<?xml version="1.0"?>
<rss version="2.0">
   <channel>
      <title>Kerajaan Hindu-Budha dan Islam by X IPS 3</title>
      <link>https://padlet.com/filanlova/Bookmarks</link>
      <description>Carilah sumber-sumber sejarah yang berkaitan dengan tema diatas !</description>
      <language>en-us</language>
      <pubDate>2020-11-11 05:58:03 UTC</pubDate>
      <lastBuildDate>2023-01-30 15:47:11 UTC</lastBuildDate>
      <webMaster>hello@padlet.com</webMaster>
      <image>
         <url></url>
      </image>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/filanlova/Bookmarks/wish/930262146</link>
         <description><![CDATA[<div>Nama: Victoria Jennifer Madu</div><div>No: 37</div><div>Kelas: X IPS 2</div><div>Mapel: Sejarah</div><div> </div><div>                                     “Kerajaan Singasari”</div><div> Kerajaan Singasari atau sering pula ditulis Singgasari, adalah sebuah kerajaan di Jawa Timur yang didirikan oleh Ken Arok pada tahun 1222. Lokasi kerajaan ini sekarang ini sekarang diperikatan berada di daerah Singosari, Malang.<br>Peninggalan Kerajaan Singasari</div><div>•Candi Jago</div><div>Singasari memiliki peninggalan sejarah bernama Candi Jago dengan arsitektur yang menyerupai teras punden berundak. Meski begitu, candi ini memiliki bentuk yang cukup ini akibat bagian atasnya yang hanya tersisa sebagian saja.</div><div>Menurut catatan sejarah, candi ini pernah tersambar petir. Saat mengunjunginya pun Anda akan menjumpai relief Kunjarakarna serta relief Pancatantra. Candi ini pun menggunakan batu andesit dalam membangunnya sekaligus tempat dari Raja Kertanegara beribadah.</div><div><br></div><div>•Candi Singasari</div><div>Candi Singasari menjadi peninggalan sejarah tak terlupakan. Candi ini berlokasi di Kecamatan Singasari, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Tepatnya di lembah antara Gunung Arjuna dan Pegunungan Tengger. Dalam Prasasti Gajah Mada dan Kitab Negarakertagama disebutkan bahwa pada tahun 1351 Masehi, Candi Singasari adalah kediaman terakhir yang disinggahi oleh Raja Kertanegara.</div><div>Sebagai pemimpin terakhir dari Singasari, Raja Kertanegara tewas terbunuh di tahun 1292 Masehi akibat serangan yang dilakukan oleh Jayakatwang. Ia memimpin tentara Gelang-gelang untuk menyerang Raja Kertanegara. Selain itu, terdapat dugaan juga bahwa candi ini tidak pernah selesai dalam pembangunannya.</div><div><br></div><div>•Arca Dwarapala</div><div>Peninggalan selanjutnya adalah sebuah arca bernama Dwarapala. Arca ini berbentuk menyerupai monster dengan ukuran yang terbilang cukup besar. Juru kunci tempat tersebut pun mengatakan bahwa arca ini adalah tanda bahwa Anda sudah memasuki wilayah Kotaraja.</div><div>Hingga saat ini pun lokasi Kotaraja Singasari tidak pernah ditemukan secara pasti. Untuk itulah mengapa arca ini dikategorikan sebagai peninggalan sejarah dari kerajaan ini.</div><div><br></div><div>•Candi Sumberawan</div><div>Merupakan satu-satunya bangunan stupa yang bisa Anda jumpai di Jawa Timur. Candi ini sendiri berada di sekitar 6 km dari wilayah Candi Singasari. Selain dikategorikan sebagai peninggalan kerajaan, candi ini juga digunakan sebagai tempat ibadah oleh umat Buddha pada saat itu.</div><div>Jika Anda melihat dan mengamatinya dari jauh, maka candi ini akan terlihat cukup indah karena lokasinya yang dekat dengan telaga yang memiliki air cukup jernih. Itulah mengapa candi ini diberi nama dan disebut dengan Candi Sumberawan.</div><div><br></div><div>•Candi Jawi</div><div>Candi Jawi yang merupakan peninggalan kerajaan ternyata juga sekaligus digunakan sebagai tempat untuk menyimpan abu Raja Kertanegara. Selain itu, abu dari Raj kertanegara juga disimpan pada Candi Singasari.