<?xml version="1.0"?>
<rss version="2.0">
   <channel>
      <title>REFLEKSI MODUL 1.4. BUDAYA POSITIF by Ali Muchsan</title>
      <link>https://padlet.com/muchsanali83/ses3fqhlnja51cts</link>
      <description>Tambahkan tanggapan Anda terhadap pertanyaan diskusi di atas.</description>
      <language>en-us</language>
      <pubDate>2024-05-21 01:19:38 UTC</pubDate>
      <lastBuildDate>2024-05-21 05:13:56 UTC</lastBuildDate>
      <webMaster>hello@padlet.com</webMaster>
      <image>
         <url>https://padlet.net/icons/png/2754.png</url>
      </image>
      <item>
         <title></title>
         <author>suwarno71_1</author>
         <link>https://padlet.com/muchsanali83/ses3fqhlnja51cts/wish/3001159339</link>
         <description><![CDATA[<p>Disiplin adalah perilaku yang teratur, terarah, dan diatur sesuai</p><p>dengan aturan, norma, atau tata tertib yang berlaku. Nilai-nilai</p><p>kebajikan universal adalah prinsip-prinsip moral dan etika yang</p><p>diakui secara umum</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-05-21 04:58:09 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/muchsanali83/ses3fqhlnja51cts/wish/3001159339</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>suwarno71_1</author>
         <link>https://padlet.com/muchsanali83/ses3fqhlnja51cts/wish/3001164058</link>
         <description><![CDATA[<p>hukuman : tidak terencana/tiba-tiba, berupa hukuman</p><p>fisik maupun psikis, konsekuensi : sudah terencana/ disepakati</p><p>bersama antara guru dan murid, restitusi : memperbaiki</p><p>kesalahan, mengajak murid merefleksikan diri dengan</p><p>memperbaiki kesalahan.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-05-21 05:01:02 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/muchsanali83/ses3fqhlnja51cts/wish/3001164058</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/muchsanali83/ses3fqhlnja51cts/wish/3001164993</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>Disiplin adalah sikap dan perasaan patuh terhadap nilai-nilai yang sudah disepakati. Nilai-nilai kebajikan universal adalah nilai-nilai yang menjadi kesepakatan bersama. </p></li><li><p>Hukuman merupakan suatu bentuk konsekuensi negatif atas pelanggaran yang dilakukan. Konsekuensi merupakan akibat dari suatu tindakan yang bisa bersifat positif bisa negatif. </p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-05-21 05:01:36 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/muchsanali83/ses3fqhlnja51cts/wish/3001164993</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>suwarno71_1</author>
         <link>https://padlet.com/muchsanali83/ses3fqhlnja51cts/wish/3001165324</link>
         <description><![CDATA[<p>berdiskusi dan berpendapat, dokumentasikan semua</p><p>catatan yang di sepakati, tinjau kembali, dan sepakati semua yng</p><p>dianggap baik untuk semua dan setuju semua</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-05-21 05:01:49 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/muchsanali83/ses3fqhlnja51cts/wish/3001165324</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>desilestari32</author>
         <link>https://padlet.com/muchsanali83/ses3fqhlnja51cts/wish/3001165498</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p><strong>kebajikan yang disepakati bersama, lepas dari suku bangsa, agama, bahasa maupun latar belakangnya</strong></p></li><li><p><strong>hukuman konsekuensi ditujukan kepada pelaku sebagai hukuman atau penalti, sedangkan restitusi ditujukan kepada korban untuk menggantikan kerugian yang mereka alami</strong>.</p></li><li><p><strong>Langkah</strong>-<strong>Langkah</strong> utama <strong>dalam</strong> menetapkan <strong>keyakinan kelas</strong> serta pendalamannya sebagai berikut : berdiskusi memunculkan peraturan-peraturan yang perlu ditaati warga <strong>kelas</strong>, mengubah peraturan-peraturan menjadi kalimat yang lebih positif, menyarikan peraturan-peraturan menjadi nilai-nilai kebajikan/<strong>keyakinan kelas</strong>,menyepakati keyakinan kelas</p></li><li><p><strong>kebutuhan untuk bertahan hidup (survival), kasih sayang dan rasa diterima (love and belonging), kebebasan (freedom), kesenangan (fun), dan penguasaan (power)</strong>.</p></li><li><p><strong>Penghukum, Pembuat Rasa Bersalah, Teman, Pemantau dan Manajer</strong></p></li><li><p><strong>menstabilkan identitas, validasi tindakan yang salah, dan menanyakan keyakinan</strong>.</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-05-21 05:01:54 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/muchsanali83/ses3fqhlnja51cts/wish/3001165498</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/muchsanali83/ses3fqhlnja51cts/wish/3001165785</link>
