<?xml version="1.0"?>
<rss version="2.0">
   <channel>
      <title>Artikel Ekonomi Kelautan by SMP Negeri 3 Malang</title>
      <link>https://padlet.com/habibulmubin/qks3pz3g1vxvplej</link>
      <description>Dibuat untuk memenuhi tugas projek artikel kelas VIIIE
Kerangka Artikel
1. Judul
2. Identitas Penulis
3. Pendahuluan
4. Pembahasan/isi
5. Penutup (saran)
5. Daftar Pustaka/Sumber</description>
      <language>en-us</language>
      <pubDate>2023-01-05 02:44:46 UTC</pubDate>
      <lastBuildDate>2024-01-11 04:24:29 UTC</lastBuildDate>
      <webMaster>hello@padlet.com</webMaster>
      <image>
         <url></url>
      </image>
      <item>
         <title>Usaha Tambak Udang</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/habibulmubin/qks3pz3g1vxvplej/wish/2436741516</link>
         <description><![CDATA[<div>oleh: Yasseer Ibrahim Hermawan<br><br>&nbsp; &nbsp; &nbsp;Budidaya udang di tambak bukanlah sesuatu yang baru lagi bagi masyarakat Indonesia, khususnya penduduk yang bermukim di sekitar perairan umum (air tawar) dan pesisir pantai. Tahukah kamu bahwa tambak udang merupakan contoh kegiatan ekonomi di bidang perikanan? Indonesia merupakan salah satu produsen utama udang di dunia, khususnya untuk jenis udang windu yang merupakan spesies asli Indonesia. Ya, udang merupakan komoditas yang dihasilkan melalui kegiatan budidaya unggulan. Budidaya tambak udang mampu memberikan kontribusi cukup besar dalam perolehan devisa, pendapatan pembudidayaan, menciptakan lapangan kerja, dan peluang berusaha.<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp;Negara Indonesia umumnya menerapkan metode budidaya tambak bernama monokultur. Sistem ini memiliki padat tebar yang cukup tinggi, tergantung pada pakan buatan, membutuhkan aerasi tambahan serta harus memperhatikan kebutuhan air dan sirkulasi air secara teratur.<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp;Pada dasarnya teknologi budidaya tambak udang hingga saat ini masih terus mengalami perkembangan, mulai dari teknologi yang sederhana hingga yang maju. Setidaknya terdapat tiga sistem budidaya udang yaitu:</div><ol><li>Sistem budidaya tradisional</li><li>Sistem budidaya semi intensif</li><li>Sistem budidaya intensif</li></ol><div>&nbsp; &nbsp; &nbsp;Analisis pendapatan adalah selisih antara penerimaan dengan biaya yang dikeluarkan selama melakukan kegiatan usaha. Dari pengujian beda rata-rata hasil produksi dan penggunaan faktor-faktor produksi, diketahui bahwa terdapat perbedaan yang nyata antara tambak udang semi intensif dengan tambak udang intensif pada pengujian 1 persen. Hasil produksi, kepadatan benur dan penggunaan pakan tambak udang semi intensif lebih kecil daripada tambak udang intensif, sedangkan tambak udang semi intensif lebih banyak menggunakan tenaga kerja daripada tambak udang intensif. Rata-rata harga jual per kilogram udang di kecamatan Berandan Barat sekitar Rp. 43.859, dengan rentang Rp. 26.000 sampai dengan Rp. 68.000. Harga jual udang dari tambak udang semi intensif lebih kecil yaitu rata-rata RP. 35.856 per kilogram sedangkan hasil produksi udang dari tambak intensif mencapai RP. 51.863 per kilogram. Melalui pengujian beda rata-rata, variabel harga produksi ini menunjukkan perbedaan yang nyata pada pengujian 1 persen dan harga benur berbeda nyata pada pengujian 5 persen. Fungsi produksi udang pada seluruh sampel menunjukkan variabel kepadatan dan pakan berpengaruh nyata pada pengujian 1 persen sedangkan variable tenaga kerja tidak berpengaruh nyata.<br><br></div><div>Daftar Pustaka:<br><a href="https://kumparan.com/berita-update/tambak-udang-contoh-kegiatan-ekonomi-di-bidang-perikanan-1yCMUI9uVdx/3">https://kumparan.com/berita-update/tambak-udang-contoh-kegiatan-ekonomi-di-bidang-perikanan-1yCMUI9uVdx/3<br></a><a href="https://perikanan.sariagri.id/95527/mengenal-tambak-udang-kegiatan-ekonomi-yang-mampu-hasilkan-devisa-negara">https://perikanan.sariagri.id/95527/mengenal-tambak-udang-kegiatan-ekonomi-yang-mampu-hasilkan-devisa-negara<br></a><a href="https://repositori.usu.ac.id/handle/123456789/35105">https://repositori.usu.ac.id/handle/123456789/35105</a></div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/1929118245/29182ecb7ab5f3ac9d1b37cfc7eeb56e/tambak.jfif" />
         <pubDate>2023-01-08 12:30:57 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/habibulmubin/qks3pz3g1vxvplej/wish/2436741516</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Potensi Ikan Tuna di Lautan Indonesia</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/habibulmubin/qks3pz3g1vxvplej/wish/2437696775</link>
         <description><![CDATA[<div>Oleh : Cathlyne Alleischa Valiant<br><br></div><div>&nbsp; &nbsp; &nbsp;Seperti yang kita ketahui bersama bahwa, luas area laut dan perairan di Indonesia lebih besar dari luas daratannya. Status Indonesia sebagai negara kepulauan telah ditetapkan sejak Deklarasi Djuanda pada tahun 1957 dan diperkuat dengan Konvensi Hukum Laut (United Nations Convention on the Law of the Sea/UNCLOS). Indonesia memiliki sekitar 17.500 pulau, bergaris pantai sepanjang 81.000 km. Sekitar 62% luas wilayah Indonesia adalah laut dan perairan, hal ini dikonfirmasi dari data KKP, luas wilayah daratan sebesar 1,91 juta km2 sedangkan luas wilayah perairan mencapai 6,32 juta km2.<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp;Berdasarkan data tersebut diatas dapat dipahami bahwa sebenarnya banyak potensi yang bisa kita dapatkan dari area laut dan perairan tersebut. Potensi alam yang pada akhirnya akan membatu secara ekonomi baik bagi warga sekitar sebagai orang terdekat sekaligus bagi negara Indonesia secara umum yang pada akhirnya bisa memakmurkan warga Negara secara global.<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp;Mengutip Kementerian Perikanan dan Kelautan (KKP) RI, berdasarkan Laporan Kinerja KKP 1028, luas perairan laut Indonesia 5.8 juta kilometer persegi. Terdiri dari luas laut teritorial 0,3 juta kilometer persegi, luas perairan kepulauan 2,95 juta kilometer persegi, dan luas Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) 2,55 juta kilometer persegi. Secara geopolitik, Indonesia punya peran strategis karena berada di antara benua Asia dan Australia serta di antara Samudera Pasifik dan Samudera Hindia. Sehingga Indonesia menjadi poros maritim dunia pada perdagangan global yang menghubungkan kawasan Asia Pasifik dan Australia. Potensi lestari sumber daya ikan laut Indonesia diperkirakan sebesar 12,54 juta ton per tahun yang tersebar di perairan wilayah Indonesia dan perairan ZEE. <br>&nbsp; &nbsp; &nbsp;Potensi Sumber Daya Alam Minyak Bumi Luas terumbu karang milik Indonesia yang sudah terpetakan mencapai 25.000 kilometer persegi. Tetapi terumbu karang dalam kondisi sangat baik hanya 5,3 persen, kondisi baik 27,18 persen, cukup baik 37,25 persen, dan kurang baik 30,45 persen. <br>&nbsp; &nbsp; &nbsp;Laut Indonesia memiliki sekitar 8.500 spesies ikan, 555 spesies rumput laut, dan 950 biota terumbu karang. Sumber daya ikan di laut Indonesia meliputi 37 persen dari spesies ikan di dunia. Beberapa jenis ikan di Indonesia mempunyai nilai ekonomis tinggi, seperti tuna, udang, lobster, ikan karang, berbagai jenis ikan hias, kerang, dan rumput laut. <br>&nbsp; &nbsp; &nbsp;Perairan laut Indonesia juga menyimpan potensi sumber daya non hayati yang melimpah. Masih banyak wilayah perairan Indonesia yang memiliki potensi ekonomi namun belum terkelola secara memadai. Potensi subsektor kelautan yang masih bisa dioptimalkan adalah industri maritim, bioteknologi, jasa kelautan, produksi garam dan turunannya, biofarmakologi laut, pemanfaatan air laut selain energi, pemasangan pipa dan kabel bawah laut, serta pengangkatan benda dan muatan kapal tenggelam. Produksi ikan tangkap Indonesia menempati urutan ketiga di dunia setelah China dan Peru. Sedangkan produksi ikan budidaya Indonesia menempati urutan keempat setelah China, India dan Vietnam. <br>&nbsp; &nbsp; &nbsp;Kekayaan laut Indonesia juga terlihat dari keanekaragaman hayati biota laut. Laut Indonesia memiliki 8.500 spesies ikan, 555 spesies rumput laut, dan 950 spesies biota terumbu karang. Maka Indonesia adalah negara dengan keanekaragaman hayati laut terbesar di dunia (marine mega-biodiversity). Berbagai upaya dilakukan pemerintah melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) untuk meningkatkan produksi ikan. Salah satuya adalah program industrialisasi kelautan dan perikanan. Potensi Sumber Daya Alam Batu Bara Program yang dijalankan adalah dengan meningkatkan kapasitas industri untuk ikan kaleng cakalang, sarden, tuna, udang, dan produk olahan ikan. <br>&nbsp; &nbsp; &nbsp;Dari data tersebut diatas bisa dibilang bahwa pemanfaatan hasil laut teutamaikan sangatlah luar biasa. Dari berbagai ikan yang menjadi asset kekayaan alam bangsa, pada pokok bahasan kali ini akan kita prioritaskan pada pembahasan terkait ikan tuna. Indonesia termasuk salah satu negara di dunia yang kaya akan hasil tangkapan ikan tuna berkualitas. Dalam satu kali tangkapan ikan, puluhan hingga ratusan ton bisa didapatkan.<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp;Ikan tuna merupakan salah satu hasil tangkapan ikan laut yang selalu mendapatkan kenaikan permintaan baik lokal maupun internasional dari tahun ke tahun.<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp;Ikan tuna menjadi special karena ikan tuna adalah salah satu ikan yang banyak dijumpai di perairan Indonesia dan kandungan gizinya yang baik untuk tubuh. Dikutip dari Wikipedia bahwa <strong>Tuna</strong> adalah <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Ikan">ikan</a> <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Zona_pelagik">laut pelagik</a> yang termasuk <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Tribus">bangsa</a> <strong><em>Thunnini</em></strong>, terdiri dari beberapa <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Spesies">spesies</a> dari famili <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Skombride">skombride</a>, terutama genus <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Thunnus"><em>Thunnus</em></a>. Ikan ini adalah perenang andal (pernah diukur mencapai 77 km/jam). Tidak seperti kebanyakan ikan yang memiliki <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Daging">daging</a> berwarna putih, daging tuna berwarna merah muda sampai merah tua. Hal ini karena otot tuna lebih banyak mengandung <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Myoglobin">myoglobin</a> daripada ikan lainnya. Beberapa spesies tuna yang lebih besar, seperti <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Tuna_sirip_biru_Atlantik">tuna sirip biru Atlantik</a> (<em>Thunnus thynnus</em>), dapat menaikkan suhu darahnya di atas suhu air dengan aktivitas ototnya. Hal ini menyebabkan mereka dapat hidup di air yang lebih dingin dan dapat bertahan dalam kondisi yang beragam. Kebanyakan bertubuh besar, tuna adalah ikan yang memiliki nilai komersial tinggi.&nbsp;<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp;Di balik rasanya yang nikmat dan gurih, ada beragam manfaat ikan tuna yang bisa diperoleh. Berkat beragam kandungan nutrisi di dalamnya, ikan tuna sangat baik untuk kesehatan tubuh.<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp;Ikan tuna merupakan salah satu ikan laut yang cukup sering dikonsumsi. Ikan yang memiliki daging bertekstur lembut ini juga tergolong sebagai sumber makanan yang kaya akan asam lemak omega-3 dan protein.Selain mengandung omega-3, ikan tuna juga mengandung beragam nutrisi penting yang diperlukan tubuh, seperti vitamin D, kalsium, kalium, kolin, vitamin B, seng, dan fosfor. Dengan kandungan nutrisi tersebut, tak heran jika ikan tuna bisa memberikan beragam manfaat bagi tubuh. Dilansir dari berbagai sumber, berikut beberapa manfaat penitng ikan tuna bagi kesehatan.</div><div><strong>1. Menjaga kesehatan jantung</strong></div><div>&nbsp; &nbsp; &nbsp;Manfaat ikan tuna yang satu ini diperoleh berkat kandungan asam lemak omega-3 yang tinggi di dalamnya. Jenis asam lemak ini diduga dapat menurunkan risiko penyakit kardiovaskular, seperti penyakit jantung koroner.<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp;Hal ini karena omega-3 dapat mengurangi dan mencegah penumpukan plak kolesterol pada pembuluh darah di seluruh tubuh, termasuk jantung. Dengan begitu, kesehatan pembuluh darah dan jantung pun tetap terjaga.<br><strong>2. Mengurangi risiko terjadinya demensia</strong></div><div>&nbsp; &nbsp; &nbsp;Selain menyehatkan jantung, asam lemak omega-3 juga bisa mengurangi risiko terjadinya penyakit <a href="https://www.alodokter.com/demensia">demensia</a>, yaitu kondisi yang memicu penurunan daya ingat dan cara berpikir.<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp;Menurut penelitian, kandungan asam lemak omega-3 berperan penting dalam menjaga fungsi otak serta meningkatkan daya ingat dan konsentrasi.</div><div><strong>3. Menjaga kesehatan tulang</strong></div><div>&nbsp; &nbsp; &nbsp;Manfaat ikan tuna untuk menjaga kesehatan tulang ini berasal dari kandungan kalsium dan vitamin D di dalamnya. Kedua nutrisi tersebut berperan penting dalam menjaga kesehatan dan kekuatan tulang sehingga risiko terkena berbagai penyakit tulang, seperti <a href="https://www.alodokter.com/osteoporosis">osteoporosis</a>, pun lebih kecil.<br><strong>4. Mencegah anemia</strong></div><div>&nbsp; &nbsp; &nbsp;Manfaat ikan tuna selanjutnya adalah mencegah <a href="https://www.alodokter.com/anemia">anemia</a> atau kekurangan sel darah merah. Hal ini berkat kandungan folat, zat besi, dan vitamin B12 di dalamnya yang berperan penting dalam pembentukan sel darah merah atau hemoglobin dalam tubuh.</div><div><strong>5. Membantu penurunan berat badan</strong></div><div>&nbsp; &nbsp; &nbsp;Bagi Anda yang sedang menjalani program diet, ikan tuna bisa menjadi salah satu pilihan yang cocok untuk menu diet sehari-hari. Selain rendah kalori, ikan tuna kaya akan protein yang bisa memberikan efek kenyang lebih lama.<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp;Namun, Anda juga disarankan untuk tetap berolahraga secara rutin ketika sedang menjalani <a href="https://www.alodokter.com/pilihan-makanan-untuk-diet-yang-mengenyangkan">program diet</a>. Hal ini bertujuan untuk mendapatkan hasil yang maksimal dalam proses penurunan berat badan Anda.</div><div><strong>6. Mencegah kanker</strong></div><div>&nbsp; &nbsp; &nbsp;Menurut penelitian, mengonsumsi ikan tuna diduga dapat mencegah penyakit <a href="https://www.alodokter.com/kanker">kanker</a>. Hal ini karena kandungan antioksidan dan asam lemak omega-3 di dalamnya, yang diduga dapat mencegah pertumbuhan sel kanker dalam tubuh.<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp;Diluar manfaat tuna yang luar biasa, banyak hal yang perlu diperhatikan dalam hal budidaya dan pemanfaatan tuna di Indonesia. Tidak semua laut bia menghasilkan dan memanfaatkan potensi tuna dengan baik. Seperti kita ketahui bersama bahwa ada 7 daerah penghasil tuna utama di Indonesia. &nbsp;<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp;Di Indonesia sendiri, ada beberapa daerah penghasil ikan tuna yang berkualitas yaitu</div><div>1. Kawasan Bitung, Sulawesi Utara<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp;Daerah Sulawesi Utara tepatnya di kawasan Bitung merupakan daerah yang menghasilkan ikan tuna berskala besar. Jenis ikan tuna yang mendominasi di kawasan ini adalah ikan tuna bermata besar, ikan tuna cakalang, dan ikan tuna yellowfin. Hasil ikan laut berupa berbagai jenis ikan tuna di kawasan ini mencapai kurang lebih 25.778 ton pada tahun 2019 yang lalu.<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp;Ikan tuna merupakan salah satu dari hasil utama perikanan disana yang banyak diminati oleh masyarakat lokal maupun mancanegara. Tidak heran jika di kawasan ini banyak terdapat pabrik pengolahan ikan karena perikanan dan sumber daya lautnya sangat potensial hingga mencapai angka 587 ribu ton. Yang dimanfaatkan baru sekitar 25,04% atau 147ribu ton saja.</div><div>2. Nusa Tenggara Timur<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp;Provinsi yang berada di wilayah timur negara Indonesia ini juga termasuk daerah yang menghasilkan produk perikanan, salah satunya adalah ikan tuna. Hasil tangkapan ikan tuna dari lautan Flores di Nusa Tenggara Timur tersebut biasanya dijual ke pulau-pulau di Indonesia lainnya seperti Bali dan Jawa dan diekspor juga ke beberapa negara lainnya.<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp;Negara yang mengekspor ikan tuna dari daerah ini antara lain Malaysia, Singapura, Korea Selatan, Vietnam, China, dan Jepang. Dari data tahun 2019, ikan laut termasuk tuna yang diproduksi dari lautan Flores, NTT mencapai angka 19.000 ton. Oleh karena itu, pemerintah setempat mengelola penangkapan ikan laut terutama tuna agar tidak terjadi eksploitasi.</div><div>3. Sulawesi Selatan<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp;Selain kawasan Sulawesi Utara, kawasan Sulawesi Selatan juga dikenal sebagai daerah yang menghasilkan beragam jenis ikan laut seperti tongkol, cakalang, tuna, dan lain sebagainya. Di wilayah ini, ikan tuna yang dihasilkan termasuk besar jumlahnya. Faktanya, sebanyak kurang lebih 7.796 ton ikan tuna dihasilkan dari perairan laut Sulawesi Selatan di tahun 2017.