</div><div>Candi ini sendiri berlokasi di pertengahan jalan raya antara Pandaan, Prigen, dan juga Pringebukan, candi ini sering dikira sebagai tempat ibadah umat Buddha.</div><div><br></div><div>•Candi Kidal</div><div>Merupakan candi peninggalan kerajaan yang dibangun dengan tujuan sebagai penghormatan Raja Anusapati, yang merupakan raja kedua Singasari. Raja ini sendiri memerintah Singasari dengan waktu yang cukup lama yakni sekitar 20 tahun. Tepatnya pada tahun 1227 sampai tahun 1248 Masehi.</div><div>Raja Anusapati sendiri tewas dibunuh oleh Panji Tohjaya sebagai salah satu langkah untuk merebut kekuasaan. Namun begitu, hal ini juga diyakini sebagai kutukan dari Mpu Gandring</div><div><br></div><div>•Prasasti Singasari</div><div>Prasasti ini merupakan sebuah peninggalan sejarah yang ditemukan di Sungasari, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Tahun pembuatannya sendiri adalah 1251 Masehi dengan tulisan yang digunakan adalah aksara Jawa. Adanya penulisan pada prasasti ini bertujuan untuk mengenang pembangunan candi pemakaman yang dilakukan oleh Mahapatih Gajah Mada.</div><div>Pada bagian pertama prasasti bertuliskan tanggal prasasti, beserta penggambaran letak benda angkasa dengan sangat detail. Kemudian, pada bagian kedua adalah penggambaran maksud dan arti dari prasasti tersebut dibuat. Yakni sebagai kabar pembangunan sebuah candi pemakaman.</div><div><br></div><div>•Prasasti Manjusri</div><div>Selain Prasasti Singasari, Prasasti Manjusri juga menjadi peninggalan kerajaan ini. Prasasti ini sendiri merupakan suatu manuskrip yang pada bagian belakangnya dibuat Arca Manjuari tahun 1343. Pada mulanya, Prasasti Manjusri ini diletakkan di Candi Jago, namun seiring berjalannya waktu prasasti peninggalan ini disimpan pada Museum Nasional yang ada di Jakarta.</div><div><br></div><div>•Prasasti Wurare</div><div>Prasasti ini memiliki isi sebuah peringatan atas penobatan Arca Mahaksobhya. Lokasinya sendiri bernama Wurare sehingga tak heran jika nama prasasti juga disebut sebagai Prasasti Wurare. Prasasti yang satu ini ditulis dengan memakai bahasa Sansekerta dengan tanggal tahun 1211 Saka atau sekitar 21 November 1289.</div><div><br></div><div>•Prasasti Mula Malurung</div><div>Peninggalan lain dari Kerajaan Singasari adalah Prasasti Mula Malurung yang merupakan suatu piagam penganugerahan dan pengesahan dari Desa Malurung dan Desa Mula kepada tokoh bernama Pranaraja. Prasasti ini memiliki bentuk seperti lempengan-lempengan tembaga yang dibuat atas perintah ayah dari Raja Kertanegara sekitar tahun 1255.</div>]]></description>
         <enclosure url="https://akuratnews.com/wp-content/uploads/2019/07/Candi-Singosari.jpg" />
         <pubDate>2020-11-17 05:24:36 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/filanlova/Bookmarks/wish/930262146</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/filanlova/Bookmarks/wish/930263506</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="https://www.youtube.com/watch?v=2LCd7ysCgJc" />
         <pubDate>2020-11-17 05:25:20 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/filanlova/Bookmarks/wish/930263506</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kerajaan Makassar </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/filanlova/Bookmarks/wish/930269827</link>
