<?xml version="1.0"?>
<rss version="2.0">
   <channel>
      <title>Profil Perusahaan berdasarkan bentuk badan usahannya by F. Cahyo Hendri Atmoko</title>
      <link>https://padlet.com/fatmoko93/r3dfwtiv0m32dkdd</link>
      <description>Susunlah profil perusahaannya meliputi :
Sejarah perusahaan
Pemimpin perusahaan dan jajarannya.
Bidang usaha yang dikerjakan
Permodalan
Omzet / keuntungan per tahun
Publikasi / promosi / iklan perusahaan
Jumlah karyawan dan spesifikasi karyawan</description>
      <language>en-us</language>
      <pubDate>2022-04-08 04:08:08 UTC</pubDate>
      <lastBuildDate>2022-05-16 18:03:54 UTC</lastBuildDate>
      <webMaster>hello@padlet.com</webMaster>
      <image>
         <url></url>
      </image>
      <item>
         <title>Nama : Fransiskus Cahyo Hendri Atmoko / X IPA</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/fatmoko93/r3dfwtiv0m32dkdd/wish/2135857809</link>
         <description><![CDATA[<div>Nama Perusahaan : .....<br>Sejarah Perusahaan :......<br>Pemimipin saat ini dan direksinya&nbsp; :<br>Bidang Usaha : .............<br>Omzet :&nbsp;<br>Promosi / iklan : Lampiran </div>]]></description>
         <enclosure url="https://www.youtube.com/watch?v=omeUDs6lVPc" />
         <pubDate>2022-04-08 05:51:27 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/fatmoko93/r3dfwtiv0m32dkdd/wish/2135857809</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Perusahaan perseorangan:BCA</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/fatmoko93/r3dfwtiv0m32dkdd/wish/2144657528</link>
         <description><![CDATA[<div>Sejarah perusahaan:Efektif pada 2 September 1975, nama Bank diubah menjadi PT Bank Central Asia (BCA) BCA memperkuat jaringan layanan cabang.&nbsp;<br>Pemimpin Saat ini:Sdr.Bambang Hartono dan Sdr.Robert budi hartono<br>Direktur BCA:Hendra lembong<br>Bidang usaha:Bank<br>Omzet:Laba bersih yang diterima BCA Sebesar 23,3 Triliun, laba bersih tersebut tumbuh 15,8 persen di tahun lalu<br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="https://youtu.be/qrSLXy6JIh8" />
         <pubDate>2022-04-15 05:03:30 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/fatmoko93/r3dfwtiv0m32dkdd/wish/2144657528</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Nama: Maria Louisa Alfianto X IPA</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/fatmoko93/r3dfwtiv0m32dkdd/wish/2144793150</link>
         <description><![CDATA[<div>Nama perusahaan:Pertamina</div><div>Sejarah perusahaan: Pada 10 Desember 1957, perusahaan tersebut berubah nama menjadi PT Perusahaan Minyak Nasional, disingkat PERMINA. Pada 1960, PT Permina berubah status menjadi Perusahaan Negara (PN) Permina. Kemudian, PN Permina bergabung dengan PN Pertamin menjadi PN Pertambangan Minyak dan Gas Bumi Negara (Pertamina) pada 20 Agustus 1968.<br>Pemimpin perusahaan ini: Nicke Widyawati, Direktur Utama</div><div>Direksinya:</div><div>-Dedi Sunardi, Direktur Penunjang Bisnis</div><div>-Emma Sri Martini, Direktur Keuangan</div><div>-M. Erry Sugiharto, Direktur Sumber Daya Manusia</div><div>-Mulyono, Direktur Logistik &amp; Infrastruktur</div><div>-Iman Rachman, Direktur Strategi, Portofolio, dan Pengembangan Usaha</div><div>Bidang usaha:Perusahaan ini aktif di sektor hulu dan hilir industri minyak dan gas. Sektor hulu meliputi eksplorasi dan produksi minyak, gas dan energi panas bumi, sementara kegiatan hilir mencakup pengolahan, pemasaran, perdagangan dan pengiriman.</div><div>Omzet / keuntungan per tahun:mendapatkan keuntungan 6,1 miliar dollar AS atau sekitar Rp 87,23 triliun (kurs Rp 14.300 per dollar AS) dalam kurun waktu 2018 hingga 2020, dan berhasil melewati tantangan semester 1 tahun 2021 dengan membukukan laba sebesar US$ 183 juta atau setara dengan Rp2,6 Triliun.</div><div>Promosi / iklan perusahaan:Lampiran<br>Jumlah karyawan dan spesifikasi karyawan: Dalam laporan keuangan perusahaan 2019 terungkap bahwa dari total 15.297 pekerja Grup pertamina, sebanyak 13.738 adalah pekerja permanen (PWTT) dan 1.559 pekerja kontrak (PWT).</div>]]></description>
         <enclosure url="https://youtu.be/8QPNzvVRz4g" />
         <pubDate>2022-04-15 09:26:37 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/fatmoko93/r3dfwtiv0m32dkdd/wish/2144793150</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Niel dunamis X IPA/19              BANK BJB</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/fatmoko93/r3dfwtiv0m32dkdd/wish/2145249271</link>
         <description><![CDATA[<div>- Sejarah BJB<br>Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (Bank Jabar Banten / Bank BJB) (BJBR) didirikan pada tanggal 08 April 1999. Bank BJB sebelumnya merupakan sebuah perusahaan milik Belanda di Indonesia yang dinasionalisasi pada tahun 1960 yaitu N.V. Denis (De Eerste Nederlandsche Indische Shareholding) dan memulai kegiatan usaha komersialnya pada tanggal 20 Mei 1961.<br>- Pemimpin perusahaan<br>1. Komisaris Utama Independen &nbsp; : Farid Rahman<br>2. Komisaris&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;: Muhadi<br>3. Komisaris&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;: Dedi Taufik<br>4. Komisaris Independen&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;: Fahlino F. Sjuib<br>5. Komisaris Inependen&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;: Tubagus Raditya Indrajaya<br>Direksi<br>1. Direktur Utama&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; : Yuddy Renaldi<br>2. Direktur Konsumer dan Ritel&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; : Suartini<br>3. Direktur Komersial dan UMKM&nbsp; &nbsp; &nbsp; : Nancy Adistyasari<br>4. Direktur Operasional&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;: Tedi Setiawan<br>5. Direktur Keuangan&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; : Nia Kania<br>6. Direktur Kepatuhan&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;: Cecep Trisna<br>7. Direktur Information Technology,<br>&nbsp; &nbsp;Treasury &amp; International Banking&nbsp; : Rio Lanasier<br>- Bidang usaha yang di kerjakan<br>Bank bjb bergerak di bidang perbankan<br>- Keuntungan<br>Laba bank bjb pada 2021 sebesar Rp 2,6 triliun. Tumbuh dari laba bersih bank bjb tahun sebelumnya sebesar Rp 1,68 triliun.<br><br>- jumbalh pegawai<br>8686(2020) </div>]]></description>
         <enclosure url="https://youtu.be/-YwQLTR7CJY" />
         <pubDate>2022-04-16 00:58:47 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/fatmoko93/r3dfwtiv0m32dkdd/wish/2145249271</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Nama : Justin Christian Kenan / X IPA / 12</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/fatmoko93/r3dfwtiv0m32dkdd/wish/2145383454</link>
         <description><![CDATA[<div>Nama Perusahaan : PT Garuda Indonesia Tbk<br><br>Sejarah Perusahaan : PT Garuda Indonesia (Persero) atau biasa dikenal dengan Garuda Indonesia merupakan salah satu maskapai penerbangan terkemuka di Indonesia. Maskapai penerbangan ini pertama kali mengudara pada tahun 1940-an dalam era pendudukan Belanda. Pada saat itu maskapai masih bernama Indonesian Airways sejak 26 Januari 1949 dengan pesawat pertama-nya yang bernama Seulawah atau Gunung Emas. Pada awalnya Garuda Indonesia merupakan hasil kerjasama antara pemerintah Indonesia dengan Koninklijke Luchtvaart Maatschappij (KLM), yang merupakan maskapai Belanda yang kemudian semua sahamnya dimiliki oleh Indonesia pada tahun 1953. Pada tahun 1953, Garuda Indonesia telah berhasil memiliki 27 pesawat berserta staf-staf profesional.<br><br>Pemimpin saat ini dan direksinya:<br>Pemimpin:<br>Irfan Setiaputra<br><br>Direksi:<br>Prasetio<br>Tumpal Manumpak Hutapea<br>Aryaperwira Adileksana<br>Rahmat Hanafi<br>Ade R Susardi<br><br>Bidang Usaha : Industri transportasi udara<br><br>Omzet:<br>kinerja keuangan Garuda hingga September 2021 mencatatkan total pendapatan sebesar 568 juta dollar AS atau sekitar Rp 8,06 triliun (asumsi kurs Rp 14.200 per dollar AS).<br><br>Iklan Perusahaan:<br>Lampiran<br><br>Jumlah Karyawan:<br>Total ada 14.065 karyawan Garuda Indonesia beserta anak usahanya (Grup Garuda) pada 30 September 2021.</div>]]></description>