<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp;Tak hanya di perairan lautnya saja, di daerah kabupaten yang berada di wilayah Sulawesi Selatan juga menghasilkan ikan tuna yang didominasi oleh jenis sirip kuning. Salah satu kabupaten disana bernama Kabupaten Bulukamba dapat menghasilkan produksi ikan tuna jenis sirip ikan sejumlah kurang lebih 1274,3 ton di tahun 2018.</div><div>4. Maluku<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp;Daerah penghasil ikan tuna selanjutnya adalah Maluku dimana produksi ikan tuna dihasilkan dari lautan Maluku yang masih alami dan asri. Ikan tuna yang hidup di lautan Maluku memiliki ukuran yang besar dan terdiri dari tiga jenis, yakni ikan tuna mata besar, ikan tuna billfish, dan ikan tuna sirip kuning.<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp;Metode penangkapan ikan tuna dilakukan menyesuaikan peraturan dan prosedur dari Menteri KKP. Produksi ikan tuna segar yang diekspor dari daerah ini mencapai kurang lebih 2,22 ton. Sementara itu, hasil tangkapan ikan tuna dari lautan Maluku bisa mencapai sekitar 6.000 ton dengan total jumlah ribuan ton ikan jika digabungkan dengan spesies ikan yang lain.</div><div>5. Sulawesi Tengah<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp;Sulawesi Tengah juga menjadi daerah yang menghasilkan produksi ikan terbesar di Indonesia sejumlah 8,5 persen setiap tahunnya yang diukur dari total keseluruhan kebutuhan ikan di seluruh wilayah Indonesia. Sumber produksi ikan terbanyak di daerah ini berasal dari Selat Makassar, Teluk Tomini, dan Teluk Tolo.<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp;Jenis ikan yang banyak diproduksi di daerah ini antara lain ikan layang, ikan tembang, ikan kembung, ikan selar, ikan teri, ikan tongkol, dan ikan cakalang. Ikan tuna juga termasuk dalam jenis ikan yang banyak diproduksi disana. Selain itu, terdapat juga biota laut lainnya yang hidup di daerah Sulawesi Tengah seperti rajungan, udang, kerang, cumi-cumi, dan tiram.</div><div>6. Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp;Kabupaten Cilacap berada di selatan Jawa yang menghasilkan ikan dalam jumlah besar di kawasan Jawa Tengah. Hasil tangkapan ikannya sekitar 90 ton yang terdiri dari berbagai jenis seperti cumi-cumi, ikan cakalang, ikan tuna, dan lain sebagainya. Penurunan hasil produksi ikan menurun ketika gelombang di perairan laut selatan tinggi saat musim angin barat.</div><div>7. Kabupaten Tegal, Jawa Tengah<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp;Berada di Jawa Tengah bagian utara dan letaknya dekat Laut Jawa, Kabupaten Tegal dikenal dengan potensi produksi ikan yang besar. Jumlah hasil tangkapan ikan di daerah penghasil ikan tuna ini mencapai 1400 ton per tahun. Daya konsumsi ikan oleh masyarakat setempat setiap tahunnya cukup besar, yakni sekitar 20,4 kg per kapita.<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp;Dengan potensi sebesar itu, dapat disimpulkan bahwa Bisnis perikanan tuna sangatlah menggiurkan. Ikan tuna yang merupakan jenis ikan high migratory ini menjadi primadona hingga mancanegara. Permintaan tuna dunia yang tinggi (cenderung overcapacity) membuat industri tuna kian bergairah dari tahun ke tahun. Produk tuna yang disukai oleh semua kalangan ini membuat harga jualnya makin melambung. Indonesia sebagai negara terbesar penghasil tuna terbesar memiliki potensi besar merajai pasar tuna internasional.&nbsp;<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp;Nilai ekonomi dari perdagangan produk perikanan tuna Indonesia sangat besar dan menjadi peluang yang dapat terus dimanfaatkan. Namun tetap harus mengedepankan aspek keberlanjutan agar perikanan tuna terus menerus lestari. Tingginya permintaan pasar global menjadi fokus Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap (DJPT) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) untuk melakukan pengelolaan tuna dari hulu ke hilir dan menjaga habitat tuna.</div><div>Pemerintah Indonesia memiliki komitmen dan konsistensi untuk mendukung konservasi dan pengelolaan sumber daya ikan tuna melalui pengembangan manajemen perikanan tuna nasional.</div><div>&nbsp; &nbsp; &nbsp;Rencana pengelolaan tuna nasional ini bertujuan untuk mewujudkan pengelolaan perikanan tuna yang lestari untuk kesejahteraan masyarakat perikanan. Selain itu juga mendukung terwujudnya kedaulatan pangan nasional, pasokan protein ikan secara berkelanjutan dan peningkatan pendapatan nelayan serta penyediaan kesempatan kerja di atas kapal perikanan dan unit pengolahan ikan termasuk industri pendukung lainnya yang merupakan cita-cita nasional pemerintah Indonesia sebagai poros maritim dunia dan laut sebagai masa depan bangsa.<br><br></div><div>Sumber:<br><a href="https://indonesiabaik.id/infografis/infografis-indonesia-kaya-potensi-kelautan-dan-perikanan">https://indonesiabaik.id/infografis/infografis-indonesia-kaya-potensi-kelautan-dan-perikanan</a></div><div><a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Tuna">https://id.wikipedia.org/wiki/Tuna</a></div><div><a href="https://www.limakilo.id/7-daerah-penghasil-ikan-tuna-terbesar-di-indonesia/">https://www.limakilo.id/7-daerah-penghasil-ikan-tuna-terbesar-di-indonesia/</a></div><div><a href="https://www.kominfo.go.id/content/detail/13202/pesona-tuna-sebagai-penggerak-bisnis-perikanan-indonesia/0/artikel_gpr">https://www.kominfo.go.id/content/detail/13202/pesona-tuna-sebagai-penggerak-bisnis-perikanan-indonesia/0/artikel_gpr</a></div><div>http://ejournal-balitbang.kkp.go.id/index.php/mra/article/view/7328</div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/1929945839/7cb0875d23ffb4884f1e64beae5efa45/ikan_tuna_ips.jpg" />
         <pubDate>2023-01-09 12:48:22 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/habibulmubin/qks3pz3g1vxvplej/wish/2437696775</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Potensi Budidaya Rumput Laut di Indonesia</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/habibulmubin/qks3pz3g1vxvplej/wish/2437736649</link>
         <description><![CDATA[<div>Oleh : Carissa Nur Amalina<br><br>&nbsp; &nbsp; &nbsp;Status Indonesia sebagai negara kepulauan telah ditetapkan sejak Deklarasi Djuanda pada tahun 1957 dan diperkuat dengan Konvensi Hukum Laut (United Nations Convention on the Law of the Sea/UNCLOS). Indonesia memiliki sekitar 17.500 pulau, bergaris pantai sepanjang 81.000 km. Sekitar 62% luas wilayah Indonesia adalah laut dan perairan, hal ini dikonfirmasi dari data KKP, luas wilayah daratan sebesar 1,91 juta km2 sedangkan luas wilayah perairan mencapai 6,32 juta km2.&nbsp;<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp;Seperti yang kita ketahui, luas area perairan Indonesia lebih luas dari luas dtarannya, Jadi tidak heran Indonesia memiliki potensi kekayaan sumber daya laut yang luar biasa, khususnya di sektor perikanan. Pertumbuhan nilai ekspor produk kelautan dan perikanan menjadi salah satu perhatian utama pemerintah dalam hal ini Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Berdasarkan data BPS yang diolah Direktorat Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (Ditjen PDSPKP), pada periode Januari – November 2016-2017, nilai ekspor produk perikanan naik 8,12% dari USD3,78 miliar pada 2016 menjadi USD4,09 miliar pada 2017. ((https://indonesiabaik.id/infografis/infografis-indonesia-kaya-potensi-kelautan-dan-perikanan)<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp;Potensi kelautan dan perikanan laut di Indonesia sangat besar, dengan luas lautan 5,8 juta km2, panjang pantai 95.131 km dan 17.504 pulau, dengan keanekaragaman hayati antara lain 8.500 spesies ikan, 555 spesies rumput laut, dan 950 biota terumbu karang. Diantara berbagai ikan yang menjadi kekayakan Indonesia, prioritas pembahasan ini akan terkait pada rumput laut.<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp;Gulma laut, ganggang laut, atau rumput laut merupakan salah satu sumber daya hayati yang terdapat di wilayah pesisir dan laut. Istilah "rumput laut" adalah rancu secara botani karena dipakai untuk dua kelompok "tumbuhan" yang berbeda. Dalam bahasa Indonesia, istilah rumput laut dipakai untuk menyebut baik gulma laut dan lamun. Gulma laut, ganggang laut, atau rumput laut merupakan salah satu sumber daya hayati yang terdapat di wilayah pesisir dan laut. Istilah "rumput laut" adalah rancu secara botani karena dipakai untuk dua kelompok "tumbuhan" yang berbeda. Dalam bahasa Indonesia, istilah rumput laut dipakai untuk menyebut baik gulma laut dan lamun.<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp;Berdasarkan data Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), produksi rumput laut Indonesia mencapai 9,12 juta ton pada 2021. Jumlah itu menurun 5,87% dibandingkan pada tahun sebelumnya 9,68 juta ton. &nbsp;<br>&nbsp; &nbsp; Menurut wilayahnya, Sulawesi Selatan menjadi daerah penghasil rumput laut terbanyak di Indonesia, yakni 3,79 juta ton atau 41,55% dari totalnya secara nasional. Seluruh produksi rumput laut di Sulawesi Selatan berasal dari budi daya. Nusa Tenggara Timur menempati posisi kedua dengan produksi rumput laut sebesar 1,36 juta ton. Kemudian, Nusa Tenggara Barat memiliki produksi rumput laut sebanyak 758.714,4 ton. Produksi rumput laut di Jawa Timur tercatat sebanyak 688.244,91 ton. Kemudian, Sulawesi Tengah dan Kalimantan Utara masing0masing memproduksi rumput laut sebesar 673.786,49 ton dan 627.875,45 ton. Posisi ketujuh ditempati oleh Sulawesi Tenggara sebesar 299.886,89 ton. Sementara, produksi rumput laut di Maluku mencapai 293.361,06 ton.( https://dataindonesia.id/sektor-riil/detail/sulawesi-selatan-produksi-rumput-laut-terbesar-di-indonesia-2021 )<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp;Rumput laut merupakan bagian dari keluarga ganggang multi sel yang mencakup ganggang hijau, ganggang merah, serta ganggang cokelat. Selama berabad-abad, rumput laut menjadi primadona untuk bahan obat-obatan, industri, dan makanan karena kandungan gizinya. Berikut ini adalah beberapa manfaat rumput laut:<br>1. Meningkatkan fungsi tiroid<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp;Tiroid punya peranan penting dalam sistem metabolisme tubuh. Untuk menjalankan fungsinya, kelenjar tiroid butuh asupan yodium yang bisa didapat dengan mengonsumsi rumput laut atau garam beryodium. Kekurangan yodium dapat menyebabkan hipotiroid.<br>2. Meningkatkan kesehatan jantung<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp;Rumput laut merupakan sumber serat larut air yang baik. Rumput laut juga mengandung asam lemak omega-3 serta antioksidan yang bermanfaat untuk kesehatan jantung.<br>Beberapa penelitian menunjukkan bahwa kandungan gizi dalam rumput laut terlihat mampu menurunkan tekanan darah, mengurangi kolesterol jahat (LDL) dan kolesterol total, serta mencegah pembekuan darah.<br>Namun penelitian klinis lebih lanjut mengenai manfaat rumput laut tersebut masih diperlukan untuk memperkuat bukti tersebut.<br>3. Menstabilkan gula darah<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp;Penelitian menunjukkan bahwa pola makan tinggi serat, yang bisa didapat dari sayur, buah, dan rumput laut, bisa membantu memperbaiki kadar gula darah.<br>Senyawa fucoxantin dan alginat dalam rumput laut diyakini dapat mengurangi resistensi insulin dan menstabilkan kadar gula darah, serta mencegah diabetes tipe 2.<br>4. Membantu menurunkan berat badan<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp;Kandungan fucoidan yang terdapat dalam rumput laut diketahui dapat meningkatkan pemecahan lemak serta mencegah pembentukan lemak di dalam tubuh.<br>Selain itu, rumput laut juga mengandung serat yang dapat mengurangi rasa lapar dan membuat tubuh merasa kenyang lebih lama.<br>5. Memperkuat sistem kekebalan tubuh<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp;Sejumlah penelitian di laboratorium menunjukkan bahwa senyawa antioksidan dan anti-alergenik dalam rumput laut memiliki kemampuan untuk menghalangi berbagai virus masuk ke dalam sel tubuh.<br>Namun, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk membuktikan manafaat rumput laut ini pada manusia.<br>6. Meningkatkan kesehatan usus<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp;Kandungan serat dalam rumput laut dapat membantu mencegah sembelit dan memastikan sistem pencernaan berjalan lancar.<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp;Rumput laut juga mengandung prebiotik yang menguntungkan untuk usus dan mengurangi risiko infeksi bakteri tertentu yang berbahaya.<br>7. Menurunkan risiko kanker tertentu<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp;Beberapa penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi rumput laut secara rutin diduga dapat menurunkan risiko kanker payudara dan kanker tiroid. Namun, penelitian lanjutan masih diperlukan untuk membuktikan manfaat rumput laut&nbsp; ini.<br>     Merujuk data yang dirilis oleh Organisasi Pangan dan Pertanian PBB (FAO) pada 2019, Indonesia menjadi produsen nomor satu di dunia untuk rumput laut jenis Eucheuma cottoni dan menguasai lebih dari 80 persen pasokan untuk dunia. Untuk jenis tersebut, Indonesia sudah berhasil melakukan pengembangan dengan teknologi kultur jaringan. Dengan dukungan sumber daya rumput laut yang begitu banyak diharapkan Indonesia dapat mempertahankan posisinya sebagai produsen rumput laut terbesar di dunia. (https://kemlu.go.id/maputo/id/news/11741/potensi-rumput-laut-indonesia)&nbsp;<br><br>Sumber:<br>https://indonesiabaik.id/infografis/infografis-indonesia-kaya-potensi-kelautan-dan-perikanan<br>https://id.wikipedia.org/wiki/Gulma_laut<br>https://dataindonesia.id/sektor-riil/detail/sulawesi-selatan-produksi-rumput-laut-terbesar-di-indonesia-2021<br>https://kemlu.go.id/maputo/id/news/11741/potensi-rumput-laut-indonesia<br>https://www.alodokter.com/mari-kita-nikmati-manfaat-rumput-laut</div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/1928725905/6005acc818a517bbf76f64ccf24772ed/miris_ri_eksportir_rumput_laut_terbesar_dunia_tapi_bahan_baku_kosmetik_masih_impor_WXQpppc83y.jpg" />
         <pubDate>2023-01-09 13:20:42 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/habibulmubin/qks3pz3g1vxvplej/wish/2437736649</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Budidaya Rumput Laut Indonesia sebagai Salah Satu Kegiatan Ekonomi Kelautan</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/habibulmubin/qks3pz3g1vxvplej/wish/2437749361</link>
         <description><![CDATA[<div>Oleh: Fiona Amril Fahira&nbsp;<br><br></div><div>&nbsp; &nbsp; &nbsp;Indonesia merupakan negara kepulauan yang sekitar 70% wilayahnya berupa laut. Indonesia terletak didaerah tropis yang hanya memiliki 2 musim, sehingga memiliki keragaman sumber daya laut yang amat tinggi. Sektor perikanan dan kelautan Indonesia dapat menambah penghasilan jika dmanfaatkan dengan baik. Apalagi Indonesia telah mengesahkan hukum laut Internasional yang memandang suatu negara memiliki hak untuk mengelola dan memanfaatkan laut untuk kepentingan dan kemakmuran rakyat. Oleh karena itu Indonesia merupakan salah satu negara dengan sumber daya laut terbesar di dunia. Salah satu hasil laut yang akan dikembangkan saat ini adalah budidaya rumput laut.<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp;Manfaat rumput laut sangat banyak bagi kesehatan tubuh dan dapat menjadi sumber komoditas untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat. Oleh karena itu Presiden Joko Widodo memberikan arahan agar dapat mengembangkan dan memperkuat industri pengolahan rumput laut menjadi makanan, sabun, obat dan kosmetik. Selain itu potensi bisnis rumput laut ini memiliki prospek yang sangat bagus, karena kebutuhan rumput laut semakin meningkat dan selama ini kebutuhan rumput laut dalam negeri telah tercukupi dari hasil budidaya petani sendiri. Hal ini juga menjadi salah satu keuntungan budidaya rumput laut yaitu dalam hal penyerapan tenaga kerja. <br>&nbsp; &nbsp; &nbsp;Rumput laut yang dibudidayakan di Indonesia ada tiga yaitu <em>Cottonii, Spinosum, Glacilaria. </em>Rumput laut jenis <em>Cottonii</em> paling banyak dibudidayakan di Indonesia, karena jenis rumput laut ini paling lengkap kandungan nutrisinya, dengan demikian menjadikan jenis rumput laut ini paling banyak diminati. Rumput laut jenis <em>Spinosum</em> juga banyak dibudidayakan, tetapi tidak sebanyak jenis <em>Cottonii</em>. Jenis rumput laut <em>Spinosum</em> jika dilihat dari fisiknya mempunyai ukuran yang lebih kecil apabila dibandingkan dengan jenis <em>Cottonii</em>, dan harganya pun lebih rendah daripada <em>Cottonii</em>. <em>Glacilaria</em> dibudidayakan di tambak-tambak, bentuk fisiknya paling kecil jika dibandingkan dengan <em>Cottonii</em> dan <em>Spinosum</em>. Kebanyakan jenis rumput laut ini dibudidayakan untuk dimanfaatkan lendirnya (gel) yaitu sebagai bahan baku agar-agar, karena jenis rumput laut ini memiliki ikatan gel (gel strength) yang paling baik.<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp;Sebelum melakukan budidaya rumput laut. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum memilih lahan yang akan menjadi tempat budidaya.