         <description><![CDATA[<div><br>Nama : Ni Nyoman Ayu Tri Andriani<br>No.      : 26<br>Kelas.  : X IPS 2<br>Mapel  : Sejarah <br>Kerajaan Makassar <br>     Pendirinya adalah Pangeran Samudera atau Sultan Suryatullah / Suryan Syah setelah berhasil menghalau serangan dari Daha berkat bantuan Demak. Kerajaan ini merupakan penerus dan kerajaan Daha yang mayoritas masih menganut agama Hindu - Budha.<br>*Peninggalan Kerajaan Makassar<br>1. Benteng Ford Ratterdam adalah sebuah bangunan benteng peninggalan masa kejayaan kerajaan Gowa Tallo yang terletak di pesisir barat pantai kota Makassar. Benteng ini dibangun oleh raja Gowa ke-9, yakni I Manrigau Daeng Bonto Karaeng Lakiung Tumapa'risi' Kallonna pada tahun 1545.<br>2. Batu Pallantikang atau batu pelantikan adalah sebuah batu andesit yang diapit batu kapur. Batu peninggalan Kerajaan Gowa Tallo ini dipercaya memiliki tuah karena dianggap sebagai batu dari khayangan<br>3. Masjid KatangkaMasjid Katangka atau kini disebutmasjid Al-Hilal adalah masjid peninggalan Kerajaan Gowa Tallo yang diperkirakan dibangun padatahun 1603.<br>4. Kompleks Makam KatangkaDi areal masjid Katangka, terdapat sebuah kompleks pemakaman dari mendiang keluarga dan keturunan raja-raja Gowa, termasuk makamSultan Hasanuddin<br>5. Makam Syekh YusufSyekh Yusuf adalah ulama besar yang hidup di zaman kolonial Belanda. Pengaruhnya yang sangat besar bagi perlawanan rakyat Gowa Tallo terhadap penjajah, membuat Belanda mengasingkannya ke Srilanka, kemudian ke Cape Town, Afrika Selatan</div>]]></description>
         <enclosure url="http://1.bp.blogspot.com/--zT16Z8dTi4/UZjJWFBz0rI/AAAAAAAAAsw/Y8ceiclvwwY/s1600/balla-lompoa-4.jpg" />
         <pubDate>2020-11-17 05:28:37 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/filanlova/Bookmarks/wish/930269827</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/filanlova/Bookmarks/wish/930271173</link>
         <description><![CDATA[<div>Nama:Ni Putu Lidya Widiantari</div><div>Nomor:30</div><div>Kelas:X IPS 2</div><div>Mapel:Sejarah</div><div>                        </div><div>                      “Candi Borobudur”</div><div>Borobudur adalah candi atau kuil Buddha terbesar di dunia, sekaligus salah satu monumen Buddha terbesar di dunia. Monumen ini terdiri atas enam teras berbentuk bujur sangkar yang di atasnya terdapat tiga pelataran melingkar, pada dindingnya dihiasi dengan 2.672 panel relief dan aslinya terdapat 504 arca Buddha.</div>]]></description>
         <enclosure url="https://i.ytimg.com/vi/O99GtV9iGkY/maxresdefault.jpg" />
         <pubDate>2020-11-17 05:29:24 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/filanlova/Bookmarks/wish/930271173</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/filanlova/Bookmarks/wish/930271833</link>
         <description><![CDATA[<div>NAma : Ni Made Rai Julia Puspadewi<br>Nomber : 24<br>Kelas : X IPS 2 <br>SEJARAH KERAJAAN DENMAK<br>Kerajaan / Kesultanan Demak merupakan kerajaan besar di Jawa setelah keruntuhan Kerajaan Majapahit. Kerajaan Demak dikenal sebagai kerajaan islam pertama di pulau jawa, karena menjadi pusat penyebaran agama islam, sebelumnya, Kerajaan Demak merupakan keadipatian Vazal dari Kerajaan Majapahit. Kerajaan Demak didirikan oleh Raden Patah pada (1500 - 1550). Raden Patah adalah bangsawan Kerajaan Majapahit yang telah mendapatkan pengukuhan dari Prabu Brawijaya yang secara resmi menetap di Demak dan mengganti nama Demak menjadi Bintara.</div>]]></description>
         <enclosure url="https://www.youtube.com/watch?v=FacMPPNdo-k" />
         <pubDate>2020-11-17 05:29:45 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/filanlova/Bookmarks/wish/930271833</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Peninggalan Kerajaan Mataram Kuno (Candi Dieng)</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/filanlova/Bookmarks/wish/930272048</link>
         <description><![CDATA[<div>Nama : Rai Advenia Velina Setiawan<br>No : 36<br>Kelas : X IPS 2<br>Mapel : Sejarah<br><br>Candi Dieng merupakan candi peninggalan agama hindu yang beraliran Syiwa, diperkirakan dibangun pada masa pemerintahan kerajaan Kalingga pada masa dinasti Wangsa Sanjaya. Candi Dieng berfungsi sebagai tempat pemujaan Dewa Syiwa, Dewa Brahma, Dewa Wisnu yang merupakan Trimurti (Dewa Tertinggi di Agama Hindu). Candi Dieng juga dipercaya sebagai tempat/pusat agama hindu, yang merupakan Candi Hindu tertua di Indonesia.</div>]]></description>
