<?xml version="1.0"?>
<rss version="2.0">
   <channel>
      <title>KUMPULAN HASIL DISKUSI PERKELOMPOK by Grm 1</title>
      <link>https://padlet.com/galihfarashazim/re5b49to8o7315n2</link>
      <description>Sampaikan hasil diskusi kelompok anda tentang pengalaman berdagang di padlet ini</description>
      <language>en-us</language>
      <pubDate>2024-05-28 01:30:17 UTC</pubDate>
      <lastBuildDate>2024-05-28 04:04:15 UTC</lastBuildDate>
      <webMaster>hello@padlet.com</webMaster>
      <image>
         <url></url>
      </image>
      <item>
         <title>Laporan Pengalaman Seseorang Berjualan Secara Daring</title>
         <author>aisyahdirlyutami00</author>
         <link>https://padlet.com/galihfarashazim/re5b49to8o7315n2/wish/3009348796</link>
         <description><![CDATA[<p>Hasil Diskusi kelompok 2 X-3</p><ul><li><p>Aisyah Dirly Utami (2)</p></li><li><p>Awaliya Kurnia Azzahra (7)</p></li><li><p>DESI (10)</p></li><li><p>Rahma Khairunnisa (26)</p></li><li><p>Regina Virgi Oktaviani (27)</p><p><br/></p></li></ul><p><br/></p><p><br/></p><p>Alim, pendiri Daud Kemayu, berbagi pandangannya tentang pentingnya keterampilan dan pengetahuan dalam menjalankan bisnis. Ia menjelaskan bahwa modal besar tidak menjamin kesuksesan bisnis jika tidak didukung dengan keterampilan yang memadai. Alim menekankan bahwa keterampilan dalam pemasaran digital, pengelolaan sumber daya manusia, dan manajemen kualitas produk sangat penting untuk pertumbuhan dan kelangsungan bisnis.</p><p>Alim menceritakan pengalamannya yang pernah mengalami kegagalan dalam bisnis ayam geprek karena kurangnya pengetahuan dan keterampilan. Setelah bisnis tersebut gagal, Alim memutuskan untuk memulai bisnis minuman dawet yang lebih mudah dieksekusi dan familiar bagi masyarakat. Ia memilih minuman tradisional yang memiliki potensi untuk dikonsumsi berulang kali oleh konsumen, dibandingkan dengan produk yang hanya viral sementara.</p><p>Untuk mencapai kesuksesan, Alim menggunakan strategi pemasaran digital, termasuk kolaborasi dengan tim konten, copywriting, dan iklan digital. Menurutnya, pemasaran digital memungkinkan produk untuk dikenal lebih luas dan menjangkau target pasar yang lebih luas, sehingga memperbesar peluang sukses.</p><p>Selain itu, Alim menekankan pentingnya menjaga kualitas produk dan pelayanan untuk mendapatkan repeat order dari pelanggan. Ia percaya bahwa menjaga kualitas produk dan memberikan pengalaman positif kepada pelanggan adalah kunci untuk mempertahankan dan mengembangkan bisnis.</p><p>Alim juga berbagi strategi untuk memperluas bisnis melalui kemitraan. Dengan model kemitraan, ia berhasil membuka banyak cabang dalam waktu singkat dan menjangkau banyak kota di Indonesia. Ia menyadari bahwa ada berbagai pendekatan dalam bisnis, namun ia memilih pendekatan yang cepat untuk mengakuisisi pasar dan menjadi pemimpin pasar.</p><p>Dalam perjalanannya, Alim juga menekankan pentingnya memiliki mentor dan jaringan yang kuat. Ia mengakui bahwa memiliki mentor dan teman-teman yang sudah berpengalaman dalam bisnis sangat membantu dalam menghadapi tantangan dan mencari solusi untuk masalah yang dihadapi.</p><p>Secara keseluruhan, Alim menekankan bahwa keberhasilan dalam bisnis tidak hanya bergantung pada modal, tetapi juga pada keterampilan, strategi pemasaran yang efektif, menjaga kualitas, dan belajar dari pengalaman serta orang lain yang telah berhasil.</p>]]></description>
         <enclosure url="https://youtu.be/0RbEUsmUYmY?si=SBAH3L5dBADks0sx" />
