<?xml version="1.0"?>
<rss version="2.0">
   <channel>
      <title>CL 5_HG 4_PIKKG 5 by Cantika putri Nasabila</title>
      <link>https://padlet.com/cantikaputrinasabila/s3jlcmrdt444tn74</link>
      <description>Cantika Putri Nasabila dan Ahmad Mursyid Azhari </description>
      <language>en-us</language>
      <pubDate>2023-04-18 06:35:12 UTC</pubDate>
      <lastBuildDate>2023-04-18 11:04:47 UTC</lastBuildDate>
      <webMaster>hello@padlet.com</webMaster>
      <image>
         <url></url>
      </image>
      <item>
         <title>Anggota Kelompok</title>
         <author>cantikaputrinasabila</author>
         <link>https://padlet.com/cantikaputrinasabila/s3jlcmrdt444tn74/wish/2558134997</link>
         <description><![CDATA[<div>1.  Ahmad Mursyid Azhari 2206048436<br>2. Cantika Putri Nasabila 2206820270</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-04-18 06:37:00 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/cantikaputrinasabila/s3jlcmrdt444tn74/wish/2558134997</guid>
      </item>
      <item>
         <title>No 4: Puskesmas</title>
         <author>cantikaputrinasabila</author>
         <link>https://padlet.com/cantikaputrinasabila/s3jlcmrdt444tn74/wish/2558182051</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/1976679874/8688f9fd3ccea8a62262f64ed6620c8e/CL5.jpg" />
         <pubDate>2023-04-18 07:13:31 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/cantikaputrinasabila/s3jlcmrdt444tn74/wish/2558182051</guid>
      </item>
      <item>
         <title>D. Melalui pendekatan lintas sektor atau program (cantika) </title>
         <author>cantikaputrinasabila</author>
         <link>https://padlet.com/cantikaputrinasabila/s3jlcmrdt444tn74/wish/2558184553</link>
         <description><![CDATA[<div>Kemenkes – PMK No 44 Th 2016 tentang Manajemen Puskesmas.<br><br>Tahap penyusunan RPK dilaksanakan melalui pendekatan<br>keterpaduan<strong> lintas program dan lintas sektor</strong> dalam lingkup<br>siklus kehidupan. Keterpaduan penting untuk dilaksanakan<br>mengingat adanya keterbatasan sumber daya di Puskesmas.<br>Dengan keterpaduan tidak akan terjadi missed opportunity,<br>kegiatan Puskesmas dapat terselenggara secara efisien, efektif, bermutu, dan target prioritas yang ditetapkan pada perencanaan lima tahunan dapat tercapai.<br><br>Tahapan penyusunan RPK<br>1. Mempelajari alokasi kegiatan dan biaya yang sudah disetujui.<br>2. Membandingkan alokasi kegiatan yang disetujui dengan RUK<br>yang diusulkan dan situasi pada saat penyusunan RPK.<br>3.&nbsp; Menyusun rancangan awal, rincian dan volume kegiatan yang<br>akan dilaksanakan serta sumber daya pendukung menurut<br>bulan dan lokasi pelaksanaan.<br>4.&nbsp; Mengadakan Lokakarya Mini Bulanan Pertama untuk<br>membahas kesepakatan RPK.<br>5.&nbsp; Membuat RPK tahunan yang telah disusun dalam bentuk<br>matriks. Rencana Pelaksanaan Kegiatan tahunan dibuat<br>sesuai contoh pada formulir 5 terlampir.<br>6. RPK dirinci menjadi RPK bulanan bersama dengan target<br>pencapaiannya, dan direncanakan kegiatan pengawasan dan<br>pengendaliannya. Rencana Pelaksanaan Kegiatan bulanan<br>dibuat sesuai contoh format 6 terlampir.<br>7. RPK dimungkinkan untuk dirubah/disesuaikan dengan<br>kebutuhan saat itu apabila dalam hasil analisis pengawasan<br>dan pengendalian kegiatan bulanan dijumpai kondisi tertentu<br>(bencana alam, konflik, Kejadian Luar Biasa, perubahan<br>kebijakan mendesak, dll) yang harus dituangkan kedalam<br>RPK. Perubahan RPK dilakukan dengan pendampingan dinas<br>kesehatan kab/kota, dan tidak mengubah pagu anggaran<br>yang ada.<br>8.  Untuk semua kegiatan yang akan dilaksanakan, agar dapat dipertanggungjawabkan dengan baik, perlu didukung<br>dokumen yang relevan. Dengan tuntunan dokumen yang<br>dibuat, dipastikan bahwa kegiatan yang dimaksud dapat<br>diselesaikan, sehingga sasaran dan tujuan akan tercapai.<br>Dokumen tersebut antara lain berupa:<br>1) Peraturan/Keputusan Kepala Puskesmas;<br>2) Kerangka Acuan Kegiatan;<br>3) Standar Operasional Prosedur; dan<br>4) Dokumen lain yang dibutuhkan.<br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-04-18 07:15:38 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/cantikaputrinasabila/s3jlcmrdt444tn74/wish/2558184553</guid>
