Inggris kelas 10 bersama mem Erika, saya merasa sangat beruntung mendapatkan kesempatan untuk membangun fondasi yang kuat dalam berbahasa Inggris. Mulai dari membuat introduction yang menarik, menghafal speaking dialogue yang variatif, hingga menguasai present tense yang sering digunakan dalam percakapan sehari-hari, setiap materi yang diajarkan mem Erika sangat bermanfaat.</p><p>Menghafal Speaking Dialogue dengan Menyenangkan</p><p>Menghafal speaking dialogue adalah salah satu bagian yang paling saya nikmati. Dengan berbagai metode yang kreatif, seperti memainkan peran dialog bersama teman, mem Erika berhasil membuat proses menghafal menjadi lebih menyenangkan dan tidak membosankan. Saya merasa seperti sedang bermain sambil belajar.</p><p>Belajar present tense bersama mem Erika juga sangat menarik. Beliau sering kali menggunakan permainan kata atau menyetel lagu bahasa Inggris untuk membuat murid lebih mudah dalam mengucapkan bahasa inggris. Hal ini membantu saya untuk lebih cepat menguasai penggunaan present tense dalam berbagai situasi.</p><p>Tentu saja, dalam proses belajar pasti ada tantangan yang harus dihadapi. Salah satu kesulitan yang saya alami adalah mengucapkan kata-kata dalam bahasa Inggris dengan pelafalan yang benar. Namun, berkat kesabaran mem Erika dan latihan yang konsisten, saya mulai terbiasa dengan bunyi-bunyi bahasa Inggris.</p><p>Kesan Mendalam</p><p>Salah satu momen yang paling berkesan adalah ketika berhasil melakukan presentasi singkat tentang diri sendiri di depan kelas atau memainkan peran dialog bersama teman menggunakan bahasa Inggris. Momen itu membuat saya merasa sangat bangga dengan diri sendiri dan semakin termotivasi untuk terus belajar.</p><p>Peningkatan Kemampuan</p><p>Berkat bimbingan mem Erika, kemampuan saya dalam berbahasa Inggris mengalami peningkatan yang signifikan. Saya sekarang dapat dengan lebih percaya diri memperkenalkan diri, mengikuti percakapan sederhana, dan membuat kalimat present tense dengan benar. Selain itu, saya juga menjadi lebih berani untuk berbicara dalam bahasa Inggris, meskipun masih sering membuat kesalahan.</p><p>Pesan:</p><p>Saya berharap dapat terus belajar dan mengembangkan kemampuan bahasa Inggris saya. Saya ingin bisa berkomunikasi dengan orang asing dengan lebih lancar dan percaya diri. Selain itu, saya juga ingin mempelajari materi-materi yang lebih kompleks, seperti past tense dan future tense.</p><p>Terima kasih banyak kepada mem Erika atas semua ilmu dan bimbingannya. Mem Erika adalah seorang guru yang sangat inspiratif dan berdedikasi. Beliau selalu sabar dalam menjelaskan materi dan memberikan motivasi kepada siswa. Saya sangat beruntung bisa belajar bersama mem Erika.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-07 10:52:37 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/erikaambarita99/sqnoz0kxbb5fwkgm/wish/3156799162</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Razif Maulana 10.1</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/erikaambarita99/sqnoz0kxbb5fwkgm/wish/3156989618</link>
         <description><![CDATA[<p>Belajar bersama mam Erika saya bisa mengerti bahwa, belajar bahasa Inggris adalah pengalaman yang tidak hanya melibatkan pemahaman linguistik, tetapi juga membuka jendela ke dunia yang lebih luas. Dalam refleksi ini, saya akan membahas beberapa aspek penting dalam proses belajar bahasa Inggris, mulai dari motivasi, tantangan, hingga manfaat yang diperoleh.</p><p>Pertama-tama, motivasi merupakan faktor kunci dalam memulai perjalanan belajar bahasa Inggris. Bagi banyak orang, kebutuhan untuk menguasai bahasa Inggris muncul dari tuntutan akademis, profesional, atau sosial. Sebagai bahasa internasional, bahasa Inggris digunakan di berbagai bidang seperti pendidikan, bisnis, ilmu pengetahuan, dan teknologi. Hal ini membuat penguasaan bahasa Inggris menjadi keterampilan yang sangat berharga. Bagi saya pribadi, motivasi awal untuk belajar bahasa Inggris adalah untuk meningkatkan kesempatan karier dan memperluas wawasan melalui literatur serta media yang sebagian besar menggunakan bahasa Inggris. Selain itu, keinginan untuk berkomunikasi dengan orang dari berbagai negara dan budaya juga mendorong saya untuk belajar bahasa ini.