<?xml version="1.0"?>
<rss version="2.0">
   <channel>
      <title>Diskusi dan Resume Jurnal - InsightMU by Sekolah Murid Merdeka</title>
      <link>https://padlet.com/smm34/s84zgjipgbbw4uwm</link>
      <description>Menurutmu, insight apa yang dapat diambil dari artikel yang sudah kamu baca? Jangan lupa berikan argumen dan contohnya!</description>
      <language>en-us</language>
      <pubDate>2021-10-27 09:01:42 UTC</pubDate>
      <lastBuildDate>2025-04-24 09:42:21 UTC</lastBuildDate>
      <webMaster>hello@padlet.com</webMaster>
      <image>
         <url>https://padlet.net/icons/png/2733.png</url>
      </image>
      <item>
         <title>Maria Sanfranciska-SI1</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/smm34/s84zgjipgbbw4uwm/wish/1877147989</link>
         <description><![CDATA[<div>Insight yang saya dapat adalah bahwa peserta didik atau mahasiswa diberi kesempatan untuk belajar saling bekerjasama, saling belajar, saling membantu, dan maju bersama-sama. Selain itu, dengan latar belakang dan pengalaman yang berberda-beda, peserta didik dilatih untuk saling menghargai dan mengelola perbedaan yang ada. Jika peserta didik atau mahasiswa terbiasa saling bekerja sama di dalam kelas dan dapat menghargai perbedaan yang ada</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-11-09 03:51:01 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/smm34/s84zgjipgbbw4uwm/wish/1877147989</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Rajih Faiz R SI 6</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/smm34/s84zgjipgbbw4uwm/wish/1883237807</link>
         <description><![CDATA[<div>Insight yang saya dapat adalah collaborative learning merupakan metode pembelajaran yang baim karena pada hakikatnya manusia memperlajari dan memperoleh informasi dengan cara interaksi. Maka dari itu kehadiran peer group memberikan dampak yang baim dalam pembelajaran. Dengan collaborative learning siswa menjadi aktif dalam pemecahan masalah dengan peer groupnya.<br>Namun collaborative learnibg butuh didukung oleh sistem yang baim mulai dari murid, sekolah, dan guru.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-11-11 04:21:35 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/smm34/s84zgjipgbbw4uwm/wish/1883237807</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Ni Made Hana N.D - SI2</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/smm34/s84zgjipgbbw4uwm/wish/1883287623</link>
         <description><![CDATA[<div>Insight yang saya dapat dari membaca Jurnal yang berjudul&nbsp; "COLLABORATIVE LEARNING DALAM UPAYA PENINGKATAN KEAKTIFAN MAHASISWA PADA PROSES PEMBELAJARAN" adalah Colaborative Learning perlu diterapkan terutama di jenjang mahasiswa karena akan menghadapi jenjang pekerjaan di era globalisasi ini, Colaborative learning ini berguna untuk membiasakan mahasiswa untuk berperan aktif mengeluarkan pendapat/ ide dan membangun kepercayaan untuk bekerjasama menyelesaikan suatu masalh walaupun dari latar belakang dan perspektif masing - masing individu yang berbeda. Peran pendidik pun tak kalha penting, pendidik dituntut untuk merancang tugas yang sesuai dan melibatkan semua anggota kelompok agar berperan aktif.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-11-11 04:51:12 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/smm34/s84zgjipgbbw4uwm/wish/1883287623</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Dinda Putri Ani SI10</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/smm34/s84zgjipgbbw4uwm/wish/1883496778</link>
         <description><![CDATA[<div>Metode pembelajaran yang masih bersifat kuno perlu diubah dan disesuaikan dengan kompetensi yang seharusnya dimiliki oleh peserta didik, salah satunya yaitu penerapan metode collaborative learning yang menuntut siswanya untuk aktif. Dengan metode ini, kolaborasi antar siswa menjadi terarah dan terorganisir.&nbsp;<br>Pada kalangan mahasiswa, pembelajaran model collaborative learning sangat cocok diterapkan, karena seperti yang kita tahu bahwa model yang diterapkan saat ini masih berorientasi pada tenaga pendidik, sehingga mahasiswa cenderung kurang bebas dalam mengekspresikan pemikirannya.&nbsp;<br>Pada era globalisasi saat ini, mahasiswa diharapkan mampu menerima segala perbedaan yang ada, dengan adanya pembelajaran kolaboratif yang berorientasi pada siswa dan mampu memfasilitasi adanya kolaborasi, maka diharapkan mahasiswa menjadi terbiasa untuk bekerja sama dan berinteraksi dengan baik secara aktif meskipun dengan latar belakang yang berbeda.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-11-11 07:04:14 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/smm34/s84zgjipgbbw4uwm/wish/1883496778</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Cindy Cilviani-SI5</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/smm34/s84zgjipgbbw4uwm/wish/1886362331</link>