         <description><![CDATA[<p>Desty Anna</p><p>Dalam Modul 1.4 saya belajar  : </p><ol><li><p>Budaya positif dapat dimulai dari membuat keyakinan kelas bersama murid.</p></li><li><p>Mengetahui 5 posisi kontrol, dimana kita sebagai guru sebaiknya ada pada posisi manajer</p></li><li><p>segitiga restitusi, bagaimana memperbaiki kesalahan murid agar murid dapat memperbaiki dirinya</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-05-21 05:02:04 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/muchsanali83/ses3fqhlnja51cts/wish/3001165785</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/muchsanali83/ses3fqhlnja51cts/wish/3001166187</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>Siswanto (2001) mendefinisikan disiplin sebagai sikap menghormati, menghargai dan taat pada peraturan yang berlaku baik tulis maupun tidak tertulis, serta mampu menjalaninya, tidak mengelak, dan ada sanksi-sanksi apabila melanggar tugas atau wewenang yang diberikan kepada dirinya.disiplin merupakan nilai-nilai kebajikan universal merupakan sifat positif manusia yang merupakan tujuan mulia yang ingin dicapai setiap individu.</p></li><li><p>Hukuman adalah sesuatu yang menyakitkan perlu terjadi, dan sifatnya mendadak, sementara konsekuensi telah disepakati bersama, dan pelanggar dibuat tidak nyaman untuk sementara. Restitusi memberikan pilihan-pilihan alternatif yang bisa dipilih pelanggar, agar dapat menyelesaikan masalah.</p><p><br><br></p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-05-21 05:02:18 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/muchsanali83/ses3fqhlnja51cts/wish/3001166187</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/muchsanali83/ses3fqhlnja51cts/wish/3001166795</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>Disiplin Positif adalah menjadi orang yang mereka inginkan dan menghargai diri sendiri dengan nilai-nilai yang mereka percaya. Ketika murid-murid kita memiliki motivasi tersebut. Sedangkan 3 Motivasi Perilaku Manusia adalah 1)Untuk menghindari ketidaknyamanan atau hukuman, 2)Untuk mendapatkan imbalan atau penghargaan dari orang lain. 3)Untuk menjadi orang yang mereka inginkan dan menghargai diri sendiri dengan nilai-nilai yang mereka percaya. Pentingnya memilih dan menentukan nilai-nilai kebajikan adalah tercipta sebuah budaya positif.</p></li><li><p>Perbedaan utama antara keduanya adalah bahwa <strong>hukuman konsekuensi ditujukan kepada pelaku sebagai hukuman atau penalti, sedangkan restitusi ditujukan kepada korban untuk menggantikan kerugian yang mereka alami</strong></p></li><li><p>Keyakinan kelas diterapkan sebagai salah satu cara dalam membangun Budaya Positif. Keyakinan kelas harus berpihak pada murid dan dirumuskan bersama murid untuk membangun kemandirian mereka.</p></li><li><p><br/></p></li></ol><p><br/></p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-05-21 05:02:40 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/muchsanali83/ses3fqhlnja51cts/wish/3001166795</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>jatmikonugroho13</author>
         <link>https://padlet.com/muchsanali83/ses3fqhlnja51cts/wish/3001167442</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>Seseorang yang memiliki disiplin diri berarti mereka bisa bertanggung jawab terhadap apa yang dilakukannya karena mereka mendasarkan tindakan mereka pada nilai-nilai kebajikan universal.</p></li><li><p>Hukuman sesuatu yang menyakitkan harus terjadi, Konsekuensi sesuatu yang harus terjadi, restitusi merupakan pilihan. </p></li><li><p>Merumuskan keyakinan kelas yaitu : </p><p>a. Tanyakan pendapat murid tentang masalah dan harapan <strong>kelas</strong>.</p><p>b. Eksplorasi ide dari murid untuk mencapai <strong>kelas</strong> impian. </p><p>c.Ambil kesimpulan dari ide murid. </p><p>d.Ubah ide menjadi <strong>keyakinan kelas</strong>. .