         <enclosure url="https://pramudikaardi.files.wordpress.com/2013/12/candi_arjuna1.jpg" />
         <pubDate>2020-11-17 05:29:52 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/filanlova/Bookmarks/wish/930272048</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kerajaan Pajajaran</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/filanlova/Bookmarks/wish/930281966</link>
         <description><![CDATA[<div>Nama : Ni Putu Raina Cantika Dewi<br>Kelas : X IPS 2<br>No. : 31<br><br>Keeajaan Pajajaran atau Pakuan (Pakwan) atau Pajajaran dalah ibu kota (Dayeuh dalam Bahasa Sunda Kuno) Kerajaan Sunda Galuh yang pernah berdiri pada tahun 1030-1579 M di Tatar Pasundan, wilayah barat pulau Jawa. Lokasinya berada di wilayah Bogor, Jawa Barat. Kerajaan Sunda Galuh sering disebut sebagai Kerajaan Pajajaran.Lokasi Pajajaran pada abad ke-15 dan abad ke-16 dapat dilihat pada peta Portugis.</div>]]></description>
         <enclosure url="https://www.youtube.com/watch?v=WR1H-tbmh_k" />
         <pubDate>2020-11-17 05:34:57 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/filanlova/Bookmarks/wish/930281966</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kerajaan kediri</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/filanlova/Bookmarks/wish/930329376</link>
         <description><![CDATA[<div>Nama : Ni Made Renydea Sridapitri<br>No : 25<br>Kelas : X IPS 2<br>Mapel : Sejarah<br><br>Kerajaan Kediri<br><br>Kerajaan Kadiri atau Kediri atau Panjalu, adalah sebuah kerajaan yang terdapat di Jawa Timur antara tahun 1042-1222. Kerajaan ini berpusat di Dahanapura (Daha), yang menjadi bagian Kota Kediri sekarang.</div>]]></description>
         <enclosure url="https://www.yuksinau.id/wp-content/uploads/2019/03/Masa-Kejayaan-Kerajaan-Kediri.jpg" />
         <pubDate>2020-11-17 05:59:50 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/filanlova/Bookmarks/wish/930329376</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kerajaan Salankanagara</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/filanlova/Bookmarks/wish/930384367</link>
         <description><![CDATA[<div>Nama: Ni Luh Gede Anik Juliartini<br>No:23<br>Kelas: X IPS 2<br><br>Kerajaan Salakanagara merupakan kerajaan (sunda) tertua di Nusantara. berdasarkan Naskah Wangsakerta - Pustaka Rajyarajya i Bhumi Nusantara (yang disusun sebuah panitia dengan ketuanya Pangeran Wangsakerta) diperkirakan merupakan kerajaan paling awal yang ada di Nusantara. Salakanagara diyakini sebagai leluhur Suku Sunda, hal dikarenakan wilayah peradaban Salakanagara sama persis dengan wilayah peradaban orang Sunda selama berabad-abad. Dan yang memperkuat lagi adalah kesamaan kosakata antara Sunda dan Salakanagara.</div>]]></description>
         <enclosure url="https://www.youtube.com/watch?v=5eqU5GTlhwY" />
         <pubDate>2020-11-17 06:24:45 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/filanlova/Bookmarks/wish/930384367</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/filanlova/Bookmarks/wish/931246232</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="https://www.youtube.com/watch?v=t6QRPl93w7k" />
         <pubDate>2020-11-17 11:49:19 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/filanlova/Bookmarks/wish/931246232</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/filanlova/Bookmarks/wish/931247629</link>
         <description><![CDATA[<div>Nama: Putu Rizal Prasetya Artha w<br>No: 34<br>Kelas: X IPS 2<br>Mapel: SEJERAH<br>              *“Candi Prambanan”*<br>Candi Prambanan atau Candi Roro Jonggrang (bahasa Jawa: ꦕꦤ꧀ꦝꦶ​ꦥꦿꦩ꧀ꦧꦤꦤ꧀, translit. Candhi Prambanan) adalah kompleks candi Hindu terbesar di Indonesia yang dibangun pada abad ke-9 masehi. Candi ini dipersembahkan untuk Trimurti, tiga dewa utama Hindu yaitu Brahma sebagai dewa pencipta, Wisnu sebagai dewa pemelihara, dan Siwa sebagai dewa pemusnah.</div>]]></description>