</div><ul><li>Pilihlah lokasi dengan karakter air yang tenang</li><li>Kedalaman air harus kurang dari 70cm ketika air laut surut, dan tidak lebih dari 200 cm saat air laut pasang</li><li>Pastikan lokasi yang dipilih terlindung dari angin laut yang kencang</li><li>Lokasi yang digunakan harus berada di tempat lumpur dan sedikit berpasir</li><li>Saluran irigasi di lokasi tersebut harus lancer</li></ul><div>&nbsp; &nbsp; &nbsp;Sesudah memilih lokasi budidaya, hal selanjutnya yang harus dilakukan yaitu menguji kelayakan lokasi tersebut dengan cara menanam rumput laut. Tahap ini penting karena dapat membuktikan apakah lokasi tersebut layak dijadikan lahan budidaya atau tidak. Hal tersebut bertujuan agar mengurangi risiko kerugian saat proses budidaya. Untuk menguji tanaman dengan metode jaring, bisa menggunakan tali <em>monofilament</em>yang diikat di tiang pancang. Tahap selanjut setelah pemilihan lokasi adalah pemilihan bibit rumput laut. Tahap ini dilakukan dengan cara mengumpulkan bibit rumput laut yang diperoleh dari lautan. Proses pengumpulan bibit bisa dilakukan dengan beberapa cara. Bisa dengan penyebaran spontan atau diletakkan di bawah sinar matahari. Adapun cara pengumpulan bibit rumput laut lainnya yaitu dengan merendamnya dengan air laut. Ketika mengangkut benih rumput laut untuk ditanam, maka rumput laut sebaiknya terendam oleh air laut. Oleh sebab itu, perlu menggunakan styrofoam untuk mengangkat benih dari habitatnya. Kemudian susun rumput secara berlapis dan berselang.Beri lapisan kain yang telah dibasahi dengan air laut. Supaya pertumbuhan rumput laut semakin lancar. Serta proses pemanenan yang jauh dari masalah. Sehingga proses perawatan juga perlu diperhatikan guna mendapatkan hasil panen yang unggul dan berkualitas. Berikut ini, beberapa cara merawat rumput laut yang baik dan benar:</div><ul><li>Rutin bersihkan talus rumput laut dari hama yang hidup di sekitar lokasi budidaya</li><li>Hama yang biasanya akan muncul pada budidaya rumput laut adalah bulu babi, teripang, larva, dan ikan herbivora</li><li>Pastikan bahwa sinar matahari bisa masuk ke dalam perairan</li><li>Rutin periksa rumput laut dari berbagai penyakit</li></ul><div>&nbsp; &nbsp; &nbsp;Setelah melewati beberapa tahapan budidaya yang cukup panjang, di tahap akhir yang perlu dilakukan adalah memanennya. Waktu panen pun harus disesuaikan dengan cara serta proses budidaya yang akan dilakukan. Jika tujuan panennya adalah pembibitan. Maka perlu memanen rumput laut di usia 25 hingga 35 hari. Sedangkan jika ingin memanen untuk kepentingan bisnis atau memberi hasil olahan, perlu memanennya di umur 45 hari. Proses panen bisa dilakukan dengan cara mengangkat seluruh tanaman dan tali pengaitnya. Apabila rumput laut sudah dipanen, tahap selanjutnya adalah mengeringkannya di bawah sinar matahari secara bertahap. Proses penjemuran dilakukan selama 3 hingga 4 hari bergantung kepada kondisi cuaca. Setelah proses panen sudah selesai, maka tahap selanjutnya menjual atau mengolah rumput laut menjadi kuliner yang lezat.</div><div><br></div><div>Sumber:&nbsp;</div><div><a href="https://setkab.go.id/mengapa-rumput-laut-menjadi-komoditas-utama-di-era-jokowi/">https://setkab.go.id/mengapa-rumput-laut-menjadi-komoditas-utama-di-era-jokowi/</a>&nbsp;</div><div><a href="https://www.gramedia.com/best-seller/budidaya-rumput-laut/">https://www.gramedia.com/best-seller/budidaya-rumput-laut/</a>&nbsp;</div><div><a href="https://www.kompasiana.com/reynal/5b9e10f36ddcae5f4254f696/budidaya-rumput-laut-di-indonesia">https://www.kompasiana.com/reynal/5b9e10f36ddcae5f4254f696/budidaya-rumput-laut-di-indonesia</a></div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/1928597982/c1eb30c885d225a8bf56ec665b4989cf/budidaya_rumput_laut.png" />
         <pubDate>2023-01-09 13:29:27 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/habibulmubin/qks3pz3g1vxvplej/wish/2437749361</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Komoditas Kepiting Bakau, di Indonesia</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/habibulmubin/qks3pz3g1vxvplej/wish/2437809454</link>
         <description><![CDATA[<div>Oleh: Faustina tirza Ariyanto&nbsp;<br><br></div><div>&nbsp; &nbsp; &nbsp;Kepiting bakau (Scylla sp) merupakan sumber keragaman hayati yang habitat aslinya ada di dalam hutan mangrove dan berkembang pada kawasan pesisir. Termasuk dalam golongan krustasea, hewan ini memiliki nilai protein yang tinggi, mulai dari vitamin B, vitamin E, fosfor, yodium, dan kandungan bermanfaat lainnya.Agar ketersedian benihnya di alam terus ada, Kementerian Kelautan dan Perikanan turut mengatur pengelolaan kepiting bakau sebagaimana tertuang pada Peraturan Menteri Kelautan Perikanan Nomor 16 Tahun 2022 tentang Pengelolaan Lobster (Panulirus spp), Kepiting (Scylla spp) dan Rajungan (Portunus spp) di Wilayah Negara Republik Indonesia.&nbsp;<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp;Kepiting bakau (Scylla) adalah sejenis kepiting yang hidup di ekosistem hutan bakau dan esturia, anggota suku Portunidae. Kepiting yang mempunyai nilai ekonomis penting ini didapati di pantai pantai pesisir Afrika, Asia, dan Australia. Dalam Bahasa Inggris ia dikenak sebagai mangrove crab, mud crab, dan juga Indo-Pacific swamp crab.<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp;Komoditas kepiting bakau hidup asal Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), Provinsi Maluku saat ini sudah menembus pasar negara Singapura dan Malaysia. Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) Maluku, Elvis Patiselanno di Ambon, Rabu, mengatakan ekspor langsung melalui Bandara Internasional Pattimura Ambon hanya transit di Jakarta sehingga bertambah kabupaten asal ekspor kepiting bakau hidup, menyusul ekspor perdana dari Kabupaten Kepulauan Aru pada 12 januari 2019 sebanyak 1,1 ton.&nbsp; Di Desa Kobisonta, sedikitnya 5 ton kepiting bakau bisa dihasilkan serta mampu menyumbang lebih dari Rp500 juta per bulan pada perekonomian masyarakat.<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp;Ekspor kepiting bakau hidup dalam volume ton memanfaatkan dari Kabupaten Kepulauan Aru. "Jadi ekspor kepiting bakau yang dilakukan UD Putri Desi semakin memberikan konstribusi bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Maluku dari sektor kelautan dan perikanan," kata Elvis. Dia mengatakan China juga meminati kepiting bakau hidup asal Maluku, tetapi belum dipenuhi UD Putri Desi. Dia mengemukakan terobosan ekspor langsung ini strategis bagi pengembangan perekonomian Maluku, menyusul sebelumnya melalui Makassar, Sulawesi Selatan atau Surabaya, Jawa Timur.<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp;Saat ini, selain permintaan pasar lokal, Kepiting Bakau Pasaman Barat juga mulai jadi sorotan bagi para eksportir dari Padang dan Pekanbaru untuk menyuplai permintaan pasar di Singapura, Malaysia dan negara lainnya. Kandungan gizi dan protein dalam Kepiting Bakau ini tidak diragukan lagi, sehingga menjadi salah satu santapan makanan termahal yang masuk dalam deretan menu restoran seafood. Menurut Surya, salah seorang pemerhati pecinta alam liar dan juga seorang nelayan asal Kampung Maligi, harga jual Kepiting Bakau dalam keadaan mentah mencapai Rp180 ribu perkilogram untuk ukuran 800 gram up.<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp;Meski demikian katanya, para nelayan Kepiting Bakau di Pasaman Barat pada kenyataannya belum sepenuhnya sejahtera. Menurutnya ada beberapa faktor yang mempengaruhinya. Faktor mempengaruhi itu yakni alat tangkap yang masih mengandalkan tangkapan alam, kualitas air yang semakin menurun, tidak adanya regulasi pemerintah tentang ukuran dan kepiting betina yang bertelur serta yang terakhir pendistribusiannya. Di samping hal itu, keberadaan dari teman Kepiting Bakau seperti Lokan dan Lengkitang yang saat ini sudah banyak dibudidayakan skala rumahan oleh masyarakat. Tentu hal ini menjadi sangat mempengaruhi. Sepengetahuan Surya, saat ini daerah yang telah berhasil membudidaya Kepiting Bakau adalah daerah Batu Hampar di Kalimantan Barat. Di daerah itu pemerintah setempat memberikan lahan HGU Mangrove sekitar 3.000 hektare kepada warganya.<br><br></div><div>Sumber:&nbsp;</div><div><a href="https://www.jawapos.com/ekonomi/05/12/2022/dongkrak-perekonomian-masyarakat-lewat-budidaya-kepiting/">https://www.jawapos.com/ekonomi/05/12/2022/dongkrak-perekonomian-masyarakat-lewat-budidaya-kepiting/</a></div><div><a href="https://sultra.antaranews.com/berita/308348/kepiting-bakau-maluku-tembus-pasar-singapura-dan-malaysia">https://sultra.antaranews.com/berita/308348/kepiting-bakau-maluku-tembus-pasar-singapura-dan-malaysia</a></div><div><a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Kepiting_bakau">https://id.wikipedia.org/wiki/Kepiting_bakau</a></div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/1928151882/2fd1f5ac00b8925b02ab71780aaa8c9d/kepitimmg_bakau.jpg" />
         <pubDate>2023-01-09 14:07:50 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/habibulmubin/qks3pz3g1vxvplej/wish/2437809454</guid>
      </item>
      <item>
         <title>KERANG HIJAU</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/habibulmubin/qks3pz3g1vxvplej/wish/2437816229</link>
         <description><![CDATA[<div><strong><br>Oleh Rania Nirwasita Kuncoro<br><br>PENGERTIAN</strong><br>&nbsp; &nbsp; &nbsp;Kerang hijau (<em>Perna viridis</em>) atau dikenal sebagai <em>green mussels</em> adalah binatang lunak (moluska) yang hidup di laut, bercangkang dua dan berwarna hijau.<sup> </sup>&nbsp;Kerang hijau merupakan organisme yang termasuk kelas <em>Pelecypoda</em>. Golongan biota yang bertubuh lunak (<em>mollusca</em>). Kerang hijau termasuk hewan dari kelas <em>pelecypoda</em>, kelas ini selalu mempunyai cangkang katup sepasang maka disebut sebagai <em>Bivalvia</em>.<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp;Hewan ini disebut juga <em>pelecys</em> yang artinya kapak kecil dan <em>podos</em> yang artinya kaki. Jadi <em>pelecypoda</em> berarti hewan berkaki pipih seperti mata kapak. Hewan kelas ini pun berinsang berlapis-lapis sering disebut <em>Lamelli branchiata</em>. Kerang hijau juga memiliki nama-nama lokal antara lain kijing (Jakarta), kemudi kapal (Riau), kedaung (Banten), bia tamako (Maluku Utara)</div><div><strong>Ciri Ciri Kerang Hijau</strong></div><div>&nbsp; &nbsp; &nbsp;Kerang hijau memiliki anatomi dengan Panjang tubuh antara 6,5 – 8,5 cm dan diameter sekitar 1,5 cm. Ciri khas kerang hijau terletak pada warna cangkangnya yang menimbulkan gradasi warna gelap ke gradasi warna cerah kehijauan. Kerang ini tidak memiliki kepala (termasuk otak), organ yang terdapat dalam kerang adalah ginjal, jantung, mulut, dan anus. Jika dibuat sayatan memanjang dan melintang, tubuh kerang akan tampak bagian-bagiannya. Paling luar adalah cangkang yang berjumlah sepasang, fungsinya untuk melindungi seluruh tubuh kerang. Mantel, jaringan khusus, tipis dan kuat sebagai pembungkus seluruh tubuh yang lunak. Pada bagian belakang mantel terdapat dua lubang yang disebut sifon. Sifon atas berfungsi untuk keluarnya air, sedangkan sifon bawah sebagai tempat masuknya air. Ingsang, berlapis-lapis dan berjumlah dua pasang. Dalam insang ini banyak mengandung pembuluh darah. Kaki pipih, bila akan berjalan kaki dijulurkan ke anterior.</div><div><strong>PENYEBARAN</strong></div><div>&nbsp; &nbsp; &nbsp;Kerang hijau memiliki sebaran yang luas yaitu mulai dari laut India bagian Barat hingga Pasifik Barat, dari Teluk Persia hingga Filipina, bagian utara dan timur Laut China, hingga Taiwan. Kerang ini juga tersebar luas di perairan Indonesia dan ditemukan melimpah pada perairan pesisir, daerah mangrove dan muara sungai. Di Indonesia jenis ini ditemukan melimpah pada bulan Maret hingga Juli pada areal pasang surut dan subtidal, hidup bergerombol dan menempel kuat dengan menggunakan benang byssusnya pada benda-benda keras seperti kayu, bambu, batu, ataupun substrat yang keras.</div><div><strong>BUDIDAYA<br></strong>&nbsp; &nbsp; &nbsp;Kerang hijau merupakan salah satu biota laut yang mampu bertahan hidup dan berkembang biak pada tekanan ekologis yang tinggi tanpa mengalami gangguan yang berarti. Dengan sifat dan kemampuan adaptasi tersebut, maka kerang hijau telah banyak digunakan dalam usaha budidaya. Dengan hanya menggunakan atau menancapkan bambu ataupun kayu ke dalam perairan yang terdapat banyak bibit kerang hijau, maka kerang tersebut dengan mudah menempel dan berkembang tanpa harus memberi makan.</div><div><strong>HABITAT dan KEBIASAAN<br></strong>&nbsp; &nbsp; &nbsp;Kerang hijau hidup pada perairan estuari, teluk dan daerah mangrove dengan substrat pasir lumpuran serta salinitas yang tidak terlalu tinggi. Umumnya hidup menempel dan bergerombol pada dasar substrat yang keras, yaitu batu karang, kayu, bambu atau lumpur keras dengan bantuan bysus. Kerang hijau tergolong dalam organisme/hewan sesil yang hidup bergantung pada ketersediaan zooplankton, fitoplankton dan material yang kaya akan kandungan organik. Dilihat dari cara makan, maka kerang hijau termasuk dalam kelompok <em>suspension feeder</em>, artinya untuk mendapatkan makanan, yaitu fitoplankton, detritus, diatom dan bahan organik lainnya yang tersuspensi dalam air adalah dengan cara menyaring air tersebut. <br><strong>NUTRISI</strong></div><div>&nbsp; &nbsp; &nbsp;Dalam 100 gram kerang hijau terkandung nutrisi seperti:</div><ul><li>Protein: 17,7 gram</li><li>Lemak: 2,9 gram</li><li>Karbohidrat: 3,9 gram</li><li>Kalsium: 163 miligram (mg)</li><li>Zat besi: 10,3 gram</li><li>Zinc: 1,5 gram</li><li>Vitamin A total: 38,7 mikrogram (mcg)</li><li>Vitamin B12: 19 mikrogram</li><li>Vitamin E: 0,74 miligram.</li></ul><div><strong>MANFAAT</strong></div><div>&nbsp; &nbsp; &nbsp;Kerang Hijau memiliki banyak manfaat, antara lain</div><div>1.&nbsp; &nbsp; &nbsp; Meningkatkan kesehatan jantung</div><div>2.&nbsp; &nbsp; &nbsp; Mengobati Arthritis</div><div>3.&nbsp; &nbsp; &nbsp; Mengobati nyeri sendi</div><div>4.&nbsp; &nbsp; &nbsp; Mencegah anemia</div><div>5.&nbsp; &nbsp; &nbsp; Menjaga kesehatan otak</div><div>6.&nbsp; &nbsp; &nbsp; Meningkatkan imunitas</div><div>7.&nbsp; &nbsp; &nbsp; Menjaga berat badan tetap ideal</div><div>8.&nbsp; &nbsp; &nbsp; Perawatan kulit</div><div>9.&nbsp; &nbsp; &nbsp; Anti penuaan dini</div><div>10.&nbsp; Menurunkan risiko peradangan</div><div>--------------------------------------------</div><div>DAFTAR PUSTAKA</div><div>WIKIPEDIA; Kerang Hijau</div><div><a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Kerang_hijau">https://id.wikipedia.org/wiki/Kerang_hijau</a></div><div>orami.co.id; Manfaat Kerang Hijau</div><div><a href="https://www.orami.co.id/magazine/manfaat-kerang-hijau">https://www.orami.co.id/magazine/manfaat-kerang-hijau</a></div><div>detik.com; Kerang Hijau</div><div><a href="https://news.detik.com/foto-news/d-3919445/ini-lho-pusat-kerang-hijau-di-jakarta">https://news.detik.com/foto-news/d-3919445/ini-lho-pusat-kerang-hijau-di-jakarta</a>&nbsp;</div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/1929119216/f79c16e251e39b2fbc3140302883362e/e15247cd10411fb478684a83bdb52f49f312d423_s2_n2.png" />
         <pubDate>2023-01-09 14:12:00 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/habibulmubin/qks3pz3g1vxvplej/wish/2437816229</guid>
      </item>
      <item>
         <title>BUDIDAYA RUMPUT LAUT SEBAGAI ALTERNATIF BAHAN PANGAN UTAMA RAKYAT INDONESIA</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/habibulmubin/qks3pz3g1vxvplej/wish/2437903183</link>
         <description><![CDATA[<div><strong>Oleh : Faaizah Az Zahrah Rahimah<br></strong><br></div><div>&nbsp; &nbsp; &nbsp;Kalau berbicara tentang rumput laut di negara Indonesia, kebanyakan pasti menjawab tidak familiar. Jika diperhatikan, banyak warga Indonesia yang kurang akrab dan paham mengenai rumput laut. Padahal, rumput laut memiliki banyak kelebihan dan bermanfaat untuk kesehatan tubuh kita.<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp;Meskipun kurang familiar di Indonesia, rumput laut ini sangat terkenal di negara korea. Salah satu menu yang terkenal adalah <em>Miyeokguk </em>(미역국) yaitu sup rumput laut. Biasanya sup ini dimakan saat seseorang sedang merayakan ulang tahunnya namun, sup ini juga bermanfaat bagi ibu yang baru saja melahirkan. Kenapa sih orang korea sangat menyukai sup rumput laut? Pertama, sup rumput laut dinilai sangat baik untuk pertumbuhan anak-anak, ibu, dan wanita menyusui karena kaya akan kalsium dan yodium. Kedua, rumput laut dapat membantu kontraksi dan hemostasis pada rahim setelah melahirkan. Ketiga, rumput laut efektif untuk mencegah sembelit dan obesitas yang mungkin terjadi setelah melahirkan, serta menambah kalsium yang hilang pada bayi selama kehamilan.&nbsp;<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp;Nah, di Indonesia rumput laut mudah tumbuh dan kapasitasnya besar karena laut sangat luas. Rumput laut bisa jadi peluang besar untuk ekspor ke negara lain terutama Korea dan Jepang. Membudidayakan rumput laut bisa menjadi alternative bahan pangan utama selain beras. Meskipun beras merupakan bahan pokok tetapi sampai dengan hari ini untuk memenuhi kebutuhan rakyat Indonesia masih dilakukan impor. Lalu, bagaimana cara membiasakan warga Indonesia terhadap rumput laut? Biasanya, pengolahan rumput lau di Indonesia hanya sebatas dijadikan sebagai bubuk agar-agar. Padahal dengan laut seluas itu seharusnya kita bisa lebih memanfaatkan rumput laut sebagai bahan pangan sehari-hari. Beberapa cara yang dapat kita lakukan untuk memperkenalkan rumput laut adalah :</div><ol><li>melakukan sosialisasi kepada warga melalui kementerian, internet dan webinar</li><li>bekerja sama dengan nelayan / petani rumput laut</li><li>mengajari warga bagaimana cara mengolah rumput laut dengan benar</li><li>menciptakan inovasi baru dari rumput laut misal, pembuatan adonan mi tepung terigunya diganti dengan tepung rumput laut</li></ol><div>&nbsp; &nbsp; &nbsp;Budidaya rumput laut juga sangat gampang dilalukan di Indonesia dan tidak rumit karena mengingat luas nya lautan negara kita, membuat populasi rumput laut tidak lagi diragukan. Sebanyak ini keuntungan rumput laut untuk kita negara Indonesia, maka dari itu janganlah menyia-nyiakan kesempatan emas ini.<br><br></div><div>Sumber : <br><a href="https://www.orami.co.id/magazine/resep-sup-rumput-laut">https://www.orami.co.id/magazine/resep-sup-rumput-laut<br></a><a href="https://khub.istyle.id/article/15995-alasan-masyarakat-korea-makan-sup-rumput-">https://khub.istyle.id/article/15995-alasan-masyarakat-korea-makan-sup-rumput-</a>&nbsp;</div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/1929191256/d94a923f1a094ce9bd5c0dbf3c598d48/4502833_e003133fa97e69434eb37f1694fd3fbf_600x400.jpg" />