         <enclosure url="https://youtu.be/6ZK50uJey9A" />
         <pubDate>2022-04-16 07:45:09 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/fatmoko93/r3dfwtiv0m32dkdd/wish/2145383454</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Fransiskus fernaldo y/06</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/fatmoko93/r3dfwtiv0m32dkdd/wish/2145434393</link>
         <description><![CDATA[<div>Nama perusahaan:MS Glow<br>Sejarah perusahaan:MSGLOW berdiri pada tahun 2013 yang didirikan oleh Shandy Purnamasari dan Maharani Kemala, MS Glow merupakan singkatan dari moto brand yaitu Magic For Skin untuk mencerminkan sebuah produk glowing yang terbaik di indonesia sehingga tercipta nama brand ms glow.<br>Pemimpin perusahaan:maharani kemala dan shandy purnamasari<br>Bidang usaha yang dikerjakan:fashion kecantikan<br>Permodalan:-<br>Omset:mencapai 600 miliar per bulan<br>Iklan produk:https://youtu.be/3g1HDXVBn2M<br>Jumlah karyawan:tidak diinfokan karena jumlah karyawan ms glow terus bertambah karena adanya cabang yang bertambah di setiap kotanya</div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/1535332014/3f752c7e9b746326f86b98d0f1b1d183/featured_c5144180c9701639718110148962e4b2_1624886234_b.jpg" />
         <pubDate>2022-04-16 10:48:17 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/fatmoko93/r3dfwtiv0m32dkdd/wish/2145434393</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Nama : Laudya Michelle Alexandra / X IPA</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/fatmoko93/r3dfwtiv0m32dkdd/wish/2150304717</link>
         <description><![CDATA[<div>Nama Perusahaan : Salim Group (holding company)<br>Anak Perusahaan :&nbsp;<br>- Indofood Sukses Makmur (INDF)</div><div>- Indofood CBP Sukses Makmur (ICBP)</div><div>- Indomobil Multi Jasa (IMJS)</div><div>- Indomobil Sukses Int (IMAS)<br>Sejarah Perusahaan : Salim Group didirikan oleh Sudono Salim, seorang warga Tiongkok yang merantau ke Indonesia untuk mengadu nasib. Beliau bekerja sebagai buruh pabrik saat awal-awal tinggal di Indonesia tetapi ia tidak puas dan mencari inspirasi bisnis sambil bekerja.</div><div><br></div><div>Sudono Salim menikahi Lilani dan mendapatkan modal bisnis cengkeh dari mertuanya. Dari modal itu, ia menjadi bandar cengkeh yang disegani di Kota Kudus hanya dalam waktu 1 tahun. Tetapi bisnis tersebut bangkrut karena invasi dari pihak Jepang.</div><div><br></div><div>Pada 1945 setelah Jepang memberikan kemerdekaan pada Indonesia, Sudono mulai berbisnis di berbagai macam bidang. Di tahun 1950-an Sudono membuka bisnis baru di perbankan dan inilah yang menjadi cikal bakal terbentuknya Bank Central Asia di tahun 1960. Lalu Sudono mulai mengembangkan bisnis tepung terigu Bogasari. Karena kepemilikan beberapa perusahaan oleh Sudono Halim, menggerakannya untuk membentuk sebuah perusahaan utama yaitu Salim Group.</div><div><br></div><div>Di tahun 1988, Indonesia mengalami krisis moneter sehingga Anthony Salim (anak dari Sudono Halim) rela untuk melepaskan sejumlah saham pada beberapa subsidiary Salim Group, seperti BCA, Indocement, dan juga Indomobil.<br><br>Pemimpin saat ini&nbsp; : Anthoni Halim memimpin sejak 1988<br>Bidang Usaha : Bidang usaha yang dimiliki Salim Group merentang mulai dari bisnis mie instan, snack, perkebunan sawit dan produk turunannya, perbankan, kendaraan bermotor, sampai industri ritel.<br>Omzet : Rp36,34 triliun pada kuartal I/2020</div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/1285843765/cecde0b3a8b6a1bcb4b6f6ecab98ada8/C8FDC6A3_0EC1_4DD4_B023_BD38477F4674.jpeg" />
         <pubDate>2022-04-20 13:20:17 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/fatmoko93/r3dfwtiv0m32dkdd/wish/2150304717</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Angela Vega Louisa / X IPA / 01</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/fatmoko93/r3dfwtiv0m32dkdd/wish/2151896283</link>
         <description><![CDATA[<div>Nama Perusahaan : PT Semen Indonesia (Persero) Tbk.</div><div><br></div><div>Anak Perusahaan : PT Semen Gresik, PT Semen Padang, PT Semen Tonasa</div><div><br></div><div>Sejarah Perusahaan : PT Semen Indonesia (Persero) Tbk. sebelumnya bernama PT Semen Gresik (Persero) Tbk. diresmikan di Gresik pada tanggal 7 Agustus 1957, merupakan perusahaan BUMN persemenan yang menjadi penopang pembangunan nasional sejak masa kemerdekaan hingga saat ini. Pada tahun 1991, Perseroan mencatatkan diri sebagai perusahaan BUMN pertama yang go public di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan kode emiten “SMGR”.</div><div><br></div><div>Sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN), porsi saham PT Semen Indonesia (Persero) Tbk. saat ini, 51,01% milik Pemerintah RI dan 48,99% milik publik. Menguasai pangsa pasar nasional dan jangkauan pasar regional, Perseroan berupaya menjadi perusahaan penyedia solusi bahan bangunan terdepan di regional dengan menyediakan berbagai produk dan layanan yang lengkap dan berkualitas.</div><div><br></div><div>Perkembangan arah bisnis serta menjawab tantangan yang dihadapi perseroan ke depan, pada tanggal 11 Februari 2020 Perseroan berganti logo menjadi SIG. Perubahan logo dilakukan untuk mengubah brand positioning dan menegaskan kembali visi, misi dan nilai baru agar dapat mewakili layanan atau produk Perseroan yang semakin berkembang.</div><div>SIG adalah semangat baru perseroan yang bertindak beda dan selalu melebihi jangkauan (Go Beyond Next), yang hadir menjadi solusi kebutuhan konsumen dan pembangunan nasional. SIG berkomitmen menjadi bagian dari penciptaan sustainable living, yang bertanggung jawab secara sosial dan lingkungan untuk meningkatkan kualitas kehidupan di masa mendatang, serta terus menjadi BUMN kebanggaan Bangsa Indonesia.</div><div><br></div><div>Bidang usaha yang dikerjakan : memayungi anak usaha dibidang produsen semen, non-semen, dan jasa di seluruh Indonesia.</div><div><br></div><div>Pemimpin Perusahaan dan Jajarannya :</div><div><a href="https://sig.id/id/tentang-kami/manajemen/">Manajemen – SIG</a><br><br>Omzet/Keuntungan per tahun :&nbsp;</div><div>Per 2021</div><div>Laba bersih		= Rp 794,12 miliar</div><div>Pendapatan		= Rp 16,21 triliun</div><div><br></div><div>80% pendapatan diperoleh dari penjualan semen sebesar Rp 12,93 triliun, penjualan terak tercatat sebesar Rp 1,93 triliun dan beton jadi siap pakai Rp 734,28 miliar.</div><div><br></div><div>Publikasi / promosi / iklan perusahaan :</div><div><a href="https://youtu.be/PjCzlNXDvp4">Semen Indonesia - Company Profile</a> &nbsp;</div><div><br></div><div>Jumlah karyawan / spesifikasi karyawan :</div><div>Tahun 2018 = 4,976 orang</div><div>Tahun 2017 = 5,356 orang</div><div>Tahun 2016 = 5,902 orang&nbsp;</div><div><br><br></div><div><br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/1555342408/6a2a1ee7805b74058fbe529b5b58fa3c/TOP_10_Pemegang_Saham_per_februari_2022_SIG.png" />
         <pubDate>2022-04-21 11:39:02 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/fatmoko93/r3dfwtiv0m32dkdd/wish/2151896283</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Laurensius Alvaro Yuwono</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/fatmoko93/r3dfwtiv0m32dkdd/wish/2152030045</link>