         <enclosure url="https://www.youtube.com/watch?v=t6QRPl93w7k" />
         <pubDate>2020-11-17 11:49:57 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/filanlova/Bookmarks/wish/931247629</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Prasasti Kedukan Bukit</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/filanlova/Bookmarks/wish/931339068</link>
         <description><![CDATA[<div>Nama : Putu Eka Raspawati<br>Kelas  : X IPS 2<br>No : 33<br><br>Salah satu sumber sejarah Kerajaan Sriwijaya adalah <br>berupa prasasti-prasasti yang banyak ditemukan di sekitar wilayah Sumatera bagian selatan.<br><br><strong>" Prasasti Kedukan Bukit "<br></strong>Prasasti Kedukan Bukit ditemukan di tepi sungai Tatang, dekat Palembang. Prasasti ini berangka tahun 605 saka (683 M).<br>Isinya antara lain menerangkan bahwa seorang bernama Dapunta Hyang mengadakan perjalanan suci (siddhayatra) dengan menggunakan perahu. Ia berangkat dari Minangatamwan dengan membawa tentara 20.000 personil.<br>Kemungkinan "Minangtamwan" adalah "Minanga Tamwan" yang berarti daerah yang terletak di antara dua sungai besar yang bertemu. Poerbatjaraka &amp; Minanga terletak di hulu Sungai Kampar, tepatnya di pertemuan Sungai Kampar Kanan dan Kampar Kiri.<br>Poerbatjaraka juga mengatakan bahwa kata Minangatawan bisa jadi merupakan nama lama dari Minangkabau. Sementara itu, Buchari berpendapat bahwa Minanga berada di hulu Batang Kuantan.<br><br><strong><br></strong><br></div>]]></description>
         <enclosure url="http://1.bp.blogspot.com/-5MlasLgjC1E/Uxw1kzUm4rI/AAAAAAAACVg/E0iCZgUS0DU/s640/prasasti_kedukan_bukit.jpg" />
         <pubDate>2020-11-17 12:28:48 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/filanlova/Bookmarks/wish/931339068</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kerajaan Maluku </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/filanlova/Bookmarks/wish/931370480</link>
         <description><![CDATA[<div>Nama: Putu Dyo Atmaja<br>Kelas: X IPS 2 <br>No: 32<br>Mapel: Sejarah<br>            *”KERAJAAN MALIKU”*<br>Sekitat tahun 1460M Raja temaja, Vongi Tidore memeluk agama Islam, Raja yang benar-benar muslim adalah Zayn Al-‘Abidin (1486-1500M) karena usia Islam masih muda di Ternate, Portugis yang tiba dari sana tahun 1522M, berharap dapat menggantikannya dengan agama Kristen, tetapi usaha mereka hanya mendatangkan hasil yang sedikit.</div>]]></description>
         <enclosure url="https://www.youtube.com/watch?v=HBrURB3ZgJE" />
         <pubDate>2020-11-17 12:40:07 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/filanlova/Bookmarks/wish/931370480</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Prasasti Ulubelu</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/filanlova/Bookmarks/wish/931571517</link>
         <description><![CDATA[<div>Nama : Ni Putu Raina Cantika Dewi<br>Kelas : X IPS 2<br>No. Absen : 31<br><br>Salah satu sumber sejarah Kerajaan Pajajaran adalah berupa prasasti-prasasti yang banyak ditemukan disekita wilayah Desa Rebangpunggung, Kotaagung, Lampung pada tahun 1936. Prasasti Ulubelu saat ini disimpan di Museum Nasional.<br>Prasasti Ulubelu adalah salah satu dari prasasti yang diperkirakan merupakan peninggalan Kerajaan Sunda dari abad ke-15 M, yang ditemukan di Ulubelu, Desa Rebangpunggung, Kotaagung, Lampung pada tahun 1936. Prasasti Ulubelu saat ini disimpan di Museum.Isi prasasti berupa mantra permintaan tolong kepada kepada dewa-dewa utama, yaitu Batara Guru (Siwa), Brahma, dan Wisnu, serta selain itu juga kepada dewa penguasa air, tanah, dan pohon agar menjaga keselamatan dari semua musuh.</div>]]></description>