         <pubDate>2023-01-09 14:59:26 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/habibulmubin/qks3pz3g1vxvplej/wish/2437903183</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kaviar; Telur Ikan Termahal</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/habibulmubin/qks3pz3g1vxvplej/wish/2439268302</link>
         <description><![CDATA[<div>&nbsp;Oleh: Annabel Alisha Hakim<br><br></div><div>&nbsp; &nbsp; &nbsp;Kaviar adalah makanan yang terbuat dari telur ikan tertentu, umumnya ikan sturgeon, yang sudah diproses dan digarami. Makanan ini secara komersial dipasarkan sebagai makanan mewah, dan umumnya digunakan sebagai pelengkap makanan lain. Kaviar hitam paling banyak berasal dari telur ikan sturgeon Laut Caspia di Azerbaijan, Iran, Rusia, dan Kazakstan. Jenis kaviar yang paling mahal adalah varian Beluga, Ossetra, dan Sevruga.<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp;Kaviar dianggap sebagai makanan mewah dan disajikan dengan cara garnis atau ditabur. Pada tahun 2012, kaviar dijual dengan harga $2.500 per pon, atau $3.000 sampai $5.000 per kilogram.<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp;Kaviar sangat rapuh dan harus tetap dingin sebelum dikonsumsi. Kaviar terpasteurisasi memiliki tekstur yang agak berbeda. Kaviar jenis ini tidak rapuh dan boleh tidak didinginkan sebelum dibuka. Kaviar padat terdiri dari telur-telur rusak atau rapuh dan bisa berupa gabungan dari beberapa telur ikan yang berbeda. Kaviar jenis ini diperlakukan khusus, diasinkan, dan dipadatkan.<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp;Kaviar biasanya dihidangkan sebagai <em>appetizer</em> atau sebagai garnis makanan lain contohnya di sushi. Enggak hanya rasanya saja yang sangat enak, tekstur kaviar yang begitu lembut juga akan langsung meleleh begitu masuk ke dalam mulut.<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp;Permintaan kaviar yang cukup tinggi, maka mulai ada budi daya ikan sturgeon. Budi daya ikan untuk kaviar juga membutuhkan teknologi khusus. Waktu panen cukup lama, yaitu sekitar 7 tahun hingga 10 tahun. Itu pun hanya 20 persen ikan hasil budi daya yang bisa menghasilkan telur. Kelangkaan jenis dan kesulitan dalam perkembangbiakan ikan ini yang membuat kaviar harganya mahal.<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp;Laut Caspia adalah tempat dimana ikan sturgeon bisa menghasilkan kaviar terbesar. Dari hasil data yang ada, di Laut Caspia ikan tersebut mampu menghasilkan hingga lebih dari 90% kaviar dari hasil di dunia. Walaupun Laut Caspia adalah danau terbesar di dunia, tetapi Caspia mengandung garam 12 per mil dan terletak 26 km di bawah permukaan laut bebas, sehingga masih disebut Laut.<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp;Sayangnya, penangkapan liar, penangkapan berlebihan, pembangunan dam sungai ke arah Laut Caspia, faktor lingkungan yang berubah termasuk pencemaran atau juga kerusakan tempat pemijahan sebab erosi dan pengerukan pasir serta batu dari dasar sungai menjadi alasan utama mengapa populasi ikan tersebut mulai menurun di Laut Caspia.<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp;Ikan sturgeon mampu menghasilkan kaviar hingga 60 sampai 80 kilogram. Hal ini disebabkan ikan tersebut memiliki bobot hingga mencapai 800 kilogram. Ikan ini hanya hidup di air laut, dan akan berpindah ke hulu sungai ketika sedang bertelur. Saat ini, kaviar yang terbaik adalah yang dihasilkan di Iran dan Rusia.<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp;Terdapat empat jenis kaviar yang ada di dunia. Beluga adalah Kaviar yang paling mahal dan terbaik di dunia yang sebagian besar dari Rusia. Telur ini dihasilkan dari sturgeon yang memiliki bobot hingga 800 kilogram. Beluga adalah jenis kaviar yang tampak seperti butiran telur dengan warna abu-abu kehitaman. Sevruga adalah Kaviar yang sedikit lebih murah yang sering didatangkan dari Iran.<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp;Kaviar ini didapat dari ikan yang lebih kecil mulai dari 60 sampai 100 kg bobotnya. Bentuknya lebih kecil dan berwarna lebih hitam dari Beluga. Kemudian, ada juga kaviar Ossetre yang disebut juga sebagai <em>Golden Caviar</em> karena warnanya yang kekuningan. <em>White Caviar</em> adalah jenis terakhir dengan warna putih. Kaviar ini jarang ditemukan karena memang dari jenis albino yang mulai langka. <em>Golden Caviar</em> dan <em>White Caviar</em> adalah menu yang paling sering dihidangkan pada masa Syah Iran.<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp;Mengambil kaviar dari sturgeon cukup mudah. Setelah ikan ditangkap, perut ikan dibuka dan telur diambil. Telur direbus di air yang sudah dicampur garam. Jika sudah matang, telur dimasukkan dalam kaleng yang sudah disterilisasi untuk memusnahkan bakteri. Kaviar yang disajikan harus dimakan ketika masih segar. Kaviar juga termasuk dalam menu hidangan yang begitu mahal, karena dihasilkan dari ikan langka. Di Eropa, kaviar disajikan dalam berbagai bentuk menu seperti <em>scrambled eggs</em>,<em> pancake</em>, atau lainnya. <em>Vodka</em> menjadi minuman sempurna untuk melengkapi Kaviar.<br><br></div><div>Sumber: <br><a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Kaviar">https://id.wikipedia.org/wiki/Kaviar</a></div><div><a href="https://www.ikan.info/kaviar-atau-telur-ikan-sturgeon/">https://www.ikan.info/kaviar-atau-telur-ikan-sturgeon/</a></div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/1929043653/3cc6823d277f023022f7fb9f932caa69/kaviar.jpg" />
         <pubDate>2023-01-10 13:18:11 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/habibulmubin/qks3pz3g1vxvplej/wish/2439268302</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Raja Ampat Island, Surga Petualangan Dunia</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/habibulmubin/qks3pz3g1vxvplej/wish/2439394858</link>
         <description><![CDATA[<div>Oleh:Muhammad Lukman</div><div><br></div><div>&nbsp; &nbsp; &nbsp;Raja Ampat adalah sebuah kabupaten dan merupakan bagian dari Propinsi Papua Barat. Untuk mencapai Kepulauan ini, kita harus menginjakkan kaki di kota Sorong terlebih dahulu. Biasanya para wisatawan banyak menggunakan penerbangan untuk sampai ke kota ini. Setelah sampai kota Sorong, kita dapat menggunakan sejenis kapal cepat yang biasa berlayar dua kali sehari menuju Waisai, ibukota kabupaten Raja Ampat. Perjalanan hanya akan memakan waktu sekitar 2-3 jam saja dari pelabuhan Sorong, hingga sampai di pelabuhan Waisai Raja Ampat.<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp;Secara umum, Raja Ampat adalah kepulauan yang terdiri dari banyak sekali pulau karang dan tersebar luas di seluruh wilayahnya. Namun demikian, Raja Ampat memiliki 4 pulau utama yang paling besar, yaitu Pulau Waigeo, Pulau Batanta, Pulau Salawati, dan Pulau Misool. Empat pulau besar inilah yang menjadi titik awal penyebaran seluruh penduduk Raja Ampat yang sebagian besar berprofesi sebagai nelayan. Wilayah perairan adalah daya tarik utama Raja Ampat, mengingat perairan Raja Ampat adalah salah satu dari 10 perairan terbaik di seluruh dunia. Hal ini didasarkan pada berbagai penelitian tentang kekayaan flora-fauna dan kelestarian alam laut yang dimiliki Raja Ampat.<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp;Sebuah laporan badan konservasi internasional pernah menyebutkan bahwa perairan Raja Ampat memiliki sekitar 75% spesies laut seluruh dunia. Bahkan, wilayah laut dan darat Raja Ampat yang memiliki luas 4,6 juta hektar ini menjadi rumah bagi 540 jenis karang, 1.511 spesies ikan dan ribuan biota laut lainnya. Oleh karena itu, dengan berbagai keunggulan ini tidak heran apabila Raja Ampat saat ini dianggap sebagai surga bawah laut tercantik di seluruh dunia.<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp;Belum selesai sampai di kekayaan alam saja, Raja Ampat juga memiliki berbagai kebudayaan dan kesenian yang sangat unik dan menarik. Beberapa desa di Raja Ampat memang sudah mengukuhkan keberadaan mereka sebagai desa wisata, salah satunya adalah Desa Arborek. Desa yang berada di satu pulau kecil ini memiliki banyak sekali kesenian, mulai tarian-tarian tradisional, makanan Sinole yang dibuat dari sagu, hingga kerajinan anyaman daun pandan khas Arborek yang sudah diwariskan secara turun-temurun antar generasi. Desa Arborek hanyalah satu diantara desa-desa lain dengan keunikannya masing-masing.<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp;Betapa kayanya alam, sejarah dan budaya Kepulauan Raja Ampat, sehingga membuat dunia berdecak kagum. Kini Raja Ampat sudah menjadi salah satu tujuan wisata terkenal di dunia, hanya saja karena akses yang terbatas, untuk mencapainya diperlukan biaya yang tidak sedikit. Namun, tidak perlu khawatir, Raja Ampat semakin hari semakin berbenah diri dengan menyediakan berbagai fasilitas untuk semua kalangan. Penginapan berbentuk resort dengan harga mahal hingga motel kecil nan murah akan mudah kita jumpai di Raja Ampat. Para wisatawan hanya perlu lebih bijak untuk menjaga kepulauan indah ini agar selalu terjaga supaya keindahannya dapat terus dinikmati hingga generasi-generasi berikutnya.<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp;Alam indah nan elok Raja Ampat ini tidak lepas dari kisah-kisah legenda yang telah dipercaya turun-temurun oleh seluruh masyarakat asli Raja Ampat. Konon, nama Raja Ampat diambil dari tujuh telur yang ditemukan oleh seorang wanita leluhur mereka. Empat diantaranya menetas menjadi empat orang pangeran yang kelak menjadi Raja atas 4 pulau besar Waigeo, Salawati, Batanta, dan Misool. Sedangkan 4 lainnya menjadi hantu, seorang wanita dan sebuah batu. Kisah inilah yang secara tradisi dipercaya oleh masyarakat setempat sebagai awal mula berdirinya Raja Ampat. Memang masih sulit dipercaya secara akal sehat, namun bila kita menelaah lagi maknanya, alam Raja Ampat adalah sebuah tempat sakral layaknya kerajaan yang harus tetap dijaga dari kerusakan dan kehancuran.<br><br></div><div>Daftar Pustaka:<br>https://indonesiakaya.com/pustaka-indonesia</div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/1929161756/ce5ae86304d4ac3896161faae82e8f95/images.jfif" />
         <pubDate>2023-01-10 14:30:40 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/habibulmubin/qks3pz3g1vxvplej/wish/2439394858</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Budidaya Udang</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/habibulmubin/qks3pz3g1vxvplej/wish/2440066105</link>
         <description><![CDATA[<div>Oleh: Jihan Amira Nabila Ariyanti<br><br>&nbsp; &nbsp; &nbsp;Tahukah kamu? Bahwa budidaya udang merupakan salah satu sumber ekonomi laut yang berada di sekitar peisisir pantai loh, biasanya dikelola oleh masyarakat sekitar sebagai sumber ekonomi mereka , para ahli mengatakan bahwa pembudidaya udang dilakukan sejak penetasan telur hingga siap.<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp;Dipanen untuk di konsumsi masyarakat , faktanya 75% pengasil udang berada di Kawasan asia , contohnya cina sebagai produsen terbesar&nbsp; pada tahun 2010. hal itu disebabkan banyaknya udang di Kawasan asia , sedangkan 25% nya berasal dari amerika. udang vanname adalah salah satu udang yang sangat cocok di budidayakan masyarakat karna memiliki keberlangsungan hidup yang tinggi , hal itu akan mengurangi tingkat kerugian dari pembudidaya, dari segi pakan maupun tenaga yang di habiskan.</div><div>&nbsp; &nbsp; &nbsp;Meskipun begitu ada tekhnik yang di butuhkan untuk membudidayakan udang.</div><div>&nbsp; &nbsp; &nbsp;Persiapan kelayakan tambak,penebaran mikroorganisme,pemilihan dan cara menyebarkan benur hal itu dilakukan agar pembudidayaan berhasil dan siap panen , serta bisa dikirim ke pasar pasar tradisional atau supermarket, dengan begitu masyarakat pembudidaya di sana akan cukup untung.<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp;Sisa kepala dan kulit udang bisa di jadikan bisnis terasi atau kerupuk udang juga bagi masyarakat disana, sehingga akan lebih banyak pemasok ekonomi yang didapatkan dan mngurangi limbah organik.<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp;Kesimpulanya budidaya&nbsp; udang di indonesia termasuk cukup baik selain berhasil membudidayakan juga mendaur ulang dari limbah udang tersebut menjadi makanan.</div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/1929122018/847bf2538866469a828bb1f53a21e25f/image.png" />
         <pubDate>2023-01-10 22:34:38 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/habibulmubin/qks3pz3g1vxvplej/wish/2440066105</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Budidaya Rumput laut Di Wilayah Pesisir</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/habibulmubin/qks3pz3g1vxvplej/wish/2440578970</link>
         <description><![CDATA[<div>Oleh: Nayla Maiza Risgiawati<br><br></div><div>&nbsp; &nbsp; &nbsp;Seperti yang sudah kita ketahui bahwa Indonesia merupakan negara kepulauan. Dimana negara ini mempunyai sektor perikanan dan kelautan yang sangat kaya. Oleh karena itu, Indonesia sering disebut sebagai salah satu sumber daya kelautan terbesar di dunia. Salah satu hasil laut yang memberikan pundi-pundi kekayaan bagi negara dan juga para petani laut adalah budidaya rumput laut. Rumput laut merupakan salah satu komoditas utama perikanan budidaya yang menjadi andalan dalam peningkatan produksi, meningkatkan perekonomian daerah dan kesejahteraan masyarakat pesisir.<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp;Menteri perikanan dan kelautan Indonesia telah sukses mengekspor sejumlah 53,5 ton rumput laut yang berjenis spinosum. Rumput laut ini sudah diekspor ke Negara Vietnam. Keuntungan yang didapatkan dari hasil ekspor tersebut berjumlah hamper 700 juta rupiah.<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp;Kebutuhan rumput laut semakin meningkat seiring berjalannya waktu. Mulai untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri hingga luar negeri. Berdasarkan data dari kementerian perikanan, 99,73% rumput laut yang dihasilkan oleh para petani merupakan hasil dari budidaya sendiri. Hal tersebut terjadi karena factor lokasi Indonesia yang dikelilingi oleh lautan. Sehingga memberikan potensi bisnis kelautan dan perikanan yang lebih tinggi.<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp;Menteri perikanan dan kelautan Indonesia telah sukses mengekspor sejumlah 53,5 ton rumput laut yang berjenis spinosum. Rumput laut ini sudah diekspor ke Negara Vietnam. Keuntungan yang didapatkan dari hasil ekspor tersebut berjumlah hamper 700 juta rupiah. Peluang mendapatkan untung yang besar juga bisa dirasakan oleh para petani ataupun pebisnis kecil. Khususnya bagi anda yang tinggal di daerah pesisir pantai.<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp;Selain kebutuhan pasar yang terus meningkat, keuntungan budidaya rumput laut lainnya yang bisa dirasakan oleh masyarakat yaitu penyerapan tenaga kerja.<br>Budidaya rumput laut tidak sesulit pekerjaan para nelayan dalam mencari tangkapan, dimana nelayan sendiri lebih banyak dilakukan oleh kaum pria.&nbsp;<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp;Meski bisa dilakukan oleh semua orang, budidaya rumput laut tetap memiliki cara khusus. Terdapat beberapa cara atau tahapan budidaya rumput laut yang akan dijelaskan di bawah ini :&nbsp;</div><div>1.&nbsp; &nbsp; &nbsp;Pemilihan Lokasi Budidaya</div><div>&nbsp; &nbsp; &nbsp;Sebelum melakukan budidaya rumput laut. Ada beberapa hal yang perlu anda perhatikan sebelum memilih lahan yang akan menjadi tempat budidaya.</div><ul><li>Pilihlah lokasi dengan karakter air yang tenang</li><li>Kedalaman air harus kurang dari 70 cm Ketika air laut surut, dan tidak lebih dari 200 cm saat air laut pasang</li><li>Pastikan lokasi yang anda pilih terlindungi dari angin laut yang kencang</li><li>Lokasi yang digunakan harus berada di tempat lumpur dan sedikit berpasir</li><li>Saluran irigasi di lokasi tersebut harus lancer</li></ul><div>2.