         <description><![CDATA[<div>nama perusahaan:PT.PLN<br><br>sejarah perusahaan:<br>PLN merupakan bagian dari Perusahaan Perseroan di bawah Kementerian BUMN.<br><br>Didirikan oleh Pemerintah Kolonial Belanda di Abad 19<br>PLN telah berdiri sejak sekitar abad ke-19 yang didirikan oleh perusahaan pabrik gula dan teh milik Belanda. Pada saat itu, mereka berinisiasi mendirikan infrastruktur pembangkit listrik untuk keperluan pabrik.<br><br>Pada saat pasukan kolonial Jepang datang ke wilayah Indonesia, seluruh hak milik perusahaan Belanda diambil alih Angkatan Darat Kekaisaran Jepang. Pada kelanjutannya, pengambilalihan ini hanya bertahan hingga Indonesia meraih kemerdekaan.<br><br>Presiden Ir. Soekarno membentuk Jawatan Listrik dan Gas di bawah Departemen Pekerjaan Umum dan Tenaga pada tanggal 27 Oktober 1945. Keputusan ini diberikan atas permintaan para pemuda dan buruh listrik, yang bekerja sama dengan Pemimpin KNI Pusat untuk menyerahkan perusahaan tersebut kepada negara.<br><br>Pada tahun 1961, pemerintah menamai perusahaan tersebut menjadi BPU-PLN (Badan Pemimpin Umum-Perusahaan Listrik Negara). Perusahaan ini bergerak di bidang listrik, gas, dan kokas yang kemudian dipecah menjadi dua perusahaan berbeda, yaitu PLN (Perusahaan Listrik Negara) dan PGN (Perusahaan Gas Negara).<br><br>Seiring dengan kebijakan Pemerintah untuk memberikan kesempatan kepada sektor swasta untuk membuka bisnis penyediaan listrik, PLN berganti status menjadi Perusahaan Perseroan (Persero).<br><br>Status perusahaan PLN pun dipindahkan di bawah Kementerian BUMN (Badan Usaha Milik Negara).Seiring berjalannya waktu, PLN telah berkembang sebagai perusahaan penyedia tenaga listrik, pembangkit tenaga listrik, telekomunikasi, keuangan, dan pelayanan pemeliharaan.<br><br>Sebagai perusahaan BUMN, terdapat pula 11 anak perusahaan yang tersebar di seluruh Indonesia berdasarkan fungsi dan kebutuhannya.<br><br>pemimpin perusahaan dan jejeran nya:<br>-darmawan prasodjo:direktur utama<br>-sinthya roesly:direktur keuangan dan manajemen risiko<br>-yusuf didi setiarto:direktur sumber daya manusia<br>-evy haryadi:direktur perencanaan korporat<br>-bob saril:direktur niaga dan manajemen pelanggan<br>-hartanto wibowo:direktur energi primer&nbsp;<br>-wiluyo kusdwiharto:direktur mega proyek dan energi baru&nbsp; terbarukan<br>-adi lumakso:direktur bisnis regional sumatera dan kalimantan<br>-adi Priyanto:Direktur Bisnis Regional<br>Sulawesi, Maluku, Papua<br>&amp; Nusa Tenggara<br>-haryanto WS:Direktur Bisnis Regional<br>Jawa, Madura, &amp; Bali<br><br>Bidang usaha yang dikerjakan:<br><strong>PLN</strong> sebagai BUMN yang bergerak di <strong>bidang</strong> energi memiliki 11 anak perusahaan yang mendukung kinerja dan pelayanan perusahaan. Anak perusahaan <strong>PLN</strong> diantaranya bergerak pada <strong>bidang</strong> pembangkitan, penyediaan tenaga listrik, telekomunikasi, keuangan dan pelayanan pemeliharaan.<br><br>permodalan:-<br><br>Omzet/pertahun:<br>PT PLN (Persero) mencatat kinerja positif hingga kuartal III/2021 dengan membukukan pendapatan sebesar Rp212,8 triliun atau naik 4 persen dibandingkan periode yang sama pada 2020 sebesar Rp204,7 triliun.<br><br>iklan:https://youtu.be/7rQOGt5kv2U<br><br>jumlah karyawan:<br><strong>Jumlah</strong> pegawai <strong>PLN</strong> pada akhir Desember 2020 sebanyak 53.385 orang. Produktivitas pegawai pada tahun 2020 mencapai 4.562 MWh/pegawai dan1.480 pelanggan/pegawai.</div>]]></description>
         <enclosure url="https://youtu.be/7rQOGt5kv2U" />
         <pubDate>2022-04-21 13:21:19 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/fatmoko93/r3dfwtiv0m32dkdd/wish/2152030045</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Febe Febriana Putri / XIPA / 05</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/fatmoko93/r3dfwtiv0m32dkdd/wish/2152083279</link>
         <description><![CDATA[<div>Nama Perusahaan : PT Samsung Electronics<br><br>Sejarah Perusahaan : Samsung adalah salah satu perusahaan terbesar di dunia yang didirikan oleh Lee Byung Chul pada tanggal 1 Maret 1938.&nbsp; Samsung menjadi perusahaan terbesar di Korea Selatan dan menjadi ikon dari Samsung Group, yang merupakan konglomerasi terbesar di Korea Selatan. Nama Samsung itu sendiri diambil dari sebuah kata dalam bahasa Korea yang memiliki arti "tiga bintang". Filosofi yang terkandung didalamnya adalah jenis usaha yang meliputi elektronik, teknologi informasi dan pengembangan.&nbsp;<br><br>Lee Byung Chul memulai bisnis di Taegu, Korea Selatan dengan modal 30.000 won atau setara sekitar 347.973 Rupiah. Pada awal berdirinya Samsung, Lee Byung Chul melakukan bisnis kecil-kecilan di bidang ekspor barang dagangan seperti menjual ikan, sayur-sayuran, dan buah-buahan kering dari Korea ke Manchuria dan Beijing. Hanya dalam waktu sekitar 10 tahun, Samsung berkembang hingga memiliki pabrik tepung dan gula serta mesin dan oprasional penjualannya sendiri. Lee Byung Chul saat itu mendirikan Samsung Sangheo, perusahaan perdagangan kecil dengan 40 karyawan yang berlokasi di Su-dong. Pada tahun 1947, Samsung mengalami kemajuan yang cukup signifikan dan Lee akhirnya memindahkan kantornya di Seoul. Sampai pada tahun 1960-an, Samsung Group semakin melejit&nbsp; dan menjadi industry elektronik. Kala itu Lee Byung Chul langsung membentuk divisi elektronik, seperti Samsung Electronics Co Devices, Samsung Electro-Mechanics Co, Samsung Corning Co, dan Samsung Semiconductor dan Telecommunications Co, dan membuat fasilitas di Suwon.&nbsp;<br><br>Pada tahun 1970, Samsung memproduksi TV Hitam-Putih yang dimulai oleh Samsung-Sanyo.&nbsp; Samsung diversifikasi dan dikembangkan secara global pada tahun 1970 akhir dan awal 1980. Samsung semakin fokus dalam bidang teknologi sehingga mulai mendirikan dua institut Research and Development (R&amp;D) atau Penelitian dan Pengembangan yang guna membantu memperluas jangkauannya pada elektronik, semi-konduktor, chemical high polymer, genetic enginering, telekomunikasi optik, aerospace dan teknologi baru yaitu nano teknologi untuk mengembangkan arsitektur jaringan.&nbsp;<br><br>Pada tahun 1991, Samsung Group dan PT. Metro data melakukan kerjasama dengan mendirikan pabrik elektronik dikawasan jababeka, Cikarang, Bekasi, dengan nama PT. Samsung Metrodata Electronics.&nbsp; Pada tahun 1997 perusahaan Samsung mengganti nama menjadi PT. Samsung Electronics Indonesia dan pada tahun 1998 mengangkat Mr. Shin Man Young menjadi Presiden Direktur PT. Samsung Electronics yang baru.&nbsp;<br><br>Pemimpin Perusahaan dan jajarannya :&nbsp;<br>President &amp; CEO : Kyung Kye Hyun<br>Wakil Ketua &amp; CEO : Han Jong Hee<br><br>bidang usaha yang dikerjakannya :&nbsp;<br>Samsung bergerak di bidang bisnis telekomunikasi (smartphone dan jaringan), peralatan rumah tangga digital (mesin cuci, kulkas, oven, dll), media digital, semikonduktor, kendaraan bermotor, LCD, dll.&nbsp;<br><br>Permodalan : -&nbsp;<br><br>Omzet pertahun :&nbsp;<br>pendapatan Samsung sepanjang 2021 mencapai 279,6 triliun KRW. Angka ini meningkat 18 persen dibanding pendapatan di tahun 2020 lalu yang tercatat mencapai 236,8 triliun<br>KRW.<br><br>Iklan : https://youtu.be/hsLP5SLsUY0<br><br>Jumlah Karyawan :&nbsp;<br>jumlah karyawan Samsung Electronics ada sekitar 275.000 orang pegawai. </div>]]></description>
         <enclosure url="https://www.youtube.com/watch?v=hsLP5SLsUY0" />
         <pubDate>2022-04-21 13:54:08 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/fatmoko93/r3dfwtiv0m32dkdd/wish/2152083279</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Martina Merti Wiguna /  X IPA </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/fatmoko93/r3dfwtiv0m32dkdd/wish/2152141729</link>