</p><p>Namun, belajar bahasa Inggris bukanlah perjalanan yang tanpa tantangan. Salah satu tantangan terbesar adalah memahami tata bahasa dan strukturnya. Bahasa Inggris memiliki aturan tata bahasa yang berbeda dengan bahasa ibu saya, sehingga saya perlu waktu untuk beradaptasi. Selain itu, kosakata yang sangat luas dan sering kali tidak beraturan juga menjadi hambatan. Saya merasa kesulitan ketika harus menghafal banyak kata baru, terutama karena banyak di antaranya memiliki makna ganda atau cara penggunaan yang berbeda-beda tergantung pada konteks.</p><p>Tantangan lainnya adalah pengucapan. Bahasa Inggris memiliki banyak suara yang tidak terdapat dalam bahasa saya, seperti suara vokal yang panjang dan pendek atau bunyi konsonan yang mirip tetapi memiliki perbedaan halus. Untuk mengatasi hal ini, saya mencoba berlatih berbicara setiap hari, baik dengan berbicara sendiri maupun berlatih dengan teman atau mentor yang lebih mahir dalam bahasa Inggris. Meskipun awalnya saya merasa canggung, latihan terus-menerus membantu saya meningkatkan kepercayaan diri dan kemampuan berbicara.</p><p>Selain itu, mendengarkan percakapan dalam bahasa Inggris, terutama dalam aksen yang berbeda-beda, juga menjadi tantangan. Film, podcast, dan video dari berbagai negara berbahasa Inggris sering kali menggunakan aksen yang berbeda, seperti aksen Amerika, Inggris, atau Australia. Ini membuat saya harus melatih kemampuan mendengarkan agar bisa memahami berbagai variasi bahasa tersebut. Saya menemukan bahwa semakin banyak saya mendengarkan berbagai sumber, semakin mudah saya beradaptasi dengan perbedaan-perbedaan ini.</p><p>Meskipun tantangan ini cukup signifikan, ada banyak manfaat yang saya rasakan dari belajar bahasa Inggris. Salah satunya adalah akses ke sumber daya pendidikan dan informasi yang lebih luas. Banyak literatur akademik, jurnal, dan buku berkualitas tinggi yang ditulis dalam bahasa Inggris, sehingga penguasaan bahasa ini memungkinkan saya untuk memperkaya pengetahuan saya di berbagai bidang. Selain itu, dengan menguasai bahasa Inggris, saya dapat mengakses kursus online, webinar, dan konferensi internasional yang diselenggarakan dalam bahasa Inggris, yang semuanya berkontribusi pada pengembangan diri saya.</p><p>Manfaat lainnya adalah kemampuan untuk berinteraksi dengan orang-orang dari latar belakang budaya yang berbeda. Bahasa Inggris telah menjadi alat komunikasi global yang memungkinkan saya untuk membangun jaringan profesional dan pertemanan internasional. Berinteraksi dengan orang-orang dari berbagai negara tidak hanya membantu saya meningkatkan kemampuan bahasa, tetapi juga memperluas perspektif saya tentang dunia.</p><p>Sebagai penutup, belajar bahasa Inggris adalah perjalanan yang penuh tantangan, tetapi juga penuh dengan penghargaan. Melalui dedikasi, latihan, dan keinginan untuk terus belajar, saya merasa kemampuan bahasa Inggris saya semakin berkembang. Penguasaan bahasa ini bukan hanya tentang mengerti tata bahasa atau memperluas kosakata, tetapi juga tentang membuka diri terhadap dunia yang lebih besar dan lebih beragam.</p><p>4o</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-07 12:56:45 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/erikaambarita99/sqnoz0kxbb5fwkgm/wish/3156989618</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Achmad Yusuf 10.1 (1)</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/erikaambarita99/sqnoz0kxbb5fwkgm/wish/3157215455</link>
         <description><![CDATA[<p>Saat mengingat kembali pengalaman belajar saya baru-baru ini, saya dipenuhi dengan berbagai macam emosi. Di satu sisi, saya merasa puas dan bangga dengan apa yang telah saya capai. Saya berhasil menyelesaikan tugas yang menantang yang mengharuskan saya menerapkan konsep dan keterampilan yang rumit. Rasa berdaya yang saya rasakan saat akhirnya menyerahkan hasil kerja saya sungguh luar biasa. Saya menyadari bahwa saya mampu mengatasi rintangan dan mengatasi kesulitan. Di sisi lain, saya juga tertantang oleh kompleksitas tugas tersebut. Ada kalanya saya merasa bingung dan kewalahan dengan banyaknya informasi yang perlu saya proses. Saya kesulitan memahami konsep tertentu, dan saya harus mencari bantuan dari teman teman saya. Meskipun menghadapi tantangan ini, saya tetap ingin tahu dan berpikiran terbuka , bersedia belajar dari kesalahan saya dan menerima masukan. </p><p>Sepanjang pembelajaran, saya merenung dan berpikir tentang proses pembelajaran saya. Saya sebisa mungkin secara teratur meluangkan waktu untuk mengevaluasi kemajuan saya, mengidentifikasi area atau hal hal yang perlu saya tingkatkan, dan menyesuaikan diri saya dengan pelajaran bahasa Inggris. Saya juga meminta masukan dari orang lain, yang membantu saya menyempurnakan keterampilan dan memperjelas pemahaman saya tentang pokok bahasan apa saja yang harus saya pahami dan saya ketahui ketahui.