&nbsp; &nbsp; &nbsp;Uji Lokasi Budidaya Rumput Laut</div><div>&nbsp; &nbsp; &nbsp;Sesudah memilih lokasi budidaya, hal selanjutnya yang harus anda lakukan yaitu menguji kelayakan lokasi tersebut dengan cara menanam rumput laut. Tahap ini penting karena dapat membuktikan apakah lokasi tersebut layak dijadikan lahan budidaya atau tidak. Hal tersebut bertujuan agar mengurangi risiko kerugian saat proses budidaya. Anda bisa menguji lokasi tersebut dengan metode jarring atau tali.</div><div>Untuk menguji tanaman dengan metode jarring, Anda bisa menggunakan tali monofilament dengan ukuran 5mx2,5m yang diikat di tiang pancang. Sedangkan uji coba dengan tali, Anda bisa menggunakan tali monofilament yang dikaitkan di dua tiang pancang, Kedua tiang tersebut harus berjarak kurang lebih 10 sampai 12 meter.</div><div>3.&nbsp; &nbsp; &nbsp;Pilih Metode Budidaya Rumput Laut yang sesuai&nbsp;<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp;Terdapat tiga metode yang bisa Anda pilih dalam melakukan proses budidaya rumput laut. Pemilihan metode dapat disesuaikan dengan posisi rumput laut dan dasar perairan. Berikut adalah metode yang bisa Anda pilih:</div><div>a.&nbsp; &nbsp; &nbsp;Metode Dasar</div><div>b.&nbsp; &nbsp; &nbsp;Metode Apung</div><div>c.&nbsp; &nbsp; &nbsp;Metode Lepas Dasar<br>4.&nbsp; &nbsp; Pemilihan Bibit Rumput Laut</div><div>&nbsp; &nbsp; &nbsp;Proses Pengumpulan bibit bisa Anda lakukan dengan beberapa cara. Bisa dengan penyebaran spontas atau diletakkan di bawah sinar matahari. Adapun cara pengumpulan bibit rumput laut lainnya yaitu dengan merendamnya dengan air laut yang memiliki konsentrasi 1,030 g/m3 selama 25 menit. Berikut adalah beberapa ciri bibit unggul yang haru Anda ketahui :</div><ul><li>Berwarna cerah</li><li>Tidak mengelupas</li><li>Tidak ada cacat atau bercak</li><li>Mmepunyai banyak cabang</li><li>Dikumpulkan dari lokasi perairan</li></ul><div>5.&nbsp; &nbsp; &nbsp;Menanam Benih Rumput Laut</div><div>&nbsp; &nbsp; &nbsp;Ketika mengangkut benih rumput laut untuk ditanam, maka rumput laut sebaiknya terendam oleh air laut. Oleh sebab itu, Anda perlu menggunakan styrofoam untuk mengangkat benih dari habitatnya. Kemudian susun rumput secara berlapis dan berselang.Beri lapisan kain yang telah dibasahi dengan air laut. Ada beberapa cara menanam rumput laut yang bisa Anda terapkan, yaitu:</div><ul><li>Siapkan sebuah tali untuk menggantung benih rumput laut, kemudian ikat di tali yang menggantung</li><li>Panjangkan tali yang berisikan ikatan rumput laut, lalu posisikan 30 cm di atas permukaan air</li><li>Jarak ideal untuk rentang tali yaitu berkisar antara 20 cm sampai 30 cm</li></ul><div>6.&nbsp; &nbsp; Perawatan Rumput Laut</div><div>&nbsp; &nbsp; &nbsp;Supaya pertumbuhan rumput laut semakin lancer, serta proses permanenan yang jauh dari masalah. Berikut ini, akan dijelaskan beberapa tips merawat rumput laut yang baik dan benar:</div><ul><li>Rutin bersihkan talus rumput laut dari ham yang hidup di sekitar lokasi budidaya</li><li>Hama yang biasanya akan muncul pada budidaya rumput laut adalah bulu babi, teripang, larva dan ikan herbivora</li><li>Pastikan bahwa sinar matahari bisa masuk ke dalam perairan</li><li>Rutin periksa rumput laut dari berbagai penyakit</li></ul><div>7.&nbsp; &nbsp; Tahapan Panen Rumput Laut</div><div>&nbsp; &nbsp; &nbsp;Setelah melewati beberapa tahapan budidaya yang cukup panjang, di tahap akhir yang perlu Anda lakukan adalah memanennya. Waktu panen pun harus disesuaikan dengan cara serta proses budidaya yang akan dilakukan.</div><div>Jika tujuan panen Anda adalah pembibitan, Maka Anda perlu memanen rumput laut di usia 25 hingga 35 hari. Sedangkan jika Anda ingin memanen untuk kepentingan bisnis atau memberi hasil olahan, maka Anda perlu memanennya di umur 45 hari. Proses panen bisa Anda lakukan dengan cara mengangkat seluruh tanaman dan tali pengaitnya. Apabila rumput laut sudah dipanen, Anda bisa mengeringkannya di bawah sinar matahari secara bertahap. Proses penjemuran dilakukan selama 3 hingga 4 hari bergantung kepada kondisi cuaca. Setelah proses panen sudah selesai, maka Anda bisa menjualnya atau mengolah rumput laut menjadi kuliner yang lezat.</div><div>&nbsp; &nbsp; &nbsp;Perlu Anda ketahui bahwa rumput laut mengandung banyak nutrisi dan gizi yang bermanfaat bagi tubuh ketika dikonsumsi. Nutrisi yang bisa Anda dapatkan dari rumput laut diantaranya, serat, mineral, vitamin, dan gizi lainnya.<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp;Hal inilah yang membuat rumput laut banyak disukai orang, karena tak hanya memiliki rasa yang enak, tapi juga mengandung banyak manfaat&nbsp;</div><div>bagi kesehatan tubuh. Berikut ini akan dijelaskan apa saja manfaat rumput laut untuk Kesehatan:</div><ol><li>Mencegah Pertumbuhan Kanker</li><li>Mempercepat Proses Penyembuhan Luka</li><li>Mencegah Dehidrasi</li><li>Menjaga Kesehatan Pencernaan</li><li>Menurunkan Berat Badan</li><li>Menjaga Kekebalan Tubuh</li><li>Mengurangi Tekanan Darah Tinggi</li><li>Mencegah Penuaan Dini</li><li>Menjaga Kecerdasan Otak</li></ol><div>&nbsp; &nbsp; &nbsp;Dengan banyaknya manfaat yang terkandung di dalam rumput laut, membuat banyak orang berbondong-dondong mengonsumsi tanaman ini. Maka tak heran jika kebutuhan rumput laut terus bertambah setiap harinya. Terlebih lagi, sekarang ini sudah banyak muncul makanan yang berbahan dasar rumput laut. Salah satunya adalah nori. Selain enak dimakan, nori juga banyak digunakan untuk membuat makanan tradisional ala Jepang ataupun Korea.</div><div>Hal ini tentu menjadi peluang besar bagi kita untuk melakukan budidaya rumput laut. Selain bisa memberikan banyak keuntungan secara ekonomi. Rumput laut jugas akan memberikan banyak keuntungan bagi Kesehatan tubuh kita.</div><div>Sumber :&nbsp;</div><div><a href="https://www.gramedia.com/best-seller/budidaya-rumput-laut/">https://www.gramedia.com/best-seller/budidaya-rumput-laut/</a></div><div><a href="http://djpb.kkp.go.id/index.php/mobile/arsip/c/355/BUDIDAYA-RUMPUT-LAUT-TINGKATKAN-PEREKONOMIAN-DAN-KEMANDIRIAN-DERAH/?category_id">http://djpb.kkp.go.id/index.php/mobile//arsip/c/355/BUDIDAYA-RUMPUT-LAUT-TINGKATKAN-PEREKONOMIAN-DAN-KEMANDIRIAN-DERAH/?category_id</a></div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/1932137510/e70b073d84c5fc58ff644cbc57b8d586/rumput_laut.jpg" />
         <pubDate>2023-01-11 09:44:42 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/habibulmubin/qks3pz3g1vxvplej/wish/2440578970</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Pantai Lovina,Pantai yang Sering Dikunjungi Lumba-Lumba</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/habibulmubin/qks3pz3g1vxvplej/wish/2440694462</link>
         <description><![CDATA[<div>Oleh: M. Faith Afif&nbsp; H.<br><br></div><div>&nbsp; &nbsp; &nbsp;Pantai Lovina dikenal sebagai salah satu pantai yang sering dikunjungi lumba-lumba di Indonesia. keberadaan lumba-lumba inilah yang jadi salah satu daya tarik utama pantai ini.</div><div>&nbsp; &nbsp; &nbsp;Dulunya, Pantai Lovina lebih dikenal dikalangan wisatawan asing. Karena suasana-nya yang menenangkan, turis asing semakin betah untuk berkunjung ke Pantai Lovina ini. Pada akhirnya, Pantai Lovina ini berkembang menjadi objek wisata di bagian utara Bali yang dapat dikunjungi semua kalangan.<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp;Sebelum berkunjung ke Pantai Lovina, ada baiknya nih kamu ketahui dulu apa aja yang ada di Pantai Lovina.<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp;Pantai Lovina berada di desa Kalibukbuk, kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng, Bali. kamu tidak akan dikenakan biaya untuk berkunjung ke Pantai Lovina yang indah ini.Di pantai ini kamu akan disajikan pemandangan pantai berpasir hitam yang indah.Serta kamu dapat melihat lumba lumba dengan cara menyewa kapal,per orang 150.000 dengan kapasitas 4-5 orang.<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp;Pantai Lovina juga dijadikan sebagai salah satu tempat konservasi terumbu karang, dengan pemandangan biota laut nya yang indah maupun satwa laut yang memenuhi perairan di Pantai Lovina. Ini juga yang membuat para ilmuwan tertarik untuk melakukan konservasi.<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp;Pantai Lovina ini menampilkan pemandangan yang indah saat matahari terbenam, dengan alam terbuka kamu bisa menyaksikan secara langsung tanpa penghalang.Dengan ditemani lumba-lumba yang bermain kesana kemarin akan menambah kesan indah yang dimiliki pantai Lovina ini.<br><br></div><div>Sumber: https://www.nativeindonesia.com/pantai-lovina-bali/</div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/1929146209/49eeaf533cd73244116c854498a9dda9/ggc.jfif" />
         <pubDate>2023-01-11 11:42:54 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/habibulmubin/qks3pz3g1vxvplej/wish/2440694462</guid>
      </item>
      <item>
         <title>PESONA PANTAI KONDANG MERAK</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/habibulmubin/qks3pz3g1vxvplej/wish/2440695730</link>
         <description><![CDATA[<div>Oleh: Fachry Dhanatama<br><br></div><div>&nbsp; &nbsp; &nbsp;Pesisir selatan Kabupaten Malang punya banyak destinasi wisata bahari. Salah satu pantai yang populer yakni Pantai Kondang Merak.&nbsp;<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp;Pantai Kondang Merak berada di Desa Sumberbening, Kecamatan Bantur. Dari Kota Malang, jaraknya sekitar 65 kilometer atau sekitar 2,5 jam perjalanan dengan kendaraan. Pantai ini menjadi destinasi wisata favorit karena memiliki garis pantai sepanjang kurang lebih 800 meter.&nbsp;<br>Itu membuat Pantai Kondang Merak tampak begitu luas.&nbsp;<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp;Meski banyak wisatawan yang berdatangan, Pantai Kondang Merak akan tetap tampak lengang Melihat batu karang yang kokoh dengan deburan ombak yang tenang serta hamparan pasir putih yang lembut menjadi pemandangan yang disajikan bila Anda berkunjung ke Pantai Kondang Merak.<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp;Kabupaten Batur yang merupakan salah satu Kabupaten di Kota Malang menawarkan Pantai Kondang Merak dengan pesona keindahan pantai yang sungguh mengagumkan. Dengan keelokan yang mampu menghipotis mata, Pantai ini mampu membuat Anda tidak akan merasa jenuh berlama-lama memandang pantai yang damai.<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp;Karang dan tebing yang menghiasi sekeliling Pantai Kondang Merak seakan memperindah kecantikan pantai ini. Dengan tebing-tebingnya yang kokoh, seakan menjadi seni yang tak akan mampu dibuat oleh manusia. Begitu juga karang yang terlihat saat air laut surut menjadikan Pantai Kondang Merak terlihat begitu eksotis untuk dikunjungi.</div><div>Batu-batu besar yang tersebar di Pantai Kondang Merak dengan tekstur yang kasar, memberikan kesan artisik pada pantai ini. Ditambah lagi adanya hutan dengan pepohonan yang permai membuat suasana hati menjadi nyaman dan tentram saat berada di pantai ini.</div><div><br>DAFTAR PUSATAKA:</div><div>https://indonesiakaya.com/pustaka-indonesia/kondang-merak-pantai-kondang-nan-permai-di-malang/</div><div>https://www.detik.com/jatim/wisata/d-6238550/pesona-pantai-kondang-merak-airnya-jernih-pasirnya-putih.</div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/1932241725/ba020dfad504824585905a1052b36e6a/download.jfif" />
         <pubDate>2023-01-11 11:44:22 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/habibulmubin/qks3pz3g1vxvplej/wish/2440695730</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Rumput Laut Masa Depan Ekspor Indonesia</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/habibulmubin/qks3pz3g1vxvplej/wish/2440952110</link>
         <description><![CDATA[<div>Oleh : Michiko Rania Kirana<br><br>&nbsp; &nbsp; &nbsp;Indonesia sebagai negara maritim yang memiliki perairan kurang lebih 70% dari total luasan. Dari wilayah perairan tersebut menyimpan berjuta keanekaragaman hayati yang berpotensi mendukung keberlangsungan hidup manusia melalui segi ekonomi. Salah satu potensi terbesar yang dimiliki ekosistem perairan ada rumput laut, dimana Indonesia merupakan salah satu negara penghasil rumput laut terbesar didunia.<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp;Bagi Indonesia, Jepang merupakan negara utama tujuan ekspor rumput laut indonesia. Di Jepang, rumput laut sangat digemari dan telah menjadi budaya dalam mengkonsumsi rumput laut. Dikarenakan kepedulian masyarakat jepang pada kesehatan yang tinggi tinggi, rumput laut mengandung banyak manfaat cocok untuk dikonsumsi. Perairan indonesia untuk menghasilkan rumput laut merupakan yang terbaik, karena terletak digaris khatulistiwa. Sehingga, matahari bersinar sepanjang tahun. Tidak seperti negara lain, perairan untuk budidaya rumput laut akan beku dimusim dingin.<br>Saat ini, dengan kemajuan ilmu pemanfaatan rumput laut sudah sangat beragam, baik itu untuk produk pangan maupun non pangan. Secara garis besar, produk turunan rumput laut dapat dikelompokkan menjadi 5P, yaitu Pangan, Pakan, Pupuk, Produk Kosmetik, dan Produk Farmasi (KKP, 2016). Pemerintah terus berupaya untuk melakukan inovasi di sektor kelautan demi tercapainya kemakmuran masyarakat pesisir ataupun nelayan. Oleh karena itu, Pemerintah telah menetapkan rumput laut sebagai salah satu komoditas prioritas dari sektor kelautan dan perikanan. Pemerintah juga telah mengambil langkah serius dalam pengembangan industri rumput laut nasional melalui Peraturan Presiden (Perpres) No.33/2019 tentang Peta Panduan (Road Map) Pengembangan Industri Rumput Laut Nasional Tahun 2018-2021.<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp;Sejalan dengan kebutuhan rumput laut yang semakin meningkat seiring berjalannya waktu. Selain untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri juga memenuhi kebutuhan kirim ke luar negeri. Berdasarkan data dari Kementerian Perikanan dan Kelautan, 99,73% rumput laut yang dihasilkan oleh para petani merupakan hasil dari budidaya sendiri. Hal tersebut terjadi karena faktor lokasi Indonesia yang dikelilingi oleh lautan. Sehingga memberikan potensi bisnis kelautan dan perikanan yang lebih tinggi.<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp;Selain kebutuhan pasar yang terus meningkat, keuntungan budidaya rumput laut lainnya yang bisa dirasakan oleh masyarakat yaitu penyerapan tenaga kerja. Budidaya rumput laut tidak sesulit pekerjaan para nelayan dalam mencari tangkapan, dimana nelayan sendiri lebih banyak dilakukan oleh kaum pria. Berbeda dengan budidaya rumput laut, yang bisa dilakukan oleh semua kalangan, baik tua atau muda, laki-laki ataupun perempuan.<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp;Budidaya rumput laut sangat berkontribusi dan berpengaruh pada ekonomi masyarakat Indonesia. Oleh karena itu, masyarakat Indonesia juga harus menjaga kelestarian dan kemaritiman Indonesia. Supaya kekayaan sumber daya alam Indonesia tidak di salah gunakan oleh pihak lain dan untuk menyimpan cadangan sumber daya alam di masa depan. Dalam hal ini, jelas peran generasi muda juga dibutuhkan. Generasi muda bisa menggunakan fasilitas teknologi informasi komunikasi untuk menyebarkan informasi tentang wisata laut, potensi perikanan dan sumber daya alam di wilayahnya masing masing.<br><br>Sumber : https://kkp.go.id/djpdspkp/bbp2hp/artikel/14127-rumput-laut-komoditas-penting-yang-belum-dioptimalkan</div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/1928806920/c05a8dd5b8d69609c64e602201251a7e/sampul_cara_budidaya_rumput_laut.jpg" />
         <pubDate>2023-01-11 15:04:44 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/habibulmubin/qks3pz3g1vxvplej/wish/2440952110</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Budidaya Terumbu Karang  </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/habibulmubin/qks3pz3g1vxvplej/wish/2440991912</link>