         <description><![CDATA[<div>Nama perusahaan PDAM Tirta Kamuning : <br>PAM Tirta Kamuning.<br><br>Sejarah Perusahaan : <br><strong>1979-1987</strong></div><div>Pengelolaan air bersih di Kabupaten Kuningan diselenggarakan oleh Badan Pengelola Air Minum (BPAM) yang dibentuk melalui Keputusan Menteri Pekerjaan Umum, tanggal 5 Maret 1979. Saat itu pelayanan pengelolaan air minum di Kabupaten Kuningan baru melayani ± 500 unit sambungan. Pada tahun 1983 Pemerintah Kabupaten Kuningan membentuk Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) melalui Peraturan Daerah Kabupaten Kuningan Nomor : 02/HK.021.2/II/1983, tanggal 28 Pebruari 1983 tentang Pendirian Perusahaan Daerah Air Minum Kabupaten DT. II Kuningan. Namun dengan keterbatasan dana untuk investasi dan operasional serta kemampuan Sumber Daya Manusia yang masih minim, maka pengelolaannya masih tetap dijalankan oleh BPAM.</div><div><strong>1988</strong></div><div>Setelah melalui berbagai evaluasi serta kajian yang komprehensif atas perkembangan pengelolaan air minum di Propinsi Jawa Barat khususnya di Kabupaten Kuningan, Pemerintah Republik Indonesia melalui Menteri Pekerjaan Umum Suyono Sosrodarsono dengan Surat Keputusan Nomor : 424/KPTS/1987 menyerahkan pengelolaan air di Kabupaten Kuningan, Sumedang, Bekasi dan Karawang kepada Pemerintah Propinsi Jawa Barat. Sebagai tindak lanjut, pada hari Selasa tangal 22 Maret 1988, Pemerintah Propinsi Jawa Barat menindaklanjuti serah terima pengelolaan air minum di Kabupaten Kuningan kepada Bupati Kuningan Drs. H. Moch. Djufri Pringadi dengan Nomor Berita Acara Propinsi 690/1731-PEMDA/1988 dan Nomor Berita Acara Kabupaten Nomor : 690/BA-585/EK. Selanjutnya berdasarkan Keputusan Bupati Kuningan Nomor : 690/444.A-Huk/1988 tentang Pedoman Pokok Kegiatan Oprasional PDAM Kabupaten Kuningan, terhitung tanggal 01 April 1988 kegiatan operasional PDAM dimulai. Atas dasar itulah mengapa tanggal 01 April sejak tahun 1988 setiap tahunnya diperingati sebagai hari jadi PDAM Kabupaten Kuningan.<br><strong>2008</strong></div><div>Dalam rangka mengikuti program penyehatan PDAM di seluruh Indonesia yang dicanangkan oleh wakil presiden Republik Indonesia H. M. Yusuf Kalla, pada tahun 2008 melalui Peraturan Daerah Kabupaten Kuningan Nomor 15 Tahun 2008 PDAM diberi nama PDAM Tirta Kamuning Kabupaten Kuningan. Sebagai ciri atas pemberian nama khusus sebagaimana dimaksud melalui Peraturan Bupati Kuningan Nomor 22 Tahun 2009 ditetapankan logo dari PDAM Tirta Kamuning Kabupaten Kuningan.</div><div><strong>2014</strong></div><div>Seiring dengan perubahan visi dan misi perusahaan dalam rangka memberikan pelayanan publik yang lebih maksimal melalui Peraturan Bupati Kuningan Nomor 33 Tahun 2014. Logo baru ini mencerminkan fleksibilitas pelayanan dan pemanfaatan air di Kabupaten Kuningan sejalan dengan program Pemerintah Kabupaten Kuningan sebagai Kabupaten Konservasi yang tentunya berdampak terhadap ketersediaan potensi Sumber Daya Air di Kabupaten Kuningan.<br><br></div><div>Pemimipin saat ini dan direksinya&nbsp; :<br>Direktur Utama PDAM Tirta Kemuning, Deni Erlanda, SE<br><br>Bidang Usaha :&nbsp;<br>Perusahaan Umum Daerah Air Minum Kabupaten Kuningan merupakan unit usaha milik daerah yang bergerak dibidang distribusi air bersih bagi masyarakat.&nbsp;<br><br>Omzet :&nbsp;<br>PDAM Tirta Kamuning yang kini berubah menjadi Perumda PAM Tirta Kamuning telah menunjukan perkembangan baik dalam 8 tahun terakhir. Dari posisi rugi, sekarang justru berhasil menuai laba senilai Rp5 miliar.<br><br>Promosi / iklan : tidak ada iklan khusus PDAM Tirta Kamuning<br><br>Pegawai :<br>Direktur PAM Tirta Kamuning dibantu oleh :</div><div>B.1. Perencanaan, Pengawasan dan Evaluasi, terdiri dari :<br>B.1.1 Penelitian, Pengembangan dan Perencanaan<br>B.1.2 Satuan Pengawas Intern (SPI)<br>B.2. Penyelenggara Operasional, terdiri dari :<br>B.2.1 Divisi Umum<br>B.2.2 Divisi Keuangan<br>B.2.3 Divisi Pelayanan Pelanggan<br>B.2.4 Divisi Produksi<br>B.2.5 Divisi Transmisi dan Distribusi<br>B.2.6 Divisi Pengembangan Usaha<br>B.3. Tugas Pembantuan, terdiri dari :<br>B.3.1 Unit Kerja Pengadaan Barang/Jasa (UKPBJ)<br>B.3.2 Unit Sumber Daya Manusia (USDM)<br>B.4. Penyelenggara Lapangan<br>B.4.1 Kantor Cabang Pelayanan<br>B.4.2 Kantor Unit Pelayanan<br>B.4.3 Kantor Pos Pelayanan</div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/1673538544/22e2a4b7a38f59b6d54cd8abd6ae5ff2/download__14_.jpg" />
         <pubDate>2022-04-21 14:29:26 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/fatmoko93/r3dfwtiv0m32dkdd/wish/2152141729</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Samuel XIPA </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/fatmoko93/r3dfwtiv0m32dkdd/wish/2152269936</link>
         <description><![CDATA[<div><strong>SEJARAH&nbsp;</strong></div><div>Torakusu Yamaha (1851-1916) memulai karirnya pada tahun 1889 dan 1897 sebagai Presiden dari Yamaha Organ Works dan Nippon Gakki Company Ltd. Torakusu yang telah berhasil membuat organnya sendiri sejak tahun 1887 ini kemudian mengganti nama perusahaannya menjadi Yamaha Corporation pada tahun 1987. Perusahaan ini tidak hanya membuat alat-alat musik seperti gitar, harmonika, alat musik tiup, tuners, dan berbagai alat musik lainnya, namun juga berbagai furnitur, membangun tempat olahraga memanah dan ruang riset akustik.</div><div>Pada tahun 1954, mulailah perusahaan ini membuat sepeda motor pertamanya yaitu, YA_1 125cc.Kemudian, Yamaha terus mengembangkan produknya ke perusahaan-perusahaan Amerika hingga mereka mampu mengembangkan konsep baru untuk kendaraan off-road dan sering menghasilkan teknologi yang mutakir.</div><div><strong>&nbsp;</strong></div><div><strong>BIDANG USAHA<br></strong><br></div><div>Otomotif asal jepang yang berkembang pesat di Indonesia&nbsp;</div><div><br></div><div><strong>PERMODALAN<br></strong><br></div><div>Perusahaan otomotif asal Jepang, Yamaha, memperluas investasi dengan membangun pabrik PT Yamaha Motor Manufacturing West Java (YMMWJ) senilai US$ 70 juta.Dengan beroperasinya pabrik ini, total produksi per tahun yang semula 1,5 juta unit menjadi 1,8 juta unit pada tahun 2006. Saat ini Yamaha Indonesia memproduksi 1,25 juta unit motor untuk pasar dalam negeri. Diharapkan ke depan menjadi 1,5 juta unit.Sisanya untuk kebutuhan ekspor yang saat ini dalam bentuk Completely Knock Down (CKD) sebanyak 200 ribu unit dan dalam bentuk Completely Built Up (CBU) 20 ribu unit.Negara tujuan ekspor untuk 20 negara, baik di ASEAN maupun Amerika Latin, dengan produk ekspor seperti Mio dan Jupiter.Ekspor tahun depan diperkirakan naik 20-30 persen, dan tahun 2007 ekspor naik dua kali lipat, karena produk dua tak Yamaha Motor sudah memenuhi standar Euro 2, sehingga bisa masuk pasar Eropa.Demikian diungkapkan oleh Vice President PT Yamaha Motor Kencana Indonesia, Dyonisius Beti di sela acara kunjungan Menteri Perindustrian Andung A Nitimihardja ke lokasi pabrik di kawasan industri Karawang, Jawa Barat, Selasa (29/11/2005).Pabrik baru yang akan diresmikan pada Januari tahun 2006 ini memiliki luas 300 ribu meter persegi dan membutuhkan 30 vendor baru, sehingga total menjadi 160 vendor.Berdirinya pabrik baru Yamaha, yang merupakan pabrik terbesar di luar Jepang, disambut positif oleh Andung."Ini merupakan bukti bahwa dunia luar masih percaya untuk berinvestasi di Indonesia, karena investasi seperti ini merupakan jangka panjang. Kita bukannya jago kandang, karena produk Yamaha juga diekspor," kata Andung.Menurut Dyonisius, modal pendirian pabrik ini sebesar US$ 14,7 juta dengan pemegang saham PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing sebesar 99,9 persen dana Yamaha Motor Asia Pte 0,1 persen.Pabrik ini antara lain akan memproduksi merek Yamaha Vega R, dengan merekrut 2.500 tenaga kerja. Kapasitas produksi mencapai 600 ribu per tahun dengan local content sebesar 95 persen.Saat ini Yamaha menduduki peringkat penjualan nomor dua di Indonesia setelah Honda. Diharapkan tahun depan penjualan akan naik 20 persen.</div><div><br></div><div><strong>OMSET PERTAHUN<br></strong><br></div><div>Yamaha melaporkan performa penjualan di 2013. Melalui siaran resmi, (12/2/2014), secara global turun 1,2 persen, namun laba bersih perusahaan naik 16,2 persen. Tahun lalu, ”garpu tala biru” menjual sepeda motor 6.014.000 unit, atau ”terpeleset” sedikit dari 6.090.000 unit pada 2012.</div><div>Dikatakan, penurunan tersebut banyak disebabkan anjloknya pasar Thailand dan Vietnam yang memburuk akibat krisis politik. Sementara di pasar lain, Yamaha terus menikmati kenaikan penjualan. Jika ditotal, omzet yang masuk mencapai 1,411 triliun Yen (Rp 166,7 triliun) pada 2013. Bandingkan dengan omset 2012 yang ”hanya” 1,208 triliun yen atau Rp 142,4 triliun.</div><div><strong>IKLAN<br></strong><br></div><div><a href="https://youtu.be/GlrGjffmlP4">https://youtu.be/GlrGjffmlP4</a></div><div><br></div><div><strong>KARYAWAN</strong></div><div>Yamaha memiliki 250 ribu karyawan terkait bisnis ini dan dua juta karyawan di industri terkait sepeda motor.</div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/1660669711/97a7ce1d74f08752b98368f780eb1789/E157E1E9_6096_4DC1_90CB_7C1C64997D8C.png" />