         <description><![CDATA[<div>Tuntutan era globalisasi memang sangat memacu kompetisi global. Dalam menghadapi era tersebut, diperlukannya beberapa keterampilan untuk mampu bertahan dan bersaing. Salah satu keterampilannya yaitu keterampilan berkolaborasi. Melalui jurnal pada aktivitas sebelumnya, menunjukan bahwa keterampilan ini sangat penting untuk dikuasai oleh peserta didik maupun mahasiswa. Hal tersebut dapat dilatih melalui penerapan pembelajaran berbasis colaborative learning. Dengan penerapan colaborative learning mendorong siswa untuk mengevaluasi, memperbaiki, dan menambah pengetahuan serta informasi yang mereka miliki ketika mereka saling berinteraksi dengan pemikiran yang berbeda. Hal ini dikarenakan dalam pembelajarannya lebih menekankan pada interaksi dan komunikasi dengan individu dalam kelompok, sehingga mengajarkan siswa untuk saling menerima perbedaan yang ada dengan menyatukan atau menggabungkan pemahaman yang telah dimilikinya dengan sesuatu hal yang baru ditemuinya untuk membentuk suatu makna yang tekait dengan materi pembelajaran. Hal tersebut juga dapat mendorong siswa untuk meningkatkan kualitas pencapaian pembelajaran dan menjadikan pengalaman baru bagi setiap siswa melalui pembelajaran kolaborasi yang bermakna.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-11-12 10:46:10 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/smm34/s84zgjipgbbw4uwm/wish/1886362331</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Khikmatul Aini - SI 5</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/smm34/s84zgjipgbbw4uwm/wish/1887663015</link>
         <description><![CDATA[<div>Collaborative learning merupakan salah satu praktik pembelajaran dari metode active learning yang bertujuan untuk meningkatkan keaktifan peserta didik dalam proses pembelajaran. Metode ini sangat dibutuhkan oleh peserta didik, terutama mahasiswa, dalam menghadapi era globalisasi karena dengan mengimplementasikan metode ini, peserta didik atau mahasiswa diberi kesempatan untuk belajar saling bekerjasama, saling belajar, saling membantu, dan majubersama-sama.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-11-13 00:29:30 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/smm34/s84zgjipgbbw4uwm/wish/1887663015</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Noerlita Leyla Anggraheni-SI5</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/smm34/s84zgjipgbbw4uwm/wish/1888931784</link>
         <description><![CDATA[<div>Berdasarkan hasil analisis jurnal (Respati, Y.A, 2018) bahwa <em>collaborative learning</em> adalah metode pembelajaran yang dapat digunakan khususnya oleh mahasiswa di perguruan tinggi untuk meningkatan keaktifan dalam proses pembelajaran sehingga relevan dalam menghadapi tantangan di era globalisasi. Dengan mengimplementasikan metode ini, peserta didik atau mahasiswa diberi kesempatan untuk belajar berkolaborasi, saling membantu, dan sukses mencapai tujuan bersama-sama, serta dengan latar belakang dan pengalaman yang berberda-beda, peserta didik dilatih untuk saling menghargai dan mengelola perbedaan yang ada. Metode ini dapat diimplementasikan dengan 5 langkah yaitu orientasi siswa, pembentukan kelompok, pengaturan tugas belajar, memfasilitasi kolaborasi siswa, memberikan nilai dan evaluasi.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-11-14 08:35:28 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/smm34/s84zgjipgbbw4uwm/wish/1888931784</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Ayu Wulandari-SI7</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/smm34/s84zgjipgbbw4uwm/wish/1893600264</link>
         <description><![CDATA[<div>&nbsp;Collaborative learning adalah metode pembelajaran yang memungkinkan peserta didik dapat berinteraksi dan berkomunikasi dengan teman untuk membantu dalam memahami sebuah topik.&nbsp;kegiatan belajar yang dapat dilakukan yakni proyek tim, kerja kelompok kecil, peer review, debat secara berkelompok, dan forum diskusi.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-11-16 08:55:30 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/smm34/s84zgjipgbbw4uwm/wish/1893600264</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Levina - SI7</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/smm34/s84zgjipgbbw4uwm/wish/1898566427</link>