</p><p>e. Tandatangani kontrak <strong>keyakinan kelas</strong>.</p></li><li><p>5 Kebutuhan dasar manusia adalahyaitu kebutuhan untuk bertahan hidup (survival), kasih</p><p>sayang dan rasa diterima (<em>love and belonging), </em>kebebasan (<em>freedom), </em>kesenangan (<em>fun)</em>,</p><p>dan penguasaan (<em>power).</em></p></li><li><p>Kelima posisi kontrol yang umum terjadi tersebut adalah; <strong>Penghukum, Pembuat Rasa Bersalah, Teman, Pemantau dan Manajer</strong></p></li><li><p><strong>Langkah penerapan segitiga restitusi :</strong></p><p>a. <strong>Menstabilkan identitas</strong>,</p><p>b. <strong>Validasi tindakan yang salah</strong>,</p><p>c. <strong>Menanyakan keyakinan</strong>.</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-05-21 05:03:02 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/muchsanali83/ses3fqhlnja51cts/wish/3001167442</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/muchsanali83/ses3fqhlnja51cts/wish/3001170518</link>
         <description><![CDATA[<p>1.nilai nilai kebajikan yang telah disepakati bersama ,lepas dari suku bangsa,agama,bahsa,atupun latar belakang</p><p>2perbedaannya  adalah hukuman konsekuensi  adalah bentuk sangsi yang diberikan akibat melanggar sedangkan restitusi adalah proses pemulihan atau penggantian kerugian yang diderita oleh korban akibat pelaku yang melanggar hukum.</p><p>3 cara merumuskan keyakinan kelas : siswa menulis keyakinan yang mereka inginkan , berdiskusi memunculkan peraturan peraturan yang disepakati, mengubah dengan kalimat yang lebih positip yangh menjadi nilai nilai kebajikan</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-05-21 05:04:41 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/muchsanali83/ses3fqhlnja51cts/wish/3001170518</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/muchsanali83/ses3fqhlnja51cts/wish/3001173687</link>
         <description><![CDATA[<ol start="3"><li><p>Siswa Menulis Keyakinan yang Mereka Inginkan</p><p>Guru dan Siswa Mengulas Keyakinan yang Telah Tertulis</p><p>Guru dan Siswa Memilah Keyakinan Kelas yang Penting</p><p>Mengubah Keyakinan Kelas Menjadi Kalimat Positif</p><p>Mengecek dan Menyepakati Keyakinan Kelas</p></li><li><p>Kebutuhan Bertahan Hidup, Kasih sayang dan Rasa Diterima (Kebutuhan untuk Diterima), Penguasaan (Kebutuhan Pengakuan atas Kemampuan), Kebebasan (Kebutuhan Akan Pilihan), Kesenangan (Kebutuhan untuk merasa senang)</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-05-21 05:06:20 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/muchsanali83/ses3fqhlnja51cts/wish/3001173687</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/muchsanali83/ses3fqhlnja51cts/wish/3001175178</link>
         <description><![CDATA[<p>4  lima kebutuhan dasar manusia ; kebutuhan bertahan hidup, kasih sayang dan rasa diterima,kebebasan, kesenangan serta kepuasaan</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-05-21 05:07:09 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/muchsanali83/ses3fqhlnja51cts/wish/3001175178</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>muhammadmawardi82</author>
         <link>https://padlet.com/muchsanali83/ses3fqhlnja51cts/wish/3001175288</link>
         <description><![CDATA[<p>1.Disiplin positif mencerminkan tindakan yang baik /pembiasaan menjadi lebih baik untuk proses pembelajaran.</p><p>2.Hukuman,di lakukan secara tiba-tiba/secara spontan.Konsekunsi dilakukan setelah ada pemahaman dan sudah di sepakati bersama</p><p><br/></p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-05-21 05:07:12 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/muchsanali83/ses3fqhlnja51cts/wish/3001175288</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/muchsanali83/ses3fqhlnja51cts/wish/3001175327</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>Disiplin adalah sikap atau perasaan taat dan patuh terhadap nilai-nilai yang dipercaya merupakan tanggung jawabnya. Nilai-nilai kebajikan universal merupakan prinsip-prinsip moral yang dianggap sebagai panduan perilaku baik dan benar. </p></li><li><p>Hukuman bersifat tidak terencana dan satu arah. Konsekuensi bersifat terencana dan telah disepakati. Restitusi untuk memperbaiki kesalahan.