         <pubDate>2022-04-21 15:48:06 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/fatmoko93/r3dfwtiv0m32dkdd/wish/2152269936</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Nathanael Jonathan Wijaya</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/fatmoko93/r3dfwtiv0m32dkdd/wish/2152339981</link>
         <description><![CDATA[<div><strong>Sejarah Perusahaan: <br>•</strong>MAYORA INDAH Tbk berdiri pada tahun 1977 di Tanggerang.<br>•Perusahaan yang memproduksi makanan dan minuman olahan, bahkan beberapa diantaranya merupakan pelopor misalnya Kopiko sebagai pelopor permen kopi di Indonesia.<br>•Memiliki prinsip kerja 5R (Ringkes, Rapi, Resik, Rawat, Rajin).<br><br><strong>Pemimpin Perusahaan dan Jajarannya:<br></strong>Pemegang saham terbesar: Jogi Hendra Atmadja<strong><br></strong>Direktur utama: Andre Sukendra Atmadja<br>Komisaris utama: Jogi Hendra Atmadja<br>Ketua komite audit: Suryanto Gunawan<br>Sekretaris: Andy Lauwrus<br>(Data per tahun 2018).<br><br><strong>Bidang Usaha yang Dikerjakan:</strong><br>Industri pengolahan makanan dan minuman.<br><br><strong>Permodalan:</strong><br>Tidak ada informasi yang jelas.<br><br><strong>Omzet Per Tahun:</strong><br>Tidak ada informasi yang jelas.<br><br><strong>Promosi/Iklan Perusahaan:<br></strong>Terlampir (Iklan Torabika Cappuccino 2017, salah satu produk Mayora)<strong><br></strong><br><strong>Jumlah dan Spesifikasi Karyawan:<br></strong>Saat ini ada sekitar 30000-50000 karyawan di bawah naungan PT. MAYORA INDAH Tbk yang telah merambah ke pasar di 90 negara.&nbsp;</div>]]></description>
         <enclosure url="https://youtu.be/ok-KCXXk9AQ" />
         <pubDate>2022-04-21 16:32:40 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/fatmoko93/r3dfwtiv0m32dkdd/wish/2152339981</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Antonio Reza Evanza / XIPA</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/fatmoko93/r3dfwtiv0m32dkdd/wish/2152761480</link>
         <description><![CDATA[<div>Perusahaan Puma (Firma)<br><strong>Sejarah</strong><br><br>Puma AG didirikan setelah pertengkaran keluarga antara saudara <a href="https://nl.m.wikipedia.org/wiki/Adolf_Dassler">Adolf</a> dan <a href="https://nl.m.wikipedia.org/wiki/Rudolf_Dassler">Rudolf Dassler</a> . Bersama - sama mereka menjalankan <em>Gebrüder Dassler Sportschuhfabrik</em> (Pabrik Sepatu Olahraga Brothers Dassler) dari tahun 1920-an hingga sesaat setelah <a href="https://nl.m.wikipedia.org/wiki/Tweede_Wereldoorlog">Perang Dunia Kedua .<br></a>Setelah perang, karena perseteruan keluarga, kerja sama tidak lagi dimungkinkan dan pada <a href="https://nl.m.wikipedia.org/wiki/1948">tahun 1948</a> Rudolf memulai bisnisnya sendiri: ia mendirikan Puma AG, sementara saudaranya mengganti nama menjadi Gebrüder <em>Dassler Sportschuhfabrik </em><a href="https://nl.m.wikipedia.org/wiki/Adidas">adidas</a> . Kedua perusahaan tersebut berlokasi di <a href="https://nl.m.wikipedia.org/wiki/Herzogenaurach">Herzogenaurach</a> , sehingga kota ini masih terbelah menjadi dua kubu.<br><br><strong>Pendiri dan pemilik perusahaan</strong><br><br>Pendiri : Rudolf Dasler<br>CEO : Bjorn Gulden<br><br><strong>Bidang usaha</strong><br><br>Perusahaan ternama ini menyediakan sepatu lengkap dengan berbagai alat olahraga lainnya. <br><br><strong>Permodalan<br><br></strong><a href="https://nl.m.wikipedia.org/wiki/Conglomeraat_(bedrijf)">Pada tahun 2007, konglomerat </a><a href="https://nl.m.wikipedia.org/wiki/Frankrijk">Prancis</a> membeli saham mayoritas di Puma. Pada tahun 2018, ia memiliki 86% saham, tetapi tahun ini memutuskan untuk membagikan 70% saham sebagai semacam dividen kepada pemegang sahamnya. Pada tahun 2020 Perusahaan Puma memiliki kapitalisasi pasar sebesar €13,8 miliar (31 Desember 2020)<br><br><strong>Omzet dan keuntungan per tahun</strong><br><br>Omzet : €5.2 Miliar (2020)<br>Laba : €123 Juta (2020)<br><br><strong>Jumlah karyawan<br><br></strong>13.016 (rata-rata pada tahun 2020)&nbsp;<br><br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="https://youtu.be/gnaH-R3yTDk" />
         <pubDate>2022-04-21 23:01:35 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/fatmoko93/r3dfwtiv0m32dkdd/wish/2152761480</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Shantika Paramita/022</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/fatmoko93/r3dfwtiv0m32dkdd/wish/2152810845</link>
         <description><![CDATA[<div>Nama perusahaan : GO (Grup Order) by Lelezysweet<br><br>Sejarah berdirinya GO ini adalah bermula dari suka dan hobi membeli merch/album/perintilan kpop dan akhirnya terfikir bahwa ini bisa dijadikan suatu peluang bisnis, sehingga terbentuklah GO ini. GO ini juga membantu mempermudah para kpopers untuk membeli barang kpop tanpa harus repot untuk beli dari web dan menghitung harga bersih suatu barang sampai ditangan berapa karena itu akan menjadi tugas admin GO nya. GO ini didirikan oleh Defa Iskandar. S.&nbsp;<br><br>Pemimpin &amp; jajarannya : Defa Iskandar. S<br><br>Bidang usaha yg dikerjakan : menjual barang kpop. Untuk di GO sendiri, yang biasa dikerjakan mulai dari promosi via social media - mencatat item barang yang akan di pesan customer - membeli barang kepada supplier - mempacking barang - mengirim ke customer.<br><br>Permodalan : karena sistem GO ini sebagian besar PO (preorder) jadi permodalannya dengan perputaran uang yang didapat dari sistem dp dari para customers.<br><br>Keuntungan per tahun : untuk keuntungan GO setiap tahunnya tidak bisa ditentukan karena adanya koleksi barang yang dirilis dari agency kpop bersifat tidak tentu dan tidak bisa dipastikan banyak pembeli yang ikut PO. Tapi untuk kisaran jumlah sekitar 1/2juta pertahun.<br><br>Publikasi/promosi/iklan perusahaan : melalui beberapa social media seperti twiter, line, Whatsapp, ig<br><br>Jumlah karyawan dan spesifikasi karyawan : untuk karwayan tetap tidak ada.<br>Karena barang yang dijual sistemnya PO yang juga tidak setiap hari ada orderan jadi GO ini menggunakan sistem pegawai tidak tetap (hanya menjadi pegawai bantuan disaat barang yang PO melebihi jumlah banyak).</div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/1275981944/eb0b41d08984cea36685343a0a96a721/IMG_20220422_063907.jpg" />
         <pubDate>2022-04-22 00:08:26 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/fatmoko93/r3dfwtiv0m32dkdd/wish/2152810845</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Janice Elvira Dermawan / X IPA / 08</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/fatmoko93/r3dfwtiv0m32dkdd/wish/2152813122</link>