         <description><![CDATA[<div>Nama : Annora Floreanza<br><br></div><div>&nbsp; &nbsp; &nbsp;Ekosistem terumbu karang merupakan ekosistem pesisir yang kaya akan keanekaragamannya. Ekosistem ini memiliki manfaat yang sangat besar baik dalam kehidupan maupun dari segi nilai ekonomi yang sangat tinggi. Namun meski memiliki nilai yang tinggi, kerusakan ekosistem karang terus berlangsung dan menjadi bahan perhatian banyak orang di dunia. Eksploitasi karang secara ilegal untuk keperluan perdagangan berdampak pada kerusakan ekosistem terumbu karang secara luas, dan dapat menyebabkan kepunahan spesies karang dan hilangnya fungsi ekologis ekosistem terumbu karang secara lokal.</div><div>&nbsp; &nbsp; &nbsp;Rusaknya terumbu karang di alam karena akibat dari pemanfaatan sumberdaya laut yang menggunakan cara tidak ramah lingkungan, seperti pencarian ikan hias menggunakan racun dan bahan peledak yang tidak hanya merusak populasi ikan hias tetapi juga memusnahkan habitatnya yaitu terumbu karang, penangkapan yang berlebihan, serta proses sedimentasi dan pencemaran. Selain itu kerusakan terumbu karang juga disebabkan akibat faktor alam berupa kadar garam yang tidak normal, kurangnya cahaya yang masuk akibat dari kondisi perairan yang keruh, gempa bumi, dan tsunami,<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp;Perseberan terumbu karang di Indonesia terus di lestarikan karna ekosistem yang sensitive terhadap sekitarnya. Terumbu kranag jika terjadi kerusakan akan memerlukan waktu yang lama untuk memulihkan terumbu karang kembali.</div><div><strong>Manfaat</strong></div><div>&nbsp; &nbsp; &nbsp;Terumbu karang mengandung berbagai manfaat yang sangat besar dan beragam, baik secara ekologi maupun <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Ekonomi">ekonomi</a>.<a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Terumbu_karang#cite_note-b-9"><sup>]</sup></a> Estimasi jenis manfaat yang terkandung dalam terumbu karang dapat diidentifikasi menjadi dua yaitu manfaat langsung dan manfaat tidak langsung.&nbsp;</div><div>&nbsp; &nbsp; &nbsp;Manfaat dari terumbu karang yang langsung dapat dimanfaatkan oleh <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Manusia">manusia</a> adalah&nbsp;</div><ul><li>Sebagai tempat hidup <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Ikan">ikan</a> yang banyak dibutuhkan manusia dalam bidang pangan, seperti ikan kerapu, ikan baronang, ikan ekor kuning, batu karang,</li><li>P<a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Pariwisata">ariwisata</a>, wisata <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Bahari">bahari</a> melihat keindahan bentuk dan warnanya.</li><li>penelitian dan pemanfaatan biota perairan lainnya yang terkandung di dalamnya.</li></ul><div>&nbsp; &nbsp; &nbsp;Sedangkan yang termasuk dalam pemanfaatan tidak langsung adalah sebagai penahan <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Abrasi">abrasi</a> pantai yang disebabkan gelombang dan ombak laut, serta sebagai sumber keanekaragaman hayati.&nbsp;<br><br></div><div>sumber : id.wikipedia.org/wiki/Terumbu_karang</div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/1929196449/de3fbe02403f2945a9f11acf0d909b5e/diving_headline_artikel_1.jpg" />
         <pubDate>2023-01-11 15:28:42 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/habibulmubin/qks3pz3g1vxvplej/wish/2440991912</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Pelabuhan Tanjung Tembaga Sebagai Tempat Pelelangan Ikan</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/habibulmubin/qks3pz3g1vxvplej/wish/2441517234</link>
         <description><![CDATA[<div>Oleh: Javier Dzakwan Wardhana<br><br>&nbsp; &nbsp; &nbsp;Pada kota Probolinggo, terdapat salah satu tempat dimana terjadinya kegiatan ekonomi kelautan di sektor perikanan yaitu tempat pelelangan ikan (TPI) yang berada di Pelabuhan Tanjung Tembaga berletak pada sisi utara Kota Probolinggo tepatnya pada Jalan Pelabuhan Tanjung Tembaga Timur, Mangunharjo, Mayangan, Probolinggo, Jawa Timur menjadikannya salah satu destinasi favorit bagi masyarakat Probolinggo. Pelelangan adalah salah satu kegiatan ekonomi kelautan dimana terdapat kegiatan pertemuan antara penjual dan pembeli dalam satu tempat di mana penjualan dan pembelian barang atau jasa dilakukan melalui saling melakukan penawaran harga. Pada sektor perikanan, masyarakat pun menginginkan kemampuan belanja dan konsumsi ikan segar dengan harga paling terjangkau, maka dari itu pelelangan ikan langsung dengan penjual yaitu nelayan adalah jawabannya. <br><strong>Pelabuhan Tanjung Tembaga</strong><br>&nbsp; &nbsp; &nbsp;Pelabuhan Probolinggo dikenal dengan sebutan Pelabuhan Tanjung Tembaga ditetapkan sebagai pelabuhan pantai pada tahun 1920 berdasarkan Statblad 1920 No. 424 jo Statblad 1926 No. 546. Sebagai pelabuhan pantai, Pelabuhan Probolinggo waktu itu hanya melayani kegiatan pelayaran antar pulau yang kebanyakan menggunakan kapal kayu ukuran kecil, sehingga kedalaman kolam dirancang relatif tidak terlalu dalam ± -3 m LWS. Pada masa penjajahan Belanda kegiatan Pelabuhan Tanjung Tembaga cukup ramai karena hasil perkebunan seperti Tembakau, Gambir, Gula dan sebagainya di export ke negara-negara Eropa melalui Pelabuhan Tanjung Tembaga Probolinggo. Sejalan dengan perkembangan perdagangan, perekonomian dan perkembangan angkutan laut, maka Pelabuhan Tanjung Tembaga Probolinggo berubah statusnya dari Pelabuhan Pantai menjadi Pelabuhan Laut yang terbuka untuk perdagangan dari dan ke luar negeri.<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp;Pelabuhan Tanjung Tembaga merupakan pelabuhan tua yang menyimpan sejarah panjang penjajahan di Indonesia. Di era penjajahan Belanda, pelabuhan ini digunakan sebagai pelabuhan pantai yang melayani kegiatan pelayaran antarpulau dan gerbang ekspor hasil perkebunan ke negara-negara Eropa, sedangkan pada masa penjajahan Jepang, pelabuhan ini digunakan sebagai tempat pendaratan dan bongkar muat kapal perang mereka. Dan kini, pelabuhan ini menjadi tempat bongkar muat kapal besar, pelabuhan antarpulau, dan pelabuhan ikan. Bahkan, tempat ini seringkali menjadi tujuan wisata karena digunakan sebagai lokasi sandar kapal pesiar yang membawa ribuan wisatawan asing. Pada perkembangannya Pelabuhan Tanjung Tembaga mengalami perubahan menjadi pelabuhan ikan, bongkar muat kapal-kapal besar, pelabuhan antar pulau serta pelabuhan transit bagi kapal-kapal dari daerah lain.<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp;Pelabuhan Tanjung Tembaga merupakan pusat pasar ikan yang menawarkan pemandangan laut tenang disekitarnya. Tempat pelelangan ikan selalu ramai dikunjungi disiang hari, ketika nelayan telah kembali dari memancing. Sekitar jam 1 siang, proses pelelangan dimulai. Ikan-ikan segar dapat anda beli melalui proses penawaran. Para nelayan dapat menjual ikan-ikan tangkapannya disini. Tempat pelelangan ikan tersebut biasanya dikunjungi oleh berbagai macam pembeli mulai dari perseorangan, distributor, ataupun perusahaan. Ikan yang dijual pun bermacam-macam, terdapat ikan segar, ikan kering bahkan beberapa nelayan menjual ikan asap sebagai variasi penjualan karena melimpahnya hasil tangkapan. Biasanya pasar atau TPI dibuka atau ramai pada siang hingga petang hari. Tarif yang dikenakan untuk mengunjungi Pelabuhan Tanjung Tembaga pun sangat terjangkau yaitu hanya untuk kendaraan saja sebesar Rp.2000,00 untuk motor dan mobil.<br><strong>Pasar TPI Pelabuhan Tanjung Tembaga<br></strong>&nbsp; &nbsp; &nbsp;Tidak hanya kegiatan pelelangan ikan di pasar. Pada Pelabuhan Tanjung Tembaga ini pun pengunjung dapat memancing, sambil menikmati pemandangan indah dan melihat matahari terbenam. Adapun hasil ikan yang banyak didapatkan adalah ikan kerapu, ikan kakap, dan ikan lainnya. Namun, terdapat beberapa kekurangan yang ada di Pelabuhan Tanjung Tembaga atau TPI. Kebersihan disini masih sangat disayangkan karena lingkungan sekitar pelabuhan khususnya pada TPI dan pasar masih tergolong kotor. Sehingga membuat masyarakat kurang nyaman dan kerap memberikan keluhan. Hal ini disebabkan oleh tingginya intensitas interaksi jual beli dan persandaran para nelayan. Tidak jarang juga banyak beberapa ikan yang terbuang tidak sengaja dan tersebar di laut dan sekitarnya, bahkan beberapa oknum seperti anak kecil sering terlihat mengambil hasil ikan yang jatuh tersebut dan tidak ragu untuk berenang demi mengambilnya. Sebagian besar nelayan biasanya membiarkan hasil tersebut yang sudah diambil, yang biasanya di konsumsi sendiri ataupun untuk dijual kembali.<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp;Pelabuhan Tanjung Tembaga ini menjadi tempat atau destinasi yang disenangi oleh berbagai masyarakat dan pengunjung, kegiatan pelelangan ikan ini tentunya akan memberikan banyak manfaat ekonomi, meningkatkan ekonomi kelautan dan menjadikan TPI dan Pelabuhan ini tempat perputaran ekonomi yang cukup besar. Dan juga dengan variasi kegiatan ekonomi lainnya, menjadikannya suatu tempat yang lengkap dan terjangkau di sektor perikanan. Pelabuhan Tanjung Tembaga menjadi tempat yang direkomendasikan untuk dikunjungi. Namun, terdapat kekurangannya seperti masalah kebersihan lingkungan di area pelabuhan masih kurang baik. Seharusnya untuk pemerintah Kota Probolinggo diharapkan untuk memperhatikan dan menjaga kebersihan serta kesehatan lingkungan pelabuhan dengan menerapkan beberapa peraturan dan pembersihan secara berkala. Masyarakat pun diharapkan juga untuk senantiasa tertib dan turut menjaga kebersihannya. Dengan ini kebersihan lingkungan akan menjadi lebih baik dan kegiatan berjalan dengan nyaman. Dan tentu manfaat Pelabuhan Tanjung Tembaga, pasar dan TPI akan lebih maksimal.<br><br>DAFTAR PUSTAKA<br>Rofiyandi, Yandi M. (2022). Definisi Lelang, Fungsi, Manfaat, dan Cara<br>Kerjanya, https://katadata.co.id/redaksi/ekonopedia/62c4e578c1a78/definisi-lelang-fungsi-manfaat-dan-cara-kerjanya<br>DISPOPAR Kota Probolinggo. Pelabuhan Tanjung Tembaga,&nbsp;<br>https://dispopar.probolinggokota.go.id/web/pelabuhan-tanjung-tembaga-2/&nbsp;<br>Museum Kota Probolinggo. Pelabuhan Tanjung Tembaga.<br>https://probolinggokotamuseumjatim.wordpress.com/pelabuhan-tanjung-tembaga/<br>IDFIRMS. Ulasan Pasar Ikan Probolinggo:<br>https://idfirms.com/jawa-timur/pasar-ikan-probolinggo-68687<br>Travelio.com. Pelabuhan Tanjung Tembaga,https://www.travelio.com/probolinggo/pelabuhan-tanjung-tembaga<br>EastJava.com. Pelabuhan Tanjung Tembaga,<br>https://www.indonesia-tourism.com/east-java/tourism/probolinggo/city-tour/ina/tanjung_tembaga.html<br>https://dispopar.probolinggokota.go.id/web/pelabuhan-tanjung-tembaga/<br>http://hasil-laut.blogspot.com/2010/12/how-to-manage-risks-on-your-online.html</div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/1928760124/0b238b7b685744096acafbcdc1acc437/pelabuhan_ikan_probolinggo.jpg" />
         <pubDate>2023-01-11 22:32:24 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/habibulmubin/qks3pz3g1vxvplej/wish/2441517234</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Keindahan Bawah Laut Bunaken di Sulawesi Utara</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/habibulmubin/qks3pz3g1vxvplej/wish/2441520173</link>
         <description><![CDATA[<div>Oleh: Najwa Khairunnisa Prameswari</div><div><br>&nbsp; &nbsp; &nbsp;Terletak di utara pulau Sulawesi, Taman Nasional Bunaken merupakan bagian dari kota Manado. Sejak 27 tahun yang lalu, pemerintah menetapkan Bunaken sebagai taman laut. Pada 2005, Taman Nasional Bunaken juga ditetapkan sebagai warisan dunia oleh UNESCO. Taman Nasional ini juga merupakan kawasan pelestarian ekosistem tropis perairan yang terletak pada pusat segitiga terumbu karang dunia yang menjadi habitat bagi 390 spesies terumbu karang, dan juga berbagai spesies ikan, moluska, reptil, dan mamalia laut.<br>Taman nasional ini mencakup lima pulau, yaitu Pulau Siladen, Pulau Mantehage, Pulau Naen, Pulau Manado Tua, dan Pulau Bunaken. Sejak didirikannya, taman ini memiliki luas wilayah sebesar 890.65 km². Sebagian besar pulau ini dipenuhi habitat laut, dan hanya 3% sisanya merupakan daratan. <br>&nbsp; &nbsp; &nbsp;Pulau ini terdiri dari ekosistem hutan bakau, padang lamun hingga terumbu karang dan ekosistem daratan ataupun pesisir. Ikan kuda gusumi, lolosi ekor hingga ila gasi merupakan beberapa dari 91 jenis ikan yang hidup di pulau ini sejak 1991. Tidak hanya banyaknya jenis ikan disini, terdapat juga spesies alga yang bisa ditemukan, seperti&nbsp; <a href="https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Caulerpa&amp;action=edit&amp;redlink=1">Caulerpa</a>, <a href="https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Halimeda&amp;action=edit&amp;redlink=1">Halimeda</a>, dan <a href="https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Padina&amp;action=edit&amp;redlink=1">Padina</a>. Beberapa jenis moluska seperti <em>Giant</em> Kima<em>, </em>Kambing Kepala,<em> </em>dan Nautilus bisa ditemukan saat kita menyelam. <br>&nbsp; &nbsp; &nbsp;Tidak hanya keindahan dan keanekaragaman flora dan faunanya yang bisa kita nikmati, kita juga bisa mencoba banyak kegiatan, seperti <em>diving</em>,<em> snorkeling</em>, berjemur, dan berenang. Untuk kegiatan <em>diving</em>, disediakan <em>diving centre</em> bernama Dragonet. <em>Diving centre </em>Dragonet yang terletak di pantai Kalase ini pernah menjadi memecahkan rekor MURI dengan lebih dari 2000 penyelam yang turut serta mengikuti upacara bendera di dasar laut pada acara Sail Bunaken.<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp;Tidak hanya aktivitas menyelam, Taman Nasinal Bunaken juga menawarkan para pengunjung untuk berkeliling dengan perahu dan melihat habitat asli satwa laut dari dekat, salah satunya jika beruntung kita bisa menonton atraksi paus dan lumba-lumba.<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp;Untuk menikmati berbagai macam kegiatan di taman ini, kamu hanya butuh biaya sekitar Rp5.000 saja, loh. Tapi biaya akan menjadi Rp150.000 jika kamu turis asing atau mancanegara.<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp;Setelah memesan tiket, kita bisa menaiki kapal selama 30 menit dari Manado hingga sampai ke Taman Laut Nasional Bunaken.<br><br></div><div>Sumber:<br><a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Taman_Nasional_Bunaken#Pranala_luar">https://id.wikipedia.org/wiki/Taman_Nasional_Bunaken#Pranala_luar</a></div><div><a href="https://www.celebes.co/taman-laut-bunaken">https://www.celebes.co/taman-laut-bunaken</a></div><div><a href="https://darilaut.id/konservasi/sejarah-bunaken">https://darilaut.id/konservasi/sejarah-bunaken</a></div><div><a href="https://images.app.goo.gl/1MCic92AUNnCJmym8">https://images.app.goo.gl/1MCic92AUNnCJmym8</a></div><div><a href="https://images.app.goo.gl/dwyH4vAFU4Hb3Bv76">https://images.app.goo.gl/dwyH4vAFU4Hb3Bv76</a></div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/1929060058/d773eb71729069c76e60511efb4bb795/tnb_1.jpg" />
         <pubDate>2023-01-11 22:37:38 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/habibulmubin/qks3pz3g1vxvplej/wish/2441520173</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Garam sebagai Potensi Sumber Daya Alam Lautan</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/habibulmubin/qks3pz3g1vxvplej/wish/2441549344</link>
         <description><![CDATA[<div>Oleh: Mohammad Lingga Mahardika<br><br>&nbsp; &nbsp; &nbsp;Tanggal 8 Juni diperingati sebagai Hari laut sedunia atau world ocean day. Peringatan tersebut dilaksanakan setelah Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menetapkan tanggal tersebut sebagai Hari Laut Sedunia. Gagasan munculnya Hari laut sedunia berawal dari delegasi asal Kanada saat Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Bumi di Rio Janeiro, Brasil, pada 1992. Namun, Hari Laut Sedunia baru dirayakan setiap tahun pada 8 Juni sejak 2009, melansir laman UNESCO. Hari Laut Sedunia menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran global akan tantangan yang dihadapi oleh masyarakat internasional sehubungan dengan lautan. Paru-paru planet menyediakan sebagian besar oksigen yang kita hirup, lautan juga merupakan sumber utama makanan dan obat-obatan dan bagian penting dari biosfer.<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp;Seperti yang kita ketahui, perairan laut Indonesia menyimpan potensi sumber daya alam yang melimpah. Selain spesies ikan, terumbu karang dan rumput laut, air laut juga menjadi salah satu sumber daya alam yang dapat menghasilkan komoditas bernilai ekonomis yakni garam.<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; Garam dibuat dengan menampung air laut kemudian diuapkan dengan sinar matahari sehingga tinggal kristal-kristalnya garamnya saja. Pembuatan garam secara tradisional yaitu dengan mengalirkan air laut ke dalam tambak-tambak dengan bantuan kincir angin. Air laut dalam tambak itulah yang kemudian dijemur menggunakan panas matahari untuk menguapkan airnya dan meninggalkan kristal garamnya. Kristal garam yang mengendap kemudian di panen menggunakan garuk dan dikeruk ke pinggir tambak. Selain itu sisa air dari pemanenan yang biasa disebut air tua atau air nagari juga bernilai ekonomis, bahkan diekspor ke Jepang sebagai bahan kosmetika dan obat-obatan. Di Indonesia sendiri garam digunakan bukan hanya untuk konsumsi langsung rumah tangga sebagai penambah rasa dan juga untuk kebutuhan diet. Garam juga banyak digunakan untuk industri yang meliputi industri kimia, industri aneka pangan, industri farmasi, industri perminyakan, dan juga untuk industri penyamakan kulit.<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; Garam merupakan komoditas penting karena merupakan salah satu kebutuhan pokok yang dikonsumsi. Namun, produksi garam dalam negeri belum mampu memenuhi kebutuhan garam nasional. Hal ini mengakibatkan Indonesia masih melakukan impor garam. Pada dasarnya, dengan potensi kelautan yang besar, Indonesia seharusnya mampu memproduksi dan memenuhi kebutuhan garam sendiri. Oleh karena itu, upaya pengembangan usaha garam melalui penguatan partisipasi masyarakat masih perlu ditingkatkan.<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; Adapun beberapa faktor yang mempengaruhi rendahnya produktivitas garam di Indonesia. Faktor-faktor tersebut antara lain faktor cuaca dan iklim, kualitas garam rakyat yang kurang bersaing, teknologi yang belum berkembang, sarana dan prasarana produksi garam rakyat yang kurang memadai, serta kemampuan pemasaran garam rakyat yang umumnya masih skala lokal. Hal ini menyebabkan garam lokal cenderung kalah bersaing dengan garam impor.<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; Dari data yang dirilis Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui statistik.kkp.id Provinsi Jawa Timur menduduki posisi pertama provinsi penghasil garam dengan capaian produksi 399.023,60 ton pada tahun 2020, nilai produksi tersebut didominasi oleh Pulau Madura yang merupakan daerah penyumbang utama hasil produksi garam di Indonesia. Urutan berikutnya adalah Provinsi Jawa Tengah dengan total produksi 375.323,66 ton. Urutan ketiga provinsi penghasil garam terbesar di Indonesia adalah Nusa Tenggara Barat (NTB) dengan capaian produksi 157.320,31 ton. Kemudian ada Provinsi Sulawesi Selatan di urutan ke empat dengan hasil produksi 45.310,50 ton. Provinsi Jawa Barat menjadi provinsi penghasil garam terbesar ke lima pada tahun 2020 dengan capaian produksi 41.489,21 ton.<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; Didukung potensi yang dimiliki, KKP terus menyiapkan program stimulus untuk penguatan garam rakyat. Melalui program tersebut, diharapkan produksi garam rakyat meningkat dan biaya produksinya bisa ditekan.&nbsp;<br><br>Sumber: statistik.kkp.go.id (diolah)</div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/1928273170/f81231c4c5a29d387d63b11331515230/petani_garam_tak_rugi_tapi_kurang_untung.jpg" />