         <description><![CDATA[<div>Collaborative learning adalah metode pembelajaran yang menekankan keterlibatan peserta didik sehingga di dalamnya akan ada banyak interaksi dua arah baik antar peserta didik maupun guru. Penerapan collaborative learning sudah banyak dilakukan namun belum menjadi suatu kebiasaan (gaya tradisional masih mendominasi) contohnya seperti project sehingga membutuhkan kerja sama antar peserta didik.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-11-18 03:27:41 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/smm34/s84zgjipgbbw4uwm/wish/1898566427</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Muhammad Azzar Kashi-SI 2</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/smm34/s84zgjipgbbw4uwm/wish/1898883324</link>
         <description><![CDATA[<div>Insight dari pembelajaran kolaboratif yang saya dapatkan ini adalah hubungan antara murid dengan murid lainnya dalam berkomunikasi, berkelompok dengan tujuan mendiskusikan sesuatu agar tujuan yang sama serta didalam diskusi tersebut akan menumbuhkan sikap yang saling ketergantungan antar satu dengan lainnya yang membentuk karakter sikap tanggung jawab terhadap individu dan juga komunikasi antar interpersonal. Selain itu juga bahwasannya pembelajaran kolaboratif ini dilakukan secara individu dan kelompok sehingga akan mendapatkan manfaat yang berbeda-beda dari setiap individual maupun kelompok. </div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-11-18 07:27:27 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/smm34/s84zgjipgbbw4uwm/wish/1898883324</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Armillulla Silarachman-SI2</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/smm34/s84zgjipgbbw4uwm/wish/1899043827</link>
         <description><![CDATA[<div>Pembelajaran Kolaboratif merupakan sebuah proses di mana peserta didik pada berbagai tingkat kemampuan (kinerja) bekerja sama dalam kelompok untuk mencapai tujuan bersama. Pembelajaran Kolaboratif menumbuhkan sikap positif yaitu melatih peserta didik untuk menghargai keberagaman dan melatih peserta didik untuk memahami perbedaan individu.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-11-18 09:06:02 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/smm34/s84zgjipgbbw4uwm/wish/1899043827</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Adelisa Putri - SI2</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/smm34/s84zgjipgbbw4uwm/wish/1901880965</link>
         <description><![CDATA[<div>Pada dasarnya pembelajaran kolaboratif adalah metode pembelajaran yang terdapat dua orang atau lebih yang saling berinteraksi dan bergantung satu sama lain dan memiliki tujuan yang sama yaitu untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan melibatkan kerja sama (kolaborasi) antara peserta didik. Dengan perkembangan teknologi saat ini, memudahkan terjadinya proses penyebaran informasi melalui teknologi sehingga pembelajaran kolaboratif dapat dengan mudah diterapkan karena setiap individu tidak harus saling bertatap muka di waktu dan tempat yang sama.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-11-19 11:39:04 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/smm34/s84zgjipgbbw4uwm/wish/1901880965</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Yunita Tiara Dewi_SI 6</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/smm34/s84zgjipgbbw4uwm/wish/1903294069</link>
         <description><![CDATA[<div>Insight yang saya dapatkan setelah saya membaca artikel tersebut adalah dengan menggunakan metode collaborative learning dalam pembelajaran diperguruan tinggi dapat meningkatan keaktifan mahasiswa dalam proses pembelajaran. Dengan menerapkan metode collaborative learning memungkinkan mahasiswa untuk memecahkan berbagai masalah yang dihadapi dalam masyarakat sehingga dapat meningkatkan keaktifan dan motivasi mahasiswa dalam mencari informasi dan pengetahuan yang baru dengan saling bertukar informasi dan pengetahuan yang dimilikinya dengan temannya.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-11-20 06:16:21 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/smm34/s84zgjipgbbw4uwm/wish/1903294069</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Fatimah Rosyidah SI3 </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/smm34/s84zgjipgbbw4uwm/wish/1903340981</link>
