<?xml version="1.0"?>
<rss version="2.0">
   <channel>
      <title>Kloning UTS Psikologi pendidikan by Khairiah FP</title>
      <link>https://padlet.com/khairiahfkip/rasv0oav3ecg2qv5</link>
      <description>Jelaskan Jenis Kepribadian yang anda ketahui

Apa yang anda pahami tentang motivasi dan bagaimana cara menanampak motivasi belajar

apa pemicu timbulnya stres dan fobia serta jelaskan jenis2nya

masalah apa saja yang terjadi pada siswa disekolah?</description>
      <language>en-us</language>
      <pubDate>2024-03-23 04:01:09 UTC</pubDate>
      <lastBuildDate>2024-03-23 04:55:27 UTC</lastBuildDate>
      <webMaster>hello@padlet.com</webMaster>
      <image>
         <url></url>
      </image>
      <item>
         <title>Nama : Nabila </title>
         <author>nb1190910</author>
         <link>https://padlet.com/khairiahfkip/rasv0oav3ecg2qv5/wish/2930735398</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>Yang saya ketahui yaitu seperti introvert, ambivert, dan ekstrovert</p></li><li><p> motivasi nya yaitu dorongan atau mendorong seseorang untuk melakukan sesuatu. Caranya yaitu dengan memberikan tujuan yang jelas.</p></li><li><p>Stres adalah reaksi tubuh terhadap tekanan atau ancaman. Fobia adalah ketakutan yang berlebihan terhadap sesuatu. Pemicu timbulnya fobia bisa berasal dari lingkungan atau kondisi kesehatan</p></li><li><p>Siswa bisa saja menghadapi masalah dalam berbagai masalah baik dalam akademik maupun non-akademik. Masalah akademik yaitu bisa berupa dalam kesulitan belajar.</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-03-23 04:22:07 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/khairiahfkip/rasv0oav3ecg2qv5/wish/2930735398</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Ukhwatul janna</title>
         <author>ukhwatuljanna</author>
         <link>https://padlet.com/khairiahfkip/rasv0oav3ecg2qv5/wish/2930736487</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>Motivasi belajar bisa disebut juga dengan ajakan atau dorongan terhadap diri sendiri untuk belajar, nah motivasi belajar ini hadir ketika kita memiliki sebuah keinginan seperti misalnya ingin menjadi orang sukses .</p></li></ol><p>Motivasi belajar ini dibagi menjadi motivasi belajar secara intrinsik atau dorongan dari diri sendiri untuk mewujudkan sebuah keinginan belajar </p><p>Nah kemudian yang kedua ada motivasi belajar secara ekstrinsik yakni mptivasi yang didasari dari dorongan orang lain untuk menjadi acuan kita melakukan atau mewujudkan sesuatu itu bisa terjadi.</p><p>Cara menanamkan motivasi untuk belajar terutama mulai memikirkan apa dan kemana kita kemasa yang akan datang, kemudian motivasi diri bahwasanya kita bisa mencapai apa yang kita inginkan, kemudian giat belajar, banyak bertanya apa yang belum diketahui dan lain sebagainya.</p><p><br/></p><p>2. Penyebab terjadinya phobia ini biasanya dimulai dari seseorang yang mengalami sebuah keadaan yang membuat dia merasa takut atau merasa terpojokkan yang terbawa sampai ke alam bawah sadarnya. Nah phobia ini sering disebut karena penyebab ada traumaa, misalnya seorang siswa yang sering dibully disekolah ,karena dia sudah merasa terpojok, dan perlakuan itu (bully) berkali kali dilakukan kepadanya yang menyebabkan ia trauma berat, nah itu bisa jadi contoh terjadinya phobia.</p><p><br/></p><ol start="3"><li><p>Biasanya masalah yang paling banyak terjadi pada siswa disekolah seperti adanya kasus bullying, merokok, pergaulan bebas, bolos, tidak mengerjakan tugas dan masih banyak lagi sebagainya permasalahan siswa disekolah yang dapat menimbulkan dampak negatif terhadap perkembangan belajar siswa itu sendiri.</p><p>Nah dengan adanya motivasi belajar tadi atau keinginan untuk mewujudkan sesuatu tadi dapat mengurangi dampak resiko diatas, oleh karena itu kita sebagai pengajar atau yang mengajar berilah motivasi kepada diri kita untuk mewujudkan sesuatu agar kita bisa bersungguh sungguh melaksanakan apa yang hendak kita wujudkan.</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-03-23 04:25:28 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/khairiahfkip/rasv0oav3ecg2qv5/wish/2930736487</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Zuhaira</title>
         <author>herazuhaira013</author>
         <link>https://padlet.com/khairiahfkip/rasv0oav3ecg2qv5/wish/2930736656</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>Motivasi adalah suatu keingin seperti motivasi belajar berarti rasa ingin belajar agar mendapatkan hasil yang tinggi atau dorongan pada diri seseorang .cara menanam kan motivasi belajar dengan cara menentukan tujuan belajar yang jelas, menciptakan lingkungan belajar yang kondusif, serta manfaatkan metode belajar.</p><p><br/></p></li><li><p>Pemicu stres:</p><p>•Beban kerja/tugas yang berlebihan</p><p>•Masalah keuangan</p><p>•Masalah hubungan interpersonal (keluarga, pasangan, teman)</p><p>•Perubahan besar dalam hidup (pindah rumah, pekerjaan baru, dll)</p><p>•Trauma masa lalu</p><p>•Penyakit atau kondisi kesehatan tertentu.</p><p><br/></p><p>-pemicu fobia:</p><p> •Trauma masa lalu (kecelakaan, penyerangan, dll)</p><p>Pengalaman tidak menyenangkan</p><p>•Faktor genetik/keturunan</p><p>•Pembelajaran dari lingkungan sekitar.</p></li></ol><p>• jenis jenis stress:</p><p>-stres akut</p><p>-stres episodik</p><p>-stres kronis</p><p>•jenis-jenis fobia:</p><p>-fobia spesifik</p><p>-fobia sosial,dan </p><p>-agorafobia dan fobia lainnya.</p><p><br/></p><ol start="3"><li><p>Masalah yang terjadi disekolah:</p><p>• masalah akademik seperti kurangnya motivasi dan minat belajar</p><p>• Masalah perilaku seperti perilaku yang mengganggu di kelas</p><p>• Masalah sosial dan emosional</p><p>• Masalah kesehatan fisik</p><p>• Masalah ekonomi, </p><p>• Masalah disiplin.</p><p><br/></p></li></ol><p><br/></p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-03-23 04:25:57 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/khairiahfkip/rasv0oav3ecg2qv5/wish/2930736656</guid>
      </item>
      <item>
         <title>SALMA MAULINA</title>
         <author>salma07062005</author>
