<?xml version="1.0"?>
<rss version="2.0">
   <channel>
      <title>Tulis Jawaban Studi Kasus Kalian Disini! by Miftakhun Nikmah R</title>
      <link>https://padlet.com/miftakhunnikmahr/r8g6naptbailu32z</link>
      <description>Post your response to the discussion topic by clicking the plus button below.</description>
      <language>en-us</language>
      <pubDate>2025-07-27 06:50:34 UTC</pubDate>
      <lastBuildDate>2025-07-27 06:57:12 UTC</lastBuildDate>
      <webMaster>hello@padlet.com</webMaster>
      <image>
         <url>https://padlet.net/icons/png/1f4ac.png</url>
      </image>
      <item>
         <title></title>
         <author>miftakhunnikmahr</author>
         <link>https://padlet.com/miftakhunnikmahr/r8g6naptbailu32z/wish/3529405568</link>
         <description><![CDATA[<p>Di rumah, Andi sering mendengar bahwa listrik PLN memiliki tegangan 220 V. Namun ketika seorang teknisi listrik sekolah menghubungkan osiloskop ke stop kontak listrik (dengan alat pengaman khusus), oskiloskop menunjukkan grafik seperti gelombang sinus. </p><p><br/></p><p>Teknisi tersebut mengatakan bahwa nilai tegangan yang dilihat adalah nilai efektif, bukan nilai maksimum. Sementara itu, seorang siswa melihat grafik tegangan dari generator mini di laboratorium yang memiliki bentuk serupa, tetapi berbeda skala. Tampak bahwa tegangan maksimumnya hanya 4 V dan frekuensinya 12,5 Hz. Hal tersebut menimbulkan pertanyaan pada siswa tersebut, "Mengapa PLN menggunakan tegangan efektif, bukan tegangan maksimum?"</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-07-27 06:57:11 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/miftakhunnikmahr/r8g6naptbailu32z/wish/3529405568</guid>
      </item>
   </channel>
</rss>