         <description><![CDATA[<div>Insight yang saya dapatkan adalah bahwa komunikasi dan interaksi sangat berperan penting dalam proses pembelajaran. Dasar pemikiran ini lah yang memunculkan metode collaborative learning yang bermula dari pandangan secara fisiologis tentang konsep pembelajaran. Pembelajaran secara peer-group&nbsp; pada metode pembelajarannya memungkinkan peserta didik dapat berinteraksi dan berkomunikasi dengan kemajuan zaman, komunikasi dan interaksi saat ini bukanlah menjadi masalah besar. Teknologi pembelajaran modern yang berkembang saat ini memudahkan siapa saja. Collaborative learning dapat dengan mudah dilakukan karena tidak terbatas pada situasi atau dengan kata lain, pengetahuan dapat dibentuk dan dibangun secara bersama-sama, bertemu dan berinteraksi dengan orang lain yang memiliki pemikiran yang berbeda. Dengan metode ini juga memungkinkan peserta didik untuk saling bekerja sama. Berdasarkan teori konstruktivis sosial, Dreier (1999) berpendapat bahwa pembelajaran&nbsp; dan partisipasi merupakan dua hal yang saling berkaitan erat. Di dalam collaboration learning, proses pembelajaran&nbsp; sangat bergantung pada proses interaksi dan komunikasi yang dilakukan oleh peserta didik. Pada hakikatnya&nbsp; collaborative learning adalah metode belajar dimana terdapat dua orang atau lebih terlibat aktif.<br>Metode collaborative learning inilah yang dibutuhkan oleh peserta didik, terutama mahasiswa, untuk menghadapi era globalisasi.<br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-11-20 07:58:53 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/smm34/s84zgjipgbbw4uwm/wish/1903340981</guid>
      </item>
      <item>
         <title>SI10-Novasa</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/smm34/s84zgjipgbbw4uwm/wish/1903500937</link>
         <description><![CDATA[<div>Knowledge yang bisa saya dapatkan adalah collaborative learning ini menggunakan metode yang dapat diimplementasikan dengan 5 langkah yaitu orientasi siswa, pembentukan kelompok, pengaturan tugas belajar, memfasilitasi kolaborasi siswa, memberikan nilai dan evaluasi.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-11-20 12:45:36 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/smm34/s84zgjipgbbw4uwm/wish/1903500937</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Ratu Nurul Afini_SI7</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/smm34/s84zgjipgbbw4uwm/wish/1909446216</link>
         <description><![CDATA[<div>Colaborative learning adalah salah satu metode belajar yang mendorong peserta didik untuk mengembangkan kemampuan berinteraksi, berkolaborasi dan berkomunikasi dengan teman-temannya yang lain dalam memecahkan permasalahan dalam pembelajaran.&nbsp;<br>Colaborative learning sangat cocok untuk diterapkan dalam proses belajar masa kini karena kemampuan berkolaborasi merupakan kemampuan yang sangat dibutuhkan dalam dunia kerja ataupun dalam kehidupan bermasyarakat. </div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-11-24 00:06:55 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/smm34/s84zgjipgbbw4uwm/wish/1909446216</guid>
      </item>
      <item>
         <title>CATHERINE SIPAYUNG  SI 10</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/smm34/s84zgjipgbbw4uwm/wish/1919903051</link>
         <description><![CDATA[<div>&nbsp;collaborative learning menggunakan metode yang dapat diimplementasikan dengan  orientasi siswa, pembentukan kelompok, pengaturan tugas belajar, memfasilitasi kolaborasi siswa, memberikan nilai dan evaluasi.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-11-30 08:51:42 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/smm34/s84zgjipgbbw4uwm/wish/1919903051</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Selvy_SI4</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/smm34/s84zgjipgbbw4uwm/wish/1919993736</link>
         <description><![CDATA[<div>Collaborative Learning merupakan sebuah proses pembelajaran yang digunakan dengan berpusat pada murid untuk mendorong adanya akulturasi dari keberagaman karakteristik antar individu pada berbagai kontruksi pengetahuan dalam konteks sosial </div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-11-30 09:49:56 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/smm34/s84zgjipgbbw4uwm/wish/1919993736</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Jonathan Ken - SI7</title>
         <author>jnthnkn77</author>
         <link>https://padlet.com/smm34/s84zgjipgbbw4uwm/wish/1929734065</link>