</p><p>Salah satu wawasan paling penting yang saya peroleh dari pengalaman ini adalah pentingnya ketekunan. Walaupun Ada kalanya saya merasa ingin menyerah, tetapi saya terus maju dan terus berusaha mencapai tujuan saya. Saya belajar bahwa bahkan ketika menghadapi frustrasi dan keputusasaan, saya harus memiliki kemampuan untuk memotivasi diri sendiri dan tetap fokus pada apa yang ingin saya capai. </p><p>Selain keterampilan dan pengetahuan yang saya peroleh, saya juga semakin menyadari kekuatan dan kelemahan saya. Saya menyadari bahwa saya perlu mengasah keterampilan manajemen waktu dan memprioritaskan tugas-tugas saya dengan lebih efektif. Saya juga menyadari bahwa saya memiliki kecenderungan untuk menunda-nunda ketika menghadapi tugas-tugas yang sulit maupun yang Mudah, dan saya perlu mengembangkan strategi untuk mengatasi serta menghilangkan kebiasaan buruk ini.</p><p>Secara keseluruhan, pengalaman belajar ini sangat berharga. Saya memperoleh pemahaman yang lebih mendalam tentang pokok bahasan pada pembelajaran bahasa inggris ini, mengembangkan keterampilan baru, dan belajar lebih banyak tentang diri saya dan proses belajar saya. Saya bersyukur atas kesempatan untuk merenungkan pengalaman saya dan mengidentifikasi area yang perlu ditingkatkan. mengingat kembali apa yang telah saya pelajari, mengidentifikasi area yang perlu ditingkatkan, dan mengembangkan pemahaman yang lebih mendalam tentang konsep-konsep yang kompleks. Refleksi telah membantu saya menjadi lebih sadar akan proses belajar saya, mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan saya, dan mengembangkan strategi untuk meningkatkan keterampilan bahasa saya. Saya juga menjadi lebih percaya diri dalam kemampuan saya untuk berkomunikasi secara efektif dalam bahasa Inggris, yang telah membuka peluang baru bagi saya. Dengan menganalisis proses pembelajaran saya sendiri, saya dapat mengidentifikasi pola dan hubungan antara berbagai konsep, yang telah memperdalam pemahaman saya tentang bahasa. Salah satu tantangan terbesar yang saya hadapi adalah kesulitan memahami konsep tertentu, yang membuat saya sulit merenungkan pembelajaran saya. Namun, dengan terus berusaha dan mencari bantuan dari guru dan teman sebaya, saya mampu mengatasi tantangan ini dan mengembangkan pemahaman yang lebih baik tentang materi pelajaran. Seiring dengan kemajuan yang sedikit sedikit saya rasakan, saya lumayan merasa yakin bahwa saya akan dapat menerapkan apa yang telah saya pelajari dan terus tumbuh dan berkembang sebagai seorang pembelajar.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-07 14:44:22 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/erikaambarita99/sqnoz0kxbb5fwkgm/wish/3157215455</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Keirra Margareth Meysha Manurung 10.1 (13)</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/erikaambarita99/sqnoz0kxbb5fwkgm/wish/3157280971</link>
         <description><![CDATA[<p>I want to share my experience of learning English. I have been learning English for a few years and I have made significant progress. At first, I was afraid to speak English because I didn't want to make mistakes or not understand what others were saying. But I didn't give up and I kept practicing. <br>I learned with Ma'am Erika and I was very happy with the experience. I learned how to introduce myself correctly, including saying my name, where I'm from, and my interests. I also practiced having conversations with friends and I felt more confident in speaking English. We would talk about our daily lives, our hobbies, and our favorite foods. It was a great way to practice my speaking skills and learn new vocabulary. <br>I also used some strategies to improve my English skills. I used online English learning platforms like roblox and any games that uses english