         <link>https://padlet.com/khairiahfkip/rasv0oav3ecg2qv5/wish/2930736774</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>Jenis-jenis Kepribadian:</p></li></ol><ul><li><p>Kepribadian Ekstrovert - Orang yang cenderung terbuka, bersemangat, dan suka bersosialisasi.</p></li><li><p>Kepribadian Introvert - Orang yang cenderung pendiam, pemikir, dan menyukai kesendirian.</p></li><li><p>Kepribadian Sensing - Orang yang fokus pada detail, fakta, dan hal-hal konkret.</p></li><li><p>Kepribadian Intuiting - Orang yang lebih berorientasi pada pola, ide, dan kemungkinan abstrak.</p></li><li><p>Kepribadian Thinking - Orang yang cenderung logis, objektif, dan mengutamakan keadilan.</p></li><li><p>Kepribadian Feeling - Orang yang mengutamakan nilai-nilai, harmoni, dan pertimbangan subjektif.</p></li><li><p>Kepribadian Judging - Orang yang teratur, terencana, dan suka mengikuti jadwal.</p></li><li><p>Kepribadian Perceiving - Orang yang fleksibel, spontan, dan tidak terlalu terikat jadwal.</p></li></ul><ol start="2"><li><p>Motivasi dan Cara menanamkan atau meningkatnya:</p></li></ol><p>Motivasi adalah dorongan dari dalam diri untuk bertindak dan mencapai tujuan tertentu. Beberapa cara untuk meningkatkan motivasi belajar:</p><ul><li><p>Menentukan tujuan yang jelas dan bermakna.</p></li><li><p>Menghubungkan pelajaran dengan minat dan passion.</p></li><li><p>Memberikan penghargaan saat mencapai target tertentu.</p></li><li><p>Menciptakan lingkungan belajar yang menyenangkan.</p></li><li><p>Belajar bersama teman atau kelompok untuk saling memotivasi.</p></li><li><p>Melihat contoh orang sukses yang menginspirasi.</p></li></ul><ol start="3"><li><p>Pemicu Stres, Fobia, dan Jenisnya:</p></li></ol><p>Stres dapat dipicu oleh berbagai faktor seperti beban kerja/tugas yang berat, masalah keluarga/hubungan, tekanan finansial, dan kejadian traumatis. </p><p>•Jenis stres antara lain stres akut, episodik, dan kronis. </p><p>Fobia adalah ketakutan yang berlebihan terhadap objek/situasi tertentu seperti ketinggian, kegelapan, binatang, dll. </p><p>•Jenisnya antara lain agorafobia (takut berada di tempat ramai), sosial fobia (takut berkumpul/bersosialisasi), dan fobia spesifik (takut pada sesuatu yang khusus).</p><ol start="4"><li><p>Masalah yang Dihadapi Siswa di Sekolah:</p></li></ol><ul><li><p>Masalah akademik seperti kesulitan memahami pelajaran, prestasi rendah, dan ketertinggalan.</p></li><li><p>Masalah sosial seperti perundungan, persaingan, dan kesulitan bersosialisasi.</p></li><li><p>Masalah emosional seperti stres karena tugas, depresi, dan rendah diri.</p></li><li><p>Masalah disiplin seperti membolos, melanggar tata tertib, dan kenakalan remaja.</p></li><li><p>Masalah keluarga seperti broken home, masalah ekonomi, dan kurangnya perhatian orang tua.</p></li><li><p>Masalah kesehatan seperti gangguan makan, kurang tidur, dan penyakit fisik.</p></li></ul><p>Masalah-masalah tersebut dapat menghambat perkembangan dan prestasi siswa jika tidak ditangani dengan baik. </p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-03-23 04:26:25 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/khairiahfkip/rasv0oav3ecg2qv5/wish/2930736774</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Nama : Nasywa Andryani</title>
         <author>raella1805</author>
         <link>https://padlet.com/khairiahfkip/rasv0oav3ecg2qv5/wish/2930737868</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>Jenis-jenis kepribadian yang saya ketahui</p><ul><li><p>Koleris : Tipe ini sangat berorientasi pada target, analitis, dan logis. Tipe seorang pemimpin. Tidak menyukai basa-basi, lebih suka menghabiskan waktu dengan hal bermanfaat.</p></li><li><p>Sanguinis : Tipe ini akan selalu optimis, riang, antusias dan memiliki semangat hidup yang tinggi. Saking sukanya dengan tantangan dan hal baru, mereka jadi mudah bosan.</p></li><li><p>Plegmatis : Tipe ini lebih fokus pada apa yang terjadi dalam dirinya, sehingga mereka membiarkan apa yang ada di luar terjadi sebagaimana mestinya. Tak heran orang tipe ini menyukai kedamaian</p></li><li><p>Melankolis : Tipe ini sering berkorban untuk orang lain, cenderung sensitif, penyayang, senang berada di balik layar, juga seorang yang pemikir. Mereka cukup kreatif karena dapat berpikir dari berbagai sudut pandang.</p></li></ul></li><li><p>Motivasi adalah usaha usaha yang dapat menyebabkan seseorang atau kelompok orang tertentu bergerak melakukan sesuatu keinginan mencapai tujuan yang dikehendakinya atau mendapat kepuasan dengan perbuatannya. Cara menanamkan motivasi belajar adalah sebagai berikut : </p><ul><li><p>Menetapkan tujuan belajar yang jelas.</p></li><li><p>Membuat jadwal belajar yang teratur.</p></li><li><p>Menggunakan teknik belajar yang efektif.</p></li><li><p>Membuat lingkungan belajar yang kondusif.</p></li><li><p>Mengambil istirahat yang cukup.</p></li></ul></li><li><p>Pemicu timbulnya stress diarenakan tidak mendapatkan asupan nutrisi sesuai dengan kebutuhan, kondisi kesehatan fisik dan mental yang tidak baik dan pernah mengalami peristiwa traumatis pada masa lalu. Sedangkan pemicu timbulnya fobia dikarenakan seseorang yang pernah mengalami ketakutan yang hebat atau pengalaman pribadi yang disertai rasa malu atau bersalah yang semua ditekan ke dalam alam bawah sadar. </p><p>     Jenis - jenis stress : </p><ul><li><p>Stres akut, bersifat jangka pendek yang bisa menghilang dengan segera. Kamu mendapatkannya saat menghadapi kondisi yang membahayakan.</p></li><li><p>Stres kronis adalah jenis yang terjadi dalam waktu yang lebih panjang, bisa berminggu-minggu hingga bulan.</p></li></ul><p>Jenis - jenis phobia : </p><ul><li><p>Phobia sederhana atau spesifik: Phobia terhadap suatu obyek/keadaan tertentu, seperti pada binatang, tempat tertutup, ketinggian, dll.</p></li><li><p>Phobia sosial: Phobia terhadap pemaparan situasi sosial) seperti takut jadi pusat perhatian, orang seperti ini senang menghindari tempat-tempat ramai</p></li><li><p>Phobia kompleks: Phobia terhadap tempat atau situasi ramai dan terbuka misalnya (saat di kendaraan umum/mall) orang seperti ini bisa saja takut keluar rumah.</p></li></ul></li><li><p>Masalah yang sering terjadi pada siswa disekolah adalah karena perundungan (bullying), masalah belajar, tawuran, bahkan karena kurangnya gizi dan masalah dalam keluarga.</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-03-23 04:31:02 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/khairiahfkip/rasv0oav3ecg2qv5/wish/2930737868</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Nama : Riska Afrianda</title>