</p></li><li><p>Merumuskan keyakinan kelas: Siswa menulis keyakinan yang mereka inginkan, guru dan siswa mengulas keyakinan yang telah tertulis</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-05-21 05:07:13 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/muchsanali83/ses3fqhlnja51cts/wish/3001175327</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/muchsanali83/ses3fqhlnja51cts/wish/3001175398</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>Disiplin merupakan sikap dan perasaan taat dan patuh terhadap nilai-nilai yang dipercaya merupakan tanggung jawabnya. Ruang lingkup disiplin yang dapat meliputi ketaatan terhadap peraturan atau norma positif yang berlaku di lingkungan sekitar membuat kedisiplinan memiliki cakupan yang luas.</p><p>Nilai kebajikan universal : KEJUJURAN,KEADILAN,KESEDERHANAAN,TOLERANSI,KEPEDULIAN TERHADAP LINGKUNGAN.</p></li><li><p>Perbedaan utama antara keduanya adalah bahwa <strong>hukuman konsekuensi ditujukan kepada pelaku sebagai hukuman atau penalti, sedangkan restitusi ditujukan kepada korban untuk menggantikan kerugian yang mereka alami</strong>.</p></li><li><p><br/></p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-05-21 05:07:16 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/muchsanali83/ses3fqhlnja51cts/wish/3001175398</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/muchsanali83/ses3fqhlnja51cts/wish/3001175583</link>
         <description><![CDATA[<ol start="4"><li><p>Kelima posisi kontrol tersebut adalah Penghukum, Pembuat Rasa Bersalah, Teman, Pemantau dan Manajer</p></li><li><p>Kelima posisi kontrol tersebut adalah Penghukum, Pembuat Rasa Bersalah, Teman, Pemantau dan Manajer</p><p>Segitiga restitusi membantu murid menjadi lebih memiliki tujuan, disiplin positif, dan memulihkan dirinya setelah berbuat salah. Melalui pendekatan restitusi, ketika murid berbuat salah, guru akan menanggapi dengan mengajak murid berefleksi tentang apa yang dapat mereka lakukan untuk memperbaiki kesalahan mereka sehingga merka menjadi pribadi yang lebih baik dan menghargai dirinya.<br><br></p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-05-21 05:07:20 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/muchsanali83/ses3fqhlnja51cts/wish/3001175583</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/muchsanali83/ses3fqhlnja51cts/wish/3001179384</link>
         <description><![CDATA[<p>5 posisi kontrol </p><p>penghukum, pembuat rasa bersalah, teman, pemantau dan menejer</p><p>6.langkah penerapan segitiga restitusi</p><p>menstabilkan identitas, validasi tindakan yang salah, menanyakan keyakinan</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-05-21 05:09:29 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/muchsanali83/ses3fqhlnja51cts/wish/3001179384</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/muchsanali83/ses3fqhlnja51cts/wish/3001187424</link>
         <description><![CDATA[<p><strong>4.CARA MERUMUSKAN KEYAKINAN KELAS:</strong></p><p><strong>1. Siswa Menulis Keyakinan yang Mereka Inginkan.</strong></p><p><strong>2. Guru dan Siswa Mengulas Keyakinan yang Telah Tertulis</strong></p><p><strong>3. Guru dan Siswa Memilah Keyakinan Kelas yang Penting</strong></p><p><strong>4. Mengubah Keyakinan Kelas Menjadi Kalimat Positif</strong></p><p><strong>5. Mengecek dan Menyepakati Keyakinan Kelas</strong></p><ol start="5"><li><p><strong>KEBUTUHAN DASAR MANUSIA:</strong></p></li></ol><p><strong>kebutuhan fisiologis, kebutuhan rasa aman dan nyaman, kebutuhan cinta dan kasih sayang, kebutuhan harga diri dan kebutuhan aktualisasi diri</strong>.</p><p>Kelima posisi kontrol yang umum terjadi tersebut adalah; <strong>Penghukum, Pembuat Rasa Bersalah, Teman, Pemantau dan ManajeL</strong> Dan berikut ini uraian 5 Posisi kontrol dalam menerapkan disiplin di sekolah.</p><p>6.Langkah-langkah segitiga restitusi Adapun strategi untuk melakukan restitusi meliputi: Menstabilkan identitas/stabilize the identity Validasi tindakan yang salah/validate the Misbeh Menanyakan keyakinan /Seek the Belief<br></p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-05-21 05:13:56 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/muchsanali83/ses3fqhlnja51cts/wish/3001187424</guid>
      </item>
   </channel>
</rss>