as their communication. These platforms were very helpful because they made it easier for me to learn english bit by bit. I also read English books, watched English movies, and listened to English videos. Reading books helped me improve my reading comprehension and vocabulary, while watching movies and listening to videos helped me improve my listening skills. <br>In addition to these strategies, I also practiced my English skills with my online friends in Roblox. We would chat and play games together, and I would try to communicate with them in English. This helped me improve my typing skills and my ability to think on my feet. I also learned how to use English in a more informal setting, which was helpful for me. This helped me improve my pronunciation and fluency. At first, i use google translate for helping communication with other people but then as time goes by, i can chat with them without using google translate <br>I think that learning English is not just about learning grammar rules or vocabulary, but also about understanding culture, history, and people. When I learned about different cultures and histories, I was able to understand the context of the language better. I was able to understand why certain words or phrases were used in certain situations. <br>Overall, I am very happy with my progress in learning English. I have come a long way and I am confident that I can continue to improve. I want to use my English skills to communicate with people from different countries and cultures. I want to be able to travel to English-speaking countries and communicate with locals. I also want to be able to read English books and watch English movies without any difficulties. <br>In the future, I plan to continue practicing my English skills. I will keep using online learning platforms and practicing speaking with other people. I will also read more English books and watch more English movies. I am excited to see how far I can go with my English skills and I am confident that I can achieve my goals. <br>And i also want to thank ma'am erika as my english teacher who's been helping me in my journey of learning english. All the the things she had been teached me were very helpful, and i really like the dialogue part, it was real fun for me. Because we can be creative to express the emotion in those dialogue that we have been pratice for.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-07 15:16:44 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/erikaambarita99/sqnoz0kxbb5fwkgm/wish/3157280971</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Shella Bunga Lestari 10.1 (29)</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/erikaambarita99/sqnoz0kxbb5fwkgm/wish/3157362145</link>
         <description><![CDATA[<p>Pesan:</p><p>Untuk ke depannya, saya berharap bisa terus belajar dan meningkatkan kemampuan bahasa Inggris saya di bawah bimbingan Ma’am Erika. Ada beberapa hal yang ingin saya capai dalam waktu dekat, seperti meningkatkan keterampilan berbicara dan menulis dengan lebih lancar. Selama ini, saya merasa kemampuan saya dalam hal ini masih perlu banyak latihan. Oleh karena itu, saya berharap kami bisa lebih sering melakukan latihan percakapan intensif, terutama dalam situasi formal dan informal. Ini akan sangat membantu dalam membangun rasa percaya diri saya saat berbicara dalam bahasa Inggris.</p><p>Selain itu, saya berharap Ma’am Erika bisa terus memberikan materi-materi yang menantang, seperti latihan menulis esai atau artikel, serta pemahaman yang lebih mendalam tentang tata bahasa yang lebih kompleks. Hal ini tentunya akan sangat membantu dalam meningkatkan keterampilan menulis saya, terutama untuk keperluan akademik atau profesional di masa depan.</p><p>Saya juga ingin menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Ma’am Erika atas dedikasi, kesabaran, dan ketulusannya dalam mengajar. Tanpa bimbingan beliau, saya mungkin tidak akan mencapai perkembangan sebesar ini dalam pembelajaran bahasa Inggris. Ma’am Erika tidak hanya mengajarkan bahasa, tetapi juga memberikan motivasi dan inspirasi bagi saya untuk terus belajar dan tidak mudah menyerah. Dengan bimbingannya, saya merasa lebih percaya diri dalam menggunakan bahasa Inggris di berbagai situasi.