         <description><![CDATA[<div>Saya mendapatkan insight bahwa pembelajaran kolaboratif tidak hanya melibatkan sekelompok murid untuk saling berinteraksi dan mengerjakan suatu kasus secara bersama-sama. Tetapi peran guru juga penting untuk mengetahui perkembangan masing-masing murid agar terjadi pembagian tugas antar murid yang baik.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-12-05 17:12:07 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/smm34/s84zgjipgbbw4uwm/wish/1929734065</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Asyifa SI 5</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/smm34/s84zgjipgbbw4uwm/wish/1930157866</link>
         <description><![CDATA[<div>Insinght yang saya dapar dari jurnal itu adalab kolaboratif dan aktif learning yang bekum di terapkan di pembelajaran mahasiswa, padahal pada hakikatnya sangat dibutuhkan untuk menunjang oembelajaran efektif</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-12-06 01:59:06 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/smm34/s84zgjipgbbw4uwm/wish/1930157866</guid>
      </item>
      <item>
         <title>binti isticomah SI3</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/smm34/s84zgjipgbbw4uwm/wish/1930357746</link>
         <description><![CDATA[<div>Insight yag saya dapat dari jurnal tersebut adalah collaborative learning menjadi penting untuk diketahui secara mendalam baik dari pihak siswa dan guru, karena pada pengimplementasiannya diperluan kolaborasi antara guru dan juga siswa. Siswa blajar mendalami makna yang tersirat dalam metode collaborative learning pun demikian guru harus mampu menguasai teknik dalam mengimplementasian metode agar tujuan yang diharapkan dapat tercapai dengan maksimal.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-12-06 04:32:34 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/smm34/s84zgjipgbbw4uwm/wish/1930357746</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Anggi-SI8</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/smm34/s84zgjipgbbw4uwm/wish/1935068752</link>
         <description><![CDATA[<div>Insight yg di dapatkan dalam membaca jurnal, bahwa seseorang dikatakan belajar apabila terlibat aktif dalam proses pembelajaran, didukung dengan penelitian, bahwa pentingnya peer-group dalam proses pembelajaran (Rae dkk, 2006). Pengaruh teman dan persahabatan dalam proses pembelajaran membawa dampak yang besar bagi peserta didik, terutama dalam hal kepuasan. Hal ini didukung oleh Astin (dalam Rae dkk, 2006) yang menyatakan bahwa kepuasan siswa dalam proses pembelajaran akan meningkat jika persahabatan dilibatkan. Jadi pengaruh teman dan peer group memainkan peranan dalam proses belajar. Sehingga collaborative learning adalah salah satu metode yang dapat di terapkan agar pembelajaran efektif serta meningkatkan keaktifan peserta didik&nbsp;(active learning), selain itu peserta didik dapat bekerjasama, saling membantu, saling belajar, dan maju bersama-sama.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-12-08 03:58:27 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/smm34/s84zgjipgbbw4uwm/wish/1935068752</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Syifa Silfani_SI7</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/smm34/s84zgjipgbbw4uwm/wish/1935398730</link>
         <description><![CDATA[<div>Strategi pembelajaran yang dirancang sebagai suatu terobosan untuk melibatkan peserta didik aktif di dalam suatu proses pembelajaran melalui interaksi yang terjalin antar sesama peserta didik lainnya. Proses pembelajaran yang mendukung peningkatan kualitas belajar ternyata dipengaruhi oleh persahabatan, jalinan pertemanan, lingkar organisasi dan sosial yang dikenal dengan strategi pembelajaran collaborative learning. Implikasi sosial terutama proses interaksi yang berlangsung menghasilkan suatu pengalaman perlu diarahkan sebagai suatu yang bernilai positif dan membentuk kebiasaan atau budaya belajar setiap individu menjadi semakin berkualitas dan lebih baik lagi.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-12-08 08:45:44 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/smm34/s84zgjipgbbw4uwm/wish/1935398730</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Granita -SI6</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/smm34/s84zgjipgbbw4uwm/wish/1942244512</link>