         <author>riskaafrianda071</author>
         <link>https://padlet.com/khairiahfkip/rasv0oav3ecg2qv5/wish/2930738279</link>
         <description><![CDATA[<p>1.kepribadian adalah bagaimana cara seseorang berinteraksi </p><p>Seperti kepribadia seseorang yang humoris kepribadian yang humoris ini kepribadian yang berintekasi dengan cara dia banyak membuat orang lain tertawa</p><p>Kepribadian seseorang yang pendiam jadi orang yang memiliki kepribadian ini cenderung tidak banyak bicara, banyak diam nya dia akan berbicara seperlunya saja, tidak banyak ngomong, biasanya orang yang seperti ini ketika dia banyak masalah dia hanya memendam dirinya sendiri.</p><p>Kepribadian seseorang yang ceria, jadi kepribadian ini dia akan kelihatan bahagian di depan orang lain namun dia mungkin memiliki banyak masalah namun yang orang lain lihat dia hanya seseorang yang ceria yang tidak memiliki banyak masalah</p><p><br/></p><p>2.motivasi adalah dorongan yang muncul dalam diri seseorang untuk melakukan atau berpikir dengan tujuan tertentu, baik sadar atau tidak sadar</p><p>Dengan cara, seperti bergaul dengan orang yang rajin belajar yang tidak menunda tugas nya,</p><p>atur waktu belajar nya jadi waktu satu hari itu tidak sia" di gunakan untuk hal yang tidak penting</p><p>Buktikan pada orang-orang bahwa kamu bisa, jadi dengan adanya motivasi ini membuat seseorang lebih giat dan tekun dalam belajar di karenakan ada suatu hal yang ingin dia wujudkan</p><p><br/></p><p>3.seperti trauma di masa lalu atau akan suatu hal faktor lingkungan sekitanya</p><p>Jenis nya adalah:</p><p>Fobia ketinggian jadi ketika dia misalkan naik ke atas gedung dengan ketinggian yang sedikit tinggia dia akan merasa bahwa dia akan jatuh dan merasa takut atau pun cemas</p><p>Fobia kegelapan ketika seseorang berada di dalam sebuah ruangan yang gelap makan dia akan merasa takut bisa saja orang yang mengalami fobia ini merasakan sesak nafas atau semacam tertekan dan merasa takut</p><p><br/></p><p>4.yang terjadi pada siswa di sekolah sangat banyak, tergantung kepribadian seorang siswa, seperti terjadi pembulian rasa takut menyampaikan pendapat, sulit mengingat apa yang di sampaikan oleh guru di sekolah, tidak menikmati mata pelajaran yang di sampaikan oleh guru, dan sulit untuk berkonsentrasi.</p><p><br/></p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-03-23 04:32:26 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/khairiahfkip/rasv0oav3ecg2qv5/wish/2930738279</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>kurniatillah17</author>
         <link>https://padlet.com/khairiahfkip/rasv0oav3ecg2qv5/wish/2930739278</link>
         <description><![CDATA[<p>Nama : kurniatillah </p><ol><li><p>Kepribadian ganda, kepribadian yang bisa berubah sesuai waktu sama tempat, kepribadian ini bisa saja berbahaya bagi dia atau orang lain .</p></li><li><p>Introvert, kepribadian ini biasa nya lebih menyukai tempat" yang sunyi, mereka tidak suka di keramaian, mereka merasa energi dari dirinya di hisap di keramaian </p></li></ol><p>2.Motivasi belajar adalah dorongan internal yang mendorong seseorang untuk mencari pengetahuan, memperoleh keterampilan baru, dan meningkatkan pemahaman mereka tentang dunia sekitar. Ini melibatkan keinginan intrinsik atau ekstrinsik untuk belajar dan berkembang secara pribadi atau profesional.</p><p><br/></p><p>Untuk menanamkan motivasi belajar, berikut adalah beberapa langkah yang dapat diambil:</p><p><br/></p><p>1 memberikan pujian dan semangat </p><p>2.kenali cara belajar yang efisien </p><p>3.lingkungan belajar yang mendukung </p><p>4.optimis</p><p>5.berikan tantangan yang sesuai </p><p><br/></p><p><br/></p><p><br/></p><p><br/></p><p>3.pemicu timbul nya stres:</p><p>  -ekonomi</p><ul><li><p>Kesehatan </p></li><li><p>Tuntutan sosial atau permasalahan di masyarakat </p></li><li><p>Pekerjaan </p></li><li><p>Dll</p></li></ul><p>Pemicu timbulnya pobia:</p><p>-trauma di masa lalu</p><p>-faktor lingkungan </p><p>-keturunan atau bawaan dari orang tuanya </p><p>-kesehatan mental </p><p><br/></p><p>4.yang sering terjadi di sekolah adalah </p><p>-pembulian , sehingga menyebabkan siswa yang sebelumnya berani berbicara di depan kelas menjadi introvert, -.perundungan </p><p>-.bahkan ada juga guru yang agak berlebihan kepada murid, seperti mencolek" atau hal lainnya, kadang juga dengan chat wa yang mungkin sering dilakukan oleh bpk guru kepada siswi,bahkan siswi merasa tidak enak kalo tidak membalas nya,dan itu menjadi kebiasaan.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-03-23 04:35:25 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/khairiahfkip/rasv0oav3ecg2qv5/wish/2930739278</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Ukhwatul janna</title>
         <author>ukhwatuljanna</author>
         <link>https://padlet.com/khairiahfkip/rasv0oav3ecg2qv5/wish/2930739319</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>Jenis kepribadian diri seperti sikap, sifat, pola pikir, emosi, serta juga nilai-nilai yang mempengaruhi individu tersebut agar berbuat sesuatu yang benar sesuai dengan lingkungannya.</p></li><li><p>Motivasi belajar bisa disebut juga dengan ajakan atau dorongan terhadap diri sendiri untuk belajar, nah motivasi belajar ini hadir ketika kita memiliki sebuah keinginan seperti misalnya ingin menjadi orang sukses .</p><p>Motivasi belajar ini dibagi menjadi motivasi belajar secara intrinsik atau dorongan dari diri sendiri untuk mewujudkan sebuah keinginan belajar </p><p>Nah kemudian yang kedua ada motivasi belajar secara ekstrinsik yakni mptivasi yang didasari dari dorongan orang lain untuk menjadi acuan kita melakukan atau mewujudkan sesuatu itu bisa terjadi. Cara menanamkan motivasi untuk belajar terutama mulai memikirkan apa dan kemana kita kemasa yang akan datang, kemudian motivasi diri bahwasanya kita bisa mencapai apa yang kita inginkan, kemudian giat belajar, banyak bertanya apa yang belum diketahui dan lain sebagainya.</p></li><li><p>Penyebab terjadinya phobia ini biasanya dimulai dari seseorang yang mengalami sebuah keadaan yang membuat dia merasa takut atau merasa terpojokkan yang terbawa sampai ke alam bawah sadarnya. Nah phobia ini sering disebut karena penyebab ada traumaa, misalnya seorang siswa yang sering dibully disekolah ,karena dia sudah merasa terpojok, dan perlakuan itu (bully) berkali kali dilakukan kepadanya yang menyebabkan ia trauma berat, nah itu bisa jadi contoh terjadinya phobia.