</p><p>Semoga ke depannya, kami bisa terus belajar dengan semangat yang sama, dan saya yakin, dengan dukungan Ma’am Erika, kemampuan bahasa Inggris saya akan terus meningkat.</p><p><br/></p><p>Kesan:</p><p><br/></p><p>Kesan pertama yang saya dapatkan saat belajar bersama Ma’am Erika adalah betapa profesional dan berdedikasinya beliau dalam mengajar. Setiap pertemuan, Ma’am Erika selalu datang dengan materi yang telah disiapkan dengan baik dan disampaikan dengan sangat jelas. Metode pengajarannya terstruktur namun fleksibel, sehingga memungkinkan setiap siswa untuk menyesuaikan diri dengan kecepatan belajar masing-masing. Beliau mengerti bahwa setiap siswa memiliki cara dan gaya belajar yang berbeda, dan dengan bijaksana mampu menyesuaikan pendekatannya agar setiap siswa bisa memahami materi dengan baik.</p><p><br/></p><p>Selain itu, Ma’am Erika sangat sabar dan penuh perhatian terhadap perkembangan masing-masing siswa. Ketika ada materi yang sulit dipahami, beliau tidak ragu untuk mengulang atau memberikan penjelasan tambahan hingga kami semua bisa mengerti. Tidak hanya memberikan penjelasan teoretis, Ma’am Erika juga sering menggunakan metode praktis seperti diskusi kelompok, permainan bahasa, dan latihan percakapan yang nyata. Hal ini sangat membantu dalam memperkaya keterampilan berbahasa Inggris saya, terutama dalam berbicara dan mendengarkan.</p><p><br/></p><p>Salah satu hal yang paling saya hargai adalah pendekatan Ma’am Erika yang selalu membuat suasana belajar menjadi interaktif dan menyenangkan. Beliau sangat mendorong kami untuk aktif berpartisipasi, baik dalam tanya jawab, diskusi, maupun latihan-latihan praktis. Dengan begitu, kelas tidak pernah terasa membosankan, bahkan pada saat membahas topik-topik yang menantang. Kesan ini membentuk pandangan saya bahwa belajar bahasa Inggris bukan hanya soal menghafal aturan tata bahasa dan kosakata, tetapi tentang bagaimana berkomunikasi dengan percaya diri dan menggunakan bahasa dalam kehidupan sehari-hari.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-07 15:59:46 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/erikaambarita99/sqnoz0kxbb5fwkgm/wish/3157362145</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Alfa Aprilia 10.1(03)</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/erikaambarita99/sqnoz0kxbb5fwkgm/wish/3161247883</link>
         <description><![CDATA[<p>Pesen:</p><p>Untuk kedepannya, saya harap bisa terus belajar dan meningkatkan kemampuan bahasa inggris saya dibawa bimbinngan ma'am erika. Ada beberapa hal yang ingin saya capai dalam waktu dekat, seperti meningkatkan keterampilan berbicara dan menulis dengan lebih lancar. Selama ini saya merasa kemampuan saya dalam hal ini masi perlu banyak latihan. Oleh krena itu saya berharap kmi bisa lebih sering melalulan latihan percakepan intensif,terutama dalam situasi formal dan iformal. ini akan sangat membantu dalam membangun rasa percya diri saya saat berbicara dalam bahasa inggris. Selain itu saya berharap Ma'am erika bisa terus memberikan materi-materi yang menantang, seperti latihan menulis esai atau artikel, serta pemahaman yang lebih mendalam meningkatkan keterampilan menulis saya, terutama untuk keperluan akademi atau profesional dimasa depan. Saya juga ingin menyampaikan rasa terimakasi yang sebesar besarnya kepada ma'am erika atau dedikasi,kesabaran dan ketulusannya dalam mengajar. Tanpa bimbing beliau, saya mungkin tidak akan mencapai perkembangan sebesar ini dalam pembelajaran bhasa inggris ma'am erika tidak hnya mengajar bhasa tetapi juga memberikan motivasi dan inspirasi bagi saya untuk terus belajar dan tidak mudah menyerah. Dengan bimbingannya, saya merasa lebih percya diri dlam menggunakan bahasa inggris di berbagai situasi. Semoga kedepannya kami bisa terus belajar dengan semangat yang sama dan saya yakin dengan dukungan ma'am erika, kemampuan bahasa inggris saya akan terus meningkat. </p><p><br/></p><p>Kesan:</p><p>Kesan pertama yang saya dapatkan belajar bersama ma'am erika adalah betapa profesional Dan berdedikasinya beliau dalam mengajar. Setiap pertemuan,ma'am erika sellu dateng dengan materi yang telah disiapkan dengan baik dan disampaikan dengan sangat jelas. Metode pelajarannya terstruktur namun fleksibel,sehingga memungkinkan setiap siswa untuk menyesuaikan diri dengan kecepatan belajar masing masing. Beliau mengerti bahwa setiap siswa memiliki cara dan gaya belajar yang berbeda dan dengan bijaksana mampu menyesuaikan pendekatannya agar setiap siswa memahami materi dengan baik.