         <pubDate>2024-05-28 01:46:03 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/galihfarashazim/re5b49to8o7315n2/wish/3009348796</guid>
      </item>
      <item>
         <title>HASIL DISKUSI PENGALAMAN SEORANG PEDAGANG MENJALANKAN BISNISNYA</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/galihfarashazim/re5b49to8o7315n2/wish/3009359402</link>
         <description><![CDATA[<p><br/></p><p>Anggota :</p><p>Galih Rasendriya Musakib </p><p>Suma Ivaliana Putik Kiran </p><p>Muhammad Aththar Darrenahl </p><p>Muhammad Hanif Imadudin </p><p>Fajar Nur Alamsyah </p><p><br/></p><ol><li><p>Hasil diskusi :</p></li></ol><p>Modal bukanlah penentu keberhasilan bisnis, melainkan bagaimana skill bisnis seorang pemiliknya. Pemilik bisnis harus memiliki pengetahuan tentang cara menjual produk, manajemen SDM, dan bahasa iklan. Sebagai contoh, pendiri Daud, Alim, sebelumnya memiliki bisnis ayam geprek selama 5 tahun namun harus ditutup karena performa buruk dan dampak pandemi. Alim kemudian memutuskan untuk memulai bisnis minuman yang lebih mudah dieksekusi dan familiar. Tantangan dalam bisnis ini adalah menjaga kualitas produk dan manajemen SDM agar bisnis bisa berkembang. Alim menekankan pentingnya menjaga kualitas produk dan mendapatkan repeat order dari pelanggan untuk memastikan kesuksesan bisnis jangka panjang.</p><p><br/></p><p>Alim menjelaskan bahwa strategi pemasaran digital sangat berpengaruh dalam menjangkau pasar yang lebih luas. Dengan tim marketing yang terampil, produk dapat dikenal oleh target pasar yang relevan dan memperluas potensi bisnis. Alim juga membagikan pengalaman tentang keuntungan dari kemitraan dalam bisnis, namun ia memiliki target untuk memiliki bisnis yang sepenuhnya dimiliki tanpa berbagi profit dengan orang lain. Alim juga menyarankan untuk memilih jenis bisnis yang tidak membutuhkan modal besar namun dapat menghasilkan profit maksimal. Dia menekankan pentingnya memiliki hubungan dengan mentor atau rekan bisnis yang dapat memberikan masukan dan solusi dalam mengatasi tantangan dalam bisnis. Semua ini adalah strategi jalan pintas untuk sukses dalam bisnis yang pernah diterapkan oleh Alim dan dapat diterapkan oleh para pemilik bisnis muda lainnya.</p><p><br/></p><p>Kesimpulan : </p><p>Topik diskusi tersebut mencakup perjalanan seorang pengusaha bernama Alim, pendiri sebuah merek minuman bernama Daud Sejarahnya Daud Kemayu. Dia memulai bisnisnya setelah menutup bisnis ayam geprek karena performa yang kurang bagus dan dampak pandemi. Alim kemudian memilih untuk memulai bisnis minuman dengan produk yang sudah familiar untuk masyarakat, seperti dawet. Dia menekankan pentingnya mengelola kualitas produk, tim manajemen, dan strategi pemasaran digital untuk pertumbuhan bisnis. Alim juga berbagi tentang pengalamannya dalam memulai bisnis dengan modal minim, validasi produk, dan pentingnya mencari mentor atau rekan bisnis untuk berbagi pengalaman dan solusi.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-05-28 01:53:03 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/galihfarashazim/re5b49to8o7315n2/wish/3009359402</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kelompok Icut gaming</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/galihfarashazim/re5b49to8o7315n2/wish/3009365985</link>