</p></li><li><p>Biasanya masalah yang paling banyak terjadi pada siswa disekolah seperti adanya kasus bullying, merokok, pergaulan bebas, bolos, tidak mengerjakan tugas dan masih banyak lagi sebagainya permasalahan siswa disekolah yang dapat menimbulkan dampak negatif terhadap perkembangan belajar siswa itu sendiri.</p><p>Nah dengan adanya motivasi belajar tadi atau keinginan untuk mewujudkan sesuatu tadi dapat mengurangi dampak resiko diatas, oleh karena itu kita sebagai pengajar atau yang mengajar berilah motivasi kepada diri kita untuk mewujudkan sesuatu agar kita bisa bersungguh sungguh melaksanakan apa yang hendak kita wujudkan. </p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-03-23 04:35:28 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/khairiahfkip/rasv0oav3ecg2qv5/wish/2930739319</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Dara</title>
         <author>darasilvia28062005</author>
         <link>https://padlet.com/khairiahfkip/rasv0oav3ecg2qv5/wish/2930739502</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>-Introvert</p></li></ol><p>-Ekstrovet</p><p>-Sensing</p><p>-Berfikir </p><p>-Merasa</p><p>-Menunda</p><p>-Pengamatan</p><p>-Koleris</p><p>-Sanguinis</p><p>-Pengatur</p><p>-Pandai berbicara</p><p><br/></p><ol start="2"><li><p>-Motifasi adalah dorongan seseorang agar kita bertindak atau agar melakukan apa yg ingin kita capai</p><p>- Jaga pola pikir yg positif</p><p>- Didiplin</p><p>-Tetapkan jadwal</p><p>-cari sumber inpirasi</p><p>-tentukan tujuan yg jelas</p></li><li><p>-menghadapi ketakutan secara bertahap</p><p>-Dukungan sosial</p><p>-terapi prilakukognetif</p><p>-pendidikan pemahaman </p><p>-relaksasi dan teknik panasaran </p></li><li><p>-setress akademik</p><p>-Masalah sosial</p><p>-gangguan prilaku</p><p>-Masalah kesehatan mental</p><p>-Ketidak cocokan dengan sistem pendidikan </p><p>-Masalah keluarga</p><p>-Kecanduan media sosial</p></li></ol><p><br/></p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-03-23 04:35:51 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/khairiahfkip/rasv0oav3ecg2qv5/wish/2930739502</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>nandamirnasari75</author>
         <link>https://padlet.com/khairiahfkip/rasv0oav3ecg2qv5/wish/2930739515</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>a. Sanguitis adalah kepribadian yang memiliki sikap optimis untuk menggapai sesuatu dan tipekal seorang individu yang ekstrovert. Kerpribadian ini mudah bergaul dan berbaur dengan masyarakat dan dapat dengan mudah berinteraksi dengan orang atau lingkungan yang baru.</p><p>b. Melankolis adalah kepribadian kebalikajn dari sanguitis dimana kepribadian ini sulit bergabung atau pun berbaur serta yang lebih paranya seseorang yang memiliki sikap ini memiliki daya sensitif.</p><p>c. Plagmatis adalah orang yang tidak mudah bergaul karena mempunyai sikap yang arogan atau pemara. Orang-orang yang memiliki sikap ini akan cenderung di jauhi dari lingkungan karena banyak orang yang dekat kepadanya merasa tidak nyaman.</p><p>d. Koleris adalah kepribadian yang mengedepankan logika dari pada perasaan. Seseorang yang memiliki kepribadian ini akan cenderung tidak mencampurkan antara sesuatu yang di rasakan dengan sesuatu yang ada dari logika.</p></li><li><p>Menurut saya motivasi adalah suatu daya dorong yang diberikan atau timbul dalam diri kita sendri saat mendengar atau pun melihat sesuatu yang mendorong alam bawah sadar kita untuk terus berusaha lebih keras dalam mengapai atau melakukan sesuatu. Dalam pola menanamkan motivasi belajar sediri yang perlu dilakukan adalah konsisten dan terus berusaha melakukan yang terbaik. Karna dengan begitu kita dapat mencapai tujuan dan keingginan dalam diri kita sendiri. Tak lupa kita juga harus membuat target agar segala sesuatu dapat tercapai dengan baik.</p></li><li><p>Adanya stress dan fobia timbul di karenakan adanya tekanan dan juga traumah masa lalu dimana dapat menimbulkan gejolak rasa takut yang berlebih serta membuat penderita merasa beban yang ditanggung terlalu besar dan mengerikan. Jenis-jenis stres yaitu, stres akut, stres episodik, stres kronis. Jenis-jenis fobia yaitu; agorafobia, fobia sosial, fobia spesifik.</p></li><li><p>a. Tidak memahami pelajaran yang di sampaikan.</p><p>b. Perteman yang tidak sehat.</p><p>c. Tekanan dari rumah yang terbawa sampai kesekolah.</p><p>d. Tugas yang betlebihan.</p><p><br/></p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-03-23 04:35:54 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/khairiahfkip/rasv0oav3ecg2qv5/wish/2930739515</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Destya Puja Natasya </title>
         <author>destia188w</author>
         <link>https://padlet.com/khairiahfkip/rasv0oav3ecg2qv5/wish/2930740050</link>
         <description><![CDATA[<p> 1. Ada beberapa tipe kepribadian seseorang, yaitu</p><p>1) tipe kepribadian introvert, manusia dengan tipe kepribadian ini cenderung lebih suka menghabiskan waktu sendiri daripada menghabiskan waktu bersama lingkungan sosial. Mereka kurang terbuka terhadap lingkungan sekitar, dan merasa lebih nyaman untuk menyimpan segala perasaan atau pemikiran mereka sendiri daripada menceritakan pada orang lain.</p><p>2) tipe kepribadian ekstrovert, orang dengan kepribadian ini lebih sering menghabiskan waktu di lingkungan sosial, mereka merasa lebih nyaman jika berada di lingkungan sosial. Mereka termasuk tipe orang yang terbuka, dan juga kreatif. Tipe ini biasanya suka terhadap tantangan dan memiliki imajinasi yang kuat.</p><p><br/></p><ol start="2"><li><p>Motivasi adalah suatu dorongan dalam diri seseorang untuk melakukan tindakan yang tujuannya itu untuk mencapai sesuatu yang di impikan atau di inginkan seseorang. Adapun beberapa cara untuk menanamkan motivasi belajar yaitu: memiliki tujuan yang jelas, menciptakan suasana belajar yang mendukung, melakukan sesuatu yang dapat membantu mencapai tujuan, meningkatkan kualitas belajar dan berusaha untuk membuat suatu kemajuan, menjauhi lingkungan yang dapat mengahambat kita untuk mencapai tujuan, menjaga kestabilan belajar </p></li></ol><p><br/></p><ol start="3"><li><p>Beberapa pemicu yang dapat menimbulkan stres dan fobia yaitu pengalaman yang tidak menyenangkan atau trauma terhadap sesuatu, adanya tekanan dari lingkungan sekitar, misalnya adanya tuntutan dari orang tua terhadap anaknya. Adapun jenis-jenis stres yaitu: stres akut, stres kronis, dan stres pascatrauma. Dan jenis-jenis fobia: fobia spesifik, fobia sosial, fobia terhadap darah, luka, atau sesuatu yang tajam.