         <description><![CDATA[<div>Pembelajaran kolaboratif dilihat dari keaktifan peserta didik dalam kegiatan pembelajaran. Hal ini memberikan perubahan dari jaman pembelajaran tradisional ke pembelajaran modern. Metode pembelajaran kolaboratif memiliki perspektif yaitu, seseorang dapat dikatakan belajar bila orang tersebut aktif dalam pembelajaran.&nbsp;<br><br>Dizaman yang serba modern dan canggih ini, pendidikan semakin berkembang. Dengan banyaknya teknologi yang ada, diharapkan peserta didik dapat aktif dalm kegiatan pembelajaran. Menurut (Smith dan Cardaciotto, 2011; Douk dkk,&nbsp;<br>2016) Active Learning untuk meningkatkan motivaei belajar dan keaktifan murid saat pembelajaran. Berbagai pendapat dari para ahli yang mengatakan pembelajaran kolaboratif yaitu pembelajaran yang melibatkan peserta didik dalam proses belajar sehingga dapat memotivasi peserta didik dalam belajar.&nbsp;<br><br>Pembelajaran monoton seperti duduk dikelas dan mendengar ceramah dari guru merupakan pembelajaran yang membosankan bagi peserta didik. Karena hanya duduk dan mendengarkan guru memberikan penjelasan. Hal ini memberikan peserta didik menjadi lebih pasif.&nbsp;<br><br>Salah satu metode pembelajaran yang dapat meningkatkan keaktifan peserta didik adalah collaborative learning, seperti yang dikatakan (Nordentoft dan Wistoft, 2012) seseorang dikatan belajar, apabila orang tersebut terlibat aktif dalam pembelajaran.&nbsp;<br><br>Metode kolaboratif bukanlah metode baru, menurut Brufee (1999) metode ini sudah ada sejak abad ke-18, saat Benjamin Franklin masih muda. Saat itu Benjamin mengemukakan ide nya yang bernama Autonomous Learning atau biasa disebut dengan student-centered learning. Yaitu pembelajaran yang berpusat pada murid.<br><br>Collaborative Learning merupakan metode pembelajaran yang di khususkan untuk Mahasiswa di perguruan tinggi untuk meningkatkan proses belajar.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-12-12 02:43:14 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/smm34/s84zgjipgbbw4uwm/wish/1942244512</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Widia si8</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/smm34/s84zgjipgbbw4uwm/wish/1956416792</link>
         <description><![CDATA[<div>Collaborative learning penting untuk diaplikasikan karna dalam penelitian pembelajaran dengan melibatkan partner belajar atau peer group memberikan dampak yang besar dalam pembelajaran. Dalam pembelajaran kolaboratif, siswa dapat berpartisipasi aktif dikarenakan proses pembelajaran sangat bergantung pada proses interaksi dan komunikasi yang dilakukan oleh pihak-pihak dalam suatu kelompok pembelajaran.&nbsp;</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-12-20 06:44:50 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/smm34/s84zgjipgbbw4uwm/wish/1956416792</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Oktav_SI9</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/smm34/s84zgjipgbbw4uwm/wish/1956903660</link>
         <description><![CDATA[<div>&nbsp;Metode collaborative learning inilah yang dibutuhkan oleh peserta didik, terutama mahasiswa, untuk menghadapi era globalisasi. Dengan mengimplementasikan metode ini, peserta didik atau mahasiswa diberi kesempatan untuk belajar saling bekerjasama, saling belajar, saling membantu, dan maju bersama-sama. Selain itu, dengan latar belakang dan pengalaman yang berberda-beda, peserta didik dilatih untuk saling menghargai dan mengelola perbedaan yang ada.&nbsp;</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-12-20 13:15:57 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/smm34/s84zgjipgbbw4uwm/wish/1956903660</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Laras - SI2</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/smm34/s84zgjipgbbw4uwm/wish/1957839756</link>
         <description><![CDATA[<div>Pembelajaran kolaboratif membuat siswa dapat berkembang dan mau belajar materi secara mendalam melalui diskusi yang bermanfaat untuk saling memahamkan miss paham antar ssiwa. Dilatar belakangi dengan era serba teknologi, sehingga sudah tidak relevan untuk membuat pembelajaran berpusat guru/dosen.<br><br>Dari insight ini, pelaksanaan pembelajaran kolaboratif harus bisa disosialisasikan dengan baik kepada para pengajar untuk bisa memfasilitasi proses belajar di kelas nantinya. Dan dalam perkuliahan,  dalam pengembangan proses belajar mahasiswa, seharusnya sudah bertanggungjawab dalam proses belajarnya. Sebab, pembelajaran ini akan memberikan tanggungjawab sebagai mahasiswa untuk dapat secara aktif dan jujur dalam mencari informasi dan membagikan informasinya. </div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-12-21 00:23:54 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/smm34/s84zgjipgbbw4uwm/wish/1957839756</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Fahmi Maulana_SI8</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/smm34/s84zgjipgbbw4uwm/wish/1965631238</link>