         <description><![CDATA[<p>Nama dari anggota kelompok </p><p>1.cut allya</p><p>2.matilda Rachma </p><p>3.Syifani alifia</p><p>4.iqbal hakim fadillah</p><p><br/></p><p>hasil dari diskusi kami tentang </p><p><br/></p><p>pengusaha pemuda sukses :</p><p>Seorang pedagang yang memulai karirnya dengan bisnis yang sudah berjalan selama 5 tahun yaitu usaha ayam geprek tetapi beliau terpaksa harus menutup usahanya dikarenakan performa yang kurang bagus dan faktor pandemi yang menghantam bisnisnya,tetapi beliau tidak menyerah dalam hal tersebut dikarenakan beliau harus mempunyai back up bisnis yang bisa menyokong kehidupan beliau.Akhirnya beliau berpikir bisnis yang lebih mudah dan produknya juga familiar dan akhirnya beliau berpikir untuk membuat usaha minuman yang lumayan terkenal dan sudah diketahui oleh banyak orang.</p><p>Lalu beliau berdiskusi dengan timnya dan mereka sepakat untuk melaunching produk minuman es dawet kemayu,ketika beliau memulai bisnis yang baru beliau merasa bisnisnya semakin lama semakin maju dan akhirnya beliau mulai membuka cabang cabang di berbagai daerah.</p><p><br/></p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-05-28 01:57:08 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/galihfarashazim/re5b49to8o7315n2/wish/3009365985</guid>
      </item>
      <item>
         <title>kelompok 1 </title>
         <author>aisyahdirlyutami00</author>
         <link>https://padlet.com/galihfarashazim/re5b49to8o7315n2/wish/3009379997</link>
         <description><![CDATA[<ul><li><p>Muhammad Rasya</p></li><li><p>Kaylamevia</p></li><li><p>Rihanna Sari</p></li><li><p>Amelia Putri </p></li></ul><p><br/></p><p>Mas alim ini sehabis kuliah dia langsung nekat untuk berjualan belum tahu caranya bahasa iklan copywriting kayak gimana akhirnya modal disuntik ke saya tuh ya udah cuma habis di habis buka outlet doang gitu jadi nggak nggak bisa kita nggak bisa kita alokasikan untuk pos-pos yang memang strategi buat perkembangan bisnis.</p><p>Mas Alim adalah Founder dari Daud sejarahnya Daud kemayu yang saya Rintis itu. Sebelumnya saya punya bisnis ya sebelumnya saya punya bisnis yang sudah yang sudah berjalan selama 5 tahun ayam geprek ya tapi terpaksa harus kita tutup semua karena performa yang kurang bagus dan karena pandemi juga pandemi yang menghancurkan bisnis kita Akhirnya saya berpikir harus punya second plan nih harus punya backup bisnis juga yang bisa menyokong untuk kehidupan saya juga begitu ya untuk bisa memasukkan juga akhirnya saya berpikir bisnis yang lebih mudah dieksekusi operasionalnya mudah terus orang juga nggak terlalu nggak terlalu bingung dengan produk yang artinya Produknya juga familiar scalable juga ya artinya mudah untuk diduplikasi Akhirnya saya berpikir untuk membuat atau meluncurkan produk minuman yang orang sudah kenal dengan minuman tersebut begitu waktu itu saya pilihannya antara Apakah saya mau meluncurkan Boba ya waktu itu sedang viral ya Boba atau minuman tradisional ya kayak dawet tadi ya akhirnya saya diskusi dengan tim dan kita sepakat daripada kita cuma bisnis yang keren saat doang This is Minuman itu tantangannya apapun bisnisnya sih ya Bagi saya Eh bagaimana kita bisa menstabilkan quality control ya quality control gitu jangan sampai jangan sampai jangan sampai rusak gitu ya jangan sampai Mengecewakan pelanggan gitu ya terus gimana kita bisa juga mengelola tim manajemen yang dia bisa support bisa perform untuk perkembangan atau pertumbuhan bisnis kita gitu Jadi tantangan-nya sebenarnya lebih ke lebih ke bagaimana menjaga kualitas dan menjaga SDM tadi ya people ya kita pengorganisasian tim kita orang-orang di dalam kita yang bisa all out buat membantu pertumbuhan bisnis