</p></li></ol><p><br/></p><ol start="4"><li><p>Ada beberapa masalah yang di alami siswa di sekolah, yaitu: 1) stres akademik, yang dimana beban tugas dan juga ujian yang dapat mempengaruhi tingkat stres pada siswa. 2) masalah mental, ada beberapa siswa yang lebih pasif di kelas sehingga ada beberapa temannya yang mengganggu dan membuli siswa tersebut, sehingga dampaknya terjadi pada kesehatan mental siswa yang menurun. </p></li></ol><p><br/></p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-03-23 04:37:20 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/khairiahfkip/rasv0oav3ecg2qv5/wish/2930740050</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Yusniar. S</title>
         <author>yusniarn770</author>
         <link>https://padlet.com/khairiahfkip/rasv0oav3ecg2qv5/wish/2930740297</link>
         <description><![CDATA[<p>1.Jenis kepribadian adalah</p><p>   •Kepribadian Ekstrovert </p><p>       ialah suka bersosialusasi</p><p>   •Kepribadian Introvert</p><p>       ialah cenderung pendiam</p><p>   •Kepribadian Sensing</p><p>       Ialah cenderung fokus pada fakta</p><p>   •Kepribadian Intuitive</p><p>       Ialah cenderung imajinatif</p><p>   •Kepribadian Thinking</p><p>       Ialah mengambil keputusan berdasarkan fakta</p><p>   •Kepribadian Feeling</p><p>        Ialah mempertimbangkan perasaan orang lain</p><p>   •Kepribadian Judging</p><p>        Ialah menyukai rutinitas serta jadwal teratur</p><p>   •Kepribadian Perceiving</p><p>        Ialah menikmati perubahan serta situasi yang tidak terduga.</p><p>2.Motivasi adalah dorongan dari dalam diri seseorang untuk belajar, menguasai pengetahuan, memperoleh keterampilan, dan mengembangkan kemampuan dirinya.Cara menanamkan motivasi belajar ialah dengan menetapkan tujuan belajar yang jelas,ciptakan lingkungan belajar yang kondusif,beri penghargaan pada diri sendiri setelah mencapai target.</p><p>3.Pemicu timbulnya stress adalah kesehatan yang buruk,perubahan hidup yang besar,tuntutan pekerjaan, masalah keuangan.</p><p>Pemicu timbulnya fobia ialah pengalaman traumatis,tekanan Dan stress berlebihan,kecemasan.</p><p>4.Masalah yang terjadi pada siswa disekolah adalah masalah akademik,perilaku,emosional,keluarga,kesehatan,dan tekanan yang berlebihan </p><p><br/></p><p><br/></p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-03-23 04:38:23 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/khairiahfkip/rasv0oav3ecg2qv5/wish/2930740297</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Nama : nurusmi </title>
         <author>nrusmi52</author>
         <link>https://padlet.com/khairiahfkip/rasv0oav3ecg2qv5/wish/2930740557</link>
         <description><![CDATA[<p>  1  a)kepribadian ekstrover</p><p>  Suka berinteraksi dengan orang lain</p><p>   b.   .kepribadian introvert</p><p>   Lebih ke menutup diri sendiri.                 C kepribadian ambivert</p><p>          Merasa nyaman dalam kepribadian sosial dan pribadi </p><p>   d.kepribadian neurotis</p><p>    Cenderung memiliki emosi yang kurang stabil</p><p>   e.kepribadian stabil</p><p>  Pembawaan nya tenang gitu</p><p><br/></p><p><br/></p><p><br/></p><p> 2 .Motivasi adalah faktor penting dalam proses belajar. Tanpa motivasi, seseorang mungkin akan kesulitan untuk fokus dan berkomitmen dalam belajar. Oleh karena itu, memahami apa yang mem</p><p><br/></p><p>1. Menetapkan tujuan yang jelas dan realistis: Tujuan yang jelas akan memberikan arah dan tujuan bagi seseorang dalam belajar. Sementara itu, tujuan yang realistis akan membuat seseorang merasa bahwa tujuan tersebut dapat dicapai dan tidak terlalu sulit.</p><p><br/></p><p>2. Membuat rencana belajar yang terstruktur: Rencana belajar yang terstruktur akan membantu seseorang untuk tetap fokus dan mengikuti jadwal belajar yang telah ditentukan.</p><p><br/></p><p>3. Menggunakan teknik belajar yang efektif: Teknik belajar yang efektif seperti metode belajar aktif dan belajar bersama dapat membantu seseorang untuk memahami materi dengan lebih baik.</p><p><br/></p><p>4. Menghindari gangguan dan membuat lingkungan belajar yang kondusif: Lingkungan belajar yang kondusif akan membantu seseorang untuk fokus dan konsentrasi dalam belajar.</p><p><br/></p><p>5. Memberi hadiah atau insentif: Hadiah atau insentif dapat menjadi motivasi tambahan bagi seseorang untuk mencapai target belajar.</p><p><br/></p><p>6. Mengatur waktu dengan baik dan memastikan istirahat yang cukup: Istirahat yang cukup akan membantu seseorang untuk tetap fokus dan menghindari kelelahan dalam belajar.</p><p><br/></p><p>7. Mencari dukungan dari orang lain: Dukungan dari orang lain seperti teman, keluarga, atau guru dapat membantu seseorang untuk tetap termotivasi dan fokus dalam belajar.</p><p><br/></p><p><br/></p><p><br/></p><p><br/></p><p>3 . stres pobia timbul karena adanya ketakutan atau kekhawatiran yang berlebihan terhadap sesuatu. Jenis-jenis stres pobia antara lain. Agorafobia: ketakutan terhadap tempat-tempat tertent</p><p>1 Akrofobia: ketakutan terhadap ketinggian.</p><p>2 raknofobia: ketakutan terhadap laba-laba.</p><p>3 Hemofobia: ketakutan terhadap darah</p><p> 4 Klaustrofobia: ketakutan terhadap ruangan tertutup</p><p>5 Nyctophobia: ketakutan terhadap kegelapan.6 </p><p>Ophidiofobia: ketakutan terhadap ular </p><p>7 Speofobia: ketakutan terhadap hewan.</p><p>8Trypanophobia: ketakutan terhadap jarum suntik.</p><p><br/></p><p><br/></p><p><br/></p><p> </p><p>4 .Beberapa masalah yang mungkin terjadi pada siswa di sekolah antara lain:</p><p>1. Kesulitan dalam memahami pelajaran.</p><p>2. Masalah sosial seperti perundungan atau bullying.</p><p>3. Masalah emosional dan mental seperti stres atau depresi.</p><p>4. Masalah perilaku seperti kekerasan, penyalahgunaan narkoba, atau perilaku antisosial.</p><p>5. Masalah kesehatan fisik seperti cedera atau penyakit.</p><p>6. Masalah keluarga seperti perceraian orang tua atau kekerasan dalam rumah.</p><p>7. Masalah ekonomi seperti kemiskinan </p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-03-23 04:39:14 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/khairiahfkip/rasv0oav3ecg2qv5/wish/2930740557</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Az-zahra Rahmah Sinaga</title>