         <description><![CDATA[<div><strong>Nama Perusahaan : </strong>PDAM Tirta Giri Nata <br><br><strong>Sejarah PDAM Kota Cirebon: </strong><br>&nbsp;•&nbsp; Periode Kolonial Belanda (1890 – 1925)<br>&nbsp;Awal pembangunan, dibangun pada 1890 oleh Pemerintahan Kolonial Belanda dari Mata Air Sendang Kabupaten Cirebon dengan kapasitas 100 liter/detik. Dalam upaya pengelolaan air limbah di wilayah Kota Cirebon, Pemerintah Hindia Belanda pada 1925 membangun sarana air limbah dengan sistem tercampur yang dilengkapi pompa 3 x 200 L/dtk. Dengan meningkatnya pertumbuhan sosial ekonomi di Kota Cirebon, pada Tahun 1937 dibangun sarana penyediaan air minum di kaki Gunung Ciremai, Desa Paniis Kabupaten Kuningan dari mata Paniis dengan kapasitas produksi 33 lt/dt. Sistem penangkapan air baku berupa terowongan (tunel) yang mengumpulkan air dari 15 buah sumur vertikal. <br>&nbsp;• Periode Pendirian (1958 – 1960)<br>&nbsp;Pendirian Perusahaan Saluran Air minum melalui Peraturan Bantuan Daerah Kotapraja Cirebon, 26 Pebruari 1958, namun masih belum beroperasi secara perusahaan dan berada di bawah Dinas Pekerjaan Umum. Kotapraja Cirebon melalui Proyek Air Minum dengan bantuan pinjaman Bank Pembangunan Indonesia membangun penambahan sarana air minum dengan kapasitas 100 L/dtk . Dengan membangun pipa transmisi dari sumber sampai ke kota dan membangun menara air Gunung Sari pada tahun 1963 dengan kapasitas 2500 m³. Proyek tsb sekaligus memisahkan Unit Perusahaan Saluran Air Minum dari Dinas Pekerjaan Umum ke dalam dinas baru yaitu Dinas Perusahaan dan Perekonomian Kotapraja Cirebon.<br>&nbsp;• Periode Pengembangan (1960 – 2013)<br>&nbsp;Berdasarkan Peraturan Daerah PDAM dengan UU No. 5 tahun 1962 tentang PDAM, PDAM beroperasi penuh sebagai Perusahaan Daerah serta diangkat 3 Direksi dan Badan pengawas. Dalam rangka penambahan kapasitas produksi, PDAM Kota Cirebon melaksanakan MOU antara Pemerintah Swiss dengan pemerintah Indonesia untuk kerjasama pembangunan peningkatan kapasitas air minum Kodya DT II Cirebon, yang selanjutnya dikenal sebagai CUDP I dengan peningkatan kapasitas produksi air dari 100 L/dtk menjadi 860 L/dtk dan pada 25 Oktober 1986 Pembentukan organisasi proyek induk pada proyek pengembangan Kota Cirebon (CUDP II).<br>&nbsp;Dalam peningkatan kualitas dan cakupan pelayanan melalui upaya pengembangan dan optimalisasi Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) dan mengoptimalkan sumber dana internal melalui alokasi sumber pembiayaan yang efisien dan efektif, disahkan Corporate Plan PDAM Kota Cirebon untuk 2011-2015. Pada 28 Maret 2012, telah ditandatangani Peraturan Daerah Kota Cirebon tentang PDAM Kota Cirebon dgn tujuan pokok yaitu terciptanya sistem pelayanan air minum dan air limbah secara efektif, efisien dan ekonomis guna terciptanya pengelolaan perusahaan yang mantap, mandiri dan berwawasan lingkungan serta mendorong laju pertumbuhan perekonomian daerah dan ikut meningkatkan Pendapatan Asli Daerah kota Cirebon.<br>&nbsp;Penyusunan Rencana Komprehensif Program Hibah Air Minum untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) yang akan dilaksanakan tahun 2012 - tahun 2014 melalui Penambahan Penyertaan Modal Pemerintah Kota Cirebon kepada PD. Sebagai pelaksanaan program peningkatan kualitas dan cakupan pelayanan PDAM Kota Cirebon melalui pengembangan terhadap Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) yang ada untuk 5 tahun ke depan.<br>&nbsp;<br><br><strong>Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Cirebon periode 2021-2026 :</strong> H. Sofyan Satari SE, MM<br> <strong>Jajaran : </strong>Tidak ada sumber yang memuat informasi ini <br><br><strong>Bidang usaha :</strong> Pelayanan air minum <br><br><strong>Permodalan :</strong> Tidak ada sumber yang memuat informasi ini <br><br><strong>Omzet :</strong> Tidak ada sumber yang memuat informasi ini <br><br><strong>Promosi/iklan perusahaan :</strong> Lampiran <br><br><strong>Jumlah dan spesifikasi karyawan :</strong> Tidak ada sumber yang memuat informasi ini</div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/1660668701/b6726e7b27ba235a841cb76e2506d005/Cek_Tagihan_PDAM_Kota_Cirebon_dan_Bayar_di_Kiosbank_1200x720.jpg" />
         <pubDate>2022-04-22 00:11:00 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/fatmoko93/r3dfwtiv0m32dkdd/wish/2152813122</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Jevianni Kezia X IPA/10</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/fatmoko93/r3dfwtiv0m32dkdd/wish/2153143982</link>
         <description><![CDATA[<div><strong>Nama Perusahaan:</strong> PT Moda Integrasi Transportasi Jabodetabek (PT MITJ)<br><br><strong>Sejarah Perusahaan:</strong><br>PT Moda Integrasi Transportasi Jabodetabek (PT MITJ) merupakan perusahaan gabungan dari PT Kereta Api Indonesia (KAI) yang berada di bawah naungan Kementerian BUMN dan PT MRT Jakarta (Perseroda) yang berada di bawah naungan Pemprov DKI Jakarta. PT MITJ bertugas untuk mengelola stasiun terpadu di Ibu Kota. Kini, PT MITJ memperluas cakupannya dengan mengelola sistem pembayaran yang terpadu antar moda transportasi di Jabodetabek. PT MITJ resmi berdiri pada tanggal 12 Februari 2020 dan bertempat di Jl. Mohammad Husni Thamrin No. 59, Wisma Nusantara, 3rd Floor, Central Jakarta, Jakarta, Indonesia. PT MITJ didirikan dengan visi menjadi solusi transportasi terintegrasi di Jabodetabek. <br>PT MITJ adalah perusahaan BUMN, di mana status kepemilikian saham yang tertinggi dipegang oleh PT MRT Jakarta, yaitu 51%, sedangkan saham yang dimiliki PT KAI adalah 49%. Tugas utama dari PT MITJ yaitu mengelola transportasi perkeretaapian yang terintegrasi dan mengembangkan kawasan berbasis Transit Oriented Development (TOD) di wilayah Jakarta-Bogor-Depok-Tanggerang-Bekasi atau Jabodetabek. PT MITJ mendapatkan mandat untuk melaksanakan tugas pengawasan di kawasan stasiun di Jakarta sesuai dengan SK Sekda Provinsi DKI Jakarta No. 35 Tahun 2020. <br><br><strong>Bidang Usaha:</strong><br>Perusahaan BUMN ini bergerak di bidang arsitektur/infrasturktur dan perencanaan mengenai transportasi di daerah Jabodetabek. Kolaborasi antara PT MRT Jakarta dan PT KAI diharapkan dapat menciptakan integrasi antar transportasi publik, baik dari segi rute, manajemen, serta ticketing.<br><br><strong>Pemimpin Perusahaan:<br></strong>Pengurus dari perusahaan ini terdiri dari Didiek Hartantyo sebagai Komisaris Utama dan Ghamal Peris Aulia selaku Komisaris. Sementara itu, jajaran direksi diisi oleh Tuhiyat selaku Direktur Utama dan O. Berdikarianto selaku Direktur PT MITJ.<br><br><strong>Permodalan dan Omzet</strong><br>Permodalan yang digunakan dan omzet yang dihasilkan oleh PT MITJ tidak diketahui karena tidak terdapat sumber informasi yang beredar dan relevan.<br><br><strong>Promosi/Iklan:<br></strong>Promosi atau iklan PT MITJ dapat disaksikan melalui link https://youtu.be/23X756QsXiM.<br><br><strong>Jumlah Karyawan:<br></strong>Berdasarkan akun resmi linkedin PT MITJ (https://id.linkedin.com/company/pt-mitj), jumlah karyawan yang dimiliki adalah sekitar 50 karyawan.<br><strong><br>&nbsp; &nbsp; &nbsp;</strong></div>]]></description>
         <enclosure url="https://youtu.be/23X756QsXiM" />
         <pubDate>2022-04-22 05:36:08 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/fatmoko93/r3dfwtiv0m32dkdd/wish/2153143982</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Darius Hosea / X IPA</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/fatmoko93/r3dfwtiv0m32dkdd/wish/2153799512</link>