kita dan itu tadi bagaimana kita bisa menjaga kualitas karena bisnis itu yang paling penting kita menjaga bagaimana kita produk kita bisa mendapatkan repeat order terus ya karena bisnisnya hidupnya di situ Jangan sampai kita selalu mengakui akuisisi customer baru gitu ya itu nanti pasti ada limitnya cuman kalau kita fokusnya gimana menjaga kualitas customer Yang udah nyobain mereka suka dan balik lagi terus dia juga merekomendasikan ke orang lain Nah itu lebih panjang umurnya dibandingkan kayak kita yang penting laku nih cuma fokusnya di marketing tapi enggak pentingin kualitas produk itu biasanya orang cuma nyoba dan kecewa sama produk kalian misalkan atau oh cuma gini doang rasanya enggak oke segala macam itu bakal menjadi bad xperience Buat pelanggan enggak bakal beli lagi gitu nah itu biasanya problemnya di situ kalau minuman yang kira-kira customer itu nggak terlalu bingung gitu artinya produk iniartinya orang itu pasti bakal beli lagi minggu depan atau dua minggu lagi atau bulan depan gitu ya akhirnya dia bakal konsumsi itu lagi nggak cuma sekali jadi kayak nentuin produk yang kemungkinan untuk orang berkali-kali belinya itu tinggi dibandingkan yang cuma terlalu fusion misalnya itu bahaya misalkan kayak minuman-minuman susu Arab atau apapun yang kira-kira kira-kira belum terlalu familiar di Indonesia misalkan itu biasanya kayaknya orang orang cuma penasaran doang coba gitu ya tapi belum timbul keinginan dia untuk beli lagi karena belum ada kebutuhan di situ gitu ya udah banyak sih Contohnya kayak di Indonesia sempat booming es kepal Milo </p><p><br/></p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-05-28 02:05:03 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/galihfarashazim/re5b49to8o7315n2/wish/3009379997</guid>
      </item>
      <item>
         <title>HAMBA ALLAH</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/galihfarashazim/re5b49to8o7315n2/wish/3009387114</link>
         <description><![CDATA[<p>Nama diskusi kelompok </p><p>• CHARISMA RESTU ILLAHI</p><p>• ARIF NURRIZQI</p><p>• FIKRI AKMAL GALIG</p><p>• GARNETA INDAH TIFFANI</p><p><br></p><p>Modal itu bukan penentu kita agar bisnis kita berkembang / maju, tapi  jika tidak di selaraskan dengan skill maka bisnis tersebut tidak akan berkembang. Misalnya kita punya duit 1m tapi kita tidak bisa apa apa dan tidak mempunyai ilmu / ide tentang bagaimana SDM dan segala macamnya itu sama saja. Karena kita belum tahu caranya agar bisa membuat keunikan dalam produk dan tidak tahu caranya iklan copyrightning. Sehingga modal itu habis hanya untuk membuka outlet dan tidak bisa di alokasikan untuk pos pos yang memang strategi untuk perkembangan bisnis. Sebelumnya saya memiliki bisnis yang sudah berjalan selama 5 tahun tetapi terpaksa harus berhenti karena minimnya performa dan dikarenakan masa masa pandemi yang menghantam bisnis kita, dan saya berfikir harus memiliki second plan dan kita harus punya backup bisnis untuk menyokong kehidupan, akhirnya saya berfikir bisnis yang lebih mudah di eksekusi operasionalnya mudah terus masyarakat juga tidak bingung dengan produk yang berarti produknya familiar scalable artinya mudah di duplikasi, dan akhirnya saya berfikir untuk launching produk minuman yang masyarakat sudah mengenal minuman tersebut, waktu itu pilihan saya apakah saya mau launching Boba/ minuman tradisional seperti dawetkarena waktu itu sedang hype/ viral, akhirnya saya berdiskusi dengan tim dan kami menyepakati, saat berdiskusi dengan teman jangan