         <author>azzahrarahmah1</author>
         <link>https://padlet.com/khairiahfkip/rasv0oav3ecg2qv5/wish/2930741555</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>Jenis kepribadian yaitu : 1)<em>Sanguinis</em>, yaitu tipe seseorang yang hidup, optimis, ringan, riang, menyukai petualangan, memiliki toleransi tinggi akan risiko, lemah dalam menoleransi kebosanan, kreatif, suka berjuang serta akan mencari variasi dan hiburan. 2)<em>Plegmatis</em>, yaitu tipe seseorang yang cinta damai, setia, penuh kasih, suka beramal, suka membantu, cenderung menghindari konflik dan selalu berusaha menengahi orang lain untuk memulihkan perdamaian dan harmoni. 3)<em>Koleris</em>, yaitu tipe seseorang yang sangat berorientasi pada tujuan, sangat cerdas, analitis, logis, suka menyendiri, sangat praktis dan langsung,&nbsp;tidak menyukai pembicaraan singkat dan menikmati percakapan yang mendalam dan bermakna. </p><p>4)<em>Melankolis</em>, yaitu tipe seseorang yang menyukai tradisi, mencintai keluarga dan teman - temannya, tidak suka mencari hal - hal baru atau petualangan, sangat sosial dan berupaya berkontribusi pada komunitas, sangat teliti dan akurat.</p></li><li><p>Motivasi adalah dorongan internal atau eksternal yang mendorong seseorang untuk bertindak atau mencapai tujuan tertentu. Motivasi belajar adalah keinginan yang kuat untuk belajar dan meningkatkan pengetahuan serta keterampilan. Cara menanamkan motivasi belajar dapat dilakukan dengan:1)Menetapkan Tujuan yang Jelas: Membantu siswa memahami mengapa mereka belajar dan apa yang ingin mereka capai. 2)Memberikan Umpan Balik Positif: Memberikan pujian dan penghargaan atas upaya dan prestasi siswa untuk mempertahankan motivasi mereka. 3) Membangkitkan Minat: Menghubungkan materi pembelajaran dengan minat dan kehidupan sehari-hari siswa untuk membuatnya lebih menarik. 4) Menciptakan Lingkungan Belajar yang Mendukung: Menyediakan fasilitas dan dukungan yang diperlukan untuk membantu siswa merasa nyaman dan termotivasi untuk belajar. 5). Mendorong Kemandirian: Mendorong siswa untuk mengembangkan kemandirian dalam pembelajaran mereka, sehingga mereka merasa memiliki kontrol atas keberhasilan mereka sendiri. 6) Memberikan Tantangan yang Sesuai: Menyediakan tugas dan proyek yang menantang namun dapat dicapai untuk mendorong siswa untuk terus berkembang. 7) Menunjukkan Relevansi: Menjelaskan kepada siswa mengapa materi pembelajaran penting dan bagaimana dapat diterapkan dalam kehidupan mereka.</p></li><li><p>Ada berbagai pemicu yang dapat menyebabkan timbulnya stres dan fobia. Beberapa di antaranya termasuk:</p><p>1) Tekanan Akademik atau Pekerjaan: Tuntutan yang tinggi untuk mencapai target atau kinerja tertentu dapat menyebabkan stres pada individu.</p><p>2) Perubahan Hidup: Peristiwa-peristiwa besar seperti pindah rumah, perubahan pekerjaan, atau kehilangan yang signifikan dapat menjadi pemicu stres.</p><p>3) Hubungan Sosial: Konflik dalam hubungan interpersonal, kesulitan dalam berkomunikasi, atau kesepian dapat menyebabkan stres.</p><p>4) Kesehatan Mental atau Fisik: Masalah kesehatan mental seperti kecemasan atau depresi, serta kondisi fisik yang mengganggu kesehatan, dapat menyebabkan stres.</p><p>5) Trauma: Pengalaman traumatis seperti kecelakaan, kehilangan yang mendalam, atau pelecehan, dapat memicu stres dan memicu fobia tertentu.</p><p>Beberapa jenis fobia yang umum meliputi:</p><p>1) Fobia Sosial: Ketakutan yang berlebihan terhadap situasi sosial atau kinerja di depan orang lain.</p><p>2) Fobia Spesifik: Ketakutan yang berlebihan terhadap objek atau situasi tertentu, seperti ketakutan terhadap ketinggian (akrofobia) atau ketakutan terhadap laba-laba (arachnophobia).</p><p>3) Gangguan Kecemasan Umum (GAD): Kecemasan kronis dan berlebihan terhadap berbagai situasi atau kehidupan secara umum.</p><p>4) Gangguan Panik: Serangan panik yang tiba-tiba dan tak terduga, disertai dengan gejala fisik seperti detak jantung cepat dan sesak napas.</p><p>5) Gangguan Stres Pasca Trauma (PTSD): Reaksi stres yang berkepanjangan setelah mengalami atau menyaksikan peristiwa traumatis</p></li><li><p>Berbagai masalah yang dapat dialami oleh siswa di sekolah, termasuk tetapi tidak terbatas pada: 1)</p><p>Tingkat Prestasi Rendah: Kesulitan dalam memahami materi pelajaran atau menyesuaikan diri dengan tuntutan akademik dapat mengakibatkan prestasi rendah.</p><p>2) Perilaku Menyimpang: Siswa mungkin mengalami masalah perilaku seperti gangguan perilaku, kekerasan, intimidasi, atau narkoba.</p><p>3) Masalah Kesehatan Mental: Kecemasan, depresi, stres, atau gangguan makan adalah beberapa masalah kesehatan mental yang dapat memengaruhi kesejahteraan siswa di sekolah.</p><p>4)Ketidakcocokan Sosial: Siswa mungkin mengalami kesulitan dalam berinteraksi dengan teman sekelas atau mengatasi konflik interpersonal.</p><p>Bullying dan Intimidasi: Siswa mungkin menjadi korban atau pelaku bullying, yang dapat berdampak negatif pada kesejahteraan mental dan emosional mereka.</p><p>Ketidakstabilan Keluarga: Masalah di rumah seperti perceraian orang tua, kekerasan dalam rumah tangga, atau ketidakstabilan ekonomi dapat mempengaruhi kesejahteraan siswa di sekolah.</p><p>4) Gangguan Perkembangan: Siswa dengan gangguan perkembangan seperti disleksia, ADHD, atau autisme mungkin menghadapi tantangan tambahan dalam belajar dan berinteraksi di lingkungan sekolah.</p><p>Tingkat Stres yang Tinggi: Tuntutan akademik, ujian, dan tekanan dari teman sekelas atau orang tua dapat menyebabkan tingkat stres yang tinggi bagi siswa.</p><p>Ketidakpuasan dengan Diri Sendiri: Siswa mungkin mengalami masalah dengan harga diri atau motivasi yang rendah, yang dapat memengaruhi keyakinan dan motivasi mereka dalam mencapai tujuan akademik dan pribadi.</p><p>5) Ketidakstabilan Lingkungan Sekolah: Konflik antara siswa, kurangnya dukungan dari staf sekolah, atau masalah infrastruktur fisik dapat menciptakan lingkungan belajar yang tidak kondusif.</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-03-23 04:43:01 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/khairiahfkip/rasv0oav3ecg2qv5/wish/2930741555</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>aatun626</author>