         <description><![CDATA[<div>Insight yang saya dapatkan dari jurnal tersebut adalah betapa banyak manfaat yang didapat ketika siswa atau mahasiswa menggunakan metode collaborative learning dalam pembelajarannya. Collaborative learning memerlukan orang lain dalam mengerjakan suatu tugas atau proyek. Dalam hal ini, manfaat yang didapat di antaranya adalah memiliki kemampuan bersosialisasi yang tinggi, menghargai pendapat orang lain, mampu memecahkan masalah, dan lainnya. Hal ini sangat penting teruatam bagi nahasiswa untuk menyiapkan mereka menuju dunia kerja. Salah satu contoh dari collaborative learning adalah mengerjakan projek kelompok dimana masing-masing anggota memiliki perannya masing-masing. Dalam pengerjannya tentu saja memerlukan proses brainstorming bersama dan kemampuan problem solving. </div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-12-27 17:13:51 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/smm34/s84zgjipgbbw4uwm/wish/1965631238</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Alvina - SI 10</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/smm34/s84zgjipgbbw4uwm/wish/1966830839</link>
         <description><![CDATA[<div>Pembelajaran kolaboratif merupakan metode pembelajaran yang dapat digunakan terkhususnya pada mahasiswa&nbsp; guna meningkatkan keaktifan dalam proses pembelajaran. Metode pembelajaran kolaboratif sangat penting bagi mahasiswa dalam menghadapi era globalisasi. Pembelajaran kolaboratif memungkinkan mahasiswa untuk bekerja sama, saling belajar, membantu sesama.&nbsp;<br>Menurut Barkley (2005) terdapat 5 langkah untuk menerapkan pembelajaran kolaboratif di dalam kelas yakni sebagai berikut:<br>1. Orientasi siswa<br>2. Pembentukan kelompok<br>3. Pengaturan tugas<br>4. Memfasilitasi adanya kolaborasi bagi siswa<br>5. Memberikan nilai dan mengevaluasinya</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-12-28 17:37:05 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/smm34/s84zgjipgbbw4uwm/wish/1966830839</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Fadwa-SI5</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/smm34/s84zgjipgbbw4uwm/wish/1967338695</link>
         <description><![CDATA[<div>Insight yang saya dapatkan dari artikel adalah, pembelajaran dan partisipan adalah dua hal yang saling berkaitan erat, pengetahuan dan pembelajaran dapat dibentuk dari seberapa jauh seseorang terlibat atau berpartisipasi di dalamnya. Collaborative learning menekankan tentang hal ini, dimana dalam proses pembelajaran, seorang mahasiswa tidak lagi menjadi objek. Mahasiswa adalah pusat dari keseluruhan proses pembelajaran, dan hal ini dapat mendorong keaktifan mahasiswa. Collaborative learning juga membuat peserta didik (mahasiswa) menyatukan dan menggabungkan pemahaman yang telah dimiliki dengan suatu pemahaman yang baru. Dengan adanya komunikasi dan interaksi dengan peserta didik lainnya, peserta didik dilatih untuk menerima perbedaan-perbedaan yang terkadang dapat meningkatkan kualitas pembelajaran dan menjadi pengalaman baru untuk peserta didik.&nbsp;<br>Collaborative learning adalah suatu pembelajaran yang aktif, dimana siswa berpartisipasi secara langsung dan penuh di dalam pembelajaran. Kolaborasi antara siswa seperi bekerja sama dalam memperoleh penyelesaian terhadap masalah yang diberikan, mendorong keaktifan siswa. Kolaborasi tersebut harus difasilitasi oleh pengajar, dan disinilah peran pengajar, sebagai fasilitator, yang mengarahkan, menginformasikan dan mengevaluasi hasil penyelesaian masalah siswa.&nbsp;</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-12-29 04:39:59 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/smm34/s84zgjipgbbw4uwm/wish/1967338695</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Ima Fitri Yani SI2</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/smm34/s84zgjipgbbw4uwm/wish/1968038076</link>