         <description><![CDATA[<div>Nama perusahaan: Firma Nike<br><br>Sejarah perusahaan: Nike, awalnya dikenal sebagai Blue Ribbon Sports, didirikan oleh atlet trek Philip Knight dan pelatihnya, Bill Bowerman dari University of Oregon pada Januari 1964. Awalnya perusahaan beroperasi sebagai distributor untuk pembuat sepatu Jepang Onitsuka Tiger. Pada saat itu, mereka mengagas impor sepatu lari dari Jepang untuk bersaing dengan merek Jerman seperti Adidas dan Puma yang kemudian mendominasi pasar Amerika Serikat.<br>Keuntungannya adalah bahwa sepatu Jepang lebih murah karena tenaga kerja lebih murah di Jepang. Dia mulai menjual sepatu keliling dengan tujuan di stadion atletik, dimana penjualan secara pelan tapi pasti meningkat secara dramatis.<br>Pada 1970-an, Knight dan perusahaan yang berkembang nya melihat awal revolusi jogging dan mulai mmasaran produk untuk pelari non-profesional juga.<br>Ia lantas segera membuka pasar yang lebih luas dan mengubah image sepatu lari menjadi sepatu fashion dan menarik semua orang dari anak-anak sampai dewasa memakainya. Laba perusahaan tumbuh dengan cepat, dan pada tahun 1966, BRS membuka toko ritel pertama, terletak di Pico Boulevard di Santa Monica, California. Pada 1971, hubungan antara BRS dan Onitsuka Tiger sudah mendekati akhir, dan BRS siap untuk memulai perusahaan alas kaki sendiri. Sepatu pertama yang dijual kepada publik adalah sepatu sepak bola bernama “Nike”, yang dirilis pada musim panas 1971.<br>Pada Februari 1972, BRS memperkenalkan merk pertama sepatu Nike, dengan nama Nike. Sejak tahun 1928, figur nike digunakan untuk medali Olimpiade musim panas, yang digambarkan sedang memegang daun palem ditangan kiri dan mahkota kemenangan ditangan kanan.<br>Pada tahun 1978, BRS, Inc itu sendiri secara resmi berganti nama menjadi Nike, Inc. Produk sepatu dan pakaian olahraga Nike dengan mudah diidentifikasi oleh khas logo perusahaan, para “swoosh” tik, dan slogan “Just Do It”.<br><br>Pemimpin perusahaan: John Donahoe&nbsp;<br>(efektif pd 13 Januari 2020 mengantikan Mark Parker)<br><br>Direksi dan tokoh penting:<br>Philip H. Knight sebagai ketua emiritus<br>Mark Parker sebagai ketua eksekutif<br><br><br>Bidang Usaha : Industri perlengkapan olahraga<br><br>Omzet: Nike tercatat sebagai merek fesyen olahraga dengan pendapatan terbesar secara global pada 2020. Pendapatannya mencapai US$ 37,4 miliar atau sekitar Rp 532,6 triliun (kurs US$ 1= Rp 14.242).<br><br>Iklan perusahaan: https://youtu.be/Ezae0jzLbsA<br><br>Jumlah karyawan: jumlah karyawan firma Nike pada Tahun 2020 adalah sebanyak 75.400 orang karyawan.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-04-22 15:56:13 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/fatmoko93/r3dfwtiv0m32dkdd/wish/2153799512</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Nikita Windy Lumban Gaol/ X IPA/20 </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/fatmoko93/r3dfwtiv0m32dkdd/wish/2181495982</link>
         <description><![CDATA[<div><strong>Nama Perusahaan: </strong>PT Kereta Api Indonesia (Persero)<br><br><strong>Sejarah Perusahaan:</strong><br>Sejarah perkeretaapian di Indonesia dimulai ketika pencangkulan pertama kereta api Semarang-Vorstenlanden (Solo-Yogyakarta) di Desa Kemijen oleh Gubernur Jendral Hindia Belanda Mr. LAJ Baron Sloet van de Beele tanggal 17 Juni 1864. Pembangunan dilaksanakan oleh perusahaan swasta Naamlooze Venootschap Nederlansch Indische Spoorweg Maatschappij (NV. NISM) menggunakan lebar sepur 1435 mm.<br>Sementara itu, pemerintah Hindia Belanda membangun jalur kereta api negara melalui Staatssporwegen (SS) pada tanggal 8 April 1875. Rute pertama SS meliputi Surabaya-Pasuruan-Malang. Keberhasilan NISM dan SS mendorong investor swasta membangun jalur kereta api seperti Semarang Joana Stoomtram Maatschappij (SJS), Semarang Cheribon Stoomtram Maatschappij (SCS), Serajoedal Stoomtram Maatschappij (SDS), Oost Java Stoomtram Maatschappij (OJS), Pasoeroean Stoomtram Maatschappij (Ps.SMappij ), Kediri Stoomtram Maatschappij (KSM), Probolinggo Stoomtram Maatschappij (Pb.SM), Modjokerto Stoomtram Maatschappij (MSM), Malang Stoomtram Maatschappij (MS), Madoera Stoomtram Maatschappij (Mad.SM), Deli Spoorweg Maatschappij (DSM).<br>Selain di Jawa, pembangunan jalur kereta api dilaksanakan di Aceh (1876), Sumatera Utara (1889), Sumatera Barat (1891), Sumatera Selatan (1914), dan Sulawesi (1922). Sementara itu di Kalimantan, Bali, dan Lombok hanya dilakukan studi mengenai kemungkinan pemasangan jalan rel, belum sampai tahap pembangunan. Sampai akhir tahun 1928, panjang jalan kereta api dan trem di Indonesia mencapai 7.464 km dengan perincian rel milik pemerintah sepanjang 4.089 km dan swasta sepanjang 3.375 km. <br><br>Pada tahun 1942 Pemerintah Hindia Belanda menyerah tanpa syarat kepada Jepang. Sejak itu, perkeretaapian Indonesia diambil alih Jepang dan berubah nama menjadi Rikuyu Sokyuku (Dinas Kereta Api). Selama penguasaan Jepang, operasional kereta api hanya untuk kepentingan perang. Salah satu pembangunan di era Jepang adalah lintas Saketi-Bayah dan Muaro-Pekanbaru untuk mengangkut hasil tambang batu bara guna menjalankan mesin-mesin perang mereka. Namun, Jepang juga melakukan peluncuran rel sepanjang 473 km yang diangkut ke Burma untuk pembangunan kereta api disana. Setelah Indonesia memproklamasikan kemerdekaan pada tanggal 17 Agustus 1945, beberapa hari kemudian dilakukan pengambilalihan stasiun dan kantor pusat kereta api yang dikuasai Jepang. Puncaknya adalah pengambil alihan Kantor Pusat Kereta Api Bandung tanggal 28 September 1945 (kini diperingati sebagai Hari Kereta Api Indonesia). Hal ini sekaligus berdirinya Djawatan Kereta Api Indonesia Republik Indonesia (DKARI). Ketika Belanda kembali ke Indonesia tahun 1946, Belanda membentuk kembali perkeretaapian di Indonesia bernama Staatssporwegen/Verenigde Spoorwegbedrif (SS/VS), gabungan SS dan seluruh perusahaan kereta api swasta (kecuali DSM). Berdasarkan perjanjian damai Konfrensi Meja Bundar (KMB) Desember 1949, pelaksanaan pengambilalihan aset-aset milik pemerintah Hindia Belanda. Pengalihan dalam bentuk penggabungan antara DKARI dan SS/VS Djawatan Kereta Api (DKA) tahun 1950. Pada tanggal 25 Mei DKA berganti menjadi Perusahaan Negara Kereta Api (PNKA). Pada tahun tersebut mulai diperkenalkan juga lambang Wahana Daya Pertiwi yang mencerminkan transformasi Perkeretaapian Indonesia sebagai sarana transportasi andal guna mewujudkan kesejahteraan bangsa tanah air. Selanjutnya pemerintah mengubah struktur PNKA menjadi Perusahaan Jawatan Kereta Api (PJKA) tahun 1971. Dalam rangka meningkatkan pelayanan jasa angkutan, PJKA berubah menjadi Perusahaan Umum Kereta Api (Perumka) tahun 1991. Perumka berubah menjadi Perseroan Terbatas, PT. <br><br>Saat ini, PT Kereta Api Indonesia (Persero) memiliki tujuh anak perusahaan yakni KAI Services (2003), KAI Bandara (2006), KAI Commuter (2008), KAI Wisata (2009), KAI Logistik (2009), KAI Properti (2009), PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia (2015).<br><br><strong>Pemimpin Perusahaan<br></strong>Komisaris Utama: SAID AQIL SIROJ<br>Komisaris Independen: <br>- ENDANG <br>- TIRTANA<br>-ROCHADI<br>-RIZA PRIMADI<br>Komisaris:<br>-CRIS KUNTADI<br>-FREDDY HARRIS<br>-DIAH NATALISA<br>-CHAIRUL ANWAR<br>Direktur Utama: DIDIEK HARTANTYO<br>Direktur Niaga: HADIS SURYA PALAPA<br>Direktur Operasiawan: HERMAWAN PURWADINATA<br>Direktur Pengelolaan Prasarana: HERU KUSWANTO<br>Direktur Pengelolaan Sarana: EKO PURWANTO<br>Direktur Keselamatan Dan Keamanan: JOHN ROBERTHO<br>Direktur SDM Dan Umum: SUPARNO<br>Direktur Perencanaan Strategis Dan Pengembangan Usaha: SANDRY PASAMBUNA<br>Direktur Keuangan Dan Manajemen Risiko: SALUSRA WIJAYA<br><br><strong>Bidang Usaha:</strong> Penyelenggaraan prasarana perkeretaapian yang meliputi pembangunan, pengoperasian, perawatan, dan pengusahaan prasarana perkeretaapian. Penyelenggaraan sarana perkeretaapian yan meliputi pengadaan, pengoperasian, perawatan dan pengusahaan sarana perkeretaapian.<br><br><strong>Omset:</strong> PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI mencatatkan kenaikan pendapatan menjadi Rp 7,46 triliun di semester I-2021. Kinerja ini sekaligus memangkas rugi bersih yang dialami perseroan.<br><br><strong>Iklan Perusahaan:</strong> ada di lampiran<br><br><strong>Jumlah Karyawan: </strong>46.456 pekerja(2020)<br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="https://youtu.be/PMd9hS9VGOk" />