terlalu cepat mengeksekusi bisnis yang tiba tiba hype lebih baik yang longtone/sustain tidak apa apa grootnya lambat tetapi longlast yang bisa panjang untuk perjalanan bisnisnya  mengelola tim menejemen  yang bisa support bisa perform untuk perkembangan atau pertumbuhan bisnis </p><p>Menjaga kualitas dan menjaga SDM</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-05-28 02:09:08 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/galihfarashazim/re5b49to8o7315n2/wish/3009387114</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kelompok </title>
         <author>yoga190607</author>
         <link>https://padlet.com/galihfarashazim/re5b49to8o7315n2/wish/3009389899</link>
         <description><![CDATA[<p>Anggota Kelompok:</p><p>• Afriel Levina Putri A. (1)</p><p>• Arista Widya (6)</p><p>• Irwansyah Saputra (18)</p><p>• Muhammad Yoga (25)</p><p><br/></p><p>Hasil Diskusi:</p><p>Alim, pendiri Daud Kemayu, menekankan pentingnya keterampilan dan pengetahuan dalam bisnis, melebihi modal besar. Ia berbagi pengalaman kegagalan dalam bisnis ayam geprek karena kurangnya keterampilan, dan kesuksesannya dalam bisnis minuman dawet yang lebih mudah diterima masyarakat. Alim menggunakan strategi pemasaran digital dan menjaga kualitas produk untuk menarik dan mempertahankan pelanggan. Ia juga menyoroti pentingnya kemitraan untuk ekspansi cepat dan peran mentor serta jaringan kuat dalam menghadapi tantangan bisnis. Kesimpulannya, kesuksesan bisnis bergantung pada keterampilan, strategi efektif, kualitas produk, dan pembelajaran dari pengalaman serta orang lain.</p>]]></description>
         <enclosure url="https://youtu.be/0RbEUsmUYmY?si=SBAH3L5dBADks0sx" />
         <pubDate>2024-05-28 02:10:44 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/galihfarashazim/re5b49to8o7315n2/wish/3009389899</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Laporan Pengalaman Seseorang Berjualan Secara Daring</title>
         <author>aisyahdirlyutami00</author>
         <link>https://padlet.com/galihfarashazim/re5b49to8o7315n2/wish/3009397815</link>
         <description><![CDATA[<ul><li><p>Davin Novrizal (10)</p></li><li><p>Satrio Firmansyah (31)</p></li><li><p>Wahyu Umarudin (35)</p></li></ul><p><br/></p><p>Alim, pendiri Daud Kemayu, menekankan pentingnya keterampilan bisnis, terutama dalam pemasaran digital dan manajemen, untuk kesuksesan. Meskipun modal besar penting, tanpa keterampilan dan strategi yang tepat, bisnis tidak akan berhasil. Alim berbagi pengalamannya dengan bisnis ayam geprek yang gagal, dan bagaimana ia beralih ke minuman tradisional dawet, yang lebih mudah diterima dan berpotensi dibeli berulang kali.</p><p>Ia menekankan pentingnya menjaga kualitas produk dan layanan untuk mendapatkan pelanggan setia. Alim juga menggunakan strategi kemitraan untuk memperluas bisnis dengan cepat, didukung oleh pemasaran digital yang efektif. Ia mendorong pelaku bisnis muda untuk mencari mentor dan membangun jaringan dengan pelaku bisnis lain untuk mendapatkan masukan praktis dan solusi dari pengalaman nyata. Kesuksesan bisnis, menurut Alim, adalah kombinasi keterampilan, strategi yang tepat, dan belajar dari orang yang berpengalaman.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-05-28 02:14:48 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/galihfarashazim/re5b49to8o7315n2/wish/3009397815</guid>
      </item>
      <item>
         <title>kelompok 3</title>
         <author>aisyahdirlyutami00</author>