      </item>
      <item>
         <title>E. Upaya rujukan (cantika)</title>
         <author>cantikaputrinasabila</author>
         <link>https://padlet.com/cantikaputrinasabila/s3jlcmrdt444tn74/wish/2558184986</link>
         <description><![CDATA[<div>Kemenkes – PMK No 75 Th 2014 tentang Puskesmas<br>BAB 1, Pasal 1<br>Sistem Rujukan adalah penyelenggaraan pelayanan kesehatan yang mengatur pelimpahan tugas dan tanggungjawab pelayanan kesehatan secara timbal balik baik vertikal maupun horizontal.<br><br>Kemenkes – PMK No 75 Th 2014 tentang Puskesmas<br>BAB 4, Bagian IV, Pasal 41<br>1. Puskesmas dalam menyelenggarakan upaya kesehatan dapat melaksanakan rujukan.<br>2. Rujukan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilaksanakan sesuai sistem rujukan.<br>3. Ketentuan lebih lanjut mengenai sistem rujukan sebagaimana dimaksud pada ayat (2) dilaksanakan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.<br><br><br>Permenkes No 001 Tahun 2012 Tentang Sistem Rujukan&nbsp; Pelayanan Kesehatan Perorangan<br>1. Rujukan Horizontal<br>2. Rujukan Vertikal<br><br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-04-18 07:15:53 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/cantikaputrinasabila/s3jlcmrdt444tn74/wish/2558184986</guid>
      </item>
      <item>
         <title>F. Bertanggung jawab pada wilayah kerjanya (cantika)</title>
         <author>cantikaputrinasabila</author>
         <link>https://padlet.com/cantikaputrinasabila/s3jlcmrdt444tn74/wish/2558185350</link>
         <description><![CDATA[<div>Dalam Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 75 Tahun 2014<br>tentang Pusat Kesehatan Masyarakat, disebutkan bahwa Puskesmas mempunyai tugas melaksanakan kebijakan kesehatan untuk mencapai tujuan pembangunan kesehatan diwilayah kerjanya dan berfungsi menyelenggarakan UKM dan UKP tingkat pertama diwilayah kerjanya.<br><br>Permenkes No. 43 Tahun 2019 tentang Pusat Kesehatan Masyarakat Bab II Pasal 3 Ayat (1)<br>Puskesmas menggerakkan dan bertanggung jawab terhadap pembangunan kesehatan di wilayah kerjanya.<br><br>Berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 75 Tahun 2014 pasal 21, karakteristik wilayah kerja Puskesmas sebagaimana dimaksud dalam pasal 20, dikategorikan menjadi:</div><div>1)&nbsp; &nbsp; Puskesmas kawasan perkotaan;</div><div>2)&nbsp; &nbsp; Puskesmas kawasan pedesaan; dan&nbsp;</div><div>3)&nbsp; &nbsp; Puskesmas kawasan terpencil dan sangat terpencil.</div><div><br>Wilayah kerja Puskesmas meliputi wilayah administratif, yaitu<br>satu kecamatan atau sebagian wilayah kecamatan. Dalam<br>kondisi tertentu, pada satu kecamatan dapat juga didirikan lebih dari satu Puskesmas. <strong><em>Ref: </em></strong><em>Menteri Kesehatan Republik Indonesia. 2019. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 43 Tahun 2019 tentang Pusat Kesehatan Masyarakat. Available at:<br>https://peraturan.bpk.go.id/Home/Details/138635/permenkes-no-43-tahun-2019</em></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-04-18 07:16:16 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/cantikaputrinasabila/s3jlcmrdt444tn74/wish/2558185350</guid>
      </item>
      <item>