</p><p>Salah satu hal paling saya hargai adalah pendekatan ma'am erika yang sellu membuat suasana belajar menjadi interaktif dan menyenangkan. Beliau sangat mendorong kmi untuk aktif berpartisipasi,baik dalam tanya jawab,diskusi,maupun latihan latihan praktis. Dengan begtu kelas tidak pernah terasa membosankan,bahkan pada saat membahasa topik topik yang menantang. Kesan ini membentuk pandangan sya bahwa bljar bahasa inggris bukan hanya soal menghafal aturan tata bahasa dan kosakata,tetapi tentang bagaimana berkomunikasi dengan percya diri dan menggunakan bahasa dalam kehidupan sehari Hari.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-09 14:45:00 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/erikaambarita99/sqnoz0kxbb5fwkgm/wish/3161247883</guid>
      </item>
      <item>
         <title>zahra silviana X1</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/erikaambarita99/sqnoz0kxbb5fwkgm/wish/3162381361</link>
         <description><![CDATA[<p>Belajar bahasa Inggris merupakan sebuah perjalanan yang penuh tantangan, tetapi juga kaya akan manfaat dan pengalaman. Sebagai bahasa internasional yang digunakan di berbagai bidang seperti pendidikan, bisnis, dan teknologi, penguasaan bahasa Inggris telah menjadi semakin penting dalam dunia yang terhubung secara global ini. Refleksi ini akan mengevaluasi proses pembelajaran bahasa Inggris yang telah saya lalui, tantangan yang dihadapi, serta kemajuan yang telah dicapai.</p><p><br/></p><p>Pada awalnya, saya merasa kesulitan dengan kosakata dan tata bahasa bahasa Inggris. Banyaknya aturan tata bahasa serta perbedaan antara bahasa Inggris dengan bahasa ibu saya menjadi hambatan besar. Salah satu contoh konkret adalah ketika saya berusaha memahami perbedaan antara "present perfect tense" dan "past simple tense", yang awalnya terasa membingungkan. Begitu juga dengan pelafalan (pronunciation), terutama karena banyak kata dalam bahasa Inggris yang tidak diucapkan sebagaimana tertulis, seperti kata "thought", "tough", atau "through". Pada tahap ini, rasa tidak percaya diri seringkali muncul, terutama ketika berkomunikasi dengan penutur asli atau berbicara di depan umum.</p><p><br/></p><p>Namun, seiring berjalannya waktu dan dengan latihan yang terus menerus, saya mulai menyadari bahwa kemampuan berbahasa bukanlah sesuatu yang datang secara instan. Dalam proses pembelajaran, saya mencoba berbagai metode untuk memperkuat pemahaman dan keterampilan saya. Salah satu metode yang paling membantu adalah mendengarkan podcast dan menonton video berbahasa Inggris. Ini tidak hanya membantu meningkatkan pemahaman mendengarkan (listening comprehension), tetapi juga memperkaya kosakata saya serta memperbaiki intonasi dan pelafalan saya.</p><p><br/></p><p>Saya juga mendapatkan manfaat besar dari membaca buku, artikel, dan berita dalam bahasa Inggris. Membaca membantu saya memahami bagaimana struktur kalimat dibentuk, memperluas wawasan kosakata, serta memahami berbagai gaya bahasa dan ekspresi yang berbeda. Selain itu, aktivitas menulis jurnal harian dalam bahasa Inggris sangat membantu saya dalam menerapkan apa yang telah dipelajari. Saya belajar bagaimana menyusun kalimat dengan benar, menggunakan tata bahasa yang tepat, serta mengekspresikan ide-ide saya secara lebih terstruktur.</p><p><br/></p><p>Tentu saja, saya tidak bisa belajar sendirian. Bantuan dari guru dan teman-teman sangat penting dalam perjalanan ini. Melalui bimbingan mereka, saya bisa memperbaiki kesalahan-kesalahan yang sering saya lakukan, baik dalam penggunaan tata bahasa maupun pengucapan. Diskusi kelompok dan aktivitas berpasangan dalam kelas juga memberikan kesempatan bagi saya untuk melatih kemampuan berbicara (speaking skills) dan meningkatkan rasa percaya diri.</p><p><br/></p><p>Meskipun saya telah merasakan kemajuan yang signifikan, masih ada banyak hal yang perlu diperbaiki. Salah satu area yang masih menjadi tantangan bagi saya adalah berbicara secara spontan. Ketika harus berbicara secara langsung tanpa persiapan, sering kali saya merasa cemas dan tidak dapat menyusun kalimat dengan baik. Ini adalah salah satu area yang masih harus saya tingkatkan melalui lebih banyak latihan berbicara dalam situasi nyata.