         <pubDate>2022-05-12 15:44:03 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/fatmoko93/r3dfwtiv0m32dkdd/wish/2181495982</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Khantika Paramita/014</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/fatmoko93/r3dfwtiv0m32dkdd/wish/2181536376</link>
         <description><![CDATA[<div>Nama perusahaan : PT. Semen Indonesia (Persero).<br><br>Sejarah PT. Semen Indonesia (Persero) :<br>PT Semen Indonesia (Persero) Tbk. sebelumnya bernama PT Semen Gresik (Persero) Tbk. diresmikan di Gresik pada tanggal 7 Agustus 1957, merupakan perusahaan BUMN persemenan yang menjadi penopang pembangunan nasional sejak masa kemerdekaan hingga saat ini. Pada tahun 1991, Perseroan mencatatkan diri sebagai perusahaan BUMN pertama yang go public di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan kode emiten “SMGR”.<br>PT Semen Indonesia (Persero) Tbk. merupakan strategic holding company yang memayungi anak usaha dibidang produsen semen, non-semen, dan jasa di seluruh Indonesia. Sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN), porsi saham PT Semen Indonesia (Persero) Tbk. saat ini, 51,01% milik Pemerintah RI dan 48,99% milik publik. Menguasai pangsa pasar nasional dan jangkauan pasar regional, Perseroan berupaya menjadi perusahaan penyedia solusi bahan bangunan terdepan di regional dengan menyediakan berbagai produk dan layanan yang lengkap dan berkualitas.<br>Perkembangan arah bisnis serta menjawab tantangan yang dihadapi perseroan ke depan, pada tanggal 11 Februari 2020 Perseroan berganti logo menjadi SIG. Perubahan logo dilakukan untuk mengubah brand positioning dan menegaskan kembali visi, misi dan nilai baru agar dapat mewakili layanan atau produk Perseroan yang semakin berkembang.<br>SIG adalah semangat baru perseroan yang bertindak beda dan selalu melebihi jangkauan (Go Beyond Next), yang hadir menjadi solusi kebutuhan konsumen dan pembangunan nasional. SIG berkomitmen menjadi bagian dari penciptaan sustainable living, yang bertanggung jawab secara sosial dan lingkungan untuk meningkatkan kualitas kehidupan di masa mendatang, serta terus menjadi BUMN kebanggaan Bangsa Indonesia.<br><br>Pemimpin &amp; jajarannya :<br>Direktur utama : Donny Arsal.<br>Direktur supply chain : Adi Munandir.<br>Direktur operasi : Yosviandri.<br>Direktur bisnis dan pemasaran : Aulia Mulki Oemar.<br>Direktur keuangan &amp; manajemen risiko : Andriano Hosny Panangian.<br>Direktur SDM &amp; umum : Agung Wiharto.<br><br>Bidang usaha yang dikerjakan :&nbsp;<br>dibidang produsen semen, non-semen, dan jasa di seluruh Indonesia.<br><br>Permodalan :&nbsp;<br>sekitar 5M.<br><br>Omzet :&nbsp;<br>pendapatan sebesar Rp 34,95 triliun pada tahun 2021. Pendapatan SMGR berkurang 0,62% (yoy) dibandingkan periode tahun 2020 sebesar Rp 35,17 triliun.<br><br>Keuntungan :&nbsp;<br>Hingga akhir tahun 2021, meraup laba bersih Rp 2,02 triliun turun 27,33% dari tahun sebelumnya.<br><br>Promosi/iklan perusahaan :<br>ada pada lampiran diatas.<br><br>Jumlah karyawan :&nbsp;<br>ada sekita 7.729 orang, data ini diambil pada tahun 2020.</div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/1275979909/26a84f6777abe14c484b7cc6721bfdd7/cover.webp" />
         <pubDate>2022-05-12 16:08:04 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/fatmoko93/r3dfwtiv0m32dkdd/wish/2181536376</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Stefhani Christania / X IPA / 23</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/fatmoko93/r3dfwtiv0m32dkdd/wish/2186186123</link>
         <description><![CDATA[<div><br>Nama Perusahaan<strong>: </strong>PT Indofood Sukses Makmur Tbk.<br>Sejarah Perusahaan: PT<br>&nbsp;Indofood Sukses Makmur Tbk (<a href="https://britama.com/index.php/tag/indf/">INDF</a>) didirikan tanggal 14 Agustus 1990 dengan nama PT Panganjaya Intikusuma dan memulai kegiatan usaha komersialnya pada tahun 1990. Kantor pusat Indofood berlokasi di Sudirman Plaza, Indofood Tower, Lantai 21, Jl. Jend. Sudirman Kav. 76 – 78, Jakarta 12910 – Indonesia. Sedangkan pabrik dan perkebunan Indofood, Entitas Anak dan Entitas Asosiasi berlokasi di berbagai tempat di Indonesia, antara lain, di pulau Jawa, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, dan di luar negeri, antara lain Malaysia, Arab Saudi, Mesir, Turki, Kenya, Maroko, Serbia, Nigeria dan Ghana.</div><div>Telp: (62-21) 5795-8822 (Hunting), Fax : (62-21) 5793-5960.</div><div>Pemegang saham yang memiliki 5% atau lebih saham Indofood Sukses Makmur Tbk (28-Feb-2022) adalah First Pacific Investment Management Limited, dengan persentase kepemilikan sebesar 50,07%.</div><div>First Pacific Investment Management Limited merupakan entitas anak tidak langsung dari First Pacific Company Limited, suatu perusahaan yang tercatat di Bursa Efek Hong Kong. Bapak Anthoni Salim memiliki kepentingan dan memegang kendali secara tidak langsung di First Pacific Company Limited.</div><div>Berdasarkan Anggaran Dasar Perusahaan, ruang lingkup kegiatan INDF antara lain mendirikan dan menjalankan industri makanan olahan, bumbu penyedap, minuman ringan, kemasan, minyak goreng, penggilingan biji gandum, pembuatan tekstil karung terigu, perdagangan, pengangkutan, agrobisnis dan jasa.</div><div>Indofood dan Anak Usahanya telah memiliki produk-produk dengan merek yang telah dikenal masyarakat, antara lain mi instan (Indomie, Supermi, Sarimi, Sakura, Pop Mie, Indomie Cup, Sarimi Gelas dan Mi Telur Cap 3 Ayam), dairy (Indomilk, Cap Enaak, Tiga Sapi, Indomilk Good To Go, Milkuat, Orchid Butter dan Indofood Ice Cream); makan ringan (Chitato, Chitato Lite, Qtela, MaXcorn, Chiki dan JetZ); penyedap makan (Sambal Indofood, Bumbu Spesial Indofood, Indofood Racik dan Indofood Kecap Manis); nutrisi &amp; makanan khusus (Promina, SUN, Govit dan Gowell), minuman (Ichi Ocha, Club, Fruitamin Cocobit, dan Indofood Freiss); tepung terigu &amp; Pasta (Cakra Kembar, Segitiga Biru, Kunci Biru, Lencana Merah, Taj Mahal dan La Fonte); minyak goreng dan mentega (Bimoli, Bimoli Special, Delima, Happy Soya Oil, Palmia, Palmia Butter Margarine, Palmia Cooking Margarine dan Amanda).</div><div>Saat ini, Perusahaan memiliki anak usaha yang juga tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI), antara lain: Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (<a href="https://britama.com/index.php/2012/10/sejarah-dan-profil-singkat-icbp/">ICBP</a>) dan Salim Ivomas Pratama Tbk (<a href="https://britama.com/index.php/2012/09/sejarah-dan-profil-singkat-simp/">SIMP</a>)</div><div>Pada tahun 1994, INDF memperoleh pernyataan efektif dari Bapepam-LK untuk melakukan Penawaran Umum Perdana Saham INDF (IPO) kepada masyarakat sebanyak 21.000.000 dengan nilai nominal Rp1.000,- per saham dengan harga penawaran Rp6.200,- per saham. Saham-saham tersebut dicatatkan pada Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tanggal 14 Juli 1994.<br>Pemimpin saat ini: Anthony Salim<br>Bidang Usaha: Makanan Olahan<br>Omzet: Rp 72,81 triliun (per September 2021)<br>Contoh Iklan: https://www.google.com/imgres?imgurl=https%3A%2F%2Fi.ytimg.com%2Fvi%2FdJ7kzkP4jJs%2Fhqdefault.jpg&amp;imgrefurl=https%3A%2F%2Fwww.youtube.com%2Fwatch%3Fv%3DdJ7kzkP4jJs&amp;tbnid=sjwrQBsdBWCGAM&amp;vet=1&amp;docid=SJADulwRP7UpjM&amp;w=480&amp;h=360&amp;source=sh%2Fx%2Fim<br>Jumlah Karyawan: 70,000 (per 2016)</div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/1570706486/727bad0431fc3bf561fa2c234818ca5b/images.jpeg" />
         <pubDate>2022-05-16 17:58:09 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/fatmoko93/r3dfwtiv0m32dkdd/wish/2186186123</guid>
      </item>
   </channel>
</rss>