         <description><![CDATA[<div>Insight yang saya dapatkan dari jurnal yaitu bahwa collaborative learning memang sangat penting untuk diterapkan dalam pembelajaran khususnya oleh mahasiswa di perguruan tinggi untuk meningkatan keaktifan dalam proses pembelajaran. Metode collaborative learning inilah yang dibutuhkan oleh peserta didik, terutama mahasiswa, untuk menghadapi era globalisasi. Dengan mengimplementasikan metode ini, peserta didik atau mahasiswa diberi kesempatan untuk belajar saling bekerjasama, saling belajar, saling membantu, dan maju bersama-sama. Selain itu mahasiswa didorong untuk memiliki inisiatif supaya membangun sendiri pengetahuan mereka dengan diberikan kesempatan untuk terlibat atau berpartisispasi dalam proses pembelajaran.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-12-29 19:45:50 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/smm34/s84zgjipgbbw4uwm/wish/1968038076</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Fina-SI2</title>
         <author>ffina683</author>
         <link>https://padlet.com/smm34/s84zgjipgbbw4uwm/wish/1968923902</link>
         <description><![CDATA[<div>Dari jurnal yang saya baca, saya menyadari bahwa pembelajaran kolaboratif yang dibahas benar-benar saya alami dalam masa perkuliahan saya. Dosen ataupun pengajar sebagai fasilitator juga memiliki peran yang besar untuk mendukung pembelajaran kolaboratif. Secara sadar ataupun tidak, pengimplementasian pembelajaran kolaboratif yang mengacu pada lima langkah: orientasi siswa, pembentukan kelompok, pengaturan tugas belajar, memfasilitasi kolaborasi siswa, serta memberikan nilai dan mengevaluasi (Barkley, 2005). Dengan melakukan pembelajaran kolaboratif, murid dapat benar-benar meningkatkan keaktifan, saling bekerja sama, belajar dari satu sama lain, saling meningkatkan kualitas diri, menghargai keberagaman juga perbedaan, dan sama-sama berkembang.&nbsp;</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-12-30 14:56:48 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/smm34/s84zgjipgbbw4uwm/wish/1968923902</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Gilbert SI 2</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/smm34/s84zgjipgbbw4uwm/wish/1969634711</link>
         <description><![CDATA[<div>Berdasarkan artikel yang saya baca, pembelajaran kolaboratif merupakan pembelajaran dimana terdapat dua orang atau lebih yang memiliki interaksi dan memiliki tujuan yang sama pembelajaran kolaboratif menekankan pada pembelajaran berpusat pada murid. Itu artinya, peserta didik akan diberikan secara langsung kesempatan si dalam proses pertukaran ide atau informasi. Pembelajaran kolaboratif dengan pendekatan peer group memberikan hasil perkembangan yang cukup pesat dan menjadikan siswa lebih aktif untuk terlibat di dalam pembelajaran. Pembelajaran kolaboratif memiliki konsep dasar atas interaktisi-interaksi yang terjadi di dalam kelas. </div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-12-31 12:12:46 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/smm34/s84zgjipgbbw4uwm/wish/1969634711</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Nurjaya - SI7</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/smm34/s84zgjipgbbw4uwm/wish/1969692056</link>
         <description><![CDATA[<div>Pembelajaran Kolaboratif merupakan sebuah proses yang ditujukan pada  peserta didik pada berbagai tingkat kemampuan (kinerja) sehingga dapat bekerja sama dalam kelompok untuk mencapai tujuan bersama, misalnya mengerjakan suatu project atau tugas yang diberikan oleh guru. Pembelajaran Kolaboratif menumbuhkan sikap positif yaitu melatih peserta didik untuk menghargai keberagaman dan melatih peserta didik untuk memahami perbedaan individu.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-12-31 14:23:19 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/smm34/s84zgjipgbbw4uwm/wish/1969692056</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Annisa SI8 </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/smm34/s84zgjipgbbw4uwm/wish/1993474503</link>
         <description><![CDATA[<div>Dari artikel yang telah saya baca, insight yang saya dapatkan adalah bahwa pembelajaran kolaborasi sangat penting diterapkan pada pembelajaran karena memungkinkan peserta didik untuk mendapatkan pengalaman bekerja sama, mendorong motivasi dan kompetisi peserta didik, sehingga dapat lebih kreatif dan inovatif. Selain itu, kegiatan pembelajaran kolaboratif juga menekankan pembelajaran yang berorientasi pada murid sehingga murid lebih bisa mengeksplore kemampuannya dalam kegiatan pembelajaran&nbsp;</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-01-15 12:00:49 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/smm34/s84zgjipgbbw4uwm/wish/1993474503</guid>
      </item>
   </channel>
</rss>