</p><p><br/></p><p>Melalui pengalaman ini, saya juga belajar bahwa kesalahan adalah bagian dari proses pembelajaran. Setiap kali saya membuat kesalahan, saya berusaha melihatnya sebagai kesempatan untuk belajar dan berkembang. Dengan sikap terbuka terhadap kesalahan dan kritik, saya bisa lebih mudah menemukan di mana letak kekurangan saya dan bagaimana cara memperbaikinya.</p><p><br/></p><p>Secara keseluruhan, perjalanan pembelajaran bahasa Inggris ini telah memberikan banyak pelajaran berharga. Selain kemampuan berbahasa yang semakin baik, saya juga belajar pentingnya kesabaran, konsistensi, dan ketekunan dalam belajar. Saya menyadari bahwa menguasai bahasa bukanlah tujuan yang bisa dicapai dalam semalam, melainkan sebuah proses yang berkelanjutan. Dengan semangat belajar yang terus menyala dan keinginan untuk terus berkembang, saya yakin akan bisa mencapai tingkat kefasihan yang lebih baik di masa depan.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-10 05:04:46 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/erikaambarita99/sqnoz0kxbb5fwkgm/wish/3162381361</guid>
      </item>
      <item>
         <title>richie angriadi (27)</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/erikaambarita99/sqnoz0kxbb5fwkgm/wish/3163973814</link>
         <description><![CDATA[<p>Belajar bahasa Inggris telah menjadi salah satu pengalaman paling berharga dalam hidup saya. Proses ini tidak hanya mengajarkan saya keterampilan bahasa, tetapi juga memperluas wawasan dan cara berpikir saya. Melalui refleksi ini, saya ingin membagikan beberapa pengalaman dan pemikiran saya tentang perjalanan belajar bahasa Inggris ini.</p><p><br/></p><p>Pertama-tama, saya menyadari bahwa motivasi adalah kunci utama dalam belajar bahasa. Awalnya, saya merasa terpaksa untuk belajar karena tuntutan sekolah. Namun, seiring berjalannya waktu, saya menemukan bahwa kemampuan berbahasa Inggris membuka banyak pintu, baik dalam pendidikan maupun karier. Saya mulai menikmati proses belajar dan merasa terdorong untuk memperdalam pengetahuan saya. Menonton film, membaca buku, dan berkomunikasi dengan penutur asli menjadi aktivitas yang saya nikmati dan sangat membantu dalam meningkatkan kemampuan saya.</p><p><br/></p><p>Salah satu tantangan terbesar yang saya hadapi adalah pelafalan dan tata bahasa. Pada awalnya, saya merasa frustrasi karena sering kali salah dalam pengucapan dan struktur kalimat. Namun, saya menyadari bahwa kesalahan adalah bagian dari proses belajar. Dengan rajin berlatih dan mencari umpan balik dari guru dan teman, saya perlahan-lahan mulai memperbaiki kesalahan tersebut. Diskusi kelompok dan sesi praktik berbicara sangat membantu saya dalam meningkatkan kepercayaan diri saat berbicara dalam bahasa Inggris.</p><p><br/></p><p>Belajar kosakata juga menjadi aspek penting dalam perjalanan ini. Saya belajar bahwa memiliki kosakata yang luas memungkinkan saya untuk mengekspresikan diri dengan lebih baik. Saya mulai mencatat kata-kata baru, membuat flashcard, dan berusaha menggunakannya dalam kalimat sehari-hari. Hal ini tidak hanya membuat saya lebih fasih, tetapi juga membantu saya memahami konteks dan nuansa bahasa dengan lebih baik. Proses ini membutuhkan ketekunan, dan saya sering kali menghabiskan waktu tambahan untuk mengulang kosakata yang telah saya pelajari agar dapat mengingatnya dengan lebih baik.</p><p><br/></p><p>Salah satu pengalaman yang paling berkesan adalah ketika saya mengikuti program pertukaran pelajar ke luar negeri. Berinteraksi dengan orang-orang dari berbagai latar belakang budaya memberi saya perspektif baru. Saya belajar bahwa bahasa bukan hanya sekadar alat komunikasi, tetapi juga sarana untuk memahami budaya dan cara hidup orang lain. Pengalaman ini mengajarkan saya pentingnya empati dan toleransi, dua hal yang sangat berharga dalam hubungan antar manusia. Saya merasakan betapa menyenangkannya berbagi pengalaman dengan orang lain yang memiliki cara berpikir berbeda.</p><p><br/></p><p>Selain itu, saya menemukan bahwa teknologi juga memainkan peran penting dalam pembelajaran bahasa. Aplikasi belajar bahasa, podcast, dan video online memungkinkan saya untuk belajar dengan cara yang lebih interaktif dan menyenangkan. Saya dapat belajar kapan saja dan di mana saja, yang membuat proses belajar menjadi lebih fleksibel dan sesuai dengan kebutuhan saya. Dengan memanfaatkan teknologi, saya dapat mengakses sumber belajar yang bervariasi dan menarik.