         <pubDate>2023-01-11 23:28:47 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/habibulmubin/qks3pz3g1vxvplej/wish/2441549344</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kondisi Ekonomi Kelautan Wakatobi</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/habibulmubin/qks3pz3g1vxvplej/wish/2444186248</link>
         <description><![CDATA[<div>Oleh : Avicenna Asada Arifin<br><br>&nbsp; &nbsp; &nbsp;Wakatobi merupakan Kabupaten kepulauan yang dibentuk berdasarkan Undang-Undang No. 29 Tahun 2003, mempunyai potensi sumber daya kelautan dan budaya, sehingga berpeluang untuk pengembangan kepariwisataan berbasis bahari dengan visi ”Terwujudnya Surga Nyata Bawah Laut di Jantung Segi Tiga Karang Dunia”. Wakatobi memiliki potensi daerah meliputi: (1) Luas wilayah 1.390.000 Ha, terdiri dari 97% laut dan 3% daratan; (2) Memiliki 942 Species ikan, 90.000 ha terumbu karang, 750 species karang dari 850 species karang di dunia, karang atol Kaledupa (48 km) sebagai karang atol terpanjang di dunia; (3) memiliki 39 jumlah pulau (7 pulau tidak berpenghuni), dan luas wilayah Kabupaten Wakatobi juga merupakan luas Taman Nasional Wakatobi. Wakatobi juga potensial dikunjungi oleh wisatawan domestik.<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp;Adapun atraksi wisata sumber daya alam di Wakatobi menurut masyarakat adalah keindahan alam, pemandangan bawah laut dan peneluran dan pelepasan penyu di Pantai Yoro, keindahan alam, budaya masyarakat, tulang belulang paus terdampar, dan keindahan laut di Pantai Buku, keindahan pemandangan Gua Lasikori, serta wisata sejarah Bukit Koncu dan Kerajaan Pertama.&nbsp;<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp;Selain keberadaan dari sumber daya, faktor lain dalam pengembangan wisata adalah kualitas dari sumber daya tersebut, apakah sumber daya tersebut sudah memiliki kualitas baik atau belum untuk dijadikan sebagai daya tarik bagi wisatawan.<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp;Pada daerah pesisir Kabupaten Wakatobi , petani dan perikanan serta pemanfaatan sumber daya laut seperti rumput laut merupakan sumber mata pencaharian utama. Kegiatan pertanian biasanya dilakukan oleh perempuan yang hidup di pesisir sedangkan laki-laki cenderung bertugas mencari ikan dilaut. Namun, pada musim gelombang kuat, para nelayan tidak pergi melaut dan memilih untuk ikut membantu di kebun dan memperbaiki peralatan nelayan yang mereka miliki. Adapun beberapa jenis tanaman yang biasanya ditanam oleh petani di pesisir Kabupaten Wakatobi adalah, ketela pohon dan kelapa. Meskipun bergantung pada sektor pertanian, akan tetapi penghasilan yang dimiliki masyarakat pesisir Wakatobi masih terbilang rendah, apalagi kepada beberapa desa yang hanya menggantungkan hidupnya pada pertanian, dalam artian tidak memiliki mata pencaharian lain, contohnya adalah Desa Longa yang hampir semua masyarakatnya bermata pencaharian sebagai petani dan hanya sebagian kecil sebagai nelayan atau mata pencaharian lainnya.<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp;Selain pertanian tumbuhan daratan, tidak sedikit dari masyarakat pesisir di Kabupaten Wakatobi juga bermata pencaharian sebagai petani rumput laut. Mata pencaharian pertanian rumput laut seringkali dijadikan alternative sumber mata pencaharian dengan memanfaatkan perairan dangkal di setiap terumbu karang. Kegiatan budidaya rumput laut di pesisir Kabupaten Wakatobi menggunakan sistem long line (floating method).<br><br></div><div>Sumber:<br>Annisa Fauziah. KONDISI PEREKONOMIAN MASYARAKAT PESISIR DI KABUPATEN WAKATOBI.</div><div>Alexander, dkk (2020). Wisata Kelautan Berkelanjutan di Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara: Sebuah Studi Tentang Persepsi Masyarakat Kawasan Pesisir</div><div>M. Akbar, dkk (2022). Pengembangan Pariwisata Marina Togo Mowondu untuk</div><div>Peningkatan Ekonomi Masyarakat Kelurahan Wanci Wakatobi</div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/1928617561/1b7c2d7a007ae3c88d07e59e1949a55f/wakatobi.jpeg" />
         <pubDate>2023-01-14 04:04:41 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/habibulmubin/qks3pz3g1vxvplej/wish/2444186248</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Terumbu Karang sebagai Keanekaragaman Hayati di Laut</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/habibulmubin/qks3pz3g1vxvplej/wish/2455910515</link>
         <description><![CDATA[<div>Oleh: Derrick Harm Snipe</div><div><br></div><div>&nbsp; &nbsp; &nbsp;Terumbu karang merupakan sekumpulan biota karang yang bersimbiosis dengan sejenis tumbuhan alga <em>(zooxanthellae). </em>Ia sebagai habitat atau tempat berkembang bagi biota laut. Keberadaan terumbu karang penting bagi ekosistem laut.</div><div>&nbsp; &nbsp; &nbsp;“Untuk itu, kita harus jaga terumbu karang ini. Dengan menjaga ekosistem terumbu karang, kita sudah melakukan cara instan untuk turut menjaga keanekaragaman hayati di laut,”&nbsp;</div><div>&nbsp; &nbsp; &nbsp;Terumbu karang, katanya, tersusun atas hewan-hewan karang yang sangat kecil yang disebut polip. Polip adalah hewan karang yang membentuk terumbu dan hidup di dalam koralit. Polip ini memiliki tubuh seperti tabung dan masih memiliki keterikatan atau masih kerabat dengan ubur-ubur.<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp;Terumbu karang, katanya, memiliki nilai ekologis sebagai penyedia habitat, sampai pengasuhan biota laut. Juga pelindung wilayah pantai dan mencegah dampak erosi.<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp;“Terumbu karang mampu mengurangi pemanasan global. &nbsp; Hasil metabolisme terumbu karang berupa kerangka kapur kalsium karbonat C2Co3. Spesies penting yang berkontribusi dalam menyerap rantai karbon di laut. Bisa dikatakan dapat mengurangi pemanasan global,<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp;Terumbu karang penting bagi ekosistem laut. Fahrurrozi, Divisi Sains dan Teknologi Yayasan Terumbu Karang Indonesia (Terangi) mengatakan, terumbu karang, memiliki nilai ekologis sebagai penyedia habitat, sampai pengasuhan biota laut. Juga pelindung wilayah pantai dan mencegah dampak erosi.&nbsp;<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp;Bagaimana kondisi terumbu karang di Indonesia? Data Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) 2019, dengan pengamatan di 1.153 titik, kondisi sangat baik hanya 6,42%, kondisi baik 22,38%, kondisi cukup 37,38%, dan buruk sekitar 33,82%.<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp;Akmal Abdat, Ketua Forum Penyelaman Mahasiswa Indonesia (FoPMI) mengatakan, kerusakan terumbu karang itu bisa karena ancaman langsung dan tak langsung. Ancaman langsung misal, karena penyelaman yang tidak mematuhi etika, jangkar kapal, kapal kandas di daerah karang, bisa juga penangkapan ikan berlebih. Untuk keterancaman tak langsung, bisa karena perubahan iklim, kualitas perairan sama sampah, debris, dan pestisida.<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp;Data United Nations Environment Programme-World Conservation Monitoring Center (UNEP-WCMC) 2006, mengeluarkan hitungan nilai terumbu karang bisa sampai US$100.000-US$600.000 per km pertahun atau Rp9 miliar per tahun. Nilai ini, dapat terjadi kalau terumbu karang terlindungi hingga memberikan nilai bagi perikanan, wisata, dan lingkungan hidup.</div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/1928092588/7e9c2c086cba47545476461d42293b40/image.png" />
         <pubDate>2023-01-25 09:52:55 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/habibulmubin/qks3pz3g1vxvplej/wish/2455910515</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Habitat  Cumi - Cumi di Indonesia</title>
         <author>2146135</author>
         <link>https://padlet.com/habibulmubin/qks3pz3g1vxvplej/wish/2456107713</link>
         <description><![CDATA[<div>Oleh: Vania Syahla Safitri Kirani<br><br>&nbsp; &nbsp; &nbsp;Tentu pembaca familiar dengan hewan lat yang suka menyemburkan tinta. Ya, apalagi kalau bukan cumi-cumi. Hewan laut ini menjadi salah satu sumber daya laut yang diminati masyarakat. Cumi-cumi merupakan moluska laut yang paling luas persebarannya di dunia (Okutani, 2005).<br>Di dunia perdagangan, cumi-cumi mengisi pasar internasional sebagai salah sat hasil perikanan selain ikan dan udang (Hasmawati, 2015). Hewan ini banyak digemari karena mengandung nilai gizi tinggi. Hampir seluruh bagian tubuhnya dapat dimakan.<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp;Cumi-cumi merupakan kelompok hewan yang memiliki kaki di kepala ( cephalopoda). Mereka juga termasuk ke dalam golongan hewan tidak bertulang belakang (invertebrate). Nama Cephalopoda dalam bahasa Yunani berarti kaki kepala. Sebab kaki cumi-cumi terpisah menjadi sejumlah tangan yang melingkari kepala. Seperti sema Cephalopoda, cumi-cumi dipisahkan oleh kepala yang berbeda (Sarwojo, 2005).<br>Baca juga: Keragaman Cork dan Warma pada Lintah Laut<br>Daerah penyebarannya meliputi Laut Cina Timur, Laut Cina Selatan, Teluk Thailand, Laut Arafura, Laut Timor dan perairan Australia, perairan Pasifik barat, Filipina, dan Indonesia.<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp;Mereka hidup bergerombol dan terpusat pada perairan pantai yang memiliki ekosistem lamun dan karang (Hamzah, 1997). Cumi-cumi termasuk hewan karnivora karena memiliki kebiasaan memakan dang dan ikan pelagis yang ditangkap dengan tentakelnya (Tasywiruddin, 1999).<br>Cumi-cumi tergolong hewan neuritik yang menyebar dari lapisan permukaan sampai kedalaman tertentu. Beberapa spesies hidup sampai di perairan payau. Mereka bergerak secara diurnal, yakni berkelompok pada siang hari di dekat dasar perairan dan menvebar pada kolom perairan di malam hari. Cumi-cumi tertarik pada cahaya (fototaksis positif) sehingga sering ditangkap dengan menggunakan bantuan cahaya (Roper et.al., 1984).<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp;Secara morfologi, cumi-cumi merupakan binatang lunak dengan tubuh berbentuk silindris.<br>Sirip-siripnya berstruktur trianguler atau seperti radar yang ujungnya menyatu. Sementara, di kepalanya yakni di sekitar lubang mulut terdapat sepuluh tentakel yang dilengkapi alat penghisap (sucker). Tubuhnya terdiri dari rongga tubuh berisi (visceral mass) dan mantel. Lapisan tersebut berbentuk silinder dengan dinding dalam tipis dan halus. Mantel yang dimilikinya berukuran tebal, berotot, dan menutupi isi rongga tubuh serta mempunyai tepi yang disebut leher (Pelu, 1989).<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp;Karakteristik lain yang dimiliki cumi-cumi adalah adanya kantong tinta yang terletak di atas usus besar. Kantung tinta merupakan kantung selaput yang dimiliki cumi-cumi bertinta. Tinta in akan disemprotkan bila merasa terganggu akan kedatangan atau bertemu pemangsa (predator). Jika kantung ini dibuka, akan mengeluarkan tinta berwarna coklat atau hitam yang diakibatkan oleh pigmen melanin (Buchsbaum et.al., 1987).<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp;Beberapa cumi-cumi, hidup di lautan yang cukup dalam, dan salah satu jenis cumi-cumi laut dalam itu adalah ”Heteroteuthis”. Ia memiliki kemampuan memancarkan cahaya. Dan organ yang mengeluarkan cahaya itu, terletak pada ujung suatu juluran panjang yang menonjol di depan. Heteroteuthis menyemprotkan sejumlah besar cairan bercahaya apabila dirinya merasa terganggu, proses ini sama seperti pada halnya cumi-cumi biasa yang menyemprotkan tinta.<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp;Pada umumnya cumi-cumi berukuran sekitar 5,1 cm, namun ada jenis cumi-cumi Architeuthis princeps atau cumi-cumi raksasa, yang berukuran hingga lebih dari 15 m. Cumi-cumi raksasa ini sering ditemukan terdampar di sepanjang pantai New Foundland. Sedangkan cumi-cumi yang biasa dikonsumsi oleh manusia adalah jenis Loligo pealei dan tersebar di perairan Laut Tengah, Asia Timur, serta sepanjang pantai timur Amerika Utara.<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp;Ada pula jenis cumi-cumi terbang, Ommastrephes bartrami, yang dapat dibandingkan dengan ikan terbang. Hewan ini sering melompat keluar dari air, terutama dalam cuaca buruk, dan kadang – kadang terdampar di atas dek kapal nelayan<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp;Cumi-cumi jenis kecil tidak mengganggu manusia, namun jenis yang besar dapat menjadi ancaman yang berbahaya untuk manusia ketika menyelam. Total jenis cumi-cumi yang tersebar di seluruh bagian dunia, terdapat sekitar 300 spesies cumi-cumi yang berbeda.<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp;Semua cumi-cumi memiliki tubuh yang berbentuk pipa, kepala yang berkembang sempurna, dan 10 tangan yang panjang yang berbentuk seperti mangkuk penghisap. Tangan-tangan ini berguna untuk menjerat mangsanya kemudian disobek menggunakan rahangnya yang kuat, mirip dengan paruh burung. Cumi-cumi menghisap air melalui rongga pusat tubuhnya, rongga mantel, dan memaksanya keluar melalui suatu pembuluh yang lentur yang disebut dengan sifon. Dan Sifon ini terletak tepat di belakang tangan atau tentakelnya.&nbsp; pancaran air yang disemburkan melalui sifonlah, yang membuat&nbsp; cumi-cumi berenang dan terdorong mundur.<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp;Sirip cumi-cumi merupakan 2 perluasan mantel seperti cuping yang digunakan sebagai kemudi pergerakannya. Matanya tidak memiliki kelopak mata, namun tampak seperti mata manusia.<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp;Cumi-cumi mempunyai tiga jantung dan berdarah biru. Dua dari jantung mereka berlokasi dekat dengan masing-masing insangnya, dan karena itu mereka dapat memompa oksigen ke bagian tubuh yang beristirahat dengan mudah.<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp;Banyak cumi-cumi yang dapat mengubah warna tubuhnya, menjadi beraneka macam warna. Ini dipergunakannya sebagai kamuflase agar terhindar dari ancaman pemangsa atau para predatornya, selain juga untuk mengelabui mangsa si cumi-cumi. Predator si ikan cerdas ini, adalah mahluk-mahluk laut yang lebih besar ukuran dari tubuhnya, termasuk si mamalia terbesar di muka bumi, yaitu paus. Dan sebaliknya, cumi-cumi atau squid fish, memakan semua mahluk laut yang ukuran tubuhnya lebih kecil daripada tubuhnya sendiri.<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp;Cumi-cumi menyimpan telur-telurnya, yang bisa mencapai jumlah ratusan, di karang-karang yang relatif terbuka tempatnya, sebelum nantinya dibuahi oleh si jantan. Ketika proses pembuahan berlangsung, si betina akan bersiaga untuk menjaga agar prosesnya berjalan lancar.<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp;Menurut data dari Food and Agricultural Organization atau FAO, jumlah moluska yang ditangkap untuk kepentingan komoditas komersial, pada tahun 2002 adalah 3.173.272 ton dan 75,8% dari jumlah tersebut, adalah cumi-cumi yang dimakan. Hal ini dikarenakan kandungan gizi dalam cumi-cumi yang baik untuk manusia, yaitu selenium, riboflavin, dan vitamin B 12. Dan beberapa orang meyakininya bahwa tinta pada cumi-cumi juga dapat mencegah kanker, walaupun uji medis belum intens diadakan.<br><br>Sumber :<br>https://www.mongabay.co.id/2014/02/23/cumi-cumi-si-kecil-cerdas-dari-dalam-lautan/<br>https://www.greeners.co/flora-fauna/cumi-cumi-moluska-penjelajah-dunia/</div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/1929123133/96d54d57338d9ba476c80973cbc146f0/47581B34_D3FC_4446_9AAA_1A638585E9AB.jpeg" />
         <pubDate>2023-01-25 13:07:38 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/habibulmubin/qks3pz3g1vxvplej/wish/2456107713</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Pantai Goa Cina; Pesona Alami Nan Eksotis di Malang Selatan</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/habibulmubin/qks3pz3g1vxvplej/wish/2456134634</link>