         <enclosure url="https://www.youtube.com/watch?v=prUnFvKMKyI" />
         <pubDate>2020-11-17 13:36:37 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/filanlova/Bookmarks/wish/931571517</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kerajaan Samudera Pasai</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/filanlova/Bookmarks/wish/934345213</link>
         <description><![CDATA[<div>Nama : Putu Tia Dantra<br>No : 35<br>Kelas : X IPS 2<br>Mapel : Sejarah<br><br>Kerajaan Samudera Pasai atau Kesultanan Pasai yang di kenal juga dengan nama Samudera Darusallam merupakan kerajaan Islam pertama di Indonesia yang didirikan oleh Sultan Malik Al Saleh. Ada beberapa peninggalan bersejarah dari kerajaan ini yang bisa kita pelajari yakni :<br>1. Naskah Surat Sultan Zainal Abidin<br>2. Koin Dirham<br>3. Cakra Donya<br>4. Stempel Kerajaan<br>Untuk lebih jelasnya silahkan lihat video di bawah ini</div>]]></description>
         <enclosure url="https://www.youtube.com/watch?v=u_OG1h9fEx8" />
         <pubDate>2020-11-17 23:03:10 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/filanlova/Bookmarks/wish/934345213</guid>
      </item>
      <item>
         <title>CANDI ARJUNA</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/filanlova/Bookmarks/wish/934925212</link>
         <description><![CDATA[<div>Nama : Ni Nyoman Trisna Ulandari<br>Kelas : X IPS 2<br>No : 27<br>      Candi Arjuna di Dataran Tinggi Dieng ini pertama kali ditemukan oleh seorang tentara Inggris pada tahun 1814. Pada waktu pertama kali ditemukan, kondisi Kompleks Candi Arjuna tengah dalam keadaan terendam air telaga. Kemudian upaya penyelamatan kompleks bangunan candi pun dilakukan dibawah pimpinan HC Cornelius sekitar 40 tahun pasca penemuan. Proses penyelamatan lalu dibuat dibawah pimpinan seorang tentara Belanda bernama Van Kinsbergen pada masa kolonial Hindia Belanda.<br><br></div><div>Menilik dari simbol kepercayaannya, Kompleks Candi Arjuna merupakan sebuah candi yang difungsikan sebagai tempat pemujaan bagi dewa siwa, dewa teragung dalam kepercayaan umat Hindu yang terkenal dengan Trimurti (Syiwa, Wisnu, Brahma). Hal tersebut dapat dibuktikan dari ketiga relief ketiga Dewa Trimurti yang terpahat di dinding Candi Srikandi yang berada di sebelah utara Candi Arjuna.<br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="https://www.indonesiakaya.com/uploads/_images_gallery/6__Seluruh_arca_yang_ada_di_kompleks_candi_ini_disimpan_di_Museum_Kailasa_untuk_menghindarkan_dari_tindak_pencurian-edit.jpg" />
         <pubDate>2020-11-18 03:56:46 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/filanlova/Bookmarks/wish/934925212</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Prasasti Yupa</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/filanlova/Bookmarks/wish/934981406</link>
         <description><![CDATA[<div>Nama : Ni Putu Fyona Swandini Putri<br>No : 29<br>Kelas X IPS 2<br><br>             " Prasasti Yupa"<br>Sumber sejarah yang memuat keterangan akan adanya Kerajaan Kutai berasal dari temuan tujuh buah prasasti dalam tujuh buah tiang batu yang dikenal juga dengan yupa. Prasasti Yupa merupakan Prasasti yang menjadi peninggalan tertua kerajaan Kutai, dan merupakan prasasti pertama Kerajaan tersebut. Prasasti ini menjadi bukti terkuat, bahwa pernah ada kerajaan Hindu terbesar di Indonesia yaitu di Kalimantan. Terdapat tujuh buah yupa yang memuat prasasti, namun baru 4 yang berhasil dibaca dan diterjemahkan. Prasasti ini menggunakan huruf Pallawa Pra-Nagari dan dalam bahasa Sanskerta, yang diperkirakan dari bentuk dan jenisnya berasal dari sekitar 400 Masehi. Prasasti ini ditulis dalam bentuk puisi anustub. </div>]]></description>