         <link>https://padlet.com/khairiahfkip/rasv0oav3ecg2qv5/wish/2930743464</link>
         <description><![CDATA[<p>Atun</p><p><br/></p><p>1.Kepribadian adalah kombinasi dari karakter, sikap, dan perilaku seseorang yang mencirikan bagaimana mereka berinteraksi dengan dunia di sekitarnya,dapat mencakup berbagai faktor seperti tingkat ekstrovert atau introvert,tingkat keterbukaan terhadap pengalaman baru, tingkat keteraturan, tingkat neurotisme, dan tingkat agreableness.</p><p>2.Motivasi adalah kekuatan internal yang mendorong seseorang untuk bertindak atau berperilaku dalam suatu cara tertentu. Ini bisa berupa dorongan untuk mencapai tujuan tertentu, memenuhi kebutuhan, atau mencari kepuasan. Motivasi dapat berasal dari faktor internal seperti keinginan untuk meraih kesuksesan, rasa ingin tahu, atau keinginan untuk menjadi lebih baik, serta faktor eksternal seperti imbalan atau </p><p>Fobia Spesifik pada Anak-Anak: Fobia tertentu yang khusus terjadi pada anak-anak, seperti takut terhadap monster atau dokter.</p><p>Penting untuk diingat bahwa setiap individu dapat merespons pemicu stres dan fobia dengan cara yang berbeda, dan pengalaman seseorang dengan stres dan fobia dapat bervariasi dalam tingkat keparahan dan dampaknya terhadap kehidupan sehari-hari</p><p>Kepribadian adalah kombinasi dari karakter, sikap, dan perilaku seseorang yang mencirikan bagaimana mereka berinteraksi dengan dunia di sekitarnya. Ini dapat mencakup berbagai faktor seperti tingkat ekstrovert atau introvert, tingkat keterbukaan terhadap pengalaman baru, tingkat keteraturan, tingkat neurotisme, dan tingkat agreeablenes</p><p>apa yang anda ketahui tentang motivasi dan bagaimana cara menapakkan motivasi belajar</p><p>Motivasi adalah dorongan internal yang mengarahkan seseorang untuk mencapai tujuan atau memenuhi kebutuhan tertentu. Ada beberapa teori motivasi, termasuk teori hierarki kebutuhan Abraham Maslow, teori motivasi berprestasi David McClelland, dan teori pengaturan tujuan Edwin Locke.</p><p>Untuk menapakkan motivasi belajar, berikut adalah beberapa cara yang bisa dilakukan:</p><p>Tentukan Tujuan yang Jelas: Tentukan tujuan belajar yang spesifik, terukur, dapat dicapai, relevan, dan waktu-tertentu (SMART).</p><p>Temukan Koneksi Personal: Cari tahu bagaimana materi yang dipelajari dapat relevan dengan kehidupan pribadi atau karier Anda. Ini bisa meningkatkan motivasi karena Anda melihat nilai praktis dari pembelajaran.</p><p><br/></p><p>Beri Dukungan dan Dorongan: Dapatkan dukungan dari teman, keluarga, atau mentor untuk membantu Anda tetap termotivasi. Mereka bisa memberikan dorongan, masukan positif, dan akunatabilitas.</p><p><br/></p><p>Atur Lingkungan Belajar yang Mendukung: Ciptakan lingkungan belajar yang tenang, terorganisir, dan bebas dari gangguan untuk membantu fokus dan produktivitas.</p><p><br/></p><p>Gunakan Reward dan Penghargaan: Beri diri Anda penghargaan atau hadiah setelah mencapai tujuan belajar tertentu. Ini dapat memperkuat koneksi antara pencapaian dan perasaan positif.</p><p>Cari Tahu Cara Belajar yang Efektif: Kenali gaya belajar Anda dan temukan metode yang paling efektif bagi Anda untuk memahami dan menyimpan informasi.</p><p><br/></p><p>Jaga Keseimbangan: Pastikan untuk mengelola waktu Anda dengan baik dan menjaga keseimbangan antara belajar, istirahat, dan kegiatan lainnya agar tidak terbakar atau kelelahan.</p><p><br/></p><p>Tetapkan Prioritas: Tentukan prioritas Anda dan alokasikan waktu dan energi Anda secara efisien untuk hal-hal yang benar-benar penting bagi Anda.</p><p><br/></p><p>Dengan menerapkan strategi ini, Anda dapat meningkatkan motivasi belajar Anda dan mencapai hasil yang lebih baik dalam pembelajaran.</p><p>Motivasi adalah kekuatan internal yang mendorong seseorang untuk bertindak atau berperilaku dalam suatu cara tertentu. Ini bisa berupa dorongan untuk mencapai tujuan tertentu, memenuhi kebutuhan, atau mencari kepuasan. Motivasi dapat berasal dari faktor internal seperti keinginan untuk meraih kesuksesan, rasa ingin tahu, atau keinginan untuk menjadi lebih baik, serta faktor eksternal seperti imbalan atau pengakuan.</p><p>Tunjukkan Pentingnya Pembelajaran: Jelaskan kepada diri sendiri atau kepada orang lain mengapa pembelajaran itu penting. Apakah itu untuk mencapai tujuan karier, meningkatkan keterampilan, atau memperluas wawasan, memahami nilai dari pembelajaran dapat meningkatkan motivasi.</p><p><br/></p><p>Tetapkan Tujuan yang Jelas: Tentukan tujuan belajar yang spesifik, terukur, dan dapat dicapai. Tujuan yang jelas memberi arah dan memberikan motivasi untuk mencapainya.</p><p><br/></p><p>Cari Koneksi Personal: Temukan cara untuk mengaitkan materi pembelajaran dengan pengalaman pribadi, minat, atau tujuan hidup Anda. Menyadari relevansi materi dengan kehidupan sehari-hari dapat meningkatkan motivasi untuk mempelajarinya.</p><p><br/></p><p>Berikan Reward dan Penghargaan: Beri diri Anda hadiah atau penghargaan setelah mencapai tujuan belajar tertentu. Ini bisa berupa sesuatu yang sederhana seperti istirahat yang menyenangkan, atau sesuatu yang lebih substansial seperti membeli buku yang diinginkan.</p><p><br/></p><p>Cari Dukungan dan Dorongan: Dapatkan dukungan dari teman, keluarga, atau mentor. Mereka dapat memberikan dorongan, motivasi, dan dukungan moral yang diperlukan untuk tetap termotivasi.</p><p><br/></p><p>Pilih Metode Pembelajaran yang Efektif: Temukan metode pembelajaran yang sesuai dengan gaya belajar Anda. Apakah itu dengan membaca, mendengarkan, mencoba, atau berdiskusi, menggunakan pendekatan yang sesuai dapat membuat pembelajaran lebih menarik dan efektif.</p><p><br/></p><p>Pantau Kemajuan Anda: Buat catatan tentang kemajuan Anda dalam mencapai tujuan belajar. Melihat perkembangan yang telah Anda buat dapat memberikan motivasi tambahan untuk terus maju.</p><p><br/></p><p>Jaga Keseimbangan: Pastikan untuk menjaga keseimbangan antara belajar dan kegiatan lain dalam hidup Anda. Memberi diri Anda waktu untuk bersantai dan melakukan hal-hal yang Anda nikmati juga penting untuk menjaga motivasi Anda tetap tinggi.</p><p><br/></p><p>Dengan mengadopsi pendekatan ini dan berkomitmen untuk meningkatkan motivasi belajar Anda, Anda dapat mencapai hasil yang lebih baik dalam pembelajaran dan mengembangkan minat yang lebih besar terhadap pengetahuan baru.