         <description><![CDATA[<div>Oleh:Muhammad Latiful Fikri Ghafar</div><div><br>&nbsp; &nbsp; &nbsp;Pantai Goa Cina merupakan salah satu primadona baru wisata pantai yang sekarang cukup ramai didatangi oleh para pengunjung dari berbagai kota. Terletak di daerah Malang bagian selatan, tepatnya terletak di Desa Sitiarjo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang Selatan.</div><div>&nbsp; &nbsp; &nbsp;Kota Malang memang terkenal oleh para wisatawan dengan potensi pariwisatanya yang lengkap, mulai dari gunung, air terjun, perbukitan hingga berbagai jenis pantai dengan keunikannya masing-masing.</div><div>&nbsp; &nbsp; &nbsp;Pantai Goa Cina merupakan salah satu primadona baru wisata pantai yang sekarang cukup ramai didatangi oleh para pengunjung dari berbagai kota. Terletak di daerah Malang bagian selatan, tepatnya terletak di Desa Sitiarjo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang Selatan, pantai ini terhitung masih sangat alami dengan warna air laut biru jernih dan bersih serta pasir putih yang lembut.</div><div>&nbsp; &nbsp; &nbsp;Sejarah nama Goa Cina sendiri berasal dari Goa yang terletak di bukit karang sebelah barat dari pintu masuk pantai. Konon jaman dahulu Goa ini digunakan oleh seorang pemuda Tionghoa bernama Hing Hook untuk bersemedi hingga akhir hayatnya.<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp;Untuk menuju pantai ini dibutuhkan waktu tempuh sekitar 2 sampai 3 jam dari kota Malang. Pantai yang masih perawan ini hanya berjarak sekitar 6 km dari arah barat Pantai Sendang Biru.</div><div>&nbsp; &nbsp; &nbsp;Rute perjalanan menuju Pantai Goa Cina ini sebenarnya sama dengan rute menuju Pulau Sempu, hanya saja pengunjung harus berbelok ke arah kiri di pertigaan Sendang Biru. Biaya tiket masuk di Pantai Goa Cina adalah sebesar Rp5.000 untuk setiap orangnya.</div><div>&nbsp; &nbsp; &nbsp;Keberadaan tiga pulau yaitu Pulau Bantengan, Pulau Gua China, dan Pulau Nyonya yang berada di tengah-tengah pantai Gua Cina semakin memanjakan mata yang memandang lepas ke arah lautan.</div><div>&nbsp; &nbsp; &nbsp;Jika Anda sedang berkunjung ke Pantai Sendang Biru atau Pulau Sempu, cobalah singgah sejenak ke Pantai Gua Cina yang tak kalah cantiknya ini.</div><div>&nbsp; &nbsp; &nbsp;Bagi kalian yang berlibur ke pantai Goa Cina tidak perlu khawatir soal bekal. Karena di sana sudah ada banyak pedagang yang menyediakan berbagai makanan dan camilan.</div><div>&nbsp; &nbsp; &nbsp;Selain itu di pantai ini juga disediakan musholla, masjid, kamar mandi dan tempat parkir yang memadai.<br><strong><br></strong>Daftar Pustaka</div><div><a href="https://indonesiakaya.com/pustaka-indonesia/pantai-goa-cina-pesona-alami-nan-eksotis-di-malang-selatan/">https://indonesiakaya.com/pustaka-indonesia/pantai-goa-cina-pesona-alami-nan-eksotis-di-malang-selatan/</a></div><div><a href="https://www.wearemania.net/ngalam/cerita-sejarah-dibalik-keindahan-pantai-goa-cina/5320">https://www.wearemania.net/ngalam/cerita-sejarah-dibalik-keindahan-pantai-goa-cina/5320</a></div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/1926926656/d73c6547ea9050f0e4cda28bee1c56b5/images.jpg" />
         <pubDate>2023-01-25 13:30:55 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/habibulmubin/qks3pz3g1vxvplej/wish/2456134634</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kenapa Kok bisa lobster mutiara mahal dan alasannya </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/habibulmubin/qks3pz3g1vxvplej/wish/2460138024</link>
         <description><![CDATA[<div>Oleh:Achmad Kurnia m.<br>Jakarta - Ekspor benih lobster tengah disorot. Ada banyak alasan mengapa lobster memiliki harga yang mahal. Mulai dari budidaya yang sulit hingga distribusi yang panjang.<br>Polemik benih lobster ini sebenarnya sudah menjadi isu yang ada sejak beberapa tahun lalu di Indonesia. Banyak pro dan kontra seputar ekspor benih yang kini menyeret Menteri Kementerian Kelautan dan Perikanan (KPP), Edhy Prabowo yang diamankan KPK (25/11).<br>Diketahui sebelumnya bahwa saat Susi Pudjiastuti masih menjabat sebagai Menteri KP, terbit larangan penangkapan atau pengeluaran lobster, kepiting hingga rajungan dari Indonesia.<br>Kemudian aturan ini direvisi oleh Edhy Prabowo yang mengizinkan ekspor benih lobster, dengan tujuan membantu belasan ribu nelayan kecil.<br>Terlepas dari polemik ini, sejak dulu lobster dikenal sebagai salah satu biota laut yang memiliki harga tinggi. Kisaran harganya bahkan ada yang setara dengan mobil dan motor mewah.<br>Dilansir dari berbagai sumber berikut lima penyebab mengapa harga lobster mahal.<br>Baca Juga: Soal Kebijakan Ekspor Benih Lobster yang Bikin Edhy Prabowo Ditangkap KPK<br>1. Proses tumbuh lobster yang panjang<br>Benih Lobster dan Harga Lobster Mahal, Ini 5 Penyebabnya Foto: Getty&nbsp;<br>Ada berbagai alasan mengapa lobster ini sangat mahal. Tapi dilansir dari Memagazine, lobster mahal karena memiliki proses yang panjang dari lautan hingga ke disajikan di atas piring.<br>Salah satunya karena tidak adanya peternakan lobster. Kebanyakan lobster diambil dari lautan dan perairan bebas. Para nelayan harus melawan cuaca ekstrem untuk bisa menangkap lobster.<br>Kemudian lobster memiliki waktu pertumbuhan yang cukup lama. Menurut marianne LaCroix selaku perwakilan dari organisasi Lobster di Maine, Amerika, butuh setidaknya waktu tujuh tahun agar lobster memiliki bobot yang pantas untuk dijual.<br>Hal ini disebabkan karena lobster termasuk hewan custacean yang membutuhkan waktu lama untuk mereka tumbuh.<br>2. Distribusi yang rumit<br>Benih Lobster dan Harga Lobster Mahal, Ini 5 Penyebabnya Foto: Getty&nbsp;<br>Ada beberapa tahapan sebelum lobster bisa disajikan di restoran. Salah satunya jalur distribusi yang rumit. Setelah para nelayan berhasil menangkap lobster dari lautan dan perairan, mereka harus memastikan bahwa lobster itu dalam keadaan hidup.<br>Jika lobster dikirim dalam keadaan mati, pastinya tekstur daging dan rasanya sudah tidak terlalu segar bahkan tidak enak. Untuk itu lobster dikirim dari negara ke negara lainnya menggunakan jasa ekspedisi yang tak murah.<br>Lobster harus disimpan di dalam suhu yang dingin dan lembab. Karenanya hampir semua lobster dikirim menggunakan kantung es, lengkap dengan rumput laut untuk menjaga kelembaban.<br>3. Biaya pengiriman yang tinggi<br>Benih Lobster dan Harga Lobster Mahal, Ini 5 Penyebabnya Foto: Getty&nbsp;<br>Selain proses distribusi yang rumit, biaya pengiriman lobster juga sangat tinggi sehingga membuat seafood yang satu ini semakin mahal.<br>Seperti di Amerika contohnya, kebanyakan lobster berasal dari kota Maine. Untuk dikirim ke restoran-restoran di New York, biaya pengiriman untuk satu buah lobster sekitar (Rp 566.000).<br>Sementara menurut data yang dihimpun dari Databoks, di wilayah Asia Tenggara, Indonesia menempati posisi pertama sebagai pengekspor lobster ke Singapura.<br>Kisaran harga satu buah lobster jenis spiny di Singapura, yang dikirim dari Indonesia berkisar di angka 39 SGD (Rp 412.000) per 500 gram.<br>4. Cita rasa mewah<br>Benih Lobster dan Harga Lobster Mahal, Ini 5 Penyebabnya Foto: Getty&nbsp;<br>Selain proses penangkapan yang sulit dan distribusinya yang rumit. Tapi penggemar lobster masih tinggi di pasaran. Tak hanya di luar negeri saja, lobster juga digemari di Indonesia.<br>Banyak orang yang rela membayar harga mahal untuk menyantap lobster. Bahkan ada yang berani membayar harga tinggi lewat jasa pengiriman, agar lobster yang mereka beli masih dalam keadaan segar atau hidup.<br>Salah satu keunikan lobster terletak pada rasa dagingnya yang lebih manis dan tebal. Kemudian teksturnya lebih lembut dari udang dan tidak alot seperti karet.<br>5. Kisaran harga lobster lokal<br>Benih Lobster dan Harga Lobster Mahal, Ini 5 Penyebabnya Foto: Getty&nbsp;<br>Selain Singapura, lobster Indonesia banyak diekspor ke berbagai negara di Asia. Seperti China, Taiwan, Hong Kong sampai Malaysia.<br>Di Indonesia sendiri, kisaran harga lobster cukup beragam sesuai beratnya. Misalnya lobster mutiara, kisaran harganya kini sudah mencapai Rp 1 juta per kg. Sementara untuk lobster batik harganya berkisar Rp 800 ribu per kg.<br>Banyak juga lobster yang dijual lewat toko online. Kisaran harga lobster di toko online mulai dari Rp 205 ribu per 200 gram. Ada juga yang menjual lobster bambu per ekor seharga Rp 1,5 juta.<br>Source:https/food.detik.com</div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/1931220466/be0d9992d24e06be1ad138cb3a650105/images__1_.jpeg" />
         <pubDate>2023-01-29 06:46:59 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/habibulmubin/qks3pz3g1vxvplej/wish/2460138024</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/habibulmubin/qks3pz3g1vxvplej/wish/2468900765</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/1954786671/eec1b7d74eb9e4d42ee9558321985400/Fathir_Bintang_21__KONDISI_EKONOMI_KELAUTAN.docx" />
         <pubDate>2023-02-05 12:13:35 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/habibulmubin/qks3pz3g1vxvplej/wish/2468900765</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Keindahan Alam dan Tempat Wisata Labuan Bajo</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/habibulmubin/qks3pz3g1vxvplej/wish/2482193311</link>
         <description><![CDATA[<div>Oleh; Shizuka Almirah Islami 8E / 27.&nbsp;<br><br>&nbsp;Labuan Bajo merupakan surga tersembunyi di Indonesia bagian timur. Desa ini terletak di Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).<br><br>Tempat wisata ini berbatasan langsung dengan Nusa Tenggara Barat (NTB), dan dipisahkan oleh Selat Sape. Labuan Bajo menjadi salah satu destinasi wisata super prioritas yang tengah dikembangkan Pemerintah Indonesia.<br><br>Melihat pemandangan langit senja merupakan cara lain untuk menikmati Labuan Bajo. Spot ini berada tak jauh dari Bandar Udara Internasional Komodo. Selain itu, ada pula Bukit Cinta, Puncak Amelia, dan Puncak Silvia sebagai tempat favorit untuk mengabadikan langit senja. Ada juga Gua Rangko dengan pesona kolam air asinnya yang menyejukkan.<br><br>Salah satu alasan mengapa Labuan Bajo mendunia, karena keberadaan Taman Nasional Komodo yang telah ditetapkan sebagai situs warisan dunia oleh UNESCO.<br><br>Keindahan alam dan satwa purba yang hanya ditemukan di Indonesia ini menjadi daya tarik wisatawan. Dalam artikel ini, akan dibahas lebih lanjut mengenai Labuan Bajo:<br><br>Letak Labuan Bajo.&nbsp;<br>Labuan Bajo merupakan ibu kota Kabupaten Manggarai Barat. Secara geografis, tempat wisata ini memiliki letak yang sangat strategis. Karena berada di bagian barat Pulau Flores, sehingga dikenal sebagai pintu gerbang barat wisata Pulau Flores. Masyarakat Kabupaten Manggarai Barat terdiri dari beragam suku, termasuk suku Manggari, Bajo, dan lainnya. Sementara di Labuan Bajo, mayoritas penduduknya berasal dari suku Bajo.<br><br>Kebudayaan di Labuan Bajo.<br>Penduduk NTT berasal dari berbagai suku. Sedangkan wilayah Labuan Bajo, dihuni oleh orang-orang suku Bajo. Masyarakat Labuan Bajo memiliki budaya yang menarik, seperti tradisi kepok, sejenis sambutan selamat datang. Dalam tradisi ini, rombongan wisatawan yang datang akan disambut warga setempat menggunakan pakaian tradisional. Wilayah Manggarai memiliki kain khas bernama songket. Kain ini memiliki beraneka ragam motif dengan makna yang berbeda. Dari segi kulinernya, Labuan Bajo memiliki banyak makanan khas yang lezat. Contohnya Kalo, sejenis nasi bakar yang diberi lauk berupa ikan dan rumpu rampe. Selain itu, ada pula sei, yakni daging sapi asap yang disantap dengan sambal.<br><br>Tempat Wisata di Desa Labuan Bajo.<br>Keajaiban alam di Labuan Bajo, NTT, menjadi salah satu tujuan wisata terpopuler di Indonesia bahkan dunia. Berikut beberapa destinasi wisata yang ada di Labuan Bajo:&nbsp;<br>Pulau Komodo.<br>Pulau ini dikenal karena memiliki kadal purba yang hidup bebas dan berkeliaran. Pulau Komodo diakui sebagai salah satu situs warisan dunia oleh UNESCO. Selain itu, Pulau Komodo juga ditetapkan sebagai bagian dari tujuan keajaiban dunia New 7 Wonders of Nature.&nbsp;<br>Pulau Kelor.&nbsp;<br>Adalah tempat terakhir dari agenda Sail Komodo (rangkaian kegiatan bahari internasional). Pulau ini bisa diakses menggunakan speed boat dari Labuan Bajo.<br>Pulau Kanawa.<br>Merupakan salah satu destinasi wisata favorit di Labuan Bajo. Kehidupan bawah lautnya benar-benar memikat wisatawan yang senang berenang dan menyelam.&nbsp;<br>Pulau Rinca.&nbsp;<br>Tempat wisata ini relatif dekat dengan Labuan Bajo. Pulau Rinca biasanya menjadi tempat pertama yang dikunjungi wisatawan. Tempat terpopuler di Pulau Rinca adalah gunung dengan ketinggian 670 meter di atas permukaan laut. Pemandangan sekeliling Flores dapat terlihat saat berada di pulau ini.&nbsp;<br>Pink Beach Labuan Bajo.<br>Merupakan pantai dengan pasir warna merah muda, dan bukan hitam atau putih seperti pasir pantai kebanyakan.&nbsp;<br>Gili Laba Labuan Bajo.<br>Termasuk dalam kawasan Taman Nasional Komodo. Gili Laba merupakan pulau kecil yang sangat terkenal dengan keindahan alamnya.&nbsp;<br>Manta Point.<br>Adalah area untuk merasakan sensasi berenang bersama manta atau ikan pari raksasa.<br>Bukit Cinta Labuan Bajo.&nbsp;<br>Tempat wisata ini memiliki pemandangan alam indah dan romantis. Bukit berbentuk setengah lingkaran ini berbatasan langsung dengan laut. Suasananya makin romantis saat menjelang matahari terbenam.&nbsp;<br>Gua Rangko Labuan Bajo.&nbsp;<br>Merupakan gua eksotik yang dihiasi batu dan stalaktit yang tidak begitu tajam. Gua ini relatif aman diakses wisatawan yang senang melakukan susur gua.&nbsp;<br>Danau Kelimutu.<br>Merupakan ikon pariwisata Labuan Bajo yang populer sejak lama. Tiga danau di kawasan gunung ini memiliki warna yang dapat berubah pada waktu tertentu. Keunikan pesona alami di Danau Kelimutu dilengkapi dengan keistimewaan mitos dan legenda setempat.&nbsp;<br>Air Terjun Cunca Wulang.&nbsp;<br>Air terjun ini berada di dalam Hutan Mbeliling yang memiliki ketinggian 2.000 meter di atas permukaan laut. Sekilas, air terjun ini mirip Green Canyon karena warna airnya yang serupa.&nbsp;<br>Wae Rebo.<br>Adalah desa eksotik yang di tengah pegunungan, sehingga benar-benar terasa sejuk.<br>Festival Komodo.<br>Biasanya digelar pada bulan Februari hingga Maret. Festival kebudayaan ini biasanya menampilkan beragam kesenian tradisional Flores.&nbsp;<br>Gua Batu Cermin.&nbsp;<br>Adalah gua dengan lubang di bagian atasnya sebagai tempat masuknya sinar matahari. Sinar tersebut akan dipantulkan ke permukaan air dalam gua, dan&nbsp; bayangan air seperti cermin.<br><br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/1963682582/4714e71dc1a217c62569e6dc45e54f42/Tempat_Wisata_di_Labuan_Bajo.jpeg" />
         <pubDate>2023-02-14 16:05:54 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/habibulmubin/qks3pz3g1vxvplej/wish/2482193311</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Indahnya Kepulauan Seribu</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/habibulmubin/qks3pz3g1vxvplej/wish/2491163908</link>
         <description><![CDATA[<div>Oleh: Luna Damia Shafira 8E/16<br><br>Pulau Seribu merupakan sebuah pulau yang dimiliki oleh Jakarta dimana lokasinya berada di utara Jakarta yang juga dikenal dengan nama kepulauan seribu. Kepulauan ini terdiri dari banyak sekali gugusan pulau kecil yang berjumlah sekitar 128 buah pulau dimana di pulau tersebut ada banyak sekali pantai yang indah dan memiliki pesona yang luar biasa. Yang datang ke pulau ternyata bukan hanya wisatawan yang berasal dari dalam negeri akan tetapi dari berbagai Negara yagn ada di dunia yang ingin menyaksikan langsung keindahan dari pulau seribu yang selama ini banyak dibicarakan terutama di internet dan media sosial.<br>&nbsp;<br>&nbsp;Di Pulau Seribu, setiap wisatawan bebas untuk melakukan berbagai kegiatan, salah satunya bisa memancing ikan dimana ada tempat memancing dengan berbagai jenis ikan yang bisa didapatkan. Memancing menggunakan perahu di tengah laut atau di sekitar pulau adalah sebuah pengalaman yang menyenangkan untuk setiap wisatawan. Selain memancing, bisa juga melakukan diving atau menyelam dengan berbagai jenis terumbu karang yang bisa dilihat, biota laut yang unik dan menarik juga berbagai jenis keanekaragaman hayati yang menyenangkan dipandang mata. Para pengunjung bisa mendapatkan fasilitas yang menyenangkan di setiap pulau yang ada.<br>&nbsp;<br>&nbsp;Di tiap tiap pulau pastinya mempunyai pasir putih. di pinggir pulau terdapat saung saung tempat para tamu beristirahat, terutama untuk tamu tamu yang tidak menginap/ hanya one day saja.Jika ke pulau , jangan lewatkan bermain fasilitas laut, apalagi snorkeling.. wah ini kegiatan yang luar biasa.&nbsp;</div><div><br>&nbsp;<br><br></div><div><br>Sumber:<br>&nbsp;https://pulau-seribu.com/pesona-keindahan-pulau-seribu/<br>&nbsp;https://www.jakarta.go.id/kepulauan-seribu<br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="https://www.holidify.com/images/cmsuploads/compressed/1024px-Kepulauan_Seribu_20190416235456.jpg" />
         <pubDate>2023-02-22 13:38:17 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/habibulmubin/qks3pz3g1vxvplej/wish/2491163908</guid>
      </item>
   </channel>
</rss>