         <enclosure url="https://kebudayaan.kemdikbud.go.id/ditpcbm/wp-content/uploads/sites/5/2019/03/Prasasti-Yupa-KITLV.jpg" />
         <pubDate>2020-11-18 04:28:41 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/filanlova/Bookmarks/wish/934981406</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/filanlova/Bookmarks/wish/935042513</link>
         <description><![CDATA[<div><strong>Prasasti Ciaruteun </strong><br><br>Nama : Ni Putu Dhini Naraswari<br>No : 28<br>Kelas : X IPS 2<br>                       "Prasasti Ciaruteun"<br>Prasasti Ciaruteun atau prasasti Ciampea ditemukan ditepi sungai Ciarunteun, dekat muara sungai Cisadane Bogor. Prasasti tersebut menggunakan huruf Pallawa dan bahasa Sansekerta yang terdiri dari 4 baris disusun ke dalam bentuk Sloka dengan metrum Anustubh. Di samping itu terdapat lukisan semacam laba-laba serta sepasang telapak kaki Raja Purnawarman.<br>Gambar telapak kaki pada prasasti Ciarunteun mempunyai 2 arti yaitu: Cap telapak kaki melambangkan kekuasaan raja atas daerah tersebut (tempat ditemukannya prasasti tersebut). Cap telapak kaki melambangkan kekuasaan dan eksistensi seseorang (biasanya penguasa) sekaligus penghormatan sebagai dewa. Hal ini berarti menegaskan kedudukan Purnawarman yang diibaratkan dewa Wisnu maka dianggap sebagai penguasa sekaligus pelindung rakyat.</div>]]></description>
         <enclosure url="https://1.bp.blogspot.com/-q4EIek6fF0U/WRZCJPWIEzI/AAAAAAAABKk/KiT7DdSkJTssPxaq_tBabo_4Zo3o6MhXQCLcB/s1600/prasasti%2Bciaruteun.jpg" />
         <pubDate>2020-11-18 05:01:30 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/filanlova/Bookmarks/wish/935042513</guid>
      </item>
      <item>
         <title>BAHASA SANSEKERTA</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/filanlova/Bookmarks/wish/945116749</link>
         <description><![CDATA[<div>Nama : I Kadek Indra Wijaya<br>Kelas : X IPS 2<br>No Absen : 3<br><strong>Bahasa Sanskerta</strong> (ejaan tidak baku: "Sansekerta") yaitu salah satu <a href="http://indonesia.peradaban.web.id/id3/2898-2789/Indo-Eropa_25811_indonesia-peradaban.html">bahasa Indo-Eropa</a> paling tua yang masih dikenali dan sejarahnya termasuk yang terpanjang. Bahasa yang bisa menyaingi 'usia' bahasa ini dari rumpun bahasa <a href="http://indonesia.peradaban.web.id/id3/2898-2789/Indo-Eropa_25811_indonesia-peradaban.html">Indo-Eropa</a> hanya bahasa <a href="http://indonesia.peradaban.web.id/id3/2898-2789/Het_31577_indonesia-peradaban.html">Het</a>. Akap Sanskerta, dalam bahasa Sanskerta <em>Saṃskṛtabhāsa</em> faedahnya yaitu bahasa yang lengkap. Maksudnya, lawan dari <a href="http://indonesia.peradaban.web.id/id3/2898-2789/Bahasa-Prakerta_30562_indonesia-peradaban.html">bahasa Prakerta</a>, atau bahasa rakyat.</div><div>Bahasa Sanskerta menjadikan sebuah bahasa klasik <a href="http://indonesia.peradaban.web.id/id3/2898-2789/India_12987_indonesia-peradaban.html">India</a>, sebuah bahasa liturgis dalam agama <a href="http://indonesia.peradaban.web.id/id3/2898-2789/Hindu_27322_indonesia-peradaban.html">Hindu</a>, <a href="http://buddhisme.dh.web.id/id3/1360-1245/Buddhisme_27320_buddhisme-dh.html">Buddhisme</a>, dan <a href="http://indonesia.peradaban.web.id/id1/2898-2789/Jainisme_23601_indonesia-peradaban.html">Jainisme</a> dan salah satu dari 23 bahasa resmi India. Bahasa ini juga memiliki status yang sama di <a href="http://indonesia.peradaban.web.id/id1/2898-2789/Nepal_14557_indonesia-peradaban.html">Nepal</a>.</div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/867511719/7f07218fdbfc49eb1fc45458e93b3218/sansekerta.png" />
         <pubDate>2020-11-20 13:25:23 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/filanlova/Bookmarks/wish/945116749</guid>
      </item>
   </channel>
</rss>