         <link>https://padlet.com/galihfarashazim/re5b49to8o7315n2/wish/3009418919</link>
         <description><![CDATA[<ul><li><p>Leanora Carissa Putri</p></li><li><p>Tiara Safitri</p></li><li><p>Annisa Ramadhani</p></li><li><p>Sasqiya Zahra</p></li><li><p>Vallentino Ibrahim</p></li></ul><p><br/></p><p>Modal bukanlah penentu keberhasilan bisnis, melainkan bagaimana skill bisnis seorang pemiliknya. Pemilik bisnis harus memiliki pengetahuan tentang cara menjual produk, manajemen SDM, dan bahasa iklan. Sebagai contoh, pendiri Daud, Alim, sebelumnya memiliki bisnis ayam geprek selama 5 tahun namun harus ditutup karena performa buruk dan dampak pandemi. Alim kemudian memutuskan untuk memulai bisnis minuman yang lebih mudah dieksekusi dan familiar. Tantangan dalam bisnis ini adalah menjaga kualitas produk dan manajemen SDM agar bisnis bisa berkembang. Alim menekankan pentingnya menjaga kualitas produk dan mendapatkan repeat order dari pelanggan untuk memastikan kesuksesan bisnis jangka panjang.</p><p>Alim menjelaskan bahwa strategi pemasaran digital sangat berpengaruh dalam menjangkau pasar yang lebih luas. Dengan tim marketing yang terampil, produk dapat dikenal oleh target pasar yang relevan dan memperluas potensi bisnis. Alim juga membagikan pengalaman tentang keuntungan dari kemitraan dalam bisnis, namun ia memiliki target untuk memiliki bisnis yang sepenuhnya dimiliki tanpa berbagi profit dengan orang lain. Alim juga menyarankan untuk memilih jenis bisnis yang tidak membutuhkan modal besar namun dapat menghasilkan profit maksimal. Dia menekankan pentingnya memiliki hubungan dengan mentor atau rekan bisnis yang dapat memberikan masukan dan solusi dalam mengatasi tantangan dalam bisnis. Semua ini adalah strategi jalan pintas untuk sukses dalam bisnis yang pernah diterapkan oleh Alim dan dapat diterapkan oleh para pemilik bisnis&nbsp;muda&nbsp;lainnya.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-05-28 02:25:49 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/galihfarashazim/re5b49to8o7315n2/wish/3009418919</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kelompok 1 (Strategi Promosi)</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/galihfarashazim/re5b49to8o7315n2/wish/3009568994</link>
         <description><![CDATA[<p>Kelompok 1 akan menggunakan Promosi Offline pada saat pameran. Anggota kelompok kami 1-5 orang akan berkeliling untuk mempromosikan makanan yang akan kami jual, lalu ada juga 1-2 orang yang akan mempromosikannya depan stand. Sebelum pameran di mulai, kelompok kami juga melakukan promosi di sosial media dan kita juga open PO di beberapa hari lalu sebelum pameran projek tetapi kami sudah menutup open PO nya dari hari kemarin dan akan memfokuskan penjualan nya di pameran/stand kami.</p><p>Kelemahan dari strategi promosi kami yaitu: </p><p> 1. kelemahan offline : </p><p> • kurang luasnya wilayah promosi</p><p> • pembeli jauh tidak dapat melihat dagangan yg kami jual secara langsung </p><p> •jangkuan terbatas </p><p> •lebih banyak mengeluarkan tenaga</p><p><br/></p><p>2.kelemahan online :</p><p> •konsep pemasaran nya mudah ditiru orang lain</p><p> •lebih banyak pemesanan memungkin kan terjadinya keteteran </p><p> •terkadang banyak pembeli yg suka berubah minat pesanan nya</p><p><br/></p><p><br/></p><p><br/></p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-05-28 04:04:15 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/galihfarashazim/re5b49to8o7315n2/wish/3009568994</guid>
      </item>
   </channel>
</rss>