</p><p><br/></p><p>4.Masalah yang dapat terjadi dengan siswa di sekolah sangat bervariasi dan dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk lingkungan sekolah, faktor pribadi, dan dinamika sosial. Beberapa masalah umum yang dapat terjadi dengan siswa di sekolah meliputi:</p><p><br/></p><p>Prestasi Akademik Rendah: Beberapa siswa mungkin menghadapi kesulitan dalam mencapai standar akademik yang ditetapkan oleh sekolah, baik karena tantangan dalam memahami materi pelajaran, masalah kesehatan, atau faktor lainnya.</p><p><br/></p><p>Perilaku Tidak Disiplin: Beberapa siswa mungkin menunjukkan perilaku tidak sesuai dengan norma dan aturan sekolah, seperti gangguan kelas, pelanggaran tata tertib, atau perilaku agresif.</p><p><br/></p><p>Kesehatan Mental: Masalah kesehatan mental seperti kecemasan, depresi, atau gangguan perilaku dapat memengaruhi kemampuan seorang siswa untuk berpartisipasi dalam pembelajaran dan berinteraksi dengan teman sebaya.</p><p><br/></p><p>Bullying: Kejadian pelecehan atau intimidasi oleh sesama siswa dapat memiliki dampak yang merugikan pada korban, baik secara emosional maupun fisik, dan dapat mengganggu lingkungan belajar yang aman dan mendukung.</p><p><br/></p><p>Masalah Keluarga: Konflik keluarga, perceraian orang tua, atau masalah rumah tangga lainnya dapat memengaruhi kesejahteraan siswa dan konsentrasinya di sekolah.</p><p><br/></p><p>Kurangnya Dukungan: Beberapa siswa mungkin merasa kurang didukung oleh guru, staf sekolah, atau bahkan oleh orang tua, yang dapat mempengaruhi motivasi dan partisipasi mereka dalam pembelajaran.</p><p><br/></p><p>Kurangnya Keterlibatan: Siswa yang kurang tertarik atau terlibat dalam kegiatan sekolah atau ekstrakurikuler mungkin mengalami kesulitan dalam mengembangkan keterampilan sosial, kepemimpinan, dan kerjasama.</p><p><br/></p><p>Kesenjangan Sosial dan Ekonomi: Siswa dari latar belakang sosial atau ekonomi yang kurang mungkin menghadapi kesulitan akses terhadap sumber daya pendidikan yang memadai, seperti buku teks, teknologi, atau bantuan belajar tambahan.</p><p><br/></p><p>Penting bagi sekolah dan komunitas pendidikan untuk menyadari dan mengatasi masalah ini secara proaktif melalui program dukungan siswa, layanan kesehatan mental, peningkatan komunikasi antara siswa, guru, dan orang tua, serta promosi lingkungan sekolah yang inklusif dan aman.</p><p><br/></p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-03-23 04:50:25 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/khairiahfkip/rasv0oav3ecg2qv5/wish/2930743464</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Nurvaizatul karimah</title>
         <author>nurvaizatulk17</author>
         <link>https://padlet.com/khairiahfkip/rasv0oav3ecg2qv5/wish/2930744432</link>
         <description><![CDATA[<p>Motivasi adalah sesuatu yang mendorong atau mempengaruhi seseorang untuk melakukan atau berperilaku dalam mencapai suatu tujuan.</p><p>Cara menanampak motivasi belajar yaitu dengan menetapkan tujuan yang jelas serta target yang ingin dicapai, tempat yang tenang, juga membuat jadwal belajar yang teratur, menjaga waktu istirahat yang cukup serta dapat dukungan dari orang sekitar kita.</p><p>Pemicu stress yaitu ada perkerjaan atau tugas yang tinggi ataupun banyak serta tekanan waktu deadline, masalah keuangan atau ekonomi, ketidakseimbangan antara tugas pelajar ataupun pekerjaan dengan kehidupan pribadi, terlalu banyaknya tuntutan, gangguan tidur atau kurangnya istirahat yang cukup.</p><p>●Jenis jenis stress yaitu </p><ol><li><p>Stress fisik, stres yang muncul melalui kondisi fisik.</p></li><li><p>Stress kimiawi diakibatkan oleh obat obatan.</p></li><li><p>Stress emosional, muncul sebagai hasil dari tekanan emosional.</p></li></ol><p><br/></p><p>Pemicu fobia Yaitu adanya pengalaman yang bikin trauma, ada juga yang faktor keturunan atau genetik.</p><p><br/></p><p>Jenis jenis fobia:</p><ol><li><p>Fobia Sederhana, dimana fobia terhadap keadaan tertentu.</p></li><li><p>Fobia sosial, dimana takut situasi sosial</p></li><li><p>Fobia kompleks.</p></li></ol><p><br/></p><p>Masalah yang terjadi di lingkungan sekolah yaitu pembulyan dan pelecehan, tekanan dalam pembelajaran, materi yang disampaikan tidak dapat diresapi dengan maksimal oleh siswa, pertengkaran, diskriminasi dan perbedaan sosial, perpecahan dalam kelompok teman, perundungan, dan kecanduan zat adiktif.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-03-23 04:54:11 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/khairiahfkip/rasv0oav3ecg2qv5/wish/2930744432</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Marhasna</title>
         <author>marhasnamaulidani</author>
         <link>https://padlet.com/khairiahfkip/rasv0oav3ecg2qv5/wish/2930744642</link>
         <description><![CDATA[<p>1.Jenis-jenis kepribadian yaitu kepribadian introvert,kepribadian ekstrovert,kepribadian stabil,kepribadian ambivert dan kepribadian neurotis.</p><p><br/></p><p>2.Motivasi adalah dorongan atau alasan yang mendorong seseorang semangat untuk melakukan sesuatu.Cara menanamkan motivasi belajar dapat dilakukan dengan beberapa cara yaitu dengan menetapkan tujuan yang jelas,membuat lingkungan belajar yang kondusif,memberikan pujian atau hadiah atau prestasi, dan memahami bahwa belajar adalah investasi masa depan.</p><p><br/></p><p>3.Stres dan fobia dapat dipicu oleh beberapa faktor diantaranya oleh tekanan lingkungan,tekanan keluarga,tekanan sosial dan pengalaman pribadi.</p><p>Jenis-jenis stres yaitu stres fisik,stres emosional,stres sosial dan stres kognitif.</p><p>Sedangkan jenis-jenis fobia yaitu fobia spesifik,fobia sosial dan fobia kompleks.</p><p><br/></p><p>4.Masalah yang dihadapi anak disekolah antara lain:</p><p>1.masalah akademik seperti kesulitan dalam memahami pelajaran.</p><p>2.masalah sosial seperti kesulitan dalam bergaul.</p><p>3.masalah perilaku seperti kecanduan internet.</p><p>4.masalah emosional seperti stres, kecemasan dan depresi.</p><p>5.masaah lingkungan seperti kebersihan dan keamanan.</p><p><br/></p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-03-23 04:55:07 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/khairiahfkip/rasv0oav3ecg2qv5/wish/2930744642</guid>
      </item>
   </channel>
</rss>