</p><p><br/></p><p>Refleksi ini tidak hanya menyoroti kemajuan yang telah saya capai, tetapi juga mengingatkan saya tentang betapa pentingnya konsistensi dan dedikasi dalam belajar bahasa. Saya menyadari bahwa belajar bahasa adalah proses yang tidak pernah benar-benar selesai. Setiap hari ada sesuatu yang baru untuk dipelajari dan dieksplorasi. Saya bertekad untuk tidak hanya belajar bahasa Inggris, tetapi juga menjadikan proses ini sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari saya.</p><p><br/></p><p>Ke depan, saya berencana untuk terus meningkatkan kemampuan bahasa Inggris saya. Saya ingin menjelajahi lebih banyak materi bacaan yang lebih kompleks, berpartisipasi dalam diskusi internasional, dan mungkin bahkan belajar bahasa Inggris dengan fokus pada bidang tertentu, seperti bisnis atau akademik. Saya percaya bahwa dengan semangat dan dedikasi yang terus menerus, saya dapat mencapai tujuan saya dan lebih memahami dunia yang lebih luas melalui bahasa.</p><p><br/></p><p>Secara keseluruhan, belajar bahasa Inggris telah menjadi perjalanan yang memperkaya dan mendidik. Saya merasa beruntung dapat mengalami semua tantangan dan pencapaian ini, dan saya berharap dapat terus menjelajahi dunia melalui bahasa yang indah ini.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-11 01:05:46 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/erikaambarita99/sqnoz0kxbb5fwkgm/wish/3163973814</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Rendra Novian Nabil X-1 (26)</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/erikaambarita99/sqnoz0kxbb5fwkgm/wish/3164248276</link>
         <description><![CDATA[<p><br/></p><p>Refleksi pembelajaran bahasa Inggris merupakan proses di mana seorang pelajar atau guru merefleksikan pengalaman belajar atau mengajar untuk mengevaluasi apa yang sudah dipelajari, apa yang masih perlu ditingkatkan, dan bagaimana proses tersebut dapat dioptimalkan di masa depan. Berikut beberapa poin penting dalam refleksi pembelajaran bahasa Inggris:</p><p><br/></p><p>Pencapaian Tujuan Belajar</p><p>Refleksi ini bisa dimulai dengan mengevaluasi sejauh mana tujuan pembelajaran bahasa Inggris telah tercapai. Apakah kosakata baru sudah dikuasai? Apakah keterampilan berbicara, mendengarkan, membaca, dan menulis sudah meningkat? Ini akan membantu pelajar memahami kekuatan dan kelemahan mereka.</p><p><br/></p><p>Metode dan Strategi Belajar</p><p>Evaluasi cara belajar yang digunakan. Misalnya, apakah metode mendengarkan dan mengulangi (listening and repeating) efektif untuk meningkatkan keterampilan mendengarkan? Apakah metode membaca intensif sudah membantu meningkatkan pemahaman teks?</p><p><br/></p><p>Keterlibatan dan Motivasi</p><p>Apakah pelajar aktif dan termotivasi selama proses pembelajaran? Refleksi tentang keterlibatan dan motivasi penting untuk melihat bagaimana pelajar dapat lebih terlibat dalam pembelajaran ke depannya.</p><p><br/></p><p>Penggunaan Bahasa dalam Kehidupan Nyata</p><p>Sejauh mana pelajar dapat menggunakan bahasa Inggris dalam konteks nyata? Apakah pelajar merasa lebih percaya diri untuk berbicara dengan penutur asli, atau memahami teks bahasa Inggris dalam konteks sehari-hari?</p><p><br/></p><p>Peran Guru dalam Pembelajaran</p><p>Guru dapat merefleksikan metode pengajaran mereka. Apakah materi yang disampaikan sudah sesuai dengan kebutuhan pelajar? Apakah metode yang digunakan cukup bervariasi dan menarik?</p><p><br/></p><p>Rencana untuk Peningkatan</p><p>Berdasarkan refleksi, pelajar dan guru bisa menentukan langkah-langkah untuk meningkatkan proses belajar atau mengajar di masa depan. Misalnya, menambah jam latihan berbicara, memperbaiki struktur materi, atau menggunakan lebih banyak sumber belajar interaktif.</p><p><br/></p><p>Refleksi ini penting untuk memperbaiki proses pembelajaran secara terus-menerus, baik bagi pelajar maupun guru.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-11 03:59:30 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/erikaambarita99/sqnoz0kxbb5fwkgm/wish/3164248276</guid>
      </item>
   </channel>
</rss>