         <title>G. Melalui pemberdayaan serta partisipasi masyarakat (Azhari dan Cantika)</title>
         <author>cantikaputrinasabila</author>
         <link>https://padlet.com/cantikaputrinasabila/s3jlcmrdt444tn74/wish/2558185729</link>
         <description><![CDATA[<div>Peraturan Pemerintah Nomor 72 Tahun 2012 tentang Sistem Kesehatan Nasional<br>pengelolaan penyelenggaraan berbagai upaya kesehatan, baik perorangan, kelompok, maupun masyarakat secara terencana, terpadu, dan berkesinambungan guna tercapainya derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya.<br><br>Pemberdayaan masyarakat juga dilakukan sebagai salah satu strategi dasar promosi kesehatan sebagaimana disebutkan dalam Surat Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 1193/Menkes/SK/X/2004 tentang Kebijakan Nasional Promosi Kesehatan dan Surat Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 1114/Menkes/SK/VII/2005 tentang Pedoman Pelaksanaan Promosi Kesehatan di Daerah.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-04-18 07:16:37 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/cantikaputrinasabila/s3jlcmrdt444tn74/wish/2558185729</guid>
      </item>
      <item>
         <title>A. Suatu unit organisasi fungsional (Azhari)</title>
         <author>ahmadmursyidazhari2</author>
         <link>https://padlet.com/cantikaputrinasabila/s3jlcmrdt444tn74/wish/2558187173</link>
         <description><![CDATA[<div>Departemen Kesehatan Republik Indonesia mengartikan puskesmas sebagai unit fungsional dan unit organisasi pelayanan kesehatan yang menyelenggarakan upaya kesehatan secara terpadu, merata, dan menyeluruh untuk mencapai derajat kesehatan setinggi-tingginya. Dikatakan di dalam salah satu buku yang ditulis oleh Azrul Azwar bahwa puskesmas sebagai unit organisasi fungsional memiliki berbagai fungsi. Tiga fungsi di antaranya yaitu sebagai pusat pembinaan masyarakat dalam bidang kesehatan, pusat pelayanan tingkat pertama yang dilaksanakan secara terpadu dan menyeluruh di dalam kehidupan kemasyarakatan yang bertempat di suatu wilayah spesifik atau tertentu, serta pusat pembangunan kesehatan. Pusat Kesehatan Masyarakat ini memiliki tugas untuk melakukan kebijakan kesehatan yang memiliki tujuan untuk mencapai pembangunan kesehatan di wilayah kerjanya yang memiliki dua fungsi dalam melaksanakan tugasnya, yaitu fungsi penyelenggaraan Upaya Kesehatan Masyarakat (UKP) dan Upaya Kesehatan Masyarakat (UKM) tingkat pertama.<br><br><br></div><ol><li>Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 44 Tahun 2016 Tentang Manajemen Pusat Kesehatan Masyarakat. Indonesia. 2016.</li><li>Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 75 Tahun 2014 Tentang Pusat Kesehatan Masyarakat. Indonesia. 2014.</li><li>Puskesmas [Internet]. Jakarta.go.id. Available from: https://jakarta.go.id/puskesmas</li><li>Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 43 Tahun 2019 Tentang Pusat Kesehatan Masyarakat. Indonesia. 2019.</li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-04-18 07:18:06 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/cantikaputrinasabila/s3jlcmrdt444tn74/wish/2558187173</guid>
      </item>
      <item>
         <title>B. Yang memberikan pelayanan kesehatan secara menyeluruh/comprehensive (Azhari)</title>
         <author>ahmadmursyidazhari2</author>
         <link>https://padlet.com/cantikaputrinasabila/s3jlcmrdt444tn74/wish/2558187368</link>
         <description><![CDATA[<div><br>Puskesmas bertugas untuk memberikan pelayanan kesahatan secara menyeluruh dan komprehensif. Pelayanan tersebut berarti mencakup semua usaha-usaha promotive untuk meningkatkan Kesehatan masyarakat, preventif yang menguragi factor risiko Kesehatan pada masyarakat, kuratif yang terdiri dari usaha-usaha pengobatan, hingga rehabilitative pasca terjadinya masalah-masalah kesehatan. Dalam membantu masyarakat untuk mencapai tingkat Kesehatan yang optimal, puskesmas akan melakukan usaha-usaha yang mencakup perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, pencatatan, dan pelaporan yang dituangkan dalam suatu system. &nbsp;<br><br></div><div><br>Demi melaksanakan tugasnya untuk memberikan pelayanan yang menyeluruh dapat menjangkau segala aspek dan segala lapisan masyarakat. Puskesmas juga memiliki wewenang untuk menyelenggarakan pelayanan Kesehatan dasar secara komprehensif, berkesinambungan, bermutu, dan holistic dan mengintegrasikan factor biologis, psikologi, social, dan budaya dengan selalu memelihara hubungan antara pasien dan dokter yang setara, tidak ada yang berstatus lebih tinggi dan membina hubungan yang erat pula. Dengan begitu, puskesmas dapat membantu Negara untuk mencapai pelayanan Kesehatan yang optimal serta dapat memelihara dan meningkatkan Kesehatans serta mencegah timbulnya masalah Kesehatan di masyarakat atau pun individu.<br><br></div><ol><li>Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 44 Tahun 2016 Tentang Manajemen Pusat Kesehatan Masyarakat. Indonesia. 2016.</li><li>Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 75 Tahun 2014 Tentang Pusat Kesehatan Masyarakat. Indonesia. 2014.</li><li>Puskesmas [Internet]. Jakarta.go.id. Available from: https://jakarta.go.id/puskesmas</li><li>Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 43 Tahun 2019 Tentang Pusat Kesehatan Masyarakat. Indonesia. 2019.</li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-04-18 07:18:18 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/cantikaputrinasabila/s3jlcmrdt444tn74/wish/2558187368</guid>
      </item>
      <item>
         <title>C. Dalam bentuk usaha2 pokok (Azhari)</title>
         <author>ahmadmursyidazhari2</author>
         <link>https://padlet.com/cantikaputrinasabila/s3jlcmrdt444tn74/wish/2558187589</link>
         <description><![CDATA[<div>Jenis pelayanan kesehatan pada dasarnya disesuaikan dengan kemampuan Puskesmas di wilayah tersebut. Akan tetapi, diupayakan usaha-usaha pokok berikut ini harus setidaknya terpenuhi:</div><ol><li>Kesehatan Ibu dan Anak</li><li>Keluarga Berencana</li><li>Usaha Perbaikan Gizi</li><li>Kesehatan Lingkungan</li><li>Pencegahan dan Pemberantasan Penyakit Menular</li><li>Pengobatan dan Pelayanan darurat Kecelakaan</li><li>Penyuluhan Kesehatan Masyarakat</li><li>Kesehatan Sekolah</li><li>Kesehatan Olahraga</li><li>Perawatan Kesehatan Masyarakat</li><li>Kesehatan dan Keselamatan Kerja</li><li>Kesehatan Gigi dan Mulut</li><li>Kesehatan Jiwa</li><li>Kesehatan Mata</li><li>Laboratorium Sederhana</li><li>Pencatatan Laporan untuk Sistem Informasi Kesehatan</li><li>Kesehatan Usia Lanjut</li><li>Pembinaan Pengobatan Tradisional</li><li>Upaya kesehatan remaja&nbsp;</li><li>Dana sehat</li></ol><div><br></div><ol><li>Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 44 Tahun 2016 Tentang Manajemen Pusat Kesehatan Masyarakat. Indonesia. 2016.</li><li>Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 75 Tahun 2014 Tentang Pusat Kesehatan Masyarakat. Indonesia. 2014.</li><li>Puskesmas [Internet]. Jakarta.go.id. Available from: https://jakarta.go.id/puskesmas</li><li>Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 43 Tahun 2019 Tentang Pusat Kesehatan Masyarakat. Indonesia. 2019.</li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-04-18 07:18:28 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/cantikaputrinasabila/s3jlcmrdt444tn74/wish/2558187589</guid>
      </item>
   </channel>
</rss>
